Alga cokelat

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi, cari ? Ganggang coklat
Rentang fosil: Ediakara - Sekarang

Fucus distichus di Olympic National Park

Klasifikasi ilmiah Domain: Eukarya Kerajaan: Chromalveolata Filum: Kelas: Heterokontophyta Phaeophyceae
Kjellman

Ganggang coklat atau Phaeophyceae adalah salah satu kelas dari dari ganggang berdasarkan zat warna atau pigmentasinya. Pigmen yang lebih dominan adalah pigmen xantofil yang menyebabkan ganggang berwarna coklat. Pigmen lain yang terdapat dalam Phaeophyceae adalah klorofil dan karoten. Semua ganggang coklat berbentuk benang atau lembaran, bahkan ada yang menyerupai tumbuhan tingkat tinggi dengan bagian-bagian serupa akar, batang, dan daun. Umumnya ganggang coklat bersifat makroskopis, dan dapat mencapai ukuran lebih dari 30 meter, dan mempunyai gelembung-gelembung udara yang berfungsi sebagai pelampung. Hampir semua ganggang coklat terdapat di laut terutama di laut yang dingin.

Perkembangbiakan ganggang coklat

Perkembangbiakan vegetatif (aseksual) dengan fragmentasi dan pembentukan spora (aplanospora dan zoospora). Zoospora yang dihasilkan memilki 2 flagel yang tidak sama panjang dan terletak di bagian lateral. Perkembangbiakan generatif (seksual) dengan isogami, anisogami, atau oogami.

batang dan daun. hidup dengan baik di tepi laut yang dangkal. terutama jenis-jenis yang hidup di daerah beriklim dingin. ukuran tulusnya. Fucus distichus Laminaria Macroystis Phaeophyta (Alga coklat) Phaeophyta (Alga coklat) adalah salah satu alga yang tersusun atas zat warna atau pigmentasinya. Konseptakel ini berkumpul dalam badan penghasil alat pembiak yang disebut reseptakel. karotin dan xantofil lainnya. Divisi ini umumnya makroskopis. banyak terdapat di laut dalam. multiseluler. Sel gamet dihasilkan oleh alat pembiak yang disebut konseptakel. atau bentuk thallus. . Reseptakel dibentuk di ujung lembaran/talus fertil. Sargasum tumbuh subur sehingga menutupi permukaan laut. hidup dengan baik di tepi laut yang dangkal. mulai dari mikroskopik sampai makroskopik. Laut yang demikian disebut laut sargaso. Di pantai yang bersuhu sedang. Phaeophyta (alga coklat) ini berwarna coklat. tidak memiliki bagian akar. Ganggang ini berkembangbiak secara oogami dengan menghasilkan sel gamet betina (ovum) dan sel gamet jantan (spermatozoid) . Sel gamet jantan dan betina masing-masing dihasilkan oleh tumbuhan yang berbeda. Bentuk tubuhnya seperti tumbuhan tinggi. Alga coklat ini mempunyai talus terbesar diantara semua alga. Sargasum siliquosum. lembaran. Umumnya menempel pada batu karang. kebanyakan bersifat autotrof. bahkan menyerupai semak/pohon yang dapat mencapai beberapa puluh meter.Contoh ganggang coklat       Fucus vesiculosus. Umumnya menempel pada batu karang. berbentuk filamen. Alga ini juga mempunyai jaringan transportasi air dan makanan yang anolog dengan transportasi pada tumbuhan darat. karena mengandung pigmen xantofis (fukosantin) yang menutupi klorophil. Turbinaria australis.

seperti pita. Hanya bakteri dan arkhea. seperti pita. alga hijau biru yang memiliki sel prokariotik. Setiap organisme tersusun dari salah satu diantara dua jenis sel yang secara struktural berbeda. air laut dan juga pada tanah yang lembab atau yang basah. Habitat . Sedangkan protista. terdiri dari sel-sel yang merupakan koloni berbentuk benang yang bercabang-cabang. mengandung khlorofil a dan khlorofil c serta beberapa santofil misalnya fukosantin. jamur dan hewan semuanya mempunyai sel eukariotik. bulat panjang. mengandung klofil serta xantofil. hidupnya ada yang di air tawar. Sel-sel alga hijau mempunyai khloroplas yang berwarna hijau. Cadangan makanan berupa laminarin dan manitol.Sel vegetatif mengandung kloroplas berbentuk bulat panjang. dan mengandung khlorofil a dan b serta karetinoid. Set vegetatif mengandung khloroplast berbentuk bulat. tumbuhan. Hasil asimilasi berupa tepung dan lemak. Pada chloroplas terdapat perenoid. sel prokariotik dan sel eukariotik. Dinding sel mengandung selulose dan asam alginat.

Alga coklat ini umumnya tinggal di laut yang agak dingin dan sedang. (Fukoxantin) yang terdiri dari violaxantin. karoten dan xantofil. Sporofit dan gametofitnya berbeda secara morfologi maupun sitologinya. Sporofit dan gametofit mempunyai bentuk dan ukuran yang sama secara morfologi tetapi sitologinya berbeda. yaitu: a) Golongan Isogeneratae Golongan isogeneratae yaitu golongan tumbuhan yang memiliki pergiliran keturuan isomorf. terdampar di pantai. talusnya dapat mencapai ukuran besar dan sangat berbeda bentuknya. Bila di laut yang iklimnya sedang dan dingin. a dan neofukoxontin b. Ada yang hidup sebagai epifit pada talus lain. flavoxantin. melekat pada batu-batuan dengan alat pelekat (semacam akar). phaeophyto di bagi dalam 3 golongan. Contoh: Ectocarpus b) Golongan Heterogenerate Golongan heterogenerate yaitu golongan tumbuhan yang memiliki pergiliran keturunan yang heteromorf. Contoh: Laminaria c) Golongan Cyelosporae Golongan cyelosporae yaitu golongan tumbuhan yang tidak memiliki pergiliran keturunan. Berdasarkan tipe pergantian keturunan. Contoh: Fucus . xantofil memberikan kesan warna coklat pada chrysophyta. Tapi ada juga yang hidup sebagai endofit. Pigmen Pigmen yang terdapat pada alga coklat (Chrysophyta) adalah klorofil a. klorofil b.

Maka mula-mula pertumbuhan embrionya cepat. Cadangan makanan berupa laminarin yang beta glukan yang mengandung manitol. tetapi kemudian pertumbuhan menjadi lambat. Pembuahan pada alga coklat Sebelum terjadi pembuahan. karena adanya kandungan fukoxontin yang melimpah. buah flagella yang tidak sama panjang. a) Perkembangbiakan secara aseksual dilakukan oleh zoospora atau aplanospora yang tidak berdinding. Spora dibentuk dalam sporangium yang uniseluler. Perkembangbiakan dilakukan secara aseksual dan seksual. Thallus dari jenis golongan phaeophyceae bersel banyak (multiseluler). b) Perkembanganbiakan seksual dilakukan secara isogamet. Zigot membentuk tonjolan yang akan nampak seperti cahaya. Dinding sel sebagian besar tersusun oleh tiga macam polimer yaitu selulosa asam alginat. Sel mengandung promakropora yang berwarna coklat kekuning-kuningan. fukan dan fuoidin. Biasanya hanya satu antherozoid yang masuk ke sel telur. Atau spora yang dibentuk dalam sporangia yang multiseluler yang disebut sporangium prulilekuler. umumnya mikroskopik dan mempunyai bentuk tertentu. terletak dibagian lateral. Suhu. dinamanakan sporangia unilokuler. karena tergantung dari fotosintesis. banyak antherozoid yang mengelilingi sel telur. anisogamet.Alga coklat (Phaeophyta) hanya mempunyai satu kelas saja yaitu klas phaeophyceae. Zigot segera membentuk dinding yang berlendir dan dapat melekat pada substrat. Dalam waktu satu jam kedua intinya melebur dan terjadinya inti diploid. Pada alga ini terbentuk 8 sel telur. Zoospora mempunyai dua. pH dan adanya zat pengatur di dalam sel telur merupakan faktor perangsang bagi terjadinya polaritas. Karena adanya cadangan makanan yang cukup di dalam sel telur. Tubuh yang .

Sel-sel tersebut aktif membelah. yang masing-masing hidup sebagai individu yang bebas pergantian keturunan tersebut bersifat isomorfik atau heteromorfik. bercabang banyak. menunjukkan adanya pergantian keturunan antara gametofit dan sporofit. Alat perkembangbiakan letaknya bebas satu sama lain. Perkembangbiakan dilakukan oleh zooid yang berflagella 2 buah dan di bentuk di dalam alat reproduksi yang unilokuler atau plusilokuler. Ordo Ectocarpales Ectocarpales mempunyai pergantian keturunan yang isomorf yaitu tumbuhan sporofit sama dengan tumbuhan gametofit. Dalam daur hidupnya. Sedang gametofit menghasilkan gamet. Jadi daur hidupnya bersifat diplontik. Selnya berinti tunggal sedangkan plastidanya membentuk pita atau piring. Sporofit menghasilkan zoospora dan spora netral. Gambet dibentuk dalam gametangium yang plulilokuler yang perkembangannya identik dengan perkembangan sporangium yang prusilokuler. Suku Ectocarpaceae Marga Ectocarpus Thallus dari alga ini merupakan filamen yang uniseriate. semua phacophyceae keculai bangsa fucales. Sebagian besar phaeophyceae hidup di laut dan banyak ditemukan di daerah yang beriklim dingin. Sebagian besar dari phaeophyceae pertumbuhannya bersifat trikhothallik. Alat reproduksinya biasanya terdapat pada ujung-ujung cabang lateral. Gametofit bersifat homothallik atau heterothallik. Tipe persatuan gamet adalah isogamik atau anisogamik. talusnya berbentuk cabang-cabang bebas atau saling berhubungan satu sama lainnya. Hingga membentuk jaringan pseudoparenkimatik.terbentuk bersifat diploid dan pembelahan reduksi terjadi pada waktu gametogenesis. Sel-sel yang terbentuk mengalami metamorfose menjadi gamet yang berflagella 2 buah. Sebagian besar hidup melekat pada substrat karang dan lainnya dan beberapa diantaranya hidup sebagai epifit. Bangsa Dietyotales . Pertumbuhan trikhothallik adalah cara pertumbuhan yang dilakukan oleh sel-sel yang letaknya di bagian basal dari filamen yang terdapat pada ujung thallus.

Pada lapisan ini terdapat banyak rambut-rambut steril dan tidak berwarna serta dapat mengeluarkan lendir pada permukaannya. Perkembangbiakan aseksual dilakukan oleh aplanospora yaitu yang tidak bergerak. sporangia yang uniloker dan sel-sel kelamin dan betina ukurannya tidak sama. yaitu pertumbuhan yang tirkhothallik. Tiap oogonium merupakan satu sel telur. Terdapat di kedua permukaan talusnya. melekat pada suatu substrat dengan perantaraan alat pelekat yang berbentuk seperti cakram. hingga pergantian keturunan dari cutleria bersifat iso morfik. terbentuk segi empat dan berdinding tebal tanpa khromatofora. . Gametofit bersifat heterothallik. Sporangium beruang satu dan mengeluarkan 4 tetraspora. Perkembangbiakan dilakukan secara aseksual. Misal Dictyota dichotoma yang terbesar di lautan Eropa. Gamet jantan mempunyai satu bulu cambuk yang terdapat pada sisinya.Sebagian besar dari bangsa ini terdapat di lautan daerah tropic. Bangsa Cutleriales Suku Cutleriaceae Suku ini hanya mempunyai 2 marga saja. Alat kelamin terdapat dalam suatu sorus. Skema pergiliran keturunan Dictyota dichotoma: Marga Dictyota Thallus tegak dan berbentuk pita yang bercabang-cabang. dan seksual. Lapisan tengah tersusun dari sel-sel besar. Pembiakan seksual dengan oogami. Pada alga ini spora tidak mempunyai bulu cambuk. Dalam satu sporangium hanya dibentuk 4 aplanospora saja. yaitu zanardinia dan cutleria. Thallus terdiri dari 3 lapis. Kedua berdinding tipis dan mengandung banyak kromotofora. sedang gametofit cutleria tidak identik dengan sporofitnya. Anteredium yang berkotak-kotak dan oogonium tidak pada tumbuhan yang berlainan dan tersusun secara berkelompok. zanardinia mempunyai pergantian keturunan yang gametofit dan sporofitnya identik satu sama lain. Perkembangbiakan seksual dilakukan secara oogami. Tetapi kedua marga tersebut mempunyai kesamaan. Sporofit dan gametofit bergiliran dengan beraturan dan keduanya mempunyai talus berbentuk pita yang bercabang-cabang menggarpu.

berflagellata 2 buah di bagian leteral. kadang-kadang sampai 3 m panjangnya hingga dengan itu talus dapat terapung pada permukaan laut. Sporofit mempunyai sporangia yang unilokuter dan terkumpul dalam suatu sorus pada permukaan lembaran. Perkembangbiakan seksual bersifat oogamik. Gametofit dari laminariales berupa filamen yang mikroskopik. Lessonia. Bangsa ini mempunyai 30 marga dengan kurang lebih 100 jenis yang kesemuanya merupakan penghuni lautan beriklim dingin. menggarpu yang tidak begitu teratur atau berbentuk seperti kipas. Gametofit bersifat heterothallik. Warga Laminaria Alat pelekat sporofit umumnya berupa cabang-cabang yang dikhotom disebut haptera. Talusnya dapat mencapai panjang 60 m dengan berat sampai 100 kg. Gametofit jantan mengandung anteridia yang menghasilkan gamet jantan berbentuk buah pir. alat pelekatnya seakan-akan mempunyai kuku untuk berpegangan erat-erat. Menjelang berakhirnya musim dingin terjadi pertumbuhan di bagian tengah dari pangkal lembaran-lembaran tadi dan terbentuklah lembaran-lembaran baru. banyak terdapat di laut utara. Tangkai terdiri dari . Contoh:    Macrocystis pyrifera. Sumbu talus bebas. panjangnya sampai 5 m.Marga Cutleria Cutleria mempunyai gamtofit yang berbentuk pita yang bercabang. Dari marga ke marga gametrofitnya dapat dikatakan identik satu sama lain. hidup di daerah kutub selatan. Tetapi ukurannya lebih besar dan gerakannya lebih lambat. Gametofit betina mengandung gametangia betina yang mengeluarkan gamet betina yang bentuknya mirip dengan yang jantan. Pertumbuhan terjadi pada bagian yang meristematik yang letaknya interkalar dan biasanya terletak diantara tangkai dan lembaran. Bangsa Laminariales Jenis-jenis yang termasuk dalam bangsa ini mempunyai sporofit yang dapat dibagi menjadi alat pelekat. diujung tangkai ini terdapat helaian yang utuh atau terbagi kearah vertikal menjadi beberapa segmen. Laminaria cloustoni. tangkai dan helaian atau lembaran. Pertumbuhan terjadi pada tepi talus bagian atas yang mempunyai rambut yang uniseriate. tetapi sporofitnya mempunyai bentuk yang beranekaragam. bagian atas menyerupai daun atau mempunyai lembaran-lembaran menjari yang setiap tahun diperbaharui. Tangkai tidak bercabang silindris atau agak memipih.sp mempunyai talus yang bentuknya seperti pohon palma. pangkal talus setebal lengan dan umurnya tahunan. mempunyai cabang-cabang talus berbentuk lembaran yang bergantungan.

Sporofit mempunyai sporongia yang unilokuler dan terdapat pada perunukan helaian. . anteredium. korteks dan medula.medula dan korteks yang dikelilingi oleh selapis sel yang menyerupai sel epidermis. penentuan jenis kelamin gametofit terjadi pada saat pembelahan reduksi. tempat konseptakel berkumpul tersebut dinamakan reseptakel. Sporangia berbentuk ganda. Gametongia akan dibentuk setelah gametofit mencapai 2-3 sel. Anteredium berupa sel-sel berbentuk jorong. dan benang-benang mandul (parafisis). secara anatomi. Marga Fucus Fucus hidup di daerah beriklim dingin di belahan bumi utara. alga ini tidak menunjukkan adanya pergiliran keturunan. talus tersusun atas meristaderm. Berbentuk pita yang bercabangdi khotom dengan suatu rusuk tengah. Dalam daur hidupnya. Ujung cabang-cabang menggelembung dan mengandung koseptakel. Terjadi pembuahan tergantung langsung pada suhu. Pembiakan generatif dengan oogami. pembelahan reduksi (meiosis) terjadi pada saat gametogenesis alat kelamin terdapat di dalam konseptakel. Fucus berwarna coklat tua. pembiakan vegetatif tidak ada.Thallus dari alga ini bersifat diploid. melekat pada karang dengan suatu alat pelekat. Beberapa jenis dari fucus ini mempunyai gelembung udara di dalam tubuhnya untuk menyimpan udara hingga membantu keterapungannya letak dari gelembung udara biasanya berpasangan kanan dan kiri. Di dalamnya terdapat oogonium. duduk rapat satu sama lain pada benangbenang pendek yang bercabang-cabang. Bangsa Fucales Alga ini merupakan penyusun utama vegetasi lautan di daerah dingin. Suku Fucaceae Alga ini banyak ditemukan hidup di air laut maupun air tawar. Bentuknya kaku dank eras seperti kulit. setengah dari zoospora akan tumbuh menjadi gametofit betina sedang lainnya akan membentuk gametofit jantan. Pada laminaria saccharina. Focus yang sudah berumur beberapa tahun mempunyai talus berbentuk pita yang di tengah-tengahnya diperkuat oleh rusuk tengah. Tiap anteredium menghasilkan 64 spermatozoid.

Akan tetapi fragmen yang terputus terbawa arus melintas laut atlantik ke daerah yang beriklim dingin di benua Eropa. peptidoglikan (suatu glikoprotein) menyusun dinding sel. Di Jepang Sargassum enerya banyak dijadikan hiasan dan bahan makanan. Daur hidup bersifat diplontik. Bulu cambuk yang pendek menghadap ke muka dan mempunyai rambutrambut mengkilat. tergantung golongan organisme. Susunan sel Pada phaeophyta umumnya dapat ditemukan adanya dinding sel yang tersusun dari tiga macam polimer yaitu selulosa. sepintas lalu memberi kesan seakan-akan tubuhnya mempunyai akar. Srilangka. asam alginat. hemiselulosa. terdiri dari 1 sel saja dan mengandung 8 sel telur. suatu bintik mata dan 2 bulu cambuk pada sisinya.Dinding sel terbuat dari berbagai macam komponen. Inti selnya berinti tunggal yang mana pana pada pangkal berinti banyak. Dinding sel mencegah kelebihan air yang masuk ke dalam sel. batang. China dan Indonesia. selulosa. dindingdinding sel sebagian besar terbentuk oleh polimer karbohidrat (pektin. Jenis-jenis yang banyak sekali tumbuh di sepanjang pantai Australia. fukan dan fukoidin. India. layaknya sel hewan. lapisan luar yaitu selulosa dan lapisan dalam yaitu gumi. melekat pada suatu substrat dan tumbuh menjadi individu yang diploid. perlindungan dan penyaring (filter) bagi struktur dan fungsi sel sendiri. Jepang. Tapi kadang-kadang dinding selnya juga mengalami pengapuran. dan lignin sebagai penyusun penting). Namun demikian. Pada tumbuhan. Algin dari fukoidin lebih kompleks dari selulose dan fukoidin lebih kompleks dari selulose dan gabungan dan keduanya membentuk fukokoloid. Fungi memiliki dinding sel yang terbentuk dari kitin. Oogonium berupa suatu badan yang duduk diatas tangkai. Familia Sargassaceae Sargassum terdapat di laut daerah tropik atau subtropik di belahan bumi bagian selatan. . Talus dari sargassum mempunyai morfologi yang kompleks. Dinding sel menyebabkan sel tidak dapat bergerak dan berkembang bebas.Suatu spermatozoid terutama terdiri dari bahan inti. hal ini berakibat positif karena dinding-dinding sel dapat memberikan dukungan. Pada bakteri. Dinding selnya juga tersusun atas lapisan luar dan lapisan dalam. Zigot lalu membentuk dinding selulose dan pectin. Di dekat filoid ini terdapat gelembung udara dan juga reseptakel yang mengandung konseptakel. dan daun pada bagian tangkainya terdapat banyak cabang-cabang lateral yang menyerupai daun sering disebut filoid.

Selanjutnya terjadilah celah-celah yang membagi proteplas yang berinti satu. Inti tunggal mengalami pembelahan meioses kemudian diikuti pembelahan mitosis sehingga dihasilkan 32-64 inti. dan sakarida sederhana (gula). dapat dibedakan menjadi dua macam. Flagel yang pendek diarahkan ke belakang. Pada waktu bergerak ada yang panjang mempunyai rambut-rambut mengkilat menghadap kemuka dan yang pendek menghadap ke belakang. b) Pembentukan Plurilokuler dimiliki oleh anggota phaeophyta yang multiseluler . Sporangia muda berbentuk bulat panjang atau bulat telur. Masing-masing protoplas mengalami metamorfose membentuk zoospora perflagel dua yang terletak di bagian lateral dengan panjang flagel yang tidak sama.Sementara itu. pektin. Ukurannya lebih kecil dari sel semula. Berjumlah dua yang heterokon dan terdapat di bagian samping badannya yang berbentuk pir atau sekoci. Dekat dengan keluarga flogel terhadap bintik mata yang berwarna kemerahmerahan. Cadangan Makanan Cadangan makanan pada Phaeophyta berupa laminarin. Perkembangbiakan Perkembangbiakan pada Phaeophyta dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu:   Perkembangbiakan secara vegetatif dengan fragmentasi Perkembangbiakan secara sporik dengan membentuk spora Dilihat dari sporangiumnya. Alat Gerak Alat gerak pada Phacophyta benepa jlagel yang terletak pada sel-sel perkembangbiakan dan letaknya lateral. flagel yang panjang diarahkan kedepan. yaitu: a) Pembentukan Unilokuler. dinding sel alga terbentuk dari glikoprotein.selain laminarin juga ditemukan manitol minyak dan zat-zat lainnya. dimiliki oleh anggota Phaeophyta yang uniseluler Terjadi dari sel terminal dengan cabang pendek yang membesar. yaitu sejenis karbohidrat yang menyerupai dekstrin yang lebih dekat dengan selulose dari pada zat tepung.

gametangium dimiliki oleh sporangium yang plurilokuler. Contoh: codium 3. Ukurannya relatif besar dan terjadi pembelahan tranversal secara berulang-ulang yang akhirnya dihasilkan 6-12 sel. Tidak dibudidayakan. Daun lonjong. Bukan merupakan algae endemic perairan Indonesia tetapi banyak ditemukan di perairan nusantara terutama di Kalimatan. panjang 5 cm. . Manfaat lainnya belum diketahui. Gamet akan membentuk zoogamet dengan cara: 1. Sargassum binderi (Sonder) Spesifikasi : Batang gepeng (1.Berasal dari sel terminal yang pendek. Sebaran : Tubuh pada substrat batu umumnya di daerah rataan terumbu dekat bagian ujung luar yang terkena gerakan air relatif lebih kuat dan konstan. Protoplas pada masing-masing sel mengalami sultamorfosa menjadi zoospora yang memiliki 2 stagel. Cabang utama yang pendek (1-2 cm) diatas holdfast. halus licin. Potensi : Belum banyak dimanfaatkan. Contoh: ulva 2. kandungan kimia sama dengan jenis sargassum lainnya 2.pembelahan vertikal dimulai dari deretan sel bagian tengah dan kemudian terbentuklah kubus yang letaknya teratur sebanyak 20-40 deretan. oppsite (kiri-kana).5 mm). Sebaran : Algae yang kosmopolitan di daerah tropis hingga subtropis. tinggi mencapai sekitar 60 cm. Contoh: volvox Contoh-contoh Phaeophyta 1. Thallia silidris berduri-duri kecil merapat hodfast membentuk cakram kecil dengan diatasnya secara karaktersitik terdapat perakaran/stolon yang rimbun berekspansi ke segala arah.  Perkembangbiakan secara gametik.A Argadh Spesifikasi : Ciri-ciri umum. Sargassum Polycystum Nama latin : Sargassum Polycystum C. Potensi : Bisa dimanfaatkan sebagai bahan esktraksi alginat. Oogami: jenis anisogami dengan gamet jantan yang aktif. Batang pendek dengan percabangan utama tumbuh rimbun. Isogami yaitu gamet yang bentuk dan ukurannya sama (belum dapat dibedakan mana jantan dan mana betina). Anisogami: gamet yang bentuk dan ukurannya tidak sama (gamet betina memiliki ukuran besar dan gamet jantan memiliki ukuran kecil). lebar 1 cm ujung runcing. Diikuti dengan talus yang bersifat diploid dan terbentuklah sporangia yang bersifat unilokuler dan atau plorilokuler. pinggir bergerigi. percabangan “alternate” teratur.

kasar. krim wajah). berbunga dan berbuah. Holdfast berupa cakram kecil dengan terdapat perakaran yang berkspansi radial. menempel pada batu. P. Dapat digunakan sebagai pupuk organik karena mengandung bahan-bahan mineral seprti potasium dan hormon seperti auxin dan sylokinin yang dapat meningkatkan daya tumbuh tanaman untuk tumbuh. N. Agardh) Nama Latin : Turbinaria Conoides (J.html . Dalam industri farmasi. tablet antibiotik.com/2011/03/phaeophyta-alga-coklat. keju. tekstil. pasta gigi) dan pengentalan produk kecantikan (lotion. Alginat biasanya digunakan sebagai pengental pada produk makanan (sirup. Percabangan berputar sekeliling batang utama. Potensi : Algae ini mengandung alginat dan iodin. Turbin Conoides (J. alginat digunakan sebagai bahan pembuat bahan biomaterial untuk teknik pengobatan. Ca. kalsium alginat digunakan dalam pembuatan obat-obatan senyawa alginat juga banyak digunakan dalam produk susu dan makanan yang dibekukan untuk mencegah pembentukan kristal es.3. Argadh) Kuetzing Nama Daerah : Rumput Coklat Corong bSpesifikasi : Batang silindris. Sebaran : Umumnya terdapat di daerah rataan terumbu. tegak. Laminaria. terdapat bekas-bekas percabangan. es krim) serta pengentalan dalam industri (lem.blogspot. Tersebar luas di perairan Indonesia. Ascophylum dapat menghasilkan asam alginat. salad. Daun merupakan kesatuan yang terdiri dari tangkai dan lembaran. kertas. Macrocytis juga dibuat sebagai makanan suplemen untuk hewan ternak karena kaya komponen Na. http://smart-pustaka. Potensi eksport ke Jepang. Fucus. Peranan Alga Coklat (Phaeophyta) Adapun peranan alga coklat dalam kehidupan yaitu:       Alga coklat dapat dimanfaatkan dalam industri makanan Phaeophyta sebagai sumber alginat banyak dimanfaatkan dalam dunia industri tekstil untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas bahan industri. Macrocytis Pyrifers menghasilkan iodine (unsur yang dapat digunakan untuk mencegah penyakit gondok).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful