1

FUNGSI-FUNGSI PENDIDIKAN

Diajukan untuk memenuhi tugas semesteran mata kuliah Sosiologi Pendidikan Program Studi Ilmu Pendidikan Islam

Disusun Oleh: Eka Yanuarti (090102012) Dosen pengampu Prof.DR.Abdullah Idi,M.Ed

ILMU PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCA SARJANA IAIN RADEN FATAH PALEMBANG 2009

Agar kualitas yang diharapkan tercapai.net. Ary H. (Jakarta:PT Rineka Cipta. Sosiologi Suatu Penghantar. Pendidikan dan Masyarakat. pemerintah. hal 57. dan lingkungan masyarakat1. lingkungan sekolah. Sementara dalam ilmu Sosiologi. 3 Soerjono Soekanto.2 FUNGSI-FUNGSI PENDIDIKAN A. Pendidikan merupakan usaha manusia untuk meningkatkan ilmu pengetahuan yang didapat baik dari lembaga formal maupun informal dalam membantu proses transformasi sehingga dapat mencapai kualitas yang diharapkan. Sejalan dengan perkembangan dan tuntunan zaman maka diperlukan satu pendidikan yang dapat mengembangkan kehidupan manusia dalam dimensi daya cipta. 2 1 . Menurut Ki Hajar Dewantara ada tiga lingkungan pendidikan yaitu lingkungan keluarga. sekolah dan masyarakat merupakan bagian dari kelompok-kelompok sosial3. diperlukan penentuan fungsi pendidikan. pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antar orang tua. Tapi dalam pelaksanaanya. dengan tanpa mengesampikan peranan unsur-unsur lain dalam pendidikan. Sebagaimana kita ketahui kegiatan pendidikan selalu berlangsung di dalam suatu lingkungan. lingkungan keluarga. dan masyarakat. pendidikan. Yang pada akhirnya menjadikan pendidikan sebagai kunci utama kemajuan hidup manusia dalam segala aspek kehidupan. 2000). 1983). Dimana ketiga hal tersebut di atas akan menjadi motivasi bagi manusia untuk saling berlomba dalam mencapai kemajuan sehingga keberadaan pendidikan menjadi semakin urgen. hal 112. (Jakarta:CV Rajawali. Keutamaan manusia terletak pada kemampuan akal pikiran/kecerdasannya. rasa dan karsa. Ketiga lingkungan ini disebut juga Tri Pusat Pendidikan2. Fungsi pendidikan inilah yang akan menentukan keberhasilan dalam proses pembentukan pribadi manusia yang berkualitas. Pendahuluan Manusia adalah mahluk yang dikaruniai keutamaan oleh Allah swt dibandingkan mahluk ciptaan yang lain. Sosiologi Pendidikan : suatu Analisis Sosiologi Tentang Berbagai problem Pendididkan. http : // pakguruonline.Gunawan.

Orang tua mendidik anaknya. dengan cara datang.2003). cara mendidik5. (Jakarta: Balai Pustaka. Pengertian Pendidikan Pendidikan secara etimologi berasal dari bahasa yunani.3 Maka itu lebih lanjut makalah sederhana kami akan membahas pengertian pendidikan ? dan bagaimana fungsi pendidikan dalam kelompok-kelompok sosial di atas ? B. terdiri dari kata “PAIS”. 6 Akmal Hawi.1991). Dalam kamus besar bahasa Indonesia pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan: proses. hal 49. tuan mendidik anjingnya. 5 4 . Semua yang kita Abu Ahmadi dan Nur Uhbiyati. Depdikbud. dan “AGAIN” diterjemahkan membimbing. Pendidikan merupakan hal yang utama dan terutama di dalam kehidupan sehingga pendidikan seumur hidup (long life education) dirasakan sangat tepat pada masa sekarang ini. Hal ini sesuai dengan pendapat Rupert C. Lodge yang Menyatakan bahwa dalam pengertian yang luas pendidikan itu menyangkut seluruh pengalaman. perbuatan. artinya anak. duduk. Sejauh kita memandang maka harus sejauh itulah kita harus memperlengkapi diri kita dengan berbagai pendidikan. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Perkembangan Pemikiran Pendidikan Islam. Ilmu Pendidikan (Jakarta: Rineka Cipta. mendengar dan selanjutnya hingga akan memperoleh penghargaan dari test yang sudah dilewati. (Palembang:IAIN Raden Fatah Press. 2006). guru mendidik muridnya. hal 232. Sedangkan pendidikan dalam bahasa Inggris dengan istilah education yang berarti pengembangan atau bimbingan sementara dalam bahasa Arab dikenal dengan istilah tarbiyah yang disebut dengan pendidikan6. jadi paedagogie yaitu bimbingan yang diberikan kepada anak4. Pembahasan 1. Kita jangan salah memahami bahwa pendidikan diperoleh dengan cara menempuh jalur formal saja. hal 68. Edisi pertama cet 1.

sebab guru tidak hanya berperan sebagai pengajar dalam artian “transfer ilmu”. kelak mengubah daerahnya dan kemudian mengubah negaranya serta mengubah dunia dimana dia berada. Maka wajiblah untuk setiap manusia menunutu ilmu dengan jalan memperoleh pendidikan yang layak. Dalam pengertian yang luas ini kehidupan adalah pendidikan dan pendidikan adalah kehidupan7. (Bandung:PT Remaja Rosdakarya. Pendidikan dapat diartikan sebagai usaha manusia untuk menumbuhkan dan mengembangkan potensi-potensi pembawaan jasmani maupun rohani sesuai dengan nilainilai yang ada pada masyarakat dan kebudayaan. Pendidikan yang baik tidak hanya membentuk seseorang menjadi cerdas semata. keterampilan. Di sinilah peran guru sebagai pendidik diperlukan. Guru harus mampu mendidik anak didiknya agar berakhlak mulia serta berguna bagi nusa dan bangsa. dari yang tidak bisa menulis dan membaca menjadi terampil menulis dan membaca. dari seseorang yang tidak berkemampuan apapun menjadi seseorang yang pandai dan berkeahlian. pendidikan merupakan unsur dasar yang menentukan kecekatan seseorang berpikir tentang dirinya dan lingkungannya.4 sebut atau kita lakukan dapat disebut mendidik. 2001). Tak bisa dipungkiri pendidikan merupakan aspek yang sangat penting dalam kehidupan manusia. . Pendidikan pada hakekatnya adalah 7 Ahmad Tafsir. Ilmu pengetahuan. hal 5. Metodologi Pengajaran Agama Islam. Dengan mudah kita memperoleh informasi tentang perkembangan zaman baik dari belahan bumi manapun. Pendidikan dapat diperoleh dengan berbagai cara terlebih lagi semakin mendukungnya perkembangan alat-alat elektronika sekarang ini. begitu juga yang dikatakan dan dilakukan oleh selain kita dapat disebut juga mendidik. Dengan adanya pendidikan seseorang yang pada awalnya tidak mengetahui apa-apa menjadi mengetahui segala hal. Seseorang yang mampu mengubah dirinya menjadi lebih baik diharapkan mampu mengubah keluarganya. Kecerdasan yang tinggi tanpa disertai akhlak yang mulia akan menjadi sia-sia belaka.

misalnya dari keadaan yang tidak tahu menjadi tahu. Dasar-Dasar Kependidikan. dari buruk menjadi baik yang sudah baik menjadi baik lagi. berahlak mulia. mandiri. 10 Menyimak pasal 3 diatas bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak. Muzayyin Arifin. 2003). dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. berilmu. cakap. bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. 8 9 1 10 Fuad Ihsan. Fungsi-Fungsi Pendidikan Fungsi pendidikan dalam arti mikro (sempit) ialah membantu (secara sadar) perkembangan jasmani dan rohani peserta didik8.5 untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. hal 07. kreatif. hal 34. bukan berarti menjejali dengan ilmu pengetahuan semata tanpa mempertimbangkan potensi-potensinya dalam hidup dan penghidupan selaku manusia yang mempunyai keinginan. akal dan naluri kemanusiannya. . (Jakarta: Rineka Cipta. Sedangkan fungsi pendidikan di Indonesia secara umum termuat dalam undangundang Sisdiknas No. nafsu. menggambarkan bahwa yang harus dikembangkan dalam diri peserta didik adalah potensi-potensi yang dimilikinya. (Jakarta: Media Grafika. Filsafat Pendidikan Islam. Undang-Undang Sisdiknas RI No 20 Tahun 2003 (Jakarta: Sinar Grafika). 2001) hal 11. Menurut Muzayyin Aziz fungsi pendidikan adalah menyediakan fasilitas yang dapat memungkinkan tugas pendidikan (membimbing dan mengarahkan pertumbuhan dan perkembangan kehidupan anak didik dari satu tahap ke tahap lain sampai meraih titik kemampuan yang optimal) dapat berjalan lancar9.20 Tahun 2003 Bab II Pasal 3 dikatakan bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. sehat.

Peradaban bangsa yang bermartabat dengan kata lain suatu peradaban yang memiliki nilai-nilai luhur suatu bangsa yang sarat degan nilaimoral-norma bangsanya sendiri. hal ini mengandung arti bahwa pendidikan yang dilakukan dapat membentuk watak. bagaimana pola hidup manusia yang sudah modern sebagai pembentukan dari kemajuan teknologi. Oleh karena itu peradaban bangsa yang bermartabat cenderung menitikberatkan pada dasar ideologi suatu bangsa itu.6 Selanjutnya dikatakan disitu ”dan membentuk watak”. tetapi perlu disiapkan dan sedang menyiapkan diri sendiri. watak. Hal ini menunjuk pada proses yang berlangsung sebelum peserta didik itu siap untuk terjun ke kancah kehidupan yang nyata. semua itu semakin banyak mewarnai budaya suatu bangsa yang menjamaninya. karakter manusia lainnya. Peradaban suatu bangsa akan diwarnai oleh kemajuan Pendidikan dan teknologinya. karakter individu yang berada pada lingkungan masyarakatnya. sikap. tidak ada lagi yang buta hurup dan buta aksara pada tatanan penduduk bangsa Indonesia ini Dengan demikian fungsi pendidikan adalah menyiapkan peserta didik. dan dalam kehidupan bangsa Indonesia yang dimaksud dengan bangsa yang bermartabat adalah bangsa yang meletakan ideologi hidupnya adalah nilai-moral-norma Agama Islam sebagai sumber nilai-moralnorma yang mutlak sifatnya bagi seorang muslim yang baik. bagaimana pola hidup orang-orang yang sudah maju dalam pendidikannya. Kemudian dikatakan ”serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa”. . Selanjutnya dikatakan ”dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa” Mencerdaskan kehidupan bangsa disini memiliki arti tarap pendidikan rakyat pada umumnya sudah seimbang antara jumlah penduduk dengan tingkat rata-rata pendidikan penduduk yang ada. seperti halnya pencanangan wajib belajar sembilan tahun dengan harapan ideal pemerintah. yang cenderung bersifat positif dan tidak bertentangan tatanan tabiat. ”Menyiapkan” diartikan bahwa peserta didik pada hakikatnya belum siap.

kepercayaan dan upaya lain yang dilakukan manusia.7 Penyiapan ini dikaitkan dengan kedudukan peserta didik sebagai calon warga negara yang baik. susila dan religius. orang. yaitu lembaga pendidikan keluarga. lingkungan dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang berada di luar diri anak. a. Lingkungan Keluarga Keluarga adalah lingkungan pertama bagi anak. sosial. serta mengemban tugas dan pekerjaan kelak di kemudian hari. Dengan memperhatikan bahwa anak adalah individu yang berkembang. seperti tumbuhan. sekolah dan masyarakat akan menjadi pusat-pusat kegiatan pendidikan yang akan menumbuhkan dan mengembangkan anak sebagai makhluk individu. Fungsi Pendidikan dalam Tiga Lingkungan Pendidikan Kegiatan pendidikan selalu berlangsung di dalam suatu lingkungan. ia membutuhkan pertolongan dari orang yang telah dewasa. Lingkungan dapat berupa hal-hal yang nyata. lembaga pendidikan sekolah dan lembaga pendidikan masyarakat mempunyai tanggung jawab dan peranan masing-masing dalam usaha pencapaian tujuan pendidikan yaitu pendewasaan diri manusia. keluarga. Dalam konteks pendidikan. Karena itu keluarga merupakan pendidikan tertua yang bersifat informal . tetapi terarah. Di sinilah pertama kali ia mengenal nilai dan norma. anak harus dapat berkembang secara bebas. Di dalam konteks pembangunan manusia seutuhnya. politik. termasuk di dalamnya adalah pendidikan. Ketiga lembaga pendidikan. warga bangsa dan calon pembentuk keluarga baru. keadaan. Pendidikan harus dapat memberikan motivasi dalam mengaktifkan anak.

Pendidikan di lingkungan keluarga berfungsi untuk memberikan dasar dan menumbuh kembangkan anak sebagai mahluk individu. tapi di sini dia menambahakan 2 fungsi lagi yaitu memberikan dasar pendidikan sosial dan peletakan dasar keagamaan12. 2) Menjamin kehidupan emosional anak Ada tiga hal yang menjadi pokok dalam pembentukan emosional anak. berbuat yang menyenangkan dan selalu berusaha menyelipkan nilai pendidikan pada semua tingkah laku kita. fungsi dan peranan lembaga pendidikan. Peran dan Fungsi Pendidikan dalam Perkembangan Anak. Pendidikan di lingkungan keluarga dapat menjamin kehidupan emosional anak untuk tumbuh dan berkembang. (surabaya:Albaiad. yaitu: Merupakan pengalaman pertama bagi masa kanak-kanak. 1 12 Abied. 11 Azmi Ulfa Farista. Berikut ini sedikit pemaparan dari saya tentang fungsi pendidikan di lingkungan keluarga : 1) Pengalaman Pertama Masa Kanak-Kanak Pengalaman ini merupakan faktor yang sangat penting bagi perkembangan berikutnya. . 2000) hal 34. 2009. Selain itu menurut Abied fungsi pendidikan dalam lingkungan keluarga diantaranya sama dengan pendapat Ami Ulfa Farista di atas. misalnya dengan menuruti kemauannya. Menurut Azmi Ulfa Farista. fungsi lembaga pendidikan keluarga. dan memberikan rasa perhatian yang lebih. sosial dan religius. Kehidupan keluarga sangat penting. yang diharapkan akan menumbuhkan sikap kemandirian anak dalam melaksanakan aktifitasnya sehari-hari. adalah :Pemberian perhatian yang tinggi terhadap anak.8 dan kodrati. dalam ( http://peranan _lembaga _pendidikan. mengontrol kelakuannya. Pencurahan rasa cinta dan kasih sayang. Memberikan contoh kebiasaan hidup yang bermanfaat bagi anak. yaitu dengan berucap lemah lembut. khususnya dalam perkembangan pribadinya. Di dalam keluarga akan terbentuk pendidikan moral11.com). sebab pengalaman masa kanak-kanak akan memberi warna pada perkembangan selanjutnya.

4) Memberikan dasar pendidikan sosial Keluarga sebagai komunitas terkecil dalam kehidupan sosial merupakan satu tempat awal bagi anak dalam mengenal nilai-nilai sosial. Misalnya dengan dengan mengajarkan tutur kata dan perilaku yang baik bagi anak-anaknya. Pendidikan dalam keluarga memberikan keyakinan agama. Di dalam keluarga. disiplin.. sudah semestinya memberikan contoh yang baik bagi anak-anak. seperti sikap religius. Pendidikan keluarga termasuk jalur pendidikan luar sekolah merupakan salah satu upaya mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pengalaman seumur hidup. orang tua harus mampu menjadi suri tauladan yang baik. Kehidupan keluarga yang penuh dengan suasana keagamaan akan memberikan pengaruh besar kepada anak. Karenanya. menjaga kebersihan dan keindahan dalam lingkungan sekitar. Anak akan selalu berusaha menirukan dan mencontoh perbuatan orang tuanya. berbangsa dan bernegara kepada anggota keluarga yang bersangkutan. Misalnya memberikan pertolongan bagi anggota keluarga yang lain. nilai budaya yang mencakup nilai moral dan aturan-aturan pergaulan serta pandangan. Orang tua sebagai teladan. keterampilan dan sikap hidup yang mendukung kehidupan bermasyarakat. Kebiasaan orang tua mengucapkan salam ketika akan masuk rumah merupakan contoh langkah bijaksana dalam upaya penanaman dasar religius anak. akan terjadi contoh kecil pendidikan sosial bagi anak. . 5) Peletakkan Dasar-dasar Keagamaan Masa kanak-kanak adalah masa paling baik dalam usaha menanamkan nilai dasar keagamaan.9 3) Menanamkan dasar pendidikan moral Seperti pepatah “Buah jatuh tak jauh dari pohonnya”. Pendidikan informal dalam keluarga tersebut akan banyak membantu dan meletakkan dasar pembentukan kepribadian anak.

Sosiologi Pendidikan. tetapi juga sebagai produsen dan pemberi jasa yang sangat erat hubungannya dengan pembangunan. rapi/rajin. (Yogyakarta: Yayasan Pendidikan Paramitha. Sekolah bukan semata-mata sebagai konsumen. masyarakat. 14 . (Bandung: Jermmars. Di sinilah potensi anak akan ditumbuhkembangkan. Sosiologi Pendidikan. Secara mendasar sekolah berfungsi memberi bekal pengetahuan. Pendidikan sekolah mempunyai dua aspek penting. 13 St. Di satu pihak pendidikan sekolah bertugas mempengaruhi dan menciptakan kondisi yang memungkinkan perkembangan pribadi anak secara optimal. hal S. hal 16-18.10 lembut/kasar. Nasution. Di pihak lain pendidikan sekolah bertugas mendidik agar anak mengabdikan dirinya kepada masyarakat. Sekolah memecahkan masalah-masalah sosial.1987). Lingkungan Sekolah Sekolah adalah lingkungan kedua bagi anak. Tugas sekolah sangat penting dalam menyiapkan anak-anak untuk kehidupan masyarakat. setelah lingkungan keluarga. b. penghemat/pemboros. Sekolah menyiapkan tenaga pembangunan. Dalam bukunya S. Sekolah membentuk manusia sosial. Sekolah membuka kesempatan memperbaiki nasib. Sekolah merupakan tumpuan dan harapan orang tua. dan sebagainya dapat tumbuh. Sekolah mentransmisikan kebudayaan. keterampilan dan kemampuan yang diperlukan seseorang agar ia dapat menapaki perjalanan kedewasaanya secara utuh dan tersalurkannya bakat-bakat potensial yang ia miliki13. Sekolah memberikan keterampilan dasar.Nasution menjelaskan bahwa fungsi pendidikan sekolah adalah : Sekolah mempersiapkan anak untuk suatu pekerjaan. dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.1983). 57. Sekolah merupakan alat mentransformasikan kebudayaan14. yaitu aspek individual dan sosial. Vembriarto. bersemi dan berkembang sanada dan seirama dengan kebiasaannya di rumah.

kewargannegaraan. Mekin tinggi pendidikan makin besar harapannya memperoleh pekerjaan yang layak. dan berhitung yang diperlukan dalam tiap masyarakat modern selain itu diperoleh sejumlah pengetahuan lain seperti sejarah. geografi. pendidikan dipandang menjadi alat yang paling ampuh untuk menyiapkan tenaga produktif guna menopang proses pembangunan. Oleh karena itu orang tua berusaha menyekolahkan anaknya dengan harapan akan memperoleh hasil yang memuaskan bagi peningkatan derajat dan status keluarga di kemudian hari. orang dari golongan rendah dapat meningkat ke golongan yang lebih tinggi. Sekolah menjadi tempat strategis untuk menyalurkan kebutuhan mobilitas vertikal dalam rangka stratifikasi sosial masyarakat. 4) Sekolah sebagai tenaga pembangunan Bagi negara-negara berkembang.berdasarkan pemahaman saya fungsi pendidikan sekolah adalah : 1) Sekolah mempersiapkan anak untuk suatu pekerjaan Anak yang menamatkan sekolah diharapkan sanggup melakukan pekerjaan sesuai dengan kebutuhan dunia pekerjaan atau setidaknya mempunyai dasar untuk mencari nafkah. pada dasarnya tidak ada perbedaan tapi saling melengkapi antar pendapat yang satu dengan pendapat yang lain. menulis. Melalui pendidikan. 3) Sekolah membuka kesempatan memperbaiki nasib Semenjak diterapkannya sistem persekolahan yang bisa dinikmati secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.11 Beberapa pendapat di atas. . bahasa dan lain-lain yang membekali anak untuk melanjutkan atau memperluas pandangan dan pemahamannya tentang masala-masalah dunia. 2) Sekolah memberi keterampilan dasar Orang yang telah bersekolah setidak-tidaknya pandai membaca. biologi. fisika. maka secara otomatis telah mendobrak tembok ketimpangan sosial masyarakat feodal dan menggantinya dengan bentuk mobilitas terbuka.

nilai-nilai dan norma-norma. anak tidak hanya mempelajari pengetahuan dan keterampilan.keterampilan dan transmisi sikap.Cit.dan norma-norma15. 8) Sekolah menciptakan integrasi sosial 15 Vembrianto. hal 58. isi cerita buku-buku bacaa pelajaran sejarah dan geografi serta situasi lingkungan sekolah anak mempelajari sikap. kecelakaan lalu lintas. nialinilai. suku bangsa. Melalui contoh pribadi guru. Ia juga harus dapat menyesuaika diri dalam situasi sosial yang berbeda-beda. Dalam masyarakat modern di sekolah. pertumbuhan penduduk yang melewati batas. pendidikan dan sebagainya. Op. nilai-nilai dan normanorma masyarakat.12 Kekayaan alam hanya mengandung arti bila didukung oleh keahlian. . 6) Sekolah sebagai alat transmisi kebudayaan Fungsi transmisi kebudayaan kepada anak menurut Vembrianto. yaitu transmisi pengetahuan. Sebagian besar sikap dan nilai-nilai itu dipelajari secara informasi melalui situasi formal di kelas dan di sekolah. pengrusakan lingkungan. narkotika dan sebagainya. 7) Sekolah membentuk manusia yang sosial Pendidikan diharapkan membentuk manusia sosial yang dapat bergaul dengan sesama manusia sekalipun berbeda agama. dapat dibedakan menjadi dua macam. 5) Sekolah membantu memecahkan masalah-masalah sosial Masalah-masalah sosial diharapkan dapat diatasi dengan mendidik generasi muda untuk mencegah penyakit-penyakit sosial seperti kejahatan. tetapi juga sikap. Oleh karena itu sumber daya manusia merupakan sumber utama bagi pembangunan manusia.

baik inovasi dalam lapangan teknologi. Pandangan hidup. gizi. pandangan politik dan sebagainya.net. dan sebagainya16. Melalui pendidikan di sekolah kepada masyarakat di sekelilingnya sekolah mengajarkan tentang kesehatan lingkungan. maupun kehidupan masyarakat. terjaminnya integrasi sosial merupakn fungsi pendidikan sekolah yang cukup penting. c. pembahruan cara bertani.13 Dalam masyarakat yang bersifat heterogen dan pluralistik. agama. Lingkungan Masyarakat Pendidikan dalam masyarakat dapat disebut juga dengan pendidikan non formal. sosial budaya dan 16 Pendidikan dan Masyarakat dalam http:// pakguruonline. sekolah mengajarkan kepada anak corak kepribadiaan nasional seperti pelajaran sejarah. Fungsi inovasi sosial ini juga ada pada sekolah menengah dan sekolah dasar. Sebab pendidikan sekolah yang terpenting adalah menjamin integrasi sosial dengan cara sekolah mengajarkan bahasa nasional. cara bekerja yang lebih efisien dan sebagainya. Dalam keadaan demikian bahaya desintegrasi sosial sangat besar. . 9) Sekolah sumber inovasi sosial Fungsi inovasi sosial ini lebih nampak pada perguruan tinggi melalui kegiatan penelitiannya. bermacam-macam bahasa daerah. Masyarakat adalah salah satu lingkungan pendidikan yang besar pengaruhnya terhadap perkembangan pribadi seseorang. kemajuan ilmu pengetahuan. Dengan penelitian-penelitian itu perguruan tinggi menemukan hal-hal yang baru yang dapat menimbulkan pembaharuan dalam masyarakat. Masyarakat Indonesia mengenal bermacam-macam suku bangsa dan adat istiadatnya masing-masing. pendidikan . cita-cita bangsa. sekolah mengajarkan pengalaman-pengalaman yang sama kepada anak. kebiasaan menabung.

usaha mandiri. serta satuan pendidikan yang sejenis. Pendidikan dalam masyarakat meliputi pendidikan kecakapan hidup. mengembangkan profesi. pendidikan nonformal diselenggarakan bagi warga masyarakat yang memerlukan layanan pendidikan yang berfungsi sebagai pengganti. Satuan pendidikan dalam masyarakat terdiri atas lembaga kursus. Bentuk-bentuk pendidikan kemasyarakatan sebenarnya telah lama ada dan tersebar secara luas dalam masyarakat Indonesia serta merupakan kegiatan yang tidak terpisahkan dari kebudayaan bangsa. kelompok belajar. serta pendidikan lain yang ditujukan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik. keterampilan. lembaga pelatihan. pendidikan kepemudaan. pendidikan anak usia dini. Melalui pendidikan di masyarakat anak akan dibekali dengan penalaran dan keterampilan. dan majelis taklim. Pendidikan nonformal berfungsi mengembangkan potensi peserta didik dengan penekanan pada penguasaan pengetahuan dan keterampilan fungsional serta pengembangan sikap dan kepribadian profesional. pendidikan kesetaraan. Masyarakat mempunyai peranan penting dalam mencapai tujuan pendidikan nasional. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan keterampilan dan pelatihan kerja. dan/atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. pendidikan keaksaraan.14 perkembangan ilmu pengetahuan akan mewarnai keadaan masyarakat tersebut. pusat kegiatan belajar masyarakat. penambah. Selanjutnya dalam Undang-undang Sisdiknas pasal 26 dijelaskan bahwa. bekerja. Berbeda dengan jalur pendidikan di sekolah. Kursus dan pelatihan diselenggarakan bagi masyarakat yang memerlukan bekal pengetahuan. dan/atau pelengkap pendidikan formal dalam rangka mendukung pendidikan sepanjang hayat. sering juga pendidikan di masyarakat ini dijadikan upaya mengoptimalkan perkembangan diri. pendidikan kemasyarakatan tidak selalu dimaksudkan sebagai pengantar untuk memasuki . kecakapan hidup. dan sikap untuk mengembangkan diri.

”Menyiapkan” diartikan bahwa peserta didik pada hakikatnya belum siap. Pendidikan pada hakekatnya adalah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. tetapi perlu disiapkan dan sedang menyiapkan diri sendiri. Karenanya. Penyiapan ini dikaitkan dengan kedudukan peserta didik sebagai calon warga negara yang baik. sarana dan prasarana dan menyediakan lapangan kerja. Pendidikan di lingkungan keluarga dapat menjamin kehidupan . serta mengemban tugas dan pekerjaan kelak di kemudian hari. Namun melalui jalur pendidikan kemasyarakatan dapat diperoleh kemampuan dan keahlian yang dapat dijadikan persyaratan memasuki lapangan kerja atau tidak terkait dengan formalitas akademik secara ketat. Masyarakat sebagai lingkungan memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan pribadi seseorang. Fungsi pendidikan adalah menyiapkan peserta didik. warga bangsa dan calon pembentuk keluarga baru. C. misalnya dari keadaan yang tidak tahu menjadi tahu. dari buruk menjadi baik yang sudah baik menjadi baik lagi.15 lapangan kerja. membantu pengadaan tenaga dan biaya. yaitu: Merupakan pengalaman pertama bagi masa kanak-kanak. partisipasi masyarakat membantu pemerintah dalam usaha mencerdaskan kehidupan bangsa yang sangat diharapkan. Hal ini menunjuk pada proses yang berlangsung sebelum peserta didik itu siap untuk terjun ke kancah kehidupan yang nyata. masyarakat mempunyai peranan penting dalam upaya ikut serta menyelenggarakan pendidikan. Kesimpulan Pendidikan dapat diartikan sebagai usaha manusia untuk menumbuhkan dan mengembangkan potensi-potensi pembawaan jasmani maupun rohani sesuai dengan nilainilai yang ada pada masyarakat dan kebudayaan. Fungsi lembaga pendidikan keluarga. sekalipun kesempatan untuk memperoleh efek akademik tetap terbuka. Dalam hal ini.

dalam ( http://peranan _lembaga _pendidikan. Ahmadi. Memberikan dasar pendidikan sosial dan peletakan dasar keagamaan. Di dalam keluarga akan terbentuk pendidikan moral. Sekolah mentransmisikan kebudayaan. Dalam hal ini. . membantu pengadaan tenaga & biaya.com). Sekolah merupakan alat mentransformasikan kebudayaan Masyarakat sebagai lingkungan memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan pribadi seseorang. sarana dan prasarana dan menyediakan lapangan kerja. fungsi dan peranan lembaga pendidikan. partisipasi masyarakat membantu pemerintah dalam usaha mencerdaskan kehidupan bangsa yang sangat diharapkan. Sekolah membuka kesempatan memperbaiki nasib. Sekolah membentuk manusia sosial. Fungsi pendidikan sekolah adalah : Sekolah mempersiapkan anak untuk suatu pekerjaan. 2009. Karenanya. Sekolah menyiapkan tenaga pembangunan.16 emosional anak untuk tumbuh dan berkembang. 2003. masyarakat mempunyai peranan penting dalam upaya ikut serta menyelenggarakan pendidikan. Ilmu Pendidikan Jakarta: Rineka Cipta. Sekolah memecahkan masalah-masalah sosial. Sekolah memberikan keterampilan dasar. Abu dan Nur Uhbiyati. Daftar Pustaka Abied.

Fuad.17 Arifin. Jakarta: Rineka Cipta. 2006. Sosiologi Pendidikan. Jakarta: Balai Pustaka. Soerjono.St. http : // pakguruonline. 1983 Sosiologi Pendidikan.net. Metodologi Pengajaran Agama Islam. Ahmad. Muzayyin. Akmal. Depdikbud. 2000. 1987. . 2000. Nasution. Kamus Besar Bahasa Indonesia. 1991. 2003. Hawi. 2001. Pendidikan dan Masyarakat. Jakarta:CV Rajawali. Jakarta:PT Rineka Cipta. Ihsan. Dasar-Dasar Kependidikan. Perkembangan Pemikiran Pendidikan Islam. 1983. Peran dan Fungsi Pendidikan dalam Perkembangan Anak. Jakarta: Media Grafika. Yogyakarta: Yayasan Pendidikan Paramitha. Bandung:PT Remaja Rosdakarya. Bandung: Jermmars. S. Gunawan. Ulfa Farista. Soekanto. Filsafat Pendidikan Islam. Surabaya:Albaiad. Undang-Undang Sisdiknas RI No 20 Tahun 2003 Jakarta: Sinar Grafika. Sosiologi Pendidikan : suatu Analisis Sosiologi Tentang Berbagai problem Pendididkan. Sosiologi Suatu Penghantar. Ary H. 2001. Tafsir. Palembang:IAIN Raden Fatah Press. Vembriarto. pendidikan. Azmi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful