P. 1
Dampak TIK dalam pendidikan Sains

Dampak TIK dalam pendidikan Sains

|Views: 102|Likes:
1

DAMPAK TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN SAINS

TUGAS

Disusun sebagai Salah Satu Tugas Mata Kuliah Landasan TIK dalam Pendidikan Sains

MAGISTER PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN ALAM PROGRAM PASCA SARJANA UNIVERSITAS JAMBI MEI, 2012

2

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Teknologi Informasi dan Komunikasi adalah segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, pemindahan informasi antar media. Istilah TIK muncul setelah adanya perpaduan antara teknolo
1

DAMPAK TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN SAINS

TUGAS

Disusun sebagai Salah Satu Tugas Mata Kuliah Landasan TIK dalam Pendidikan Sains

MAGISTER PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN ALAM PROGRAM PASCA SARJANA UNIVERSITAS JAMBI MEI, 2012

2

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Teknologi Informasi dan Komunikasi adalah segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, pemindahan informasi antar media. Istilah TIK muncul setelah adanya perpaduan antara teknolo

More info:

Published by: Hutomo Atman Maulana on May 23, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/28/2013

pdf

text

1

DAMPAK TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN SAINS

TUGAS

Disusun sebagai Salah Satu Tugas Mata Kuliah Landasan TIK dalam Pendidikan Sains

MAGISTER PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN ALAM PROGRAM PASCA SARJANA UNIVERSITAS JAMBI MEI, 2012

Potensi untuk mendukung dan memungkinkan belajar melalui eksplorasi simulasi fenomena ilmiah. pengelolaan. mengambil dan menganalisa data secara otomatis dan mampu mengakses dan mengkomunikasikan informasi ilmiah dan keahlian tinggi. e-education. Studi kasus di seluruh dunia telah menunjukkan bahwa TI dapat memungkinkan praktek kelas inovatif dalam belajar sains (Kosma. termasuk salah satunya bidang pendidikan sains. e-laboratory.1 Latar Belakang Teknologi Informasi dan Komunikasi adalah segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan. Kemudian juga bermunculan website khusus untuk pelajaran sains seperti chem-is-try. manipulasi. Perpaduan kedua teknologi tersebut berkembang pesat melampaui bidang teknologi lainnya. Tambahan lagi. serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia. dan berbagai software komputer yang digunakan untuk pendukung pembuatan media pembelajaran. Hingga awal abad ke-21 TIK masih terus mengalami berbagai perubahan dan belum terlihat titik jenuhnya. e-library. mulai dari e-book. 2008). Baru-baru ini diluar dugaan teknologi komputer untuk belajar sains berbasis teknologi telah meningkat tajam. e-learning. 2003 dalam Webb. karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan.2 BAB I PENDAHULUAN 1. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. pemindahan informasi antar media. Seiring dengan perkembangan TIK ini telah membuka banyak peluang untuk dimanfaatkan di segala aspek kehidupan. Istilah TIK muncul setelah adanya perpaduan antara teknologi komputer (baik perangkat keras maupun perangkat lunak) dengan teknologi komunikasi pada pertengahan abad ke-20.org. Khusus dalam bidang teknologi informasi . kemungkinan untuk melayani pembelajaran yang tak terkendala waktu dan tempat juga dapat difasilitasi oleh TIK. Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari dalam kehidupan ini. phEt. laboratorium virtual. Awalan e bermakna electronics yang secara implisit dimaknai berdasarkan teknologi elektronika digital. dan sebagainya. pemodelan proses ilmiah. Memberikan banyak kemudahan. Sejalan dengan itu mulailah bermunculan berbagai jargon berawalan e.

Menganalisis dampak positif pemanfaatan TIK dalam pendidikan sains. Apa dampak negatif pemanfaatan TIK dalam pendidikan sains? 4. 2. Bagaimana pemanfaatan TIK dalam pendidikan sains? 2. Menganalisis dampak negatif pemanfaatan TIK dalam pendidikan sains. 3. Memberikan solusi yang tepat untuk menghadapi dampak negatif pemanfaatan TIK dalam pendidikan sains. Apa dampak positif pemanfaatan TIK dalam pendidikan sains? 3. Apa solusi yang tepat untuk menghadapi dampak negatif pemanfaatan TIK dalam pendidikan sains? 1. di sisi lain juga memungkinkan digunakan untuk hal negatif. .3 sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam dekade terakhir ini.3 Tujuan Tujuan penulisan makalah ini adalah: 1. Rumusan Masalah Adapun rumusan masalah dalam makalah ini sebagai berikut: 1. Menjelaskan pemanfaatan TIK dalam pendidikan sains. 4. Namun demikian. 1. walaupun pada awalnya diciptakan untuk menghasilkan manfaat positif.2.

dan Direktorat Pendidikan sedang mengembangkan e-learning program yang disebut “e-dukasi”. biologi. Dimana dosen dan murid tidak tatap muka atau menerapkan distance learning. 2. astronomi.1. menjelaskan. Sains dapat disebut sebagai proses atau metode dan produk. Elektronika. dan meningkatkan efisiensi sistem pendidikan. berbagai upaya untuk menggunakan TIK dalam pendidikan antara lain: 1. Kursus Online Beberapa perguruan tinggi telah memberikan kuliah melalui internet untuk beberapa kursus. Pendidikan Sains dan Pemanfaatan TIK Sains adalah pengetahuan yang mempelajari. Dalam pendidikan. di dalam e-learning ada course-course atau kursus online untuk mata kuliah tertentu. Sampai tahun ini. Misalnya saja di UPI. Untuk meningkatkan kualitas pendidikan termasuk pendidikan sains. pemerintah Indonesia telah menggunakan TIK untuk memperluas kesempatan pendidikan. Kimia. Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (Pustekkom) bekerjasama dengan Direktorat Pendidikan Menengah. . untuk meningkatkan kualitas dan relevansi pendidikan. Pada tahap awal ini. serta statistika dan matematika. Biologi. dan menginvestigasi fenomena alam dengan segala aspeknya yang bersifat empiris. bahan pembelajaran sedang dikembangkan untuk mata pelajaran berikut: Matematika. E-learning Mulai dari tahun 2002. sains meliputi segala sesuatu yang berhubungan dengan kegiatan dan pengalaman belajar tentang ilmu-ilmu alam seperti kimia.4 BAB II PEMBAHASAN 2. dan Teknologi Informasi. Penggunaan TIK dalam pendidikan sains saat ini tengah mengalami perkembangan yang amat pesat. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah menengah dan tingkat sekolah kejuruan melalui penggunaan internet. Dengan menggunakan metode ilmiah. fisika. Fisika.

Joint Research Sebagai media yang menyediakan untuk kolaborasi melalui penggunaan teknologi informasi. Universitas Brawijaya Malang Central Library. 4. pencarian di web dan proyek penelitian siswa telah diteliti tapi potensialnya untuk mendukung pembelajaran sains juga akan dieksplorasi. authoring multimedia dan video. Jenis penggunaan IT yang telah terbukti untuk memungkinkan belajar sains meliputi simulasi. Jakarta. yang Pasca Sarjana Studi Perpustakaan ITB. Bukti bagaimana aplikasi ini dapat meningkatkan pembelajaran seperti. Indonesia Digital Library Network ini dimaksudkan untuk mendukung upaya-upaya untuk meningkatkan kualitas lulusan perguruan tinggi. Sedangkan menurut Mary (2008). Ini adalah bahan pembelajaran interaktif dimana siswa dapat belajar pada / dirinya sendiri dengan sedikit bantuan dari guru / dosen. untuk meningkatkan pertukaran informasi antar lembaga pendidikan tinggi dan lembaga-lembaga penelitian di Indonesia. Universitas Muhammaddiyah Malang dan The Central Bank Data Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Perpustakaan Elektronik Saat ini. Universitas Indonesia Timur Pembangunan proyek (dalam proyek CIDA). Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (Pustekkom) telah mengembangkan instruksi dibantu komputer bahan belajar untuk berbagai subject matter dan kursus. 5. pemodelan dan data logging. 6.5 3. Lembaga Penelitian ITB. Tutorial Online Salah satu penggunaan teknologi informasi untuk pendidikan di pendidikan tinggi adalah untuk tujuan tutorial lembaga-lembaga pendidikan jarak jauh. penelitian bersama program telah dilakukan. Computer Assisted Instruction (CAI) Ini adalah off-line program instruksi sehingga tidak tergantung pada akses ke internet. . ada jaringan perpustakaan elektronik yang disebut Bahasa Indonesia Digital Library Network yang merupakan jaringan perpustakaan elektronik dari perpustakaan pusat ITB (Digital Library).

Dalam makalah ini. Secara umum dapat dikatakan bahwa penerapan TIK dalam pendidikan sains memiliki pengaruh yang sangat positif. dampak terhadap lingkungan belajar. dan mampu mencapai hasil belajar melewati kurikulumnya pada tingkat yang lebih tinggi (Newhouse. dampak terhadap sekolah dan sistem pendidikan. TIK juga menawarkan sebuah peluang untuk menghubungkan jurang pemisah antara masyarakat umum dan kalangan akademisi. dampak terhadap guru dan aspek pedagoginya.6 2. dampak terhadap kurikulum. kehadiran TIK mampu memunculkan dampak positif yakni: 1) Sistem pembelajaran yang kompleks dapat disimulasikan. siswa mampu melakukan sebuah pengembangan sesuai dengan tingkat kemampuan masing-masing. setidaknya penulis menguraikan tiga hal secara singkat tentang dampak dampak terhadap siswa dan implikasinya terhadap guru. serta dampak terhadap siswa.2. Melalui pemanfaatan TIK. siswa menjadi lebih tertarik terhadap proses pembelajaran yang mereka miliki. 2005). menginterpretasikan sebuah model. Menurut Mork di dalam disertasinya. Salah satu keampuhan TIK dalam mengantarkan kesuksesan seorang siswa terkait dalam pelajaran sains adalah bahwa TIK mampu merangsang aspek teoritis dan praktikal dalam pengajaran dan pembelajaran sains (Mork. Dampak positif Menurut Newhouse (2002) apabila kita berbicara masalah dampak TIK dalam pendidikan maka ada beberapa hal yang ditinjau yakni: dampak terhadap proses pembelajaran. dan dampak terhadap lingkungan belajar. Demikian juga dalam pendidikan sains. 2) Kurikulum dapat dipusatkan pada permasalahan otentik. paralel dengan kehidupan nyata. Siswa melalui TIK mampu belajar bagaimana menemukan data. TIK memainkan peranan yang sangat penting dalam mengelola pendidikan sains menjadi lebih relevan. penulis berpendapat bahwa harus ada kajian yang lebih rinci tentang dampak pemanfaatan TIK pada masing-masing aspek tinjauan di atas. dampak terhadap proses pembelajaran. 2002). 3) Pemodelan dan visualisasi dapat digunakan . memiliki daya tarik. dan sumber-sumber rujukan dari internet yang mengantarkan mereka menjadi sukses baik di sekolah maupun di tempat bekerja. dan mampu memberikan motivasi terhadap siswa.

& Wilson. 2004). Penggunaan TIK juga mampu menciptakan lingkungan belajar yang positif. Lebih lanjut Mork menuliskan bahwa gagasan penggunaan TIK mampu meningkatkan motivasi belajar siswa (Campbell. pemanfaatan TIK juga mendorong sebuah lingkungan yang berpusat pada pengetahuan (knowledgecentred). 1984. 2000. Cobb. 2002. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran yang dilaksanakan dengan menggunakan TIK ternyata memberikan efek positif sebagai berikut :  Investigasi secara nyata dalam membangun pengetahuan  Meningkatkan keaktifan belajar dan penilaian otentik  Memotivasi dan menantang siswa untuk memiliki ketertarikan  Menyediakan media untuk meningkatkan produktivitas dan kreativitas siswa  Menyediakan sarana pendukung untuk berpikir lebih tinggi  Meningkatkan independensi siswa  Meningkatkan kolaborasi dan kerja sama  Pembelajaran yang sesuai dengan siswa  Menyelesaikan persoalan ketidakmampuan fisik Ada beberapa pembuktian yang telah dilakukan bahwa pencapaian pendidikan di Eropa secara positif disebabkan oleh pemanfaatan TIK. dimana siswa sebagai pusat pembelajaran. Rieber. tetapi kesimpulan ini tidak hanya di dalam ruang lingkup penggunaan di sekolah. 2008). 1991. Strømme. TIK digunakan sebagai alat untuk mendukung dan meningkatkan eksistensi proses pembelajaran serta mendukung administrasinya. Hal ini juga tergantung bagaimana TIK dikelola dan digunakan di dalam institusi pendidikan. disebut “teacher-centred”. Crosier. Selain itu. Jorde. Schofield. Masing-masing punya akses yang sama terhadap ilmu pengetahuan . TIK tetap dipandang bukan untuk sebuah revolusi pembelajaran dan pengajaran (Punie. Proses pembelajaran konvensional umumnya lebih mengarahkan kepada lingkungan dimana guru sebagai pusat lingkungan. Dalam penggunaan TIK. 4) topic-topik kontroversial dapat didiskusikan dengan para ahlinya di luar ruang kelas (Dede. lingkungan belajar lebih terkesan sebagai “learner-centred”.2003). 1995.7 untuk menjembatani antara pengalaman dan abstraksi.

McFarlane and Friedler (1998) juga memperlihatkan bukti yang jelas peningkatan proses pembelajaran menggunakan logging data. 2) Memampukan pengalaman secara lebih luas. secara khusus Mary (2008) menyatakan bahwa lingkungan belajar sains yang diperkaya dengan TIK mampu: 1) Meningkatkan perkembangan aspek kognitif. mengarahkan . sehingga siswa dapat menghubungkan sains dengan pengalaman pribadi dan pengalaman nyata mereka. Berkaitan dengan pendidikan sains.8 sehingga tidak ada hal-hal yang ditutup-tutupi atau tidak diajarkan. yakni adanya kerja sama dan kooperasi (Newhouse. Dari hasil tinjauan literatur oleh La Velle et al (2002). sehingga guru leluasa memusatkan perhatian pada hal-hal yang mendukung pembelajaran dan pembelajaran untuk memampukan para siswa. termasuk di dalamnya pembelajaran Berbasis Sumber atau Resource Based Learning (RBL) dimana pembelajaran ini memerlukan aset pendukung TIK. Morrison et al juga menunjukkan bukti adanya peningkatan prestasi bagi siswa yang menggunakan laptop selama setahun pada semua kurikulum. termasuk sains. Pada tahun 1993. TIK juga menawarkan sebuah lingkungan belajar yang berpusat pada penilaian dan berpusat pada komunitas. Watson juga menyediakan bukti bahwa siswa dengan menggunakan TIK akan melewatkan waktu lebih banyak dalam tugas pelajaran. Adanya peningkatan penggunaan TIK telah memperkenalkan sebuah pendekatan pedagogi yang baru. disebutkan secara detail bahwa Watson et al (1993) menyatakan penelitiannya tentang dampak TIK terhadap prestasi siswa mata pelajaran sains (di antara mata pelajaran lain). Ada perubahan dalam perilaku dan motivasi siswa dalam belajar serta peningkatan dalam hal ketertarikan dan kecenderungan menikmati aktivitas belajarnya. 3) Meningkatkan manajemen diri siswa serta memampukan mereka untuk melacak tingkat kemajuan belajar. sehingga dapat membantu siswa dalam memahami dan menginterpretasikan data tersebut. mata pelajaran sains secara ekstrim memperoleh dampak positif dari kehadiran RBL yang berkaitan dengan penggunaan TIK. Implementasi teknologi yang didukung oleh inquiry-kolaboratif mendorong guru sains untuk mendesain pendidikan sebagai suatu sistem terpadu yang menyediakan sejumlah peralatan relevan kepada siswa. Secara khusus. 2002). dan 4) Memfasilitasi koleksi data dan presentasi data tersebut.

Prinsip-prinsip teknologi selelu mementingkan ilmu fisika dalam perkembangannya. Hal . Dengan mendekatkan TIK dalam pendidikan sains.meski tidak semua siswa berbuat demikian. dan kemungkinan etika dan disiplin peserta didik susah atau sulit untuk diawasi dan dibina sehungga lambat laun kualitas etika dan manusia khusunya para peserta didik akan menurun drastis.3. Sehingga untuk itu peran orang tua sangatlah penting untuk mengawasi anak-anaknya. dan meningkatkan secara epistemologi tingkat dan cara bekerja denganilmu pengetahuan (Givannini et al. adalah pada e-learning. Kemudian karena seringnya mengakses internet. Salah satu contoh kekurangan produk hasil TIK. 2010). Dampak negatif Namun dibalik dari kecanggihan ICT saat ini. Banyak dari para siswa yang menyalahgunakan kecanggihannya untuk hal-hal yang tidak semestinya. elearning dapat menyebabkan pengalih fungsian guru yang mengakibatkan guru jadi tersingkirkan. seperti pornografi yang sangat mudah di akses yang berefek buruk bagi anak dibawah umur ataupun bagi yang sudah dewasa sekalipun.9 mereka untuk berkolaborasi secara efektif. termasuk kimia sebagai bahan utama pada perangkatperangkat teknologi tinggi. menyebabkan terciptanya individu yang bersifat individual karena sistem pembelajaran dapat dilakukan dengan hanya seorang diri. 2. di khawatirkan pelajar bukannya benar-benar memanfaatkan TIK dengan optimal malah mengakses halhal yang tidak baik.Dan banyak dari mereka yang sampai lupa waktu karena asyik memanfaatkan kecanggihannya. Perkembangan TIK tidak terlepas dari perkembangan ilmu fisika dan kimia. siswa akan semakin terpacu dan melihat dari dekat aplikasi sains yang dipelajarinya (khususnya kimia dan fisika). Sebagaimana kita ketahui bahwa teknologi informasi dan komunikasi berkembang dari adanya penelitian dan pengembangan ilmu-ilmu sains secara berkelanjutan dan terpadu. memiliki dampak yang negatif selain dampak positif seperti diatas. serta hakikat manusia yang utama yaitu sebagai makhluk sosial akan musnah. Inilah yang menjadikan penggunaan TIK dalam pendidikan sains menjadi lebih menarik dibandingkan dengan penggunaannya di dalam bidang ilmu non-eksakta (sosial).

Kemudian bisa membuat seseorang kecanduan. sejumlah orang rela menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengumpulkan dan mengorganisir berbagai informasi yang ada. Apabila penataan regulasi yang berlaku terkait dunia internet dapat ditingkatkan lagi maka hal ini dapat dihindari. Karena menemukan informasi yang tidak habis-habisnya yang tersedia di internet. Kemudian dikenal pula Information overload. Dengan demikian. khususnya internet akan menjadikan mereka banyak meluangkan waktu di dunia internet dengan bermain „game‟ atau terkadang mengakses konten-konten negatif. . Beberapa pendapat juga menyatakan bahwa kedekatan siswa dengan dunia TIK. menurut penulis dampak negatif tersebut terjadi karena kesalahan pengguna dalam memanfaatkan sebuah peluang menjadi berdampak negatif. Hal-hal tersebut sangat menghambat berkembanganya pendidikan dalam TIK. terutama yang menyangkut pornografi dan dapat menghabiskan uang karena hanya untuk melayani kecanduan tersebut. sebagaimana disebutkan Newhouse (2002) bahwa dengan penggunaan TIK. Dampak negatif yang diianggap berimplikasi terhadap kepercayaan diri guru.kemudian ada istilah Cyber-relational addiction adalah keterlibatan yang berlebihan pada hubungan yang terjalin melalui internet (seperti melalui chat room dan virtual affairs) sampai kehilangan kontak dengan hubungan-hubungan yang ada dalam dunia nyata. Selain itu dengan adanya dampak negatif yang „diduga‟ muncul dalam pemanfaatan TIK. siswa mampu belajar di luar keahlian dan kemampuan guru. apabila diantisipasi dengan baik maka akan melahirkan potensi positif bahkan dapat dikategorikan sebagai dampak positif.10 lain misalnya kecanduan : asik berinternet (biasanya menggunakan fasilitas social networking / game online ) sehingga lupa waktu dan berakibat buruk bagi kehidupannya. Langkah yang tepat diambil adalah dengan meningkatkan kesadaran dari semua pihak untuk menjaga peluangpeluang negatif tidak terjadi. Dalam kondisi ini siswa dapat saja melebihi wawasan guru apabila guru tersebut tidak mampu mengimbanginya dengan hal yang serupa. Akan tetapi jika dikelola dengan baik. sebenarnya ini adalah potensi positif untuk menjadikan proses pembelajaran menjadi dinamis. maka perlu diantisipasi melalui pengelolaan penggunaan TIK secara baik. Apabila suatu dampak yang sebelumnya dipandang negatif.

tidak hanya berkunjung ke digital library. Pihak-pihak pengajar baik orang tua maupun guru. 2. Beberapa tantangan yang perlu dihadapi dalam hal mengimplementasikan penggunaan TIK antara lain: kurang lengkapnya hardware. memberikan pengajaran-pengajaran etika dalam ber-TIK agar TIK dapat dipergunakan secara optimal tanpa menghilangkan etika. infrastruktur. maka kita akan ketinggalan banyak informasi yang sekarang ini informasi-informasi tersebut paling banyak ada di internet.11 Dampak negatif lain juga timbul akibat penggunaan TIK kurang terimplementasi dengan baik. Kita harus mempertimbangkan kebutuhan kita terhadap teknologi. 2005). misalnya kita tidak hanya mendownload e-book. juga tidak lupa jangan terlalu berlebihan agar kita tidak kecanduan denagn teknologi. 4. Jadi. Analisis untung ruginya . Pemerintah sebagai pengendali sistem-sistem informasi seharusnya lebih peka dan menyaring apa-apa saja yang dapat di akses oleh para pelajar dan seluruh rakyat Indonesia di dunia maya.4. namun juga masih berkunjung ke perpustakaan. Tidak menjadikan TIK sebagai media atau sarana satu-satunya dalam pembelajaran. pembelajaran dengan TIK. khususnya untuk anak di bawah umur yang masih harus dalam pengawasan ketika sedang melakukan pemakaian. Mempertimbangkan pemakaian TIK dalam pendidikan. serta kelemahan guru dalam melaksanakan pendidikan berbasis TIK. Solusi dampak negatif Agar penggunaan TIK dalam pendidikan lebih optimal dan di jalankan dengan baik dan benar. tetapi masih tetap membeli buku-buku cetak. akses yang memadai terhadap software pendidikan. berikut ada beberapa metoda pemecahan masalah agar dampak negatif dari TIK dapat tertanggulangi. (Mork. 1. mempertimbangkan baik-buruknya teknologi tersebut dan tetap menggunakan etika. 3. 2. solusinya adalah kita jangan sampai mengatakan tidak pada teknologi (say no to technology) karena jika kita berbuat demikian.

Beberapa sumber menyebutkan bahwa TIK memiliki dampak negatif terhadap pendidikan sains yang sebenarnya dapat diarahkan menjadi dampak yang positif.12 BAB III PENUTUP Pemanfaatan TIK dalam pendidikan sains dewasa ini tidak dapat dihindarkan lagi untuk mengikuti perkembangan global. . tergantung pola pengelolaan pada saat penggunaannya. Beberapa penelitian yang dilakukan oleh peneliti pendidikan sains menunjukkan bahwa TIK memiliki dampak positif terhadap pendidikan sains. Meskipun sebagian menyatakan ketidakyakinannya tentang dampak ini. Penulis menyarankan kepada para pengajar sains agar senantiasa melakukan proses perbaikan dan pengelolaan yang mantap di dalam menggunakan TIK sehingga dampak positifnya dapat diraih.

Yves.. Cyrille. Western Australia. Paul.. Angela. Minna. Specialist Educational Services. Márta. Dampak TIK Terhadap Pendidikan. 2002. 2008. University of Oslo Dissertation... Brawn. DJudin. University of Bristol. 2002. Punie. Lakkala.. Maria Lucia. Knowledge transformation through ICT in science education: A case study in teacherdriven curriculum development.13 DAFTAR PUSTAKA Giovannini. 2010.. PUSTEKKOM...upi. URL: http://www. 2005. Marcelino. Working Paper prepared for DG EAC. Zinnbauer.. Graduate School of Education.elearningpapers.com/category/menyusuri-pembelajaran-sains/ (01 Mei 2012) La Velle.blog. Brigitte. Newhouse. A Framework to Articulate the Impact of ICT on Learning in Schools. Moebius. Perth.. Pembelajaran Sains Di Sekolah Diakses http://cobaberbagi. Traina. McFarlane. 2006.edu/2010/dampak-tik-terhadap-pendidikan/ (01 Mei 2012) . Fostering the Use of ICT in Pedagogical Practices in Science Education. A Review of the Impact of ICT on Learning. Sibylle. “Teknologi Informasi dan Komunikasi (Information Communication Technology)” Zulfa. Hunya. Simonnot. Sonja M. Design and Implementation of the Web-Based Viten Program Radioactivity. http://izulfa. 2010. Ivan. Indana. Linda B. October 2006. Richard. Raymond. Dieter.wordpress. Tomo. Cabrera. Mork. Luxembourg: Office for Official Publications of the European Communities.eu (Diakses 01 Mei 2012).

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->