1

DAMPAK TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN SAINS

TUGAS

Disusun sebagai Salah Satu Tugas Mata Kuliah Landasan TIK dalam Pendidikan Sains

MAGISTER PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN ALAM PROGRAM PASCA SARJANA UNIVERSITAS JAMBI MEI, 2012

kemungkinan untuk melayani pembelajaran yang tak terkendala waktu dan tempat juga dapat difasilitasi oleh TIK. 2003 dalam Webb. karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan. e-library. e-learning. Studi kasus di seluruh dunia telah menunjukkan bahwa TI dapat memungkinkan praktek kelas inovatif dalam belajar sains (Kosma.1 Latar Belakang Teknologi Informasi dan Komunikasi adalah segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan. manipulasi. Seiring dengan perkembangan TIK ini telah membuka banyak peluang untuk dimanfaatkan di segala aspek kehidupan. termasuk salah satunya bidang pendidikan sains. e-education. Perpaduan kedua teknologi tersebut berkembang pesat melampaui bidang teknologi lainnya. Hingga awal abad ke-21 TIK masih terus mengalami berbagai perubahan dan belum terlihat titik jenuhnya. dan berbagai software komputer yang digunakan untuk pendukung pembuatan media pembelajaran. Awalan e bermakna electronics yang secara implisit dimaknai berdasarkan teknologi elektronika digital. Kemudian juga bermunculan website khusus untuk pelajaran sains seperti chem-is-try. pemindahan informasi antar media. 2008). pemodelan proses ilmiah. Baru-baru ini diluar dugaan teknologi komputer untuk belajar sains berbasis teknologi telah meningkat tajam.2 BAB I PENDAHULUAN 1. mengambil dan menganalisa data secara otomatis dan mampu mengakses dan mengkomunikasikan informasi ilmiah dan keahlian tinggi.org. phEt. Tambahan lagi. Sejalan dengan itu mulailah bermunculan berbagai jargon berawalan e. Memberikan banyak kemudahan. dan sebagainya. Potensi untuk mendukung dan memungkinkan belajar melalui eksplorasi simulasi fenomena ilmiah. pengelolaan. Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari dalam kehidupan ini. e-laboratory. serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia. mulai dari e-book. Khusus dalam bidang teknologi informasi . Istilah TIK muncul setelah adanya perpaduan antara teknologi komputer (baik perangkat keras maupun perangkat lunak) dengan teknologi komunikasi pada pertengahan abad ke-20. laboratorium virtual. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia.

3. Memberikan solusi yang tepat untuk menghadapi dampak negatif pemanfaatan TIK dalam pendidikan sains. 1. Apa solusi yang tepat untuk menghadapi dampak negatif pemanfaatan TIK dalam pendidikan sains? 1. Rumusan Masalah Adapun rumusan masalah dalam makalah ini sebagai berikut: 1. Menganalisis dampak negatif pemanfaatan TIK dalam pendidikan sains. di sisi lain juga memungkinkan digunakan untuk hal negatif.2.3 sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam dekade terakhir ini. Bagaimana pemanfaatan TIK dalam pendidikan sains? 2. Apa dampak negatif pemanfaatan TIK dalam pendidikan sains? 4. Menganalisis dampak positif pemanfaatan TIK dalam pendidikan sains. walaupun pada awalnya diciptakan untuk menghasilkan manfaat positif. Menjelaskan pemanfaatan TIK dalam pendidikan sains. 4. 2. .3 Tujuan Tujuan penulisan makalah ini adalah: 1. Apa dampak positif pemanfaatan TIK dalam pendidikan sains? 3. Namun demikian.

4 BAB II PEMBAHASAN 2. sains meliputi segala sesuatu yang berhubungan dengan kegiatan dan pengalaman belajar tentang ilmu-ilmu alam seperti kimia. Elektronika. fisika. di dalam e-learning ada course-course atau kursus online untuk mata kuliah tertentu. biologi. Dengan menggunakan metode ilmiah. Fisika. dan Teknologi Informasi. Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (Pustekkom) bekerjasama dengan Direktorat Pendidikan Menengah. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah menengah dan tingkat sekolah kejuruan melalui penggunaan internet. Kimia. untuk meningkatkan kualitas dan relevansi pendidikan. Dalam pendidikan.1. Sampai tahun ini. serta statistika dan matematika. dan meningkatkan efisiensi sistem pendidikan. menjelaskan. Kursus Online Beberapa perguruan tinggi telah memberikan kuliah melalui internet untuk beberapa kursus. astronomi. Sains dapat disebut sebagai proses atau metode dan produk. Pada tahap awal ini. dan Direktorat Pendidikan sedang mengembangkan e-learning program yang disebut “e-dukasi”. dan menginvestigasi fenomena alam dengan segala aspeknya yang bersifat empiris. Dimana dosen dan murid tidak tatap muka atau menerapkan distance learning. berbagai upaya untuk menggunakan TIK dalam pendidikan antara lain: 1. bahan pembelajaran sedang dikembangkan untuk mata pelajaran berikut: Matematika. . Untuk meningkatkan kualitas pendidikan termasuk pendidikan sains. pemerintah Indonesia telah menggunakan TIK untuk memperluas kesempatan pendidikan. Penggunaan TIK dalam pendidikan sains saat ini tengah mengalami perkembangan yang amat pesat. Pendidikan Sains dan Pemanfaatan TIK Sains adalah pengetahuan yang mempelajari. Biologi. E-learning Mulai dari tahun 2002. Misalnya saja di UPI. 2.

Jenis penggunaan IT yang telah terbukti untuk memungkinkan belajar sains meliputi simulasi. pencarian di web dan proyek penelitian siswa telah diteliti tapi potensialnya untuk mendukung pembelajaran sains juga akan dieksplorasi. penelitian bersama program telah dilakukan. Sedangkan menurut Mary (2008). authoring multimedia dan video. untuk meningkatkan pertukaran informasi antar lembaga pendidikan tinggi dan lembaga-lembaga penelitian di Indonesia. 6. pemodelan dan data logging. Lembaga Penelitian ITB. Indonesia Digital Library Network ini dimaksudkan untuk mendukung upaya-upaya untuk meningkatkan kualitas lulusan perguruan tinggi. Ini adalah bahan pembelajaran interaktif dimana siswa dapat belajar pada / dirinya sendiri dengan sedikit bantuan dari guru / dosen. . Bukti bagaimana aplikasi ini dapat meningkatkan pembelajaran seperti. Universitas Brawijaya Malang Central Library. 5. yang Pasca Sarjana Studi Perpustakaan ITB. Computer Assisted Instruction (CAI) Ini adalah off-line program instruksi sehingga tidak tergantung pada akses ke internet. Tutorial Online Salah satu penggunaan teknologi informasi untuk pendidikan di pendidikan tinggi adalah untuk tujuan tutorial lembaga-lembaga pendidikan jarak jauh. Joint Research Sebagai media yang menyediakan untuk kolaborasi melalui penggunaan teknologi informasi. Perpustakaan Elektronik Saat ini. Universitas Muhammaddiyah Malang dan The Central Bank Data Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Universitas Indonesia Timur Pembangunan proyek (dalam proyek CIDA). 4. Jakarta. ada jaringan perpustakaan elektronik yang disebut Bahasa Indonesia Digital Library Network yang merupakan jaringan perpustakaan elektronik dari perpustakaan pusat ITB (Digital Library). Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (Pustekkom) telah mengembangkan instruksi dibantu komputer bahan belajar untuk berbagai subject matter dan kursus.5 3.

Dampak positif Menurut Newhouse (2002) apabila kita berbicara masalah dampak TIK dalam pendidikan maka ada beberapa hal yang ditinjau yakni: dampak terhadap proses pembelajaran. dan mampu mencapai hasil belajar melewati kurikulumnya pada tingkat yang lebih tinggi (Newhouse. dampak terhadap kurikulum. kehadiran TIK mampu memunculkan dampak positif yakni: 1) Sistem pembelajaran yang kompleks dapat disimulasikan. Salah satu keampuhan TIK dalam mengantarkan kesuksesan seorang siswa terkait dalam pelajaran sains adalah bahwa TIK mampu merangsang aspek teoritis dan praktikal dalam pengajaran dan pembelajaran sains (Mork. dan mampu memberikan motivasi terhadap siswa.2. 3) Pemodelan dan visualisasi dapat digunakan .6 2. dan sumber-sumber rujukan dari internet yang mengantarkan mereka menjadi sukses baik di sekolah maupun di tempat bekerja. menginterpretasikan sebuah model. 2002). Melalui pemanfaatan TIK. dampak terhadap sekolah dan sistem pendidikan. setidaknya penulis menguraikan tiga hal secara singkat tentang dampak dampak terhadap siswa dan implikasinya terhadap guru. Menurut Mork di dalam disertasinya. siswa menjadi lebih tertarik terhadap proses pembelajaran yang mereka miliki. Demikian juga dalam pendidikan sains. TIK juga menawarkan sebuah peluang untuk menghubungkan jurang pemisah antara masyarakat umum dan kalangan akademisi. Siswa melalui TIK mampu belajar bagaimana menemukan data. dampak terhadap lingkungan belajar. serta dampak terhadap siswa. 2005). dampak terhadap guru dan aspek pedagoginya. paralel dengan kehidupan nyata. dampak terhadap proses pembelajaran. Dalam makalah ini. Secara umum dapat dikatakan bahwa penerapan TIK dalam pendidikan sains memiliki pengaruh yang sangat positif. 2) Kurikulum dapat dipusatkan pada permasalahan otentik. dan dampak terhadap lingkungan belajar. memiliki daya tarik. siswa mampu melakukan sebuah pengembangan sesuai dengan tingkat kemampuan masing-masing. penulis berpendapat bahwa harus ada kajian yang lebih rinci tentang dampak pemanfaatan TIK pada masing-masing aspek tinjauan di atas. TIK memainkan peranan yang sangat penting dalam mengelola pendidikan sains menjadi lebih relevan.

Rieber. 4) topic-topik kontroversial dapat didiskusikan dengan para ahlinya di luar ruang kelas (Dede. Masing-masing punya akses yang sama terhadap ilmu pengetahuan . lingkungan belajar lebih terkesan sebagai “learner-centred”.7 untuk menjembatani antara pengalaman dan abstraksi. disebut “teacher-centred”. Schofield. 2000. TIK digunakan sebagai alat untuk mendukung dan meningkatkan eksistensi proses pembelajaran serta mendukung administrasinya. & Wilson. Strømme. 2008). Selain itu. TIK tetap dipandang bukan untuk sebuah revolusi pembelajaran dan pengajaran (Punie. Dalam penggunaan TIK.2003). Lebih lanjut Mork menuliskan bahwa gagasan penggunaan TIK mampu meningkatkan motivasi belajar siswa (Campbell. 1995. 2002. Cobb. dimana siswa sebagai pusat pembelajaran. Proses pembelajaran konvensional umumnya lebih mengarahkan kepada lingkungan dimana guru sebagai pusat lingkungan. tetapi kesimpulan ini tidak hanya di dalam ruang lingkup penggunaan di sekolah. 1984. pemanfaatan TIK juga mendorong sebuah lingkungan yang berpusat pada pengetahuan (knowledgecentred). Berbagai penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran yang dilaksanakan dengan menggunakan TIK ternyata memberikan efek positif sebagai berikut :  Investigasi secara nyata dalam membangun pengetahuan  Meningkatkan keaktifan belajar dan penilaian otentik  Memotivasi dan menantang siswa untuk memiliki ketertarikan  Menyediakan media untuk meningkatkan produktivitas dan kreativitas siswa  Menyediakan sarana pendukung untuk berpikir lebih tinggi  Meningkatkan independensi siswa  Meningkatkan kolaborasi dan kerja sama  Pembelajaran yang sesuai dengan siswa  Menyelesaikan persoalan ketidakmampuan fisik Ada beberapa pembuktian yang telah dilakukan bahwa pencapaian pendidikan di Eropa secara positif disebabkan oleh pemanfaatan TIK. Penggunaan TIK juga mampu menciptakan lingkungan belajar yang positif. Jorde. Crosier. Hal ini juga tergantung bagaimana TIK dikelola dan digunakan di dalam institusi pendidikan. 2004). 1991.

mata pelajaran sains secara ekstrim memperoleh dampak positif dari kehadiran RBL yang berkaitan dengan penggunaan TIK. Ada perubahan dalam perilaku dan motivasi siswa dalam belajar serta peningkatan dalam hal ketertarikan dan kecenderungan menikmati aktivitas belajarnya. mengarahkan . Secara khusus. sehingga siswa dapat menghubungkan sains dengan pengalaman pribadi dan pengalaman nyata mereka. dan 4) Memfasilitasi koleksi data dan presentasi data tersebut. termasuk di dalamnya pembelajaran Berbasis Sumber atau Resource Based Learning (RBL) dimana pembelajaran ini memerlukan aset pendukung TIK. secara khusus Mary (2008) menyatakan bahwa lingkungan belajar sains yang diperkaya dengan TIK mampu: 1) Meningkatkan perkembangan aspek kognitif. termasuk sains. sehingga guru leluasa memusatkan perhatian pada hal-hal yang mendukung pembelajaran dan pembelajaran untuk memampukan para siswa. Pada tahun 1993. Dari hasil tinjauan literatur oleh La Velle et al (2002). yakni adanya kerja sama dan kooperasi (Newhouse. Watson juga menyediakan bukti bahwa siswa dengan menggunakan TIK akan melewatkan waktu lebih banyak dalam tugas pelajaran. 3) Meningkatkan manajemen diri siswa serta memampukan mereka untuk melacak tingkat kemajuan belajar. 2) Memampukan pengalaman secara lebih luas. 2002). TIK juga menawarkan sebuah lingkungan belajar yang berpusat pada penilaian dan berpusat pada komunitas. Berkaitan dengan pendidikan sains. Morrison et al juga menunjukkan bukti adanya peningkatan prestasi bagi siswa yang menggunakan laptop selama setahun pada semua kurikulum. McFarlane and Friedler (1998) juga memperlihatkan bukti yang jelas peningkatan proses pembelajaran menggunakan logging data. disebutkan secara detail bahwa Watson et al (1993) menyatakan penelitiannya tentang dampak TIK terhadap prestasi siswa mata pelajaran sains (di antara mata pelajaran lain). sehingga dapat membantu siswa dalam memahami dan menginterpretasikan data tersebut.8 sehingga tidak ada hal-hal yang ditutup-tutupi atau tidak diajarkan. Implementasi teknologi yang didukung oleh inquiry-kolaboratif mendorong guru sains untuk mendesain pendidikan sebagai suatu sistem terpadu yang menyediakan sejumlah peralatan relevan kepada siswa. Adanya peningkatan penggunaan TIK telah memperkenalkan sebuah pendekatan pedagogi yang baru.

Sebagaimana kita ketahui bahwa teknologi informasi dan komunikasi berkembang dari adanya penelitian dan pengembangan ilmu-ilmu sains secara berkelanjutan dan terpadu. adalah pada e-learning. dan kemungkinan etika dan disiplin peserta didik susah atau sulit untuk diawasi dan dibina sehungga lambat laun kualitas etika dan manusia khusunya para peserta didik akan menurun drastis. Dampak negatif Namun dibalik dari kecanggihan ICT saat ini. Hal . menyebabkan terciptanya individu yang bersifat individual karena sistem pembelajaran dapat dilakukan dengan hanya seorang diri. Dengan mendekatkan TIK dalam pendidikan sains. dan meningkatkan secara epistemologi tingkat dan cara bekerja denganilmu pengetahuan (Givannini et al. Banyak dari para siswa yang menyalahgunakan kecanggihannya untuk hal-hal yang tidak semestinya. siswa akan semakin terpacu dan melihat dari dekat aplikasi sains yang dipelajarinya (khususnya kimia dan fisika).Dan banyak dari mereka yang sampai lupa waktu karena asyik memanfaatkan kecanggihannya. Perkembangan TIK tidak terlepas dari perkembangan ilmu fisika dan kimia. Prinsip-prinsip teknologi selelu mementingkan ilmu fisika dalam perkembangannya. Sehingga untuk itu peran orang tua sangatlah penting untuk mengawasi anak-anaknya. memiliki dampak yang negatif selain dampak positif seperti diatas.3. 2010). Salah satu contoh kekurangan produk hasil TIK. seperti pornografi yang sangat mudah di akses yang berefek buruk bagi anak dibawah umur ataupun bagi yang sudah dewasa sekalipun. Inilah yang menjadikan penggunaan TIK dalam pendidikan sains menjadi lebih menarik dibandingkan dengan penggunaannya di dalam bidang ilmu non-eksakta (sosial). termasuk kimia sebagai bahan utama pada perangkatperangkat teknologi tinggi. Kemudian karena seringnya mengakses internet. elearning dapat menyebabkan pengalih fungsian guru yang mengakibatkan guru jadi tersingkirkan. di khawatirkan pelajar bukannya benar-benar memanfaatkan TIK dengan optimal malah mengakses halhal yang tidak baik. serta hakikat manusia yang utama yaitu sebagai makhluk sosial akan musnah.meski tidak semua siswa berbuat demikian.9 mereka untuk berkolaborasi secara efektif. 2.

sejumlah orang rela menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengumpulkan dan mengorganisir berbagai informasi yang ada. Kemudian bisa membuat seseorang kecanduan. sebenarnya ini adalah potensi positif untuk menjadikan proses pembelajaran menjadi dinamis. Hal-hal tersebut sangat menghambat berkembanganya pendidikan dalam TIK. Dampak negatif yang diianggap berimplikasi terhadap kepercayaan diri guru. . Akan tetapi jika dikelola dengan baik. Apabila suatu dampak yang sebelumnya dipandang negatif. Beberapa pendapat juga menyatakan bahwa kedekatan siswa dengan dunia TIK. menurut penulis dampak negatif tersebut terjadi karena kesalahan pengguna dalam memanfaatkan sebuah peluang menjadi berdampak negatif. Karena menemukan informasi yang tidak habis-habisnya yang tersedia di internet. siswa mampu belajar di luar keahlian dan kemampuan guru. terutama yang menyangkut pornografi dan dapat menghabiskan uang karena hanya untuk melayani kecanduan tersebut. maka perlu diantisipasi melalui pengelolaan penggunaan TIK secara baik. khususnya internet akan menjadikan mereka banyak meluangkan waktu di dunia internet dengan bermain „game‟ atau terkadang mengakses konten-konten negatif.10 lain misalnya kecanduan : asik berinternet (biasanya menggunakan fasilitas social networking / game online ) sehingga lupa waktu dan berakibat buruk bagi kehidupannya. Langkah yang tepat diambil adalah dengan meningkatkan kesadaran dari semua pihak untuk menjaga peluangpeluang negatif tidak terjadi. Kemudian dikenal pula Information overload. sebagaimana disebutkan Newhouse (2002) bahwa dengan penggunaan TIK. Selain itu dengan adanya dampak negatif yang „diduga‟ muncul dalam pemanfaatan TIK. Apabila penataan regulasi yang berlaku terkait dunia internet dapat ditingkatkan lagi maka hal ini dapat dihindari. apabila diantisipasi dengan baik maka akan melahirkan potensi positif bahkan dapat dikategorikan sebagai dampak positif. Dengan demikian.kemudian ada istilah Cyber-relational addiction adalah keterlibatan yang berlebihan pada hubungan yang terjalin melalui internet (seperti melalui chat room dan virtual affairs) sampai kehilangan kontak dengan hubungan-hubungan yang ada dalam dunia nyata. Dalam kondisi ini siswa dapat saja melebihi wawasan guru apabila guru tersebut tidak mampu mengimbanginya dengan hal yang serupa.

berikut ada beberapa metoda pemecahan masalah agar dampak negatif dari TIK dapat tertanggulangi. 3. pembelajaran dengan TIK. mempertimbangkan baik-buruknya teknologi tersebut dan tetap menggunakan etika.11 Dampak negatif lain juga timbul akibat penggunaan TIK kurang terimplementasi dengan baik. 4. Jadi. maka kita akan ketinggalan banyak informasi yang sekarang ini informasi-informasi tersebut paling banyak ada di internet. tetapi masih tetap membeli buku-buku cetak. Analisis untung ruginya . (Mork. Pihak-pihak pengajar baik orang tua maupun guru. tidak hanya berkunjung ke digital library. Beberapa tantangan yang perlu dihadapi dalam hal mengimplementasikan penggunaan TIK antara lain: kurang lengkapnya hardware.4. akses yang memadai terhadap software pendidikan. namun juga masih berkunjung ke perpustakaan. misalnya kita tidak hanya mendownload e-book. Solusi dampak negatif Agar penggunaan TIK dalam pendidikan lebih optimal dan di jalankan dengan baik dan benar. Pemerintah sebagai pengendali sistem-sistem informasi seharusnya lebih peka dan menyaring apa-apa saja yang dapat di akses oleh para pelajar dan seluruh rakyat Indonesia di dunia maya. solusinya adalah kita jangan sampai mengatakan tidak pada teknologi (say no to technology) karena jika kita berbuat demikian. 2005). khususnya untuk anak di bawah umur yang masih harus dalam pengawasan ketika sedang melakukan pemakaian. Mempertimbangkan pemakaian TIK dalam pendidikan. memberikan pengajaran-pengajaran etika dalam ber-TIK agar TIK dapat dipergunakan secara optimal tanpa menghilangkan etika. serta kelemahan guru dalam melaksanakan pendidikan berbasis TIK. Kita harus mempertimbangkan kebutuhan kita terhadap teknologi. Tidak menjadikan TIK sebagai media atau sarana satu-satunya dalam pembelajaran. 1. 2. infrastruktur. 2. juga tidak lupa jangan terlalu berlebihan agar kita tidak kecanduan denagn teknologi.

. Meskipun sebagian menyatakan ketidakyakinannya tentang dampak ini. tergantung pola pengelolaan pada saat penggunaannya. Penulis menyarankan kepada para pengajar sains agar senantiasa melakukan proses perbaikan dan pengelolaan yang mantap di dalam menggunakan TIK sehingga dampak positifnya dapat diraih.12 BAB III PENUTUP Pemanfaatan TIK dalam pendidikan sains dewasa ini tidak dapat dihindarkan lagi untuk mengikuti perkembangan global. Beberapa penelitian yang dilakukan oleh peneliti pendidikan sains menunjukkan bahwa TIK memiliki dampak positif terhadap pendidikan sains. Beberapa sumber menyebutkan bahwa TIK memiliki dampak negatif terhadap pendidikan sains yang sebenarnya dapat diarahkan menjadi dampak yang positif.

Graduate School of Education. A Review of the Impact of ICT on Learning. Sonja M. Design and Implementation of the Web-Based Viten Program Radioactivity. Brigitte.. Western Australia. 2005. 2002. PUSTEKKOM. Zinnbauer.edu/2010/dampak-tik-terhadap-pendidikan/ (01 Mei 2012) . 2008. Richard. Newhouse. 2006. McFarlane. Mork. Tomo.. Working Paper prepared for DG EAC.. Raymond. “Teknologi Informasi dan Komunikasi (Information Communication Technology)” Zulfa. 2002. A Framework to Articulate the Impact of ICT on Learning in Schools.upi.wordpress. University of Bristol. Cabrera.13 DAFTAR PUSTAKA Giovannini. Simonnot. Luxembourg: Office for Official Publications of the European Communities. Specialist Educational Services. Punie. Minna. Knowledge transformation through ICT in science education: A case study in teacherdriven curriculum development. Indana.com/category/menyusuri-pembelajaran-sains/ (01 Mei 2012) La Velle. Linda B. Cyrille. Yves.. Paul. Maria Lucia. Dampak TIK Terhadap Pendidikan. Fostering the Use of ICT in Pedagogical Practices in Science Education.. Traina. 2010. Angela.. URL: http://www. DJudin. Brawn. Moebius. Lakkala.. Márta.. Sibylle. Ivan. http://izulfa.. Dieter. October 2006. 2010.eu (Diakses 01 Mei 2012).. Perth. Marcelino. Pembelajaran Sains Di Sekolah Diakses http://cobaberbagi. University of Oslo Dissertation.elearningpapers. Hunya.blog.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful