Aliran - Aliran Dalam Psikologi

2.1. Pengertian Psikologi 1. Ilmu Jiwa, tingkah laku, perilaku.2. Ilmu tentang kehidupan mental (The science of mental life).3. Crow & Crow; Psychology is the study of human behavior and human relationship.4. Tingkah laku manusia, apa, mengapa dan bagaimana yang dipikirkan, dirasakan dan dilakukan, factor-faktor apa yang mendorong manusia, memikirkan, merasakan dan melakukan sesuatu. Yang dipelajari dalam psikologi pendidikan1. Segala kegiatan/tindakan/perbuatan baik yang kelihatan maupun yang tidak, sadar ataupun tidak sadar dan sengaja ataupun yang tidak.2. Interaksi antara manusia dengan manusia dan interaksi manusia dengan selain manusia. Jenis tingkah laku1. Nyata (eksplisit, terbuka)Yaitu tingkah laku yang dapat diamati, contohnya tertawa dan menangis.2. Tidak nyata (implisit, tertutup)Yaitu tingkah laku yang tidak bisa diamati, namun indikatornya yang bias diamati. Misalnya berfikir, mengingat, merasakan, berkhayal, sedih, senang, susah, bangga, dongkol dan seterusnya.Obyek Psikologi1. MaterialYaitu yang menyelidiki tentang manusia dan segala sifatnya2. FormalYaitu yang tergantung dari aspek mana yang akan dipelajari/penekanannya.Misalnya :- Zaman Yunani s/d abad pertengahan, obyek formalnya adalah hakekat manusia.- Masa Deskartes, gejala-gejala kesadaran (tanggapan, perasaan, emosi, hasrat dan kemauan). - Aliran behaviorisme (di AS abad ke 20) tingkah laku manusia yang tampak.- Aliran Freud, gejala ketidak sadaran manusia. Pengelompokan Psikologi1. MetafisikaPenyelidikan tentang hakekat kejiwaan (Plato + Aristoteles). 2. EmpirisYaitu penyelidikan tentang gejala-gejala kejiwaan tingkat laku manusia dengan menggunakan pengamatan, percobaan. Hubungan antara Psikologi dengan ilmu lain1. Psikologi dengan antropologi2. Psikologi dengan sosiologi3. Psikologi dengan fisiologi 2.2. Psikologi sebagai ilmu dan Ruang lingkup psikologi Karakter Ilmu 1. Melalui penelitian ilmiah2. Memiliki :a. Obyek tertentub. Metode penelitian tertentuc. Sistematika yang teraturd. Mempunyai sejarah tertentu Obyek psikologi1. Materil --manusia 2. Formal --- jiwa/perilaku Metode Penelitian1. Longitudinal2. Cross - sectional Karakter Penelitian Ilmiah1. Sistematis2. Terkontrol3. Berdasarkan data empiris4. Teruji5. Bersifat obyektif

1

a. tidak terlalu di pengaruh rangsangan dari luar. Aliran Strukturalisme Tokoh WILHELM WUNDT berpendapat. Kesadaran 3.Lebih menekankan apa tujuan atau akhir dari suatu aktivitas No BAB STRUKTURALISME FUNGSIONALISME 1 2 Asal Pendekatannya Jerman (ahli filsafat) Pengalaman di analisa dalam unsurnya Amerika (Praktis Pragmatis) Pengalaman di hubungkan untuk hidup / fungsinya penyesuaian diri. Pendapatnya : Untuk mempelajari gejala-gejala kejiwaaan kita harus mempelajari isi dan struktur jiwa seseorang.2. FUNGSIONALISME Tokoh : WILLIAM JAMES (1842-1910) Pendapatnya : • Mempelajari fungsi / tujuan akhir aktivitas • Semua gejala psikis berpangkal pada pertanyaan dasar yaitu apakah gunanya aktivitas itu • Jiwa seseorang diperlukan untuk melangsungkan kehidupan dan berfungsi untuk menyesuaikan diri. Pengalaman -pengalaman kesadaran di bagi atas 2 bagian yaitu pengindraan dan perasaan 2. Aliran-aliran dalam psikologi STRUKTURALISME 1. Jiwa 2. Metode : Instrospeksi / mawas diri 4. 3. Penginderaaan = penangkapan terhadap rangsang yang datang dari luar dan dapat dianalisa sampai elemen-elemen yang terkecil Perasaaan sesuatu yang dimiliki dalam diri kita. Obyek : Kesadaran Elemen mental / elemen-elemen yang lebih kecil 1. Tokoh : WILHELM WUNDT 2. Untuk mempelajari gejala kejiwaan kita harus mempelajari isi dan struktur dari jiwa seseorang b. Objek utama dalam psikologi adalah kesadaran c.3. 2 .

Association 1. suatu laku yang dalam situasi tertentu memberi kepuasan akan selalu di assosiakan (di ulang lagi kalau ada kesempatan) 4. Sensation : Proses seseorang menerima rangsang 2. Secall 3. Tokoh : JOHN BROADUS WATSON (1878-1958) b. Ilmu tentang tingkah laku. PSIKOANALISA / PSIKOLOGI DALAM a. dalam law of readiness untuk mengajarkan sesuatu dengan baik kepada seseorang. belajar. Pendapatnya : Kehidupan manusia di kuasai oleh alam ketidaksadaran c. Tokoh : THOMAS HOBBES (1588-1679) b. berpikir (tidak bergerak-gerak secara halus sekali selama kita 3 . Metode : Eksperimen 1. kontraksi otot-otot sekresu kelenjar (gerakangerakan yang lemah). ASOSIASISME a.3. Association : Penggabungan rangsang satu dengan rangsang yang lain lahirlah berpikir c. Tingkah laku Tertutup : Tingkah laku. tingkah laku yang nyata. Tokoh : SIGMUND FREUD (1856-1939) b. kebiasaan. BEHAVIORISME a. Pendapatnya : Jiwa terdiri 3 bagian 1. yang terbuka. Law of effect. Secall : Proses seseorang memproduksi kembali yang dialami 3. yang dapat di ukur secara obyektif. Thorndike. Metode : Eksperimen Psikoanalisa sebagai teori kepribadian (gunung es) Id = libido (dorongan seksual) Ego = melaksanakan dorongan-dorongan Super ego = penyaring / kontrol (kata hati) (Dream as a Wishful Fillment) 5. rangsang. Pendapatnya : Mempelajari tingkah laku. Sensation 2. maka orang tersebut harus ada kesiapan tentang hal-hal yang akan diajarkan (Hukum Pertautan) 2.

berpikir) Terbuka : 6. PSIKOLOGI HORMIC a.Tiap-tiap tingkah laku ada yang mendasarinya yaitu tujuan / arah . 4 . Pendapatnya : Bahwa dalam alat kejiwaan tidak terdapat jumlah unsur-unsurnya melainkan Gestalt (keseluruhan) dan tisap-tiap bagian tidak berarti dan bisa mempunyai arti kalau bersatu dalam hubungan kesatuan.Tingkah laku tanpa tujuan itu refleks 7. Tokoh : WILLIAM MC DOUGALL (1871-1944) b. Tokoh : MAX WERTHEIMER (1880-1943) b. GESTALT a. Pendapatnya : (Hampir sama Behaviorisme) .Tingkah laku tidak dapat dipelajari terlepas dari tujuannya .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful