BAHAYA ONANI TERHADAP KESEHATAN 1.

Pengertian Onani / Masturbasi Masturbasi, onani, atau rancap adalah perangsangan seksual yang sengaja dilakukan pada organ kelamin untuk memperoleh kenikmatan dan kepuasan seksual. Perangsangan ini dapat dilakukan tanpa alat bantu ataupun menggunakan sesuatu objek atau alat, atau kombinasinya. Masturbasi merupakan suatu bentuk autoerotisisme yang paling umum, meskipun ia dapat pula dilakukan dengan bantuan pihak (orang) lain. 2. Pelaku Masturbasi Pelakunya tidak hanya pria saja, namun wanita pun ada yang melakukannya. Hasil dari suatu penelitian diungkap bahwa 95 persen pria dan 89 persen wanita dilaporkan pernah melakukan masturbasi. Penelitian Kinsey di Amerika Serikat menunjukkan, bahwa hampir semua pria dan tiga per empat dari wanita melakukan masturbasi pada suatu waktu dalam hidup mereka. Penelitian Orebio mendapatkan bahwa 83% dari anak laki-laki dan 38% dari anak wanita melakukan masturbasi. Penelitian lainnya menunjukkan angka yang berbeda-beda pada setiap level umur responden. Sebagian besar pria yang melakukan masturbasi cenderung melakukannya lebih sering dibandingkan wanita, dan mereka cenderung menyatakan selalu mengalami orgasme ketika bermasturbasi. Usia remaja merupakan usia yang paling rentan melakukan masturbasi. Biasanya yang melakukan masturbasi adalah anak-anak muda yang belum kawin, atau menjanda, orang-orang dalam pengasingan dan bermacam-macam lagi. Dan, jika dibandingkan, anak laki-laki lebih banyak melakukan masturbasi daripada anak perempuan. 3. Pandangan agama

Islam
Ada perbedaan pendapat dalam hal ini. Pertama haram, dan kedua boleh-boleh saja. Ulama yang berpendapat demikian, mendasarkan keharamannya pada Al-Qur'an surah Al-Mu'minuun:5-7, yang artinya: "Dan orang orang yang mememelihara kemaluannya kecuali terhadap istrinya atau hamba sahaya, Mereka yang demikian itu tak tercela. Tetapi barangsiapa mau selain yang demikian itu, maka mereka itu orangorang yang melewati batas." Keharaman ini juga didasarkan pada alasan bahwa orang yang onani itu ibaratnya melepaskan syahwatnya bukan pada tempatnya. Seperti itu jelas tidak diperbolehkan. Sedang ulama yang memperbolehkan onani atau masturbasi ini beralasan bahwa mani adalah sesuatu yang lebih. Karenanya boleh dikeluarkan. Bahkan hal itu diibaratkan dengan memotong daging lebih. Pendapat demikian ini didukung Imam Hambali dan Ibnu Hazm. Sedang ulama Hanafiah memberikan batas kebolehan dalam keadaan:
• •

karena takut melakukan perzinaan; karena tidak mampu kawin (tapi syahwat berlebihan).

Rasulullah SAW juga telah mengajarkan bagaimana menghindari luapan birahi, bagi para pemuda yang belum mampu menikah; hendaknya sering-sering melakukan

dan puasa bisa membendung syahwat atau nafsu birahi. Membuat seseorang tidak bisa melakukan hubungan intim kecuali onani terlebih dahulu atau ketergantungan. sebab puasa itu bisa membendung syahwat. maka kawinlah karena perkawinan itu bisa menjinakkan pandangan dan kemaluan.puasa. Kepala sering pusing. Jadi kehilangan benih tidaklah merugikan tubuh karena kelenjar kelenjar benih segera mengisi kekosongan akibat perbuatan masturbasi tersebut. Membuat badan lebih kurus karna terlalu banyak mengeluarkan sperma sebelum waktunya. Karena masturbasi hanyalah mengeluarkan apa yang berlebihan pada tubuh. 6. maka hendaknya ia berpuasa. 5 Dan bagi prempuan yang masturbasi dapat membuat hymen keperawanannya robek sehingga bisa disebut bukan perawan lagi. Tetapi barangsiapa yang belum mampu. Paru-paru bekerja tidak optimal / napasnya cepat. 3. Bukhari). Karena sudah terlalu sering sperma dibuang-buang. Hilangnya hawa nafsu atau hipoten ketika berumah tangga. 4. kesehatan reproduksi. Jantung berdebar terus-menerus. Dampak Negatif Onani Dampak negatif onani adalah bisa mengakibatkan kecanduan atau ketergantungan. Bahaya onani antara lain : 1. Resiko terserang kanker prostat diusia senja semakin besar. Mengurangi kecerdasan karena selalu membayangkan yang jorok-jorok membuat otak lemah. 5. yaitu "PENYAKIT MENTAL". • • • • • • • • • Berpotensi terhadap ejakulasi dini kelak jika melakukan hubungan seksual dengan istri. (HR. . barang siapa diantara kalian sudah ada kemampuan (fisik dan modal berumah tangga). Sabda Rasul: "Hai para pemuda. Tapi sebenarnya bahaya dan kerugiannya terletak pada dampak psikologis yang ditimbulkannya. Konsentrasi susah / sulit fokus. P dan Testic cepat rusak. karena puasa itu hikmah. 2. Onani di Tinjau dari Segi Kesehatan Para ilmuwan mengatakan bahwa melakukan onani tidak merusak kesehatan jika dilakukan tidak secara berlebih-lebihan. Tapi onani sangatlah berbahaya bagi kesehatan. (secara mental) Perasaan bersalah setelah masturbasi / onani. memang tidak ada kepastian mengenai bahaya melakukan onani dari sisi medis. Dan ini merupakan dosa besar yang sangat dilaknat oleh Allah SWT. Tidur tidak nyenyak / insomnia. 4. Kemungkinan Mr.

Pecegahan kebiasaan Onani Untuk mengurangi kebiasaan onani. ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Puasa. cemas. Masturbasi kompulsif sebagaimana perilaku kejiwaan yang lain adalah pertanda adanya masalah kejiwaan dan perlu mendapatkan penanganan dari dokter jiwa.• • Jadi sering melamun. Jika sudah terbiasa masturbasi / onani. maka ketika ditahan untuk tidak melakukannya. antara lain adalah: 1) Timbulnya rasa bersalah dan berdosa. pelampiasannya adalah masturbasi. sebagai objek untuk dieksploitasi demi nafsu kesenangan sendiri. kebingungan. sebuah ketagihan akan kegiatan-kegiatan seksual. Berpotensi terserang penyakit psikologi yang bernama 'Bipolar Disorder' (Gangguan Bipolar). sehingga pikiran tidak diisi oleh lamunan-lamunan yang tidak perlu. sebab ia memandang orang lain (lawan jenisnya) hanya sebagai objek pelampiasan seks. akan menjadi begitu berbahaya ketika sudah merasuk jiwa (kompulsif). 4) Pengaruh kumulatif dari rasa bersalah. maka energi yang dimiliki bisa lebih dihemat untuk daya tahan puasa. 3. 3) Kadar hasrat pornografi biasanya akan semakin bertambah. atau dengan kata lain ia melihat orang lain sebagai potongan-potongan daging belaka. akibatnya pelaku dihantui pandangan terhadap dirinya sebagai manusia yang kotor atau berdosa. . Dampak Psikologis Pelaku Onani Pengaruh psikologis yang tidak baik dapat dirasakan seseorang yang sering melakukan masturbasi. Di antaranya : 1. karena tidak ada kata puas bagi mereka yang terbiasa melakukan masturbasi. Hal ini sangat bermanfaat untuk menyalurkan kelebihan energi yang dimiliki oleh kalangan remaja. dan rasa berdosa. 2. Mudah marah. Perbanyak aktivitas. 2) Timbulnya permasalahan komunikasi sosial dengan orang lain. Olahraga. sang sperma akan keluar dengan sendirinya (ini kasus paling kronis). penyakit ini sulit disembuhkan. • • 6. Karena ini adalah hasil perintah dari otak yang tidak mampu menahannya. Apalagi. Sehingga hasrat untuk “berbuat” pun bisa lebih dikurangi. penyalur hasrat seksual. dalam agama juga dianjurkan untuk berpuasa bagi siapa saja yang tidak mampu memerangi nafsu syahwatnya. Dengan perut yang kosong. Jika penyakit ini makin parah maka akan menyebabkan seks maniak. Fase akhir jika masturbasi konfulsif tidak diselesaikan dengan tepat adalah munculnya fenomena sexual addicted. 7. dan akibat lanjutnya pelaku akan mengalami krisis kepercayaan diri. obatnya hanya iman.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful