Pertemuan

MODUL SOSIOLOGI KOMUNIKASI Oleh : Heri Budianto, S. Sos. M.Si.

POKOK BAHASAN

Komunikasi Massa Sebagai Suatu Sistem Sosial DESKRIPSI Pokok bahasan komunikasi massa sebagai suatu sistem sosial membahas mengenai pengertian sistem da sistem sosial, komunikasi massa sebagai sistem sosial, sistem pers, dan keterkaitan sistem sosial komunikasi massa dengan sistem- sistem lainnya.

TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat memahami dan mampu menjelaskan mengenai pengertian sistem dan sistem sosial, sistem sosial dalam komunikasi massa dan keterkaitan sistem sosial komunikasi massa dengan sistemsistem lainnya.

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR - UMB

Heri Budianto, S. Sos. M.Si. Sosiologi Komunikasi

Pengertian Suatu Sistem Sosial Kata sistem berasal dari bahasa Yunani yaitu System. Artinya sehimpunan dari bagian atau komponen yang saling berhubungan satu sama lain secara teratur dan merupakan suatu keseluruhan (Narwoko dan Suyanto, 2004:123). Dalam tradisi ilmu sosial penggunaan istilah sistem lebih sering digunakan untuk merujuk pada pengertian sebuah sistem organik, yaitu sebuah sistem yang didalamnya terdiri dari beberapa komponen yang lebih kecil yang memiliki kehidupan (animate). Istilah ini digunakan untuk membedakan penggunaan istilah yang sama pada ilmu-ilmu eksakta, dimana sebuah sistem anorganik terdiri dari beberapa komponen yang lebih kecil yang tak berjiwa (in-animate). Walaupun demikian, kedua istilah sistem itu mengarah pada pengertian sistem sebagai sebuah himpunan kehidupan sosial yang terdiri dari komponen-komponen yang saling berhubungan satu dengan lainnya secara teratur dan sistematis serta membentuk suatu kehidupan menyeluruh. Di masyarakat, sistem digunakan untuk beberapa pengertian sebagai berikut: 1. Sistem ditujukan sebagai gagasan atau ide yang tersusun, terorganisir dan membentuk suatu kesatuan yang sistematis dan logis, umpamanya adalah filsafat, nilai, pemerintahan, demoktrasi, kekerabatan, dan sebagainya. 2. Sistem merujuk pada pengertian sebuah kesatuan, kelompok, sebuah himpunan dari beberapa unit atau komponen yang terpisah-pisah, memiliki hubunganhubungan khusus sehingga membentuk sebuah keseluruhan yang utuh, seperti pesawat terbang, komputer, arloji dan lain sebagainya. 3. Sistem ditujukan untuk menyebutkan sebuah metode, cara, teknik yang digunakan, seperti sistem belajar, sistem pelatihan, sistem bertindak, dan sebagainya. Talcott Parson membagi karakter sistem sosial menjadi dua: 1. Karakter himpunan, yaitu sistem terdiri dari beberapa komponen yang terdapat dalam kehidupan masyarakat keseharian. 2. Karakter ekuilibirium, yaitu sistem merupakan sebuah kehidupan yang seimbang diatur oleh norma dan aturan-aturan dalam masyarakat tersebut (Ritzer dan Goodman, 2003:240).

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR - UMB

Heri Budianto, S. Sos. M.Si. Sosiologi Komunikasi

Misalnya kita dapat membedakan mana yang dikatakan pasar mana yang disebut warung. Intinya sistem itu baru berfungsi bila semua elemennya juga berfungsi seperti mana mestinya. dan dimana ia berakhir. S. 3. maka elemen yang lainpun akan terpengaruh oleh perubahan tersebut. sistem berarti segala rangkaian elemen-elemen yang saling berkaitan. di dalam suatu situasi kebersamaan. M.Hal-hal yang dapat dimanfaatbkan dari teori sistem adalah : 1. 5. berarti bahwa diantara sesama elemen dari suatu sistem terjadi saling pengaruh mempengaruhi yang menyebabkan saling ketergantungan antar elemen tersebut. 2003:238) Semua aktivitas sosial pada hakekatnya merupakan suatu sistem. Pendekatan sistem cenderung menganggap melihat semua aspek sosiokultural dari segi proses. khususnya jaringan informasi dan komunikasi. menurut Reading (1977) merupakan suatu sistem dari elemen-elemen sosial. dan saling berpengaruh satu dengan lainnya untuk mencapai tujuan kegiatan yang dimaksud. ciri ini menunjukan bahwa sistem yang dimaksud mencakup semua interaksi antara sesama elemen atau unsur yang memberi sistem yang dimaksud. ke aspek ruang paling subjektif dan objektif. Suatu sistem sosial PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR . Sistem sebagai suatu teori dapat digunakan untuk semua ilmu-ilmu sosial. Sosiologi Komunikasi . 4. Saling berkaitan antara elemen-elemen tersebut menurut Almond (1966) mempunyai ciri-ciri: Kekomprehensifan. Bila satu elemen mengalami perubahan. Teori sistem bersifat inheren dan integratif (Ritzer dan Godman. Adanya batas dari suatu sistem berati terdapatnya titik-titik tertentu dimana system yang bersangkutan mulai. Sos.UMB Heri Budianto.Si. Oleh Mitchell (1977) dijelaskan bahwa sistem sosial pada dasarnya terdiri dari dua orang atau lebih individu yang melahirkan interaksi secara langsung atau tidak langsung. karena umumnya kegiatan-kegiatan sosial tersebut terdiri dari sejumlah komponen yang terangkai dalam suatu untaian fungsi-fungsi yang telah tertentu. Teori sistem tertarik pada keragaman hubungan dari berbagai aspek dunia sosial. Misalnya: Pasar Interdependensi. 2. Dalam arti yang luas. Suatu sistem sosial. Sistem mengandung banyak tingkatan dan dapat diaplikasikan pada aspek dunia sosial berskala besar maupun kecil.

Manakala fungsifungsi itu diakui atau dikenali dan diapreasiasi secara publik. Sos. Keseimbangan. maka disebut sebagai peran-peran. juga impersonal. Hal lainnya menggambarkan inetraksi antara unit-unit dalam suatu sistem adalah keseimbangan sistem tubuh yang disebutnya homeo statis. Faktor-faktor manusiawi. Karena unit-unit dari suatu sistem sosial adalah person-person individual. yaitu (ogbum dan Nimkoff. perikanan. bagian-bagian ditandai oleh ciri saling menyesuaikan diri. petani dan sebagainya. dan juga sistem pemukiman. Misalnya. 1960): Harmoni sosial. tapi dapat pula kelompok organisasi atau orang-orang di lingkungan sustu sistem. M. setiap individu memiliki beberapa peran untuk dijalankan. maka interaksi mereka berkomplikasi dengan faktor-faktor personal seperti ambisi. Menurut Ogbun dan Nimkoff (1960). Semua organisasi sosial merupakan sistem-sistem sosial karena terdiri dari individu-individu yang berinteraksi. yang mempelajari satu diri sejumlah istilah yang dipakai untuk menyatakan atau menggambarkan hubungan antar bagian.merupakan sistem yang terbuka. Suatu sistem sosial dapat didefinisikan sebagai suatu pluralitas individu-individu yang berinteraksi pada dasarnya berupa orang-orang. Dalam suatu struktur sistem sosial. Misalnya.UMB Heri Budianto. Penyesuaian bagian-bagian. Sebagai contoh dapat dilihat pada bagianbagian dari sebuah jam. Makanya kita tahu siapa yang berperan sebagai pendeta. Dalam membicarakan pengertian konsep sistem sosial. pasar sebagai sistem sosial berhubungan timbal balik dengan sistem tranfortasi. Sebagai ilustrasi. tubuh manusia dapat dilihat sebagai suatu sistem.Si. S. Banyak istilah yang dipakai untuk mencarikan hubungan antar bagian-bagian tersebut selain interaksi dan interelasi. yang mempengaruhi jalan yang harmonis dari suatu sistem sosial. Pengalamam dalam sistem sosial menunjukan suatu keseimbangan diantara unit-unit yang memungkinkan sistem tersebut beroperasi. tidak. pertanian. karena kenyataannya manusia merupakan suatu makhluk psikologis dan tidak semata-mata sebagai sebuah roda dari suatu mesin. atau animosity. masing-masing individu yang berinteraksi mempunyai suatu fungsi untuk dijalankan. perlu diperhatikan beberapa prinsip yang menandai setiap sistem sosial. Pada suatu organisasi sosial seperti organisasi keagamaan. selain kiai juga karyawan. dalam arti mempunyai hubungan timbal balik dengan sistem-sistem sosial yang lain. Sosiologi Komunikasi . sistem adalah suatu rangkaian atau tatanan yang teratur. PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR .

cita-cita atau ide yang diperjuangkan dan sebagainya. fasilitas produksi. majalah. sekaligus menyadarkan kita bahwa sistem itu sendiri pada hakekatnya tidak lain suatu bagian dari sistem yang lebih luas dan lebih kompleks lagi. dan sebagainya. M. kebijakan-kebijakan yang ditempuh. Dari interaksi tadi kita dapat melihat bagaimana bagian yang satu berpengaruh kepada bagian yang lain. dapat diperinci sebagai berikut: • Sumber-sumber informasi bagi media massa. Sumber informasi adalah sumber berita bagi media massa. dan bagaimana lingkungan yang ada di luar sistem itu sendiri berpengaruh pula kepada sistem sosial yang dibicarakan. distribusi. • Media massa sendiri sebagai suatu saluran. PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR . Sos. S.Si. yaitu masyarakat atau kehidupan ini sendiri secara keseluruhan. Untuk media audio (radio) adalah para pendengar radio. Sumber berita tersebut adalah nara sumber berupa pakar /ilmuan. Dengan meletakkan komunikasi massa sebagai suatu sistem sosial. yang dapat diperinci lagi organisasinya. Seterusnya kita lebih mengerti tentang bagian-bagian yang membentuk beroperasi media massa. tokoh masyarakat. • Khalayak yang mengkonsumsi media massa. dan sebagainya. personalianya. ataupun media cetak lainnya. pemerintah atau birokrat. Sosiologi Komunikasi .KOMUNIKASI MASSA SEBAGAI SUATU SISTEM SOSIAL Komunikasi Massa sebagai Suatu Sistem Sosial Dengan membahas komunikasi massa sebagai suatu sistem sosial memudahkan kita memahami hubungan antara isi media massa dengan selera publik. Komponen-komponen yang membentuk komunikasi massa sebagai suatu sistem. kalangan LSM. antrian minyak tanah. Sumber informasi lainnya adalah berupa peristiwa atau kejadian yang menarik minat media massa untuk memberitakannya misalnya peresmian mega proyek oleh presiden SBY.UMB Heri Budianto. dan bagaimana interaksi diantara bagian-bagian tersebut. Khalayak atau audience media massa adalah individu atau kelompok masyarakat yang menjadi pembaca surat kabar. politisi. dan pemirsa televisi serta individu atau kelompok masyarakat yang megakses internet. bencana alam.

dan sebagainya. dan sebagian merupakan manifestasi dari budaya yang dimiliki oleh aktor dan sebagian lagi merupakan manifestasi dari orientasi psikologis si aktor (yang pada gilirannya berkembang dari budaya itu sendiri). Sosiologi Komunikasi . bahwa khalayak merupakan komponen yang kompleks. Sistem sosial merupakan suatu tindakan yang stabil. teori kategori social (social categories theory) dan lain-lain yang semuanya menunjukkan kepada mekanisme perilaku yang menentukan perhatian. suatu sistem sosial merupakan suatu abstraksi tetapi yang tidak terlalu jauh dari perilaku yang dapat diamati dan secara empiris telah teruji dari orang-orang yang melakukan tindakan tersebut. penguasa. Sos. M. PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR . seperti percetakan. berulang-ulang dan terpola. Yang penting diperhatikan. yang mengendalikan berlangsungnya komunikasi massa. norma-norma dan nilai-nilai yang mengatur operasinya. Organisasi atau lembaga yang tumbuh karena adanya kegiatan komunikasi massa.• • Aturan hukum dan perundang-undangan.Si. periklanan. Khalayak Sebagai Komponen Dalam Komunikasi Massa Sebagai Sistem Sosial De Fleur mengatakan komponen penting dari sistem sosial komunikasi massa adalah khalayak. yang berbeda-beda (diferensiasi). kelompok kepentingan. Khalayak komunikasi massa terdiri dari berbagai lapisan (stratifikasi). S. • unsur-unsur penunjang yang memungkinkan berlangsungnya kegiatan komunikasi massa. badan sensor. seperti teori perbedaan individual (individual differences theory). Beberapa teori telah dikembangkan para ahli untuk menjelaskan hal ini. • Pihak-pihak pemodalan. Dalam kaitan ini. Analisis sistem sosial berperhatian pada pola tindakan atau pattern of action dari individu atau kelompok yang berhubungan satu sama lain dalam system dimaksud.UMB Heri Budianto. dan respon dari suatu khalayak kepada isi jenis tertentu dari media massa. dan saling berkaitan dalam banyak hal (interrelasi). kekuatan politik. penafsiran .

Komunikasi massa yang berhasil adalah yang terbuka bagi pengaruh dari khalayaknya.UMB Heri Budianto. pemerintahan umumnya berbentuk kerajaan yang bersifat absolut. bagaimana pun berliku-liku dan latennya sarana untuk mencapai hubungan tersebut. Pada masa ini. posisi social) dari kelompok khalayak utama mereka. ternyata juga memiliki khalayak yang karakteristiknya sesuai dengan isinya. dalam arti media berusaha menyajikan sesuatu yang disukai khalayak. Komunikator massa mengalami kesulitan menegakkan hubungan dengan khalayaknya yang anonim dan berjarak jauh. keyakinan. sedang khalayak memilih suatu media karena media itu menyajikan sesuatu yang disukainya. M. Distributor menyediakan isi . karena hubungan antara media dengan khalayaknya bersifat timbal balik. media massa mempunyai tujuan utama mendukung dan mengembangkan kebijaksanaan pemerintah yang sedang berkuasa. kemudian meluas dan diterapkan ke seluruh dunia. Misalnya. dan untuk PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR . Respon dan keinginan khalayak senantiasa menjadi perhatian penting si pengelola media massa Hubungan antara komunikasi massa dengan khalayak adalah jelas suatu hubungan timbal balik. Sos. Namun menurut Martel dan McCall.Tipologi isi media secara garis besar ada kaitannya dengan khalayak pembacanya. antara isi mereka dengan karakteristik yang menonjol (dalam arti nilai-nilai. Menurut teori ini. ada pula organisasi media dan bentuk-bentuk komunikasi massa yang tetap hidup sepanjang waktu berusaha memelihara hubungan yang dekat. media yang isinya tergolong ‘berselera rendah’.Si. tapi khalayak membalas sedikit secara langsung. SISTEM MEDIA MASSA TEORI PERS a. karena falsafah yang dianutnya adalah falsafah kekuasaan mutlak dari kerajaan atau pemerintah. Teori Pers Otoriter(Authoritarian Theory) Teori otoriter merupakan teori yang paling tua. Hal itu logis. Hubungan antara khalayak dengan distributor sepintas tampaknya bersifat searah (one way link). S. sejalan dengan terbentuknya pemerintahan negara yang bersifat otoriter pada abad 16 dan 17 di Inggris. Sosiologi Komunikasi .

kemudian menyeberang ke Amerika Serikat bahkan ke seluruh dunia. Sistem media massa seperti ini karena teori otoriter berasal dari falsafah absolut yang memiliki empat asumsi dasar yakni bahwa: 1. . Manusia tidak dapat berdiri sendiri dan harus hid up dalam masyarakat. Sosiologi Komunikasi . bahkan kadang-kadang dengan sensor pemerintah. Kelompok lebih penting dari individu. Tidak semua orang dapat menggunakan media komunikasi kecuali mereka yang mendapat izin dari kerajaan atau pemerintah. Negara merupakan tujuan akhir dari proses organisasi. 3.mengabdi kepada negara. Atas dasar keempat asumsi dasar tersebut. maka teori ini cenderung membentuk suatu sistem kontrol yang efektif dan menggunakan media massa sebagai sarana yang efektif bagi kebijaksanaan pemerintah meskipun tidak harus dimiliki oleh pemerintah. S. serta karya Milton. Masyarakat tercermin dalam organisasiorganisasi. Teori ini muncul setelah adanya perubahan-perubahan besar dalam pemikiran masyarakat Barat yang dikenal sebagai masa pencerahan (enlightment). M. sehingga kepentingan akhir tidak dirugikan (Rachmadi. 1999). individu tidak penting.UMB Heri Budianto. Sos. dalam Karlinah. Teori LIBERTARIAN (Libertarian Theori) Sistem ini dipraktikkan di Inggris setelah tahun 1668. Manusia juga akan menjadi "berarti" kalau dia hidup dalam kelompok. dan yang terpenting adalah negara. lnteraksi itu harus terkontrol dan terarah. Manusia mempunyai hak secara alamiah~untuk PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR . atas bimbingan dan arahan pemerintah. 4. Teori libertarian merupakan kebalikan dari tear! otoriter karena berasal dari falsafah umum rasionalisme dan hak" alam.Si. Asumsi dasar teori libertarian adalah bahwa manusia pada" hakikatnya dilahirkan sebagai makhluk bebas yang dikendalikal1: oleh rasio atau akalnya. pada Betty-Soemirat. Negara adalah pusat segala kegiatan. b. dkk. Pengetahuan dan kebenaran dicapai melalui interaksi individu. 2. Locke dan Mill. Dengan demikian media massa dikontrol oleh pemerintah karena hanya dapat terbit dengan izin pemerintah.

M.20 sebagai protes terhadap kebebasan yang mutlak dari teori libertarian yang telah menyebabkan kemerosotan moral masyarakat. dan para pemilik medianya pada umumnya adalah swasta. kebebasan yang telah dinikmati oleh pers Amerika Serikat hams diadakan pembatasan atas dasar moral dan etika. Sosiologi Komunikasi .mengejar kebenaran dan mengembangkan potensinya apabila:. Teori ini berasal dari tulisan W.Teori Tanggung Jawab Sosial (Social Responsibility Theory) Teori tanggung jawab Sosial dikembangkan khusus di Amerika Serikat pada abad ke-.E. Menurut para penulis padai waktu itu. Manusia memerlukan kebebasan untuk memperoleh informasi dan pikiranpikiran yang hanya secara efektif ketika diterima ketika itu apabila disampaikan melalui pers. Dasar pemikiran teori ini adalah kebebasan pers hams disertai tanggung jawab kepada masyarakat. maka akan diproses melalui pengadilan.diberikan iklim kebebasan menyatakan pendapat. menjual.Si. Media massa harus melakukan tugasnya sesuai dengan standar hukum tertentu. tidak sopan. Tujuan dan Fungsi Media Massa menurut paham liberalism adalah memberi penerangan. menghibur. teori libertarian beranggapan bahwa pers harus mempunyai kebebasan yang seluasIuasnya untuk membantu manusia dalam usahanya mencari kebenaran. menampilkan pornografi. Teori ini sering dianggap sebagai suatu bentuk revisi terhadap teori-teori sebelumnya. c. Dalam hubungannya dengan kebebasan pers (media massa). PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR . S.UMB Heri Budianto. Bila dilanggar. Sos. Media dilarang menyiarkan pencemaran nama book atau penghinaan. dan melawan pemerintah. Hocking yang merupakan hasil rumusan Komisi Kebebasan Pers yang diikuti oleh para praktisi jurnalistik tentang kode etik media. yanK kemudian dikenal sebagai Komisi Hutchins. namun yang terutama adalah menemukan kebenaran dan mengawasi pemerintah serta untuk mengecek (to check) atau mengontrol pemerintah. Pihak yang berhak menggunakan media massa dalam teori libertarian adalah siapapun yang mempunyai sarana ekonomi.

dan melawan pemerintah. Media dilarang menyiarkan pencemaran nama baik atau penghinaan. maka akan diproses melalui pengadilan. Sos. M. kemudian berkembang di negara-negara komunis Eropa Timur. Tujuan dan Fungsi Media Massa menurut paham liberalism adalah memberi penerangan. tidak sopan. menghibur. Teori Pers Soviet Komunis (Soviet Communist). Dalam hal ini. Stalinisme. Dalam beberapa hal sama dengan yang diperbuat oleh Hitler dengan Nazi-nya dan fasisme di Itali di bawah pimpinan Benito Mussolini. teori ini lahir di Uni Soviet. teori libertarian beranggapan bahwa pers harus mempunyai kebebasan yang seluasIuasnya untuk membantu manusia dalam usahanya mencari kebenaran. dan pembauran pikiran-pikiran Hegel dengan cara berpikir Rusia abad 19. Karena media massa sepenuhnya menjadi milik pemerintah. khususnya kelangsungan diktator partai. Ini berarti bahwa media massaharus tunduk kepada pemerintah dan dikontrol dengan pengawasan ketat oleh pemerintah atau partai. Bila dilanggar. d. Teori Soviet Totalitarian Sesuai dengan namanya.UMB Heri Budianto. media massa merupakan alat pemerintah atau partai dan merupakan bagian integral dari negara. menjual.Si. S. menampilkan pornografi. Falsafah yang mendasarinya adalah ajaran Marxisme. Manusia memerlukan kebebasan untuk memperoleh informasi dan pikiranpikiran yang hanya secara efektif ketika diterima ketika itu apabila disampaikan melalui pers. maka yang berhak menggunakannya pun adalah para anggota PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR .Dalam hubungannya dengan kebebasan pers (media massa). Pihak yang berhak menggunakan media massa dalam teori libertarian adalah siapapun yang mempunyai sarana ekonomi. Media massa dilarang melakukan kritik terhadap tujuantujuan partai serta kebijakan partai. Sosiologi Komunikasi . namun yang terutama adalah menemukan kebenaran dan mengawasi pemerintah serta untuk mengecek (to check) atau mengontrol pemerintah. dan para pemilik medianya pada umumnya adalah swasta. Leninisme. Tujuan utama teori ini adalah untuk membantu suksesnya dan berlangsungnya sistem sosialisasi Soviet.

khususnya setelah tahun Abad 20 PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR . Dalam beberapa hal disuburkan oleh Nazi Jerman dan Fassisme Sumber (Asumsi Dasar) Dari falsafah kekuasaan mutlak kerajaan dan pemerintah atau keduanya Dari karyakarya Milton. Untuk melihat perbandingan yang lebih jelas mengenai empat teori tersebut. menghibur. Mill. M. menjual tapi terutama untuk menemukan Itali Dari tulisan W. menjual tapi terutama mengangkat konflik pada Lenimisme. Locke. Membantu suksesnya dan berlangsungnya sistem sosialisme Soviet.UMB Heri Budianto.partai yang setia dan ortodoks. berkembang di negara-negara komunias Eropa Timur. Rumusan Komisi Kebebasa Pers. menghibur. Hocking.Si. S. para praktisi jurnalistik dan kode etik media Memberi informasi. dan pembauran pikiran-pikiran Hegel serta cara berpikir Rusia Abad 19.E. Marxisme. falsafah umum rasionalisme dan hak-hak Tujuan Utama Mendukung dan mengembangkan kebijaksanaan pemerintah yang sedang berkuasa dan untuk mengabdi pad alam Memberi informasi. Sos. selanjutnya dapat dilihat dalam tabel berikut ini: Perbandingan Empat Teori Pers Authoritarian Berkembang Di Inggris abad 16 & 17 diterapkan di beberapa negara Libertarian Dipraktikan di Inggris 1688. Sosiologi Komunikasi . juga diAS dan berkembang ke seluruh dunia Social Responsibility Dikembangkan di AS pada Soviet Totalitarian Lahir di Uni Soviet.

tidak sopan. Sosiologi Komunikasi .negara kebenaran dan untuk mengontrol pemerintah Siapa saja yang mempunyai sarana ekonomi Media dikontrol melalui proses kebebasan menemukan kebenaran. terbit hanya atas izin pemerintah. dan melawan pemerintah pada waktu perang Mengkritik tujuan partai dan kebijakannya PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR . S. juga melalui proses pengadilan forum diskusi kelangsungan diktator partai Pihak yang menggunakan media Mereka yang mendapat izin dari kerajaan atau pemerintah Setiap orang yang meras punya sesuatu untuk disampaikan Dikontrol dengan pendapat masyarakat (community tindakan konsumen (consumer action) etika profesi (profesional ethics) Memuat tulisan yang melanggar hak-hak pribadi yang diakui oleh hukum. peornografi. Sos. Para anggota partai yang setia dan ortodoks Kontrol Media Media dikontrol oleh pemerintah. dilarang melanggar kepentingan vital masyarakat. M.Si. bahkan kadangkadang dengan sensor pemerintah Dikontrol dengan pengawasan ketat. penghinaan. dan tindakantindakan ekonomi dan politik pemerintah berpikir untuk opinion) Yang tidak boleh dilakukan Mengkritik mekanisme pemerintah dan pejabat yang sedang berkuasa Melakukan pencemaran nama baik.UMB Heri Budianto.

subsistem politik dan subsistem pemerintahan negara di mana media massa PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR . Sistem politik menentukan kepastian hubungan yang nyata antara media dan pemerintah (Dominick.Si. Pada suatu mas a tertentu media massa amat bebas melaksanakan peran dan fungsinya".Kepemilikan Swasta yang mendapat izin pemerintah atau pemerintah Pada umumnya adalah swasta Swasta. Namun pada masa lainnya media massa dibatasi perannya.UMB Heri Budianto. kan adanya pasang surut peran media massa. S. Sos. bahkan seolah-olah "ditentukan» oleh penguasa. 2000: 56). M. termasuk subsistem ideologi. Sosiologi Komunikasi . Hal ini terjadi karena media massa sebagai bagian dari subsitem komunikasi Indonesia dalam sistem sosial (kemasyarakatan) Indonesia akan dipengaruhi oleh subsistem so sial lainnya. Sejarah perjalanan media massa Indonesia yang memperlihat. kecuali jika pemerintah merasa perlu demi keamanan dan demi kepentingan umum Media harus memenuhi kewajiban sosial jika ingkar maka masyarakat akan menekan media tersebut untuk memenuhinya Sepenuhnya dimiliki oleh pemerintah Masalah Pokok/Ciri Khas Media merupakan sarana efektif bagi kebijakan pemerintah mesti tidak harus dimiliki pemerintah Media merupakan alat mengecek pemerintah dan untuk memenuhi keburuhan utama masyarakat Teori ini menonjolkan kontrol ketat oleh pemerintah dan media massa benarbenar menjadi alat negara MEDIA MASSA DAN SISTEM PEMERINTAHAN Sistem media di suatu negara berkaitan dengan sistem politik negara tersebut.

Sos. dalam Karlinah. semua organ (objek) terse but berkaitan. dkk. 1999). maka system pencernaan akan terganggu. Atau subsistem ideology clan politik pemerintahan menjadi dasar subsistern lainnya. Dalam hal ini.satu dengan yang lainnya saling memengaruhi. politik. keberadaannya telah melahirkan berbagai teori komunikasi massa. pertaha. lambung. Fred S. komunikasi. M. Karena jika salah satu organ mengalami gangguan.-nan keamanan.termasuk bagi media massa. usus besar dan anus. seperti pemanfaatan media massa oleh khalayak dan efek media massa terhadap khalayaknya. namun subsistem ideologi dan politik merupakan subsistem yang paling memengaruhi seluruh subsistem lainnya. Kita ambil contoh sistem pencernaan makanan pada manusia yang terdiri dari mulut. melihat hubungan antara media massa dengan sistem pemerintahan. media rnassa pun mengalami hal serupa.UMB Heri Budianto. Subsistem-subsitem. Theodore Peterson dan Wilbur Schramm mengatakan: "To see the social system in their true relationship to the press. Sosiologi Komunikasi . maka kita perlu mempunyai kesamaan pengertian rnengenai istilah sistem. bahkan saling ketergantungan (Littlejohn. budaya. Di sisi lain. 1999). dan sudah barang tentu tidak dapat berdiri sendiri. one PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR . pada Betty-Soernirat. Siebert. dalam Karlinah. hati clan pankreas. saling memengaruhi.Si. media massa memiliki tingkat kebebasan yang relatif tinggi (BettySoemirat. Sistem sosial Indonesia terdiri dari subsisternsubsistem ideologi. Sistem adalah seperangkat atau kesatuan objek di mana objek satu dengan yang lainnya saling berkaitan. Untuk mengetahui tentang media massa dengan segala aspeknya. ekonorni. Dengan demikian. suatu sistem media mencerminkan falsafah dan sistem politik negara di mana ia berfungsi. di mana masyarakatnya tidak mempunyai kebebasan menyatakan pendapatnya. kerongkongan. media massa sebagai suatu sarana komunikasi. Di Negara liberal. Untuk kelancaran sistem pencernaan. usus dua belas jari. S. Dengan kata lain sistem media komunikasi dapat mencerminkan sistem pemerintahan negara yang bersangkutan. di negara-negara komunis. Misalnya.tersebut berada. usus halus. dkk.

Pada awal abad ke~20. Golongan Tionghoa yang lebih makmur daripada golongan bumiputra. ' SISTEM PERS (MEDIA MASSA) INDONESIA Sejarah perjalanan pers Indonesia cukup panjang. dengan usaha pertama mendirikan percetakan dan penerbitan pers serta perkembangannya sampai akhir Hindia Belanda. Mengenai perkembangan pers Belanda. penyebarannya terbatas pada kota-kota besar. dalam Karlinah. corak pers mereka disebut sebagai pers kolonial. M. pers Melayu-Tionghoa mempunyai masalah sendiri. Sebaliknya. dengan sendirinya merupakan pelanggan surat kabar yang mampu membayar langganan secara teratur. sudah tentu berorientasi ke Eropa dan kepentingan Eropa-lah yang dibelanya. yang tidak sesuai dengan politik pemberitaan Aneta. Pers Belanda. seperti yang tertuang daIam buku Sejarah Pers Indonesia yang diterbitkan Kompas tahun 2002. Mereka merasa tidak perlu untuk mengetahui apa yang terdapat dalam pers Indonesia. dkk. yaitu pers Belanda. Modal yang menjadi syarat usaha percetakan dan PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR . dan pers yang dimaksudkan untuk mereka jumlah keseluruhannya untuk tahun 1920 tidak lebih dari 60. 1999). bahkan sempat juga melakukan teori berita bagi surat kabar Belanda.has to look at certain basic beliefs and assumptions which the society and the state. la menutup mata terhadap keadaan masyarakat Indonesia.000. Pengusaha Tionghoa lebih suka memasang iklan di surat kabar mereka sendiri. Kantor Berita Belanda Aneta mendapat dukungan pemerintah Hindia Belanda dan memegang monopoli distribusi be rita. namun bercorak mempertahankan hubungan koloniaI di Indonesia. kecuali Bataviaash Niewsblad dan Locomotif Pad a Umumnya. yang walau pun ada perbedaan. beberapa pers Belanda mewakili orientasi politik tertentu. Sos. Pada waktu itu.UMB Heri Budianto. pada Betty. Kisah pers Indonesia ini dapat dilihat dari tiga bentuk pers di Indonesia.000 tirasnya. pers Melayu-Tionghoa. Isi dari pers Belanda sendiri. Jumlah penduduk orang Belanda sampai akhir Htndia Belanda tidak melebihi 300. S. Sosiologi Komunikasi . pers Indonesia. the relations of the state and the nature of knowledge and truth (Siebert. orang Belanda di Indonesia berjumlah kurang lebih 170.000 orang.Si.

Sementara yang berbahasa Melayu. masing-masing an tara 1. Sosiologi Komunikasi . di dalam masyarakat majemuk. Secara bertahap sampai zaman demokrasi terpimpin Presiden Soekarno. Sos. Sin Tit Po (Surbaya. surat kabar itu diharuskan berganti nama: Sin Po mula-mula menjadi Pantja Warta. Berhubung surat kabar sebagian besar berorientasi ke Tiongkok dan sebagian keci1 ke Indonesia. dan pada 27 Desember 1951 berakhirlah sejarah pers Melayu.000 eksemplar. 1923-1942).Si. M. 1914-1959).000 eksemplar. Delapan surat kabar Melayu-Tionghoa pada tahun 1936 bertiras 17.UMB Heri Budianto. Sun Yat Sen. kemudian Warta Bhakti. Surat kabar yang terbit pada waktu itu di Jawa. 1959-1965). dua surat kabar Kalimantan dan empat surat kabar Sulawesi. adalah Li Po (Sukabumi. 9 surat kabar Sumatra. lingkungan pembacanya golongan peranakan Tionghoa dan penduduk Bumiputra dari berbagai suku bangsa yang sudah pandai berbahasa Melayu. dan Keng Po menjadi Pos Indonesia. masing-masing antara 1.000-4. Setelah Republik Indonesia lahir sebagian besar surat kabar berorientasi ke Indonesia. dan sebagian lagi karena munculnya elit hidonesia yang memerlukan media komunikasi. Sampai berakhirnya Hindia Belanda di Jawa ada 43 surat kabar Melayu-Tionghoa. Kabar Perniagaan{J akarta. dan mulai mewarnai surat kabar itu dengan berita politik.000-3.000 eksemplar. Itulah sebabnya mengapa pers Melayu-Tionghoa pada umumnya lebih kuat dari pers Indonesia. dan lima surat kabar berbahasa Tionghoa bertiras 7. Kedua jenis surat kabar itu dalam awal perkembangannya merupakan bentuk peralihan dan menjadi ciri kehidupan pers. S. Keng Po (Jakarta. sebagian dipengaruhi oleh adanya usaha percetakan dan penerbitan Belanda dan Tionghoa. Kepercayaan diri golongan Tionghoa makin besar setelah pecahnya Revolusi Tiongkok 1911 pim pinan Dr.000 eksemplar sebulan.Tionghoa. baik melalui ikatan keluarga maupun dunia usaha. 1901-1907). 1914-1959). Ini merupakan PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR . Perkembangan pers Indonesia. maka pada zaman Jepang semua surat kabar Melayu-Tionghoa dihapus.penerbitan pun mudah didapat bagi usaha pers. Yang berbahasa daerah jelas lingkungan pembacanya anggota suku bangsa yang berbahasa itu. Sejarah pers Indonesia dimulai dengan uraian ten tang pers daerah dan bahasa Melayu.

Meskipun mendekati teori tanggung jawab sosial. 79 /XIV/1974 yang intinya mengemukakan bahwa kebebasan PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR . Pers Indonesia sudah tentu memusatkan perhatiannya terhadap masalahmasalah yang timbul dalam masyarakat kolonial. yang masing-masing menerbitkan media persnya sendiri. Dari data yang terkumpul oleh B." Setelah berdirinya organisasi Budi Utomo. Mengenai jumlah dan tiras pers Indonesia tidak didapatkan angka yang tepat. pembauran politik. M.tanda-tanda pertama perubahan masyarakat yang terjadi di Indonesia. Sistem Pers Indonesia mempunyai kekhasan sesuai dengan ideologi dan falsafah negara Indonesia (Pancasila) dan budaya masyarakat Indonesia yang khas pula. Di antara pers Indonesia yang terkenal pada awal perkembangannya ialah Medan Prijai dipimpin RM Tirtohadisoerjo. terkait dengan aspekaspek lainnya yang tertuang dalam Keputusan Dewan Pers Nomor. Pemerintah Hindia belanda menyadari bahaya pengaruh pers Indonesia terhadap penduduk Indonesia. disebutkan ada 107 surat kabar/majalah Indonesia pad a tahun 1920. dengan pergerakan nasional semakin nyata. S. wartawan Indonesia pertama. Pers Indonesia adalah pers nasional yang berlawanan kepentingan dengan pers kolonial atau pers Belanda di Indonesia. terutama dengan makin banyaknya usaha perkebunan dan melua~nya perdagangan. nadanya jelas membela kepentingan tujuan pergerakan nasional. Media massa Indonesia sebagai suatu sistem. yang kemudian dikenal sebagai "Bapak Wartawan Indonesia.Si. Sistem pers Indonesia tidak dapat dikategorikan kepada salah satu teori pers yang dikemukakan Siebert dan kawan-kawannya. serta pendirian sekolah-sekolah. Sos. yang berkaitan dengan berkembangnya ekonomi. Dengan teliti penasihat dan pejabat pemerintah Hindia Belanda mengikuti perkembangan pers Indonesia. Sosiologi Komunikasi .UMB Heri Budianto. Schrieke. dan data surat kabar Indonesia pada tahun 1940 yang disusun oleh seorang saIjana hukum Indonesia. hubungan perkembangan pers Indonesia. Sarekat Islam dan lndische Party. tetapi sistem pers Indonesia tidak identik dengan teori terse but.

Menjadi penyalur pendapat umum yang konstruktif dan progresif. yang diperbaharui menjadi Undangundang Pokok Pers Nomor. Yuridis: Undang-Undang Pokok Pers Nomor. M. Memperjuangkan kebenaran dan keadilan atas dasar kebebasan pers d. Segi Idiil: Pancasila b. Ras dan Antar Golongan) yang pada akhimya akan menimbulkan keresahan PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR . baik lisan maupun tulisan.pers (media niassa) Indonesia berlandaskan: a. Strategis": Garis~Garis Besar Haluan Negara d. Pers Indonesia mempunyai kewajiban: a Mempertahankan. Sos. 21 Tahun 1982 (sekarang ditambah dengan Undang-Undang Penyiaran yang sedang dalam proses "penggodokan") e. feodalisme. Agama. S. liberalisme. Contohnya setiap pemberitaan atau jenis pesan komunikasi lainnya tidak boleh menyinggung "SARA" (Suku. membela. 1 Tahun 1966. kolonialisme. Memperjuangkan pelaksanaan Amanat Penderitaan Rakyat berlandaskan Demokrasi Pancasila c. Konstitusional: Undang-Undang Dasar 1945 dan Ketetapan MPR c. Kebebasan pers Indonesia adalah kebebasan yang bertanggungjawab yang berdasarkan pada nilai-nilai Pancasila.revolusioner (Undang-Undang-Pokok Pers No.UMB Heri Budianto. komunisme dan fasisme / diktator e. Membina persatuan dan men en tang imperialisme. Kebebasan pers Indonesia dijamin oleh Pasal 28 UUD-1945 yang intinya mengemukakan bahwa setiap warga negara Indonesia bebas mengeluarkan pendapat. 21 Tahun 1982). Kemasyarakatan: tata nilai so sial yang berlaku pada masyarakat Indonesia f. mendukung dan melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secara mumi dan konsekuen b. Sosiologi Komunikasi .Si. Etis: norma-norma kode etik profesional. 11 Tahun1982 Pasal 2). Dengan demikian setiap warga negara mempunyai hak penerbitan pers asal sesuai dengan hakekat demokrasi Fancasila (Undang-Undang Pokok Pers Nomor. neokolonialisme.

11 Tahun 1966 Pasal 3). yakni salah satu wujud kedaulatan rakyat yang berasaskan prinsip-prinsip demokrasi. pada Betty. kritik dan koreksi yang bersifat korektif. Akhirnya dengan terjaminnya kemerdekaan pers akan PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR . maka suatu keharusan bagi mereka untuk memahami norma so sial yang dianut oleh masing-masing suku di Indonesia. Sos.Si. member pendidikan dan hiburan. serta memahami segala peraturan media massa dan peraturan lainnya yang terkait. Agar para insan media massa dapat melaksanakan tugasnya secara benar dan tidak melanggar peraturan yang ada.UMB Heri Budianto. pers Indonesia juga mempunyai hak kontrol.masyarakat dan memecah persatuan dan kesatuan bangsa. M. Sebab selain materi UU itu amat menghargai kemerdekaan pers. keadilan dan supremasi hukum. Sosiologi Komunikasi . UU "Pers ini pun memberikan jaminan hukum yang lebih kuat untuk kemerdekaan pers yang saat ini sedang tumbuh di Indonesia. setelah kejatuhan Rezim Soeharto tahun 1998. Di samping sebagai sarana untuk memberi informasi. Pada era reformasi. demokratisasi dan supremasi hukum. Kemerdekaanpers perlu diwujudkan agar pers bisa menjalankan fungsinya secara proposional serta opitmal. keadilan. Dalam UU Pers ini istilah kebebasan pers disepakati diganti menjadi kemerdekaan pers. S. UU Pers ini akan mendorong penghargaaan hak asasi manusia (HAM). lahir produk Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers. dalam Karlinah. kebenaran. 1999). Kemerdekaan pers memang harus sejalan dengan penegakan HAM. juga memberi jaminan atas penghargaan HAM. serta Pasal 154 KUH Pidana dan pasalpasal sejenisnya yang sering disebut sebagai "Haatzai Artikelen" (Amar. diantaranya adalah Pasal 134 KUH Pidana mengenai Penghinaan terhadap Kepala Negara yang disebarluaskan melalui media massa. dimana" esensi undang-undang ini merupakan sebuah bukti sejarah yang monumental dalam menegakkan kedaulatan rakyat. dkk. Hal lainnya yang tidak boleh dilakukan media massa terdapat pada pasal-pasal tertentu dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidaria (KUH Pidana). dan konstruktif (Undang-undang Pokok Pers Nomor.

Gambar berikut ini memperlihatkan hubungan antara system pemerintahan dan media massa.Si. S. M. Sosiologi Komunikasi .UMB Heri Budianto. I PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR .mengerakkan kembali roda lembaga demokrasi yang selama ini kurang berfungsi. Sos.

Sosiologi Komunikasi. Jika sistem ekonomi terpusat pada beberapa tangan saja. Gadjah Mada University Press. Peran Komunikasi dalam Pembangunan.UMB Heri Budianto. maka akan mempengaruhi sistem komunikasi antar pribadi. Burhan. RajaGrafindo. Simbiosa Rekatama Media. 2005. Suatu Pengantar. ArtiBumi Intaran. M. PT. 1987 Sutaryo. PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR . Yogyakarta. kalau media massa tidak memiliki kebebasan yang diperlukan. menegakkan dan memelihara pertautan penjual dengan konsumer. Raja Grafindo Persada. Dengan demikian kelihatan bahwa media dan sistem ekonomi tergantung pada sumber masing-masing untuk mencapai tujuan.nteraksi sistem Komunikasi Massa dengan Sistem Ekonomi Tujuan suatu sistem ekonomi yang tergantung pada media sebagai sumber informasi antara lain : a. Komunikasi Massa. Bandung. Prenada Media. Jakarta. menanamkan nilai-nilai kebebasan berusaha (free enterprise) b. Sos. Daftar Pustaka Bungin. 2004 Nasution. Zulkarimein. 1990. Dalam berinteraksi dengan sistem ekonomi. Di dalam sistem komunikasi sendiri. Yogyakarta. Elvinaro dan Erdinaya. Komunikasi Pembangunan. maka media akan mengalami kesulitan dalam meraih iklan. Sosiologi Komunikasi . 1978. Eduard & MacAndrews.Si. dapat timbul pengaruh yang tak diinginkan kedua belah pihak. Sosiologi Komunikasi-Perspektif Teoritik. seperti antara manajemen dengan serikat pekerja . S. Sosiologi Suatu Pengantar. mengendalikan konflik internal . Kehidupan media massa sedikit banyak harus mengikuti prinsip-prinsip bisnis. Jakarta. menginformasikan dan merangsang konsumen membeli produk tersebut c. suatu sumber pemasukan yang mutlak ada guna menjalankan media. Soerjono Soekanto. terjadi interaksi antar sistem yang ada. 2006 Depari. Jakarta. Colin.

S. Jakarta. Prenada Media.Si. dan terapan di dalam media massa. Sosiologi Komunikasi . 2005 PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR . Sos. Teori Komunikasi:sejarah.UMB Heri Budianto. metode.Severin & Tankard. M.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful