P. 1
Pancasila Sebagai Ideologi Bangsa Dan Negara

Pancasila Sebagai Ideologi Bangsa Dan Negara

|Views: 76|Likes:
Published by Alghany Yulatifah

More info:

Published by: Alghany Yulatifah on May 22, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/22/2012

pdf

text

original

Pancasila Sebagai Ideologi Bangsa dan Negara

Oleh : Alghani Yullatifah Andrean Simanjuntak

1.Pengertian Ideologi
• Istilah ideologi berasal dari kata “idea” yang berarti gagasan, konsep, pengertian dasar, cita-cita dan “ logos” berarti ilmu.

• Pengertian Ideologi:
v Kamus Bahasa Indonesia ,319 Ideologi adalah kumpulan konsep bersistem yang dijadikan asas pendapat (kejadian) yang memberikan arah dan tujuan untuk kelangsungan hidup. Atau cara berfikir seseorang atau suatu gagasan.

v

Destutt de Tray (1801 orang yang pertama mengemukakan ideologi) Ideologi adalah ilmu yang tentang gagasan yang menunjukan jalan yang benar menuju masa depan.

v

Alfian Ideology adalah suatu padangan atau system nilai yang menyeluruh dan mendalam tentang bagaimana cara yang sebaiknya, yaitu secara moral dianggap benar dan adil. Napoleon Ideology adalah kumpulan ide ( pendapat ) yang abstrak( tidak realities). Karl Mark Ideology adalah dalam arti khusus, yaitu ideology digolongkan bersama dengan agama, filsafat, dan moral.

v

v

keyakinan. Bidang Kebudayaan d. Bidang Sosial c. kepercayaan. Bidang Politik (termasuk Pertahanan dan Keamanan) b. Bidang Keagamaan .• Pengertian ideologi secara umum dapat dikatakan sebagai kumpulan gagasan. yang menyeluruh dan sistematis. idea. yang mengarahkan tingkah laku seseorang dalam berbagai bidang kehidupan. yang menyangkut: a.

Pancasila Sebagai Ideologi Nasional .

.

kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. • Lima sendi utama penyusun Pancasila adalah Ketuhanan Yang Maha Esa. Nama ini terdiri dari dua kata dari Sanskerta: pañca berarti lima dan śīla berarti prinsip atau asas.• Pancasila adalah ideologi dasar bagi negara Indonesia. . dan tercantum pada paragraf ke-4 Preambule (Pembukaan) Undang-undang Dasar 1945. kemanusiaan yang adil dan beradab. persatuan Indonesia.

• Meskipun terjadi perubahan kandungan dan urutan lima sila Pancasila yang berlangsung dalam beberapa tahap selama masa perumusan Pancasila pada tahun 1945. • Dasar negara secara lisan terdiri atas lima hal. tanggal 1 Juni diperingati sebagai hari lahirnya Pancasila. yaitu: 1. Peri Kerakyatan 5. Peri Kebangsaan 2. Peri Kemanusiaan 3. Peri Ketuhanan 4. Kesejahteraan Rakyat .

Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa. 2. Pengertian dasar / nilai dasar Ketuhanan. 5. . Pengertian dasar / nilai dasar persatuan. Pengertian dasar / nilai dasar kemanusiaan. Pancasila sebagai Ideologi Bangsa Negara Indonesia. 2. Pengertian dasar / nilai dasar keadilan. 3.• Kedudukan dan Fungsi Pancasila : 1. 3. • Pengertian-pengertian dasar / nilai-nilai dasar yang terkandung dalam Pancasila adalah : 1. Pancasila sebagai Dasar Negara. 4. Pengertian dasar / nilai dasar kerakyatan.

Maka jauh sebelum negara Indonesia ada nilainilai [ nilai dasar Ketuhanan. • Setelah negara Indonesia terbentuk. nilai-nilai dasar [ yang merupakan esensi dari sila-sila pancasila ] tersebut dijadikan dasar dalam mengelola negara / menjalankan pemerintahan. maka nilai-nilai dasar tersebut menjadi ideologi negara. nilai kebudayaan serta nilai religius yang dimiliki bangsa Indonesia atau diambil dari pandangan hidup masyarakat Indonesia sebelum membentuk negara. nilai dasar kemanusiaan. nilai dasar kerakyatan. . nilai dasar persatuan. nilai dasar keadilan ] tersebut sudah menjadi ideologi bangsa.• Nilai-nilai dasar tersebut digali dan diangkat dari nilai-nilai adat istiadat.

Asal Mula Bentuk [ kausa formalis ] ialah siapa yang merumuskan Pancasila sebagaimana termuat dalam Pembukaan UUD 1945.Rincian asal mula Pancasila • Adapun rincian asal mula (kausalitas) Pancasila sebagai berikut : 1. Hatta serta anggota BPUPKI lainnya. Soekarno . maka kausa formalis / asal mula bentuk Pancasila adalah : Ir. nilai kebudayaan serta nilai religius yang dimiliki bangsa Indonesia. Asal Mula Bahan [ kausa materialis ] Nilai-nilai dasar Pancasila digali dan diangkat dari nilai-nilai adat istiadat. Asal mula Langsung : a. Hatta serta anggota BPUPKI. Soekarno bersama Drs. b. Moh. rumusan dan nama Pancasila sebagaimana termuat dalam Pembukaan UUD 1945 dirumuskan dan dibahas oleh Ir. maka kausa materialis / asal mula bahan Pancasila adalah bangsa Indonesia sendiri. Moh. Drs. Bentuk. .

d. .c. Asal Mula Tujuan [ kausa finalis ] ialah apa tujuan para pendiri bangsa merumuskan dan membahas Pancasila. PPKI sebagai pembentuk negara. Asal Mula yang Tidak Langsung. kebudayaan. dan atas kuasa pembentuk negara yang mengesahkan pancasila menjadi dasar negara yang sah. Asal Mula Karya [ kausa efficient ] ialah asal mula yang menjadikan Pancasila dari calon dasar negara menjadi dasar negara yang sah. yaitu asal mula yang sebelum Proklamasi Kemerdekaan [ asal mula nilai-nilai Pancasila yang terdapat dalam adat istiadat. • 2. Dapat disimpulkan bahwa asal mula tidak langsung Pancasila adalah bangsa Indonesia sendiri. Adalah asal mula yang tidak langsung berkaitan dengan terjadinya Pancasila sebagai dasar filsafat negara. serta dalam nilai-nilai agama bangsa Indonesia ]. maka kausa efficient / asal mula karya Pancasila adalah PPKI.

II/MPR/1978 tentang Ekaprasetia Pancakarsa menjabarkan kelima asas dalam Pancasila menjadi 36 butir pengamalan sebagai pedoman praktis bagi pelaksanaan Pancasila. .Butir-butir pengamalan Pancasila Ketetapan MPR no.

36 BUTIR-BUTIR PANCASILA/EKA PRASETIA PANCA KARSA .

• Hormat menghormati dan bekerjasama antar pemeluk agama dan penganut-penganut kepercayaan yang berbeda-beda sehingga terbina kerukunan hidup. • Saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya. .A. • Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan kepada orang lain. SILA KETUHANAN YANG MAHA ESA • Percaya dan Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.

. • Saling mencintai sesama manusia. • Tidak semena-mena terhadap orang lain. SILA KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB • Mengakui persamaan derajat persamaan hak dan persamaan kewajiban antara sesama manusia. • Mengembangkan sikap tenggang rasa.B.

• Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan. . • Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia.• Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. karena itu dikembangkan sikap hormat-menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain. • Berani membela kebenaran dan keadilan.

• Cinta Tanah Air dan Bangsa.C. • Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa. • Bangga sebagai Bangsa Indonesia dan ber-Tanah Air Indonesia. kepentingan. dan keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan. SILA PERSATUAN INDONESIA • Menempatkan kesatuan. persatuan. • Rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara. .

D. • Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi semangat kekeluargaan. • Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain. • Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama. . SILA KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN / PERWAKILAN • Mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat.

menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia serta nilainilai kebenaran dan keadilan. • Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggung jawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa. • Musyawarah dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur. .• Dengan itikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil musyawarah.

• Menjauhi sikap pemerasan terhadap orang lain. • Suka memberi pertolongan kepada orang lain. .E. • Bersikap adil. • Menghormati hak-hak orang lain. • Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban. SILA KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA • Mengembangkan perbuatan-perbuatan yang luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan gotong-royong.

• Tidak melakukan perbuatan yang merugikan kepentingan umum. .• Tidak bersifat boros. • Bersama-sama berusaha mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial. • Menghargai hasil karya orang lain. • Tidak bergaya hidup mewah. • Suka bekerja keras.

Pengamalan Pancasila dalam keseharian warga Indonesia. .

. 2.Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama antara pemeluk agama dengan penganut kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yang Maha Esa. sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaannya dan ketakwaannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa. 3.Manusia Indonesia percaya dan takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa.Sila Pertama Bintang 1.

Agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa adalah masalah yang menyangkut hubungan pribadi manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa.Mengembangkan sikap saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing. .4. 6.Membina kerukunan hidup di antara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. 5.Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain. 7.

• Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia. dan kewajiban asasi setiap manusia. • Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa. . agama. kedudukan sosial. jenis kelamin. • Mengakui persamaan derajat. kepercayaan. • Mengembangkan sikap saling tenggang rasa dan tepa selira.Sila kedua Rantai. tanpa membeda-bedakan suku. keturunan. warna kulit dan sebagainya. persamaan hak.

• Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.• Mengembangkan sikap tidak semena-mena terhadap orang lain. • Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia. • Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan. • Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain . • Berani membela kebenaran dan keadilan.

kesatuan.Sila ketiga Pohon Beringin. • Mampu menempatkan persatuan. • Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa apabila diperlukan. serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan. .

• Memelihara ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. • Mengembangkan persatuan Indonesia atas dasar Bhinneka Tunggal Ika. dan keadilan sosial.• Mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa. . perdamaian abadi. • Mengembangkan rasa kebanggaan berkebangsaan dan bertanah air Indonesia. • Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa.

• Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan. . • Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama. • Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah. setiap manusia Indonesia mempunyai kedudukan.Sila keempat asas Kepala Banteng • Sebagai warga negara dan warga masyarakat. hak. • Tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain. dan kewajiban yang sama.

• Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa. nilai-nilai kebenaran dan keadilan mengutamakan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bersama. menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia. • Di dalam musyawarah diutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan. • Memberikan kepercayaan kepada wakil-wakil yang dipercayai untuk melaksanakan pemusyawaratan .• Dengan iktikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah.

• Tidak menggunakan hak milik untuk usaha-usaha yang bersifat pemerasan terhadap orang lain. yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan. • Mengembangkan sikap adil terhadap sesama. • Suka memberi pertolongan kepada orang lain agar dapat berdiri sendiri. • Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban. • Mengembangkan perbuatan yang luhur.Sila kelima Padi Dan Kapas. . • Menghormati hak orang lain.

• Tidak menggunakan hak milik untuk usaha-usaha yang bersifat pemerasan terhadap orang lain. • Tidak menggunakan hak milik untuk bertentangan dengan atau merugikan kepentingan umum. . • Suka bekerja keras. • Suka menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama. • Suka melakukan kegiatan dalam rangka mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial. • Tidak menggunakan hak milik untuk hal-hal yang bersifat pemborosan dan gaya hidup mewah.

SEKIAN dan TERIMA KASIH… .

anneahira.com/ideologi-pancasila.wikipedia.blogdetik.htm .org/wiki/Pancasila IDEOLOGI PANCASILA :: Ideologi Pancasila .com/2010/02/15/pancasila-sebagai-ideologi-bangsa-dannegara/ gaul abiestz: PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI BANGSA DAN NEGARA INDONESIA http://hendraabisgaul.Dasar Negara Indonesia http://www. ensiklopedia bebas http://id.Daftar Pustaka Mzf@ish Mahasiswa Amikom » Blog Archive » PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI BANGSA DAN NEGARA http://localhost.blogspot.html Pancasila .com/2010/04/pancasila-sebagai-ideologi-bangsadan.Wikipedia bahasa Indonesia.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->