P. 1
Alga Cokelat

Alga Cokelat

|Views: 69|Likes:
Published by Tri Prayitno

More info:

Published by: Tri Prayitno on May 22, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/22/2012

pdf

text

original

Alga cokelat

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi, cari ? Ganggang coklat
Rentang fosil: Ediakara - Sekarang

Fucus distichus di Olympic National Park

Klasifikasi ilmiah Domain: Eukarya Kerajaan: Chromalveolata Filum: Kelas: Heterokontophyta Phaeophyceae
Kjellman

Ganggang coklat atau Phaeophyceae adalah salah satu kelas dari dari ganggang berdasarkan zat warna atau pigmentasinya. Pigmen yang lebih dominan adalah pigmen xantofil yang menyebabkan ganggang berwarna coklat. Pigmen lain yang terdapat dalam Phaeophyceae adalah klorofil dan karoten. Semua ganggang coklat berbentuk benang atau lembaran, bahkan ada yang menyerupai tumbuhan tingkat tinggi dengan bagian-bagian serupa akar, batang, dan daun. Umumnya ganggang coklat bersifat makroskopis, dan dapat mencapai ukuran lebih dari 30 meter, dan mempunyai gelembung-gelembung udara yang berfungsi sebagai pelampung. Hampir semua ganggang coklat terdapat di laut terutama di laut yang dingin.

Perkembangbiakan ganggang coklat

Perkembangbiakan vegetatif (aseksual) dengan fragmentasi dan pembentukan spora (aplanospora dan zoospora). Zoospora yang dihasilkan memilki 2 flagel yang tidak sama panjang dan terletak di bagian lateral. Perkembangbiakan generatif (seksual) dengan isogami, anisogami, atau oogami.

Contoh ganggang coklat       Fucus vesiculosus. bahkan menyerupai semak/pohon yang dapat mencapai beberapa puluh meter. mulai dari mikroskopik sampai makroskopik. Reseptakel dibentuk di ujung lembaran/talus fertil. karena mengandung pigmen xantofis (fukosantin) yang menutupi klorophil. Alga coklat ini mempunyai talus terbesar diantara semua alga. atau bentuk thallus. Sargasum tumbuh subur sehingga menutupi permukaan laut. hidup dengan baik di tepi laut yang dangkal. Divisi ini umumnya makroskopis. Umumnya menempel pada batu karang. Laut yang demikian disebut laut sargaso. Di pantai yang bersuhu sedang. Konseptakel ini berkumpul dalam badan penghasil alat pembiak yang disebut reseptakel. terutama jenis-jenis yang hidup di daerah beriklim dingin. kebanyakan bersifat autotrof. multiseluler. karotin dan xantofil lainnya. tidak memiliki bagian akar. Umumnya menempel pada batu karang. banyak terdapat di laut dalam. Turbinaria australis. berbentuk filamen. Bentuk tubuhnya seperti tumbuhan tinggi. lembaran. Fucus distichus Laminaria Macroystis Phaeophyta (Alga coklat) Phaeophyta (Alga coklat) adalah salah satu alga yang tersusun atas zat warna atau pigmentasinya. Sel gamet jantan dan betina masing-masing dihasilkan oleh tumbuhan yang berbeda. batang dan daun. Ganggang ini berkembangbiak secara oogami dengan menghasilkan sel gamet betina (ovum) dan sel gamet jantan (spermatozoid) . . Alga ini juga mempunyai jaringan transportasi air dan makanan yang anolog dengan transportasi pada tumbuhan darat. Sel gamet dihasilkan oleh alat pembiak yang disebut konseptakel. ukuran tulusnya. Sargasum siliquosum. Phaeophyta (alga coklat) ini berwarna coklat. hidup dengan baik di tepi laut yang dangkal.

tumbuhan. terdiri dari sel-sel yang merupakan koloni berbentuk benang yang bercabang-cabang. Cadangan makanan berupa laminarin dan manitol. Hasil asimilasi berupa tepung dan lemak. Pada chloroplas terdapat perenoid. Hanya bakteri dan arkhea.Sel vegetatif mengandung kloroplas berbentuk bulat panjang. Set vegetatif mengandung khloroplast berbentuk bulat. alga hijau biru yang memiliki sel prokariotik. Habitat . Sedangkan protista. dan mengandung khlorofil a dan b serta karetinoid. Dinding sel mengandung selulose dan asam alginat. bulat panjang. mengandung khlorofil a dan khlorofil c serta beberapa santofil misalnya fukosantin. mengandung klofil serta xantofil. sel prokariotik dan sel eukariotik. jamur dan hewan semuanya mempunyai sel eukariotik. hidupnya ada yang di air tawar. seperti pita. air laut dan juga pada tanah yang lembab atau yang basah. seperti pita. Sel-sel alga hijau mempunyai khloroplas yang berwarna hijau. Setiap organisme tersusun dari salah satu diantara dua jenis sel yang secara struktural berbeda.

terdampar di pantai. yaitu: a) Golongan Isogeneratae Golongan isogeneratae yaitu golongan tumbuhan yang memiliki pergiliran keturuan isomorf. Pigmen Pigmen yang terdapat pada alga coklat (Chrysophyta) adalah klorofil a. klorofil b.Alga coklat ini umumnya tinggal di laut yang agak dingin dan sedang. phaeophyto di bagi dalam 3 golongan. a dan neofukoxontin b. Sporofit dan gametofitnya berbeda secara morfologi maupun sitologinya. Bila di laut yang iklimnya sedang dan dingin. xantofil memberikan kesan warna coklat pada chrysophyta. Contoh: Laminaria c) Golongan Cyelosporae Golongan cyelosporae yaitu golongan tumbuhan yang tidak memiliki pergiliran keturunan. Sporofit dan gametofit mempunyai bentuk dan ukuran yang sama secara morfologi tetapi sitologinya berbeda. melekat pada batu-batuan dengan alat pelekat (semacam akar). Contoh: Fucus . Berdasarkan tipe pergantian keturunan. Tapi ada juga yang hidup sebagai endofit. flavoxantin. Contoh: Ectocarpus b) Golongan Heterogenerate Golongan heterogenerate yaitu golongan tumbuhan yang memiliki pergiliran keturunan yang heteromorf. talusnya dapat mencapai ukuran besar dan sangat berbeda bentuknya. karoten dan xantofil. (Fukoxantin) yang terdiri dari violaxantin. Ada yang hidup sebagai epifit pada talus lain.

tetapi kemudian pertumbuhan menjadi lambat. Spora dibentuk dalam sporangium yang uniseluler. Zigot segera membentuk dinding yang berlendir dan dapat melekat pada substrat. Thallus dari jenis golongan phaeophyceae bersel banyak (multiseluler). umumnya mikroskopik dan mempunyai bentuk tertentu. Zoospora mempunyai dua. a) Perkembangbiakan secara aseksual dilakukan oleh zoospora atau aplanospora yang tidak berdinding. Maka mula-mula pertumbuhan embrionya cepat. Dalam waktu satu jam kedua intinya melebur dan terjadinya inti diploid. Biasanya hanya satu antherozoid yang masuk ke sel telur. banyak antherozoid yang mengelilingi sel telur. Suhu. Pada alga ini terbentuk 8 sel telur. buah flagella yang tidak sama panjang. Pembuahan pada alga coklat Sebelum terjadi pembuahan. fukan dan fuoidin. Karena adanya cadangan makanan yang cukup di dalam sel telur. anisogamet. karena adanya kandungan fukoxontin yang melimpah. dinamanakan sporangia unilokuler. Dinding sel sebagian besar tersusun oleh tiga macam polimer yaitu selulosa asam alginat. Zigot membentuk tonjolan yang akan nampak seperti cahaya. Atau spora yang dibentuk dalam sporangia yang multiseluler yang disebut sporangium prulilekuler. Tubuh yang . Cadangan makanan berupa laminarin yang beta glukan yang mengandung manitol. Perkembangbiakan dilakukan secara aseksual dan seksual. terletak dibagian lateral. karena tergantung dari fotosintesis. b) Perkembanganbiakan seksual dilakukan secara isogamet. Sel mengandung promakropora yang berwarna coklat kekuning-kuningan.Alga coklat (Phaeophyta) hanya mempunyai satu kelas saja yaitu klas phaeophyceae. pH dan adanya zat pengatur di dalam sel telur merupakan faktor perangsang bagi terjadinya polaritas.

Sporofit menghasilkan zoospora dan spora netral. Ordo Ectocarpales Ectocarpales mempunyai pergantian keturunan yang isomorf yaitu tumbuhan sporofit sama dengan tumbuhan gametofit. bercabang banyak. semua phacophyceae keculai bangsa fucales. Sedang gametofit menghasilkan gamet. Tipe persatuan gamet adalah isogamik atau anisogamik. Suku Ectocarpaceae Marga Ectocarpus Thallus dari alga ini merupakan filamen yang uniseriate. Hingga membentuk jaringan pseudoparenkimatik.terbentuk bersifat diploid dan pembelahan reduksi terjadi pada waktu gametogenesis. Jadi daur hidupnya bersifat diplontik. menunjukkan adanya pergantian keturunan antara gametofit dan sporofit. Gambet dibentuk dalam gametangium yang plulilokuler yang perkembangannya identik dengan perkembangan sporangium yang prusilokuler. Sebagian besar phaeophyceae hidup di laut dan banyak ditemukan di daerah yang beriklim dingin. yang masing-masing hidup sebagai individu yang bebas pergantian keturunan tersebut bersifat isomorfik atau heteromorfik. Sebagian besar hidup melekat pada substrat karang dan lainnya dan beberapa diantaranya hidup sebagai epifit. Dalam daur hidupnya. Gametofit bersifat homothallik atau heterothallik. Sebagian besar dari phaeophyceae pertumbuhannya bersifat trikhothallik. Alat reproduksinya biasanya terdapat pada ujung-ujung cabang lateral. Sel-sel yang terbentuk mengalami metamorfose menjadi gamet yang berflagella 2 buah. Bangsa Dietyotales . Sel-sel tersebut aktif membelah. Selnya berinti tunggal sedangkan plastidanya membentuk pita atau piring. Perkembangbiakan dilakukan oleh zooid yang berflagella 2 buah dan di bentuk di dalam alat reproduksi yang unilokuler atau plusilokuler. Alat perkembangbiakan letaknya bebas satu sama lain. Pertumbuhan trikhothallik adalah cara pertumbuhan yang dilakukan oleh sel-sel yang letaknya di bagian basal dari filamen yang terdapat pada ujung thallus. talusnya berbentuk cabang-cabang bebas atau saling berhubungan satu sama lainnya.

Gametofit bersifat heterothallik. Gamet jantan mempunyai satu bulu cambuk yang terdapat pada sisinya. Sporofit dan gametofit bergiliran dengan beraturan dan keduanya mempunyai talus berbentuk pita yang bercabang-cabang menggarpu. Misal Dictyota dichotoma yang terbesar di lautan Eropa. yaitu zanardinia dan cutleria. .Sebagian besar dari bangsa ini terdapat di lautan daerah tropic. terbentuk segi empat dan berdinding tebal tanpa khromatofora. Skema pergiliran keturunan Dictyota dichotoma: Marga Dictyota Thallus tegak dan berbentuk pita yang bercabang-cabang. Pada alga ini spora tidak mempunyai bulu cambuk. Sporangium beruang satu dan mengeluarkan 4 tetraspora. Kedua berdinding tipis dan mengandung banyak kromotofora. Perkembangbiakan aseksual dilakukan oleh aplanospora yaitu yang tidak bergerak. Thallus terdiri dari 3 lapis. Pada lapisan ini terdapat banyak rambut-rambut steril dan tidak berwarna serta dapat mengeluarkan lendir pada permukaannya. Bangsa Cutleriales Suku Cutleriaceae Suku ini hanya mempunyai 2 marga saja. melekat pada suatu substrat dengan perantaraan alat pelekat yang berbentuk seperti cakram. Perkembangbiakan seksual dilakukan secara oogami. Perkembangbiakan dilakukan secara aseksual. Terdapat di kedua permukaan talusnya. Pembiakan seksual dengan oogami. Tetapi kedua marga tersebut mempunyai kesamaan. sporangia yang uniloker dan sel-sel kelamin dan betina ukurannya tidak sama. hingga pergantian keturunan dari cutleria bersifat iso morfik. Tiap oogonium merupakan satu sel telur. dan seksual. yaitu pertumbuhan yang tirkhothallik. Anteredium yang berkotak-kotak dan oogonium tidak pada tumbuhan yang berlainan dan tersusun secara berkelompok. sedang gametofit cutleria tidak identik dengan sporofitnya. zanardinia mempunyai pergantian keturunan yang gametofit dan sporofitnya identik satu sama lain. Dalam satu sporangium hanya dibentuk 4 aplanospora saja. Alat kelamin terdapat dalam suatu sorus. Lapisan tengah tersusun dari sel-sel besar.

Sporofit mempunyai sporangia yang unilokuter dan terkumpul dalam suatu sorus pada permukaan lembaran. Gametofit bersifat heterothallik. Bangsa Laminariales Jenis-jenis yang termasuk dalam bangsa ini mempunyai sporofit yang dapat dibagi menjadi alat pelekat. Sumbu talus bebas. pangkal talus setebal lengan dan umurnya tahunan. Menjelang berakhirnya musim dingin terjadi pertumbuhan di bagian tengah dari pangkal lembaran-lembaran tadi dan terbentuklah lembaran-lembaran baru. Lessonia. Perkembangbiakan seksual bersifat oogamik. Warga Laminaria Alat pelekat sporofit umumnya berupa cabang-cabang yang dikhotom disebut haptera. tangkai dan helaian atau lembaran. panjangnya sampai 5 m.Marga Cutleria Cutleria mempunyai gamtofit yang berbentuk pita yang bercabang. diujung tangkai ini terdapat helaian yang utuh atau terbagi kearah vertikal menjadi beberapa segmen. Gametofit jantan mengandung anteridia yang menghasilkan gamet jantan berbentuk buah pir. Pertumbuhan terjadi pada bagian yang meristematik yang letaknya interkalar dan biasanya terletak diantara tangkai dan lembaran. kadang-kadang sampai 3 m panjangnya hingga dengan itu talus dapat terapung pada permukaan laut. Laminaria cloustoni. bagian atas menyerupai daun atau mempunyai lembaran-lembaran menjari yang setiap tahun diperbaharui. Bangsa ini mempunyai 30 marga dengan kurang lebih 100 jenis yang kesemuanya merupakan penghuni lautan beriklim dingin. mempunyai cabang-cabang talus berbentuk lembaran yang bergantungan. Tangkai terdiri dari .sp mempunyai talus yang bentuknya seperti pohon palma. Talusnya dapat mencapai panjang 60 m dengan berat sampai 100 kg. menggarpu yang tidak begitu teratur atau berbentuk seperti kipas. alat pelekatnya seakan-akan mempunyai kuku untuk berpegangan erat-erat. banyak terdapat di laut utara. Pertumbuhan terjadi pada tepi talus bagian atas yang mempunyai rambut yang uniseriate. Contoh:    Macrocystis pyrifera. berflagellata 2 buah di bagian leteral. Tetapi ukurannya lebih besar dan gerakannya lebih lambat. Gametofit dari laminariales berupa filamen yang mikroskopik. tetapi sporofitnya mempunyai bentuk yang beranekaragam. Tangkai tidak bercabang silindris atau agak memipih. Dari marga ke marga gametrofitnya dapat dikatakan identik satu sama lain. Gametofit betina mengandung gametangia betina yang mengeluarkan gamet betina yang bentuknya mirip dengan yang jantan. hidup di daerah kutub selatan.

anteredium. Di dalamnya terdapat oogonium. Anteredium berupa sel-sel berbentuk jorong. Terjadi pembuahan tergantung langsung pada suhu. melekat pada karang dengan suatu alat pelekat. tempat konseptakel berkumpul tersebut dinamakan reseptakel. Dalam daur hidupnya. dan benang-benang mandul (parafisis). Pada laminaria saccharina. Fucus berwarna coklat tua. Berbentuk pita yang bercabangdi khotom dengan suatu rusuk tengah. talus tersusun atas meristaderm. Focus yang sudah berumur beberapa tahun mempunyai talus berbentuk pita yang di tengah-tengahnya diperkuat oleh rusuk tengah. secara anatomi. Ujung cabang-cabang menggelembung dan mengandung koseptakel.medula dan korteks yang dikelilingi oleh selapis sel yang menyerupai sel epidermis. Bangsa Fucales Alga ini merupakan penyusun utama vegetasi lautan di daerah dingin. Gametongia akan dibentuk setelah gametofit mencapai 2-3 sel. Tiap anteredium menghasilkan 64 spermatozoid. Suku Fucaceae Alga ini banyak ditemukan hidup di air laut maupun air tawar. setengah dari zoospora akan tumbuh menjadi gametofit betina sedang lainnya akan membentuk gametofit jantan. Pembiakan generatif dengan oogami. Beberapa jenis dari fucus ini mempunyai gelembung udara di dalam tubuhnya untuk menyimpan udara hingga membantu keterapungannya letak dari gelembung udara biasanya berpasangan kanan dan kiri. pembiakan vegetatif tidak ada. pembelahan reduksi (meiosis) terjadi pada saat gametogenesis alat kelamin terdapat di dalam konseptakel.Thallus dari alga ini bersifat diploid. Sporofit mempunyai sporongia yang unilokuler dan terdapat pada perunukan helaian. korteks dan medula. Bentuknya kaku dank eras seperti kulit. penentuan jenis kelamin gametofit terjadi pada saat pembelahan reduksi. Sporangia berbentuk ganda. Marga Fucus Fucus hidup di daerah beriklim dingin di belahan bumi utara. duduk rapat satu sama lain pada benangbenang pendek yang bercabang-cabang. . alga ini tidak menunjukkan adanya pergiliran keturunan.

Zigot lalu membentuk dinding selulose dan pectin. hal ini berakibat positif karena dinding-dinding sel dapat memberikan dukungan. peptidoglikan (suatu glikoprotein) menyusun dinding sel. batang. tergantung golongan organisme. Oogonium berupa suatu badan yang duduk diatas tangkai. lapisan luar yaitu selulosa dan lapisan dalam yaitu gumi. China dan Indonesia. Inti selnya berinti tunggal yang mana pana pada pangkal berinti banyak. Srilangka. Daur hidup bersifat diplontik. Familia Sargassaceae Sargassum terdapat di laut daerah tropik atau subtropik di belahan bumi bagian selatan. Di dekat filoid ini terdapat gelembung udara dan juga reseptakel yang mengandung konseptakel. Dinding sel mencegah kelebihan air yang masuk ke dalam sel. suatu bintik mata dan 2 bulu cambuk pada sisinya. hemiselulosa. Dinding selnya juga tersusun atas lapisan luar dan lapisan dalam. dindingdinding sel sebagian besar terbentuk oleh polimer karbohidrat (pektin. terdiri dari 1 sel saja dan mengandung 8 sel telur. Susunan sel Pada phaeophyta umumnya dapat ditemukan adanya dinding sel yang tersusun dari tiga macam polimer yaitu selulosa. layaknya sel hewan. . Fungi memiliki dinding sel yang terbentuk dari kitin. Pada bakteri. Namun demikian.Suatu spermatozoid terutama terdiri dari bahan inti. melekat pada suatu substrat dan tumbuh menjadi individu yang diploid. dan daun pada bagian tangkainya terdapat banyak cabang-cabang lateral yang menyerupai daun sering disebut filoid. Akan tetapi fragmen yang terputus terbawa arus melintas laut atlantik ke daerah yang beriklim dingin di benua Eropa. Talus dari sargassum mempunyai morfologi yang kompleks. selulosa. India. Di Jepang Sargassum enerya banyak dijadikan hiasan dan bahan makanan. dan lignin sebagai penyusun penting). Jepang. Tapi kadang-kadang dinding selnya juga mengalami pengapuran. sepintas lalu memberi kesan seakan-akan tubuhnya mempunyai akar. perlindungan dan penyaring (filter) bagi struktur dan fungsi sel sendiri. fukan dan fukoidin. asam alginat. Dinding sel menyebabkan sel tidak dapat bergerak dan berkembang bebas. Pada tumbuhan. Bulu cambuk yang pendek menghadap ke muka dan mempunyai rambutrambut mengkilat. Algin dari fukoidin lebih kompleks dari selulose dan fukoidin lebih kompleks dari selulose dan gabungan dan keduanya membentuk fukokoloid. Jenis-jenis yang banyak sekali tumbuh di sepanjang pantai Australia.Dinding sel terbuat dari berbagai macam komponen.

Sementara itu. Sporangia muda berbentuk bulat panjang atau bulat telur. dapat dibedakan menjadi dua macam. Inti tunggal mengalami pembelahan meioses kemudian diikuti pembelahan mitosis sehingga dihasilkan 32-64 inti. Selanjutnya terjadilah celah-celah yang membagi proteplas yang berinti satu. pektin. Flagel yang pendek diarahkan ke belakang. Pada waktu bergerak ada yang panjang mempunyai rambut-rambut mengkilat menghadap kemuka dan yang pendek menghadap ke belakang. Masing-masing protoplas mengalami metamorfose membentuk zoospora perflagel dua yang terletak di bagian lateral dengan panjang flagel yang tidak sama. yaitu: a) Pembentukan Unilokuler. Cadangan Makanan Cadangan makanan pada Phaeophyta berupa laminarin. yaitu sejenis karbohidrat yang menyerupai dekstrin yang lebih dekat dengan selulose dari pada zat tepung. Alat Gerak Alat gerak pada Phacophyta benepa jlagel yang terletak pada sel-sel perkembangbiakan dan letaknya lateral. dinding sel alga terbentuk dari glikoprotein. b) Pembentukan Plurilokuler dimiliki oleh anggota phaeophyta yang multiseluler . flagel yang panjang diarahkan kedepan. Dekat dengan keluarga flogel terhadap bintik mata yang berwarna kemerahmerahan. Ukurannya lebih kecil dari sel semula.selain laminarin juga ditemukan manitol minyak dan zat-zat lainnya. Berjumlah dua yang heterokon dan terdapat di bagian samping badannya yang berbentuk pir atau sekoci. dan sakarida sederhana (gula). Perkembangbiakan Perkembangbiakan pada Phaeophyta dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu:   Perkembangbiakan secara vegetatif dengan fragmentasi Perkembangbiakan secara sporik dengan membentuk spora Dilihat dari sporangiumnya. dimiliki oleh anggota Phaeophyta yang uniseluler Terjadi dari sel terminal dengan cabang pendek yang membesar.

Sebaran : Tubuh pada substrat batu umumnya di daerah rataan terumbu dekat bagian ujung luar yang terkena gerakan air relatif lebih kuat dan konstan. Daun lonjong. Anisogami: gamet yang bentuk dan ukurannya tidak sama (gamet betina memiliki ukuran besar dan gamet jantan memiliki ukuran kecil). Contoh: codium 3. lebar 1 cm ujung runcing. kandungan kimia sama dengan jenis sargassum lainnya 2. Sargassum Polycystum Nama latin : Sargassum Polycystum C. Thallia silidris berduri-duri kecil merapat hodfast membentuk cakram kecil dengan diatasnya secara karaktersitik terdapat perakaran/stolon yang rimbun berekspansi ke segala arah. tinggi mencapai sekitar 60 cm. oppsite (kiri-kana). . panjang 5 cm.pembelahan vertikal dimulai dari deretan sel bagian tengah dan kemudian terbentuklah kubus yang letaknya teratur sebanyak 20-40 deretan. Protoplas pada masing-masing sel mengalami sultamorfosa menjadi zoospora yang memiliki 2 stagel. Bukan merupakan algae endemic perairan Indonesia tetapi banyak ditemukan di perairan nusantara terutama di Kalimatan. gametangium dimiliki oleh sporangium yang plurilokuler. Tidak dibudidayakan. Isogami yaitu gamet yang bentuk dan ukurannya sama (belum dapat dibedakan mana jantan dan mana betina). Ukurannya relatif besar dan terjadi pembelahan tranversal secara berulang-ulang yang akhirnya dihasilkan 6-12 sel. pinggir bergerigi. Batang pendek dengan percabangan utama tumbuh rimbun.A Argadh Spesifikasi : Ciri-ciri umum. Potensi : Belum banyak dimanfaatkan.Berasal dari sel terminal yang pendek. Contoh: ulva 2. Diikuti dengan talus yang bersifat diploid dan terbentuklah sporangia yang bersifat unilokuler dan atau plorilokuler. Manfaat lainnya belum diketahui.5 mm). Sargassum binderi (Sonder) Spesifikasi : Batang gepeng (1. percabangan “alternate” teratur. Cabang utama yang pendek (1-2 cm) diatas holdfast. halus licin. Contoh: volvox Contoh-contoh Phaeophyta 1. Oogami: jenis anisogami dengan gamet jantan yang aktif. Potensi : Bisa dimanfaatkan sebagai bahan esktraksi alginat.  Perkembangbiakan secara gametik. Sebaran : Algae yang kosmopolitan di daerah tropis hingga subtropis. Gamet akan membentuk zoogamet dengan cara: 1.

menempel pada batu. Ca.html . kasar. terdapat bekas-bekas percabangan. tablet antibiotik. Macrocytis Pyrifers menghasilkan iodine (unsur yang dapat digunakan untuk mencegah penyakit gondok). Daun merupakan kesatuan yang terdiri dari tangkai dan lembaran. Turbin Conoides (J. Macrocytis juga dibuat sebagai makanan suplemen untuk hewan ternak karena kaya komponen Na. Tersebar luas di perairan Indonesia. Alginat biasanya digunakan sebagai pengental pada produk makanan (sirup. pasta gigi) dan pengentalan produk kecantikan (lotion. tekstil. Laminaria. Percabangan berputar sekeliling batang utama. Sebaran : Umumnya terdapat di daerah rataan terumbu. N. es krim) serta pengentalan dalam industri (lem. krim wajah). Fucus. Agardh) Nama Latin : Turbinaria Conoides (J. Ascophylum dapat menghasilkan asam alginat. kalsium alginat digunakan dalam pembuatan obat-obatan senyawa alginat juga banyak digunakan dalam produk susu dan makanan yang dibekukan untuk mencegah pembentukan kristal es. Potensi eksport ke Jepang. Potensi : Algae ini mengandung alginat dan iodin.blogspot. salad. alginat digunakan sebagai bahan pembuat bahan biomaterial untuk teknik pengobatan. Holdfast berupa cakram kecil dengan terdapat perakaran yang berkspansi radial. Peranan Alga Coklat (Phaeophyta) Adapun peranan alga coklat dalam kehidupan yaitu:       Alga coklat dapat dimanfaatkan dalam industri makanan Phaeophyta sebagai sumber alginat banyak dimanfaatkan dalam dunia industri tekstil untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas bahan industri. berbunga dan berbuah. Dalam industri farmasi. tegak.com/2011/03/phaeophyta-alga-coklat. P. Dapat digunakan sebagai pupuk organik karena mengandung bahan-bahan mineral seprti potasium dan hormon seperti auxin dan sylokinin yang dapat meningkatkan daya tumbuh tanaman untuk tumbuh. kertas. Argadh) Kuetzing Nama Daerah : Rumput Coklat Corong bSpesifikasi : Batang silindris. keju. http://smart-pustaka.3.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->