lKATAN KIMIA

5.1 PERANAN ELEKTRON lKATAN KIMIA DALAM PEMBENTUKAN

Sejak penemuan struktur elektronik atom-atom, ahli kimia dan fisika mampu menyelidiki bagaimana cara-cara atom dari jenis yang satu bergabung dengan jenis yang lain membentuk senyawa dengan Ikatan Kimia. lkatan kimia adalah gaya tarik menarik antara atom-atom sehingga atom-atom tersebut tetap berada bersama-sama dan terkombinasi dalam senyawaan. Gagasan tentang pembentukan ikatan kimia dikemukakan oleh Lewis dan Langmuir (Amerika) serta Kossel (Jerman). Dalam pembentukan ikatan kimia, golongan gas mulia (VillA) sangat sulit membentuk ikatan kimia. Diduga bila gas mulia bersenyawa dengan unsur lain, tentunya ada suatu keunikan dalam konfigurasi elektronnya yang mencegah persenyawaan dengan unsur lain. Bila dugaan tersebut benar, maka suatu atom yang bergabung dengan atom lain membentuk suatu senyawa mungkin mengalamai perubahan dalam konfigurasi elektronnya yang mengakibatkan atom-atom tersebut lebih menyerupai gas mulia. Berdasarkan gagasan tersebut, kemudian dikembangkan suatu teori yang disebut Teori Lewis:

43

a. membentuk ikatan ion. Misalnya atom 170 dengan konfigurasi elektron : 1S2 2s2 2p6 3s2 3p5 elektron valensi lambang Lewis 7 :0 : . b. Aturan mengenai kestabilan struktur dengan 8 elektron valensi ini dikemukakan oleh Lewis dan Kossel yang dikenal sebagai aturan oktet : kebanyakan atom-atom dikelilingi oleh 8 elektron jika atom-atom berikatan denganratom lain. Aturan Oktet Setiap gas mulia (kecuali Helium) mempunyai 8 elektron pada kulit terluarnya. perpindahan elektron atau pemakaian bersama pasangan elektron berlangsung sedemikian rupa sehingga setiap atom yang berikatan mempunyai suatu konfigurasi elektron yang mantap. karena adanya pemakaian bersama pasangan elektron di antara atom-atom yang berikatan.1. Lambang Lewis suatu unsur adalah atau lambang kimia unsur tersebut yang dikelilingi oleh titik-titik. 5. dengan konfigurasi ns' np". biasanya digunakan Lewis.1. c. 2. elektron-elektron.1. yaitu konfigurasi dengan 8 elektron valensi.. Aturan oktat tidak berlaku untuk atom H karena atom H hanya dapat dikelilingi oleh 2 elektron. karena adanya perpindahan satu atau lebih elektron dari satu atom ke atom lain sedemikian rupa sehingga terdapat ion positif dan ion negatif yang keduanya saling tarik menarik karena muatannya berlawanan. 5. Titik-titik menunjukkan elektron-elektron yang berada pada kulit terluar (elektron valensi). dikatakan telah memenuhi oktet.2. Pada bagian lain akan disinggung mengenai beberapa penyimpangan dari aturan oktat. Konfigurasi ini merupakan susunan yang stabil sehingga semua atom apabila berikatan dengan atom lain. lambang Lambang kimia menunjukkan inti atom (proton dan neutron) beserta semua elektron di sebelah dalam selain elektron valensi). berusaha memperoleh susunan elektron seperti gas mulia. 44 . Atom yang telah memperoleh konfigurasi gas mulia.yang berada pada kulit terluar (kenal sebagai elektron valensi) memegang peranan utama dalam pembentukan ikatan kimia pembentukan ikatan kimia mungkin teIjadi dengan 2 cara : 1. Jenis lkatan yang terbentuk disebut ikatan kovalen. Lambang Lewis Untuk dapat menggambarkan ikatan kimia dalam suatu molekul.

.· X 5. elektron dari suatu atom diberi tanda (x) dan dari atom lainnya dengan tanda (.1. Struktur Lewis Struktur Lewis adalah kombinasi lambang Lewis yang menggambarkan perpindahan atau pemakaian bersama elektron di dalam suatu ikatan kimia. LL Kef: xxxxxx U =lamballg Lewis IA IIA IlIA IVA VA VIA VIlA VillA . akan menjadi ion positif. . dengan kata lain atom-atom menjadi saling terikat sehingga setiap atom akan memperoleh susunan oktet. Atom yang kehilangan elektronnya. 45 .). sedangkan atom yang menerima elekron akan menjadi ion negatif. lambang Lewis atom Na dan 0 struktur Lewis molekul NaCl lambang Lewis atom Na dan 0 struktur Lewis molekul HO Pada kedua contoh di atas. ] - . Ikatan ion umunmya terjadi antara unsur logam (yang akan berubah menjadi ion positit) dengan unsur nonlogam (yangak berubah menjadi ion negatit).Tabel 5. Cl. Proses pembentukan ikatan ion pada molekul natrium klorida (NaO) diterangkan sebagai berikut : Atom Na memiliki 11 elektron dengan 1 elektron valensi. Namun karena tidak mungkin membedakan elektron-elektron dalam atom yang terikat. 5.).1.. maka untuk struktur Lewis selanjutnya hanya akan digunakan tanda (. Struktur Lewis pada pembentukan ikatan kovalen H+ 0 -->H·Cl· x • -> [Na] + [ . . ditulis dalam lambang lewis sebagai : Na. Selanjutnya kedua atom tarik menarik dengan gaya elektrostatik yang kuat karena ada beda muatan. Misalnya: 1.2. Lambang Lewis Unsur-unsur Golongan lA .VlllA Gol. Pembentukan Ikatan Ion Ikatan ion dapat terbentuk jika elektron-elektron pindah dari atom yang satu ke atom yang lain.3. Struktur Lewis pada pembentukan ikatan ion Nax + • 0: 2.

1.Atom Na akan me/epas 1 elektron valensinya. Pembentukan Ikatan Kovalen Ikatan kovalen terjadi bila terdapat pemakaian bersama sepasang atau lebih elektron yang menyebabkan atom-atom yang berikatan memperoleh susunan oktet. 46 ./ Cl / ~~aT--jT-Na / Cl Gambar 5.r=> / / Cl- (b) -+--+-Na· --+---+/ Cl . Kristal adalah suatu bentuk/keadaan materi yang teratur.dan Cl dalam molekul NaCl b. di mana setiap ion dikelilingi oleh sejumlah ion yang muatannya berlawanan.3. membentuk ion positif sehingga jumlah total elektronnya menjadi 10 (ini sesuai dengan konfigurasi elcktron gas mulia l O'"). sebaliknya ion Cldikelilingi oleh 6 ion Na+.. Pada Gambar 5. Susunan Ion Na. Atom Cl memiliki 17 elektron dengan 7 elektron valensi.Ci . setiap ion Na' dikelilingi oleh 6 ion 0-. I. Secara sederhana pembentukan ikatan NaCI dituliskan sebagai berikut : Nax + • Cl : ---> [Na] + [ ~ Cl j ]- Susunan ion-ion Na' dan 0. Kemudian kedua ion tersebut akan tarik menarik (berikatan) membentuk molekul/senyawa natrium klorida. Na 1 I / . Senyawa ini berbentuk kristal. ditulis dengan lambang Lewis sebagai : • . Bentuk Kristal Ion NaCl 5. / Na Na Na Cl / / -+---+-Cl / / Cl -+/ / Na-+--l- ".1.dalam molekul NaO dapat dilihat pada Gambar 5. Atom CI akan menerima 1 elektron dari atom Na. (a) / / / . a. sehingga atom 0 berubah menjadi ion negatif dan total jumlah elektronnya menjadi 18 (ini sesuai dengan konfigurasi elketron gas mulia lsAr). dimana partikel-partikel tersusun tiga dimensi dalam ruang.

struktur rnolekulnya : of o of 0 0 0 atauF-F struktur molekulnya : b. 0 ---:> : Br: Br : struktur Lewis molekul Br2 Pasangan elektron yang dipakai bersama pada molekul kovalen disebut pasangan elektron ikatan sedangkan pasangan lainnya disebut pasangan rnandiri. atom Br dapat berikatan denganl atom Br lainnya sehingga masing-masing atom menyumbangkan 1 elektron valensinya. + • Br . unsur-unsur golongan VI A dan VIlA. F2. Pasangan elektron ikatan pada molekuJ senyawaan kovalen biasanya digambarkan dengan dua titik atau satu garis. Unsur nonlogam disebut juga unsur elektronegatif. kecuali atom H hanya dikelilingi 2 elektron. Proses berikut. moleku. setiap atom Br memedukan 1 elektron lagi pada kulit terluamya. Pasangan elektron yang digunakan bersama ini menunjukkan pada molekul Br2 terdapat ikatan kovalen. misalnya unsur H (hidrogen). HO dan CH4 yang digarnbarkan sebagai berikut : 47 . 00 o o Br . Berikut ini beberapa contoh molekul senyawaan kovalen : a. :a: :0 00 0 C 000 0 o 0 atau 0 0 - c I I -0 :0: 0 Semua elektron elektron valensi dalam rnolekul disusun sedemikian rupa sebingga tiap atom dikelilingi 8 elektron.Ikatan kovalen umumnya terjadi antara unsur-unsur nonlogarn. Misalnya molekul ~. Dengan kata lain. pembentukan ikatan kovalen pada molekul Br2 dapat dijelaskan sebagai Atom Br memiliki 35 elektron dengan 7 elektron valensi ditulisdalam sebagai : • Br: 00 lambang Lewis Untuk mendapatkan susunan oktet maka. molekul C04.

. HCl. C2H4. struktur molekulnya : H: H atau H . CO. struktur molekulnya : . Terdapat dua macam ikatan kovalen rangkap.a. struktur molekulnya : :c::o: 48 atau C :::0 . a. N2. misalnya pada molekul N2 dan CO. struktur molekuInya : atau °= ° H H I I H: .1. CH4 struktur molekulnya : H H :C : H H c. Ikatan kovalen rangkap tiga Merupakan ikatan kovalen yang dibentuk oleh tiga pasangan elektron ikatan. misalnya pada molekul 02 dan C2H4• a. H : CI atau H . : : c H H atau H -c = C-H 2. H2. struktur molekulnya : atau b. yaitu : 1.3. Ikatan kovalen rangkap Ikatan kovalen yang clibentuk oleh lebih dari satu pasang elektron disebut ikatan kovalen rangkap. Ikatan kovalen rangkap dua Merupakan ikatan kovalen yang dibentuk oleh dua pasangan elektron ikatan.H 1 H I 1 b.CI atau H - C -H I H 5. 02' struktur molekulnya : 0:: ° b.

2. sedangkan atom yang lain hanya menyediakan tempat.3.2. Pada H2S04 yang menjadi atom donor adalah atom S. Proses pembentukan ion NH/ dari molekul NH3 yang berikatan dengan ion H+. eair atau padat 49 . dapat dilihat pada Tabe15. maka senyawaan-senyawaan kimia dapat dikelompokkan berdasarkanjenis ikatan yang terdapat dalam molekul senyawaan ke dalam dua kelompok yaitu senyawaan ion dan senyawaan kovalen. Sifat-sifat kimia maupun fisika kedua macam senyawaan ini sangat berbeda. Molekul NH3 memiliki pasangan elektron bebas yang belum dipakai. Ikatan kovalen koordinat dapat terjadi bila suatu atom (atau molekul) memiliki pasangan elektron bebas yang tidak digunakan. umumnya berwujud padat Titik lebur rendah Titik didih rendah Hampir tidak larut dalam air Dapat terbakar Lelehannya tidak dapat menghantar listrik Pada suhu kamar berwujud gas.5. sedangkan pada senyawa NH/ yang menjadi donomya adalah atom N.2. di bawah ini. Ikatan kovalen koordinat Ikatan kovalen yang terjadi bila pasangan elektron yang digunakan bersama hanya berasal dari salah satu atom yang berikatan (disebut donor). Beberapa molekul senyawa yang di dalamnya mengandung ikatan kovalen kooridinat adalah ~S04 dan NH4+. Secara sederhana prosesnya dapat dituliskan sebagai beirkut : H H N H H \ + H+ > H ii\ N : H+ pasangan elektron bebas Ikatan kovalen koordinat Karena adanya dua macam ikatan (ionik dan kovalen). sedangkan ion H+ mempunyai temp at untuk sepasang elektron. Sifat-sifat Umum Senyawaan Ion dan Kovalen Senyawaan Ion Senyawaan kovalen Titik lebur tinggi Titik didih tinggi Larut dalam air Tidak dapat dibakar Lelehan dan larutannya dapat menghantar listrik Pada suhu kamar. Tabel 5.

a a a CI <./ I P »: a "-. nan1ll1"\ da molekul-molekul yang tidak memenuhi aturan oktet. Misalnya pada molekul PCIs. maka ada dua kemungkinan tentang struktumya : 1. dengan kata lain struktur ini tidak salah meskipun tidak memenuhi susunan oktet. 0 = N . Penyimpangan Aturan Oktet Aturan oktet sangat berguna untuk menerangkan adanya ikatan antara atom-atom dalam suatu rnolekul. . maka struktur Lewisnya adalah : F F B F Pada atom pusat (B) tidak terpenuhi aturan oktet. paling sedikit terdapat 1 elektron yang tidak berpasangan paling sedikit 1 atom tidak mempunyai konfigurasi elektron oktet 1 Misalnya pada molekul N02.0 Pada kedua struktur tersebut terdapat 1 elektron yang tidak berpasangan pada atom pusat N. Misalnya molekul BF3 Atom B dengan 3 elektron valensi dapat berikatan dengan 3 atom F yang masing-masing bervalensi 7.. karena atom B hanya dikelilingi oleh 6 elektron. namun senyawaan ini sangat stabil. 2. Atom P yang mempunyai 5 elektron valens dapat berikatan dengan lima atom a yang bervalensi 7. membentuk pas. .N = 0 b. Oktet tak lengkap Terjadi pada molekul dengan atom yang mempunyai kurang dari 8 elektron. Struktur Lewisnya digambarkan sebagai berikut : :0 :0 •P : Cl .. CI .4. Secara umum terdapat dua macam penyimpangan dari aturan oktet : 1. Ada dua struktur yang mungkin : a. 0 ...l 5.0 so . a Pada atom yang elektron valensi dalam struktur Lewis adalah ganjil. 2. Oktet berkembang Terjadi pada molekul dengan atom pusat yang dikelilingi lebih dari 8 elektron. jumlah elektron valensinya ada 17 (5 dari N dan masingmasing 6 dari atom 0).

a).) 51 . ". . Struktur Lewis untuk molekul tersebut benar. Misalnya ikatan yang terjadi antara atom H dari GolIA dengan golongan VIlA (HO. dan lain-lain) Harga keelektronegatifan setiap atom nilainya relatif. misalnya molekul ~. ci Gambar 5. Pada molekul HC1. Harga keelektronegatifan atom-atom lain dapat ditentukan secara relatif dan harganya tertentu (Tabel 5.) Ikatan antara dua ataom yang berbeda. ---~---. Kepoiaran Ikatan dan Keeiektronegatifan Ikatan kovalen dapat dibedakanjenisnya berdasarkan kepolaranikatan molekulnya menjadi ikatan kovalen polar dan kovalen nonpolar. misalnya HO (keduanya unsur elektronegatif) adalah ikatan kovalen polar.. Molekul kovalen polar HCl Berdasarkan kedua hal di atas dapat dikatakan bahwa ikatan kovalen polar terjadi pada molekul yang tersusun dari atom-atom yang berbeda tingkat keelektronegatifannya.3a.l . 5. dengan kata lain oktet telah berkembang menjadi 10 elektron. Hal ini disebabkan kedua atom yang berikatan sifat -sifatnya sama.3. Menurut Linus Pauling atom F nilai 4 (berdasarkan skala Pauling). a.Pada struktur tersebut."Y·" '.~n~~ /. atom pusat (P) dikelilingi 10 elektron.}' . Molekul kovalen non polar O2 b. Hbr. atom-atom dalam Ikatan pada molekul beratom dua yang terdiri dari atas atom sejenis. Akibatnya distribusi muatan listrik pad a H dan Cl tidak simetris. HF. C12 dan 02 merupakan ikatan kovalen nonplar.5. Ct. atom Cllebih elektronegatif sehingga dapat menarik elektron disekitar inti atom lebih kuat kearahnya. Akibatnya distribusi muatan elektronik di sekitar inti atom yuang berikatan akan simetris (Gambar 5. sehingga daya tariknya terhadap elektron juga sama.. artinya merupakan hasil perbandingan dengan harga keelektronegatifan atom lain.2.3b). bagian Cl agak lebih negatif dan bagian H lebih positif (Gambar 5. . meskipun tidak memenuhi susunan oktet.

ikatannya kovaien polar 5. nilainya Berdasarkan harga keelektronegatifan kedua atom yang berikatan.0 1.6 Nb Mo 1. bengkok.6 Bentuk Molekul Atom-atom dalam suatu molekul dapat tersusun dengan berbagai macam cara sehingga menghasilkan suatu bentuk tertentu pada molekul tersebut. ikatannya kovalen nonpolar lebih besar dari 2. Molekul diatomik Misalnya.2 Rh 2. c.0 1.2 0 L0NGA -VIII- N IB lIB VlB VIIB AI 1.0 2. 1.3 Sc Y Ti 1.0 0.l Tabel 5.9 1.7 H Ba 0.7 Harga Keelektronegatifan untuk unsur logam (disebut unsur elektropositif) kecil. b.9 2. bila atom pusatnya tidak mempunyai pasangan elektron nonikatan.5 0.5 Br I 0.8 Co 1.9 2.3 Hf Ku 1.7 Fe Ra 0. misalnya HzO selalu linier.0 As Sb 1.8 2.9 2. Bila selisih kedua atom yang berikatan : a.2 1.3 1.9 Cd 1.5 .1 VillA r-I1A IlIA IVA VA VIA VIlA 1I H He Ne Ar Kr Xe Ra LI 1.3.6 Cr 1. dapat ditentukanjenis ikatannya. Yang dimaksud dengan bentuk molekul adalah suatu gambaran geometris yang dihasilkan jika inti atom-atom terikat dihubungkan oleh garis lurus (ini menunjukkan letak pasangan elektron ikatan). 52 selalu berbentuk planar (bidang datar).9 Zn 1.5 Bi 1.5 B G IIIB IVB VB 2.1 P 2.0 Po At 2.2 Pd Pt Ag 1. Bentuk geometris suatu molekul umumnya ditentukan berdasarkan data eksperimen.2 Os 2.7 In 1.9 TI 1.5 S CI 2. Molekul triatom linier.8 Pb 1. sehingga diperoleh aturan-aturan umum yang dapat digunakan untuk meramalkan bentuk molekul.6 Te 1. HO.2 La 1. misalnya CSO (polar) dan COz (nonpolar) bila atom pusat memiliki pasangan elektron non ikatan.8 SI 2.8 Cu 1.1-1.4 Se Te 2. Harga Keelektronegatifan Relatif Atom-atom.6 Be 1.6 1.9 Ac 1.5 P 4. 2. Misalnya untuk molekul beratom dua (diatomik) aka berbentuk linier karena dua titik membentuk garis lurus.5 1.7 Re 1.2.1 1.8 Ni 1.9 2. lebih kecil dari 0.4 Zr 1.0 0.2 Au 2. dapat linier atau bengkok.0 0 3.8 2. .4 Hg 1.5 F 1.6 Ga 1.8 Rb Sr 1.9 K Ca 1. IA r-2.1 2.5.2 0. ikatannya ion antara 0.9 Na Mg 1.6 Mn Fe 1.7 Sn 1.6 Ge 1.5 Ta Ha W 1.2 Ru 2. sedangkan unsur nonlogam (elektronegatit) besar.5 C N 3.3 Ir 2.

dapat dilihat beberapa bentuk molekul sederhana berdasarkan bentuk geometris molekul yang ditentukan oleh gambar geometris yang dihasilkan dengan menghubungkan inti-inti atom dengan garis lurus.3.5° Planar bengkok 3 Segitiga datar NH~. pasangan elektron cenderung saling beIjauhan. Pada Tabel 5.i = jumlah pasangan elekiron ikatan . 4. misalnya NH3 (polar). Tabel 5.i. vesper) yang menyatakan bahwa pasangan elektron (ikatan maupun mandiri) saling tolak menolak. bila atom pusat tidak mempunyai pasangan elektron nonikatan. Molekul pancaatom umumnya berbentuk tetraeder.e. Beberapa Bentuk Molekul Sederhana Molekul HCI CO2 ~O Jumlah P.4. misalnya BF3 (nonpolar) piramida. sehingga barns digunakan peramalan bentuk geometris molekulnya. bila atom pusat mempunyai pasangan elektron nonikatan. Teori ini banya meramalkan sebaran pasangan elektron. Misalnya CH4 (nonpolar) dan CHO (polar) Teori lain mengenai peramalan bentuk ikatan adalah Teori Tolakan Pasangan Elektron valensi yang dikenal sebagai teori VSPER (baca . 3 107° Pirarnida CH4 4 A \ \ . 2 2 Bentuk Diagram Sudut Ikatan 180<' 1800 Linier Linier Deskripsi ®-----@ @==©=@ 2 A 104.4. Molekul caturatom dapat berbentuk planar atau piramida segitiga datar.e. 109° Tetrahedral "GY' 53 -~ keterangan : P.

Jelaskan pemyataan berikut : "tidak semua atom memenuhi aturan oktet". Ramalkan bentuk molekul untuk : a. Perkirakan bentuk molekul dari senyawa yang terjadi antara unsur 5X dengan 12.7. mengapa bentuk molekul HO linier (sudut 180") sedangkan Hp sudut 180" 18. Apa yang dimaksud dengan ikatan ion dan sebutkan eiri utarna dari ikatan ion. Apa yang dimaksud dengan unsur elektropositif ? 17. Tuliskan struktur Lewis untuk senyawa H2S04 ! 8. Jelaskan. Elektron-elektron mana yang berperan dalam pembentukan ikatan kimia? Jelaskan untuk unsur dari golongan IA dan VI A ! 14. Sb dan Bi ! 1. P. Jelaskan terjadinya ikatan kovalen dalam CH4 ! 16.1. Essay Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jeJas dan tepat ! unsur N. Sebutkan tiga eontoh molekul yang di dalanmya rersusun atas atom-atom yang berikatan seeara kovalen rangkap dua 1 20. gas klor (02) 13. ! 5. fosfin (PF) b.1 5. Tuliskan lambang Lewisuntuk 3. hidrogen sulfida (H1S) e. LATIHAN SOAL 6. Jelaskan! 4. Ikatan kimia dapat terjadi dalam dua cara. As. Apa yang dimaksud dengan ikatan kovalen koordinat? 7. Pada molekul SF6 terjadi oktet berkembang. Apakah perbedaan pokok eara penulisan struktur Lewis untuk ikatan ion dan ikatan kovalen? 11. Sebutkan em pat perbedaan antara senyawa ion dan senyawa kovalen! 19. ! 6. Mengapa atom-atom gas mulia sangat stabil? 10. Gambarkan struktur Lewis untuk senyawa kovalen koordinat H2S04 ! membentuk 35 1 Y! 54 .7. Jelaskan terjadinya ikatan ion dalam senyawa K1S ! 15. Jelaskan! 9. Tuliskan struktur Lewis untuk senyawa ion BaO dan Mg02! 2.

Hp 6. ~S04 d. ion c. c.Mg~ 4. CH4 7. Pada senyawa ini teIjadi ikatan kovalen rangkap dua : a. Ikatan ion b. ~O b. kecuali : a. kovalen rangkap senyawa ini : c.5. CSO c. b. CO2 b. d. Kovalen koordinat b. Ikatan kovalen koordinat teIjadipada a.2. NaG 9. HO b. CO2 c Hp d. d. ikatan kovalen koordinat to.5 . HO b.2 (pada saka Pauling) 8. Ikatan kovalen planar c.7.MgO 3. KO c. b. NaOH 5. kovalen tunggal d. Bila 1H dan 9F berikatan. teIjadi di antara unsur-unsur elektropositif terjadi di antara unsur-unsur elektronegatif teIjadi di antara unsur elektronegatif dan unsur elektropositif teIjadi antara unsur golongan VIlA 55 . HO 2. Pada molekul yang tersusun atas atom-atom sejenis : a. membentuk ikatan kovalen planar distribusi muatan elektronik tidak semitris distribusi muatan elektronik tidak simetris selisih keelektronegatifannya antara 0. Ikatan yang dihasilkan karena adanya pemakaian bersama sepasang elektron : a. PiIihan Ganda Pilih salah satu jawaban yang paling tepat ! Di bawah ini yang tennasuk senyawa ion : a. NaG d. akan terbentuk : a. Kaidah oktet berlaku untuk atom-atom yang berikatan membentuk molekul berikut. Hp d. KCL Semua senyawa di bawah ini tennasuk senyawa ion. Ciri ikatan ion : a. c. kecuali : a. b. 1. Contoh dari molekul triatom yang berbentuk planar bent (bidang datar bengkok) : a. ikatan kovalen non planar d.

penghantar panas 15. maka mungkin : c. Semua melekul yang memiliki bentuk linier tertulis di bawah ini. bentuk geometris molexul b. 4 dan 107° a. tatrahedaral pasangan elektron ikatan pada atom pusatnya. Salah satu faktor yang menentukan apakah suatu molekul bersifat polar atau non polar a. 3 dan 109° b. Pada molekul NH4+ yang bertindak sebagai penyedia tempat bagi pasangan elektron : a. Suatu keadaan materi yang teratur karena partikel-partikelnya tersusun 3 dimensi dalam ruang : a. semua salah 17. HO dan HF sama polamya d. Ikatan kovalen pada HO lebih polar daripada HF b. bentuk geometris molekul c. 3 dan I 90" d.11. HO b. c. Berikut ini sifat-sifat umum dari senyawa ion. elektron valensi d. kristal d. Bentuk molekul dapat ditentukan berdasarkan : a. Bila suatu molekul memiliki 2 bentuk geometris molekul yang a. 4 dan 109° 56 . H2 12. lumlah pasangan elektron ikatan dan sudut ikatan pada molekul CH4 masing-masing adalah : c. larut dalam air d. titik didih rendah titik lebur tinggi c. d. Mana pemyataan yang benar : a. b. ion b. kecuali : a. Ikatan kovalen pada HF lebih polar dari HO c. letak pasangan elektron mandiri letak pasangan elektron ikatan letak pasangan elektron bebas tidak ada yang benar 14. teori VSPER c. a dan b salah 16. Bentuk molekul dapat ditentukan berdasarkan a. kecuali : a. atom c. H+ d. b. NH2 c. NH) b. Hp 13. a dan c salah 20. tidak ada yang benar 19. linier b. a dan b benar b. CSO c. CO2 d. gas 18. a dan c benar d. piramida d.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful