BAB PENDAHULUAN

I

Latarbelakang Masalah Didalam suatu Negara tentunya terdapat seorang pemimpin yang memimpin bangsanya kearah perkembangan bangsa yang makmur, sejahtera, aman, dan sesuai dengan kebutuhan rakyat. Demi penegakan suatu kepemimpinan yang adil dan ideal terutamanya tidak cukup dengan seorang pemimpin semata tentunya ada lembaga-lembaga tertentu yang ikut berperan serta dan didalam suatu Negara tentunya juga dibutuhkan suatu peran terpenting dari generasi muda dan mahasiswa dalam penegakan suatu kepemimpinan yang ideal di dalam tubuh bangsa tersebut. Rumusan Masalah Adapun permasalahan yang akan dibahas dalam proses penyusunan makalah ini adalah “Peran Generasi Muda dan Mahasiswa dalam Penegakan Kepemimpinan yang Ideal”. Untuk memberikan kejelasan makna serta menghindari meluasnya pembahasan, maka dalam makalah ini masalahnya dibatasi pada : Pengertian Generasi Muda dan Mahasiswa Pengertian dan konsep Kepemimpinan Pengertian Kepempinan yang Ideal Ciri kepemimpinan yang Ideal Peran Generasi Muda dan Mahasiswa dalam Penegakan Kepemimpinan Yang Ideal Tujuan Penulisan Pada dasarnya tujuan penulisan makalah ini terbagi menjadi dua bagian, yaitu tujuan umum dan khusus. Tujuan umum dalam penyusunan akalah ini adalah untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Study Kepemimpinan Islam. Adapun tujuan khusus dari penyusunan makalah ini adalah : Untuk mengetahui pengertian Generasi Muda dan Mahasiswa Untuk mengetahui pengertian dan konsep kepemimpinan Untuk mengetahui pengertian Kepempinan yang Ideal Untuk mengetahui ciri kepemimpinan yang ideal Untuk mengetahui Peran Generasi Muda dan Mahasiswa dalam Penegakan Kepemimpinan Yang Ideal Metode Penulisan Dalam proses penyusunan makalah ini menggunakan motede heuristic. Metode yaitu proses pencarian dan pengumpulan sumber-sumber dalam melakukan kegiatan penelitian. Metode ini dipilih karena pada hakekatnya sesuai dengan kegiatan penyusunan dan penulisan yang hendak dilakukan. Selain itu, penyusunan juga menggunakan studi literatur sebagai teknik pendekatan dalam proses penyusunannya.

Sistematika Penulisan Sistematika penyusunan makalah ini dibagi menjadi tiga bagian utama, yang selanjutnya dijabarkan sebagai berikut : Bagaian kesatu adalah pendahuluan. Dalam bagian ini penyusun memeparkan beberapa Pokok permasalahan awal yang berhubungan erat dengan permasalah utama. Pada bagian pendahuluan ini di paparkan tentang latar belakang masalah batasan, dan rumusan masalah, tujuan penulisan makalah, metode penulisan dan sistematika penulisan makalah. Bagian Kedua yaitu pembahasan. Pada bagian ini merupakan bagaian utama yang hendak dikaji dalam proses penyusunan makalah. Penyususn berusaha untuk mendeskripsikan

Bagian ketiga yaitu Kesimpulan. Sebagai contoh gerakan-gerakan mahasiswa di Indonesia yang pernah terjadi sejak pra kemerdekaan. dan ide yang masih segar dan dapat menjadikan Negara ini lebih baik. Pemuda menorehkan sejarah penting bagi negeri tersebut. Melihat contoh di atas dapat dilihat betapa besarnya pengaruh generasi muda itu bagi perubahan suatu bengsa. orde lama. serta secara moril akan dituntut tanggung jawab akdemisnya dalam menghasilkan “buah karya” yang berguna bagi kehidupan lingkungan. orde baru. orang-orang yang mempunyai pemikiran yang visioner. Seperti yang dikatakan seorang anak muda bernama Soe Hok Gie bahwa sudah saatnya generasi muda bergerak dan melakukan perlawanan terhadap kaum-kaum tua yang memimpin negeri ini yang tidak berpihak kepada rakyat. dan reformasi. Mahasiswa adalah sekumpulan manusia intelektual yang akan bermetamorfosa menjadi penerus tombak estafet pembangunan di setiap Negara. Seperti yang pernah diungkapkan oleh Mentri Pemuda dan Olah raga Adiaksa Daud bahwa nanti akan ada pengaturan pemuda itu berdasarkan umur atau semangat. (Kamus Besar Bahasa Indonesia. 1989). Pada Kesempatan ini penyusun berusaha untuk mengemukakan terhadap semua permasalahan-permasalahan yang dikemukakan oleh penyusun dalam perumusan masalah. BAB II PEMBAHASAN Pengertian Generasi Muda dan Mahasiswa Pengertian Generasi Muda Generasi Muda adalah kata yang mempunyai banyak pengertian. Bahkan revolusi suatu bangsa itu biasanya didobrak oleh generasi mudanya.google.berbagai temuan yang berhasil ditemukan dari hasil pencarian sumber/bahan. semangat. Di setiap bangsa. peran pemuda ternyata tidak sedikit. Terlepas dari apakah pemuda itu perlu digolongkan berdasarkan umur atau tidak. Bahkan nasib bangsa ini diletakkan di bahu generasi mudanya. Pelopor yang melakukan langkah-langkah konkret bagi perubahan bangsa kearah yang lebih baik dan kepekaan terhadap realita social yang ada di masyarakat. namun dari pengertianpengertian generasi muda mengarah pada satu maksud yaitu kumpulan orang-orang yang masih memunyai jiwa. Pengertian Mahasiswa Mahasiswa adalah orang yang belajar di perguruan tinggi. Yang mampu menumbangkan rezim besar seperti Soekarno dan Soeharto. Selain itu revolusi kuba yang dipelopori oleh Che Guevara juga dari seorang pemuda. dengan itelegensinya diharapkan bisa mendobrak pilar-pilar kehampaan suatu negara dalam mencari kesempurnaan kehidupan berbangsa dan bernegara.com) Pengertian dan konsep Kepemimpinan Pengertian Kepemimpinan Kepemimpinan merupakan setiap tindakan yang dilakukan oleh individu atau kelompok untuk mengkoordinasi dan memberarah kepada individu atau kelompok lain yang tergabung . memang menjadi ciri utama yang melekat pada pemuda. (www. semua itu diawali dari ide-ide segar dan semangat juang dari kaum muda yaitu mahasiswa.

E. antara lain ditandai oleh kemampuanya menyesuaikan diri dengan lingkungannya. seperti bkat.M. Modal dasar. dan kerenanya bakat yang dibawa sejak lahir ke muka bumi bisa di abaikan. bekerja melalui orang lain atau keduanya. Lingkungan merupakan bagian penting dari kehidupan seorang manusia yang sukses. Teori Munculnya Kepemimpinan Kepemimpinan sebagai ilmu (Leadership as a science) Telah mengundang kepedulian para ahli ilmu-ilmu perilaku. • Aktivitas pemimpin antara lain terjelma dalam bentuk memberi perintah. Namun masih banyak perbedaan pendapat antara mereka tentang teori munculnya kepemimpinan. intuisi atau kecakapan praktis tanpa dibarengi oleh teori-teori atau prinsip-prinsip. Manusia belajar dari kehidupannya sehingga tinggat pemikiranya pun menjadi matang.1 Definisi-definisi Kepemimpinan menurut para ahli: • D. bimbingan atau proses mempengaruhi pekerjaan orang lain dalam memilih tujuan yang telah ditetapkan. Manusia dilihat dari berbagai dimensi yaitu sebagai : .Mc. Pendiri pokok teori adalah orang-orang yang telah membawa bakat kepemimpinannyalah yang mampu menjadi pemimpin dikemudian hari. dan dengan berbuat begitu membangkitkan kerja sama kea rah tercapainya Ttujuan. Teori Psikologi atau Psychological Theory Teori ini merupakan Teori kejiwaan. terutama ahli managemen. dianggap cukup untuk seseorang menjadi pimpinan.dalam wadah tertentu untuk mencapai tujuan-tujuan yang telah di tetapkan sebelumnya. 1. Teori ini berasumsi bahwa sifat kepemimpinan seseorang dapat dibentuk sesuai dengan jiwanya. dimana menjadi pemimpin tidaknya seseorang karena takdir semata. • Memimpin adalah mengambil inisiatif dalam rangka situasi sosial (bukan perorangan) untuk membuat prakarsa baru menentukan prosedur. • Pimpinan tidak memisahkan diri dari kelompoknya. didongkrak kematangannya. • Aktivitas pemimpin dapat di lukiskan secara seni (art) dan bukan ilu (science) untuk mengkoordinasi dan memberikan arahan kepada anggota kelompok dalam rangka mencapai tujuan tertentu. • Oteng Sutisna (1983) : mengemukakan bahwa kepemimpinan adalah kemampuan mengambil inisiatif dalam situasi sosial untuk menciptakan bentuk dan prosedur baru. Konsep dasar teori ini adalah bahwa kapasitas seseorang dapat dibentuk. Pfiffner (1980) : Megemukakan bahwa kepemimpinan adalah senimengkoordinasi dan memberi arah kepada individu atau kelompok untuk mencapai tujuan yang di inginkan. Pimpinan bekerja dengan orang lain. merancang dan mengatur perbuatan. Farland (1978) : Mengemukakan bahwa kepemimpinan adalah suatau proses dimana pimpinan dilukiskan akan membei perintah atau pengaruh. membimbing dan mempengaruhi kelompok kerja atau orang lain dalam rangka mencapai tujuan tertentu secara efektif dan efisien. dimanipulasi. sebab kepemimpinannyapada hakikatnya adalah hubungan antara individu dengan individu atau kelompok dengan individu atau kelompok lain. 1. Teori Kepemimpinan dapat dikelompokkan kedalam tiga teori : Teori Bawaan atau Heredity Theory Teori ini merupakan teori keturunan atau bawaan.2 Definisi-definisi yang dapat ditarik mengenai kepemimpinan: • Kepeminpinan adalah setiap perbuatan yang dilakukan oleh individu ata kelompok untuk mengkoordinasi dan memberi arah kepada individu atau kelompok yang tergabung dalam wadah tertentu untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. dan karena itu pula tujuan organisasi akan tercapai. Sifat-sifat kepemimpinan seseorang adalah factor bawaan sejak lahir. merancang perbuatan dan segenap kreaktifitas lain. • J. • Pemimpin selalu berada dalam situasi sosial.

Dalam menyebutkan pemimpin. Malik. fasilitas yang digunakan. alquran menggunakan kata kata yang tidak sama. adalah beberapa istilah yang dipakai oleh Alquran dalam menyebutkan pemimpin. Mereka berkata : “ Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah. Realitas dari dulu hingga sekarang membuktikan bahwa diluar dari tiga teori diatas seseorang dapat muncul sebagai pemimpin didasari atas perlakuan khusus. dan situasi yang mengitarinya. Teori ini berpendapat bahwa. sesudah yang digantikannya. • Seseorang dapat muncul sebagai pimpinan Karena adanya kudeta atau aksi-aksi revolusioner. menurut Quraish Shihab dalam Membumikan Alquran. Ulil Amri. Makhluk Biologis b. {۰۳:(۲) ‫رة‬ {‫ن‬ ‫م ال‬ Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat : “ Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang Khalifah di muka bumi. kepemimpinan seseorang muncul sejalan dengan situasi atau lingkungan yang mengelilinginya. yang terulang sebanyak empat kali. surat albaqoroh dapat kita kemukakan sebagai data. Imam. Kata Khalifah dalam bentuk Mufrod (tunggal). Pertama kata khalaif. demikian tulis Quraish Shihab. kata Khalifah seringkali diartikan sebagai “ Pengganti “. Teori ini adalah sintesis dari teori keturuna yang mengatakan bahwa bakat adalah faktor dominan dan teori kejiwaan yang berasumsi bahwa seseorang dapat menjadi pemimpin jike dibekali pengetahuan dan sejumlah pengalaman yang memadai. seperti perebutan kekuasan. dan surat shad ayat 26. Semua kata kata tersebut berakar dari kata Khulafa’ yang pada awalnya berarti “ Di belakang “. Dan kata Khulafa’ yang ditulis sebanyak tiga kali. Dari pengertian ini. karena yang menggantikan selalu berada atau datang di belakang. perlakuan khusus yang dimaksud yaitu: • Seseorang dapat muncul sebagai pimpinan atas dasar keturunan. yang akhirnya melahirkan konsep kepemimpinan situasional. Khalifah. • Seseorang dapat muncul sebagai pimpinan karena regulasi. jenis kegiatan organisasi. yaitu dalam surat albaqoroh ayat 30. Makhluk rohani Teori Situasi atau Situational Theory Teori ini merupakan teori situasi. disebut oleh alquran sebanyak dua kali. padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan . Sedangkan dalam bentuk jamak (plural). • Seseorang dapat muncul sebagai pimpinan atas dasar pemilihan. misi organisasi. Makhluk Intelektual d. Tulisan ini akan mencoba mengeksplor istilah istilah tersebut di atas. dengan harapan kita dapat menangkap pesan yang ingin disampaikan oleh Allah SWT lewat firman Nya tersebut. Makhluk Sosial c. • Seseorang dapat muncul sebagai pimpinan atas dasar penunjukan. Untuk mengetahui lebih jelas makna Khalifah. Efektivitas kepemimpinan menurut teori sitiasi di pengaruhi oleh beberapa hal yaitu: Faktor manusia yang di pimpin. Pengertian Kepempinan yang Ideal Pemimpin ideal menurut Alquran Muqaddimah.a. alquran menggunakan dua bentuk. Khalifah. Makhluk Pengabdi Tuhan e.

Yang lebih mendekati pengertian yang sesuai dengan arti pemimpin adalah surat Albaqoroh (2) ayat 124. menurut Al Tabrasi dalam kitab tafsirnya. dan surat Al Furqon (25) ayat 74. {QS. karena ia berasal dari sebuah kata yang mengandung arti depan. seperti dikutip Quraish Shihab. Dengan kata lain. juga harus memiliki kecerdasan intelektual yang mumpuni. dan jadikanlah kami Imam bagi orang . Saudi Arabia menyebutkan bahwa Yang dimaksud hikmah di dalam surat Shaad di atas adalah kenabian. berdasarkan ayat ayat di atas. berbuat adil. apakah ikut berperan dalam menentukan idealitas seorang pemimpin ? Masih dalam surat yang sama. Kata Imam. Dua ayat di atas yang masih berbicara tentang kepribadian nabi Adam dan Nabi Dawud sebagai Khalifah jelas sekali menegaskan akan kemampuan intelektualnnya. ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat (perintah dan larangan). Imam. surat Shaad pun dapat kita sampaikan di sini sebagai data pula.mensucikan Engkau ? “. surat Albaqoroh dan surat Shaad. {QS. dan ketelitian amal perbuatan. tidak menumpahkan darah. Bagaimanakah dengan kecerdasan intelektual. Akan tetapi. kata ini di pakai untuk makna keteladanan. lalu Ibrahim menunaikannya. ) { ‫ال‬ ‫م‬ ۳۸) : ۲٦{ Hai Dawud. ) ‫{ رة‬ ‫ال‬ ‫ر م ه‬ ۲) : ۱۲۴{ Dan (ingatlah). berbuat adil. Allah berfirman : “ Janjiku (ini) tidak mengenai orang orang yang dzalim “. Tuhan berfirman : Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui “. { رة‬ ‫{۱۳ : )۲ م‬ Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama nama (benda benda) seluruhnya . Shaad (38) : 26) Seseorang yang akan menjadi Khalifah berdasarkan surat Albaqoroh (2) dan surat Shad (38) adalah mereka yang tidak membuat kerusakan di bumi. Kata Imam disebutkan oleh Alquran sebanyak tujuh kali dengan makna yang berbeda beda. Shad (38) : 20} Catatan kaki Alquran dan terjemahnya terbitan Mujamma’ Al Malik Fahd. anugerahkanlah kepada kami isteri isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati. kesemuanya itu bermuara pada satu makna sesuatu yang di tuju atau di teladani. {QS. yang berbeda dengan dengan kata Khalifah yang pada awalnya berarti belakang. (QS. dan tidak mengikuti hawa nafsu. mempunyai makna yang sama dengan Khalifah. Ibrahim berkata : “ (Dan saya mohon juga) dari keturunanku “. maka berilah keputusan (perkara) diantara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu. pemimpin ideal menurut ayat ayat ini. Allah berfirman : “ Sesungguhnya aku akan menjadikanmu Imam bagi seluruh manusia “. karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah. tidak menumpahkan darah. AlBaqoroh (2) 31} ‫ه‬ ‫ه‬ ‫)۳۸( : ۲۰{ ش‬ { ‫خط ب‬ ‫ص‬ Dan kami kuatkan kerajaannya dan kami berikan kepadanya hikmah dan kebijaksanaan dalam menyelesaikan perselisihan.(QS Albaqoroh (2) : 30 ) Disamping surat albaqoroh. Allah menginformasikan pada kita bahwa : ) ‫. Artinya. Sesungguhnya kami menjadikan kamu Khalifah di muka bumi. Hanya saja. tidak mengikuti hawa nafsu adalah bagian dari sikap mental seseorang.. Albaqoroh (2) : 124} )‫{ ر ن‬ ‫رة‬ ‫ن‬ ۲۵) : ۷۴{ Dan orang orang yang berkata : “ Ya Tuhan kami.. Tidak membuat kerusakan di bumi. seorang pemimpin ideal sebaiknya adalah mereka yang memiliki sikap mental yang tersebut di atas. kesempurnaan ilmu. disamping memiliki kemampuan emosional dan sikap mental yang baik.

Pertama Benar dan membawa kebenaran. sehingga pemimpin perlu memiliki kejujuran agar dapat menjunjung tinggi nilai-nilai kebenaran dan kepentingan rakyat. tidak menumpahkan darah. dengan perkataan yang benar bukan sekedar janji politik yang menina-bobokan masyarakat yang tak pernah direalisasikan. Pada surat Albaqoroh ayat 124. Untuk mengeksplor dua kata diatas. dibutuhkan penelitan yang lebih mendetail. kita dapat satu pemahaman bahwa seorang Imam (pemimpin) terbiasa untuk meneruskan dan mewariskan kepemimpinannya kepada anak cucu. melanggengkan dan atau merebut kepemimpinan. keenam Berwibawa. Al Furqon (25) : 74} Dari gambaran dua ayat di atas. Natijah. Ungkapan ini menunjukkan bahwa sifat dzalim atau tidak dapat berbuat adil merupakan watak yang tidak dimaui oleh Tuhan dalam melestarikan. ayat ayat alquran yang kami sampaikan dapat disimpulkan sebagai berikut : Pertama. dan tidak menuruti hawa nafsu adalah ungkapan ungkapan alquran dalam menjabarkan hal tersebut. Ayat itu berisi permohonan seseorang untuk melanggengkan kepemimpinannya kepada anak cucu dan golongannya sendiri. sikap mental yang mapan. Kolusi dan Nepotisme. sikap wibawa hanya akan lahir. Istilah politik mengungkapkannya dengan sebutan Monarki. pasalnya dari pemimpin inilah kita sebagai rakyat menggantungkan harapan masa depan yang lebih baik menuju kesejahteraan materil dan spriritual. sebagai pemegang amanah yang diberikan masyarakat dalam pemilu. perhatian baik dan jiwa sosialnya tidak muncul mendadak hanya saat menjelang pemilu melainkan selalu menghiasi setiap gerak-gerik hidupnya. Pemimpin ideal menurut alquran adalah mereka yang memilki sikap emosional yang terkendali. selalu menyampaikan programnya guna mendapatkan peranserta masyarakat dan mengayomi masyarakatnya. Kedua. Surat Alfurqon ayat 74 pun kelihatannya tidak jauh berbeda. Kelima Jujur. Hanya saja system monarki atau sumber dan pusat kepemimpinan yang selalu berkisar pada golongan golongan tertentu dan itu itu saja.orang yang bertaqwa. seperti Malik dan Ulul Amri. Kedua Amanah. Ada beberapa ciri pemimpin yang ideal menurut penulis perlu diketengahkan guna menilai dan mencari kualitas pemimpin dalam pemilu 2009 yaitu Pemimpin yang bercirikan. Tidak berbuat kerusakan di bumi. sehingga terjalin hubungan yang baik dengan masyarakat yang dipimpinnya. keakraban ini diperlukan guna menyukseskan pelaksanaan tugasnya. keteladanan pemimpin terlihat dari kehidupan sehari-hari. besarnya kekuasaan dan wewenang pada Pemimpin menyebabkan rawan terjadinya Korupsi. pemimpin hendaknya menjaga dan menjalankan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya sesuai tata peraturan yang berlaku (the rule of the games). nabi Ibrahim sebagai seorang Imam (pemimpin). tetapi lebih banyak karena kemampuan diri sendiri. dia selalu memberikan teladan bagi anggota keluarganya dan bagi lingkungannya. Keempat Keteladanan. berbuat adil. ciri pemimpin ini dapat dilihat dari kehidupannya seharihari. Dengan tidak mengurangi pemikiran yang berkembang di masyarakat dan teori teori kepemimpinan yang ada. Ciri Kepemimpinan Yang Ideal Hanya sang Pemimpin yang baik yang dapat membawa masa depan yang lebih baik pula. bila . Hal itu dibuktikan dengan permohonannya kepada Alllah SWT dengan kalimat “ (Dan saya mohon juga) dari keturunanku “. pemimpin ideal adalah seseorang yang terpilih tidak sekedar karena gen (keturunan). dan Kepemimpinan tidak dapat diturunkan kepada anak cucu. {QS. nampaknya diberi syarat oleh Allah dengan “ Janjiku (ini) tidak mengenai orang orang yang dzalim “. dan kecerdasan intelelektual yang mumpuni. mengingat dia berbuat baik didasari dengan sikap tulus dan ikhlas bukan mengharap balas jasa. Sebenarnya masih ada lagi istilah istilah alquran yang dapat kita masukkan ke dalam pengertian pemimpin. ingin sekali meneruskan dan mewariskan kepemimpinannya kepada anak cucu. Ketiga mengayomi.

dan tidak menuruti hawa nafsu adalah ungkapan ungkapan alquran dalam menjabarkan hal tersebut. Namuh jika terjadi sebaliknya. Tidak berbuat kerusakan di bumi. Jika kita lihat pada pada Al-Qur’an bahwa Pertama. pemimpin yang adil dan bijaksana hanya akan memihak kepada kebenaran dan dia selalu bersikap proporsional.seseorang memiliki jiwa kepemimpinan (Leadership). suku dan golongannya. sikap tegas perlu dimiliki oleh pemimpin terutama dalam bersikap dan dalam mengambil keputusan. Seperti yang telah diketahui bahwa Kepemimpinan merupakan setiap tindakan yang dilakukan oleh individu atau kelompok untuk mengkoordinasi dan memberarah kepada individu atau kelompok lain yang tergabung dalam wadah tertentu untuk mencapai tujuantujuan yang telah di tetapkan sebelumnya. pemimpin ideal adalah seseorang yang terpilih tidak sekedar karena gen (keturunan). sikap mental yang mapan. kedelapan adil dan bijaksana. sebab seseorang mendapat jabatan yang tinggi belum tentu memiliki leadership. dan kecerdasan intelelektual yang mumpuni. tidak membedakan orang berdasarkan keturunan. dapat disimpulkan bahwa “Peran Generasi Muda dan Mahasiswa dalam Penegakan Kepemimpinan yang Ideal” merupakan suatu kegiatan yang . 1995: 3). sehingga mereka memiliki peran yang cukup penting dalam penegakan kepemimpinan Ideal. Ketujuh Tegas. berbuat adil. dengan itelegensinya diharapkan bisa mendobrak pilar-pilar kehampaan suatu negara dalam mencari kesempurnaan kehidupan berbangsa dan bernegara. cepat mengambil keputusan dan cepat bertindak dengan tepat. Pemimpin ideal menurut alquran adalah mereka yang memilki sikap emosional yang terkendali. dan Kepemimpinan tidak dapat diturunkan kepada anak cucu. Hal tersebut diatas tentu saja menunjukkan bahwa peran gerenasi muda dan mahasiswa sangatlah penting dalam penegakan kepemimpinan yang Ideal dalam suatu Negara. Jika mereka berkembang dengan peningkatan kualitas yang semakin membaik besar harapan kebaikan dan kebahagiaan kehidupan bangsa dapat diharapkan. dia harus cepat melihat kebawah. tetapi lebih banyak karena kemampuan diri sendiri. Tentunya sangat jelaslah bahwa generasi muda sebagai asset masa depan bangsa dan Negara dan mahasiswa sebagai garda depan dari sekumpulan manusia intelektual yang akan bermetamorfosa menjadi penerus tombak estafet pembangunan di setiap Negara. remaja dan pemuda (termasuk juga pemudi). tidak menumpahkan darah. Kedua. maka keadaan saling menuding dan menyalahkan tidak dapat dihindarkan sedang permasalahannya semakin nyata dan semakin parah (Hasan Basri. BAB III KESIMPULAN Dari hasil semua pembahasan diatas. Peran Generasi Muda dan Mahasiswa dalam Penegakan Kepemimpinan Yang Ideal Masa depan bangsa dan negara menjadi tanggung jawab generasi muda.

tidak bisa dipungkiri atau ditolak keberadaannya. . Karena generasi muda dan mahasiswa merupakan salah satu bagian tubuh terpenting dalam penegakan suatu kepemimpinan yang Ideal dalam berbangsa dan bernegara.