1

KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN LAUT

SATKER PENINGKATAN FUNGSI PELABUHAN DAN PENGERUKAN PUSAT

DOKUMEN PEMILIHAN
Nomor : Dok.Selum / DED /2012 Tanggal : 19 Maret 2012

untuk

Pengadaan

JASA KONSULTANSI PEKERJAAN STUDI DETAIL ENGINEERING DESIGN (DED) REHABILITASI/PENGEMBANGAN FASILITAS PELABUHAN BAGANSIAPI API / DABO SINGKEP / SIKAKAP TAHUN ANGGARAN 2012

Kelompok Kerja Unit Layanan Pengadaan:

Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pada Kantor Pusat Direktorat Pelabuhan dan Pengerukan

Tahun Anggaran :2012

Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan

2

BAB II. INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP)
A. Umum IKP ini disusun berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, yang berisi instruksi dan/atau informasi yang diperlukan oleh peserta untuk menyiapkan penawarannya. Dalam IKP ini dipergunakan istilah dan singkatan sebagai berikut: - Jasa : adalah jasa layanan profesional yang Konsultansi membutuhkan keahlian tertentu diberbagai bidang keilmuan yang mengutamakan adanya olah pikir (brainware); - KAK : Kerangka Acuan Kerja; - HPS : Harga Perkiraan Sendiri; - Kemitraan : adalah kerjasama usaha antar penyedia yang masing-masing pihak mempunyai hak, kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan perjanjian tertulis; - Pokja ULP : Kelompok Kerja ULP adalah unit kerja di dalam organisasi ULP yang berfungsi untuk melaksanakan pemilihan penyedia; - LDP : Lembar Data Pemilihan - PPK : Pejabat Pembuat Komitmen adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pekerjaan - SPPBJ : Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa - SPMK : Surat Perintah Mulai Kerja - LPSE : Layanan Pengadaan Secara Elektronik adalah unit kerja K/L/D/I yang dibentuk untuk menyelenggarakan sistem pelayanan Pengadaan Barang/Jasa secara elektronik. - Aplikasi SPSE : Aplikasi perangkat lunak Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) berbasis web yang terpasang di server LPSE yang dapat diakses melalui website LPSE 1. Lingkup 1.1 Pokja ULP mengundang para peserta untuk Pekerjaan menyampaikan penawaran atas paket pekerjaan jasa konsultansi yang tercantum dalam LDP.

Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan

3

1.2 Peserta yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu yang tercantum dalam LDP, berdasarkan syarat umum dan syarat khusus kontrak dengan mutu sesuai Kerangka Acuan Kerja dan biaya sesuai kontrak. 2. Sumber Dana 2.1 Pengadaan ini dibiayai dari sumber pendanaan yang tercantum dalam LDP. 3.1 Pemilihan penyedia jasa konsultansi ini dapat diikuti oleh semua penyedia yang terdaftar di LPSE. 3.2 Peserta kemitraan dilarang untuk mengubah Perjanjian Kerja Sama Operasi/kemitraan 4. Larangan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) serta Penipuan 4.1 Peserta dan pihak yang terkait dengan pengadaan ini berkewajiban untuk mematuhi etika pengadaan dengan tidak melakukan tindakan sebagai berikut: a. berusaha mempengaruhi anggota Pokja ULP dalam bentuk dan cara apapun, untuk memenuhi keinginan peserta yang bertentangan dengan Dokumen Pemilihan, dan/atau peraturan perundang-undangan; b. melakukan persekongkolan dengan peserta lain untuk mengatur hasil pemilihan, sehingga mengurangi / menghambat / memperkecil/ meniadakan persaingan yang sehat dan/atau merugikan pihak lain; c. membuat dan/atau menyampaikan dokumen dan/atau keterangan lain yang tidak benar untuk memenuhi persyaratan dalam Dokumen Pemilihan. 4.2 Peserta yang terbukti melakukan tindakan sebagaimana dimaksud dalam angka 4.1 di atas dikenakan sanksi-sanksi sebagai berikut: a. sanksi administratif, seperti digugurkan dari proses pemilihan, atau pembatalan penetapan pemenang; b. sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam;

3. Peserta Pemilihan

Dokumen Seleksi umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan

dan diusahakan secara terencana untuk semaksimal mungkin terjadinya alih pengalaman/ keahlian dari tenaga ahli asing tersebut ke tenaga Indonesia.3 Pengenaan sanksi dilaporkan oleh Pokja ULP kepada PA/KPA. Satu Penawaran Tiap Peserta Setiap peserta. Dokumen Seleksi umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . dan/atau d. fungsi dan perannya. pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang. 4. disusun berdasarkan keperluan yang nyata. penggunaan tenaga ahli asing dilakukan semata-mata untuk mencukupi kebutuhan jenis keahlian yang belum dapat diperoleh di Indonesia. dilarang memiliki/melakukan peran ganda atau terafiliasi. 5. komponen berupa perangkat lunak yang diproduksi di dalam negeri belum memenuhi persyaratan.2 Dalam pelaksanaan pekerjaan jasa konsultansi dimungkinkan menggunakan komponen berupa tenaga ahli dan perangkat lunak yang tidak berasal dari dalam negeri (impor) dengan ketentuan: a. 5. 6. Pendayagunaa n Produksi Dalam Negeri 6. baik atas nama sendiri maupun sebagai anggota kemitraan hanya boleh memasukkan satu penawaran untuk satu paket pekerjaan. 6.1 Para pihak dalam melaksanakan tugas.4 c.2 Pegawai K/L/D/I dilarang menjadi peserta kecuali cuti di luar tanggungan K/L/D/I.1 Peserta berkewajiban untuk menyampaikan penawaran yang mengutamakan jasa konsultansi yang dilaksanakan di Indonesia oleh tenaga Indonesia (produksi dalam negeri). gugatan secara perdata. Larangan Pertentangan Kepentingan 5. b. 7.

4 Catatan tentang Pemberian mengenai isi Dokumen Penjelasan Pengadaan.1 Pemberian penjelasan dilakukan di tempat dan pada waktu yang ditentukan. Bentuk Dokumen Lain : 1) SPPBJ. Kerangka Acuan Kerja (KAK). 9. Biaya peninjauan lapangan di tanggung oleh peserta. Pokja ULP melalui Aanwijzer atau tim teknis yang ditunjuk. 3) Surat Jaminan Uang Muka.5 B. h. dapat memberikan penjelasan lanjutan dengan cara melakukan peninjauan lapangan. Instruksi Kepada Peserta. dan 3) Dokumen Penawaran Biaya. d. Lembar Data Pemilihan. Syarat-Syarat Umum Kontrak. 2) SPMK.3 Apabila dipandang perlu.2 Ketidakhadiran/Ketidakikutsertaan peserta pada saat pemberian penjelasan tidak dapat dijadikan dasar untuk menolak/menggugurkan penawaran. 9. c.2 Peserta berkewajiban memeriksa keseluruhan isi Dokumen Pemilihan ini. Syarat-Syarat Khusus Kontrak. b.1 Dokumen Pemilihan terdiri dari: a. e. 2) Dokumen Penawaran Teknis. f. Kelalaian menyampaikan Dokumen Penawaran yang tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan ini sepenuhnya merupakan resiko peserta. Dokumen Seleksi umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . Dokumen Pemilihan 8. 9. dan 4) Surat Jaminan Sanggahan Banding 8. Bentuk Dokumen Penawaran: 1) Surat Penawaran. 9. Pemberian Penjelasan 9. Isi Dokumen Pemilihan 8. Bentuk Surat Perjanjian. g.

Kerangka Acuan Kerja. Pokja ULP menjelaskan kepada peserta mengenai: a. e. i. Jadwal pemasukan dan pembukaan Dokumen Penawaran. g. f. Ketentuan tentang penyesuaian harga.5 Dalam pemberian penjelasan. l. c. Hal-hal yang menggugurkan penawaran. 9. d. Ketentuan tentang asuransi dan ketentuan lain yang dipersyaratkan. Perjanjian kemitraan/kerja sama operasi (jika diperlukan). Jika dilaksanakan penjelasan lanjutan dapat dibuat Berita Acara Penjelasan Lanjutan (BAPL) yang diunggah dalam website LPSE dan dapat dilihat melalui aplikasi SPSE.7 Apabila ketentuan baru atau perubahan penting tersebut tidak dituangkan dalam Adendum Dokumen Pemilihan maka ketentuan baru atau perubahan tersebut dianggap tidak ada dan ketentuan yang berlaku adalah yang tercantum dalam Dokumen Seleksi umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . Usaha Kecil dan koperasi kecil. Kelengkapan yang harus dilampirkan bersama Dokumen Penawaran. Cara penyampaian Dokumen Penawaran.6 pertanyaan dari peserta. k. maka Pokja ULP menuangkan ke dalam Adendum Dokumen Pemilihan yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari Dokumen Pemilihan. Jenis kontrak yang akan digunakan. Metode pemilihan. Metode dan tata cara evaluasi.6 Apabila dalam proses Penejelasan dan/atau BAPL sebagaimana dimaksud pada angka 9. Ketentuan dan cara sub kontrak sebagian pekerjaan kepada Usaha Mikro. j. jawaban dari Pokja ULP dapat dilihat melalui aplikasi SPSE.4 di atas terdapat hal-hal/ketentuan baru atau perubahan penting yang perlu ditampung. 9. h. 9. b.

10. 9.1 Setelah Pemberian Penjelasan dan sebelum batas akhir waktu pemasukan penawaran. dalam harus 13. Bahasa Penawaran Peserta menanggung semua biaya penyiapan dan penyampaian penawaran. C. 11. Penyiapan Penawaran 12. Biaya dalam Penyiapan Penawaran 13.1 Semua Dokumen Penawaran menggunakan Bahasa Indonesia. Perubahan Dokumen Pemilihan 10. Perubahan Waktu Pokja dapat melakukan perubahan waktu pada setiap tahapan pemilihan dengan menyertakan alasan perubahan.2 Setiap Adendum yang ditetapkan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen Pemilihan. Pokja ULP dapat menetapkan Adendum Dokumen Pemilihan. 10. 13. 10. 13. Dalam hal terjadi perbedaan penafsiran.3 Pengumuman Addendum Dokumen Pemilihan dapat dilihat pada website LPSE 2 (dua) hari sebelum batas akhir pemasukan penawaran.8 Peserta dapat mengunduh Addendum Dokumen Pemilihan yang diunggah Pokja ULP pada aplikasi SPSE. berdasarkan informasi baru yang mempengaruhi substansi pekerjaan.2 Dokumen penunjang yang terkait dengan Dokumen Penawaran dapat menggunakan Bahasa Indonesia atau bahasa asing.3 Dokumen penunjang yang berbahasa asing perlu disertai penjelasan dalam Bahasa Indonesia. maka yang berlaku adalah Dokumen Seleksi umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan .7 Dokumen Pemilihan yang awal.

metodologi dan program kerja. 14. d) komposisi tim dan penugasan. lingkup dan data pekerjaan yang dilaksanakan secara singkat. pemberi tugas. 3) kualifikasi tenaga ahli. lokasi. terdiri dari : a) tanggapan dan saran terhadap Kerangka Acuan Kerja. c) jadwal pelaksanaan pekerjaan.1 Penawaran yang disampaikan oleh peserta terdiri dari 2 (dua) file yang memuat Penawaran Administrasi dan Teknis (File I) dan Penawaran Biaya (File II). Dokumen Penawaran Teknis: 1) data pengalaman perusahaan. 14. c) uraian pengalaman kerja sejenis 10 (Sepuluh) tahun terakhir.2 Penawaran Administrasi dan Teknis (File I) harus terdiri dari: a. diuraikan secara jelas dengan mencantumkan informasi : nama pekerjaan yang dilaksanakan. 3) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan. c. 2) masa berlaku penawaran. Surat Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi (apabila ada). dan waktu pelaksanaan (menyebutkan bulan dan tahun) 2) pendekatan dan metodologi. b) daftar pengalaman kerja sejenis 10 (sepuluh) tahun terakhir. e) jadwal penugasan tenaga ahli. Dokumen Penawaran 14. terdiri dari: a) data organisasi perusahaan. yang didalamnya mencantumkan : 1) tanggal. terdiri dari : a) Daftar Riwayat Hidup personil yang diusulkan. dan b. nilai. Surat Penawaran.8 penjelasan dalam Bahasa Indonesia. Dokumen Seleksi umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . b) uraian pendekatan.

Harga Penawaran 15. b. 15. [Jika mempersyaratkan Surat Jaminan] Hasil pemindaian (scan) Surat Jaminan.2 Biaya overhead. 15. Dokumen Seleksi umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . dokumen lain yang dipersyaratkan. surat penawaran biaya yang didalamnya tercantum masa berlaku penawaran dan total biaya penawaran (dalam angka dan huruf).9 b) surat pernyataan kesediaan untuk ditugaskan.3 Penawaran Biaya (File II) harus terdiri dari: a. d.1 Untuk kontrak harga satuan serta kontrak gabungan harga satuan dan lumpsum. e. rekapitulasi penawaran biaya. Dalam hal pencairan jaminan memerlukan dokumen asli Surat Jaminan maka Surat Jaminan dikirim melalui pos/jasa pengiriman ke alamat sesuai LDP. peserta mencantumkan harga satuan dan biaya total untuk tiap mata pembayaran/pekerjaan dalam Rincian Biaya Langsung Personil dan Non-Personil. bea. rincian Biaya Langsung Personil (remuneration). d. rincian Biaya Langsung Non-Personil (direct reimburseable cost). f. dokumen lain yang dipersyaratkan. retribusi. 14. c. dan pungutan lain yang harus dibayar oleh penyedia untuk pelaksanaan paket pekerjaan jasa konsultansi ini diperhitungkan dalam total biaya penawaran. asuransi dan keuntungan serta semua pajak. Jika harga satuan ditulis nol atau tidak dicantumkan maka kegiatan dalam mata pembayaran tersebut dianggap telah termasuk dalam harga satuan kegiatan yang lain dan kegiatan tersebut tetap harus dilaksanakan.

2 Apabila evaluasi belum selesai dilaksanakan. D. Pemasukan Dokumen Penawaran 18. yaitu 1 (satu) file untuk File Penawaran Administrai Teknis (File ke-1) dan 1 (satu) file untuk File Penawaran Biaya (File ke-2).3 Peserta dapat : a.2 File Penawaran disandikan dengan Aplikasi Pengaman Dokumen (APENDO). 17. Pelaksanaan Pokja ULP dapat meminta kepada seluruh peserta secara tertulis untuk memperpanjang masa berlakunya penawaran tersebut dalam jangka waktu tertentu.4 Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu yang ditetapkan dalam LDP. Waktu sebelum akhir masa berlakunya penawaran. dan Jangka 17.3 Peserta wajib mengetahui dan mengikuti ketentuan penggunaan APENDO yang Dokumen Seleksi umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . 18. 18. Penyampula n File Penawaran 18. Masa Berlaku 17.1 Masa berlakunya penawaran sesuai dengan Penawaran ketentuan dalam LDP. 17. Menyetujui permintaan tersebut tanpa mengubah penawaran. b. 17. Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran 16. Menolak permintaan tersebut dan dapat mengundurkan diri secara tertulis dengan tidak dikenakan sanksi.2 Pembayaran atas pretasi pekerjaan jasa konsultansi ini dilakukan sesuai dengan cara yang ditetapkan dalam LDP dan diuraikan dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak. 16.1 Semua biaya dalam penawaran harus dalam bentuk mata uang yang ditetapkan dalam LDP.10 16.1 Dokumen Penawaran (File Penawaran) disampaikan masing-masing 1 (satu) file.

Dokumen Seleksi umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . Penawaran Terlambat Penawaran harus disampaikan secara elektronik melalui aplikasi SPSE kepada Pokja ULP paling lambat pada waktu yang ditentukan oleh Pokja ULP.11 tersedia pada APENDO. aplikasi SPSE menolak setiap penawaran yang akan dikirim. E. Penyampaian Dokumen Penawaran 19. Selanjutnya File ke-1 dan File ke-2 di unggah (upload) pada aplikasi SPSE.3 Peserta dapat mengirim/mengunggah file penawaran secara berulang sebelum batas akhir waktu pemasukan Dokumen Penawaran dan file penawaran terakhir akan menggantikan file yang telah terkirim sebelumnya. Setelah batas akhir waktu pemasukan penawaran. Pembukaan dan Evaluasi Penawaran 22.1 Peserta menyampaikan Dokumen Penawaran (File penawaran) kepada Pokja ULP dengan mengunggah file penawaran terenkripsi melalui aplikasi SPSE sesuai jadwal yang ditetapkan 19.1 Pada tahap pembukaan penawaran. 20. 18. Pembukaan Penawaran File I 22. 19. Batas Akhir Waktu Pemasukan Penawaran 21.4 File Penawaran Administrasi dan Teknis dimasukkan dalam File ke-1 sedangkan File Penawaran Biaya dimasukkan dalam File ke-2. Pokja ULP mengunduh dan melakukan dekripsi file penawaran dengan menggunakan APENDO sesuai waktu yang telah di tetapkan.2 Peserta hanya dapat menyampaikan file penawaran kepada Pokja ULP melalui aplikasi SPSE. 19.

23. Penawaran dievaluasi dengan cara memeriksa dan membandingkan Dokumen Penawaran terhadap pemenuhan persyaratan yang diurut mulai dari tahapan penilaian persyaratan administrasi. Apabila dapat dibuka. Semua ketentuan IKP mengenai evaluasi penawaran berlaku untuk setiap metode evaluasi. Pokja ULP melakukan evaluasi terhadap file I yang meliputi: a.3 23.3 Apabila penawaran yang masuk kurang dari 3 (tiga) peserta maka seleksi dinyatakan gagal. Pokja ULP menyampaikan file penawaran tersebut kepada LPSE untuk mendapat keterangan bahwa file yang bersangkutan tidak dapat dibuka.4 Pokja ULP tidak boleh menggugurkan penawaran pada waktu pembukaan penawaran kecuali untuk file penawaran yang sudah dipastikan tidak dapat dibuka berdasarkan keterangan LPSE. kecuali dalam klausul diatur atau disebutkan secara khusus hanya berlaku untuk salah satu metode evaluasi saja. Selanjutnya Pokja ULP menetapkan penawaran tidak memenuhi syarat. Metode evaluasi.1 23. 22.2 23. dan tata cara selain yang disebutkan dalam IKP tidak diperbolehkan. evaluasi teknis. persyaratan teknis. evaluasi administrasi. dan kewajaran biaya. Evaluasi Penawaran File I 23.12 22.2 Terhadap file penawaran yang tidak dapat dibuka (didekripsi). kriteria. dan b. 22.4 Dokumen Seleksi umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . maka Pokja ULP akan melanjutkan proses atas penawaran yang bersangkutan.

penawaran yang memenuhi syarat adalah penawaran yang sesuai dengan ketentuan. maka : 1) peserta yang terlibat dimasukan dalam Daftar Hitam baik badan usahanya maupun pengurusnya. dan/atau mengubah kriteria dan persyaratan yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. mengganti dan/atau mengubah isi file I. Dokumen Seleksi umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . d. tanpa ada penyimpangan yang bersifat penting/ pokok atau penawaran bersyarat. mengganti. Pokja ULP dan/atau peserta dilarang menambah. apabila dalam evaluasi ditemukan bukti adanya persaingan usaha yang tidak sehat dan/atau terjadi pengaturan bersama (kolusi/persekongkolan) antara peserta.13 23. c. dan ruang lingkup serta kualifikasi tenaga ahli yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. e. syarat-syarat. penyimpangan yang bersifat penting/ pokok atau penawaran bersyarat adalah: 1) penyimpangan dari Dokumen Pemilihan yang mempengaruhi lingkup. mengurangi. Pokja ULP dan/atau PPK dengan tujuan untuk memenangkan salah satu peserta. f. Pokja ULP dilarang menambah. para pihak dilarang mempengaruhi atau melakukan intervensi kepada Pokja ULP selama proses evaluasi. b. dan/atau 2) penawaran dari peserta dengan persyaratan tambahan di luar ketentuan Dokumen Pemilihan yang akan menimbulkan persaingan usaha tidak sehat dan/atau tidak adil diantara peserta yang memenuhi syarat.5 Ketentuan umum dalam melakukan evaluasi sebagai berikut : a. dan hasil/kinerja pekerjaan. mengurangi. kualitas.

6 Evaluasi Administrasi : a. maka seleksi dinyatakan gagal. 6) apabila hanya ada 1 (satu) atau 2 (dua) peserta yang memenuhi persyaratan administrasi.14 2) proses evaluasi tetap dilanjutkan dengan menetapkan peserta lainnya yang tidak terlibat (apabila ada). 3) apabila tidak ada peserta lainnya sebagaimana dimaksud pada angka 2). 23. dan c) bertanggal. apabila: 1) syarat-syarat substansial yang diminta berdasarkan Dokumen Pemilihan dipenuhi/dilengkapi. b. 3) untuk menghindari kesalahankesalahan kecil yang dapat menggugurkan penawaran. maka syarat-syarat lainnya yang diperlukan agar diminta dan dievaluasi pada saat prakualifikasi dan tidak perlu dilampirkan pada file I. Evaluasi terhadap data administrasi hanya dilakukan terhadap hal-hal yang tidak dinilai pada saat penilaian kualifikasi. b) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. Penawaran dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi. 2) surat penawaran : a) jangka waktu berlakunya surat penawaran tidak kurang dari waktu yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. 5) peserta yang memenuhi persyaratan administrasi dilanjutkan dengan evaluasi teknis. 4) Pokja ULP dapat melakukan klarifikasi terhadap hal-hal yang kurang jelas dan meragukan. maka evaluasi tetap Dokumen Seleksi umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan .

c) kualifikasi tenaga ahli (bobot nilai antara 50 %). 23. 2) pengalaman kerja di Indonesia dan/atau di lokasi proyek mendapat Dokumen Seleksi umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . c. b. 3) bobot masing-masing unsur ditetapkan oleh Pokja ULP berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan. 7) Apabila tidak ada peserta yang memenuhi persyaratan administrasi. kemudian membandingkan jumlah perolehan nilai dari para peserta. dengan ketentuan: 1) unsur-unsur pokok yang dinilai adalah: a) pengalaman perusahaan (bobot nilai antara 10 %). Unsur-unsur yang dievaluasi harus sesuai dengan yang ditetapkan. Evaluasi teknis dilakukan terhadap peserta yang memenuhi persyaratan administrasi. d. Evaluasi penawaran teknis dilakukan dengan cara memberikan nilai angka tertentu pada setiap kriteria yang dinilai dan bobot yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. b) pendekatan dan metodologi (bobot nilai antara 40 %).7 Evaluasi Teknis : a.15 dilanjutkan dengan evaluasi teknis. 2) penilaian dilakukan sesuai pembobotan dari masing-masing unsur yang telah ditentukan dalam LDP. Penilaian terhadap Pengalaman Perusahaan dilakukan atas: 1) pengalaman perusahaan peserta dalam melaksanakan pekerjaan sejenis dengan pekerjaan yang dipersyaratkan dalam KAK untuk 10 (sepuluh) tahun terakhir. maka seleksi dinyatakan gagal.

lokasi. 4) penilaian juga dilakukan terhadap jumlah pekerjaan yang sedang dilaksanakan oleh peserta. 6) sub unsur Pengalaman Perusahaan yang dinilai adalah: a) pengalaman melaksanakan proyek/kegiatan sejenis. c) pengalaman manajerial dan fasilitas utama. pemberi tugas. 7) bobot masing-masing sub unsur ditetapkan oleh Pokja ULP berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP. dan waktu pelaksanaan (menyebutkan bulan dan tahun). nilai. e. 5) pengalaman perusahaan peserta harus dilengkapi dengan referensi dari pengguna jasa. disamping untuk mengukur pengalaman juga dapat dipergunakan untuk mengukur kemampuan/kapasitas peserta yang bersangkutan dalam melaksanakan tugasnya. d) kapasitas perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap. yang menunjukkan kinerja perusahaan peserta yang bersangkutan selama 10 (sepuluh) tahun terakhir. Penilaian terhadap Pendekatan dan Metodologi dilakukan atas: Dokumen Seleksi umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . lingkup dan data pekerjaan yang dilaksanakan secara singkat. 3) pengalaman tersebut diuraikan secara jelas dengan mencantumkan informasi: nama pekerjaan yang dilaksanakan. e) [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan].16 tambahan nilai. b) pengalaman melaksanakan di lokasi proyek/kegiatan.

dan pengenalan lapangan. apresiasi terhadap inovasi. b) kualitas metodologi. kebutuhan jumlah orang bulan. uraian tugas. organisasi. konsistensi antara metodologi dengan rencana kerja. 2) sub unsur Pendekatan dan Metodologi yang dinilai adalah: a) pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK. perhitungan teknis. orang bulan (personmonth) tenaga ahli. penilaian terutama meliputi: pengertian terhadap tujuan proyek/kegiatan. kualitas metodologi. spesifikasi teknis. lingkup serta jasa konsultansi yang diperlukan (aspek-aspek utama yang diindikasikan dalam KAK). jadwal pekerjaan. gambar-gambar kerja. jadwal penugasan. d) fasilitas pendukung dalam melaksanakan pekerjaan yang Dokumen Seleksi umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan .17 1) pemahaman perusahaan peserta atas lingkup pekerjaan/jasa layanan yang diminta dalam KAK. c) hasil kerja (deliverable). penilaian terutama meliputi: ketepatan menganalisa masalah dan langkah pemecahan yang diusulkan dengan tetap mengacu kepada persyaratan KAK. tanggapan terhadap KAK khususnya mengenai data yang tersedia. pemahaman atas sasaran/tujuan. penilaian meliputi antara lain: analisis. dan hasil kerja. program kerja. dan laporan-laporan. laporan-laporan yang disyaratkan. dan kebutuhan fasilitas penunjang. jenis keahlian serta jumlah tenaga ahli yang diperlukan. jangka waktu pelaksanaan.

f. Bagi tenaga ahli yang diusulkan sebagai pemimpin/wakil pemimpin pelaksana pekerjaan (team leader/co team leader) dinilai pula pengalaman sebagai pemimpin/ wakil pemimpin tim.18 diminta dalam KAK. persyaratan. b) pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK. Ketentuan penghitungan pengalaman kerja profesional dilakukan sebagai berikut: Dokumen Seleksi umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . Kualifikasi Tenaga Ahli. 3) bobot masing-masing sub unsur ditetapkan oleh Pokja ULP berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP. e) gagasan baru yang diajukan oleh peserta untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK diberikan nilai lebih. f) [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. yaitu lulusan perguruan tinggi negeri atau perguruan tinggi swasta yang telah lulus ujian negara atau yang telah diakreditasi. penilaian dilakukan atas: 1) tenaga ahli yang diusulkan untuk melaksanakan pekerjaan dengan memperhatikan jenis keahlian. 2) sub unsur Kualifikasi Tenaga Ahli yang dinilai adalah: a) tingkat pendidikan. atau perguruan tinggi luar negeri yang telah diakreditasi. didukung dengan referensi dari pengguna jasa. dibuktikan dengan salinan ijazah. serta jumlah tenaga yang telah diindikasikan di dalam KAK.

bulan. maka pengalaman kerja yang dihitung adalah total bulannya dikurangi 1 (satu) bulan. (2) apabila terdapat perhitungan bulan menurut Pokja ULP lebih kecil dari yang tertulis dalam penawaran. bila terjadi overlap yang dihitung hanya salah satu. dan tahunnya. Apabila perhitungan Pokja ULP lebih besar dibandingkan dengan yang tertulis dalam penawaran. (3) apabila jangka waktu pengalaman kerja profesional ditulis secara lengkap tanggal. maka yang diambil adalah yang tertulis dalam penawaran. maka pengalaman kerja akan dihitung secara penuh (kecuali bila terjadi overlap. maka yang diambil adalah perhitungan Pokja ULP.19 (1) tidak boleh terjadi tumpang tindih (overlap). maka bulan yang overlap dihitung satu kali). (6) kesesuaian lingkup pekerjaan dan posisi pengalaman kerja profesional dibandingkan Dokumen Seleksi umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . maka pengalaman kerja yang dihitung hanya 25 % dari total bulannya. (4) apabila jangka waktu pengalaman kerja profesional ditulis bulan dan tahunnya saja (tanpa tanggal). (5) apabila jangka waktu pengalaman kerja profesional ditulis tahunnya saja (tanpa tanggal dan bulan).

(4). (8) total seluruh bulan kerja profesional dibagi dengan angka 12 sehingga didapatkan jangka waktu pengalaman kerja profesional seorang tenaga ahli. dan (5) dikalikan dengan nilai kesesuaian lingkup pekerjaan dan posisi yang didapatkan dari angka (6). dinilai dengan kriteria sebagai berikut: (a) lingkup pekerjaan : i. (9) Nilai jangka waktu pengalaman kerja profesional tenaga ahli dicantumkan dalam LDP c) sertifikat keahlian/profesi yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang mengeluarkan.20 dengan yang dipersyaratkan dalam KAK. aspek pengenalan (familiarity) atas tata-cara. sesuai ii. aturan. d) lain-lain : penguasaan bahasa Inggris. menunjang iii. bahasa Indonesia (bagi konsultan Asing). tidak sesuai (c) nilai masing-masing kriteria ditetapkan oleh Pokja ULP berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP. sesuai ii. (7) bulan kerja profesional yang didapatkan dari angka (3). bahasa setempat. Dokumen Seleksi umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . terkait (b) posisi : i. sesuai dengan keahlian/profesi yang disyaratkan dalam KAK.

nama seluruh peserta. 4) Tingkat pendidikan tenaga ahli yang kurang dari tingkat pendidikan yang dipersyaratkan dalam KAK tidak diberi nilai. e. g. b. i. Dokumen Seleksi umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . Personil yang menguasai/memahami aspekaspek tersebut di atas diberikan nilai lebih tinggi. c. 3) bobot masing-masing sub unsur ditetapkan oleh Pokja ULP berdasarkan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang tercantum dalam LDP. tanggal dibuatnya Berita Acara. h. jumlah peserta yang lulus dan tidak lulus pada setiap tahapan evaluasi. e) [sub unsur lain yang dinilai dan dipersyaratkan]. 23. nilai evaluasi teknis diurutkan mulai dari nilai tertinggi.21 situasi. d. f. dan kondisi (custom) setempat. 5) Kualifikasi dari tenaga ahli yang melebihi dari kualifikasi yang dipersyaratkan dalam KAK tidak mendapat tambahan nilai. ambang batas nilai teknis. Apabila peserta yang lulus evaluasi teknis kurang dari 5 (lima) maka proses tetap dilanjutkan.8 Pokja ULP membuat dan menandatangani Berita Acara Hasil Evaluasi File I yang paling sedikit memuat: a. Apabila tidak ada peserta yang lulus evaluasi teknis maka seleksi dinyatakan gagal. Hasil evaluasi teknis harus melewati ambang batas nilai teknis (passing grade) seperti yang tercantum dalam LDP. hasil evaluasi penawaran administrasi dan teknis termasuk alasan ketidaklulusan peserta.

“Peserta dapat menyampaikan sanggahan terhadap pengumuman sebagaimana diatur dalam Dokumen Pemilihan ini.22 g. c. Pengumuma n Peringkat Teknis 24.” Peserta menyampaikan sanggahan secara elektronik melalui aplikasi SPSE atas penetapan pemenang kepada Pokja ULP dalam waktu 5 (lima) hari kerja setelah pengumuman pemenang. dan f. b. pernyataan bahwa seleksi gagal apabila tidak ada penawaran yang memenuhi syarat. d. nama dan alamat peserta. hasil evaluasi persyaratan administrasi. Sanggahan diajukan oleh peserta baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama dengan peserta lain apabila terjadi penyimpangan prosedur meliputi: a. dengan tembusan disampaikan secara offline kepada PPK.1 28. h.2 Dokumen Seleksi umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . 24.1 Pokja ULP memberitahukan penetapan peringkat teknis kepada seluruh peserta dengan cara diumumkan di melalui aplikasi SPSE. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). yang sekurangkurangnya memuat: a. dan ditempel di papan pengumuman resmi untuk masyarakat. e. 24. penyimpangan ketentuan dan prosedur diatur dalam Peratuan Presiden ini dan yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. disertai bukti terjadinya penyimpangan. keterangan-keterangan lain yang dianggap perlu mengenai pelaksanaan seleksi. nilai teknis seluruh peserta yang memenuhi persyaratan administrasi. Sanggahan [untuk Metode Evaluasi Kualitas diberi nomor urut 25] 28. nama paket pekerjaan. ambang batas nilai teknis.2 25. PA/KPA dan APIP K/L/D/I sebagaimana tercantum dalam LDP.

28.4 28.5 26. penyalahgunaan wewenang oleh Pokja ULP dan/atau pejabat yang berwenang lainnya. dan/atau c. bukan kepada Pokja ULP atau disampaikan diluar masa sanggah. Apabila sanggahan dinyatakan benar maka Pokja ULP menyatakan seleksi gagal. Pokja ULP. rekayasa tertentu sehingga menghalangi terjadinya persaingan usaha yang sehat.3 Dokumen Seleksi umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . APIP K/L/D/I yang tercantum dalam LDP. Sanggahan yang disampaikan secara offline. dapat mengajukan sanggahan banding secara tertulis kepada Menteri/Pimpinan Lembaga/Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi yang tercantum dalam LDP paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah menerima jawaban sanggahan. Peserta yang akan melakukan sanggahan banding harus memberikan Jaminan Sanggahan Banding yang ditujukan kepada 28.1 Banding [untuk Metode Evaluasi Kualitas diberi nomor urut 26] 29..2 29.23 b. Peserta yang tidak sependapat dengan jawaban sanggahan dari Pokja ULP.3 Pokja ULP wajib memberikan jawaban secara elektronik atas semua sanggahan paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah menerima sanggahan. Menteri/Pimpinan Lembaga/Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi yang tercantum dalam LDP wajib memberikan jawaban secara tertulis atas semua sanggahan banding paling lambat 15 (lima belas) hari kerja setelah surat sanggahan banding diterima. dianggap sebagai pengaduan dan ditindaklanjuti secara offline di luar aplikasi SPSE oleh pihak-pihak yang berwenang. Sanggahan 29. dengan tembusan kepada PPK.

5 29.2 Metode Evaluasi Kualitas diberi nomor urut 28] 28. Pokja ULP melakukan Koreksi Aritmatik terhadap penawaran biaya.6 28.000. Sanggahan banding yang disampaikan bukan kepada Menteri/Pimpinan Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi yang tercantum dalam LDP atau disampaikan diluar masa sanggah banding. Pokja ULP mengunduh dan melakukan dekripsi file penawaran dengan menggunakan APENDO sesuai waktu yang telah ditetapkan. dianggap sebagai pengaduan dan tetap harus ditindaklanjut Pada tahap pembukaan file II.00 (lima puluh juta rupiah) dengan masa berlaku 20 (dua puluh) hari kerja sejak tanggal pengajuan sanggahan banding.1 Penawaran File II. Sanggahan banding menghentikan proses seleksi.3 Dokumen Seleksi umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . Pembukaan 28. dengan ketentuan harga 29. dengan ketentuan: a. 29. Apabila dapat dibuka.24 Pokja ULP sebesar 2‰ (dua perseribu) dari HPS atau paling tinggi sebesar Rp50. Selanjutnya Pokja ULP menetapkan penawaran tidak memenuhi syarat.000. harus dilakukan pembetulan. Terhadap file penawaran yang tidak dapat dibuka (didekripsi). Pokja ULP menyampaikan file penawaran tersebut kepada LPSE untuk mendapat keterangan bahwa file yang bersangkutan tidak dapat dibuka. maka Pokja ULP akan melanjutkan proses atas penawaran yang bersangkutan. kesalahan hasil pengalian antara volume dengan harga satuan. dan Evaluasi Penawaran File II [untuk 28.4 Penerima Jaminan Sanggah Banding adalah Pokja ULP.

dan harga satuan pada surat penawaran tetap dibiarkan kosong. kesimpulan tentang kewajaran: 1) biaya pada Rincian Biaya Langsung Personil (remuneration).5 28. dan 4) biaya pada Rincian Biaya Langsung Non-Personil (direct reimbursable cost). b. c. kelengkapan isi file II. Unsur-unsur yang perlu diteliti dan dinilai dalam evaluasi penawaran biaya dilakukan terhadap: a. kewajaran biaya pada Rincian Biaya Langsung Personil (remuneration). 28. ULP melakukan evaluasi penawaran biaya dalam jangka waktu yang ditetapkan. b. 3) penugasan tenaga pendukung. besaran usulan biaya dan biaya terkoreksi. kewajaran penugasan tenaga ahli. kewajaran penugasan tenaga pendukung. d. d. c. jenis pekerjaan yang tidak diberi harga satuan dianggap sudah termasuk dalam harga satuan pekerjaan yang lain. f. 2) penugasan tenaga ahli.4 Total penawaran biaya terkoreksi yang melebihi pagu anggaran tidak menggugurkan penawaran sebelum dilakukan negosiasi biaya. kewajaran biaya pada Rincian Biaya Langsung Non-Personil (direct reimbursable cost). b. Pokja ULP membuat dan menandatangani Berita Acara Pembukaan dan Hasil Evaluasi File II yang sekurang-kurangnya memuat: a.7 Dokumen Seleksi umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . keterangan lain yang dianggap perlu. tanggal dibuatnya Berita Acara.25 satuan pekerjaan yang ditawarkan tidak boleh diubah. e.6 28. nama peserta. 28.

8 Berita Acara di unggah (upload) pada aplikasi SPSE dan dapat di unduh (download) oleh peserta.2 Metode Evaluasi Kualitas diberi nomor urut 29] 29. Pokja ULP menyampaikan undangan untuk menghadiri acara klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya segera setelah acara pembukaan dan evaluasi file II selesai.1 dan/atau Negosiasi [untuk Metode Evaluasi 30. meyakinkan kejelasan teknis dan biaya. Klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya dilakukan untuk: a.3 Dokumen Seleksi umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik.26 28. Undangan 29. Klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya dilakukan oleh Pokja ULP dengan: a.3 30. Klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya dilaksanakan diluar aplikasi SPSE (offline) oleh Pokja ULP. pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. hari.1 Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya [untuk 29. Undangan mencantumkan tempat. tanggal. dengan memperhatikan kesesuaian antara bobot pekerjaan dengan tenaga ahli dan/atau tenaga pendukung yang ditugaskan.2 Kualitas diberi nomor urut 30] 30. Undangan Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya disampaikan melalui email. atau d. c. b. Klarifikasi 30. penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya (dinyatakan dengan surat kuasa). serta mempertimbangkan kebutuhan perangkat/ fasilitas 29. dan waktu klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya. direktur utama/pimpinan perusahaan.

biaya satuan dibandingkan dengan biaya yang berlaku di pasaran. maksimum 3. memperoleh kesepakatan biaya yang efisien dan efektif dengan tetap mempertahankan hasil yang ingin dicapai sesuai dengan penawaran teknis yang diajukan peserta. jadwal penugasan personil. d. b. b.5 30. c. f. Klarifikasi dan negosiasi terhadap unit biaya personil dilakukan berdasarkan daftar gaji yang telah diaudit dan/atau bukti setor pajak penghasilan tenaga ahli konsultan yang bersangkutan.27 pendukung yang proporsional guna pencapaian hasil kerja yang optimal. g. dan h.2 (tiga koma dua) kali gaji dasar yang diterima oleh tenaga ahli tetap dan/atau maksimum 2. biaya satuan dari biaya langsung personil. program alih pengetahuan. cara penanganan pekerjaan dan rencana kerja. fasilitas penunjang. kualifikasi tenaga ahli. e. lingkup dan sasaran jasa konsultansi. kesesuaian rencana kerja dengan jenis pengeluaran biaya. b.6 Dokumen Seleksi umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . organisasi pelaksanaan. Aspek-aspek biaya yang perlu diklarifikasi dan dinegosiasi terutama: a. dengan ketentuan: a. dan c. volume kegiatan dan jenis pengeluaran. jadwal pelaksanaan pekerjaan.4 Aspek-aspek teknis yang perlu diklarifikasi dan dinegosiasi terutama: a.5 (dua koma lima) kali penghasilan yang diterima oleh tenaga ahli tidak tetap berdasarkan perhitungan dari daftar gaji yang telah diaudit dan/atau bukti setor pajak penghasilan tenaga ahli konsultan yang 30. 30.

5). maka Pokja ULP melanjutkan dengan mengundang pemenang cadangan pertama [untuk Metode Seleksi Kualitas ditulis : “peserta yang memiliki peringkat teknis kedua dan lulus ambang batas nilai teknis”] (apabila ada) untuk melakukan proses klarifikasi dan negosiasi Dokumen Seleksi umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . 30.28 bersangkutan. unit biaya personil dihitung berdasarkan satuan waktu yang dihitung berdasarkan tingkat kehadiran dengan ketentuan sebagaimana tercantum dalam LDP 30. atau manajer kantor. 30. Negosiasi biaya dilakukan terhadap total penawaran biaya terkoreksi yang melebihi HPS.10 Apabila hasil evaluasi biaya serta klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya tidak ditemukan hal-hal yang tidak wajar.8 30.11 Apabila klarifikasi dan negosiasi dengan pemenang seleksi [untuk Metode Seleksi Kualitas ditulis : “peserta yang memiliki peringkat teknis terbaik”] tidak menghasilkan kesepakatan. dilakukan berdasarkan harga pasar tenaga pendukung tersebut. sekretaris. maka total penawaran biaya dapat diterima sepanjang tidak melebihi pagu anggaran.9 30. tanpa mengurangi kualitas penawaran teknis. b.7 Klarifikasi dan negosiasi terhadap biaya tenaga pendukung (tenaga teknik dan penunjang/administrasi). seperti: tenaga survey. agar didapatkan total penawaran biaya hasil negosiasi yang memenuhi HPS. Harga satuan yang dapat dinegosiasikan yaitu Biaya Langsung Non-Personil yang dapat diganti (direct reimbursable cost) dan/atau Biaya Langsung Personil (remuneration) yang dinilai tidak wajar berdasarkan ketentuan pada angka 31.

29

sebagaimana di atur dalam angka 31.1 dan seterusnya. 30.12 Apabila dalam klarifikasi dan negosiasi dengan pemenang cadangan pertama [untuk Metode Seleksi Kualitas ditulis : “peserta yang memiliki peringkat teknis kedua dan lulus ambang batas nilai teknis”] tidak menghasilkan kesepakatan, maka Pokja ULP melanjutkan dengan mengundang pemenang cadangan kedua [untuk Metode Seleksi Kualitas ditulis : “peserta yang memiliki peringkat teknis ketiga dan lulus ambang batas nilai teknis”] (jika ada), yang selanjutnya dilakukan proses klarifikasi dan negosiasi sebagaimana di atur dalam angka 31.1 dan seterusnya. 30.13 Apabila klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya dengan 1 (satu) pemenang dan 2 (dua) pemenang cadangan [untuk Metode Seleksi Kualitas ditulis : “peserta yang memiliki peringkat teknis terbaik pertama, kedua, dan ketiga yang lulus ambang batas nilai teknis”] tidak menghasilkan kesepakatan maka seleksi dinyatakan gagal. 30.14 ULP membuat Berita Acara Hasil Klarifikasi dan Negosiasi.

G. Penunjukan Pemenang Seleksi 31. Penunjukan 31.1 Pokja ULP menyampaikan Berita Acara Hasil Penyedia Jasa Seleksi (BAHS) kepada PPK sebagai dasar Konsultansi untuk menerbitkan Surat Penunjukan [untuk Metode Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ). Evaluasi Kualitas diberi 31.2 PPK menerbitkan SPPBJ, bila sependapat nomor urut 31] dengan Pokja ULP, kepada peserta seleksi dengan peringkat teknis terbaik yang telah mencapai kesepakatan dengan Pokja ULP dalam acara klarifikasi dan negosiasi teknis

Dokumen Seleksi umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan

30

dan biaya untuk melaksanakan pekerjaan. 31.3 SPPBJ harus diterbitkan paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah Pokja ULP menyampaikan BAHS kepada PPK. 31.4 Salah satu tembusan dari SPPBJ disampaikan (tanpa lampiran surat perjanjian) sekurangkurangnya kepada unit pengawasan internal. 31.5 Apabila pemenang yang ditunjuk mengundurkan diri, maka PPK meminta Pokja ULP untuk mengundang peserta dengan peringkat teknis berikutnya yang telah lulus ambang batas nilai teknis (apabila ada) untuk menghadiri acara pembukaan file II, untuk selanjutnya dilakukan proses klarifikasi dan negosiasi, selama masa surat penawaran peserta tersebut masih berlaku atau sudah diperpanjang masa berlakunya. 31.6 Apabila semua peserta yang memiliki peringkat teknis terbaik pertama, kedua, dan ketiga yang lulus ambang batas nilai teknis dan akan ditunjuk sebagai penyedia mengundurkan diri, maka seleksi dinyatakan gagal oleh PA/KPA setelah mendapat laporan dari PPK. 31.7 Bagi calon penyedia yang mengundurkan diri dengan alasan yang tidak dapat diterima, dikenakan sanksi berupa dimasukkan dalam Daftar Hitam. 31.8 Kontrak ditandatangani paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah SPPBJ. 32. Kerahasiaan Proses [untuk Metode Evaluasi Kualitas diberi nomor urut 32] Evaluasi penawaran yang disimpulkan dalam Berita Acara Hasil Seleksi (BAHS) oleh Pokja ULP bersifat rahasia sampai dengan saat pengumuman pemenang.

Dokumen Seleksi umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan

31

H. Seleksi Gagal 33. Seleksi Gagal 33.1 Pokja ULP menyatakan seleksi gagal, apabila: [untuk Metode a. jumlah peserta yang lulus prakualifikasi Evaluasi kurang dari 5 (lima); Kualitas diberi b. seluruh peserta yang masuk sebagai Calon nomor urut 33] Daftar Pendek tidak hadir dalam pembuktian kualifikasi; c. jumlah peserta yang memasukkan Dokumen Penawaran kurang dari 3 (tiga); d. apabila dalam evaluasi penawaran terjadi persaingan usaha yang tidak sehat; e. semua penawaran biaya terkoreksi yang disampaikan peserta melampaui pagu anggaran, kecuali untuk Metode Evaluasi Kualitas; f. tidak ada penawaran yang lulus evaluasi penawaran; g. sanggahan dari peserta atas pelaksanaan seleksi ternyata benar terhadap : 1) penyimpangan ketentuan dan prosedur yang diatur dalam Peratuan Presiden ini dan yang telah ditetapkan dalam Dokumen Kualifikasi atau Dokumen Pemilihan; dan/atau 2) kesalahan substansi Dokumen Pengadaan. h. pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2, tidak hadir dalam klarifikasi teknis dan negosiasi biaya; atau i. klarifikasi teknis dan negosiasi biaya dengan pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2 tidak menghasilkan kesepakatan. 33.2 PA/KPA menyatakan seleksi gagal, apabila: a. PA/KPA sependapat dengan PPK yang tidak bersedia menandatangani SPPBJ karena pelaksanaan seleksi melanggar Peraturan Presiden ini; b. pengaduan masyarakat atas terjadinya penyimpangan ketentuan dan prosedur dalam pelaksanaan seleksi yang melibatkan Pokja ULP dan/atau PPK, ternyata benar;

Dokumen Seleksi umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan

atau b. PPK dan/atau Pokja ULP. apabila: a. ternyata benar. 54 tahun 2010. 33. ternyata benar. pelaksanaan seleksi tidak sesuai atau menyimpang dari Dokumen Pemilihan. KPA.5 Setelah seleksi dinyatakan gagal. ternyata benar. f. 33. ternyata benar. pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN dan/atau terjadinya penyimpangan ketentuan dan prosedur dalam pelaksanaan seleksi yang melibatkan KPA.32 c. 33. Dokumen Pemilihan tidak sesuai dengan Peraturan Presiden No. 54 tahun 2010. pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN dari pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2 ternyata benar. sanggahan banding dari peserta atas terjadinya penyimpangan ketentuan dan prosedur dalam pelaksanaan seleksi yang melibatkan PA. atau b. Dokumen Seleksi umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . d. e. atau g.4 Kepala Daerah menyatakan seleksi gagal. PPK dan/atau Pokja ULP.3 Menteri/Pimpinan Lembaga/Institusi Lainnya menyatakan seleksi gagal. pelaksanaan seleksi melanggar Peraturan Presiden No. pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN dan/atau terjadinya penyimpangan ketentuan dan prosedur dalam pelaksanaan Seleksi yang melibatkan PA dan/atau KPA. sanggahan banding dari peserta atas terjadinya penyimpangan ketentuan dan prosedur dalam pelaksanaan seleksi yang melibatkan KPA. maka Pokja ULP memberitahukan kepada seluruh peserta. pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2 mengundurkan diri dari penunjukan pemenang. apabila: a.

Penandatang Setelah SPPBJ diterbitkan. b.6 Setelah pemberitahuan adanya seleksi gagal. redaksional. 34.5 Menetapkan urutan hirarki bagian-bagian Dokumen Kontrak dalam Surat Perjanjian dengan maksud apabila terjadi pertentangan ketentuan antara bagian satu dengan bagian yang lain. dengan ketentuan sebagai nomor urut 34] berikut: 34. dan [untuk Metode menandatangani Kontrak pelaksanaan pekerjaan. 34. yaitu melakukan: a. penghentian proses seleksi. 34.3 Perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan dilakukan setelah mendapat persetujuan kontrak tahun jamak. angka dan huruf serta membubuhkan paraf pada setiap lembar Dokumen Kontrak.1 Penandatanganan Kontrak dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkan SPPBJ. PPK melakukan anan Kontrak finalisasi terhadap rancangan Kontrak. bahasa.4 PPK dan penyedia wajib memeriksa konsep Kontrak meliputi substansi. untuk menentukan langkah selanjutnya. 34.2 PPK dan penyedia tidak diperkenankan mengubah substansi Dokumen Pemilihan sampai dengan penandatanganan Kontrak. maka Pokja ULP meneliti dan menganalisis penyebab terjadinya seleksi gagal. atau c. kecuali perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan yang melewati batas tahun anggaran. seleksi ulang. maka berlaku urutan sebagai berikut: Dokumen Seleksi umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . Evaluasi apabila dananya telah cukup tersedia dalam Kualitas diberi dokumen anggaran. evaluasi ulang. 34.33 33.

terdiri dari: 1) Kontrak asli pertama untuk PPK dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh penyedia. b. g.00 (seratus miliar rupiah) dilakukan setelah memperoleh pendapat ahli hukum kontrak. gambar-gambar. f. b. 34.34 a. h. BAPL.8 Pihak yang berwenang menandatangani Kontrak atas nama penyedia adalah Direksi yang disebutkan namanya dalam Akta Pendirian/Anggaran Dasar. surat penawaran. sepanjang mendapat kuasa/pendelegasian wewenang yang sah dari Direksi atau pihak yang sah Dokumen Seleksi umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan .7 Penandatanganan Kontrak yang kompleks dan/atau bernilai di atas Rp 100. seperti : SPPBJ. Kerangka Acuan Kerja. BAHS. dokumen lainnya.000. yaitu: a. beserta rincian penawaran biaya. e. 34. sekurang-kurangnya 2 (dua) Kontrak asli. rangkap kontrak lainnya tanpa dibubuhi materai.000. dapat menandatangani Kontrak. syarat-syarat umum Kontrak. 34. apabila diperlukan. 34. d. syarat-syarat khusus Kontrak.8. yang telah didaftarkan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. dan 2) Kontrak asli kedua untuk penyedia dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh PPK.9 Pihak lain yang bukan Direksi atau yang namanya tidak disebutkan dalam Akta Pendirian/Anggaran Dasar sebagaimana dimaksud pada angka 36. pokok perjanjian. adendum Surat Perjanjian (apabila ada).6 Banyaknya rangkap Kontrak dibuat sesuai kebutuhan. c.000.

Dokumen Seleksi umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan .35 berdasarkan Akta Pendirian/Anggaran Dasar untuk menandatangani Kontrak.

Peninjauan Lapangan [apabila (lihat jadwal pengadaan dalam aplikasi SPSE) Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan .36 BAB III.lpse. Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran F.dephub. Masa Berlaku Penawaran dan Jangka Waktu Pelaksanaan 1. Alamat website : www. Jangka Waktu Penyelesaian Pekerjaan C. G. Bentuk mata uang penawaran : Rupiah Pembayaran dilakukan dengan cara: Termin 1. Lingkup Pekerjaan Pokja ULP : Panitia Pengadaan Jasa Kuonsultansi Pekerjaan Studi Detail Engineering Design (DED) Rehabilitasi/Pengembangan Fasilitas Pelabuhan Tahun Anggaran 2012 Alamat Pokja ULP : Gedung Karya Lantai 15 Jalan Medan Merdeka Barat No. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan 120 (seratus dua puluh) hari kalender sejak SPMK 2. Masa berlaku penawaran selama 90 (enam puluh) hari kalender sejak batas akhir waktu pemasukan penawaran.go.dephub. 8 Jakarta Pusat. 2. LEMBAR DATA PEMILIHAN (LDP) A.id Alamat website LPSE : www. Pekerjaan ini dibiayai dari sumber pendanaan DIPA APBN Tahun Anggaran 2012 (lihat jadwal pengadaan dalam aplikasi SPSE) D. Sumber Dana Jangka waktu penyelesaian pekerjaan: 120 (seratus dua puluh) hari kalender.go. Pemberian Penjelasan E.id Nama pekerjaan: Jasa Konsultansi Pekerjaan Studi Detail Engineering Design (DED) Rehabilitasi/Pengembangan Fasilitas Pelabuhan Tahun Anggaran 2012 Uraian singkat pekerjaan : Studi secara mendetail mengenai Rencana Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Laut B.

c. Pengalaman perusahaan peserta harus dilengkapi dengan referensi. Apabila tidak dilengkapi referensi maka tidak dinilai. Sub unsur pengalaman melaksanakan di lokasi proyek/kegiatan. dengan bobot sub unsur 60 % (enam puluh persen).d 3 paket pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir diberi nilai : 75 3) mempunyai pengalaman 1 paket pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir diberi nilai : 50 4) tidak mempunyai pengalaman pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir diberi nilai : 0 Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur = NILAI BOBOT sub unsur proyek/kegiatan yang sejenis adalah : Pekerjaan terkait studi Survey Investigation and Design (SID) dan/atau Studi Detail Engineering Design (DED) Pelabuhan. dengan ketentuan penilaian sub unsur: 1) Mempunyai pengalaman melaksanakan kegiatan di lokasi proyek/kegiatan dalam Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . Sub unsur pengalaman melaksanakan proyek/kegiatan sejenis. Evaluasi Teknis Bobot unsur-unsur pokok yang dinilai : 1. e. dengan bobot sub unsur 20% (dua puluh persen). dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) mempunyai pengalaman ≥ 4 paket pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir diberi nilai : 100 2) mempunyai pengalaman 2 s. d. b. maka penawaran digugurkan dan peserta dikenakan Daftar Hitam. yang menunjukkan kinerja perusahaan peserta yang bersangkutan selama 10 (sepuluh) tahun terakhir dan dapat dibuktikan kebenarannya dengan menghubungi penerbit referensi. Apabila dilengkapi referensi namun terbukti tidak benar. Unsur Pengalaman Perusahaan : 10 % a.37 diperlukan] H.

Sub unsur kapasitas perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap. Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman di lokasi proyek/kegiatan. dengan bobot sub unsur 10% (sepuluh persen). yaitu perbandingan penempatan tenaga ahli tetap pada kegiatan yang sedang dilaksanakan dengan kegiatan DED yang akan dilaksanakan dengan ketentuan penilaian sub unsur: 1) Mempunyai tenaga ahli tetap yang memadai untuk melaksanakan kegiatan DED diberi nilai = 100. dengan bobot sub unsur 10% (sepuluh persen). 2) Mempunyai tenaga ahli tetap yang kurang memadai untuk melaksanakan kegiatan DED diberi nilai = 50. Sub unsur pengalaman manajerial dan fasilitas utama. yaitu: mempunyai kemampuan untuk melaksanakan kegiatan dan penggunaan peralatan pada lokasi kegiatan dengan membandingkan jumlah kegiatan yang sedang dilaksanakan padatahun anggaran yang sama. f. dan ketentuan penilaian sub unsur: 1) mempunyai kemampuan manajerial dan penggunaan peralatan untuk melaksanakan kegiatan diberi nilai = 100. Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman manajerial dan fasilitas utama. 3) Tidak mempunyai tenaga ahli tetap untuk melaksanakan kegiatan DED diberi nilai = Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . g. 2) tidak mempunyai kemampuan manajerial dan penggunaan peralatan untuk melaksanakan kegiatan diberi nilai = 0.38 waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir diberi nilai = 100. 2) Tidak mempunyai pengalaman melaksanakan kegiatan di lokasi proyek/ kegiatan dalam waktu 10 (sepuluh) tahn terakhir diberi nilai = 0.

Sub unsur kualitas metodologi. Unsur Pendekatan dan Metodologi : 40% a. 2. diberi nilai : 0 4) nilai yang didapatkan X bobot sub unsur kualitas metodologi = NILAI BOBOT sub unsur kualitas metodologi.39 0. h. dengan bobot sub unsur 5 %. Total NILAI BOBOT seluruh sub unsur X bobot unsur Pengalaman Perusahaan = NILAI PENGALAMAN PERUSAHAAN. diberi nilai : 0 4) nilai yang didapatkan X bobot sub unsur pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK. diberi nilai : 50 3) apabila tidak menyajikan. Total bobot seluruh sub unsur = 100 %. dan ketentuan penilaian Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . diberi nilai : 100 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. Sub unsur hasil kerja (deliverable). dengan bobot sub unsur 30 %. dengan bobot sub unsur 50 %. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. diberi nilai : 100 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. diberi nilai : 50 3) apabila tidak menyajikan. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. b. Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur = NILAI BOBOT sub unsur kapasitas perusahaan dengan memperhatikan jumlah tenaga ahli tetap. c. Sub unsur pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK.

diberi nilai : 0 4) nilai yang didapatkan X bobot sub unsur hasil kerja (deliverable) = NILAI BOBOT sub unsur hasil kerja (deliverable). diberi nilai : 100 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. diberi nilai : 50 3) apabila tidak menyajikan. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai.40 sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. Sub unsur gagasan baru yang diajukan oleh peserta untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK. e. diberi nilai : 0 4) nilai yang didapatkan X bobot sub unsur fasilitas pendukung dalam melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur fasilitas pendukung dalam melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK. dengan bobot sub unsur 5%. dengan bobot sub unsur 10%. diberi nilai : 0 4) nilai yang didapatkan X bobot sub unsur gagasan baru yang diajukan oleh peserta untuk meningkatkan kualitas keluaran Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . diberi nilai : 50 3) apabila tidak menyajikan. diberi nilai : 100 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) apabila menyajikan dengan baik sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. diberi nilai : 50 3) apabila tidak menyajikan. d. diberi nilai : 100 2) apabila menyajikan namun dinilai kurang sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. Sub unsur fasilitas pendukung dalam melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK.

Sub unsur pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK. Unsur Kualifikasi Tenaga Ahli : 50% a.41 yang diinginkan dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur gagasan baru yang diajukan oleh peserta untuk meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK. 3. 2) perhitungan bulan kerja tenaga ahli. dengan bobot sub unsur 40%. Sub unsur tingkat pendidikan. Total bobot seluruh sub unsur = 100 % g.5 c) terkait. maka penawaran digugurkan dan peserta dikenakan Daftar Hitam. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) dukungan referensi : a) apabila melampirkan referensi dan dapat dibuktikan kebenarannya dengan menghubungi penerbit referensi. diberi nilai : 1 b) menunjang. diberi nilai : 0. maka pengalaman kerja diberikan nilai 100 b) apabila tidak dilengkapi referensi maka diberikan penilaian 85 c) apabila melampirkan referensi namun terbukti tidak benar. diberi nilai : 100 2) < tingkat pendidikan yang disyaratkan dalam KAK. dengan bobot sub unsur 35%. diberi nilai : 0. Total NILAI seluruh sub unsur = NILAI PENDEKATAN DAN METODOLOGI. 3) lingkup pekerjaan : a) sesuai. f. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) ≥ tingkat pendidikan yang disyaratkan dalam KAK. b.25 lingkup pekerjaan yang : Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . diberi nilai : 0 3) Nilai yang didapatkan X bobot sub unsur tingkat pendidikan = NILAI BOBOT sub unsur tingkat pendidikan. yang dihitung berdasarkan ketentuan yang tercantum dalam IKP.

diberi nilai : 1 b.42 i.75 0.85 c. 4) posisi : a. sesuai adalah : Pekerjaan Jasa Konsultasi Terkait SID dan/atau DED Pelabuhan. tidak sesuai adalah : yang tidak sesuai dengan KAK. ii. tidak sesuai. ii.25 b) Ahli Struktur Utama: Pengalaman (tahun) >3 2 1 c) Ahli Mekanika Tanah: Pengalaman (tahun) >3 2 1 Koefisien 1 0.65 2 0. 5) perhitungan bulan kerja X nilai lingkup pekerjaan X nilai posisi = jumlah bulan kerja profesional. 6) nilai total seluruh jumlah bulan kerja profesional dibagi angka 12 = jangka waktu pengalaman kerja profesional 7) nilai jangka waktu pengalaman kerja profesional sperti yang dijelaskan dalam KAK sebagai berikut: a) Ahli Perencana Pelabuhan (Team Leader): Pengalaman (tahun) Koefisien ≥5 1 4 0.25 Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan .85 3 0.75 0. sesuai. terkait adalah : Pekerjaan Jasa Konsultasi Terkait Kepelabuhanan lainnya. sesuai adalah : Sesuai dengan posisi yang diminta KAK. menunjang adalah : Pekerjaan Jasa Konsultansi Supervsi Pengawasan Pembangunan Faspel dan/atau Studi penyusunan Masterplan Pelabuhan iii. posisi yang : i.25 Koefisien 1 0. diberi nilai : 0.5 1 0.

75 0. e.75 1 0. diberi nilai : 0 3) nilai yang didapatkan X bobot sub unsur sertifikat keahlian/profesi = NILAI BOBOT sub unsur sertifikat keahlian/profesi. diberi nilai : 100 2) tidak memiliki. f. d. Total bobot seluruh sub unsur = 100 %. Nilai 1 (Satu) Orang Tenaga Ahli X bobot tenaga ahli = NILAI BOBOT tenaga ahli g.25 e) Ahli Geodetik: Pengalaman (tahun) >3 2 1 Koefisien 1 0. Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan .25 8) nilai jangka waktu pengalaman kerja profesional yang didapatkan X bobot sub unsur pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK = NILAI BOBOT sub unsur pengalaman kerja profesional seperti yang disyaratkan dalam KAK. dengan bobot sub unsur 25%. Sub unsur sertifikat keahlian/profesi sesuai KAK. Total NILAI BOBOT seluruh tenaga ahli X bobot unsur Kualifikasi Tenaga Ahli = NILAI KUALIFIKASI TENAGA AHLI. 4. Total NILAI BOBOT seluruh sub unsur = NILAI 1 (SATU) ORANG TENAGA AHLI. Nilai Evaluasi Teknis = NILAI PENGALAMAN PERUSAHAAN + NILAI PENDEKATAN DAN METODOLOGI + NILAI KUALIFIKASI TENAGA AHLI Ambang batas nilai teknis (passing grade) = 60 5. dan ketentuan penilaian sub unsur : 1) memiliki.43 d) Ahli Spesifikasi dan Dokumen Tender: Pengalaman (tahun) oefisien >3 1 2 0. c.

4. PPK Satker Peningkatan Fungsi Pelabuhan dan Pengerukan Pusat b.000. 50. Besarnya jaminan sanggahan banding Rp. Jaminan Sanggahan Banding dicairkan dan disetorkan pada KPPN IV Jakarta.44 I. Sanggahan dilakukan pada aplikasi SPSE. Sanggahan Banding dan Pengaduan 1. Inspektur Jenderal Kementerian Perhubungan Pengaduan ditujukan kepada Inspektur Jenderal Kementerian Perhubungan K.00 (Lima puluh juta rupiah) Jaminan sanggahan banding ditujukan kepada Pokja ULP. 2.000. 2. Sanggahan. Jaminan Sanggahan Banding 1. Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . Unit Biaya Personil Berdasarkan Satuan Waktu Unit biaya personil berdasarkan satuan waktu dihitung sebagai berikut: 1 (satu) bulan : 30 (tiga puluh) hari kerja 1 (satu) hari kerja:24 (dua puluh empat) jam kerja J. 3. Sanggahan Banding ditujukan kepada : Menteri Perhubungan Tembusan sanggahan banding ditujukan kepada : a. PA/KPA Satker Peningkatan Fungsi Pelabuhan dan Pengerukan Pusat c. 3.

Maksud Kegiatan Pekerjaan Detail Engineering Design ini dimaksudkan untuk perencanaan pembangunan pengembangan pelabuhan ataupun rehabiliatasi pelabuhan eksisting. Sikakap. Oleh karena itu. Tujuan Kegiatan Mendapatkan gambaran kondisi eksisting dan kesesuaian dengan masterplan dalam pengembangan pelabuhan sehingga terbentuklah pelabuhan yang tepat guna sesuai dengan fungsi dan perannya. dan Dabo Singkep. pengembangan pelabuhan sesuai dengan masterplan yang telah direncanakan perlu dilakukan sesuai dengan prediksi demand yang telah diprediksi. Maka untuk mengakomodir rehabilitasi/pengembangan pelabuhan maka diperlukan adanya Detail Engeneering Design (DED) untuk merencanakan rehab/pengembangan pelabuhan yang sesuai kebutuhan dan optimum sesuai fungsinya. Lokasi Kegiatan . Sasaran Jenis jasa konsultansi yang dikerjakan merupakan layanan Jasa Nasehat/Pra-Disain dan Disain Enjiniring Pekerjaan Teknik Sipil. Sehingga transportasi laut sebagai bagian dari sistem transportasi nasional terus dikembangkan dalam rangka mewujudkan prinsip Wawasan Nusantara untuk mempersatukan seluruh wilayah teritorial Indonesia. Maksud dan Tujuan a. Latar Belakang Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia terdiri atas ribuan pulau besar dan kecil. 3. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (dengan Prakualifikasi Dua File) 4. b. KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) Uraian Pendahuluan 1. Rehabilitasi pelabuhan juga diperlukan untuk mengoptimasi fasilitas eksisting pelabuhan yang ada dalam melayani transportasi laut. Pelaksanaan Pengadaan Jasa Konsultansi Pekerjaan Studi DED pengembangan/rehabilitasi Fasilitas Pelabuhan Tahun Anggaran 2012 adalah di tiga lokasi pelabuhan. Dengan semakin meningkatnya kualitas sistem dan jaringan transportasi akan meningkat pula interaksi di antara pelaku ekonomi yang pada gilirannya dapat memajukan perekonomian si seluruh wilayah negara.45 BAB IV. yaitu: Pelabuhan Bagansiapi api. 2. Mendapatkan gambaran fasilitas pelabuhan eksisting dan perbaikan yang perlu dilakukan dalam merehab pelabuhan sehingga terbentuklah pelabuhan yang tepat guna sesuai dengan fungsi dan perannya.

Sikakap. 2. Koordinat fasilitas pelabuhan eksisting. Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . Data Dasar Dokumen Rencana Tata Ruang Wilayah. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran Peraturan Pemerintah Nomor 61 Tahun 2009 tentang Kepelabuhanan. laut/sungai dan areal darat. Sumber Pendanaan Kegiatan ini dibiayai dari sumber pendanaan : Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) APBN Tahun Anggaran 2012 pada Satuan Kerja Peningkatan Fungsi Pelabuhan dan Pengerukan Pusat. Nama Kuasa Pengguna Anggaran dan Pejabat Pembuat Komitmen : Kuasa Pengguna Anggaran Satuan Kerja Peningkatan Fungsi Pelabuhan dan Pengerukan Pusat. dan Dabo Singkep. KM 31 Tahun 2006 tentang Pedoman dan Proses Perencanaan di lingkungan Kementerian Perhubungan. Data Penunjang 6. . Referensi Hukum 1. Kedudukan dan arah arus. Arah gelombang dominan. Pejabat Pembuat Komitmen Satuan Kerja Peningkatan Fungsi Pelabuhan dan Pengerukan Pusat. dan gambar desain Pelabuhan Bagansiapi api. 3. Di samping itu. Profil /potongan melintang pantai.46 5. Ruang Lingkup 11. . 2) Survey Hidrografi dan Topografi (untuk pengembangan) Wilayah survey hidrografi seluas ± 20 Ha dan topografi seluas ± 8 Ha (luas dapat berubah sesuai dengan hasil survey reconnaissanse) untuk mendapatkan gambaran tentang Konfigurasi dasar laut/sungai disekitar pelabuhan eksisting. Kedudukan pasang surut. Nama dan Organisasi Pejabat Pembuat Komitmen 7.Rehabilitasi: mengamati kerusakan apa saja yang terjadi pada fasilitas pelabuhan. Lingkup Kegiatan 1) Survey Reconnaissance Kegiatan-kegiatan yang dilakukan di dalam pelaksanaan reconnaissance yakni pengamatan lokasi. dilakukan pula pengumpulan data-data sekunder meliputi kondisi pelabuhan yang ada (informasi teknis dan operasional) dan masterplan/ rencana pengembangan pelabuhan. Peta TopografiBathimetry. masterplan pelabuhan.Pengembangan: mengamati fasilitas pelabuhan eksisting dan perbandingannya terhadap master plan sesuai dengan kebutuhan eksisting apakah sesuai dengan masterplan. prediksi terjadinya kerusakan dan konsep penanggulangan yang sesuai untuk memperbaiki fasilitas pelabuhan yang rusak. Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) TA 2012 Satker Peningkatan Fungsi Pelabuhan dan Pengerukan Pusat. 10. 4.

Perencanaan sistem pondasi . 3.Analisa daya dukung untuk pondasi . Pekerjaan ini berupa penelitian di lapangan dan di laboratorium adalah untuk mengetahui struktur dan jenis tiap lapisan tanah di bawah permukaan. 3) Survey dan Penyelidikan Tanah Survey dan penyelidikan Tanah tidak wajib dilakukan untuk rehabilitasi pelabuhan. dan syaratsyarat(RKS).Uji Labiratorium Undisturbed dan disturbed soil 4) Desain Perencanaan Konstruksi Lingkup pekerjaan pembuatan desain meliputi perhitungan konstruksi.Analisa penurunan tanah . Laporan Draft Final ( berisi hasil survey dan disainnya). Laporan Final (berisi hasil penyempurnaan laporan Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan .Uji lapangan Undisturbed dan disturbed soil . Atau survey kondisi fasilitas pelabuhan eksisting (untuk rehabilitasi) Diperlukan adanya pengecekan kondisi mutu dan tingkat kerusakan pada beton di dermaga. korosi dan tingkat kerusakannya pada tulangan. Pekerjaan survey dan penyelidikan tanah wajib dilakukan untuk rencana pengembangan pelabuhan. Hasil tersebut harus memadai sebagai bahan analisa perencanaan dan perhitungan yang meliputi: .Sondir darat: 2 titik (titik sondir dilakukan sesuai rencana pengembangan/rehab yang memerlukan daya dukung tanah seperti causeway. Keluaran Hasil dari jasa konsultansi ini adalah dokumen laporan dalam bentuk softcopy (CD) dan hardcopy (tercetak). korosi dan tingkat kerusakannya pada tiang pancang baja dan kerusakan secara kesuluruhan pada fasilitas pelabuhan. 2. Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan gambar rencana.Perencanaan retaining wall dan analisa slip circle Kegiatan yang dilakukan pada saat survey penyelidikan tanah antara lain: . talud. reklamasi. 12. Dimana hasil pekerjaan penyelidikan tanah ini dimaksudkan sebagai data yang akan dipergunakan untuk melaksanakan konstruksi yang akan dibangun di lokasi bersangkutan. Laporan Pendahuluan (berisi hasil kegiatan Recoinessance dan interim report). gedung kantor dll)n .Boring laut: 2 titik ( di ujung dermaga terluar rencana jika dilakukan pengembangan/rehabilitasi pada sisi laut) .47 tinggi gelombang dan periode gelombang dan kondisi areal darat beserta fasilitiasnya. Disesuaikan dengan jenis kerusakan yang terjadi pada fasilitas pelabuhan. rencana kerja. terdiri dari: 1.Analisa perbaikan tanah .

dengan skala 1 cm pada kertas pencatat = 1 m kedalaman. 4) Pengukuran jarak basis lebih dari 200 m diukur dengan alat ukur optik (theodolit Wild T2). Handy Talky Kamera / Tustel GPS Kamera / Tustel Perlatan Pokok Survei sebagaiman tercantum dalam BOQ 1.y) atau UTM (dengan persetujuan Pengguna Jasa). Pengumpulan Data Sekunder terkait DED 2. Laporan ringkasan eksekutif (berisi ringkasan dari laporan keseluruhan) 5. Konsultansi dan koordinasi pekerjaan dengan instansi terkait 4. 2. 5) Kedalaman diukur dengan alat perum gema (echosounder) dengan ketelitian yang tinggi dan telah mendapat persetujuan dari Pengguna Jasa. atau dapat menggunakan koordinat lokal (x. Metodolgi/ Tahapan Pelaksanaan Kegiatan Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . 5. Masing2 laporan dilampirkan CD sekurang2nya 2 buah. Pengumpulan Data Primer terkait DED 3. Peralatan dan Material dari Penyedia Jasa Konsultansi Kuasa Pengguna Anggaran dan Pejabat Pembuat Komitmen Satuan Kerja Peningkatan Fungsi Pelabuhan dan Pengerukan Pusat memberikan bantuan sebatas kemampuan yang dibutuhkan oleh pihak Penyedia Jasa Konsultansi untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan. Peralatan. 6) Setiap hari Penyedia Jasa Konsultansi harus 18. Pekerjaan Pemeruman (Sounding) 1) Koordinat titik-titik dalam peta hidrografi harus mengunakan koordinat geografis (disarankan menggunakan GPS). 2) Pengukuran-pengukuran sudut dalam penentuan titik referensi dan beacon maupun azimuth menggunakan theodolit Wild T2. Material. untuk jarak basis kurang dari 200 m boleh memakai alat pengukur panjang pita baja (meetbond). Personil dan Fasilitas dari Pejabat Pembuat Komitmen 14. a. 1. 4. dan Pelaporan hasil pekerjaan. Personil Sebagaimana tersebut dalam dokumen PQ dan penjabaran dalam BOQ. 3. Evaluasi. Penyajian. 4. Jangka Waktu Penyelesaian Kegiatan 17. 3) Semua perhitungan agar dilampirkan dalam laporan. maka jenis kualifikasi personil dan penempatan di lapangan dapat dilihat.48 sebelumnya). Lingkup Kewenangan Penyedia Jasa 16. 13. Alat perum gema yang dimaksud adalah alat gema yang mengunakan kertas pencatat kedalaman dan bukan sinar. Waktu pelaksanaan pekerjaan adalah 120 (seratus dua puluh hari) kalender 15.

9) Semua kertas echosounder hasil pengukuran dan data-data sudut asli di lapangan harus dibawa untuk diperlihatkan kepada Tim Evaluasi saat pembahasan Laporan Antara. Dalam Laporan Antara harus dilampirkan data-data lapangan dengan urutan sebagai berikut: .49 melakukan bar-check terhadap alat echosounder yang dipakai sebelum dan sesudah pekerjaan sounding. Salah satu hasil bar-check dilampirkan dalam laporan (bar-check untuk setiap beda kedalaman 1 m.Sketsa titik-titik lengkap dengan pembagian lembarnya (sheet). . 8) Bidang surutan yang dipakai adalah 0. 7) Bidang surutan yang dipakai sebagai dasar pengukuran dan data-data pengamatan pasangsurut yang asli di lapangan harus dibawa untuk diperlihatkan kepada Tim Evaluasi saat pembahasan Laporan Antara.Daftar seluruh pasangan sudut dari tiap posisi fixed sounding (dalam daftar rapih).00 m-LWS. Untuk cara-cara dalam butir a). kecepatan kapal harus tetap dipertahankan konstan (maksimum 4 knot) dan berada dalam satu jalur. 12) Selama pekerjaan sounding.Perhitungan lembar-lembar busur yang sudah dicek. harus digunakan alat positioning dengan GPS atau DGPS. c) Cara gabungan jalur arah dan jarak dengan menggunakan pengukur sudut elektronik. 11) Bila terdapat areal di dekat garis pantai yang tidak dapat di-sounding. jarak kedalaman minimal 5X = 5 m.Daftar sudut-sudut dan jarak-jarak lengkap dengan formula/cara perhitungan (dalam daftar rapih). dengan posisi echosounder tetap diaktifkan. 10) Posisi pemeruman ditentukan dengan salah satu dari cara-cara sebagai berikut: a) Cara Snellius dengan mengunakan 2 buah sextant. .Titik-titik yang dipakai dan rencana lembar-lembar busur (arch-sheet). b) dan c) dalam Laporan Antara harus dilampirkan data-data lapangan dengan urutan sebagai berikut: . . lebih dalam lebih teliti). 13) Haluan perum diusahakan tegak lurus pantai atau Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . b) Cara perpotongan dua jarak dengan mengunakan alat elektronik (MRS III dan sejenisnya). d) Cara gabungan Raai dan potongan/cutting (dipergunakan untuk areal yang tidak luas) e) Untuk proyek-proyek baru dengan luas > 100 Ha. maka kedalamannya harus diukur dengan bandul pengukur hand-load atau disipat datar (levelling) dari darat.

Rumus umum yang dipakai dalam perhitungan.Sketsa urutan tiap elevasi air untuk 0.Perhitungan konstanta harmonis dan elevasi duduk tengah (DT) atau MSL. hasil simulasi arus dengan menggunakan perangkat lunak agar ditampilkan 3) 4) Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . . 6) Data air tertinggi atau muka air banjir yang pernah terjadi harus dicatat dengan jelas (bila data ada). Pengamatan dilakukan selama 25 jam terus menerus dengan interval waktu 30 menit. . 2) Pengamatan/pencatatan pergerakan muka air dilakukan minimum selama 15 hari terus menerus menggunakan alat pencatat otomatis (automatic tide gauge). duduk tengah. dan 0. duduk tengah dan air terendah yang dicapai maupun kedudukan LWS. Uraian perhitungan dengan metode Admiralty agar disampaiakan dengan urutan sebagai berikut: .00 hari ke-15 (atau 24 jam x 15 hari). 3) Kertas rekaman dibawa untuk diperlihatkan kepada Tim Evaluasi Teknis saat pembahasan Laporan Antara dengan Tim Evaluasi Teknis.Perhitungan elevasi 0.00 LWS. 4) Untuk perhitungan-perhitungan konstanta harmonis. Posisi pengamatan arus adalah 0. . sedangkan untuk pengontrolan kedalaman pada jalur sounding dilakukan dengan cara sounding silang minimal 3 jalur. 0. Apabila memungkinkan.50 dermaga.00 waktu setempat pada hari pertama dan terakhir pada pukul 24. AT yang dapat dicapai berdasarkan perhitungan. 5) Elevasi LWS harus dipindahkan ke bangunan gudang atau dermaga yang ada pada bagian yang aman.00 LWS dan air tinggi yang dapat dicapai. c.6d. b.8d dari permukaan air. DT. menggunakan alat current meter dan floater yang dilakukan pada saat pasang tertinggi (Spring Tide) dan pada saat pasang terendah (Neap Tide) pada bulan yang sama. Pencatatan dimulai pukul 00. Pengukuran Arus 1) Pengamatan kecepatan dan arah arus dilakukan 2) minimal pada 2 lokasi.2d. Pengamatan Pasang Surut 1) Maksud pengamatan pergerakan pasang surut adalah untuk menentukan kedudukan air tertinggi. terlindung dan mudah terlihat. air tinggi yang dapat dicapai maupun LWS mempergunakan metode Admiralty (tidak diperkenankan menggunakan formula penentuan air terendah untuk Indian Low Water Spring). dimana d = kedalaman di lokasi pengamatan arus.

.1 HUBLA dan BM.6d dan 0. Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan .Pengukuran sudut dilakukan dengan 4 (empat) seri biasa-luar biasa.Dipakai titik BM sebagai basis. 0.Pengukuran jarak basis dengan alat elektronik atau optis (T2 dan intervarbasis) atau sejenis.51 5) pada saat pembahasan laporan dengan Tim Evaluasi. Pengambilan Contoh Air 1) Pengambilan contoh air dilakukan dengan water sampler pada posisi pengamatan arus pada kedalaman 0. Satuan kadar garam dalam 0/0 dan satuan sedimen dalam mg/l. f.2d. . 2) Pengukuran dengan menggunakan sistem triangulasi: . BM berfungsi sebagai titik awal pemetaan.Pengukuran harus dimulai dari titik ikat awal dan pengukuran poligon harus tertutup (dimulai dari titik ikat awal dan berakhir pada titik yang e. dicat dengan warna biru muda dan pada bagian atas ditulis BM. Pembuatan Bench Mark (BM) Bench Mark (BM) dibangun minimum 2 (dua) buah pada posisi yang aman dan saling terlihat dengan ketinggian berdasarkan LWS dan jarak antara kedua BM minimal 100 cm. d.2 HUBLA serta tanggal pembuatan.Peta arah arus.Grafik hubungan antara pergerakan pasang surut dan kecepatan arus. . . BM tersebut dibuat dari beton 3 dengan ukuran 40x40x150 cm yang ditanam sedalam 100 cm dari permukaan tanah dan diplot dalam peta. 2) Pengambilan contoh air dilakukan pada saat Spring Tide dan Neap Tide pada bulan yang sama. sehingga BM dapat bermanfaat untuk jangka waktu lama dan mudah pengawasannya. Lokasi pengamatan diplotkan dalam peta hidrografi dan hasil pengamatan arus dilampirkan pada laporan dalam bentuk: . BM harus diserahkan kepada pejabat setempat dengan Berita Acara.Pengukuran poligon sepanjang titik-titik poligon dengan jarak antara titik-titik poligon maksimum 50 m dan radius survey dari tiap poligon adalah 75 m.8d. Pekerjaan Topografi 1) Pengamatan azimuth matahari (pengukuran azimuth) dilakukan pada salah satu BM. Penempatan BM harus mempertimbangkan rencana pengembangan pelabuhan. Selisih sudut antara tipa bacaan titik boleh lebih daripada 10 detik. 3) Contoh air kemudian diuji di laboratorium dalam hal kadar endapan/sedimen dan kadar garam/salinitas. Setelah pekerjaan survey selesai. 3) Pengukuran Poligon .

000. Pengukuran Situasi dan Detail .500. Pekerjaan Pemetaan 1) Metode Pemetaan Perhitungan dalam pembuatan peta hidrografi disajikan dalam lintang/bujur (apabila didapatkan BM berkoordinat geografis) dengan metode: Ellipsoide : bessel 1841. peta dibagi dalam beberapa lembar. Skala peta : untuk kolam pelabuhan 1:1. Peta hidrografi dan topografi dibuat di atas kertas kalkir dengan posisi selalu menghadap Utara. untuk alur pelayaran 1:2. Dalam hal tidak didapatkan titik tetap.Pengukuran sipat datar dari Bench Mark ke Bench Mark dengan alat waterpass dilakukan dengan teliti. Proyeksi : mercator.Semua ketinggian harus mengacu pada LWS.Bangunan-bangunan yang penting dan berkaitan dengan pekerjaan desain harus diambil posisinya. Penulisan angka-angka kedalaman pada Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . Peta menggunakan kertas ukuran A1 dan bila luas daerah yang disurvey melebihi ukuran di atas. Peta harus dibuat dengan skala besar yang memperlihatkan area survey secara keseluruhan. sama atau ditutup pada titik lain yang sudah diketahui koordinatnya sehingga kesalahankesalahan sudut maupun jarak dapat dikontrol).Y) atau UTM (dengan persetujuan Pengguna Jasa). Pengukuran Sipat Datar . koordinat geografis bisa menggunakan sistem lokal (X.Setiap ujung dermaga existing harus diambil posisinya dan jarak antara ujung-ujung dermaga yang bersebelahan juga harus diukur (guna pengecekan) Buku ukur harus diperlihatkan kepada Pengguna Jasa. dengan kesalahan penutup tidak boleh lebih dari (3 Vd) mm dimana d= jarak jalur pengukuran (dalam km). Meridian utama yang dipakai adalah Jakarta Baru. . .52 4) 5) 6) g.Pengukuran sipat datar dilakukan sepanjang titik-titik poligon dan diikatkan pada Bench Mark. Selisih bacaan setiap stand maksimum 2 mm dan selisih hasil ukuran total antara pergi dan pulang tidak boleh lebih dari (8 Vd) mm dimana d= jarak jalur pengukuran (dalam km).Pengukuran sipat datar dilakukan dengan cara double stand (pulang pergi). . .

53

masing-masing jalur maksimum 10 cm untuk skala 1:1.000 dan maksimum 25 m untuk skala 1:2.500. Jarak antara lajur sounding adalah 25 m, kecuali untuk daerah di sekitar rencana dermaga digunakan jarak antara 10 m. 2) Ruang Lingkup Pemetaan Peta yang akan disajikan harus memperhatikan/menggambarkan keadaankeadaan penting seperti: Daerah dangkal. Karang tenggelam maupun timbul. Kerangka kapal tenggelam. Rintangan-rintangan yang masuk dalam kategori rintangan navigasi. Garis kedalaman/ketinggian (kontur). a. Untuk hidrografi, kontur yang ditarik adalah 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 10, 15, 20, dst. b. Untuk topografi, kontur yang ditarik adalah: 1, 2, 3, dst (interval 1 meter). Garis pantai dibuat lebih tebal, agar terlihat beda antara daratan dan perairan. Daerah ketinggian antara 0,00 m-LWS dan garis pantai supaya diberikan angka-angka ketinggian (hal ini perlu mendapat perhatian khusus). Pada peta dicantumkan nilai LWS (muka surutan) terhadap MSL (duduk tengah) dan HWS (muka air tertinggi), serta hubungan antara pasang surut dan BM. Simbol-simbol yang dipakai dalam penggambaran seperti: karang, pantai berpasir, kerangka kapal dan lain-lain harus mengacu kepada peta yang diterbitkan Dishidros TNI-AL atau Bakosurtanal. 3) Gambar Potongan Untuk lokasi tertentu (alternatif rencana dermaga dan trestle) diharuskan membuat gambar-gambar potongan melintang setiap jarak 25 m dengan skala vertikal 1:100 dan skala horizontal 1:500 atau 1:1.000 sejumlah minimum 3 profil untuk setiap alternatif (kecuali bila ada ketentuan lain dalam aanwijzing). Dalam gambar harus terlihat posisi potongan profil. h. Pekerjaan Boring Pekerjaan lapangan disyaratkan mengikuti prosedur ASTM. Pengeboran dilaksanakan sampai kedalaman 30 meter dari dasar laut dengan pengambilan contoh tanah dan pelaksanaan SPT setiap interval 2 meter (SPT pertama kali dilaksanakan pada kedalaman -1 meter dari dasar laut). Pelaksanaan SPT diberhentikan setelah SPT > 60 sebanyak 3 (tiga) kali untuk penurunan berturut-turut setinggi 30 cm sampai dengan ketebalan minimal 5 meter, sedangkan pengeborannya sendiri tetap

Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan

54

dilakukan sampai – 30 meter dari dasar laut. Apabila sampai pada kedalaman – 30 meter dari dasar laut belum dijumpai lapisan tanah keras (SPT > 60) maka hal tersebut harus segera dilaporkan kepada Pengguna Jasa untuk mendapat petunjuk lebih lanjut. Apabila sangat diperlukan, kedalaman pengeboran dapat ditambah atau dikurangi dengan persetujuan Pengguna Jasa. Penambahan/pengurangan akan diperhitungan sebagai pekerjaan tambah kurang. 1) Metode Pelaksanaan Pengeboran Sebelum pelaksanaan pengeboran dimulai, semua peralatan yang akan dipergunakan dalam pekerjaan tersebut harus sudah dipersiapkan terlebih dahulu di tempat sehingga pelaksanaan dapat berjalan dengan lancar. Pengeboran dilakukan dengan alat bor yang mempunyai kemampuan dan memenuhi persyaratan sebagai berikut: - Mampu menembus tanah keras dengan nilai N-60 - Kemampuan alat bor dapat mencapai kedalaman 100 m - Mesin diesel kapasitas 80 PK - Water pump dengan kapasitas (50 s/d 60 liter/menit) - Casing dengan diameter minimum 97 mm - Drilling rod (4,05 cm) - Tabung sampel panjang 50 cm dan diameter 7,5 cm - Mata bor klep - Tabung SPT - Piston dan piston rod untuk keperluan pengambilan undisturbed sample Kapasitas pompa harus cukup besar sehingga terjamin bahwa sisa pengeboran yang keluar dari lubang harus selalu diamati agar diketahui bila ditemui perubahan lapisan tanah yang dibor dengan melihat perubahan jenis tanah yang keluar. Lubang bor yang terjadi sewaktu pengeboran harus dilindungi dengan casing agar tidak terjadi kelongsoran sehingga diperoleh hasil pengeboran yang baik dan teliti. Pada setiap tambahan kedalaman tertentu, casing harus diturunkan sampai dasar lubang dengan menambah sambungan pada bagian atas casing. Untuk tanah lunak (soft soil) sistem pengeboran harus dilaksanakan dengan casing system yaitu mengebor dengan casing yang berputar (drilling rod) dan ujung casing diberi mata bor. 2) Data dan Hasil Pekerjaan Lapangan Dari setiap pengeboran harus dilakukan pencatatan pelaksanaan pekerjaan terutama masalah teknis lapangan yang ditemui. Hasil pekerjaan lapangan tersebut dituangkan ke dalam bor-log yang menggambarkan: - Elevasi muka tanah terhadap Datum

Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan

55

- Number of blows pada standard penetration test dan kedalamannya (dalam angka dan grafik) - Kedalaman tanah dimana undisturbed sample diambil - Elevasi lapisan batas atas dan bawah dari setiap perubahan lapisan tanah yang ditemui selama pengeboran - Deskripsi dari jenis tanah untuk tiap interval kedalaman - Hal-hal lain (khusus) yang ditemui/terjadi pada saat pengeboran dilaksanakan - Penjelasan teknis dari penyimpanganpenyimpangan atau kejanggalan yang terjadi selama pengeboran.

3) Undisturbed Sampling
Untuk setiap interval kedalaman 2 meter diambil undisturbed sample dan untuk pertama kalinya diambil sampel pada kedalaman – 3 m dari muka tanah yang bersangkutan. Tabung contoh tanah (tube sample) yang disyaratkan adalah seamless tube sampler ukuran OD 3 inch dan ID 2 7/8 inch (ID=Internal Diameter, OD=Outer Diameter), tebal tabung 1/16 inch, dengan panjang 50 cm. Tabung yang dipakai tipe fixed-piston sampler terbuat dari baja atau kuningan. Tebal tabung: baja 1,5 ± 0,1 mm dan ID 75 ± 0,5 mm Bila akan dipakai ID yang lain dari harga di atas harus dipenuhi persyaratan Degree of disturbance: 2 2) A(%) = 100 (OD - ID < 10 % 2 ID Ketentuan-ketentuan yang harus dipenuhi pada waktu pengambilan contoh tanah adalah: - Dasar lubang bor di mana akan diambil contoh tanah harus bersih dari sisa pengeboran dengan memompakan air ke dalam lobang bor yang berfungsi untuk membersihkan sisa-sisa tanah yang tertinggal, lama mencuci minimum 5 menit sebelum diadakan pengambilan sampel. - Ujung bawah casing pada saat itu harus berada pada dasar lubang bor untuk menghindari adanya longsoran-longsoran pada dasar lubang dan sisa pengeboran (sludge) - Segera setelah lubang bor bersih, tabung contoh tanah ditekan ke dalam tanah dengan tekanan tenaga manusia. Penekanan harus dilakukan dengan hati-hati, continuous (single movement) dan perlahan agar air yang terdapat dalam tabung diberi kesempatan keluar melalui katup (ball-valve) yang terdapat pada kepala tabung (connector head). Dalam segala hal tidak diperkenankan menekan tabung dengan pukulan. - Sebelum tabung ditarik dari dalam tanah,

Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan

panjang 24 inch menggunakan split spoon sampler type.Hammer yang dipakai untuk melakukan penumbukan seberat 140 lbs (63. SPT kedua dan selanjutnya dimulai setelah pengambilan undisturbed sample pada kedalaman -3 meter dari sea bed (interval 2 meter). Tanah pada kedua ujung tabung harus dibuang secukupnya dan ruangan itu kemudian diberi parafin panas sebagai penutup dan pelindung tanah dalam tabung.1). Lubang bor kemudian dibersihkan dari sisa pengeboran dari tanah yang ada di dasar lubang bor seperti yang diuraikan pada undisturbed sampling (h. Tabung SPT ditekan ke dalam dasar lubang sedalam 15 cm.Sebelum melakukan percobaan SPT. Untuk jenis tanah khusus yang sukar diambil undisturbed sampel-nya dengan cara biasa. . Untuk pelaksanaan uji laboratorium.56 - - - - tabung harus diputar 360 untuk melepaskan tabung bersama isinya dari tanah dan kemudian diangkat keluar dari dalam tabung. h. b. casing harus diturunkan sampai dasar lubang. sedapat mungkin pengujian dilakukan pada laboratorium yang dekat jaraknya dengan lokasi pengeboran (bila terdapat laboratorium yang memenuhi syarat). .Perhitungan dilakukan sebagai berikut a.5 kg). tinggi jatuh bebas hammer adalah 30 inch (±75 cm).2). dan hard cemented soil dengan core barrel. Untuk setiap interval 10 cm dilakukan perhitungan jumlah pukulan untuk memasukkan tabung ke dalam tanah sampai dicapai 3 x 10 cm. sampel dapat dipotong di lapangan dengan hati-hati sesuai dengan panjang yang diperlukan dan tidak boleh merusak keaslian sampel sisanya yang belum diuji. . . Ketentuan-ketentuan yang harus dipenuhi adalah: . dijaga dari guncangan dan beda temperatur yang tinggi (panas sinar matahari dll). non cohessive soil dengan alat piston sampler atau core cutter sampler.Tabung SPT harus mempunyai ukuran diameter OD 2 inch/profil ID 138 inch. Tebal parafin pada bidang bawah minimum 1 cm dan pada bidang atas minimum 3 cm. Pengangkutan sampel harus dilakukan hatihati. h. 0 4) Standard Penetration Test (SPT) Pelaksanaan SPT pertama kali pada kedalaman -1 meter dari sea bed.3). harus digunakan tabung sampel yang sesuai: soft cohessive soil dengan alat piston sampler.Tabung diangkat ke permukaan tanah dan split Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan .

Alat sondir yang dipakai adalah tipe Dutch Penetrometer yang mempunyai Conus dengan luas 10 cm² dan sudut lancip kerucut 60° untuk mengukur perlawanan ujung. Dalam pelaksanaannya. Kapasitas minimal alat sondir disyaratkan harus mampu menembus lapisan-lapisan tanah keras sampai tahanan ujung qc > 250 kg/cm. Peralatan Sondir dan perlengkapan harus sudah berada di lapangan sebelum pelaksanaan agar pekerjaan dapat berjalan dengan lancar. . 1) Metode pelaksanaan sondir Letak titik-titik penyondiran harus sesuai rencana yang telah ditetapkan Pengguna Jasa. Besarnya perlawanan conus dan tahanan geser dibaca pada parameter. Sludge yang terdapat dalam tabung harus dibuang. agar alat sondir cukup kokoh dan tidak terangkat pada waktu conus menembus tanah keras. alat sondir harus dijangkar ke dalam tanah atau platform atau diberi pemberat yang cukup antara lain drum diisi air dll. dilengkapi dengan mantel (sleeve) yang berdiameter sama dengan conus dan luas selimut 100 cm² untuk mengukur lekatan (friction) dari lapisan tanah. Tanah tersebut dapat dipakai untuk laboratorium test. Untuk itu sampel harus dimasukkan dalam kantong plastik yang ditutup dengan baik dan diberi identitas nomor boring dan kedalamannya. Besaran-besaran yang hendak diperoleh dari penyondiran ini adalah hubungan antara kedalaman dengan: Tahanan ujung (end resistance) Tahanan geser setempat (local friction) Jumlah tahanan (total friction) Untuk mendapatkan harga-harga tersebut conus ditekan ke dalam tanah dengan tenaga mekanis dari peralatan sondir dengan perantaraan batangbatang sondir. kemudian terhadap sampel diadakan klasifikasi. i.57 spoon sampler dibuka.Percobaan SPT dihentikan setelah didapatkan harga SPT-60 sebanyak 3 (tiga) kali berturutturut (pengeboran tetap dilaksanakan hingga kedalaman -30 meter dari seabed dengan memakai core tube system/diamond bit). Disyaratkan menggunakan Gouda mekanis. Pembacaan dilakukan setiap interval 20 cm pada waktu dilakukan dengan kecepatan maksimum 1 cm/detik. Unified soil classification dipergunakan untuk menyusun soil description atau lithology. Pekerjaan Sondir Pekerjaan sondir dilakukan untuk mendapatkan gambaran dan hubungan antara kedalaman lapisan tanah dengan kekerasan atau kepadatannya serta untuk mengetahui kedalaman lapisan tanah keras bilamana ada. Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan .

bathymetri dan penyelidikan tanah serta data-data sekunder. labuh jangkar (anchorage) dan kolam pelabuhan (turning basin). d) Bahan bangunan yang akan digunakan dan sumber materialnya. dudukan Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . balok-balok pendukung lantai. Tipe bangunan atas dermaga meliputi: a) Floating type: ponton (baja. f) Dokumen tender dan gambar-gambar perencanaan standar. tingkat kemudahan pelaksanaan dan kebutuhan pelayanan bongkar muat pelabuhan. beton). Kedalaman sondir mencapai 30 m dari permukaan tanah/dasar laut. Kriteria qc > 250 kg/cm adalah bila conus yang bersangkutan tidak dapat lagi masuk lebih dalam setelah dicoba menekan conus tiga kali berturut-turut. g) Sistem pelaksanaan pembangunan dermaga dan fasilitas pelabuhan yang dibutuhkan dalam hal sistem struktur. yaitu mencakup: a) Tata letak fasilitas pelabuhan yang dibutuhkan/direncanakan. mobilisasi dan logistik. Apabila sampai dengan kedalaman tersebut belum diperoleh qc > 250 kg/cm. 2) Penentuan Sistem Struktur Bangunan Atas Dermaga dan Fasilitas Pelabuhan Lainnya yang dibutuhkan Sistem struktur bangunan atas dermaga dan fasilitas pelabuhan lainnya didasarkan atas kekuatan/keamanan. Pembuatan Desain 1) Umum Konsultan ditugaskan untuk melaksanakan pekerjaan-perkerjaan di bawah ini sebagai suatu kesatuan pekerjaan dengan menggunakan datadata dari desain dermaga prototipe. j. hal ini harus dikonsultasikan dengan Pengguna Jasa/Tim Evaluasi. sistem pondasi lapangan terkait dengan peralatan. c) Sistem struktur bangunan atas dermaga dan fasilitas pelabuhan lainnya. Apabila diperkirakan conus kena batu atau kedalaman stang sondir masih rendah. e) Perencanaan sistem pondasi. b) Fixed type: lantai dermaga. kesesuaian bahan bangunan.58 2) Kedalaman sondir Sondir dapat dihentikan dengan ketentuan sebagai berikut: Perlawanan conus sudah mencapai qc > 250 Kg/cm. sondir perlu dipindahkan ke tempat yang baru. b) Posisi alur (access channel). hasil survey topografi. bahan bangunan. kepala tiang.

coneblock. misalnya beton (bertulang/tidak bertulang/pratekan).59 fender dan bolder. antara lain: a) Jalan dan lapangan penumpukan Bagian atas : aspal. jendela. Sistem struktur fasilitas pelabuhan lainnya. kemungkinan hilangnya bagian-bagian konstruksi dan lain-lain agar menjadi pertimbangan juga. dll. Lantai : beton. Informasi lain-lain a) Informasi mengenai sumber bahan bangunan termasuk tersedianya air kerja juga menjadi bahan pertimbangan untuk perencanaan. Macam bahan bangunan yang dapat dipilih mencakup: a) Bahan alam asli. misalnya batu gunung maupun sungai. dll. dll. Pondasi : pasangan batu kosong. keramik. b) Hal-hal lain yang spesifik pada daerah/lokasi yang akan dibangun. pagar. ventilasi. kemudian dikerjakan perencanaan sistem pondasi. pembebanan dan pemilihan sistem konstruksi fasilitas pelabuhan. hidrografi. dll. dll. Bagian tepi/pinggir : pasangan batu kosong/spesi. kekuatan dan kemudahan pengerjaannya. b) Bahan batuan. kansteen. Sistem struktur bangunan atas dermaga dapat terdiri dari: a) Struktur monolit (peer. c) Fasilitas penunjang. c) Sistem dengan menggunakan bahan kayu. Bahan bangunan yang digunakan harus dipertimbangkan kesesuaiannya dengan aspek keawetan. kerikil. sarana sandar dan apabila dibutuhkan dilengkapi dengan breasting dolphin atau mooring dolphin. balok). baja. batako. spesi. ring balk beton. misalnya adanya benda hanyutan sungai. b) Gudang dan terminal penumpang Atap : kuda-kuda kayu/baja. b) Sistem pracetak (lantai). dll. Dinding : batu bata. tipe dan instalasi fender. karet dan lain-lain. urugan pasir/sirtu. dll. lapisan perkerasan. Sistem pondasi yang direncanakan juga harus memperhitungan bahan bangunan yang akan digunakan dan sistem 4) 5) Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . dll. instalasi air kotor. Lain-lain : pintu. atap genteng/seng/baja deck. antara lain: instalasi air bersih. pasir. instalasi listrik. Perencanaan sistem pondasi Berdasarkan hasil survey soil. 3) Bahan bangunan yang digunakan. kayu dan lainlain.

sehingga untuk menetapkan alternatif sistem pondasi perlu dibahas kembali parameterparameter yang mempengaruhi. elevasi konstruksi. dll. dll) c) Gambar potongan memanjang dan melintang d) Gambar detail Dalam gambar pelaksanaan dilampirkan data: grafik pasang surut. peta hidrografi dan topografi. Setiap alternatif sistem pondasi akan mempengaruhi berbagai parameter lainnya. Pilihan alternatif yang sesuai harus ditetapkan Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . Seluruh gambar pelaksana harus dilengkapi dengan skala. Pedoman tersebut antara lain menyangkut: posisi konstruksi. elevasi berdasarkan lebih kurang 0. ukuran. dimensi konstruksi.60 6) 7) pelaksanaanya serta lingkungan pekerjaan (di air laut atau di air tawar). mutu beton). kualitas yang akan dicapai (misalkan: mutu baja. skala posisi BM. konsultan perencana harus menetapkan alternatif sistem konstruksi yang sesuai dengan kondisi pelabuhan dimana akan direncanakan pembangunan dermaga. balok. volume konstruksi. dll) b) Gambar denah (misalkan posisi tiang. Dasar-dasar Perencanaan a) Sistem konstruksi Dari hasil desain dermaga prototipe. tahapan konstruksi. b) Kesesuaian dengan keadaan alam dan sifat operasional lokasi pembangunan. Seluruh gambar pelaksanaan dibuat dengan menggunakan komputer (CAD) dan soft copy-nya diserahkan bersama Laporan Akhir kepada Pengguna Jasa. Gambar pelaksanaan meliputi: a) Gambar lay-out (dilengkapi dengan garis kontur. mencakup: a) Alat pancang apung b) Mobile crane c) Ponton (dalam jumlah cukup) d) Tug boat e) Work boat Gambar Pelaksanaan: Gambar pelaksanaan harus dapat memberi pedoman kepada pelaksana dalam mewujudkan konstruksi yang direncanakan.00 m-LWS. dll. profil tanah. Persyaratan peralatan yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan. arah mata angin. Dokumen tender dan gambar pelaksanaan Dokumen tender terdiri dari: a) Gambar-gambar konstruksi b) Rencana kerja dan syarat-syarata c) Spesifikasi umum dan khusus d) Bill of Quantity Termasuk dalam dokumen tender: a) Sistem pelaksanaan dan peralatan yang akan digunakan dalam pelaksanaan pekerjaan.

Peta-peta tersebut di atas akan digunakan untuk perencanaan  Tatanan prasarana laut dan darat (general lay-out plan)  Alur dan kolam pelabuhan  Olah gerak kapal  Kebutuhan Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP). Data operasional pelabuhan untuk merencanakan pengembangan pelabuhan meliputi tata letak bangunan.  Bahan bangunan yang akan digunakan. dan penyelidikan tanah.  Sistem konstruksi bangunan bawah/pondasi. Data-data sekunder Data-data sekunder antara lain: data operasional pelabuhan dan arsitektur daerah setempat. jenis bangunan dan arsitektur daerah digunakan untuk merencanakan bentuk bangunan (misalnya bentuk bangunan terminal penumpang yang merupakan ciri khas daerah tersebut).61 b) c) d) mencakup:  Sistem konstruksi bangunan atas. Data hasil penyelidikan tanah digunakan untuk merencanakan sistem pondasi baik pondasi langsung maupun pondasi dalam atau tiang pancang. Laporan Pendahuluan dan interim Laporan ini terdiri dari beberapa lembar yang mencakup himpunan kegiatan.Kondisi lapangan secara garis besarkan data-data Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . Data-data tersebut juga dipergunakan untuk perhitungan konsolidasi dan stabilitas timbunan. Informasi yang harus tercakup dalam laporan bulanan ini terutama masalah yang menyangkut Hasil pekerjaan survey hidrografi. Laporan 20. Laporan ini dibuat sedemikian rupa dengan memuat . topografi. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. luas bangunan. Kementerian Perhubungan. yang disusun menggunakan form-form standar yang telah ditentukan oleh Direktorat Pelabuhan dan Pengerukan. dll Data hasil penyelidikan tanah Data hasil penyelidikan tanah untuk pelabuhan yang akan direncanakan sesuai hasil survey yang telah dilakukan.  Metode pelaksanaan konstruksi dan peralatan yang akan digunakan Data peta kedalaman laut dan peta topografi Data peta kedalaman laut dan peta topografi yang digunakan sebagai dasar perencanaan fasilitas pelabuhan adalah sesuai dengan hasil survey konsultan.

Berita Acara Pelaksanaan Reconnaissance Survey Foto memanjang dari laut ke pantai Data sekunder Konsultan diharuskan menyampaikan laporan pekerjaan lapangan hasil survei kualitatif yang meliputi hal-hal : . 26.Hasil Pengamatan Lapngan berupa peta . Tanggapan terhadap TOR termasuk scope of work dikaitkan dengan hasil peninjauan dan kondisi lapangan. Konsultan diminta dan Desain menyampaikan laporan Draft Final Laporan dibuat sejumlah 10 buku 23. Persyaratan Kerjasama Jika kerjasama dengan penyedia jasa konsultansi lain diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan jasa konsultansi ini maka persyaratan berikut harus dipatuhi: 1. Rencana kerja. . tahapan dan methoda survey disesuaikan dengan kondisi lapangan. Laporan Draft Setelah seluruh pekerjaan survey lapangan dan Final Survey gambar desain selesai. CD (Soft Copy Laporan) Hal-Hal Lain 25. uraian teknis bila ada penyimpangan.62 - - teknis yang ada kaitannya dengan rencana pelaksanaan survey dan foto-foto.Hasil Analisis Laboratorium Laporan dibuat sejumlah 10 buku 22. Final Report Final Report merupakan penyempurnaan laporan semi rampung (draft final report survey) Laporan dibuat sejumlah 10 buku CD sebanyak 3 keping berisikan soft copy semua laporan yang disampikan oleh konsultan 24.Prosedur pekerjaan lapangan. Produksi dalam Semua kegiatan jasa konsultansi berdasarkan KAK ini Negeri harus dilakukan di dalam wilayah Negara Republik Indonesia kecuali ditetapkan lain dalam angka 4 KAK dengan pertimbangan keterbatasan kompetensi dalam negeri.Metodologi survei .penyimpangan. Pengalihan (mensubkontrakkan) sebagian pekerjaan yang bukan merupakan pekerjaan utama hanya dapat Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . 2. Penyedia Jasa Konsultansi dilarang mengalihkan seluruh pekerjaan atau pekerjaan utamanya kepada Penyedia Jasa Konsultansi lain.

Pada waktu pertemuan. sehingga para peserta pertemuan dapat berperan aktif dalam setiap pertemuan. kemudian presentasi tentang topik-topik khusus diadakan Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . pengendalian mutu teknis dan supervisi. sebagai berikut : Peralihan pengetahuan ini adalah suatu obyektifitas utama pada pekerjaan.63 dilakukan setelah mendapat persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Pengguna Jasa Konsultansi dan pengalihan tersebut tidak mengurangi tanggung jawab atau kewajiban Penyedia Jasa Konsultansi atas pelaksanaan seluruh pekerjaan berdasarkan Kontrak. Jika diperlukan. Konsultan merencanakan untuk memanfatkan pertemuan harian dan mingguan yang diselenggarakan di lokasi pekerjaan dan pertemuan koordinasi yang diselenggarakan di propinsi atau kabupaten sebagai salah satu sarana untuk proses alih pengetahuan pertemuan-pertemuan ini memberikan kesepakatan untuk memperoleh informasi rinci tentang semua aspek mengenai perencanaan teknis. Catatan hasil pertemuan dibagikan kepada peserta. waktu khusus disediakan untuk memberikan penjelasan yang komprehensif berbagai topik yang menyangkut aspek teknis dan managemen. Pertemuan akan diselenggarakan dengan memberikan suatu informasi awal tentang topik yang akan dibahas. Setelah pertemuan rutin selesai. manajemen pekerjaan. Pedoman Pengumpulan Data Lapangan 29. Namun selain itu akan ada kegitan-kegiatan khusus yang diselenggarakan untuk tujuan alih pengetahuan. Kegiatan-kegiatan khusus itu akan dilakukan pada saat : 1. Alih Pengetahuan Melalui Pertemuan.serta instansi terkait lainnya. Alih Pengetahuan Pengumpulan pengumpulan data lapangan harus mengikuti studi yang ada karea bersifat verifikatif. Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk menyelenggarakan pertemuan dan pembahasan dalam rangka alih pengetahuan kepada personil pekerjaan/ staf Satuan Kerja Peningkatan Fungsi Pelabuhan Pengerukan. konsultan ditugaskan untuk memberikan suatu perhatian penting dalam hal peralihan pengetahuan dari staf konsultan kepada staf Satuan Kerja Peningkatan Fungsi Pelabuhan Pengerukan. 28. Alih pengetahuan ini umumnya dilaksanakan pada waktu pekerjaan berlangsung.

Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . Alih Pengetahuan Melalui Asistensi/ Penasehatan (Assistance and Advice) Konsultan bersama stafnya harus menyadari akan pentingnya alih pengetahuan dan merealisasikannya dalam kegiatan pekerjaan sehari-hari. 3.64 2. sehingga dapat dilakukan studi banding antara teori dan pelaksanaannya dilapangan. yang juga diikuti dengan acara tanya jawab. seperti misalnya prosedur administrasi pekerjaan. Untuk itu konsultan harus mempertimbangkan dengan sungguh-sungguh kebutuhan tersebut. Alih Pengetahuan melalui Diskusi/ Presentasi Kesempatan untuk menyampaikan suatu pendapat dapat dilakukan pada saat presentasi pekerjaan atau biasanya muncul pada saat penyiapan perencanaan teknis atau pada waktu inspeksi lapangan. guna tercapainya pelaksanaan pekerjaan yang baik. buku panduan tersebut akan bermanfaat banyak bila konsultan ingin mengetahui tingkat penyerapan pengetahuan dari personil yang akan dilatih. dengan membuat upaya yang khusus pada pengalihan pengetahuan dengan subjek yang berhubungan tentang aspek pemantauan kualitas. Alih Pengetahuan Yang Berhubungan Dengan Mutu Pekerjaan (Quality Control) Penyusunan yang efisien dan efektif untuk sistem quality control adalah sangat penting. 4. Selain itu. Dalam banyak hal Konsultan dapat mempersiapkan buku panduan khusus yang berisi petunjuk singkat dan penjelasan tentang topik tertentu. Topik presentasi dan diskusi dipilih sesuai dengan kebutuhan dan masalah yang dijumpai pada waktu pelaksanaan pekerjaan.

Penawaran ini berlaku selama ____ (_________________) hari kalender sejak pembukaan penawaran File I.: Pokja_______________ULP_____________________[K/L/D/I] [diisi oleh Pokja ULP] di _______________________________ Perihal : Penawaran Administrasi dan Teknis________________[nama pekerjaan diisi oleh Pokja ULP] Sehubungan dengan pengumuman lelang jasa konsultansi dan setelah kami pelajari dengan saksama Dokumen Pemilihan. terdiri dari : a. Dokumen penawaran teknis. 2) Daftar Pengalaman Kerja Sejenis 10 (sepuluh) tahun terakhir. Sesuai dengan persyaratan Dokumen Pemilihan. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama ____ (_________________) hari kalender. Data Pengalaman Perusahaan. Penawaran Administrasi dan Teknis ini sudah memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas. dengan ini kami mengajukan penawaran Administrasi dan Teknis untuk pekerjaan_____________________[diisi oleh Pokja ULP]. Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . Berita Acara Pemberian Penjelasan [dan Adendum Dokumen Pemilihan]. 3) Uraian Pengalaman Kerja Sejenis 10 (sepuluh) tahun terakhir. bersama Surat Penawaran Administrasi dan Teknis ini kami lampirkan : 1. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN LAMPIRAN 1 A (FILE I) : SURAT PENAWARAN A. terdiri dari : 1) Data Organisasi Perusahaan.65 BAB V._____________20__ Nomor : _____________________ Lampiran : _____________________ Kepada Yth. BENTUK SURAT PENAWARAN ADMINISTRASI DAN TEKNIS [KOP PERUSAHAAN] CONTOH ______________.

Pendekatan dan Metodologi. PT/CV/Firma/Kemitraan________________ _ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] _____________________ Jabatan Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . dan program kerja. 4) Komposisi tim dan penugasan. terdiri dari: 1) Tanggapan dan saran terhadap Kerangka Acuan Kerja. 2) Uraian pendekatan. d. Kualifikasi Tenaga Ahli. 5) Jadwal penugasan tenaga ahli. terdiri dari: 1) Daftar Riwayat Hidup personil yang diusulkan. 3) Jadwal pelaksanaan pekerjaan. [Dokumen lain yang dipersyaratkan] Dengan disampaikannya Surat Penawaran ini. metodologi. c. maka kami menyatakan sanggup dan akan tunduk pada semua ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan.66 b. 2) Surat pernyataan kesediaan untuk ditugaskan dari personil yang diusulkan.

67 LAMPIRAN 1 B (FILE I) : DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS 2. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (dengan Prakualifikasi Dua File) . BENTUK DATA ORGANISASI PERUSAHAAN CONTOH DATA ORGANISASI ______________________[ PT/CV/Firma/Kemitraan] [cantumkan uraian ringkas (kurang lebih 2 (dua) halaman) mengenai latar belakang dan organisasi peserta dan penanggung jawab yang ditugaskan untuk mengelola pekerjaan jasa konsultansi ini].

Nilai kontrak pekerjaan 8. Jenis lingkup layanan jasa konsultansi 5. Sumber Dana 1 2 Nama Paket Pekerjaan 3 Lingkup Layanan 4 Periode 5 Orang Bulan 6 Nilai Kontrak 7 Mitra Kerja 8 Keterangan isi kolom : 1. BENTUK DAFTAR PENGALAMAN (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR KERJA SEJENIS 10 CONTOH DAFTAR PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERKAHIR Pengguna Jasa/ No. Jumlah orang bulan yang digunakan 7. Mitra kerja dan posisinya dalam kemitraan (apabila ada) Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (dengan Prakualifikasi Dua File) . Jangka waktu layanan 6.68 3. Nama paket pekerjaan 4. Nama instansi pengguna jasa dan sumber dana 3. Nomor urut 2.

_________________ ___________________ Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (dengan Prakualifikasi Dua File) Jumlah Orang _________________ _________________ _________________ _________________ . Jumlah tenaga ahli Asing Indonesia ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan ____ Orang Bulan Tenaga ahli tetap yang terlibat: Posisi Keahlian Bulan a. Lokasi Proyek 5. (nama perusahaan) d. Waktu Pelaksanaan : : : : : : : : 8. No. Perusahaan Mitra Kerja a. (nama perusahaan) c. BENTUK URAIAN PENGALAMAN (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR KERJA SEJENIS 10 CONTOH URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERKAHIR 1. _________________ ___________________ b. Nama Pemimpin Kemitraan (jika ada) Alamat : Negara Asal : 9. Nama Paket Pekerjaan 3. (nama perusahaan) b. Pengguna Jasa 2. Nilai Kontrak 6.69 4. Jumlah tenaga ahli : Tenaga Ahli Asing ___ Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia ___ Orang Bulan 10. _________________ ___________________ c. (nama perusahaan) dst. Kontrak 7. _________________ ___________________ d. Lingkup Produk Utama 4.

_________________ dst. ___________________ _________________ Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan .70 e.

atau menambahkan kegiatan lain. misalnya meniadakan kegiatan yang dianggap tidak perlu. atau mengusulkan pentahapan kegiatan yang berbeda.71 5.TANGGAPAN DAN SARAN PERSONIL/FASILITAS PENDUKUNG DARI PPK TERHADAP [tanggapi perihal penyediaan peralatan/material/personil/fasilitas pendukung oleh Pejabat Pembuat Komitmen sesuai dengan Dokumen Pemilihan ini meliputi antara lain (jika ada): dukungan administrasi. transportasi lokal. BENTUK TANGGAPAN DAN SARAN TERHADAP KERANGKA ACUAN KERJA DAN PERSONIL/FASILITAS PENDUKUNG DARI PPK CONTOH A. Saran tersebut di atas harus disampaikan secara singkat dan padat. dan lain-lain] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (dengan Prakualifikasi Dua File) . ruang kerja. TANGGAPAN ACUAN KERJA DAN SARAN TERHADAP KERANGKA [cantumkan dan jelaskan modifikasi atau inovasi yang peserta usulkan terhadap Kerangka Acuan Kerja untuk meningkatkan kinerja dalam melaksanakan pekerjaan jasa konsultansi ini. peralatan.] B. data.

harus dicantumkan. substansinya dan jangka waktu. METODOLOGI DAN CONTOH [Pendekatan teknis. Program kerja ini harus konsisten dengan Data Teknis-6 mengenai Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan. metodologi kerja dan uraian detil mengenai keluaran. b) Program Kerja. Peserta harus menyusun bidang-bidang pokok dari pekerjaan. dan c) Organisasi dan Personil a) Pendekatan Teknis. tenaga ahli inti sebagai penanggung jawab. target (termasuk persetujuan sementara dari Pejabat Pembuat Komitmen). dan menunjukkan pemahaman terhadap Kerangka Acuan Kerja dan kemampuan untuk menerjemahkannya ke dalam rencana kerja. c) Organisasi dan Personil. termasuk laporan. Dalam bab ini usulkan struktur dan komposisi tim. dan tenaga pendukung. Peserta harus menyoroti permasalahan yang sedang dicarikan jalan keluarnya. Peserta juga harus menjelaskan metodologi yang diusulkan dan kesesuaian metodologi tersebut dengan pendekatan yang digunakan. gambar kerja. Peserta disarankan untuk menyajikan detil penawaran teknis (misalnya 50 (lima puluh) halaman. dan tanggal jatuh tempo penyerahan laporan-laporan. dan menjelaskan pendekatan teknis yang akan diadopsi untuk menyelesaikan permasalahan. metodologi dan program kerja adalah kriteria pokok dari Penawaran Teknis. Dalam bab ini usulkan kegiatan utama dari pelaksanaan pekerjaan. termasuk gambar kerja dan diagram) yang dibagi menjadi tiga bab berikut: a) Pendekatan Teknis dan Metodologi. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (dengan Prakualifikasi Dua File) .72 6. pentahapan dan keterkaitannya. Dalam bab ini jelaskan pemahaman peserta terhadap tujuan proyek/kegiatan. b) Program Kerja. Daftar hasil kerja. lingkup serta jasa konsultansi yang diperlukan. Program kerja yang diusulkan harus konsisten dengan pendekatan teknis dan metodologi. BENTUK URAIAN PROGRAM KERJA PENDEKATAN. tabel.

dan kegiatan lain yang memerlukan persetujuan dicantumkan secara terpisah berdasarkan tahapannya Jangka waktu kegiatan dicantumkan dalam bentuk diagram balok. laporan antara. dan kegiatan lain yang memerlukan persetujuan Pejabat Pembuat Komitmen.73 7. 3 4 5 6 7 8 Keterangan 9 1 2 Cantumkan semua kegiatan. 1 Kegiatan1 2 Bulan ke-2 I II III IV V dst. termasuk penyerahan laporan (misalnya laporan pendahuluan. BENTUK JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN CONTOH JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN No. Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . Untuk paket pekerjaan yang ditahapkan maka kegiatan seperti penyerahan laporan. dan laporan akhir).

74 8. BENTUK KOMPOSISI TIM DAN PENUGASAN CONTOH KOMPOSISI TIM DAN PENUGASAN (DAFTAR PERSONIL) Tenaga Ahli (Personil Inti) Nama Personi l Tenaga Ahli Lokal/Asin g Lingkup Keahlia n Posisi Diusulka n Uraian Pekerjaa n Jumla h Orang Bulan Perusahaa n Tenaga Pendukung (Personil lainnya) Nama Personi l Tenaga Ahli Lokal/Asin g Lingkup Keahlia n Posisi Diusulka n Uraian Pekerjaa n Jumla h Orang Bulan Perusahaa n Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan .

staf administrasi. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (dengan Prakualifikasi Dua File) . dan sebagainya. misalnya juru gambar. Masukan personil dihitung dalam bulan dimulai sejak penugasan. Personil Orang Bulan 1 2 Untuk Tenaga Ahli pengisian masukan harus mencantumkan nama personil. untuk Tenaga Pendukung cukup dicantumkan posisi.75 9. BENTUK JADWAL PENUGASAN TENAGA AHLI1 CONTOH JADWAL PENUGASAN TENAGA AHLI Masukan Personil (dalam bentuk diagram balok)2 1 Nasional 1 2 n Subtotal Asing 1 2 n Subtotal Total Masukan PenuhWaktu Masukan ParuhWaktu 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 n Nama No.

Pendidikan (Lembaga pendidikan. Pengguna Jasa d. Nama Perusahaan : __________ e. Status Kepegawaian pada Perusahaan : __________ i. Pengguna Jasa : __________ d. Pendidikan Non Formal 7. Nama Proyek b. BENTUK DAFTAR DIUSULKAN RIWAYAT HIDUP PERSONIL YANG CONTOH Daftar Riwayat Hidup 1. Penguasaan Bahasa Inggris dan bahasa Indonesia 8. Tempat/Tanggal Lahir 5. Posisi Penugasan : __________ h. Lokasi Proyek c. Nama Perusahaan 3. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (dengan Prakualifikasi Dua File) . Nama Proyek : __________ b. Nama Perusahaan 1 : __________ : __________ : __________ : __________ Setiap pengalaman kerja yang dicantumkan harus disertai dengan referensi dari pengguna jasa yang bersangkutan. Surat Referensi dari Pengguna Jasa : __________ Tahun sebelumnya a. dilampirkan rekaman ijazah ) 6. Lokasi Proyek : __________ c. Nama Personil 4. Uraian Tugas : __________ f.76 10. tempat dan tahun tamat belajar. Pengalaman Kerja1 : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ : __________ Tahun ini ____ a. Waktu Pelaksanaan : __________ g. Posisi yang diusulkan 2.

Surat Referensi dari Pengguna Jasa : __________ dst.77 e. Jika terdapat pengungkapan keterangan yang tidak benar secara sengaja atau sepatutnya diduga maka saya siap untuk digugurkan dari proses seleksi atau dikeluarkan jika sudah dipekerjakan. Uraian Tugas : __________ f. (__________) [nama jelas] Mengetahui: __________[nama Penyedia Jasa Konsultansi] (__________) [nama jelas wakil sah] Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . ____________. Posisi Penugasan : __________ h. 9. Status kepegawaian pada perusahaan ini : __________ Daftar riwayat hidup ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan penuh rasa tanggung jawab. Status Kepegawaian pada Perusahaan : __________ i. Waktu Pelaksanaan : __________ g._____20__ Yang membuat pernyataan.

Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan penuh rasa tanggung jawab. ____________. (__________) [nama jelas] Menyetujui: __________[nama Penyedia Jasa Konsultansi] (__________) [nama jelas wakil sah] Dokumen Seleksi Umum Masterplan Pengerukan Alur/Kolam Pelabuhan . BENTUK SURAT DITUGASKAN PERNYATAAN KESEDIAAN UNTUK CONTOH PERNYATAAN KESEDIAAN UNTUK DITUGASKAN Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Alamat : __________________________________________ : __________________________________________ Dengan ini menyatakan bahwa saya bersedia untuk melaksanakan paket pekerjaan jasa konsultansi _____________ untuk Penyedia Jasa Konsultansi _____________ sesuai dengan usulan jadwal penugasan saya dari bulan __________ tahun __________ sampai dengan bulan__________ tahun __________ dengan posisi sebagai tenaga ahli _________________._____20__ Yang membuat pernyataan.78 11.

PT/CV/Firma/Kemitraan_________________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] _____________________ Jabatan Dokumen Seleksi Umum Masterplan Pengerukan Alur/Kolam Pelabuhan . Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama ____ (_________________) hari kalender. Rekapitulasi Penawaran Biaya 2. Penawaran ini berlaku selama ____ (_________________) hari kalender sejak pembukaan penawaran File II. Rincian Biaya Langsung Non-Personil (direct reimburseable cost) 4. BENTUK SURAT PENAWARAN BIAYA CONTOH Nomor Lampiran : : [KOP PERUSAHAAN] ______________. Berita Acara Pemberian Penjelasan [dan Adendum Dokumen Pemilihan]. Penawaran Biaya ini sudah memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas. bersama Surat Penawaran Biaya ini kami lampirkan : 1. Sesuai dengan persyaratan Dokumen Pemilihan. [Dokumen lain yang dipersyaratkan] Dengan disampaikannya Surat Penawaran ini. maka kami menyatakan sanggup dan akan tunduk pada semua ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan.79 LAMPIRAN 2 (FILE II) : DOKUMEN PENAWARAN BIAYA A._____________20__ _____________________ _____________________ Kepada Yth. dengan ini kami mengajukan Penawaran Biaya untuk pekerjaan_____________________[diisi oleh Pokja ULP] sebesar Rp______________(____________________________). Rincian Biaya Langsung Personil (remuneration) 3. Pokja_______________ULP_____________________[K/L/D/I] [diisi oleh Pokja ULP] di _______________________________ Perihal : Penawaran Biaya________________[nama pekerjaan diisi oleh Pokja ULP] Sehubungan dengan pengumuman lelang jasa konsultansi dan setelah kami pelajari dengan saksama Dokumen Pemilihan. serta menunjuk Surat Penawaran Administrasi dan Teknis kami nomor _____________ tanggal _____________ perihal Penawaran Administrasi dan Teknis_____________________ [nama pekerjaan diisi oleh Pokja ULP].

......................1 IV.... Rp ... Rp ............ Rp . Rp ..................... Rp ..... Rp ........ A.... - Sub Jumlah I Rp Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (dengan Prakualifikasi Dua File) . Uraian 2 Biaya Langsung Personil Biaya Langsung Personil Biaya Langsung Non Personil Biaya Kantor Biaya Peninjauan Lokasi Survey Pekerjaan Lapangan dan Survey Teknis Biaya Peninjauan Lokasi Survey Pekerjaan Penyelidikan Tanah (Bor dan Laboratorium) Pekerjaan Boring Uji Labolatorium Biaya Pembuatan Laporan Total PPn 10% Total Cost Pembulatan Total Biaya 3 Rp ..... Tender B... B............... Rp ........... Rp .......2...... I.2 IV........1 IV............2.......... Biaya Langsung Personil Biaya Langsung Personil Uraian Kualifikasi Volume Waktu Satuan Biaya (Orang) (Bulan) Jumlah Biaya TENAGA AHLI 1 Ahli Perencanaan Kepelabuhanan (Team Leader) 2 Ahli Struktur Utama 3 Ahli Mekanika Tanah 4 Ahli Geodesi 5 Ahli Spesifikasi & Dok... Rp Rp Rp Rp - Terbilang : .. Rp ..... Rp ............ Rp ......... C..............................80 B.................... 1 A.. Rp ..... No.................. Rp ........ III................. II............. Rp . Rp ..... IV.... IV.. Rp . Rp ......... Rp ........... Rp .. Rp ... I. TENAGA PENDUKUNG 1 Bor Master 2 Laboran 3 Surveyor 4 Drafter S1/ 5 Thn S1/ 3 Thn S1/ 3 Thn S1/ 3 Thn S1/ 3 Thn SMK/ 5 Thn SMK/ 5 Thn SMK/ 5 Thn SMK/ 5 Thn 1 1 1 1 1 1 1 2 1 4 3 2 2 1 1 1 1 2 Rp .......2 V......... Rp .... Rp .. BENTUK REKAPITULASI PENAWARAN BIAYA REKAPITULASI BILL OF QUANTITY Satuan Kerja Pengadaan Jasa Konsultansi Lokasi Sumber Dana : Peningkatan Fungsi Pelabuhan dan Pengerukan Pusat : Pekerjaan Deail Engineering Design (DED) Pelabuhan : Pelabuhan Sikakap / Dabo Singkep / Bagansiapi api : APBN 2012 CONTOH No.. BENTUK RINCIAN BIAYA LANGSUNG PERSONIL (REMUNERATION) CONTOH RINCIAN BIAYA LANGSUNG PERSONIL A...........

........... Rp ... Rp .Surveyor .. Rp .Sewa Kendaraan Roda 4 UANG HARIAN .. Rp . 15 OH Rp .. 3 3 3 OH OH Rp ..........Medan (PP) ... Sub Jumlah II III.............. Rp ... Rp ...Tim Pendamping BIAYA PENGINAPAN ... Rp .....2.......81 D....... Rp ...1 Biaya Peninjauan Lokasi Survey Jumlah No....... Rp . Rp ..... Rp . Rp ..2. Rp ... BENTUK RINCIAN BIAYA LANGSUNG (DIRECT REIMBURSEABLE COST)6 NON-PERSONIL CONTOH RINCIAN BIAYA LANGSUNG NON PERSONIL B.......................... Rp .Medan (PP) .................... Rp ............. 5 200 Liter Rp .....Tenaga Bantu BIAYA PENGINAPAN ....... b....Drafter BIAYA PENGINAPAN . Rp ........ Rp ..........Ahli Mekanika Tanah ......... No. Rp ......Platform BAHAN YANG DIPAKAI .................... Rp ................ Uraian TRANSPORTASI Jakarta .. Rp .. Rp .......... Rp - Sub Jumlah IV.......................... 4 1 1 2 2 1 1 1 1 15 15 15 15 15 15 15 15 Hari Hari Hari Hari Hari Hari Hari Hari Rp ...1 IV..Bor Master .... Rp .... 2 15 15 15 15 OH OH OH OH Rp ... Rp .Mesin Boring .. Rp .......1 Pekerjaan Boring No. Rp ............. 1 a.. Rp - 5 6 2 Sampel Rp ......... Rp ...Sewa Current Meter CONTOH AIR PENGUKURAN PASUT 3 Volume Satuan Satuan Biaya Jumlah Biaya 1 1 1 1 OT OT OT OT Rp . Rp ..... Rp .......Drafter SEWA PERALATAN ....Ahli Struktur Utama ..............Tim Pendamping Volume Satuan Satuan Biaya Jumlah Biaya Jumlah Biaya Rp ................................ Rp ...... Rp .............. Rp .........Sewa Sextant ......... Rp . 2 3 3 3 OH OH OH Rp ..... 15 Hari Rp . 2 4 4 4 OH OH OH Rp ........... Rp .................... TRANSPORTASI Jakarta . Biaya keuntungan (profit) dan biaya umum (overhead cost) tidak diperkenankan.......Ahli Perencanaan Kepelabuhanan (Team Leader) .....Sikakap (PP) ........... 4 Hari Rp .. Rp .......... Rp ................2 Pekerjaan Penyelidikan Tanah (Bor dan Laboratorium) IV........ Rp .......... Rp ...... Rp - Pelabuhan Sikakap 1 1 2 3 OT OT OT Hari Rp ...........Ahli Struktur Utama ............ Rp ..Ahli Geodesi ...............Sikakap (PP) .......Bor Master SEWA PERALATAN ..... Rp ...... Rp .Ahli Geodesi .. Rp ............Ahli Struktur Utama ....Tim Pendamping Medan ..Surveyor .. Rp .............. Rp .......Sewa Kendaraan Roda 4 UANG HARIAN ..... 3 2 2 2 OH OH OH Rp ........... b... Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan .......Ahli Struktur Utama ........ Sub Jumlah III Rp .. Rp ........................... Rp ... Rp ....... Uraian Unit 1 a...... Rp .... Rp ..........Ahli Mekanika Tanah ..............Solar Volume Satuan Satuan Biaya Jumlah Biaya 1 1 OT OT Rp ............... Rp . Rp ............ Rp ................. Rp - IV... Rp . Rp ....... Rp ............ Rp ...................... Rp ...Sewa Tide Gauge ......... Rp .. Rp ..Ahli Struktur Utama ......... Rp .....Roll Echosounder ...Medan (PP) ...... Rp .Sewa Kapal Survey .......................... Rp ..Ahli Geodesi ... Rp ...........................Sewa Kendaraan Roda 4 UANG HARIAN ..Ahli Perencanaan Kepelabuhanan (Team Leader) ..... Rp .............. Rp ........ Rp ................. Rp .....Surveyor ..Ahli Mekanika Tanah . Biaya Peninjauan Lokasi Survey Uraian TRANSPORTASI Jakarta .................Ahli Perencanaan Kepelabuhanan (Team Leader) ..Drafter Medan .. Rp ..... Rp .......................... No... Pekerjaan Lapangan dan Survey Teknis IV....... Rp . Rp ... Sub Jumlah IV.........Sewa Theodolit T2 ... Rp . 1 2 3 4 BIAYA LANGSUNG NON PERSONIL Biaya Kantor Uraian Biaya Operasional Kantor Biaya Alat Tulis Kantor Biaya Komputer & Printer Biaya Komunikasi Jumlah Unit Ls Ls Ls Ls Volume Satuan 4 4 4 4 Bulan Bulan Bulan Bulan Satuan Biaya Rp ...Ahli Struktur Utama ... Rp ............................. Rp ........ Rp ........ 3 14 14 14 14 OH OH OH OH Rp ....... Rp ....Sewa GPS ............Sewa Echosounder .......1 6 Biaya langsung non-personil adalah biaya yang benar-benar diperlukan dalam menunjang pelaksanaan pekerjaan..Bor Master Medan .... Rp ...... II...Sikakap (PP) .... 1 a. b... 4 1 2 Set Titik Rp ... Rp ...............................

..... Rp .. Rp .....................Mesin Boring ........Ahli Struktur Utama ................... Rp ...... 1 2 3 4 BIAYA LANGSUNG NON PERSONIL Biaya Kantor Uraian Biaya Operasional Kantor Biaya Alat Tulis Kantor Biaya Komputer & Printer Biaya Komunikasi Jumlah Unit Ls Ls Ls Ls Volume Satuan Satuan Biaya 4 4 4 4 Bulan Bulan Bulan Bulan Rp ..... 1 1 2 3 OT OT OT Hari Rp .. Pekerjaan Lapangan dan Survey Teknis IV... 3 14 14 14 14 OH OH OH OH Rp .......................Ahli Geodesi ... Rp . Rp .............. Rp .... Rp .. Rp .. Rp .................. Rp .................... Rp .Surveyor .Ahli Struktur Utama ...Ahli Geodesi ..Ahli Mekanika Tanah .. Rp .........Ahli Perencanaan Kepelabuhanan (Team Leader) ............Dabo Singkep (PP) .Tim Pendamping Kota Dabo Singkep ......Tim Pendamping Volume Satuan Satuan Biaya Jumlah Biaya Pelabuhan Dabo Singkep 1 1 2 OT OT OT Rp .............. Rp ......... Rp ..... Rp ............... Rp ............ - Sub Jumlah IV.. Rp ............... Rp ...... Rp .............. Rp .Sewa Kapal Survey .... 4 1 2 Set Titik Rp ...... Rp ......................... Rp .... Rp ........82 B.......... Rp ..... Rp ..........................................2.... Rp ........... Rp ...Sewa Sextant .. Rp .... No... Rp ........Ahli Perencanaan Kepelabuhanan (Team Leader) ......Sewa Kendaraan Roda 4 UANG HARIAN .. Rp . Rp ................. Rp ............. Rp . - Sub Jumlah III Rp IV....... Rp . Rp .. Rp ..... Rp ....2 Pekerjaan Penyelidikan Tanah (Bor dan Laboratorium) IV.............. Rp . Rp ................................ 3 3 3 OH OH Rp .................. Rp .............................. Rp ..........Drafter SEWA PERALATAN ..... 2 4 4 4 OH OH OH Rp ....... Rp .. Rp .Ahli Perencanaan Kepelabuhanan (Team Leader) .. 15 OH Rp . Rp .Bor Master Kota Dabo Singkep . 3 2 2 2 OH OH OH Rp ...Ahli Struktur Utama .... Rp ... Rp . Rp ............Dabo Singkep (PP) ......Batam (PP) ...Bor Master .................. Rp ......1 Rp Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan .. Rp ... Uraian Unit 1 a..... Rp ..... Rp ...Tenaga Bantu BIAYA PENGINAPAN ..................... Rp ....... No........................ - Sub Jumlah II Rp III...... Rp .......................Sewa GPS ....Drafter Batam ..... Rp ............ 5 200 Liter Rp ........ Rp .. Rp ......Solar Volume Satuan Satuan Biaya Jumlah Biaya 1 1 1 1 4 OT OT OT OT Hari Rp .... TRANSPORTASI Jakarta ..........Sewa Current Meter CONTOH AIR PENGUKURAN PASUT 3 Volume Satuan Satuan Biaya Jumlah Biaya 1 1 1 1 1 1 1 1 15 OT OT OT OT OT OT OT OT Hari Rp ...........Sewa Kendaraan Roda 4 UANG HARIAN .. Rp ............... Rp . Rp .................Ahli Struktur Utama .Drafter BIAYA PENGINAPAN .................Tim Pendamping BIAYA PENGINAPAN ..... Rp ..... Rp .................. c.. c.... Rp .... Rp ... Rp ...........Ahli Mekanika Tanah ....Sewa Kendaraan Roda 4 UANG HARIAN ....Sewa Tide Gauge .Ahli Perencanaan Kepelabuhanan (Team Leader) ..........Dabo Singkep (PP) ....................... Rp . Rp ........................... Rp ........ Rp ..Roll Echosounder ..... Rp .. Sub Jumlah IV...Bor Master SEWA PERALATAN .... c.........Platform BAHAN YANG DIPAKAI . Rp ...........Surveyor ... Rp ..2.....Sewa Echosounder .. Rp ......Tim Pendamping Batam .................Bor Master Batam .Surveyor ..Ahli Struktur Utama . Rp ...............1 Pekerjaan Boring No.... Rp .. Rp .. Rp ...... Rp ......... 2 3 3 3 OH OH OH Rp ................. Rp .Drafter Kota Dabo Singkep ... 1 a... Rp ..Ahli Geodesi ........ b.... Rp ........... Rp . Rp .....Ahli Struktur Utama . Rp ...................Medan (PP) ....... Rp ..Ahli Struktur Utama ..Ahli Geodesi .... Rp .................... 1 a........ Rp ..Surveyor ... 2 15 15 15 15 OH OH OH OH Rp .Sewa Theodolit T2 ......... Jumlah Biaya Rp .. Rp ......... b...... Rp ... Rp ....................... Rp ..... Rp . - 5 6 2 Sampel Rp .................... II...........1 Biaya Peninjauan Lokasi Survey Jumlah No.......... Rp .................... Rp . Rp ............. Rp . Rp ..1 Rp IV...... b.Ahli Mekanika Tanah ...... Uraian TRANSPORTASI Jakarta .. 4 1 1 2 2 1 1 1 1 15 15 15 15 15 15 15 15 Hari Hari Hari Hari Hari Hari Hari Hari Rp .... Biaya Peninjauan Lokasi Survey Uraian TRANSPORTASI Jakarta ..Batam (PP) ............Ahli Struktur Utama .Ahli Mekanika Tanah ............. Rp ..................

.... Rp ............. Rp ....Sewa Kendaraan Roda 4 UANG HARIAN ............. Rp .....Tim Pendamping BIAYA PENGINAPAN ................ Rp ............ Sub Jumlah II Jumlah Biaya Rp ....Bor Master Kota Bagansiapi api ... No.......................... Rp .. Rp . Rp ................. Rp ....Ahli Mekanika Tanah ....Pekan Baru (PP) .Ahli Geodesi .......... Rp ...Bagansiapi api (PP) ........... Uraian Unit 1 a........2....... Rp ....... Rp ...... 2 3 3 3 OH OH OH Rp ...Sewa Current Meter CONTOH AIR PENGUKURAN PASUT 3 Volume Satuan Satuan Biaya Jumlah Biaya 1 1 1 1 1 1 1 1 15 OT OT OT OT OT OT OT OT Hari Rp ... Rp ................ Rp ..... Rp ........Surveyor .........1 Pekerjaan Boring No.......Sewa Kapal Survey ............... 15 OH Rp ......Ahli Geodesi ......Ahli Perencanaan Kepelabuhanan (Team Leader) .......83 B.... 1 a...... Rp ...... Rp ............. Pekerjaan Lapangan dan Survey Teknis IV. Rp . Rp ...... Rp ... Rp . Rp ..........................Ahli Geodesi . Rp .. Rp .Ahli Struktur Utama .................................................. Rp ..... Rp - Sub Jumlah IV....... Rp ............. 1 2 3 4 BIAYA LANGSUNG NON PERSONIL Biaya Kantor Uraian Biaya Operasional Kantor Biaya Alat Tulis Kantor Biaya Komputer & Printer Biaya Komunikasi Jumlah Unit Ls Ls Ls Ls Volume Satuan 4 4 4 4 Bulan Bulan Bulan Bulan Satuan Biaya Rp .... Biaya Peninjauan Lokasi Survey Uraian TRANSPORTASI Jakarta ............Sewa Sextant ....Bagansiapi api (PP) ................................. c.Drafter Pekan Baru .......2 Pekerjaan Penyelidikan Tanah (Bor dan Laboratorium) IV......Tim Pendamping Kota Bagansiapi api .Roll Echosounder ... Rp . Rp ............. Rp .Drafter SEWA PERALATAN ............... Rp .Ahli Perencanaan Kepelabuhanan (Team Leader) ............. 5 200 Liter Rp .... Rp ...Ahli Struktur Utama .Ahli Struktur Utama ................ Rp ........Sewa Kendaraan Roda 4 UANG HARIAN ......1 IV..... Rp - IV.. Rp ... Rp .... Rp ....... Rp ...Ahli Struktur Utama ..............Mesin Boring ..... Sub Jumlah IV....... No.............. 3 2 2 2 OH OH OH Rp ... II....... Rp .... Rp ..... 2 15 15 15 15 OH OH OH OH Rp ............ b........ Rp ... b....Tenaga Bantu BIAYA PENGINAPAN .Ahli Struktur Utama ....... Rp ......... Rp ...............................Tim Pendamping Volume Satuan Satuan Biaya Jumlah Biaya 1 1 2 OT OT OT Rp . Rp ........Sewa Tide Gauge .. Rp . Rp ........... 4 1 2 Set Titik Rp .......... Rp ... Rp .............Ahli Struktur Utama ............ Rp .Solar Volume Satuan Satuan Biaya Jumlah Biaya 1 1 1 1 4 OT OT OT OT Hari Rp ........ Rp .......1 Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan ................... 3 3 3 OH OH Rp ........ 2 4 4 4 OH OH OH Rp ................Bor Master SEWA PERALATAN ....... Rp ............................ Rp ......Sewa Echosounder .Bor Master ....... Rp . Rp .Ahli Mekanika Tanah .... Rp ..... Rp ............... Rp .......................Ahli Struktur Utama .. Rp .... Rp . Rp ....................... Rp ..... Rp .1 Biaya Peninjauan Lokasi Survey Jumlah No.. Rp ............. Rp ..Ahli Geodesi .Bagansiapi api (PP) ........... Rp ............. Uraian TRANSPORTASI Jakarta .. Rp . Rp .Drafter BIAYA PENGINAPAN .Ahli Struktur Utama .......... b....Sewa Kendaraan Roda 4 UANG HARIAN ... Rp ............................Ahli Perencanaan Kepelabuhanan (Team Leader) ... c.. Rp . 3 14 14 14 14 OH OH OH OH Rp ...... Rp ...Sewa GPS ......... Rp ........ Rp .. Rp ..... Rp ... Rp ..........2....... Rp .... Rp ... Rp ..... Rp ...Ahli Mekanika Tanah ... Rp ............. Rp .....Platform BAHAN YANG DIPAKAI ................Pekan Baru (PP) ........ Rp .......Surveyor ....Surveyor ........ Rp ................. Rp - 5 6 2 Sampel Rp .... Rp ............... Sub Jumlah III Rp ........................ Rp .................. c......Tim Pendamping Pekan Baru .. Rp .... 1 a.......Sewa Theodolit T2 ... Rp ...... Rp .Surveyor ....Ahli Mekanika Tanah ..Drafter Kota Bagansiapi api ..... Rp ..... Rp ..................... Rp ......... Rp ......Pekanbaru (PP) ....... 4 1 1 2 2 1 1 1 1 15 15 15 15 15 15 15 15 Hari Hari Hari Hari Hari Hari Hari Hari Rp . Rp .. Rp ................ TRANSPORTASI Jakarta .. Rp . Rp ... Rp - III......... Rp ...................Ahli Perencanaan Kepelabuhanan (Team Leader) .. Rp ............Bor Master Pekan Baru .. Rp . Pelabuhan Bagansiapi api 1 1 2 3 OT OT OT Hari Rp .......

- Sub Jumlah IV...2.................. - Sub Jumlah IV..... Rp .......... 2 1 1 Tes Tes Tes Rp .. Rp ........................2.................. Rp ....... Rp ..................84 UJI LABORATORIUM DAN PELAPORAN IV.... Uraian BIAYA TES DI LAPANGAN Unconfined compr.... Rp . Rp ............. Rp . Rp ................... Rp . Rp .... Rp ....2 Rp V.2............................. 2 Tes Rp ................. Test (1 test sampel) Undisturbed & Disturbed Sample BIAYA TES DI ALBOLATORIUM Index Physical Properties 1) Grain Size analisis dan atau hydrometer test (2 test sample) Undisturbed & Disturbed 2) Specific Grafity (GS) (2 test sample) Undisturbed & Disturbed 3) Atterberg limit (khusus) untuk tanah cohesive (2 test sample) Undisturbed & Disturbed 4) Unit Weight (2 test sample) Undisturbed & Disturbed 5) Water Content (Wt) (2 test sample) Undisturbed & Disturbed 6) Bulk Density and Dry Density (2 test sample) Undisturbed & Disturbed Mechanical dan hydraulic properties untuk Undisturbed & Disturbed Sample 1) Triaxial test uncosolidated undrained (2 sample test) 2) Consolidation test untuk mencari besaran compresion index (Co) dan Coeffisient of Coeffisient of Consolidation (CV)..... Rp ...2 Uji Labolatorium No......... 2 a.... Rp . No.. Rp .................................... Rp .... 2 2 2 1 1 2 Tes Tes Tes Tes Tes Tes Rp ....... Rp ...........1 Rp Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . Rp ... Rp .... Rp ..... Rp ............. b... Jumlah Biaya Rp ........................ Rp . Rp ..... 1 a.... Rp ...... Rp ........... Rp . Rp ...................(2 test sample) 3) Direct Shear Test (1 sample test) 4) Relative Density (1 test sample) Volume Satuan Satuan Biaya Jumlah Biaya 2 Tes Rp . Rp .................. Rp ............ 1 2 3 4 5 6 Biaya Pembuatan Laporan Uraian Laporan Pendahuluan Laporan Antara (Interim) Draft Final Report Survey dan Design Final Report Design Summary Report Cakram CD/DVD Volume Satuan Satuan Biaya 10 10 10 10 10 10 Buku Buku Buku Buku Set Keping Rp .......

yang berkedudukan di __________ [alamat Penyedia Jasa Konsultansi]. berdasarkan Surat Keputusan _______________ [pejabat yang menandatangani SK penetapan sebagai PPK] No _______________ [nomor SK penetapan sebagai PPK] (selanjutnya disebut “PPK”) dan __________ [nama wakil penyedia].85 BAB VI. selaku Pejabat Pembuat Komitmen. berdasarkan Akta Notaris No. [Jika penyedia berbentuk Kemitraan/KSO maka kalimat pembukaan/komparisi di atas disesuaikan sebagai berikut:] SURAT PERJANJIAN ini berikut semua lampirannya (selanjutnya disebut “Kontrak”) dibuat dan ditandatangani di __________ pada hari __________ tanggal __ bulan __________ tahun ____ antara __________ [nama Pejabat Pembuat Komitmen]. selaku Pejabat Pembuat Komitmen. BENTUK KONTRAK LAMPIRAN 1 : SURAT PERJANJIAN [kop surat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] SURAT PERJANJIAN untuk melaksanakan Paket Pekerjaan Jasa Konsultansi: __________________________ Nomor : __________ [Jika penyedia bukan berbentuk Kemitraan/KSO maka kalimat pembukaan/komparisi di atas disesuaikan sebagai berikut:] SURAT PERJANJIAN ini berikut semua lampirannya (selanjutnya disebut “Kontrak”) dibuat dan ditandatangani di __________ pada hari __________ tanggal __ bulan __________ tahun ____ antara __________ [nama Pejabat Pembuat Komitmen]. yang berkedudukan di __________ [alamat Pejabat Pembuat Komitmen]. yang bertindak untuk dan atas nama __________ [nama proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen]. yang berkedudukan di __________ [alamat Pejabat Pembuat Komitmen]. yang bertindak untuk dan atas nama __________ [nama penyedia]. __________ [jabatan wakil penyedia]. yang bertindak untuk dan atas nama __________ [nama proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen]. tanggal _________ [tanggal penerbitan akta] yang dikeluarkan oleh Notaris ____________ [nama notaris penerbit akta] (selanjutnya disebut “Penyedia”). __________ [nomor akta notaris]. berdasarkan Surat Keputusan _______________ [pejabat yang menandatangani SK penetapan sebagai PPK] No Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan .

86 _______________ [nomor SK penetapan sebagai PPK] (selanjutnya disebut “PPK”) dan Kemitraan yang beranggotakan sebagai berikut: 1. PPK dan Penyedia dengan ini bersepakat dan menyetujui hal-hal sebagai berikut: Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . dan 2. dan sumber daya teknis. dan telah menyetujui untuk menyediakan Jasa Konsultansi sesuai dengan persyaratan dan ketentuan dalam Kontrak ini. 2) menandatangani Kontrak ini setelah meneliti secara patut. PPK dan penyedia mengakui dan menyatakan bahwa sehubungan dengan penandatanganan Kontrak ini masing-masing pihak: 1) telah dan senantiasa diberikan kesempatan untuk didampingi oleh advokat. dan yang menandatangani mempunyai kewenangan untuk mengikat pihak yang diwakili. __________ [nama penyedia 2]. Penyedia. __________ [nama penyedia 1].] MENGINGAT BAHWA: (a) PPK telah meminta penyedia untuk menyediakan Jasa Konsultansi sebagaimana diterangkan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak yang terlampir dalam Kontrak ini. 4) telah mendapatkan kesempatan yang memadai untuk memeriksa dan mengkonfirmasikan semua ketentuan dalam Kontrak ini beserta semua fakta dan kondisi yang terkait. personil. berdasarkan Surat Perjanjian Kemitraan/KSO No.dst. ________________ tanggal ______________ yang dibuat di atas kertas segel (selanjutnya disebut “Penyedia”). (b) (c) (d) MAKA OLEH KARENA ITU. sebagaimana dinyatakan kepada PPK. memiliki keahlian profesional.. 3) telah membaca dan memahami secara penuh ketentuan Kontrak ini.. dan . PPK dan penyedia menyatakan memiliki kewenangan untuk menandatangani Kontrak ini. yang masing-masing anggotanya bertanggung jawab secara pribadi dan tanggung renteng atas semua kewajiban terhadap PPK berdasarkan Kontrak ini dan telah menunjuk __________ [nama anggota kemitraan yang ditunjuk sebagai wakil kemitraan] untuk bertindak atas nama Kemitraan yang berkedudukan di __________[alamat Penyedia Jasa Konsultansi].

dan b) PPK berkewajiban untuk melakukan pembayaran kepada penyedia sesuai dengan ketentuan Kontrak. c) Surat Penawaran berikut Data Penawaran Biaya. 3. f) Kerangka Acuan Kerja. Dokumen Kontrak dibuat untuk saling menjelaskan satu sama lain. e) Syarat-Syarat Umum Kontrak. Hak dan kewajiban timbal-balik PPK dan penyedia dinyatakan dalam Kontrak yang meliputi khususnya : a) Penyedia berkewajiban untuk melaksanakan pekerjaan Jasa Konsultansi untuk PPK sesuai dengan ketentuan Kontrak. Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . h) Dokumen-dokumen kelengkapan seleksi. d) Syarat-Syarat Khusus Kontrak. 5. yaitu Surat Jaminan. g) Data Teknis selain Kerangka Acuan Kerja. dan Berita-Berita Acara Seleksi. [untuk Kontrak Harga Satuan atau Kontrak Gabungan Harga Satuan dan Lumpsum ditulis sebagai berikut : “Total harga Kontrak atau Nilai Kontrak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang diperoleh berdasarkan rincian biaya satuan pekerjaan sebagaimana tercantum dalam Berita Acara Hasil Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya adalah sebesar Rp__________ (_________________ rupiah).87 1. Peristilahan dan ungkapan dalam Surat Perjanjian ini memiliki arti dan makna yang sama seperti yang tercantum dalam lampiran Surat Perjanjian ini. Dokumen-dokumen berikut merupakan satu-kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari Kontrak ini: a) Adendum Surat Perjanjian (apabila ada). b) Pokok Perjanjian.”] [untuk Kontrak Lumpsum ditulis sebagai berikut : „Total harga Kontrak atau Nilai Kontrak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebagaimana tercantum dalam Berita Acara Hasil Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya adalah sebesar Rp__________ (_________________ rupiah). 4. Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa. dan jika terjadi pertentangan antara ketentuan dalam suatu dokumen dengan ketentuan dalam dokumen yang lain maka yang berlaku adalah ketentuan dalam dokumen yang lebih tinggi berdasarkan urutan hierarki pada angka 3 di atas.”] 2.

88 6.-)] [nama lengkap] [jabatan] Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . PPK dan penyedia telah bersepakat untuk menandatangani Kontrak ini pada tanggal tersebut di atas dan melaksanakan Kontrak sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan yang berlaku di Republik Indonesia.000. DENGAN DEMIKIAN. Kontrak ini mulai berlaku efektif terhitung sejak tanggal yang ditetapkan dengan tanggal mulai dan penyelesaian keseluruhan pekerjaan sebagaimana diatur dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak. Untuk dan atas nama __________ PPK [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk Penyedia Jasa Konsultansi maka rekatkan materai Rp 6.-)] [nama lengkap] [jabatan] Untuk dan atas nama Penyedia/Kemitraan (KSO) __________ [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen maka rekatkan materai Rp 6.000.

reviu.4 1. pemantauan dan kegiatan 1. KETENTUAN UMUM 1. Kuasa Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut KPA adalah pejabat yang ditetapkan oleh PA untuk menggunakan APBN atau ditetapkan oleh Kepala Daerah untuk menggunakan APBD.3 1. evaluasi.6 Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan .5 1. Definisi Istilah-istilah yang digunakan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini harus mempunyai arti atau tafsiran seperti yang dimaksudkan sebagai berikut : 1. Aparat Pengawas Intern Pemerintah atau pengawas intern pada institusi lain yang selanjutnya disebut APIP adalah aparat yang melakukan pengawasan melalui audit. Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan adalah panitia/pejabat yang ditetapkan oleh PA/KPA yang bertugas memeriksa dan menerima hasil pekerjaan.1 Jasa Konsultansi adalah jasa layanan profesional yang membutuhkan keahlian tertentu diberbagai bidang keilmuan yang mengutamakan adanya olah pikir (brainware). Pejabat Pembuat Komitmen yang selanjutnya disebut PPK adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa. Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut PA adalah Pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran Kementerian/Lembaga/Satuan Kerja Perangkat Daerah atau Pejabat yang disamakan pada Institusi lain Pengguna APBN/APBD.89 LAMPIRAN 2 : SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK (SSUK) B.2 1.

kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan kesepakatan bersama yang dituangkan dalam perjanjian tertulis.10 Surat Jaminan yang selanjutnya disebut Jaminan. Kemitraan adalah kerja sama usaha antara penyedia nasional maupun dengan penyedia asing yang masing-masing pihak mempunyai hak.8 1.9 1. Kerja sama usaha tersebut dapat dinamakan konsorsium atau joint venture atau sebutan lainnya sepanjang tidak dimaksudkan untuk membentuk suatu badan hukum baru dan mengalihkan tanggung jawab masing-masing anggota kerja sama usaha kepada badan hukum tersebut. untuk melaksanakan sebagian pekerjaan (subkontrak). 1.7 Penyedia adalah adalah badan usaha yang menyediakan Jasa Konsultansi dan telah ditetapkan sebagai pemenang oleh Pokja ULP.90 pengawasan lain terhadap penyelenggaraan tugas dan fungsi organisasi. 1. yang dikeluarkan oleh Bank Umum/Perusahaan Penjaminan/Perusahaan Asuransi yang diserahkan oleh penyedia kepada PPK untuk menjamin terpenuhinya kewajiban penyedia. adalah jaminan tertulis yang bersifat mudah dicairkan dan tidak bersyarat (unconditional). Sub Penyedia adalah badan usaha yang mengadakan perjanjian kerja sama dengan penyedia. 1.11 Kontrak Pengadaan Barang/Jasa yang selanjutnya disebut Kontrak adalah perjanjian tertulis antara PPK dengan penyedia yang mencakup Syarat-Syarat Umum Kontrak (SSUK) ini dan Syarat-Syarat Khusus Kontrak (SSKK) serta dokumen lain yang merupakan Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan .

17 Rincian Biaya Langsung Non Personil adalah biaya yang sebenarnya dikeluarkan penyedia untuk pengeluaran-pengeluaran yang sesungguhnya (at cost). tunjangan penugasan. dan lain-lain.14 Direksi Lapangan adalah tim pendukung yang dibentuk/ditetapkan oleh PPK. sewa peralatan. asuransi dan biaya– biaya kompensasi lainnya. 1. biaya komunikasi. hari. 1. 1. biaya pengurusan surat ijin. minggu. keuntungan (profit) maksimal 10 %. yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak untuk mengendalikan pelaksanaan pekerjaan konstruksi. yang telah memperhitungkan biaya umum (overhead). dihitung menurut jumlah satuan waktu tertentu (bulan. biaya perjalanan. 1. 1.91 bagian dari kontrak. atau jam). 1.18 Jadwal Waktu Pelaksanaan adalah jadwal yang menunjukkan kebutuhan waktu yang yang Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . biaya pengiriman dokumen.12 Nilai Kontrak adalah total harga tercantum dalam Kontrak. yang meliputi antara lain biaya untuk pembelian ATK. biaya pencetakan laporan. terdiri dari 1 (satu) orang atau lebih. 1. biaya sosial (social charge). biaya penyelenggaraan seminar/workshop/lokakarya.16 Rincian Biaya Langsung Personil adalah remunerasi atau upah yang diterima oleh personil inti.13 Hari adalah hari kalender.15 Direksi Teknis adalah tim pendukung yang ditunjuk/ditetapkan oleh PPK untuk mengawasi pelaksanaan pekerjaan konstruksi.

1. 1.24 KAK adalah Kerangka Acuan Kerja yang disusun oleh PPK untuk menjelaskan tujuan. yang diterbitkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen. realistik dan dapat dilaksanakan.22 Tanggal Mulai Kerja adalah tanggal mulai kerja penyedia yang dinyatakan pada Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).21 Masa Kontrak adalah jangka waktu berlakunya kontrak ini terhitung sejak tanggal penandatangan kontrak sampai dengan tanggal penyelesaian pekerjaan. 1. 1.23 Tanggal Penyelesaian Pekerjaan adalah tanggal penyelesaian pekerjaan Jasa Konsultansi ini oleh penyedia yang tercantum dalam SPMK. 1. yang pelaksanaannya diserahkan kepada penyedia lain dan disetujui terlebih dahulu oleh PPK.20 Bagian Pekerjaan yang disubkontrakkan adalah bagian pekerjaan bukan pekerjaan utama yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan. 1.19 Personel Inti adalah orang yang akan ditempatkan secara penuh sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan untuk melaksanakan pekerjaan. 1. lingkup jasa konsultansi serta keahlian yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan berdasarkan Kontrak ini. terdiri atas tahap pelaksanaan yang disusun secara logis.25 Penawaran Biaya adalah rincian yang memuat setiap komponen pekerjaan Jasa Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan .92 diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan.

1. dan pengalaman di bidang tertentu. 1.30 Tenaga Ahli adalah bagian dari Personil dengan keahlian. Penawaran Teknis merupakan bagian dari penawaran penyedia. metodologi. 1.93 Konsultansi yang harus dilaksanakan oleh penyedia [untuk Kontrak Harga Satuan ditambah : “berikut harga satuannya (mata pembayaran)”] dan merupakan bagian dari Dokumen Penawaran penyedia.28 SSUK adalah Syarat-Syarat Umum Kontrak ini. kualifikasi. 1.26 Penawaran Teknis adalah data teknis yang memuat pendekatan teknis.1 Bahasa kontrak menggunakan Bahasa Indonesia [kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa nasional pemberi pinjaman/hibah tersebut dan/atau bahasa Inggris].29 SPP adalah Surat Perintah Pembayaran yang diterbitkan oleh PPK dan merupakan salah satu tahapan dalam mekanisme pelaksanaan pembayaran atas beban Anggaran Pendapatan Belanja Negara/Daerah. 2. Penerapan Syarat-Syarat Umum Kontrak (SSUK) diterapkan secara luas dalam pelaksanaan pekerjaan Jasa Konsultansi ini tetapi tidak dapat bertentangan dengan ketentuan-ketentuan dalam Dokumen Kontrak lain yang lebih tinggi berdasarkan urutan hierarki dalam Surat Perjanjian. dan program kerja penyedia dalam pelaksanaan Jasa Konsultansi ini. 3.27 SSKK adalah Syarat-Syarat Khusus Kontrak. berisikan ketentuan-ketentuan tambahan yang dapat mengubah atau menambah SSUK. Bahasa dan Hukum Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . 3. 1.

Jika dalam proses pekerjaan Jasa Konsultansi 5. Semua pemberitahuan. Jika salah satu atau beberapa ketentuan dalam Kontrak ini berdasarkan Hukum yang Berlaku menjadi tidak sah. dan/atau faksimili yang ditujukan ke alamat yang tercantum dalam SSKK.2 Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . 4. Jika lokasi untuk bagian pekerjaan tertentu tidak tercantum maka lokasi akan ditentukan oleh PPK. email. atau persetujuan yang tidak tercantum dalam Kontrak ini. atau jika disampaikan melalui surat. Pemisahan 6. 8. permohonan. dan dianggap telah diberitahukan jika telah disampaikan secara langsung kepada wakil sah Para Pihak. Asal Jasa Konsultansi 8. Keutuhan Kontrak Kontrak ini memuat semua ketentuan dan persyaratan yang telah disetujui oleh Para Pihak.2 Hukum yang digunakan adalah hukum yang berlaku di Indonesia [kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan hukum yang berlaku di Indonesia atau hukum yang berlaku di negara pemberi pinjaman/hibah (tergantung kesepakatan antara pemerintah dan negara pemberi hibah)].1 Pekerjaan Jasa Konsultansi ini dikerjakan terutama oleh tenaga Indonesia pada lokasilokasi yang tercantum dalam KAK. Perpajakan 7. janji. atau tidak dapat dilaksanakan maka ketentuan-ketentuan lain tetap berlaku secara penuh.94 3. atau persetujuan berdasarkan Kontrak ini akan dibuat secara tertulis dalam Bahasa Indonesia. Ketentuan mengenai perpajakan adalah seluruh ketentuan perpajakan yang berlaku di Indonesia. Korespondensi 8. tidak berlaku. Para Pihak tidak diperbolehkan untuk mengikatkan diri atau bertanggung jawab atas pernyataan.

jasa. PEMUTUSAN KONTRAK 12.3 tanggal penyerahan hasil pekerjaan dari penyedia kepada PPK tercantum dalam Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . Penyedia wajib menyediakan layanan tambahan lainnya seperti pembuatan maket/model dari hasil desain sesuai dengan lingkup pekerjaannya. serta informasi lain yang berkaitan dengan kontrak tanpa ijin tertulis dari PPK. Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan PERUBAHAN.95 digunakan komponen berupa barang. Layanan Tambahan C. PENYELESAIAN. 8. 9. atau gabungan keduanya yang tidak berasal dari dalam negeri (impor) maka penggunaan komponen impor harus sesuai dengan yang dicantumkan dalam Dokumen Penawaran. misalnya Kerangka Acuan Kerja. Penggunaan DokumenDokiumen Kontrak dan Informasi Penyedia tidak diperkenankan menggunakan dokumen-dokumen kontrak atau dokumen lainnya yang berhubungan dengan kontrak oleh pihak lain. PELAKSANAAN. 10. Hak Atas Kekayaan Intelektual 11. 12. DAN 12.2 tanggal mulai dilaksanakannya pekerjaan tercantum dalam SPMK. pola.1 tanggal mulai berlaku kontrak dan jangka waktu penyelesaian pekerjaan tercantum dalam SSKK.3 Tindakan pencantuman komponen impor yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dapat dipersamakan dengan tindakan penipuan dan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 12. Penyedia wajib membebaskan PPK dari segala tuntutan atau klaim dari pihak ketiga yang disebabkan penggunaan HAKI oleh penyedia. gambar-gambar.

4 Hasil rapat persiapan pelaksanaan kontrak dituangkan dalam Berita Acara Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak yang ditandatangani oleh seluruh peserta rapat. b.3 Beberapa hal yang dibahas dan disepakati dalam rapat persiapan pelaksanaan kontrak adalah: a. organisasi kerja.1 PPK bersama menyelenggarakan pelaksanaan kontrak. 13.3 Mobilisasi peralatan dan personil dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan. PPK dapat mengikutsertakan Tim Teknis dan/atau Tim Pendukung. jadwal pengadaan bahan/material.2 Dalam rapat persiapan. Mobilisasi 14. c. mobilisasi peralatan dan personil (apabila diperlukan). Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak 13. program mutu.1 Penyedia melakukan mobilisasi setelah tanggal dimulainya pelaksanaan pekerjaan. 13. dan/atau c. yaitu: a. tata cara pengaturan pelaksanaan pekerjaan. 14. 14. 13. menyiapkan peralatan pendukung. rencana pelaksanaan pemeriksaan lapangan bersama. b. dan e. Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan .96 SPMK. d. mendatangkan tenaga ahli.2 Mobilisasi dilakukan sesuai dengan lingkup pekerjaan. 14. penyedia dapat rapat persiapan 13. mendatangkan tenaga pendukung.

c. c. Dalam pemeriksaan personil dan peralatan. 15. maka penyedia dapat melaksanakan pekerjaan dengan syarat Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan .97 15. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa personil dan/atau peralatan ternyata belum memenuhi persyaratan kontrak maka penyedia tetap dapat melanjutkan pekerjaan dengan syarat personil dan/atau peralatan yang belum memenuhi syarat harus segera diganti dalam jangka waktu yang disepakati bersama dengan memperhatikan Pasal tentang Personil Konsultan dan Subkonsultan. Bila hasil inspeksi/pemeriksaan personil dan peralatan ternyata belum memenuhi persyaratan.2 Pemeriksaan Personil dan Peralatan a. Pengawasan dan Pemeriksaan 15. PPK dapat dibantu Tim Teknis dan/atau Tim Pendukung.1 Pemeriksaan Bersama a. Pada tahap awal pelaksanaan kontrak dan pelaksanaan pekerjaan. Jika dalam pemeriksaan bersama ditemukan hal-hal yang dapat mengakibatkan perubahan isi kontrak maka perubahan tersebut akan dituangkan dalam amandemen kontrak. Pemeriksaan (inspeksi) personil dan peralatan harus dilaksanakan setelah personil dan peralatan tiba di lokasi pekerjaan serta dibuatkan Berita Acara Hasil Inspeksi/Pemeriksaan yang ditandatangani oleh PPK dan penyedia. b. PPK atau pihak lain yang ditunjuk oleh PPK bersamasama dengan penyedia melakukan pemeriksaan bersama yang mencakup antara lain pemeriksaan kesesuaian personil dan/atau peralatan dengan persyaratan kontrak. b. Hasil pemeriksaan akan dituangkan dalam berita acara pemeriksaan.

Apabila dalam pemeriksaan personil dan peralatan mengakibatkan perubahan isi Kontrak maka harus dituangkan dalam bentuk adendum Kontrak.4 Jaminan Uang Muka diterbitkan oleh Bank Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . Apabila dalam pemeriksaan lapangan mengakibatkan perubahan isi Kontrak maka harus dituangkan dalam adendum Kontrak. 16.3 Pemeriksaan Lapangan a. PPK dapat dibantu Tim Teknis dan/atau Tim Pendukung. 16.2 Nilai jaminan Uang Muka dapat dikurangi secara proporsional sesuai dengan pengembalian uang muka. 16. 15. Apabila diperlukan.1 Jaminan Uang Muka diberikan kepada PPK dalam rangka pengambilan uang muka dengan nilai 100% (seratus persen) dari besarnya uang muka.3 Masa berlakunya jaminan uang muka sekurang-kurangnya sejak tanggal persetujuan pemberian uang muka sampai dengan tanggal penyerahan pertama pekerjaan. d. Hasil pemeriksaan lapangan dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan Lapangan yang ditandatangani oleh PPK dan penyedia. 16.98 personil dan peralatan yang belum memenuhi syarat harus diganti sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak. PPK bersama-sama dengan penyedia melakukan pemeriksaan lapangan untuk melakukan pengukuran dan pemeriksaan detail kondisi lapangan. Jaminan Jaminan Uang Muka : 16. b. d. c. Untuk pemeriksaan lapangan.

atau 2) untuk usaha non kecil paling tinggi 20% (dua puluh perseratus) dari nilai Kontrak. Besarnya Uang Muka untuk Kontrak Tahun Jamak adalah nilai yang paling kecil diantara 2 (dua) pilihan. atau 2) 15% (lima belas perseratus) dari total nilai Kontrak. perusahaan perusahaan asuransi. yaitu: 1) 20% (dua puluh perseratus) dari Kontrak tahun pertama. Ketentuan mengenai pemberian uang muka beserta besarannya ditetapkan dalam SSKK. 2) pembayaran uang tanda jadi kepada pemasok barang/material. c. Pembayaran 17. Uang Muka dapat diberikan kepada penyedia dengan ketentuan sebagai berikut: 1) untuk usaha kecil paling tinggi 30% (tiga puluh perseratus) dari nilai Kontrak.1 Uang Muka : a. 17. d. nama paket kontrak. b. penjaminan atau 16. Penyedia dapat mengajukan permintaan Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . penyedia yang ditunjuk. e. kewajiban pihak-pihak penjamin untuk mencairkan Surat Jaminan Uang Muka selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat kepada PPK.99 Umum. dan/atau 3) persiapan teknis lain yang diperlukan bagi pelaksanaan pengadaan. Uang Muka dapat diberikan kepada penyedia untuk: 1) mobilisasi alat dan tenaga kerja. nilai jaminan uang muka dalam angka dan huruf.5 Bentuk surat jaminan Uang Muka: memuat nama dan alamat PPK. masa berlaku jaminan uang muka dan tanda tangan penjamin. dan hak penjamin.

Untuk kontrak tahun jamak. d. c.100 pembayaran uang muka secara tertulis kepada PPK disertai dengan rencana penggunaan uang muka untuk melaksanakan pekerjaan sesuai Kontrak. Pembayaran prestasi kerja diberikan kepada penyedia setelah dikurangi angsuran pengembalian Uang Muka dan denda apabila ada. Pengembalian uang muka diperhitungkan berangsur-angsur secara proporsional pada setiap pembayaran prestasi pekerjaan dan paling lambat harus lunas pada saat pekerjaan mencapai prestasi 100 % (seratus perseratus). serta pajak.2 Pembayaran prestasi pekerjaan a.3 Cara-cara dan tahapan pembayaran serta mata uang yang digunakan harus Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . 17. b. f. g. 17. Permintaan pembayaran kepada PPK untuk Kontrak yang menggunakan subkontrak. Pembayaran prestasi pekerjaan dapat diberikan dalam bentuk : pembayaran bulanan/pembayaran berdasarkan tahapan penyelesaian pekerjaan (termin)/pembayaran secara sekaligus. harus dilengkapi bukti pembayaran kepada seluruh subkontraktor sesuai dengan perkembangan (progress) pekerjaannya. PPK mengajukan surat permintaan pembayaran untuk permohonan tersebut setelah Jaminan Uang Muka diterima dari penyedia. Pembayaran bulanan/termin. nilai Jaminan Uang Muka secara bertahap dapat dikurangi sesuai dengan pencapaian prestasi pekerjaan. dilakukan senilai pekerjaan yang telah diselesaikan. h. sesuai dengan yang ditetapkan dalam SSKK.

c. asuransi dan biaya– biaya kompensasi lainnya. peserta atas 18.3 Rincian harga kontrak sesuai dengan rincian yang tercantum dalam Rincian Biaya Personil dan Rincian Biaya Non Personil sesuai dengan Berita Acara Hasil Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya. b. Pembayaran yang ditangguhkan harus disesuaikan dengan proporsi kegagalan atau kelalaian penyedia. 18. biaya sosial (social charge). Harga 18. Jika dipandang perlu oleh PPK. 17. d.4 Penangguhan Pembayaran a. tunjangan penugasan. Penangguhan dilakukan dengan terlebih dahulu menyampaikan pemberitahuan tertulis kepada penyedia yang memuat: 1) alasan penangguhan pembayaran. 18. dan 2) persyaratan kepada penyedia untuk memenuhi kewajiban-kewajibannya dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah pemberitahuan diterima.2 Harga kontrak telah memperhitungkan : biaya umum (overhead). yang dihitung menurut jumlah satuan waktu tertentu.1 PPK membayar kepada pelaksanaan pekerjaan. PPK dapat menangguhkan pembayaran setiap angsuran prestasi pekerjaan penyedia jika penyedia gagal atau lalai memenuhi kewajiban kontraktualnya. 18.4 Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi ini dibiayai dari sumber pendanaan yang Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan .101 disesuaikan dengan ketentuan dalam SSKK. keuntungan (profit) maksimal 10 %. penangguhan pembayaran dapat dilakukan bersamaan dengan pengenaan denda kepada penyedia.

dan/atau 19. 20. Perubahan Kontrak Perubahan kontrak bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh para pihak. d. 19. c. 20.2 Pekerjaan tambah harus mempertimbangkan tersedianya anggaran dan tidak boleh melebihi 10% (sepuluh perseratus) dari biaya yang tercantum dari nilai Kontrak awal. b.2 perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan lingkup pekerjaan. melaksanakan pekerjaan tambah/kurang yang belum tercantum dalam Kontrak yang diperlukan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan.3 perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan lingkup pekerjaan dan/atau perubahan pelaksanaan pekerjaan.1 Apabila terdapat perbedaan yang signifikan antara kondisi lapangan pada saat pelaksanaan dengan Kerangka Acuan Kerja yang telah ditentukan dalam Kontrak. 20.1 perubahan lingkup pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak. Perubahan Lingkup Pekerjaan 20.3 Perintah perubahan lingkup pekerjaan dibuat oleh PPK secara tertulis kepada Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . mengurangi atau menambah jenis pekerjaan. menambah atau mengurangi volume pekerjaan yang tercantum dalam Kontrak. yang meliputi: 19.102 disebut dalam SSKK. maka PPK bersama penyedia dapat melakukan perubahan Kontrak yang meliputi antara lain: a. 19. mengubah spesifikasi pekerjaan sesuai dengan kebutuhan lapangan.

21. 21. 21. 20.103 penyedia.5 Dalam hal penilaian perubahan lingkup pekerjaan sebagaimana dimaksud pada angka 20. b.4. pekerjaan tambah. perubahan ruang lingkup pekerjaan. Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan .3 PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan atas kontrak setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia. dan/atau e. keterlambatan yang disebabkan oleh PPK.2 Waktu penyelesaian pekerjaan dapat diperpanjang sekurang-kurangnya sama dengan waktu terhentinya kontrak akibat keadaan kahar. 20.1 Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PPK atas pertimbangan yang layak dan wajar untuk hal-hal sebagai berikut: a. c. masalah yang timbul diluar kendali penyedia. d. keadaan kahar. PPK dapat dibantu oleh Tim Pendukung yaitu Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak. 21. Perpanjangan Waktu Pelaksanaan 21.1 sampai dengan 20.4 PPK dapat menugaskan Tim Pendukung yaitu Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak untuk meneliti kelayakan usulan perpanjangan waktu pelaksanaan.4 Hasil negosiasi tersebut dituangkan dalam Berita Acara sebagai dasar penyusunan adendum Kontrak. ditindaklanjuti dengan negosiasi teknis dan biaya dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam Kontrak awal.

23. 24. Penggantian personil inti dan/atau peralatan (apabila ada) tidak boleh dilakukan kecuali atas persetujuan tertulis PPK. Penggantian personil inti dan/atau peralatan dilakukan oleh penyedia dengan mengajukan permohonan terlebih dahulu kepada PPK dengan melampirkan riwayat 24.1 Bagian pekerjaan yang dikerjakan oleh sub penyedia harus diatur dalam kontrak dan disetujui terlebih dahulu oleh PPK. Personil Konsultan dan Subkonsultan Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan .3 Ketentuan-ketentuan dalam kerjasama dengan sub penyedia harus mengacu kepada harga yang tercantum dalam Kontrak serta menganut prinsip kesetaraan.104 21.2 Penyesuaian biaya diberlakukan terhadap kontrak tahun jamak yang masa kontraknya lebih dari 12 (dua belas) bulan dan diberlakukan mulai bulan ke 13 (tiga belas) sejak penandatangan kontrak.2 Penyedia tetap bertanggungjawab atas bagian pekerjaan yang dikerjakan oleh sub penyedia. Personil inti yang dipekerjakan harus sesuai dengan kualifikasi dan pengalaman yang ditawarkan dalam Dokumen Penawaran. Perubahan dan/atau penyesuaian Biaya 22. b. Kerjasama antara penyedia dengan sub penyedia 23. 22.5 Persetujuan perpanjangan waktu pelaksanaan dituangkan dalam adendum Kontrak. c.1 Umum a.1 Perubahan Nilai Kontrak sebagai akibat perubahan lingkup pekerjaan dengan ketentuan perubahan Nilai Kontrak hanya dapat dilakukan sampai setinggi-tingginya 10% (sepuluh persen) dari Nilai Kontrak awal. 23. 23. 22.

3 Persetujuan Personil Personil inti dan subkonsultan yang telah disetujui oleh PPK harus memberikan data dirinya dan surat keterangan tidak mengidap Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . tanpa biaya tambahan apapun. f. 24. c. maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dengan kualifikasi yang setara atau lebih baik dari personil inti dan/atau peralatan yang digantikan. d. Jika PPK menilai bahwa Personil Inti: 1) tidak mampu atau tidak dapat melakukan pekerjaan dengan baik 2) berkelakuan tidak baik. b.105 hidup/pengalaman kerja Personil Inti dan/atau spesifikasi Peralatan yang diusulkan beserta alasan perubahan. atau 3) mengabaikan pekerjaan yang menjadi tugasnya maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dan menjamin personil inti tersebut meninggalkan lokasi kerja dalam waktu 7 (tujuh) hari kalender sejak diminta oleh PPK. 24. jika terdapat pekerjaan tambah. maka perkiraan waktu pelaksanaan harus ditentukan secara tertulis oleh para pihak. kualifikasi minimum. perkiraan waktu pelaksanaan dilampirkan dalam Lampiran SSKK. PPK dapat menilai dan menyetujui penempatan/penggantian personil inti menurut kualifikasi yang dibutuhkan.2 Personil Inti a. Jika penggantian personil inti dan/atau peralatan perlu dilakukan. e. nama personil dan uraian pekerjaan. penyesuaian terhadap perkiraan waktu pekerjaan personil akan dibuat oleh penyedia melalui pemberitahuan secara tertulis kepada PPK.

Perubahan Personil 25. 3) menolak permohonan perubahan personil dan/atau peralatan bila alasan yang diajukan dianggap tidak sesuai. PPK meneliti permohonan perubahan personil dan/atau peralatan. biaya langsung personil harus disesuaikan dengan gaji dasar tenaga ahli yang menggantikan. d. Penyedia dapat mengajukan penggantian personil dan/atau peralatan kepada PPK. 24. waktu kerja tenaga kerja asing yang dimobilisasi ke Indonesia dihitung sejak kedatangannya di Indonesia sesuai dengan surat perintah mobilisasi. dengan ketentuan: 1) menyetujui permohonan perubahan personil dan/atau peralatan bila alasan yang diajukan dianggap sesuai. Penyedia tidak dibenarkan melakukan penggantian personil dan/atau peralatan tanpa persetujuan PPK. c. Untuk kontrak biaya satuan (time based). b. jam kerja dan waktu cuti untuk personil inti ditentukan dalam Lampiran SSKK.1 Perubahan personil dan peralatan yang diajukan oleh penyedia a. penyedia Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . tenaga kerja tidak berhak untuk dibayar atas pekerjaan lembur atau sakit atau liburan. untuk mengajukan permohonan penggantian personil.106 penyakit berbahaya/menular (medical certificate) serta terdaftar atau tertera dalam daftar personalia penyedia. c. b.4 Waktu kerja dan lembur a. karena perhitungan upah sudah mencakup hal tersebut. 25. dan tidak menambah nilai kontrak. 2) tidak mengurangi kualifikasi tenaga ahli yang ditawarkan.

3 Penghentian Kontrak atau Ganti Rugi atau Kompensasi tidak dilakukan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang.2 Penggantian personil penyedia atas perintah PPK a.1 Jika pekerjaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka PPK dapat menghentikan Kontrak dan menangguhkan pemenuhan hak-hak penyedia atau menangguhkan pembayaran.107 diwajibkan melampirkan riwayat hidup/pengalaman kerja personil yang diusulkan dan disertai alasan penggantian personil yang bersangkutan. 25. 26.2 Jika keterlambatan tersebut semata-mata disebabkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK maka PPK dikenakan Ganti Rugi atau memberikan Kompensasi. Keterlambata n Pelaksanaan Pekerjaan 26. harus sudah menerima personil pengganti dari penyedia. 26. Dalam rangka penilaian usulan penggantian personil dan/atau peralatan. Dalam waktu maksimal 15 (lima belas) hari sejak perintah penggantian personil. Personil dari penyedia yang dianggap tidak mampu atau tidak dapat melakukan pekerjaan dengan baik atau berkelakuan tidak baik.4 Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . 26. e. 26. b. harus segera dilakukan perintah penggantian personil kepada penyedia dengan kualifikasi keahlian personil yang sama atau lebih tinggi. PPK dapat dibantu Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak.

c. apabila bagian pekerjaan belum diterima oleh PPK. 27. sedangkan ganti rugi merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada PPK. PPK memodifikasi atau mengubah jadwal yang dapat mempengaruhi pekerjaan penyedia. apabila kontrak terdiri atas bagian pekerjaan yang dapat dinilai terpisah dan bukan merupakan kesatuan sistem. serta hasil pekerjaan tersebut telah diterima oleh PPK.1 Denda merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada penyedia. Denda dan Ganti Rugi 27. keterlambatan penerbitan SPP. Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . b. b.3 Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga dari nilai tagihan yang terlambat dibayar. 27. 1/1000 (satu perseribu) dari biaya kontrak.2 Besarnya denda kepada penyedia atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan adalah: a.4 Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut : a. 1/1000 (satu perseribu) dari sisa biaya bagian kontrak yang belum selesai dikerjakan. 27. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. PPK tidak memberikan gambar-gambar. 27. karena terjadinya cidera janji/wanprestasi yang tercantum dalam Kontrak. atau dapat diberikan kompensasi sesuai ketentuan dalam SSKK.108 Pasal ini adalah tanggal penyerahan setiap hasil kerja dan tanggal penyelesaian semua pekerjaan dengan penyerahan laporan akhir sebagaimana ditetapkan dalam SPMK.

dapat dibuktikan kerugian nyata akibat peristiwa kompensasi. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat peristiwa kompensasi. f. Yang digolongkan Keadaan Kahar adalah: Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan .5 Tata cara pembayaran denda dan/atau ganti rugi diatur dalam SSKK. spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan. g. penyedia belum bisa masuk ke lokasi sebagaimana yang diperjanjikan dalam kontrak. i. sehingga kewajiban yang ditentukan dalam Kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi. 27. e. kompensasi lain yang dirinci dalam syarat khusus kontrak. h.109 d. Keadaan Kahar 28. ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. jika kompensasi mengakibatkan pengeluaran tambahan atau keterlambatan penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan. 28. PPK menginstruksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak diketemukan kerusakan/ kegagalan/penyimpangan.1 Keadaan Kahar adalah suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak dan tidak dapat diperkirakan sebelumnya. perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat diberikan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK.

28. para pihak dapat melakukan kesepakatan.3 Dalam hal terjadi Keadaan Kahar. gunung meletus. gangguan industri lainnya sebagaimana dinyatakan melalui keputusan bersama Menteri Keuangan dan menteri teknis terkait. d. tsunami. dengan menyertakan salinan pernyataan Keadaan Kahar yang dikeluarkan oleh pihak/instansi yang berwenang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. pemogokan. bencana alam. c.2 Tidak termasuk Keadaan Kahar adalah halhal merugikan yang disebabkan oleh perbuatan atau kelalaian para pihak.5 Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat keadaan kahar yang dilaporkan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender sejak terjadinya keadaan kahar. 28.4 Setelah pemberitahuan tertulis tentang terjadinya Keadaan Kahar. epidemi dan wabah penyakit. penyedia memberitahukan tentang terjadinya Keadaan Kahar kepada PPK secara tertulis dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kalender sejak terjadinya Keadaan Kahar. e. dan teror. dan tanah longsor. 28.110 a. banjir. yang dituangkan dalam perubahan Kontrak. tidak dikenakan sanksi. antara lain berupa gagal teknologi. angin topan. dan/atau f. 28. antara lain konflik sosial antar kelompok atau antar komunitas masyarakat. kekeringan. kebakaran. bencana sosial. Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . antara lain berupa gempa bumi. b. bencana non alam.

7 Menyerahkan semua rancangan. 29.4 Jika terdapat kekurangan-kekurangan maka penyedia harus memperbaiki dan menyelesaikan kekurangan-kekurangan sesuai yang diinstruksikan oleh PPK dan menyerahkan laporan hasil perbaikan kepada PPK.1 Penyedia wajib menyerahkan laporan dan dokumen sesuai dengan ketentuan yang telah diatur dalam SSKK. 29. dan membuat berita acara serah terima laporan hasil perbaikan.111 29.9 Penyedia dapat menyimpan 1 (satu) buah Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . gambar. desain.3 PPK dan penyedia membuat berita acara hasil pembahasan dan penilaian laporan. 29. 29. 29. dan dokumendokumen lain serta piranti lunak yang dipersiapkan oleh penyedia berdasarkan kontrak ini dan menjadi hak milik PPK. 29.5 PPK menerima kembali penyerahan laporan yang telah diperbaiki oleh penyedia (bila ada).6 Laporan Akhir dibuat dalam bentuk cetakan (hardcopy) dan/atau file (softcopy). Laporan Hasil Pekerjaan 29. 29. spesifikasi. 29. laporan.8 Penyedia paling lambat pada waktu pemutusan atau akhir masa kontrak berkewajiban untuk menyerahkan semua dokumen tersebut beserta daftar rinciannya kepada PPK. Atas penerimaan laporan dan dokumen tersebut dibuatkan tanda terima.2 PPK bersama penyedia melakukan pembahasan dan penilaian terhadap laporan dan dokumen yang diserahkan oleh penyedia.

29. PPK dengan pemberitahuan tertulis kepada penyedia dapat memerintahkan penghentian Kontrak jika penyedia gagal untuk melaksanakan kewajibankewajibannya dalam Kontrak ini. 30. Pemberitahuan tertulis tersebut harus memuat: 1) alasan penghentian Kontrak. Dalam hal Kontrak dihentikan. Untuk tujuan ini PA berhak untuk mendapatkan penggantian biaya atas pengembangan piranti lunak tersebut. 30.1 Penghentian Kontrak : a. Oleh PPK : Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . c. dan 2) persyaratan kepada penyedia untuk memenuhi kewajiban-kewajibannya dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah pemberitahuan diterima. maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai.11 Pembatasan (jika ada) mengenai penggunaan dokumen dan piranti lunak tersebut di atas di kemudian hari diatur dalam SSKK. 29.2 Pemutusan Kontrak : a.10 Jika dikemudian hari penyedia dan pihak ketiga akan melakukan pengembangan terhadap piranti lunak tersebut dan untuk itu diperlukan lisensi maka penyedia harus mendapatkan persetujuan lebih dahulu dari PA. Penghentian Kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi Keadaan Kahar.112 salinan tiap dokumen dan piranti lunak tersebut setelah mendapatkan persetujuan PPK. b. Penghentian dan Pemutusan Kontrak 30.

PPK dapat memutuskan Kontrak ini melalui pemberitahuan tertulis kepada penyedia setelah terjadinya hal-hal sebagai berikut: 1) penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya. 5) denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari nilai Kontrak. dugaan KKN dan/atau pelanggararan persaingan usaha yang sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang. penyedia dapat memutuskan Kontrak ini melalui pemberitahuan tertulis kepada PPK setelah terjadinya hal-hal sebagai berikut: 1) PPK tidak menerbitkan SPP untuk Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . penyedia tidak dapat melaksanakan bagian pokok pekerjaan Jasa Konsultansi ini selama sekurang-kurangnya 60 (enam puluh) hari kalender. dan/atau 7) pengaduan tentang penyimpangan prosedur.113 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. 3) penyedia berada dalam keadaan pailit. Oleh penyedia : Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang. b. 2) penyedia tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah diberitahu atau dalam jangka waktu lain yang disetujui secara tertulis oleh PPK. 6) penyedia terbukti melakukan KKN. 4) karena Keadaan Kahar.

2) penyedia membayar denda. melakukan KKN dan/atau pelanggararan persaingan usaha yang sehat dalam pelaksanaan pengadaan. Pada saat Kontrak diputuskan. Apabila terdapat kekurangankekurangan. 31.2 Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan. maka PPK berkewajiban untuk melakukan pembayaran sebagai berikut : 1) pembayaran prestasi pekerjaan sampai dengan tanggal berlakunya pemutusan Kontrak. atau 2) karena Keadaan Kahar.114 pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SSKK. 31. dan/atau 3) penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. maka: 1) sisa Uang Muka harus dilunasi oleh penyedia atau Jaminan Uang Muka dicairkan.1 PPK melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia. e. Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena kesalahan penyedia. 2) biaya langsung personil (termasuk biaya demobilisasi) yang dikeluarkan oleh penyedia sehubungan dengan pemutusan Kontrak. PPK menugaskan Panitia/Pejabat Penerima Hasil Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . d. Penyelesaian Pekerjaan 31. maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundang-undangan. penyedia wajib menyelesaikannya. c. penyedia tidak dapat melaksanakan bagian pokok pekerjaan Jasa Konsultansi ini selama sekurang-kurangnya 60 (enam puluh) hari kalender. Dalam hal pemutusan kontrak dilakukan karena PPK terlibat penyimpangan prosedur.

1 mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia.1 menerima pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan harga yang telah ditentukan dalam kontrak.2 berhak meminta fasilitas-fasilitas dalam Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan .4 memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh pihak penyedia untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. 32. 32. 33. 31. 31. setelah seluruh pekerjaan diselesaikan. HAK DAN KEWAJIBAN PARA PIHAK 32. 32. Hak dan Kewajiban Penyedia 33. 32. 33.4 Membuat berita acara serah terima laporan akhir.3 PPK menerima penyerahan pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan dan diterima oleh dari Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. Pada saat berakhirnya kontrak. Hak dan Kewajiban PPK 32.2 meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh pihak penyedia.5 ketentuan peralatan dan bahan yang disediakan oleh PPK untuk kebutuhan pelaksanaan pekerjaan oleh penyedia. Penyedia harus menyerahkan peralatan dan bahan sisa sesuai dengan instruksi PPK.3 membayar pekerjaan sesuai dengan harga yang tercantum dalam kontrak yang telah ditetapkan kepada penyedia.115 Pekerjaan. A.

mesin.7 penyedia harus mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan tempat kerja dan membatasi perusakan dan gangguan kepada masyarakat maupun miliknya. PPK secara tertulis akan memberitahukan kepada penyedia mengenai kebiasaan-kebiasaan setempat.6 menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak.5 memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan pihak PPK. 33. 33. ketekunan.10 penyedia tidak akan menerima keuntungan untuk mereka sendiri dari komisi usaha Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . 33.9 melaksanakan jasa konsultansi sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia. material yang berkaitan dengan pekerjaan dalam kontrak. 33. 33.116 bentuk sarana dan prasarana dari pihak PPK untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. 33.4 melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. 33.3 melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada pihak PPK. 33. akibat kegiatan penyedia.8 melaksanakan perjanjian dan kewajibankewajiban yang dibebankan kepadanya dengan penuh tanggung-jawab. efisien dan ekonomis serta memenuhi kriteria teknik profesional dan melindungi secara efektif peralatan-peralatan.

15 ketentuan mengenai tindakan yang perlu mendapat persetujuan PPK meliputi: a. membuat subkontrak dengan pengaturan: (i) cara seleksi.13 tanggungjawab penyedia adalah ketentuan mengenai hal-hal pertanggung-jawaban penyedia sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia. penyedia dinyatakan tidak berwenang untuk melaksanakan jasa konsultansi maupun mengadakan barang yang tidak sesuai dengan kontrak. 33. waktu.117 (trade commision). 33. dan kualifikasi dari subkonsultan harus Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . PPK dapat memeriksa dan menggandakan dokumen pengeluaran yang telah diaudit sampai 1 (satu) tahun setelah berakhirnya kontrak. dengan sepengetahuan penyedia atau kuasanya. 33.12 penyedia dilarang baik secara langsung atau tidak langsung melakukan kegiatan yang akan menimbulkan pertentangan kepentingan (conflict of interest) dengan kegiatan yang merupakan tugas penyedia. memobilisasi personil yang terdapat dalam daftar. rabat (discount) atau pembayaran-pembayaran lain yang berhubungan dengan kegiatan pelaksanaan jasa konsultansi. 33.14 pemeriksaan keuangan adalah ketentuan mengenai kewajiban penyedia untuk merinci setiap biaya-biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan perjanjian. b. 33. sehingga dapat dilakukan pemeriksaan keuangan.11 penyedia setuju bahwa selama pelaksanaan kontrak. Selain itu.

Penyedia dapat menyimpan salinan dari dokumendokumen tersebut. 34. laporan dan dokumen-dokumen lain serta software yang disiapkan oleh penyedia jasa menjadi hak milik PPK. 34. Penyedia. pelaksanaan pekerjaan. anggota joint venture tersebut memberi kuasa kepada salah satu anggota joint venture untuk bertindak dan mewakili hakhak dan kewajiban anggota penyedia lainnya terhadap PPK.2 pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya. (ii) Penyedia bertanggungjawab penuh terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh subkonsultan dan personilnya.16 ketentuan mengenai dokumen-dokumen yang disiapkan oleh penyedia dan menjadi hak milik PPK: mengatur bahwa semua rancangan. 33. Asuransi Pihak penyedia mengasuransikan : 34.1 semua barang dan peralatan yang mempunyai resiko tinggi terjadi kecelakaan. 33. Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . gambar-gambar.118 mendapat persetujuan tertulis sebelum pelaksanaan. serta resiko lain yang tidak dapat diduga. spesifikasi. disain.17 Kewenangan anggota penyedia adalah ketentuan yang mengatur mengenai apabila penyedia adalah sebuah joint venture yang beranggotakan lebih dari satu penyedia. kehilangan. segera setelah pekerjaan selesai atau berakhirnya kontrak harus menyerahkan seluruh dokumen dan data pendukung lainnya kepada PPK. serta pekerja-pekerja untuk pelaksanaan pekerjaan kontrak atas segala resiko yaitu kecelakaan. kerusakankerusakan.

KEWAJARAN DAN ITIKAD BAIK 36. antara lain dengan mensubkontrakkan sebagian pekerjaannya.3 apabila ketentuan tersebut di atas dilanggar. Itikad Baik 36. Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan .4 Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam nilai kontrak. maka: a. Usaha Mikro. penyedia terpilih tetap bertanggung-jawab penuh atas keseluruhan pekerjaan tersebut. 35. ditentukan berkaitan 34. bentuk kerjasama tersebut hanya untuk sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama. 35. dalam melaksanakan kewajiban di atas. Usaha Kecil. Usaha Kecil dan Koperasi Kecil. 35. wajib bekerja sama dengan penyedia Usaha Mikro. B.3 hal-hal lain yang dengan asuransi. maka penyedia dikenakan sanksi yang ditetapkan dalam Peraturan Presiden ini. dan d.1 Apabila penyedia yang ditunjuk adalah Penyedia Usaha Mikro.1 Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak-hak yang terdapat dalam kontrak. Usaha Kecil dan Koperasi Kecil. Usaha Kecil dan Koperasi Kecil. maka pekerjaan harus dilaksanakan sendiri oleh penyedia yang ditunjuk dan dilarang diserahkan atau disubkontrakkan kepada pihak lain.119 34. c. membuat laporan periodik mengenai pelaksanaan ketetapan di atas. dan Koperasi Kecil 35.2 Apabila penyedia yang terpilih adalah penyedia bukan Usaha Mikro. b.

3 Lembaga Pemutus Sengketa Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan .2 Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa menonjolkan kepentingan masing-masing pihak. 38. C. Jika selama kontrak. Pelaksanaan Kontrak Jika dalam pelaksanaan Kontrak ditemukan kesulitan yang menghambat pemenuhan tujuan Kontrak maka masing-masing Pihak berkewajiban untuk tetap berupaya bertindak wajar di antara mereka tanpa merugikan kepentingan satu sama lain.120 36.2 Penyelesaian secara damai dapat dilakukan melalui musyawarah untuk mufakat secara langsung antara Para Pihak atau melalui perantaraan pihak ketiga yang disepakati oleh Para Pihak dalam bentuk antara lain mediasi atau konsiliasi.3 Masing-masing Pihak dalam Kontrak berkewajiban untuk bertindak dengan itikad baik sehubungan dengan hak-hak Pihak lain. 37. dan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk memastikan terpenuhinya tujuan Kontrak ini. salah satu pihak merasa dirugikan. Perdamaian 38. 36. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 38. maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut.1 Para Pihak berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan Kontrak ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan Jasa Konsultansi ini. 38. Jika Pihak yang satu menganggap pelaksanaan Kontrak tidak wajar dan adil maka kedua belah Pihak harus megupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi situasi tersebut.

Lembaga Pemutus Sengketa Dalam hal penyelesaian perselisihan melalui perdamaian tidak tercapai. b. Dokumen Seleksi Umum Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan . maka penyelesaian perselisihan tersebut dapat dilakukan melalui: a. 39. alternatif penyelesaian sengketa. arbitrase. alternatif penyelesaian sengketa. pengadilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. pengadilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.121 Dalam hal penyelesaian perselisihan melalui perdamaian tidak tercapai. b. maka penyelesaian perselisihan tersebut dapat dilakukan melalui. atau c. atau c. a. arbitrase.

122

LAMPIRAN 3 : SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK (SSKK) A. Korespondensi Alamat Para Pihak sebagai berikut: Satuan Kerja PPK: Nama: __________ Alamat: __________ Telepon: __________ Faksimili: __________ e-mail: __________ Penyedia: Nama: Alamat: Telepon: Faksimili: e-mail: B. Wakil Sah Para Pihak

__________ __________ __________ __________ __________

Wakil Sah Para Pihak sebagai berikut: Untuk PPK: Untuk Penyedia: __________ __________

C. Tanggal Berlaku Kontrak D. Waktu Penyelesaian Pekerjaan E. Tindakan penyedia yang mensyaratkan persetujuan PPK F. Pelaporan

Kontrak mulai berlaku terhitung sejak: __________

Jangka waktu penyelesaian pekerjaan Jasa Konsultansi ini adalah selama: ___ (__________) hari kalender/bulan/tahun Tindakan lain oleh penyedia yang memerlukan persetujuan PPK adalah: __________ [sebutkan secara jelas]

Penyedia berkewajiban untuk menyampaikan laporan-laporan berikut secara periodik selama Masa Kontrak: __________________ [uraikan secara
Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (dengan Prakualifikasi Dua File)

123

rinci jenis laporan dan waktu penyerahan laporan dihitung sejak ditandatanganinya kontrak] G. Serah Terima Laporan Akhir Ketentuan serah terima Laporan Akhir berlaku untuk penyerahan setiap hasil kerja Jasa Konsultansi: (YA/TIDAK) Penyedia diperbolehkan menggunakan salinan dokumen dan piranti lunak yang dihasilkan dari pekerjaan Jasa Konsultansi ini dengan pembatasan sebagai berikut: __________________ [untuk konsultan perencana konstruksi] Umur konstruksi bangunan direncanakan : __ (__________) tahun PPK akan memberikan peralatan/material/personil/fasilitas berupa : ______________ [sebutkan dan uraikan, apabila ada] Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi ini dibiayai dari _______________________________ 1. Untuk pekerjaan Jasa Konsultansi ini dapat diberikan uang muka (YA/TIDAK). 2. [jika ”YA”] Uang muka diberikan sebesar __% (__________ persen) dari nilai Kontrak [untuk kontrak tahun jamak diubah : “Kontrak tahun pertama” atau “total nilai Kontrak”]

H. Pembatasan Penggunaan Dokumen

I.

Tanggung Jawab Profesi Peralatan, Material, Personil dan Fasilitas

J.

K. Sumber Dana

L. Pembayaran Uang Muka

M. Pembayaran Prestasi Pekerjaan

1. Pembayaran prestasi pekerjaan dilakukan dengan cara:_____[bulanan/termin/sekaligus]. 2. Pembayaran berdasarkan cara tersebut di atas dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut: _______________[uraikan bila pembayaran dilakukan secara bulanan atau termin] 3. Mata uang pembayaran : _____________[untuk
Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (dengan Prakualifikasi Dua File)

124

pengadaan yang sumber dananya PHLN] N. Batas akhir waktu penerbitan SPP Batas akhir waktu yang disepakati untuk penerbitan SPP oleh PPK untuk pembayaran tagihan angsuran adalah __ (__________) hari kalender terhitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang yang tidak diperselisihkan diterima oleh PPK. 1. Dokumen utama yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran prestasi pekerjaan :_________________ [sebutkan dan uraikan secara lengkap]. 2. Dokumen penunjang yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran prestasi pekerjaan:___________________________[sebu tkan dan uraikan secara lengkap]

O. Dokumen yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran

P. Pembayaran Denda Q. Pembayaran Ganti Rugi

________________________________

________________________________

R. Kompensasi S. Penyelesaian Perselisihan

________________________________ Jika perselisihan Para Pihak mengenai pelaksanaan Kontrak tidak dapat diselesaikan secara damai maka Para Pihak menetapkan lembaga penyelesaian perselisihan tersebut di bawah sebagai Pemutus Sengketa: [Pengadilan Republik Indonesia yang berkompeten/Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI)] [Jika BANI yang dipilih sebagai Lembaga Pemutus Sengketa maka cantumkan klausul arbitrase berikut tepat di bawah pilihan yang dibuat di atas:

Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (dengan Prakualifikasi Dua File)

Masing-masing Pihak harus menunjuk seorang arbitrator dan kedua arbitrator yang ditunjuk oleh Para Pihak akan memilih arbitrator ketiga yang akan bertindak sebagai pimpinan arbitrator.125 “Semua sengketa yang timbul dari Kontrak ini. Para Pihak setuju bahwa jumlah arbitrator adalah 3 (tiga) orang. akan diselesaikan dan diputus oleh Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) menurut peraturan-peraturan administrasi dan peraturanperaturan prosedur arbitrase BANI.”] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (dengan Prakualifikasi Dua File) . yang keputusannya mengikat kedua belah pihak yang bersengketa sebagai keputusan tingkat pertama dan terakhir.

minimum kualifikasi. uraian detil tanggung jawab kerja. SUBPENYEDIA DAN 1 – PERSONAL INTI PENYEDIA JASA KONSULTANSI [cantumkan nama. dan jumlah orang bulan. Cantumkan juga waktu kerja (termasuk jam kerja) dan cuti] 2 – PERALATAN KHUSUS [cantumkan jenis peralatan khusus yang disyaratkan untuk pelaksanaan pekerjaan] 3 – SUBPENYEDIA [cantumkan nama Subpenyedia (jika ada) berikut uraian personilnya seperti uraian personil penyedia di atas] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (dengan Prakualifikasi Dua File) .126 LAMPIRAN 3 PERALATAN A : PERSONIL INTI.

Selanjutnya kami menunjuk Saudara untuk melaksanakan pekerjaan ______________________________.127 BAB VII. Proyek/Satuan Kerja __________ Pejabat Pembuat Komitmen Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (dengan Prakualifikasi Dua File) . BENTUK DOKUMEN LAINNYA LAMPIRAN 1 : SURAT PENUNJUKAN PENYEDIA BARANG/JASA (SPPBJ) CONTOH [kop surat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] Nomor : __________ Lampiran : __________ Kepada Yth. dan meminta Saudara untuk menandatangani Surat Perjanjian paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah dikeluarkannya SPPBJ ini sesuai dengan ketentuan dalam Dokumen Pemilihan. ____________ di __________ Perihal : Penunjukan Penyedia Barang/Jasa untuk pelaksanaan pekerjaan ___________________________________________________ __________. Kegagalan Saudara untuk menerima penunjukan ini yang disusun berdasarkan evaluasi terhadap penawaran Saudara akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan. __ __________ 20__ Dengan ini kami beritahukan bahwa penawaran Saudara nomor ____________ tanggal _____________ perihal _____________________ dengan nilai penawaran setelah dilakukan klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya oleh Pokja ____________ ULP ____________ sebesar Rp__________ (_____________________) termasuk PPN. telah ditetapkan sebagai pemenang oleh Pokja ____________ ULP ____________.

128 [tanda tangan] [nama lengkap] [jabatan] NIP. __________ Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (dengan Prakualifikasi Dua File) .

4. Syarat-syarat pekerjaan: sesuai dengan persyaratan dan ketentuan Kontrak.129 LAMPIRAN 2 : SURAT PERINTAH MULAI KERJA CONTOH [kop surat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] SURAT PERINTAH MULAI KERJA Nomor: __________ Paket Pekerjaan: __________ Yang bertanda tangan di bawah ini: __________[nama Pejabat Pembuat Komitmen] __________[jabatan Pejabat Pembuat Komitmen] __________[alamat proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] selanjutnya disebut sebagai Pejabat Pembuat Komitmen. Waktu penyelesaian: selama ___ (__________) hari kalender/bulan/tahun [pilih salah satu] dan pekerjaan harus sudah selesai pada tanggal __________ 5. 2. bersama ini memerintahkan: __________[nama penyedia] __________[alamat penyedia] yang dalam hal ini diwakili oleh: __________ selanjutnya disebut sebagai Penyedia Jasa Konsultansi. untuk segera memulai pelaksanaan pekerjaan dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan sebagai berikut: 1. Hasil Pekerjaan: __________ Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (dengan Prakualifikasi Dua File) . 3. Tanggal mulai kerja: __________. berdasarkan Surat Perjanjian __________ nomor __________ tanggal __________. Macam pekerjaan: __________.

__ __________ 20__ Untuk dan atas nama __________ Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan] [nama lengkap] [jabatan] NIP: __________ Menerima dan menyetujui: Untuk dan atas nama __________[nama penyedia] [tanda tangan] [nama lengkap wakil sah badan usaha] [jabatan] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (dengan Prakualifikasi Dua File) . Sanksi: Terhadap keterlambatan penyerahan hasil kerja dan laporan akhir. Kontrak Pengadaan Jasa Konsultansi dan pembayaran kepada penyedia dapat dihentikan sesuai dengan ketentuan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak. __________.130 6.

131 LAMPIRAN 3 : JAMINAN SANGGAH BANDING CONTOH [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN SANGGAHAN BANDING No. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini _________________________________ dalam jabatan selaku _____________________________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut : PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : _____________________________[Pokja ULP] Alamat :______________________________________________________ selanjutnya disebut : PENERIMA JAMINAN Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (dengan Prakualifikasi Dua File) .

Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. 3. 4.132 sejumlah uang Rp ___________________________________________ (terbilang ___________________________________________________________) sebagai Jaminan Sanggahan Banding apabila: Nama : _____________________________ [penyedia Jasa Konsultansi] Alamat : ______________________________________________________ selanjutnya disebut : YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Jaminan Sanggahan Banding sebagaimana tercantum dalam butir 1. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (dengan Prakualifikasi Dua File) . namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Jaminan Sanggahan Banding ini materi Sanggahan Banding yang diajukan oleh YANG DIJAMIN dinyatakan SALAH oleh [Menteri / Pimpinan Lembaga / Kepala Daerah / Institusi]_______________________. Jaminan Sanggahan Banding ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. dari tanggal ________________ s/d ________________ 2. 5. Jaminan Sanggahan Banding berlaku selama ______ (____________) hari kalender. Jaminan Sanggahan Banding ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis oleh Penerima Jaminan dengan melampirkan Surat Jawaban Sanggahan Banding dari [Menteri / Pimpinan Lembaga / Kepala Daerah / Institusi] _______________________. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Jawaban Sanggahan Banding dari [Menteri / Pimpinan Lembaga / Kepala Daerah / Institusi] ___________________________________ mengenai pernyataan kesalahan tuntutan Sanggahan Banding yang diajukan oleh Yang Dijamin.

Penerima Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke Bank ________ [bank] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (dengan Prakualifikasi Dua File) ._________________ [nama dan jabatan] Untuk keyakinan. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________. Dikeluarkan di : ____________ Pada tanggal ___________ : [Bank] Materai Rp 6. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Jaminan Sanggahan Banding ini.000.133 6.

tidak dapat menyelesaikan pekerjaannya. tidak dapat membayar kembali Uang Muka atau sisa Uang Muka tersebut. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (dengan Prakualifikasi Dua File) . dan/atau b. lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan berupa: a.134 LAMPIRAN 4 : JAMINAN UANG MUKA [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN UANG MUKA No. ____________________ CONTOH Yang bertanda tangan dibawah ini _________________________________ dalam jabatan selaku _____________________________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut : PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : _____________________________[Pejabat Pembuat Komitmen] Alamat :______________________________________________________ selanjutnya disebut : PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp ___________________________________________ (terbilang ___________________________________________________________) sebagai jaminan Uang Muka apabila: Nama : _____________________________ [penyedia Jasa Konsultansi] Alamat : ______________________________________________________ selanjutnya disebut : YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Jaminan Uang Muka ini.

4. Dikeluarkan di : ____________ Pada tanggal ___________ : [Bank] Materai Rp 6. paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Jaminan Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1.000. 5. Jaminan Uang Muka ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________. Jaminan Uang Muka ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. 6. Jaminan Uang Muka berlaku selama ______ (____________) hari kalender. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.135 sebagaimana ditentukan dalam perjanjian antara Penerima Jaminan dan Yang Dijamin No. ____________________ tanggal _________________ yang salah satu copy/salinan dipegang oleh Penjamin. Mengenai segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Jaminan Uang Muka ini. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan. dari tanggal ______________________ s/d __________________________ 2.- Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (dengan Prakualifikasi Dua File) . 3.

136 Untuk keyakinan. Nilai : Dengan ini dinyatakan. . dan _________________________ [nama dan alamat perusahaan penjaminan] sebagai Penjamin. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________(terbilang_____________________________) yang harus dibayarkan kepada PENERIMA JAMINAN. Penerima Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke Bank ________ [bank] ____________ Pemimpin CONTOH [Kop Asuransi/Perusahaan Penjaminan Penerbit Jaminan] SURAT JAMINAN UANG MUKA Nomor Jaminan : __________________ Rp__________________ 1. selanjutnya disebut TERJAMIN. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (dengan Prakualifikasi Dua File) 2. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar. bahwa kami: _________________________ [nama dan alamat penyedia] sebagai Penyedia Jasa Konsultansi. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. Maka kami. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _________________________ [nama dan alamat PPK] sebagai Pemilik.

maka surat Jaminan ini menjadi batal dan tidak berlaku. Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (dengan Prakualifikasi Dua File) . 6. Jika TERJAMIN telah melakukan pembayaran kembali kepada PENERIMA JAMINAN seluruh jumlah Uang Muka dimaksud (yang dinyatakan dalam surat tanda bukti penerimaan olehnya) atau sisa Uang Muka yang wajib dibayar menurut Kontrak tersebut. Bahwa untuk Kontrak tersebut di atas. 5. 7. Tuntutan pencairan atas surat Jaminan ini dilaksanakan oleh PENERIMA JAMINAN secara tertulis kepada PENJAMIN segera setelah TERJAMIN cidera janji (Wanprestasi/default) karena tidak dapat memenuhi kewajibannya atau membayar kembali Uang Muka atau sisa Uang Muka tersebut sesuai dengan syarat kontrak.137 3. Sebagai jaminan terhadap pembayaran Uang Muka itu maka PENJAMIN memberikan jaminan dengan ketentuan tersebut di bawah ini. PENERIMA JAMINAN setuju membayar kepada TERJAMIN uang sebesar Rp ________________(terbilang_____________________________) sebagai pembayaran uang muka sebelum Pekerjaan menurut Kontrak di atas dimulai. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN Uang Muka atau Sisa Uang Muka yang belum dikembalikan oleh TERJAMIN dalam waktu 14 (empat belas) hari kalender setelah menerima tuntutan pencairan dari PENERIMA JAMINAN. sebaliknya jika tidak maka Surat Jaminan ini tetap berlaku dan efektif mulai dari tanggal ____________ sampai dengan tanggal _________________ (selama berlakunya kontrak atau sampai pada tanggal Uang Muka telah dibayar kembali seluruhnya). 8. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya harta benda pihak yang dijamin lebih dahulu disita 4. Bahwa TERJAMIN dengan suatu perjanjian tertulis No __________ tanggal ________ telah mengadakan Kontrak dengan PENERIMA JAMINAN untuk pekerjaan ____________________ dengan Harga Kontrak yang telah disetujui sebesar Rp ________________(terbilang_________________________) dan Kontrak tersebut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Jaminan ini.

9. Penerima Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke ________ [penerbit jaminan] Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (dengan Prakualifikasi Dua File) . Dikeluarkan di _______________ Pada tanggal ________________ TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp 6. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini.(_____________________) Nama Jelas (_____________________) Nama Jelas Imbal Jasa Penjaminan IDR ________________ Terbilang : ___________________________ Untuk keyakinan.000.138 dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata.

dan Evaluasi dan Kualitas dan Biaya Dua File dengan Prakualifikasi – (upload 07 01 2011) Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (dengan Prakualifikasi Dua File) .139 Republik Indonesia Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha [Dokumen Pemilihan] -Metode [Seleksi Umum] Evaluasi Kualitas Dua File.

.................. dan Peralatan BAB VII Bentuk Dokumen Lainnya Lampiran 1 : Surat Penunjukan .................... 78 ..... .................................................... .............................................................................................. 71 75 75 . ................. 107 108 ................... Instruksi Kepada Peserta (IKP) Lembar Data Pemilihan (LDP) Kerangka Acuan Kerja (KAK) Bentuk Dokumen Penawaran Lampiran 1 A (File I) : Surat Penawaran Lampiran 1 B (File I) : Dokumen Penawaran Teknis Lampiran 2 (File II) : Dokumen Penawaran Biaya BAB VI Bentuk Kontrak Lampiran 1 : Surat Perjanjian Lampiran 2 : Syarat-Syarat Umum Kontrak (SSUK) Lampiran 3 : Syarat-Syarat Khusus Kontrak -(SSKK) Lampiran 3 A : Personil Inti..........140 Lembaga Kebijakan Pemerintah Pengadaan Barang/Jasa DAFTAR ISI BAB I BAB II BAB III BAB IV BAB V .......................... ....................... Subpenyedia....................................................... 2 6 42 52 56 56 Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (dengan Prakualifikasi Dua File) ..................................... ........................ ........................... 60 ............ 104 ............ .............

....................................... 108 .......141 Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ) Lampiran 2 : Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) .................... Lampiran 4 : Jaminan Uang Muka ............................................... Standar Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi Badan Usaha (dengan Prakualifikasi Dua File) ................. 109 111 113 Lampiran 3 : Jaminan Sanggah Banding ...