Zat Gizi Makro dan Mikro

rusman.efendi@yahoo.co.id
Click to edit Master subtitle style

5/25/12

Macam-macam zat gizi
 Karbohidrat Protein Lemak Mineral Vitamin

5/25/12

Pengelompokan Zat Gizi
Berdasarkan fungsinya sebagai
Zat tenaga Zat pembangun Zat pengatur

Berdasarkan jumlah yang dibutuhkan tubuh
Zat gizi mikro (Vitamin dan Mineral) Zat gizi makro (karbohidrat, protein, dan

lemak)

5/25/12

sumbangan energi sebesar 4 kkal. Setiap 1 g karbohidrat dapat memberikan Dalam tubuh manusia. karbohidrat dapat dibentuk dari beberapa asam amino dan sebagian dari gliserol lemak.karbohidrat Karbohidrat merupakan sumber kalori utama termurah bagi hampir seluruh penduduk di dunia. tetapi sebagian besar karbohidrat diperoleh dari bahan makanan yang dimakan sehari-hari 5/25/12 terutama dari tumbuhan .

SELULOSA .DEKSTRIN .PEKTIN 5/25/12 .HEMISELULOSA .PATI SUKROSA .POLIMER GLUKOSA .Klasifikasi Karbohidrat KARBOHIDRAT MONOSAKARID A DISAKARIDA POLISAKARIDA GLUKOSA FRUKTOSA TERC ERNA TIDAK TERC ERNA MALTOSA GALAKTOSA LAKTOSA MANN OSA .LIGNIN .

pemecahan protein tubuh yang berlebihan. warna dan tekstur. kehilangan mineral dan membantu metabolisme lemak dan protein dalam tubuh. karbohidrat berperan dalam 5/25/12 .Fungsi karbohidrat Karbohidrat memiliki beberapa peranan penting dalam menentukan karakteristik bahan makanan. misalnya rasa. mencegah timbulnya ketosis.

Fungsi lainnya dari karbohidrat diantaranya adalah sebagai berikut : Sumber Energi Protein – Sparer Regulasi Metabolisme Lemak Karbohidrat tertentu (laktosa) berperan dalam membantu pertumbuhan Melancarkan ekskresi sisa makanan 5/25/12 .

Lembaga Kanker Amerika menganjurkan 5/25/12 .Kecukupan Karbohidrat Menurut Hardinsyah dan Briawan (1994). Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi (2004). makan 20-30 g serat sehari. secara umum komposisi energi dari karbohidrat adalah sebesar 50-65%. kontribusi energi dari karbohidrat terhadap asupan energi disarankan 60-80%.

Defisiensi karbohidrat Kekurangan karbohidrat dalam jangka panjang dapat menyebabkan terjadinya gizi kurang kelebihan karbohidrat diantaranya adalah o Menurunkan asupan zat gizi lain o Karies gigi o Obesitas o Serat terlalu banyak  mengganggu Beberapa masalah yang berkaitan dengan 5/25/12 penyerapan mineral .

dan kram perut 5/25/12 .o Konsumsi alkohol  menurunkan napsu makan. mengganggu proses pencernaan dan penyerapan zat gizi o Intoleransi laktosa  diare.

krakers . gula bit Susu Gula malt Sirup jagung Buah.Cereal. Madu Karbohidrat sederhana Laktosa Monosakarida : Gula tunggal Gula sederhana. roti.Jenis Karbohidrat Polisakarida : Karbohidrat kompleks Kelompok Tepung Sumber . bulgur Kacang-Kacangan Kentang dan sayuran - - Glikogen Serat Jaringan hewan. hati dan daging - Tepung-Tepungan Buah Sayur Kacang - - - Disakarida : Sukrosa Maltosa Gula meja. Karbohidrat sederhana Glukosa (dextrosa) Fruktosa 5/25/12 .Pasta - Beras. jagung.

dan sebagian besar hormon tersusun atas protein. Protein menyusun sekitar 20% dari berat badan normal orang dewasa 5/25/12 . matriks intraseluler.Protein Protein merupakan komponen fungsional dan struktural utama sel-sel dalam tubuh. zat pembawa (carrier) dalam darah. Semua enzim.

Klasifikasi protein No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Asam Amino Essensial Threonine Valin Tryptophan Isoleucine Leucine Lysine Asam Amino Non Essensial Glycine Alanine Serine Cystein* Tyrosine* Asam Aspartat Senyawa lain yang diklasifikasikan sebagai Asam Amino Asam Hydroksiglutamat Hydroksilysine Hydroksiproline Thyroxine Norleucine Cystine* Phenylalanine Asam Glutamat Methionine Histidine Proline Asparagine Glutamine 10 Arginine* 5/25/12 .

remaja dan kehamilan).Fungsi Protein Di dalam tubuh protein memiliki fungsi yang sangat penting. yaitu menghasilkan 4 kkal/ 5/25/12 . anak-anak. gram protein. Sumber energi. yaitu : Memperbaiki protein jaringan tubuh yang aus terpakai (Katabolisme) Membangun jaringan baru (anabolisme) terutama pada periode pertumbuhan (bayi.

sebagai “buffer”) 5/25/12 .Berperan dalam berbagai sekresi tubuh (enzim dan hormon) Mengatur proses osmotik antar/dari berbagai cairan tubuh (jika kekurangan : menyebabkan oedema). Mengatur keseimbangan asam basa dalam darah dan jaringan-jaringan (sifat amfoter protein.

fosfolipida dan vitamin larut lemak. contoh: lipoprotein untuk transpor trigliserida. kolesterol. berperan 5/25/12 .Berperan dalam transpor zat gizi. Membantu pembentukan antibodi. dalam mencegah tubuh dari penyakit.

66 g/kg 5/25/12 BB/hari .Angka Kecukupan Gizi (AKG) tahun 2004 Pola kebutuhan protein per kg BB/hari meningkat pesat sampai akhir usia remaja kemudian konstan pada usia remaja dan dewasa. yakni 0.

Defisiensi dan Kelebihan Protein Kwashiorkor Kekurangan Kalori Protein (KKP) Busung Lapar Obesitas 5/25/12 .

0 BDD (%) 100 100 100 90 90 80 80 80 80 100 100 100 100 100 100 30 22 75 100 87 100 100 100 100 100 100 5/25/12 26 .5 1.4 0.8 0. Tanah.7 16.0 16.1 25.0 1.7 16.8 6.0 2.6 13.5 2.1 12.0 0.Pangan Sumber Protein No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 Minyak/Lemak Gula Sayuran Buah Padi-padian Kacang-kacangan Ikan Telur Golongan Pangan Daging Daging sapi Daging kerbau Daging kambing Telur bebek Telur ayam Ikan kembung Ikan bandeng Ikan mujair Ikan mas Kacang kedelai Kc.0 6.3 22.0 20.0 18.7 3.2 7.8 18.0 6. kupas kulit Kacang hijau Beras ketan hitam Beras giling Beras ketan putih Cempedak Durian Pisang raja uli Jamur kuping kering Daun singkong Gula merah tebu Gula pasir Lemak kerbau Minyak kelapa Margarine Minyak kelapa sawit Protein (gr) 18.6 0.0 34.8 22.

Lemak 1 g lemak dapat memberikan sumbangan energi sebesar 9 kkal. Lemak dan minyak berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh manusia meningkatkan jumlah energi serta menambah lezatnya suatu hidangan 5/25/12 .

Klasifikasi Asam Lemak menurut Ada Tidaknya Ikatan Rangkap Asam Lemak Jenuh (Saturated Fatty Acid) (CnH2nO2) Asam Lemak Tak Jenuh Tunggal (Mono Unsaturated Fatty Acids) (CnH2n-2O2). Asam Lemak Tak Jenuh Jamak (Poly Unsaturated Fatty Acid) (CnH2n-jumlah ikatan x 2 O2) 5/25/12 .

pengemulsi 5/25/12 .Fungsi Lemak Penghasil energi Pembangun/pembentuk struktur tubuh Protein – Sparer Penghasil asam lemak essensial Carrier (pembawa) vitamin larut dalam lemak Fungsi lainnya  pemberi cita rasa.

konsumsi energi dari asam lemak jenuh sebaiknya tidak melebihi 10% konsumsi PUFA minimal 3% dari intake energi konsumsi asam lemak tidak jenuh trans tidak lebih dari 2% dari intake energi 5/25/12 .Kecukupan Lemak kontribusi energi dari lemak sebaiknya tidak melebihi dari 25%.

terganggunya pertumbuhan.Defisiensi dan Kelebihan Lemak Defisiensi lemak dalam tubuh akan mengurangi ketersediaan energi dan mengakibatkan terjadinya katabolisme/perombakan protein. Defisiensi asam lemak akan menyebabkan 5/25/12 . terjadinya kelainan pada kulit. umumnya pada balita terjadi luka “eczematous” pada kulit.

Obesitas Peningkatan Kadar Lemak Darah Penyakit Kanker 5/25/12 .

0 90.0 81.0 1.8 34.0 42.0 6.1 5/25/12 .5 10.0 Bahan makanan Mie kering Telur ayam Susu Kental Manis Adpokat Ikan segar Durian Beras setengah giling Kandungan lemak 11.8 11.7 30.5 3.Sumber lemak Bahan makanan Minyak kacang tanah Lemak sapi Margarin Kacang tanah kupas Kelapa tua.5 4. daging Tepung susu Daging sapi Kandungan lemak 100.0 14.

Vitamin Vitamin didefinisikan sebagai zat organik yang diperlukan dalam jumlah relatif kecil normal serta pemeliharaan kesehatan namun sangat penting untuk pertumbuhan harus selalu tersedia dalam makanan karena tak dapat disintesa oleh tubuh 5/25/12 .

Jenis Vit A/Axerophtol/ Antixerophthalmic vit/ Anti-infective vit Vit D/Calciferol/Antirachitic/ Ricket preventive vit Vit E/Tocopherol/ Anti-sterility Vit Vit K/Quinone/Anti-hemor-rhagic factor 1. 8. 5.Vitamin Larut Lemak No 1. 9. 4. 3. 5/25/12 . 6. 7. 4. 2. No Vitamin Larut Air Jenis Vit B1/Thiamin/Anti beri-beri Vit/Antineuritic factor/ Morale vit Vit B2/Riboflavin/Lactoflavin/ Ovoflavin/Hepatoflavin/ Verdoflavin Vit B3/Niacin/Nicotinic acid/ Anti pellagra factor/Anti blacktongue factor Vit B6/Pyridoxine Pantothenic acid/antidermatitic factor Biotin/Anti eggwhite injury factor Vit B11/Folacin/Pteroyl Glutamic Acid (PGA)/Red blood cell formation Vit B12/Cobalamin/Anti pernicious anemi/ Erythrocyte Maturation Factor (EMF)/Animal protein factor Vit C/Ascorbic acid/antiscorButum 2. 3.

lemak.Fungsi Umum Vitamin vitamin secara umum lebih berperan sebagai zat pengatur keberlangsungan berbagai proses dalam tubuh Vitamin berperan sebagai bagian dari enzim dan co-enzim untuk mengatur proses metabolisme karbohidrat. maupun protein dalam tubuh 5/25/12 .

seperti hormon 5/25/12 . banyak berperan dalam mempertahankan berfungsinya berbagai jaringan tubuh dalam mempengaruhi pertumbuhan dan pembentukan sel sel baru Jenis jenis vitamin tertentu juga berperan Selain itu juga vitamin membantu pembuatan senyawa senyawa kimia.Selain itu terutama vitamin vitamin yang bersifat sebagai antioksidan.

5/25/12 .

yaitu: o Mineral makro adalah mineral yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah ≥ 100 mg per hari.Mineral Mineral terdapat dalam dua jenis. Mineral makro terdapat ≥ 0.01% di dalam tubuh per hari dan untuk menyusun tubuh diperlukan <0.01% dari berat badan total o Mineral mikro diperlukan tubuh < 100 mg 5/25/12 .

15 0.002 0.35 0.15 0. Mineral Mikro Persen berat Badan 0.05 No.25 0.2 0.00015 0.8-1.00004 - Makro 1 Calcium 2 Phosporus 3 Potassium 4 Sulfur 5 Clorine 6 Sodium 7 Magnesium 1 Iron (abad 17) 2 Zinc (1934) 3 Selenium (1957) 4 Mn (1931) 5 Copper (1928) 6 Iodine (1850) 7 Molybdenum (1953) 8 Cobal (1935) 9 Chronium (1959) 10 Fluorine (1972) 11 Silicon (1972) 12 Vanadium (1971) 13 Nikel (1971) 14 Arsenic (1980) 5/25/12 .2 0.Klasifikasi mineral No.0002 0. Mineral Persen berat Badan 1.5-2.004 0.0003 0.

(6) mengatur kontraksi otot dan (7) membantu pertumbuhan jaringan tubuh 5/25/12 . (3) komponen dari bagian-bagian tubuh yang penting. fungsi mineral adalah (1) menjaga keseimbangan asam basa tubuh. (2) katalis reaksi-reaksi biologis. (4) menjaga keseimbangan air.Fungsi Mineral Secara umum. (5) transmisi impuls syaraf.

5/25/12 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful