Studi Atas Novel Hafalan Sholat Delisa Karya Tere-Liye Dalam Perspektif Pendidikan Akhlak A.

Latar Belakang Secara harfiyah, kata Islam berasal dari bahasa Arab salima yang artinya selamat. Kemudian terbentuk aslama yang artinya berserah diri atau patuh. Hal ini juga disinggung dalam Al Qur’an yang artinya: “ Bahkan, barang siapa aslama (menyerahkan diri) kepada Allah, Sedang Ia berbuat kebaikan, maka baginya pahala di sisi Tuhannya dan tidak ada Kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula bersedih hati.”(QS Al-Baqarah (2): 1221

Dari kata aslama itulah kemudian terbentuk kata Islam. Pemeluknya dinamakan Muslim; orang yang memeluk Islam berarti berserah diri, ikhlas, terhadap Allah dan patuh pada ajaranNya, yakni perintah dan laranganNya. Dari uraian di atas dapat ditarik kesimpulan bahwasanya Islam itu harus dapat menimbulkan kedamaian batinya sendiri, sebagai agama keselamatan lahir batin.Untuk memenuhi itu semua, terdapat tiga aspek yang harus dipenuhi dalam diri seorang Muslim: pertama, dalam hubungan vertikal terhadap Tuhan (Allah), manusia haruslah patuh dan berserah diri. Kedua, dalam hubungan Horisontal terhadap sesamanya dan makhluk, karena Islam mengajarkan kedamaian dan saling tolong menolong. Ketiga, hubungan kedalam dirinya sendiri. Karena Islam dapat menimbulkan kedamaian, ketenangan batin, kemantapan ruhani dan mental.2 Keberhasilan seorang Muslim diukur dari ketiga aspek di atas. Jika ketiganya telah dilakukan dengan sepenuhnya, maka kebahagian dunia dan akhirat telah ia temuakan. Ketiga aspek itu juga menempati posisi terpenting dalam pembentukan akhlak mulia.

1 2

Mukhni’ah, Materi Pendidikan Agama Islam, (Jogjakarta: Ar-Ruzz Media, 2011) hlm 15 Ibid, hlm 17

1

seperti adanya indikasi makin berkembangnya budaya serba bebas. bebas berbuat tanpa batas dan sebagainya. Dan bahkan justru akan menjadi bumerang bagi manusia itu sendiri. 2 . Tidak putus di situ saja.Contoh riil yang menunjukkan degradasi akhlak yang paling sederhana di kalangan pelajar. Kalau mengingat itu semua. sering bolos sekolah. Sebab apalah artinya pembangunan kesejahteraan fisik manusia spektakuler. kini makin banyak kita temukan. Banyaknya siswa yang tak lagi tawadu’ pada guru. Akhlak mulia sangat ditekankan karena akan membawa kebahagian dalam individu.Islam menginginkan masyarakatnya berakhlak mulia. yang telah dicapai oleh manusia zaman modern ini bila akhirnya manusia tidak dapat menikmatinya. Terbukti banyaknya kasus penganiayaan. Pada era modern seperti sekarang ini. pelanggaran serta tindakan anarki yang berkedok agama. yaitu dengan munculnya penyakit AIDS yang sangat menakutkan banyak orang. ataupun munculnya bencana yang lain akibat ulah manusia yang tidak bertanggungjawab. Sekaligus membawa kedamaian pada masyarakat dan makhluk sekitarnya. nampaknya telah banyak tindakan masyarakat yang mengacu pada kemrosotan akhlak. terlebih hingga melanggar syariat. kini makin disadari betapa pentingnya nilainilai agama serta semangat akhlakul karimah dalam berbagai aspek kehidupan manusia. bebas bergaul antara pria dan wanita. yang telah menimbulkan bencana bagi umat manusia. pergeseran nilai-nilai sosial dan susila kini makin menyeruak di setiap sudut kehidupan. tawuran. Dengan kata lain. akhlak ditampilkan pada diri seseorang semata untuk mendapatkan kebahagian di dunia dan akhirat. Berbagai idiologi berbungkus modernitas dan teknologi. baik secara individu maupun kolektif (sosial). Fenomena semaraknya prilaku yang mengarah pada budaya barat: amoral. hedonis. Pembangunan kembali terhadap akhlak manusia dari puing-puing kehancuran kini dirasakan lebih penting dari pada hanya membangun kesejahteraan fisik semata. konsumtif dan yang bertolak belakang dengan religius.

Al Hadits. koran. zat cair. Contoh Al Quran. 2) Benda-benda alam seperti manusia. 3) Gambar-gambar. 5) Audio rekording (alat untuk didengar) seperti kaset.Pembangunan akhlak manusia dapat ditempuh dengan pendidikan. radio. 4) Gambar yang dapat diproyeksikan. lukisan. dan lain sebagainya. bahkan dapat dibuat seperti layaknya permukaan bumi. novel dan lain sebagainya. antara lain: 1) Media tulis atau cetak. hewan. dan pendidikan sebagaimana disebutkan dalam ayat (1) diselenggarakan dengan sistem terbuka melalui tatap muka atau melalui jarak jauh. baik menggunakan alat maupun tidak. nonformal. sesama ciptaan-Nya. Ada banyak alat yang dapat digunakan untuk kelangsungan proses pendidikan. diharapkan peserta didik dapat menjadi manusia yang memiliki pribadi yang bertanggungjawab. buku bacaan. Jadi pendidikan tidak hanya berlangsung di sekolah (formal) tetapi juga dapat berlangsung di luar sekolah (non formal). maupun lingkungannya. informal yang dapat saling melengkapi dan memperkaya. baik kepada Tuhannya. Antara lain adalah media pendidikan. Ilmu pendidikan Islam. alat peraga. di mana pendidikan merupakan suatu proses atau upaya dalam membantu peserta didik menemukan kedewasaan.3 Keberhasilan pendidikan dipengaruhi oleh banyak faktor atau komponen. sarana prasarna pendidikan dan sebagainya.ac. Alat ini dapat dibuat daam ukuran besar. Sebagaimana dipaparkan dalam undang-undang sistem pendidikan nasional no 20 tahun 2003 bab VI pasal 13 yaitu tentang jalur pendidikan terdiri atas pendidikan formal. (Jakarta: Bumi Aksara. televisi.unsrat. vidio. zat gas. zat padat. majalah. 2000) hlm 80 3 . Audio Visual Aid (AVA). slide. dkk. Contoh foto.id (online) diakses 25 april 2012 Dr. Zakiah Daradjat.4 3 4 http://hukum. Melalui pendidikan. film stip. tumbuh-tumbuhan. peta.

dan alur tersusun rapi sehingga mudah dipahami. Ada banyak kisah yang tergambar pada novel Hafalan Sholat Delisa. ada banyak cara dalam menyampaikan nilai-nilai pendidikan akhlak. berusaha sekuat tenaga dengan beribu cara untuk 5 http://uniqlly. yaitu sesuatu yang penting bagi kemajuan masyarakat. Kedudukan novel sama dengan ilmu pengetahuan lainnya. Misal: Pada fragmen Shalat Lebih Baik Dari Tidur. setting. Novel Hafalan Sholat Delisa karya Tere-Liye merupakan bentuk karya sastra yang memuat nilai pendidikan dari ketiga sisi di atas. salah satunya yang digunakan oleh Tere-Liye lewat karya sastranya berupa novel berjudul Hafalan Shalat Delisa. Sebuah kisah pembelajaran yang akan membawa dampak positif bagi pembaca. yakni: hubungan dengan Allah. Dengan novel pengarang bisa menanamkan nilai-nilai akhlak dan pesan-pesan tertentu kepada pembacanya. Dari pengertian dipahami bahwa peranan novel bukan sekedar menghibur tetapi juga mengajarkan sesuatu. Delisa untuk melakukan shalat shubuh berjamaah. Tere-Liye berusaha menunjukkan bentuk pendidikan akhlak yang tergambar jelas melalui tokoh yang dibangun dalam novel tersebut.5 Seperti yang telah dijelaskan sebelumya. Aisyah kakak kedua yang juga kembar itu. hubungan dengan sesama (manusia dan lingkungan) dan hubungan dengan diri sendiri. dalam fragmen tersebut diceritakan aksi kakak-kakak Delisa yang berjuang membangunkan adik tercintanya. Gaya penuturan.Dari uraian diatas. Subjektivitas yang disampaikan pengarang melalui karya novel mampu memberi gambaran dan motivasi bagi suatu perubahan baik secara individu maupun kolektif (masyarakat). latar. Bahwa keberhasilan akhlak seseorang itu ditentukan atas tiga aspek.com/journal/item/2/Novel (Online) diakses 25 april 2012 4 .multiply. Novel berfungsi sebagai penghibur sekaligus berguna.

bersikeras memberikan kalung separuh harga pada Umi Salamah. shalat yang diridhoi Allah. hlm 22-26 9 Ibid. Cetakan XVIII 2012) hlm 1-16 Ibid. sholatkan untuk Amm mar Ma’ruf Nahi Mhungkar. Karena saya senang sekali jika melihat anak-anak kecil belajar menghafal bacaan shalat. Saya membacanya dengan rasa sentimental. penyair: “ Novel tentang bacaan shalat anak 6 tahun dengan latar bencana tsunami ini sangat mengharukan. mengerahkan segala kemampuan yang ia miliki. Selain itu. Ia berusaha sekuat tenaga. Oleh karena itu Delisa tak pernah kenal menyerah. Meski bacaan shalatnya masih banyak yang belum ia hafal. (Jakarta: Republika. Delisa sibuk membolak-balik buku tuntunan shalatnya. Dengan harapan hanya supaya memenuhi panggilan Allah tepat pada waktunya. dapat kita lihat perjuangan Delisa menghafal bacaan shalatnya. Di mana Koh Acan yang beragama Konghuchu tulen. Di ayunan depan rumah. jiwa pluralisme sangat nampak pada fragmen tersebut.6 Diteruskan pada fragmen Kalung Separuh Harga.8 Dari kedua fragmen tersebut.membangunkan si bandel Delisa. Terlebih novel Hafalan Salat Delisa mampu menarik beberapa orang terkenal untuk ikut andil berkomentar di back cover. “ Kalau untuk hadiah hafalan shalat Delisa. novel Hafalan Shalat Delisa adalah novel yang banyak mengandung hikmah dan pesan-pesan pendidikan akhlak yang dapat dipetik. masih terbolak-balik antara bacaan rukuk dan bacaan sujud. karena selepas tsunami saya pernah bolak balik ke Lhok Nga itu. Kata Abi Utsman dulu. Hafalan Shalat Delisa. Back Cover 5 . Delisa ingin mengerjakan shalat dengan indah. Nilai keikhlasan dengan halus dijalin pengarangnya kedalam plot cerita dunia kanak-kanak ini.” Begitu alasan Koh Acan supaya Umi Salamah mau menerima permintaannya untuk membayar separuh harga. hlm 19-22 Ibid. Delisa ingin sempurna bacaan sholatnya ketika ujian praktek shalat di Sekolahannya digelar.7 Dalam fragmen itu juga. saya kasih separuh harga saja.”9 6 7 8 Tere-Liye. Taufiq Ismail.

tanpa perlu hiperbolik. Seolah menonton film documenter ketika membacanya lembar demi lembar. Mengangkatnya menjadi sekripsi yang berjudul: “ Studi Atas Novel Hafalan Shalat Delisa Karya Tere-Liye Dalam Perspektif Pendidikan Ahklak ” B. Kecerdasan dalam kepolosan. maka permasalahannya dapat dirumuskan sebagai berikut: 1. juga kematian.Habiburrahman El Shirazy. Novelis/ penulis Best Seller Ayat-Ayat Cinta: “ Buku yang indah ditulis dalam kesadaran ibadah. Rumusan masalah Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan tersebut di atas. tanpa perlu mengharu biru.”10 Ahmadun Yosi Herfanda. Maka penulis tertarik untuk meneliti lebih lanjut tentang pendidikan ahklak yang terkandung di dalamnya. Buku ini mengajak kita mencintai kehidupan. Tujuan Penelitian Tujuan dari penelitian ini adalah: 10 11 Ibid. Terkadang malu sendiri ketika menyimak si mungil Delisa. Menyentuh. dan mencintai indahnya hidayah. 3. Sastrawan dan Redaktur Sastra Republika: “ Dramatis. Apa yang melatarbelakangi penulisan novel Hafalan Shalat Delisa? Bagaimana isi dan pesan novel Hafalan Shalat Delisa karya Tere-Liye? Materi pendidikan akhlak apa saja yang ada dalam novel Hafalan Shalat Delisa karya Tere-Liye dan bagaimana bentuk penyampaian nilai-nilai pendidikan akhlak yang terdapat dalam isi novel Hafalan Shalat Delisa ? C. 2. Back Cover 6 . mencintai anugrah dan musibah. Back Cover Ibid. Two thumbs up!”11 Berdasarkan latar belakang.

Sejauh pengamatan penulis belum ada yang mengadakan penelitian terhadap novel ini.1. 3. Untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk penyampaian nilai-nilai pendidikan akhlak dalam novel Hafalan Shalat Delisa karya Tere-Liye. Manfaat Penelitian Penulis berharap penelitian ini dapat bermanfaat bagi diri sendiri dan masyarakat luas pada umumnya. baik karya sastra yang berupa naskah-naskah 7 . diharapkan guru dapat memanfaatkan penelitian ini sebagai alternatif sumber bahan pelajaran dalam rangka penanaman nilai-nilai Islami pada siswa melalui karya sastra. Untuk mendeskripsikan isi dan amanat novel Hafalan Shalat Delisa karya Tere-Liye dalam perspektif pendidikan akhlak. ada beberapa tulisan yang meneliti tentang karya sastra. Telaah Pustaka Penelitian ini mengambil novel Hafalan Shalat Delisa karya Tere-Liye sebagai obyek penelitian. Dari beberapa penelitian yang peneliti ketahui. khususnya nilai-nilai pendidikan aqidah akhlak baik yang tersurat maupun yang tersirat. 2. sebagai pijakan dalam mengarungi kehidupan. diharapkan akan lebih mudah dalam memahami nilai-nilai yang terdapat dalam karya sastra. Untuk mendeskripsikan latar belakang penulisan novel Hafalan Shalat Delisa karya Tere-Liye. yakni: a. b. Manfaat Praktis Bagi Pendidikan Agama Islam. D. mengingat novel Hafalan Shalat Delisa karya Tere-Liye ini salaras dengan nilai-nilai pendidikan agama Islam termasuk nilai pendidikan akhlak. Manfaat Teoritik Bagi pecinta sastra pada umumnya. E.

perkembangan tokoh c) Agama b) Penyesuaian keluarga diri dalam dalam kehidupan tokoh dan motivasi kerja 2. F. Pendidikan Akhlak 8 . Aspek Moral Dalam Novel Para Priayi. yang ditulis oleh Paryanto (UMS. sejauh pengamatan penulis ada satu pembahas. Ajaran Akhlak dalam Lakon Jaka Tarub pada Kesenian Kentrung. novel. Fakultas Tarbiyah. Lebih mengupas tentang kisah dalam keluarga. Kerangka Teori 1. Blitar. Skripsi hanya menghasilkan tinjauan dari satu sisi saja. Di antaranya adalah: 1. yakni: a) Peran terhadap masyarakat tokoh. Pembahasan pada skripsi ini diawali dengan sinopsis cerita Lakon Jaka Tarub dan kemudian ditarik kesimpulan tentang unsur-unsur pendidikan akhlak yang ada dalam Lakon Jaka Tarub tersebut. yang ditulis oleh Ummu Mumfaridoh Ulfa. Demikian tadi beberapa literatur yang dapat peneliti ketahui yang berhubungan dengan sastra dan juga berhubungan dengan penelitian pada skripsi ini. Fakultas Tarbiyah Prodi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhamadiyah Surakarta pada tahun 2010. Sedangkan penelitian terhadap novel. yang ditulis oleh Rahmah Wahyuningrum. Pembahasan pada skripsi ini dia menyimpulkan 3 hal dari hasil penilitiannya. Terdapat penanaman nilai ahklak terhadap sesama dalam konteks hubungan kekeluargaan dan masyarakat serta akhlak terhadap lingkungan.kuno. Skripsi ini berisi pesan-pesan ahklak dalam novel Hafalan Shalat Delisa. khususnya novel karya Tere-Liye. UIN Malang Tahun 2001. yakni: ahklak hubungan dengan sesama. 2003). Jawa Timur. terutama masyarakat Jawa. Nilai-Nilai Pendidikan Ahklak Dalam Novel Hafalan Shalat Delisa Karya Tere-Liye. yaitu: 1. maupun lakon-lakon cerita yang cukup digemari oleh masyarakat.

Ahklak Tasawuf. Terbentuknya kondisi jiwa tersebut atau yang disebut sifat ataupun watak manusia tersebut bukan terjadi atau ada dengan begitu saja. 2. tanpa memerlukan pemikiran. perangai. hlm. Abuddin Nata.15 Adapun pendidikan akhlah adalah pendidikan mengenai dasar akhlak dan keutamaan perangai. Ibnu Mikskawaih. 4 Prof. Ibid. pengertian akhlak dapat merujuk dari berbagai pendapat para pakar. yang harus dimiliki dan dijadikan kebiasaan anak sejak kecil hingga ia menjadi seorang mukallaf. Karya Sastra dan Novel 12 Prof. H.14 Dari kedua pendapat di atas dapat kita simpulkan bahwa akhlak adalah suatu perbuatan yang dilakukan oleh seseorang yang tibul dari dalam dirinya. (Jakarta: RajaGrafindo Pertsada. A. Dr. tanpa ada pemaksaaan ataupun tekanan dari luar. hlm. 2010).Akhlak berasal dari bahasa arab yaitu akhlak jamak dari kata khilqun atau khuluqun yang berarti budi pekerti. Sudarwan Damim. Akhlah adalah suatu perbuatan yang telah tertanam dari dalam diri seseorang sehingga menimbulkan berbagai perilaku baik berupa ucapan maupun tindakan dengan mudah dan gampang tanpa berpikir panjang lebar. hlm. Penagntar Kependidikan. adat kebiasaan atau segala sesuatu yang sudah menjadi tabiat. yang merupakan fenomena kemanusiaan universal yang jika benar aktivitasnya akan menumbuhkembangkan multidimensi kemampuan hingga ke titik kesejatian. berpendapat: sifat yang tertanam dalam jiwa yang mendorongnya untuk melakukan perbuatan tanpa melakukan pemikiran dan pertimbangan. (Bandung: Afabeta. 3 Ibid. M. Dr. hlm.13 Sementara Imam Ghozali berpendapat. sifat yang tertanam dalam jiwa yang menimbulkan macam-macam perbuatan dengan mudah.12 Dari segi istilah. tabiat. 1 1 13 14 15 9 . tetapi didahului dengan suatu proses. 2011). Pendidikan adalah agen peradaban dan pemberadapan manusia. pemuda yang mengarungi kehidupan.

Yang akan menjadi obyek dalam penelitian ini meliputi latar belakang penulisan novel Hafalan Shalat Delisa karya Tere-Liye. (Bandung: CV Pustaka Setia. Yang menjadi subyek penelitian ini adalah karya novel Hafalan Shalat Delisa dan pengarangnya yaitu Tere-Liye. Metode Penelitian Kualitatif. khususnya pendidikan akhlak. (Yogyakarta: Lukman. Dalam kesusastraan Indonesia novel termasuk katagori sastra fiksi. Subjek dan Obyek Penelitian a. yaitu teknik penelitian yang mengumpulkan data dan informasi dengan bantuan berbagai macam materi.Novel merupakan salah satu karya sastra yang bersifat fiktif. kemudian fiksi dibagi menjadi tiga komponen. surat kabar. fiksi nonrealistis dan semi fiksi. H. Kritik Sastra Modern Indonesia. (Jakarta: Rayakultura Press.18 2. untuk memberi penilaian dan memberi keputusan bermutu atau tidaknya suatu karya sastra yang sedang diteliti.Dr. yakni: fiksi realistis. isi dan pesan novel. hlm. Afifudin. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. baik berupa buku. 14 18 Prof. b.16 Penelitian yang penulis lakukan adalah bentuk kritik sastra yakni untuk menghakimi karya sastra. dalam arti penulis berusaha meneliti teks-teks novel yang mengandung nilai-nilai pendidikan. Novel berasal dari bahasa Itali yaitu novella yang berarti sebuah barang baru yang kecil. MM. dan bentuk-bentuk penyampaian nilai-nilai pendidikan 16 17 Nining Pranoto. Metode Penelitian 1. hlm. 2009). 2011). 7 Rachmat djoko Pradopo. 1988). G. majalah jurnal dan beberapa tulisan lain yang memiliki keterkaitan dengan pembahasan penelitian ini. Obyek Penelitian. 77 10 . Subyek Penelitian. Telaga Inspirasi Menulis Fiksi.17 Dalam kaitannya dengan penelitian pendidikan. hal. penulis mencoba menganalogikan kritik sastra kepada kritik pendidikan.

Untuk memudahkan pemahaman. 97 Ibid. penulis menggunakan Metode dokumentasi adalah metode pengumpulan data dengan mencari data mengenai hal-hal atau variable yang berupa catatan. 160 11 . maka dibuat sistimatika pembahasan sebagai berikut: 19 20 Ibid. Jadi tugas analisis konten adalah mengungkap makna simbolik yang tersamar dalam karya sastra. 98 21 Suwardi Endraswara. surat kabar. hlm.akhlak yang terdapat dalam novel Hafalan Shalat Delisa karya TereLiye.agenda dan sebagainya. majalah. (Yogyakarta: Pustaaka Widyatama. buku. Sedangkan metode analisa data yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode konten analisis. notulen rapat.21 H.20 Pada dasarnya analisis konten dalam bidang sastra tergolong upaya pemahaman karya sastra dari aspek ekstrinsik. Analisis ini merupakan analisis tentang isi pesan suatu komunitas. Analisis konten digunakan apabila hendak mengungkap kandungan nilai tertentu dalam karya sastra. hlm. prasasti. Aspek-aspek yang melingkupi di luar estetika struktur tersebut dibedah. 2003). 4. surat kabar dan lain-lain yang bekaitan dengan Tere-Liye dan hasil karyanya. biasanya bersifat simbolis. Metodologi Penelitian Sastra. Makna dalam analisis konten. Sistematika Penulisan Dalam penyusunan skripsi ini penulis menyusunnya dalam beberapa bab dan sub bab. Metode Pengumpulan Data Untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini. maka berikutnya adalah mengadakan analisa terhadap data-data tersebut. majalah. Metode Analisis Data Setelah data terkumpul.19 Dokumen yang diperlukan dalam penelitian ini meliputi buku. hlm. novel. transkrip. 3. dihayati dan dibahas mendalam.

sumber pendidikan akhlak. kerangka teori. Bab ketiga berisi tentang pendidikan akhlak. manfaat penelitian. Bab kedua berisi biografi Tere-Liye. materi pendidikan akhlak dan nilai-nilai pendidikan akhlak yang terkandung dalam novel Hafalan Shalat Delisa Karya Tere-Liye beserta metode yang digunakan dalam penyampaian nilai-nilai pendidikan akhlak dalam novel Hafalan Shalat Delisa Karya Tere-Liye. meliputi pengertian akhlak dan pendidikan akhlak. karya-karya Tere-Liye dan karakteristik karya-karyanya. rumusan masalah. tujuan penelitian. metode penelitian dan sistimatika pembahasan. Bab keempat merupakan penutup yang berisi kesimpulan.Dalam bab pertama terlebih dahulu diuraikan pendahuluan yang memuat latar belakang masalah. latar belakang lahirnya novel dan sinopsisnya. tujuan pendidikan akhlak. saran-saran dan kata penutup. telaah pustaka. 12 .

Metode Penelitian Kualitatif. 2010. Jakarta: Rayakultura Press Sudarwan Damim. 2012. Telaga Inspirasi Menulis Fiksi. Metodologi Penelitian Sastra. Abuddin.com/journal/item/2/Novel (Online) diakses 25 april 2012 13 . Ilmu pendidikan Islam. 2009. 1988. Bandung: Afabeta Tere-Liye. Jakarta: RajaGrafindo Pertsada Pradopo.multiply. Kritik Sastra Modern Indonesia.unsrat. Bandung: CV Pustaka Setia Daradjat. 2000. 2011. dkk. Yogyakarta: Pustaka Widyatama Mukhni’ah.ac.id (online) diakses 25 april 2012 http://uniqlly. Sudarwan. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media Nata. Jakarta: Republika http://hukum. Penagntar Kependidikan. Suwardi . 2011. 2003. Ahklak Tasawuf . Nining. Hafalan Shalat Delisa. Daftar Pustaka Afifudin. 2011. Jakarta: Bumi Aksara Endraswara. Materi Pendidikan Agama Islam. Zakiah.. Rachmat djoko. Yogyakarta: Lukman Pranoto.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful