A.

Gabungan (union) notasi : È Gabungan dari dua himpunan A dan B adalah himpunan yang terdiri dari semua elemen yang menjadi anggota A atau menjadi anggota B.A È B = { x | x Î A atau x Î B }contoh: A = {1,2,3} B = {0,2,4} Maka A È B = {0,1,2,3,4} B. Irisan (intersection) notasi : Ç Irisan dari dua himpunan A dan B adalah himpunan yang terdiri dari semua elemen persekutuan dari himpunan A dan B.A Ç B = { x | x Î A dan x Î B }contoh: A={1,2,3,4} B={3,4,5} maka A Ç B = {3,4} C. Selisih notasi : Selisih antara dua himpunan A dan B adalah himpunan yang terdiri dari semua anggota A yang bukan anggota B.A – B = { x | x Î A dan x Ï B } contoh: A = {1,2,3,4,5} B = {2,4,6,7,10} Maka A – B = {1,3,5}_ D. Komplemen notasi: A’, Ac, A Komplemen dari himpunan A adalah himpunan yang terdiri dari semua anggota himpunan S yang bukan anggota A.A’ = { x | x Î S dan x Ï A }contoh: S = {1,2,3,4,5,6,7,8,9,10} A = {1,2,3,4,5} Maka A’ = {6,7,8,9,10}

c. yaitu George Cantor ( 1845 – 1918). Obyek pada himpunan I adalah 0. 6. Himpunan warna lampu lalu lintas Kumpulan bilangan prima kurang dari 10 I = { x ç x < 10. x bilangan cacah } H = { 1. 4. 1. kuning dan hijau.5 dan 7. yaitu merah. 3. Kumpulan warna yang menarik Kumpulan lukisan yang indah Kumpulan siswa yang pintar Kumpulan rumah bagus . 3. Contoh: 1. 7. 5. 6 } Penjelasan: a. 5 dan 6 2. d. Obyek pada himpuanan H sudah jelas yaitu 1. Obyek pada kumpulan bilangan prima kurang dari 10 adalah 2. Yang bukan merupakan himpunan adalah: a. Yang merupakan himpunan adalah: a. a. b. c. b. 2. 3 . 3.-. Obyek pada himpunan warna lampu lalu lintas dapat didefinisikan dengan jelas. 5. Konsep tentang himpunan pertama kali dikemukakan oleh seorang matematikawan berkebangsaan Jerman. a. a. 8 dan 9 d.Irisan dan gabungan 2 himpunan Definisi Himpunan Himpunan adalah kumpulan benda-benda atau obyek yang dapat didefinisikan dengan jelas.

5 } Maka : 2 P atau 6 P atau 3 P atau 1 P atau 3 Q atau 5 Q atau “ 2 anggota P “ “ 6 anggota P “ “ 3 bukan anggota P “ “ 1 bukan anggota P “ “ 3 anggota Q “ “ 5 anggota Q“ Keadaan tersebut dapat digambarkan dalam bentuk diagram yang disebut diagram Venn. 8. 10 } P = { 2. karena batasannya tidak jelas dan penafsirannya dapat berbeda-beda. Diagram ini dikemukakan pertama kali oleh John Venn (1834 – 1923). 10 } dan Q = { 1. Definisi anggota himpunan: Setiap benda atau obyek yang termasuk dalam suatu himpunan disebut anggota atau elemen dan dilambangkan dengan " ". 5. sedang untuk menyatakan bahwa suatu benda atau obyek bukan anggota suatu himpunan digunakan lambang " ". 9. 4. 6. 8.Penjelasan: Obyek-obyek pada kumpulan-kumpulan tersebut tidak dapat didefinisikan dengan jelas. 3. seorang matematikawan berkebangsaan Inggris. 7. 2. 6. 3. Contoh: S = { 1. 4. .

dan 50 mahasiswa yang mengambil mata kuliah persamaan diferensial dan analisis kompleks.S = himpunan semesta digambarkan dalam bentuk persegi panjang P dan Q yang merupakan himpunan yang termuat di dalam himpunan semesta (S) digambarkan dalam bentuk kurva tertutup sederhana. analisis kompleks. Dalam sebuah program studi pendidikan matematika yang terdiri atas 350 mahasiswa. n(A ∪ B) = n(A) + n(B) – n(A ∩ B) Contoh 1. Ada berapa mahasiswa di dalam perkuliahan itu jika setiap mahasiswa mengambil mata kuliah persamaan diferensial. P dan Q ditandai dengan sebuah noktah dan nama anggotanya ditulis berdekatan dengan noktahnya. atau kedua-duanya? . Setiap anggota himpunan S.gabungan 3 himpunan Banyaknya anggota himpunan gabungan antara himpunan A dan himpunan B merupakan jumlah banyaknya anggota dalam himpunan tersebut dikurangi banyaknya anggota di dalam irisannya. terdapat 175 mahasiswa yang mengambil mata kuliah persamaan diferensial dan 225 mahasiswa yang mengambil mata kuliah analisis kompleks. Dengan demikian. -.

Contoh 2. Karena banyaknya siswa keseluruhan di dalam kelas tersebut adalah 350 mahasiswa. artinya tidak terdapat mahasiswa yang tidak memilih salah satu dari kedua konsentrasi itu. Di sebuah jurusan dalam suatu perguruan tinggi terdapat 134 mahasiswa tingkat 3. dan B adalah himpunan mahasiswa yang mengambil mata kuliah matematika ekonomi. Dari sekian banyak mahasiswa tersebut. atau kedua-duanya adalah n(A ∪ B) = n(A) + n(B) – n(A ∩ B) = 175 + 225 – 50 = 350 Ini berarti. Berapa banyak mahasiswa yang tidak mengambil sebuah mata kuliah baik dalam teori graf maupun dalam matematika ekonomi? Penyelesaian: Untuk menentukan banyaknya mahasiswa tingkat 3 yang tidak mengambil mata kuliah teori graf ataupun matematika ekonomi. atau kedua-duanya. Banyaknya mahasiswa di dalam kelas itu yang mengambil mata kuliah persamaan diferensial. . analisis kompleks. dan 29 mengambil mata kuliah teori graf dan matematika ekonomi. kurangilah banyaknya mahasiswa yang mengambil mata kuliah dari salah satu mata kuliah ini dari keseluruhan banyaknya mahasiswa tingkat 1. Banyaknya mahasiswa tingkat 3 yang mengambil mata kuliah teori graf atau matematika ekonomi adalah n(A ∪ B) = n(A) + n(B) – n(A ∩ B) = 87 + 73 – 29 = 160-29 = 131 Ini artinya terdapat sebanyak 134–131 = 3 mahasiswa tingkat 3 yang tidak mengambil mata kuliah teori graf ataupun matematika ekonomi. 87 di antaranya mengambil mata kuliah teori graf diskrit. analisis kompleks. Misalkan A merupakan himpunan semua mahasiwa tingkat 3 yang mengambil mata kuliah teori graf. n(B)=73. terdapat 350 mahasiswa di dalam kelas yang mengambil mata kuliah persamaan diferensial. 73 mengambil mata kuliah matematika ekonomi. Maka A B merupakan himpunan mahasiswa yang mengambil kedua mata kuliah tersebut. dan n(A ∩ B) = 29.Penyelesaian: Misalkan A adalah banyaknya mahasiswa yang mengambil mata kuliah persamaan diferensial dan B menyatakan mahasiswa yang mengambil mata kuliah analisis kompleks. Maka n(A)=87.

Jadi. sebuah rumusan bagi banyaknya anggota dalam gabungan 3 himpunan A. n(A ∪ B ∪ C)= n(A)+n(B)+n(C). anggota yang tepat 2 kali dari himpunan-himpunan itu adalah dua kali. Sebelum membicarakan gabungan dari n himpunan. dengan n sebagai bilangan bulat positif. Ini diilustrasikan dalam Gambar berikut : Diagram Venn Tiga Himpunan Ekspresi final ini membilang tiap anggota satu kali. B. Hasil ini kemudian akan dikembangkan menjadi sebuah prinsip yang dinamakan Prinsip InklusiEksklusi. apakah itu 1.Dalam bagian berikutnya akan diuraikan bagaimana cara-cara menentukan banyaknya anggota dalam gabungan antara himpunan terhingga dari sebuah himpunan. Untuk menyusun rumus ini perlu diingat bahwa n(A)+n(B)+n(C) membilang tiap anggota tepat satu kali dari ketiga himpunan tersebut satu kali. 2 atau 3 dalam 3 himpunan.n(A ∩ B) – n(B ∩ C) – n(A ∩ C) + n(A ∩ B ∩ C) . dan anggota-anggota dalam 3 himpunan tersebut 3 kali. dan C akan diturunkan.