Assalamualaikum

.

.

.

.

.

Sendi Tulang Sistem Gerak pada Manusia Rangka Otot Kelainan Pada Rangka .

Lengan III. selangka 2 tl. kering 2 tl. Belakang Tl. Lengan atas 2 tl. paha 2 tl. pipi 2 tl. duduk 2 tl. kemaluan 2 tl. Tungaki .kelangkang 4 ruas tl. rusuk melayang 2 tl. pengumpil 2 X 8 tl. belikat 2 tl. dahi 2 tl. rangka badan Tl. hasta 2 tl. leher 12 ruas tl. usus 2 tl. tapis 2 tl. Tengkorak Bg. Tulang Aggota /Tl.Bg Kepala 1 tl. pergelangan tangan 2 X 5 tl. rahang atas 2 tl. tapak tangan 2 X 14 ruas tl. ubun-ubun 1 tl kepala belakang 2 tl. Air mata 1 tl. pangkal lidah 7 ruas tl. betis 2 X 7 tl. hidung 2 tl. ekor 4 ruas tl. rusuk sejati 3 pasang tl. pergelangan kaki 2 X 5 tl. rusuk palsu 2 pasang tl. dada I. rahang bawah 2 tl. pelipis 2 tl. Langit-langit 2 tl. dada Rangka II. Muka Ruas Tl. rusuk 7 pasang tl. pinggang 5 ruas tl. jari tangan (tiap jari 3 ruas kecuali ibu jari) 2 tl. baji 2 tl. telapak kaki 2 X 14 ruas tl. Panggul Tl. punggung 5 ruas tl. Jari kaki (tiap jari 3 ruas kecuali ibu jari 2 ruas) Tl Gelang Bahu Tl. tempurung lutut 2 tl.

.

3.Badan 3. TULANG BELAKANG 3 b.Hulu. 2. 7 pasang tulang rusuk sejati. 2. TULANG RUSUK (1.1 2 b 1 c 2 3 a. TULANG DADA (1.3 pasang tulang rusuk palsu. 2 pasang tulang rusuk melayang) d.Tulang Pedang) c. TULANG PANGGUL .

Tulang anggota gerak bawah (sebelah kanan) . Tulang anggota gerak atas (sebelah kiri) 2.1.

2. misalnya tengkorak melindungi otak. misalnya tulang belakang. sebagai tempat melekatnya otot. sebagai tempat pembuatan sel darah merah dan sel darah putih. Fungsi rangka tubuh manusia antara lain: untuk menegakkan badan. dan tulang rusuk melindungi jantung. khususnya di dalam sumsum tulang. sebagai alat gerak pasif. . 4. 3. untuk memberi bentuk badan misalnya tulangtulang tengkorak memberi bentuk wajah. untuk melindungi organ tubuh dalam yang penting. 6. 1. 5.

   Tulang Pipa/ Tulang Panjang Bentuknya seperti pipa. tulang paha. Berdasarkan bentuknya. dan bagian tengahnya berlubang. Contohnya tulang lengan. yaitu bulat. tulang dapat dibedakan menjadi 3 macam: 1.A. memanjang. ruas-ruas tulang jari. Dibagian dalam ujung tulang pipa berisi sumsum merah yang berperan tempat pembentukan sel darah merah .

Epifisis. Tulang pipa dibagi menjadi 3 bagian. kedua ujung yang bersendian dengan tulang lain 2. yaitu 1. Cakra epifisis. antara epifisis dan diafisis . bagian tengah 3. Diafisis.

tulang dada.2.   Tulang Pipih Bentuknya memipih. tulang panggul dan tulang dahi. di dalamnya berisi sumsum merah yang berfungsi sebagai tempat pembuatan sel-sel darah merah dan darah putih. Contohnya: tulang rusuk. . tulang belikat.

Di dalamnya berisi sumsum merah berfungsi sebagai tempat pembuatan sel darah merah dan sel darah putih. . disebut juga ruas tulang.   Tulang Pendek Bentuknya bulat dan pendek.3.

1. Tulang Rawan (kartilago)  Tulang rawan Hialin  Tulang rawan Fibrosa  Tulang rawan elastik . Tulang Keras (osteon) 2.

.

   Sendi adalah hubungan antar tulang satu dengan lainnya. yang kemudian mengalami osifikasi (penulangan). Misalnya hubungan antar tulang penyusun tengkorak. Ada dua jenis sinartrosis yaitu sinkondrosis dan sutura . sendi dapat dibedakan menjadi 3 yaitu: Sinartrosis Sinartrosis adalah hubungan antara kedua ujung tulang yang direkatkan oleh suatu jaringan ikat. sehingga tidak memungkinkan adanya gerakan. Berdasarkan sifat geraknya.  1.

  2.   Sinkondrosis adalah hubungan antartulang yang dihubungkan oleh kartilago hialin Sutura adalah hubungan antartulang yang dihubungkan oleh jaringan ikat serabut padat Amfiartrosis Amfiartrosis adalah bentuk hubungan antara kedua ujung tulang yang dihubungkan oleh jaringan kartilago (tulang rawan). sehingga memungkinkan tetap adanya sedikit gerakan Amfiartrosis dibagi menjadi dua yaitu sindesmosis dan simfisis .

.  Diartrosis/ Persendian Diartrosis adalah hubungan antara tulang yang tidak dihubungkan oleh jaringan sehingga memungkinkan terjadinya gerakan secara lebih bebas.3.

a) Sendi Peluru b) Sendi Engsel .

c) Sendi Pelana d) Sendi Putar .

e) Sendi luncur atau geser .

.

.

.

 Otot antagonis adalah dua otot atau lebih yang bekerja dengan tujuan berlawanan. sebaliknya jika otot A berelaksasi dan otot B berkontraksi maka tulang akan kembali ke posisi semula. .  Contoh otot antagonis yaitu otot bisep dan trisep pada lengan atas.  Jika otot A berkontraksi dan otot B berelaksasi maka tulang akan tertarik/terangkat.

. Otot sinergis adalah dua otot atau lebih yang bekerja bersama-sama dengan tujuan yang sama.  Misalnya otot pronator. yaitu otot yang menyebabkan telapak tangan menengadah atau menelungkup.  Jadi otot-otot itu berkontraksi dan berelaksasi bersama.

  Kelainan sejak lahir artinya kelainan rangka dialami sejak di dalam kandungan. . zat kapur. Bentuk kelainan itu misalnya ketika dilahirkan anak tersebut kakinya berbentuk X atau O. dan zat fosfor dapat mengganggu proses penulangan. Kekurangan makanan yang mengandung vitamin D. serta karena faktor keturunan (genetik). Penyebabnya karena si ibu kurang mengkonsumsi makanan bervitamin D dan zat kapur.

kifosis.  Macam-macam kelainan posisi duduk yaitu: a. c. Misalnya posisi duduk yang selalu membengkok ke kiri/kanan/depan/belakang menyebabkan tulang punggung membengkok mengikuti arah duduk. .skoliosis.lordosis. b. Posisi duduk yang salah dapat mempengaruhi pertumbuhan tulang. tulang belakang melengkung ke depan. tulang belakang melengkung ke belakang. tulang belakang melengkung ke samping.

 Kanker tulang  Nekrosis . akibat penyakit kelamin gonorea dan siphilis. Penyakit polio  Layuh semu  Artritis eksudatif  Artritis sika  Rasa sakit pada sendi lutut dan pangkal paha berupa infeksi yang menghasilkan nanah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful