TEKNIK MENUTUP RAPAT

Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
I.       TEKNIK MENUTUP RAPAT

: MERENCANAKAN DAN MENGELOLA
PERTEMUAN RAPAT

: Mengelola Pertemuan/Rapat : Menyelenggarakan Pertemuan/Rapat

Siswa dapat menjelaskan teknik membuka dan menutup rapat Siswa dapat membuka dan menutup rapat Siswa dapat menjelaskan teknik memimpin rapat Siswa dapat memimpin rapat Siswa dapat menjelaskan teknik mengajukan pendapat dan bertanya Siswa dapat mengajukan pendapat dalam bertanya

II.   

TUJUAN PEMBELAJARAN Siswa mampu membuka dan menutup rapat Siswa mampu memimpin rapat Siswa mampu mengajukan pendapat dan bertanya dalam rapat

III.

URAIAN MATERI Sebuah pertemuan dapat terwujud dengan berhasil, apabila semua faktor pendukungnya tersedia. Yang termasuk faktor pendukung penyelenggaraan sebuah rapat antara lain;

A. Prosedur Pertemuan Prosedur merupakan tahapan kegiatan untuk menyelesaikan suatu aktivitas. Adapun prosedur pertemuan atau rapat secara umum. 

e. Berikut ini beberapa ketentuan tentang cara seseorang menutup pembicaraan. Pemimipin rapat harus dapat menutup rapat dengan baik. Berikan penegasan atau penekanan pada tujuan dari pembicaraan. d. berguna untuk menggugah kembali minat dna perhatian para pendengar terhadap isi pembicaraan yang telah dibahas. Menyusun ringkasan atau kesimpulan. pendidikan. Pembicara harus mengetahui kondisi para pendengar seperti sifat pendengar. Gunakan kalimat yang singkat. Misalnya: “Saudara-saudara harus berjuang dengan keras karena produksi barang yang terbaru menentukan kelanjutan pabrik kita. Kalimat pembuka berisi uraian secara umum tentang materi/topik yang dibahas. Teknik menutup rapat yaitu sebagai berikut: a. Kalimat pembuka berisi kalimat yang membangkitkan motivasi para pendengar secara cermat. Kalimat pembuka harus menarik atau memikat. Kalimat penutup. f. anekdot.B.” Rapat yang berlangsung beberapa waktu. c. agar para pendengar mengingat kembali garis besar isi pembicaraan sehingga melalui ringkasan ini para pendengar mengetahui secara jelas isi dan maksud pembicaraan. dalam menyampaikan pengarahan kepada manajer produksi. peribahasa. mengungkapkan sesuatu yang unik dan istimewa. Keterampilan Dalam Rapat 1. kata bijak dan kutipan dari kitab suci. Selain itu dalam hal-hal yang dianggap penting perlu diulang-ulang agar terserap dengan jelas oleh para pendengar. b. pada akhirnya akan ditutup. sehingga rapat tidak berlarut-berlarut. Sebagai contoh : Seorang Manajer. Pada awal pembicaraan dapat dipakai beberapa teknik seperti penggunaan data. maka kalimat pembuka cukup terdiri atas beberapa kalimat yang mengandung kesan positif. Topik-topik ini akan menjadi alat pendorong atau memotivasi pendengar untuk mengetahui lebih lanjut hasil akhir pembicara. b. Teknik membuka rapat sebagai berikut: a. yaitu: . suasana yang terjadi. jelas tetapi langsung menarik perhatian para pendengar. Teknik Membuka dan Menutup Rapat Ketika rapat diselenggarakan terdapat dua acara rapat yang harus selalu ada yaitu pembukaan dan penutup rapat. membuat pertanyaan.

Seorang pemimpin dapat mengendalikan rapat. syair. dalam teknik ini pemimipin rapat membiarkan peserta berbicara langsung tanpa harus melalui pemimpin rapat. 2) Pengendalian secara ketat (closed controlled). 3) Pengendalian rapat gabungan bebas terbatas dan ketat. 2) Pada akhir pembicaraan tidak perlu dikemukakan bahwa pembicaraan tidak perlu dikemukakan bahwa pembicara berniat mengakhiri pembicaraan dengan mengungkapkan kalimat yang berlebihan.1) Kalimat penutup harus diucapkan pembicara karena merupakan hal penting yang akan diingat oleh para pendengar sehingga berkesan. Jalannya suatu rapat ditentukan pemimpin dan peserta yang terlibat dalam rapat. Seorang pemimpin rapat harus memiliki pengetahuan yang luas terutama yang berkaitan dengan pokok masalah yang sedang dibahas . Pengendalian ini memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada peserta rapat untuk mengeluarkan pendapatnya dan apabila keadaan sudah mulai kurang . 4) Beberapa cara untuk membuat kalimat penutup pembicaraan. antara lain: a. yaitu: a) Mengulangi inti pembicaraan dengan penjelasan yang singkat b) Beerisi anjuran agar pendengar melakukan suatu tindakan c) Berisi pujian kepada pendengar d) Usahakan agar pendengar merasa senang. 3) Persiapkan dengan sebaik-baiknya kalimat penutup pembicaraan. 5) Bahasa yang digunakan santun dan komunikatif 2. kata bijak daari orng terkenal. pengendalian rapt yang menggabungkan antara bebas terbatas dan ketat. senyum bahkan tertawa e) Penutup dapat diakhiri dengan peribahasa. Sifat dan sikap yang harus dimiliki seorang pemimpin rapat. Pengendalian rapat oleh pemimpin rapat terdapt tiga macam cara. Antara kalimat pembuka dan penutup harus ada hubungannya. sebagai berikut: 1) Pengendalian secara bebas terbatas (overhead). b. pengendalian rapat dengan cara ini peserta rapat ketika berbicara dibatasi. Peserta rapat dapat berbicara apabila diizinkan olleh pemimpin rapat. kutipan dari kitab suci yang sesuai. Teknik Memimpin Rapat Pihak-pihak yang terlibat dalam suatu rapat adalah pemimpin rapat dan peserta rapat.

. Pemimpin rapat harus mempunyai sifat yang adil. memberikan kesempatan kepada para peserta untuk mengemukakan pendapat. Fungsi pemimpin rapat. Pemimpin rapat harus mampu mengatur lalu lintas jalannya rapat. Seorang pemimpin rapat pada saat memimpin rapat harus sudah mengetahui fungsi atau kegunaan dari seorang pemimpin rapat. Pemimpin rapat dapat mengelola secara terarah daalm mencapai tujuan rapat. tidak ikut terlibat langsung dalam jalannya rapat. berwibawa dan tegas. b. Sebagai pengarah. Sebagai fasilitator. merasa paling berasa dan merasa paling mengetahui segala hal sehingga kurang memberikan kesempatan kepada peserta rapat untuk mengemukakan pendapatnya. dapat memberikan fasilitas atau kemudahan bagi peserta rapat untuk mencari solusi jika rapat mengalami kemacetan atau kebuntuan. berperan aktif. pandangan. Tipe Otoriter Ciri-ciri tipe pemimpin ini suka memaksakan kehendak. Tipe Laizess-Faire Tipe Laizess-Faire atau tipe liberal maksudnya pemimpin rapat memberikan kebebasan kepada para peserta rapat untuk mengendalikan jalannya rapat. pemimpin rapat langsung menggunakan cara pengendalian ketat sehingga keadaan normal kembali. b. pertanyaan atau saran-saran.terkendali. Tipe Demokratis Tipe demokratis maksudnya seorang pemimpin yang bersifat adil. Seorang pemimpin memiliki sifat dan tipe yang berbeda-beda. Pemimpin bersifat pasif. Pemimpin tipe ini menyerahkan segala sesuatunya kepada para peserta rapat. c. pemimpin berusaha untuk membimbing dan mengarahkan peserta rapat. Pemimpin rapat berusaha agar seluruh peserta rapat memiliki kesempatan untuk memberikan gagasan. tidak memihak. antara lain sebagai berikut: a. f. terbuka. d. c. e. Pemimpin rapat digolongkan ke dalam tiga tipe yaitu: a. seorang pemimpin harus lebih siap dan lebih menguasai permasalahan daripada peserta rapat yang lain agar dapat mengarahkan rapat dengan baik. Seorang pemimpin harus memiliki keterampilan berkomunikasi ketika memimpin rapat. jujur .

Pemersatu. harus dapat bertindak sebagai penengah jika terjadi pertentangan atau perbedaan pendapat diantara para peserta rapat. kemauan dan kemampuan bekerja tinggi. Sebagai penentu keputusan. Menjawab pertanyaan dengan singkat. Seorang pemimpin harus berusaha untuk memahami sifat-sifat atau karakter setiap peserta rapat. Tidak emosional bila terdapat pertanyaan yang bersifat menguji kepandaian pembicara. Menjawab pertanyaan dengan jujur dan objektif. Seorang pemimpin rapat harus mempersiapkan diri nila ada pertanyaan. harus mampu memberikan semangat ketika rapat berjalan lamban dan membosankan. g. karakter dari tipe pemersatu biasanya beertindak sebagai juru damai. tidak turut berperan serta secara aktif dalam rapat d. Sebagai penengah/katalisator. c. bila pembicara tidak mengetahui jawabannya secara pasti lebih baik berterus terang. b. bertindak sebagai penghubung antara yang satu dengan yang lain baik perorangan maupun kelompok. e. e. Menunggu pendengar menyelesaikan pertanyaannya (tidak memotong pertanyaan pendengar). Beberapa tipe peserta rapat. Menjawab pertanyaan hendaknya pandangan mata ditujukan kepada pendengar. Sebagai motivator. f.c. Mendengarkan dengan seksama dan penuh perhatian terhadap pertanyaan yang diajukan pendengar. Menjawab pertanyaan disertai bukti dan contoh agar jawaban pembicara dapat dipertangungjawabkan kebenarannya. c. Pemberi Semangat. biasanya mempunyai sifat penggerak. Pendengar. . jelas namun mencapai sasaran. termasuk tipe peseta rapat yang pasif. d. b. Untuk menjaga segala kemungkinan serta memberikan jawaban yang memuaskan terhadap setiap pertanyaan peserta maka pemimpin rapat harus memperhatikan halhal berikut: a. yaitu sebagai berikut: a. harus memperhatikan dengan sungguh-sungguh isi pembicaraan agar dapat mengumpulkan data dan membuat keputusan yang tepat. d. Ketika rapat biasanya ada tahap tanya jawab. Perantara.

Penyerang. Setiap peserta rapat mempunyai tugas dan tanggung jawab masing-masing. selalu memberikan informasi karena mempunyai pengalaman dan pengetahuan yang cukup banyak. f. g. tipe peserta ini bersifat pendobrak. biasanya akan muncul pada saat pelaksanaan rapat menemui kemacetan atau kebuntuan karena kurangnya atau tidak adanya data-data yang jelas untuk menyelesaikan masalah yang dibahas.    TUJUAN PEMBELAJARAN Siswa mampu membuka dan menutup rapat Siswa mampu memimpin rapat Siswa mampu mengajukan pendapat dan bertanya dalam rapat .       : Kompetensi Kejuruan : Mengelola Pertemuan/Rapat : Menyelenggarakan Pertemuan/Rapat : 118 INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI Siswa dapat menjelaskan teknik membuka dan menutup rapat Siswa dapat membuka dan menutup rapat Siswa dapat menjelaskan teknik memimpin rapat Siswa dapat memimpin rapat Siswa dapat menjelaskan teknik mengajukan pendapat dan bertanya Siswa dapat mengajukan pendapat dalam bertanya II. Inisiatif. pendapat dan sikap orang lain sehingga dapat menimbulkan perdebatan dan peerpecahan.e. Pemberi informasi. Modul Mengelola Pertemuan / Rapat IV MODUL Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Kode Kompetensi I. mudah bergaul dan dapat dipercaya. menentang terhadap masalah yang dibahas.

yaitu:   Prapersiapan. Kalimat pembuka harus menarik atau memikat. . pemimpin dan peserta rapat. URAIAN MATERI Sebuah pertemuan dapat terwujud dengan berhasil. jelas tetapi langsung menarik perhatian para pendengar. Penggandaan dan pendistribusian. tujuan dan maksud rapat. pendidikan. menyiapkan peralatan perlengkapan lunak dan keras. mengirimkan notula rapat sebelumnya. dalam rapat semua peserta memiliki hak untuk berbicara dan mempunyai kewajiban untuk menyumbangkan hasil pemikiran. seperti menentukan dan menyusun acara rapat. Yang termasuk faktor pendukung penyelenggaraan sebuah rapat antara lain.   Pelaksanaan. Berikan penegasan atau penekanan pada tujuan dari pembicaraan. Selain itu dalam hal-hal yang dianggap penting perlu diulang-ulang agar terserap dengan jelas oleh para pendengar. menata ruang rapat.III. notula rapat harus digandakan dan didistribusikan kepada peserta rapat baik yang hadir maupun yang tidak hadir pada waktu rapat. A. Keterampilan Dalam Rapat 1. Gunakan kalimat yang singkat. seperti menentukan masalah. peralatan menulis. b. e. menyusun undangan rapat. B. Adapun prosedur pertemuan atau rapat secara umum. apabila semua faktor pendukungnya tersedia. Kalimat pembuka berisi uraian secara umum tentang materi/topik yang dibahas. Persiapan. suasana yang terjadi. Prosedur Pertemuan Prosedur merupakan tahapan kegiatan untuk menyelesaikan suatu aktivitas. Kalimat pembuka berisi kalimat yang membangkitkan motivasi para pendengar secara cermat. Pembicara harus mengetahui kondisi para pendengar seperti sifat pendengar. Teknik Membuka dan Menutup Rapat Ketika rapat diselenggarakan terdapat dua acara rapat yang harus selalu ada yaitu pembukaan dan penutup rapat. Topik-topik ini akan menjadi alat pendorong atau memotivasi pendengar untuk mengetahui lebih lanjut hasil akhir pembicara. menempatkan peserta sesuai dengan fungsi dan kedudukannya. c. Teknik membuka rapat sebagai berikut: a. d.

yaitu: 1) Kalimat penutup harus diucapkan pembicara karena merupakan hal penting yang akan diingat oleh para pendengar sehingga berkesan. dalam menyampaikan pengarahan kepada manajer produksi. pada akhirnya akan ditutup. 3) Persiapkan dengan sebaik-baiknya kalimat penutup pembicaraan. syair.” Rapat yang berlangsung beberapa waktu. kata bijak dan kutipan dari kitab suci.f. kutipan dari kitab suci yang sesuai. anekdot. Pemimipin rapat harus dapat menutup rapat dengan baik. mengungkapkan sesuatu yang unik dan istimewa. Sebagai contoh : Seorang Manajer. membuat pertanyaan. yaitu: a) Mengulangi inti pembicaraan dengan penjelasan yang singkat b) Beerisi anjuran agar pendengar melakukan suatu tindakan c) Berisi pujian kepada pendengar d) Usahakan agar pendengar merasa senang. Kalimat penutup. maka kalimat pembuka cukup terdiri atas beberapa kalimat yang mengandung kesan positif. 4) Beberapa cara untuk membuat kalimat penutup pembicaraan. peribahasa. berguna untuk menggugah kembali minat dna perhatian para pendengar terhadap isi pembicaraan yang telah dibahas. b. kata bijak daari orng terkenal. sehingga rapat tidak berlarut-berlarut. 2) Pada akhir pembicaraan tidak perlu dikemukakan bahwa pembicaraan tidak perlu dikemukakan bahwa pembicara berniat mengakhiri pembicaraan dengan mengungkapkan kalimat yang berlebihan. agar para pendengar mengingat kembali garis besar isi pembicaraan sehingga melalui ringkasan ini para pendengar mengetahui secara jelas isi dan maksud pembicaraan. Pada awal pembicaraan dapat dipakai beberapa teknik seperti penggunaan data. Misalnya: “Saudara-saudara harus berjuang dengan keras karena produksi barang yang terbaru menentukan kelanjutan pabrik kita. senyum bahkan tertawa e) Penutup dapat diakhiri dengan peribahasa. Berikut ini beberapa ketentuan tentang cara seseorang menutup pembicaraan. Menyusun ringkasan atau kesimpulan. 5) Bahasa yang digunakan santun dan komunikatif . Antara kalimat pembuka dan penutup harus ada hubungannya. Teknik menutup rapat yaitu sebagai berikut: a.

Seorang pemimpin dapat mengendalikan rapat. Proses jalannya rapat diperhatikan dengan seksama oleh pemimpin rapat. tidak memihak. Jalannya suatu rapat ditentukan pemimpin dan peserta yang terlibat dalam rapat. 3) Pengendalian rapat gabungan bebas terbatas dan ketat. Peserta rapat dapat berbicara apabila diizinkan olleh pemimpin rapat. Pengendalian ini memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada peserta rapat untuk mengeluarkan pendapatnya dan apabila keadaan sudah mulai kurang terkendali. berwibawa dan tegas. Sifat dan sikap yang harus dimiliki seorang pemimpin rapat. Pengendalian rapat oleh pemimpin rapat terdapt tiga macam cara. c. pemimpin rapat langsung menggunakan cara pengendalian ketat sehingga keadaan normal kembali. f. Teknik Memimpin Rapat Pihak-pihak yang terlibat dalam suatu rapat adalah pemimpin rapat dan peserta rapat.2. d. Pemimpin rapat dapat mengelola secara terarah daalm mencapai tujuan rapat. Seorang pemimpin memiliki sifat dan tipe yang berbeda-beda. jujur . membuka internet dan lain-lain. dalam teknik ini pemimipin rapat membiarkan peserta berbicara langsung tanpa harus melalui pemimpin rapat. Seorang pemimpin harus memiliki keterampilan berkomunikasi ketika memimpin rapat. Tipe Otoriter . e. Seorang pemimpin rapat harus memiliki pengetahuan yang luas terutama yang berkaitan dengan pokok masalah yang sedang dibahas menambah wawasan dengan membaca berbagai buku. Pemimpin rapat harus mampu mengatur lalu lintas jalannya rapat. 2) Pengendalian secara ketat (closed controlled). b. antara lain: a. Pemimpin rapat berusaha agar seluruh peserta rapat memiliki kesempatan untuk memberikan gagasan. Pemimpin rapat digolongkan ke dalam tiga tipe yaitu: a. pengendalian rapat dengan cara ini peserta rapat ketika berbicara dibatasi. Pemimpin rapat harus mempunyai sifat yang adil. pengendalian rapt yang menggabungkan antara bebas terbatas dan ketat. sebagai berikut: 1) Pengendalian secara bebas terbatas (overhead).

Seorang pemimpin rapat pada saat memimpin rapat harus sudah mengetahui fungsi atau kegunaan dari seorang pemimpin rapat. Sebagai penengah/katalisator. Sebagai fasilitator. berperan aktif. Tipe Laizess-Faire Tipe Laizess-Faire atau tipe liberal maksudnya pemimpin rapat memberikan kebebasan kepada para peserta rapat untuk mengendalikan jalannya rapat. terbuka.Ciri-ciri tipe pemimpin ini suka memaksakan kehendak. c. harus dapat bertindak sebagai penengah jika terjadi pertentangan atau perbedaan pendapat diantara para peserta rapat. merasa paling berasa dan merasa paling mengetahui segala hal sehingga kurang memberikan kesempatan kepada peserta rapat untuk mengemukakan pendapatnya. b. . Pemimpin bersifat pasif. pandangan. memberikan kesempatan kepada para peserta untuk mengemukakan pendapat. Tipe Demokratis Tipe demokratis maksudnya seorang pemimpin yang bersifat adil. d. e. c. Pemimpin tipe ini menyerahkan segala sesuatunya kepada para peserta rapat. antara lain sebagai berikut: a. seorang pemimpin harus lebih siap dan lebih menguasai permasalahan daripada peserta rapat yang lain agar dapat mengarahkan rapat dengan baik. tidak ikut terlibat langsung dalam jalannya rapat. Sebagai pengarah. harus memperhatikan dengan sungguh-sungguh isi pembicaraan agar dapat mengumpulkan data dan membuat keputusan yang tepat. Fungsi pemimpin rapat. pemimpin berusaha untuk membimbing dan mengarahkan peserta rapat. Sebagai penentu keputusan. Sebagai motivator. b. harus mampu memberikan semangat ketika rapat berjalan lamban dan membosankan. pertanyaan atau saran-saran. dapat memberikan fasilitas atau kemudahan bagi peserta rapat untuk mencari solusi jika rapat mengalami kemacetan atau kebuntuan.

Menunggu pendengar menyelesaikan pertanyaannya (tidak memotong pertanyaan pendengar). Perantara. . Menjawab pertanyaan hendaknya pandangan mata ditujukan kepada pendengar. Pemberi Semangat. b. Penyerang. kemauan dan kemampuan bekerja tinggi. Seorang pemimpin harus berusaha untuk memahami sifat-sifat atau karakter setiap peserta rapat. termasuk tipe peseta rapat yang pasif. g. mudah bergaul dan dapat dipercaya. g. e. Pemberi informasi.Ketika rapat biasanya ada tahap tanya jawab. bertindak sebagai penghubung antara yang satu dengan yang lain baik perorangan maupun kelompok. c. Inisiatif. Untuk menjaga segala kemungkinan serta memberikan jawaban yang memuaskan terhadap setiap pertanyaan peserta maka pemimpin rapat harus memperhatikan halhal berikut: a. tidak turut berperan serta secara aktif dalam rapat d. Menjawab pertanyaan dengan jujur dan objektif. bila pembicara tidak mengetahui jawabannya secara pasti lebih baik berterus terang. Menjawab pertanyaan dengan singkat. c. e. yaitu sebagai berikut: a. pendapat dan sikap orang lain sehingga dapat menimbulkan perdebatan dan peerpecahan. Tidak emosional bila terdapat pertanyaan yang bersifat menguji kepandaian pembicara. jelas namun mencapai sasaran. tipe peserta ini bersifat pendobrak. Menjawab pertanyaan disertai bukti dan contoh agar jawaban pembicara dapat dipertangungjawabkan kebenarannya. Mendengarkan dengan seksama dan penuh perhatian terhadap pertanyaan yang diajukan pendengar. biasanya akan muncul pada saat pelaksanaan rapat menemui kemacetan atau kebuntuan karena kurangnya atau tidak adanya data-data yang jelas untuk menyelesaikan masalah yang dibahas. f. d. menentang terhadap masalah yang dibahas. Seorang pemimpin rapat harus mempersiapkan diri nila ada pertanyaan. selalu memberikan informasi karena mempunyai pengalaman dan pengetahuan yang cukup banyak. karakter dari tipe pemersatu biasanya beertindak sebagai juru damai. Pemersatu. Beberapa tipe peserta rapat. biasanya mempunyai sifat penggerak. Setiap peserta rapat mempunyai tugas dan tanggung jawab masing-masing. Pendengar. f. b.

Beberapa fungsi atau kegunaan peserta rapat. c. b. Memakai kata-kata yang lugas. Menghindarkan pemakaian istilah atau kata asing yang tidak dipahami oleh pembicara dan tidak sesuai dengan umur. . yaitu: a. Menghindarkan pemakaian kata-kata yang bermakna konotatif d. jelas dan tepat sesuai kaidah bahasa. sederhana b. pendapat-pendapat yang disampaikan oleh peserta rapat haruslah berdasarkan data-data yang benar dan rasional. Sebagai penerima hasil keputusan. 3. e. Pembicara harus berusaha mengungkapkan uaraiannya dengan menggunakan bahasa yang efektif. d. rapat diadakan dengan suatu tujuan agar tujuan tercapai. setelah rapat selesai dan dihasilkan keputusan yang harus disepakati bersama oleh peserta rapat sehingga peserta rapat harus berusaha untuk menerima hasil keputusan. Memakai kata-kata yang singkat. Sebagai penyumbang pendapat. peran serta seluruh peserta rapat sangat diharapkan untuk menyumbangkan pendapat. Sebagai penyumbang data. Penyampaian pendapat tidak meyimpang dari tema Jangan merasa pendapat sendirilah yang paling benar dan harus menghargai pendapat orang lain. antara lain. pada saat rapat berlangsung notulis bertugas untuk mencatat hal-hal penting berupa garis besar inti rapat. tingkat social dan pendidikan para pendengar e. Sebagai pembantu pimpinan. Hal-hal yang harus diperhatikan oleh pembicara agar bahasa yang digunakan ketika menyampaikan pendapat dapat berlangsung secara efektif. Sebagai penyimpul. Teknik Mengajukan Pendapat dan Bertanya Dalam Rapat Bila seseorang akan menyampaikan pendapat dalam rapat dengan tujuan memberitahukan pendengar maka hal yang diharapkan pembicara ialah pendengar memahami dengan jelas segala sesuatu yang dikemukakan oleh pembicara. a. f. c. harus mampu membantu pimpinan rapat agar dapat menjalankan rapat dengan baik dan diperoleh keputusan rapat yang memuaskan semua pihak.

Teknik bertanya dalam rapat. Pada saat rapat bila akan mengajukan pertanyaan harus dilakukan dengan teknik atau cara yang tepat. f. e.Salah satu acara rapat yang biasanya ada tahap tanya jawab. i. g. Pertanyaan umum (overhead question) adalah pertanyaan yang diajukan oleh pemimpin rapat kepada seluruh peserta rapat dengan tujuan agar setiap peserta turut aktif untuk berpikir mencarai jawabannya. suatu pertanyaan yang diungkapkan padahal jawabannya telah ada dalam pertanyaan itu sendiri. pertanyaan yang diajukan karena ingin memberikan penghargaan kepada orang yang telah menyatakan pendapat yang baik. 3. . Pertanyaan dipindahkan (relay question) atau pertanyaan dialihkan atau dipindahlan kepada peserta lain yang diperkirakan dapat menjawab atau agar jawabannya dipikirkan bersama oleh forum rapat. yaitu sebagai berikut: a. Teknik Mengajukan Pendapat dan Bertanya Dalam Rapat Bila seseorang akan menyampaikan pendapat dalam rapat dengan tujuan memberitahukan pendengar maka hal yang diharapkan pembicara ialah pendengar memahami dengan jelas segala sesuatu yang dikemukakan oleh pembicara. Pertanyaan langsung (direct question) adalah pertanyaan yang diajukan oleh pemimpin rapat kepada seorang peserta rapat dengan tujuan untuk memberikan motivasi atau dorongan kepada peserta rapat yang mempunyai sifat pemalu/penakut. Leading Question. agar aktif dalam kegiatan rapat biasanya dilakukan oleh pemimpin rapat b. Pembicara harus berusaha mengungkapkan uaraiannya dengan menggunakan bahasa yang efektif. Pertanyaan retoris adalah pertanyaan yang tidak memerlukan suatu jawaban karena orang-orang pun sudah tau jawabannya h. Pertanyaan terbuka (open question) adalah pertanyaan yang diajukan secara terbuka diungkapkan dalam kata-kata yang bersifat umum d. Pertanyaan factual (fact question) adalah pertanyaan yang diajukan dengan tujuan untuk memperoleh fakta atau keterangan lain. Pertanyaan mengembalikan (reverse question) adalah pertanyaan dibalikkan kepada orang yang bertanya atau pertanyaan dijawab dengan pertanyaan lagi. c. Pertanyaan penghargaan (pick up question).

Memakai kata-kata yang singkat. yaitu sebagai berikut: a. Teknik bertanya dalam rapat. agar aktif dalam kegiatan rapat biasanya dilakukan oleh pemimpin rapat b. yaitu: a. Menghindarkan pemakaian istilah atau kata asing yang tidak dipahami oleh pembicara dan tidak sesuai dengan umur. e. Salah satu acara rapat yang biasanya ada tahap tanya jawab. Pertanyaan mengembalikan (reverse question) adalah pertanyaan dibalikkan kepada orang yang bertanya atau pertanyaan dijawab dengan pertanyaan lagi. Pertanyaan terbuka (open question) adalah pertanyaan yang diajukan secara terbuka diungkapkan dalam kata-kata yang bersifat umum d. jelas dan tepat sesuai kaidah bahasa. f. Pertanyaan factual (fact question) adalah pertanyaan yang diajukan dengan tujuan untuk memperoleh fakta atau keterangan lain.Hal-hal yang harus diperhatikan oleh pembicara agar bahasa yang digunakan ketika menyampaikan pendapat dapat berlangsung secara efektif. Pada saat rapat bila akan mengajukan pertanyaan harus dilakukan dengan teknik atau cara yang tepat. f. Memakai kata-kata yang lugas. c. sederhana b. Pertanyaan dipindahkan (relay question) atau pertanyaan dialihkan atau dipindahlan kepada peserta lain yang diperkirakan dapat menjawab atau agar jawabannya dipikirkan bersama oleh forum rapat. g. Pertanyaan retoris adalah pertanyaan yang tidak memerlukan suatu jawaban karena orang-orang pun sudah tau jawabannya . Menghindarkan pemakaian kata-kata yang bermakna konotatif d. Pertanyaan umum (overhead question) adalah pertanyaan yang diajukan oleh pemimpin rapat kepada seluruh peserta rapat dengan tujuan agar setiap peserta turut aktif untuk berpikir mencarai jawabannya. Penyampaian pendapat tidak meyimpang dari tema Jangan merasa pendapat sendirilah yang paling benar dan harus menghargai pendapat orang lain. Pertanyaan langsung (direct question) adalah pertanyaan yang diajukan oleh pemimpin rapat kepada seorang peserta rapat dengan tujuan untuk memberikan motivasi atau dorongan kepada peserta rapat yang mempunyai sifat pemalu/penakut. c. tingkat social dan pendidikan para pendengar e.

pertanyaan yang diajukan karena ingin memberikan penghargaan kepada orang yang telah menyatakan pendapat yang baik. i. . Pertanyaan penghargaan (pick up question).h. Leading Question. suatu pertanyaan yang diungkapkan padahal jawabannya telah ada dalam pertanyaan itu sendiri.