P. 1
identitas nasional

identitas nasional

|Views: 14|Likes:
Published by Balqis Afifah

More info:

Published by: Balqis Afifah on May 22, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/16/2013

pdf

text

original

PEMBAHASAN 2.

1 Pengertian Identitas Nasional Istilah “identitas nasional” secara terminologis adalah suatu ciri yang dimiliki oleh suatu bangsa yang secara filosofis membedakan bangsa tersebut dengan bangsa lain. Berdasarkan pengertian yang demikian ini maka setiap bangsa di dunia ini akan memiliki identitas sendidri-sendiri sesuai dengan keunikan, sifat, cirri-ciri serta karakter dari bangsa tersebut. Jadi Identitas nasional adalah sebuah kesatuan yang terikat dengan wilayah dan selalu memiliki wilayah (tanah tumpah darah mereka sendiri), kesamaan sejarah, sistim hukum/perundang undangan, hak dan kewajiban serta pembagian kerja berdasarkan profesi. Demikian pula hal ini juga sangat ditentukan oleh proses bagaimana bangsa tersebut terbentuk secara historis. Berdasarkan hakikat pengertian “identitas nasional” sebagaimana dijelaskan di atas maka identitas nasional suatu bangsa tidak dapat dipisahkan dengan jati diri suatu bangsa atau lebih populer disebut sebagai kepribadian suatu bangsa. Pengertian kepribadian suatu identitas sebenarnya pertama kali muncul dari pakar psikologi. Manusia sebagai individu sulit dipahami jika terlepas dari manusia lainnya. Oleh karena itu manusia dalam melakukan interaksi dengan individu lainnya senantiasa memiliki suatu sifat kebiasaan, tingkah laku, serta karakter yang khas yang membedakan manusia tersebut dengan manusia lainnya. Namun demikian pada umumnya pengertian atau istilah kepribadian sebagai suatu identitas adalah keseluruhan atau totalitas dari faktor-faktor biologis, psikologis dan sosiologis yang mendasari tingkah laku individu. Tingkah laku tersebut terdidri atas kebiasaan,sikap, sifat-sifat serta karakter yang berada pada seseorang sehingga seseorang tersebut berbeda dengan orang yang lainnya. Oleh karena itu kepribadian adalah tercermin pada keseluruhan tingkah laku seseorang dalam hubungan dengan manusia lain (Ismaun, 1981: 6). 2.2 Hakekat Bangsa Bangsa (nation) atau nasional, nasionalitas atau kebangsaan, nasionalisme atau paham kebangsaan, semua istilah tersebut dalam kajian sejarah terbukti mengandung konsep-konsep yang sulit dirumuskan, sehingga para pakar di bidang Politik, Sosiologi, dan Antropologi pun sering tidak sependapat mengenai makna istilahistilah tersebut. Selain istilah bangsa, dalam bahasa Indonesia, kita juga menggunakan istilah nasional, nasionalisme yang diturunkan dari kata asing “nation” yang bersinonim dengan kata bangsa. Tidak ada rumusan ilmiah yang bisa dirancang untuk mendefinisikan istilah bangsa secara objektif, tetapi fenomena kebangsaan tetap aktual hingga saat ini. Dalam kamus ilmu Politik dijumpai istilah bangsa, yaitu “natie” dan “nation”, artinya masyarakat yang bentuknya diwujudkan oleh sejarah yang memiliki unsur sebagai berikut :

Lebih lanjut Ernest Renan mengatakan bahwa hal penting merupakan syarat mutlak adanya bangsa adalah plebisit. Sifat suatu Negara terkadang tidaklah sama dengan Negara lainnya. dalam bentuk dan besarnya tetap mempergunakan warisan masa lampau. Keinginan untuk hidup bersama ( le desir de vivre ensemble) diwaktu sekarang yang merupakan aspek solidaritas. 3. dipertanyakan apakah yang dimaksud dengan bangsa?. Kemuliaan bersama di waktu lampau. 1999 : 82). Bila warga bangsa bersedia memberikan pengorbanan bagi eksistensi bangsanya. teori ini dapat digolongkan pada Teori Kehendak. Satu kesatuan ekonomi . salah satu teori tentang bangsa sebagai berikut : Teori Ernest Renan Pembahasan mengenai pengertian bangsa dikemukakan pertama kali oleh Ernest Renan tanggal 11 Maret 1882. baik untuk kini dan yang akan datang. (2).Titik pangkal dari teori Ernest Renan adalah pada kesadaran moral (conscience morale). Tamburaka. 2. Satu kesatuan bahasa .1. Satu kesatuan jiwa yang terlukis dalam kesatuan budaya. 5. yang merupakan aspek historis. Namun ada juga beberapa sifat Negara yang bersifat umum dan dimiliki oleh semua Negara.3 Sifat dan Hakekat Negara Sifat Negara merupakan suatu keadaan dimana hal tersebut dimiliki agar dapat menjadikannya suatu Negara yang bertujuan. yaitu: a. yang dimaksud dengan bangsa adalah jiwa. Satu kesatuan daerah . 2. yang mengandung hasrat untuk mau hidup bersama dengan kesediaan memberikan pengorbanan-pengorbanan. maka bangsa tersebut tetap bersatu dalam kelangsungan hidupnya (Rustam E. suatu asas kerohanian yang timbul dari : (1). . yaitu suatu hal yang memerlukan persetujuan bersama pada waktu sekarang. Satu Kesatuan hubungan ekonomi . 4. Istilah natie (nation) mulai populer sekitar tahun 1835 dan sering diperdebatkan. Sifat-sifat tersebut umumnya mengikat bagi setiap warga negaranya dan menjadi suatu identitas bagi Negara tersebut. hal ini bersifat mutlak dan memaksa. Sifat memaksa Negara merupakan suatu badan yang mempunyai kekuasaan terhadap warga negaranya. ini tergantung pada landasan ideologi Negara masing-masing.

Sifat menentukan juga membuat Negara dapat menentukan secara unilateral dan dapat pula menuntut bahwa semua orang yang ada di dalam wilayah suatu Negara (kecuali orang asing) menjadi anggota politik Negara. 4. c. 3. Persatuan yaitu sifat-sifat dan keadaan Negara yang sesuai dengan hakikat satu. 1.b. yakni: 1. 2. memelihara serta mengembangkan kesejahteraan dan kebahagiaan. Ketuhanan.    . 2. Tidak hanya mengikat suatu golongan atau suatu adat budaya saja. Sifat batin atau sifat bawaan Negara Indonesia antara lain berupa unsur-unsur Negara. Sifat monopoli Negara dengan kekuasaannya tersebut mempunyai hak atas kekayaan alam yang terkandung di dalamnya. yaitu kekuatan dan daya dari Negara Indonesia. Kemanusiaan adalah sifat-sifat keadaan Negara yang sesuai dengan hakikat manusia. misalnya Negara Indonesia memiliki sifat-sifat yang sesuai dengan pancasila. Sifat mencakup semua Kekuasaan Negara merupakan kekuasaan yang mengikat bagi seluruh warga negaranya. 3. d. Ada pula sifat-sifat yang hanya dimiliki suatu Negara berdasarkan pada landasan ideologi Negara tersebut. hal ini menjadi sesuatu yang menjadi landasan untuk menguasai sepenuhnya kekayaan alam yang terkandung di dalam wilayah Negara tersebut. tetapi mengikat secara keseluruhan masyarakat yang termasuk kedalam warga negaranya. Kekuasaan Negara untuk membangun. Sifat lahir. Sifat menentukan Negara memiliki kekuasaan untuk menentukan sikap-sikap untuk menjaga stabilitas Negara itu. yaitu sejumlah pengaruh yang datang dari luar dan sesuai dengan pandangan hidup bangsa bangsa Indonesia. kesatuan organisasi Negara dan sistem kedaulatan rakyat. yang diantaranya: • Kekuasaan Negara • Pendukung kekuasaan Negara • Rakyat • Wilayah • Adat istiadat • Agama. yaitu bentuk Negara Indonesia. daerah dan keadaan negara Indonesia sehingga terwujud satu kesatuan. Kerakyatan yaitu sifat-sifat dan keadaan Negara yang sesuai dengan hakikat rakyat Keadilan yaitu sifat-sifat dan keadaan Negara yang sesuai dengan hakikat adil Pengertian sifat-sifat meliputi empat hal yaitu: 1. ialah sifat-sifat keadaan Negara yang sesuai dengan hakikat Tuhan (yaitu kesesuaian dalam arti sebab dan akibat)(merupakan suatu nilai-nilai agama). yang berarti membuat menjadi satu rakyat. antara lain: Kekuasaan Negara yang berupa kedaulatan rakyat Kekuasaan tugas dan tujuan Negara untuk memelihara keselamatan. Sifat yang berupa potensi. Sifat yang berupa bentuk wujud dan susunan kenegaraan Indonesia. Tidak ada satu orang pun yang menjadi pengecualian di hadapan suatu Negara. keamanan dan perdamaian. 5.

Di dalam ruang lingkup masyarakat terdapat banyak kepentingan individu yang saling berkaitan satu sama lain dan tidak jarang pula saling bertentangan. yang didalamnya terdapat sejumlah warga Negara yang ikut dalam permusyawarahan. 3. b. 2. Teori Yuridis 1. dan setiap orang yang berada di wilayah tersebut haru tunduj terhadap raja tersebut. Patriamonial Raja mempunyai hak sepenuhnya atas daerah kekuasaannya. Pada zaman Yunani kuno para ahli filsafat negara merumuskan pengertian Negara secara beragam.4 Bangsa dan Negara Indonesia Secara historis pengertian negara senantiasa berkembang sesuai dengan kondisi masyarakat pada saat itu.  Kekuasaan Negara untuk menyusun dan mengadakan peraturan perundang-undangan dan menjalankan pengadilan. kebutuhan antar individu tersebut membentuk suatu masyarakat. diantaranya: a. demi terwujudnya cita-cita seluruh warganya. Negara disebut sebagai Negara hukum. dan jika hal tersebut tidak dilakukan maka masyarakat dapat meminta pertanggung jawaban raja. Pejanjian Raja mengadakan perjanjian dengan masyarakatnya untuk melindungi hak-hak masyarakat itu. Maka manusia harus dapat beradaptasi dengan baik untuk menyesuaikan kepentingan-kepentingannya agar dapat hidup dengan rukun. . 2. Hakikat Negara merupakan salah satu dari bentik perwujudan dari sifat-sifat Negara yang telah dijelaskan di atas. Patriarchaal Teori yang menganut asas kekeluargaan. Oleh karena itu menurut Aristoteles keadilan merupakan syarat mutlak bagi terselenggaranya Negara yang baik. Kekuasaan Negara untuk menjalankan pemerintahan. Ada beberapa teori tentang hakekat Negara. yang pada saat itu masih dipahami negara masih dalam suatu wilayah yang kecil. yang disebutnya negara polis. dimana terdapat satu orang yang bijaksana dan kuat yang dijadikan sebagai kepala keluarga. Aristoteles merumuskan Negara dalam bukunya Politica. Teori Sosiologis Manusia merupakan mahluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri.

pembaca disarankan agar bisa mengambil manfaat tentang pentingnya identitas nasional bagi bangsa dan negara Indonesia dan diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat sehingga kehidupan berbangsa dan bernegara dapat berjalan dengan baik.Pendidikan Kewarganegaraan.sehingga mempunyai persamaan watak atau karakter yang kuat untuk bersatu dan hidup bersama serta mendiami suatu wilayah tertentu sebagai suatu kesatuan nasional.2007. hak dan kewaiban serta pembagian kerja berdasarkan profesi Hakekat Bangsa adalah sekelompok manusia yang mempunyai persamaan nasib dalam proses sejarahnya. BAB III PENUTUP 3.Yogyakarta:Paradigma. Bangsa dan Negara Indonesia adalah sekelompok manusia yang mempunyai persamaan nasib sejarah dan melakukan tugas pemerintahan dalam suatu wilayah “Indonesia” 3. DAFTAR PUSTAKA Kaelan dan Zubaidi.Bangsa pada hakeketnya adalah sekelompok besar manusia yang mempunyai persamaan nasib dalam proses sejarahnya. Hakekat Negara adalah merupakan suatu wilayah dimana terdapat sekelompok manusia melakukan kegiatan pemerintahan. Edisi pertama IDENTITAS NASIONAL INDONESIA . kesamaan sejarah system hokum/perundang – undangan. sehingga mempunyai persamaan watak yang kuat untuk bersatu dan hidup bersama serta mendiami suatu wilayah sebagai suatu “kesatuan nasional”.2 Saran Dengan membaca makalah ini.1 Kesimpulan Identitas Nasional adalah sebuah kesatuan yang terikat oleh wilayah dan selalu memiliki wilayah (tanah tumpah darah mereka sendiri).

Nasional berasal dari kata nasion yang memiliki arti bangsa. dentitas Nasional Indonesia meliputi segenap yang dimiliki bangsa Indonesia yang membedakannya dengan bangsa lain seperti kondisi geografis. adalah seorang nasionalis tertinggi. Kesatuan politik di bawah Belanda hanya dicapai pada awal abad ini. Dialah yang menciptakan ideologi nasional Indonesia Pancasila dirancang untuk mempromosikan toleransi di antara berbagai agama dan kelompok-kelompok ideologis.Jadi. sifat-sifat khas yang melekat pada suatu hal sehingga menunjukkan suatu keunikkannya serta membedakannya dengan hal-hal lain. . Identitas Nasional Indonesia adalah ciri-ciri atau sifat-sifat khas bangsa Indonesia yang membedakannya dengan bangsabangsa lain di dunia. cita-cita. yang memiliki pengalaman dari Belanda bervariasi dari satu wilayah ke wilayah lainnya. pertama-tama harus dipahami terlebih dulu arti Identitas Nasional Indonesia. politik negara. ekonomi. tujuan serta ideologi bersama. Penyebaran bahasa nasional – Bahasa Indonesia – juga membantu menyatukan multi-bahasa penduduk. sumber kekayaan alam Indonesia. yang menjadi presiden pertama dari Republik. Menghadapi identitas nasional Bangsa Indonesia sendiri masih kesulitan dalam menghadapi masalah bagaimana untuk menyatukan negara yang mempunyai lebih dari 250 kelompok etnis. meninggalkan identitas regional yang kuat utuh. ideolgi dan agama. Saat itu rempah-rempah yang menarik para pedagang Eropa untuk koleksi pulau-pulau kecil di tempat yang sekarang Eastern Indonesia. Deklarasi kemerdekaan mengikuti proses yang lambat penjajahan Belanda yang dimulai pada abad ke-17 dengan penciptaan VOC Belanda. banyak kekuatan lain yang masih menarik negara terpisah. Belanda memonopoli perdagangan dan dari sana memperluas pengaruh mereka – terutama melalui pemerintahan tidak langsung – di koleksi kesultanan dan kerajaan yang independen yang membentuk daerah itu. dan pertahanan keamanan.000 pulau-pulau yang membentuk kepulauan. Moto nasional Indonesia adalah “Bhinneka Tunggal” atau “kesatuan dalam keragaman”.Oleh kibaw90 Identitas berarti ciri-ciri. menunjukkan kesatuan komunitas sosio-kultural tertentu yang memiliki semangat. demografi atau kependudukan Indonesia. Agar dapat memahaminya. Selama ini masyarakat Indonesia masih bingung dengan identitas bangsanya. Karena meskipun setengah abad menjadi bagian dari Indonesia yang merdeka telah menimbulkan perasaan yang kuat tentang identitas nasional di lebih dari 13. Sukarno. Hal ini diciptakan oleh para pemimpin Republik yang baru diproklamasikan pada tahun 1945 dan tantangan politik adalah sebagai benar mencerminkan hari ini seperti yang lebih dari 50 tahun yang lalu.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->