Identifikasi Glukosa Menurut Farmakope Indonesia III 1.

Tambahkan beberapa tetes larutan 5% (b/v) pada larutan kalium tembaga (II) tartrat P panas, maka akan terbentuk endapan merah 2. Larutkan 25 gram glukosa dalam air secukupnya hingga 50 ml. Warna larutan tidak lebih tua dari warna larutan yang dibuat berikut ; campur 1ml larutan kobalt (II) klorida K, 3 ml larutan besi (III) klorida K dan 2 ml larutan tembaga (II) sulfat K dan air hingga 10 ml, encerkan 3 ml larutan tersebut dengan air hingga 50 ml. Bandingkan warna dengan mengamati larutan tegak lurus terhadap latar belakang putih. 3. Rotasi jenis 52,5o-53o, dihitung terhadap zat anhidrat, yakni larutkan 1o gram glukosa dan 0,2 ml ammonia encer p dalam air hingga 100 ml.

Reaksi spesifik 1. Zat + asam pikrat + NaOH dipanaskan → merah hati (asam pikrain) 2. Zat dipanaskan (dengan jarum ose) → terbentuk karamel dan bau khas karamel

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful