BAB I PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Pendidikan merupakan suatu kebutuhan bagian setiap orang melalui pendidikan ini dapat ditingkatkan tarap hidup semua insan. Hal ini telah di tuangkan dalam ketetapan yang telah tercantum dalam garis-garis haluan besar Negara (GBHN ) Tahun 1983. yaitu “ meningkatkan tarap hidup, kecerdasan dan kesehatan seluruh rakyat Indonesia yang adil dan merata meletakkan dasar yang semakin kokoh untuk membangun pendidikan berikutnya.” Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) adalah suatu program pendidikan yang bernaung dibawah FKIP universitas syiah kuala Banda Aceh dengan tujuan membina tenaga pendidikan yang professional untuk memajukan pendidikan di Sekolah, PJKR terbagi menjadi dua konsentrasi ialah untuk SD dan untuk umum ( SMP dan SMA / sederajat) Sebagai peletak dasar dalam dunia pendidikan formal, program S1 PJKR FKIP unsyiah merupakan sebuah program pendidikan untuk menghasilkan tenaga pendidikan pada semua tingkatan dari sekolah dasar sampai SMA yang benar-benar terampil dan memilki wawasan yang luas demi meningkatkan mutu pendidikan dan kualitas sumberdaya manusia. Sesuai dengan tujuan yang diharapkan fakultas keguruan dan ilmu pendidikan yang professional menciptakan tenaga-tenaga pendidik untuk semua tingkatan, salah satu langkah yang di tempuh adalah dengan menetapkan mata kuliah program pengalaman lapangan (PPL),melalui PPL diharapkan dapat meununjang tercapainya tujuan dari fakultas keguruan dan ilmu pendidikan tersebut. Untuk lebih memperjelas pengalaman tentang pelaksanaan PPL penulis akan mengemukakan beberapa hal yang menyangkut dengan pengertian,tujuan dan sasaran tercapai.
1

1. Pengertian PPL Praktek pengalaman lapangan (PPL) adalah suatu program mata kuliah yang harus dilaksanakan oleh mahasiswa FKIP, untuk dapat mengenal secara lebih dekat dan terlibat langsung di lapangan bagaimana suatu dunia pendidikan melaksanakan programnya, baik itu secara fisik maupun non fisik.dalm hal ini mahsisiwa di tuntut untuk melakukan proses belajar mengajar, agar dapat benar-benar siap menjadi seorang guru yang professional.

2. Tujuan Adapun tujuan penulis dalam menyusun laporan ini adalah utuk memperjelas dan merper dalam wawasan mengenai program pengalaman lapangan (PPL) karena sangat banyak manfaat yang belum dapat di petik dari program ini sehingga akan jadi sebuah perubahan di masa yang akan datang. Mengingat guru SD merupakan pendidik pertama yang menyentuh seseorang dalam dunia pendidikan formal.Untuk membangun landasan yang kokoh bagi anak. Maka PPL kegiatan PPL ini terbagi atas tujuan umum dan tujuan pokok

a. Tujuan umum Memberikan pengalaman lapangan yang nyata sebagai usaha meningkatkan keterampilan mengelolah kegiatan KBM. Memberikan kesempatan kepada mahasiswa PPL untuk memperoleh pengalam dalam mengapliasikan teori pengelolaan pada kegiatan belajar mengajar dan juga memberikan pengalaman nyata sebagai usaha memantapkan sikap guru. b. Tujuan pokok 1. Aspek pengetahuan Mahasiswa sebagai calon guru di harapkan dapat memilki pengetahuan teoritis da praktis yang berkaitan dengan kegiatan belajar mengajar.
2

3. menjaga ketertiban dan mampu menyesuiakan diri dengan masyarakat yang ada di sekolah. 3 . mengajar dan mengaplikasikan ilmu kepada peserta didik. Aspek sikap Diharapkan mampu mengembangkan sikap-sikap seperti. Untuk meningkatkan kemampuan menyusun dan melaksanakan tugas-tugas pokok pendidik dan pengajar. 2. melayani siswa. 3. Sasaran yang diinginkan 1.2. bertaqwa kepada tuhan yang maha kuasa dan memiliki solidaritas terhadap sesama. menjaga kesopanan. Aspek keterampilan Diharapkan mahasiswa kreatif dan membuat. Untuk menumbuhkembangkan kemampuan yang ada dan mengembangkan diri secara profesional sebagai mahasiswa yang berintelektual.

Bangunan lain yang ada : : : 8 x 7 m2 : 4 . Ukuran ruang kelas 4. Dalam waktu seminggu tersebut hasil yang dapat didata antara lain data lingkungan sekolah dan data observasi kegiatan belajar mengajar. Hasil Observasi Lapangan A. Luas tanah 2. OBSERVASI Observasi adalah salah satu langkah pengumpulan data secara langsung dengan cara mengamati kegiatan kegiatan yang sedang berlansung baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Adapun tujuan dari kegiatan observasi adalah agar para calon guru mengetahui dengan cermat.BAB II KEGIATAN-KEGIATAN YANG DILAKSANAKAN DALAM PPL A. baik kondisi sekolah maupun proses pembelajaran Observasi dilakukan selama seminggu. Keadaan Fisik Sekolah 1. Data tersebut dapat diuraikan sebagai berikut: 1. Kegiatan ini biasanya dilakukan diawal PPL. Jumlah ruang kelas 3.agar mahasiswa dapat memahami situsi dan kondisi disekolah baik itu di kelas maupun diluar kelas. Untuk mengenal lebih dekat sekolah yang kita tempati baik sarana maupun prasarana dilakukan observasi lapangan terlebih dahulu.

Ruang tata usaha 4. Ruang Kepala Sekolah 3. Kooperasi Sekolah 6. Kantin e. Ruang Penjaga Sekolah 5. Perkantoran dan lapangan Raja futsal 2. Ruang UKS jenis Beton permanen Beton permanen Beton permanen Beton permanen Beton permanen Beton permanen Beton permanen kuantitas Dipergunakan Dipergunakan Dipergunakan Dipergunakan Dipergunakan Dipergunakan Dipergunakan kualitas Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik 5 . Lapangan Olah Raga: Tidak ada B. Perpustakaan 5. Jenis bangunan yang mengelilingi sekolah : Perumahan. Fasilitas Sekolah Fasilitas Sekolah 1. Kantor guru 2. Ruang PKG 7.a. Kondisi lingkungan sekolah : Kondisi Lingkungan SDN 50 Banda Aceh. Musalla b. terletak di samping kantor sosial kota dan Lapangan tenis lapangan (dinas provinsi) C. Keadaan Lingkungan yang Mengelilingi Sekolah 1.

Hubungan guru-pegawai tata usaha 5. Hubungan sosial secara keseluruhan : Baik : Baik : Baik : Baik : Baik 6 . Penggunaan Sekolah 1. yaitu SDN 50 Banda Aceh E. Guru dan Siswa 1. Jumlah siswa seluruhnya : : : Orang Orang Orang F. Jumlah sekolah yang menggunakan bangunan ini : Tidak ada sekolah lain yang menggunakan bangunan tersebut selain SDN 50 Banda Aceh 2. Jumlah ’Shift’ tiap hari 1 (satu).D. Jumlah siswa per kelas 3. Hubungan guru-siwa 3. Jumlah guru 2. Interaksi Sosial 1. Hubungan guru-guru 2. Hubungan siwa-siswa 4.

yang dijemput menunggu di lobi sekolah 7 . jangan lupa membuang sampah dan bungkusan makanan pada tempatnya   Bila ada masalah antara siswa diberitahukan pada guru Sekolah bubar (pulang) setiap hari pukul 13. berbaris di depan pintu dan menyalami guru yang masuk pada jam pertama   Menerima pelajaran dengan penuh perhatian. tidak sedang bermain-main.G.10 wib. Masa istirahat/olahraga siswa tidak boleh berada di kelas untuk menghindari kehilangan barang milik siswa  Jajanan tersedia di kantin. Tata Tertib 1. Untuk siswa  Siswa harus datang di sekolah selambat-lambatnya jam 7:30 karna ada kegiatan rutinitas sebelum proses belajar-mengajar.  Siswa mengikuti kegiatan rutinitas sebelum proses belajar-mengajar :  Senin  Selasa – kamis  Jum’at  Sabtu  : Upacara : Senam pagi : Hafalan ayat-ayat pendek /Tausiah agama : Nyanyian Lagu islami Siswa yang mendapat tugas piket kelas harus hadir lebih awal 15 menit sebelum kegiatan rutinitas dimulai  Siswa yang tidak masuk karena alasan tertentu harus memberitahu sebelum dan sesudahnya secara lisan atau secara tertulis  Siswa masuk ke kelas dengan tertib.

yang melanggar akan dikenakan sanksi 2. RPP. jujur dan bertanggunga jawab Tidak memungut dana apapun dari siswa tanpa sepengetahuan kepala sekolah Izin keluar (kepentingan dinas. Kondisi lingkungan sekolah yang bersih dan 8 . Tata tertib ini dibuat untuk dipatuhi. 3. Kesan Umum Menurut pengamatan saya selama melakukan kegiatan PPL di SDN 50 Banda Aceh. H. dapat disimpulkan bahwa sarana dan prasarana di sekolah ini sudah sangat baik dan cukup memadai untuk berlangsungnya kegiatan belajar mengajar. silabus. mengontrol. Untuk Pegawai Tata tertib untuk pegawai sama dengan tata tertib guru. kecuali hari jum’at dan sabtu.10 WIB. pribadi) harus tercatat dalam piket Tidak meninggalkan kelas ketika murid masih belajar (dikelas) Bubar sekolah (jam pulang) 13.45 WIB setiap hari Ketika bel berbunyi sudah didepan kelas Membuat program. Untuk Guru        Masuk sekolah pukul 07. membimbing siswa. tidak memukul dan berkata tidak senonok kepada siswa      Guru menggunakan bahasa yang sopan. untuk mingguan Tanpa RPP tidak diperkenankan menyampaikan materi pelajaran Membelajarkan siswa tidak dengan konvesional Guru memiliki kompetensi bagi dirinya untuk menyampaikan kepada siswa Guru selalu mengawasi.

mengabsen dan mengelola kelas 2. 2. berdo’a. Kegiatan membuka pelajaran 1. Sedangkan untuk kelas tinggi pada umumnya guru membuka pelajaran dengan cara apersepsi dan tanya jawab. Apakah cara membuka pelajaran tersebut sesuai dengan materi yang akan disajikan? berikan alasan ! Sesuai. Hasil Observasi Kegiatan Belajar Mengajar A. memberi salam. Penyajian materi 1. B. terlebih dahulu guru menggali potensi yang telah dimiliki siswa sebelumnya. namun untuk kelas awal 9 . yang dikerjakan guru adalah : Pada umumnya ketika masuk kelas yang dikerjakan guru adalah melakukan kegiatan rutinitas. Bagaimana cara guru menyajikan materi pokok pelajaran ? sebelum guru menjelaskan dan siswa berdiskusi dalam kelompoknya. 3. Ketika guru masuk kelas.penerapan kedisiplinan yang tinggi kepada seluruh komponen sekolah sangat patut kita contohkan. karena baik nyanyian-nyanyian maupun tanya jawab yang dilakukan guru ketika membuka pelajaran berkaitan dengan materi yang akan diajarkan. Guru membuka pelajaran dengan : Untuk kelas awal pada umumnya guru membuka pelajaran dengan cara menyanyikan lagu-lagu yang berkaitan dengan pelajaran yang akan di ajarkan.

2. bagaimana perhatian siswa terhadap pelajaran yang disajikan guru? Dalam pembelajaran. Berapa orang siswa yang dapat kesempatan menjawab pertanyaan guru ? Semua siswa diberikan kesempatan untuk menjawab. Siswa yang mendapat kesulitan belajar. 5. baik itu dalam kelompok maupun secara individual. pada umumnya positif. 4. Siswa yang mengganggu kelas. Guru membimbing dan memberikan contoh-contoh konkret yang ada di lingkungan sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal siswa. jika ya bagaimana cara guru membantunya?. antusiasme siswa dalam pembelajaran sangat 10 . 3. Selama pelajaran berlangsung 1. Secara umum. namun hanya sebahagian kecil saja siswa yang berani mengeluarkan pendapat/menjawab pertanyaan dari guru. Selama pelajaran berlangsung. Apakah ada siswa yang mengajukan pertanyaan? Ada. Jika ya bagaimana cara guru mengatasinya? Jika ada siswa yang mengganggu di kelas. 4. guru memberikan tugas menjaga keamanan kelas dan memberikan pertanyaan-pertanyaan kepada siswa tersebut. berapa kali guru bertanya pada siswa? Ketika proses pembelajaran berlangsung.pada umumnya guru menyampaikan materi melalui belajar sambil bermain. C. pertanyaan itu dimulai ketika guru membuka pelajaran sampai pada kegiatan akhir pembelajaran. pada umumnya guru sering bertanya kepada siswa.

Kesan umum: Sekolah tersebut merupakan salah satu diantara banyak sekolah yang telah menjalankan proses pembelajaran sesuai dengan tuntutan kurikulum. 11 . Berapa lama pelajaran ini berlangsung ? Pembelajaran berlangsung selama 35 menit untuk 1 jam pelajaran. 3. Dan proses pembelajaran yang dilaksanakan sangat bervariasi. Berapa menit bagian penutup ini berlangsung ? Lebih kurang 15 menit. Bagaimana cara guru menilai hasil belajar siswa ? Pada umumnya hasil belajar siswa tidak langsung diperiksa ketika jam pelajaran itu berlangsung. 2.5. Pada saat saya melihat langsung proses pembelajaran yang berlangsung dikelas saya sudah merasa dekat dengan anak dan guru-guru walaupun saya baru hanya melakukan observasi terhadap kegiatan belajar mengajar yang berlangsung di kelas. Apa yang dilakukan guru sebelum mengakhiri pelajaran atau untuk pindah ke pelajaran berikutnya ? Guru memberikan pesan-pesan kepada siswa. E. Apa yang dilakukan guru untuk mengakhiri pelajaran ? Menyimpulkan materi pelajaran dan memberikan evaluasi/tindak lanjut. 4. Kegiatan Penutup 1. D.

Mengetahui : Koordinator Guru Pamong. 12 . Banda Aceh 23 Februari 2012 Mahasiswa praktikan.

Mengajar dikelas 2 sampai kelas 5 3. Membuat Rencana Pelaksanaan pembelajaran (RPP). Membuat Rencana Pelaksanaan pembelajaran (RPP). penilaian dilakukan oleh guru pamong sendiri.dan tugas bimbigan tersebut seperti 1.B. 2. Melaksanakan evaluasi C. Mengabsen kehadiran siswa 4. Kegiatan non mengajar Keterampilan mengajar mandiri dilakukan apabila pembelajaran terbimbing telah dilakukan. Mengajar dikelas 2 sampai kelas 5 3. Pelatihan Keterampilan Mengajar dan Tugas-Tugas Keguruan Lainnya Secara Terbimbing. Kegiatan mengajar 2. Praktek mengajar secara terbimbing sangat penting dilakukan karena ilmu yang dimiliki selama perkuliahan tidaklah cukup. Pelatihan Keterampilan Mengajar dan Tugas-Tugas Lainnya Secara Mandiri 1.Mengabsen kehadiran siswa 4. Keterampilan mengajar mandiri dan tugas-tugasnya yaitu: 1. Melaksanakan evaluasi 13 . dimana guru pamong hanya melihat hasil dari apa yang dikerjakan. 2. Penilaian bertujuan untuk mengukur sejauh mana kemampuan calon guru mentrasferkan ilmu kepada peserta didik. . untuk itu perlu bimbingan lagi dari guru pamong.

menyusun laporan akhir Dalam kegiatan ini yang harus dilakukan pendidik adalah. Dalam PPL diadakan ujian praktek mengajar. kegiatan tersebut dilakukan disekolah praktek itu juga dan dilakukan sebanyak satu kali. penilaian praktek mengajar 2. 1.Ujian Praktek Mengajar dan Penyusunan Laporan Akhir 1. Mengobservasi sarana dan prasarana baik diruang kelas maupun diluar kelas dan juga mengobservasi kegiatan mengajar secara perorangan. Setelah kegiatan PPL berakhir praktekan membuat laporan akhir yang merupakan syarat penilaian akhir dari dosen pembimbing 14 . 2.D. Mengadakan kegiatan extra kurikuler. 3. Konsultasi dengan guru pamong.

kemudian guru praktikan diberi kesempatan untuk mengajar di bawah bimbingan guru pamong. karena guru pamong memberikan kesempatan pada guru praktikan untuk menggamati dan menyimak bagaimana guru pamong menggunakan strategi tertentu dalam menggatasi dan menghadapi situasi kelas.BAB III REFLEKSI TENTANG PENGALAMAN DALAM MELAKSANAKAN PPL A. Refleksi Tentang Pelaksanaan Pelatihan Keterampilan Mengajar dan Tugas-tugas Keguruan Lainnya Secara Kegiatan pelaksanaan mengenai keterampilan mengajar secara terbimbing dimaksudkan agar Mahasiswa Praktikan dapat mengajar secara baik. Refleksi Pelaksanaan Observasi Lapangan Sebelum melaksanakan kegiatan teaching maupun non teaching di SD Negeri 50 Banda Aceh. sehingga memudahkan guru untuk beradaptasi dengan siswa. Dalam kegiatan ini penulis telah memperoleh sejumlah pengetahuan dan informasi khusus mengenai sekolah dan lingkungan sekolah. karyawan maupun kepala sekolah yang pada gilirannya merupakan keuntungan tersendiri bagi penulis dalam melaksanakan PPL. penulis terlebih dahulu mengadakan observasi selama dua minggu dari hasil observasi diperoleh data-data yang objektif. Data-data tersebut kemudian dikumpulkan dan dibahas bersama sehingga dapat mengukur situasi dan kondisi sekolah yang sebenarnya. Di dalam 15 . B.

dengan demikian praktikan dapat melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan baik. praktikan juga meninjau kembali hasil ulangan siswa. 16 .melaksanakan tugas ini guru praktikan tidak mengalami hambatan berarti karena guru pamong selalu membantu dan membimbing serta mendiskusikan setiap masalah yang ada. Refleksi Tentang Pelaksanaan Pelatihan Keterampilan Mengajar dan Tugas-tugas Keguruan Lainnya Secara Mandiri Kegiatan teaching dan non teaching secara mandiri dapat membantu praktikan untuk berlatih dan memberikan kegiatan belajar mengajar di kelas maupun kegiatan non teaching. dan masih banyak siswa yang ribut. praktikan juga berkonsultasi dengan guru pamong bagaimana menghadapi masalah yang tercantum di atas. apakah praktikan berhasil atau tidak dalam menguasai kelas dalam proses kegiatan belajar mengajar.Selama ini praktikan berusaha melakukan evaluasi terhadap materi atau metode yang digunakan. Praktikan memberikan suatu materi dan latihan. hal ini akan memberikan umpan balik (Feed Back) kepada praktikan. C. praktikan mengalami kendala yaitu adannya siswa yang kurang motivasi dalam belajar. Refleksi dalam Melaksanakan Ujian Pratikan Mengajar dan menyusun Laporan Akhir Pelaksanaan ujian praktek mengajar dilaksanakan pada minggu terakhir dalam PPL dan berjalan dengan baik. Terutama dalam kegiatan teaching. D.

Ujian praktik mengajar di awasi oleh guru pamong dan guru-guru lainnya. akan tetapi koordinator pamong serta guru lainnya. 17 . namun terkadang hanya diawasi oleh guru pamong saja. Sedangkan laporan akhir merupakan syarat untuk mendapat nilai PPL dan merupakan bagian dari penelitian secara keseluruhan. Biasanya dalam ujian tidak hanya guru pamong yang mengawasi.Laporan ini disusun berdasarkan kegiatan-kegiatan Program Pengalaman Lapangan.

Kegiatan praktek mengajar. karena melalui kegiatan ini mahasiswa pratikan dapat memperoleh pengalaman atas profesi yang akan ditekuninya kelak. Program pengalaman lapangan sangat bermanfaat bagi mahasiswa pratikan sebagai calon guru. 5. Pelatihan kegiatan pelatihan mengajar dan tugas-tugas keguruan lainnya secara terbimbing. 2. 18 . kegiatan ini bertujuan untuk memberi kesempatan kepada guru pamong untuk penilaian secara keseluruhan terhadap kemampuan calon guru dan merupakan umpan balik bagi calon guru mengetahui keberhasilannya. Kegiatan ini bertujuan agar calon guru mendapat kesemptan langsung menerapkan apa yang harus dilaksanakan dalam KBM dan menghadapi situasi tersebut cara yang tepat dan penuh tanggung jawab. Kegiatan ini bertujuan agar calon guru mengetahui cara mengajar siswa yang baik dan benar serta pengelolaan kelas yang memungkinkan belajar mengajar dengan baik.BAB IV PENUTUP A. Kesimpulan Kegiatan pelaksanaan PPL ini meliputi : 1. 4. Pelaksanaan keterampilan mengajar dan tugas-tugas keguruan lainnya secara mandiri. 3. Observasi lapangan dilakukan pada minggu pertama penempatan mahasiswa pratikan agar calon guru dapat mengenal atau mengetahui akan keadaan di sekolah yang di tentukan tersebut.

4. Hendaknya sebelum penyerahan mahasiswa PPL ketempat praktek. Hendaknya mahasiswa calon guru benar-benar mempersiapkan diri dan mengikuti program ini dengan sungguh-sungguh. Kegiatan ini bertujuan untuk mendokumentasikan semua kegiatan praktikan selama melaksanakan PPL di SD Negeri 12 Banda Aceh B. Dosen Pembimbing. Sebaiknya pembekalan untuk mahasiswa sudah dimulai dan teaching untuk menghadapi masalah-masalah yang timbul di lapangan bukan hanya dasar-dasar keterampilan saja. 2. 3.6. 19 . Guru Pamong yang terkait akan banyak membantu pratikan dalam melaksanakan PPL. para pengurus PPL adanya pembicaraan terlebih dahulu dengan kepala sekolah yang bersangkutan. Kegiatan pelaksanaan penyusun laporan akhir. Saran-saran 1. . Adanya informasi yang jelas dan persepsi yang sama antara UPP PPL. Untuk lebih memudah mahasiswa yang bersangkutan untuk menjalankan praktek ditempat yang bersangkutan.

KEGIATAN HARIAN MAHASISWA PPL PPL-S1 FKIP UNSYIAH SMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 2011-2012 Nama Nim Jurusan Sekolah : MUSLIM : 0806104070012 : PSD Penjaskes : SD 12 Banda Aceh 20 .

Rpp TERBIMBING REFLEKSI Rpp MANDIRI REFLEKSI Rpp UJIAN REFLEKSI CASE STUDY 21 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful