P. 1
Definisi Dan Tujuan Kebijkan Moneter

Definisi Dan Tujuan Kebijkan Moneter

|Views: 37|Likes:
Published by Amri Mushlih

More info:

Published by: Amri Mushlih on May 24, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/24/2012

pdf

text

original

Definisi Kebijkan Moneter Kebijakan moneter adalah upaya mengendalikan atau mengarahkan perekonomian makro ke kondisi yang diinginkan

(yang lebih baik) dengan mengatur jumlah uang beredar. Yang dimaksud dengan kondisi yang lebih baik adalah meningkatnya output keseimbangan dan atau terpeliharanya stabilitas harga (inflasi terkontrol). Melalui kebijakan moneter pemerintah dapat mempertahankan, menambah, atau mengurangi jumlah uang beredar dalam upaya mempertahankan kemampuan ekonomi untuk tumbuh, sekaligus mengendalikan inflasi. Jika yang dilakukan adalah menambah jumlah uang beredar, maka kebijakan yang diambil adalah kebijakan ekspansif, sedangkan kebijakan moneter kontraktif dilakukan dengan mengurangi jumlah uang beredar atau yang dikenal dengan kebijakan uang ketat (tight money policy) (Rahardja dan Manurung, 2002). Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia No. 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia, Bab 1 Pasal 10 yang dimaksud dengan Kebijakan Moneter adalah kebijakan yang ditetapkan dan dilaksanakan oleh Bank Indonesia untuk mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah yang dilakukan antara lain melalui pengendalian jumlah uang beredar dan atau suku bunga(Supriyanto dan Ali Muhson, 2009).

Tujuan Kebijakan Moneter
1. Stabilitas harga 2. Pertumbuhan ekonomi 3. Perluasan kesempatan kerja(high employment) 4. Keseimbangan neraca pembayaran 5. Stabilitas financial markets 6. Stabilitas pasar valuta asing

a. Tujuan Kebijakan Moneter Bank Indonesia

Bank Indonesia memiliki tujuan untuk mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah. Bank Indonesia memiliki kewenangan untuk melakukan kebijakan moneter melalui penetapan sasaran-sasaran moneter (seperti uang beredar atau suku bunga) dengan tujuan utama menjaga sasaran laju inflasi yang ditetapkan oleh Pemerintah. 3 tahun 2004 pasal 7 tentang Bank Indonesia. Secara operasional. penetapan cadangan wajib minimum. Pengantar Jakarta: LPFE Universitas Indonesia Muhson. Mandala dan Pratama Rahardja. pengendalian sasaran-sasaran moneter tersebut menggunakan instrumeninstrumen. antara lain operasi pasar terbuka di pasar uang baik rupiah maupun valuta asing. bukan untuk mengarahkan nilai tukar pada level tertentu.bi. Bank Indonesia juga menjalankan kebijakan nilai tukar untuk mengurangi volatilitas nilai tukar yang berlebihan. sejak tahun 2005 Bank Indonesia menerapkan kerangka kebijakan moneter dengan inflasi sebagai sasaran utama kebijakan moneter (Inflation Targeting Framework) dengan menganut sistem nilai tukar yang mengambang (free floating). . Dalam pelaksanaannya. Bank Indonesia juga dapat melakukan cara-cara pengendalian moneter berdasarkan Prinsip Syariah. penetapan tingkat diskonto.ac.id/web/id/Moneter/Tujuan+Kebijakan+Moneter/ keuangan. Ali dan Supriyanto. dan pengaturan kredit atau pembiayaan.petra.go. Peran kestabilan nilai tukar sangat penting dalam mencapai stabilitas harga dan sistem keuangan. 2002. Jakarta: Pusat Perbukuan. 2009.id/shanti/files/2010/10/KONSEP-KEBIJAKAN-MONETER1. Untuk mencapai tujuan tersebut. Tujuan ini sebagaimana tercantum dalam UU No. Departemen Pendidikan Nasional http://www.pdf Ilmu Ekonomi. Oleh karenanya. EKONOMI untuk SMA/MA KELAS X. Source : Manurung. Hal yang dimaksud dengan kestabilan nilai rupiah antara lain adalah kestabilan terhadap hargaharga barang dan jasa yang tercermin pada inflasi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->