63

KISI-KISI INSTRUMEN PENELITIAN Variabel Indikator Hal yang ditanyakan Jumlah soal 5 Nomor soal 1, 2, 3, 4, 5

1. Motivasi Individu a. Keinginan individu untuk menempuh pendidikan

1) keinginan untuk bersekolah 2) keguanaan sekolah bagi individu 3) sampai tingkat apa ingin menempuh pendidikan b. Cita-cita 1) cita-cita individu 2) jalan untuk mewujudkan cita-cita 2. Kondisi Sosial a. Interaksi 1) interaksi antar anggota sosial dalam keluarga keluarga 2) kegiatan anak sehari-hari 3) komunikasi anggota keluarga masalah pendidikan b. Interaksi 1) keikutsertaan dalam sosial dalam kegiatan kemasyarakatan masyarakat 2) pentingnya pendidikan bagi masyarakat sekitar 3) jumlah anak yang sekolah di sekitar rumah 3. Kondisi Ekonomi a. Pendapatan 1) pendapatan keluarga Keluarga keseluruhan 2) kemampuan mencukupi kebutuhan pokok keluarga 3) pengeluaran keluarga tiap bulan 4) pengeluaran untuk keperluan sekolah anak b. Jumlah 1) jumlah anggota keluarga anggota inti keluarga 2) jumlah anak yang menjadi 3) jumlah anggota keluarga tanggungan lain yang menjadi tanggungan 4. Motivasi Orang a. Kesadaran 1) arti penting pendidikan Tua orang tua bagi anak akan arti 2) sampai jenjang apa anak penting harus sekolah pendidikan b. Tujuan orang 1) tujuan orang tua

6

6, 7, 8, 9, 10, 11

7

12, 13, 14, 15, 16, 17, 18

6

19, 20,21, 22, 23, 24

63

Aksesibilitas 1) keinginan orang tua menyekolahkan anak 2) usaha orang tua untuk menyekolahkan anak 1) keharusan anak untuk bersekolah 2) sampai jenjang apa anak harus sekolah 3) jumlah keluarga yang pernah sekolah 4) rata-rata jenjang pendidikan yang dimiliki anggota keluarga 5) apa yang orang tua lakukan jika anak enggan sekolah a. 26. 36 dan 37 . Budaya pendidikan dalam keluarga menyekolahkan anak 6. 27. 33. 30. Budaya tua menyekolahk an anak c. Sarana 4) alat transportasi pribadi transportasi 5) alat transportasi umum 6) kemudahan menggunakan alat transportasi umum 7 25. Jarak tempuh 1) jarak rumah ke sekolah b. Fasilitas jalan 3) kondisi jalan d. dan 31 6 32. Waktu 2) waktu tempuh rumah ke tempuh sekolah c. 28. 35. 34. Kesediaan orang tua menyekolahk an anak a. 29.64 5.

Agar dapat membaca dan menulis 2. kemudian silanglah jawaban yang semestinya menurut anda. Setiap butir soal harus ada 1 (satu) jawaban yang dipilih sebagai jawaban yang dianggap paling benar. Budaya serta F. 5. PERTANYAAN A. Motivasi Orang Tua. Motivasi Individu diisi oleh responden dan pertanyaan B. 65 . Contoh : pilihan semula Diperbaiki 4. Mencari ilmu untuk menggapai cita-cita b. Saya ingin bersekolah hingga bisa membaca dan menulis d. Motivasi Individu (Diisi oleh Responden) 1.65 Lampiran 2 INSTRUMEN PENELITIAN I. D. II. Saya lebih memilih bekerja Apakah manfaat bersekolah bagi anda? a. Saya lebih memilih belajar agama di pesantren e. Kondisi Sosial. 3. Saya ingin dan harus bersekolah b. Aksesibilitas diisi oleh Orang Tua Responden. IDENTITAS RESPONDEN Nomor Responden : Nama Responden : Petunjuk pengisian angket 1. 2. Saya ingin bersekolah agar pintar c. Kondisi Ekonomi Keluarga. Tulislah identitas diri pada kolom yang telah disediakan Berilah tanda silang (X) pada salah satu alternatif jawaban yang anda anggap paling sesuai dengan pendapat atau keadaan anda. Apabila terjadi kekeliruan dalam jawaban dan ingin diperbaiki maka berilah tanda dua garis bawah pada jawaban yang dianggap salah. a a b b c c d d e e Untuk pertanyaan A. C. Seberapa besar keinginan anda untuk bersekolah? a. E.

Setiap anggota keluarga memiliki kesibukan masing-masing tetapi komunikasi masih baik. c. . Berusaha keras dengan bekerja dan menyerahkan pada takdir. Lebih memilih bekerja atau di pesantren Mengapa seseorang harus memiliki cita-cita? a. Cita-cita sebagai tujuan hidup seseorang yang harus diusahakan untuk diraih. b. Mengisi waktu luang d. c. B. masih sering berkumpul bersama. kegiatan tiap anggota dilakukan sendiri-sendiri. d. 5. Saya tidak tahu manfaat bersekolah Sampai tingkat apa anda ingin menempuh pendidikan? a. SMP / sederajat d. c. Bagaimana interaksi antar anggota keluarga? a. komunikasi baik. belajar dan bermain. SD / sederajat e. Belajar di pesantren jauh lebih bermanfaat dari pada bersekolah e. Seseorang tidak perlu memiliki cita-cita. dan bermain. saling mengerti dan memperhatikan. semuanya diserahkan pada takdir. e. e. Sekolah sampai SMA dan berusaha keras menggapainya. Kondisi Sosial (diisi oleh Orang Tua Responden) 6. b. dan jarang terjadi konflik c.66 3. Perguruan tinggi b. Sekolah. 7. Apa saja yang dilakukan seorang anak sehari-hari? a. Tidak perlu sekolah tinggi-tinggi untuk menggapai cita-cita. Belajar dan berusaha keras serta sekolah setinggi mungkin. Setiap anggota keluarga memiliki kesibukan masing-masing. e. 4. Sekolah secukupnya (SMP atau SD saja) dan berusaha. dan untuk menggapainya semampu kita. Sekolah. b. Bagaimana cara anda untuk mewujudkan cita-cita tersebut? a. Hubungan antar anggota keluarga harmonis. Setiap hari berkumpul dalam satu rumah. d. Cita-cita sebagai harapan. belajar mandiri di damping orang tua. dan tidak pernah ada konflik dalam keluarga b. Keseharian setiap anggota keluarga digunakan untuk bekerja. SMA / sederajat c. d. Cita-cita sebagai mimpi dan harapan yang diusahakan dapat di raih. belajar kelompok. Cita-cita sebagai mimpi. saling peduli.

11. Bekerja membantu orang tua dan di rumah. Selalu ikut serta pada setiap kegiatan masyarakat b. Masyarakat sangat mementingkan pendidikan mereka dan anakanak mereka. 2 orang c. 8. d. d. Jarang mengikuti kegiatan kemasyarakatan karena kesibukan bekerja. orang tua sering mendampingi dan membantu anak dalam belajar b. Seberapa penting pendidikan bagi masyarakat disekitar anda? a. Menyerahkan semua kepada anak. c. Banyak orang tua yang pernah bersekolah meskipun hanya sampai SD atau SMP dan berniat menyekolahkan anak-anak mereka sampai perguruan tinggi. d. Masyarakat lebih mementingkan pekerjaan dari pada pendidikan. Perkembangan pendidikan dipantau melalui nilai anak setiap hari. e. Bagaimana komunikasi antar anggota keluarga tentang pendidikan? a. e. e. 1 orang b. Orang tua memantau perkembangan pendidikan anak dan mau membantu kesulitan anak dalam belajar. Memantau perkembangan sekolah anak melalui nilai rapor. c. 10. Masyarakat di sekitar tempat tinggal sangat sedikit yang pernah bersekolah dan anak-anak mereka bersekolah hingga tingkat SD atau SMP.67 c. Tidak pernah mengikuti kegiatan kemasyarakatan. b. Mengikuti setiap kegiatan masyarakat meski terkadang meninggalkannya atau tidak sampai selesai. 3 orang . c. e. d. Berapa jumlah anak yang tidak sekolah di lingkungan tempat tinggal anda (tetangga terdekat)? a. Masyarakat mulai banyak yang menyekolahkan anak-anaknya meskipun orang tua tidak bersekolah. Pendidikan merupakan hal utama dan selalu di diperhatikan perkembangannya oleh orang tua setiap hari. Belajar agama di pesantren dan membantu orang tua bekerja. 9. Sering mengikuti kegiatan kemasyaarakatan tetapi juga beberapa kali tidak mengikutinya. Bagaimana keikutsertaan anda dalam kegiatan kemasyarakatan? a. Sekolah dan membantu orang tua bekerja.

Kebutuhan pokok sangat tercukupi dan memiliki tabungan b. 3.Rp.000. Berapa pendapatan keluarga dalam satu bulan? a. 6 orang e. Lebih dari Rp. 100. 1. Rp.. Seberapa jauh pendapatan anda dapat mencukupi kebutuhan pokok? a. Kondisi Ekonomi Keluarga (diisi oleh Orang Tua Responden) 12. 1. Lebih dari 6 orang . dan peralatan sekolah lainnya) setiap bulan? a.c. 100.099. Berapa pengeluaran keluarga dalam satu bulan? a.700. Rp. Rp.d.000 c.000.000.699.Rp. Kebutuhan pokok tercukupi secara pas-pasan dengan pendapatan d. Antara Rp. 2.. 1. 1.000.400.100. lebih dari 4 orang C. Antara Rp..Rp.13.e.000.000. Berapa jumlah anggota keluarga? a. Antara Rp. 3..Rp. 1.d. 3..15.Rp. 4 orang c. 1. 150.000..000. 2.000. Kurang dari Rp.700.Rp. 3.000.. 4 orang e..Rp.000..b..b.68 d.000. Lebih dari Rp. 1. Kurang dari Rp.16.b.000.000.400.. 200.000.000.000. Kurang dari 4 orang b.. 2..099. Rp.000.699.d.100.. 250.. Kurang dari Rp.000.000. 2.. Lebih dari Rp.000.399. Rp. transportasi.e. 5 orang d.000 c.399.e.Rp. Kebutuhan pokok terkadang tercukupi dan memiliki hutang e. 250..000. Kebutuhan pokok sangat tercukupi meskipun tidak memiliki tabungan c. Berapa pengeluaran keluarga untuk pendidikan anak (SPP. Kebutuhan pokok tidak pernah terpenuhi dan memiliki hutang 14.Rp. 200.000. 150. pembelian buku.000.000. Rp..000. 1.

Saya lebih memilih anak saya masuk pesantren agar pintar dalam hal agama. 2 orang D. Tidak punya d. 22. keponakan. Berapa jumlah anggota keluarga lain yang menjadi tanggungan (kakek. 1 orang e. 4 orang b. 1 orang d. Agar pintar dan memiliki banyak teman. Perguruan Tinggi d. SMA / sederajat e. SD / sederajat b. Saya tidak mengharuskan anak bersekolah. c. Saya mengharuskan anak saya untuk sekolah setidaknya sampai jenjang SMA. b. 2 orang e. e. c. nenek. c. Saya mengarahkan anak saya untuk bersekolah hingga tingkat SD atau SMP saja. Saya ingin menyekolahkan anak saya hingga jenjang SD atau SMP saja. Sangat ingin menyekolahkan setinggi mungkin. hingga menjadi seorang sarjana. b. Apakah anda ingin anak anda bersekolah? a. 3 orang 18. Tidak sekolah / di c. d. Saya ingin menyekolahkan anak saya hingga SMA.69 17. Lebih dari 3 orang c. 3 orang b. Seberapa penting pendidikan anak? a. Menurut anda sampai jenjang apa anak anda harus bersekolah? a. Saya selalu mengarahkan anak saya untuk sekolah setinggi mungkin hingga perguruan tinggi. d. 20. Apa tujuan anda menyekolahkan anak? a. e. dll)? a. Agar pintar dan mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dari orang tua. Lebih dari 4 orang c. Motivasi Orang Tua (diisi oleh Orang Tua Responden) 19. Untuk mengalihkan dari kesibukan orang tua bekerja. Saya mengarahkan anak saya untuk bersekolah paling tidak hingga jenjang SMA. Agar pintar dan dapat menggapai cita-cita serta memiliki pekerjaan yang lebih baik dari orang tua. . Berapa jumlah anak? a. b. SMP / sederajat pesantren saja 21.

Bagaimana usaha anda untuk menyekolahkan anak? a. Menghimbau agar anak tetap bersekolah dan mendorong anak untuk tetap sekolah. Mengikuti kemauan anak dan memasukkannya ke pesantren e. Menyekolahkan anak semampu orang tua dan sesuai kemampuan anak. Menyediakan dana dan membebaskan anak memilih sekolah yang disukai c. Memarahi dan memaksa anak untuk bersekolah. Menyediakan dana dan menghimbau untuk sekolah yang dekat saja d. SD / sederajat c. Tidak diharuskan c. Meminta anak agar menyelesaikan sekolah pada jenjang yang sedang dilakukan. tidak ada b. e. Agak diharuskan . 1 orang c. c. 3 orang e. Harus e. Berapa rata-rata jenjang pendidikan yang dimiliki anggota keluarga? a. Sangat harus d. Berapa jumlah anggota keluarga yang pernah atau sedang sekolah? a. lebih dari 3 orang 26. Saya ingin anak saya bekerja saja atau mengaji di pesantren. Apakah di keluarga anda seseorang harus sekolah? a. karena yang bersekolah anak saya. E. Mencarikan sekolah terbaik dan menyekolahkan setinggi mungkin serta menyediakan dana b. Perguruan tinggi 27. 2 orang d. e. Mengikuti apa kemauan dari anak. Tidak sekolah b. Saya menyerahkan semuanya pada anak saya.70 d. d. Budaya (diisi oleh Orang Tua Responden) 25. SMP / sederajat d. Kurang diharuskan b. Apa yang anda lakukan jika anak malas sekolah dan ingin berhenti sekolah? a. b. Menyerahkan spenuhnya kepada anak. 24. 23. SMA / sederajat e.

30. 30. Masyarakat mulai mengenyam pendidikan sampai SMA. Bagaimana kondisi pendidikan masyarakat di sekitar anda? a. b. 4 – 6 orang c. 31 dan 32 ketentuan sekolahnya adalah untuk usia SD dengan SD. Berapa jarak rumah ke sekolah? a. F. SMP / sederajat d. Pendidikan sangat penting untuk masa depan. Perguruan tinggi b. Kurang dari 1m b. Seberapa banyak masyarakat usia sekolah di lingkungan masyarakat sekitar anda yang tidak sekolah atau putus sekolah? a. 7 – 9 orang d. antara 1 km – 2. Pendidikan agama lebih penting dari pada pendidikan formal. d. Di keluarga anda sampai jenjang apa seseorang harus sekolah? a. Banyak masyarakat yang sekolah sampai perguruan tinggi. Masyarakat banyak yang hanya berpendidikan sampai SMP atau SD. SD / sederajat e.5 km – 5 km d. b. Masyarakat banyak yang tidak tamat SD. SMA / sederajat c. Percuma berpendidikan tinggi jika akhirnya menjadi petani. antara 5 km – 7. lebih dari 12 orang 31. 1 – 3 orang b.71 28. Pendidikan untuk merubah nasib keluarga. usia SMP dengan SMP. Aksesibilitas (diisi oleh Orang Tua Responden) Untuk no.5 km e. Tidak diharuskan sekolah 29.5 km c. lebih dari 7. d. Banyak masyarakat yang tidak bersekolah. Bagaimana pandangan masyarakat di sekitar anda mengenai pendidikan? a. e. usia SMA dengan SMA dan usia PT dengan PT 32. 10 – 12 orang e. e. Pendidikan hanya untuk mengisi waktu luang. c. c.5 km . antara 2.

Jalan tanah bergelombang dan kadang licin dan berlumpur e. Apakah anda memiliki alat transportasi keluarga? a. e. Tidak ada 37. c. Jalan rusak. Berapa lama waktu tempuh dari rumah ke sekolah? a. Hanya datang pada waktu tertentu. Alat transportasi umum apa saja di daerah anda yang bisa anda manfaatkan? a.72 33. dan ojek b. Jalan tanah berbukit dan sulit dilewati 35. Bagaimana kondisi jalan dari rumah menuju sekolah? a. antara 30 – 45 menit d. angkot. lebih dari 1 jam 34. Mudah untuk ditemui dan dimanfaatkan meskipun terkadang harus menunggu c. antara 45 menit – 1 jam e. karena jumlahnya yang tidak terlalu banyak d. Bus. Baik dan mudah untuk dilalui. harus berhati-hati namun masih dapat di lewati d. Mobil c. Angkot saja d. Ojek saja e. b. Mobil dan sepeda motor b. tidak ada hambatan. Sepeda onthel e. Bisa didapatkan namun tidak sewaktu-waktu ada. Jalan mudah di lalui meski agak sedikit rusak. . Setiap saat dapat ditemui dan dimanfaatkan b. Sepeda motor d. Sangat sulit. Tidak memiliki 36. Apakah alat transportasi di daerah anda mudah di dapatkan? a. Kurang dari 15 menit b. antara 15 – 30 menit c. Angkot dan ojek c.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful