Nama Kelas NIM E-mail Blog

: Andri Budhi Utomo : TKJ-2A : 4311111003 : andri.budhi8@gmail.com : www.and-crazy.blogspot.com

Pengertian Query Query adalah semacam kemampuan untuk menampilkan suatu data dari database dimana mengambil dari table-tabel yang ada di database, namun tabel tersebut tidak semua ditampilkan sesuai dengan yang kita inginkan. data apa yang ingin kita tampilkan. misal : data peminjam dengan buku yang dipinjam, maka nanti akan mengambil data dari table peminjam dan tabel buku. Query adalah suatu extracting data dari suatu database dan menampilkannya untuk “pengolahan” lebih lanjut. Query adalah pertanyaan atau permintaan informasi tertentu dari sebuah basisdata yang ditulis dalam format tertentu. Query adalah perintah-perintah untuk mengakses data pada sistem basis data Query adalah merupakan bahasa untuk melakukan manipulasi terhadap database, yang telah distandarkan dan lebih dikenal dengan nama Structured Query Language (SQL) Bahasa query (query language) adalah bahasa khusus yang digunakan untuk melakukan query pada basis data. Contoh penggunaan bahasa query adalah: SELECT ALL WHERE kota=”Yogyakarta” AND umur<40. Query tersebut meminta semua record dari basis data yang sedang digunakan (misalkan basisdata konsumen) yang bertempat tinggal di Yogyakarta dan berumur lebih dari 40 tahun (kota dan umur adalah nama field yang telah didefinisikan). Standar bahasa query yang banyak digunakan adalah SQL (structured query language). Metode ini paling rumit tetapi paling fleksibel dibandingkan metode query yang lain, query dengan parameter yang telah tersedia dan query by example. Query dibedakan menjadi 2, yaitu 1. Untuk membuat/mendefinisikan obyek-obyek database seperti membuat tabel, relasi dan sebagainya. Biasanya disebut dengan Data Definition Language (DDL) 2. Untuk memanipulasi data, yang biasanya dikenal dengan Data Manipulation Language (DML). Manipulasi data bisa berupa: a. Menambah, mengubah atau menghapus data. b. Pengambilan informasi yang diperlukan dari database, yang mana datanya diambil dari tabel maupun dari query sebelumnya

Metadata ini mengandung informasi mengenai isi dari suatu data yang dipakai untuk keperluan manajemen file/data itu nantinya dalam suatu basis data. maka tidak perlu kita meng-UpDate semua data di masing-masing bagian.  Ketersediaan (Availability) . atau setidaknya membuat menjadikan suatu informasi mudah untuk ditemukan kembali. dan tipe fieldnya: integer. dll. domain data. dan nama pengelola (administrator) dari file-file tersebut. mengurutkan bahkan perhitungan dengan matematika. Jika ada perubahan data alamat mahasiswa misalnya. tetapi cukup hanya disatu basis data. character. tipe file.  Keakuratan ( Accurate) Penerapan secara ketat aturan tipe data. kapan pemotretannya. dan setting kamera pada saat dilakukan pemotretan. metadatanya adalah nama-nama file. panjang field. menjelaskan. atau dikelola. hubungan antar data. metadatanya biasanya berupa keterangan mengenai nama ruas (field). Fungsi metadata Metadata memberikan fungsi yang sama seperti katalog yaitu:      membuat sumberdaya bisa ditemukan dengan menggunakan kriteria yang relevan. Untuk jenis data gambar (image). menemukan.Metadata Metadata adalah informasi terstruktur yang mendeskripsikan. Jika data tersebut dalam bentuk teks. Metadata sering disebut sebagai data tentang data atau informasi tentang informasi. keunikan data. mengidentifikasi sumberdaya mengelompokkan sumberdaya yang serupa membedakan sumberdaya yang tak miliki kesamaan memberikan informasi lokasi Manfaat atau kelebihan basis data antara lain :  Kecepatan dan Kemudahan (speed) Dengan menggunkan basis data pegambilan informasi dapat dilakukan dengan cepat dan mudah. metadata mengandung informasi mengenai siapa pemotretnya. Satu lagi untuk jenis data berupa kumpulan file. date. pengontrolan terhadap data juga cukup dilakukan disatu tempat saja. digunakan. Basis data memiliki kemampuan dalam mengelompokan. dan lain-lain menekan ketidakakuratan dalam pemasukan atau penyimpanan data.  Pemusatan Kontrol Data Karena cukup dengan satu basis data untuk banyak keperluan.

Pengguna diberi hak akses yang berbeda-beda sesuai dengan kepentingan dan posisinya.  Kebebasan Data (Data Independence) Jika sebuah program telah selesai dibuat. memilah-milah data mana yang masih diperlukan dan data mana yang perlu kita simpan ke tempat lain. perubahan ini hanya perlu dilakukan pada level DBMS tanpa harus membongkar kembali program aplikasinya. . Hal ini mengingat pertumbuhan transaksi suatu organisasi dari waktu ke waktu membutuhkan media penyimpanan yang semakin besar. Basis data bisa diberikan password untuk membatasi orang yang mengaksesnya.Dengan basis data kita dapat mem-backup data. Maka dengan basis data. dan ternyata ada perubahan isi atau struktur data.  Keamanan (security) Kebanyakan DBMS dilengkapi dengan fasilitas manajemen pengguna.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful