Dengan segala ulah manusia, dapat menyebabkan terjadinya perubahan iklim secara global.

Perubahan iklim tidak hanya buruk bagi bumi, namun juga dapat berefek buruk bagi kesehatan. Kira-kira bagaimana proses perubahan iklim dapat mempengaruhi kesehatan? Berikut adalah 5 cara perubahan iklim dapat mempengaruhi kesehatan seperti dikutip dari MyHealthNewsDaily, Kamis (8/3/2012) antara lain: 1. Penyebaran penyakit Peningkatan panas dan curah hujan di daerah tertentu yang disebabkan oleh perubahan iklim, dapat membantu proses penyebaran penyakit. Beberapa vektor penyakit, seperti serangga, dapat membawa dan mengirimkan agen penyebab penyakit, terutama dipengaruhi oleh cuaca dan suhu lebih panas. Karena vektor adalah hewan berdarah dingin, maka bergantung pada lingkungan sekitar untuk mengontrol panas internal. Sehingga peningkatan suhu akan berpotensi mendukung kehidupan serangga, dan dapat memungkinkan penyebaran penyakit tertentu, seperti malaria. Curah hujan juga diduga bermanfaat bagi kehidupan serangga, dan beberapa penelitian telah menghubungkan peningkatan curah hujan dapat menyebabkan wabah penyakit, khususnya penyakit yang ditularkan melalui air. 2. Degradasi tanah di daerah kering Penggunaan tanah yang tidak benar ditambah dengan variasi iklim dapat menyebabkan peningkatan degradasi tanah di daerah kering. Sebuah studi pada tahun 2010 menemukan bahwa, 38 persen dari dunia terdiri dari daerah kering karena risiko penggurunan. Setelah terdegradasi, tanah menjadi tidak produktif. Hal ini dapat membatasi lahan yang dapat digunakan untuk pertanian untuk memberi makan penduduk negara berkembang. Penggurunan global juga dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri berbahaya di laut. Debu gurun memasok zat besi ke laut, yang banyak dibutuhkan organisme laut untuk hidup. 3. Bencana alam ekstrem Pemanasan global dapat membawa peningkatan bencana ekstrem, termasuk gelombang panas, banjir dan badai besar, yang dapat menyebabkan banyak korban jiwa. Panas dan kekeringan adalah satu di antara bencana alam paling mematikan. Gelombang panas mungkin akan semakin parah. 4. Lebih banyak alergi Studi menunjukkan banyak alergi yang sedang berkembang di negara maju, termasuk Amerika Serikat. Alergi tersebut dapat disebabkan, karena meningkatnya kadar karbon dioksida dan suhu pemanasan. Sebuah studi pada tahun 2005 menemukan bahwa, tanaman sedang berbunga di awal tahun, dan produksi serbuk sari total meningkat. Sebuah studi di Italia menemukan bahwa, tidak hanya menyebabkan peningkatan serbuk sari, tetapi sensitivitas populasi terhadap serbuk sari juga meningkat. Sementara genetika memainkan peran besar dalam semua jenis alergi, musim serbuk sari yang lebih lama dan lebih intens dapat memperburuk gejala alergi. 5. Membawa efek buruk untuk jantung Pemanasan global kemungkinan akan membawa peningkatan gelombang panas. Peningkatan gelombang panas juga dapat disertai kerusakan ozon dan kabut asap. Hasil penelitian telah menunjukkan bahwa, tingkat polusi yang tinggi terkait dengan peningkatan penerimaan rumah sakit untuk masalah jantung.

termasuk aktivitas listrik jantung dan aliran udara ke paru-paru.” kata para peneliti.Hasil penelitian menunjukkan bahwa. Menurut American Heart Association. Suhu udara dan ozon mungkin buruk bagi jantung karena mempengaruhi cara fungsi sistem saraf otomatis. Sistem tersebut termasuk pengaturan fungsi tubuh. Sistem saraf otomatis adalah bagian dari sistem saraf pusat yang membantu tubuh beradaptasi dengan lingkungannya. variabilitas yang rendah pada denyut jantung dikaitkan dengan peningkatan risiko kematian. atau bagaimana reguler waktu antara detak jantung yang bertindak sebagai ukuran seberapa baik jantung bekerja. “Suhu yang lebih tinggi juga dapat membuat tubuh lebih sensitif terhadap racun. suhu tinggi pada bulan-bulan musim panas di sebuah kota di Amerika Serikat berhubungan dengan penurunan variabilitas denyut jantung.Sumber .

Jika berbicara tentang perubahan iklim. Semua gas-gas ini disebut Gas Rumah Kaca. Sisa 1% gas di atmosfer terdiri dari berbagai gas. Peningkatan [karbon dioksida] adalah penyebab utama perubahan pada iklim. [karbon dioksida] dilepas ke udara. Sebagian besar atmosfer bumi mengandung nitrogen (sekitar 78%) dan oksigen (sekitar 21%). N2O dan O3 (ozone). Dampaknya tidak hanya lokal tetapi juga ke seluruh dunia. Namun. baik karena variabilitas alami atau sebagai hasil dari aktivitas manusia. Sejak lama iklim bumi terus berubah. namun perubahan yang terjadi sekarang jauh lebih cepat daripada sebelumnya. mengotori atmosfir. .Apa itu Perubahan Iklim? Perubahan iklim mengacu pada perubahan apapun pada iklim dalam satu kurun waktu. Methane. Semakin banyak emisi. semakin besar perubahan iklim. kuncinya adalah [karbon]. gas-gas lain juga dilepaskan. Saat batubara. seperti uap air (H2O). Karbon dioksida adalah salah satu “gas rumah kaca” yang dilepas ke atmosfer karena proses industri. minyak dan gas bumi dibakar. Karbon dioksida adalah faktor terbesar penyebab perubahan iklim. dan juga saat [deforestasi] atau kerusakan hutan terjadi. salah satunya adalah karbon dioksida atau CO2. Emisi gas rumah kaca terus meningkat.

PERUBAHAN IKLIM Perubahan Iklim dan JenisJenis Iklim Iklim adalah keadaan udara rata-rata pada suatu wilayah yang luas dan dalam waktu yang lama (paling sedikit didasarkan pada pengamatan selama kurang lebih 30 tahun). musim dingin yang dingin dan basah. Iklim Subtropis adalah iklim hangat atau panas sepanjang tahun. musim gugur dan musim semi Iklim Tropis adalah iklim yang kebanyakan panas dan basah sepanjang tahunnya. sedangkan pada sisi satunya udara mengalir ke bawah sehingga menyebabkan menjadi kering dan hangat. Iklim Dingin dan Kutub adalah iklim yang kering dengan musim dingin yang sangat panjang dan musim panas yang sangat singkat. iklim daerah tersebut lebih hangat dan lapisan esnya berkurang. Penyebab Perubahan Ikllim Situasi dan kondisi tersebut akibat dari pemanasan global sehinggaiklim di seluruh dunia mengalami perubahan. yaitu: Iklim Sedang.000 tahun yang lalu. Iklim di pegunungan sering kali sangat lembap namun di satu sisi yang lain sangat kering. Iklim Pengunungan adalah iklim yang memiliki empat musim dengan musim panas yang hangat. Wilayah yang memiliki iklim ini akan diguyur hujan sepanjang tahun. musim semi dan musim gugur. diakibatkan lapisan ozon yang berfungsi sebagai lapisan pelindung bumi mulai menipis. adanya ledakan gunung berapi. Iklim yang berbeda-beda antarwilayah yang satu dengan yang lain diakibatkan karena bentuk bumi yang bulat dan melengkung. Es di kutub utara mencair akibat panas yang sangat tinggi. Sebagai contoh. Hal ini disebabkan karena saat udara naik melewati pegunungan. seperti perubahan jumlah panas dari matahari. Setiap daerah atau negara memiliki iklim yang berbeda-beda.. Iklim memiliki unsur-unsur yang sama dengan unsur-unsur cuaca. sehingga mengakibatkan setiap bagian berbeda menerima jumlah panas dari matahari. di daerah kutub tidak dikenal musim panas. yaitu iklim yang memiliki empat musim. pada siang hari udara sangat panas sedangkan pada malam hari udara sangat dingin. Iklim-Iklim di Dunia Iklim di dunia dapat dibagi menjadi enam jenis utama. Menipisnya lapisan ozon diakibatkan oleh polusi yang berasal dari zat-zat kimia dan logam-logam berat yang mencemari lingkungan. musim dingin yang dingin dengan waktu yang cukup panjang. serta musim basah dan kering yang berakhir dengan panjang waktu yang sama. udara menjadi dingin untuk membentuk awan tempat hujan atau salju turun. zaman es di mana periode saat iklim benar-benar sangat dingin menyebabkan es lebih banyak membentang di wilayah Eropa dan Amerika Utara selama 20. Hal ini disebabkan karena beberapa hal. . yaitu musim panas yang panas. dengan kelembapan yang tinggi atau banyaknya uap yang lembap di udara. atau polusi yang disebabkan oleh manusia. Misalnya di daerah tropis tidak dikenal musim dingin. Sekarang. Bumi selama perkembangannya mengalami perubahan iklim secara terus-menerus. Iklim Gurun adalah iklim yang jarang turun hujan.

Unsur-unsur yang termasuk gas-gas rumah kaca (Sumber: Las et al. Gas Rumah Kaca (GRK) Berdasarkan Protocol Kyoto ditetapkan 6 jenis gas rumah kaca yang berperan sebagai penyerap energi radiasi matahari yang semestinya energi radiasi matahari tersebut dipantulkan kembali ke ruang angkasa. 2008) Penumpukan gas-gas rumah kaca akibat aktivitas manusia menyebabkan daya serap terhadap radiasi matahari di atmosfer semakin bertambah. HFCs (Hydrofluorokarbons). PFCs (Perfluorocarbons) dan SF6 (Sulphur hexafluoride).. Istilah gas rumah kaca dan efek rumah kaca mengacu pada sifat proses terperangkapnya sinar matahari pada penerapan teknologi rumah kaca di negara-negara . Sebenarnya atmosfer bumi sudah memiliki unsur gas rumah kaca alamiah seperti uap air H2O). CH4 (Metana). Tanpa kehadiran gas rumah kaca tersebut maka suhu muka bumi dapat lebih rendah sekitar 20 . suatu keadaan yang sangat tidak nyaman bagi mahluk di muka bumi.25°C daripada suhu bumi saat ini. Gas-gas tersebut diantaranya adalah CO2 (Karbon Dioksida).Perubahan Iklim dan Dampaknya di Indonesia I. akan tetapi karena adanya gas-gas rumah kaca tersebut maka energi radiasi matahari tertahan di lapisan atmosfer dan menyebabkan peningkatan suhu bumi. Gambar 1. N2O (Nitrogen Oksida). Proses terjadinya penumpukan energi matahari di atmosfer akibat kehadiran gas-gas rumah kaca tersebut dikenal sebagai efek rumah kaca.

Dari tahun ketahun konsentrasi gas-gas rumah kaca mengalami peningkatan. Peristiwa efek rumah kaca terjadi karena sinar matahari di atmosfer menggetarkan molekul gas-gas rumah kaca tersebut sehingga energi radiasi matahari terserap oleh molekul tersebut. Pada wilayah tersebut rumah kaca dibuat untuk membuat suasana menyerupai daerah tropis dengan suhu dan kelembaban yang terjaga. Gambar 2. tidak hanya secara global akan tetapi konsentrasi gas-gas rumah kaca di Indonesia juga mempunyai kecenderungan naik.lintang tinggi. Dalam waktu yang lama tersebut efek rumah kaca terus terjadi dan mengakumulasi energi radiasi matahari yang terserap di atmosfer. Karena berat jenis dari molekul gas-gas rumah kaca jauh lebih besar dari berat jenis molekul udara umumnya dan menyebabkan posisi molekul gas-gas rumah kaca tersebut lebih berada di atmosfer bawah maka peristiwa pemanasan global lebih intensif terjadi di lapisan bawah atmosfer atau di permukaan bumi. Konsentrasi gas-gas rumah kaca . Celakanya waktu hidup molekul tersebut di atmosfer dapat bertahan dalam waktu yang lama sekitar 150 hingga 200 tahun sehingga dalam waktu yang lama tersebut dapat terus menyerap energi dan terjadi proses efek rumah kaca.

Hasil pengukuran konsentrasi CH4 .Gambar 3. Hasil pengukuran konsentrasi CO2 Gambar 4.

32 °F) selama abad ke-20.32 °C (1. Mayoritas kenaikan suhu yang diamati sejak pertengahan abad ke-20 disebabkan oleh peningkatan konsentrasi gas rumah kaca (GRK). suhu permukaan global meningkat sebesar 0.33 ± 0.74 ± 0. yang disebabkan oleh aktivitas manusia seperti pembakaran bahan bakar fosil dan pengurangan lahan hutan. Hasil pengukuran konsentrasi C2O II. . Menurut Laporan Kajian ke-Empat oleh IPCC tahun 2007.Gambar 5. Pemanasan Global Pemanasan global ditandai kenaikan suhu rata-rata udara di dekat permukaan bumi dan lautan sejak pertengahan abad ke-20 dan diproyeksikan akan terus berlangsung.

ancaman kenaikan muka air laut akibat pemanasan global dapat terjadi untuk waktu yang sangat lama. Pada kasus kedua. Proses melelehnya lapisan es tersebut akan menyebabkan kenaikan muka air laut. peristiwa pemanasan global dapat di-mitigasi (dikurangi) dengan menambah daya serap gas-gas rumah kaca di atmosfer. Pemanasan global yang disebabkan oleh manusia merupakan hasil dari perubahan jumlah dan konsentrasi gas-gas rumah kaca di atmosfer dan juga karena menurunnya daya serap gas-gas rumah kaca yang sudah terdapat di atmosfer bumi. 2007) Pemanasan global dianggap sebagai penyebab utama perubahan iklim. Untuk wilayah pesisir. Suhu rata-rata global (Sumber: IPCC. dinamika iklim di atmosfer dan lautan serta pengaruh dari luar bumi seperti gejala kosmis dan ledakan di permukaan matahari. Kenaikan muka air laut disebabkan oleh dua hal yaitu tambahan volume air di laut akibat aliran lelehan es di daratan dan akibat pemuaian molekul air oleh peningkatan suhu muka laut. Kenaikan suhu muka bumi terjadi di darat dan laut yang juga menyebabkan naiknya suhu udara muka bumi. Peristiwa alamiah yang memberi pengaruh positif dan negatif pada pemanasan global adalah letusan gunung berapi.Gambar 6. . Perubahan iklim adalah dampak dari pemanasan global yang melibatkan unsur aktivitas manusia dan alamiah. Tanda-tanda utama pemanasan global adalah kenaikan suhu muka bumi. Salah satu akibat kenaikan suhu muka bumi adalah melelehnya lapisan es di muka bumi. peningkatan muka air laut dan melelehnya lapisan es di daratan muka bumi.

berubahnya pola musim dan peningkatan luasan . 2007) III. Sebagai contoh. Perubahan iklim dapat berupa perubahan dalam kondisi cuaca rata-rata atau perubahan dalam distribusi kejadian cuaca terhadap kondisi rata-ratanya. Perubahan Iklim Perubahan iklim merupakan perubahan baik pola maupun intensitas unsur iklim pada periode waktu yang dapat dibandingkan (biasanya terhadap rata-rata 30 tahun). tinggi muka laut dan tutupan salju kutub utara (Sumber : IPCC. lebih sering atau berkurangnya kejadian cuaca ekstrim.Gambar 7. Perubahan suhu.

31 Tahun 2009 Tentang Meteorologi.daerah rawan kekeringan. Pemahaman nelayan Perubahan iklim adalah susahnya membaca tanda-tanda alam (angin. peluang kejadian hujan ektrim di ketiga wilayah tersebut hanya 3% . astronomi. Padahal. Banten. Perubahan peluang hujan ekstrim (500 mm/bulan) di wilayah Jawa Barat. evaporasi.1999 meningkat hingga 13%. hal tersebut ditunjukkan Gambar 8. Perubahan iklim merupakan perubahan pada komponen iklim yaitu suhu. Pemahaman masyarakat umum Perubahan iklim adalah ketidakteraturan musim. dan DKI Jakarta. kelembaban. oleh aktivitas manusia yang menyebabkan perubahan komposisi atmosfer secara global serta perubahan variabilitas iklim alamiah yang teramati pada kurun waktu yang dapat dibandingkan. biota. langsung atau tidak langsung. d. Inggris). UU No.1 Fakta Adanya Perubahan Iklim di Indonesia Kejadian pemanasan global bukan saja telah mempengaruhi iklim secara global. namun juga mempengaruhi iklim di Indonesia. c. sehingga nelayan sulit memprediksi daerah. dan perawanan. Banten dan Jakarta pada bulan Desember – Februari antara tahun 1900 – 1999 (Sumber : Climate Research Unit. Di Jawa Barat. III. Pemahaman petani Perubahan Iklim adalah terjadinya musim hujan dan kemarau yang sering tidak menentu sehingga dapat mengganggu kebiasaan petani (pola tanam) dan mengancam hasil panen. Perubahan Curah Hujan Perubahan iklim dapat menyebabkan perubahan peluang kejadian hujan ekstrim di beberapa wilayah di Indonesia. Pengertian perubahan Iklim menurut berbagai sumber : a. suhu. 1. Klimatologi dan Geofisika Perubahan Iklim adalah berubahnya iklim yang diakibatkan. Berikut ini beberapa data dan fakta terjadinya perubahan iklim di Indonesia. arah dan kecepatan angin. peluang kejadian hujan ekstrim dengan intensitas mencapai 500 mm/bulan selama periode tahun 1970 . arus laut) karena terjadi perubahan dari kebiasaan seharihari. curah hujan. waktu dan jenis tangkapan. Gambar 8. . selama periode tahun 1900 1929. b.

Pergeseran musim hujan di pulau Jawa (Sumber: BMKG. Pergeseran tersebut terjadi dimusim kemarau dan musim hujan. musim mengalami pergeseran baik pada awal musim maupun panjang musim. Kemudian untuk wilayah Jawa Timur pergeseran mundur 1-2 dasarian. Berdasarkan data pengamatan 30 tahun periode 1971-2000. Pola musim hujan di Jawa Barat dan Jawa Tengah sebagian besar mengalami pergeseran maju 3-4 dasarian. baik maju maupun mundur. 2009) . Pergeseran Musim Perubahan iklim dapat menyebabkan adanya pergeseran musim. Di Indonesia.2. Gambar 9. Pergeseran musim di Indonesia salah satunya telah teramati di pulau Jawa yang didasarkan pada data pengamatan selama 30 tahun yaitu periode tahun 1971-2000 dan periode tahun 2001-2010. Sedangkan pola musim hujan yang bergeser mundur terjadi di Banten dan DKI dimana pergeserannya bervariasi antara 1-2 dasarian hingga 3-4 dasarian. di wilayah Tangerang-Banten dan sekitarnya maju 1-2 dasarian dan Jawa Timur bagian timur mengalami pergeseran maju 1-2 dasarian. Pergeseran musim di pulau Jawa terjadi baik pada musim hujan maupun musim kemarau. musim hujan di pulau Jawa mengalami pergeseran seperti yang ditunjukkan pada Gambar 9.

. Sedangkan pada ZOM 1. Secara rata-rata. Pergeseran musim kemarau di pulau Jawa sebagian besar mengalami mundur 1-2 dasarian seperti di daerah Banten. 33. Gambar 10. 21. 2009) 3. 25. 45. sedangkan di beberapa lokasi mundur 3-4 dasarian. Hal tersebut menunjukkan bahwa peningkatan suhu udara bukan hanya terjadi secara global namun juga pada lokasi spesifik seperti Jakarta. Grafik peningkatan suhu udara rata-rata di Jakarta ditunjukkan pada Gambar 11. 73. Pergeseran musim kemarau di Jawa (Sumber: BMKG. 50 dan 63 pola musim kemarau bergeser maju 1-2 dasarian.Selain musim hujan.7 oC/tahun. 27. pergeseran juga terjadi pada musim kemarau seperti ditunjukkan pada Gambar 10. DKI Jakarta. sedangkan untuk ZOM 60 musim kemarau bergeser maju 3-4 dasarian. suhu udara di Jakarta mengalami peningkatan sebesar 0. Perubahan Suhu Data pengamatan suhu udara rata-rata di Jakarta periode tahun 19562001 menunjukkan kecenderungan (trend) naik. Jawa Barat dan Jawa Timur.

Pemutakhiran berdasarkan data yang masuk sampai dengan tanggal 26 Agustus 2011.Gambar 11. Tren perubahan suhu udara rata-rata di Jakarta Silahkan klik disini untuk mengunduh file selengkapnya. .

Umumnya wilayah Asia tenggara memiliki iklim tropis. 1. Angin muson timur bertiup sekitar bulan April hingga bulan Oktober yang sifatnya kering yang mengakibatkan wilayah Indonesia mengalami musim kering/kemarau. membagi Indonesia terbagi menjadi 3 (tiga) daerah iklim. daerah Utara – Barat B dan daerah Moluccan C. Di Indonesia terdapat tiga jenis iklim yang mempengaruhi iklim di Indonesia. dan iklim laut. Iklim tropis bersifat panas sehingga wilayah Indonesia panas yang mengundang banyak curah hujan atau Hujan Naik Tropika. Iklim Tropis/Tropika (Iklim Panas) Wilayah yang berada di sekitar garis khatulistiwa otomatis akan mengalami iklim tropis yang bersifat panas dan hanya memiliki dua musim yaitu musim kemarau dan musim hujan. Edvin Aldrian (2003).Perubahan Iklim di Indonesia Indonesia mempunyai karakteristik khusus. baik dilihat dari posisi. sebagai mana dituangkan pada gambar 1. Iklim Musim (Iklim Muson) Iklim jenis ini sangat dipengaruhi oleh angin musiman yang berubah-ubah setiap periode tertentu. yaitu iklim musim (muson). sedangkan negara Eropa dan Amerika Utara mengalami iklim subtropis. Biasanya satu periode perubahan angin muson adalah 6 bulan. sehingga mempunyai karakteristik iklim yang spesifik. Iklim musim terdiri dari 2 jenis. maupun keberadaanya. . yaitu daerah Selatan A. iklim tropica (iklim panas). yaitu Angin musim barat daya (Muson Barat) dan Angin musim timur laut (Muson Tumur). 3. 2. Iklim Laut Indonesia yang merupakan negara kepulauan yang memiliki banyak wilayah laut mengakibatkan penguapan air laut menjadi udara yang lembab dan curah hujan yang tinggi. Angin muson barat bertiup sekitar bulan Oktober hingga April yang basah sehingga membawa musim hujan/penghujan.

daerah B (titik garis putus-putus). Matahari tepat berada di ekuator setiap tanggal 23 Maret dan 22 September. daerah anti monsun. Unsur iklim yang sering dan menarik untuk dikaji di Indonesia adalah curah hujan. matahari berada di utara ekuator dan pada Oktober-Maret matahari berada di selatan. sedangkan saat matahari ada di selatan. Hujan minimum terjadi saat monsun timur sedangkan saat monsun barat terjadi hujan yang berlimpah. sebagaian besar wilayah Indonesia mengalami musim penghujan. sebagian wilayah Indonesia mengalami musim kemarau. Sekitar AprilSeptember. dan daerah C (garis putus-putus). Pola hujan tersebut dapat diuraikan berdasarkan pola masing-masing. Berkebalikan dengan kondisi tersebut di belahan selatan tidak mengalami pemanasan intensif sehingga udara di atas benua Australia mengalami tekanan tinggi. Oleh karena matahari berada di garis balik utara maka udara di atas benua Asia mengalami pemanasan yang intensif sehingga Asia mengalami tekanan rendah. Distribusi hujan bulanan dengan pola monsun adalah adanya satu kali hujan minimum. yang membagi Indonesia menjadi daerah A (garis tegas). Diantaranya ada yang mempunyai pola munsonal. karena tidak semua wilayah Indonesia mempunyai pola hujan yang sama. Akibat perbedaan tekanan di kedua benua tersebut maka angin bertiup dari tekanan tinggi (Australia) ke tekanan rendah (Asia) yaitu udara bergerak di atas laut yang jaraknya pendek sehingga uap air yang dibawanyapun sedikit. ekuatorial dan lokal. sehingga dalam setahun matahari melintasi ekuator sebanyak dua kali. Wilayah Indonesia terletak di daerah tropis yang dilintasi oleh garis Khatulistiwa. Dapat diamati bahwa hujan maksimum terjadi antara bulan Desember. Pada saat matahari berada di utara ekuator. Monsun timur terjadi pada bulan Juni. daerah semi-monsun. Juli dan Agustus yaitu saat matahari berada di garis balik utara. Januari dan Februari. yaitu musim hujan dan musim kemarau. Pergeseran posisi matahari setiap tahunnya menyebabkan sebagian besar wilayah Indonesia mempunyai dua musim. Pada kondisi ini matahari berada di garis balik selatan sehingga udara di . daerah monsun selatan.Gambar 1 : Tiga daerah iklim menggunakan metoda korelasi ganda.

1986/1987 dan 1997/1998. Dari hasil Syahbuddin dkk (2007) dengan menggunakan model ARPEGE (Action de Recherche Petite Echelle Grande Echelle) Climat versi 3. 2006 dalam Canadell et al. Perubahan-perubahan terhadap nilai iklim rata-rata 1961-1990 untuk suhu dan curah hujan masing-masing adalah 25. Atas dasar sebab terjadinya angin munson barat ataupun timur yang mempengaruhi terbentuknya pola hujan munsonal di beberapa wilayah Indonesia dapat dikatakan wilayah yang terkena relatif tetap selama posisi pergeseran semu matahari juga tetap. Gambar 2. Periode 1900-2000 nampak jelas terjadi kenaikan temperatur. perubahan diperkirakan akan terjadi terhadap jumlah. Akibat dari hal ini wilayah yang dilalui oleh munson barat akan mengalami hujan yang tinggi. Hasil yang berbeda pada perubahan musim atas Indonesia yang diungkapkan oleh dua model yang berbeda. UK) dan GISS-ER (Goddard Institut untuk Space/ Studies. hampir 1oC di atas rata-rata tahun 1961-1990. Suhu rata-rata tahunan telah meningkat sekiitar 0.. Untuk mempelajari hal ini diperlukan data curah hujan dalam seri yang panjang. Perubahan suhu rata-rata tahunan 1901-1998 (atas) dan curah hujan tahunan 1901-1998 (bawah) untuk Indinesia. Iklim di Indonesia telah menjadi lebih hangat selama abad 20. Peningkatan kehangatan ini terjadi dalam semua musim di tahun itu.0. Kaimuddin (2000) dengan analisa spasial bahwa curah hujan rata-rata tahunan kebanyakan di daerah selatan adalah berkurang atau menurun sedangkan dibagian Utara adalah bertambah. Dengan pengertian cenderung mengalami kenaikan 8% (CGCM) dan 2% (CSIRO). intensitas dan durasi hujannya. hal ini ditunjukkan dengan tren perubahan bertanda positif.AS) (Wenhong Li. Curah hujan di beberapa bagian di Indonesia dipengaruhi kuat oleh kejadian El Nino dan kekeringan umumnya telah terjadi selama kejadian El Nino terakhir dalam tahun 1082/1983.Febuari. Namun. 2006) gambar 4. NASA.5oC dan 2548mm Beberapa kajian untuk wilayah Indonesia telah dilakukan berdasarkan observasi. yang merupakan musim terbasah dalam setahun. . Akibat dari hal ini udara bergerak di atas laut dengan jarak yang cukup jauh sehingga arus udara mampu membawa uap air yang banyak (monsun barat atau barat laut).atas Australia mengalami tekanan rendah sedangkan di Asia mengalami tekanan tinggi. berdasarkan simulasi zonasi curah hujan untuk periode 1950-1979 dan periode 20102039. diperkirakan akan terjadi peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia pada tahun 2010-2039 yang ditandai dengan anomali positif zona konveksi dan peningkatan temperatur seperti yang tercantum pada gambar 5 dibawah ini. Dari rata-rata bulanan terdapat tren kenaikan di lokasi Jakarta dari tahun 1900 hingga tahun 2000 antara observasi dan model (gambar 3). Hadcm3 (Hadley Pusat Iklim.3 oC sejak 1900 dengan suhu tahun 1990an merupakan dekade terhangat dalam abad ini dan tahun 1998 merupakan tahun terhangat. diantaranya untuk Kota Jakarta. Curah hujan tahunan telah turun sebesar 2 hingga 3 persen di wilayah Indonesia di abad ini dengan pengurangan tertinggi terjadi selama perioda Desember. model global dan skenario dengan adanya perubahan curah hujan dan suhu di berbagai lokasi.