P. 1
Pengertian Ilmu Kalam Dan Ruang Lingkup Ilmu Kalam

Pengertian Ilmu Kalam Dan Ruang Lingkup Ilmu Kalam

|Views: 570|Likes:
Published by Suhery Achmad

More info:

Published by: Suhery Achmad on May 21, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/02/2014

pdf

text

original

PENGERTIAN ILMU KALAM DAN RUANG LINGKUP ILMU KALAM

A. Pengertian Ilmu Kalam Ilmu Kalam adalah salah satu bentuk ilmu keislaman Kajian dalam ilmu kalam terfokus pasa aspek ketuhanan (devesivasinya) atau bentuk karena itu disebut teologi dialetika, dan rasional. Secara harfiah kata kalam artinya pembicaraan tetapi bukan dalam arti pembicaraan sehari-hari (omongan) melainkan pembicaraan yang bernalar dan logika (akal). Ilmu Kalam adalah Ilmu yang membicarakan bagaimana menetapkan kepercayaan-kepercayaan keagamaan (agama islam) dengan bukti-bukti yang yakin. Ilmu Kalam adalah Ilmu yang membahas soal-soal keimanan yang sering juga disebut Ilmu Aqaid atau Ilmu Ushuluddin. 1. Rasionalitas 2. Logis Beberapa ulama memberikan pendapat yang berbeda-beda sesuai dengan argument mereka masing-masing tentang definisi Ilmu Kalam : Menurut Al-„iji Ilmu Kalam adalah Ilmu yang memberi kemampuan untuk menetapkan aqidah agama (Islam) dengan mengajukan argument untuk melenyapkan keraguan-keraguan. Menurut Ibnu Khaldun Ilmu Kalam adalah Ilmu yang mengandung argument-argument rasional untuk membela Aqidah-aqidah Imanya dan mengandung penolakan terhadap golongan bid‟ah (perbuatan-perbuatan baru tanpa contoh) yang didalam aqidah menyimpang dari mazhab salah dan ahli sunnah. Menurut Fu‟at Al-Ahwani Ilmu Kalam adalah memperkuat aqidah agama dengan ajaran-ajaran yang rasional.

2. Materi Kajian Ilmu Kalam Dari definisi diatas dipahami bahwa materi kajian ilmu kalam ialah jama‟ak aqoid artinya apa yang dipercayai dan diyakini oleh hati manusia.

Persoalan Qodimiyah Kalamullah b. II. Iman .Menurut Ulama Salaf termasuk Imam Syafi‟i dan ahmad. BEBERAPA PENGERTIAN DASAR DALAM ILMU KALAM a. malik iman adalah iq‟tiqoh sesuatu yang diyakini di dalam hati. Esa Af‟al dll. Ilmu Tauhid Sebab penamaan Ilmu Tauhid karena ilmu ini membahas masalah keesaan Allah SWT. Penggunaan dalil aqli yang sebegitu rupa hingga sedikit penggunaan dalil naqli c. adalah salah satu bagian yaitu I‟tiqodun biannallahata‟ala waahidada laasyariikalah. . Penggunaan metode argumentasi yang menyerupai mantiq 2.Menurut Imam Hanafi Iman hanyalah I‟tikod sedangkan amal bukti iman tetapi tidak dinamai iman. itu Esa Shifa. 3. Ilmu Ushuluddin Sebab penamaan ilmu ushuluddin terfokus pada aqidah atau keyakinan Allah SWT.3. diucapkan dengan lisan di amalkan dengan anggota tubuh) Apabila iman berdiri sendiri maka yang dimaksud iman yang mencangkup dimensi hati lisan dan . 4. Ilmu kalam karena membahas tentang ketuhanan yang logika maksudnya dalil-dalil Aqliyah dari permasalahan sifat kalam bagi Allah seperti persoalan. Atau yang membahas pokok-pokok Agama. Teologi Islam Karena teologi membicarakan zat Tuhan dari segalah aspeknya. Dan perhatian Tuhan dengan Alam semeseta karena teologi sangat luas sifatnyat. . Teologi setiap agama bersifat luas maka bila di pautkan dengan islam (teologi islam) pengertiannya sama dengan Ilmu Kalam di sebut pula ilmu jaddal (debat) ilmu alqoid dll.Menurut Jahmiyah dan As‟ariyah iman hanyalah tasdik membenarkan di dalam hati. Apakah Alquran itu Qodim (dahulu) atau Hadits (baru) a. Sebab-sebab Penamaan 1.

Secara harfiah iman berasal dari bahasa arab yang artinya kepercayaan atau keyakinan yaitu‬‬ ‫. Pokok-pokok Iman‬‬ ‫‪Sumber pokok iman terambil dari Al-baqarah 177 Al-Baqarah 285 dan secara kronologis dalam‬‬ ‫.‪maksudnya meyakini secara pasti tanpa sedikit keraguan‬‬ ‫‪. serta memberi pengaruh bak tingkah laku dan perbuatan pemiliknya sehari‬‬‫.‪hadits ketika nabi ditanya jibril tentang iman‬‬ ‫ل ٌس ال بر أن ت ول وا وجوهكم ق بل ال م شرق وال م غرب ول كن ال بر من آمن ب اهلل وال ٌوم اآلخ ر وال مآلئ كة‬ ‫واب ن ال س ب ٌل وال ك تاب وال ن ب ٌ ٌن وآت ى ال مال ع لى ح به ذوي ال قرب ى وال ٌ تامى وال م ساك ٌن‬ ‫وال سآئ ل ٌن وف ً ال رق اب وأق ام ال ص الة وآت ى ال زك اة وال موف ون ب عهدهم إذا عاهدوا وال صاب رٌ ن ف ً‬ ‫ال بؤ ساء وال ضراء وح ٌن ال بؤس أول ئك ال ذٌ ن صدق وا وأول ئك هم ال م ت قون(177)‬ ‫ٌ ا أٌ ها ال ذٌ ن آم نوا ك تب ع ل ٌ كم ال ق صاص ف ً ال ق ت لى ال حر ب ال حر وال ع بد ب ال ع بد واألن ثى ب األن ثى‬ ‫ن ع فً ل ه من أخ ٌه شًء ف ات باع ب ال م عروف وأداء إل ٌه ب إح سان ذل ك ت خ ف ٌف من رب كم ورحمة ف من ف م‬ ‫اع تدى ب عد ذل ك ف له عذاب أل ٌم(178‬ ‫ول كم ف ً ال ق صاص ح ٌاة ٌ ا أول ً األل باب ل ع ل كم ت ت قون(179)‬ ‫ك تب ع ل ٌ كم إذا ح ضر أحدك م ال موت إن ت رك خ ٌرا ال و ص ٌة ل لوال دٌ ن واألق رب ٌن ب ال م عروف ح قا ع لى‬ ‫ت ق ٌن(180)ال م‬ ‫سم ٌع ع ل ٌم(181)‬ ‫ف من ب دل ه ب عدما سم عه ف إن ما إث مه ع لى ال ذٌ ن ٌ بدل ون ه إن هللا‬ ‫ف من خاف من موص ج ن فا أو إث ما ف ؤ ص لح ب ٌ نهم ف ال إث م ع ل ٌه إن هللا غ فور رح ٌم(182)‬ ‫: ‪Tarjamah‬‬ .‫)‪amal (Al-Mukminun : 3) iman berarti Iq‟tiqoh (keyakinan‬‬ ‫‪.‪hari‬‬ ‫‪b.Iman adalah kepercayaan yang meresap kedalam hati dengan penuh keyakinan tidak bercampur‬‬ ‫‪syak dan keraguaan.

orang-orang miskin. diwajibkan atas kamu qishaash berkenaan dengan orang-orang yang dibunuh. dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan. (Ini adalah) kewajiban atas orang-orang yang bertakwa. orang merdeka dengan orang merdeka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. dan hendaklah (yang diberi ma‟af) membayar (diat) kepada yang memberi ma‟af dengan cara yang baik (pula). dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji. mendirikan shalat. Sesungguhnya Allah Maha mendengar lagi Maha Mengetahui. dan menunaikan zakat. 182. hendaklah (yang mema‟afkan) mengikuti dengan cara yang baik. apabila seorang di antara kamu kedatangan (tanda-tanda) maut. Maka Sesungguhnya dosanya adalah bagi orang-orang yang mengubahnya. akan tetapi Sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah. barangsiapa yang melampaui batas sesudah itu. musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta.177. dan wanita dengan wanita. supaya kamu bertakwa. Dan dalam qishaash itu ada (jaminan kelangsungan) hidup bagimu. dan (memerdekakan) hamba sahaya. Hai orang-orang yang beriman. 179. yang demikian itu adalah suatu keringanan dari Tuhan kamu dan suatu rahmat. lalu ia mendamaikan[113] antara mereka. . anak-anak yatim. jika ia meninggalkan harta yang banyak. mereka Itulah orang-orang yang benar (imannya). Maka barangsiapa yang mengubah wasiat itu. 178. berlaku berat sebelah atau berbuat dosa. Maka barangsiapa yang mendapat suatu pema‟afan dari saudaranya. hamba dengan hamba. Maka baginya siksa yang sangat pedih[111]. malaikat-malaikat. penderitaan dan dalam peperangan. 181. Hai orang-orang yang berakal. Maka tidaklah ada dosa baginya. Diwajibkan atas kamu. kitabkitab. 180. hari Kemudian. Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan. setelah ia mendengarnya. berwasiat untuk ibu-bapak dan karib kerabatnya secara ma‟ruf[112]. nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya. (akan tetapi) barangsiapa khawatir terhadap orang yang berwasiat itu. dan mereka Itulah orang-orang yang bertakwa.

2. Maksudnya orang itu tidak beriman tetapi menyatakan iman yang bertentangan dengan hati nurani (Al-baqarah : 10). Zalim 3. adapun karakteristik orang yang musyrik adalah sebagai berikut : 1. Macam-macam Kafir 1. Sistem Ibadah 4. Penutupan Pintu Hati 2. Murtad Murtad adalah kembali dan menjauhi islam maksudnya seseorang yang beriman kemudian kafir kembali disebut juga millah. 3. b. Kafir Munafik Munafik berasal dari bahasa arab yang artinya menyembunyikan dalam hati. Waktu 4. lain dimulut lain dikata lain diperbuat. Kufur a. Kafir Kitaby Kafir Kitaby adalah ahli yang beriman kepada kitab yaitu orang yang beriman kepada Allah SWT. Sedangkan kufur menurut bahasa adalah menutupi sedangkan menurut istilah menutup –nutupi nikmat dan kebenaran baik kebenaran dalam arti Tuhan maupun ajarannya melalui Rosul. Pengertian Kufur Kafir adalah panggilan bagi orang yang tiada iman menurut Islam. Kafir Munafik adalah menzhahirkan apa yang bertentangan dengan hatinya. Sebelum Al-Qur‟an datang dan setelah Al-Qur‟an datang mereka mengingkari sebagai kitab Allah yang mena‟subkan (menghapuskan aturan kitab terdahulu) .2. berlawanan dengan lahiriyah. Kafir Musyrik Kafir musyrik adalah seorang yang mempunyai tuhan lebih dari satu dan menetapkan persekutuan. ketidakcocokan antara perkataan dan perbuatan.

Nifak Kuddin adalah secara lahiriyah menyatakan Iman tetapi pada batinya ingkat/kufur amalamal di dorong oleh rasa-rasa tertentu bukan oleh rasa imannya. 3. Kafir Zindiq Kafir Zindiq adalah keadaan pura-pura beriman maksudnya seseorang mengakui kerasulan Muhammad SAW. (Al-Fatah : 11). Kafir Mu‟atil (ateis) Kafir Mu‟atil adalah tidak percaya adanya Tuhan segala yang ada dialam ini tidak ada yang menjadikan melainkan terjadi sendirinya. Pengertian Nifaq Nifaq adalah kemunafikkan atau ketidaksesuaian antara karsa dan karya atau apa yang diperbuat bukan menifestasi atau gambaran. b. jika diperintah setia tapi curang tetapi kalau menurut Bukhari Muslim dari Abu Khurairah ada tiga yaitu : . Kafir Dahari Kafir Dahari adalah orang mempecayai kekalnya masa dan keadaan serta menyandarkan kejadiankejadian di ala mini pada masa. cerminan dari kehendak hati yang sebenarnya. 6.5. 2. Munafik ini diancam An-Nisa 145. 7. kalau bicara dusta b. Sifat munafik menurut hadits Bukhari Muslim Abdullah Umar a. serta percaya dan mengerjakan pokok-pokok Islam tetapi menyembunyikan keinginannya dan juga menetang serta merusak agama Islam dari dalam. intinya kafir ini adalah seorang yang mendustakan rasul dan kerasulan nabi Muhammad SAW. kalau dipercayai hianati d. Nifak Amali adalah keyakinan dan keimanan seseorang itu terhadap islam ada dan tetap terpelihara baik secara lahir maupun batin tetapi karna dia manusia awam kadang-kadang terwujud sifat kemunafikkan dalam pola hidupnya sehar-hari. Jenis-Jenis Nifaq 1. Nifaq a. kalau berjanji ingkar c.

Pengertian Tauhid Af‟al Tauhid Af‟al adalah meyakini bahwa Allah SWT yang memperbuat segala sesuatu. mati. terutama kelompok ahli sunnah lewat karya imam. hidup. 4. berbeda dengan makhluk yang lainnya. maha berkehendak. tiada bermula. maksudnya membicarakan wujud itu sendiri yang terkelompok di dalamnya terdahulu. Menurut hukum akal tidak mungkin Allah SWT itu lemah) maka Allah SWT bersifat berkuasa. maha berkata-kata. Assanusi mengkaji sifat Alla SWT. berkata-kata. seperti di dalam Q. maha melihat. mengapa Allah SWT menciptakan keburukan. misalnya sifat wajib dengan meniadakan sifat. jika dia berbicara dia selalu berdusta b. rizki. Allah maha esa. Ma‟any (menjelaskan) adalah penggagasan tentang sifat yang wajib bagi Allah SWT. Dalam istilah ilmu kalam dikenal dengan istilah Qadha Allah SWT atau Taqdir. jika dia berjanji dia selalu ingkar c. Nafsiyah adalah sifat yang berhubungan dengan diri dzat Allah SWT. yaitu sifat wujud b. berkehendak. jodoh. jika dia dipercayai dia selau khianati dalam mengkaji sifat-sifat Tuhan Ulama‟ membagai ke dalam klasifikasi. Tauhid Af‟ala a. walaupun Allah SWT menciptakan keburukan tapi tidak ada ayat atau hadits yang menyuruh atau mengajak pada keburukan. melihat.a. . maha hidup. mendengar. persoalan. mustahil dan jaiz empat kategori yaitu : a. kekal. maha mendengar. d. maha mengetahui. Salabiyah adalah menafikkan yang meniadakan sifat yang mustahil bagi Allah SWT.S AlA‟raf 28-29. kepada Sifat yang wajib. mengetahui. Taqdir Mubrom Adalah qodha dan qadhar yang tidak bisa merubah kecuali melaui do‟a contoh taqdir mubrom adalah balak. Ma‟nawiyah adalah hanya ditambah maha misalnya maha berkuasa. dan sifat yang wajib. Taqdir Allah SWT ada dua yaitu : 1. c. berdiri dengan diri sendiri.

Syirik Uluhiyah adalah syirik dalam ibadah dimana perbuatan seseorang menunjukkan bahwa dia beribadah kepada mahluk Tuhan yang tidak pantas untuk disembah. ataupun dari segi perbuatan. itu Ar-Rozaq.2. Macam-macam Syirik . Wujud. Sebagaimana dalam Al-Quran Surat Al-Baqarah : 165. Macam-macam Tauhid 1. Al-Khalik (menciptakan). 2. sifatnya. syirik Uluhiyah ada dua yaitu : 1. Syirik kecil atau “Asghar” yaitu beramal karena kepentingan diri orang lain. Syirik a. dialah yang memelihara alam semesta. yang berhak dan untuk beribadah karena Allah SWT. Tauhid Uluhiyah Tauhid Uluhiyah adalah mengesakan Allah SWT.Syirik Rububiyah adalah sesuatu kepercayaan yang tidak mengakui keesaan Allah SWT. Mempercayai Allah SWT. Pengertian Syirik Menurut istilah Ilmu Kalam Syirik adalah perilaku (sikap) menyekutukan Allah baik Dzat-nya. Taqdir Mu‟allaf Adalah taqdir yang bisa di ikhtiyarkan. dan hanya Allah SWT. Tuhid Rububiyah adalah mengesahkan Allah bahwa hanya Allah SWT. dan Af‟al. seperti dalam hadits Artinya : “Manusia yang merencanakan dan Allah SWT. misalnya Riya‟ dll. b. syirik ini pun ada dua macam yaitu : a. yang telah menciptakan segalah mahluk baik yang nyata maupun tidak nyata atau ghaib. didalam Q. yang telah menciptakan segala mahluk baik nyata maupun ghaib. 5. . Contoh Fir‟aun yang mengaku sebagai Tuhan. yang menetapkan” b. Sifat. . sedangkan menurut istilah syirik adalah menyekutukan Allah dengan yang lainnya baik menyekutukan dari segi Dzat.S Al-Fatir : 1.S Muhammad : 19 2. Syirik Ta‟til atau kosong adalah meniadakan Tuhan sebagai pencipta. mempunyai tandingan sebagaimana ia menyembah Allah SWT. sebagaimana firman Allah SWT Q.

pendeta. ma‟rifah Ma‟ad artinya mengenal Allah SWT melalui pelantara Makrifah artinya mengenal. 7. Berdasarkan dalil aqli maupun naqli sedangkan kepercayaan ragu belum di katakana ma‟rifah kepercayaan itu disebut ikut-ikut saja / taqli. Menyekutukan dalam ibadah ada sesembahan selain Allah (Az-Zumar : 3). Menuhankan Hawa Nafsu (Al-Jasiyah : 23). mengerti.b. ada tuhan lain. Pengertian Aqidah Secara etimologis aqidah bersal dari bahasa Arab yaitu ikatan. c. Syirik menurut Al-qur‟an ada 4 tingkatan 1. Atau menyakini benda itu memiliki sifat Illahiyah (Tuhan) (An-Nahl : 51) 3. mengetahui (tindak goyah) yang sesuai dengan kenyataan yang terjadi. sangkutan. Sedangkan tahayul adalah cerita bohong atau tidak masuk akal yang tidak bersumber dari kitab suci maupun dari akal. . Jadi. 2. Mempercayai benda lain apa saja yang dapat mengatur nasib manusia. Ma‟rifah Mubdak. keyakinan atau keimanan. wali Allah / orang yang dipandang luar biasa (Al-Maidah : 116) 4. 6. kita mengenal Allah SWT sejak di dalam kandugan 2. secara terminologis aqidah adalah kepercayaan. artinya mengenal Allah SWT melalui perantara 3. Mempertuhankan manusia yaitu menjadikan manusia sebagai Tuhan mungkin pembuka agama. mubaligh. contohnya menganggap Tuhan punya anak dll. Makrifah Didalam lapangan Ilmu Kalam ada istilah Ulama Kalam membagi makrifah menjadi 3 kategori : 1. Aqidah 1. Syirik yang mempercayai bahwa disamping Allah SWT. Khurafat dan Tahayul Khurafat adalah kepercayaan kepada yang gaib yang tidak bersumberkan pada Al-Qur‟an dan hadits. a. Aqidah adalah kepercayaan kepada sesuatu hakikat tertentu dengan keyakinan yang mutlak yang tidak di undang keraguan dan perdebatan. Ma‟rifah Wasithah.

b. menghidupkan dan mematikan karena itu setiap manusia yang sehat pitrahnya pasti menyadari status sebagai mahluk dan dialah yang memilikik hidup dan mati. patuh dan idman) dalam ucapan ataupun perbuatan yang timbul pada sifat ketuhanan atau uluhiyah yang dimiliki oleh siapa yang ditunjukkan khudu kepadanya. Sebutan pemilik diberikan berdasarkan kenyataanya sebagai pemberi rizki. jada menadi unsur utama dalam beribadah. dalil naqli yang pasti tujuannya dapat menetapkan keyakinan yang dapat menumbuhkan aqidah yang kuat. Pasti (tegas tujuannya) maksudnya dalil aqli itu tidak memiliki makna dua atau lebih. Ulama‟ Kalam menetapkan dua syarat untuk menetapakan iman yaitu : 1. Hubungan Iman Dengan Ibadah Ada tiga defenisi tentang ibadah : a. alam semesta. . 2. 2. HUBUNGAN IMAN DENGAN IBADAH DAN HUBUNGAN IMAN DENGAN MORAL 1. b. Qod‟I (pasti kebenarannya) maksudnya adalah dalil itu benar-benar datang dari rasul tanpa ada keraguan yang demikian itu hanya terdapat keterangan mutawatir. Dalil aqli dikatakan benar apabila pokok pikiran dalam menetapkan sesuatu keputusan dapat diterima. III. sedangkan utusan itu dapat masuk kedalam perasaan dan bersifat logis yang dapat menimbulkan keyakinan. Ibadah ialah khudu‟ di hadapan yang dipercayai sebagai memiliki sesuatu dari urusan-urusan kemajudan hidup dan mati sipelaku khudu‟. maksudnya seorang abid menyadari statusnya sebagai hamba yang termiliki dan di sisi lain ia merasakan stastus sesuatu sebagai pemilik : 1. Ibadah dalam arti al-khudu (tunduk. Dalil Naqli Yaitu dalil yang berasal dari Al-Quran dan Hadits. dan lain-lainnya. Pemilik hakiki adalah Allah SWT pemilik hakiki manusia. karena dialah yang menciptakan dari ketiadaan. sekarang dan yang akan datang. Dalil Aqli Dalil Aqli adalah dalil yang menggunakan akal pikiran untuk merenunkan diri sendiri. c.

sesuatu ya ung berharga. Hubungan Iman dengan Etika Iman memuat ajaran-ajaran pokok yang bertalian dengan persoalan-persoalan batin beragama. IV. inilah yang dimaksud dengan khalifatullah karena itulah manusia dapat melakukan nilai-nilai etika. nilai. Jelasnya hanya manusia yang bisa merealisasikan nilai-nilai etis manusia memiliki kemerdekaan untuk yang demikian itu disamping itu memiliki pikiran dan wawasan. 2. Setelah kekhalifahan Umar bin Khatab berakhir maka Utsman Bin Affan menjadi Khalifah. sebagian wilayah Persia dan Romawi serta Mesir. Nabi. Ibadah ialah Khudu‟ seseorang yang melihat dirinya tidak bebas dan mandiri sepenuhnya dalam perwujudan dan perbuatannya dihadapan sesuatu. Adapun tujuan iman (misi keimanan) bagi mukmin di bidang moral baru bisa tercapai dengan “kemerdekaan” (freedom) karena kemerdekaan memungkinkan manusia untuk melakukan yang seharusnya dia dilakukan. timbullah persoalanpersoalan dikalangan umat islam tentang siapakah pengganti Nabi (Khalifatul Rasul) kemudian persoalan itu dapat diatasi setelah dibai‟atnyua / diangkatnya Abu Bakar As-Sidiq sebagai khalifah. setelah Abu Bakar wafat kekhalifahan dipimpin Umar Bin Khatab pada masa kepemimpinan Umar Bin Khatab umat islam tampak tegar dan mengalami Ekspansi seperti kejazirah Arabian. antara lain beriman secara benar kepada Allah. SEJARAH MUNCULNYA ILMU KALAM Sejarah munculnya ilmu kalam berawal sejak wafatnya Nabi Muhammad SAW. Pengetahuan mereka ini bermanfaat dalam memimpin Administrasi daerah-daerah diluar semenanjung arabiah yang bertambah masuk kebawah kekuasaaan islam.3. syiria. dan Rasul. Namun karena pada masa kekhalifahan Utsman cenderung kepada nepotisme terjadilah ketidakstabilan dikalangan umat islam dengan banyaknya penentang-penentang yang tidak setuju kepada khalifah Ustman . Malaikat. palestina. sesuatu yang layak atau sesuai dengan aturan. Etika adalah harga diri. Utsman termasuk dalam golongan Quraisy yang kaya kaum keluarganya terdiri dari orang-orang Aristokrat Mekkah karena pengalaman dagangnya mereka mempunyai pengetahuan Administrasi. Hari Akhir. Kitab Suci serta Qodha dan Qodhar.

C. Mazhab Syi‟ah Dalam masalah politik yaitu terbunuhnya ke-tiga yaitu khalifah ustman bin affan oleh pemberontakkan dari Mesiar yang dipimpin oleh Abu Saudah bin Saba. Mazhab Mu‟tazilah Pendirinya adalah Wasil bin Atok pendapatnya orang yang berdosa besar bukan kafir tetapi bukan pula mu‟min orang semacam ini mengambil dua posisi diantara dua posisi atau tidak masuk surga atau tidak masuk neraka D. B. Ustman tewas dan melahirkan konsep permasalahan apakah tetap beriman atau telah kafir. Tantangan kedua datang dari Muawiyah bin Abi Sufyan yang juga ingin menjadi khalifah dan menuntut kepada ali supaya menghukum pembunuh-pembunuh Ustman.puncaknya tewas terbunuh oleh pemberontak dari Kufah. Dari peristiwa-peristiwa tersebut munculah Teologi asal muasal (sejarah munculnya kalam). pelaku pembunuh Ustman itu dan pelaku dosa besar yang keluar dari barisan Ali karena tidak puas dengan hasil administrasi maka mereka keluar dari barisan Ali. Menurut mazhab Syi‟ah pelaku dosa besar adalah kafir dalam arti keluar dari Islam dan murtad maka ia wajib dibumuh. Setelah Ustman wafat Ali bin Abi Thalib sebagai calon terkuat terpilih sebagai khalifah yang keempat tetapi ia segera mendapat tantangan dari pemuka-pemuka yang ingin pula menjadi khalifah seperti Thalah. mereka berpendapat bahwa orang yang berbuat dosa besar tetap masih mukmin dan bukan kafir adapun dosa yang dilakukannya terserah kepada Allah untuk mengampuni atau tidak mengampuni. Zubair dan Aisyah peristiwa ini dikenal dengan perang jamal. Mazhab Asy‟-Ariyah . Basroh dan Mesir. pendirinya Abdullah Ibnu Umar (anak Umar bin Khatab). Masalah Pelaku Dosa Besar A. V. PERMASALAHAN ILMU KALAM DALAM ISLAM 1. Mazhab Murji‟ah Murji‟ah artinya menunda tentang pelaku dosa besar dia di akhirat.

Masalah Perbuatan Manusia dan Kaitannya pada Tuhan Dalam ilmu kalam masalah perbuatan manusia ada dua macam : A. Jabariyah Nama Jabariyah berasal dari “Jabarah” yang mengandung arti memaksa. B.Mazhab ini pendirinya adalah Hasan Al-Asy Ari (260-324 H). Khodoriyah mempunyai paham manusia mempunyai kebebasan dan kekuasaan sendiri untuk mewujudkan perbuatan-perbuatannya. . dia menentang pendapat mazhab mu‟tazilah menurutnya tidak mungkin orang yang berbuat dosa besar itu tidak mukmin maka terdapat iman . menurutnya mu‟min yang melakukan dosa besar bila wafat tanpa taubat mungkin orang itu diampuni dosanya oleh Allah sehingga diakhirat orang itu langsung masuk surga dan mungkin pula tidak di ampuni mak ia dimasukkan keneraka dulu baru surga. Seperti dalam hadits rosul. Khodoriyah Menurut Khodoriyah menusia memiliki kebebasan atau kemerdekaan dalam kehendak dan perbuatan. Paham ini berpendapat manusia tidak mempunyai kemerdekaan dan kebebasan dalam menentukan kehendak dan perbuatannya dalam paham ini manusia mutlak terikat dalam kehendak Tuhan. 2.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->