makalah islam untuk disiplin ilmu

PENDAHULUAN Islam adalah agama yang telah disempurnakan oleh Allah SWT diturunkan kepada nabi Muhammad saw untuk disebarkan kepada seluruh umat manusia. Islam suatu agama yang mencakup semua aspek kehidupan manusia dan alam semesta, baik dalam ekonomi, pembangunan dsb. Segala aturan-aturan mengenai kehidupan manusia khususnya ekonomi islam telah tercantum dalam Al-Quran dan hadist. Ekonomi islam dibangun atas dasar prinsip-prinsip, nilai, norma, dan etika islam. Karena itu, ekonomi tak terpisahkan (integral) sebagai derivasi dari islam pasti akan mengikuti aturan-aturan dalam berbagi aspeknya. Beberapa aturan bersifat permanen dan sebagian bersifat kontekstual sesuai situasi dan kondisi. ekonomi Islam sebagai suatu ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam usaha untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan yang tidak ada habisnya atau tidak terbatas dengan alat pemenuhan kebutuhan yang terbatas di dalam kerangka Syariah. SEJARAH EKONOMI ISLAM Ekonomi islam pada hakikatnya bukan sebuah ilmu dari sikap reaksioner terhadap fenomena ekonomi konvensional. Awal keberadaannya sama dengan awal keberadaan islam dimuka bumi ini sekitar 1500 tahun yang lalu. Karena ekonomi islam merupakan bagian yang tak terpisahkan dari islam sebagai system hidup. Islam yang diyakini sebagai jalan atau konsep hidup tentu melingkupi ekonomi sebagai slah satu aktivitas hidup manusia. Jadi, dapat dikatakan bahwa ekonomi islam merupakan aktivitas keagamaan atau ibadah. PEMBAHASAN Beberapa ahli mendefinisikan ekonomi Islam sebagai suatu ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam usaha untuk memenuhi kebutuhan dengan alat pemenuhan kebutuhan yang terbatas di dalam kerangka Syariah. Definisi lain merumuskan bahwa ekonomi Islam adalah ilmu yang mempelajari perilaku seorang muslim dalam suatu masyarakat Islam yang dibingkai dengan syariah. Definisi yang lebih lengkap musti mengakomodasikan sejumlah prasyarat yaitu karakteristik dari pandangan hidup Islam. Syarat utama adalah memasukkan nilai-nilai syariah dalam ilmu ekonomi. Ilmu ekonomi Islam adalah ilmu sosial yang tentu saja tidak bebas dari nilai-nilai moral. Nilai-nilai moral merupakan aspek normatif yang harus dimasukkan dalam analisis fenomena ekonomi serta dalam pengambilan keputusan yang dibingkai syariah. Nilai-nilai System Ekonomi Islam 1. Perekoniman islam akan menjadi baik apabila menggunakan kerangka kerja atau normanorma islam.

Mekanisme Ekonomi Mekanisme ekonomi adalah mekanisme melalui aktiviti ekonomi yang bersifat produktif.Dalam hal ini telah dijelaskan bahwa Allah memerintahkan kepada umat manusia agar makan dan minum yang halal yang telah diberikan oleh Allah dan janganlah berbuat kerusakan dimuka bumi.seriap individu harus terbebas dari ekploitasi individu lainnya tidak saling merugikan 3. Kebebasan individu harus berpegang pada prinsip-prinsip sehingga tidak merudikan orang lain atau masyarakat umum. semangat persaudaraan dalam social ekonomi melawan kesenjangan pendapatan.tidak ada yang di beda-bedakan manusia dengan sesamanya. Mekanisme Sistem Ekonomi Islam Secara umum mekanisme yang ditempuh oleh sistem ekonomi Islam dikelompokkan menjadi dua. iaitu:1. Islam membenarkan seseorang memiliki kekayan yang lebih dari yang lain selagi kekayaan tersebut diperoleh dengan cara yang benar dan yang bersangkutan telah menunaikan kewajibannya terhadap kesejahtraan masyarakat baik berupa zkat. Kebebasan individu dalam konteks kesejahtraan social: kketaatan kepada Allah SWT. Keadilan distribusi pendapatan. 4. 2. Tidak ada yang berhak mencabuat kemerdekaan seseorang yang merupakan fitrah bagi manusia dan berhak menggunakan kebebasan tersebut sepanjang hidupnya selagi dalam kerangka normanorma islam atau dapat dipertanggungjawaban baik secara social maupun kepada Allah SWT. Keadilan social dalam arti umat manusia memiliki derajat yang sama di hadapan Allah SWT.harus mampu melepaskan diri segala bentuk perbudakan sesama manusia.sedekah dll. antara lain : . berupa berbagai kegiatan pengembangan harta (tanmiyatul mal) dalam akad-akad muamalah dan sebabsebab kepemilikan (asbab at-tamalluk).disertai sikap yang tawadhu tidak pamer. Berbagai cara dalam mekanisme ekonomi ini. Serta berjuang untuk melakukan sesuatu dengan cara benar mengikuti rambu-rambu yang telah ditetapkan. Begitupun dengan keadilan ekonomi setiap individu berhak mendapatkan hak nya berdasarkan kontribusi masing-masing pada masyarakat. Keadilan dan persaudaraan manyeluruh.

rasuah. zakat. elektrik. Pada gilirannya akan menghambat peredaran kerana tidak terjadi perputaran harta. Mereka akan menjadi masyarakat yang miskin terhadap perubahan ekonomi. melainkan melalui aktiviti non-produktif. emas. Bila penyimpangan terjadi. Sebab alamiah misalnya keadaan alam yang tandus. termasuk mereka yang tertimpa musibah (kecelakaan. rogol (pelacuran) dan sebagainya. orang-orang itu. dan perdagangan) ▪ Memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi berlangsungnya pengembangan harta (tanmiyah mal) melalui kegiatan investasi (misalnya. serta berbagai penipuan yang dapat menjamin pasaran. Iaitu untuk mengatasi peredaran kekayaan yang tidak berjalan sempurna jika hanya mengandalkan mekanisme ekonomi semata.Mekanisme Non-Ekonomi Mekanisme non-ekonomi adalah mekanisme yang tidak melalui aktiviti ekonomi yang produktif. ▪ Memberikan kepada rakyat hak pemanfaatan barang-barang milik umum (al. ▪ Mengatasi peredaran dan pemusatan kekayaan di satu daerah tertentu saja misalnya dengan memeratakan peredaran modal dan mendorong tersebarnya pusat-pusat pertumbuhan.milkiyah alamah) yang dikelola negara seperti hasil hutan. Semua ini akan mengumpulkan kekayaan pada pihak yang kuat semata (seperti penguasa atau koperat). pemberian barang dan hadiah kepada penguasa. ▪ Larangan menimbun harta benda (wang. bekerja di sektor pertanian. Penyimpangan mekanisme ekonomi ini jika dibiarkan akan boleh menimbulkan ketimpangan edaran kekayaan. air dan sebagainya demi kesejahteraan rakyat. Bila dibiarkan saja. industri. akal yang lemah atau terjadinya musibah bencana alam. Mekanisme non-ekonomi juga diperlukan kerana adanya sebab-sebab non-alamiah. iaitu adanya penyimpangan mekanisme ekonomi. dan perak) walaupun telah dikeluarkan zakatnya. ▪ Larangan kegiatan monopoli. dengan syirkah inan. edaran kekayaan boleh tidak berjalan kerana orangorang yang memiliki hambatan yang bersifat alamiah tadi tidak dapat mengikuti kegiatan ekonomi secara normal sebagaimana orang lain. Harta yang ditimbun tidak akan berfungsi pada ekonomi. negara wajib menghilangkannya. sedekah. baik administratif maupun . minyak. hambatan masuk. Misalnya jika terjadi monopoli. Dengan mekanisme ekonomi biasa. Mekanisme non-ekonomi diperlukan baik kerana adanya sebab-sebab alamiah maupun nonalamiah. misalnya pemberian (hibah. dll) atau warisan. badan yang cacat. riba. dan sebagainya). rompak). Bila terus berlanjutan. 2. Semua ini akan dapat menimbulkan terjadinya gangguan ekonomi dan terhambatnya edaran kekayaan kepada orang-orang yang memiliki keadaan tersebut. bahkan mungkin revolusi sosial. mudharabah. ▪ Larangan judi. boleh menyebabkan munculnya masalah sosial seperti jenayah (curi. barang galian. bencana alam dan sebagainya) makin terpinggirkan secara ekonomi.▪ Membuka kesempatan seluas-luasnya bagi berlangsungnya sebab-sebab kepemilikan dalam kepemilikan individu (misalnya. Mekanisme non-ekonomi dimaksudkan untuk melengkapi mekanisme ekonomi.

yang akan ditempuh dengan beberapa cara. wakaf. ▪ Pemberian harta zakat yang dibayarkan oleh muzakki kepada para mustahik. dan yang lain itu menganggap rangka politik bukan Islam yang melahirkan suatu paradigma yang bertujuan untuk menyepadukan sesetengah rukun Islam yang terkenal ke dalam sebuah rangka ekonomi sekular. pengurusan harta awam dan memastikan peredaran kekayaan. Penedaran harta dengan mekanisme non-ekonomi antara lain adalah : ▪ Pemberian harta negara kepada warga negara yang dinilai memerlukan. ▪ membina pasaran etika yang mempunyai persaingan kerjasama. percukaian. ▪ membahagikan harta-harta secara adil antara kegunaan awam dan kegunaan peribadi. iaitu: . ▪ Pembagian harta waris kepada ahli waris dan lain-lain. Mekanisme non-ekonomi bertujuan agar di tengah masyarakat segera terwujud keseimbangan (al-tawazun) ekonomi. Adanya dua paradigma untuk memahami Perekonomian Islam. Gerakan-gerakan Islam yang menyeru agar politik dibaharui umumnya akan mencadangkan paradigma ini untuk menjelaskan bagaimana mereka akan memperkenalkan pembaharuan ekonomi. maka perincian seluruh aspek yang dikemukakan di atas perlu dilakukan. Untuk memberikan pemahaman yang lebih luas dan dalam. paradigma kedua hanya mencadangkan dua hukum utama. atau kejahatan dalam mekanisme ekonomi (misalnya penimbunan). Perekonomian Islam Perekonomian Islam ialah ekonomi menurut undang-undang Islam.non-adminitratif– dan sebagainya. hibah dan hadiah dari orang yang mampu kepada yang memerlukan. Bagaimanapun. ▪ Pemberian infaq. ▪ memberikan ganjaran kepada penyerta-penyerta kerana terdedah kepada risiko dan/atau liabiliti. dengan satunya menganggap rangka politik Islam (iaitu Khilafah). sedekah. Paradigma pertama bertujuan untuk mentakrifkan semula masalah ekonomi sebagai suatu masalah pengagihan sumber untuk mencapai: ▪ keperluan-keperluan asas dan mewah para orang perseorangan di dalam masyarakat. harus segera dihilangkan oleh negara. dan ▪ negara memainkan peranan yang jelas terhadap pengawasan. Demikianlah gambaran sekilas tentang asas-asas sistem ekonomi Islam.

guna memberikan kepuasan bagi manusia dan memeungkinkan mereka melaksanakan kewajibankewajiban terhadap Allah dan sesama. 5. 3. Menurut M. 6. Menurut S.N Sidiqie Ekonomi islam adalah respon para pemkir .M Hasanuzzaman (1984) Ilmu ekonomi islam adalah pengetahuan dan aplikasi ajaran-ajaran dalam aturan-aturan syariah yang mencegah ketidakadilan dalam encariaan dan pengeluaran sumber-sumber daya.A Mannan ekonomi islam adalah suatu ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari permasalahan ekonomi dari orang-orang yang memiliki nilai-nilai islam. Perbezaan utama dari segi kewangan ialah peraturan tiada faedah kerana paradigma pelaburan Islam yang menepati tanggungjawab sosial tidak amat berbeza dengan apa yang diamalkan oleh agama-agama yang lain. 2. ahli-ahli ekonomi Islam berharap untuk menghasilkan sebuah masyarakat yang lebih bersifat Islam. Menurut M. gerakan-gerakan liberal dalam agama Islam mungkin akan menafikan keperluan untuk perkara ini kerana mereka umumnya melihat Islam sebagai secocok dengan institusi-institusi dan undang-undang sekular moden. ▪ pelaburan harus menepati tanggungjawab sosial. Menurut Louis Cantori . Menurut M. Menurut khursid ahmad ilmu ekonomi adalah suatu upaya sistematis untuk mencoba memahami permasalahan ekonomi dan prilaku manusia dalam hubungan nya dengan permasalahan dari sudut pandang islam. Akram Khan Ilmu ekonomi islam berujuan menmpelajari kesejahteraan manusia yang dicapai dengan mengorganisir sumber-sumber daya bumi atas dasar kerjasama dan partisipasi. Dalam percubaannya untuk melarang faedah.▪ faedah tidak boleh dikenakan pada pinjaman. Dalam upaya ini mereka dibantu oleh Al-Quran dan Al-Sunnah maupun akal dan pengalaman. Bagaimanapun. 4.uslim terhadap tantangan-tantangan ekonomi zaman mereka. Ekonomi islam menurut para ahli 1.

terdapat perbincangan tentang manfaat pembahagian sumber tenaga (division of labor) dalam penulisan-penulisan Qabus. Pakistan dan Iran dalam usaha mewujudkan sistem ekonomi Islam. Apa pihak mengatakan tujuan ekonomi Islam tidak lain untuk menarik dana keluar dari perbankan konvensional dan masuk ke dana negara-negara Islam. Yang lebih menyedihkan ialah beliau menggunakan Malaysia sebagai contoh. Kononnya apa yang berlaku ialah wang kutipan zakat hanya akan masuk ke poket pegawai agama. Timur Kuran. seorang professor ekonomi dari Universiti Duke mengatakan bahawa ekonomi Islam bukanlah bermula dari zaman Nabi salallahualaiwasallam. al-Ghazali.Ilmu ekonomi islam tidak lain merupakan upaya untuk merumuskan ilmu ekonomi yang berorientasi manusia dan berorientasi masyarakat yang menolak ekses individualisme dalm ilmu ekonomi klasik. Ibnu Sina. “Certain elements of the Islamic economic agenda conflict with human nature. Ekonomi islam menurut Pandangan Klasik Hakikatnya ilmuan Islam sudah lama memberi tumpuan kepada masalah ekonomi dalam masyarakat. Asaad Davani dan Ibnu Khaldun . Matlamatnya pula ialah sebagai mekanisma meminimumkan hubungan ekonomi dengan Barat. Abu Yusuf. Abul-Ala Mawdudui (1903-79). Beliau mengatakan bahawa fahaman ekonomi Islam sama seperti sosialism. Selain itu. Ibnu Khaldun misalnya telah menulis sebuah magnum opus tentang ekonomi dan sejarah serta capaian dalam bidang sains sosial yang lain melalui bukunya bertajuk alMuqaddimah.” Selain itu beliau juga menekankan kegagalan kerajaan Sudan. Ekonomi islam menurut pandangan Barat Usaha mempopularkan ekonomi Islam nampaknya dipandang serong oleh Barat. Sebaliknya ia diasaskan oleh “brainchild” seorang intelektual islam. Ibnu Miskawayah. Hujah beliau yang ketiga pula ialah isu moral yang ditekankan dalam islam tidak menghargai kesan kelakuan ekonomi (no appreciable effect on economic behavior). alFarabi. seorang ketua juri pada zaman Khalifah Harun al-Rashid pula menulis Kitab al-Kharaj (Book of Taxation). Sistem yang kompleks itu hanyalah bertujuan untuk berselindung disebalik pembayaran riba. Nasir al-Din al-Tusi. Malah beliau mengambil contoh ada beberapa negara di Asia Tenggara menggunakan agenda memperkenalkan ekonomi Islam sebagai cara untuk terus popular dikalangan pengundi mereka. menguatkan kerjasama kolektif antara sesama Muslim dan memodenkan dunia Islam tanpa menjadi seperti Barat. Hal ini ternyata tidak benar kerana tujuan kita hanyalah untuk menyediakan kemudahan perbankan dan kewangan yang selaras dengan kehendak agama kita. Beliau juga mendakwa sistem zakat sebenarnya tidak membantu mengurangkan kemiskinan. Malah lebih menyedihkan apabila beliau mengatakan bahawa ekonomi Islam yang berasaskan kepada perkongsian untung sebenarnya tidak jauh berbeza dengan sistem riba seperti yang diamalkan oleh Barat.

harganya akan menurun.” of economics. a tittle which has been given to Adam Smith. Ibrahim M. Sebaliknya jika sesuatu barang itu mudah diperolehi sedangkan ia kurang diinginkan. Namun begitu. Aku ialah aku. He discovered the virtue and the necessity of a division of labour before Smith and the principle of labour before Ricardo. Diceritakan bahawa sebelum Allah memasukkan kedua-duanya. Allah subhanahuwataala telah berfirman di dalam al-Quran surah al-Bakarah ayat 30 yang kirakira bermaksud: “Dan ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi…” Hal ini menjelaskan kepada kita bahawa manusia mempunyai tugas tersendiri di alam ini. Ibnu Khaldun Oleh yang demikian. Oweiss yang bertajuk „Ibn Khaldun. Dalam artikel ditulis oleh Dr. Soalan yang sama ditanya kepada nafsu yang kemudiannya menjawab: “Kamu ialah kamu. . Pandangan ini perlu agar tidak berlaku kesilapan yang sama sebelum ini selain memastikan ekonomi Islam benar-benar suci selaras dengan kehendak alQuran dan Hadis. beberapa penulisan tentang Ibnu Khaldun mutakhir ini bersetuju memberi gelaran „Bapa Ekonomi‟ kepada ilmuan Islam tersebut. Ibnu Taymiyyah menggambarkan “jika keinginan terhadap sesuatu barang meningkat sedangkan ia sukar diperolehi. whose great works were published some three hundred and seventy years after Ibn Khaldun‟s death.” Allah memerintahkan supaya nafsu dikurung sehinggalah ke neraka lapar barulah ia mengaku bahawa Allah adalah Tuhan dan dirinya ialah hamba. sudah tentu bukan sekadar sesama manusia tetapi merangkumi dari sudut pentadbiran alam dan segala isinya. Khalifah. Hal ini penting agar defini yang diberikan kelak mampu menerangkan sebab ilmu ekonomi dan keperluan memberi definisi sedemikian rupa. if not the “father.” Shiddiqy Boulokia pula dalam tulisannya „Ibn Khaldun: A Fourteenth Century Economist‟ mengatakan “Ibnu Khaldun discovered a great number of fundamental economics notions a few centuries before their official births.sendiri. Fitrah manusia Dalam mencari defini ekonomi Islam. manusia secara fitrahnya diturunkan bersama dua elemen iaitu akal dan nafsu. Allah telah bertanya kepada akal: “Siapa aku. He elaborated a theory of population before Malthus and insisted on the role of the state before Keyneys. harganya akan meningkat. siapa kamu?” Akal menjawab: “Kamu Raja. Pendekatan baru Berdasarkan kepada pandangan diatas. atau pemimpin. seharusnya ekonomi Islam diberi pandangan baru yang segar dan lebih kukuh pendiriannya. terlebih dahulu ada baiknya kita bincangkan fitrah kejadian manusia dan tujuan diturunkan ke muka bumi ini. aku Hamba”. Father of Economics‟ mengatakan “His significant contributions to economics thought as a major forerunner.

Ilmu adalah cahaya yang datang dari Allah kepada umat manusia. Imam al-Ghazali telah merincikan lima aspek kehidupan yang menjadi asas kepada maslahah umat iaitu: (i) terpeliharanya agama. Rasulullahualaiwasallam bersabda: “Para ulama adalah pewaris para nabi”. Pendekatan Islam terhadap ilmu Selain itu. Islam mementingkan aspek keadilan dalam segala urusan. Apa yang penting ialah semua manusia (tanpa mengira agama) dapat memenuhi keperluan asas mereka supaya kemaslahatan terjaga. Kita selama ini dianjurkan untuk bersedekah kerana sesungguhnya menjaga jiwa itu lebih utama . Seharusnya ia ditapis dan dikaji terlebih dahulu dengan al-Quran dan Hadis supaya tidak menyimpang daripada ajaran Islam. Ia digunakan untuk urusan memenuhi perintah Allah dalam mentadbir bumi sebagai khalifah di muka bumi ini. Setiap sumbernya dicatat dan dipastikan kesahihannya. Matlamat ekonomi Di dalam surah al-Bakarah ayat 29 yang kira-kira bermaksud: “Dialah yang menciptakan untukmu apa-apa yang ada di muka bumi…‟ Allah telah berfirman menunjukkan kepada manusia bahawa segala apa yang ada di muka bumi ini adalah untuk kegunaan manusia seadanya. Perkara ketiga yang perlu dititik beratkan ialah soal halatuju pembangunan ekonomi. (ii) terpeliharanya jiwa. Dalam hal ini.Satu lagi perkara yang perlu diambil kira dalam fitrah kejadian manusia ialah manusia diciptakan untuk beribadah kepada Allah semata-mata. Hal inilah yang dilakukan dalam proses meriwayat sesuatu hadis yang amat mementingkan kesahihan hadis tersebut. air serta berbagai kejadian alam semuanya untuk memenuhi keperluan manusia. Dengan yang demikian barulah kita akan memenuhi fitrah manusia yang disebutkan diatas. Segala tumbuhan. Untuk yang demikian. bukan sekadar mengutip pendapat mana-mana orang yang sembarangan.” Ini sepatutnya menjadi peringatan kepada semua manusia supaya kita sedar tentang sebab kewujudan (reason for existence) di muka bumi ini. (iv) terpeliharanya keturunan dan (v) terpelihara harta. Ihya‟ Ulumuddin. kita harus juga mengambil pendekatan Islam terhadap ilmu pengetahuan. haiwan. melainkan supaya mereka beribadah kepadaku. Syariah Islam telah menjadikan kemaslahatan umat manusia sebagai prioriti utama. Disiplin ilmu Islam amat mementingkan sumber ilmu. satu bidang ilmu dan kajian perlu dibangunkan untuk membolehkan manusia menggunakan semua sumber untuk dimanfaatkan bersama-sama. (iii) terpeliharanya akal. Hari ini kita juga perlu mengambil kira pandangan alim ulama kerana seperti ditegaskan oleh Imam al-Ghazali di dalam kitabnya yang terkenal. Surah az-Zariyat ayat 56 menjelaskan hal ini yang berbunyi: “Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia.Ilmu ekonomi atau iqtishasdy perlu menggunakan kelimalima tujuan tersebut. Justeru itu sumbernya juga mestilah kukuh dan suci. Pandangan akal manusia yang cetek tidak seharusnya diambil begitu sahaja.

Selain itu. memotong kayu. menghimpunkannya lalu menjual di pasar untuk mendapatkan rezeki bagi dirinya dan bersedekah daripada meminta-minta samada mereka memberinya ataupun tidak. Menggunakan segala sumber yang ada di muka bumi. Islam menekankan supaya umatnya mampu berdikari dan tidak meminta-minta dengan orang lain. .” Ringkasnya matlamat ekonomi seharusnya merangkumi aspek berikut: 1. 2. Membangunkan sumber tersebut supaya mencapai tahap sara diri serta mempu mengeluarkan zakat dan sedekah. 3. Memanfaatkan sumber untuk kemaslahatan umat manusia.daripada menjaga harta contohnya bersedekah kepada orang miskin supaya mereka dapat membeli makanan. Rasulullah salallahualaiwasallam pernah bersabda yang lebih kurang berbunyi “lebih baik bagi seorang lelaki itu mengambil tali.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful