P. 1
ASI EKSKLUSIF

ASI EKSKLUSIF

|Views: 20|Likes:
Published by kakaplan

More info:

Published by: kakaplan on May 27, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/03/2012

pdf

text

original

ASI EKSKLUSIF

Begitu hebatnya Asi eksklusif, efeknya langsung terlihat pada bayi yang baru empat minggu disusui ibu. Berdasarkan penelitian tersebut efek bayi Asi eksklusif terlihat saat anak duduk di sekolah dasar. Anak yang waktu bayi mendapat ASI eksklusif, lebih pintar membaca, menulis dan matematika di usia 5, 7, 11 dan 14 tahun. Salah satu peneliti, Maria Iacovou menjelaskan, asam lemak rantai panjang (long-chain fatty acids) yang terkandung di dalam ASI membuat otak bayi berkembang. Tak hanya itu, menyusui juga membuat ikatan antara ibu dan anak lebih kuat.

ASI eksklusif Syaratnya adalah :
1. Hanya memberikan ASI saja sampai enam bulan 2. Menyusui dimulai 30 menit setelah bayi lahir 3. Tidak memberikan cairan atau makanan lain selain ASI, kepada bayi yang baru lahir 4. Menyusui sesuai kebutuhan bayi 5. Berikan kolustrum (ASI yang keluar pada hari pertama yang mempunyai nilai gizi tinggi) 6. Cairan lain yang boleh diberikan hanya vitamin, mineral obat dalam bentuk drop atau sirup

Tujuh langkah keberhasilan ASI eksklusif i. ii. iii. iv. v. vi. vii. Mempersiapkan payudara bila diperlukan Mempelajari ASI dan tatalaksana menyusui Menciptakan dukungan keluarga, teman dan lingkungan Memilih rumah sakit “sayang bayi” Memilih tenaga kesehatan yang mendukung pemberian ASI eksklusif Mendatangi fasilitas konsultasi laktasi untuk persiapan apabila ibu menemui kesulitan saat menyusui Menciptakan sikap yang positif tentang ASI dan menyusui

Padahal pemberian susu formula itu justru akan menyebabkan ASI semakin tidak lancar. Sebaiknya pada masa menyusui. hormon oksitosin yang dihasilkan semakin banyak. kalau asupan nutrisinya baik. Prolaktin biasanya berkaitan dengan nutrisi dari ibu. Walaupun banyak produksi ASI. maka saat ia menyusu pada ibunya akan kekenyangan. Semakin puting sering dihisap oleh mulut bayi. Tetapi tidak sedikit ibu yang kecewa karena ternyata ASI yang keluar tidak selancar seperti yang diharapkan. Sebenarnya banyak hal yang mempengaruhi produksi ASI. Kalau ASI tidak lancar. kadarnya sangat dipengaruhi oleh suasana hati. rasa aman. banyak yg segera memberikan susu formula. Jika kedua hormon ini bekerja maksimal. Sebab. kelancaran asi sangat penting untuk memenuhi kebutuhan bayi. Makin sering susu formula diberikan makin sedikit ASI yg diproduksi. Begitu bayi diberikan susu formula. ada beberapa hal yang bisa dilakukan sebagai berikut: v Penuhi kebutuhan nutrisi. Semakin stres. ASI eksklusif tanpa pendamping ASI disarankan diberikan sampai dengan usia bayi menginjak usia enam bulan. rasa dicintai. misalnya stres karena beban kerja yang terlalu berat di kantor atau masalah lain. sehingga susu yang keluar pun banyak. yaitu prolaktin dan oksitosin. Terkadang karena banyak orangtua merasa bahwa ASInya masih sedikit atau takut anak tidak kenyang. Hormon oksitosin ini sering dijuluki sebagai hormon kasih sayang. tenang. Sebab hal ini bisa memperlancar dan memperbanyak produksi ASI.ASI KURANG LANCAR Bagi ibu yang menyusui bayi. prolaktin yang dihasilkan tubuh pun meningkat sehingga ASI yang dihasilkan juga banyak. Prolaktin mempengaruhi jumlah produksi ASI. Sehingga volume ASI makin berkurang. Maka. Untuk mengeluarkan ASI dibutuhkan hormon oksitosin yang bekerjanya tergantung pada proses hisapan dari puting susu. dan relaks. Anak relatif malas menyusu atau malah bingung puting terutama pemberian susu formula dg dot. Produksi dan pengeluaran ASI dalam tubuh dipengaruhi oleh dua hormon. . ibu mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung gizi yang baik dan seimbang. v Hilangkan gangguan psikologis yang sedang dialami. semakin berkurang produksi ASI. ASI akan keluar dengan lancar. v Hindari pemberian susu formula. Sedangkan oksitosin mempengaruhi proses pengeluaran ASI. rasa bahagia. sayang kalau tidak bisa dikeluarkan dari tubuh.

Karena itu. si kecil jadi tidak mau menyusu langsung dari payudara karena ia merasa betapa sulitnya mengeluarkan ASI. v Kosongkan payudara setelah anak selesai menyusui Jika makin sering diminta (disusui/diperas/dipompa) maka makin banyak yg ASI yg diproduksi. peran ayah sangat diperlukan guna mendukung ibu untuk terus memberikan ASI kepada bayinya. . Sekarang ini banyak sekali suplemen yang mengandung bahan herbal yang dapat memperlancar ASI. cara menyusu yang benar adalah seluruh areola (bag. v Bila salah satu payudara ketersediaan ASI-nya telah habis ketika menyusui. dan kompres dengan air hangat dan air dingin secara bergantian. dkk Jika ibu ingin memberikan ASI peras/pompa (ataupun memilih susu formula) berikan ke bayi dg menggunakan sendok. gantilah ke payudara yang satunya lagi. maka anak dapat mengalami BINGUNG PUTING (nipple confusion). hanya dengan menekan sedikit saja dotnya. Karena itu hindari penggunaan dot dsbnya. agar kedua payudara aktif memproduksi ASI v Hindari penggunaan DOT. Padahal. dipercayaa bisa menjadi salah satu cara untuk melancarkan ASI. v Konsumsi jenis herbal tertentu seperti daun katuk. maka produksi ASI juga makin lancar. Anda bisa berkonsultasi pada dokter terlebih dahulu. gelap di sekitar puting payudara) ibu masuk ke mulut bayi. v Dukungan dari ayah juga sangat menentukan. terutama untuk menenangkan dan memberi dukungan kepada ibu. bukan dot ! Saat ibu memberikan dg dot. susu langsung keluar. v Tingkatkan frekuensi menyusui/memompa/memeras ASI. Dukungan semacam ini akan membuat ibu menjadi lebih tenang secara psikologis sehingga produksi ASI-nya juga melimpah. Kondisi dimana bayi hanya menyusu di ujung puting seperti ketika menyusu dot. produksi air susu makin banyak. empeng. Akhirnya. sebaiknya mereka memerah ASI sebelum pergi ke tempat kerja. Jika ragu memilih jenis suplemen yang mana. Jika ibu bekerja. Makin sering dikosongkan. Sementara kalau menyusu dari botol. Semakin sering bayi menghisap ASI. v Lakukanlah perawatan payudara secara teratur dengan pemijatan sendiri.Faktor kejiwaan ini tidak hanya akan berpengaruh terhadap si ibu tapi juga bayinya karena konsumsi ASI menjadi berkurang.

Kamis (25/3/2010). tersenyum dan dapat makan serta minum dengan baik tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Cegukan menjadi salah satu masalah yang paling umum dan sering dilaporkan terutama pada bayi di bawah usia satu tahun. terkadang itu tanda klau bayi sedang stres. profesor pediatrik dari University of Texas Health Science Center di Houston. kecuali jika cegukan sampai mengganggu aktivitasnya seperti tidur atau makan. seperti serangga yg masuk kesaluran telinga dan menyentuh gendang telinga. sehingga menyebabkan udara tiba-tiba tertarik masuk lewat mulut. “Bayi biasanya mengalami cegukan yang disebabkan oleh menyusui baik dengan ASI. Stres. Cegukan adalah suatu kondisi yang tidak menyenangkan dan bisa mempengaruhi orang-orang dari segala usia termasuk bayi yang baru lahir. . misalnya tertawa selagi makan atau minum. Cegukan seringkali bermula ketika seseorang melakukan dua hal sekaligus. Selain itu penurunan suhu yang dapat menyebabkan seorang bayi kedinginan juga bisa memicu cegukan. Profesor Mazur menuturkan cegukan merupakan hal yang normal dan wajar bagi bayi. coba ingat-ingat apa yg sebelumnya dialami si kecil. Bahkan cegukan yg sesekali saja bisa disebabkan oleh sesuatu yang lain. Diafragma memainkan peran utama dalam perjalanan respirasi dan proses metabolisme.CEGUKAN PADA BAYI Cegukan adalah salah satu gerakan refleks dari tubuh dan disertai dengan suara yang khas akibat iritasi dari diafragma. Penyebab     Pengencangan diafragma (otot di dasar paru-paru yang digunakan untuk bernafas) secara mendadak dan tak terduga. Bayi sering mengalami cegukan setelah minum susu atau makan. Bayi yang memiliki penyakit gastroesophageal reflux mungkin akan lebih sering mengalami cegukan. Diafragma menarik dan mendorong secara teratur yang mengatur masuk dan keluarnya udara selama proses respirasi. susu formula atau makanan lain. seperti dikutip dari Babycenter.” ujar Lynnette Mazur. Struktur otot ini akan terganggu fungsinya jika ada sesuatu yang menghambat proses ini baik dari faktor eksternal ataupun internal. sehingga menimbulkan suara ceguk-ceguk. Cegukan ini kadang mengganggu si bayi tapi selama bayi tetap merasa bahagia.

Selalu memonitor bayi saat menyusui untuk memastikan bahwa ia minum secara perlahan-lahan. Adapun bila bayi tidak mau menyusu ASI kemungkinan disebabkan oleh hal-hal berikut : Kurang sehat Kondisi tubuh bayi yang kurang sehat bisa membuat bayi kesulitan mengisap dengan baik. (Dari beberapa sumber) Menyusu adalah kebutuhan bayi yang sangat penting karena menyusu bayi kita bisa tumbuh dengan sehat apa lagi mendapatkan air susu ibunya/ASI Mengasuh anak bayi seharusnya mendapat air susu ibu dengan cukup. sehingga ASI yang didapat sedikit. yaitu: 1. Mengubah posisi menyusui dan mencoba menenangkannya. “Sebenarnya jika bayi cegukan tak banyak yang bisa dilakukan orangtua. Kesakitan Bayi yang mengalami memar akibat lahir dengan alat bantu (misalnya: vakum) mungkin menolak menyusu jika bagian yang memar ini terpencet tiap kali ia menyusu. Bayi yang sering bersendawa saat menyusui adalah cara yang efektif untuk menghentikan cegukan. karena biasanya cegukan ini akan hilang dengan sendirinya. maka cobalah untuk menepuk-nepuk bayi pelan-pelan dan membiarkannya rileks dulu sebelum menyusui. 5. 2. batuk. dan menolak menyusu. Memastikan bahwa ibu menyusui atau memberi makan bayinya dalam keadaan tenang dan tidak terlalu bersemangat. 3.” ungkap Profesor Mazur.Jika cegukan seringkali menyebabkan bayi menjadi muntah. Jika bayi cegukan saat minum atau makan. . namun ada kalanya bayi menolak ASI yang diberikan untuknya. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan orangtua untuk membantu menghilangkan atau mencegah cegukan pada bayi. Tersumbat hidungnya Bayi yang hidungnya tersumbat (karena pilek) mungkin menolak menyusu karena kesulitan bernafas. Akhirnya bayi jadi capek atau frustrasi. maka sebaiknya orangtua memeriksakan hal tersebut ke dokter. 4. sangat rewel atau sangat tidak terkendali hingga bayi berusia lebih dari setahun. Tapi jangan pernah mencoba menghentikan cegukan dengan cara mengagetkan atau mengejutkannya.

Dibatasi jadwal menyusunya Jika ibu menyusui hanya pada jam-jam tertentu dan bukan menurut keinginan bayi. sehingga menolak menyusu karena merasa tidak nyaman. lalu berhenti dan menangis. atau mulutnya terinfeksi jamur Candida mungkin hanya mau mengisap beberapa kali saat menyusu. Bingung puting Bayi yang diberi susu botol atau empeng terlalu dini (sebelum 2 minggu) mungkin menolak menyusu karena kesulitan menguasai teknik mengisap payudara – yang sangat berbeda dengan mengisap dot. . Ingin „melawan‟ perlakuan yang tidak menyenangkan Jika ibu atau pengasuh kurang menguasai teknik mengatur posisi bayi saat akan menyusu. ia pun menolak menyusu. bayi bisa frustrasi karena kelaparan dan malah menolak menyusu. Sebagai upaya `perlawanan‟ . Mengantuk Bayi yang terpengaruh efek sedatif (bius) obat-obatan mungkin menolak menyusui karena mengantuk. Terganggu semburan ASI Aliran ASI yang terlalu cepat dan deras saat bayi mulai mengisap bisa membuat bayi tersedak. lalu menolak menyusu. bayi mungkin jadi frustrasi dan menolak menyusu. atau air liurnya berlebihan. Terganggu isapannya Jika ibu sering memegangi atau mengguncang payudara saat menyusui. posisi mulut bayi terhadap payudara bisa terganggu. Akibatnya ia jadi capek atau frustasi. Jika terjadi berulang kali selama menyusu. Tidak mampu „mengambil‟ cukup ASI untuk memenuhi kebutuhannya Bayi yang belum menguasai teknik menyusu mungkin hanya mampu mengisap ASI sedikit sehingga harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk mengisap lebih lama atau lebih dalam. Sedang tumbuh gigi Bayi yang sedang tumbuh gigi mungkin merasa gusinya nyeri. Akibatnya bayi merasa tidak nyaman dan menolak menyusu. bayi bisa saja merasa diperlakukan kasar atau disakiti. atau agak demam.Sariawan Bayi yang sedang sariawan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->