BAB PENDAHULUAN

I

Latarbelakang Masalah Didalam suatu Negara tentunya terdapat seorang pemimpin yang memimpin bangsanya kearah perkembangan bangsa yang makmur, sejahtera, aman, dan sesuai dengan kebutuhan rakyat. Demi penegakan suatu kepemimpinan yang adil dan ideal terutamanya tidak cukup dengan seorang pemimpin semata tentunya ada lembaga-lembaga tertentu yang ikut berperan serta dan didalam suatu Negara tentunya juga dibutuhkan suatu peran terpenting dari generasi muda dan mahasiswa dalam penegakan suatu kepemimpinan yang ideal di dalam tubuh bangsa tersebut. Rumusan Masalah Adapun permasalahan yang akan dibahas dalam proses penyusunan makalah ini adalah “Peran Generasi Muda dan Mahasiswa dalam Penegakan Kepemimpinan yang Ideal”. Untuk memberikan kejelasan makna serta menghindari meluasnya pembahasan, maka dalam makalah ini masalahnya dibatasi pada : Pengertian Generasi Muda dan Mahasiswa Pengertian dan konsep Kepemimpinan Pengertian Kepempinan yang Ideal Ciri kepemimpinan yang Ideal Peran Generasi Muda dan Mahasiswa dalam Penegakan Kepemimpinan Yang Ideal Tujuan Penulisan Pada dasarnya tujuan penulisan makalah ini terbagi menjadi dua bagian, yaitu tujuan umum dan khusus. Tujuan umum dalam penyusunan akalah ini adalah untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Study Kepemimpinan Islam. Adapun tujuan khusus dari penyusunan makalah ini adalah : Untuk mengetahui pengertian Generasi Muda dan Mahasiswa Untuk mengetahui pengertian dan konsep kepemimpinan Untuk mengetahui pengertian Kepempinan yang Ideal Untuk mengetahui ciri kepemimpinan yang ideal Untuk mengetahui Peran Generasi Muda dan Mahasiswa dalam Penegakan Kepemimpinan Yang Ideal Metode Penulisan Dalam proses penyusunan makalah ini menggunakan motede heuristic. Metode yaitu proses pencarian dan pengumpulan sumber-sumber dalam melakukan kegiatan penelitian. Metode ini dipilih karena pada hakekatnya sesuai dengan kegiatan penyusunan dan penulisan yang hendak dilakukan. Selain itu, penyusunan juga menggunakan studi literatur sebagai teknik pendekatan dalam proses penyusunannya.

Sistematika Penulisan Sistematika penyusunan makalah ini dibagi menjadi tiga bagian utama, yang selanjutnya dijabarkan sebagai berikut : Bagaian kesatu adalah pendahuluan. Dalam bagian ini penyusun memeparkan beberapa Pokok permasalahan awal yang berhubungan erat dengan permasalah utama. Pada bagian pendahuluan ini di paparkan tentang latar belakang masalah batasan, dan rumusan masalah, tujuan penulisan makalah, metode penulisan dan sistematika penulisan makalah. Bagian Kedua yaitu pembahasan. Pada bagian ini merupakan bagaian utama yang hendak dikaji dalam proses penyusunan makalah. Penyususn berusaha untuk mendeskripsikan

Terlepas dari apakah pemuda itu perlu digolongkan berdasarkan umur atau tidak. peran pemuda ternyata tidak sedikit. Selain itu revolusi kuba yang dipelopori oleh Che Guevara juga dari seorang pemuda. serta secara moril akan dituntut tanggung jawab akdemisnya dalam menghasilkan “buah karya” yang berguna bagi kehidupan lingkungan. dan reformasi. Seperti yang pernah diungkapkan oleh Mentri Pemuda dan Olah raga Adiaksa Daud bahwa nanti akan ada pengaturan pemuda itu berdasarkan umur atau semangat. (www. Pengertian Mahasiswa Mahasiswa adalah orang yang belajar di perguruan tinggi. namun dari pengertianpengertian generasi muda mengarah pada satu maksud yaitu kumpulan orang-orang yang masih memunyai jiwa. (Kamus Besar Bahasa Indonesia. dengan itelegensinya diharapkan bisa mendobrak pilar-pilar kehampaan suatu negara dalam mencari kesempurnaan kehidupan berbangsa dan bernegara. Melihat contoh di atas dapat dilihat betapa besarnya pengaruh generasi muda itu bagi perubahan suatu bengsa. Sebagai contoh gerakan-gerakan mahasiswa di Indonesia yang pernah terjadi sejak pra kemerdekaan. Pada Kesempatan ini penyusun berusaha untuk mengemukakan terhadap semua permasalahan-permasalahan yang dikemukakan oleh penyusun dalam perumusan masalah. Seperti yang dikatakan seorang anak muda bernama Soe Hok Gie bahwa sudah saatnya generasi muda bergerak dan melakukan perlawanan terhadap kaum-kaum tua yang memimpin negeri ini yang tidak berpihak kepada rakyat. Mahasiswa adalah sekumpulan manusia intelektual yang akan bermetamorfosa menjadi penerus tombak estafet pembangunan di setiap Negara. 1989). Bahkan revolusi suatu bangsa itu biasanya didobrak oleh generasi mudanya. BAB II PEMBAHASAN Pengertian Generasi Muda dan Mahasiswa Pengertian Generasi Muda Generasi Muda adalah kata yang mempunyai banyak pengertian. Pelopor yang melakukan langkah-langkah konkret bagi perubahan bangsa kearah yang lebih baik dan kepekaan terhadap realita social yang ada di masyarakat. orde baru. Yang mampu menumbangkan rezim besar seperti Soekarno dan Soeharto. Bagian ketiga yaitu Kesimpulan. orang-orang yang mempunyai pemikiran yang visioner. memang menjadi ciri utama yang melekat pada pemuda. orde lama.berbagai temuan yang berhasil ditemukan dari hasil pencarian sumber/bahan. semua itu diawali dari ide-ide segar dan semangat juang dari kaum muda yaitu mahasiswa. Di setiap bangsa. Pemuda menorehkan sejarah penting bagi negeri tersebut. dan ide yang masih segar dan dapat menjadikan Negara ini lebih baik. semangat. Bahkan nasib bangsa ini diletakkan di bahu generasi mudanya.google.com) Pengertian dan konsep Kepemimpinan Pengertian Kepemimpinan Kepemimpinan merupakan setiap tindakan yang dilakukan oleh individu atau kelompok untuk mengkoordinasi dan memberarah kepada individu atau kelompok lain yang tergabung .

intuisi atau kecakapan praktis tanpa dibarengi oleh teori-teori atau prinsip-prinsip.2 Definisi-definisi yang dapat ditarik mengenai kepemimpinan: • Kepeminpinan adalah setiap perbuatan yang dilakukan oleh individu ata kelompok untuk mengkoordinasi dan memberi arah kepada individu atau kelompok yang tergabung dalam wadah tertentu untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Teori Munculnya Kepemimpinan Kepemimpinan sebagai ilmu (Leadership as a science) Telah mengundang kepedulian para ahli ilmu-ilmu perilaku. • J. antara lain ditandai oleh kemampuanya menyesuaikan diri dengan lingkungannya.dalam wadah tertentu untuk mencapai tujuan-tujuan yang telah di tetapkan sebelumnya. • Aktivitas pemimpin antara lain terjelma dalam bentuk memberi perintah. • Pemimpin selalu berada dalam situasi sosial. Teori Kepemimpinan dapat dikelompokkan kedalam tiga teori : Teori Bawaan atau Heredity Theory Teori ini merupakan teori keturunan atau bawaan. dimana menjadi pemimpin tidaknya seseorang karena takdir semata. Pendiri pokok teori adalah orang-orang yang telah membawa bakat kepemimpinannyalah yang mampu menjadi pemimpin dikemudian hari. dianggap cukup untuk seseorang menjadi pimpinan. Konsep dasar teori ini adalah bahwa kapasitas seseorang dapat dibentuk. Modal dasar. Pimpinan bekerja dengan orang lain. • Aktivitas pemimpin dapat di lukiskan secara seni (art) dan bukan ilu (science) untuk mengkoordinasi dan memberikan arahan kepada anggota kelompok dalam rangka mencapai tujuan tertentu.E. dan karena itu pula tujuan organisasi akan tercapai. Pfiffner (1980) : Megemukakan bahwa kepemimpinan adalah senimengkoordinasi dan memberi arah kepada individu atau kelompok untuk mencapai tujuan yang di inginkan. seperti bkat. merancang perbuatan dan segenap kreaktifitas lain. sebab kepemimpinannyapada hakikatnya adalah hubungan antara individu dengan individu atau kelompok dengan individu atau kelompok lain. Manusia dilihat dari berbagai dimensi yaitu sebagai : . • Pimpinan tidak memisahkan diri dari kelompoknya. • Memimpin adalah mengambil inisiatif dalam rangka situasi sosial (bukan perorangan) untuk membuat prakarsa baru menentukan prosedur. Farland (1978) : Mengemukakan bahwa kepemimpinan adalah suatau proses dimana pimpinan dilukiskan akan membei perintah atau pengaruh.M. merancang dan mengatur perbuatan. didongkrak kematangannya. Sifat-sifat kepemimpinan seseorang adalah factor bawaan sejak lahir. Teori Psikologi atau Psychological Theory Teori ini merupakan Teori kejiwaan. membimbing dan mempengaruhi kelompok kerja atau orang lain dalam rangka mencapai tujuan tertentu secara efektif dan efisien. dan dengan berbuat begitu membangkitkan kerja sama kea rah tercapainya Ttujuan. terutama ahli managemen. Namun masih banyak perbedaan pendapat antara mereka tentang teori munculnya kepemimpinan. Teori ini berasumsi bahwa sifat kepemimpinan seseorang dapat dibentuk sesuai dengan jiwanya. dan kerenanya bakat yang dibawa sejak lahir ke muka bumi bisa di abaikan.1 Definisi-definisi Kepemimpinan menurut para ahli: • D. dimanipulasi. 1. • Oteng Sutisna (1983) : mengemukakan bahwa kepemimpinan adalah kemampuan mengambil inisiatif dalam situasi sosial untuk menciptakan bentuk dan prosedur baru.Mc. bimbingan atau proses mempengaruhi pekerjaan orang lain dalam memilih tujuan yang telah ditetapkan. Lingkungan merupakan bagian penting dari kehidupan seorang manusia yang sukses. Manusia belajar dari kehidupannya sehingga tinggat pemikiranya pun menjadi matang. bekerja melalui orang lain atau keduanya. 1.

Makhluk Intelektual d. sesudah yang digantikannya. Khalifah. • Seseorang dapat muncul sebagai pimpinan karena regulasi. Dalam menyebutkan pemimpin. seperti perebutan kekuasan. Realitas dari dulu hingga sekarang membuktikan bahwa diluar dari tiga teori diatas seseorang dapat muncul sebagai pemimpin didasari atas perlakuan khusus. • Seseorang dapat muncul sebagai pimpinan atas dasar penunjukan. Dan kata Khulafa’ yang ditulis sebanyak tiga kali. • Seseorang dapat muncul sebagai pimpinan atas dasar pemilihan. menurut Quraish Shihab dalam Membumikan Alquran. disebut oleh alquran sebanyak dua kali. Pertama kata khalaif. Mereka berkata : “ Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah. Efektivitas kepemimpinan menurut teori sitiasi di pengaruhi oleh beberapa hal yaitu: Faktor manusia yang di pimpin. Ulil Amri. {۰۳:(۲) ‫رة‬ {‫ن‬ ‫م ال‬ Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat : “ Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang Khalifah di muka bumi. padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan . adalah beberapa istilah yang dipakai oleh Alquran dalam menyebutkan pemimpin. kepemimpinan seseorang muncul sejalan dengan situasi atau lingkungan yang mengelilinginya. Pengertian Kepempinan yang Ideal Pemimpin ideal menurut Alquran Muqaddimah. perlakuan khusus yang dimaksud yaitu: • Seseorang dapat muncul sebagai pimpinan atas dasar keturunan. alquran menggunakan kata kata yang tidak sama. Teori ini adalah sintesis dari teori keturuna yang mengatakan bahwa bakat adalah faktor dominan dan teori kejiwaan yang berasumsi bahwa seseorang dapat menjadi pemimpin jike dibekali pengetahuan dan sejumlah pengalaman yang memadai. Semua kata kata tersebut berakar dari kata Khulafa’ yang pada awalnya berarti “ Di belakang “. Khalifah. karena yang menggantikan selalu berada atau datang di belakang. Untuk mengetahui lebih jelas makna Khalifah. demikian tulis Quraish Shihab. yaitu dalam surat albaqoroh ayat 30. misi organisasi. yang akhirnya melahirkan konsep kepemimpinan situasional. fasilitas yang digunakan. yang terulang sebanyak empat kali. Dari pengertian ini. • Seseorang dapat muncul sebagai pimpinan Karena adanya kudeta atau aksi-aksi revolusioner. Tulisan ini akan mencoba mengeksplor istilah istilah tersebut di atas. Sedangkan dalam bentuk jamak (plural). Teori ini berpendapat bahwa. dengan harapan kita dapat menangkap pesan yang ingin disampaikan oleh Allah SWT lewat firman Nya tersebut. Makhluk Sosial c. kata Khalifah seringkali diartikan sebagai “ Pengganti “. surat albaqoroh dapat kita kemukakan sebagai data. Makhluk Biologis b. Kata Khalifah dalam bentuk Mufrod (tunggal). Makhluk rohani Teori Situasi atau Situational Theory Teori ini merupakan teori situasi. Malik. Makhluk Pengabdi Tuhan e.a. dan situasi yang mengitarinya. dan surat shad ayat 26. alquran menggunakan dua bentuk. Imam. jenis kegiatan organisasi.

anugerahkanlah kepada kami isteri isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati. menurut Al Tabrasi dalam kitab tafsirnya. tidak menumpahkan darah. (QS. berbuat adil. Tidak membuat kerusakan di bumi. surat Albaqoroh dan surat Shaad. maka berilah keputusan (perkara) diantara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu. Tuhan berfirman : Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui “. Yang lebih mendekati pengertian yang sesuai dengan arti pemimpin adalah surat Albaqoroh (2) ayat 124. Akan tetapi. karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah.mensucikan Engkau ? “. Saudi Arabia menyebutkan bahwa Yang dimaksud hikmah di dalam surat Shaad di atas adalah kenabian. Hanya saja. Imam. berdasarkan ayat ayat di atas. Sesungguhnya kami menjadikan kamu Khalifah di muka bumi. Dua ayat di atas yang masih berbicara tentang kepribadian nabi Adam dan Nabi Dawud sebagai Khalifah jelas sekali menegaskan akan kemampuan intelektualnnya. mempunyai makna yang sama dengan Khalifah. { رة‬ ‫{۱۳ : )۲ م‬ Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama nama (benda benda) seluruhnya . Shad (38) : 20} Catatan kaki Alquran dan terjemahnya terbitan Mujamma’ Al Malik Fahd. dan ketelitian amal perbuatan. disamping memiliki kemampuan emosional dan sikap mental yang baik.(QS Albaqoroh (2) : 30 ) Disamping surat albaqoroh.. Shaad (38) : 26) Seseorang yang akan menjadi Khalifah berdasarkan surat Albaqoroh (2) dan surat Shad (38) adalah mereka yang tidak membuat kerusakan di bumi. Artinya. kata ini di pakai untuk makna keteladanan. lalu Ibrahim menunaikannya.. yang berbeda dengan dengan kata Khalifah yang pada awalnya berarti belakang. karena ia berasal dari sebuah kata yang mengandung arti depan. dan jadikanlah kami Imam bagi orang . Kata Imam. tidak mengikuti hawa nafsu adalah bagian dari sikap mental seseorang. Albaqoroh (2) : 124} )‫{ ر ن‬ ‫رة‬ ‫ن‬ ۲۵) : ۷۴{ Dan orang orang yang berkata : “ Ya Tuhan kami. {QS. {QS. tidak menumpahkan darah. kesemuanya itu bermuara pada satu makna sesuatu yang di tuju atau di teladani. Allah menginformasikan pada kita bahwa : ) ‫. Allah berfirman : “ Janjiku (ini) tidak mengenai orang orang yang dzalim “. seperti dikutip Quraish Shihab. ) ‫{ رة‬ ‫ال‬ ‫ر م ه‬ ۲) : ۱۲۴{ Dan (ingatlah). ) { ‫ال‬ ‫م‬ ۳۸) : ۲٦{ Hai Dawud. Ibrahim berkata : “ (Dan saya mohon juga) dari keturunanku “. kesempurnaan ilmu. pemimpin ideal menurut ayat ayat ini. seorang pemimpin ideal sebaiknya adalah mereka yang memiliki sikap mental yang tersebut di atas. Kata Imam disebutkan oleh Alquran sebanyak tujuh kali dengan makna yang berbeda beda. dan surat Al Furqon (25) ayat 74. surat Shaad pun dapat kita sampaikan di sini sebagai data pula. berbuat adil. Allah berfirman : “ Sesungguhnya aku akan menjadikanmu Imam bagi seluruh manusia “. ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat (perintah dan larangan). Dengan kata lain. apakah ikut berperan dalam menentukan idealitas seorang pemimpin ? Masih dalam surat yang sama. juga harus memiliki kecerdasan intelektual yang mumpuni. AlBaqoroh (2) 31} ‫ه‬ ‫ه‬ ‫)۳۸( : ۲۰{ ش‬ { ‫خط ب‬ ‫ص‬ Dan kami kuatkan kerajaannya dan kami berikan kepadanya hikmah dan kebijaksanaan dalam menyelesaikan perselisihan. {QS. dan tidak mengikuti hawa nafsu. Bagaimanakah dengan kecerdasan intelektual.

sehingga pemimpin perlu memiliki kejujuran agar dapat menjunjung tinggi nilai-nilai kebenaran dan kepentingan rakyat.orang yang bertaqwa. sikap wibawa hanya akan lahir. perhatian baik dan jiwa sosialnya tidak muncul mendadak hanya saat menjelang pemilu melainkan selalu menghiasi setiap gerak-gerik hidupnya. dengan perkataan yang benar bukan sekedar janji politik yang menina-bobokan masyarakat yang tak pernah direalisasikan. selalu menyampaikan programnya guna mendapatkan peranserta masyarakat dan mengayomi masyarakatnya. ciri pemimpin ini dapat dilihat dari kehidupannya seharihari. {QS. tidak menumpahkan darah. pemimpin ideal adalah seseorang yang terpilih tidak sekedar karena gen (keturunan). pasalnya dari pemimpin inilah kita sebagai rakyat menggantungkan harapan masa depan yang lebih baik menuju kesejahteraan materil dan spriritual. Pada surat Albaqoroh ayat 124. seperti Malik dan Ulul Amri. ayat ayat alquran yang kami sampaikan dapat disimpulkan sebagai berikut : Pertama. melanggengkan dan atau merebut kepemimpinan. sikap mental yang mapan. sehingga terjalin hubungan yang baik dengan masyarakat yang dipimpinnya. Ciri Kepemimpinan Yang Ideal Hanya sang Pemimpin yang baik yang dapat membawa masa depan yang lebih baik pula. Hal itu dibuktikan dengan permohonannya kepada Alllah SWT dengan kalimat “ (Dan saya mohon juga) dari keturunanku “. keakraban ini diperlukan guna menyukseskan pelaksanaan tugasnya. Surat Alfurqon ayat 74 pun kelihatannya tidak jauh berbeda. Al Furqon (25) : 74} Dari gambaran dua ayat di atas. Keempat Keteladanan. tetapi lebih banyak karena kemampuan diri sendiri. Kedua Amanah. nampaknya diberi syarat oleh Allah dengan “ Janjiku (ini) tidak mengenai orang orang yang dzalim “. dan tidak menuruti hawa nafsu adalah ungkapan ungkapan alquran dalam menjabarkan hal tersebut. Istilah politik mengungkapkannya dengan sebutan Monarki. mengingat dia berbuat baik didasari dengan sikap tulus dan ikhlas bukan mengharap balas jasa. Ayat itu berisi permohonan seseorang untuk melanggengkan kepemimpinannya kepada anak cucu dan golongannya sendiri. ingin sekali meneruskan dan mewariskan kepemimpinannya kepada anak cucu. pemimpin hendaknya menjaga dan menjalankan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya sesuai tata peraturan yang berlaku (the rule of the games). Hanya saja system monarki atau sumber dan pusat kepemimpinan yang selalu berkisar pada golongan golongan tertentu dan itu itu saja. Kedua. keteladanan pemimpin terlihat dari kehidupan sehari-hari. dia selalu memberikan teladan bagi anggota keluarganya dan bagi lingkungannya. Pemimpin ideal menurut alquran adalah mereka yang memilki sikap emosional yang terkendali. Ungkapan ini menunjukkan bahwa sifat dzalim atau tidak dapat berbuat adil merupakan watak yang tidak dimaui oleh Tuhan dalam melestarikan. berbuat adil. nabi Ibrahim sebagai seorang Imam (pemimpin). Tidak berbuat kerusakan di bumi. Sebenarnya masih ada lagi istilah istilah alquran yang dapat kita masukkan ke dalam pengertian pemimpin. Dengan tidak mengurangi pemikiran yang berkembang di masyarakat dan teori teori kepemimpinan yang ada. dan Kepemimpinan tidak dapat diturunkan kepada anak cucu. Ada beberapa ciri pemimpin yang ideal menurut penulis perlu diketengahkan guna menilai dan mencari kualitas pemimpin dalam pemilu 2009 yaitu Pemimpin yang bercirikan. Pertama Benar dan membawa kebenaran. Ketiga mengayomi. keenam Berwibawa. Kolusi dan Nepotisme. bila . besarnya kekuasaan dan wewenang pada Pemimpin menyebabkan rawan terjadinya Korupsi. dan kecerdasan intelelektual yang mumpuni. Kelima Jujur. kita dapat satu pemahaman bahwa seorang Imam (pemimpin) terbiasa untuk meneruskan dan mewariskan kepemimpinannya kepada anak cucu. Untuk mengeksplor dua kata diatas. dibutuhkan penelitan yang lebih mendetail. Natijah. sebagai pemegang amanah yang diberikan masyarakat dalam pemilu.

tidak membedakan orang berdasarkan keturunan. Hal tersebut diatas tentu saja menunjukkan bahwa peran gerenasi muda dan mahasiswa sangatlah penting dalam penegakan kepemimpinan yang Ideal dalam suatu Negara. sehingga mereka memiliki peran yang cukup penting dalam penegakan kepemimpinan Ideal. Tidak berbuat kerusakan di bumi. maka keadaan saling menuding dan menyalahkan tidak dapat dihindarkan sedang permasalahannya semakin nyata dan semakin parah (Hasan Basri. Jika mereka berkembang dengan peningkatan kualitas yang semakin membaik besar harapan kebaikan dan kebahagiaan kehidupan bangsa dapat diharapkan. pemimpin yang adil dan bijaksana hanya akan memihak kepada kebenaran dan dia selalu bersikap proporsional. Jika kita lihat pada pada Al-Qur’an bahwa Pertama. Namuh jika terjadi sebaliknya. Kedua. Pemimpin ideal menurut alquran adalah mereka yang memilki sikap emosional yang terkendali. dia harus cepat melihat kebawah. Tentunya sangat jelaslah bahwa generasi muda sebagai asset masa depan bangsa dan Negara dan mahasiswa sebagai garda depan dari sekumpulan manusia intelektual yang akan bermetamorfosa menjadi penerus tombak estafet pembangunan di setiap Negara. sikap tegas perlu dimiliki oleh pemimpin terutama dalam bersikap dan dalam mengambil keputusan. remaja dan pemuda (termasuk juga pemudi). 1995: 3). kedelapan adil dan bijaksana. BAB III KESIMPULAN Dari hasil semua pembahasan diatas. Seperti yang telah diketahui bahwa Kepemimpinan merupakan setiap tindakan yang dilakukan oleh individu atau kelompok untuk mengkoordinasi dan memberarah kepada individu atau kelompok lain yang tergabung dalam wadah tertentu untuk mencapai tujuantujuan yang telah di tetapkan sebelumnya. berbuat adil. dapat disimpulkan bahwa “Peran Generasi Muda dan Mahasiswa dalam Penegakan Kepemimpinan yang Ideal” merupakan suatu kegiatan yang . tetapi lebih banyak karena kemampuan diri sendiri. sikap mental yang mapan. pemimpin ideal adalah seseorang yang terpilih tidak sekedar karena gen (keturunan). Ketujuh Tegas. Peran Generasi Muda dan Mahasiswa dalam Penegakan Kepemimpinan Yang Ideal Masa depan bangsa dan negara menjadi tanggung jawab generasi muda.seseorang memiliki jiwa kepemimpinan (Leadership). cepat mengambil keputusan dan cepat bertindak dengan tepat. dan Kepemimpinan tidak dapat diturunkan kepada anak cucu. tidak menumpahkan darah. sebab seseorang mendapat jabatan yang tinggi belum tentu memiliki leadership. suku dan golongannya. dengan itelegensinya diharapkan bisa mendobrak pilar-pilar kehampaan suatu negara dalam mencari kesempurnaan kehidupan berbangsa dan bernegara. dan kecerdasan intelelektual yang mumpuni. dan tidak menuruti hawa nafsu adalah ungkapan ungkapan alquran dalam menjabarkan hal tersebut.

.tidak bisa dipungkiri atau ditolak keberadaannya. Karena generasi muda dan mahasiswa merupakan salah satu bagian tubuh terpenting dalam penegakan suatu kepemimpinan yang Ideal dalam berbangsa dan bernegara.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful