P. 1
Materi Ajar

Materi Ajar

|Views: 37|Likes:
Published by Edmund Brya Martins

More info:

Published by: Edmund Brya Martins on May 23, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/23/2012

pdf

text

original

MATERI AJAR Archaebacteria dan Eubacteria Tubuh kita merupakan salah satu tempat hidup dari berjuta-juta

makhluk hidup yang tak terlihat itu. Makhluk-makhluk tersebut dapat ditemukan hampir pada semua lingkungan di bumi ini baik di air, tanah, atau udara. Keberadaan kelompok makhluk hidup tersebut pada lingkungan yang begitu luas menunjukkan bahwa mereka mempunyai peran penting dalam ekosistem bumi. Lebih dari 2.000 spesies Eubakteria berperan penting dalam ekologi maupun dalam kehidupan sehari-hari. Mereka dapat menguraikan materimateri organik sehingga terjadi siklus materi. Khususnya bakteri, juga sangat berperan dalam fiksasi nitrogen, yaitu gas nitrogen di udara yang tadinya tidak dapat diserap makhluk hidup, diubah menjadi amonia atau ammonium yang mudah dimanfaatkan makhluk hidup lain melalui tumbuhan. Prokariota khususnya Eubakteria juga dapat melakukan fermentasi menghasilkan bahan makanan yang lebih enak, dan lebih tinggi nilai gizinya, seperti yang dicontohkan di atas. Selain itu, bakteri dapat dimanfaatkan dalam pengolahan limbah, penyamakan kulit dan tekstil, pemisahan bahan tambang dari bijinya dan fungsi-fungsi lain yang tidak kalah penting. Keberhasilan makhluk hidup ini untuk hidup di segala lingkungan disebabkan oleh kecepatan reproduksi yang tinggi dan kemampuan metabolisme yang beraneka ragam. Dalam kondisi yang baik, bakteri dapat menambah jumlahnya hingga dua kali lipat hanya dalam waktu setengah jam. Sebagian besar bakteri mempunyai ukuran dan bentuk yang sama. Akan tetapi, dari biologi molekuler ditemukan adanya perbedaan pada RNA ribosom. Perbedaan itu dijadikan dasar pembagian Archaebacteria dan Eubacteria. Bakteri dan Cyanobacteria adalah sebagian contoh dari Eubacteria. Pembagian ini dilakukan dengan metode sequencing gen yang dilakukan oleh Woese dan kawankawan.

Halobakterium dan Halococcus dapat tumbuh optimum pada larutan NaCl. neurofil. Bakteri ini hidup secara parasit dan patogenik. Selain itu. Archaebacteria mencakup makhluk hidup autotrof dan heterotrof. mikroskopik. Genus Halobacterium dan Halococcus mencakup bakteri yang halofil ekstrem. saluran pencernaan manusia atau hewan. lingkungan bergaram. Archaebacteriadianggap sebagai nenek moyang dari bakteri yang ada sekarang ini. Archaebacteria terbagi menjadi tiga kelompok sebagai berikut. terhimpun Archaebacteri yang bersifat nonmetanogen yang berbeda-beda. Dalam kelompok ini. Di dalamnya juga terdapat wakil autotrof dan heterotrof. b. tempattempat kotor. Halobakterium. Pada saat terjadi penggandaan sel dari halobakterium yang mengandung karotenoid. c. Akan tetapi.5 sampai 5 molar. serta bertindak sebagai dekomposer pengurai. 3. serta aerob dan anaerob. terpisahpisah atau membentuk koloni berupa rantai. Bakteri termo-asidofil. halofil ekstrem. bersifat aerob. dapat hidup di sampah. sifat Archaebacteria yang lain adalah bersifat anaerob. serta mempunyai dinding sel yang tersusun dari peptidoglikon.1. Archaebacteria Archaebacteria merupakan kelompok bakteri yang menghasilkan gas metan dari sumber karbon yang sederhana. air akan berwarna merah intensif. dan heterotrof. Bakteri metanogen. serta termoplastik pada suhu panas dan lingkungan asam. Inti dan organelnya tidak memiliki membran. Bakteri genus ini banyak ditemukan di tambak garam laut. Eubacteria Eubacteria adalah bakteri yang bersifat prokariot. Archaebacteria dan Eubacteria a. a. dan secara biokimia berbeda dengan Eubacteria. serta mampu memanfaatkan energi cahaya untuk metabolisme tubuhnya. Selain itu. b. . dinding sel bukan peptidoglikon. bersifat mikroskopik. ada pula yang bersifat fotosintetik dan kemoautotrof. asidofil ekstrem. uniseluler. Selnya dapat berbentuk bulat atau batang yang lurus. bersifat uniseluler.

dan pada kondisi aerob dapat menambat N2. bakteri gram positif. Contohnya. dan Cyanobacteria. dan Azotobacter agilis. berbentuk koloni tetrade. Beberapa Eubacteria bergerak secara peritrik atau tidak bergerak.Prochlorophyta. Kelas Micrococcaceae Ciri-ciri bakteri kelas Micrococcaceae adalah sel berbentuk peluru. bersimbiosis dengan legominosae. beberapa Eubacteria dapat dimanfaatkan dalam proses industri. Kelas Rhizobiaceae Ciri-ciri bakteri kelas Rhizobiaceae adalah sel berbentuk batang atau bercabang. d . Sarcia dan Staphyloccus aureus yang bersifat patogen serta dapat menimbulkan berbagai penyakit. Kelas Enterobacteriaceae Eubacteria yang terdapat dalam kelas Enterobacteriaceae dapat menimbulkan fermentasi anaerobik pada glukosa atau laktosa. Kelas Azotobacteraceae Ciri-ciri yang dimiliki oleh bakteri kelas Azotobacteraceae adalah sel berbentuk batang. Contohnya. yaitu bakteri ungu. bakteri hijau. Misalnya. Rhizobium japonicum pada kedelai. dan mengonversi nitrogen udara yang dapat bermanfaat bagi tumbuhan leguminosae. juga pada saluran pernapasan dan saluran kencing Vertebrata. b . Rhizobium leguminosarum membentuk bintil akar pada akar Lathyrus. Selain itu. Misalnya. mirip sel khamir. membentuk bintil akar. c . Spirochaet. Beberapa kelas dalam Eubacteria adalah sebagai berikut. serta kubus dan massa tidak beraturan. Azotobacter Chlorococcum. Agrobacterium tumefaciens menimbulkan pembengkakan pada akar pohon. Azotobacter indicus. Pisum. hidup sebagai dekomposer pada serasah atau patogen pada manusia. E. Eubacteria terbagi menjadi enam filum. Vicia.Eubacteria menjadi unsur yang sangat penting dalam proses daur ulang nitrogen dan elemen lain. coli yang terdapat . hidup bebas di dalam tanah. a .

Kelas Neisseriaceae Sel Neisseriaceae berbentuk peluru dan umumnya berpasangan. Kelas Bacillaceae Sel Bacillaceae berbentuk batang dan berfungsi sebagai pembentuk endospora. Bacillus antraks penyebab penyakit antraks dan Clostridium pasteurianum. Bakteri Tubuh bakteri yang sangat kecil dan cara hidup yang beraneka ragam memungkinkan bakteri untuk hidup di mana saja sehingga bakteri dapat ditemukan di mana-mana. Kelas Lactobacillaceae Sel Lactobacillaceae berbentuk peluru dan dapat menimbulkan fermentasi asam laktat. Neisseria meningitidis. 2. dalam air. Salmonela typhosa. e . Neisseria gonorrhoeae penyebab penyakit kencing nanah.di usus besar manusia dan Vertebrata. Contohnya. . Lactobacillus caucasicus yang membantu pembuatan yogurt. Ada juga bakteri yang dapat membuat makanan sendiri yang disebut bakteri autotrof. misalnya. serta Shigella dysenteriae penyebab disentri. dalam tubuh manusia. bakteri bersifat heterotrof dan dapat hidup sebagai saprofit atau parasit. f . bahkan dalam sebutir debu. Luasnya distribusi bakteri ini menyebabkan bakteri sering disebut juga dengan kosmopolit. g . Misalnya. di dalam tanah. yaitu bakteri anaerob penambat N2. Streptococcus pyogenes yang dapat menimbulkan nanah atau keracunan darah pada manusia. serta Diplococcus pneumoniae sebagai penyebab pneumonia. yaitu bakteri penyebab meningitis. dalam sisa-sisa makhluk hidup. yaitu patogen penyebab penyakit tifus. Misalnya. Pada umumnya. serta Veillonella parvula berada di mulut dan saluran pencernaan manusia dan hewan.

koloni bakteri dapat terlihat dalam bentuk cairan kental. Bakteri heterotrof terbagi menjadi bakteri saprofit dan parasit. Di dalam sitoplasma tersebar butiranbutiran nukleotida yang mengandung DNA. disebut diplococus. atau bola. Bakteri tidak mengandung klorofil sehingga tidak dapat membuat makanan sendiri. Jika bakteri cocus membelah diri pada satu bidang dan tetap saling melekat berpasangan dua dua. pada makanan yang telah busuk. Contohnya. Jika selnya membelah diri pada satu bidang dan tetap melekat berbaris . bakteri dibagi menjadi bakteri autotrof dan heterotrof.001 mm). Ukuran bakteri yang lebih kecil dari 0. yaitu berbentuk batang. dan bola. Tubuh bakteri berupa sel tunggal. Ciri-Ciri Bakteri Bakteri merupakan makhluk hidup bersel satu yang berukuran sangat kecil dan mempunyai bentuk yang beraneka ragam.1 m hanya dapat diamati dengan mikroskop elektron. b.1 m (1 mikron = 0.a. spiral. Ada pula yang kurang dari 1 m dan yang terkecil kira-kira berukuran 0. Bentuk tubuh ini dapat dijadikan dasar klasifikasi bakteri. bentuk bakteri akan beraneka ragam. belum terdapat inti dengan membran inti seperti pada sel umumnya. Jika dilihat dari struktur luarnya. Diplococus bacillus. Ukuran bakteri yang paling besar kira-kira 100 m. Belum terdapat plastida dan zat warna. Sekumpulan bakteri dapat membentuk koloni. Bentuk tubuh ini dapat dijadikan dasar klasifikasi bakteri. spiral. Isi sel berupa protoplas dengan membran plasma dan sitoplasma. contohnya. Dinding sel dilapisi selaput mirip gelatin yang menyebabkan dinding sel berlendir. lengket seperti lender yang berwarna putih kekuningan. Sebagian bakteri ada yang mempunyai karotenoida. dinding selnya tersusun dari hemiselulosa dan senyawa semacam pektin yang lebih mendekati pada sel hewan. Berdasarkan sumber zat makanannya. Bakteri hanya dapat diamati dengan menggunakan mikroskop. Struktur Tubuh Bakteri Bakteri berukuran sangat kecil sehingga struktur tubuhnya sulit untuk diamati. Berdasarkan kebutuhan oksigennya. Bakteri dapat berbentuk batang. bakteri dapat dibedakan menjadi bakteri aerob dan anaerob.

Ketiga struktur tersebut adalah flagel. misalnya. disebut stafilcocus. Spirillum. lebih kecil. dan (3) spiroseta (berupa spiral yang halus dan lentur). (2) koma (berupa lengkung kurang dari setengah lingkaran. monorik (satu flagel pada salah satu kutubnya). dan tidak lengkap). terlihat tiga struktur utama di luar dinding sel walaupun tidak semua bakteri memiliki ketiga struktur tersebut. tetapi ada juga yang dapat bergerak aktif dalam medium cair. Treponema pallidium. dan peritrik (flagel menyebar di seluruh permukaan sel). lebih banyak. misalnya. Spirillum dibedakan menjadi (1) bentuk spiral (berupa lengkung lebih dari setengah lingkaran). seperti glikogen. dan vulotin. lofotrik (ada seberkas flagel pada salah satu kutubnya). bakteri tersebut dapat membentuk rambut-rambut plasma yang dapat menembus dinding plasma. disebut streptococus. amilosa. misalnya. Kapsul atau lapisan lendir merupakan bahan kental yang mengelilingi dinding sel bakteri. misalnya. Plasma bakteri banyak mengandung vakuola-kecil yang berisi cadangan makanan. misalnya. disebut sarsina. Umumnya. lemak. Bakteri yang berbentuk spiral biasanya tidak berkelompok. Spirillum minor. Pada fase tertentu. Sarcina ventriculi. Fungsi pili adalah sebagai pintu gerbang bagi masuknya materi genetik selama perkawinan dan berfungsi membantu untuk melekatkan diri pada jaringan hewan atau tumbuhan yang merupakan sumber nutriennya. bakteri bergerak pasif. dan lebih pendek daripada flagel. Rambut plasma ini disebut bulu cambuk atau flagel. Jika selnya membelah diri pada tiga bidang dalam suatu pola teratur membentuk penataan seperti kubus. pili. misalnya. Pili (fimbriae). Vibrio comma. Jika selnya membelah diri pada dua bidang dan secara khas membentuk kelompok terdiri dari empat sel. dan kapsul. Jika selnya membelah diri pada tiga bidang dalam suatu pola tak teratur seperti anggur. Kapsul penting bagi bakteri karena merupakan pelindung dan .seperti rantai. Dengan mikroskop. misalnya. Jumlah flagel dapat berbeda-beda. disebut tetracocus (Pediococcus cerevisiae). Pili hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron dan tidak berhubungan dengan pergerakan. subpolar (dua flagel masingmasing di bawah kutubnya). Staphylococcus aureus. pendek. zat putih telur. berupa filamen atau benang.

lalu bagian dalam tubuh terdapat sitoplasma dan struktur-struktur di dalam sitoplasma. terdapat struktur dalam tubuh bakteri. Bakteri parasit adalah bakteri yang hidup menumpang pada makhluk hidup lain. Berdasarkan Cara Memperoleh Makanannya 1 ) Bakteri Heterotrof Bakteri heterotrof adalah bakteri yang hidup dan memperoleh makanan dari lingkungannya karena tidak dapat membuat makanan sendiri.sebagai penyimpan cadangan makanan. misalnya. Macam-Macam Bakteri Berdasarkan cara memperoleh makanannya dan kebutuhan oksigennya. sampah. Bakteri ini dapat hidup secara saprofit dan parasit. bakteri Eschericia coli yang berperan sebagai pembusuk sisa makanan dalam usus besar dan bakteri Lactobacillus garicus yang berperan dalam pembuatan yogurt. Contoh penyakit yang disebabkan oleh bakteri ini. contohnya. Setelah kapsul ditemukan tubuh bakteri yang batas terluarnya adalah dinding sel. Bakteri saprofit adalah bakteri yang hidup pada jasad yang sudah mati. kapsul dapat berfungsi meningkatkan kemampuan bakteri dalam menginfeksi inangnya atau dengan kata lain meningkatkan daya virulensi. kolera disebabkan oleh bakteri Vibrio cholerae. disentri disebabkan oleh bakteri Shigella dysenterriae. TBC disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. kemudian di bawahnya terdapat membrane sel. bangkai. atau kotoran. sifilis disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. antara lain. Pada bakteri penyebab penyakit. Bakteri ini sering disebut sebagai bakteri pembersih karena dapat menguraikan sampah-sampah organik sehingga menguntungkan bagi manusia. Membran sel pada bagian tertentu membentuk mesosom. . Selain tiga struktur utama di luar tubuh bakteri. 3. a. dan radang paruparu (pneumoniae) disebabkan oleh bakteri Diplococcus pneumoniae. Bakteri ini biasanya bersifat merugikan makhluk hidup yang ditumpanginya karena dapat menimbulkan penyakit. Perhatikanlah struktur tubuh bakteri di bawah ini.

bakteri nitrat dengan mengoksidkan HNO2. 2 ) Bakteri Anaerob Bakteri anaerob adalah bakteri yang dapat hidup tanpa oksigen bebas. bakteri Lactobacillus bulgaricus. pernapasan. Contohnya bakteribakteri yang mempunyai zat warna. yaitu bakteri yang bersifat kemoautotrof dan bakteri yang bersifat fotoatotrof. antara lain. minuman. bakteri dapat dibedakan menjadi bakteri aerob dan bakteri anaerob. Bakteri fotoautotrof adalah bakteri yang membuat makanannya dengan bantuan energi yang berasal dari cahaya matahari. dan energi. seperti tumbuhan hijau. Akan tetapi. proses oksidasi senyawa tertentu. Bakteri aerob secara obligat adalah bakteri yang mutlak memerlukan oksigen bebas dalam hidupnya. misalnya. Berdasarkan asal energi yang digunakan. bakteri nitrit dengan mengoksidkan NH3. 1 ) Bakteri Aerob Bakteri aerob adalah bakteri yang hidupnya memerlukan oksigen bebas. Contohnya. bakteri autotrof dapat dibedakan menjadi dua.Penularan penyakit yang disebabkan oleh bakteri dapat melalui makanan. dan Clostridium tetani. bakteri belerang dengan mengoksidkan senyawa belerang. b. jika bakteri tersebut dapat hidup tanpa kebutuhan oksigen . 2 ) Bakteri Autotrof Bakteri autotrof adalah bakteri yang dapat membuat makanannya sendiri. ataupun kontak langsung dengan penderita. misalnya. Bakteri ini adalah bakteri yang mengandung zat warna hijau sehingga dapat melakukan fotosintesis. baik secara langsung maupun tidak langsung. Berdasarkan Kebutuhan Oksigennya Berdasarkan kebutuhan oksigennya. dari golongan Thiorhodaceae (bakteri belerang berzat warna). Bakteri kemoautotrof adalah bakteri yang membuat makanannya dengan bantuan energi yang berasal dari reaksi-reaksi kimia. Bakteri yang hidup secara aerob dapat memecah gula menjadi air. Nitosococcus. bakteri Nitrosomonas. bakteri asam susu. dan Nitrobacter. misalnya. CO2.

Pada keadaan optimal. dan berbentuk rantai (streptococus). Proses pembelahan diri pada bakteri terjadi secara biner melintang. delapan sel membentuk kubus (sarcina). Faktor lingkungan ini adalah cahaya matahari yang terus-menerus. Sel anakan hasil pembelahan ini akan membentuk suatu koloni yang dapat dijadikan satu tanda pengenal untuk jenis bakteri. ada pula jenis bakteri yang akan mati karena perubahan faktor lingkungan. Pembelahan biner melintang adalah pembelahan yang diawali dengan terbentuknya dinding melintang yang memisahkan satu sel bakteri menjadi dua sel anak. sel-sel bakteri dapat mempertahankan diri dengan pembentukan spora. Misalnya. 4. tetap saja dapat dikendalikan oleh faktor-faktor penghambat sehingga peranan bakteri di alam sebagai salah satu pengurai dapat seimbang dengan makhluk hidup produsen dan konsumen Dalam keadaan normal. dan adanya zat-zat penghambat dan pembunuh bakteri. . beberapa jenis bakteri dapat membelah setiap 20 menit. Reproduksi bakteri dapat berlangsung dengan sangat cepat. Dalam satu jam bakteri dapat berkembang biak menjadi berjutajuta sel. Akan tetapi. Reproduksi Bakteri Bakteri dapat berkembang biak secara aseksual dengan membelah diri pada lingkungan yang tepat atau sesuai. berapa jumlah bakteri yang dihasilkan dari 1 bakteri dalam waktu 24 jam. Keadaan tersebut juga menunjukkan bahwa meskipun populasi bakteri sangat besar. bakteri itu disebut bakteri anaerob fakultatif. Dua sel bakteri ini mempunyai bentuk dan ukuran sama (identik). bakteri yang terdiri dari sepasang sel (diplococcus). spora akan tumbuh kembali menjadi satu sel bakteri. seperti antibiotika dan desinfektan. Coba kamu hitung kalau setiap 20 menit bakteri dapat membelah. kenaikan suhu. Pada kondisi yang kurang menguntungkan. kekeringan.secara mutlak atau dapat hidup tanpa adanya oksigen.

perkembangbiakan bakteri yang terjadi dengan cara ini disebut perkembangbiakan paraseksual. a. Transduksi adalah pemindahan DNA dari sel pemberi ke sel penerima dengan perantaraan virus. bakteri ada yang menguntungkan dan ada pula yang merugikan. Rhizobium bersimbiosis pada akar leguminosarum untuk mengikat nitrogen. . protein virus yang berfungsi sebagai cangkang digunakan untuk pembungkus dan membawa DNA bakteri pemberi menuju sel penerima. Bakteri yang Menguntungkan Bakteri yang menguntungkan bagi kehidupan manusia. Oleh karena itu. Dalam hal ini. Bagi kehidupan manusia. harus terjadi hubungan langsung. sebagai berikut. Meskipun demikian. a. 5. tidak terjadi kontak langsung antara bakteri pemberi DNA dan penerima. Dalam proses ini. c. Jadi. Perkembangbiakan parasekual bakteri dapat terjadi dengan tiga cara.Bakteri tidak melakukan pembiakan seksual yang sebenarnya. dan transduksi. pada bakteri terjadi pertukaran materi genetik dengan sel pasangannya. Transformasi adalah pemindahan potongan materi genetik atau DNA dari luar ke sel bakteri penerima. yaitu transformasi. antara lain. 2. Peran Bakteri bagi Kehidupan Manusia Telah dijelaskan di atas bahwa bakteri dapat hidup di berbagai tempat sehingga keberadaan bakteri tersebut dapat menimbulkan efek yang besar bagi kehidupan manusia. konjugasi. untuk memasukkan DNA dari sel pemberi ke sel penerima. b. karena bakteri tidak mengalami penyatuan sel kelamin. 1. seperti yang terjadi pada makhluk hidup eukariot. Konjugasi adalah penggabungan antara DNA pemberi dan DNA penerima melalui kontak langsung. Azotobacter hidup di dalam tanah dan dapat mengikat nitrogen sehingga dapat menyuburkan tanah.

Acetobacter dimanfaatkan untuk mengubah air cuka menjadi alkohol dan alkohol menjadi asam cuka. 6. dimanfaatkan untuk proses pembuatan susu yogurt dan susu keju. . 5) Mycobacterium tuberculosis penyebab penyakit tuberkulosis. 3) Neisseria meningitidis penyebab penyakit meningitis. Bakteri yang Merugikan Bakteri yang merugikan bagi kehidupan manusia. dan 6) Mycobacterium leprae penyebab penyakit lepra. antara lain. sebagai berikut: 1) Salmonella typhosa penyebab penyakit tifus. Acetobacter xylium dimanfaatkan untuk pembuatan nata de coco. 2) Shigella dysenteriae penyebab penyakit disentri. 7. 5. Streptococcus griceus dimanfaatkan untuk penghasil antibiotic streptomisin sehingga banyak dimanfaatkan dalam industri obatobatan. 4) Neisseria gonorrhoeae penyebab penyakit kencing nanah. 8. b. Lactobacillus sp. Bakteri saprofit anaerob dimanfaatkan untuk pembuatan gas bio atau biogas. E. coli membantu pembusukan makanan di dalam usus besar dan penghasil vitamin K yang membantu pembekuan darah.3. 4.

.PT balai pustaka. Kistinah.lestari. Rani.Ary.Biologi 1 Kelas X Sma Dan Ma. depertemen pusat perbukukuan nasinal.2009.dkk. Biologi Makhlukh Hidup dan Lingkungannya SMA/MA. 2009.endang.s.PT balai pustaka.Biologi 1 Untuk Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah Kelas X.idun. depertemen pusat perbukukuan nasinal.PT balai pustaka.Sumber Sulistiorini.Riana.depertemen pusat perbukukuan nasinal.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->