Pengertian Survival Versi Pecinta Alam

Banyak orang menganggap, membawa benda-benda untuk alat bertahan hidup di alam bebas (Survival Kit) sewaktu bepergian, rasanya ribet atau bikin repot. Tapi bagi kita yang mempunyai hobi di alam bebas sebagai penggiat pecinta alam, harus dapat mengantisipasi suatu keadaan darurat sampai hal yang kecil sekalipun sangat diperlukan. Telah banyak kejadian yang membuktikan pada peristiwa kecelakaan di laut dan udara,korban yang kebetulan selamat kebanyakan tidak siap bertahan hidup. Padahal upaya penyelamatan oleh tim SAR atau polisi belum tentu datang segera. Tak ada pilihan, korban harus bertahan hidup di alam yang sama sekali asing. Jika tanpa persiapan, ditambah kelelahan mental dan fisik, nyawa bisa jadi taruhannya.Hal ini secara tidak langsung dan juga tidak dapat kita duga dapat terjadi pada siapa saja dan di mana saja. Bagimana jika mimpi buruk tersebut terjadi pada kita apa yang dapat kita lakukan dan kita perbuat jika kita berada dalam keadaan tersebut. Persiapan menghadapi situasi buruk sebenarnya sederhana. Sebelum perjalanan, paling tidak semua perlengkapan penyelamatan diri yang standar bisa disiapkan. Misalnya, jika akan berperahu melintasi sungai atau laut, siapkan pelampung yang memadai. ” jangan menyepelekan alat-alat standar! Karena inilah gantungan hidup kita kalau terjadi sesuatu”. Dalam melakukan perjalanan kita harus mempersiapkan bekal pribadi, terutama peralatan bertahan hidup (Survival Kit), juga harus memadai. Barang-barang kecil yang amat vital harus tersedia seperti lampu senter, korek api, pisau lipat kecil, peralatan jahit, pluit, tisu basah, perlengkapan P3K, obat-obatan, dan lain sebagainya. Meski perjalanan dirasa tidak terlalu jauh, biasakan juga selalu membawa makanan dan minuman cadangan. Setelah semuanya siap, tempatkan peralatan dan perlengkapan tadi kedalam sebuah wadah atau tas yang memenuhi syarat, seperti cukup ringan, kuat dan tahan air. Buat perbedaan antara wadah tadi dengan tas atau barang-barang lain, agar mudah dikenali. Tempatkan juga di runag yang mudah terjangkau, jangan sampai kita bingung harus memprioritaskan barang mana yang harus diselamatkan saat kecelakaan.

Pengertian Survival Banyak versi tentang pengertian survival. Survival berasal dari bahasa inggris survive atau to survive yang artinya bertahan hidup. Yang dimaksud disini adalah kemampuan untuk dapat bertahan hidup dari keadaan yang kurang menguntungkan sampai terjalin komunikasi dengan pihak luar. Survival dapat juga diartikan sebagai upaya untuk mempertahankan hidup dan keluar dari keadaan yang sulit atau kritis. Dalam arti yang sempit, survival digunakan dalam kaitan dengan keadaan-keadaan darurat yang terjadi karena terisolasinya seseorang atau sekelompok orang (disebut sebagai SURVIVOR) akibat suatu musibah atau kecelakaan. Keadaan tersebut antara lain tersesat di hutan, terdampar di pulau atau pesawat yang terjatuh disuatu tempat asing. Akibatnya survivor mengalami kesulitan berkomunikasi dengan masyarakat luas dan dengan demikian sukar mendapatkan bantuan atau pertolongan yang diperlukan.

Seseorang yang tidak diketahui namanya, telah menyusun dengan bagus kalimat-kalimat dalam bahasa Inggris yang merangkai kata SURVIVAL. Kalimat-kalimat ini menggambarkan prinsip-prinsip yang harus dipegang oleh seorang survivor, yaitu; (Size Up the Situation), pandailah dalam menilai situasi, setiap kondisi lingkungan dan

perubahan-perubahannya harus betul-betul diperhatikan agar selamat. (Undue Haste Make Taste), jangan tergesa-gesa, biar lambat asal selamat. Setiap tindakan hendaknya dipikirkan untung ruginya. Kesalahan dalam pengambilan keputusan dapat berakibat kematian. (Remember Where You Are), Ingat dimana kamu berada. Baik posisi harfiah yang berarti lokasi dimana berada maupun posisi yang berarti kondisi dan kedudukan diri pada saat itu. (Vanquish fear and panic), Kuasai diri dari rasa takut dan panik yang dapat menumpulkan nalar dan pikiran yang jernih. (Improvise), Perbaiki diri dari kesulitan. Gunakan segenap kemampuan dan pengetahuan untuk keluar dari kesulitan yang sedang dihadapi. (Value living), Hargailah kehidupan. Jangan siasakan hidup dengan mengambil keputusan yang ceroboh. Buang pikiran jauh-jauh dari keinginan bunuh diri. (Act like the native), Sesuaikan diri dengan penduduk setempat, sesuaikan dirimu dengan lingkungan disekitarmu. (Learn basic skill), Pelajari dasar-dasar pengetahuan dan latihlah kemampuan di alam bebas.Berbagai tehnik survival telah dikembangkan orang untuk menghadapi kondisi medan yang memang beragam. Kita mengenal tehnik survival laut (sea survival) yang dipersiapkan untuk menghadapi kemungkinan kecelakaan di laut, survival padang es bagi yang tersesat di pegunungan atau padang salju, survival rimba (jungle survival) bagi yang mengalami musibah atau tersesat di rimba daratan atau pengunungan, survival gurun dan lain sebagainya. Walaupun demikian, terdapat kesamaan tujuan yang mendasari berbagai tehnik survival tersebut, yaitu memulihkan kembali hubungan dengan masyarakat umum. Oleh sebab itu yang ditekankan dalam setiap tehnik survival ini adalah bertahan hidup, mempertahankan hidup lengkap dengan segenap. kemampuannya dan kemudian memutuskan isolasi yang menghambat komunikasi survivor dengan masyarakat umum. Dilihat dari kondisi alam Indonesia maka pengetahuan survival ini harus disesuaikan, juga dengan iklim tropis yang ada di negara kita. Di Indonesia daerah yang akan ditemui adalah : hutan belantara, rawa, sungai, padang ilalang, gunung berapai dan lain sebagainya.Ada beberapa permasalahan yang akan kita hadapi, yaitu masalah / bahaya yang ada di alam (bahaya obyektif), masalah yang menyangkut diri kita sendiri (bahaya subyektif). Ada beberapa aspek yang akan muncul dalam menghadapi survival: 1.Psikologis : panik, takut, cemas, kesepian, bingung, tertekan,bosan, putus asa dll.Pengaruh psikologis yang disebabkan karena perasaan terasing .2.Fisiologis : sakit, lapar, haus, luka, lelah, dll.Pengaruh Fisikologis yang disebabkan karena kelelahan, dan kurang tidur 3.Lingkungan : panas, dingin, kering, hujan, angin, vegetasi, fauna, dll.Pengaruh lingkungan yang disebabkan karena beratnya medan.Ada faktor-faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan dalam melakukan survival, selain faktor keberuntungan (nasib baik/pertolongan Tuhan tentunya), yaitu:• Semangat untuk mempertahankan hidup.• Kesiapan diri.• Alat

pendukung.Beberapa kebutuhan yang harus dipenuhi dalam menghadapi survival :Perlindungan terhadap ancaman :• cuaca, • binatang, • makanan/minuman• penyakitMenurut jumlah orangnya survival ada dua macam yaitu survival individu dan survival kelompok..•Dalam survival individu atau sendiri, akan mengundang rasa kesepian dan bosan selain rasa takut dan panik. Kesepian dan bosan adalah masalah besar yang harus segera diatasi dan dihindarkan. Karena hal tersebut akan dapat membuat perasaan tertekan yang bisa menghilangkan semangat dan keinginan untuk hidup. Kesepian dan bosan hanya bisa ada dalam suatu lamunan yang disetujui oleh tindakan dan pikiran. Untuk mengatasinya selalu bekerjalah untuk hal yang perlu dikerjakan akan bisa menghindari rasa sepi dan bosan.•Survival kelompok lebih baik dari pada survival sendiri, tersedianya banyak tenaga untuk melakukan pekerjaan dan adanya teman untuk berkomunikasi yang dapat menghilangkan rasa sepi dan bosan. Namun, setiap orang tidak akan sama dalam menghadapi sesuatu yang dihadapinya. Dalam keadaan ini kecenderungan orang akan bertindak untuk kepentingan dirinya sendiri dengan mengabaikan kepentingan bersama. Untuk menjaga hal tersebut, dan kebersamaan tetap terkontrol maka sebaiknya dipilih seorang pemimpin untuk mengkoordinasikan setiap anggota kelompok. Tugas dari pemimpin dalam survival ini adalah; - Menyusun rencana yang melibatkan seluruh anggota dan keselamatan menjadi milik bersama. - Lakukan pembagian tugas pekerjaan kepada setiap anggota. Sesuaikan tugas dengan kondisi tiap anggota. Dengan pembagian tugas pekerjaan akan cepat diselesaikan dan membina rasa kebersamaan. - Kembangkan rasa kebersamaan dan kepercayaan di dalam kelompok. Sekali lagi, keputusan yang salah dalam menentukan suatu keputusan akan berakibat kematian. Untuk itu kita harus benar-benar dalam setiap mengambil keputusan. Ada beberapa langkah yang direkomendasikan dalam melakukan survival antara lain ; 1. Mengkoordinasikan anggota, bila beberapa orang, pilihlah salah seorang dari kelompok sebagai ketua. Seorang ketua sangat diperlukan untuk mengatur dan menentukan keputusan bila terjadi perselisihan. 2. Melakukan pertolongan pertama, obatilah anggota yang sakit agar tidak menjadi lebih parah. Dalam keadaan seperti ini penyakit yang ringan dapat berkembang bahkan dapat menyulitkan kita nantinya. 3. Melihat kemampuan dan keadaan anggota kelompok, hal ini akan berguna dalam pembagian tugas. Bedakan berdasarkan kondisi kesehatan, fisik dan mental. Karena jika salah memberikan tugas pada seseorang akan menghambat rencana bahkan dapat berakibat fatal. 4. Mengadakan orientasi medan, usahakan untuk mengetauhi posisi kita, kemungkinan pemukinan penduduk, dan perkiraan jalan keluar. 5. Mengadakan penjatahan makanan, perhitungkan jumlah makanan yang tersedia, jumlah anggota, perkiraan waktu. Disamping itu, mencari sumber makanan yang harus diusahakan dari luar rencana penjatahan. Mengenai cara mendapatkan makanan dan air akan dibahas lebih lanjut.

6. Membuat rencana kegiatan dan pembagian tugas, rencana yang dibuat se-rasional mungkin dan berdasarkan pertimbangan yang matang. Pembagian tugas sesuaikan dengan kondisi saat itu. 7. Usahakan menyambung komunikasi dengan dunia luar, jangan melakukan hal-hal yang berlebihan terlebih menguras tenaga kita. tandailah jalan yang telah kita lewati dan mencari perhatian dengan cara membuat asap, menjemur pakaian di tempat tinggi dan atau terbuka, memantulkan sinar matahari dengan cermin dan lain-lain. 8. Mencari pertolongan. Selalu dan selalu berusaha mencari pertolongan. Buatlah kode-kode dari darat ke udara yang dapat membantu tim penolong, khususnya yang mencari survivor lewat udara. Tanda-tanda yang diberikan harus berukuran cukup besar, menyolok, kontras dengan warna latar belakangnya, dan ditempatkan di tempat yang mudah terlihat dari udara dan atau dari kejauhan. Isyarat boleh dibuat dari benda atau bahan apa saja yang mudah diperoleh. 3. Kebutuhan Survivor Kehidupan merupakan salah satu karunia Tuhan yang paling berharga. Dan hidup manusia amat berharga dari detik ke detik, tak peduli apakah orang itu jelek ataupun baik kelakuannya. Karena itu mempertahankan hidup merupakan kewajiban bagi setiap manusia. Batas kemampuan manusia dalam berusaha adalah ”PINGSAN ATAU MATI” sebelum itu terjadi pantang bagi kita untuk putus asa. Sebelum ajal berpantang untuk mati. Berhasil atau tidaknya keluar dari keadaan tidak menentu ini, semua tergantung pada diri kita sendiri. Awal dari keberhasilan kita adalah menanamkan atau menumbuhkan dari semangat “HARUS HIDUP”. Tanpa semangat itu, kecil kemungkinan dapat keluar dari keadaan ini. Setelah mendapatkan semangat “HARUS HIDUP” maka kebutuhan yang harus dimiliki seorang survivor adalah :8 1.Sikap mental yang mendukung survival diantaranya ; semangat, percaya diri, akal sehat, disiplin dan rencana kegiatan yang matang, serta kemampuan belajar dari pengalaman. 2.Pengetahuan, terutama pengetahuan yang berhubungan dengan tehnik survival yaitu ; cara membuat tempat perlindungan (bivak), pengetahuan cara memperoleh air dan makanan, membuat api, orientasi medan dan lain-lain. 3.Pengalaman dan Latihan, Survival adalah seni dan perlu kreativitas untuk menjalaninya, semakin kreatif seseorang maka semakin besar peluang orang tersebut untuk tetap hidup bahkan bisa menolong nyawa orang lain. Oleh karena itu pengalaman dan latihan sangat menentukan keberhasilan. 4.Peralatan atau Survival Kit, biasakan SELALU membawa survival kit dalam setiap perjalanan. Karena dengan memiliki survival kit, satu set perlengkapan sudah dimiliki untuk keadaan darurat. Isi kotak survival kit diantaranya ; korek api kedap udara, lilin, kaca pembesar, cermin, jarum dan benang, kail dan senarnya, sol sepatu dan benangnya, kompas, senter kecil, dan obat-obatan. II. 3. 1. Survival Kit Survivaal Kit adalah satu set peralatan atau suatu kotak/tas peralatan survival yang umumnya dapat digunakan untuk semua jenis daerah seperti gungng, hutan, padang pasir dan pantai serta laut. Perlengkapan yang harus ada dan di siapkan dalam Survival Kit adalah : • Korek Api. • Lilin. • Batu api. • Kaca pembesar.

Metancuron. teknik pembuatannya sama dengan gambar 1 hanya saja dibuat tumpukan daun kering disekelilingnya dengan jarak yang cukup agar ponco / plastik tidak meleleh. Air yang tidak perlu dimurnikan Ciri-cirinya : tidak berwarna. • Kawat jerat. • Kawat gergaji. •Anti Gatal . Plester Kupu-kupu. •Obat – obatan.Air yang perlu dimurnikan Ciri-cirinya : berbau. Jika dilembah umumnya sangat gaspor carilah ke lembah air / saluran air pada dinding lembah yang memasang aliran kapal pada daerah yang dekat dengan granit. Tunggulah air yang menguap dari permukaan tanah (hal ini dapat dilakukan kapan pun). (lihat gambar 1) 4. tegakkan batang / ranting tadi dan tutupi dengan pastik. Entrostop.• Jarum dan benang. Aspirin dll. motilex. •Anti Mencret . dll. dari tanaman bunga. berasa. Ampicilin Dll. air di daerah sungai yang kering. jangan lupa letakkan batu disekelilingnya agar tidak mudah bergeser. Antalgin. siapkan selembar plastik yang cukup lebar (bisa juga menggunakan ponco / jas hujan). dll.Galilah lubang sedalam kira-kira 30-50 cm dengan diameter yang lebih besar dari nesting / rantang (apa pun yang dapat digunakan untuk menampung air) 2. • Kompas. maka cara dibawah ini dapat dicoba untuk mendapakan air. anti mencret. anti biotik Peralatan Survival Kit Obat-obatan yang harus di persiapkan dalam survival kit diantaranya yaitu: •Analgetik . Carilah pinggiran rumput yang hijau tumbuh sampai . Cara lain untuk mendapatkan air : Hujan : tampung air hujan dengan daun-daun yang lebar alirkan ketempat minum kita / tampung dengan ponco/ juga memeras sapu tangan dan slayer bersih yang terkena hujan lalu teteskan kedalam mulut. Gambar Obat-ObatanII. dan berbau.9 •Tali. air dari batang pohon pisang. lumut dan daun-daun yang lebar b. Tapi manusia hanya bisa bertahan hidup tanpa air 3-5 hari. • Senter kecil. • Pisau. dll.Tunggulah air menguap dari permukaan tanah. •Anti Malaria •Anti Biotik . Gambar 2. Insidal. dari tanaman rotan. Air dapat dibedakan menjadi dua yaitu:10 a. Naspro. Lodya. b.1. anti malaria. CTM. air di daerah yang berbatu.Contoh air : air minum. dan nyalakan api di ranting tersebut (perhatikan api jangan terlalu besar). Kapur mudah di larutkan sehingga mudah dibentuk saluran air. Manusia dapat hidup dengan air saja hingga ± 3 minggu. berwarna. dan berasa Contoh air : air sungai besar. anti gatal.Letakkan nesting / rantang di dasar lubang. Ponstan. handiplas. •Plester . Air Dalam keadaan survival maka air merupakan faktor terpenting dan lebih penting dari faktor lainnya. Tanah batu : carilah mata air pada tanah / yang berbatu namun hanya terdapat mata air. • Kail dan senar.Potonglah ranting kering dengan panjang kira-kira 50 cm. Jika kita kesulitan dalam memperoleh sumber air. benadryl tab/inj. 3. seperti : analgetik.

Pertama adalah air hujan. Meskipun kadang air hujan mengandung asam pada prinsipnya air hujan dapat diminum langsung. Untuk mendapatkan air kita dapat menggunakan kain. Dalam hal ini memanfaatkan uap air tanah yang ditahan kemudian ditampung kedalam suatu tempat. Kita dapat memanfaatkan proses respirasi tumbuhan untuk mendapatkan air. Caranya adalah selubungkan sebuah ranting dan daunnya dengan sebuah kantong plastik yang ujungnya diikat. hanya diperlukan cara untuk mengumpulkannya. Daerah pantai : tanah air dibukit-bukit /galilah air pasir lembah untuk memerangi rasa air asin saringlah dengan pasir. Pilih bagian daun yang sehat dan banyak daunnya. Air yang menggenang. Cara mengumpulkan air hujan dapat dengan menggali lubang dan dipulas dengan tanah liat atau dasarnya dilapisi dengan bahan-bahan yang dapat menampung air seperti ponco. Jangan meminum air laut karena dapat menyebabkan dehidrasi dan merusak ginjal. alumunium foil. Pada lumut kita dapat langsung menyerap air pada lumut dengan bahan yang mudah menyerap air seperti kain.meropas pada lubang itu Tanah campur : carilah air di lembah dekat dengan permukaan air tanah. Sumber air yang dapat langsung diminum. Sumber air yang tidak dapat langsung diminum. Sumber yang ketiga adalah embun. Caranya adalah galilah tanah dengan kedalaman tertentu kemudian gelarkan plastik diatas lubang tersebut kemudian ujungnya ditahan. kita dapat menampung embun sangat banyak. biasanya setelah hujan ataupun embun di pagi hari. Carilah lubang air yang mengalir yang terdapat di sebelah atas permukaan tanah termasuk aliran sungai gembur tetapi ingat air ini dapat kotor sekali dan berbahaya. Sebelumnya telah diletakkan suatu wadah tepat dibagian tengah pemberat hingga nantinya air akan menetes di wadah tersebut. dalam keadaan . Untuk air yang dari kantung semar sebaiknya dimask dulu karena sering terdapat serangga yang sudah mati dan berbau. Penguapan dari daun akan menyebabkan timbul pengembunan pada plastik bagian dalam. Sumber keenam adalah dengan memanfaatkan kondensi tanah. Ada baiknya setelah mendapatkan air kita masak terlebih dahulu. pada ruas bambu dan pada bunga kantong semar (Nephenthes sp) terdapat air. busa. Walaupun kita kadang ragu akan kebersihannya. Pada daerah yang memiliki iklim yang sangat ekstrim dimana sangat panas di siang hari dan sangat dingin di malam hari. kulit kayu. Potonglah dengan pisau setinggi mungkin yang dapat dijangkau kemudian potong juga bagian bawahnya yang dekat dengan tanah. Sumber yang keempat adalah tanaman rambat atau rotan yang ada di hutan. Air yang menetes dari batang tersebut dapat ditampung atau langsung diteteskan ke mulut. daun. ponco. Beri pemberat di bagian tengah plastik penutup lubang hingga plastik agak masuk kedalam lubang. Sumber yang kedua adalah dari tumbuhan dan atau lumut. plastik dan lain-lain. Sumber yang kelima adalah air yang tertampung pada daun-daun yang lebar. plastik dan lain-lain.

Air hasil galian di pantai dan atau sungai yang kering. Cara penyaringan air. Apabila burung ini terbang langsung dan rendah maka itu tanda akan menuju air. memberi tanda-tanda atau kode dll. Perlu diingat juga bahwa cara membersihkan air dapat dilakukan dengan mengendapkan selama 24 jam. memasak. Perapian merupakan hal penting yang harus kita pelajari dalam survival. Jangan langsung minum sebanyak-banyak apabila menemukan air.7 meter diatas air pasang untuk melakukan penggalian dengan cara membuat lubang kecil. penerangan. Air tersebut harus mengalami proses lanjutan yaitu dengan dimurnikan terlebih dahulu. sekumpulan semut yang berbaris menuju pucuk pohon untuk mengambil air yang terperangkap di sana. Caranya adalah ukur jarak sekitar 5 . ambillah sedikit demi sedikit/ isapan. “Kecil jadi sahabat besar jadi musuh” itulah api. Sebagai catatan air yang segar akan terletak diatas air yang asin dalam lubang galian tersebut. Pastikanlah lintasan terbang burung ini maka kemungkinan besar akan bertemu sumber air. Apabila air masih terlalu payau maka dapat dilakukan penggalian dengan penambahan jarak galian atau dilakukan penyaringan. Serangga sebagai tanda yang baik terutama lebah. Meminum sekaligus banyak hanya akan membuat muntah seseorang yang sedang kekurangan cairan (dehydrasi) sehingga akan membuat keadaan menjadi lebih parah. Mereka bisa terbang sekitar 6. Setelah minum burung tersebut akan terbang dari pohon ke pohon dan sering beristirahat. Tabung bambu bagian dasar dilapisi dengan kerikil dan ijuk atau bisa digunakan lapisan dedaunan kering dan rumput kering sebagai penyaringnya. Untuk menjaga kebersihannya maka sebaiknya tempat pengendapan ditutup rapat. Binatang ini minum pada pagi dan sore hari. Bila mempunyai bahan membuat api yang perlu diperhatikan adalah jangan membuat api . Dengan cara melewatkan air kedalam bambu. Fungsi api dalam survival diantaranya sebagai penghangat tubuh. Cara paling aman untuk memanfaatkan air itu adalah dengan melakukan penyaringan. bekas jejak hewan ini akan sangat jelas menuju ke lembah ke arah sumber air.Pertama penyaringan dapat dilakukan dengan menggunakan baju kaos yang berlapis. Air yang didapat dengan cara ini walaupun agak payau akan tetapi aman untuk dikonsumsi. “INGAT! APABILA INGIN MINUM AIR.” Tanda dari hewan ke sumber air. Hewan memamah biak biasanya hidup didekat air dan akan selalu berusaha di dekat sumber air. Hewan ini memerlukan air setiap sore dan pagi hari. Kedua. menjauhkan hewan berbahaya.darurat air seperti ini masih dapat dimanfaatkan.Hewan bertulang belakang memerlukan air secara tetap.5 Km dari sarang tetapi tidak mempunyai jadwal tetap mencari air. Api. Seringkali penampungan air ini satu-satunya didaerah yang kering. Burung pemakan buah tidak akan jauh dari sumber air. Lebih baik kaos yang berwarna putih karena akan lebih jelas terlihat apabila kaos penyaring tersebut kotor dapat dibersihkan terlebih dahulu sebelum dilakukan penyaringan kembali. Air yang didapat dengan cara ini biasanya tidak mengandung garam. Semut sangat memerlukan air.

Hal ini akan mengakibatkan kayu yang diatas sulit terbakar dan menjadi bara sedangkan kayu yang telah menjadi bara dibawah akan cepat habis jika tidak diberi “umpan” lagi. memiliki teknik membuat api dan perapian. Pisahkanlah bahan ini berdasarkan ukurannya. A. sisiklah terlebih dahulu bagian yang basah atau bisa juga dengan membuat cacahan-cacahan pada batangnya sehingga menyerupai bungabunga kayu. Siapkan bahan bakar yang cukup. yaitu panas. Susun lagi ranting-ranting kecil dengan memalangkannya di atas kedua kayu yang dibuat diatas. Selain membuat perapian dalam tungku (hawu) di rumahnya. Jika kayunya agak lembab ataupun basah. Dengan 2 batang kayu D. membuat perapian seperti ini tentulah merupakan kebiasaan sehari-hari bagi mereka dan tidak ada yang menarik. dan sebagainya. Namun semakin besar perapian. Selain itu kita dituntut untuk sebijaksana mungkin memilih bahan-bahan kayu yang diperlukan. Lalu dapat dipalangkan dua buah kayu yang juga berukuran sedang Jangan sampai jarak antara tanah dengan kayu kedua terlalu tinggi sehingga menyulitkan panas api (pembakaran) sampai ke atas. Dari beberapa kali pengamatan. Selain itu dengan perapian kita dapat terhindar dari berbagai binatang. Memasak. Mungkin bagi masyarakat Cihanjawar sendiri. tetapi juga berfungsi untuk menjaga suhu tubuh kita.OKKKK Urutan kerjanya adalah sebagai berikut : a. Teknik membuat api tampa korek api. UNTUK URUTAN GAMBAR TOTORIAL MUNGKIN SUATU SA'AT SAYA BERIKAN.Dengan 2 buah batu Api tidak hanya berfungsi untuk memasak bahan makanan saja. Dengan bordi C. mereka ternyata telah melakukan prinsip-prinsip dasar dalam membuat suatu perapian yang baik. Tapi buatlah api yang kecil beberapa buah hal ini lebih baik dan memberi panas yang lebih merata. terlebih dulu kita harus kembali mengingat tiga unsur penting dalam membuat suatu perapian. Oleh karena itu usahakan kedua palang kayu tersebut tidak terlalu miring. beberapa penduduk Cihanjawar yang punya kebiasaan berburu dan melewatkan beberapa hari di dalam hutan. c. Tapi buatlah api yang kecil beberapa buah hal ini lebih baik dan memberi panas yang lebih merata..Dengan lensa B. Pastikan ranting-ranting ini tidak mudah terjatuh/menggelincir ke bawah. Bila mempunyai bahan membuat api yang perlu diperhatikan adalah jangan membuat api terlalu besar. menghangatkan badan serta menjauhkan kita dari binatang merupakan bagian darinya. Selain itu perapian juga memberikan suatu efek psikologi yang besar. pengawasannya juga harus lebih ketat karena kemungkinan terjadi kebakaran menjadi semakin besar juga. Binatang buas yang takut terhadap api antara lain : serigala. ambilah sebatang kayu yang berukuran sedang sebagai tumpuan bawah b. Membuat perapian merupakan salah satu teknik hidup di alam bebas yang sangat penting terutama dalam kondisi survival. .terlalu besar. Namun. harimau. Selalu persiapkan terlebih dahulu bahan bakar yang cukup. Banyak manfaat yang bisa diperoleh dari membuat perapian. Pisahkan ranting-ranting kecil dengan ranting yang agak besar dan batang kayu yang besar. bahan bakar dan udara. Kita akan merasa tenang dan nyaman jika berada di dekatnya. Setelah ketiga hal ini terpenuhi maka unsur penyusunan bahan bakar perapian menjadi hal yang sangat penting.

Gunakan bantuan daun-daun kering atau plastik sampah.Tapi ingat. tetap lakukan perautan kayu menjadi bagian-bagian yang kecil dan digunakan sebagai umpan. Kindling (pemancing). Tetapi ingat cara ini memerlukan ketekunan dan kesabaran. Menggunakan lensa / kaca pembesar / lupb. Memasak dengan menggunakan kaleng bekas. Bila mempunyai bahan untuk membuat api.1. sehingga terbakar3.Busur dan gurdiBuatlah busur yang kuat dengan mempergunakan tali sepatu atau parasut.2. b. persiapkan tipe bahan sebagai berikut.h. Tinder (penyala). mengesekkan pisau dengan batu dan atau batu dengan batu. Nyalakan api dengan bantuan korek. Cara memasak tersebut diantaranya. Perhatikan jarak antara sumber api dengan ranting/kayu yang dibakarnya.Gesekan kayu dengan kayu. Mengesekan kayu/bambu dengan kayu/bambu (keduanya harus kering)c. atau pemantik (dalam bahasan ini memang kita tidak akan membicarakan bagaimana membuat api dengan metoda-metoda yang ada tapi lebih mengarah pada pembuatan perapian) di bagian paling dasar. ketiga cara diatas tidak direkomendasikan di hutan yang lembab (Indonesia). material yang sudah disiapkan dan gampang menyala yang akan ditambahkan setelah bahan tinder menyala. Oleh karena itu bawalah selalu SURVIVAL KIT dalam setiap perjalanan. pastikan . Cara ini adalah cara yang paling susah. caranya dengan menggesek-gesekkan dua buah batang kayu sehingga panas dan kemudian dekatkan bahan penyala.Bahan penyala yang baik adalah kawul terdapat pada dasar kelapa. material kering yang akan menyala dengan panas atau suatu percikan api.Apabila kita membawa peralatan memasak lengkap tentu tidak akan menjadi masalah. Akan tetapi apabila peralatan kita minim atau bahkan tidak membawa peralatan masak kita bisa menggunakan fasilitas dari alam sebagai sarana. membuat bahan makanan agar mudah dicerna. Usahakan agar lidah api membakar ranting atau daun kering untuk memperbesar nyala api. g. menambah kenikmatan. gurdikan kayu keras pada kayu lain sehingga terlihat asap dan sediakan bahan penyala agar mudah tebakar. dan lain-lain. c. hal ini lebih baik dan panas yang dihasilkan merata. Memasak dalam survival adalah memberikan perlakuan terhadap bahan yang tersedia di alam untuk dimanfaatkan (dimakan). Akan tetapi apabila tidak korek api. yang perlu diperhatikan adalah jangan membuat api terlalu besar tetapi buatlah api yang kecil beberapa buah. Setelah dapat membuat api maka pengetahuan memasak dalam survival juga perlu untuk dipelajari. f.Dengan lensa / Kaca pembesarFokuskan sinar pada satu titik dimana diletakkan bahan yang mudah terbakar. ada beberapa cara yang dapat dicoba.d. Jangan menumpuk ranting secara berlebihan e. pindahkanlah ke bagian yang “terjilat”oleh lidah api. Tujuan dari memasak diantaranya.Untuk daerah yang lembab (hutan hujan tropis) seperti kebanyakan hutan di Indonesia cara efisien dan efiktif adalah menggunakan korek api dan lilin agar tidak cepat mati. Jangan terlalu jauh dan juga jangan sangat berdekatan. Susunlah ranting-ranting yang paling kecil sehingga api yang muncul dapat dengan mudah membakar ranting tersebut. atau daun arenDalam menyalakan api khususnya didaerah yang lembab.a. Jika api sudah menjilat ranting-ranting yang paling kecil. Caracara yang dapat dilakukan diantaranya. mengadakan sterilisasi. Fuel (bahan bakar). Terus tumpuk ranting-ranting kayu sambil tetap memberi lubang sebagai sirkulasi udarai. Apabila ranting terlalu ke sisi (sehingga tidak terbakar). material ini diperlukan saat api sudah menyala besar dan baru dibutuhkan bahan pembakar yang agak besar dan terbakar secara pelahan-lahan.a. a.

2. Memasak dengan menggali lubang di tanah. Buat api unggun diatasnya yang tidak terlalu besar tetapi menyala dengan konstan. Sebaiknya membuat api di atas tanah karena akar ataupun gambut dapat terbakar secara menjalar di lapisan bawah tanpa terlihat oleh kita. Buatlah perapian yang secukupnya.c. Memasak dengan menggunakan kelapa muda. Masukkan buah kelapa yang telah diisi beras tersebut kedalam bara api. Masukkan beras yang telah di cuci dan direndam beberapa saat ke lubang tersebut. tidak terlalu besar dan membutuhkan bahan bakar kayu yang banyak. Masukkan bambu tersebut ke dalam bara api. bukan berarti membuat suatu perapian dilarang sama sekali. Perhatikan bagian dasar dari perapian terbuat dari gambut. atau akar-akar kayu yang menumpuk. “Membakar hutan lebih mudah dan cepat dibandingkan dengan menanam pohon”. buatlah lubang di tanah secukupnya. Cukup banyak ranting-ranting yang telah mati di dalam hutan dan dapat digunakan daripada melakukan penebangan. Pastikan perapian yang akan dipadamkan benar-benar telah mati/padam. sesuaikan dengan maksud kita membuat perapian. Tutup dengan daun yang telah kita sediakan. ambil buah kelapa yang masih muda. Tunggu beberapa saat. Jangan menebang kayu sembarangan! Walaupun terkadang hal ini sangat kontradiktif dengan pembuatan perapian. Yang diperlukan adalah kebijaksanaan kita saat membuat dan menggunakannya. hal yang perlu di perhatikan dalam pembuatan bivak: •Usahakan dirikan bivak di daerah yang datar •Perhatikan arah mata angin •Bagian yang berlubang pada bivak letakan dalam posisi bersilang dengan arah mata angin •Jangan mendirikan bivak di daerah yang cekungJangan mendirikan bivak di dekat aliran sungai. Potong sesuai ukuran yang diperlukan. Hal ini tergantung pada kreatifitas dari survivor Etika Membuat Perapian Terkadang membuat perapian menjadi suatu perdebatan di kalangan penggiat alam terbuka dan pemerhati lingkungan. Setelah itu dikubur dalam tanah.d. Dengan menggunakan bambu. tapi harus dekat dengan sumber air.b. lalu kita buka lubang tadi dan selanjutnya nasi siap untuk dimakan. tanah. Masukkan beras atau bahan makanan dalam lubang bambu kalau perlu tambah air. selanjutnya tutup kembali dengan tanah. Tujuan membuat perlindungan adalah nyaman dalam keadaan darurat untuk melindungi dari faktor alam dan lingkungan. tunggu dan beberapa saat sampai nasi matang. Bivak Bivak adalah tempat perlindungan sementara dari dalam keadaan kritis atau darurat dalam suatu perjalanan atau pengembaraan. Lalu kupas ujung bagian atasnya yang berfungsi sebagai lubang. Pilihlah kayu yang telah tumbang ataupun mati yang cukup kering/tidak mengandung banyak air. Beberapa hal yang perlu dijadikan perhatian dalam membuat perapian adalah:1.3. Masukkan beras yang kita cuci kedalam buah kelapa tadi.kaleng yang akan kita gunakan bersih. Lalu daun tersebut dialasi dengan daun yang lebar yang bisa menahan air.Banyak fasilitas dari alam yang dapat kita gunakan sebagai sarana memasak.Secara garis besar di bagi menjadi 2 YAITU . •Jangan dirikan bivak di dekat pohon yang sudah mati walaupun ia masih berdiri tegak •Bivak jangan sampai bocor •Jangan telalu merusak alam sekitar •Terlindung langsung dari angin •Bukan berada dilintasan binatang buas ada beberapa macam bahan pembuatan bivak. Daun-daun kering juga dapat dipergunakan sebagai “pemancing” dalam membuat perapian. ambillah batang bambu yang masih muda / masih hidup.

Jerat yang aman dalam artian. dapat dibuat dengan menggunakan kulit luar bambu ( sembilu ).• Tali. daun-daun. hati-hati dalam mengambil tangkapan karena bisa jadi yang masuk malah ular berbisa. Dalam pembuatan trap. Jebakan diatas dibuat dengan cara melobangi tanah. dalam keadaan survival terkadang kita memerlukan senjata untuk mempertahankan diri atau berburu binatang guna keperluan makan. kapak atau panah yang kesemuanya dapat dibuat sendiri dari bahan yang tersedia. bambu runcing. ranting-ranting kecil di gunakan agar bivak hangat. boomerang. di daerah pedalaman dilakukan dengan menggunakan akar tuba sedangkan untuk daerah pantai dapat dilakukan dengan menggunakan buah Baringtonia yang ditumbuk dan ditebarkan ke perairan yang banyak mengandung ikan. mencari ikan dapat dilakukan dengan menuba.Bivak sisi terbuka yaitu dengan cara meronpakkan batang-batang kayu dan daun-daun pada sisinya yag masih terbuka di atasnya. Bivak standart adalah bivak yang dengan tali diikat dan di rentangkan antara dua pohon pada sisisnya kemudian di atasnya ditaruh parasut. kita dapat menyesuaikan jenis trap apa yang akan dibuat. Dengan mengetahui hewan apa yang akan ditangkap. Maka dari itu pembuatan trap biasanya dalam bentuk yang sederhana tetapi mempunyai kekuatan yang baik. gua (lubang) 2. dan sebagainya.Untuk mempermudah mendapatkan satwa ini maka kita memerlukan peralatan atau membuat peralatan sebagai berikut . kawat. akar.bivak moderen (ponco) jenis-jenis bivak yang dapat dibuat : 1. kayu atau tulang• Racun ./Jebakan dan Jaring . hendaknya diketahui hewan apa saja yang biasa lewat atau tinggal di daerah itu. untuk itu tali dapat dibuat dari sobekan kain. Daun-daun. 2. Membuat trap kadangkala memerlukan bahan lainya. jenis jerat bermacam macam tergantung jenis serta ukuran khewan yang akan ditangkap.bivak alam : pohon (pucuk). untuk menangkap khewan dalam kadaan survival. bambu atau pilinan/anyaman serat tumbuhan.• Jerat. jenis mamalia kecil akan terjebak di dalam lobang karena berbentuk seperti leher botol. sedangkan tali buatan tidak tersedia dalam perlengkapan yang dibawa. duri. Jebakan ( Trap ) Salah satu keterampilan yang mendukung dalam melakukan kegiatan survival adalah keahlian membuat trap.1. Selain menggunakan senjata. Perlu diingat bahwa trap akan sia-sia jika binatang yang telah terperangkap dapat meloloskan diri. tulang binatang atau batuan yang diruncingkan • Memancing. pecahan kaca. Maka dari itu barang-barang tersebut tersedia di dalam survival kit. ada beberapa cara diantaranya dengan memakai tongkat kayu. hewan yang kena tidak akan mati karena jebakannya . rotan. sedangkan mata kail dibuat dari peniti. untuk tali dapat dibuat dari benang kain / pakaian atau serat tumbuhan. tombak. Trap ini digunakan survivor untuk menangkap binatang untuk diambil dagingnya untuk dimakan. paling praktis adalah dengan membuat jerat khewan. tali. adakalanya dalam keadaan survival diperlukan tali untuk mengikat sesuatu atau sebagai alat bantu dalam pejalanan. kawat.• Senjata. Selain dengan peralatan mancing.• Pisau. seperti : karet.

ditengah laso. binatang yang terperangkap akan berjuang untuk hidupnya. 2. Trap Menggantung (Hanging Snare) Perangkap model menggantung ini biasanya memanfaatkan :a) Kelenturan dahan pohon. peganglah perangkap sesdikit mungkin.adalah dengan membuat jerat kaki. jangan pernah meninggalkan tanda-tanda pernah berada di sana. hilangka segala bau-bauan.3. bebek.c) Umpan yang diletakan dekat dengan kayu pohon penopang dan apabila tergerak. samarkan bekas potongan yang baru pada kayu yang digunakan sebagai perangkap dengan lumpur. hingga akhirnya tali akan menjerat. Model ini dikenal dengan nama Deadfall Snare. ayam. dan lain lain. karena dalam pembuatan trap tergantung kepada kreasi survivor. tidak bisa pergi kemana-mana lagi. Perangkap ini terdiri dari :a) Batang pohon besar untuk menimpa mangsa.c) Diberi umpan di atas dedaunan. Perangkap ini merupakan kombinasi bentuk lubang perangkap dan perangkap menimpa. Tutupi tali atau kawat perangkap yang di tanah agar terlihat lebih alami. Tali laso yang telah diberi umpan diikatkan pada dahan pohon atau batu yang berat. Trap Menimpa Perangkap lain yang ditujukan untuk menangkap binatang kecil lainya adalah perangkap menimpa. Burung yang terbang akan tersangkut di jaring sehingga mudah untuk ditangkap.b) Lubang perangkap yang digali. 5. jika bisa gunakan sarung tangan.b) Kayu pohon penopang yang saling berhubungan dengan batang pohon besar dan jika salah satu tersenggol. Perangkap ini memanfaatkan berat kayu untuk menindih. maka kayu pohon penopang akan bergeser sehingga batang pohon besar akan jatuh menimpa. Trap Lubang Penjerat Perangkap ini adalah modifikasi dari perangkap tali dan perangkap lubang. Yang diperlukan dalam pembuatan perangkap ini adalah : a) Batang pohon besar ditumpukan pada kayu pohon lainya yang saling menopang.b) Kayu pohon .b) Patok yang diberi lekukan dan dihubungkan dengan tali. kamuflase. hewan yang menginjak jebakan akan terjerat kakinya.4. Mulut lubang disamarkan dengan dedaunan dan laso diletakan di atas dedaunan tersebut. hindari terlalu mencemari lingkungan. 3.Perangkap ini ditujukan untuk menangkap binatang yang cukup besar seperti : kelinci. Kombinasi Trap Lubang dengan Trap Menimpa. Perangkap ini terdiri dari :a) Tali laso yang diikatkan pada dahan pohon yang kuat dan diletakan mendatar. 4. seperti burung dapat digunakan perangkap tali sederhana yang diletakan di atas tanah ataupun digantung. 1. Kita akan membahas lima jenis trap yang sering digunakan.2.c) Tali laso yang lalu menghubungkan dahan pohon yang lentur dengan patok. Trap Tali Sederhana Untuk binatang yang berukuran kecil.19 Trap sangat banyak jenis dan macamnya.Untuk jenis burung atau dapat menggunakan jaring yang dipasang diantara dua pohon yang biasa dilalui burung. buatlah dengan kuat. Setiap bagian yang lemah dari perangkap akan segera rusak. kedalamannya disesuaikan dengan hewan yang akan ditangkap. Sehingga apabila hewan telah terjerat. Aturan dalam membuat perangkap: 1. sehingga apabila laso goyang maka tali pada patok akan lepas dan dahan pohon akan menarik. Hilangkan bau manusia pada perangkap dengan cara mengasapi bahan-bahan perangkap dengan asap api. maka yang lain akan jatuh dan menimpa.

d) Lubang perangkap lengkap dengan samarannya. yang lebih berbahaya dari sebuah ketakutan adalah kepanikan. dalam situasi darurat sebaiknya kita tidak panik. Tapi bagaimana saat berhadapan dengan kejadian sesunggunnya? Siapapun dia. Putus asa membuat dia mati sebelum berusaha. Dalam peristiwa kecelakaan. Usahakan menenangkan pikiran dan JANGAN PANIK!. Jangan lupa pikirkan konsekuensinya bila sudah memutuskan apa yang akan dilakukan. ” padahal setiap detik sangat berharga bagi nyawa korban”. Pilihan lain yaitu bertahan hidup dengan memanfaatkan kondisi alam sekitar. manfaatkan alat-alat yang ada dan hindari hal-hal yang tidak perlu. korban harus bisa bertahan hidup dalam kondisi minim. Oleh karena itu diperlukan suatu perencanaan yang matang. atau air sekaligus. buat rencana untuk mengatasi masalah.yang saling menopang. bahkan dalam hitungan minggu. Boleh percaya. Tim SAR yang terlatih sekalipun bahkan harus terbagi atas beberapa kelompok dan melakukan pencarian melalui udara. Putus asa mematikan seluruh potensi yang sebenarnya sangat besar yang ada pada . tidak berkembang. dan 20 – 30 hari tanpa makan. Faktor yang menyebabkan diantaranya faktor alam dan faktor manusianya sendiri. hanya mungkin tidak terbiasa. Nah mengingat teori ini. Gunakan semua persiapan perbekalanbertahan hidup sebijaksana mungkin. mengingat datangnya bantuan tak bisa di perkirakan. tetap bisa mengalami ketakutan dan panik pada awalnya. Kita juga akan merasa mati. Nasihat pertama dari para ahli. Jadi masih ada waktu untuk bertahan bisa bertahan hidup bukan? SURVIVAL 1 Mengapa orang yang tersesat di hutan mati ? Karena dia putus asa. adalah barang-barang vital namun terbatas. Hidup mengandalkan alam sekitar sebenarnya tidak seburuk yang diduga banyak orang. Air minum. Buat jadwal dalam pemakaiannya dengan prinsip: ”bantuan belum akan datang esok hari”.Sebuah teori bertahan hidup di alam bebas menyatakan. mudah-mudahan kita akan lebih tenang jika suatu saat bertemu situasi darurat. amati keadaan sekitar. putus asa membuatnya tidak mau berusaha mencari jalan. makanan. atau energi baterai. tetapi ketika mangsa tertimpa batang. tak jarang tim penyelamat butuh waktu cukup lama dalam melakukan pencariaan korban.c) Umpan. Dalam keadaan seperti ini ada pedoman yang harus diingat yaitu STOP yang merupakan kependekan dari:S = Stop/siting. kemungkinan hal-hal yang tidak kita inginkan dapat terjadi misalnya tersesat.Cara kerjanya hampir sama dengan trap menimpa.T = Thinking. orang dapat bertahan hidup 3 – 5 hari tanpa air. Putus asa juga membuatnya diselubungi prasangka buruk. patah harapan dan hilang semangat karena putus asa.P = Planning.Walau tidak tentu diharapkan. Dalam kondisi yang memungkinkan. darat. Tak ada pilihan. maupun udara) kita berharap selamat sampai tujuan. sementara menunggu penyelamatan. tentukan arah. berhenti dan istirahatlah kalau perlu sambil duduk. Pesawat terbang yang mengalami kerusakan mesin dan harus mendarat darurat atau perahu yang tiba-tiba karam karena gelombang adalah resiko yang harus dipertimbangkan. panik dalam kondisi darurat justru 22 akan membuat anda lebih cepat pergi ke surga. laut. Area pencarian yang luas dan beratnya kondisi alam kadang membuat tim SAR harus bekerja berhari-hari. O = Observe. suatu keadaan yang buruk dalam sebuah perjalanan bisa terjadi pada siapa saja. korek api. saat membaca petunjuk menghadapi kondisi darurat (seperti di Makalah ini) atau sewaktu latihan menghadapinya. Ada yang menggangap ini cuma teori. Ya. gunakan akal sehat dan selalu sadar akan keadaan yang sedang dihadapi. ia akan langsung masuk ke lubang Bila Tersesat Dalam melakukan perjalanan (darat.

berlindung di gua kecil dekat aliran sungai dan terus berdoa) untuk bertahan hidup meski tanpa tahu apakah ada yang menemukannya atau tidak. Karena itu. Ya. padahal rimba banyak menyimpan misteri. ingat-ingatlah arti survival ini.diri kita. SURVIVAL 2 Mengapa orang yg berjalan di belantara rimba bisa tersesat? Karena dia merasa sudah banyak tahu dan paling tahu. Ya sikap merasa banyak tahu da paling tahu benar-benar menyesatkan. bunuh diri adalah puncak keputus asaan. Namun ketidakputusasaan dia membuatnya bertahan hidup. Dia mengerahkan seluruh kempuannya dan membuang rasa putus asa dalam dirinya. Tuhan pun sangat melaknat orang yang berputus asa. slumun. agar dapat membantu anda keluar dari kesulitan. yang akan kita bahas di sini hanyalah menurut versi pencinta alam. seperti Dia melaknat orang yang bunuh diri. Merasa banyak tahu dan paling tahu sebagai wujud merendahkan kondisi yang ada di sekitarnya. tidak hanya diri sendiri tapi juga orang lain SURVIVAL 3 Mengapa orang yang 5 hari tersesat di hutan sendirian tanpa bekal masih bisa bertahan hidup? Karena ia mengerahkan semua kemampuannya (makan dedaunan. S : Sadar dalam keadaan gawat darurat U : Usahakan untuk tetap tenang dan tabah R : Rasa takut dan putus asa hilangkan V : Vitalitas tingkatkan I : Ingin tetap hidup dan selamat itu tujuannya V : Variasi alam bisa dimanfaatkan A : Asal mengerti. SURVIVAL 2 Definisi Survival Arti survival sendiri terdapat berbagai macam versi. yaitu rasa berserah dirinya pada Tuhan dengan cara terus berdoa. dia yakin doa akan mengantarkan keinginannya untuk selamat pada Yang Maha Pemberi Petunjuk. Namun yang paling berperan dalam menyelamatkan dia. Siapa yang tidak akan selamat bila yang membimbing dan menaungi kita adalah Sang Maha Pemberi Petunjuk. Dan yang perlu ditekankan jika anda tersesat yaitu istilah “STOP” yang artinya : S : Stop & seating / berhenti dan duduklah T : Thingking / berpikirlah . slaman. Banyak orang yang kemudian terjebak oleh perasaan banyak tahu dan paling tahu sehingga kurang persiapan dan menganggap sepele tantangan yang ada. Lima hari bukanlah waktu yang singkat bagi seseorang yang hilang di gunung dan hutan. berlatih dan tahu caranya L : Lancar. Kurangnya persiapan membuat kondisi yang tidak diperhitungkan menjadikan dia “tersesat” dan gagal. Sikap paling tahu pulalah yang menyebabkan orang menyepelekan orang lain atau kondisi/lingkungan yang padahal dia tidak memahaminya. Ya. slamet Jika anda tersesat atau mengalami musibah.

PERSIAPAN DAN PERENCANAAN KEGIATAN Persiapan dan perencanaan kegiatan di alam bebas harus disesuaikan dengan jenis dan tujuan kegiatan yang akan dilakukan. kegemaran (hobby). Hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan kegiatan di alam bebas adalah persiapan dan perencanaan kegiatan yang matang. Kondisi-kondisi tersebut harus diantisipasi sedini mungkin dengan persiapan fisik. bukanlah suatu masalah yang berarti jika dibekali dengan persiapan dan perencanaan yang matang. mengagumi dan belajar mengenai alam ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa. kesehatan dan kondisi fisik. antara lain mendaki gunung (hiking). mental. medan serta cuaca. meliputi persiapan alat/perlengkapan. penelusuran gua (caving). 1. sehingga memaksa kita harus bertahan hidup (survival) sebelum mendapatkan pertolongan atau keluar dari situasi dan kondisi yang tidak diharapkan tersebut. Why. karena kita bisa melihat. Kegiatan ini sangat beragam tergantung tujuannya. menikmati. biaya perjalanan. Kesulitan-kesulitan tsb antara lain : Keadaan alam (cuaca dan medan) Teknik Survival Di Hutan Kegiatan di alam bebas adalah kegiatan yang bersifat menyenangkan. Kemanapun lokasi yang kita tuju. jalur. kelengkapan identitas diri serta perlengkapan pakaian dan logistik. penelitian (research).O : Observe / amati keadaan sekitar P : Planning / buat rencana mengenai tindakan yang harus dilakukan Mengapa Ada Survival Timbulnya kebutuhan survival karena adanya usaha manusia untuk keluar dari kesulitan yang dihadapi. dengan mengeliminasi kemungkinan resiko buruk yang mungkin terjadi. biaya selama kegiatan dan data informasi mengenai lokasi. Alasan melakukan kegiatan di alam bebas antara lain sebagai sarana olahraga (sport) . keterampilan (skill) dan data informasi. Dengan persiapan dan perencanaan yang matang akan mengurangi resiko buruk yang mungkin timbul selama kegiatan. Where dan How. medan dan cuaca. medan yang sulit dilewati atau sumber air yang kurang. antara lain iklim/cuaca yang ekstrim. Perencanaan kegiatan akan mempermudah mengorganisir kegiatan yang akan dilakukan. pelatihan (training) atau sekedar bersantai (refreshing) menikmati keindahan alam. panjat tebing (rock climbing). What. apa yang akan dilakukan . Sebaliknya bila tidak dipersiapkan dan direncanakan secara matang. selancar (surfing) atau praktek/praktikum lapangan di alam bebas. apa jenis kegiatannya. maka akan menyebabkan kondisi darurat. seberapa buruknya cuaca yang dihadapi atau seberapa besar hambatan yang datang. apa hambatannya. Sebelum melakukan kegiatan di alam bebas harus mempersiapkan dan merencanakan kegiatan dengan baik terutama informasi jalur. kesehatan dan kondisi fisik. What. Perencanaan tersebut harus berdasar kepada “Pedoman 5 W + 1 H” yaitu Who. When. 2. arung jeram (rafting). Who. pendidikan (education). apa tujuannya. dengan siapa kita pergi. siapa yang jadi pemimpin (leader) dan siapa yang paling berpengalaman di lapangan. apapun jenis medan yang dilalui. siapa yang mengadakan kegiatan. menyelam (diving). Pengetahuan tentang survival sangat diperlukan bagi orang yang biasa beraktivitas di alam bebas sebagai “senjata” yang bisa digunakan pada saat terdesak menghadapi kondisi darurat.

How. mengapa kita harus ikut dan mengapa memilih kegiatan tersebut. tahan lama. kantong tidur/sleeping bag dan jaket/sweater) 6. Tas/ransel (kokoh. sabun mandi. seperti HT (handy talkie). peta. tali jerat. cepat kering. Where. anti selip) dan kaos kaki (cukup tebal. jarum jahit. perlengkapan yang diperlukan dalam kegiatan di alam bebas terdiri dari perlengkapan pribadi. peluit. tahan air dan mempunyai sabuk pinggang untuk mengurangi goyangan ransel) 4. melindungi tubuh dari berbagai kondisi lingkungan dan terbuat dari polyester atau polypropilena atau memenuhi 3 W yaitu wicking. nyaman dan terbuat dari wol atau sintetis) 2. 5. Survival kit yang terdiri dari pisau serbaguna. water/wind proofing) 3. korek api dalam kemasan kedap air. 3. kelambu dan lainnya) 11. Perlengkapan yang terlalu banyak akan membuat tidak efektif dan efisien. ketapel. dimana tempat mencari bantuan terdekat. siang atau malam dan pada musim apa kegiatan tersebut dilakukan. Perlengkapan tidur (bersih. lentur. Why. ada satu hal yang paling penting untuk diperhatikan yaitu pengetahuan mengenai diri sendiri terutama daya fisik dan mentalnya. Alat tulis (ballpoint. buku dan pensil) 10. cermin. makanan berkalori tinggi. pasta gigi. alat pancing. When. hangat dan nyaman terdiri dari pakaian tidur. kapan kegiatannya. altimeter dan GPS=Global Positioning System) 9. obat-obatan. bagaimana mencapai lokasi kegiatan dan bagaimana menghadapi resiko buruk yang mungkin terjadi. benang. karet. jenis dan lamanya kegiatan. dimana tempat kegiatannya. Pakaian lapangan (nyaman. Perlengkapan mandi (handuk. sedangkan perlengkapan yang terlalu sedikit tidak bisa memenuhi kebutuhan selama kegiatan. nyaman. tujuan. Air minum dan makanan (harus cukup kualitas dan kuantitasnya) 8. Perlengkapan penunjang (menunjang kegiatan yang dilakukan. aman/safety . peniti. Dari semua persiapan yang dilakukan. bahannya kuat. 1. warmth. Usaha lain untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan adalah memberitahukan segala rencana kegiatan kita secara rinci kepada orang lain termasuk perubahan rencana di tengan jalan dengan menuliskan pada secarik kertas yang dibungkus plastik dan ditempelkan di pohon atau menyampaikan kepada pendaki lain. . PERLENGKAPAN DAN PENGEPAKAN (PACKING) Perlengkapan yang harus dipersiapkan tergantung kepada kebutuhan. lup. perlengkapan kelompok dan perlengkapan teknis. Sepatu (harus kuat. berapa lama waktunya. 6. pelindung pacet/gaithers. HP (hand phone). Alat navigasi (kompas. radio komunikasi dan balon.dan perlengkapan apa yang harus dibawa. kuat. sikat gigi dan shampo) 7. yaitu: 1. gunting. 4. matras. kering. Perlengkapan Pribadi Perlengkapan pribadi adalah barang-barang perlengkapan untuk memenuhi semua kebutuhan pribadi tanpa mengandalkan orang lain. kompas. senter. Ponco/rain coat 5.

yaitu tenda. Buatlah daftar barang (checklist) dan periksa kembali pada saat barang dimasukkan ke ransel. SW (south west = barat daya) dan NW (north west = barat laut). Kompas adalah alat untuk menentukan arah mata angin berdasarkan sifat magnetik kutub bumi. menempatkan barang yang penting dan sering digunakan pada tempat yang mudah dijangkau serta mengelompokkan barang-barang dan melindunginya dengan membungkusnya dalam plastik (trash bag). serta arah mata angin lainnya yaitu NE (north east = timur laut). 3. Perlengkapan kegiatan hiking berbeda dengan kegiatan caving. begitu juga dengan kegiatan yang lainnya. baik di medan perjalanan atau di peta. untuk menghindari adanya barang yang tertinggal. Packing akan memudahkan pengambilan barang saat diperlukan. Pekerjaan navigasi darat di lapangan secara mendasar adalah titik awal perjalanan (intersection dan resection). sungai. tanda medan. perubahan kondisi medan dan mengetahui ketinggian suatu tempat. Navigasi darat adalah ilmu yang mempelajari cara seseorang menentukan suatu tempat dan memberikan bayangan medan. menaksir jarak. obat-obatan P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaaan). 2. 4. Perlengkapan Teknis Perlengkapan teknis adalah perlengkapan yang digunakan untuk beraktivitas di alam bebas.2. Packing Packing adalah pengepakan barang-barang yang sudah terdata dan pasti akan dimasukkan ke dalam ransel. namun yang umum digunakan adalah navigasi darat. 3. orientasi medan dan resection. membagi titik berat pada ransel dan menjaga keseimbangan ransel sehingga tidak terlalu berat jika dibawa. SE (south east = tenggara). Perlengkapan Kelompok Perlengkapan kelompok adalah barang-barang perlengkapan yang dibawa untuk memenuhi kebutuhan semua anggota kelompok. Prinsip memanfaatkan ruangan yang ada di dalam ransel seefisien mungkin. . Arah mata angin utama yang bisa ditentukan adalah N (north = utara). baik keadaan permukaan serta bentang alam dari bumi dengan bantuan minimal peta dan kompas. Prinsip packing adalah barang yang berat diletakkan di bagian atas ransel dan sedekat mungkin ke bagian tubuh. pantai dan laut. NAVIGASI DARAT Navigasi adalah penentuan posisi dan arah perjalanan. E (east = timur) dan W (west = barat). kompas orientasi dan kompas bidik/prisma. Navigasi terdiri atas navigasi darat. Checklist merupakan petunjuk yang dapat membuat suatu prosedur yang teratur dan membangkitkan kepercayaan diri kepada pemula. S (south = selatan). tergantung jenis dan tujuan kegiatan. Altimeter adalah alat untuk menentukan ketinggian suatu tempat berdasarkan perbedaan tekanan udara. arah kompas. 1. peralatan masak dan makan. Alat-alat navigasi terdiri dari: 1. Peta adalah gambaran sebagian/seluruh permukaan bumi dalam bentuk dua dimensi dengan perbandingan skala tertentu. golok serta tali. Jenis kompas yang umum digunakan adalah kompas sylva.

Flora dan fauna: * Tajuk pohon yang lebih lebat biasanya berada di sebelah barat * Lumut-lumutan Parmelia sp. yaitu: S = Seating. kemudian tentukan arah dan tanda-tanda alam yang dapat dimanfaatkan atau yang harus dihindari . dan Politrichum sp. nomor. Mencegah dan menanggulangi keadaan tersesat Tersesat adalah hilangnya orientasi. legenda dan deklinasi magnetis. 2. peta topografi dan peta ikhtisar/geografi/wilayah. 5. navigasi (menentukan satu lokasi menuju lokasi lain). Bagian-bagian peta antara lain judul. kuburan dan membuat kompas sendiri dari jarum/silet yang bermagnet dan diletakkan di atas permukaan air 3. tidak tahu titik awal pemberangkatan di peta dan melakukan potong kompas. ingatlah jalur tersebut jika dilihat dari arah berlawanan * Pelajari dengan benar alat-alat navigasi yang dibawa * Gunakanlah kompas sebelum tersesat * Belajar membaca tanda-tanda alam untuk menentukan arah mata angin * Jangan pernah percaya secara penuh kepada orang lain termasuk kepada pemimpin. Tanda-tanda alam yaitu matahari. GPS (Global Positioning System) adalah sistem radio-navigasi global yang terdiri dari beberapa satelit dan stasiun bumi. biasanya hidup lebih baik (lebat) pada bagian barat pohon * Tumbuhan pandan hutan biasanya cenderung condong ke arah timur * Sarang semut/serangga biasanya terletak di sebelah barat pepohonan 3.4. sungai atau gunung * Pada saat berjalan sekali-kali tengoklah ke arah belakang. lamanya dan jumlah anggota yang ikut * Selalu mengingat keadaan sekitar perjalanan berdasarkan kelima indera yang dimiliki * Tetaplah berada pada jalur yang telah ada dengan memberi petunjuk pada tiap persimpangan * Perhatikan objek yang mencolok seperti mata air. tidak mengetahui posisi yang sebenarnya dan arah yang akan dituju. koordinat. berhenti dan beristirahat dengan santai. Tanda-tanda buatan yaitu masjid. membuat peta di seluruh permukaan bumi dan menentukan waktu yang tepat di tempat manapun. Fungsinya adalah menentukan lokasi. melakukan pengamatan/observasi medan di lokasi sekitar. hilangkan kepanikan T = Thinking. Pedoman yang bisa digunakan apabila tersesat adalah S T O P. bulan dan rasi bintang 2. Hal tersebut biasanya disebabkan karena berjalan pada malam hari. hal-hal yang bisa dilakukan untuk mencegah tersesat antara lain: * Selalu melapor kepada petugas terkait atau orang yang dipercaya mengenai tujuan perjalanan. berpikir secara jernih (logis) dalam situasi yang sedang dihadapi O = Observation. bukit. kita juga dapat menentukan arah mata angin dengan tanda-tanda alam dan buatan. yaitu: 1. kontur. tracking (memonitor pergerakan seseorang/benda). Menentukan arah tanpa alat navigasi selain menggunakan alat-alat navigasi. tahun pembuatan. skala. Jenis-jenis peta terdiri dari peta teknis. tidak cukup sering menggunakan peta dan kompas dalam perjalanannya.

Survival terjadi karena adanya kondisi darurat yang disebabkan alam. Langkah-langkah survival * Jika tersesat lakukan tindakan pedoman STOP (Seating. lelah) dan aspek lingkungan (panas. berpikir jernih dan optimis * Kondisi fisik yang fit dan kuat * Tingkat pengetahuan dan keterampilan * Pengalaman dan latihan * Perlengkapan berupa survival kit. sinar atau berteriak 6. Observation. tertekan. buat rencana dan pikirkan konsekuensinya bila anda sudah memutuskan sesuatu yang akan anda lakukan Hal-hal yang dapat dilakukan untuk menanggulangi keadaan tersesat adalah: 1. 2. mengutamakan akal sehat. Komponen pokok survival terdiri atas: * Sikap mental berupa hati yang kuat untuk bertahan hidup.P = Planning. 1. takut. Gunakan kompas dan peta (alat navigasi) atau indikator alam 5. kering. hujan). lapar. berpikir jernih dan mencoba ingat jalur perjalanan 3. mencari makanan. haus. gangguan satwa atau kondisi lainnya. Orientasi dapat dipermudah dengan menuju tempat yang tinggi/memanjat pohon 4. Buat petunjuk untuk mempermudah orang lain mencari keberadaan kita. tidak panik. Membuat tempat berlindung (shelter) dari bahaya atau cuaca buruk 2. Tetap tenang. Thinking. peluit. Setiap huruf dari kata survival merupakan singkatan dari langkah-langkah yang ahrus kita ingat dan lakukan yaitu: S : Size up the situation U : Undue haste makes waste R : Remember where you are V : Vanguish fear and panic I : Improve V : Value living A : Act like the native L : Learn basic skill Secara umum aspek-aspek dalam kondisi survival dibagi tiga yang saling mempengaruhi dan berkaitan yaitu aspek psikologis (panik. Orang yang melakukan survival disebut survivor. Survival berasal dari kata survive yang berarti bertahan hidup. sepi. survival adalah suatu kondisi dimana seseorang/kelompok orang dari suatu kehidupan normal (masih sebagaimana direncanakan) baik tiba-tiba atau tanpa disadari masuk ke dalam situasi tidak normal (di luar garis rencananya). dingin. mencari air dan lainnya. kecelakaan. asap. bingung. Tetap bersama-sama dengan kelompok dalam kondisi apapun 7. cemas. Survival yang biasa dilakukan yaitu di hutan/alam bebas sehingga disebut juga jungle survival. dan Planning) * Lakukan pembagian tugas kepada anggota kelompok . luka. Memanfaatkan situasi dengan menunggu bala bantuan. aspek fisiologis (sakit. bosan). Survival adalah berusaha mempertahankan hidup di alam bebas dari hambatan alam sebelum mendapatkan pertolongan. misalnya dengan tulisan.

akar gantung. menggosok-gosokkan kayu dnegan kayu. air hujan. Api Api berguna untuk penerangan. Hal yang harus diperhatikan dalam mengkonsumsi tumbuhan: * Hindari tumbuhan berwarna mencolok * Hindari tumbuhan bergetah putih. membenturkan logam dengan logam atau batu. Kendala utama untuk mendapatkan hewanhewan liar tersebut adalah cara menangkapnya. lup/teropong. kita dapat memanfaatkan sumber makanan dari alam berupa flora (tumbuhan) dan fauna (hewan). kantung semar). Shelter Shelter adalah tempat perlindungan sementara yang dapat memberikan kenyamanan dan melindungi dari keadaan panas. tidak berasa dan tidak berbau. d. lubang pohon dan celah di batu besar. Biasanya tumbuhan yang berbahaya akan menimbulkan efek gatal. tumbuhan (rotan. merah dan panas pada tubuh. kecuali yang sudah dikenal aman dimakan * Mencoba mencicipi sedikit atau mengoleskan ke kulit. Persiapan dan perencanaan kegiatan adalah salah satu langkah untuk mengantasipasi kondisi darurat yang mungkin terjadi di lapangan. Bagian tumbuhan yang dapat dimakan adalah buah. meningkatkan semangat psikologis. Survival terjadi karena adanya kondisi darurat yang sulit diprediksi/diperkirakan seperti disebabkan oleh alam. Makanan Saat sumber makanan yang dibawa semakin berkurang. orang lain dan alam. c. gangguan satwa atau kondisi lainnya. Ada hal lain yang menentukan lamanya kita berada pada kondisi survival. Hal ini termasuk peralatan/perlengkapan dan pengetahuan dasar mengenai survival. Oleh karena itu perlu membuat perangkap (trap) untuk mempermudah menangkap hewan liar tersebut. PENUTUP Survival adalah berusaha mempertahankan hidup di alam bebas dari hambatan alam sebelum mendapatkan pertolongan. b. begitu juga dengan beberapa jenis serangga. sungai. hujan dan angin.* Tetap berusaha mencari pertolongan * Hemat terhadap penggunaan makanan. mengusir hewan buas membuat tanda/kode. hasil kondensasi tumbuhan dan air galian tanah. Sumber air antara lain mata air. memasak makanan dan minuman. batang. Shelter dapat menggunakan alam yang ada seperti gua. Namun hal yang paling menentukan adalah faktor diri sendiri. yaitu keputusan apakah kita akan menetap (survival statis) atau bergerak keluar mencari bantuan (survival dinamis). * Hampir semua unggas dan ikan dapat dijadikan sumber makanan. pisang. reptil dan mamalia. Kebutuhan dasar survival a. Sumber api berasal dari korek api. dan merokok. daun dan akar (umbi). Selain itu dapat dibuat dari tenda. plastik dan ponco atau menggunakan bahan dari alam seperti daun-dauanan atau ranting. * Variasikan makanan yang dimakan untuk menghindari akumulasi zat yang mungkin buruk bagi kesehatan * Jangan memakan tumbuhan yang meragukan untuk dimakan. minuman dan tenaga * Hindari dan jauhi masalah-masalah yang mungkin timbul yaitu dari diri sendiri. kecelakaan. . 3. Air Syarat-syarat fisik air bersih yang layak untuk diminum adalah tidak berwarna. lumut. dingin. embun. menghangatkan tubuh.

haus dan lain-lain.pengamatan pada lingkungan sekitar P : Planning/ rencana.Pengetahuan tali temali (pionering) 2. jika anda ragu-ragu T : Thinking/ berpikir. mulailah untuk berpikir dengan tenang O : Observasi/ penelitian. isilah dengan segera I : Ingatlah dimana kau berada V : Viva/hidup. pengetahuan dan ketrampilan. Dari beberapa macam faktor yang memberikan semangat juang dalam mengatasi berbagai kesulitan yang .sungguh situasimu U : Untung malang tergantung ketenangan R : Rasa takut dan panik harus kau kuasai V : Vakum/kosong.Memenfaatkan peralatan yang dibawa dan yang ada di alam 3. mulai membuat rencana selanjutnya Lima faktor utama dalam survival di alam bebas : 1. seperti rasa lapar.Menguasai tanda-tanda alam 5. Kemampuan mempertahankan diri tergantung pada sikap mental. Yang dapat menipu diri sendiri. Sikap Mental Sikap Mental yang dimaksud tercermin seperti dalam buku “Komando Para” S : Sadarilah sungguh. hargailah dia A : Adat istiadat setempat patut ditiru L : Latihlah dirimu dan belajarlah selalu Selanjutnya perlu patokan untuk bertindak yang mengikuti hal-hal sebagai berikut : S : Stop/ berhenti. Dengan demikian kelangsungan hidup seseorang itu sangat tergantung pada kamampuan dirinya sendiri untuk mempertahankan hidupnya. Rasa jemu terhadap lingkungan/ situasi Kebutuhan jasmani. sehingga mental menjadi lemah.Pertolongan Pertama Penguasaan kemampuan untuk mempertahankan kelangsungan hidup sangatlah penting jika pada saat mengadakan petualangan di alam bebas terjadi keadaan darurat. Ada beberapa hal yang menyebabkan seseorang gagal dalam bersurvival antara lain : Rasa kesunyian Rasa putus asa atau perasaan sudah tidak ada harapan lagi.Pengetahuan peta dan kompas 4.PENGETAHUAN TENTANG SURVIVAL SURVIVAL 3 Yang dimaksud dengan Survival adalah kelangsungan hidup seseorang dimana seseorang itu tidak mendapat/menerima fasilitas/pelayanan yang sempurna/semestinya secara teratur kerena adanya pengaruh atau masalah yang timbul pada waktu itu. Survival secara umum diartikan sebagai kemampuan mempertahankan hidup dalam keadaan kritis. Survival secara umum diartikan sebagai kemampuan mempertahankan hidup dalam keadaan kritis.

Adanya api pada malam hari di tempat perlindungan akan memberikan ketenangan moril dan mencegah gangguan binatang buas. seseorang yang senang bertualang di hutan perlu menguasai satu cara sampai mahir pembuatan bunga api. Banyak caa yang sangat sederhana tapi efektif untuk memasak makanan berupa tumbuhan atau binatang hutan. d. Selain itu asapnya juga mengusir semua jenis serangga.Perjalanan di hutan Beberapa lintasan jalan di hutan dari satu lembah ke lembah lain atau melewati punggung bukit dan gunung dapat berupa jalan bekas binatang. sebaiknya bivak di dirikan tegak lurus dengan lereng Jangan mendirikan bivak di bekas aliran sungai yang kering Jangan ditempatkan yang becek/banjir ( jalan air di waktu hujan) Hindari tempat yang berangin keras/kencang Usahakan dekat dengan sumber air dan tumbuh-tumbuhan yang bisa di makan Usahakan tidak mendirikan bivak di semak-semak. adalah : a. Bivak kata lainnya adalah tenda darurat yang di buat seminim mungkin dan bisa menggunakan ponco(mantrol. b. sikap yang tenang dan menggunakan akal untuk menganalisis keadaan. serta pengenalan hubungan antara jenis pohon dengan kondisi tanah. jalan orang mencari kayu atau jalan pemburu binatang. c.Bahaya di hutan Ancaman besar dalam keadaan survival adalah menghadapi kemerosotan mental. panas dan dingin. ranting-ranting dan kayu yang kering. maka dibersihkan terlebih dahulu. dan tipe hutan tropik. faktor yang menjadi pegangan utama dalam menghadapi situasi krisis – antara mati dan hidup – adalah semangat dan tekad yang tinggi untuk hidup.Membuat api Dari berbagai macam cara menyalakan api (selain dengan korek api). cerukan batu atau pohon tumbang atau biasa kita sebut dengan BIVAK. Untuk melakukan perjalanan menerobos hutan di perlakukan kemampuan mengenal jalan binatang malam. Membuat bivak bertujuan untuk melindungi diri dari faktor-faktor alam seperti hujan. Bahaya yang lain antara lain menghadapi penyakit akibat bakteri dan parasit. Yang perlu diperhatikan dalam membuat bivak adalah : Jangan mendirikan bivak di puncak bukit Jika pada lereng. pohon beserta daun-daun yang telah tumbang. menghadapi bahaya dari semua jenis kehidupan binatang dan menghadapi tumbuhan yang beracun. Beberapa faktor lain yang perlu di ketahui. . penengalan sifat-sifat medan.Tempat perlindungan Persyaratan minimal memilih lokasi untuk tempat berlindung (tempat bermalam) adalah adanya perlindungan alam terhadap cuaca dan kehidupan binatang. Tempat perlindungan yang digunakan dapat dibuat dari peralatan yang di bawa dan bahan-bahan sekitar atau menggunakan yang sudah tersedia di alam misal gua.muncul. jika terpaksa. Bivak yaitu tempat berlindung atau berteduh untuk sementara atau dalam keadaan darurat. pengenalan ciri-ciri daerah yag sering di rambah penduduk. Api juga di pergunakan untuk memasak makanan agar lebih aman dan lebih membangkitkan selera. Disarankan jangan mendirikan bivak di bawah pohon besar dan melawan arah angin.

usahakan jangan terkena sinar matahari secara langsung. akar dan berbagai jenis binatang) yang dengan mudah dapat diperoleh di hutan hujan tropik . Dan ingat. seperti rotan muda dengan cara memotongnya Pohon bambu yang masih muda Pelepah enau dan nipah Bunga kantung semar Pohon pisang Di pegungungan Menggali bekas aliran sungai Lumut diperas Tumbuhan basah lainnya Mengumpulkan embun Menampung air hujan dengan plastic atau ponco Menggali lubang yang kemudian ditimbun dengan daun-daunan yang masih basah dan dibawahnya di letakkan plastic yang bersih. setelah di murnikan atau disterilkan harus dimasak untuk menghindarkan diri dari gangguan pencernaan akibat adanya kuman-kuman atau bakteri-bakteri penyakit perut. Banyak makanan ( buahbuahan. Jenis air yang dapat langsung diminum : Berasal dari mata air (sengai kecil) Air sumur Tampungan air hujan Air dalam tanaman ( tanaman rambat. Air dapat dibedakan . antara air yang perlu dimurnikan dan yang langsung dapat diminum. Yang penting adalah mengetahui bagaimana caranya memperoleh dan mengolah makanan itu.Mencari air Mencari air di hutan hujan tropis bukanlah masalah yang sulit. seperti batang randu muda keluar airnya bila bagian atas dipotong Tanaman menjalar. air buah kelapa) Jenis air yang harus dimurnikan terlebih dahulu : Air yang tergenang Air sungai besar Air yang didapatkan dengan menggali pasir Berikut beberapa cara untuk mendapatkan air : Pada Tanaman Tanaman yang berbatang lunak. f. kita tidak menemukan air tawar tetapi dapat disaring dengan pasir.e. . Yang perlu diketahui dengan baik adalah cara mencari tempat atau tumbuh-tumbuhhan yang mengandung air dan cara memurnikan atau mensterilkan air. Air sebagai kebutuhan pokok utama yang diperoleh dari sumber manapun. agar dapat tetap bertahan hidup di hutan dan terhindar dari berbagai macam buah atau tumbuhan yang berbahaya.Mencari makanan Makanan merupakan kebutuhan pokok yang kedua setelah air. Sepanjang pantai Galilah pasir ditempat yang keliahatan lembab. daun-daunan.

salah satu tandanya adalah dengan melihat apakah pada tumbuhan tersebut ada bekas gigitan binatang.Membaca jejak Seringkali bila berada di dalam hutan mengalami kesulitan untuk menentukan arah sehingga “merasa” tersesat. sebaiknya dihindari. Misal : celurut. kemerahan atau kehitaman dan seringkali membuat gatal daun dan batang tumbuhan yang berbulu juga perlu dihindari tumbuhan beracun bila dicicipi akan menimbulkan rasa panas dan pahit jangan memakan satu jenis tumbuhan terlalu banyak Selain tumbuhan. maka dapat dicoba dengan menggoreskan pada tangan atau anggota badan yang sensitif. sigung g. singa. daun atau buahnya 2)bagi tumbuhan yang tidak dikenal. hewan juga dapat dimanfaatkan. 3)Bila masih ragu. bila tidak paham betul. dll 2)hewan yang bisa menimbulkan alergi 3)hewan yang berbau khas dan menyengat. Bila ada. tawon. hindarilah makan jamur sembarangan 7)Tips untuk menghindari tumbuhan beracun : menghindari tumbuhan yang berwarna mencolok tumbuhan yang bergetah putih susu. seperti daun karet. berapa jumlahnya dan kemungkinan adanya jenis tumbuhan atau buah-buahan tertentu yang menjadi makanan binatang itu. keberhasilan membaca jejak juga dipengaruhi oleh keadaan jejak itu sendiri dan kondisi medan yang di hadapi. Jika rasanya seperti itu ditinggalkan 5)Tumbuhan yang daunnya tidak beraturan atau membentuk segmen. Misal umbi. 6)Khusus untuk jamur. asam. untuk mengetahui tumbuhan itu beracun atau tidak. Selain dipengaruhi oleh faktor kemampuan diri sendiri. Bila gatal dan menyengat. SURVIVAL Definisi Survival Arti survival sendiri terdapat berbagai macam versi. kalajengking. ular. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dari hewan : 1)hewan buas dan mengandung bisa. jangan dimakan! 4)Untuk tumbuhan yang memiliki rasa pahit. Salah satu cara untuk menghadapi situasi semacam itu adalah menguasai cara membaca jejak. misal : macan. yang akan kita bahas di sini hanyalah menurut versi pencinta alam S : Sadar dalam keadaan gawat darurat U : Usahakan untuk tetap tenang dan tabah R : Rasa takut dan putus asa hilangkan V : Vitalitas tingkatkan I : Ingin tetap hidup dan selamat itu tujuannya V : Variasi alam bisa dimanfaatkan . Kemahiran membaca jejak binatang juga bermanfaat untuk mengetahui ke arah mana binatang itu berjalan.Ragam dan jenis tumbuhan yang dapat dimanfaatkan bisa diidentifikasikan sbb : 1)bagi tumbuhan yang dikenal atau lazim dimakan dapat dimanfaatkan langsung. tumbuhan tersebut dapat dimanfaatkan. untuk mencobanya kita jilat dengan ujung lidah.

A : Asal mengerti.Pengetahuan orientasi medan .Latihan membuat trap. ingat-ingatlah arti survival ini.Latihan mengidentifikasikan tanaman .Semangat untuk tetap hidup . Peralatan . Sikap mental .Cara membuat api .Cara mengatasi gangguan binatang . Dan yang perlu ditekankan jika anda tersesat yaitu istilah "STOP" yang artinya : S : Stop & seating / berhenti dan duduklah T : Thingking / berpikirlah O : Observe / amati keadaan sekitar P : Planning / buat rencana mengenai tindakan yang harus dilakukan Mengapa Ada Survival? Timbulnya kebutuhan survival karena adanya usaha manusia untuk keluar dari kesulitan yang dihadapi. slamet Jika anda tersesat atau mengalami musibah. kembali ke atas Kebutuhan survival Yang harus dipunyai oleh seorang survivor 1.Pisau jungle . agar dapat membantu anda keluar dari kesulitan. dll 4. slaman. Kesulitan-kesulitan tsb antara lain : • Keadaan alam (cuaca dan medan) • Keadaan mahluk hidup disekitar kita (binatang dan tumbuhan) • Keadaan diri sendiri (mental. Kemauan belajar Langkah yang harus ditempuh bila saudara atau kelompok anda tersesat : . Pengalaman dan latihan .Cara membuat bivak .Cara mendapatkan makanan .Akal sehat . fisik.Kepercayaan diri . slumun.Cara memperoleh air . berlatih dan tahu caranya L : Lancar. Pengetahuan .Kotak survival .Disiplin dan rencana matang . dll 5.Kemampuan belajar dari pengalaman 2. dan kesehatan) Banyaknya kesulitan-kesulitan biasanya timbul akibat kesalahan-kesalahan kita sendiri.Cara mencari pertolongan 3.

Kemerosotan mental . Matahari / panas .Kelelahan .Sengatan panas Keadaan yang menambah parahnya keadaan panas : .Longgar .Demam .Malaria 4.• Mengkoordinasi anggota • Melakukan pertolongan pertama • Melihat kemampuan anggota • Mengadakan orientasi medan • Mengadakan penjatahan makanan • Membuat rencana dan pembagian tugas • Berusaha menyambung komunikasi dengan dunia kuar • Membuat jejak dan perhatian • Mendapatkan pertolongan Bahaya-bahaya dalam survival Banyak sekali bahaya dalam survival yang akan kita hadapi.Terlalu gemuk .Baru memperoleh vaksinasi .Kurang tidur .Persedian air .Penyakit kulit yang merata .Berpikir positif dan optimis .Sering berlatih .Dehidrasi Pencegahan keadaan panas : .Demam .Mengurangi aktivitas .Lengan panjang .Aklimitasi .Pernah mengalami sengatan udara panas . Serangan penyakit .Pakaian : . antara lain : 1.Persiapan fisik dan mental 2.Typus .Kelelahan panas .Kaos oblong 3. Ketegangan dan panik Pencegahan : .Disentri .Minum alkohol .Baru sembuh dari penyakit .Penyakit akut/kronis .Celana pendek .Garam dapur .Kejang panas .

nyeri dan kejang perut. sering berlatih 5.">Membuat Bivak (Shelter) Tujuan : untuk melindungi dari angin. Penyebab : Makanan dan minuman beracun Pencegahan : Air garam di minum Minum air sabun mandi panas Minum teh pekat Di tohok anak tekaknya 6. Keletihan amat sangat Pencegahan : Makan makanan berkalori Membatasi kegiatan 7. Shelter buatan dari alam c.Bahan kuat . Bahaya binatang beracun dan berbisa Keracunan Gejala : Pusing dan muntah. dll • Bunga kluwih dibakar • Gombal dan minyak tanah dibakar kemudian dimatikan sehingga asapnya bisa mengusir nyamuk • Gosokkan sedikit garam pada bekas gigitan nyamuk b. Lecet 9. Shelter buatan Syarat Shelter : . Laron • Mengusir laron yang terlalu banyak dengan cabe yang digantungkan . kurang dapat berpikir dengan baik. bisa pingsan.Bukan sarang nyamuk/serangga . histeris Penyebab : Kejiwaan dan fisik lemah. Kelaparan 8. dingin Jenis-jenis Shelter : a. Keadaan lingkungan mencekam Pencegahan : Usahakan tenang.Hindari daerah aliran air . Nyamuk • Obat nyamuk. lesu. panas. hujan. kejang-kejang seluruh badan.Di atas shelter tidak ada dahan pohon mati/rapuh .Jangan terlalu merusak alam sekitar .Terlindung langsung dari angin Mengatasi Gangguan Binatang a. autan. font-style: italic. kadang-kadang mencret. Kedinginan Untuk penurunan suhu tubuh < style="font-weight: bold.Gejala : Lemah. Shelter asli alam Gua : Bukan tempat persembunyian binatang Tidak ada gas beracun Tidak mudah longsor b.

Lebah Apabila disengat lebah : • Oleskan air bawang merah pada luka berkali-kali • Tempelkan tanah basah/liat di atas luka • Jangan dipijit-pijit • Tempelkan pecahan genting panas di atas luka d.c. Kalajengking dan lipan • Pijatlah daerah sekitar luka sampai racun keluar • Ikatlah tubuh di sebelah pangkal yang digigit • Tempelkan asam yang dilumatkan di atas luka • Bobokkan serbuk lada dan minyak goreng pada luka • Taburkan garam di sekeliling bivak untuk pencegahan Membuat Perangkap (Trap) Macam-macam Perangkap : • Perangkap model menggantung • Perangkap tali sederhana • Perangkap lubang jerat • Perangkap menimpa • Apace foot share Bahan : • tali/kawat • Umpan • Batang kayu • Cabang pohon Membaca Jejak Jenis : • Jejak buatan : dibuat oleh manusia • Jejak alami : tanda jejak sebagai tanda keadaan lingkungan Jejak alami biasanya menyatakan tentang : . Lintah Apabila digigit lintah : • Teteskan air tembakau pada lintahnya • Taburkan garam di atas lintahnya • Teteskan sari jeruk mentah pada lintahnya • Taburkan abu rokok di atas lintahnya e. Semut • Gosokkan obat gosok pada luka gigitan • Letakkan cabe merah pada jalan semut • Letakkan sobekan daun sirih pada jalan semut f.

seperti sabun kecuali sawo • Tanaman yang akan dimakan di coba dulu dioleskan pada tangan-lengan-bibir-lidah. air yang menetes dapat langsung ditampung atau diteteskan ke dalam mulut 3. Hujan Tampung dengan ponco atau-daun yang lebar dan alirkan ke tempat penampungan 2. caranya dengan menggali lubang di bawah batuan 5. Air yang tidak perlu dimurnikan : 1.• Jenis binatang yang lewat • Arah gerak binatang • Besar kecilnya binatang • Cepat lambatnya gerak binatang Membaca jejak alami dapat diketahui dari : • Kotoran yang tersisa • Pohon atau ranting yang patah • Lumpur atau tanah yang tercecer di atas rumput Air Seseorang dalam keadaan normal dan sehat dapat bertahan sekitar 20 ñ 30 hari tanpa makan. Dari tanaman rambat/rotan Potong setinggi mungkin lalu potong pada bagian dekat tanah. sehingga yang tersisa tinggal bawahnya lalu buat lubang maka air akan keluar. Air di daerah sungai yang kering.5 hari saja tanpa air. biasanya dapat keluar sampai 3 kali pengambilan Makanan Patokan memilih makanan : • Makanan yang di makan kera juga bisa di makan manusia • Hati-hatilah pada tanaman dan buah yang berwarna mencolok • Hindari makanan yang mengeluarakan getah putih. Apabila aman bisa dimakan • Hindari makanan yang terlalu pahit atau asam Hubungan air dan makanan • Untuk air yang mengandung karbohidrat memerlukan air yang sedikit • Makanan ringan yang dikemas akan mempercepat kehausan • Makanan yang mengandung protein butuh air yang banyak Tumbuhan yang dapat dimakan Dari batangnya : • Batang pohon pisang (putihnya) • Bambu yang masih muda (rebung) . Air yang didapatkan dengan menggali pasir di pantai (+ 5 meter dari batas pasang surut) 4. Dari tanaman Air yang terdapat pada bunga (kantung semar) dan lumut Air yang harus dimurnikan terlebih dahulu : 1. Air sungai tergenang 3. tunggu sesaat. caranya tebang batang pohon pisang. Air dari batang pisang. tapi orang tsb hanya dapat bertahan hidup 3 . Air sungai besar 2.

asam jawa. jamur kayu Ciri-ciri jamur beracun : • Mempunyai warna mencolok • Baunya tidak sedap • Bila dimasukkan ke dalam nasi. madu • Siput • Kadal : bagian belakang dan ekor • Katak hijau • Ular : 1/3 bagian tubuh tengahnya • Binatang besar lainnya Binatang yang tidak bisa dimakan • Mengandung bisa : lipan dan kalajengking • Mengandung racun : penyu laut • Mengandung bau yang khas : sigung Api . juwet Tumbuhan yang dapat dimakan seluruhnya : • Jamur merang.• Pakis dalamnya berwarna putih • Sagu dalamnya berwarna putih • Tebu Dari daunnya : • Selada air • Rasamala (yang masih muda) • Daun mlinjo • Singkong Akar dan umbinya : • Ubi jalar. talas. larva. nasinya menjadi kuning • Sendok menjadi hitam bila dimasukkan ke dalam masakan • Bila diraba mudah hancur • Punya cawan/bentuk mangkok pada bagian pokok batangnya • Tumbuh dari kotoran hewan • Mengeluarkan getah putih Binatang yang bisa dimakan • Belalang • Jangkrik • Tempayak putih (gendon) • Cacing • Jenis burung • Laron • Lebah . singkong Buahnya : • Arbei.

caranya dengan menggesek-gesekkan dua buah batang kayu sehingga panas dan kemudian dekatkan bahan penyala. sehingga seharusnya seorang pecinta alam yang biasa bergelut dengan alam bebas yang begitu luas dan amat buas sadar betul betapa pentingnya kerendahan hati dan kesadaran atas kekuasaan Illahi. tanah longsor mestinya menyadarkan seorang pecinta alam untuk selalu "prepare". orang yang sekedar menikmati keindahan dan pemandangan alam demi kepuasan pribadi tanpa memperhatikan kondisi alam itu sendiri Seperti seorang pendaki gunung yang begitu puas ketika tiba di puncak gunung tertinggi. 1. Selain persiapan fisik. Pengetahuan navigasi dan peta juga dibutuhkan agar tidak tersesat di alam bebas. saat ini pecinta alam menjadi kegiatan yang lebih menampilkan suatu gaya hidup. seperti badai. yang perlu diperhatikan adalah jangan membuat api terlalu besar tetapi buatlah api yang kecil beberapa buah. cermin kecil • Peluit • Korek api yang disimpan dalam tempat kedap air • Tablet garam.Bila mempunyai bahan untuk membuat api. atau daun aren Survival kit Ialah perlengkapan untuk survival yang harus dibawa dalam perjalanan : • Perlengkapan memancing • Pisau • Tali kecil • Senter • Cermin suryakanta. seperti hutan. orang yang mencintai alam. Bahan penyala yang baik adalah kawul terdapat pada dasar kelapa. harusnya sadar betapa kecilnya diri ini dibandingkan dengan begitu besarnya kuasa Sang Pencipta. angin puting beliung. Gesekan kayu dengan kayu. gurdikan kayu keras pada kayu lain sehingga terlihat asap dan sediakan bahan penyala agar mudah tebakar. Kondisi alam yagn kadang tidak terduga. Nilai utama dari kata pecinta alam. Seorang pendaki gunung paling tidak harus melakukan jogging minimal 3 kali satu minggu selama 1-2 jam sehari untuk melatih kekuatan tubuh dan napas ketika melakukan pendakian. Disinilah kedisiplinan dan keuletan seorang . norit • Obat-obatan pribadi • Jarum + benang + peniti Pecinta Alam Pecinta alam sebutan untuk sekelompok orang yang memberikan pertian lebih untuk alam dan lingkungan. gunung. sehingga terbakar 3.Tapi ada etika-etika yang mestinya diperhatikan oleh orang-orang yang menyebut dirinya pecinta alam. hal ini lebih baik dan panas yang dihasilkan merata. Seorang yang berada di alam liar. Cara ini adalah cara yang paling susah. Namun. Dengan lensa / Kaca pembesar Fokuskan sinar pada satu titik dimana diletakkan bahan yang mudah terbakar. Busur dan gurdi Buatlah busur yang kuat dengan mempergunakan tali sepatu atau parasut. seorang pecinta alam juga mesti menyiapkan mental dan pengetahuan survival. 2. memelihara dan melestarikan alam berubah fungsi penikmat alam. selalu mempersiapkan diri sebelum terjun ke alam liar.

eh malah terdampar di gurun Sahara hehehehe) atau tersesat di hutan ketika climbing. tapi sebenarnya Tuhan telah menyediakan air dipenjuru bumi ini. Jika kita terdampar bersama unta. Hewan mengandalkan instingnya untuk bertahan hidup sedangkan manusia mengandalkan akal dan ilmu pengetahuan.. Dalam kegiatan di alam bebas dibutuhkan kerja sama dengan team dan orang-orang di sekitar kita. Karena biasanya unta memiliki insting yang kuat untuk menemukan Oase 2.. maka kecil kemungkinan kita bakal bisa mempertahankan hidup.. Di sini seorang pecinta alam bukan hanya belajar mengenal alam tetapi juga belajar mengenal perilaku orang lain. Mia akan ngasih tips2. Berikut tipstisp untuk mendapatkan air di gurun pasir: 1. Dari sini dapat kita simpulkan kegiatan pecinta alam yang baik harusnya membuat seseorang menjadi : * Sadar akan kebesaran Allah swt * Disiplin dalam menjalani hidup * Mengerti dan memahami kondisi lingkungan SURVIVAL Adalah insting alami yang dimiliki semua makhluk hidup tak terkecuali manusia. ga salah juga kita mengetahui bagaimana bisa survive di keadaan tersebut. ada yang sulit didapat. biarkan unta tersebut mengambil kendali arah mana yang akan ditempuh. gimana agar bisa bertahan hidup jika kita misalnya terdampar di gurun pasir (siapa tau ntar jalan2 ke mesir. walau ga ada rencana kedua tempat tersebut. ada yang mudah didapat. GURUN PASIR Padang gurun adalah salah satu tempat yang sangat berbahaya di muka bumi karena panas dan sinar matahari membuat tubuh dehidrasi sehingga metabolisme menjadi kacau dan berujung ke kematian. karena insting kita ga setajam yang dimiliki hewan. So. Bedanya. Setiap orang akan mperlihatkan watak aslinya ketika orang tersebut dihadapkan pada kondisi yang sulit. akan tetapi tidka bisa bertahan tanpa air selaam satu minggu. Who's know kan. Kegiatan di alam bebas tidak bisa dilakuka sendirian. Jika misalnya Oase tidak kunjung ketemu sedangkan persediaan air sudah habis. Kematian yang sering disebaban oleh padang pasir adalah dehidrasi dan kedinginan saat malam hari.. Jika kita ga punya ilmu.pecinta alam diasah dan dilatih. kita bisa bertahan tanpa makanan selama 3 bulan. Kali ini. hal yang sangat terpaksa untuk dilakukan adalah membunuh si onta (hik hik hik) karena dipunuk onta memiliki . kecuali bagi orang-orang tertentu yang memang punya kemampuan dan keahlian khusus. Seperti yang kita ketahui. Apakah orang itu pemarah?mudah mengeluh? sombong?suka unjuk gigi (tonggos)?semua akan terlihat jelas ketika kita berada di alam bebas Namun yang paling terasa dan membuat setiap pecinta alam rindu kembali ke alam adalah kebersamaan yang tidak bisa dibayar dengan apapun.. apa yang akan kita lakukan jika kita kehabisan air di gurun pasir? Walau gurun pasir terlihat gersang tanpa air.

Jangan lupa kumpulkan ranting-ranting kering atau dedaunan dibawahnya. tali.. Demi bertahan. Jika ga ada korek api. 3. Ikat batu yang telah tajam tadi dengan serabut atau akar-akar pohon atau dari kulit kayu dengan kuat.. maka carilah bebatuan yang berbentuk lonjong pipih. Memang sih perlu waktu yang luamayan lama. runcingkanlah ujungujung kayu tersebut. makanan darurat seperti cokelat dan makanan energi lainnya. kita bisa mengambil air dari kaktus tersebut. ikan. Untuk membuat api (untuk keperluan memasak. karena hewan liar umumnya takut dengan api. 1.taruh wadah di ujung galian 3. Gunanya agar makhluk melata seperti kaki seribu atau kelabang. alat-alat P3K. Jika kita terdampar di gurun yang ada kaktusnya. ntar ga bisa napas lagi). Plastiknya jgn direnggang. Jika ga ada pisau. bisa membuat api dengan cara menggosok-gosokkan kayu dengan kayu (rada susah) atau menggesekkan batu dengan batu dengan cepat agar tercipat percikan api. jika tidak ada kayu-kayu kering atau benda untuk membuat api unggun..jika air dah terkumpul.buat lubang di tanah dengan bentuk kerucut. Asah-asah salah satu sisi batu tersebut agar tajam dengan bantuan batu lainnya. 4. suhu padang pasir akan sangat dingin. Seperti membawa kompas. so berusahalah. Saat malam tiba. dengan 'pisau' batu buatan tadi. tenda. atau burung) carilah kayu panjang yang cukup kuat. 2. Jika ingin membuat tombak (untuk berburu binatang seperti kelinci.cadangan air yang banyak.langsung bisa diminum 5. Nah.. sehingga bisa menolong kita survive lebih lama lagi. Jika anda kebetulan membawa garam. membuat tanda SOS atau untuk emnghangatkan diri) bisa di buat dengan bantuan korek api atau menggunakan bantuan kaca dengan cara memanfaatkan titik cahaya atau titik api dengan bantuan matahari. bagaimana kita akan dapat survival jika tidak dilengkapi oleh peralatan tersebut? (orang begomana sih yang pergi kehutan ga bawa perlengkapan apa-apa) tapi ini just in case aja. pisau. pasir juga menahan uap air didalam badan menguap ke udara. Tapi hati-hati dengan durinya.letakkan plastik lembaran di atasnya dan beri pemberat batu di atas plastik yg menutup wadah. Tidurlah didekat api unggun. Kira-kira sedalam setengah meter atau kuranglah 2. taburkanlah garam tersebut disekeliling anda tidur. Jika misalkan kayu tersebut susah diruncingkan dengan 'pisau' batu tadi karena seratnya alot. tapi longgarin agar membentuk kerucut juga. Karena selain bisa menghangati badan. dan kemudian jatuh mengalir ke wadah di bawahnya 4. Jika kita terdampar sendirian tanpa onta dan ga ada kaktus. maka selimutilah diri anda dengan pasir dengan cara menimbun badan dengan pasir (kepalanya janganikut ditimbun ma pasir juga. maka lakukan hal berikut untuk mendapatkan air. tentu saja kita membawa perlengkapan yang menunjang aktivitas kita tersebut. tunggu bbrp saat maka uap air akan terkumpul di bawah plastik. 1. 4. Akan tetapi. Maka buatlah api unggun untuk menghangatkan badan. Tapi namanya juga perlu. Garam biasanya akan membuat tubuh mereka pedih jadi mereka tidak akan . Siapa tau rencananya cuma piknik eh malah nyasar hehehehe. agar percikan apinya 'melompat' di atas dedaunan tersebut. HUTAN Jika kita berencana untuk melakukan perjalanan kehutan. dan perlengkapan standar lain-lainnya. pemantik api. 3. semut dan sejenisnya tidak menganggu anda. maka gunakan pisau buatan kita tadi sebagai mata tombak.

3. 4.. 7. air hujan. Definisi umum : Survival itu apa yach? Ada yang tau ga’? yup betul survival adalah suatu usaha dalam keadaan darurat alias kepepet untuk mempertahankan diri dari ancaman lingkungan agar terus dapat mempertahankan hidup dan melanjutkan kegiatan/tugas yang sedang dilaksanakannya. seperti jamur. 5. sobekan kain.. embun. Tapi ga semua tumbuhan itu aman untuk dimakan. atau kumpulan dedaunan) dan lain-lain tergantung kreativitas masingmasing hehehehe. mountaineering.Jangan memakan tumbuhan yang meragukan untuk dimakan. lubang pohon dan celah di batu besar. Carilah air untu bertahan hidup. Sumber air antara lain mata air. mencari air. . PIONEERING.Hindari tumbuhan bergetah putih. Intinya berusaha untuk hidup dengan kondisi apa adanya. Jika anda tidak berhasil membuat api unggun. membaca jejak.Variasikan makanan yang dimakan untuk menghindari akumulasi zat yang mungkin buruk bagi kesehatan . lumut. akar tanaman. Mang ga enak sih. meliputi : navigasi. tumbuhan (rotan. kantung semar). kecuali yang sudah dikenal aman dimakan .melewati daerah yang sudah ditaburi garam. Subyektif (jasmani rohani). merah dan panas pada tubuh. BOTANI DAN ZOOLOGI PRAKTIS. manaksir jarak dan ketinggian. PERSIAPAN PERJALANAN DAN KESEHATAN PERJALANAN. sungai. tidak berasa dan tidak berbau.Mencoba mencicipi sedikit atau mengoleskan ke kulit. dirikanlah shelter untuk anda tidur.. batang tanaman bahkan jika perlu. pisang.Jangan lupa berdoa dan terus berusaha kirimkan sinyal SOS dalam bentuk sinyal api atau cahaya senter. Karena terkadang tanaman ada yang bersifat racun yang dapat berakibat fatal bagi yang memakannya. hujan dan angin. komunikasi lapangan. 2. Jika tidak ada hewan yang anda temukan untuk dimakan (atau ga bisa nangkapnya). membuat api. akar gantung.mungkin ada yang bisa menambahkan hehehe. SALAM LESTARI UNTUK SEMUA PENDAKI SEJATI TEKNIK SURVIVAL HUTAN Teknik survival adalah bagian dari THAB yang mempunyai pokok bahasan : 1. Shelter adalah tempat perlindungan sementara yang dapat memberikan kenyamanan dan melindungi dari keadaan panas. buah-buahan. tapi daripada kelaparan dan lemes. dan hasil kondensasi tumbuhan dan air galian tanah. Namun penerapannya dipengaruhi oleh faktor-faktor : 1. dedaunan. 6. plastik atau menggunakan bahan dari alam seperti daun-daunan atau ranting. tali temali/jerat. bivak. Syarat-syarat fisik air bersih yang layak untuk diminum adalah tidak berwarna.Hindari tumbuhan berwarna mencolok. bendera (dari plastik. Biasanya ini terdapat dijenis jamur. pengetahuan medan. Biasanya tumbuhan yang berbahaya akan menimbulkan efek gatal. survival adalah usaha dalam keadaan terbatas untuk mengolah kebutuhan pendukung SAR secara maksimal dengan memanfaatkan factor alam yang ada . Faktor pendukung (sarana danprasarana kegiatan). . Berikut ciri-ciri tanaman yang tidak layak dimakan: . maka makanlah tumbuh-tumbuhan. Selain itu dapat dibuat dari tenda.. Shelter dapat menggunakan alam yang ada seperti gua. 2.apalagi yaaaa udah dulu deh sigitu dulu dari saya. Tapi tidak semua air yang bisa diminum. Obyektif (kondisi lingkungan/medan). Definisi khusus : Bagi para petugas SAR. Proses pelaksanaannya. dingin. 3.

Tersesat. 5. Membuat perlindungan sementara dan perlengkapannya. agar keadaan darurat tidak berlarut-larut dan yang sakit dapat segera ditolong. 2.Angka kuman 1 cc kurang dari 100 cc air. Sedang kebutuhan dasar air pada manusia minimal 2. Jadi memang teknik survival hutan perlu disegarkan kembali agar permasalahan yang kurang dalam hal kemampuan. Mampu mempraktekkan pengetahuan yang sesuai untuk kegiatan/tugas yang dikerjakan. Syarat Chemis . Syarat Bakteriologi . Terbatasnya perlengkapan. Syarat Fisik Tak berbau. Pembahasan ruang lingkup dibatasi.) dan terasing. jernih (kekeruhan 1mg/liter SiO2. 5. 3.OK!. tertekan. 2. . putus cinta (yee…. persiapan dan latihan sehingga dalam praktek yang sesungguhnya tidak menjadi persoalan baru yang lain selain operasi SAR itu sendiri.mencari sebab timbulnya keadaan darurat . Istirahat untuk mengembalikan kondisi. 2. air dan alat yang masih tersisa . tak berasa. Menilai kesehatan secara keseluruhan dari tim.disekitarnya sehingga kegiatan operasi SAR masih terlaksana. kecelakaan. Bahan makanan terbatas. Melakukan komunakasi bila mungkin.menyusun daftar makanan. tak berwarna dan sejuk (dibawah suhu sekitar). putus asa.membagi tugas AIR Kebutuhan Air Untuk kondisi manusia dapat hidup tanpa air dalam keadaan tubuh sehat maksimal selama empat hari. 4. Pengembangan teknis dan system pengelolaan survival. pengetahuan dan perlengkapan bisa diatasi dengan perencanaan. 2.menilai permasalahan yang sudah.Bakteri coli tak ada dalam 100 cc air. orang akan bertahan selama 3 minggu. Naik turunnya kebutuhan air tergantung pada aktivitas kegiatan dan makanan yang dimakan. 4. Syarat Mutu Air Air yang dikonsumsi manusia ideal harus memenuhi syarat sebagai berikut : 1. Kesehatan jasmani dan rohani contoh : tegangan emosi. juga dipengaruhi oleh kondisi cuaca atau alam. kesepian. Apa benar?kalau ga’ percaya buktikan sendiri.penentuan lokasi untuk pengelolaan keadaan darurat . ketakutan. Evaluasi : . 3. Pada prakteknya semua keadaan darurat yang terjadi dalam mengatasinya melalui tahap/tindakan : 1. luka.5 liter perhari. sedang dan akan terjadi . meliputi pemahaman : 1. 3. 3. Bila ada air tetapi tak ada makanan. Kondisi medan yang berat. Akan mati 8-12 hari. Keadaan darurat/terbatas ini meliputi : 1. Peralatan survival yang tepat.

Koagulasi yaitu pengendapan melalui zat kimia. NO2 Dalam praktek. racun. NH4. 5. Air kotor terpolusi (POLLUTED WATER) yaitu air yang mengandung bahan sampah. waduk. Untuk bahan alkali sama dengan FCl2. 2. 2. sesudah dimasak bisa diminum 4.Air dari tanaman : * kelapa. air hujan. Macam Air Mutu tingkat air dimulai dari kandungan zat-zat didalamnya 1.Air sumur.Delapan tetes yodium tinetur 2. radiology (kibira) atau jasad renik yang dapat menimbulkan sakit. unsur kimia biologi. bonggol pisang. Air terkontaminasi (CONTAMINATED WATER) yaitu air yang mengandung racun.Dicampur serbuk biji kelor 200mg/liter lalu diendapkan selama ½ jam. warna.Air tampungan dari embun 2. cara : . Air yang dapat dipakai (PORTABLE WATER) yaitu air yang bebas kibira. hidro darco Sumber Air 1. racun dan organisme. NO3 kurang dari 20 mg/liter.5%/liter air selama 10 menit . aqua nuchar. lumut . adalh dengan karbon aktif seperti : norit. 3. Air yang tidak perlu dimurnikan/palatable water ..Zat organic kurang dari 10 mg/liter . kemudian air dimasak (melalui proses penjernihan dan sterilisasi dengan obat). Tak bisa dipakai karena tidak memenuhi syarat fisik. Lumpur atau limbah. air langsung dapat diminum. Air yang dimurnikan . Penjernihan Air Supaya air menjadi “palatable water” tahap-tahapnya : 1. Sterilisasi yaitu untuk membunuh organisme penyebab penyakit.Mengandung fluor dan yodium . kaktus dipotong diperas * liana/rotan dengan memotong dekat tanah ditampung * palmae diambil niranya * ruas bambu. telaga. Air nyaman (PALATABLE WATER) yaitu air yang enak dan segar diminum. non alkali sama dengan Na2SO4.Zat yang ada kurang dari 100 mg/liter . mata air . Sedimentasi yaitu air didiamkan sampai kotoran mengendap sendiri atau dicampur AlOH. Untuk penghilang bau. 4. persyaratan diatas yang paling mudah dipenuhi adalah syarat fisik. NH4.Tak boleh mengandung gas H2S. 3. Walau rasa kurang enak. sungai.Air bron/mata air .Tablet halozone (untuk penjernih air) .KMnO4 (kalium permanganate) . Filtrasi yaitu untuk menjernihkan air dengan pasir atau saringan diatomis.

Jangan dibawah pohon dengan ranting lapuk.Digali bekas aliran sungai pada kelokan sebelah luar.Air yang tidak memenuhi syarat fisik. 4.. panas. namun harus memenuhi syarat pokok dari segi : 1. .Dari saluran air pada dinding lembah yang memotong lapisan berpori.Pada hutan lumut. Tanah mudah menyerap air/lekas kering. Jangan menghadap arah angin. Di pegunungan . Ada sumber air untuk minum atau masak pada jarak dekat. Pada tanah berbatu . Teknis A.Pada daerah granit cari pinggir bukit berumput paling hijau. 5. Mudah mengalirkan air kotor. Jangan dibawah atau diatas tebing. serangga. Tidak dilewati binatang. Daerah ketinggian. Maksud dari segi kesehatan : 1. 4. Dari tumbuh-tumbuhan. 4.Cari mata air pada daerah karst . binatang atauuntuk kebutuhan lain misalnya : posko komunikasi. bukan disungai kering. 2. 3. Pada tanah gembur . . air harus disterilkan. Menampung embun. Dekat sumber bahan. Dekat kayu baker. 2. 2. 3. .Air berlumpur . perbekalan. Tanah tidak berbau atau beruap. Maksud dari segi teknis : 1.Kadang terdapat genangan kecil. 3. Contoh : kuburan. Maka pembuatannya berdasarkan kebutuhan. 5. B. Sedang lokasi yang memenuhi syarat adalah : 1. Kesehatan 2. 2. Jenis/macam tempat perlindungan : . ambil lumut lalu peras.Cari pada daerah lembah atau lereng. Tujuan syarat pokok adalah agar pendirian bivak cepat dan tepat untuk keperluan tugas. Pencarian Air 1. TEKNIK SURVIVAL HUTAN II TEKNIK SURVIVAL HUTAN II BIVAK (Tempat Tinggal/Perlindungan Sementara) Tempat perlindungan sementara yang memenuhi syarat bisa melindungi diri dari hujan.

dahan kering. pohon.1. Semi permanent. gambut. 3. lang-alang. Alam : contoh yang lazim ialah ceruk-ceruk atau goa. segi empat. Penyala : kayu kecil. memasak. ranting pinus. Sementara. aren. Bila tanpa korek o lensa kamera. 2. MEMBUAT API Perlunya api pada kondisi darurat karena peranannya sebagai penghangat. mempunyai dinding dan pintu untuk keluar masuk.atap lebih rendah membuat suhu didalamnya lebih hangat b. 3.bisa bentuk miring atau tenda. kotoran binatang kering. Semi Permanen Menggunakan kerangka. jarak lantai dari tanah minimal 3 meter. lemak hewan. pisang hutan. isyarat. 2. rumput. 3. kelapa. arang. . Korek api yang baik. Sementara : a. Yang ada di alam. Contoh : gubug. Api : 1. serbuk kayu lapuk. Pemakaian yang tepat adalah pengambilan kecepatan dan sudut parang tertentu untuk . pala. Sedang pembuatan bivak dipengaruhi oleh bahan yang tersedia : 1. Pembakar : kayu mati. misal : o ponco/jas hujan o plastik besar bentuknya pun mengacu pada maksud tempat berlindung dibuat yaitu : segitiga. dll. o Batu api bila ada. dalam keadaan darurat cara ini adalh yang paling mudah dikerjakan dan hasilnya paling optimal. merebus air. dengan bahan-bahan ysng tersedia di alam. 2. talas dan lainnya untuk atap atau dinding 2. Bahan yang sudah dipersiapkan. Unsure pembentuk perapian : 1. Alam. Untuk daerah yang banyak binatang buas. setengah lingkaran. lumut kering 2. misal : o kayu/ranting untuk tiang o sulur rotan/ijuk aren untuk tali o macam-macam daun : nipah. PENGETAHUAN PISAU DAN KAMPAK Pisau Rimba Penggunaan Penggunaan pisau rimba harus dengan cara benar dan tepat dalam melintasi hutan. o Gesekan-gesekan bambu kering sampai panas sekali dan timbul bara. tenda/dome. lensa teropong (binocular) dengan memfokuskan cahaya matahari pada obyek yang dibakar. Tempat Perlindungan 1. o Dll. dengan ponco : . kulit palmae.

3. Perangkap kurungan Mekanisme adalah bila binatang masuk kurungan akan tertutup. 2. Obyek : binatang. Perawatan Sama dengan perawatan pisau. lalu diayun seperti cemeti dengan pergelangan tangan dan ibu jari dan sesaat sebelum kena sasaran dua jari lain yang longgar dieratkan. lambung. menjangan. 3. Biasakan diberi oli tebal bila tidak dipakai. Perangkap getah. Sudut pegangan kampak bila untuk memotong kayu adalah 45 derajat. Jerat yang mematikan 1. 5.a tapi tidak mematikan Obyek : rusa.a. Obyeknya : binatang buas seperti babi hutan. . Obyek : sam seperti 2. Bisa berwujud jebakan lubang atau tusukan benda runcing. JERAT DAN PERANGKAP Jerat Adalah tali Bantu untuk menghubungkan/menarik benda. Perangkap khusus misal : kelapa berlubang untuk monyet. Pegangan harus rata agar tidak melepuhkan tangan. 4. Dengan sudut besar pisau akan mental. Obyek : binatang buas besar. 1. 2. Kecepatan maksimum diperoleh dengan memegang pisau rimba kuat-kuat dengan ibu jari dan 2 jari lain terlepas. Perangkap jaring untuk burung atau kelelawar. Jerat pukul Mekanisme kerja adalh memukul/menindas obyek dengan benda berat. Kampak Penggunaan 1. Jerat mengikat Mekanisme seperti jerat 1. atau dari atas. Perawatan 1. Jerat tusuk Mekanisme kerja seperti anak panah dengan arah tusukan muka. dll. Ada bebarapa macam yang bisa digunakan untuk perangkap dan jerat binatang. Sudut kecil akan menyerempet sehingga membahayakan orang disekitar dan si penebang. 2. ayam hutan. Jerat mengikat Mekanisme kerja adalah menjerat leher/jalan nafas. Miringkan tebasan menjauhi badan dan tidak tegak lurus. asahlah bagian yang tajam sampai tipis debgan batu licin atau gerenda dan jangan sampai pisau panas agar mata pisau tajamnya tidak berkurang. Pancing untuk binatang/ikan. dll. Sudut yang baik untuk menebas adalah 45 derajat. 2. 6. 3. Bila perlu dipertajam.memperoleh hasil yang baik dan tidak terlalu berat. Pengayunan yang tepat akan memberi kekuatan dan memotong dengan beberapa kali pukul lebih dari sekali pukul. Untuk memotong dahan adalah dari batang kearah pucuk pohon dan bukan sebaliknya. bukan mendatar. 3. kera. 2. Jerat/perangkap hidup 1.

Tekut merupakan reaksi tubuh yang normal dan berfungsi menyiapkan tubuh dalam menghadapi kondisi. dan sebagainya. merencanakan. Apakah ada yang cedera? Berapa banyak persediaan makanan yang tersisa? Dalam lingkungan seperti apakah kita berada? U : Undue Haste makes wasteTindakan yang terburu-buru cenderung menghasilkan kesiasiaan. Inilah hal yang terpenting dalam berimprovisasi. mengusahakan kebutuhankebutuhan dasar dengan berimprovisasi. Merasa takut adalah normal dan perlu. tak ada jalan lain. tetapi bisa menjadi bahan dasar bivak. Berpikir dan bertindaklah dengan bijaksana. R : Remember where You are Pengenalan akan lingkungan/daerah sekitar memberikan rasa kenal yang berpengaruh terhadap rasa aman. Subyek yang melakukan nya disebut survivor. Ubahlah cara pandang terhadap apa yang ada. Panik akan mengakibatkan orang bertindak terburuburu dan membuang energi. Rencanakan sesuatu 5. Bagaimana kesehatan teman-teman maupun diri sendiri. I : ImproviseSalah satu cara mengatasi rasa takut adalah dengan mengisi waktu yang ada dengan kegiatan-kegiatan yang ditujukan pada usaha mengatasi kondisi survival. pengenalan medan merupakan hal yang esensial. Periksalah apa yang kita miliki pada saat itu 4. V : Vanquish fear and panicKuasailah rasa takut dan panik. Setiap langkah harus dipikirkan secara seksama. Jangan panik. Bertindaklah dengan tenang dan taktis Inti dari hal-hal di atas adalah bagaimana kita dapat mengikuti alur situasi yang sedang berlangsung. Namun rasa takut harus dikuasai dan dikontrol. Bila tidak maka rasa takut akan meningkat menjadi panik. Apapun yang kita putuskan untuk diam ataupun mencari bentuan. Panik juga dapat diakibatkan oleh rasa sepi. Beberapa hal yang diperlukan dalam survival antara lain : 1. Menerima kondisi yang ada dan berdasarkan hal itu. Berfikirlah secara jernih dan logis 3. tanpa dikendalikan oleh situasi tersebut. jangan cemas 2. kuasai diri. Jika kita berhasil keluar dari situasi dan kondisi tersebut berari kita survive (mampu mempertahankan diri). api. agar kita bisa survive seharusnya kita mengerti akan teknik survival. pakaian. Sebuah balok tidaklah sekedar sebuah balok.Survival adalah suatu usaha untuk mempertahankan diri dari suatu situasi dan kondisi yang mengancam keselamatan. setiap huruf dari kata “survival” merupakan singkatan dari langkah-langkah yang harus kita lakukan bila kita berhadapan dengan kondisi survival antara lain : S : Size up the situation Sadarilah kondisi survival ini. .Situasi dan kondisi yang mengancam keselamatan tersebut tidak pernah kita harapkan ketika resikoresiko tersebut tidak terprediksikan dan hambatan-hambatan tidak bisa kita atasi. yang mengakibatkan putus asa. Tindakan Dalam Menghadapi Kondisi SurvivalUsaha yang perlu kita lakukan agar dapat keluar dari kondisi survival dapat kita ketahui dari kata kunci survival itu sendiri.

Air 2. Berlatih dan tambah/tingkatkan pengetahuan tentang survival. Bila airnya payau dapat disaring dengan pasir. Pencarian air 1. Bagaimana sikap kita terhadap hidup akan mempengaruhi kemampuan untuk bertahan. Bila ada air tetapi tidak ada makanan. 2. Daerah PantaiGali bagian pasir yang lembab. Api 3. Syarat bakteriologiAngka kuman 1cc kurang dari 100. Syarat ChemisZat yag ada kurang dari 100 mg/lt. karena dasar lembah dekat dengan permukaan air tanah. tidak berarti bahwa pengetahuan harus diabaikan. Jika bertemu dengan penduduk setempat bersikaplah ramah. sehingga merasuk dan dapat dikerjakan secara otomatis. Perlindungan AirKebutuhan airUntuk kondisi normal manusia dapat hidup tanpa air dalam keadaan tubuh sehat maksimal selama 4 hari. Cari air di daerah lembah. tidak berasa. Daerah PegununganGalilah pada dearah bekas aliran sungai.Unsur-unsur tersebut adalah : 1. carilah rembesan air pada dinding lembah yang memotong aliran lava. Mereka lebih mengenal dan menguasai medan. orang akan bertahan selama 3 minggu. Dari kata-kata di atas dapat disimpulkan bahwa survival lebih merupakan sikap mental daripada penguasaan pengetahuan.V : Value living (Hargailah hidup!)Merupakan hal yang terpenting dalam kondisi survival. Meskipun demikian. carilah saluran air yang biasanya terdapat di sepanjang dinding lembah yang memotong lapisan pasir yang berpori. Jaminan yang terbaik adalah menguasai dan memahami teknik-teknik dan prosedur survival. Bakteri coli tidak ada dalam 100cc air3. 3. Pada hutan lumut. Zat organik kurang dari 10mg/lt.2. Syarat fisikTidak berbau.Syarat Mutu airAir yang dikonsumsi manusia ideal harus memenuhi syarat sebagai berikut :1. dan dengan itu keluar dari kondisi survival karena mereka menghargai hidup dan tidak beputus asa. Mengandung fluor dan yodium. sebab permukaannya mudah larut sehingga mudah dilalui air. setelah air keluar hentikan penggalian. Pada daerah berbatu granit air ada di pinggir. Pada daerah berbatu kapur dapat dijumpai banyak mata air. A : Act like the nativesBelajarlah dari penduduk setempat. ambillah bagian atas dari air tersebut. tidak berwarna dan sejuk (dibawah suhu sekitarI. galilah kemudian tunggu sampai air merembes keluar. Makanan 4. ambil lumut dan peras airnya. Pada daerah berbatu campur pasir. . Pada daerah berbatuBila daerah ini bekas aliran lava. pada bagian rumput yang paling hijau. jernih. Gali lubang kecil beberapa meter dari garis pantai saat pasang nail. Sedang kebutuhan manusia akan air minimal 2.5 lt/hari. Orang dapat bertahan/berimprovisasi. Akan mati 8-12 hari. L : Learn basic skills Belajarlah dan latihan teknik-teknik dasar. Biasanya ada air di bawah tanah atau di bawah batu. Unsur-Unsur SurvivalUnsur-unsur dimaksud adalah hal minimal yang harus diuasahakan agar kita berhasil dalam melakukan survival. sebab bagian bawah merupakan endapan air asin.

dan binatang lain. contoh : kuburan. pahit. menggunakan busur dan gurdi PerlindunganBiasanya disebut bivak/tempat perlindungan sementara. Tidak di hindari oleh hewan Kecuali tanaman-tanaman yang telah dikenal dengan baik sebaiknya syarat-syarat di atas dipenuhi. ular. Tujuan dari syarat-syarat dimaksud adalah agar dalam mendirikan bivak cepat dan tepat untuk keperluan tugas. Gesekan kayu dengan kayu. ranting pinus. Tidak terdapat bulu pada permukaan batang dan daun 3. dan masam bila dimakan 4. tanda permintaan pertolongan. penerangan. . dll. 2. panas. Tidak menimbulkan rasa panas. dll2. Alam contoh yang lazim adalah ceruk-ceruk atau gua. Tidak bergetah susu. PembakarKayu mati. sedang lokasi yang memenuhi syarat adalah daerah ketinggian. Ciri-ciri tumbuhan yang dapat dimakan adalah: 1. kulit palmae. Syarat teknisDekat sumber bahan bivak. Contoh : cacing. Hindari mengkonsumsi satu jenis tumbuhan secara berlebihan. rumput. babi hutan. akan tetapi harus memenuhi syarat melindungi diri dari hujan. PenyalaKayu kecil. Tidak berbau langu 5.Pada umumnya hewan dapat dimakan. Warnanya tidak mencolok6. bukan di sungai kering dan jangan dibawah pohon dan ranting lapuk. dll Unsur pembuat api : 1. Syarat KesehatanAda sumber air untuk makan dan minum pada jarak yang dekat. serbuk kayu. belalang. 2. dll 2. ayam hutan. memasak makanan. meningkatkan kondisi psikis. teropong. dingin. dllPenyala api darurat1. serangga. ApiApi diperlukan sebagai pemberi kehangatan. bahan makanan tersebut bisa berupa hewan maupun tanaman. Berbagai benda yang mengandung lensa. yang biasanya menyebabkan rasa gatal di mulut dan warnanya mudah berubah bila bereaksi dengan udara. dekat kayu bakar. dahan kering.Jenis dan macam tempat perlindungan : 1. Tanah tidak berbau atau beruap. mudah mengalirkan air yang kotor.MakananPada bahasan kali ini dimaksudkan agar kita dapat bertahan dengan mengkonsumsi makanan yang ada di sekitar kita. contoh : kamera. kotoran binatang yang kering. tanah mudah menyerap air/cepat kering. biasanya menggunakan bambu 3.Syarat mendirikan bivak antara lain : 1.

contohnya gubug. dahan . mempunyai dinding.dengan ponco . atap yang rendah biasanya membuat suhu di dalamnya lebih hangat. dan lain-lain.dengan menggunakan bahan-bahan yang tersedia di alam. bisa bentuk miring atau tenda.semi permanen. tenda . contohnya daun palmae. ranting.daun.2. sementara.. dan pintu. menggunakan kerangka.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful