PT.

CALTEX PACIFIC INDONESIA

PT. Caltex Pacific Indonesia (PT. CPI) adalah perusahaan modal asing (PMA) yang melakukan kontrak kerja dengan Pemerintah Indonesia dalam bidang eksplorasi dan produksi minyak bumi di Indonesia. cikal bakal kegiatan PT CPI di Indonesia dimulai tahun 1934, di saat Standard Oil Company of California (yang kini bernama Chevron Corporation) memulai kegiatan eksplorasi minyak di Hindia Belanda. Untuk memperluas kegiatannya, pada tahun 1936 Standard Oil Company of California bergabung dengan perusahaan Texas Oil Company (Texaco), sebuah perusahaan minyak Amerika Serikat, membentuk perusahaan yang diberi nama Caltex.

Kegiatan eksplorasi minyak oleh Caltex membuahkan hasil yang besar dengan ditemukannya minyak dan gas di Sabanga tahun 1939, dan Duri tahun 1940. Ke dua ladang minyak ini berada di Riau yang kemudian menjadi wilayah operasi utama Caltex di Indonesia. Hingga kini kegiatan operasional Caltex masih terpusatkan pada wilayah tersebut.

Kegiatan Caltex di Indonesia terhenti selama sekitar satu dasa warsa karena Perang Dunia ke II. Pada saat penjajahan Jepang di Indonesia, Jepang memanfaatkan data dan peralatan yang dimiliki Caltex untuk melanjutkan pencarian minyak di Indonesia. Kegiatan ini membuahkan sukses besar dengan ditemukannya ladang minyak raksasa si Minas, Sumatera Utara, pada tahun 1944. Ladang minyak ini merupakan ladang terbesar yang pernah ditemukan di daerah antara Timur tengah dan pantai barat Amerika Serikat.

Setelah Perang Dunia ke II berakhir dan Indonesia menjadi negara merdeka, Caltex meneruskan kegiatannya di Indonesia. Pada tahun 1952 ladang minyak Minas mulai berproduksi dan pada tahun yang sama dimulailah pengapalan minyak pertama kalinya melalui jalur sungai Siak dan melintasi kota Pekanbaru. Sejak itu kegiatan Caltex di Indonesia meningkatkan intensitasnya. Untuk memperlancar kegiatan pengiriman minyak ke berbagai wilayah Caltex membangun daerah infrastruktur. Jaringan pipa minyak, jalan-jalan yang menghubungi daerah operasi di Pekanbaru, Minas, Duri dan Dumai dibangun beserta dengan pembangunan pelabuhan pengapalan minyak di dumai.

Untuk memenuhi peraturan Pemerintah Indonesia, di tahun 1963 Caltex membangun PT. Caltex Pasific Indonesia (PT. CPI) sebagai badan yang melakukan kontrak kerja dengan Pemerintah Indonesia. Ini adalah tonggak sejarah berdirinya PT. Caltex Pasific Indonesia (CPI). Oleh karena PT CPI berbentuk perseroan terbatas (PT) maka ia tunduk dengan peraturan pemerintah Indonesia. Sejak itu PT CPI berkembang pesat. Hingga saat ini lebih dari separuh minyak bumi Indonesia dihasilkan melalui kegiatan

sedangkan sisanya diekspor ke Jepang. Saat ini kepemilikan sahamnya 50% dipegang oleh Chevron dan sisanya yang 50% lagi dimiliki oleh Texaco. Pada zaman Hindia Belanda Caltex membayar royalti pada pemerintah berdasarkan jumlah minyak yang mereka peroleh. PUSAT KEGIATAN . Amerika dan berbagai negara lainnya Untuk meningkatkan efesiensi didalam eksplorasi minyak. Minyak bumi yang dihasilkan sebagian digunakan untuk keperluan dalam negeri.PT CPI. Di tahun 2001 pembagian keuntungan ini akan menjadi 90% untuk Pemerintah Indonesia dan 10% untuk Caltex. Saat ini pembagian keuntungan perusahaan di dasarkan pada rasio pembagian keuntungan 88% untuk pemerintah Indonesia dan 12% untuk Caltex. Pada sistin kontrak ini manajemen tidak lagi menjadi prerogatif Caltex tetapi menjadi hak Pemerintah Indonesia. Australia. PT CPI memanfaatkan teknologi baru.374 juta barrel minyak perhari yang dihasilkan di Indonesia di tahun 1993. Demikian pula dengan kekayaan perusahaan menjadi milik Pertamina. namun 100% saham perusahaan ini dimiliki oleh Chevron dan Texaco yang pusat kegiatannya berada di Amerika Serikat. Walaupun PT CPI berbentuk perseroan terbatas (PT) yang harus tunduk kepada peraturan korporat Indonesia. PT CPI saat ini menggunakan teknik injeksi air (water flooding) dan teknik injeksi uap (steam flooding). Dari sekitar 1. Pembagian keuntungan seperti sekarang ini di dahului oleh berbagai cara pembagian keuntungan. sebanyak 670. Kemudian antara tahun 1963 sampai 1983 pembagian di dasarkan pada Kontrak Karya. Teknologi ini diperlukan agar perolehan minyak bisa ditingkatkan. Pada system ini kekayaan perusahaan adalah milik Caltex dan manajemen adalah hak prerogatif perusahaan. Sebagai pelopor pemanfaatan teknologi baru di bidang perminyakan di Indonesia. yang dalam hal ini diwakili oleh Pertamina. Pada sistim kontrak karya pembagian adalah keuntungan adalah 65% untuk pemerintah Indonesia dan 35% untuk Caltex. Pada tahun 1983 kontrak kerja berubah menjadi kontrak Production Sharing. Caltex hanya melaporkan pada Pemerintah Indonesia hal-hal yang akan dia lakukan. Di tahun 1989 teknik injeksi uap yang diterapkan di ladang minyak Duri merupakan proyek injeksi uap terbesar di dunia. khususnya didalam menghadapi semakin menyusutnya minyak dari ladang minyak yang sudah tua.000 barrel berasal dari ladang minyak PT CPI.

Pusat kegiatan keempat adalah di Kantor Penyimpanan dan Pengapalan Minyak yang berada di Dumai. Kantor Operasi Rumbai yang menangani masalah operasi yang dikoordinasikan oleh seorang Executive Vice President & Managing Director. Oleh karena PT CPI adalah suatu perusahaan modal asing.Kegiatan operasional PT CPI terbagi pada empat wilayah. dan ……. Kantor Produksi Duri yang menangani masalah produksi minyak dipimpin oleh ……………………. dalam arti fasilitas yang mereka peroleh jauh lebih baik. Karyawan asing mendapat mendapat perlakuan yang lain daripada perlakuan terhadap karyawan Indonesia. SUMBER DAYA MANUSIA PT CPI mempunyai sebanyak……… orang karyawan yang terdiri atas ………. orang pegawai di Kantor Pusat. 1. ……… orang. maka karyawannya pun terdiri atas orang pribumi dan orang asing. Status dan penggolongan pegawai Pada umumnya pegawai PT CPI terdiri atas pegawai tetap yang diangkat setelah mereka lulus masa percobaan selama tiga bulan. di Kantor Duri. dan ……… orang di Kantor Dumai. Kantor Dumai dipimpin oleh seorang ………………………… Seluruh kegiatan PT CPI dipimpin oleh Ketua Dewan Direksi yang berkedudukan di Kantor Pusat.. Dalam kasus perusahaan memerlukan tenaga yang sifatnya untuk sementara (misalnya tenaga medis) ada pegawai tidak tetap yang dikontrakkan untuk masa kerja tertentu. Pada umumnya para karyawan asing adalah para teknisi di bidang perminyakan yang tenaga kerja mereka sangat dibutuhkan. ………. Kantor Pusat yang dikoordinasikan oleh seorang Wakil Managing Director. . Jakarta.. orang di Kantor Rumbai. Kantor Pusat berada di Jakarta.

Karyawan banyak mengeluh karena sulitnya kenaikan klasifikasi karena dikaitkan dengan posisi yang tersedia. Pegawai Non-Staff. Terjadinya perbedaan perlakuan antas lulusan Sarjana-1 di saat mereka pertama kali diterima sebagai karyawan di perusahaan. Pegawai MCP (Management Compensation Program). 3. pegawai golongan ini memiliki klasifikasi 7-10. pegawai dengan klasifikasi 1 sampai dengan 4. 2. Kenaikan klasifikasi dari klasifikasi-7 ke klasifikasi-10 tidak tergantung pada posisi yang tersedia. pegawai golongan ini adalah pegawai yang termasuk klasifikasi 11 ke atas. Berdasarkan klasifikasi yang dimiliki masing-masing pegawai empat penggolongan seperti berikut: 1. Klasifikasi-1 adalah yang terendah sedangkan klasifikasi ………………. Pegawai SCP (Staff Compensation Program). 4. Posisi klasifikasi-11 ke atas adalah posisi ahli senior yang jumlah posisinya memang secara relatif sedikit. Kenaikan klasifikasi dari klasifikasi 10 ke 11 mulai sulit karena dikaitkan dengan posisi kerja yang tersedia.. Lulusan ilmu sosial hanya memperoleh klasifikasi-7 sedangkan lulusan ilmu eksakta mendapat klasifikasi-8.Pegawai tetap dikategorikan ke dalam ……………. Gaji mereka dibayar oleh pihak kontraktor. . Walaupun demikian pegawai kontraktor tidak menerima gaji dari PT CPI. adalah tertinggi. tetapi tergantung pada prestasi kerja masing-masing karyawan. Pegawai kelompok terakhir ini dalam bekerja dipimpin oleh penyelia PT CPI dan bertanggungjawab kepadanya. Seseorang baru dipromosikan ke klasifikasi 11 hanya bila ada posisi yang terbuka. Selain pegawai golongan di atas ada pegawai tidak tetap yang bekerja berdasarkan kontrak. yakni pegawai yang memiliki klasifikasi 5 dan 6. Pegawai Associate Staff. klasifikasi.

Tunjangan . Gaji Gaji yang diberikan pada karyawan di dasarkan pada gaji pokok yang jumlahnya ditinjau setiap tahun sekali.KOMPENSASI Kompensasi yang diberikan kepada karyawan atas tenaga dan pkiran yang dicurahkan pada pekerjaan terdiri atas gaji. Selain kenaikan gaji reguler tersebut karyawan juga memperoleh tambahan kenaikan gaji yang jumlahnya didasarkan pada prestasi kerja masing-masing karyawan. Jumlah gaji tambahan ini dibatasi oleh ketentuan gaji maksimal untuk masing-masing klasifikasi. tunjangan dan berbagai fasilitas. Kenaikan yang semakin mengecil ini dilakukan agar gaji yang diterima tidak melampaui ketentuan jumlah gaji maksimum untuk setiap klasifikasi. Ketentuan yang demikian ini menjadi factor yang kurang menggairahkan karyawan untuk bekerja. Ketentuan gaji maksimum ini menimbulkan masalah bagi karyawan yang tidak bisa naik klasifikasi karena tidak tersedianya posisi kerja untuk klasifikasi yang lebih tinggi. Dalam sepuluh tahun terakhir ini kenaikan reguler gaji pegawai adalah sebesar 5% dari gaji pokok setahun. Ketentuan gaji maksimum ini akan menyebabkan jumlah gaji tambahan yang didasarkan pada prestasi kerja semakin mengecil dari tahun ke tahun. Karyawan yang telah mencapai usia tertentu akan berhenti bekerja dan mendapat uang penghasilan dari pensiun.

selain tunjangan uang tunai. Cuti tahunan yang diberikan tergantung pada golongan karyawan. kelahiran anak. Sedangkan mereka yang masa kerjanya diatas 20 tahun memperoleh cuti sebanyak 35 hari. Besarnya jumlah uang tunai yang diberikan didasarkan pada masa kerja karyawan. Bagi karyawan Staff dengan klasifikasi 7 sampai 10 berhak mendapat cuti sebanyak 35 hari. Tunjangan lain yang diberikan adalah tunjangan cuti dan hari libur. Tunjangan perumahan dapat berupa kesempatan untuk membangun rumah atas bantuan perusahaan. dan mereka yang diatas klasifikasi 10 mendapat tambahan 6 hari. Selain itu sejumlah uang tunai juga diberikan ke[ada karyawan yang tidak bisa meneruskan pekerjaannya diperusahaan karena penyakit yang serius. Tunjangan juga diberikan kepada karyawan yang meninggal dunia. melahirkan anak dan kematian.” Karyawan yang akan mengambil cuti akan memperoleh tunjangan cuti yang jumlahnya berbeda berdasarkan golongan dan klasifikasi yang karyawan. Tambahan enam hair ini adalah bagian dari Program “Rest & Relaxation. Karyawan Non-staff menerima biaya cuti sebesar 150% dari gaji pokok sedangkan pegawai Associate Staff dan Staff klasifikasi -7 sampai klasifikasi -10 menerima biaya cuti sebesar 200% dari gaji pokok. Karyawan dapat menikmati hari libur dengan gaji tetap dibayarkan. Tunjangan ini memberi peluang kepada karyawan yang menderita sakit berkepanjangan untuk terus mendapat gaji penuh.Perusahaan memberikan tunjangan uang tunai pada karyawan yang bekerja di daerah terpencil. Hari libur tersebut meliputi hari libur resmi pemerintah. Karyawan Non Staff dan Associate staff dengan masa kerja kurang dari 20 tahun memperoleh cuti sebanyak 28 hari. Selain tunjangan tersebut di atas karyawan juga menerima tunjangan bagi karyawan yang mengalami sakit berkepanjangan. Keluarga yang ditinggalkan memperoleh sejumlah uang untuk meringankan penderitaan akibat kehilangan anggota keluarga yang menjadi sunber penghasilan. Fasilitas . perusahaan juga memberikan tunjangan perumahan dan tunjangan transportasi untuk mereka yang tidak menempati perumahan yang disediakan oleh perusahaan. naik haji. cuti tahunan. dan beberapa hari libur yang diberikan kepada karyawan oleh perusahaan untuk berbagai urusan seperti pernikahan.

sedangkan bagi karyawan yang masih lajang disediakan kamar penginapan disertai pelayanan makan dan cucian. Jakarta atau Singapura dengan fasilitas kelas satu. lapangan atletik. Untuk memperlancar pendidikan anak para karyawan. lapangan golf. Bagi karyawan yang sudah berumah tangga disediakan perumahan. kolam renang. Beasiswa diberikan kepada anak-anak yang berprestasi. perpustakaan dan gedung bioskop. perusahaan juga menyediakan beasiswa dan membangun sekolah TK. Air dan listrik disediakan secara cuma-cuma oleh perusahaan untuk perumahan karyawan. fitness center. Fasilitas lain yang disediakan oleh perusahaan adalah pendirian rumah ibadah (masjid. SD.Berbagai fasilitas disediakan perusahaan untuk kesejahteraan karyawan. Duri. Perusahaan menyediakan biaya yang besar untuk memelihara fasilitas ini. Bentuk beasiswa sangat bervariasi. Supermarket dikelola oleh kontraktor untuk meyediakan berbagai barang kebutuhan karyawan dengan harga yang dikontrol oleh perusahaan. Fasilitas kesehatan disediakan oleh perusahaan untuk dengan membuat Rumah Sakit Pusat di Rumbai dan beberapa rumah sakit pembantu di masing-masing daerah operasi (Minas. gereja) dan super market. Rumah sakit ini bisa digunakan oleh karyawan dan keluarganya (satu isteri dan tiga anak dibawah usia 21 tahun). Bila penyakit karyawan menuntut fasilitas kesehatan yang lebih canggih. SMA dan SLB. Selain beasiswa perusahaan juga menyediakan transportasi berupa bus untuk mengantar dan menjemput anak sekolah. mak perusahaan akan menyediakan biaya untuk mengirimkan karyawan atau keluarganya ke rumah sakit di Padang. PERMASALAHAN SUMBER DAYA MANUSIA . Fasilitas olah raga dan rekreasi disediakan perusahaan dalam berbagai bentuk antara lain staffclub. dan Dumai). SMP. bowling centers. lapangan tennis. restoran. mulai dari pembayaran uang sekolah sampai pemberian biaya penuh untuk sekolah di luar negeri selama 5 tahun.

Keluhan lainnya adalah perbedaan perlakuan atas karyawan yang berasal dari konsorsium Pertamina yang bekerja di PT CPI. Selain itu sebagian karyawan merasa bahwa tunjangan hari tua yang relatif rendah. Tampaknya PT CPI hanya dijadikan batu loncatan untuk mencari pekerjaan di tempat lain. Perpindahan tenaga kerja ini sangat mempengaruhi jalan operasi perusahaan. Selain itu adapula berbagai keluhan lain. PT CPI menghadapi permasalahan dalam penyiapan tenaga ahli. Perpindahan (labor turn over) yang tinggi dianggap aneh oleh perusahaan. Misalnya ada karyawan yang menuntut agar gaji karyawan yang langsung bekerja di bidang eksplorasi dan produksi diberikan dalam proporsi yang lebih besar dibandingkan dengan karyawan administrasi. Mereka mendapat peluang yang lebih baik untuk ikut training bagi kenaikan karir dibandingkan dengan karyawan yang bukan berasal dari konsorsium Pertamina. Misalnya gaji. Karyawan merasa apa yang merika terima tidak sesuai dengan pengorbanan mereka yang harus bekerja di lingkungan kerja jauh dari kota besar.Walaupun perusahaan memberikan gaji. . Seiring dengan penurunan harga minyak tersebut. tunjangan dan berbagai fasilitas kepada karyawan yang menurut ukuran beberapa perusahaan lain dianggap cukup istimewa namun perusahaan menghadapi permasalahan dalam pengembangan sumberdaya manusia.00 per barrel. Di saat pertumbuhan ekonomi Indonesia yang cukup pesat banyak industri baru yang muncul memperketat persaingan untuk mencari tenaga kerja yang bermutu tinggi. karena pihak perusahaan telah memberikan gaji.42% karyawan yang berlatar belakang sarjana berhenti bekerja dan pindah ke perusahaan lainnya. walaupun sebenarnya kemampuan dan prestasi kerja tidak begitu berbeda. Selama kurun waktu tersebut terdapat sekitar 51. Kelebihan produksi minyak di pasaran telah membuat harga turun cukup drastis dari harga di atas $25.00 per barrel menjadi di bawah $18. Untuk mengatasi permasalahan diatas perusahaan harus melakukan berbagai tindak korektif agar karyawan bisa bertahan di perusahaan dalam waktu yang relatif lama. Pada umumnya karyawan yang berhenti bekerja tersebut berasal dari Pulau Jawa. sejak tahun 1981 hingga saat ini karyawan yang direkrut oleh perusahaan untuk level pendidikan sarjana banyak yang pindah kerja ke perusahaan lain setelah mereka bekerja sekitar dua sampai lima tahun di perusahaan. tunjangan dan fasilitas untuk karyawan jauh diatas apa yang diperoleh karyawan domestik. Namun di mata karyawan apa yang diberikan oleh perusahaan kepada karyawan tidak memuaskan. tunjangan dan fasilitas yang baik. Di tahun 1981 harga minyak di dunia menurun cukup drastis.