Sistem Informasi

Ilmu Budaya Dasar

BAB X MANUSIA DAN KEGELISAHAN
A. Kegelisahan
Kegelisahan merupakan penyakit jiwa yang paling sering terjadi di masyarakat, bahkan jumlah orang yang rutin melakukan pemeriksaan jiwa dan saraf, serta mereka yang mengalami problem-problem psikologis—terutama kegelisahan—terus bertambah. Hal ini ditegaskan oleh penelitian-penelitian yang dilakukan di Amerika dan Inggris. Badan statistik di Amerika mengungkapkan bahwa 85% orang yang sakit jiwa terkena kegelisahan. Secara umum kegelisahan terjadi pada anak-anak kecil, atau pada masamasa puber dan awal-awal menginjak dewasa, atau pada orang-orang yang sudah lanjut usia, atau juga pada sebagian besar siswa dan pelajar. Kegelisahan tidak lain adalah reaksi natural psikologis dan phisiologis akibat ketegangan saraf dan kondisi-kondisi kritis atau tidak menyenangkan. Pada masingmasing orang terdapat reaksi yang berbeda dengan yang lain, tergantung faktor-faktornya, dan itu wajar. Adapun bahwa manusia selalu merasa gelisah hingga membuatnya mengeluarkan keringat dingin, jantungnya berdetak sangat kencang, tekanan darahnya naik pada kondisi apa pun; maka ini sebenarnya sudah melewati batas rasional. Sebenarnya terdapat “kegelisahan” yang dibutuhkan untuk menumbuhkan semangat dalam menghadapi tantangan, untuk menjaga keseimbangan dinamika internal atau untuk meneguhkan diri, bahkan untuk menggapai ketenangan jiwa—yang merupakan tujuan setiap manusia—dan untuk meraih kesuksesan dalam mengarungi kehidupan. Sedangkan “kegelisahan negatif” (al-qalq as-salabîy) adalah kegelisahan yang berlebih-lebihan, atau yang melewati batas, yaitu kegelisahan yang berhenti pada titik merasakan kelemahan, di mana orang yang mengalaminya sama sekali tidak bisa melakukan perubahan positif atau langkah-langkah konkret untuk berubah atau mencapai

Ilmu Budaya Dasar – Manusia Dan Penderitaan

1

3. gelisah. Kecemasan Objektif Adalah suatu pengalaman perasaan sebagai akibat pengamatan atau suatu bahaya dalam dunia luar. dengki. Kecemasan Moril Kecemasan ini disebabkan karena kepribadian seseorang. bentuk ketakutan yang irasional (phobia) dan rasa takut lain karena gugup. Semua itu merupakan sebagian dari pernyataan individu secara keseluruhan berdasarkan konsep yang kurang sehat. Kecemasan Neorotis Kecemasan ini timbul karena pengamatan tentang bahaya dari hati naluri. kecemasan yang timbul karena penyesuaian diri dengan lingkungan. Pengalaman bahaya dan timbulnya kecemasan mungkin dari sifat bawaan.Menurut Sigmund Freud kecemasan ini dibagi tiga macam yakni . dalam arti kata. yaitu kegelisahan dalam „menanti-nanti‟ sesuatu yang tidak jelas atau tidak ada. atau sebagai tanda peringatan. Bahaya adalah sikap keadaan dalam lingkungan seseorang yang mengancam untuk mencelakakannya. cemas. kecemasan neorotik dan kecemasan moril.Sistem Informasi Ilmu Budaya Dasar tujuan yang diinginkan. bahwa ada tiga macam kecemasan yang menimpa manusia yaitu kecemasan kenyataan(obyektif). 1. bahwa seseorang mewarisi kecenderungan untuk menjadi takut kalau ia berada dekat dengan bendabenda tertentu dalam keadaan tertentu di sekitar lingkungannya. “Kegelisahan positif” merupakan dasar kehidupan atau sebagai kesadaran yang dapat menjadi spirit dalam memecahkan banyak permasalahan. gagap dan sebagainya. Ilmu Budaya Dasar – Manusia Dan Penderitaan 2 . kehati-hatian dan kewaspadaan terhadap bahaya-bahaya atau hal-hal yang datang secara tiba-tiba dan tak terduga. 2. Tiap kepribadian masingmasing manusia memiliki bermacam-macam emosi antara lain isri. cinta. takut gelisah dan putus asa. B. rasa kurang. marah. Penyebab Orang Gelisah Sigmund Freud ahli psikoanalisa berpendapat. Bila dikaji sebab-sebab orang gelisah adalah karena hakekatnya orang takut kehilangan hak-haknya. Sikap seperti itu sering membuat orang merasa kwatir.

Gelisah dan takut akan kehilangan harta dan jabatan. Ilmu Budaya Dasar – Manusia Dan Penderitaan 3 . misalnya : “ siswa sekolah menengah pertama itu yang hobinya tauran”. karena ada ancaman terhadap haknya. sehingga segala kesulitan kita atasi. 3. Dengan sikap tenang kita dapat berpikir tenang. Kita pasrahkan nasib kita sepenuhnya kepadaNya. baik ancaman dari dalam maupun dari luar. Dengan sikap tenang kita dapat berpikir secara jernih dan sehat. Usaha Mengatasi Gelisah Mengatasi kegelisahan ini pertama-tama harus mulai dari kita sendiri. yaitu kita harus bersikap tenang. Dokter tidak dapat berbuat apa-apa bila menghadapi keluarganya yang sakit. Dalam hal ini dokter itu harus bersikap seperti menghadapi pasien yang bukan keluarganya. kita harus D. Gelisah terhadap hasil kerja yang kurang memenuhi kepuasan spiritual. Untuk mengatasi kegelisahan yang paling ampuh kita memasrahkan diri kepada Tuhan.orang yang dapat menyesuaikan diri adalah orang orang yang patuh. karena merasa khawatir. Kita dapat mengatakan bahwa orang menyimpang itu. Sebab-Sebab Orang Gelisah. justru tidak dapat merasa tenang. Maksudnya adalah ia terasing karena tidak bisa menyesuaikan diri dengan masyarakat. 4. C. adalah terasing dalam masyarakatnya. Keterasingan Keterasingan kadang dianggap kurang lebih sama dengan penyimpangan. Contoh : Dokter yang menghadapi istri dan anaknya yang sedang sakit. sehingga segalakesulitan dapat kita atasi. Gelisah dan takut akan menghadapi masa depan yang kelam. Dan orang . yaitu kita harus bersikap tenang. 2. Cara mengatasi kegelisahan ini pertama-tama dimulai dari diri kita sendiri.Sistem Informasi Ilmu Budaya Dasar Hal itu adalah akibat dari suatu ancaman. Gambaran tentang penyimpangan itu adalah hal buruk kalau cara pandang kita terhadap penyimpangan atau keterasingan seperti ini. ia gagal mengidentifikasi diri mereka dengan masyarakatnya dan gagal menrima tanggung jawabnya sebagai anggota masyarakat. Gelisah terhadap dosa-dosa dan pelanggaran yang telah dilakukan. 1.

Sebab-sebab terjadinya kesepian Bermacam-macam penyebab terjadinya kespian. masyarakat dimana setiap orang mau menyesesuaikan diri dengan peranan dalam system politik yang ada. keterasingan pekerja dari produktifnya sehingga kegiatannya sendiri menjadi suatu kegiatan yang terasing sehingga tanpa disadari pekerja tersebut mengasingkan dari dirinya sendiri. dan sebagainya. ia lebih senang dalam keadaan sepi. apakah system politik ini dapat memberikan keuntungan keuntungan yang mereka harapkan. Partai sebagai suatu organisasi adalah tidak lebih dari hubungan sosial antara anggota anggotanya. sehingga kata kesepian berarti merasa sunyi atau lengang. Marx menyebutkan keterasingan terdiri dari elemen yakni keterasingan pekerja dari produksi yang dihasilkannya. larna rasa sepi itu bergantung kepada mental orang dan kasus penyebabnya. setiap orang memenuhi tuntutan system tersebut. Setiap orang pemah mengalami kesepian. berada diatas anggota anggotanya sebagai individu. adalah justru suatu masyarakat terasing. Menurut tradisinya. Frustasi dapat mengakibatkan kesepian. Pengertian seperti ini berlawanan dengan pengertian keterasingan menurut tradisi Marx. Ia lebih senang hidup sendiri. tidak suka bergaul. Ilmu Budaya Dasar – Manusia Dan Penderitaan 4 .karena kesepian bagian hidup manusia. Partai dilihat sebagai kekuatan yang impresional. E. Dalam hal seperti itu orang tidak mau diganggu. Kesepian Kesepian berasal dari kata sepi yang berarti sunyi atau lengang. Keterasingan terjadi saat system system tersebut berhadapan dengan orang sebagai kekuatan luar yang tidak dapat dikendalikan oleh system system tersebut.Sistem Informasi Ilmu Budaya Dasar Jika dilihat dari sudut peranan maka keterasingan hanya terjadi ketika orang orang terpaksa untuk menerima peranan peranan yang telah disiapkan oleh mereka dan mengajukan banyak kata tanay dalam dirinya. tidak berteman. Alasannya adalah karena dengan cara itu pelaksanaan kegiatan politik menjadi terpisahkan dari keputusan masing masing individu dan diserahkan pada mekanisme pelaksanaan yang impresional dari suatu system politik.

maka ia meninggalkan istana pergi ke tempat yang sepi. Karena menyendiri itu akibatnya kesepian. Mereka menampakkan tanda-tanda obsesi. putra raja Kapilawastu. biasanya tentang hal-hal yang tak menyenangkan. Jadi kesepian itu akibatan' keterasingan. kebalikan dengan orang yang bersikap sombong. keramaian. sehingga jalan pikirannya menjadi kacau oleh rangsang-rangsang baru. yaitu adanya pikiran atau perasaan tertentu yang tenis menerus. Keterasingan akibat sikap sombong. dan ketidakpastian. gerakan-gerakan gemetar. Beberapa sebab orang tak dapat berpikir dengan pasti ialah : 1. Obsesi Obsesi menrpakan gejala neurosa jiwa. angkuh. Orang yang bersikap rendah din'. minder. apalagi mengambil kesimpulan. mencari hakekat hidup. Beda antara keduanya hanya terletak pada sebab akibat. delusi. meninggalkan istana. maka orang yang bersikap sombong itu hidup terasing. sehingga dijauhi teman-teman sepergaulan. namun ada hubungarmya. kehilangan kemampuan untuk menangkap sesuatu. Misalnya selalu berpikir ada orang yang ingin menjatuhkan dia. keras kepala. F. Ketidak Pastian SEBAB-SEBAB TERJADI KETIDAKPASTIAN Orang yang pikirannya terganggu tidak dapat lagi berpikir secara teratur. kaku. Contoh : Ilmu Budaya Dasar – Manusia Dan Penderitaan 5 . Orang yang frustasi itu bersikap rendah diri. Bila kita perhatikan sepintas lalu keterasingan dan kesepian itu serupa tetapi tidak sarna. merasa dirinya kurang berharga dibanding orang lain. Karena teman-teman menjauhi. terpencil dari keramaian hidup sehingga kesepian. sengaja menjauhi pergaulan ramai. atau sebabsebabnya tak diketahui oleh penderita. phobia. pemalu. kehilangan pengertian. Kalau toh ia dapat berpikir baik akan memakan waktu yang cukup larna dan sukar. Dalam berpikir manusia selalu menerima rangsang-rangsang lain. tempat kemewahan. Karena fnistasi menyaksikan kontradiksi keadaan istana dengan keadaan luar istana yang penuh penderitaan. maka orang itu lebih suka menyendiri.Sistem Informasi Ilmu Budaya Dasar Contoh Pangeran Sidharta.

sugesti dari sikap orang lain. 3. Tidak dapat memakai akal sehat. padahal barang itu tak bermanfaat baginya. Ilmu Budaya Dasar – Manusia Dan Penderitaan 6 . pengalaman pahit yang menekan. Keinginan untuk mengambil barang (mencuri). kekecewaan. sehingga ada dorongan yang tak disadari melakukan perbuatan yang serupa berkali-kali.Sistem Informasi Ilmu Budaya Dasar Seorang pedagang yang maju pesat. tidak normal. 4. Akhimya dia berteriak histeris lalu pingsan (fihn orang-orang laut) 5. Histeria Ialah neorosa jiwa yang disebabkan oleh tekanan mental. kagetlah ia melihat orang banyak mengusung jenazah yang ditutupi kain. apalagi setelah ia merugi. Phobia Ialah rasa ketakutan yang tak terkendali. dan andaikan ingin membeli. mengucap salam. karena berdasarkan suatu keyakinan palsu. “itu kan bukan Kang Bakri l" semua orang yang ditanya diam. Di luar. Orang itu bukan pemabuk. kelemahan syaraf. Kompulasi Ialah adanya keragu-raguan tentang apa yang telah dikerjakan. 2. tetapi bila dilanda pikiran atau perasaan kecewa keinginan minumnya tak dapat dibendung. Keinginan minum minuman keras. tidak mampu menguasai diri. Delusi Menunjukkan pikiran yang tidak beres. kepada sesuatu hal atau kejadian tanpa diketahui sebab-sebabnya. datang orang-orang mengetuk pintu. Contoh : Ketika Ibu Bakri sedang melayani anaknya makan. Dljawabnya dan keluarlah ia. Pikiran itu tidak hilang. tidak ada dasar kenyataan dan tidak sesuai dengan pengalaman. Contoh : a. Ibu itu langsung bertanya siapa itu ?. marnpu juga dia (kleptomania) b. pada suatu saat terpikir olehnya ada kawarmya yang ingin menjatuhkarmya. tetapi justru menjadi-jadi.

muka merah. mulutnya gemetar. Seseorang yang mengalami delusi persekusi tidak mau mengenal tetangga kiri kanan karena menganggap jelek. Kadang-kadang karena halusinai orang merasa mendapat tekanan-tekanan terhadap dorongan-dorongan dasarnya. ketawa atau berbicara. nadi cepat. pusing-pusing. gelisah. tetapi tidak dapat menahan rangsang khayalan sendiri). b. Keadaan Emosi Dalam keadaan tertentu seseorang sangat berpengaruh oleh emosinya. Sikapnya dapat apatis atau terlalu gembira dengan gerakan lari-latian. ( penderita itu dapat menyadari perbuatan itu. hilangnya kesadaran dan menyebabkan otot-otot tak terkuasa lagi. 6. Delusi melancholis : merasa dirinya bersalah. ditanya ini itu tak bisa menjawab. Ilmu Budaya Dasar – Manusia Dan Penderitaan 7 . sehingga dengan timbulnya halusinasi dorongan-dorongan itu menemukan sasararmya. Sikap ini dapat pula berupa kesedihan menekan. tidak bersemangat.Sistem Informasi Ilmu Budaya Dasar Delusi ini ada tiga macam. Tetapi karena takutnya. Halusinasi. dan berdosa. lni Nampak pada keseluruhan pribadinya: gangguan pada nafsu makan. Akhimya jaksa tak memperoleh kesaksian apa-apa darinya. keringat. Contoh : Pak Joyo orang kampung pada suatu hari dipanggil ke pengadilan untuk diminta kesaksiannya. 7. Delusi persekusi : menganggap keadaan sekitamya jelek. tidak bemafsu. Menganggap orang-orang disekitamya sebagai orangorang tidak penting. Delusi keagungan : menganggap dirinya orang penting dan besar. Hal ini dapat mengakibatkan buyuten atau dikenal dengan nama delirium trements. keringat dingin mengucur. misalnya dapat dialami oleh orang mabuk atau pemakai obat bius. Halusinasi buatan. Khayalan yang terjadi tanpa rangsangan pancaindera. nyanyian. Dengan sugesti diri orang dapat juga berhalusinasi. Akhimya semua orang menjauhi juga. Orang seperti itu biasanya gila hormat. tekanan darah tinggi/lemah. hina. c. ia gemetar. Ini nampak dalam perbuatan perbuatan penderita. yaitu : a.

Andaikata mereka sadar. seperti biasa Sarnsulbahn' pulang ke kampungnya. baru berkurang kesombongannya. Jeritan itu terdengar oleh ayah Nurbaya. ayah Nurbaya keluar melihat kejadian itu gemetar. atau kacau pikirannya ada bennacam-macam penyebabnya. suka mengeluh. Bila penyebabnya itu jelas. takut ulat yang berbulu. obatnya mudah.Sistem Informasi Ilmu Budaya Dasar resah. termenung. tetapi mungkin tidak. misalnya rindu. suami Nurbaya. maka jalan yang paling baik bagi penderita ialah diajak atau pergi sendiri ke psikolog. yaitu dipertemukan dengan orang yang dirindukan. Untuk dapat menyembuhkan keadaan itu bergantung kepada mental si penderita. Contoh : Dalam liburan. Kedatangan Samsul di mmah Nurbaya ialah untuk mengulang cintanya. Usaha Mengatasi Ketidakpastian Orang yang tidak dapat berpikir dengan baik. Orang takut ular. dapat disembuhkan karena dibiasakan dengan benda-benda tersebut. Phobia atau jenis takut bisa dilatih dari sedikit. bekas pacamya. tidak mau berbicara. sehingga tidak takut lagi. menyendiri. Marah Rusli ) G. kesembuhan itu adalah karena pengalaman. Jadi yang menyembuhkan masyarakat sekitamya dan dirinya sendiri Ilmu Budaya Dasar – Manusia Dan Penderitaan 8 . dan biasa pula setiap pulangnya Samsul bermain ke rumah Nurbaya. diam seribu bahasa. Melihat itu Samsul bahkan mengharntam si tua bangka itu. Orang yang bersikap sombong atau angkuh bila mengalami musibah. kemungkinan juga tidak dapat sembuh. Andaikata penyebab sudah diketahui. Siti Nurbaya menjerit histeris. Pada saat itu terketahuilah Samsulbahri oleh Datuk Maringgih. Bila hal itu terjadi. jatuh terus meninggal ( Siti Nurbaya.

id/dimyati/index..Sistem Informasi Ilmu Budaya Dasar Daftar Pustaka http://staffsite.html staffsite.ac.id/dimyati/index.id/course/.html ocw.com/2012/01/makna-keterasingan./study.gunadarma.ac..php?stateid=download&id=20105&part=fil es http://triicecsfabregas.com/2012/01/manusia-dan-kegelisahan.ac.blogspot..gunadarma.. Ilmu Budaya Dasar – Manusia Dan Penderitaan 9 ./manusia-dan-kegelisahan http://akiliblogspotc.blogspot.php?stateid=download...gunadarma.