P. 1
Pengembangan Pribadi Konselor

Pengembangan Pribadi Konselor

|Views: 2,655|Likes:
Published by Sumadiyasa

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Sumadiyasa on May 22, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/03/2014

pdf

text

original

ANGGOTA

 Ida Ayu Diah Padma Dewi ( 1011011078 )

 I Made Sumadiyasa

( 1011011103 )

 Ni Wayan Rumiani

( 1011011117 )

Pengertian Nilai
Nilai adalah sesuatu yang abstrak, ideal, dan menyangkut persoalan keyakinan terhadap yang dikehendaki, dan memberikan corak pada pola pikiran, perasaan, dan perilaku. Untuk melacak sebuah nilai harus melalui pemaknaan terhadap kenyataan lain berupa tindakan, tingkah laku, dan sikap seseorang atau sekelompok orang.

Pengertian Menurut Ahli
 Gazalba ( dalam Thoha, 1996 : 61 ) bahwa nilai adalah sesuatu yang bersifat abstrak.  Darajat, dkk., ( 1994 : 260 ), nilai adalah suatu perangkat keyakinan ataupun perasaan.  Una ( dalam Thoha, 1996 : 60 ) menjelaskan bahwa nilai adalah suatu tipe kepercayaan.

Tipe atau Kategori Nilai
 Nilai  Nilai  Nilai

sebagai alat. akhir. yang dituju atau kondisi emosi yang

kita inginkan.
 Nilai

yang tidak ingin dialami.

Ciri-Ciri Nilai.
 Nilai itu suatu realitas abstrak dan ada dalam kehidupan manusia.  Nilai memiliki sifat normatif.  Nilai berfungsi sebagai daya dorong/motivator dan manusia adalah pendukung nilai.

Macam Nilai dalam Filsafat
• Nilai Logika. • Nilai Estetika. • Nilai Etika/Moral.

Notonegoro dalam Kaelan ( 2000 menyebutkan adanya 3 macam nilai, yaitu :
  

)

Nilai material, Nilai vital, Nilai kerohanian,
 Nilai kebenaran yang bersumber pada akal .  Nilai keindahan atau nilai estetis yang bersumber pada

unsur perasaan.  Nilai kebaikan atau nilai moral yang bersumber pada unsur kehendak.

NILAI KEHIDUPAN

Nilai kehidupan sendiri berarti segala sesuatu yang kita anggap sebagai suatu yang berharga dibandingkan dengan yang lain yang kita peroleh dalam kehidupan atau hal-hal berharga yang ada dalam hidup kita.

Yang Mempengaruhi Nilai Seseorang
Agama.

Norma.
Pendidikan.

Interaksi sosial.
Pengalaman serta wawasan.

Nilai Pribadi Konselor
Menurut Willis ( 2004 ), yang dimaksud kualitas konselor adalah semua kriteria keunggulan termasuk pribadi, pengetahuan, wawasan, keterampilan dan nilai-nilai yang dimilikinya yang akan memudahkannya dalam proses konseling sehingga mencapai tujuan dengan efektif

 Virginia Satir ( Willis, 2004 : 79 ) :
 Resource person,  Model of communication.  Jay Haley (Willis, 2004 : 80) :  Fleksibilitas,

 Tidak memaksakan pendapat.

 Munson & Mills (Willis, 2004 : 80 ) :
 To be nurturant,  Intuitive and psychological parenting.

 Menne ( Willis, 2004 : 80 ) :  Memahami dan melaksanakan etika professional,  Mempunyai rasa kesadaran diri mengenai kompetensi, nilai-nilai dan sikap,  Memiliki karakteristik diri,  Kemampuan dan kesabaran untuk mendengarkan orang lain, dan kemampuan berkomunikasi.

 Awareness of self and values,  Awareness of cultural experience,

 Ability to analyze the helper’s own feeling,
 Ability so serve as model and influencer,  Altruism,  Strong sense of ethics,  Responsibility.

Allport menggambarkan hakikat pribadi yang matang secara psikologis sebagai berikut :
› Memiliki kesadaran yang cukup luas tentang ›



diri sendiri dan orang lain, Hangat dalam hubungan dengan individu lain, Emosi stabil, Realistik dalam persepsi, keterampilan, dan pekerjaan, Realistik terhadap diri dan wawasan, Mempunyai kesatuan pendekatan mengenai kehidupan.

» Arfin dan Eti Kartikawati ( 1994 / 1995 ) menyatakan bahwa guru pembimbing atau konselor dipilih berdasarkan kualifikasi :
˃ ˃ ˃ ˃ Kepribadian, Pendidikan, Pengalaman, Kemampuan.

» Carlekhuff menyebutkan konselor yaitu :
˃ ˃ ˃ ˃ ˃ ˃ ˃ ˃ ˃ Empati, Respek, Keaslian, Kekonkretan, Konfrontasi , Membuka Diri, Kesanggupan, Kesiapan, Aktualisasi Diri.

sembilan

sifat

kepribadian

» Sementara Bailey, seperti dikutip oleh Attia M. Hana, menyebutkan beberapa ciri yang harus dimiliki oleh pembimbing/konselor, diantaranya :
˃ ˃ ˃ ˃ Memiliki sifat penting pendidik pada umumya, Pengenalan terhadap pemuda dengan pengertian, Kestabilan emosi, Kemampuan untuk berkomunikasi dengan orang dan menarik perhatiannya, ˃ Luas pengetahuan, bakat, dan pengenalan yang sehat dan penilaian yang tepat/kuat.

 Serangkaian kualitas personal yang harus dimiliki oleh semua praktisi termasuk konselor menurut BACP yaitu :
 Empati,  Ketulusan,  Integritas,  Fleksibilitas,  Rasa Hormat,  Kesederhanaan,  Kompetisi,  Keadilan,  Kebijakan,  Keberanian.

Sekian dan Terima Kasih

Om Santhi Santhi Santhi Om

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->