P. 1
GEOGRAFI

GEOGRAFI

|Views: 59|Likes:
Published by h_muhadi

More info:

Published by: h_muhadi on May 22, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/22/2012

pdf

text

original

P

Pedogenesa : Ilmu yang khusus mempelajari mengenai proses pembentukan tanah Pedologi : Ilmu yang mempelajari tanah Pedon : Suatu lajur tubuh tanah mulai dari permukaan lahan sampai batas terbawah (bahan induk tanah) Pedosfer : Adalah lapisan paling atas dari permukaan bumi tempat berlangsungnya proses pembentukan tanah Pelapukan Kimiawi : Pelapukan yang terjadi oleh proses kimia seperti batu kapur larut oleh air Pelapukan Organik : Pelapukan yang dilakukan oleh makhluk hidup (hewan dan tumbuhan) Polipedon : Kumpulan dari pedon-pedon Platy : Lempeng Prosmatic : Prisma pH Tanah : Derajat kesamaan tanah Podsol : Jenis tanah yang mengalami perkembangan profil Paddy soil : Tanah sawah Padas Olah : Terbentuknya lapisan bajak yang hampir kedap air Polusi : Pencemaran air Polusi Kimia : Pencemaran oleh senyawa-senyawa kimia yang ada didalam tanah Polusi Sedimen : Pengendapan bahan tanah yang tererosi ketempat lain Proses Eutrofikasi : Proses perubahan dari unsur hara yang sedikit menjadi sedang dan subur Pengawetan Tanah : Proses untuk melindungi tanah dari curahan langsung air hujan, kapasitas tanah, aliran air,serta stabilitas tanah Penghijauan : Penanaman kembali hutan-hutan yang gundul Perusakan Hutan : Akibat hutan yang rusak dapat mengurangi daya serap tanah dan mengurangi kemampuannya untuk menampung dan menahan air, sehingga tanah mudah

tererosi Podzolit Merah Kuning :Tanah yang berasal dari batuan pasir kuarsa, tuf vulkanik, dan bersifat asam Profil Tanah : Lapisan dalam tanah yang menunjukan tingkat ketebalan tanah, warna, tekstur, dan kepadatan yang berbeda-beda Pasir : Bagian dari tekstur tanah yang kasar, tidak melekat, dan tidak dapat dibentuk bola atau gulungan Permeabilitas Tanah : Sifat-sifat tanah yang tidak dapat mempengaruhi kepekaan terhadap erosi Penanaman Strip : Upaya penanaman tanaman dengan beberapa jenis tanaman yang ditanam didalam strip yang berselangseling dan disusun berdasarkan garis kuntur Penanaman Berganda : Sistem penanaman dengan cara menggunakan jenis tanaman yang ditanam secara bersamaan

Tanah

: Bagian dari permukaan bumi yang berasal dari batuan yang mengalami pelapukan dan juga sebagai tempat tumbuhnya vegetasi Top Soil : Lapisan tanah yang banyak mengandung bahan Organik dan mengalami pelapukan sepenuhnya Topografi : Bentuk relief suatu wilayah dalam proses pembentukan tanah yang berkaitan dengan arah aliran air Tahap awal : Tahap dimana bahan induk tanah belum mengalami pelapukan Tahap Muda : Tahap dimana bahan induk sudah mengalami pelapukan tetapi sebagian besar bahan induk masih utuh Tahap Remaja : Lapisan tanah banyak terdapat barang tambang yang sudah mengalami pelapukan Tahap Setengah Tua : Lapisan tanah yang hanya berisi barang tambang Tahap Akhir : Tahap perkembangan yang sudah mengalami pelapukan secara tuntas dibawah pengaruh fisiografisnya Tekstur Tanah : Perbandingan relative berbagai golongan besar partikel tanah dalam suatu massa tanah Tanah Lapisan Atas : Lapisan yang paling subur, berwarna gelap dan kehitam-hitaman, dan paling penting bagi kehidupan tumbuh-tumbuhan Tanah Lapisan Bawah : Lapisan yang ditumbuhi tanaman berumur panjang dan berakar tunggang dalam dan panjang agar mencapai lapisan tanah Tanah Muda : Tanah yang belum mengalami profil tanah atau belum terbentuk horizon-horizon tanah Tanah Dewasa : Tanah yang sangat baik untuk pertanian Tanah Tua : Tanah yang mengandung zat makanan yang sudah berkurang Tanah Sangat Tua : Tanah yang tidak subur karena zat makanan yang terkandung didalamnya sangat sedikit sekali

Tanah Gambut Tanah Aluvial Tanah Merah Terra Rossa Tuff Vulkanik Tumpang Sari

Tumpang Gilir

Terasering

: Jenis tanah yang berasal dari bahan induk organik : Jenis tanah yang masih muda yang belum mengalami perkembangan : Tanah yang terbentuk dari batuan beku, sedimen, dan malihan : Khusus tanah mediteran merah kuning didaerah topografi karst : Batuan induk abu : Sistem penanaman dengan menggunakan dua atau lebih jenis tanaman yang ditanam secara serentak pada sebidang lahan : Sistem penanaman dengan menggunakan dua atau lebih jenis tanaman pada sebidang lahan, dimana tanaman tersebut ditanam setelah penanaman pertaman berbunga : Pembuatan teras

Air Andosol Air Hujan Antiklinal Anorganik Alfisol Aridisol Algae Bloom Angular Blocky Agregat

: Sebagai unsur hara untuk tanaman atau benda cair yang penting untuk makhluk hidup : Jenis tanah mineral yang telah mengalami perkembangan profil : Faktor utama terjadinya kerusakan tanah melalui proses perubahan kimiawi maupun proses mekanis : Bagian puncak sebuah lipatan : Campuran hasil pelapukan batuan : Tanah yang tersebar didaerah beriklim lembab, kaya dengan alumunium, besi, air, dan bahan organik : Tanah yang sepanjang tahun kering, kandungan organiknya rendah, serta warnanya kemerah-merahan : Perkembangan algae yang sangat banyak : Gumpalan bersudut : Struktur tanah

Bahan Organik

: Bahan yang ditemukan pada permukaan tanah yang mempunyai pengaruh besar terhadap tanah Bahan Induk : Bahan yang terdiri dari batuan vulkanik, batuan beku, batuan sedimen dan batuan metamorf Bedrock : Lepasan batuan dasar Batuan Induk : Batuan asal dari tanah Buffer Strip Cropping : Penanaman strip penyangga Bog : Gambut Biomagnification : Siklus rantai makanan untuk beberapa jenis pestisida Buffering : Penanaman tumbuhan penutup tanah Bitumen : Bahan kimia yang digunakan untuk metode pengawetan tanah

CO2 : Karbondioksida Columnar : Tiang Crumb : Remah Contour Strip Cropping: Penanaman strip berdasarkan garis kuntur Cekdam : Bendungan pengendali Cacing : Organisme yang dapat menjadi salah satu faktor pembentuk tanah Clay : Tanah liat Croprotation : Pergiliran tanaman Contour Village : Pengolahan tanah menurut garis kuntur Chroma : Menunjukan kemurnian relative panjang gelombang cahaya dominan

Depresi Degradasi Lahan Detached Drainase

: Daerah cekungan : Hilangnya atau berkurangnya kegunaan atau potensa lahan untuk mendukung kehidupan : Penghancuran tanah : Pembuatan saluran air

Erosi

Erosi Geologi Erosi Dipercepat Erosi Percik Erosi Lembar Erosi Alur Erosi Parit Entisol Eutropik

: Proses pelepasan atau penghancuran tanah kemudian dipindahkan ketempat lain oleh kekuatan air, angin atau gravitasi : Erosi yang terjadi secara alami yang masih tertutup oleh vegatasi dan berjalan sangat lambat : Erosi yang terjadi karena manusia membuka tanah dengan membuang sebagian vegetasi atau seluruhnya : Pengikisan tanah akibat adanya percikan air hujan : Pengikisan lapisan tanah paling atas yang menyebabkan berkurangnya ketebalan tanah : Pengikisan tanah akibat erosi lembar yang terjadi secara terus menerus : Erosiyang sama dengan erosi alur tetapi saluran yang terbentuk akibat erosi ini lebih dalam : Tanah yang masih menunjukan asal bahan induk : Subur unsur hara

Final Stage Field Strip Cropping

: Tahap akhir : Penanaman strip lapangan

Granuler Gambut Ombrogen

: Granular : Tanah yang terbentuk pada daerah dengan curah hujan tinggi dan airnya tergenang Gambut Topogen : Tanah yang terbentuk karena pengaruh tropografi Gambut Pegunungan : Tanah yang terbentuk didaerah yang tinggi Gambut Eutrop : Gambut yang bersifat agak asam, mengandung oksigen serta kaya akan unsur hara Gambut Oligotrop : Gambut yang bersifat sangat asam, tidak memi;liki unsur hara dan selalu tergenang air Grumusol : Tanah mineral yang telah mengalami perkembangan Profil Granular : Struktur kersai

Horizon Horizon O Horizon A Horizon B Horizon C Horizon D/R Hue Histosol

: Lapisan tanah yang dapat dibedakan kebeberapa lapisan : Lapisan permukaan : Lapisan yang telah mengalami pelapukan sepenuhnya : Lapisan yang baru mulai mengalami pelapukan : Bahan induk tanah yang baru sedikit mengalami proses pelapukan : Batuan tua : Warna spektrum yang dominan sesuai dengan panjang gelombangnya : Tanah yang mencakup semua jenis tanah organik

Iklim Intercropping Infiltrasi Inceptisol Iluviasi

: Suhu udara dan curah hujan berperan dalam proses pembentukan tanah : Tumpang sari : Peresapan air kedalam tanah : Tanah yang masih muda, baru mulai perkembangan Penampangnya : Proses penimbunan

Jasad Renik Juvenil

: Mikroorganisme yang ada didalam tanah : Tahap muda

Litosol Laterit Limestone Lahan Potensial Lahan Kritis Leached Latosol

: Tanah mineral tanpa atau sedikit perkembangan Profil : Contoh dari jenis tanah merah : Batuan kapur yang keras : Sebidang lahan yang dapat memberikan produk secara optimal pertahun : Sebidang lahan yang penggunaan dan pemanfaatannya tidak sesuai dengan kemampuannya : Pencucian tanah : Jenis tanah yang telah berkembang atau terjadi diferensiasi horizon

Mesotrop Metode Vegetatif Multiple Cropping Metode Mekanis

Metode Kimia Molisol

: Peralihan antara eutrop dan oligotrop : Pengelolaan atau penanaman dengan cara menanam vegatasi : Penanaman berganda : Metode untuk mengawetkan tanah dengan menggunakan tekni-teknik pengolahan tanah yang dapat memperlambat air : Metode pengawetan tanah dengan menggunakan bahan-bahan kimia : Tanah yang memiliki cirri halus atau lunak dan pH nya kurang dari 7,0

Organisme Organosol Oxisol

: Suatu proses pembentukan tanah yang dilakukan oleh hewan atau tumbuhan : Tanah gambut : Tanah yang telah mengalami pelapukan hebat, terdiri atas campuran besi dan alumunium, dan sedikit bahan organik

Regosol Relay Cropping Reboisasi Run Off

: Tanah yang masih muda yang belum mengalami diferensiasi horizon : Tumpang gilir : Penghutanan kembali : Aliran air dipermukaan tanah

Senil Smeary Strip Cropping Sequential Cropping Spodosol

: Tahap setengah tua : Licin dan berminyak : Penanaman tanaman secara berbaris : Penanaman beruntun : Tanah yang tersebar dalam semua iklim, mempunyai solum yang sangat asam, kemampuan menahan air rendah, dan kurang subur Solum : Kedalaman efektif tanah yang masih dapat dijangkau oleh akar tanaman Sub Angular Blocky : Gumpal membulat

Udara Ultisol

: Berfungsi untuk mengisi pori-pori tanah :Tanah yang telah mengalami pelapukan yang sangat hebat, yang ditandai dengan pengaruh luar, pencucian

Viril Vegetasi Vertisol

: Tahap remaja : Tumbuhan : Golongan tanah yang khas terdapat pada regionregion bervegetasi sabana dan steppa

Warna Tanah Watterlogging

: Petunjuk untuk menentukan sifat tanah : Penjenuhan tanah oleh air

GLOSARIUM PEDOSFER KELAS X-9

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->