PENGERTIAN WAKALAH

Wakalah itu berarti perlindungan (al-hifzh), pencukupan (al-kifayah), tanggungan (aldhamah), atau pendelegasian (al-tafwidh), yang diartikan juga dengan memberikan kuasa atau mewakilkan. Adapula pengertian-pengertian lain dari Wakalah yaitu: 1. Wakalah atau wikalah yang berarti penyerahan, pendelegasian, atau pemberian mandat. 2. Wakalah adalah pelimpahan kekuasaan oleh seseorang sebagai pihak pertama kepada orang lain sebagai pihak kedua dalam hal-hal yang diwakilkan (dalam hal ini pihak kedua) hanya melaksanakan sesuatu sebatas kuasa atau wewenang yang diberikan oleh pihak pertama, namun apabila kuasa itu telah dilaksanakan sesuai yang disyaratkan, maka semua resiko dan tanggung jawab atas dilaksanakan perintah tersebut sepenuhnya menjadi pihak pertama atau pemberi kuasa.

RUKUN DAN SYARAT-SYARAT DALAM WAKALAH

Menurut jumhur ulama, berpendirian bahwa rukun dan syarat Wakalah itu adalah sebagai berikut: Dalam akad Wakalah beberapa rukun dan syarat harus dipenuhi agar akad ini menjadi sah: 1. Orang yang mewakilkan (Al-Muwakkil) o Pemberi kuasa memiliki hak untuk bertasharruf pada bidang-bidang yang didelegasikannya. o Pemberi kuasa itu sudah cakap bertindak atau mukallaf. 2. Orang yang diwakilkan. (Al-Wakil) o Penerima kuasa perlu cakap hukum. o Penerima kuasa mampu menjalankan amanah 3. Obyek yang diwakilkan. o Boleh menguasakan sesuatu yang bersifat ibadah maliyah seperti membayar zakat, sedekah, dan sejenisnya. o Obyek yang akan diwakilkan tidak boleh melanggar Syari’ah Islam. 4. Shighat o Perjanjian antara pemberi kuasa dengan penerima kuasa. o Isi berupa pendelegasian dari pemberi kuasa kepada penerima kuasa o Tugas penerima kuasa oleh pemberi kuasa perlu dijelaskan untuk dan atas pemberi kuasa melakukan sesuatu tindakan tertentu.

FATWA MUI WAKALAH

Seiring dengan berkembangnya institusi keuangan Islam di Indonesia, maka suatu aturan hukum turut pula dikembangkan untuk melegalisasi serta melindungi akad-akad yang sesuai Syari’ah Islam diterapkan dalam Sistem Keuangan Islam di Indonesia. Maka dari

itu, Dewan Syari’ah Nasional – Majelis Ulama Indonesia telah mengeluarkan fatwa NO: 10/DSN-MUI/IV/2000. Fatwa ini ditetapkan pada saat Rapat Pleno Dewan Syari’ah Nasional (8 Muharram 1421 H./13 April 2000) yang menetapkan: 1. Ketentuan Wakalah. 2. Rukun dan Syarat Wakalah 3. Aturan terjadinya perselisihan

APLIKASI WAKALAH DALAM INSTITUSI KEUANGAN

Akad Wakalah dapat diaplikasikan ke dalam berbagai bidang, termasuk dalam bidang ekonomi, terutama dalam institusi keuangan: 1. Transfer Uang

Proses transfer uang ini adalah proses yang menggunakan konsep akad Wakalah, dimana prosesnya diawali dengan adanya permintaan nasabah sebagai Al-Muwakkil terhadap bank sebagai Al-Wakil untuk melakukan perintah/permintaan kepada bank untuk mentransfer sejumlah uang kepada rekening orang lain, kemudian bank mendebet rekening nasabah (Jika transfer dari rekening ke rekening), dan proses yang terakhir yaitu dimana bank mengkreditkan sejumlah dana kepada kepada rekening tujuan. Berikut adalah beberapa contoh proses dalam transfer uang ini: 1. 1. Wesel Pos

Pada proses wesel pos, uang tunai diberikan secara langsung dari Al-Muwakkil kepada AlWakil, dan Al-Wakil memberikan uangnya secara langsung kepada nasabah yang dituju. Berikut adalah proses pentransferan uang dalam Wesel Pos. 1. 2. Transfer uang melalui cabang suatu bank

Dalam proses ini, Al-Muwakkil memberikan uangnya secara tunai kepada bank yang merupakan Al-Wakil, namun bank tidak memberikannya secara langsung kepada nasabah yang dikirim. Tetapi bank mengirimkannya kepada rekening nasabah yang dituju tersebut. Berikut adalah proses pentrasferan uang melalui cabang sebuah bank. 1. 3. Transfer melalui ATM

Kemudian ada juga proses transfer uang dimana pendelegasian untuk mengirimkan uang, tidak secara langsung uangnya diberikan dari Al-Muwakkil kepada bank sebagai Al-Wakil. Dalam model ini, Nasabah Al-Muwakkil meminta bank untuk mendebet rekening tabungannya, dan kemudian meminta bank untuk menambahkan di rekening nasabah yang

• Akad Wakalah bil Ujrah dengan ketentuan: 1. Importir dan Bank melakukan akad Wakalah untuk pengurusan dokumen-dokumen transaksi impor. Importir dan Bank melakukan akad Wakalah bil Ujrah untuk pengurusan dokumendokumen transaksi impor. Letter Of Credit Import Syariah Akad untuk transaksi Letter of Credit Import Syariah ini menggunakan akad Wakalah Bil Ujrah. 2. 2. Besar ujrah harus disepakati diawal dan dinyatakan dalam bentuk nominal. Bank dan importir melakukan akad Mudharabah. • Akad Wakalah bil Ujrah dan Hawalah. 3. 3. Importir tidak memiliki dana cukup pada bank untuk pembayaran harga barang yang diimpor. Namun ada beberapa modifikasi dalam akad ini sesuai dengan sutuasi yang terjadi. • Akad Wakalah bil Ujrah dan Mudharabah. Yang sangat sering terjadi saat ini adalah proses yang ketiga ini. Hal ini sesuai dengan Fatwa Dewan Syariah Nasional Nomor: 34/DSNMUI/IX/2002. Bank memberikan dana talangan (qardh) kepada importir untuk pelunasan pembayaran barang impor. Importir harus memiliki dana pada bank sebesar harga pembayaran barang yang diimpor. dimana nasabah bisa melakukan transfer sendiri melalui mesin ATM. bukan dalam bentuk prosentase.dituju sebesar pengurangan pada rekeningnya sendiri. 2. Akad Wakalah bil Ujrah ini memiliki definisi dimana nasabah memberikan kuasa kepada bank dengan imbalan pemberian ujrah atau fee. Importir tidak memiliki dana cukup pada bank untuk pembayaran harga barang yang diimpor. . dimana bank bertindak selaku shahibul mal menyerahkan modal kepada importir sebesar harga barang yang diimpor. bukan dalam bentuk prosentase. Nasabah melakukan akad wakalah bil ujrah kepada bank untuk melakukan pengurusan dokumen dan pembayaran. 4. dengan ketentuan: 1. • Akad Wakalah bil Ujrah dan Qardh dengan ketentuan: 1. Besar ujrah harus disepakati di awal dan dinyatakan dalam bentuk nominal. 2. dengan ketentuan: 1. Importir dan Bank melakukan akad Wakalah bil Ujrah untuk pengurusan dokumendokumen transaksi impor. 2.

4. 3. Pembayaran dari bank penerbit L/C (issuing bank) dapat digunakan untuk Pembayaran ujrah. 3. Akad Wakalah ini memiliki definisi dimana bank menerbitkan surat pernyataan akan membayar kepada eksportir untuk memfasilitasi perdagangan eksport. Namun ada beberapa modifikasi dalam akad ini sesuai dengan sutuasi yang terjadi. • Akad Wakalah bil Ujrah dan Mudharabah dengan ketentuan: 1. • Akad Wakalah bil Ujrah dan Qardh dengan ketentuan: 1. 2. Pembayaran ujrah dapat diambil dari dana talangan sesuai kesepakatan dalam akad. bukan dalam bentuk presentase. Bank melakukan penagihan (collection) kepada bank penerbit L/C (issuing bank). 5. Bank melakukan penagihan (collection) kepada bank penerbit L/C (issuing bank). Letter Of Credit Eksport Syariah Akad untuk transaksi Letter of Credit Eksport Syariah ini menggunakan akad Wakalah. Besar ujrah harus disepakati di awal dan dinyatakan dalam bentuk nominal. Bank melakukan penagihan (collection) kepada bank penerbit L/C (issuing bank). Bank memberikan dana talangan (Qardh) kepada nasabah eksportir sebesar harga barang ekspor. Bank melakukan pengurusan dokumen-dokumen ekspor. Bank melakukan pengurusan dokumen-dokumen ekspor. pengembalian dana mudharabah. Bank melakukan pengurusan dokumen-dokumen ekspor. tidak dibolehkan adanya keterkaitan (ta’alluq). 6. selanjutnya dibayarkan kepada eksportir setelah dikurangi ujrah. bukan dalam bentuk presentase.3. Antara akad Wakalah bil Ujrah dan akad Qardh. • Akad Wakalah bil Ujrah dengan ketentuan: 1. Besar ujrah harus disepakati di awal dan dinyatakan dalam bentuk nominal. 4. Hutang kepada eksportir dialihkan oleh importir menjadi hutang kepada Bank dengan meminta bank membayar kepada eksportir senilai barang yang diimpor. dan pembayaran bagi hasil. Besar ujrah harus disepakati di awal dan dinyatakan dalam bentuk nominal. 3. Pembayaran oleh bank penerbit L/C dapat dilakukan pada saat dokumen diterima (at sight) atau pada saat jatuh tempo (usance). Besar ujrah harus disepakati di awal dan dinyatakan dalam bentuk nominal. Hal ini sesuai dengan Fatwa Dewan Syariah Nasional Nomor: 35/DSN-MUI/IX/2002. 6. 5. bukan dalam presentase. bukan dalam bentuk presentase. 4. 3. Bank memberikan kepada eksportir seluruh dana yang dibutuhkan dalam proses produksi barang ekspor yang dipesan oleh importir. 2. . 2.

3. • BERAKHIRNYA WAKALAH Yang menyebabkan Wakalah menjadi batal atau berakhir adalah: 1. Dalam model ini. Hal ini sesuai dengan Fatwa Dewan Syariah Nasional Nomor: 30/DSN/VI/2002. Bila maksud yang terkandung dalam akad Wakalah sudah selesai pelaksanaannya atau dihentikan. Hilangnya kekuasaan atau hak pemberi kuasa atau sesuatu obyek yang dikuasakan. Hal ini sesuai dengan Fatwa Dewan Syariah Nasional Nomor: 20/DSNMUI/IV/2001. Akad Wakalah ini memiliki definisi dimana pemilik modal memberikan kuasa kepada manajer investasi agar memiliki kewenangan untuk menginvestasikan dana dari pemilik modal. Asuransi Syariah Akad untuk Asuransi syariah ini menggunakan akad Wakalah bil Ujrah. Investasi Reksadana Syariah Akad untuk transaksi Investasi Reksadana Syariah ini menggunakan akad Wakalah dan Mudharabah. 6. Diputuskannya Wakalah tersebut oleh salah satu pihak yang berWakalah baik pihak pemberi kuasa ataupun pihak yang menerima kuasa. pihak asuransi berperan sebagai Al-Wakil dan pemegang polis sebagai Al-Muwakil. 5. 2011 by aprizal27 Kafalah • PENGERTIAN AL-KAFALAH . Pembiayaan Rekening Koran Syariah Akad untuk transaksi pembiayaan rekening koran syariah ini menggunakan akad Wakalah. 2.4. Hal ini sesuai dengan Fatwa Dewan Syariah Nasional Nomor: 52/DSN-MUI/III/2006. 4. Filed under Uncategorized | Tinggalkan Komentar Des2 Kafalah Posted on Desember 2. Bila salah satu pihak yang berakad Wakalah itu gila. Akad Wakalah bil Ujrah ini memiliki definisi dimana pemegang polis memberikan kuasa kepada pihak asuransi untuk menyimpannya ke dalam tabungan maupun ke dalam non-tabungan. Akad Wakalah ini memiliki definisi dimana bank memberikan kuasa kepada nasabah untuk melakukan transaksi yang diperlukan.

2. Jika salah satu pihak tidak menunaikan kewajibannya atau jika terjadi perselisihan diantara para pihak. Obyek penjaminan (Makful bihi) 1.Merupakan jaminan yang diberikan oleh penanggung (Kafil) kepada pihak ketiga untuk memenuhi kewajiban pihak kedua atau yang ditanggung. baik berupa benda. Dapat hadir pada waktu akad atau memberikan kuasa 3. Berakal sehat 4. Dalam akad kafalah. atau pekerjaan. Berhak penuh untuk melakukan tindakan hukum dalam urusan hartanya dan rela (ridha) dengan tanggungan kafalah tersebut. Pihak orang yang berutang (Makful ‘anhu) 1. penjamin dapat menerima imbalan (fee) sepanjang tidak memberatkan. • JENIS AL-KAFALAH 1. • RUKUN DAN SYARAT KAFALAH 1. jumlah dan spesifikasinya 5. 3. Kafalah bin-Nafs. Sanggup menyerahkan tanggungannya (piutang( kepada penjamin 2. Dikenal oleh penjamin. 2. yaitu merupakan akad memberikan jaminan atas diri . Dalam pengertian lain. Pihak penjamin (Kafiil) 1. Harus jelas nilai. 2. 3. Kafalah dengan imbalan bersifat mengikat dan tidak boleh dibatalkan secara sepihak. Harus merupakan piutang mengikat. Diketahui identitasnya 2. kafalah juga berarti mengalihkan tanggung jawab seseorang yang dijamin dengan berpegang pada tanggung jawab seseorang yang dijamin dengan berpegang pada tanggung jawab orang lain sebagai penjamin. Tidak bertentangan dengan syariah. Baligh dan berakal sehat 2. Bisa dilaksanakan oleh penjamin 3. maka penyelesaiannya dilakukan melalui Badan Arbitrasi Syariah setelah tidak tercapai kesepakatan melalui musyawarah. • KETENTUAN UMUM KAFALAH 1. uang. yang tidak mungkin hapus kecuali setelah dibayar atau dibebaskan 4. Pernyataan ijab dan qabul harus dinyatakan oleh para pihak untuk menunjukkan kehendak mereka mengadakan kontrak (akad). Pihak yang berpiutang (Makful Lahu) 1. Merupakan tanggungan pihak/orang yang berutang.

dimana kontraktor tersebut telah menyelesaikan proyek. Performance Bond adalah bank garansi yang diberikan kepada kontraktor. biasanya para bohweer menggunakan retention fee yakni uang diblokir sebesar 15% – 20%. yaitu merupakan jaminan mutlak yang tidak dibatasi oleh jangka waktu dan untuk kepentingan/tujuan tertentu. Charge card 1. Bank garansi Bank garansi adalah jaminan yang diberikan oleh bank kepada pihak ketiga penerima jaminan atas pemenuhan kewajiban tertentu nasabah bank selaku pihak yang dijamin kepada pihak ketiga. Kafalah al-Munjazah. misal bank garansi untuk agen produk X. Bank Garansi untuk tender adalah bank garansi yang diberikan kepada kontraktor yang mengikuti prosedur proyek atau pelelangan biasanya diberikan 1% – 3% dari nilai proyek yang dibiayai yang bersifat non cash loan. merupakan penyederhanaan dari kafalah al-munajazah • APLIKASI KAFALAH DALAM INSTITUSI KEUANGAN 1. 3. Kafalah al-Muallaqah. 5. B. dimana kontraktor tersebut telah memenangkan proyek dan sedang menjalankan proyek tersebut biasanya setoran tunai untuk blokir atau ke setoran bank garansi sebesar 10% – 30%. 1. sehingga perlu dilakukan pemeliharaan proyek sebagai jaminan apabila selama kurun waktu tertentu proyek tersebut tidak bermasalah. Advance Payment Bond adalah bank garansi jaminan uang muka. pada waktu masa sewa berakhir. dan juga bersifat non cash loan. Charge Card adalah fasilitas kartu talangan yang dipergunakan oleh pemegang kartu sebagai alat bayar atau pengambilan uang tunai pada tempat-tempat tertentu yang harus dibayar lunas kepada pihak yang memberikan talangan pada waktu yang telah ditetapkan. A. kafalah ini biasa dilakukan unutk menjamin pengembalian atas barang yang disewa. Kafalah bil-Maal. • Jenis bank garansi • • • • Bank Garansi Keagenan adalah bukti asli surat permintaan bank garansi yang ditandatangani oleeh pihak berwenang dari perusahaan (distributor) yang meminta adanya bank garansi. atau bisa juga meminta bank garansi mentenance bond.2. dimana kontraktor tersebut harus mengeluarkan uang muka sebagai bukti kesanggupan dan kecukupan modal dalam mengerjakan proyek sehingga kontraktor tidak hanya mengharapkan turunnya invoice atau pembayaran dari bohweer. 4. biasanya diberika 1% – 5% dari nilai proyek yang dibiayai. . Mantenance Bond adalah bank garansi yang diberikan kepada kontraktor. yaitu merupakan jaminan pembayaran baran atau pelunasan utang. Kafalah bit-Taslim. bisa juga di cover dengan jaminan fixed asset lainnya.

Oleh sebab itu. utang dari orang yang berhutang kepada orang lain yang wajib menanggungnya. Dan. Imam bukhari dan muslim meriwayatkan dai abu hurairah bahwa Rasulullah saw. 2011 by aprizal27 Hawalah • PENGERTIAN HAWALAH Hawalah menurut etimologi berarti pengalihan. ( ‫)مطل الغنى ظلم فاذاأتبع أحدكم على ملي فليتبع‬ ْ َ ْ َ ْ َ ّ ََ َِ ْ ُ ُ َ َ َ ِ ْ ُ َ ِ َ ٌ ْ ُ ّ ِ َ ْ ُ ْ َ “menunda pembayaran bagi orang yang mampu adalah sebuh kedzaliman. Dengan demikian. Bersabda. 1.Filed under Uncategorized | Tinggalkan Komentar Okt25 Hawalah Posted on Oktober 25. 2. hal ini merupakan pemindahan beban utang dari muhil (orang yang berhutang) menjadi tanggungan muhal’alaih atau orang yang berkewajiban membayar utang. Sedangkan menurut jumhur ulama rukun hawalah ada enam macam yaitu: . jika salah seorang dari kamu diikutkan (di-hawalahkan) kepada oang yang mampu/kaya maka terimalah hawalah itu. rasulullah memberitahukan kepada orang yang mengutangkan. 1. • LANDASAN DAN DASAR HUKUM SYARIAH HAWALAH Sunnah 1. • RUKUN HAWALAH Menurut madzhab Hanafi rukun hawalah ada dua yaitu ijab yang diucapkan oleh Muhil dan qobul yang diucapkan oleh Muhal dan Muhal’alaih. Ijma Ulama sepakat membolehkan hawalah.” Pada hadits tersebut. Hawalah dibolehkan pada utang yang tidak berbentuk barang/benda karena hawalah adalah perpindahan utang. hawalah harus pada uang atau kewajiban finansial. jika orang yang berutang meng-hawalah-kan kepada orang yang mampu/kaya. Dalam istilah para ulama. haknya dapat terpenuhi. hendaklah ia menerima hawalah tersebut dan hendaklah ia menagih kepada orang yang di-hawalah-kan (muhal’alaih).

Hawalah Al-Haqq. Muhal (orang yang dipindahkan hak penagihannya kepada orang lain yaitu orang yang mempunyai piutang). Hawalah Al-Muqayyadah. Hawalah Ad-Dayn. Memungkinkan penyelesaian utang dan piutang dengan cepat dan simultan 2. Maka dari itu. 5. yaitu pemindahan utang yang tidak ditegaskan sebagai ganti rugi dari pembayaran hutang muhil (pihak pertama) kepada muhal/pihak kedua (pemindahan mutlak). Hawalah Al-Muthlaqoh. Dimana muhil tidak memiliki utang – piutang dengan muhil’alaih. 4. Dimana muhil memiliki utang – piutang dengan muhal’alaih 2. maka suatu aturan hukum turut pula dikembangkan untuk melegalisasi serta melindungi akad-akad yang sesuai Syari’ah Islam diterapkan dalam Sistem Keuangan Islam di Indonesia. Dewan Syari’ah Nasional – Majelis Ulama Indonesia telah mengeluarkan fatwa No: 12/DSN-MUI/IV/2000 tentang Hawalah disebutkan bahwa pernyataan ijab dan qabul harus dinyatakan oleh para pihak untuk menunjukkan kehendak mereka dalam mengadakan kontrak (akad) • MANFAAT HAWALAH Akad hawalah dapat memberikan banyak sekali manfaat dan keuntungan. Tersedianya talangan dana untuk hibah bagi yang membutuhkan . Ditinjau Dari Segi Objeknya Akad hawalah ditinjau dari segi jenis objeknya dibagi menjadi dua bagian. 2. 2. 1. 1. diantaranya: 1. • FATWA MUI HAWALAH Seiring dengan berkembangnya institusi keuangan Islam di Indonesia. yaitu apabila yang dipindahkan itu merupakan hak menuntut utang. • JENIS-JENIS HAWALAH Ditinjau Dari Segi Jenis Akad 1. Muhal bih (hak yang dipindahkan yaitu hutang). yaitu: 1. Muhil (orang yang memindahkan penagihan yaitu orang yang berhutang). yaitu apabila yang dipindahkan itu kewajiban untuk membayar hutang (pemindahan utang/ kewajiban). Shighot. Muhal’alaih (orang yang dipindahkan kepadanya objek penagihan). yaitu: 1. 2. Akad hawalah ditinjau dari segi jenis akadnya dibagi menjadi dua. 6.1. 3. yaitu pemindahan sebagai ganti dai pembayaran hutang muhil (pihak yang berhutang/pihak yang pertama) kepada muhal/pihak kedua (pemindahan syarat). Piutang Muhil pada Muhal alaih.

Hanya saja. • BERAKHIRNYA AKAD HIWALAH Akad hiwalah dapat berakhir karena beberapa sebab. 3. sedangkan pihak ketiga merupakan ahli waris yang mewarisi harta pihak kedua. 3. • APLIKASI HAWALAH DALAM PERBANKAN Kontrak hawalah dalam perbankan biasanya diterapkan pada hal-hal berikut: 1. 2. Salah satu pihak yang sedang melakukan akad itu membatalkan akad hawalah sebelum akad itu berlaku secara tetap. tanpa membayarkan dulu piutang tersebut. diantaranya sebagai berikut: 1. 2. 1. Bill discounting Secara prinsip. Nasabah harus membayar fee. 1. Pihak ketiga melunasi hutang yang dialihkan itu kepada pihak kedua. maka pihak kedua berhak menuntut pembayaran hutang kepada pihak pertama. Dapat menjadi salah satu fee-based income/ sumber pendapatan non pembiayaan bagi bank syariah. Pihak kedua wafat. Adapun resiko yang harus diwaspadai dari kontrak hawalah yaitu adanya kecurangan nasabah dengan memberi invoice palsu atau ingkar janji dalam memenuhi kewajiban hawalah ke bank.3. dalam bill discounting. Post dated check Yaitu dimana bank bertindak sebagai juru tagih. bill discounting serupa dengan hawalah. sedangkan pembahasan fee tidak didapati dalam kontrak hawalah. 4. Demikian pula hak pertama kepada pihak ketiga. Factoring Yang dimaksud dengan Anjak Piutang Secara syariah adalah pengalihan penyelesaian piutang atau tagihan jangka pendek dari pihak yang berpiutang kepada pihak lain yang kemudian menagih piutang tersebut kepada pihak yang berutang atau pihak yang ditunjuk oleh pihak yang berutang sesuai prinsip syariah. Filed under Uncategorized | Tinggalkan Komentar Okt20 . Pihak kedua menghibahkan atau menyedekahkan harta yang merupakan hutang dalam akad hiwalah tersebut kepada pihak ketiga. 1.

Bank syariah dalam kapasitasnya sebagai wali amanah. Dewan Syariah Nasional MUI telah mengeluarkan fatwa yang menyatakan bahwa deposito yang dibenarkan adalah deposito yang berdasarkan prinsip mudharabah yang dirumuskan dalam Fatwa DSN No 03/DSN-MUI/IV/2000. Bank Syariah dapat melakukan berbagai macam usaha yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah serta mengembangkannya. Bank Syariah akan membagihasilkan kepada pemilik dana sesuai dengan nisbah yang telah disepakati dan dituangkan dalam akad pembukaan rekening. URIA) 2. sedangkan nasabah bertindak sebagai shahibul mal (pemilik dana). 30 hari. Bank Syariah bertindak sebagai Mudharib (pengelola dana). Dalam menghitung bagi hasil deposito Mudharabah Mutlaqah (URIA) basis perhitungan adalah hari bagi hasil sebenarnya. Mudharabah Mutlaqah (Unrestricted Investmen Account. Bank Syariah memiliki kebebasan penuh untuk menginvestasikan dana ini ke berbagai sektor bisnis yang diperkirakan akan memperoleh keuntungan. Dalam hal ini. . Sedangkan jumlah hati dalam sebulan menjadi angka penyebut /angka pembagi adalah hari kalender bulan yang bersangkutan (28 hari. Dalam kapasitasnya sebagai mudharib. Adapun dalam hal ini. RIA) 1. temasuk melakukan akad mudharabah dengan pihak ketiga. harus berhati-hati dan bijaksana serta beritikad baik dan bertanggung jawab atas segala sesuatu yang timbul akibat kesalahan atau kelalaiannya. URIA) Dalam deposito Mudharabah Mutlaqah (URIA). 29 hari. namun tidak termasuk tanggal pembukaan deposito Mudharabah Mutlaqah (URIA) dan tanggal jatuh tempo.Deposito Syariah Posted on Oktober 20. dan 31 hari). Dari hasil pengelolaan dana mudharabah. Berdasarkan kewenangan yang diberikan oleh pihak pemilik dana. yang dimaksud dengan deposito berjangka adalah simpanan yang penarikannya hanya dapt dilakukan pada waktu-waktu tertentu menurut perjanjian antara penyimpan dengan bank yang bersangkutan. terdapat 2 bentuk mudharabah. termasuk tanggal tutup buku. yakni : 1. 2011 by aprizal27 Deposito Syariah Berdasarkan Undang-Undang Nomor 10 tahun 1998 atas perubahan Undan-Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan. pemilik dana tidak memberikan batasan atau persyaratan tertentu pada Bank Syariah dalam mengelola investasinya. Mudharabah Mutlaqah (Unrestricted Investmen Account. Mudharabah Muqayyadah (Restricted Investmen Account. Adapun deposito syariah adalah deposito yang dijalankan berdasarkan prinsip syariah.

yaitu pada tanggal yang sama dengan tanggal pembukaan deposito Tingkat bagi hasil yang dibayarkan adalah tingkat bagi hasil tutup buku bulan terakhir Bagi hasil bulanan yang diterima nasabah dapat diafiliasikan ke rekening lainnya sesuai dengan permintaan deposan 1. tapi tidak termasuk tanggal pembukaan deposito Bagi hasil bulan pertama dihitung secara proposional hari efektif tidak termasuk tanggal jatuh tempo deposito. Tingkat bagi hasil yang dibayarkan adalah tingkat bagi hasil tutup buku bulan terakhir Jumlah hari sebulan adalah jumlah hari kalender bulan yang bersangkutan (28 hari. Bank Syariah dapat mengenakan denda (penalty) kepada nasabah yang bersangkutan sebesar 3 % dari nominal bilyet deposito Mudharabah Mutlaqah (URIA). harus dibayarkan. Anniversary Date • • • Pembayaran bagi hasil deposito dilakukan secara bulanan. yaitu pada tanggal tutup buku setiap bulan Bagi hasil bulan pertama dihitung secara proposional hari efektif termasuk tanggal tutup buku. 30 hari. dan 31 hari) Bagihasil bulanan yang diterima nasabah dapat di diafiliasikan ke rekening lainnya sesuai dengan permintaan deposan Dalam hal pencairan deposito Mudharabah Mutlaqah (URIA) dengan pembayaran bagihasil bulanan yang dilakukan sebelum tanggal jatuh tempo. dan 12 bulan) untuk disepakati bersama oleh nasabah dan bank. bagi hasil yang menjadi hak nasabah dan belum dibayarkan. Pembayaran bagi hasil deposito Mudharabah Mutlaqah (URIA) dapat dilakukan melalui dua metode. Klausul denda harus ditulis dalam akad dan dijelaskan kepada nasabah pada saat pembukaan deposito Mudharabah Mutlaqah semua jangka waktu (1. Dalam hal ini.Dalam memperhitungkan bagi hasil deposito Mudharabah Mutlaqah tersebut hal-hal yang perlu diperhatikan adalah : • Hasil perhitungan bagi hasil dalam anka satuan bulat tanpa mengurangi hak nasabah 1. yaitu : 1. 6. 29 hari. 3. Pembulatan ke atas untuk nasabah 2. End of Month • • • • • Pembayaran bagi hasil deposito dilakukan secara bulanan. . Pembulatan ke bawah untuk bank • Hasil perhitungan pajak dibulatkan ke atas sampai puluhan terdekat.

baik yang berkaitan dengan tempat. yaitu pada tanggal tutup buku setiap bulan Bagi hasil bulan pertama dihitung secara proposional hari efektif termasuk tanggal tutup buku. maupun objek investasinya. 2.2. Spesific Project Pembayaran bagi hasil disesuaikan dengan arus kas proyek yang dibiayai. Dalam menggunakan dana deposito Mudharabah Muqayyadah (RIA) ini. yaitu pada tanggal yang sama dengan tanggal pembukaan deposito Tingkat bagi hasil yang dibayarkan adalah tingkat bagi hasil tutup buku bulan terakhir Bagi hasil bulanan yang diterima nasabah dapat diafiliasikan ke rekening lainnya sesuai dengan permintaan deposan 2. Anniversary Date • • • Pembayaran bagi hasil deposito dilakukan secara bulanan. Cluster Pool of Fund Pembayaran bagi hasil deposito Mudharabah Muqayyadah (RIA) dilakukan secara triwulanan. cara. semesteran. Cluster Pool of Fund. terdapat dua metode yaitu : 1. dalam deposito Mudharabah Muqayyadah (RIA). yakni : 1. tapi tidak termasuk tanggal pembukaan deposito . Dalam hal ini dapat dilakukan melalui metode sebagai berikut : 1. atau periodisasi lain yang disepakati 2. Dengan kata lain pihak Bank tidak memiliki kebebasan sepenuhnya. yaitu penggunaan dana untuk beberapa proyek dalam suatu jenis industri bisnis. pemilik dana memberikan batasan atau syarat tertentu kepada pihak Bank Syariah dalam mengelola investasinya. Dalam hal ini. Mudharabah MuQAYYADAH (Restricted Investmen Account. Spesific Project. yaitu penggunaan dana untuk suatu proyek tertentu. bank syariah melakukan pembayaran bagi hasil sesuai dengan metode penggunaan dana RIA. End of Month • • Pembayaran bagi hasil deposito dilakukan secara bulanan. RIA) Berbeda halnya dengan Mudharabah Mutlaqah (URIA).

Sedangkan jumlah hari tanggal pembayaran bagi hasil terakhir sampai tanggal berikutnya menjadi angka penyebut/angka pembagi. Dalam hal pencairan deposito Mudharabah Muqayyadah (RIA). Penghitungan Bagi Hasil Spesific Project Dalam penghitungan bagi hasil deposito. Klausul denda harus ditulis dalam akad dan dijelaskan kepada nasabah pada saat pembukaan deposito Mudharabah Mutlaqah semua jangka waktu (1. Khusus untuk cluster. basis perhitungan bagi hasil deposito adalah hari tanggal pembukuan deposito sampai dengan tanggal pembayaran bagi hasil terdekat dan menjadi angka pembilang atau number of days. terdapat ketentuan sebagai berikut : 1. deposito Mudharabah Muqayyadah (RIA) dapat dicairkan atau ditarik kembali sebelum jatuh tempo yang disepakati dalam akad. Jika tidak sesuai maka akan terkena denda (penalty) 2.• • • Bagi hasil bulan pertama dihitung secara proposional hari efektif tidak termasuk tanggal jatuh tempo deposito. dan 31 hari) Bagihasil bulanan yang diterima nasabah dapat di diafiliasikan ke rekening lainnya sesuai dengan permintaan deposan 2. Bank dapat menolak pemohonan pencairan sebelum jatuh tempo bila memberatkan bank. harus dibayarkan. Filed under Uncategorized | Tinggalkan Komentar Okt20 Tabungan Syariah Posted on Oktober 20. Dalam hal ini. 3. deposito tidak dapat dicairkan atau ditarik kembali sebelum jatuh temponya tanpa konfirmasi dan persetujuan tertulis dari pihak bank. 2011 by aprizal27 Tabungan Syariah Berdasarkan undang –undang nomor 10 tahun 1998 tentang perubahan atas undang-undang nomor 7 tahun 1992 tentang perbankan. Dalam hal nbank menyetujui pencairan sebelum jatuh tempo bank dapat mengenakan denda (penalt) sesuai dengan kesepakatan. dan 12 bulan) untuk disepakati bersama oleh nasabah dan bank. Deposito Mudharabah Muqayyadah (RIA) dengan pembayaran bagi hasil secara bulanan dapat dicairkan sebelum tanggal jatuh tempo dengan dikenakan denda 3% dari nominal bilyet deposito Mudharabah Muqayyadah (RIA). 6. Tingkat bagi hasil yang dibayarkan adalah tingkat bagi hasil tutup buku bulan terakhir Jumlah hari sebulan adalah jumlah hari kalender bulan yang bersangkutan (28 hari. yang dimaksud dengan tabungan adalah simpanan . apabila dikehendaki oleh deposan. Khusus untuk spesific project. 29 hari. bagi hasil yang menjadi hak nasabah dan belum dibayarkan. 30 hari.

yaitu: “Produk tabungan yang dibenarkan atau diperbolehkan secara syariah adalah tabungan yang berdasarkan prinsip mudharabah dan wadiah. 1. Bank bertanggung jawab atas keutuhan harta titipan tersebut serta mengembalikannya kapan saja pemilik menghendakinya. bilyet giro. sedangkan Bank Syariah bertindak sebagai pihak yag dititipi dana atau barang yang disertai hak untuk menggunakan atau memanfaatkan dana atau barang tersebut. Definisi Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 Pasal 1 angka 21 yang mengatur perbankan syariah memberikan rumusan pengertian tabungan. bilyet. yaitu: “Tabungan adalah simpanan berdasarkan akad wadiah atau investasi dana berdasarkan akad mudharabah atau akad lain yang tidak bertentangan dengan prinsip syariahyang penarikannya hanya dapat dilakukan menurut syarat dan ketentuan tertentu yang disepakati. sehingga kita mengenal tabungan mudharabah dan tabungan wadiah Tabungan yang dijalankan berdasarkan prinsip syariah. tetapi tidak dapat ditarik dengan cek. giro. maka nasabah menitipkan dan bank tidak boleh saling menajajikan untuk membagihasilkan keuntungan harta tersebut. dan/atau alat lainnya yang dipersamakan dengan itu Sedangkan Dewan Syariah Nasional mengatur tabungan syariah dalam Fatwa Nomor 02/DSN-MUI/IV/2000. Bank sayariah menggunakan akad wadiah yadh adh dhamanah. Wadiah yadh adh dhamanah ini mempunyai implikasi hukum yang sama dengan qardh. dan atau alat lainnya yang dipersamakan dengan itu. tetapi tidak ditarik dengan cek. yakni titipan murni yang harus dijaga dan dikembalikan setiap saat sesuai dengan kehendak pemiliknya. 2. Tabungan Wadiah Wadiah merupakan tabungan yang dijalankan berdasarkan akad wadiah.yang penarikannya hanya dapat dilakukan menurut syarat tertentu yang disepakati. dewan syariah nasional telah mengeluarkan fatwa yang menyatakan bahwa tabungan yang berdasarkan prinsip Wadiah dan mudharabah. Bank juga berhak sepenuhnya atas keuntungan dari hasil penggunaan atau pemanfaatan dana atau barang tersebut. Nasabah bertindak sebagai penitip yang memberikan hak kepada bank sayariah untuk menggunkan atau memanfaatkan uang atau barang titipannya. Ketentuan Umum Tabungan Wadiah . 3. Kebijakan bank syariah semata yang bersifat sukarela. Bank diperkenankan memberikan bonus kepada pemilik harta titipan selama tidak disayaratkan du muka.

yang berarti bank harus berhati – hati atau bijaksana serta beritikad baik dan bertanggung jawab atas segala sesuatu yang timbul akibat kesalahan atau kelalainnya. Dalam mengelola dana tersebut. Filed under Uncategorized | Tinggalkan Komentar Okt20 Giro Posted on Oktober 20. Giro di bank syariah merupakan bentuk simpanan dana nasabah yang dititipkan kepada bank syariah dan dapat ditarik sewaktu-waktu dengan menggunakan cek.[2] 4. Namun apabila yang terjadi adalah miss management. mempunyai kuasa untuk melakukan berbagai macam usaha yang tidak bertentangan dengan prinsip Syariah serta mengembangkannya. Sedangkan nasabah penitip tidak dijanjikan imbalan dan tidak menanggung kerugian. termasuk melakukan akad mudharabah dengan pihak lain. Tabungan Mudharobah Tabungan mudharabah adalah tabungan yang dijalankan berdasarkan akad mudharabah. yakni mudharabah mutlaqoh dan mudharabah muqayyadah. giro adalah simpanan yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek. Secara umum. 2011 by aprizal27 Giro Ada beberapa definisi mengenai giro. sarana perintah bayar lainnya atau dengan pemindah bukuan. Giro syariah adalah giro yang dijalankan berdasarkan prinsip-prinsip syariah. Mudharabah mempunyai dua bentuk. 3. bank tidak bertanggung jawab terhadap kerugian yang bukan disebabkan kelalainnya. Bank syariah bertindak sebagai mudharib dan nasabah sebagai shahibul mal. mendefinisikan giro yang dibenarkan secara syariah adalah giro yang berdasarkan prinsip Mudharabah dan Wadi’ah. Menurut Fatwa DSN No. Bank dimungkinkan memberikan bonus kepada pemilik harta sebagai intensif selama tidak diperjanjikan dalam akad pembukaan rekening. bilyet giro atau pemindahbukuan. 4. Tabungan wadiah merupakan tabungan yang bersifat titipan murni yang harus dijaga dan dikembalikan setiap saat (on call) sesuai dengan keinginan pemilik harta 2. 01/DSN-MUI/IV/2000 tentang giro.1. Keuntungan atau kerugian dari penyaluran dana atau pemanfaatan barang menjadi hak milik atau tanggungan Bank. Bank syariah juga memilki sifat sebagai seorang wali amanah. bank bertanggung jawab penuh terhadap kerugian tersebut. Bank syariah dalam kapasitasnya sebagai mudharib. .[1] 2. antara lain: 1. bilyet giro.

yaitu titipan murni yang setiap saat dapat diambil jika pemiliknya menghendaki. Abu Dawud. Al-Baqarah: 283) . dan janganlah kamu (para saksi) menyembunyikan persaksian. Dan barangsiapa yang menyembunyikannya.Hadist “Tunaikanlah amanah orang yang mempercayai engkau. sedang pemilik dana tidak dijanjikan imbalan dan tidak menanggung kerugian. maka sesungguhnya ia adalah orang yang berdosa hatinya. Definisi Giro Wadiah Giro wadiah adalah giro yang dijalankan berdasarkan akad wadiah. (HR. yaitu nasabah bertindak sebagai penitip yang memberikan hak kepada Bank Syariah untuk menggunakan atau memanfaatkan uang atau barang titipannya.Macam-macam Giro Ada dua macam giro dalam produk perbankan syariah. Bank dimungkinkan memberikan bonus kepada pemilik dana sebagai . Akan tetapi jika sebagian kamu mempercayai sebagian yang lain. Turmudzi. Aplikasi pada Perbankan Syariah Aplikasi dalam perbankan syariah menggunakan akad wadi’ah yad dhamanah untuk rekening giro. yaitu: 1. dan jangan kamu mengkhianati orang yang mengkhianatimu”.Al-Qur’an ”Jika kamu dalam perjalanan (dan bermu’amalah tidak secara tunai) sedang kamu tidak memperoleh seorang penulis. Dana wadiah digunakan bank untuk kegiatan komersial dengan syarat bank harus menjamin pembayaran kembali nominal dana wadiah tersebut. Ketentuan umum Giro Wadiah sebagai berikut: 1. dan Al-Hakim) C. 2. maka hendaklah ada barang tanggungan yang dipegang (oleh yang berpiutang). maka hendaklah yang dipercayai itu menunaikan amanatnya (hutangnya) dan hendaklah ia bertakwa kepada Allah Tuhannya. (QS. B. sedangkan Bank Syariah bertindak sebagai pihak yang dititipi yang disertai hak untuk mengelola dana titipan dengan tanpa mempunyai kewajiban memberikan bagi hasil dari keuntungan pengelolaan dana tersebut. Dasar Hukum . Keuntungan atau kerugian dari penyaluran dana menjadi hak milik atau ditanggung bank. dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”. Giro Wadiah A.

000. Saldo hariannya di atas Rp 1. Dana giro yang mengendap kurang dari satu bulan karena rekening baru dibuka awal bulan atau ditutup tidak pada akhir bulan tidak mendapatkan bonus wadiah.s. 3.d..000. Rp 100. Di atas Rp 100. Metode Perhitungan Teknik perhitungan bonus wadiah dihitung dari saldo terendah dalam satu bulan.d.000.000. D. Tarif bonus wadiah merupakan besarnya tarif yang diberikan bank sesuai ketentuan..(bagi rekening yang bonus wadiahnya dihitung dari saldo terendah).000. Hari efektif adalah hari kalender tidak termasuk hari tanggal pembukaan atau tanggal penutupan. Saldo terendah dalam satu bulan takwim di atas Rp 1.suatu insentif untuk menarik dana masyarakat tapi tidak boleh diperjanjikan di muka. Saldo rata-rata harian adalah total saldo dalam satu bulan dibagi hari bagi hasil sebenarnya menurut bulan kalender. Rp 50. Saldo rata-rata harian dalam satu bulan takwim di atas Rp 1. bulan Februari 28/29 hari. Namun.000. tapi termasuk hari tanggal tutup buku.2..000. 4. 2. 3. Besarnya saldo giro yang mendapatkan bonus wadiah dapat diklasifikasikan menjadi tiga kelompok: 1.3. Misalnya. Rp 50..(bagi rekening yang bonus gironya dihitung dari saldo rata-rata harian).000. Rp 1.(bagi rekening yang bonus wadiahnya dihitung dari saldo harian).000.000. Saldo terendah adalah saldo terendah dalam satu bulan. 5.Hal-hal yang harus diperhatikan dalam memperhitungkan pemberian bonus wadiah tersebut: 1. bonus wadiah dapat diberikan kepada giran sebagai berikut: 1. kecuali apabila perhitungan bonus wadiahnya atas dasar saldo harian.s.000.000. bulan Januari 31 hari.000. dengan catatan satu tahun 365 hari.000. Pemilik dana wadiah dapat menarik kembali dananya sewaktu-waktu (on call). Saldo harian adalah saldo pada akhir hari.000.. 2. baik sebagian ataupun seluruhnya.000. Filed under Uncategorized | Tinggalkan Komentar Okt20 .

shahibul mal.a. “Tiga hal yang di dalamnya terdapat keberkatan: jual beli secara tangguh. bukan untuk dijual. PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR: 10/16/PBI/2008 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 9/19/PBI/2007 TENTANG PELAKSANAAN PRINSIP SYARIAH DALAM KEGIATAN PENGHIMPUNAN DANA DAN PENYALURAN DANA SERTA PELAYANAN JASA BANK SYARIAH. muqaradhah (mudharabah). bahwa Rasulullah SAW bersabda. Secara umum mudharabah terbagi menjadi 2 jenis : 1. mudharib. sedangkan kerugian ditanggung sepenuhnya oleh Bank Syariah kecuali jika pihak kedua melakukan kesalahan yang disengaja. 2280 . atau Bank Syariah) yang menyediakan seluruh modal dan pihak kedua (‘amil. HADITS ‫عن صالح بن صهيب عن أبه قال: قال رسول ال صلي ال عليه وسلم ثلث فيهن البركة البيع إلي أجل والمقارضة‬ ‫وأخلة البر باشعير للبيت ل للبيع‬ Dari Shalih bin Shuhaib r. Mudharabah Muthlaqah .Mudharabah Posted on Oktober 20. lalai atau menyalahi perjanjian. FATWA DEWAN SYARI’AH NASIONAL NO: 07/DSN-MUI/IV/2000 TENTANG PEMBIAYAAN MUDHARABAH (QIRADH) d. atau Nasabah) yang bertindak selaku pengelola dana dengan membagi keuntungan usaha sesuai dengan kesepakatan yang dituangkan dalam Akad. 21 Tahun 2008. dan mencampur gandum dengan tepung untuk keperluan rumah. Definisi Mudharabah Menurut UU Perbankan Syariah No. yang dimaksud dengan “Akad mudharabah” dalam pembiayaan adalah Akad kerja sama suatu usaha antara pihak pertama (malik. kitab at-Tijarah) c.” (HR Ibnu Majah no.QUR’AN …‫…وءاخرون يضربون فى الرض يبتغون من فضل ال‬ “… dan dari orang yang berjalan di muka bumi mencari sebagian karunia Allah SWT… “ (al-Muzzammil : 20) b. Al. 2011 by aprizal27 Mudharabah a.

aliran dana berasal dari satu nasabah pembiayaan. Pencatatan transaksinya di bank syariah dilakukan secara off balance sheet. ia harus bertanggung jawab atas kerugian yang timbul. misalnya pertanian. dan daerah bisnis.” (Shaad : 24)b. atau tempat usaha. Dalam mudharabah muqayyadah of balance off balance sheet. Di sini. Si mudharib dibatasi dengan batasan jenis usaha. aliran dana terjadi dari satu nasabah investor ke sekelompok pelaksana usaha dalam beberapa sektor terbatas. Sedangkan bagi hasilnya tergantung kesepakatan antara nasabah investor dan nasabah pembiayaan. Al-QUR’AN ‫…فهم شركاء فى الثلث‬ َُْ “… maka mereka berserikat pada sepertiga…” (an-Nisa’ : 12) ‫و إن كثيرا من الخلطاء ليبغي بعضهم علي بعض إل الذين ءامنوا وعملوا الصلحت‬ “Dan. Filed under Uncategorized | Tinggalkan Komentar Okt20 Syirkah / Musyarakah Posted on Oktober 20. manufaktur. 2. dan jasa. bank syariah bertindak sebagai arranger saja. waktu.Yang dimaksud dengan transaksi mudharabah muthlaqah adalah bentuk kerjasama antara shohibul maal dan mudharib yang cakupannya sangat luas dan tidak dibatasi oleh spesifikasi jenis usaha. Bank hanya memperoleh arranger fee. HADITS ‫عن أبي هريرة رفعه قال إن ال يقول أنا ثالث الشريكين مالم يخن أحدهما صاحبه‬ . Namun demikian dalam praktik perbankan syariah modern. Apabila mudharib melanggar batasan-batasan ini. shaibul al-mal boleh menetapkan batasan-batasan atau syarat-syarat tertentu guna menyelamatkan modalnya dari risiko kerugian. Dalam mudharabah muqayyadah on balance sheet. kini dikenal dua bentuk mudharabah muqayyadah. sesungguhnya kebanyakan dari orang-orang yang berserikat itu sebagian mereka berbuat zalim kepada sebagian yang lain kecuali orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh. Mudhrabah Muqayyadah Mudharabah muqayyadah atau disebut dengan istilah restricted mudharabah/ specified mudharabah adalah kebalikan dari mudharabah muthlaqah. apabila dipandang perlu. Namun demikian. yakni yang on balancesheet dan yang off balance-sheet. Dalam bahasa Inggris dikenalm sebagai Unrestricted Investment Account (URIA). waktu. Syarat-syarat/ batasan ini harus dipenuhi oleh si mudharib. 2011 by aprizal27 Syirkah / Musyarakah a.

dan Hakim) c. Rasulullah SAW. FATWA DEWAN SYARI’AH NASIONAL NO: 08/DSN-MUI/IV/2000 TENTANG PEMBIAYAAN MUSYARAKAH d. Syirkah Inan Yaitu kerjasama bisnis yang dilakukan dua orang atau lebih. 2996. maka kerugian ditanggung oleh pihak pemodal. dan manakala terjadi kerugian bukan karena kesalahan manajemen (kelalaian). kemudian keuntungannya dibagi diantara mereka berdasarkan kesepakatan.’ “ (HR Abu Dawud no.Dari Abu Hurairah. 21 Tahun 2008. Jika mengalami kerugian. “Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla berfirman. Syirkah Mudharabah Secara muamalah. Syirkah Wujuh . Bersabda. di antaranya: 1. ‘Aku pihak ketiga dari dua orang yang berserikat selama salah satunya tidak mengkhianati yang lainnya. Secara umum syirkah terbagi menjadi 5. Definisi Syirkah/ Musyarakah Menurut UU Perbankan Syariah No. Kalaupun ada perbedaan hanya dalam beberapa bentuk rincian dan satuannya. syirkah mudharabah mengharuskan ada dua pihak. 2. yang dimaksud dengan “Akad musyarakah” adalah Akad kerja sama di antara dua pihak atau lebih untuk suatu usaha tertentu yang masing-masing pihak memberikan porsi dana dengan ketentuan bahwa keuntungan akan dibagi sesuai dengan kesepakatan. Pihak pemodal menyerahkan (mengamanahkan) modalnya dengan akad wakalah kepada seseorang sebagai pengelola untuk dikelola dan dikembangkan menjadi sebuah usaha yang menghasilkan keuntungan (profit). PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR: 10/16/PBI/2008 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 9/19/PBI/2007 TENTANG PELAKSANAAN PRINSIP SYARIAH DALAM KEGIATAN PENGHIMPUNAN DANA DAN PENYALURAN DANA SERTA PELAYANAN JASA BANK SYARIAH. yaitu pihak pemilik modal (rabbul maal) dan pihak pengelola (mudhorib). sedangkan kerugian ditanggung sesuai dengan porsi dana masing-masing. maka kerugiannya akan ditanggung bersama berdasarkan proporsional modalnya. Keuntungan dari usaha akan dibagi sesuai dengan kesepakatan. 3. dimana masing-masing menyertakan harta (modal) dan sekaligus juga menjadi pengelolanya (tenaga). dalam kitab al-Buyu. Hukum syirkah ini diperbolehkan berdasarkan ijma.

Dimana dua orang yang menerima modal itu disebut sebagai pengelola dan yang memberikan modal adalah pemodal.Adalah syirkah antara dua orang dengan modal dari pihak lain diluar kedua orang tersebut. Misalnya syirkah antara insinyur dan arsitek tanpa modal dana dalam sebuah usaha konsultan bangunan. Keuntungan dan risiko merupakan tanggungjawab bersama. 5.wordpress. Dengan demikian masing-masing pihak dapat berbuat atas nama pihak lain dan mewakilinya sebagai pemberi jaminan bagi yang lain. 4.com/ . Syirkah Abdan Syirkah abdan merupakan kerjasama bisnis antara dua orang atau lebih yang mengandalkan tenaga atau keahlian orang-orang yang melakukan akad syirkah. semua akan berkerja sesuai keahlian masing-masing dan hasilnya (keuntungan) akan dibagi sesuai kesepakatan. Di samping rakan kerja boleh bertanggungjawab liability rakan kerja pihak lain. Syirkah Mufawadhah Adalah syirkah dimana seseorang yang memberikan sumbangan modal yang sama banyak. Filed under Uncategorized | Tinggalkan Komentar http://aprizal27.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful