P. 1
lele

lele

|Views: 11|Likes:
Published by Lutfi Milda

More info:

Published by: Lutfi Milda on May 24, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/14/2013

pdf

text

original

Abon lele merupakan makanan tahan

lama yang memiliki protein tinggi dan memiliki kadar kolesterol yang rendah. Anda pun dapat membelinya, bahkan juga berbisnis abon lele, seperti yang dilakukan Hj. Murti Rahayu dari Majenang, Cilacap. Wilayah Majenang sejak lama dikenal dengan perikanan daratnya. Air yang melimpah mendukung pengembangan usaha tersebut. Salah satu jenis ikan yang banyak dibudidayakan warga setempat adalah lele. ”Bayangan saya yang pertama adalah mengolah lele menjadi abon. Daging sapi saja aneka bisa jadi abon, ikan kenapa air lele tidak,” tutur ibu lele tiga bukan anak hal ini. baru. Kebetulan, di rumahnya, sejak lama Murti membuka warung lesehan dengan menu masakan tawar. Jadi, mengolah Dibantu putri bungsunya, Indira K Paramita (29), Murti pun bereksperimen abon lele. Percobaan awal ini tak sepenuhnya berhasil. Sulit mengurangi tingginya kandungan minyak pada abon lele. Abon pun cepat tengik atau basi. Selang beberapa hari, dia menemukan mesin pres tangan untuk mengurangi minyak. Sejak itu Murti berani menawarkan abon lele buatannya kepada teman dan tetangganya. Respons mereka positif. Abon lele Murti tak kalah dengan abon sapi. Murti pun kian percaya diri. Tiga bulan setelah eksperimen, Murti mulai memasarkan abonnya yang bermerek Nazelia itu ke supermarket di Majenang dan Cilacap. Respons pasar lumayan. Dalam tiga hari abon lele itu ludes. Permintaan pun mengalir. Dia menjual abonnya seharga Rp 13.000 per satu kemasan plastik seberat 1 ons atau 100 gram. Murti kian serius menekuni usaha abon lele. Selain celah pasar yang ada, usaha abon lele tak membutuhkan modal yang besar pada tahapan awal. Hal ini tak terlepas

Keuntungan itu dikurangi biaya minyak goreng dan plastik kemasan. Indira. Selain dagingnya. hanya menghasilkan sekitar 15 bungkus keripik ukuran 100 gram. ”Memang. sebelumnya di Boyolali sudah ada abon lele. putri Ny Murti mengatakan ketertarikan membuat variasi penganan lele terdorong oleh usahanya membuka warung makan lesehan yang menyediakan berbagai menu ikan air tawar. Dari 10 kg lele. dan kota-kota besar lain di Indonesia.” ungkap Murti. namun bagi Ketua Asosiasi Perajin dan Pengusaha Kecil Distrik Majenang itu tak ada salahnya memperkenalkan camilan ikan air tawar dalam bentuk berbeda. Surabaya. per ons dipatok Rp 10 ribu dan dipasarkan ke berbagai kota antara lain Jakarta.dari relatif murahnya harga ikan lele di Majenang. Namun. Tetapi Indira mengaku agak kesulitan memasok dalam jumlah besar karena dari 10 kg lele hanya menghasilkan sekitar 15 bungkus keripik ukuran 100 gram. ”Untung bersihnya 30-50 persen. Harga ikan lele hanya Rp 11.000 sehingga keuntungan kotor tiga kali lipat. kulit lele dimanfaatkan menjadi keripik. Cilacap.000 per kilogram (kg). Kesulitan biasanya. Tiap 1 ons dijual Rp 13. Setelah jadi abon. Setiap kilogram menghasilkan 3 ons abon. Lele diperoleh dari kelompok tani seharga Rp 11 ribu/kg. Keripik lele ini hanya jadi usaha sampingan Murti. dan sekitarnya. Kerupuk tengiri memang lebih terkenal sebagai oleh-oleh makanan dari Cilacap. Selain dagingnya. dari 10 kg lele bisa diolah menjadi 3 kg abon. tetapi kami mencoba mengenalkan sebagai salah satu oleh-oleh dari Majenang. Masa percobaan selama tiga bulan barulah menghasilkan produk yang akhirnya diterima pasar. jumlahnya sangat terbatas.” jelas Indira di sela-sela pameran PKBL mitra binaan PT Pertamina di Mal Ciputra Semarang. . Pasokan lele yang melimpah dari kelompok tani perikanan air tawar membuatnya tak kehabisan ide. kulit lele dimanfaatkan menjadi keripik.

dan garam serta gula. Daging lele dipres hingga seluruh minyaknya keluar dan tersisa serbuk halus kecoklatan. Dengan rasanya yang gurih. kebutuhan bahan baku lele pun terus bertambah. Murti kian percaya diri memasarkan produknya lebih luas. Setiap saat bisa dinikmati. Hingga enam bulan pertama. kapasitas produksi abon lele Murti hanya 3 kilogram lele per hari. merica putih. belum dipasarkan biasanya sudah banyak yang pesan. Pada pertengahan 2008. Murti menjadi mitra binaan PT Pertamina Cilacap. Dengan mesin baru itu. ”Saya sangat bersyukur bisa difasilitasi mengikuti pameran. seharga Rp 2 juta. Jawa Timur.Setiap bulan bisa mengolah sekitar 5 kuintal lele untuk abon. Ada pula yang dicampur dengan bawang merah goreng. Daging ikan lele dibumbui seperti dendeng dengan ketumbar. setelah dia mampu membeli mesin pres dari Surabaya. dan Purwokerto. seperti lazimnya abon sapi. ”Lele dikukus. Semarang. seperti Yogyakarta. Tapi karena jumlahnya tak seberapa. Apalagi. Sertifikasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) pun telah menyatakan bahwa abon lelenya halal. badan usaha milik negara tersebut juga membantu pemasaran dengan cara memfasilitasi mitra binaannya mengikuti pameran-pameran. Setelah direbus dengan bumbu hingga meresap.” tutur Indira yang memberi merek abonnya dengan nama ‘Nazelia’. bawang putih. abon ini cukup ditaburkan di atas nasi atau ketan hangat sebagai lauk. Saat itu izin dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan sudah dikantonginya. Namun. selanjutnya digoreng. lalu diambil kulitnya dan dijemur selama tiga hari. Abon lele dikemas dalam plastik berlabel. seiring permintaan yang terus meningkat dan pemasaran yang kian luas ke kota-kota besar. Rasanya manis gurih dengan aroma bawang dan ketumbar yang kuat. barulah digoreng kering. Tak sulit membuat abon lele. kualitas abonnya kian tinggi. Selain membantu permodalan melalui kredit lunak. Rasanya tak mungkin kalau ikut pameran sendiri karena biayanya sangat .

ada permintaan abon lele dari negara lain. dan Surabaya.000. dan akomodasinya tinggi. rata-rata dia dapat mengekspor 10 kilogram abon lele ke Belanda. produk abon lele Murti dilirik konsumen luar negeri. Namun. bahkan sampai di luar negeri. Semarang. Saat pameran produk-produk khas Nusantara di Jakarta pada pertengahan 2009. dia belum berani mengambil kesempatan tersebut. Dalam sebulan. adalah di Yogyakarta. Untuk 10 kilogram lele dapat diolah menjadi 3 kilogram abon. sih. Ekspor tersebut dilakukan melalui distributor di Jakarta.000Rp 400. dan Denpasar. Sebenarnya. Salah satunya seorang distributor makanan asal Belanda. Dia tak menyangka abon lelenya yang dibuat dengan cara sederhana itu kini melanglang buana hingga ke Eropa. Pernah dalam sebulan dia mendapat kesempatan tiga kali pameran. ”Daging ikan lele mengandung protein dan rendah lemak sehingga bisa dikonsumsi oleh mereka yang berdiet lemak. Selain dapat memperkenalkan produknya. orang dari Belanda itu suka abon lele saya. ”Jumlahnya. Keikutsertaan dalam aneka pameran tersebut sangat membantu Murti dalam memperkenalkan produknya kepada masyarakat. Bandung. Dalam sehari. dia sudah sangat bersyukur dengan apa yang diraihnya saat ini.” ujarnya. memang belum banyak. Pasarnya pun kian luas hingga Jakarta. Karena itulah. tetapi saya sudah sangat senang karena abon lele saya disukai banyak orang. sewa stan.mahal. pada saat pameran Murti juga dapat menjual abonnya dalam jumlah lumayan besar. karena belum memahami prosedur ekspor dan modal yang terbatas. selain dari Belanda. Sejak tahun 2009. . Pameran produk kerajinan usaha kecil yang pernah diikutinya.” katanya. produksi abon lele Murti rata-rata per hari menghabiskan 10 kilogram lele atau 500 kilogram lele per bulan. di antaranya. rata-rata Murti dapat menghasilkan penjualan kotor Rp 300.” kata Murti. Sejak saat itu Murti mulai dapat mengekspor abon lelenya ke Negeri Kincir Angin itu. Meski demikian. Buat ongkos transpor. Jakarta.

Resep pembuatan Abon Lele Bahan :  Lele 10 kg  Gula Merah 3 kg  Gula Pasir 1 kg  Lengkuas 250 gram  Sereh 10 batang  Daun Salam 10 lembar  Ketumbar 50 gram  Bawang Putih 250 gram  Bawang Merah 250 gram  Jahe 100 gram  Asam Jawa 100 gram. direbus dengan 200 cc air. ambil airnya.  Garam secukupnya  Minyak goreng 2 kg . saring.

bawang putih. goreng daging lele sedikit demi sedikit hingga kecoklatan. Lepaskan daging dari tulang. Tambahkan air asam jawa+garam+gula pasir+gula merah. Masukkan dalam alat pengepres minyak. 12. 10. tambahkan sereh dan daun salam. 8. Panaskan minyak goreng dalam wajan. 7.Cara Membuat: 1. Pisahkan kulit dan daging dengan bantuan pisau. jahe. Masak dan aduk hingga bumbu meresap. 9. Bersihkan isi perutnya. lengkuas. 11. 5. Masukkan daging lele yang sudah dihaluskan. 13. Potong bagian kepalanya 4. Kukus daging hingga matang. Abon lele siap disajikan dan bisa disimpan dalam toples. Suwir-suwir dengan garpu hingga halus. Siapkan lele segar yang sudah dimatikan. . bawang merah. sisihkan 6. 3. haluskan ketumbar. Siapkan bumbu-bumbu. 2. 14. dinginkan. angkat dan tiriskan. Tumis bumbu halus dengan minyak goreng hingga harum.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->