Konsep Sistem Informasi Geografis

1.2. Data Spasial Sebagian besar data yang akan ditangani dalam SIG merupakan data spasial yaitu sebuah data yang berorientasi geografis, memiliki sistem koordinat tertentu sebagai dasar referensinya dan mempunyai dua bagian penting yang membuatnya berbeda dari data lain, yaitu informasi lokasi (spasial) dan informasi deskriptif (attribute) yang dijelaskan berikut ini : 1. Informasi lokasi (spasial), berkaitan dengan suatu koordinat baik koordinat geografi (lintang dan bujur) dan koordinat XYZ, termasuk diantaranya informasi datum dan proyeksi. 2. Informasi deskriptif (atribut) atau informasi non spasial, suatu lokasi yang memiliki beberapa keterangan yang berkaitan dengannya, contohnya : jenis vegetasi, populasi, luasan, kode pos, dan sebagainya. 1.2.1. Format Data Spasial Secara sederhana format dalam bahasa komputer berarti bentuk dan kode penyimpanan data yang berbeda antara file satu dengan lainnya. Dalam SIG, data spasial dapat direpresentasikan dalam dua format, yaitu: 1.2.1.1. Data Vektor Data vektor merupakan bentuk bumi yang direpresentasikan ke dalam kumpulan garis, area (daerah yang dibatasi oleh garis yang berawal dan berakhir pada titik yang sama), titik dan nodes (merupakan titik perpotongan antara dua buah garis).

SIG Untuk Eksplorasi Sumberdaya Alam
Kebutuhan akan barang tambang dan bahan baku semakin meningkat sejalan dengan kemajuan ekonomi pada abad terakhir ini. Dengan semakin sulitnya mendapatkan lokasi yang tepat untuk mendapatkan sumberdaya Alam seperti barang tambang dan minyak bumi maka biaya yang dibutuhkan akan semakin tinggi pula yang pada akhirnya akan memberatkan konsumen. SIG memainkan peran yang sangat penting dalam proses memenangkan usaha untuk mendapatkan Sumberdaya Alam tersebut. Sebagai contoh, salama bertahun-tahun ahli geologi mengembangkan metoda eksplorasi untuk mendeteksi adanya barang tambang seperti emas, minyak, dll. Data adalah hal utama untuk dapat menentukan adanya suatu lokasi Sumberdaya Alam yang potensial dan cukup ekonomis untuk ditambang. Teknologi Sistem Informasi Geografis dapat menggabungkan base data dari informasi yang dikumpulkan dari peta, citra satelit dan survei lapangan. Seluruh informasi tersebut dituangkan dalam layer-layer peta yang memiliki informasi-informasi khusus dari tiap petanya, seperti sebuah kue yang dapat diatur komposisinya sehingga dapat menghasilkan cita rasa yang diinginkan. Dalam SIG kemampuan query, penggabungan, analisis dan pemodelan memungkinkan suatu set layer data dapat mengahasilkan informasi sesua yang diinginkan. Dengan mendifinisikan target berdasarkan parameter yang telah dibuat dengan kemampuan ahli geologi menyusun konsep kerja eksplorasi maka daerah yang memiliki potensi endapan mineral dan energi dapat ditentukan dengan pasti. Dengan perkembangan ilmu pengetahuan maka metodologi dan teknik eksplorasi tersebut terus berkembang dan semakin canggih. Metoda yang sama dapat pula digunakan oleh para ahli kehutanan, pengairan dan bahkan untuk mengetahui penyebaran suatu penyakit menular di suatu daerah

MANFAAT SIG

Melalui penerapan GIS. Mulai dari untuk analisis dampak lingkungan. dapat diidentifikasi tentang potensi-potensi alam yang tersebar di suatu wilayah.Rekonstruksi Aceh . Disaster Management. daerah serapan . saat bencana tsunami menerjang Aceh dan Nias. Manfaat berikutnya adalah untuk Penataan Ruang & Pembangunan sarana-prasarana. Menurut Kabid Basis Data Rupa Bumi dan Tata Ruang Bakorsutanal (Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Spasial Nasional) Doddy Sukmayadi. banyak aktivitas pemerintahan yang akan sangat terbantu apabila aplikasi GIS diimplementasikan dengan baik. Identifikasi ini akan memudahkan dalam pengelolaan sumber alam untuk kepentingan orang banyak. Manfaat kedua. adalah Inventarisasi Sumber Daya Alam. Manfaat teknologi GIS yang ketiga ini dapat berbentuk banyak hal. Padahal. Tanpa disadari. jika dioptimalkan.Nias (BRR AcehNias) menggunakan GIS untuk memetakan kondisi terkini dan menentukan prioritas pembangunan di lokasi yang paling parah kerusakannya. namun kenyataannya implementasinya belum optimal. aplikasi GIS dapat digunakan untuk melakukan pengelolaan rehabilitasi pasca bencana. setidaknya ada enam manfaat penting yang akan didapatkan oleh pemda jika aplikasi GIS tersebut diterapkan. Badan Rehabilitasi . masih banyak pemda-pemda yang mengaku sudah memiliki aplikasi GIS. Misalnya. Manfaat pertama. Artinya.Geographic Informational System (GIS) atau Sistem Informasi Geografis merupakan aplikasi yang memiliki banyak kegunaan.

dapat ditentukan arah pembangunan.air. Sistem Informasi Geografis (bahasa Inggris: Geographic Information System disingkat GIS) adalah sistem informasi khusus yang mengelola data yang memiliki informasi spasial (bereferensi keruangan). dan peta interaktif lainnya. Pemerintah sendiri bisa ambil bagian dalam mengembangkan aplikasi GIS untuk fungsi pendidikan. kondisi penduduk dan persebarannya. Peta data spasial dapat berguna bagi pemerintah untuk mengidentifikasi batas-batas perairan dan daratan. Selain itu. Terakhir. Dan para investor pun bisa menentukan strategi investasinya berdasarkan kondisi geografis yang ada. Entertainment dan Edutainment. dan masih banyak lagi. seperti Globe. GIS bisa berguna untuk mengidentifikasi dan menentukan persebaran coverage menara transmitter atau BTS. adalah sistem komputer yang memiliki kemampuan untuk membangun. manfaat GIS juga bisa digunakan untuk sektor Pertahanan & Komunikasi. menyimpan. aplikasi ini dimanfaatkan untuk membuat permainan interaktif seperti SIM City. GIS bisa digunakan untuk Games. Dengan adanya peta informasi daerah. Para praktisi juga memasukkan orang yang membangun dan mengoperasikannya dan data sebagai bagian dari sistem ini. Juga untuk fungsi hiburan layaknya yang dilakukan di film-film Hollywood. kondisi tata ruang kota. dalam sebuah database. Di negara-negara maju. kemacetan. mengelola dan menampilkan informasi berefrensi geografis. hingga pembangunan perumahan dan perkantoran. Dari segi komunikasi. . Atlas. Penataan ruang menggunakan GIS akan menghindarkan terjadinya banjir. Keempat. hingga peta infrastruktur dan aksesibilitas. Atau dalam arti yang lebih sempit. misalnya data yang diidentifikasi menurut lokasinya. Investasi Bisnis dan Ekonomi juga merupakan manfaat yang bisa didapatkan dari aplikasi GIS. infrastruktur dan transportasi.

Umumnya direpresentasikan berupa grafik. scanner Olah data: harddisk. Perangkat keras SIG terdiri dari beberapa bagian untuk menginput data. perencanaan pembangunan. menganalisa. Misalnya. Berikut ini pembagian berdasarkan proses :    Input data: mouse.  Data Non Spasial (Atribut) . gambar dengan format digital dan disimpan dalam bentuk koordinat x. printer.y (vektor) atau dalam bentuk image (raster) yang memiliki nilai tertentu. Perangkat Lunak (software) Perangkat lunak digunakan untuk melakukan proses menyimpan. RAM. Komponen Sistem Informasi Geografis Komponen-komponen pendukung SIG terdiri dari lima komponen yang bekerja secara terintegrasi yaitu perangkat keras (hardware). screening. VGA Card Output data: plotter. data. manusia. dan mencetak hasil proses. peta. pengelolaan sumber daya. SIG bisa membantu perencana untuk secara cepat menghitung waktu tanggap darurat saat terjadi bencana alam.Teknologi Sistem Informasi Geografis dapat digunakan untuk investigasi ilmiah. memvisualkan data-data baik data spasial maupun non-spasial. atau SIG dapat digunaan untuk mencari lahan basah (wetlands) yang membutuhkan perlindungan dari polusi. processor. Perangkat lunak yang harus terdapat dalam komponen software SIG adalah:     Alat untuk memasukkan dan memanipulasi data SIG Data Base Management System (DBMS) Alat untuk menganalisa data-data Alat untuk menampilkan data dan hasil analisa Data Pada prinsipnya terdapat dua jenis data untuk mendukung SIG yaitu : Data Spasial  Data Spasial Data spasial adalah gambaran nyata suatu wilayah yang terdapat di permukaan bumi. dan metode yang dapat diuraikan sebagai berikut: Perangkat Keras (hardware) Perangkat keras SIG adalah perangkat-perangkat fisik yang merupakan bagian dari sistem komputer yang mendukung analisis goegrafi dan pemetaan. digitizer. kartografi dan perencanaan rute. mengolah data. perangkat lunak (software). Perangkat keras SIG mempunyai kemampuan untuk menyajikan citra dengan resolusi dan kecepatan yang tinggi serta mendukung operasioperasi basis data dengan volume data yang besar secara cepat.

 Manipulasi Data Tipe data yang diperlukan oleh suatu bagian SIG mungkin perlu dimanipulasi agar sesuai dengan sistem yang dipergunakan. Selain proses digitasi dapat juga dilakukan proses overlay dengan melakukan proses scanning pada peta analog. dari tingkat spesialis teknis yang mendesain dan mengelola sistem sampai pada pengguna yang menggunakan SIG untuk membantu pekerjaannya sehari-hari. Pengolaha data non-spasial meliputi penggunaan DBMS untuk menyimpan data yang memiliki ukuran besar. Data spasial biasanya berupa peta analog. SIG yang baik tergantung pada aspek desain dan aspek realnya. Oleh karena itu SIG mampu melakukan fungsi edit baik untuk data spasial maupun non-spasial. Ruang Lingkup Sistem Informasi Geografis (SIG) Pada dasarnya pada SIG terdapat enam proses yaitu:  Input Data Proses input data digunakan untuk menginputkan data spasial dan data non-spasial. Pengguna SIG mempunyai tingkatan seperti pada sistem informasi lainnya. Untuk SIG harus menggunakan peta digital sehingga peta analog tersebut harus dikonversi ke dalam bentuk peta digital dengan menggunakan alat digitizer.  Manajemen Data Setelah data spasial dimasukkan maka proses selanjutnya adalah pengolahan data nonspasial.informasi yang dimiliki oleh obyek dalam data spasial. Data tersebut berbentuk data tabular yang saling terintegrasi dengan data spasial yang ada.Data non spasial adalah data berbentuk tabel dimana tabel tersebut berisi informasi. Secara fundamental SIG dapat melakukan dua jenis analisis. Metode Metode yang digunakan dalam SIG akan berbeda untuk setiap permasalahan.  Query dan Analisis Query adalah proses analisis yang dilakukan secara tabular. yaitu:  o Analisis Proximity . Manusia Manusia merupakan inti elemen dari SIG karena manusia adalah perencana dan pengguna dari SIG.

 o Analisis Overlay Overlay merupakan proses penyatuan data dari lapisan layer yang berbeda.Analisis Proximity merupakan analisis geografi yang berbasis pada jarak antar layer. Secara sederhana overlay disebut sebagai operasi visual yang membutuhkan lebih dari satu layer untuk digabungkan secara fisik. . Peta sangatlah efektif untuk menyimpan dan memberikan informasi geografis. SIG menggunakan proses buffering (membangun lapisan pendukung di sekitar layer dalam jarak tertentu) untuk menentukan dekatnya hubungan antar sifat bagian yang ada.  Visualisasi Untuk beberapa tipe operasi geografis. hasil akhir terbaik diwujudkan dalam peta atau grafik.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful