Makalah

Lingkungan hidup

Isfarial Reihan Raisuli (16) XI-IPS-1

.12 DAFTAR PUSTAKA……………………………………………………………………..12 7.12 7.i Daftar isi…………………………………………………………………………….4 Pengelolaan daur ulang sumber daya alam…………………………………10 6.1 Kesimpulan………………………………………………………………….13 .2 Saran………………………………………………………………………….8 6.3 Pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan………………………………9 6.2 1.3 Tujuan……………………………………………………………………1 1. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Bp. PENUTUP…………………………………………………………………….2 Pengelolaan sumber daya alam berwawasan lingkungan hidup……………9 6.ii BAB 1.3 2.. LANDASAN TEORI…………………………………………………………………….1 Identifikasi kualitas lingkungan hidup……………………………………3 2.1 Usaha mengatasi berbagai masalah lingkungan hidup……………………. Makalah ini merupakan tugas mata kuliah “Pengantar Ekonomi Pembangunan”.5 Sistematika Penulisan……………………………………………………..4 Metodelogi penulisan…………………………………………………….Makalah ini merupakan inovasi pembelajaran untuk memahami penelitian secara mendalam. Nurhadi selaku dosen mata kuliah Pengantar Ekonomi Pembangunan atas bimbingan dan pengarahannya selama penyusunan makalah ini serta pihak-pihak yang telah membantu dan tidak dapat disebutkan satu per satu. PENDAHULUAN…………………………………………………………. oleh karena itu saya sangat membutuhkan kritik dan saran yang sifatnya membangun dan pada intinya untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan agar dimasa yang akan datang lebih baik lagi. Penulis DAFTAR ISI Kata Pengantar……………………………………………………………………….1 Latar Belakang……………………………………………………………1 1. Saya juga menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna.2 BAB 2.5 BAB 4. MASALAH-MASALAH PADA LINGKUNGAN HIDUP…………………6 BAB 5. semoga makalah ini dapat berguna untuk Mahasiswa pada umumnya.2 Keterbatasan Ekologi dalam Pembangunan………………………………4 BAB 3. ANALISA LINGKUNGAN HIDUP……………………………………….1 1.KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT karena atas rahmat dan karunia-Nya..2 Perumusan Masalah………………………………………………………1 1.5 Pelestarian flora dan fauna…………………………………………………11 BAB 7. PENYEBAB&DAMPAK MASALAH LINGKUNGAN HIDUP……………7 BAB 6... saya dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “Kondisi dan Masalah Lingkungan Hidup di Indonesia” tepat pada waktunya. UPAYA-UPAYA MENGATASI MASALAH LINGKUNGAN HIDUP……8 6.

3 Tujuan Adapun tujuan yang dari penulisan makalah ini yaitu dapat mengetahui masalah-masalah yang terjadi pada lingkungan hidup serta upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut. BAB 2. LANDASAN TEORI Berisi mengenai identifikasi kualitas lingkungan hidup dan keterbatasan ekologi dalam pembangunan. 1. Selain itu. BAB 3.1 Latar Belakang Pada umumnya manusia bergantung pada keadaan lingkungan disekitarnya yaitu berupa sumber daya alam yang dapat menunjang kehidupan sehari-hari. 1. Masalah apa saja yang terjadi pada lingkungan hidup? b. Lingkungan hidup di Indonesia perlu ditangani dikarenakan adanya beberapa faktor yang mempengaruhinya. Secara garis besar komponen lingkungan dapat dibagi menjadi tiga kelompok. tujuan. 1. BAB 4. Lingkungan yang sehat akanterwujud apabila manusia dan lingkungannya dalam kondisi yang baik. air sangat dibutuhkan dengan jumlah yang cukup banyak dan memiliki kualitas yang baik.5 Sistematika Penulisan BAB 1. air dan udara) dan kelompok kultur (ekonomi. Tanah merupakan tempat manusia untuk melakukan berbagai kegiatan. Apa penyebab dan dampak yang ditimbulkan dari masalah lingkungan hidup? c.4 Metodelogi Penulisan Pada pembuatan makalah ini metode yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu dari buku-buku mengenai lingkungan hidup dan data dari internet. ANALISA LINGKUNGAN HIDUP Pada bab ini menjelaskan mengenai keadaan lingkungan hidup di Indonesia berdasarkan pada observasi data melalui media elektronik yaitu internet. yaitu kelompok biotik (flora darat dan air. sosial. Bagaimana upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah lingkungan hidup? 1. Sehingga apabila dalam penulisan makalah ini ada kata-kata atau kalimat yang hampir sama dari sumber atau penulis lain harap dimaklumi dan merupakan unsur ketidaksengajaan. Untuk menjaga keseimbangan. metodelogi penulisan dan sistematika penulisan. kelompok abiotik ( sawah. MASALAH-MASALAH PADA LINGKUNGAN HIDUP .BAB 1 PENDAHULUAN 1. fauna darat dan air). maka dapat dibuat perumusan masalah sebagai berikut: a. dan udara. udara merupakan sumber oksigen yang alami bagi pernafasan manusia. salah satunya yaitu adanya masalah mengenai keadaan lingkungan hidup seperti kemerosotan atau degradasi yang terjadi di berbagai daerah. PENDAHULUAN Pada bagian ini berisi tentang latar belakang.2 Perumusan Masalah Berdasarkan pada latar belakang yang telas dijelaskan. air. budaya serta kesehatan masyarakat). Sumber daya alam yang utama bagi manusia adalah tanah. perumusan masalah. Air sangat diperlukan oleh manusia sebagai komponen terbesar dari tubuh manusia.

kimia maupun secara fisik. BAB 5. Kualitas hidup dapat ditentukan oleh tiga komponen utama yaitu terpenuhinya kebutuhan untuk kelangsungan hidup hayati. Lingkungan harus dijaga agar dapat mendukung terhadap kualitas berupa tingkat hidup masyarakat yang lebih tinggi. DAFTAR PUSTAKA Berisi tentang sumber-sumber data yang diperoleh dalam penulisan makalah ini.2 Keterbatasan Ekologi dalam Pembangunan Biolog lingkungan atau yang biasa dikenal dengan ekologi adalah bagian dari ilmu pengetahuan yang mempunyai hubungan erat dengan lingkungan. 2. Setiap pembangunan perlu mengkaji komponen yang meliputi komponen biotik. Batas kemampuan itu disebut daya dukung. BAB 6. Jadi. Sedangkan lingkungan abiotik merupakan segala segala sesuatu yang ada di sekitar makhluk hidup yang bukan berupa organisme. flora dan fauna. . BAB 7. PENYEBAB & DAMPAK MASALAH LINGKUNGAN HIDUP Berisi tentang penyebab&dampak masalah lingkungan hidup terhadap manusia. Lingkungan mempunyai kemampuan untuk menghasilkan sumber daya serta mengurangi zat pencemaran dan ketegangan sosial terbatas. abiotik dan kultur yaitu sebagai berikut: 1. Adanya keinginan untuk mencapai sasaran pembangunan yang ideal ialah membntuk manusia Indonesia seutuhnya secara material dan spiritual.1 Identifikasi Kualitas Lingkungan Hidup Lingkungan biotik adalah segala makhluk hidup mulai dari organisme yang tidak kasat mata sampai pada hewan dan vegetasi raksasa yang terdapat dipermukaan bumi. UPAYA-UPAYA MENGATASI MASALAH LINGKUNGAN HIDUP Berisi tentang upaya dalam mengatasi masalah lingkungan hidup. terpenuhinya kebutuhan untuk kelangsungan hidup manusiawi dan terpenuhinya kebebasan untuk memilih. Sasaran pembangunan yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kualitas Lingkungan hidup Yaitu dengan memperhatikan kondisi lingkungan hidup sekitar yang berhubungan dengan mutu hidup. BAB 2 LANDASAN TEORI 2. Dalam Undang-Undang Lingkungan Hidup. Pembangunan berwawasan lingkungan Merupakan pengelolaan sumber daya sebaik mungkin dengan pembangunan yang berkesinambungan serta peningkatan terhadap mutu hidup masyarakat. tanah dan hutan. Kegiatan tersebut dapat bersifat secara alamiah. daya dukung lingkungan ialah kemampuan suatu lingkungan untuk mendukung peri kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. PENUTUP Berisi tentang kesimpulan dan saran terhadap hasil penulisan.Berisi tentang masalah-masalah yang terjadi pada lingkungan hidup yaitu adanya pencemaran terhadap sungai dan laut. Kegiatan pembangunan dapat menimbulkan pengaruh yang cukup besar terhadap lingkungan. Ekologi berasal dari kata oikos yang berarti rumah tangga dan logos yang mempunyai arti ilmu pengetahuan. 2.

2003]. tanah dan hutan yaitu sebagai berikut: 1. pertambangan. Secara biologis. Pencemaran Tanah Tanah bisa dapat tercemar apabila penggunaan secara berlebihan terhadap pupuk dan bahan pestisida. Pada periode 1997-2000 bertambah menjadi 3. banyak terjadi permasalahan di sungai.8 juta hektar per tahun. Di berbagai sektor industri dan rumah tangga seperti pemakaian bahan-bahan dari plastik. Menurut data yang diperoleh dari Bakornas Penanggulangan Bencana pada tahun 2003. Diantaranya. Secara alami merupakan peristiwa yang terjadi bukan karena disebabkan oleh perilaku manusia. Dalam keterbatasan ekologi terjadi degradasi ekosistem yang disebabkan oleh dua hal yaitu peristiwa alami dan kegiatan manusia.ekologi dapat diartikan sebagai ilmu pengetahuan tentang hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan keadaan lingkungannya yang bersifat dinamis. konstruksi jalan raya. hubungan inilah yang disebut dengan keterbatasan ekologi.73 juta hektar hutan dan lahan mengalami kerusakan yang cukup serius. 2.519 merupakan bagian dari spesies burung. pengembangan sumber daya air dan adanya urbanisasi.6 juta hektar per tahun. Sekitar 12% keadaan hutan di Indonesia yang merupakan bagian dari jumlah binatang yang tergolong jenis mamalia. hutan seluas 59. pembuangan limbah cair kapal dan pemanfaatan air panas. BAB 3 ANALISA LINGKUNGAN HIDUP Berdasarkan pada data yang diperoleh. laut. Indonesia mempunyai hutan tropis dunia sebesar 10 persen. Berdasarkan pada hasil penelitian citra landsat pada tahun 2000 terdapat 101. Pencemaran Sungai dan laut Sungai dan laut dapat tercemar dari kegiatan manusia seperti penggunaan bahan logam berat. bencana yang terjadi selama tahun 1998 hingga pertengahan 2003 data yang didapat menunjukan telah terjadi 647 bencana dengan 2022 korban jiwa dan mengalami kerugian milyaran rupiah dengan 85% merupakan bencana banjir dan longsor.62 juta hektar berada dalam kawasan hutan [Badan Planologi Dephut. Selama periode 1985-1997 kerusakan hutan mencapai 1. Hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya sangat terbatas terhadap lingkungan yang bersangkutan. fisik dan kimia senyawa seperti logam tidak dapat dihancurkan. Penyusutan luas hutan alam yang merupakan asli Indonesia mengalami kecepatan menurunan yang cukup memprihatinkan. Pencemaran tanah mempunyai ciri yaitu adanya perubahan tanah menjadi kering . kehutanan. Sisanya merupakan endemik yang hanya dapat ditemui didaerah tersebut. Sedangkan yang disebabkan oleh kegitan manusia yaitu degradasi ekosistem yang dapat terjadi diberbagai bidang meliputi bidang pertanian. 16% persen merupakan bagian dari spesies amphibi dan binatang sejenis reptil dan 25% dari bagian spesies sejenis burung dan sekitar 1. hingga saat ini hutan asli Indonesia. BAB 4 MASALAH-MASALAH PADA LINGKUNGAN HIDUP Dalam lingkungan hidup di Indonesia. Menurut World Resource Institute (1997).

Jika kegiatan tersebut dilakukan secara terus-menerus maka dapat mengakibatkan penggundulan hutan.1 Usaha Mengatasi berbagai Masalah Lingkungan Hidup Pada umumnya permasalahan yang terjadi dapat diatasi dengan cara-cara sebagai berikut: 1. banjir dan erosi. BAB 5 PENYEBAB &DAMPAK MASALAH LINGKUNGAN HIDUP Perubahan ekosistem lingkungan yang paling utama disebabkan oleh perilaku masyarakat yang kurang baik dalam pemanfaatan sumber-sumber daya dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya. Salah satu contoh pencemaran atau kerusakan hutan adalah adanya penebangan secara liar. Jumlah kerusakan flora dan fauna akan terus bertambah dan berlangsung lama jika dalam penggunaannya masyarakat tidak memperhatikan keseimbangan terhadap ekosistem lingkungan. tempat penyedia makanan dan obat-obatan. Padahal hutan merupakan sumber kehidupan bagi sebagian masyarakat yang berfungsi sebagai penghasil oksigen. Serta dapat pula disebabkan dari pembuangan limbah cair dari kapal dan pemanfaatan terhadap penggunaan air panas yang dapat menimbulkan laut menjadi tercemar. Menerapkan penggunaan teknologi yang ramah lingkungan pada pengelolaan sumber . Selain itu kerusakan lingkungan bisa di sebabkan oleh sampah. Selain itu kerusakan hutan yang terjadi karena adanya penebangan dan kebakaran hutan dapat mengakibatkan banyak hewan dan tumbuhan yang punah. Sampah yang semakin banyak dapat menimbulkan penguapan sungai dan kehabisan zat asam yang sangat dibutuhkan bagi mikroorganisme yang hidup di sungai. Kerusakan ekosistem membawa dampak bukan hanya pada keanekaragaman terhadap flora dan fauna juga dapat mmbawa pengaruh lain terhadap masyarakat itu sendiri seperti longsor. Pencemaran Hutan Hutan juga bisa mengalami kerusakan apabila dalam pemanfaatannya tidak terkendali dengan baik. pencemara tanah juga dapat disebabkan oleh sampah plastik karena pada umumnya sampah plastik tidak mengalami proses penghancuran secara sempurna. BAB 6 UPAYA-UPAYA MENGATASI MASALAH LINGKUNGAN HIDUP 6. Hutan merupakan salah satu sumber daya alam yang dapat diperbaharui. Adanya pertambahan jumlah penduduk dalam memanfaatkan lingkungan akan membawa dampak bagi mata rantai yang ada dalam suatu ekosistem. 3. hal ini disebabkan oleh jumlah kandungan garam yang sangat besar yang terdapat di dalam tanah. Dampak dari perubahan ekosistem akan berkurang jika masyarakat mengetahui dan memahami fungsi dari suatu ekosistem tersebut. Selain itu. Perubahan ekosistem suatu lingkungan terjadi dengan adanya kegiatan masyarakat seperti pemanfaatan lahan yang dijadikan sebagai daerah pertanian sehingga dapat mengurangi luas lahan lainnya. Hal inilah yang menyebabkan adanya perubahan ekosistem.dan keras.

masyarakat sampai bangsa. 3. Apabila lingkungan tercemar maka akan berdampak buruk bagi kelanjutan dari keberadaan sumber daya alam yang akhirnya dapat menurunkan kehidupan masyarakat. Pengelolaan sumber daya alam merupakan usaha secara sadar dengan cara menggali sumber daya alam. maka diperlukan pembuatan lahan dan sumur resapan. 5. peresapan air. tetapi tidak merusak sumber daya alam lainnya sehingga dalam penggunaannya harus memperhatikan pemeliharaan dan perbaikan kualitas dari sumber daya alam tersebut.2 Pengelolaan Sumber Daya Alam Berwawasan Lingkungan Hidup dan Berkelanjutan Untuk menanggulangi masalah kerusakan yang terjadi pada lingkungan perlu diadakan konservasi. 7. 3. Untuk menghindari terjadinya pencemaran lingkungan dan kerusakan sumber daya alam maka diperlukan penegakan hokum secara adil dan konsisten. Untuk mengetahui keberhasilan dari pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup dengan penggunaan indicator harus diterapkan secara efektif. Untuk mengurangi aliran permukaan serta untuk meningkatkan resapan air sebagia air tanah. Reboisasi di daerah pegunungan. dan pusat-pusat kegiatan lain. Adanya kegiatan penghijauan di setiap tepi jalan raya. Menjaga kawasan tangkapan hujan seperti kawasan pegunungan yang harus selalu hijau karena daerah pegunungan merupakan sumber bagi perairan di darat. Pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup secara bertahap dapat dilakukan dengan cara membudayakan masyarakat dan kekuatan ekonomi. 4.daya alam baik yang dapat maupun yang tidak dapat diperbaharui dengan memperhatikan daya dukung dan daya tampungnya. Konservasi dapat diartikan sebagai upaya untuk memelihara lingkungan mulai dari lingkungan keluarga. Memberikan kewenangan dan tanggung jawab secara bertahap terhadap pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup. 6. pemukiman penduduk. Mengikutsertakan masyarakat dalam rangka menanggulangi permasalahan lingkungan global.3 Pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan Dalam pengelolaan sumber daya alam agar tetap lestari maka dapat dilakukan uasaha atau upaya sebagai berikut: 1. Adanya pengaturan terhadap penggunaan air bersih oleh pemerintah. Adanya pengendalian terhadap kendaraan bermotor yang memiliki tingkat pencemaran . 6. perkantoran. 4. 5. 2. Adanya peningkatan perkembangan kemajuan di bidang produksi tidak perlu mengorbankan lingkungan yang dapat menimbulkan kerusakan lingkungan. Pengelolaan sumber daya alam agar berkelanjutan perlu diadakannya pelestarian terhadap lingkungan tanpa menghambat kemajuan. Sebelum melakukan pengolahan diperlukan adanya pencegahan terhadap pembuangan air limbah yang banyak dibuang secara langsung ke sungai. 2. dimana daerah tersebut berfungsi sebagai reservoir air. dan keseimbangan lingkungan. Keserasian lingkungan merupakan proses pembentukan lingkungan yang sifatnya relatif sama dengan pembentukan lingkungan. tata air. 7. Dalam pengelolaan sumber daya alam perlu diperhatikan keserasiannya dengan lingkungan. Penetapan konservasi yang baru dengan memelihara keragaman konservasi yang sudah ada sebelumnya. 6. 6.

BAB 7 PENUTUP . Adanya pengendalian terhadap penggunan sumber daya alam secara berlebihan. Untuk menambah nilai ekonomis maka penggunaan bahan mentah perlu dikurangi karena dianggap kurang efisien.tinggi sehingga menimbulkan polusi. Memperbanyak penggunaan pupuk kandang dan organik dibandingkan dengan penggunaan pupuk buatan sehinnga tidak terjadi kerusakan pada tanah.5 Pelestarian Flora dan Fauna Untuk menjaga kelestarian flora dan fauna. Pengelolaan limbah sangat efisien dalam upaya untuk mengatasi masalah lingkungan. Langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam pengelolaan limbah dengan menggunakan konsep daur ulang adalah sebagai berikut: 1. Taman Nasional yaitu daerah yang cukup luas yang tujuannya sebagai tempat perlindungan alam dan bukan sebagai tempat tinggal melainkan sebagai tempat rekreasi. Dalam pengolahan limbah juga harus mengembangkan penggunaan teknologi. Pengelolaan limbah menjadi barang yang bermanfaat serta memilki nilai ekonomis. 3. Suaka Marga Satwa merupakan salah satu dari daerah hutan suaka alam yang tujuannya sebagai tempat perlindungan untuk hewan-hewan langka agar tidak punah. 2. 8. dan sasag yang betujuan untuk mengurangi laju erosi. guludan. 2. 13. Reklamasi lahan pada daerah yang sebelumnya dijadikan sebagai daerah penggalian. 6. 9. Hutan Suaka Alam merupakan daerah khusus yang diperuntukan untuk melindungi alam hayati. 11.4 Pengelolaan Daur Ulang Sumber Daya alam Tingkat pencemaran dan kerusakan lingkungan dapat dikurangi dengan cara melakukan pengembangan usaha seperti mendaur ulang bahan-bahan yang sebagian besar orang menganggap sampah. Cagar alam merupakan daerah dari hutan suaka alam yang dijadikan sebagai tempat perlindungan untuk keadaan alam yang mempunyai ciri khusus termasuk di dalamnya meliputi flora dan fauna serta lingkungan abiotiknya yang berfungsi untuk kepentingn kebudayaan dan ilmu pengetahuan. 4. Melakukan pengelompokan dan pemisahan limbah terlebih dahulu. sebenarnya dapat dijadikan barang lain yang bisa bermanfaat dan tentunya dengan pengolahan yang baik. Pembuatan sengkedan. 3. 10. 12. Melakukan reboisasi terhadap lahan yang kritis sebagai suatu bentuk usaha pengendalian agar memiliki nilai yang ekonomis. upaya yang dapat dilakukan adalah mendirikan tempat atau daerah dengan memberikan perlindungan khusus yaitu sebagai berikut: 1. 6.

DAFTAR PUSTAKA 1. penebangan dan kebakaran hutan yang dapat menimbulkan pencemaran terhadap sungai dan laut. 2. Bandung: Regina. 7. sampah dari rumah tangga.S. M.2 Saran masyarakat harus menjaga kelestarian lingkungan hidup. Geografi.dkk. 2005. Dede.H. Totok Gunawan. tanah. .. Sugandi. hutan sehingga banyak flora dan fauna yang punah. Fakta dan Konsep Geografi. 2004.7.1 Kesimpulan Penyebab terjadinya masalah lingkungan hidup adalah adanya kegiatan masyarakat seperti pembuangan limbah pabrik. Dr. Jakarta: Ganeca Exact. Dalam pemanfaatan sumber daya harus memperhatikan dampak yang timbul dari penggunaan sumber daya tersebut terhadap lingkungan sekitar agar tidak terjadi pencemaran atau kerusakan lingkungan hidup.