LAMPIRAN III PERATURAN KEPALA BRR NAD NIAS NOMOR : ……….. TAHUN 2006 TANGGAL : …………………..

2006

Contoh Dokumen Lelang Untuk Jasa Konstruksi BAB I INSTRUKSI KEPADA PESERTA LELANG A. UMUM 1. LINGKUP PEKERJAAN

1.1. Pengguna Jasa menentukan nama paket pekerjaan yang dituangkan dalam data lelang dan diumumkan secara luas melalui media internet. 1.2. Penyedia jasa harus memilh paket pekerjaan berdasarkan IUJK sesuai dengan bidang sub bidang yang telah ditentukan dalam data lelang. 1.3. Pemenang lelang wajib menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu yang ditentukan dalam data lelang dan syarat-syarat khusus kontrak dengan mutu sesuai spesifikasi teknis dan biaya sesuai kontrak. 1.4. Lingkup pekerjaan yang dilelangkan sesuai dengan ketentuan dalam data lelang.

2. SUMBER DANA 3. PERSYARATAN PESERTA LELANG

3.1.

APBN BRR NAD-Nias Tahun Anggaran 200…

3.1. Pelelangan ini dapat diikuti oleh semua penyedia jasa pelaksana Konstruksi (Pemborong) dari luar propinsi / kabupaten / kota yang memenuhi persyaratan pelelangan Umum. 3.2. Adalah suatu Badan Usaha Bidang Jasa Konstruksi yang terdaftar di LPJKN dan memiliki IUJK yang masih berlaku dari Pemerintah Kota / Kabupaten domisili peserta lelang dengan bidang, sub bidang dan kualifikasi sesuai dengan data lelang yang SKK dan SKP-nya memenuhi syarat untuk pelaksanaan pengadaan ini. 3.3. Peserta lelang harus mengutamakan penggunaan bahan, peralatan, dan jasa produksi dalam negeri. 3.4. Peserta lelang harus menyerahkan dokumen penawaran sesuai persyaratan yang ditentukan. 3.5. Penyedia jasa yang ditunjuk oleh pengguna jasa untuk melaksanakan layanan jasa konsultansi perencanaan atau pengawasan pekerjaan atau yang berafiliasi dengan peserta lelang tidak diperkenankan menjadi peserta lelang.

2

4. KUALIFIKASI PESERTA LELANG

4.1. Dalam hal pelelangan dilakukan dengan pasca kualifikasi, form isian kualifikasi disampaikan bersamaan dengan dokumen penawaran. 4.2. Dalam hal pelelangan dilakukan dengan prakualifikasi, form isian kualifikasi disampaikan pada waktu pemasukan dokumen prakualifikasi 4.3. Persyaratan kualifikasi peserta lelang tercantum dalam form isian kualifikasi. .

5. PENYERAHAN DOKUMEN PENAWARAN

5.1. Setiap peserta lelang atas nama sendiri atau sebagai anggota kemitraan hanya boleh menyerahkan satu penawaran untuk satu paket pelelangan pekerjaan. 5.2. Peserta lelang yang menyerahkan lebih dari satu penawaran untuk satu paket pelelangan pekerjaan akan digugurkan. 5.3. Jumlah Dokumen Penawaran yang harus disampaikan oleh peserta lelang sesuai dengan point 19.1 (Dokumen Penawaran).

6. BIAYA PENAWARAN

Semua biaya yang dikeluarkan oleh penyedia jasa untuk mengikuti pelelangan menjadi beban penyedia jasa dan tidak mendapat penggantian dari pengguna jasa. 7.1. Panitia pengadaan memberikan penjelasan mengenai dokumen lelang (Aanwijzing) pada waktu dan tempat sesuai ketentuan dalam data lelang. 7.2. Dalam acara penjelasan dokumen lelang, dijelaskan mengenai: a. Metoda penyelenggaraan pelelangan; b. Cara penyampaian penawaran (satu sampul atau dua sampul atau dua tahap); c. Dokumen yang harus dilampirkan dalam dokumen penawaran; d. Acara pembukaan dokumen penawaran; e. Metoda evaluasi; f. Hal-hal yang menggugurkan penawaran; g. Jenis kontrak yang akan digunakan; h. Ketentuan dan cara evaluasi berkenaan dengan preferensi harga atas penggunaan produksi dalam negeri; i. Ketentuan dan cara sub kontrak sebagian pekerjaan kepada usaha kecil termasuk koperasi kecil; j. Besaran, masa berlaku dan penjamin yang dapat mengeluarkan jaminan penawaran.

7. PENJELASAN LELANG (Aanwijzing)

RKS-KONSTRUKSI

3

7.3. Pertanyaan dari peserta lelang, jawaban dari panitia pengadaan, keterangan lain termasuk perubahannya, dan hasil peninjauan lapangan dituangkan dalam Berita Acara Penjelasan (BAP).dan harus sudah di upload ke portal e-procurement (www.surabayaeproc-or.id) paling lambat 4 (empat) hari kerja setelah penjelasan pekerjaan (aanwijzing). 7.4. Peserta lelang yang tidak hadir pada saat penjelasan dokumen lelang dapat mengajukan pertanyaan melalui portal e-Procurement sesuai waktu dalam data lelang. 7.5. Dalam acara penjelasan lelang, diumumkan nilai total harga perkiraan sendiri (HPS). Rincian HPS tidak boleh dibuka dan bersifat rahasia. 7.6. Peserta lelang yang tidak hadir pada saat penjelasan dokumen lelang tidak dapat dijadikan dasar untuk menolak/menggugurkan penawarannya. 8. PENINJAUAN LAPANGAN 8.1. Bila dipandang perlu, panitia pengadaan dapat memberikan penjelasan lanjutan dengan melakukan peninjauan lapangan. 8.2. Peserta lelang dengan risiko dan biaya sendiri dianjurkan untuk meninjau lapangan pekerjaan dengan saksama untuk memperoleh data dan informasi yang diperlukan guna menyiapkan penawaran.

B. DOKUMEN LELANG 9. ISI DOKUMEN LELANG 9.1. Dokumen lelang terdiri dari: BAB I Instruksi Kepada Peserta Lelang; BAB II Data Lelang; BAB III Bentuk Surat Penawaran, Surat Kemitraan dan Surat Kuasa ; BAB IV Syarat-Syarat Umum Kontrak; BAB V Syarat-Syarat Khusus Kontrak; BAB VI Spesifikasi Teknis; BAB VII Gambar-Gambar; BAB VIII Daftar Kuantitas, Analisa Harga Satuan dan Metoda Pelaksanaan; BAB IX Bentuk-Bentuk Jaminan. Addendum (bila ada) 10.1. Klarifikasi dokumen lelang dilakukan pada saat Penjelasan Pekerjaan ( Aanwijziing) yang jadwal dan tempatnya ditentukan oleh panitia pengadaan.

10.KLARIFIKASI DOKUMEN LELANG
RKS-KONSTRUKSI

komposisi dan jumlah RKS-KONSTRUKSI .1.3. b. dan ditandatangani oleh yang berhak serta dicap (di stempel). terdiri dari: Dokumen Administrasi : (a). Copy Jaminan Penawaran (c).ADDENDUM DOKUMEN LELANG 11. bermeterai cukup. Metodologi Pelaksanaan (h).DOKUMEN PENAWARAN 12. Panitia pengadaan tidak akan menanggapi permohonan klarifikasi yang diterima di portal eprocurement yang diajukan peserta lelang diluar waktu yang ditentukan dalam data lelang. Copy bukti tanda terima penyampaian Surat Pajak Tahunan (SPT) pajak penghasilan (PPh) tahun terakhir dan fotocopy Surat Setoran Pajak (SSP) PPh pasal 29 Dokumen Teknis : (f). Dokumen penawaran terdiri dari: a.BAHASA PENAWARAN 13. harus bertanggal. Jenis. Jika terdapat hal-hal/ketentuan baru atau perubahan penting yang perlu ditampung.2. C. Analisa harga satuan pekerjaan satuan upah. Surat Penawaran Harga (sistem satu sampul) (b). 11. Time Schedule (g). Daftar Kuantitas dan Harga (d). 11.bahan dan alat) (harga (e).1. kapasitas.1. maka panitia pengadaan akan mengubah ketentuan dokumen lelang dengan menerbitkan addendum. 13. Surat penawaran.2. 11. PENYIAPAN PENAWARAN 12.4 10. Addendum yang dikeluarkan dapat di download dari portal e-Procurement atau didapatkan hardcopynya dari panitia pengadaan. Semua dokumen penawaran harus menggunakan Bahasa Indonesia. Lampiran surat penawaran. Addendum dokumen lelang menjadi bagian tak terpisahkan dari dokumen lelang dan harus sudah di upload ke portal e-procurement bersamaan dengan Berita Acara Penjelasan Pekerjaan (BAP) atau paling lambat 4 (empat) hari kerja setelah penjelasan pekerjaan (aanwijzing).

RKS-KONSTRUKSI . peralatan minimal yang disediakan. (k). Spesifikasi teknis Personil inti Persyaratan teknis lainnya. Surat pernyataan mengikuti lelang sampai akhir proses pelelangan Dokumen Kualifikasi : (m). Form isian penilaian kualifikasi yang diprint out dari portal e-Procurement BRR NAD Nias. (j). Pakta integritas dan (o). Pernyataan minat untuk mengikuti pengadaan yang diprint out dari portal eProcurement BRR NAD Nias (n). (l).5 (i).

HARGA PENAWARAN 14. tanggal. RKS-KONSTRUKSI . Peserta lelang harus mengisi harga satuan dan jumlah harga untuk semua mata pembayaran dalam Daftar Kuantitas dan Harga. Harga satuan dasar.5.4. tahun dan jam pemasukan CONTOH SAMPUL PENAWARAN Satuan Kerja Alamat Paket Pekerjaan Pelelangan Hari Tanggal Jam Tempat : : : : : : : : 14. Cara pembayaran dilakukan sesuai ketentuan dalam data lelang 15. jumlah harga penawaran dan pembayarannya harus menggunakan mata uang Rupiah.3. 16. maka dianggap sudah termasuk dalam harga satuan mata pembayaran yang lain dan pekerjaan tersebut tetap harus dilaksanakan. 14. sebelum akhir masa berlakunya penawaran. Sampul penawaran mencantumkan alamat pengguna barang/jasa serta tempat.MASA BERLAKUNYA PENAWARAN 15. Harga penawaran adalah harga yang tercantum dalam surat penawaran berdasarkan jumlah rincian dalam daftar kuantitas dan harga.2. Harga satuan yang tercantum dalam Daftar Kuantitas dan Harga adalah tetap. 14. bulan. Apabila harga satuan dicantumkan nol/tidak diisi untuk mata pembayaran tertentu.1.1.1. panitia pengadaan dapat meminta kepada peserta lelang secara tertulis untuk memperpanjang masa berlakunya penawaran tersebut dalam jangka waktu tertentu. 14. 15.2. hari.6 14. Semua pajak dan retribusi yang harus dibayar oleh penyedia jasa dalam pelaksanaan kontrak. serta pengeluaran lainnya sudah termasuk dalam harga penawaran. Dalam keadaan khusus.2.MATA UANG PENAWARAN DAN CARA PEMBAYARAN 16. harga satuan pekerjaan. Masa berlakunya penawaran adalah sesuai ketentuan dalam data lelang. 16.

17.6. 17. 17....10..2..9.. 17.8.5. Jaminan penawaran harus diterbitkan oleh bank umum (tidak termasuk bank perkreditan rakyat) atau oleh perusahaan asuransi yang mempunyai program asuransi kerugian (surety bond) yang mempunyai dukungan reasuransi sebagaimana yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan. 17. Paket pekerjaan yang dijaminkan sama dengan paket pekerjaan yang dilelang RKS-KONSTRUKSI . 17. Penawaran yang tidak dilampiri jaminan penawaran sesuai dengan substansi format jaminan penawaran yang berlaku dinyatakan gugur...3. Menyetujui permintaan tersebut tanpa mengubah penawaran.. Nama penawar sama dengan nama yang tercantum dalam Jaminan Penawaran dengan nilai tidak kurang dari yang dipersyaratkan dalam Dokumen Pengadaan.... 17. b. Jaminan penawaran dari peserta lelang yang tidak menang dikembalikan segera setelah penetapan pemenang lelang.. Jaminan penawaran harus mempunyai substansi yang sesuai dengan format jaminan penawaran. Peserta lelang harus menyediakan jaminan penawaran dalam mata uang Rupiah dengan nominal sebesar antara 1% (satu persen) sampai dengan 3% (tiga persen) dari nilai harga perkiraan sendiri (HPS).1. Peserta lelang dapat: a. Masa berlaku Surat Jaminan Penawaran sekurang-kurangnya sama dengan masa berlaku Surat Penawaran Harga (SPH). 17.... 17. Jaminan Penawaran ditujukan kepada Pejabat Pelaksana Kegiatan paket pekerjaan . Menolak permintaan tersebut secara tertulis dan jaminan penawarannya tidak disita dan tidak dikenakan sanksi.JAMINAN PENAWARAN 17... 17.3. tetapi diminta memperpanjang masa berlakunya jaminan penawaran untuk jangka waktu tertentu dan menyampaikan pernyataan perpanjangan masa berlakunya penawaran dan perpanjangan jaminan penawaran kepada pantia pengadaan. Nilai dan masa berlakunya sesuai ketentuan dalam data lelang.7 16.4..7..... Jaminan penawaran dari Kerja Sama Operasi (KSO) harus ditulis atas nama semua anggota KSO.

maka dokumen penawaran asli yang berlaku. Jaminan penawaran dari pemenang lelang dikembalikan segera setelah pemenang lelang menanda tangani perjanjian dan menyerahkan jaminan pelaksanaan. atau 2) Menandatangani surat perjanjian.11. atau c. Catatan : RKS-KONSTRUKSI . maka perubahan tidak boleh dilakukan dengan memberikan tipex. Peserta lelang menolak koreksi aritmatik atas harga penawarannya (Jika menggunakan koreksi aritmati).8 17. Jaminan penawaran akan disita apabila: a. D. PEMASUKAN PENAWARAN 19. Perubahan dapat dilakukan dengan membuat dokumen baru atau memberikan garis tepat pada kalimat / tulisan yang salah dan kemudian diparaf oleh orang yang membuat penawaran. Peserta lelang menarik penawarannya selama masa berlakunya penawaran. Dokumen penawaran asli dan rekaman harus ditandatangani oleh orang yang berhak atas nama badan usaha peserta lelang sesuai dengan akta pendirian dan perubahannya. 18. atau d. Penyampaian dokumen menggunakan sistem satu sampul.3. Pemenang lelang dalam batas waktu yang ditentukan gagal: 1) Menyerahkan jaminan pelaksanaan. Pemenang lelang mengundurkan diri. 17. penawaran Untuk sistem 1 (satu) sampul keseluruhan dokumen penawaran dijilid menjadi 1 (satu) buku dan dimasukkan ke dalam satu sampul. 18. atau b. akta pendirian cabang dan perubahannya atau perjanjian KSO.1. Peserta lelang harus menyampaikan 1(satu) dokumen penawaran asli dan diberi tanda “ASLI” dan 2 (dua) dokumen penawaran rekaman yang masing-masing diberi tanda “REKAMAN”. 18.2. yang mencakup semua persyaratan yang ditentukan dalam dokumen lelang. Apabila terdapat perbedaan antara dokumen penawaran asli dan rekaman.1.DOKUMEN PENAWARAN 18.SAMPUL DAN TANDA PENAWARAN 19. Jika ada perubahan pada dokumen penawaran yang bukan merupakan hasil print out dari portal eProcurement BRR NAD Nias.12.

Peserta lelang tidak boleh mengubah / menarik penawaran setelah memasukkan dalam kotak penawaran. sampul dua berisi data penawaran harga. 21.2. Jika tidak disegel dan ditandai. Peserta lelang harus menyegel dan menandai sampul penawaran (di-lak). Penawaran baik secara hard copy maupun soft copy harus disampaikan kepada panitia pengadaan paling lambat 1 jam sebelum waktu pembukaan sampul sebagaimana jadwal di portal e-Procurement BRR NAD Nias.9 untuk Penyampaian penawaran sistim 2 dua sampul. 20.PENAWARAN TERLAMBAT 21. 22. Panitia pengadaan dapat mengundurkan batas akhir waktu pemasukan penawaran dengan mencantumkan hal tersebut dalam addendum dokumen lelang. Sampul 1 dievaluasi terlebih dahulu 19.1. PENGGANTIAN ATAU PENAMBAHAN DOKUMEN PENAWARAN RKS-KONSTRUKSI . Panitia Pengadaan tidak bertanggung jawab apabila terjadi salah penempatan atau pembukaan dini sampul penawaran oleh pihak yang tidak berkepentingan. 20. Sampul 1 dan sampul 2 dimasukkan dalam satu sampul (di-lak) untuk Penyampaian penawaran sistim 2 dua Tahap. • • • sampul satu berisi data administrasi dan teknis. • • • sampul satu berisi data administrasi dan teknis. sampul dua berisi data penawaran harga.1. PENGUBAHAN.2. 22.PENARIKAN.BATAS AKHIR WAKTU PEMASUKAN PENAWARAN 20. Setiap penawaran yang diterima oleh panitia pengadaan setelah batas akhir waktu pemasukan penawaran akan ditolak dan dikembalikan kepada peserta lelang dalam keadaan tertutup (sampul dalam tidak dibuka).1.

PEMBUKAAN PENAWARAN 23. Setiap usaha peserta lelang untuk mencampuri proses evaluasi dokumen penawaran atau keputusan pemenang akan mengakibatkan ditolaknya penawaran yang bersangkutan. Panitia meneliti isi kotak / tempat pemasukan dokumen penawaran dan menghitung jumlah penawaran yang masuk. konfirmasi dan usulan calon pemenang lelang tidak boleh diberitahukan kepada peserta lelang atau orang lain yang tidak berkepentingan. pada waktu dan tempat sesuai ketentuan dalam data lelang. klarifikasi. PEMBUKAAN PENAWARAN DAN EVALUASI 23.1.10 E. 24. 23. Selanjutnya pelelangan tidak dapat diteruskan dan akan dilakukan pelelangan ulang dengan mengumumkan kembali dan mengundang peserta lelang yang baru. Panitia meminta kesediaan sekurang kurangnya dua wakil peserta lelang yang hadir sebagai saksi. Setelah sampai waktu yang telah ditentukan. Proses evaluasi dokumen penawaran bersifat rahasia dan dilaksanakan oleh panitia pengadaan secara independen. evaluasi. menunjukkan dan membacakan dihadapan para peserta pelelangan mengenai dokumen penawaran yang terdiri dari : (a) surat penawaran yang menyebutkan masa berlaku penawaran (b) jaminan penawaran (c) daftar kuantitas dan harga 23. Panitia Pengadaan memeriksa. Apabila tidak terdapat saksi dari peserta pelelangan yang hadir. Panitia pengadaan membuka dokumen penawaran di hadapan peserta lelang.2. acara pembukaan penawaran dilakukan dengan disaksikan oleh dua saksi di luar Panitia yang ditunjuk secara tertulis oleh Panitia. 23.KERAHASIAAN PROSES RKS-KONSTRUKSI . Informasi yang berhubungan dengan penelitian. 23. Jika penawaran hardcopy kurang dari tiga Panitia tidak akan membuka penawaran online di portal e-Procurement BRR NAD Nias.3. wakil peserta lelang tetap tidak ada yang hadir. Panitia pengadaan harus membuat berita acara pembukaan penawaran (BAPP). 24.4.3. Panitia menunda pembukaan kotak / tempat pemasukan sekurang-kurangnya dua jam.2. 24.1. 24.5.

panitia pengadaan dapat melakukan konfirmasi kepada peserta lelang dan instansi terkait. Penawaran yang memenuhi syarat administrasi 26. 25.2. Terhadap hal-hal yang diperlukan. tidak terjadi pengaturan bersama (kolusi) di antara para peserta dan/atau dengan panitia/pejabat pengadaan yang dapat merugikan negara dan/atau peserta lainnya. Jenis penyimpangan yang berpengaruh terhadap hal-hal yang sangat substantif dan akan mempengaruhi lingkup. Penawaran yang memenuhi syarat adalah penawaran yang memenuhi syarat administrasi.1. tanpa adanya penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat. Persyaratan tambahan di luar ketentuan dokumen lelang yang akan menimbulkan persaingan tidak sehat dan/atau tidak adil di antara peserta lelang yang memenuhi syarat. 26. Apabila penawaran tidak memenuhi ketentuan dokumen lelang. 26. c. Untuk menunjang penelitian dan evaluasi dokumen penawaran. Klarifikasi dan tanggapan atas klarifikasi harus dilakukan secara tertulis. panitia pengadaan dapat melakukan klarifikasi. akan ditolak oleh panitia pengadaan dan tidak dapat diperbaiki (post bidding) sehingga menjadi memenuhi syarat. RKS-KONSTRUKSI .PEMERIKSAAN adalah yang memenuhi persyaratan sebagai berikut: PENAWARAN a) Syarat-syarat yang diminta berdasarkan dokumen DAN pemilihan penyedia barang/jasa dipenuhi/ PENAWARAN dilengkapi dan isi setiap dokumen benar serta YANG MEMENUHI dapat dipastikan bahwa dokumen penawaran SYARAT ditandatangani oleh orang yang berwenang.KLARIFIKASI DAN KONFIRMASI PENAWARAN 25. Substansi kegiatan tidak konsisten dengan dokumen lelang. Penawaran dengan penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat adalah: a. 26. Klarifikasi tidak boleh mengubah substansi dan harga penawaran. dan hasil/kinerja/performance pekerjaan.1.11 25.3. Peserta lelang harus memberikan tanggapan atas klarifikasi. b) Dokumen penawaran yang masuk menunjukkan adanya persaingan yang sehat. kualitas.2. b.

dan harga satuan dalam daftar kuantitas dan harga tetap dibiarkan kosong. c. dengan harga satuan pada analisa harga satuan yang bersangkutan.1. 3) Mata pembayaran yang tidak diberi harga satuan dianggap sudah termasuk dalam harga satuan mata pembayaran yang lain. Koreksi aritmatik pada daftar kuantitas dan harga dilakukan terhadap perkalian antara kuantitas dengan harga satuan beserta penjumlahannya. Apabila terdapat perbedaan antara harga satuan pada daftar kuantitas dan harga. 27. maka yang mengikat adalah harga satuan pada daftar kuantitas dan harga. sebagai berikut: 1) Harga satuan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga tidak boleh dikoreksi. Koreksi aritmatik dapat dilakukan sebelum evaluasi dokumen penawaran. sebagai berikut: a. maka dilakukan pembetulan dan yang mengikat adalah hasil koreksi. b. 4) Hasil koreksi aritmatik pada daftar kuantitas dan harga tersebut harus diberitahukan kepada penawar dalam waktu secepatnya. RKS-KONSTRUKSI . 2) Apabila terdapat kesalahan hasil pengalian antara kuantitas dengan harga satuan dan penjumlahan.2. Kesalahan kuantitas pekerjaan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga disesuaikan dengan kuantitas yang tercantum dalam dokumen lelang.KOREKSI ARITMATIK (jika menggunakan koreksi aritmatik jika tidak menggunakan koreksi aritmatik pasal 28 ini dihapus) 27. maka penawarannya ditolak dan jaminan penawarannya disita. Bila penawar tidak dapat menerima jumlah penawaran hasil koreksi aritmatik.12 27.

b. mengevaluasi 29. Jika tidak sama.1. h. g. Urutan pelaksanaan evaluasi penawaran adalah sebagai berikut : a. maka penawaran dinyatakan tidak memenuhi persyaratan penawaran. d. f. a.2. Panitia pengadaan hanya akan penawaran yang memenuhi syarat.MATA UANG UNTUK EVALUASI PENAWARAN 29. Harga penawaran dalam SPH harus sama dengan penawaran yang di submit ke portal e-Procurement (softcopy). Harga penawaran adalah harga yang tercantum dalam surat penawaran harga / SPH (hardcopy) berdasarkan jumlah rincian Daftar Kuantitas dan Harga untuk seluruh item pekerjaan. 29. atau kepala cabang perusahaan yang diangkat kantor pusat. atau pekabat yang menurut perjanjian kerjasama. 29. Evaluasi administrasi Evaluasi administrasi meliputi: 1). Metoda evaluasi penawaran dilakukan sesuai dengan ketentuan dalam data lelang. Apabila ditemukan perbedaan penulisan antara angka dan huruf RKS-KONSTRUKSI . Surat penawaran. e. Surat penawaran bertanggal. Penawaran akan dievaluasi berdasarkan mata uang Rupiah.EVALUASI PENAWARAN 28. bermeterai dan dicap stempel perusahaan. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu yang ditetapkan dalam dokumen pemilihan penyedia barang/jasa.1. Jangka waktu berlakunya surat penawaran tidak kurang dari waktu yang ditetapkan dalam dokumen pemilihan penyedia barang/jasa. Surat Penawaran ditujukan kepada Pejabat Pelaksana Kegiatan Paket Pekerjaan ……………………………………………… c.3. Surat penawaran harus ditandatangani oleh Direktur perusahaan atau penerima kuasa yang tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya.13 28.

Besar jaminan penawaran tidak kurang dari nilai nominal yang ditetapkan dalam dokumen pemilihan penyedia barang/jasa. Diterbitkan oleh bank umum (tidak termasuk bank perkreditan rakyat) atau oleh perusahaan asuransi yang mempunyai program asuransi kerugian (surety bond) yang mempunyai dukungan reasuransi sebagaimana persyaratan yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan. kurang jelas surat jaminan dengan pihak substansi dari 3). b. c. Surat jaminan penawaran. 2). maka yang harus sama dengan nilai penawaran yang disubmit ke portal eProcurement adalah nilai dalam tulisan huruf. Nama pengguna barang/jasa yang menerima jaminan penawaran sama dengan nama pengguna barang/jasa yang mengadakan pelelangan. g. Paket pekerjaan yang dijamin sama dengan paket pekerjaan yang dilelang. d. h. dianggap RKS-KONSTRUKSI . Masa berlaku jaminan penawaran tidak kurang dari jangka waktu yang ditetapkan dalam dokumen pemilihan penyedia barang/jasa. f. Apabila ada hal-hal yang dan/atau meragukan dalam penawaran perlu diklarifikasi yang terkait tanpa mengubah jaminan penawaran.14 pada nilai penawaran di SPH. Isi surat jaminan penawaran harus sesuai dengan ketentuan dalam dokumen pemilihan penyedia barang/jasa. Jika harga satuan-nya nol atau tidak ditulis dilakukan klarifikasi dan kegiatan tersebut harus tetap dilaksanakan. a. Nama peserta lelang sama dengan nama yang tercantum dalam surat jaminan penawaran. e. Daftar kuantitas dan harga. Besar jaminan penawaran dicantumkan dalam angka dan huruf. Daftar kuantitas dan harga satuan setiap jenis pekerjaan untuk harga satuan diisi lengkap.

4). 2) Jadual waktu pelaksanaan. Analisis harga satuan pekerjaan utama. c. b. Copy bukti tanda terima penyampaian Surat Pajak Tahunan (SPT) pajak penghasilan (PPh) tahun terakhir dan fotocopy Surat Setoran Pajak (SSP) PPh pasal 29. Evaluasi teknis Evaluasi teknis meliputi: 1) Metoda pelaksanaan. peserta lelang menyatakan tidak mampu melaksanakan pekerjaan sesuai dokumen pemilihan penyedia barang/jasa RKS-KONSTRUKSI . setelah dilakukan klarifikasi. komposisi dan jumlah peralatan minimal yang disediakan sesuai ketentuan dokumen lelang. 6). 6) Bagian pekerjaan yang di subkontrakkan. 7) Syarat teknis lainnya yang ditentukan dalam dokumen lelang. Analisa pekerjaan utama harus disampaikan dengan lengkap sesuai yang ditentukan dalam dokumen pemilihan penyedia barang/jasa. Kerja sama operasi (bila ada). kapasitas. 3. mata pembayaran utama yang ditawar rendah tersebut mengakibatkan persyaratan/spesifikasi teknis yang ditentukan dalam dokumen pemilihan penyedia barang/jasa tidak terpenuhi (mempengaruhi kualitas pekerjaan). harga satuan penawaran untuk upah pekerja di bawah Upah Minimum Regional (UMR) yang berlaku. Untuk persyaratan evaluasi teknis no urut 1 s/d 7 harus sesuai ketentuan yang tertuang dalam dokumen pemilihan penyedia barang/jasa.15 termasuk dalam harga satuan pekerjaan lainnya. 4) Jenis. 5). 2. Evaluasi kewajaran harga harga dianggap tidak wajar jika : 1. 5) Personil inti. 3) Spesifikasi teknis.

Peserta lelang yang berkeberatan atas hasil penetapan pemenang lelang tersebut dapat mengajukan sanggahan. 32. pengguna jasa mengeluarkan surat penunjukan penyedia jasa (SPPJ) yang menjadi bagian dokumen kontrak. 34. 35. apabila dipandang seluruh penawaran tidak menunjukkan adanya persaingan yang sehat. dan tidak cukup tanggap terhadap dokumen lelang.1.16 F. JAMINAN PELAKSANAAN 35. Pengguna jasa akan menetapkan pemenang lelang dari peserta lelang yang harga penawarannya terendah responsif dan memenuhi syarat sesuai ketentuan dokumen lelang serta memenuhi syarat kualifikasi. HAK PENGGUNA JASA UNTUK MENERIMA DAN MENOLAK PENAWARAN 34.2. Apabila penyedia jasa yang ditunjuk sebagai pemenang lelang tidak menyerahkan jaminan pelaksanaan selama 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya SPPJ. PENILAIAN KUALIFIKASI 33. Pengguna jasa mempunyai hak untuk menerima atau menolak salah satu atau semua penawaran dan membatalkan proses lelang setiap saat sebelum penetapan pemenang lelang. 35. 33.1. KRITERIA PEMENANG 31. Sebelum akhir masa berlakunya penawaran yang ditetapkan pengguna jasa. Jaminan pelaksanaan yang diserahkan penyedia barang/jasa harus dikeluarkan oleh bank umum 35. tanpa tuntutan dari peserta lelang yang bersangkutan dan tanpa kewajiban memberikan alasan apapun kepada peserta lelang.2. PEMENANG LELANG 31.3.1. penyedia jasa harus menyerahkan jaminan pelaksanaan kepada pengguna jasa dengan nilai dan waktu sesuai ketentuan dalam data lelang. 32.1.1. 34. Sebelum pengguna jasa menunjuk penyedia jasa. Dalam waktu selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya SPPJ. terjadi pengaturan bersama (kolusi). maka penyedia jasa dinyatakan batal sebagai pemenang lelang dan disita jaminan penawarannya serta dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. Untuk pelelangan umum dengan pasca kualifikasi. terhadap 3 (tiga) penawaran terendah yang memenuhi persyaratan dilakukan pembuktian kualifikasi. PENUNJUKAN PENYEDIA JASA RKS-KONSTRUKSI . panitia pengadaan mengumumkan pemenang lelang.

PAKTA INTEGRITAS RKS-KONSTRUKSI . Pakta integritas harus ditandatangani oleh pemimpin/ direktur utama perusahaan atau penerima kuasa dari direktur utama yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya.4.1. 39.1.3. 39. Penandatanganan kontrak dilakukan selambatlambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya SPPJ dan penyedia jasa telah menyerahkan jaminan pelaksanaan. atau pejabat yang menurut perjanjian kerjasama adalah yang berhak mewakili perusahaan yang bekerjasama. Masa berlakunya jaminan pelaksanaan sekurangkurangnya sejak tanggal penandatanganan kontrak sampai dengan 14 (empat belas) hari setelah tanggal masa pemeliharaan berakhir berdasarkan kontrak. korupsi dan nepotisme (KKN) yang dibuat oleh penyedia jasa. 38. 39.5. Penyedia jasa harus menandatangani pakta integritas pada saat pemasukan dokumen penawaran yang selanjutnya diikuti oleh panitia pengadaan. 38. PENANDATANGANAN KONTRAK 37. Pakta integritas berisi ikrar untuk mencegah dan tidak melakukan kolusi. 35. Jaminan Pelaksanaan ditujukan kepada Pejabat Pelaksana Kegiatan Paket Pekerjaan………(sesuai paket pekerjaan yang dilelang) 36. atau kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. LARANGAN PERSEKONGKOLAN 39.1. UANG MUKA DAN JAMINAN UANG MUKA 36. Penyedia jasa dilarang melakukan persengkongkolan dengan penyedia jasa lain dan atau dengan panitia pengadaan untuk mengatur dan/atau menentukan pemenang dalam pelelangan sehingga mengakibatkan terjadinya persaingan usaha yang tidak sehat.2. 38.1. 37.17 35. Penyedia jasa yang menjadi pemenang lelang dapat menerima pembayaran uang muka sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak setelah menyerahkan jaminan uang muka dengan nilai sekurang-kurangnya 100% (seratus persen) dari besarnya uang muka. dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penyedia jasa dan panitia pengadaan yang melakukan persekongkolan.2.

........1 PEKERJAAN Nama pengguna jasa: .. 6..1 PENAWARAN 7.. MATA UANG 4. dengan dana Penjelasan dokumen lelang akan dilaksanakan pada: Hari Tanggal Pukul Tempat : ………………………………………… : ………………………………………… : ………………………………………… : ………………………………………… angsuran DOKUMEN LELANG 4......1 PENAWARAN DAN CARA PEMBAYARAN 5. 1.............. MASA Pembayaran dilakukan dengan cara (termijn)} 5.. BATAS AKHIR 7....... (Nama pelaksana kegiatan) Nama paket pekerjaan: ……………... Besarnya jaminan penawaran sekurang-kurangnya adalah 3 % (tiga persen) dari HPS atau senilai Rp……………… (…….......) hari kalender......2 Jangka waktu penyelesaian pekerjaan: ……(…………........ JAMINAN Masa laku penawaran selama ……(………………………) hari kalender sejak batas akhir waktu pemasukan penawaran............ hari kalender lebih lama dari masa laku penawaran.. Masa laku jaminan penawaran harus …….1 3...... LINGKUP 1......................1 Batas akhir waktu pemasukan penawaran: Hari Tanggal Pukul Tempat : ………………………………………… : ………………………………………… : ………………………………………… : ………………………………………… WAKTU PEMASUKAN PENAWARAN RKS-KONSTRUKSI ......18 BAB II DATA LELANG 1..........1 DANA 3.......... SUMBER 2..1 BERLAKUNYA PENAWARAN 6.....………………)........ PENJELASAN Pekerjaan ini dibiayai .... 2...................

.(kecil/menengah/besar) :. RKS-KONSTRUKSI ......1 I PESERTA LELANG Nilai jaminan pelaksanaan sebesar 5 % (lima persen) dari nilai kontrak.1 Pembukaan penawaran: Hari Tanggal Pukul Tempat : ………………………………………… : ………………………………………… : ………………………………………… : ………………………………………… dengan PENAWARAN 9.... yang dimiliki : 11...... EVALUASI 9...... Metoda evaluasi penawaran dilakukan sistem …….. 10......... Sub Bidang : ....... PEMBUKAAN 8.1 PENAWARAN 10.......……………(gugur atau nilai)....19 8............. Golongan Bidang : ......1 JAMINAN PELAKSANAAN KUALIFIKAS 11..... Kemampuan dasar .

Asli. 2 2 2 2 2 2 copy copy copy copy copy copy 1 Asli. Asli. Asli. 2 copy - No. DOKUMEN LELANG Diluar sampul diserahkan sebelum memasukkan DOKUMEN PENAWARAN SPH kedalam kotak penawaran DOKUMEN ADMINISTRASI Jaminan Penawaran Surat Penawaran Harga (sistem satu sampul) Rekapitulasi Biaya dilengkapi Perician Harga Borongan Daftar kuantitas dan harga Analisa harga satuan pekerjaan Bukti tanda terima penyampaian Surat Pajak Tahunan (SPT) pajak penghasilan (PPh) tahun terakhir dan Surat Setoran Pajak (SSP) PPh pasal 29. Surat Penawaran 2. 2 copy Pakta Integritas 1 Asli. Surat perjanjian kemitraan/KSO (jika ada kemitraan) DOKUMEN TEKNIS 1 Asli - NO Didalam sampul Penawaran Harga 1 2 3 4 5 6 3 copy 1 Asli. 2 copy 1 Asli. Daftar Kuantitas dan Harga ADA TIDAK RKS-KONSTRUKSI . Jaminan Penawaran 3. Asli. 2 copy 1 Asli. 2 copy 3 copy 7 1 Asli. 2 copy 6 7 8 9 10 11 12 11 12 13 Time Schedule Metodologi Pelaksanaan Jumlah dan komposisi peralatan minimum Personil inti sesuai struktur perusahaan Spesifikasi teknis Surat pernyataan mengikuti lelang sampai akhir proses lelang Hal-hal lain yang berhubungan dengan kemampuan teknis tergantung Dinas DOKUMEN KUALIFIKASI 1 Asli. Asli.20 12. URAIAN 1. 2 copy Surat Pernyataan Minat (print out portal bermeterai dan bertanggal) 1 Asli. 2 copy Isian Data Kualifikasi (print out portal bermeterai dan bertanggal) 1 1 1 1 1 1 Asli. 2 copy 1 Asli.

....... Jabatan : ……................................... (................... ) hari kalender terhitung dari tanggal penawaran ini........ Sanggup menyelesaikan pekerjaan dalam waktu ... pada hari ……............ ( .... 3.... NAD Nias.. Pelaksana Kegiatan ................... Alamat : ....... NPWP/PKP : ................. Setelah mempelajari dokumen awal pengadaan dan adendum dokumen pengadaan serta telah mendapatkan penjelasan dari Panitia Pengadaan................. dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama perusahaan tersebut diatas.. sesuai dengan Rencana Kerja dan Syarat-syarat (RKS) serta Berita Acara Penjelasan Pekerjaan (BAP) serta addendum yang telah ditetapkan...... di NAD NIAS SURAT PENAWARAN HARGA (SPH)*) Nomor : . kecuali jika sebelum berakhirnya waktu tersebut diatas pelaksanaan pekerjaan diserahkan kepada kami..............……….... Yang mengajukan penawaran CV/PT ……............. Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama : …….. Perusahaan : CV/PT…................. Harga penawaran tersebut diatas maupun harga-harga satuan terlampir berlaku mengikat sampai ..........) hari kalender terhitung sejak tanggal diterbitkannya Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ) Demikian Surat Penawaran Harga (SPH) ini dibuat dengan sebenar-benarnya.. dengan ini kami bersedia melaksanakan pekerjaan tersebut diatas berdasarkan jenis kontrak... menyatakan bahwa: 1................. _______________ berlaku Direktur *) Surat Penawaran Harga ini digunakan pada Surat Penawaran sistem satu sampul dan pada sampul II untuk pengadaan yang menggunakan sistem dua sampul/ dua tahap dan satu tahap Sesuai dengan yang Materai RKS-KONSTRUKSI ...................... untuk dipergunakan sebagaimana mestinya................ dalam hal ini tetap berlaku harga penawaran maupun harga-harga satuan terlampir sampai selesainya pelaksanaan pekerjaan....... PERJANJIAN KEMITRAAN k............ 2........... dengan harga penawaran dan sudah terhitung PPn 10% adalah sebesar Rp ..... tanggal …………… untuk pekerjaan : ............ SURAT PENAWARAN KOP PENYEDIA BARANG/JASA Kepada Yth.... Dalam rangka pengadaan pekerjaan yang dilakukan di Badan/Dinas/ Kantor/USK ........21 BAB III BENTUK SURAT PENAWARAN.................

..............….....…........……..……............(nama jasa 3) penyedia penyedia penyedia bermaksud untuk mengikuti pelelangan dan pelaksanaan kontrak secara bersama-sama dalam bentuk Kerja Sama Operasi (KSO)............…....................... BENTUK PERJANJIAN KEMITRAAN UNTUK KERJA SAMA OPERASI (KSO) SURAT PERJANJIAN KEMITRAAN KERJA SAMA OPERASI (KSO) MENIMBANG : BAHWA.....….......….....................…………………. (nama penyedia jasa 1) sebagai perusahaan utama (leading firm) untuk KSO dan mewakili serta bertindak untuk dan atas nama KSO dan menandatangani semua dokumen termasuk dokumen penawaran dan dokumen kontrak...............…………………..........(nama penyedia jasa 2) dan ……………….……………………..... yang pembukaan penawarannya akan dilakukan di .... (nama jasa 1) dan ……………….. 1.…….......... maka ……………….…….. Sehubungan dengan pelelangan pekerjaan ..………………………….........…. wajib bertanggung jawab baik secara bersama-sama atau masing-masing atas semua kewajiban sesuai ketentuan dokumen kontrak............. MENYETUJUI DAN MEMUTUSKAN: BAHWA....……...........22 B........…...........................(nama penyedia jasa 3) menyetujui apabila ditunjuk sebagai pemenang....………………..............……. Keikutsertaan modal (sharing) setiap perusahaan dalam KSO adalah: RKS-KONSTRUKSI .....…......…....………....... 2..........(nama penyedia jasa 1) dan …………………………………………...................... Menunjuk …………………..... ……………………. pada tanggal ...................... b...…………………............. 200......…….(nama jasa 2) dan ………………......... Secara bersama-sama: a....

............... ..…............... Terlepas dari sharing yang ditetapkan diatas........………………….…pada hari…………............. 4..........persen) ……......... tanggal….. dan kerugian dari KSO...) bermaterai cukup yang masing-masing mempunyai kekuatan hukum yang sama...….......…….................. dalam hal pengeluaran............ surat-menyurat. perintah pembelian....... Pembagian sharing dalam KSO ini tidak akan diubah baik selama masa penawaran maupun sepanjang masa kontrak...... termasuk hak untuk memeriksa keuangan.persen) Penyedia jasa 2 (……………………………….....…………..........… (nama wakil penyedia jasa yang diberi kuasa) dalam kedudukannya sebagai direktur utama/direktur pelaksana …………………………… (nama penyedia jasa 1) berdasarkan persetujuan tertulis dari…….... 5............ 7...... (nama penyedia jasa 3) sehubungan dengan substansi dan semua ketentuan dalam semua dokumen yang akan di tandatangani................23 Penyedia jasa 1 (……………. teleks.............….................…………………(nama penyedia jasa 2) dan....................... Masing-masing penyedia jasa anggota KSO..persen) Penyedia jasa 3 (………………………………...... Perjanjian ini akan berlaku sejak tanggal ditandatangani....... Wewenang menandatangani untuk dan atas nama KSO diberikan kepada …………. tahun…….% ……... dan lain-lain.. daftar peralatan dan tenaga kerja.% 3.. akan mengambil bagian sesuai sharing tersebut pada butir 2.......... perjanjian subkontrak................ Penyedia jasa 1 RKS-KONSTRUKSI Penyedia jasa 2 Penyedia jasa 3 ...... keuntungan........... Perjanjian ini dibuat dalam rangkap ….. masing-masing anggota KSO akan melakukan pengawasan penuh terhadap semua aspek pelaksanaan dari perjanjian ini......…..... tanda terima... kecuali dengan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pengguna jasa dan persetujuan bersama secara tertulis dari masing-masing anggota KSO... 6.. (…….............................% ……....................... Perjanjian ini secara otomatis menjadi batal dan tidak berlaku lagi bila pelelangan tidak dimenangkan oleh perusahaan KSO... bulan…................ DENGAN KESAKSIAN INI semua anggota KSO membubuhkan tanda tangan dan cap perusahaan di…………..................

tanda tangan dan cap tiap wakil yang diberi kuasa) Disahkan oleh NOTARIS ( ……………………………….) (………………….………) (…………………………) (materai.24 (………………………..) (tanda tangan dan cap) RKS-KONSTRUKSI .

.. ..................................... MAKA DENGAN INI Kedua Belah Pihak menyetujui semua ketentuan yang tercantum dalam pasal-pasal berikut: 1..... selanjutnya disebut PIHAK KEDUA...................C............... bulan dan tahun penandatanganan Surat Perjanjian) antara …………………………………………………………………………………………. (tempat................................................. pada hari ....... Kata-kata dan ungkapan-ungkapan dalam surat perjanjian ini mempunyai arti yang sama sebagaimana yang dituangkan di dalam syarat-syarat surat perjanjian di bawah ini...................... dan ……... (nama pekerjaan yang akan dilaksanakan) Surat Perjanjian ini dibuat di ................................... tanggal............... selanjutnya disebut PIHAK KESATU.................................................................................tahun ....................... ...... ...................................... ......................................200.... BENTUK SURAT PERJANJIAN SURAT PERJANJIAN Nomor :................................................................................ (nama perusahaan) UNTUK MELAKSANAKAN PEKERJAAN JASA PEMBORONGAN ..................... termasuk semua lampiran yang merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan yang selanjutnya disebut KONTRAK tertanggal……………..... bulan ..................................... DAN ......................…………………………………………………………… (nama pemimpin perusahaan yang mengikat perjanjian)................................. tanggal ............................... ANTARA KANTOR/SATUAN KERJA/ PROYEK/BAGIAN PROYEK ..............(Na ma Kepala Kantor/Satuan Kerja/Pemimpin Proyek/Bagian Proyek).....................

26

2.

PIHAK KEDUA harus melaksanakan, menyelesaikan, dan memperbaiki pekerjaan, yaitu ………………………………….…........................................... (nama pekerjaan ) sesuai dengan surat perjanjian ini dan lampirannya (kontrak). Waktu penyelesaian pekerjaan dihitung sejak tanggal mulai kerja, adalah ..…… (………..……….…………) hari kalender. Dokumen Kontrak yang ditentukan di bawah ini harus dibaca serta merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kontrak, yaitu: a. Surat Perjanjian ; b. Surat Penunjukan Penyedia Jasa; c. Surat Penawaran; d. Adendum Dokumen Lelang (bila ada); e. Syarat-Syarat Khusus Kontrak; f. Syarat-Syarat Umum Kontrak; g. Spesifikasi Teknis; h. Gambar-Gambar; i. Daftar Kuantitas dan Harga; j. Dokumen lain yang tercantum dalam lampiran kontrak. Syarat-syarat Dokumen Kontrak mengikat Kedua Belah Pihak, kecuali diubah dengan kesepakatan bersama. Sesuai dengan ketentuan kontrak: a. PIHAK KEDUA wajib melaksanakan, menyelesaikan, memperbaiki pekerjaan secara cermat, akurat dan penuh tanggung jawab dengan menyediakan tenaga kerja, bahan-bahan, peralatan, angkutan ke atau dari lapangan, dan segala pekerjaan permanen maupun sementara yang diperlukan untuk pelaksanaan, penyelesaian dan perbaikan pekerjaan yang dirinci dalam kontrak. b. PIHAK KEDUA wajib melaksanakan, menyelesaikan, dan memperbaiki seluruh pekerjaan sesuai ketentuan kontrak, sampai diterima dengan baik oleh PIHAK KESATU. Sesuai dengan ketentuan kontrak: a. PIHAK KESATU wajib menyediakan fasilitas untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan. b. PIHAK KESATU wajib membayar kepada PIHAK KEDUA atas pelaksanaan, penyelesaian, dan perbaikan pekerjaan berdasarkan hasil pengukuran, harga satuan pekerjaan yang tercantum dalam Daftar Kuantitas dan Harga. Harga kontrak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) diperoleh dari perkiraan kuantitas pekerjaan dan harga satuan pekerjaan yang tercantum dalam Daftar Kuantitas dan Harga adalah Rp. …....…......… (……………..………………………) Surat Perjanjian ini berlaku dan mengikat Kedua Belah Pihak sejak tanggal ditandatangani. Surat Perintah Mulai Kerja diterbitkan setelah Surat Perjanjian ditandatangani.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

RKS-KONSTRUKSI

27

9.

Kecuali jika disepakati lain oleh Kedua Belah Pihak, alamat PIHAK KESATU dan PIHAK KEDUA adalah: Alamat PIHAK KESATU …...........................................……………..………….……..…............................ ..... (nama dan alamat kantor/satuan kerja/proyek/bagian proyek) Alamat PIHAK KEDUA …...........................................……………..………….……..…............................ ..... (nama dan alamat kantor penyedia jasa)

10.

Dengan tidak mengurangi kekuatan Pasal 43. Syarat-Syarat Umum Kontrak dan Syarat-Syarat Khusus Kontrak, Kedua Belah Pihak setuju bahwa untuk perjanjian ini memilih tempat kediaman yang tetap dan seandainya perselisihan yang tidak dapat dimusyawarahkan (melalui mediasi, konsiliasi, dan arbitrase), maka Kedua Belah Pihak sepakat untuk menyelesaikan perselisihan melalui kantor Panitera Pengadilan Negeri ……………….. di ………..........…… (Pengadilan Negeri lokasi Kantor/Satuan Kerja/ Proyek/Bagian Proyek).

DENGAN DEMIKIAN, Kedua Belah Pihak telah sepakat untuk menandatangani Surat Perjanjian ini pada tanggal tersebut di atas. PIHAK KEDUA (nama, jabatan, nama perusahaan) Materai Rp. 6.000,bertanggal, tanda tangan, cap PIHAK KESATU (kepala kantor/satuan kerja/proyek/ bagian proyek) Materai Rp. 6.000,bertanggal, tanda tangan, cap

(...................................) (nama jelas)

( ................................. ) (nama jelas)

RKS-KONSTRUKSI

28

D.

BENTUK SURAT KUASA KOP PERUSAHAAN

SURAT KUASA Nomor :..........................

Yang bertandatangan di bawah ini: Nama : ................................................................................ Jabatan : Direktur Utama/Direktur PT................................... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama perusahaan berdasarkan Akta Notaris ............................................. di ........................ No....................... tanggal .........................beserta perubahannya yang berkedudukan di.................................... (alamat perusahaan) yang selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa. Memberi kuasa kepada : Nama : ................................................................................ Jabatan : ................................................................................ Yang diangkat berdasarkan Akta Notaris ............................di .................... No................... tanggal .........................beserta perubahannya yang berkedudukan di....................... (alamat perusahaan). yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa. Untuk dan atas nama Pemberi Kuasa diberi wewenang untuk menandatangani surat penawaran pekerjaan ...............................................................................beserta lampirannya. Surat kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain. .................................., .......................200....

Penerima Kuasa

Pemberi Kuasa

Materai Rp. 6.000,bertanggal, tandatangan, cap perusahaan. ............................... (nama dan jabatan) ............................. (nama dan jabatan)

RKS-KONSTRUKSI

f. c. e. Selanjutnya memberikan kuasa kepada pelaksana kegiatan berdasarkan Surat Perintah Kepala Bagian/Dinas/Satuan Kerja Nomor ……. untuk melaksanakan pemilihan penyedia jasa. d. RKS-KONSTRUKSI ... KETENTUAN UMUM 1... Panitia pengadaan adalah tim yang diangkat berdasarkan Surat Perintah Kepala Bagian/Dinas/Satuan Kerja Nomor …….. Pemberi tugas adalah BRR NAD Nias.... Pengguna jasa adalah kepala Badan / Bagian / kantor / satuan kerja sebagai pemilik pekerjaan yang bertanggungjawab atas pengadaan jasa dalam lingkungan kantor/satuan kerja. dalam hal ini dipegang oleh Pejabat Pelaksana Kegiatan. DEFINISI 1. yang bertugas untuk memeriksa laporan kemajuan fisik Konsulta Pengawas. b. Jasa pemborongan adalah layanan pelaksanaan pekerjaan konstruksi yang perencanaan teknis dan spesifikasinya ditetapkan pengguna jasa dan proses serta pelaksanaannya diawasi oleh pengguna jasa dibantu oleh pelaksana pengawasan teknis (pengawas konstruksi) yang ditugasi.29 BAB IV SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK A.. Direksi Harian adalah pejabat atau orang yang diangkat berdasarkan Surat Perintah Kepala Bagian/Dinas/Satuan Kerja Nomor ……... Penyedia jasa Adalah suatu Badan Usaha Bidang Jasa Konstruksi yang terdaftar di LPJKN dan memiliki IUJK yang masih berlaku dari Pemerintah Kota / Kabupaten domisili peserta lelang dengan bidang ……….1.. dan sub bidang ……… dengan kualifikasi …...(K/M/B) yang SKK dan SKPnya memenuhi syarat untuk pelaksanaan pengadaan ini. Dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini kata-kata dan ungkapan-ungkapan harus mempunyai arti seperti yang dimaksudkan atau didifinisikan disini. a.

Kontrak adalah perikatan hukum antara pengguna jasa dengan penyedia jasa dalam pelaksanaan pengadaan jasa.……… yang mempunyai wewenang penuh untuk menolak / melarang segala sesuatu yang menyimpang dari peraturan-peraturan dalam bestek (RKS) dan gambar serta Berita Acara Penjelasan Pekerjaan j.. Sub penyedia jasa adalah penyedia jasa yang mengadakan perjanjian kerja dengan penyedia jasa penanggungjawab kontrak. pelaksana pengawasan teknis dapat digantikan oleh konsultan pengawas yang mempunyai wewenang penuh untuk menolak / melarang segala sesuatu yang menyimpang dari peraturanperaturan dalam bestek (RKS) dan gambar serta Berita Acara Penjelasan Pekerjaan k. dalam hal ini adalah perusahaan jasa konsultansi perencana i. yang kuantitas pekerjaannya masih bersifat perkiraan sementara.. sedangkan pembayarannya didasarkan pada hasil pengukuran bersama atas kuantitas pekerjaan yang telah dilaksanakan oleh penyedia jasa..... Kontrak harga satuan adalah kontrak pengadaan jasa pelaksanaan konstruksi atas penyelesaian seluruh pekerjaan dalam batas waktu tertentu berdasarkan harga satuan untuk setiap satuan/unsur pekerjaan dengan spesifikasi teknis tertentu.... l.. h. Nomor : . m.. Konsultan Pengawas Untuk efektifitas pelaksanaan pengawasan.30 g.. untuk melaksanakan sebagian pekerjaan setelah disetujui oleh pelaksana kegiatan.. Pengawas Pekerjaan Untuk mengawasi kuantitas dan kualitas pelaksanaan pekerjaan dapat dilakukan oleh Pelaksana Pengawasan Teknis dari dinas teknis yang ditunjuk berdasarkan Surat Keputusan Kepala Satuan Kerja.. Konsultan Perencana adalah pihak yang ditunjuk oleh Pemberi Tugas untuk bertindak sepenuhnya mewakili Pemberi tugas dalam merencanakan suatu pekerjaan. Dokumen RKS-KONSTRUKSI kontrak adalah keseluruhan ....

Hari adalah hari kalender. Pekerjaan harian adalah pekerjaan yang pembayarannya berdasarkan penggunaan tenaga kerja. dihitung mulai dari mata pembayaran yang nilai bobotnya terbesar yang ditetapkan dalam dokumen lelang. 7). t. Daftar kuantitas dan harga. 8). u. Perintah perubahan adalah perintah yang diberikan oleh pelaksana kegiatan kepada penyedia jasa untuk melakukan perubahan pekerjaan. 5). q. Surat penawaran. yang terdiri dari dan dengan urutan kekuatan hukum sebagai berikut : 1). o. 4). Adendum dokumen lelang (bila ada). bahan dan peralatan. n. bulan adalah bulan kalender. Spesifikasi teknis. 2). Syarat-syarat umum kontrak. Daftar kuantitas dan harga adalah daftar kuantitas yang telah diisi harga satuan dan jumlah biaya keseluruhannya yang merupakan bagian dari penawaran. 9). Harga kontrak adalah harga yang tercantum dalam surat penunjukan penyedia jasa yang selanjutnya disesuaikan menurut ketentuan kontrak. yang pengguna jasa. Syarat-syarat khusus kontrak. 3). . 6). Dokumen lain yang tercantum dalam lampiran kontrak. Surat perjanjian. Surat penunjukan penyedia jasa. Tanggal mulai kerja penyedia Surat Perintah dikeluarkan oleh RKS-KONSTRUKSI kerja adalah tanggal mulai jasa yang dinyatakan pada Mulai Kerja (SPMK). r. Pekerjaan sementara adalah pekerjaan penunjang yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan permanen. 10). Mata pembayaran utama adalah mata pembayaran pokok dan penting yang nilai bobot kumulatifnya minimal 80% (delapan puluh persen) dari seluruh nilai pekerjaan. p.31 dokumen yang mengatur hubungan hukum antara pengguna jasa dan penyedia jasa untuk melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan. s. Gambar-gambar.

dan/atau keselamatan umum.32 v. keselamatan dan kesehatan kerja. 3. dihitung sejak tanggal penyerahan pertama pekerjaan sampai dengan tanggal penyerahan akhir pekerjaan. w. yaitu : 1) Surat Penawaran Harga 2) I U J K 3) Sertifikat Tanda Daftar Rekanan 4) NPWP dan PKP 5) Surat Jaminan Penawaran 2. PENERAPAN 3. ALAMAT PENYEDIA BARANG/JASA RKS-KONSTRUKSI . Masa pemeliharaan adalah kurun waktu kontrak yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak.1. dari segi teknis.1. Kegagalan bangunan adalah keadaan bangunan. Jasa pemborongan untuk pekerjaan ini adalah merupakan layanan jasa dari penyedia jasa nasional yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. baik secara keseluruhan maupun sebagian dan/atau tidak sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam kontrak. manfaat. 2. atau ditunjuk oleh lembaga arbitrase. Tanggal penyelesaian pekerjaan adalah tanggal penyerahan pertama pekerjaan. ASAL PENYEDIA BARANG/JASA 4. dinyatakan dalam berita acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh pengguna jasa. x. Alamat Penyedia Barang/Jasa : Apabila alamat kantor Rekanan ada yang tidak sama dengan yang tercantum dalam surat-surat asli sebagaimana dimaksud dalam dokumen kualifikasi dan dokumen penawaran. yang setelah diserahterimakan oleh penyedia jasa kepada pengguna jasa menjadi tidak berfungsi. Ketentuan-ketentuan pada syarat . Arbiter adalah orang yang ditunjuk atas kesepakatan pengguna jasa dan penyedia jasa. atau ditunjuk oleh pengadilan negeri. y.syarat umum kontrak harus diterapkan secara luas tanpa melanggar ketentuan yang ada dalam dokumen kontrak keseluruhan dan peraturan perundangundangan yang berlaku. untuk memberikan putusan mengenai sengketa tertentu yang diserahkan penyelesaiannya melalui arbitrase.

1. dan bahan. asuransi yang mencakup dari saat mulai pelaksanaan pekerjaan sampai dengan akhir masa pemeliharaan. hak cipta dan merek. DAN MEREK 7. personil. 5. c. PEMBAYARAN . 6. Penyedia jasa harus menyediakan atas nama pengguna jasa dan penyedia jasa. Penyedia jasa bertanggung jawab atas keselamatan kerja di lapangan sesuai dengan ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. 9. KESELAMATAN KERJA 9. 7.2. HAK PATEN. kecuali lebih dahulu mendapat ijin tertulis dari pengguna jasa. Uang muka dibayar untuk membiayai penyediaan fasilitas lapangan dan mobilisasi peralatan. serta resiko lain yang tidak dapat diduga. Uang muka 1). kerusakan-kerusakan. 7. HAK CIPTA.33 maka alamat yang digunakan alamat terakhir sesuai dengan Surat Keterangan Domisili dari Lurah setempat. Perlindungan terhadap kegagalan bangunan. b. hak cipta dan merek dalam pelaksanaan pekerjaan. Pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerja. Penyedia jasa tidak diperkenankan menggunakan dokumen kontrak dan informasi yang ada kaitannya dengan kontrak di luar keperluan dari pekerjaan yang tersebut dalam kontrak. maka menjadi tanggungjawab penyedia jasa sepenuhnya dan pengguna jasa dibebaskan dari segala tuntutan atau klaim dari pihak ketiga atas pelanggaran hak paten. yaitu: a.1. 8. kehilangan.1. ASURANSI 8. PENGGUNAAN DOKUMEN KONTRAK DAN INFORMASI 5.1. Besarnya asuransi ditentukan di dalam syaratsyarat khusus kontrak. Cara pembayaran a.1. Apabila penyedia jasa menggunakan hak paten. serta personil untuk pelaksanaan pekerjaan atas segala resiko yaitu kecelakaan. Semua barang dan peralatan-peralatan yang mempunyai resiko tinggi terjadi kecelakaan. pelaksanaan pekerjaan. Besaran uang muka ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak dan dibayar setelah penyedia jasa menyerahkan jaminan uang muka sekurang-kurangnya RKS-KONSTRUKSI 6.

Untuk kontrak yang mempunyai subkontrak. 4).34 sama dengan besarnya uang muka. apabila penyedia jasa telah mengajukan tagihan disertai laporan kemajuan hasil pekerjaan. 3). tidak akan menjadi alasan untuk menunda pembayaran. 6). Pembayaran prestasi hasil pekerjaan yang disepakati dilakukan oleh pengguna jasa.2. Pembayaran terakhir hanya dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus persen) dan berita acara penyerahan pertama pekerjaan diterbitkan. 2). Jaminan uang muka harus diterbitkan oleh bank umum. 3). Pengguna jasa dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran. Pengguna jasa sudah membayar kepada penyedia jasa selambat-lambatnya dalam kurun waktu 14 (empat belas) hari sejak penyedia jasa RKS-KONSTRUKSI . 4). Bila terdapat ketidaksesuaian dalam perhitungan angsuran. Pengguna jasa dapat meminta penyedia jasa untuk menyampaikan perhitungan prestasi sementara dengan mengesampingkan hal-hal yang sedang menjadi perselisihan dan besarnya tagihan yang dapat disetujui untuk dibayar setinggi-tingginya sebesar sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak 5). b. Pengguna jasa harus mengajukan surat permintaan pembayaran untuk permohonan. Penyedia jasa harus mengajukan permohonan pembayaran uang muka secara tertulis kepada pengguna jasa disertai dengan rencana penggunaan uang muka. 9. Sistem pembayaran prestasi pekerjaan sesuai dengan ketentuan dalam syaratsyarat khusus kontrak. 2). Prestasi pekerjaan 1). paling lambat 7 (tujuh) hari setelah jaminan uang muka diterima. permintaan pembayaran kepada pengguna jasa harus dilengkapi bukti pembayaran kepada seluruh sub kontraktor sesuai dengan kemajuan pekerjaan.

4. 10.000. 10. Kontrak pekerjaan ini dibiayai dengan sumber dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). 13. setelah dilakukan penyerahan lapangan. 13. 50.SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK) 13. Surat perjanjian untuk pekerjaan yang bernilai di atas Rp. Pengguna jasa memutuskan hal-hal yang bersifat kontraktual antara pengguna jasa dan penyedia jasa dalam kapasitas sebagai pemilik pekerjaan.1.1.3. Sebelum penyerahan lapangan.00 (lima puluh miliar rupiah) ditandatangani oleh pengguna jasa setelah memperoleh pendapat ahli hukum kontrak yang profesional yang ditetapkan dengan keputusan Wali Kota. 12.PENYERAHAN LAPANGAN 11. RKS-KONSTRUKSI . bangunan pelengkap dan seluruh aset milik pengguna jasa yang akan menjadi tanggungjawab penyedia jasa.2. Hasil pemeriksaan lapangan dituangkan dalam berita acara serah terima lapangan yang ditandatangani kedua belah pihak.000. Rincian harga kontrak sesuai dengan rincian yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. 12. Dalam SPMK dicantumkan saat paling lambat dimulainya pelaksanaan kontrak yang akan dinyatakan penyedia jasa dalam pernyataan dimulainya pekerjaan.WEWENANG DAN KEPUTUSAN PENGGUNA JASA 12. untuk dimanfaatkan.000. 12. 10. Pengguna jasa harus sudah menerbitkan SPMK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak penandatanganan kontrak.2.3. Pengguna jasa wajib menyerahkan seluruh/sebagian lapangan pekerjaan kepada penyedia jasa sebelum diterbitkannya surat perintah mulai kerja.1. Pengguna jasa membayar kepada penyedia jasa atas pelaksanaan pekerjaan berdasarkan ketentuan kontrak.35 telah mengajukan tagihan yang telah disketahu konsultan pengawas dan disetujui Pelaksana Kegiatan.2. pengguna jasa bersama-sama penyedia jasa melakukan pemeriksaan lapangan berikut bangunan. 10. dijaga dan dipelihara.1.HARGA DAN SUMBER DANA 10. 11.

unsur perencanaan. c. Pelaksana kerja. Organisasi kerja. Penyusunan rencana pemeriksaan lapangan.PERSIAPAN PELAKSANAAN KONTRAK 14. Jadual pelaksanaan pekerjaan. Program mutu minimal berisi: a. 14. Jadual pengadaan bahan. Sebelum pelaksanaan kontrak pengguna jasa bersama-sama dengan penyedia jasa. b. 15.1. f. Selanjutnya pemeriksaan lapangan bersama terhadap setiap mata pembayaran harus dilakukan oleh konsultan pengawas/pengawas 15. Prosedur pelaksanaan pekerjaan.36 14.2. Sosialisasi kepada masyarakat dan pemerintah daerah setempat mengenai rencana kerja. c. Organisasi proyek pengguna jasa dan penyedia jasa.PEMERIKSAAN BERSAMA RKS-KONSTRUKSI . 15.1. e.1. e. Jadual pelaksanaan pekerjaan. 14.2. d. g. Penyusunan program mutu. menyusun rencana pelaksanaan kontrak.2.3. 16. f. Beberapa hal yang dibahas dan disepakati dalam rapat adalah: a. 16. 16. Prosedur instruksi kerja. Apabila dalam pemeriksaan bersama mengakibatkan perubahan isi kontrak maka harus dituangkan dalam bentuk adendum kontrak. Pada tahap awal pelaksanaan kontrak. setelah penerbitan SPMK. d. b.3. Hasil pemeriksaan lapangan bersama dituangkan dalam berita acara.PROGRAM MUTU 16. Tata cara pengaturan pekerjaan. Program mutu harus disusun oleh penyedia jasa dan disepakati oleh pengguna jasa dan dapat direvisi sesuai kebutuhan. Informasi pengadaan. mobilisasi peralatan dan personil. konsultan pengawas/pengawas lapangan dan penyedia jasa melaksanakan pemeriksaan lapangan bersama dengan melakukan pengukuran dan pemeriksaan detail kondisi lapangan untuk setiap rencana mata pembayaran guna menetapkan kuantitas awal. dan unsur pengawasan. Pengguna jasa harus menyelenggarakan rapat persiapan pelaksanaan kontrak selambatlambatnya 7 (tujuh) hari sejak tanggal diterbitkannya SPMK.

c.2. penyedia jasa wajib mengajukan usulan biaya untuk melaksanakan perintah perubahan.PERUBAHAN KEGIATAN PEKERJAAN 17. 17. maka jika dinilai wajar usulan biaya dari penyedia jasa merupakan harga satuan baru untuk perubahan pekerjaan yang bersangkutan. RKS-KONSTRUKSI 18. 18. 18.3.2. maka pekerjaan lainnya tidak dapat dilaksanakan) pada saat pelaksanaan dengan spesifikasi teknis dan gambar yang ditentukan dalam dokumen kontrak. Menambah atau mengurangi jenis pekerjaan/mata pembayaran. Jika pekerjaan tambah adalah item yang harga penawarannya dinilai timpang pada saat evaluasi kewajaran harga. Apabila diminta oleh pengguna jasa.1. Apabila harga satuan untuk tambahan pekerjaan terdapat dalam daftar kuantitas dan harga. maka penyedia jasa tidak boleh mengajukan harga tersebut untuk acuan penambahan volume pekerjaan. 17. 18. Apabila terdapat perbedaan yang signifikan antara kondisi lapangan (apabila pekerjaan tersebut tidak ditambahkan. maka pengguna jasa bersama penyedia jasa dapat melakukan perubahan kontrak yang meliputi antara lain: a. Perintah perubahan pekerjaan dibuat oleh pengguna jasa secara tertulis kepada penyedia jasa.1.4. dan penyedia jasa selama periode pelaksanaan kontrak untuk menetapkan kuantitas pekerjaan yang telah dilaksanakan guna pembayaran hasil pekerjaan. 18. Menambah atau mengurangi kuantitas pekerjaan yang tercantum dalam kontrak. Mengubah spesifikasi teknis dan gambar pekerjaan sesuai dengan kebutuhan lapangan. 17. Apabila harga satuan perlu berubah karena harga pasar atau pekerjaan dalam perintah perubahan tidak ada harga satuannya dalam daftar kuantitas dan harga. b.PEMBAYARAN UNTUK PERUBAHAN .3. Pekerjaan tambah tidak boleh melebihi 10% (sepuluh persen) dari nilai harga yang tercantum dalam kontrak awal. maka harga tersebut digunakan untuk acuan perhitungan harga tersebut.37 lapangan.

Hak dan kewajiban pengguna jasa 20. 18. 19.1. Amandemen bisa dibuat apabila disetujui oleh para pihak yang membuat kontrak tersebut. Perubahan pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak. Mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang KEWAJIBAN PARA dilaksanakan oleh penyedia jasa. d. atau penyedia jasa mengusulkan perubahan kontrak. c. 19. c. RKS-KONSTRUKSI . PIHAK b. Perubahan kontrak dapat terjadi apabila: a.5. Perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan pekerjaan dan perubahan pelaksanaan pekerjaan. Atas usulan perubahan harga dilakukan negosiasi dan dibuat berita acara hasil negosiasi. 20. Amandemen kontrak harus dibuat bila terjadi perubahan kontrak.HAK DAN a.6. AMANDEMEN KONTRAK 19.1.38 18.7. Berdasarkan berita acara hasil negosiasi dibuat amandemen kontrak. 18. b. b. Penyedia jasa harus memberikan tanggapan atas perintah perubahan dari pengguna jasa dan mengusulkan perubahan harga (bila ada) selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari. Perubahan jadual pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan. Selanjutnya ditetapkan dengan negosiasi teknis dan harga dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam kontrak.2. Pengguna jasa memberikan perintah tertulis kepada penyedia jasa untuk melaksanakan perubahan kontrak. Meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh penyedia jasa. maka pengguna jasa mengeluarkan perintah perubahan dengan mengubah harga kontrak berdasarkan harga perkiraan pengguna jasa. Penyedia jasa tidak berhak menerima pembayaran tambahan untuk biaya-biaya yang sesungguhnya dapat dihindari melalui peringatan dini. Apabila usulan biaya dari penyedia jasa dinilai tidak wajar. Prosedur amandemen kontrak dilakukan sebagai berikut: a.

hasil pekerjaan. e. Hak dan kewajiban penyedia jasa a. Mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan baik di dalam maupun di luar tempat kerja dan membatasi perusakan dan pengaruh/gangguan kepada masyarakat maupun miliknya. b. Menyerahkan seluruh atau sebagian lapangan pekerjaan. dan uang retensi. Menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadual penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. dan uang retensi. sebagai akibat polusi. Melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadual pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. Memberikan instruksi sesuai jadual. 21. g. kecuali RKS-KONSTRUKSI . kematian. kebisingan dan kerusakan lain yang disebabkan kegiatan penyedia jasa. instalasi dan bahan untuk pelaksanaan pekerjaan) yang disebabkan oleh: 1). Resiko kecelakaan. dan penyedia jasa bertanggungjawab atas resiko yang dinyatakan dalam kontrak sebagai resiko penyedia jasa. d.RESIKO PENGGUNA JASA DAN PENYEDIA JASA 21. e.2. d. f. Menerima pembayaran uang muka. Mengenakan denda keterlambatan. hasil pekerjaan. h. kerusakan atau kehilangan harta benda (di luar pekerjaan. f. Melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada pengguna jasa. Membayar uang muka. 21. Penggunaan atau penguasaan lapangan dalam rangka pelaksanaan pekerjaan yang tidak dapat dihindari sebagai akibat pekerjaan tersebut. 20. Keteledoran.2.1. gangguan terhadap hak yang legal oleh pengguna jasa atau orang yang dipekerjakannya.39 c. pengabaian kewajiban dan tanggungjawab. peralatan. atau 2). Resiko pengguna jasa a. Memberikan peringatan dini dan keteranganketerangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan pengguna jasa. c. Pengguna jasa bertanggungjawab atas resiko yang dinyatakan dalam kontrak sebagai resiko pengguna jasa. Melakukan perubahan kontrak. Menangguhkan pembayaran.

instalasi dan bahan sejak saat pekerjaan selesai sampai berakhirnya masa pemeliharaan. keadaan kahar dan pencemaran/terkontaminasi limbah radio aktif/nuklir. Resiko penyedia jasa Kecuali resiko-resiko pengguna jasa. maka penyedia jasa bertanggungjawab atas setiap cidera atau kematian dan semua kerugian atau kerusakan atas pekerjaan.40 disebabkan oleh penyedia jasa. f. Laporan harian berisi: a. 22. Cuaca dan peristiwa alam lainnya yang mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan mingguan serta RKS-KONSTRUKSI . Laporan mingguan dibuat oleh penyedia jasa.4. b. instalasi. Jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. penempatan dan jumlah tenaga kerja di lapangan.LAPORAN HASIL PEKERJAAN 22. Laporan harian dibuat oleh penyedia jasa. dan bahan yang disebabkan karena disain atau disebabkan oleh kesalahan pengguna jasa. kecuali apabila: 1). Kejadian sebelum tanggal penyerahan pertama pekerjaan yang bukan tanggunggjawab pengguna jasa. b. jumlah dan kondisi peralatan di lapangan. diperiksa oleh Konsultan Pengawas / Pengawas Lapangan. Tugas. e. mencatat seluruh rencana dan realisasi aktivitas pekerjaan sebagai bahan laporan harian.1. Buku harian diisi oleh penyedia jasa dan diketahui oleh Konsultan Pengawas / Pengawas Lapangan selaku Pelaksana Pengawasan Teknis. 22. instalasi. Resiko kerusakan terhadap pekerjaan. 22. peralatan. Jenis dan kuantitas bahan di lapangan. peralatan. 21. Kerusakan yang terjadi pada masa pemeliharaan.3. c. Catatan lain yang dianggap perlu. dan disetujui oleh Pelaksana Kegiatan. 22.3. peralatan. d.2. c. Jenis. atau 2). bahan dan harta benda yang mungkin terjadi selama pelaksanaan kontrak. Resiko yang terkait dengan kerugian atau kerusakan dari pekerjaan.

23.JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN RKS-KONSTRUKSI 24. Waktu pelaksanaan kontrak adalah jangka waktu yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak dihitung sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK. Setiap kali pemberitahuan cacat mutu.2.3. Apabila Konsultan Pengawas/Pengawas Lapangan memerintahkan penyedia jasa untuk melaksanakan pengujian dan ternyata pengujian memperlihatkan adanya cacat mutu. terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan bulanan serta catatan yang dianggap perlu. Konsultan Pengawas/Pengawas Lapangan wajib memeriksa pekerjaan penyedia jasa dan memberitahu penyedia jasa bila terdapat cacat mutu dalam pekerjaan. 23. 22.4. Penyerahan pertama pekerjaan dan masa pemeliharaan dapat diperpanjang sampai cacat mutu selesai diperbaiki. Laporan bulanan dibuat oleh penyedia jasa. 22. 23.1.1.5. 23. 24. maka biaya pengujian dan perbaikan menjadi tanggungjawab pengguna jasa. Pelaksana Kegiatan dapat meminta pihak ketiga untuk memperbaiki cacat mutu bila penyedia jasa tidak melaksanakannya dalam waktu masa perbaikan cacat mutu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan konsultan pengawas/pengawas lapangan diketahui dengan biaya dibebankan kepada penyedia jasa.5. Untuk kelengkapan laporan. Konsultan Pengawas/Pengawas Lapangan dapat memerintahkan penyedia jasa untuk menguji hasil pekerjaan yang dianggap terdapat cacat mutu. maka biaya pengujian dan perbaikan menjadi tanggungjawab penyedia jasa. penyedia jasa dan konsultan pengawas/pengawas lapangan wajib membuat foto-foto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan. 23. Cacat mutu harus diperbaiki sebelum penyerahan pertama pekerjaan dan selama masa pemeliharaan. .CACAT MUTU 23. penyedia jasa harus segera memperbaiki dalam waktu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan konsultan pengawas diketahui pelaksana kegiatan.41 catatan yang dianggap perlu.6. Apabila tidak ditemukan cacat mutu.

gudang. 25. Penyedia jasa wajib menunjuk personil sebagai wakilnya yang bertanggungjawab atas pelaksanaan pekerjaan dan diberikan wewenang penuh untuk bertindak atas nama penyedia jasa. maka secara tertulis dapat meminta penyedia jasa untuk mengganti dengan personil lain yang kualifikasi. alat laboratorium.4.1.2. Mobilisasi peralatan dan personil dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan. gedung laboratorium. kendaraan.2. Mobilisasi harus mulai dilaksanakan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak diterbitkan SPMK. selambat-lambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari dan wakil penyedia jasa yang akan diganti harus meninggalkan lapangan selambat-lambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari. 24. bengkel. serta berdomisili di lokasi pekerjaan. pengguna jasa diwakili oleh RKS-KONSTRUKSI . PENGAWASAN 26. dan pengalamannya melebihi wakil penyedia jasa yang diganti. 25. kemampuan. maka pengguna jasa melakukan penjadualan kembali pelaksanaan tugas penyedia jasa dengan amandemen kontrak. Untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan di lapangan yang sedang atau telah dilaksanakan oleh penyedia jasa. yaitu antara lain mendatangkan peralatan berat. dan mendatangkan personil. Pekerjaan dinyatakan selesai apabila penyedia jasa telah melaksanakan pekerjaan selesai 100% (seratus persen) sesuai ketentuan kontrak dan telah dinyatakan dalam berita acara penyerahan pertama pekerjaan yang disetujui pelaksana kegiatan 24. Pengguna jasa harus menerbitkan SPMK selambat. Apabila pelaksana kegiatan atas masukkan dari konsultan pengawas/pengawas lapangan menilai bahwa wakil penyedia jasa tidak sesuai dokumen pemilihan penyedia barang/jasa dan memadai.42 24. 26.lambatnya 14 (empat belas) hari sejak tanggal penandatanganan kontrak. Apabila penyedia jasa berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadual karena keadaan di luar pengendaliannya dan penyedia jasa telah melaporkan kejadian tersebut kepada pengguna jasa.5.3. 24.1. rumah.WAKIL PENYEDIA JASA 25. menyiapkan fasilitas kantor.

Rapat pembuktian (show cause meeting/SCM) 1). 27.100% dari kontrak). Pada saat kontrak dinyatakan kritis pelaksana kegiatan menerbitkan surat peringatan kepada penyedia jasa. 2). Kontrak dinyatakan kritis apabila: a.1. Apabila penyedia jasa gagal pada uji coba kedua. tidak diberlakukan. 28. Apabila penyedia jasa terlambat melaksanakan pekerjaan sesuai jadual. maka Pasal 30. maka harus diselenggarakan SCM tingkat atasan yang membahas dan 28.1.1.2.3. 3). 28. maka harus diselenggarakan SCM tingkat atasan langsung yang membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh penyedia jasa dalam periode waktu tertentu (uji coba kedua) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat atasan langsung. realisasi fisik pelaksanaan terlambat lebih besar 10% dari rencana. Apabila penyedia jasa gagal pada uji coba pertama.2. b.43 Konsultan Pengawas atau Pengawas Lapangan dari Dinas Teknis. maka dikenakan ketentuan tentang kompensasi.KONTRAK KRITIS RKS-KONSTRUKSI . selanjutnya menyelenggarakan SCM. maka pengguna jasa AN PELAKSANAAN akan memberikan peringatan secara tertulis PEKERJAAN 27. realisasi fisik pelaksanaan terlambat lebih besar 15% dari rencana. Dalam SCM Konsultan Pengawas/Pengawas Lapangan dan penyedia jasa membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh penyedia jasa dalam periode waktu tertentu (uji coba pertama) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat proyek.2. KETERLAMBAT 27. Dalam periode II (rencana fisik pelaksanaan 70% . Dalam periode I (rencana fisik pelaksanaan 0% – 70% dari kontrak). Apabila keterlambatan pelaksanaan pekerjaan disebabkan oleh pengguna jasa. 4). Penanganan kontrak kritis a. 27. dan Pasal 30. Apabila keterlambatan pelaksanaan pekerjaan terjadi karena keadaan kahar.

Pembayaran kepada pihak ketiga dapat dilakukan secara langsung. Apabila pada uji coba ketiga masih gagal. Dalam hal pihak ketiga mengusulkan harga satuan yang lebih tinggi dari harga satuan kontrak. Penyedia jasa masih bertanggung jawab atas seluruh pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. b. Pengguna jasa menetapkan pihak ketiga sebagai penyedia jasa yang akan menyelesaikan sisa pekerjaan atau atas usulan penyedia jasa. Pihak ketiga melaksanakan pekerjaan dengan menggunakan harga satuan kontrak. 5). 5). pengguna jasa harus menerbitkan surat peringatan kepada penyedia jasa atas keterlambatan realisasi fisik pelaksanaan pekerjaan.JANGKA WAKTU PEMELIHARAAN menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh penyedia jasa dalam periode waktu tertentu (uji coba ketiga) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat atasan. maka selisih harga menjadi tanggungjawab penyedia jasa. Kesepakatan tiga pihak 1).(180 hari untuk bangunan semi permanent atau 90 hari untuk bangunan permanent) terhitung sejak dilakukan Serah Terima Pekerjaan Tingkat I (STT-I) antara Pelaksana Kegiatan dengan Penyedia Barang/Jasa (selanjutnya akan diatur dalam kontrak). 2).2 Penyedia Barang/Jasa dalam masa pemeliharaan diwajibkan mengadakan pemeliharaan pekerjaan agar tetap sempurna sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan. RKS-KONSTRUKSI .44 29. 29. Kesepakatan tiga pihak dituangkan dalam berita acara dan menjadi dasar pembuatan amandemen kontrak. 6). Pada setiap uji coba yang gagal. 29. 3). maka pengguna jasa dapat menyelesaikan pekerjaan melalui kesepakatan tiga pihak atau memutuskan kontrak secara sepihak dengan mengesampingkan pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.1 Masa pemeliharaan untuk pekerjaan tersebut dalam angka 1 (satu) di atas ditetapkan selama……. 4).

31.1. Penyedia jasa golongan non usaha kecil wajib bekerjasama dengan penyedia jasa golongan usaha kecil termasuk koperasi kecil.1. Hasil penelitian dan evaluasi dituangkan dalam berita acara dilengkapi dengan rekomendasi dapat atau tidaknya diberi perpanjangan waktu.4. 30. Keterlambatan yang disebabkan oleh pengguna jasa.1.3 Segala pembiayaan yang diperlukan untuk pekerjaan pemeliharaan. Perhitungan penyesuaian harga sesuai dengan Pasal 47. yaitu untuk: a. Masalah yang timbul di luar kendali penyedia jasa. maka harus dituangkan di dalam amandemen kontrak. Perubahan disain. yaitu dengan mensubkontrakkan sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama. Bagian pekerjaan yang disubkontrakkan harus disetujui oleh pengguna jasa dan tetap menjadi tanggungjawab penyedia jasa. Pekerjaan tambah.1.2.5. Pengguna jasa menugaskan konsultan pengawas/pengawas lapangan untuk meneliti dan mengevaluasi usulan tersebut. maka diadakan Serah Terima Pekerjaan Tingkat II (STT-II/Terakhir). e.3. sepenuhnya menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa. dan Penyedia Barang/Jasa dibebaskan dari kewajibannya dalam pemeliharaan. Setelah masa pemeliharaan pekerjaan berakhir. d.2. 30.KERJASAMA ANTARA PENYEDIA JASA DAN SUB PENYEDIA JASA 31. 31. didasarkan atas amandemen kontrak Pasal 23. Apabila perpanjangan waktu pelaksanaan disetujui. c. 30.3. 31. maka pengguna jasa dapat menyetujui/tidak menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan.45 29. Berdasarkan berita acara hasil penelitian dan evaluasi perpanjangan waktu pelaksanaan dan rekomendasi. b.PERPANJANGAN WAKTU PELAKSANAAN 30. Penyedia jasa mengusulkan secara tertulis perpanjangan waktu pelaksanaan dilengkapi alasan dan data kepada pengguna jasa. Pengguna jasa mempunyai hak intervensi atas RKS-KONSTRUKSI . Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh pengguna jasa atas pertimbangan yang layak dan wajar. Keadaan kahar. 30. 30.

c. 33. Kerusuhan. Apabila penyedia jasa yang ditunjuk adalah penyedia jasa bukan usaha kecil/koperasi kecil.3. dengan mensubkontrakkan sebagian pekerjaan. Apabila penyedia jasa yang ditunjuk adalah penyedia jasa usaha kecil/koperasi kecil. maka pekerjaan tersebut harus dilaksanakan sendiri oleh penyedia jasa yang ditunjuk dan dilarang diserahkan atau disubkontrakkan kepada pihak lain. badai. dan angin topan.46 pelaksanaan sub kontrak meliputi pelaksanaan pekerjaan dan pembayaran. 32. wabah penyakit. Gangguan industri lainnya. Bencana alam: banjir. Penyedia jasa wajib bekerja sama dengan penyedia jasa usaha kecil/koperasi kecil. maka kontrak akan batal dan penyedia jasa dimasukkan dalam daftar hitam selama 2 (dua) tahun. c. d. Revolusi. 32. Penyedia jasa bukan usaha kecil yang terbukti menyalahgunakan fasilitas dan kesempatan yang diperuntukkan bagi usaha kecil termasuk koperasi kecil dikenakan sanksi sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. Penyedia jasa yang ditunjuk tetap bertanggungjawab penuh atas pelaksanaan keseluruhan pekerjaan. Keadaan kahar ini tidak termasuk hal-hal yang merugikan yang disebabkan oleh perbuatan atau RKS-KONSTRUKSI . 33. KEADAAN KAHAR 33. PENGGUNAAN PENYEDIA JASA USAHA KECIL TERMASUK KOPERASI KECIL 32. 32. Apabila ketentuan tersebut di atas dilanggar. Kebakaran. e.3. Pemogokan. b. tanah longsor. Yang digolongkan keadaan kahar adalah : a. dilarang mensubkontrakkan seluruh pekerjaan. b.1.2. gunung meletus. d. 33. Bentuk kerjasama tersebut hanya untuk sebagian pekerjaan.1. Peperangan. f. gempa bumi.2. maka: a. g. Yang dimaksud keadaan kahar adalah suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak sehingga kewajiban yang ditentukan dalam kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi.

33.4.PERINGATAN DINI 34. maka penyedia jasa memberitahukan kepada pengguna jasa selambat-lambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari setelah terjadinya keadaan kahar. maka waktu perpanjangan sama dengan waktu selama tidak dapat melaksanakan pekerjaan akibat keadaan kahar. Penyedia jasa wajib menyampaikan peringatan dini kepada pelaksana kegiatan melalui konsultan pengawas/pengawas lapangan selambatlambatnya 14 (empat belas) hari sejak terjadinya peristiwa-peristiwa tertentu atau keadaan-keadaan yang dapat berakibat buruk terhadap pekerjaan. Jangka waktu pelaksanaan yang ditetapkan dalam kontrak tetap mengikat. maka salah satu pihak dapat memutus kontrak dengan pemberitahuan tertulis 30 (tiga puluh) hari sebelumnya dan setelah itu penyedia jasa berhak atas sejumlah uang yang harus dibayar sesuai dengan ketentuan pemutusan kontrak Pasal 41. Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diakibatkan oleh karena terjadinya keadaan kahar tidak dapat dikenai sanksi. dengan ketentuan: a.8. 33. Tindakan yang diambil untuk mengatasi terjadinya keadaan kahar dan yang menanggung kerugian akibat terjadinya keadaan kahar.47 kelalaian para pihak. penyedia jasa berhak menerima pembayaran sebagaimana ditentukan dalam kontrak dan mendapat penggantian biaya yang wajar sesuai yang telah dikeluarkan selama jangka waktu tersebut untuk melaksanakan tindakan yang disepakati.6. c. RKS-KONSTRUKSI .7. maka secepat mungkin penyedia jasa memberitahukan kepada pengguna jasa bahwa keadaan telah kembali normal dan kegiatan dapat dilanjutkan. Apabila harus diperpanjang. Bila sebagai akibat dari keadaan kahar penyedia jasa tidak dapat melaksanakan sebagian besar pekerjaan selama jangka waktu 60 (enam puluh) hari.1. b. ditentukan berdasar kesepakatan dari para pihak.5. Selama tidak dapat melaksanakan pekerjaan akibat keadaan kahar. Bila keadaan sudah pulih normal. 33. Bila terjadi keadaan kahar. 33. 34.

3. 36. Penghentian kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai. 34.RAPAT PELAKSANAAN 35. 35.2. Penyedia jasa wajib bekerja sama dengan pelaksana kegiatan melalui konsultan pengawas/pengawas lapangan dalam menyusun dan membahas upaya-upaya untuk menghindari atau mengurangi akibat dari kejadian atau keadaan tersebut.1. Bila selama kontrak salah satu pihak merasa dirugikan. Tanggung jawab masing-masing pihak atas tindakan yang harus diambil ditetapkan oleh pelaksana kegiatan secara tertulis. Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa menonjolkan kepentingan masing-masing pihak. dan penyedia jasa dapat meminta dilakukan rapat pelaksanaan yang dihadiri semua pihak. Dalam hal kontrak dihentikan.1.48 kenaikan harga kontrak atau keterlambatan tanggal penyelesaian pekerjaan. Perkiraan tersebut wajib diserahkan penyedia jasa sesegera mungkin. harga kontrak dan tanggal penyelesaian pekerjaan.1. maka pengguna jasa wajib membayar kepada penyedia jasa sesuai dengan kemajuan pelaksanaan pekerjaan RKS-KONSTRUKSI .1. Pelaksana kegiatan melalui konsultan pengawas/pengawas lapangan dapat meminta penyedia jasa untuk membuat perkiraan akibat yang akan timbul terhadap pekerjaan. 35. Pelaksana kegiatan konsultan pengawas / pengawas lapangan.2.2. 36.2. 37. Penghentian kontrak dilakukan karena terjadinya hal-hal diluar kekuasaan (keadaan kahar) kedua belah pihak sehingga para pihak tidak dapat melaksanakan kewajiban yang ditentukan di dalam kontrak.ITIKAD BAIK 36. 37. 34.PENGHENTIAN DAN PEMUTUSAN KONTRAK 37. Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak dan kewajiban yang terdapat dalam kontrak. untuk membahas pelaksanaan pekerjaan dan memecahkan masalah yang timbul sehubungan dengan peringatan dini Pasal 38. maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut. Penyedia jasa tidak berhak menerima pembayaran tambahan untuk biaya-biaya yang sesungguhnya dapat dihindari melalui peringatan dini.

sebagaimana dirinci dalam surat pemberitahuan penangguhan pembayaran. dalam hal ini : a. e. Pengguna jasa dikenakan sanksi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1980 tentang Peraturan Disipilin Pegawai Negeri Sipil atau ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.5. c. b. Penyedia jasa gagal pada uji coba ketiga dalam melaksanakan SCM. Penyedia jasa menyampaikan pernyataan yang tidak benar kepada pengguna jasa dan pernyataan tersebut berpengaruh besar pada hak. 2). f. 37. Pemutusan kontrak dilakukan bilamana para pihak terbukti melakukan kolusi. d. Penyedia jasa tidak berhasil memperbaiki suatu kegagalan pelaksanaan. Kejadian dimaksud adalah : a. b.49 yang telah dicapai. Penyedia jasa gagal mematuhi keputusan akhir penyelesaian perselisihan. 37.3. Pemutusan kontrak dilakukan bilamana penyedia jasa cidera janji atau tidak memenuhi kewajiban dan tanggung jawabnya sebagaimana diatur di dalam kontrak. Penyedia jasa tidak mulai melaksanakan pekerjaan berdasarkan kontrak pada tanggal mulai kerja. 3). Sisa uang muka harus dilunasi oleh penyedia jasa. 37. Penyedia jasa dapat dikenakan sanksi yaitu : 1). RKS-KONSTRUKSI . pengguna jasa dapat memutuskan kontrak. atau kepentingan pengguna jasa. Pengenaan daftar hitam untuk jangka waktu 2 (dua) tahun. Pemutusan kontrak oleh pengguna jasa Sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) hari setelah pengguna jasa menyampaikan pemberitahuan rencana pemutusan kontrak secara tertulis kepada penyedia jasa untuk kejadian tersebut di bawah ini. Jaminan pelaksanaan dicairkan dan disetorkan ke kas negara. kecurangan atau tindak korupsi baik dalam proses pelelangan maupun pelaksanaan pekerjaan. Penyedia jasa tidak mampu lagi melaksanakan pekerjaan atau bangkrut. kewajiban.4.

konsiliasi atau arbitrase .9.PEMANFAATAN MILIK PENYEDIA JASA 39. 37. Pemutusan kontrak oleh penyedia jasa Sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) hari setelah penyedia jasa menyampaikan pemberitahuan rencana pemutusan kontrak secara tertulis kepada pengguna jasa untuk kejadian tersebut di bawah ini.50 Terhadap pemutusan kontrak yang timbul karena terjadinya salah satu kejadian sebagaimana dirinci dalam huruf a. penyedia jasa tidak bertanggung jawab lagi atas pelaksanaan kontrak.6. Pengalihan hak dan penyerahan tersebut harus dilakukan dengan cara dan pada waktu yang ditentukan oleh pengguna jasa. mediasi. 37.7. b.PENYELESAIAN PERSELISIHAN RKS-KONSTRUKSI 38. 39. 37. Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata tidak diberlakukan. pengguna jasa tetap membayar hasil pekerjaan sampai dengan batas tanggal pemutusan kontrak. Di luar pengadilan. instalasi. dan fasilitas milik penyedia jasa. Penyelesaian perselisihan dapat melalui: a. Mengakhiri pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan yang ditetapkan dalam pemberitahuan pemutusan kontrak. Sejak tanggal berlakunya pemutusan kontrak. peralatan.1. Semua bahan. 37. Kejadian dimaksud adalah pengguna jasa gagal mematuhi keputusan akhir penyelesaian perselisihan. penyedia jasa dapat memutuskan kontrak. Prosedur pemutusan kontrak Setelah salah satu pihak menyampaikan atau menerima pemberitahuan pemutusan kontrak. yaitu dengan cara musyawarah. penyedia jasa dimasukkan dalam daftar hitam dan diblack list selama 2 tahun. dapat dimanfaatkan oleh pengguna jasa bila terjadi pemutusan kontrak oleh penyedia jasa.1. pekerjaan sementara. c. 38. sampai f. Menyerahkan semua fasilitas yang dibiayai oleh pengguna jasa. sebelum tanggal berlakunya pemutusan tersebut penyedia jasa harus: a. Atas pemutusan kontrak yang timbul karena salah satu kejadian yang diuraikan dalam huruf a. Dalam hal terjadi pemutusan kontrak. sampai f diatas. Mengalihkan hak dan menyerahkan semua hasil pelaksanaan pekerjaan.8.

RKS-KONSTRUKSI . 42. Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh pengguna jasa atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga terhadap nilai tagihan yang terlambat dibayar. 39.2. Pengadilan. karena terjadinya cidera janji terhadap ketentuan yang tercantum dalam kontrak. Penyedia jasa harus mengetahui.3. b.DENDA DAN GANTI RUGI 42. atau dapat diberikan kompensasi sesuai ketentuan dalam syaratsyarat khusus kontrak. 40. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia.1. Besarnya denda kepada penyedia jasa atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan adalah 1 ‰ (per seribu) dari harga kontrak atau bagian kontrak untuk setiap hari keterlambatan. Denda adalah sanksi finansial yang dikenakan kepada penyedia jasa. Penyelesaian perselisihan lebih lanjut diatur dalam syarat-syarat khusus kontrak. Kontrak dibuat dalam bahasa Indonesia serta tunduk kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.PERPAJAKAN 40. 42. Perubahan peraturan perundang-undangan tentang pajak yang terjadi setelah pembukaan penawaran harus dilakukan penyesuaian. memahami dan patuh terhadap semua peraturan perundang-undangan tentang pajak yang berlaku di Indonesia dan sudah diperhitungkan dalam penawaran.1. Tata cara pembayaran denda dan/atau ganti rugi sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak.51 di Indonesia. 42. 41.2.4.2. 41. Pengeluaran biaya untuk penyelesaian perselisihan ditanggung kedua belah pihak sesuai keputusan akhir. 39. 42.BAHASA DAN HUKUM 41.1. sedangkan ganti rugi adalah sanksi finansial yang dikenakan kepada pengguna jasa.3.

43. 43. penyedia jasa dikenakan sanksi masuk daftar hitam selama 2 (dua) tahun. 43. Penyedia jasa harus menyerahkan kepada pelaksana kegiatan gambar pelaksanaan (as built drawing) paling lambat 14 (empat belas) hari sebelum penyerahan akhir pekerjaan.5.4.2. Penyedia jasa wajib memelihara hasil pekerjaan selama masa pemeliharaan sehingga kondisi tetap berada seperti pada saat penyerahan pertama pekerjaan. Setelah masa pemeliharaan berakhir penyedia jasa mengajukan permintaan secara tertulis kepada pengguna jasa untuk penyerahan akhir pekerjaan. Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus persen). Pengguna jasa memerintahkan panitia penerima pekerjaan untuk melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia jasa selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari setelah diterimanya surat permintaan dari penyedia jasa. Apabila penyedia jasa terlambat menyerahkan gambar pelaksanaan. Apabila penyedia jasa tidak menyerahkan RKS-KONSTRUKSI .1. 43. 44. setelah diperiksa oleh panitia penyerahan pekerjaan dan telah dibuat berita acara penyerahan akhir pekerjaan.3. penyedia jasa mengajukan permintaan secara tertulis kepada pengguna jasa untuk penyerahan pertama pekerjaan. penyedia jasa wajib menyelesaikan/memperbaiki.GAMBAR PELAKSANAAN 44.2. maka pengguna jasa berhak mencairkan jaminan pemeliharaan untuk membiayai pemeliharaan pekerjaan dan mencairkan jaminan pelaksanaan dan disetor ke kas negara. 44. Apabila penyedia jasa tidak melaksanakan kewajiban pemeliharaan sesuai kontrak. kemudian panitia penerima pekerjaan melakukan pemeriksaan kembali dan apabila sudah sesuai dengan ketentuan kontrak.3. Apabila terdapat kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan.1. maka dibuat berita acara penyerahan pertama pekerjaan.52 43. Pengguna jasa menerima penyerahan akhir pekerjaan setelah penyedia jasa melaksanakan semua kewajibannya selama masa pemeliharaan dengan baik. 44.SERAH TERIMA PEKERJAAN 43. maka pengguna jasa dapat menahan sejumlah uang sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak.

46. Kegagalan bangunan yang menjadi tanggungjawab penyedia jasa ditentukan terhitung sejak penyerahan akhir pekerjaan sesuai dengan umur konstruksi yang direncanakan dan secara tegas dinyatakan dalam dokumen perencanaan paling lama 10 (sepuluh) tahun. 45. Jangka waktu pertanggungjawaban atas kegagalan bangunan ditetapkan dalam syarat-syarat khusus kontrak. Penilaian atas hasil pekerjaan dilakukan terhadap mutu dan kemajuan fisik pekerjaan.PERSONIL 47. Pengguna jasa harus melakukan penilaian atas hasil pekerjaan dalam masa pelaksanaan pekerjaan.2. Penyedia jasa wajib menugaskan personil inti yang tercantum dalam daftar personil inti atau menugaskan personil lainnya yang disetujui oleh pelaksana kegiatan.1. maka penyedia jasa harus menjamin bahwa personil tersebut sudah harus meninggalkan lapangan dalam waktu 7 (tujuh) hari dan harus diganti selambat-lambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari.1. B. maka pengguna jasa dapat memperhitungkan pembayaran kepada penyedia jasa sesuai dengan ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak.c. Penyedia jasa wajib mengajukan kepada pelaksana kegiatan perhitungan terinci mengenai jumlah yang harus dibayarkan kepadanya sesuai ketentuan kontrak sebelum penyerahan pertama pekerjaan. 47. KETENTUAN KHUSUS 47. 48.53 gambar pelaksanaan. Apabila pelaksana kegiatan meminta penyedia jasa untuk memberhentikan personilnya dengan alasan personil inti tidak memadai.KEGAGALAN BANGUNAN RKS-KONSTRUKSI .2.1. 46. dan pengalamannya sama atau melebihi personil inti yang ada dalam daftar personil inti. pelaksana kegiatan hanya akan menyetujui usulan penggantian personil inti apabila kualifikasi.PERHITUNGAN AKHIR 45. kemampuan.2.PENILAIAN PEKERJAAN 48. 46.1. Pelaksanaan ganti rugi atas kegagalan bangunan dapat dilakukan melalui mekanisme pertanggungan (asuransi) sesuai dengan Pasal 7. 48.1.

1.2. 50. f. h. Semua benda yang memiliki nilai sejarah atau kekayaan yang secara tidak sengaja ditemukan di lapangan adalah menjadi hak milik negara. d.KOMPENSASI 51. Pengguna jasa tidak memberikan gambar.2. Pengguna jasa menginstruksikan untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak diketemukan kerusakan / kegagalan / penyimpangan pekerjaan. j. Apabila penyedia jasa tidak melakukan kewajiban sesuai ketentuan dalam kontrak. 50.54 49. sehingga mengakibatkan keterlambatan dan/atau biaya tambah bagi penyedia jasa. g. Pengguna jasa menolak sub penyedia jasa tanpa alasan yang wajar. Penyedia jasa wajib memberitahukan kepada pelaksana kegiatan dan kepada pihak yang berwenang bila menemukan benda Pasal 56. Penyedia jasa dapat meminta kompensasi biaya dan/atau waktu pelaksanaan. 49.1. Pengguna jasa memerintahkan penundaan pekerjaan. Kompensasi lain sesuai dengan yang tercantum dalam syarat-syarat khusus kontrak. 50. petugas utilitas atau pengguna jasa tidak bekerja sesuai waktu yang ditentukan. Dampak yang menimpa/membebani penyedia jasa diakibatkan oleh kejadian-kejadian yang menjadi resiko pengguna jasa. Penyedia jasa belum bisa masuk ke lokasi pekerjaan. petugas pemerintah. spesifikasi. Penyedia jasa lain. i.PENANGGUHAN PEMBAYARAN 51. e. Pengguna jasa memodifikasi atau mengubah jadual yang dapat mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia jasa bila dapat dibuktikan merugikan penyedia jasa dalam hal sebagai berikut: a.1. maka dikenakan sanksi penangguhan pembayaran setelah pengguna jasa memberitahukan penangguhan pembayaran RKS-KONSTRUKSI . karena pengguna jasa tidak menyerahkan seluruh/sebagian lapangan kepada penyedia jasa. atau instruksi sesuai jadual yang telah ditetapkan.1. Pengguna jasa menunda berita acara penyerahan pertama pekerjaan dan/atau berita acara penyerahan akhir pekerjaan. c.PENEMUANPENEMUAN 49. b.

2.1. 52. 52. Pengguna jasa dapat memerintahkan penyedia jasa untuk menunda dimulainya pelaksanaan pekerjaan atau memperlambat kemajuan suatu kegiatan pekerjaan. Daftar pembayaran ditandatangani oleh masing-masing pekerja dan dapat diperiksa oleh pengguna jasa. Penyedia jasa wajib melaksanakan semua instruksi pelaksana kegiatan yang berkaitan dengan kontrak. Penyedia jasa harus memberitahukan kepada pelaksana kegiatan sebelum bekerja di luar jam kerja. Harga kontrak dapat berubah akibat adanya penyesuaian biaya.PENGAMBILALIHAN 53.1. Penyedia jasa wajib memberikan pedoman kepada pengguna jasa tentang pengoperasian dan pemeliharaan.2. Pemberitahuan penangguhan pembayaran memuat rincian keterlambatan disertai alasanalasan yang jelas dan keharusan penyedia jasa untuk memperbaiki dan menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan penangguhan pembayaran. 52. Semua instruksi harus dilakukan secara tertulis. 53. 52.1. 55. 57. termasuk mata uang yang dipakai untuk penyesuaian biaya sesuai dengan kesepakatan para pihak. Pengguna jasa akan mengambil alih lokasi dan hasil pekerjaan dalam jangka waktu 7 (tujuh) hari setelah diterbitkan berita acara serah terima akhir pekerjaan.HARI KERJA 52.PEDOMAN PENGOPERASIAN DAN PEMELIHARAAN 55. 54. Penyedia jasa harus membayar upah hari kerja kepada tenaga kerjanya setelah formulir upah ditandatangani. 57.1.PENUNDAAN ATAS PERINTAH PENGGUNA JASA 57. 51.55 tersebut secara tertulis.2.PENYESUAIAN BIAYA RKS-KONSTRUKSI .2. Penyesuaian biaya harus mengikuti peraturan yang berlaku. 54.1.1. 56.INSTRUKSI 56.4. 55. Semua pekerja dibayar selama hari kerja dan datanya disimpan oleh penyedia jasa. Jam kerja dan waktu cuti untuk karyawan harus dilampirkan.3.

......... .. b...… persen) dari nilai kontrak..... Masa pemeliharaan selama ……(…………) hari... kontrak selama ........1 a. PEMBAYARAN 5..(...... Besarnya jaminan pemeliharaan adalah ......persen) dari nilai kontrak........... 2.. persen) dari nilai kontrak.. DEFINISI 1...……….... a............ JADUAL PELAKSANAAN PEKERJAAN 7.... Besarnya uang muka adalah ..........% (..... .....) tiap orang untuk cidera badan termasuk kematian untuk satu kali peristiwa..2 Besarnya jaminan pelaksanaan adalah ……% (……......1 Kepada penyedia jasa bukan usaha kecil yang terbukti menyalahgunakan fasilitas dan kesempatan yang diperuntukkan bagi usaha kecil termasuk koperasi kecil sebagaimana diatur dalam UndangUndang No.. besarnya tagihan yang dapat disetujui untuk dibayar setinggi-tingginya sebesar 80% (delapan puluh persen) dari jumlah nilai tagihan....(. Alamat : ………………………………………..) b....... JAMINAN 2.) hari..............2 5. Kegagalan bangunan Rp..BAB V SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK Syarat-syarat khusus kontrak terdiri atas: A...............3 6...... ..3 3.....% (………persen) dari nilai kontrak.......) Peraturan tentang keselamatan kerja yang harus dipatuhi penyedia jasa sesuai Kepmen Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor ……………........................... Pengguna jasa adalah Pelaksana Kegiatan : Nama : ………………………………………. Jabatan : . maka yang bersangkutan dikenakan sanksi sebagaimana termaktub dalam .... Kerusakan harta benda Rp………(………. ASURANSI 3. KETENTUAN UMUM 1......1 5......9 Tahun 1995..1 2..% (..........1 7.1 5.... c.... Waktu pelaksanaan (………………….. KESELAMATAN KERJA 4. Pihak ketiga Rp. 4..2 2............. Pembayaran prestasi pekerjaan dilakukan dengan cara ………………{angsuran (termijn) atau bulanan (monthly certificate)}.... tahun ……………… tentang ……………………… Besaran uang muka adalah …….. PENGGUNAAN PENYEDIA JASA USAHA KECIL TERMASUK KOPERASI KECIL 6............ Bila terdapat ketidaksesuaian dalam perhitungan angsuran............................

1 9. DENDA DAN GANTI RUGI 8...000. bidang dan kegiatan usaha. Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum dengan mengaku atau memakai nama usaha kecil sehingga memperoleh fasilitas kemudahan dana... 8.(…………………) tahun.... Jika tindak pidana sebagaimana dimaksud pada butir 1... Ganti rugi dibayar kepada penyedia jasa setelah dibuat amandemen kontrak.. b... RKS-KONSTRUKSI ..2 b.57 Pasal 34. KEGAGALAN BANGUNAN 10.1 Penyelesaian perselisihan melalui.00 (dua miliar rupiah).000.. dari pembayaran 9... Perbuatan sebagaimana dimaksud pada butir 1. keringanan tarif. di atas adalah tindak pidana kejahatan. Denda langsung dipotong kepada penyedia jasa.. 10..... a.. tempat usaha.. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 9. Pasal 35 dan Pasal 36 undang-undang tersebut yaitu sebagai berikut: a.. dilakukan oleh atau atas nama badan usaha. atau pengadaan barang dan jasa atau pemborongan pekerjaan Pemerintah yang diperuntukkan dan dicadangkan bagi usaha kecil yang secara langsung atau tidak langsung menimbulkan kerugian bagi usaha kecil diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana denda paling banyak Rp 2... c. dapat dikenakan sanksi administratif berupa pencabutan sementara atau pencabutan tetap ijin usaha oleh instansi yang berwenang.1 Jangka waktu pertanggungjawaban atas kegagalan bangunan selama …... (di luar pengadilan/pengadilan) Kompensasi atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga terhadap nilai tagihan yang terlambat dibayar berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia..000.

4. Harus mencantumkan kriteria kinerja produk (output performance) yang diinginkan. Harus mencantumkan syarat-syarat bahan yang dipergunakan dalam pelaksanaan pekerjaan. Harus mencantumkan syarat-syarat pengujian bahan dan hasil produk. Semaksimal mungkin diupayakan menggunakan standar nasional. 7. 9. dengan ketentuan : 1. tidak menutup kemungkinan digunakannya produksi dalam negeri. Metoda pelaksanaan harus logis. Harus mencantumkan macam. BAB VII GAMBAR-GAMBAR Keterangan: Gambar-gambar untuk pelaksanaan pekerjaan harus disusun oleh panitia pengadaan secara terinci. Harus mencantumkan tata cara pengukuran dan tata cara pembayaran. 6. 8. 3. kapasitas dan jumlah peralatan utama minimal yang diperlukan dalam pelaksanaan pekerjaan. realistik dan dapat dilaksanakan. 2.58 BAB VI SPESIFIKASI TEKNIS Keterangan: Spesifikasi teknis disusun oleh panitia pengadaan berdasar jenis pekerjaan yang akan dilelangkan. RKS-KONSTRUKSI . 5. Tidak mengarah kepada merk/produk tertentu. lengkap dan jelas. jenis. Jadual waktu pelaksanaan harus sesuai dengan metoda pelaksanaan.

Daftar harga bahan. 2. Daftar personil inti. Daftar peralatan utama. Metoda pelaksanaan pekerjaan terdiri dari: a. Rekapitulasi daftar kuantitas dan harga.59 BAB VIII DAFTAR HARGA DAN KUANTITAS 1. b. Analisa harga satuan terdiri dari: a. Jadual pelaksanaan pekerjaan. Daftar upah. Analisa harga satuan mata pembayaran utama. Daftar kuantitas dan harga. 3. d. b. c. c. b. Daftar kuantitas terdiri dari: a. Metoda pelaksanaan pekerjaan. Daftar harga peralatan. RKS-KONSTRUKSI . d.

. Untuk menandatangani kontrak....…….... Maka kami “Penjamin” yang bertanggung jawab dan mewakili …....... 5..... Oleh karena …………………………………………………… (nama pengguna jasa) selanjutnya disebut “Pengguna Jasa” telah mengundang: ………………………………………………………......… (tanggal penawaran) 4. Apabila peserta lelang menarik kembali penawarannya sebelum berakhirnya masa laku penawaran yang dinyatakan dalam surat penawarannya... dengan ini menyatakan bahwa Bank menjamin Pengguna Jasa atas seluruh nilai uang sebesar tersebut di atas sebagai jaminan penawaran dari Peserta Lelang yang mengajukan penawaran untuk pekerjaan tersebut di atas tertanggal …………………..... (.... atau 2).. dan tanpa mempertimbangkan adanya keberatan dari Peserta Lelang.60 BAB IX BENTUK JAMINAN 1... Apabila penawaran dimenangkan dalam masa laku penawaran dan peserta lelang gagal atau menolak : 1)..) (jumlah hari dalam angka dan huruf yang sekurangkurangnya 28 (dua puluh delapan) hari lebih lama dari jangka waktu berlakunya penawaran yang ditetapkan dalam dokumen lelang) hari kalender sejak batas akhir pemasukan penawaran.. BENTUK JAMINAN PENAWARAN (JAMINAN BANK) 1. Dan oleh karena itu peserta lelang terkait pada instruksi kepada peserta lelang mengenai pekerjaan tersebut di atas yang mewajibkan peserta lelang memberikan kepada pengguna jasa suatu jaminan penawaran sebesar Rp. berwenang penuh untuk menandatangani dan melaksanakan kewajiban atas nama Bank..... Menyetujui koreksi aritmatik terhadap penawarannya sebagaimana tersebut pada Pasal 28........……………………………………………) 3......(alamat peserta lelang) selanjutnya disebut “Peserta Lelang” mengajukan penawaran untuk …………… ………………………………………………...................(jumlah Jaminan dalam Rupiah) (terbilang………......... atau 3).... Syarat-syarat kewajiban ini adalah: a.................... Jaminan ini berlaku sepenuhnya selama jangka waktu ...............… (uraian singkat mengenai Pekerjaan) 2................................... Instruksi Kepada Peserta Lelang.........(nama peserta lelang) …………………………………………………………..........…… (nama bank) berkantor resmi di …….......... atau b........ maka Bank wajib membayar sepenuhnya jaminan penawaran tersebut di atas kepada Pengguna Jasa dalam waktu 7 (tujuh) hari setelah menerima permintaan pertama dari Pengguna Jasa.. RKS-KONSTRUKSI ...... Memberikan jaminan pelaksanaan yang diperlukan...……(alamat bank) selanjutnya disebut “Bank”..

kami Penjamin yang secara sah mewakili Bank......61 6. BANK Tandatangan..... cap dan materai Saksi Penjamin RKS-KONSTRUKSI . dengan ini membubuhkan tandatangan serta cap dan meterai pada jaminan ini pada tanggal .. 7......... Setiap permintaan pembayaran atas jaminan ini harus telah diterima oleh Bank selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari setelah tanggal terakhir berlakunya jaminan bank sebagaimana disebutkan dalam butir 5 di atas......... Dengan itikad baik........ Menunjuk ketentuan Pasal 1832 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Bank mengesampingkan hak preferensinya atas harta benda milik Peserta Lelang yang berkenaan dengan penyitaan dan penjualan harta benda tersebut untuk melunasi hutangnya sebagaimana ditentukan dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.......... .

... ...................... maka jaminan ini berakhir jika PRINCIPAL tidak dapat memenuhinya......................................... dan ……………………….............. Menyerahkan jaminan pelaksanaan yang diperlukan....... dan 3)....................... (nama pengguna jasa) sebagai pengguna jasa... selanjutnya disini disebut “SURETY”......................………………(…........ Tuntutan penagihan (klaim) atas surat jaminan ini dilaksanakan oleh OBLIGEE secara tertulis kepada SURETY segera setelah timbul cidera janji (wanprestasi/default) oleh pihak PRINCIPAL sesuai dengan ketentuanketentuan dalam dokumen lelang......…………………(nama dan alamat perusahaan asuransi atau penjamin) sebagai penjamin............................... Adapun ketentuan dari surat jaminan ini adalah jika: a........................................................... PRINCIPAL menarik kembali penawarannya sebelum berakhirnya masa laku penawaran yang dinyatakan dalam penawarannya............................... di .......... SURETY akan membayar kepada OBLIGEE dalam jumlah penuh selambatlambatnya 30 (tiga puluh) hari kalender setelah menerima tuntutan penagihan dari pihak OBLIGEE berdasar keputusan OBLIGEE mengenai pengenaan sanksi akibat tindakan cidera janji oleh pihak PRINCIPAL...(…….. (nama dan alamat peserta lelang) sebagai peserta lelang................ 4... Menandatangani kontrak..... dan b.………...(uraian singkat pekerjaan) yang diselenggarakan oleh OBLIGEE pada tanggal ... selanjutnya disini disebut “OBLIGEE” atas uang sejumlah Rp.......................... BENTUK JAMINAN PENAWARAN ASURANSI (SURETY BOND) Nomor Bond :…………… Nilai: Rp....... RKS-KONSTRUKSI ......................................... Dengan ini dinyatakan....) (jumlah nilai jaminan angka dan huruf) 2...... bertanggungjawab dan dengan tegas terikat pada ........... sampai dengan tanggal ..... Apabila penawaran PRINCIPAL disetujui oleh OBLIGEE dalam masa laku penawaran..................................... PRINCIPAL dan SURETY dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana PRINCIPAL tidak memenuhi kewajiban sebagaimana ditetapkan dalam instruksi kepada peserta lelang untuk pekerjaan .... Menandatangani dokumen perikatan lain sebagaimana yang diharuskan dalam dokumen lelang............... surat jaminan ini tetap berlaku dari tanggal ........ bahwa kami: .... Maka kami............... selanjutnya disebut “PRINCIPAL”.... (tanggal dan tempat pelelangan) 3..... dan PRINCIPAL telah : 1)..............................……………………….................62 2................... 2)...............………) (jumlah nilai jaminan) 1....

.............. Setiap pengajuan ganti rugi terhadap SURETY berdasarkan jaminan ini harus sudah diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 3 (tiga) bulan sesudah berakhirnya masa laku jaminan ini... pada tanggal .......................) nama jelas ( ……………………………. ) nama jelas RKS-KONSTRUKSI ..... Menunjuk pada Pasal 1832 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa SURETY melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya harta-benda pihak yang dijamin lebih dahulu disita dan dijual guna melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata........................... Ditandatangani serta dibubuhi cap dan meterai di ....................................... PENJAMIN (SURETY) ………………………………..........63 5....... 6......... (………………………………. …………………………… PESERTA LELANG (PRINCIPAL) ………………………………..........................

................ .......persen) (besarnya jaminan dalam persentase) dari harga kontrak.............. RKS-KONSTRUKSI ....................… .... Jaminan ini berlaku sejak tanggal penandatanganan kontrak sampai dengan 14 (empat belas) hari setelah tanggal masa pemeliharaan berakhir berdasarkan kontrak atau sampai PENGGUNA JASA mengeluarkan suatu instruksi kepada BANK yang menyatakan bahwa jaminan ini boleh diakhiri..........................(alamat bank) selanjutnya disebut “BANK”.................................( nama penyedia jasa) ……. Maka kami PENJAMIN yang bertanggung jawab dan mewakili …...................………............. Syarat-syarat kewajiban ini adalah: a.... maka BANK wajib membayar sejumlah uang kepada PENGGUNA JASA sampai dengan sebesar nilai uang yang disebutkan di atas.… (nama bank) berkantor resmi di………………...............(uraian singkat mengenai pekerjaan) 2.…………………………………………(alamat penyedia jasa) selanjutnya disebut “PENYEDIA JASA” untuk pekerjaan.... ......…........... BANK harus menyerahkan uang yang diperlukan oleh PENGGUNA JASA dalam waktu 7 (tujuh) hari kalender setelah ada permintaan pertama tanpa penundaan dan tanpa perlu ada pemberitahuan sebelumnya mengenai proses hukum dan administratif dan tanpa perlu pembuktian kepada BANK mengenai adanya cacat atau kekurangan atau kegagalan pelaksanaan pada pihak PENYEDIA JASA....... 4.......... Oleh karena ...……………………………………...................persen) 3............................ berwenang penuh untuk menandatangani dan melaksanakan kewajiban atas nama BANK.……..........................................64 3........ ....................................................................(nama pengguna jasa) selanjutnya disebut “PENGGUNA JASA” telah mengundang................ setelah mendapat perintah tertulis dari PENGGUNA JASA untuk membayar ganti rugi kepada PENGGUNA JASA atas kerugian yang diakibatkan oleh cacat maupun kekurangan atau kegagalan PENYEDIA JASA dalam pelaksanaan pekerjaan sebagaimana yang disyaratkan dalam kontrak tersebut di atas........ 5..% (………………. Dan oleh karena itu PENYEDIA JASA terikat oleh kontrak yang mewajibkan PENYEDIA JASA memberikan jaminan pelaksanaan kepada PENGGUNA JASA sebesar………% (……….…............) senilai dengan …….............................. dengan ini menyatakan bahwa BANK menjamin PENGGUNA JASA atas seluruh nilai uang sebesar Rp............. Setelah PENYEDIA JASA menandatangani kontrak tersebut di atas dengan PENGGUNA JASA. BENTUK JAMINAN PELAKSANAAN (JAMINAN BANK) 1...................……………....... sebagaimana disebutkan di atas...... b..... (jumlah jaminan dalam Rupiah) (terbilang……..........………......

.. BANK mengabaikan hak preferensinya atas harta benda milik PENYEDIA JASA yang berkenaan dengan penyitaan dan penjualan harta benda tersebut untuk melunasi hutangnya sebagaimana ditentukan dalam Pasal 1831 Kitab Undang-undang Hukum Perdata........ kami PENJAMIN yang secara sah mewakili BANK.. Dengan itikad baik. cap dan materai Saksi Penjamin RKS-KONSTRUKSI . 7. Menunjuk ketentuan Pasal 1832 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.. BANK menyanggupi memperpanjang jangka waktu berlakunya jaminan ini berdasarkan syarat-syarat yang sama sebagaimana disebutkan di atas sesuai dengan adanya perubahan atau perpanjangan waktu kontrak sebagaimana yang selanjutnya dapat dilakukan sesuai ketentuan-ketentuan kontrak. Permintaan pembayaran berkenaan dengan jaminan ini harus telah disampaikan kepada BANK selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kalender setelah tanggal berakhirnya jaminan bank ini yang dinyatakan pada butir 5 di atas.65 6... 8.. BANK Tandatangan. dengan ini membubuhkan tandatangan serta cap dan meterai pada jaminan ini pada tanggal .

..........) (jumlah nilai jaminan) Ketentuan kewajiban ini adalah: a..(nama pengguna jasa) ...........…………………………...... BANK harus menyerahkan uang yang diminta oleh PENGGUNA JASA segera setelah ada permintaan pertama tanpa tertunda dalam waktu 7(tujuh) hari kalender dan tanpa perlu adanya pemberitahuan sebelumnya mengenai prosedur hukum atau prosedur administrasi dan tanpa perlu membuktikan kepada BANK mengenai kegagalan PENGGUNA JASA....... BANK terikat mengembalikan uang muka atau sisa uang muka............... apabila setelah PENYEDIA JASA menerima uang muka PENYEDIA JASA gagal memulai atau melanjutkan pekerjaan......…………..... apapun alasannya dan BANK harus segera mengembalikan nilai keseluruhan atau nilai pembayaran kembali uang muka yang masih tersisa.... 2... ……………………............... Oleh karena ………………………………..... selanjutnya disebut “PENGGUNA JASA” telah menandatangani kontrak dengan: …..% (.........persen) (persentase yang ditentukan dalam Syarat-Syarat Khusus Kontrak) harga kontrak.............. Permintaan pembayaran berkenaan dengan jaminan ini harus telah disampaikan kepada BANK selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kalender setelah tanggal berakhirnya jaminan BANK ini...... 5........... Jaminan ini berlaku selama masa berlakunya kontrak atau sampai pada tanggal uang muka telah dibayar kembali seluruhnya... (nomor kontrak) Dan oleh karena sesuai dengan kontrak tersebut....... dengan ini menyatakan bahwa BANK menjamin PENGGUNA JASA atas seluruh nilai uang sebesar Rp............…............. BENTUK JAMINAN UANG MUKA (JAMINAN BANK) 1.66 4. b.....(tanggal kontrak) nomor ………………………...(uraian singkat mengenai pekerjaan) pada kontrak tanggal ............ 7............…………......………………(nama penyedia jasa) selanjutnya disebut “PENYEDIA JASA” untuk pekerjaan …………………………...... Menunjuk ketentuan Pasal 1832 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata........………………………………….........……………..........……………….……………(...... 6.... 4..…… (nama bank) berkantor resmi di ………………………………………(alamat bank) selanjutnya disebut “BANK”.......... RKS-KONSTRUKSI ............ berwenang penuh untuk menandatangani dan melaksanakan kewajiban atas nama BANK......... PENGGUNA JASA dapat membayar uang muka kepada PENYEDIA JASA sebesar tidak lebih dari ............... BANK mengabaikan hak preferensinya atas harta benda milik peserta lelang yang berkenaan dengan penyitaan dan penjualan harta benda tersebut untuk melunasi hutangnya sebagaimana ditentukan dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata................. 3...... Maka kami PENJAMIN yang bertanggung jawab dan mewakili….

...........................67 Dengan itikad baik.......... kami PENJAMIN yang secara sah mewakili BANK...... dengan ini membubuhkan tandatangan serta cap dan materai pada jaminan ini pada tanggal..... BANK Saksi Penjamin RKS-KONSTRUKSI ...

......... (jumlah nilai jaminan) 1.. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada ……………...………… (…………………………...... 3....…….(nama pengguna jasa) sebagai PEMILIK....…...... 6...... (uraian singkat mengenai pekerjaan) dengan harga kontrak yang telah disetujui sebesar Rp. selanjutnya disini disebut “SURETY”... surat jaminan ini tetap berlaku dari tanggal ……………………….………………….. ..... (nama dan alamat penyedia jasa) sebagai penyedia jasa selanjutnya disebut “PRINCIPAL”.....) (jumlah nilai jaminan dalam angka dan huruf)....... dan ..……………………) (jumlah nilai jaminan) sebagai pembayaran uang muka sebelum pekerjaan menurut kontrak di atas dimulai..68 5....……(………………….......………………(…. Jika PRINCIPAL telah melakukan pembayaran kembali kepada OBLIGEE seluruh jumlah uang muka dimaksud (yang dinyatakan dalam surat tanda bukti penerimaan olehnya).... Sebagai jaminan terhadap pembayaran uang muka itu maka SURETY memberikan jaminan dengan ketentuan tersebut di bawah ini.. 7...……….……………(………………………………) Dengan ini dinyatakan...(tanggal kontrak) telah mengadakan kontrak dengan OBLIGEE untuk pekerjaan ……..... RKS-KONSTRUKSI .. selanjutnya disini disebut “OBLIGEE” atas uang sejumlah Rp.. BENTUK JAMINAN UANG MUKA ASURANSI (SURETY BOND) Nomor Bond : .....……… (selama berlakunya kontrak atau sampai pada tanggal uang muka telah dibayar kembali seluruhnya) Tuntutan ganti rugi atas secara tertulis kepada (wanprestasi/default) oleh kembali uang muka atau kontrak....…... 4....... Maka kami.. atau sisa uang muka yang wajib dibayar menurut kontrak tersebut. OBLIGEE setuju membayar kepada PRINCIPAL uang sebesar Rp... tanggal ........ Bahwa PRINCIPAL dengan suatu perjanjian tertulis Nomor………………. Bahwa untuk kontrak tersebut di atas.......………..... PRINCIPAL dan SURETY dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar.sampai dengan tanggal …………………………………...…………… (nama dan alamat perusahaan asuransi atau penjamin) sebagai PENJAMIN....... 5.. SURETY akan membayar kepada OBLIGEE uang muka atau sisa uang muka yang berdasarkan kontrak belum dikembalikan oleh PRINCIPAL. surat jaminan ini dilaksanakan oleh OBLIGEE SURETY segera setelah timbul cidera janji pihak PRINCIPAL karena tidak dapat membayar sisa uang muka tersebut sesuai dengan syarat 2. …………...... bahwa kami : …………………………………....……………………….... Nilai : Rp..) (harga kontrak) dan jaminan ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kontrak tersebut..... jika tidak... maka surat jaminan ini menjadi batal dan tidak berlaku lagi...

8... Ditandatangani serta dibubuhi cap dan materai di …………………….69 selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kalender setelah menerima tuntutan penagihan (klaim) dari OBLIGEE. Setiap pengajuan ganti rugi terhadap SURETY berdasarkan jaminan ini. PENYEDIA JASA (PRINCIPAL) …………………………… PENJAMIN (SURETY) ………………………… (…………………………. harus sudah diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 3 (tiga) bulan sesudah berakhirnya masa laku jaminan ini.. Menunjuk ketentuan Pasal 1832 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.…………… pada tanggal ………………….) nama jelas (………………………. dengan ini ditegaskan kembali bahwa SURETY melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya harta-benda pihak yang dijamin lebih dahulu disita dan dijual guna melunasi hutangnya sebagaimana ditentukan dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. 9.) nama jelas RKS-KONSTRUKSI .

.................... 4...............................70 6.................................................................... maka BANK wajib membayar sejumlah uang kepada PENGGUNA JASA sampai dengan sebesar nilai uang yang disebutkan di atas........… (nama bank) berkantor resmi di…………………………….................(nomor kontrak) 2.% (……………….............................................................................................(nama pengguna jasa) selanjutnya disebut “PENGGUNA JASA” telah menandatangani kontrak dengan: .. sebagaimana disebutkan di atas..............................) senilai dengan ……..........……………………………………………............….. b...................………............ Oleh karena ......... setelah mendapat perintah tertulis dari PENGGUNA JASA untuk membayar ganti rugi kepada PENGGUNA JASA atas kerugian yang diakibatkan oleh cacat maupun kekurangan atau kegagalan PENYEDIA JASA dalam pemeliharaan pekerjaan sebagaimana yang disyaratkan dalam kontrak tersebut di atas.... .. Syarat-syarat kewajiban ini adalah: a. BANK harus menyerahkan uang yang diperlukan oleh PENGGUNA JASA dalam waktu 7 (tujuh) hari kalender setelah ada permintaan pertama tanpa penundaan dan tanpa perlu ada pemberitahuan sebelumnya mengenai RKS-KONSTRUKSI ......................……........................................... (jumlah jaminan dalam Rupiah) (terbilang……... .............(uraian singkat mengenai pekerjaan) pada kontrak tanggal ........persen) 3..…………(alamat penyedia jasa) selanjutnya disebut “PENYEDIA JASA” untuk pekerjaan...................................persen) (besarnya jaminan dalam persentase) dari harga kontrak....................... Setelah PENYEDIA JASA menandatangani kontrak tersebut di atas dengan PENGGUNA JASA.................. Dan oleh karena itu PENYEDIA JASA terikat oleh kontrak yang mewajibkan PENYEDIA JASA memberikan jaminan pemeliharaan kepada PENGGUNA JASA sebesar………% (………... Maka kami PENJAMIN yang bertanggung jawab dan mewakili …...……….......................(tanggal kontrak) nomor................. berwenang penuh untuk menandatangani dan melaksanakan kewajiban atas nama BANK.............. BENTUK JAMINAN PEMELIHARAAN (JAMINAN BANK) 1........…………………………………….. dengan ini menyatakan bahwa BANK menjamin PENGGUNA JASA atas seluruh nilai uang sebesar Rp...................…….................(alamat bank) selanjutnya disebut “BANK”..........................( nama penyedia jasa) ……...........… .....

7.. Menunjuk ketentuan Pasal 1832 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. BANK mengabaikan hak preferensinya atas harta benda milik PENYEDIA JASA yang berkenaan dengan penyitaan dan penjualan harta benda tersebut untuk melunasi hutangnya sebagaimana ditentukan dalam Pasal 1831 Kitab Undang-undang Hukum Perdata. Dengan itikad baik. dengan ini membubuhkan tandatangan serta cap dan meterai pada jaminan ini pada tanggal .. Jaminan ini berlaku sejak tanggal penyerahan pertama pekerjaan sampai dengan 14 (empat belas) hari setelah tanggal penyerahan akhir pekerjaan berdasarkan kontrak atau sampai PENGGUNA JASA mengeluarkan suatu instruksi kepada BANK yang menyatakan bahwa jaminan ini boleh diakhiri.. BANK Tandatangan..71 proses hukum dan administratif dan tanpa perlu pembuktian kepada BANK mengenai adanya cacat atau kekurangan atau kegagalan pemeliharaan pekerjaan pada pihak PENYEDIA JASA.. Permintaan pembayaran berkenaan dengan jaminan ini harus telah disampaikan kepada BANK selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kalender setelah tanggal berakhirnya jaminan bank ini yang dinyatakan pada butir 5 di atas. 6.. 5. cap dan materai Saksi Penjamin RKS-KONSTRUKSI ..... BANK menyanggupi memperpanjang jangka waktu berlakunya jaminan ini berdasarkan syarat-syarat yang sama sebagaimana disebutkan di atas sesuai dengan adanya perubahan atau perpanjangan waktu kontrak sebagaimana yang selanjutnya dapat dilakukan sesuai ketentuan-ketentuan kontrak.. kami PENJAMIN yang secara sah mewakili BANK.... 8.

....... 4...... sampai dengan tanggal ...... maka jaminan ini tidak berlaku lagi.. dan…………... bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada ………….................... PRINCIPAL dan SURETY dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana PRINCIPAL tidak memenuhi kewajibannya dalam pemeliharaan pekerjaan yang telah dipercayakan kepadanya atas dasar kontrak pekerjaan dari OBLIGEE No..................…………………………………………………… …) Maka kami...... selanjutnya di sini disebut “PRINCIPAL”. 3. bahwa kami: …………………………………………………................…… …………) (jumlah nilai jaminan) 1.......... 2..............……...…………… …(………………......... dan jaminan pemeliharaan ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kontrak tersebut. tanggal .....………........……… (terbilang…………...… (nama dan alamat penyedia jasa) sebagai PENYEDIA JASA..... dan mengganti pada OBLIGEE semua kerugian dan kerusakan yang mungkin diderita OBLIGEE oleh sebab kegagalan atau kelalaian dari pihak PRINCIPAL dalam melaksanakan kontrak...........……… ………………… (nama pengguna jasa) sebagai PENGGUNA JASA...... jika tidak.. memperbaiki......... atau b.... ……………………………. Adapun ketentuan dari jaminan ini adalah jika PRINCIPAL : a.................................. selanjutnya di sini disebut “SURETY”... Memelihara pekerjaan tersebut dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan dalam kontrak........(nama dan alamat perusahaan asuransi atau penjamin) sebagai PENJAMIN.. BENTUK JAMINAN PEMELIHARAAN ASURANSI (SURETY BOND) Nomor Bond : ……………… Nilai : Rp.......72 7........... Tuntutan penagihan (klaim) atas jaminan ini dilaksanakan oleh OBLIGEE secara tertulis kepada SURETY segera setelah timbul cidera janji (wanprestasi/default) oleh pihak PRINCIPAL dalam melaksanakan kontrak dan bukan karena risiko-risiko PENGGUNA JASA............ (nomor dan tanggal kontrak) antara pihak PRINCIPAL dan OBLIGEE....... RKS-KONSTRUKSI ...... dan dapat dimintakan perpanjangannya oleh PRINCIPAL sampai 14 (empat belas) hari setelah masa jaminan berakhir......... Membayar............................................... selanjutnya di sini disebut “OBLIGEE” atas uang sejumlah Rp…....... Dengan ini dinyatakan......... maka jaminan ini tetap berlaku dari tanggal......

.....) nama jelas (.) nama jelas RKS-KONSTRUKSI .………………………… PENYEDIA JASA (PRINCIPAL)..... Setiap pengajuan ganti rugi terhadap SURETY berdasarkan jaminan ini harus sudah diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 3 (tiga) bulan sesudah berakhirnya masa laku jaminan ini.........73 SURETY harus membayar kepada OBLIGEE sejumlah jaminan tersebut di atas selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kalender setelah menerima tuntutan penagihan dari pihak OBLIGEE berdasar keputusan OBLIGEE mengenai pengenaan sanksi akibat tindakan cidera janji oleh pihak PRINCIPAL... 6........... pada tanggal ....... Ditandatangani serta dibubuhi cap dan meterai di ..................................... (.. 5........ PENJAMIN (S U R E T Y).... Menunjuk pada Pasal 1832 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa SURETY melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya harta-benda pihak yang dijamin lebih dahulu disita dan dijual guna melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata....

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful