P. 1
SKRIP

SKRIP

|Views: 494|Likes:
Published by Mufti Ali Akbar

More info:

Published by: Mufti Ali Akbar on May 27, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/28/2013

pdf

text

original

Studi Atas Novel Hafalan Sholat Delisa Karya Tere-Liye Dalam Perspektif Pendidikan Akhlak A.

Latar Belakang Secara harfiyah, kata Islam berasal dari bahasa Arab salima yang artinya selamat. Kemudian terbentuk aslama yang artinya berserah diri atau patuh. Hal ini juga disinggung dalam Al Qur’an yang artinya: “ Bahkan, barang siapa aslama (menyerahkan diri) kepada Allah, Sedang Ia berbuat kebaikan, maka baginya pahala di sisi Tuhannya dan tidak ada Kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula bersedih hati.”(QS Al-Baqarah (2): 1221

Dari kata aslama itulah kemudian terbentuk kata Islam. Pemeluknya dinamakan Muslim; orang yang memeluk Islam berarti berserah diri, ikhlas, terhadap Allah dan patuh pada ajaranNya, yakni perintah dan laranganNya. Dari uraian di atas dapat ditarik kesimpulan bahwasanya Islam itu harus dapat menimbulkan kedamaian batinya sendiri, sebagai agama keselamatan lahir batin.Untuk memenuhi itu semua, terdapat tiga aspek yang harus dipenuhi dalam diri seorang Muslim: pertama, dalam hubungan vertikal terhadap Tuhan (Allah), manusia haruslah patuh dan berserah diri. Kedua, dalam hubungan Horisontal terhadap sesamanya dan makhluk, karena Islam mengajarkan kedamaian dan saling tolong menolong. Ketiga, hubungan kedalam dirinya sendiri. Karena Islam dapat menimbulkan kedamaian, ketenangan batin, kemantapan ruhani dan mental.2 Keberhasilan seorang Muslim diukur dari ketiga aspek di atas. Jika ketiganya telah dilakukan dengan sepenuhnya, maka kebahagian dunia dan akhirat telah ia temuakan. Ketiga aspek itu juga menempati posisi terpenting dalam pembentukan akhlak mulia.

1 2

Mukhni’ah, Materi Pendidikan Agama Islam, (Jogjakarta: Ar-Ruzz Media, 2011) hlm 15 Ibid, hlm 17

1

Tidak putus di situ saja. terlebih hingga melanggar syariat. kini makin banyak kita temukan. Fenomena semaraknya prilaku yang mengarah pada budaya barat: amoral. Pada era modern seperti sekarang ini. Dengan kata lain. tawuran. bebas berbuat tanpa batas dan sebagainya. bebas bergaul antara pria dan wanita. yaitu dengan munculnya penyakit AIDS yang sangat menakutkan banyak orang. Banyaknya siswa yang tak lagi tawadu’ pada guru.Islam menginginkan masyarakatnya berakhlak mulia. Sebab apalah artinya pembangunan kesejahteraan fisik manusia spektakuler. konsumtif dan yang bertolak belakang dengan religius. Terbukti banyaknya kasus penganiayaan.Contoh riil yang menunjukkan degradasi akhlak yang paling sederhana di kalangan pelajar. akhlak ditampilkan pada diri seseorang semata untuk mendapatkan kebahagian di dunia dan akhirat. Akhlak mulia sangat ditekankan karena akan membawa kebahagian dalam individu. Sekaligus membawa kedamaian pada masyarakat dan makhluk sekitarnya. nampaknya telah banyak tindakan masyarakat yang mengacu pada kemrosotan akhlak. pergeseran nilai-nilai sosial dan susila kini makin menyeruak di setiap sudut kehidupan. baik secara individu maupun kolektif (sosial). Dan bahkan justru akan menjadi bumerang bagi manusia itu sendiri. pelanggaran serta tindakan anarki yang berkedok agama. Kalau mengingat itu semua. sering bolos sekolah. 2 . Berbagai idiologi berbungkus modernitas dan teknologi. hedonis. ataupun munculnya bencana yang lain akibat ulah manusia yang tidak bertanggungjawab. yang telah menimbulkan bencana bagi umat manusia. seperti adanya indikasi makin berkembangnya budaya serba bebas. Pembangunan kembali terhadap akhlak manusia dari puing-puing kehancuran kini dirasakan lebih penting dari pada hanya membangun kesejahteraan fisik semata. yang telah dicapai oleh manusia zaman modern ini bila akhirnya manusia tidak dapat menikmatinya. kini makin disadari betapa pentingnya nilainilai agama serta semangat akhlakul karimah dalam berbagai aspek kehidupan manusia.

dan lain sebagainya. bahkan dapat dibuat seperti layaknya permukaan bumi. informal yang dapat saling melengkapi dan memperkaya. koran. zat cair. 2) Benda-benda alam seperti manusia. lukisan. televisi. dan pendidikan sebagaimana disebutkan dalam ayat (1) diselenggarakan dengan sistem terbuka melalui tatap muka atau melalui jarak jauh.id (online) diakses 25 april 2012 Dr. Audio Visual Aid (AVA). majalah.ac. Melalui pendidikan. diharapkan peserta didik dapat menjadi manusia yang memiliki pribadi yang bertanggungjawab. maupun lingkungannya. dkk. peta. baik menggunakan alat maupun tidak. Ada banyak alat yang dapat digunakan untuk kelangsungan proses pendidikan. zat padat. Zakiah Daradjat. sesama ciptaan-Nya. vidio. hewan. 5) Audio rekording (alat untuk didengar) seperti kaset. Antara lain adalah media pendidikan.Pembangunan akhlak manusia dapat ditempuh dengan pendidikan. buku bacaan. novel dan lain sebagainya. 2000) hlm 80 3 . nonformal. Jadi pendidikan tidak hanya berlangsung di sekolah (formal) tetapi juga dapat berlangsung di luar sekolah (non formal). di mana pendidikan merupakan suatu proses atau upaya dalam membantu peserta didik menemukan kedewasaan.4 3 4 http://hukum. alat peraga.3 Keberhasilan pendidikan dipengaruhi oleh banyak faktor atau komponen. 4) Gambar yang dapat diproyeksikan. baik kepada Tuhannya. 3) Gambar-gambar. Ilmu pendidikan Islam. Contoh foto. Contoh Al Quran. antara lain: 1) Media tulis atau cetak.unsrat. Sebagaimana dipaparkan dalam undang-undang sistem pendidikan nasional no 20 tahun 2003 bab VI pasal 13 yaitu tentang jalur pendidikan terdiri atas pendidikan formal. (Jakarta: Bumi Aksara. Al Hadits. zat gas. sarana prasarna pendidikan dan sebagainya. slide. radio. Alat ini dapat dibuat daam ukuran besar. tumbuh-tumbuhan. film stip.

setting.com/journal/item/2/Novel (Online) diakses 25 april 2012 4 . yakni: hubungan dengan Allah. latar. hubungan dengan sesama (manusia dan lingkungan) dan hubungan dengan diri sendiri. Tere-Liye berusaha menunjukkan bentuk pendidikan akhlak yang tergambar jelas melalui tokoh yang dibangun dalam novel tersebut. berusaha sekuat tenaga dengan beribu cara untuk 5 http://uniqlly. salah satunya yang digunakan oleh Tere-Liye lewat karya sastranya berupa novel berjudul Hafalan Shalat Delisa. dan alur tersusun rapi sehingga mudah dipahami.5 Seperti yang telah dijelaskan sebelumya. yaitu sesuatu yang penting bagi kemajuan masyarakat. Gaya penuturan. Ada banyak kisah yang tergambar pada novel Hafalan Sholat Delisa. Subjektivitas yang disampaikan pengarang melalui karya novel mampu memberi gambaran dan motivasi bagi suatu perubahan baik secara individu maupun kolektif (masyarakat). Dari pengertian dipahami bahwa peranan novel bukan sekedar menghibur tetapi juga mengajarkan sesuatu. dalam fragmen tersebut diceritakan aksi kakak-kakak Delisa yang berjuang membangunkan adik tercintanya. ada banyak cara dalam menyampaikan nilai-nilai pendidikan akhlak. Sebuah kisah pembelajaran yang akan membawa dampak positif bagi pembaca.multiply. Novel berfungsi sebagai penghibur sekaligus berguna. Delisa untuk melakukan shalat shubuh berjamaah. Bahwa keberhasilan akhlak seseorang itu ditentukan atas tiga aspek. Novel Hafalan Sholat Delisa karya Tere-Liye merupakan bentuk karya sastra yang memuat nilai pendidikan dari ketiga sisi di atas. Aisyah kakak kedua yang juga kembar itu. Kedudukan novel sama dengan ilmu pengetahuan lainnya. Dengan novel pengarang bisa menanamkan nilai-nilai akhlak dan pesan-pesan tertentu kepada pembacanya.Dari uraian diatas. Misal: Pada fragmen Shalat Lebih Baik Dari Tidur.

Dengan harapan hanya supaya memenuhi panggilan Allah tepat pada waktunya. mengerahkan segala kemampuan yang ia miliki. saya kasih separuh harga saja. Nilai keikhlasan dengan halus dijalin pengarangnya kedalam plot cerita dunia kanak-kanak ini. Meski bacaan shalatnya masih banyak yang belum ia hafal. Cetakan XVIII 2012) hlm 1-16 Ibid. hlm 22-26 9 Ibid. karena selepas tsunami saya pernah bolak balik ke Lhok Nga itu. Back Cover 5 . penyair: “ Novel tentang bacaan shalat anak 6 tahun dengan latar bencana tsunami ini sangat mengharukan. Taufiq Ismail. Kata Abi Utsman dulu.6 Diteruskan pada fragmen Kalung Separuh Harga. Terlebih novel Hafalan Salat Delisa mampu menarik beberapa orang terkenal untuk ikut andil berkomentar di back cover. Saya membacanya dengan rasa sentimental. Oleh karena itu Delisa tak pernah kenal menyerah. masih terbolak-balik antara bacaan rukuk dan bacaan sujud.8 Dari kedua fragmen tersebut. Di mana Koh Acan yang beragama Konghuchu tulen. Hafalan Shalat Delisa.”9 6 7 8 Tere-Liye.7 Dalam fragmen itu juga. Di ayunan depan rumah. Selain itu. Delisa ingin mengerjakan shalat dengan indah. dapat kita lihat perjuangan Delisa menghafal bacaan shalatnya. Delisa sibuk membolak-balik buku tuntunan shalatnya. hlm 19-22 Ibid.membangunkan si bandel Delisa. Karena saya senang sekali jika melihat anak-anak kecil belajar menghafal bacaan shalat. Delisa ingin sempurna bacaan sholatnya ketika ujian praktek shalat di Sekolahannya digelar. sholatkan untuk Amm mar Ma’ruf Nahi Mhungkar. jiwa pluralisme sangat nampak pada fragmen tersebut. (Jakarta: Republika. bersikeras memberikan kalung separuh harga pada Umi Salamah. shalat yang diridhoi Allah.” Begitu alasan Koh Acan supaya Umi Salamah mau menerima permintaannya untuk membayar separuh harga. novel Hafalan Shalat Delisa adalah novel yang banyak mengandung hikmah dan pesan-pesan pendidikan akhlak yang dapat dipetik. Ia berusaha sekuat tenaga. “ Kalau untuk hadiah hafalan shalat Delisa.

Seolah menonton film documenter ketika membacanya lembar demi lembar. Rumusan masalah Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan tersebut di atas. Menyentuh. tanpa perlu hiperbolik. Apa yang melatarbelakangi penulisan novel Hafalan Shalat Delisa? Bagaimana isi dan pesan novel Hafalan Shalat Delisa karya Tere-Liye? Materi pendidikan akhlak apa saja yang ada dalam novel Hafalan Shalat Delisa karya Tere-Liye dan bagaimana bentuk penyampaian nilai-nilai pendidikan akhlak yang terdapat dalam isi novel Hafalan Shalat Delisa ? C. Kecerdasan dalam kepolosan. Novelis/ penulis Best Seller Ayat-Ayat Cinta: “ Buku yang indah ditulis dalam kesadaran ibadah. Mengangkatnya menjadi sekripsi yang berjudul: “ Studi Atas Novel Hafalan Shalat Delisa Karya Tere-Liye Dalam Perspektif Pendidikan Ahklak ” B. Tujuan Penelitian Tujuan dari penelitian ini adalah: 10 11 Ibid. maka permasalahannya dapat dirumuskan sebagai berikut: 1. Sastrawan dan Redaktur Sastra Republika: “ Dramatis. Terkadang malu sendiri ketika menyimak si mungil Delisa. tanpa perlu mengharu biru.”10 Ahmadun Yosi Herfanda. mencintai anugrah dan musibah. Back Cover 6 . 2.Habiburrahman El Shirazy. Buku ini mengajak kita mencintai kehidupan. Back Cover Ibid. juga kematian. dan mencintai indahnya hidayah. Two thumbs up!”11 Berdasarkan latar belakang. 3. Maka penulis tertarik untuk meneliti lebih lanjut tentang pendidikan ahklak yang terkandung di dalamnya.

Manfaat Teoritik Bagi pecinta sastra pada umumnya. diharapkan akan lebih mudah dalam memahami nilai-nilai yang terdapat dalam karya sastra. diharapkan guru dapat memanfaatkan penelitian ini sebagai alternatif sumber bahan pelajaran dalam rangka penanaman nilai-nilai Islami pada siswa melalui karya sastra. khususnya nilai-nilai pendidikan aqidah akhlak baik yang tersurat maupun yang tersirat. Untuk mendeskripsikan isi dan amanat novel Hafalan Shalat Delisa karya Tere-Liye dalam perspektif pendidikan akhlak. 2. D. Untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk penyampaian nilai-nilai pendidikan akhlak dalam novel Hafalan Shalat Delisa karya Tere-Liye. E. Telaah Pustaka Penelitian ini mengambil novel Hafalan Shalat Delisa karya Tere-Liye sebagai obyek penelitian. mengingat novel Hafalan Shalat Delisa karya Tere-Liye ini salaras dengan nilai-nilai pendidikan agama Islam termasuk nilai pendidikan akhlak. baik karya sastra yang berupa naskah-naskah 7 . Untuk mendeskripsikan latar belakang penulisan novel Hafalan Shalat Delisa karya Tere-Liye. 3. ada beberapa tulisan yang meneliti tentang karya sastra. b. sebagai pijakan dalam mengarungi kehidupan. Sejauh pengamatan penulis belum ada yang mengadakan penelitian terhadap novel ini. Manfaat Praktis Bagi Pendidikan Agama Islam. yakni: a.1. Dari beberapa penelitian yang peneliti ketahui. Manfaat Penelitian Penulis berharap penelitian ini dapat bermanfaat bagi diri sendiri dan masyarakat luas pada umumnya.

Pembahasan pada skripsi ini dia menyimpulkan 3 hal dari hasil penilitiannya. Nilai-Nilai Pendidikan Ahklak Dalam Novel Hafalan Shalat Delisa Karya Tere-Liye. Fakultas Tarbiyah. novel. Sedangkan penelitian terhadap novel. Demikian tadi beberapa literatur yang dapat peneliti ketahui yang berhubungan dengan sastra dan juga berhubungan dengan penelitian pada skripsi ini. Ajaran Akhlak dalam Lakon Jaka Tarub pada Kesenian Kentrung. Fakultas Tarbiyah Prodi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhamadiyah Surakarta pada tahun 2010. Terdapat penanaman nilai ahklak terhadap sesama dalam konteks hubungan kekeluargaan dan masyarakat serta akhlak terhadap lingkungan. yakni: a) Peran terhadap masyarakat tokoh. Jawa Timur. Aspek Moral Dalam Novel Para Priayi. terutama masyarakat Jawa. Blitar. Skripsi hanya menghasilkan tinjauan dari satu sisi saja. yang ditulis oleh Rahmah Wahyuningrum. yakni: ahklak hubungan dengan sesama. 2003). yang ditulis oleh Ummu Mumfaridoh Ulfa. perkembangan tokoh c) Agama b) Penyesuaian keluarga diri dalam dalam kehidupan tokoh dan motivasi kerja 2. Di antaranya adalah: 1. Skripsi ini berisi pesan-pesan ahklak dalam novel Hafalan Shalat Delisa. yang ditulis oleh Paryanto (UMS. F. Pembahasan pada skripsi ini diawali dengan sinopsis cerita Lakon Jaka Tarub dan kemudian ditarik kesimpulan tentang unsur-unsur pendidikan akhlak yang ada dalam Lakon Jaka Tarub tersebut. UIN Malang Tahun 2001. Kerangka Teori 1. khususnya novel karya Tere-Liye.kuno. yaitu: 1. Lebih mengupas tentang kisah dalam keluarga. maupun lakon-lakon cerita yang cukup digemari oleh masyarakat. sejauh pengamatan penulis ada satu pembahas. Pendidikan Akhlak 8 .

Terbentuknya kondisi jiwa tersebut atau yang disebut sifat ataupun watak manusia tersebut bukan terjadi atau ada dengan begitu saja. tanpa memerlukan pemikiran. pengertian akhlak dapat merujuk dari berbagai pendapat para pakar. (Bandung: Afabeta. A. yang merupakan fenomena kemanusiaan universal yang jika benar aktivitasnya akan menumbuhkembangkan multidimensi kemampuan hingga ke titik kesejatian.13 Sementara Imam Ghozali berpendapat. M. berpendapat: sifat yang tertanam dalam jiwa yang mendorongnya untuk melakukan perbuatan tanpa melakukan pemikiran dan pertimbangan. tanpa ada pemaksaaan ataupun tekanan dari luar.Akhlak berasal dari bahasa arab yaitu akhlak jamak dari kata khilqun atau khuluqun yang berarti budi pekerti. 2011). tabiat. Pendidikan adalah agen peradaban dan pemberadapan manusia. hlm. Penagntar Kependidikan. 2010). H. tetapi didahului dengan suatu proses. perangai.12 Dari segi istilah.15 Adapun pendidikan akhlah adalah pendidikan mengenai dasar akhlak dan keutamaan perangai. hlm. Abuddin Nata.14 Dari kedua pendapat di atas dapat kita simpulkan bahwa akhlak adalah suatu perbuatan yang dilakukan oleh seseorang yang tibul dari dalam dirinya. Ahklak Tasawuf. hlm. yang harus dimiliki dan dijadikan kebiasaan anak sejak kecil hingga ia menjadi seorang mukallaf. 3 Ibid. Sudarwan Damim. Dr. pemuda yang mengarungi kehidupan. 1 1 13 14 15 9 . Dr. Ibid. 4 Prof. Karya Sastra dan Novel 12 Prof. Akhlah adalah suatu perbuatan yang telah tertanam dari dalam diri seseorang sehingga menimbulkan berbagai perilaku baik berupa ucapan maupun tindakan dengan mudah dan gampang tanpa berpikir panjang lebar. 2. adat kebiasaan atau segala sesuatu yang sudah menjadi tabiat. (Jakarta: RajaGrafindo Pertsada. Ibnu Mikskawaih. sifat yang tertanam dalam jiwa yang menimbulkan macam-macam perbuatan dengan mudah. hlm.

Subyek Penelitian. Yang menjadi subyek penelitian ini adalah karya novel Hafalan Shalat Delisa dan pengarangnya yaitu Tere-Liye. Kritik Sastra Modern Indonesia. (Bandung: CV Pustaka Setia.17 Dalam kaitannya dengan penelitian pendidikan. MM. dan bentuk-bentuk penyampaian nilai-nilai pendidikan 16 17 Nining Pranoto. Obyek Penelitian. fiksi nonrealistis dan semi fiksi. 14 18 Prof. 2011). isi dan pesan novel. 7 Rachmat djoko Pradopo. hlm. Afifudin. kemudian fiksi dibagi menjadi tiga komponen. khususnya pendidikan akhlak. 1988). 2009).Dr. b. Metode Penelitian Kualitatif. H. Novel berasal dari bahasa Itali yaitu novella yang berarti sebuah barang baru yang kecil. surat kabar. untuk memberi penilaian dan memberi keputusan bermutu atau tidaknya suatu karya sastra yang sedang diteliti. penulis mencoba menganalogikan kritik sastra kepada kritik pendidikan. yaitu teknik penelitian yang mengumpulkan data dan informasi dengan bantuan berbagai macam materi. Metode Penelitian 1. Subjek dan Obyek Penelitian a. majalah jurnal dan beberapa tulisan lain yang memiliki keterkaitan dengan pembahasan penelitian ini. Yang akan menjadi obyek dalam penelitian ini meliputi latar belakang penulisan novel Hafalan Shalat Delisa karya Tere-Liye. 77 10 . dalam arti penulis berusaha meneliti teks-teks novel yang mengandung nilai-nilai pendidikan. Dalam kesusastraan Indonesia novel termasuk katagori sastra fiksi. hlm. hal. (Yogyakarta: Lukman. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif.Novel merupakan salah satu karya sastra yang bersifat fiktif. baik berupa buku.18 2. yakni: fiksi realistis. G. (Jakarta: Rayakultura Press.16 Penelitian yang penulis lakukan adalah bentuk kritik sastra yakni untuk menghakimi karya sastra. Telaga Inspirasi Menulis Fiksi.

21 H. 2003). majalah. 98 21 Suwardi Endraswara. hlm.19 Dokumen yang diperlukan dalam penelitian ini meliputi buku.akhlak yang terdapat dalam novel Hafalan Shalat Delisa karya TereLiye. maka dibuat sistimatika pembahasan sebagai berikut: 19 20 Ibid. dihayati dan dibahas mendalam. Jadi tugas analisis konten adalah mengungkap makna simbolik yang tersamar dalam karya sastra.20 Pada dasarnya analisis konten dalam bidang sastra tergolong upaya pemahaman karya sastra dari aspek ekstrinsik. Analisis ini merupakan analisis tentang isi pesan suatu komunitas. 4. buku. penulis menggunakan Metode dokumentasi adalah metode pengumpulan data dengan mencari data mengenai hal-hal atau variable yang berupa catatan. Metode Pengumpulan Data Untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini. hlm. Sistematika Penulisan Dalam penyusunan skripsi ini penulis menyusunnya dalam beberapa bab dan sub bab. novel. Untuk memudahkan pemahaman. surat kabar dan lain-lain yang bekaitan dengan Tere-Liye dan hasil karyanya. hlm. Metodologi Penelitian Sastra. 160 11 . transkrip. notulen rapat. Aspek-aspek yang melingkupi di luar estetika struktur tersebut dibedah. maka berikutnya adalah mengadakan analisa terhadap data-data tersebut. Analisis konten digunakan apabila hendak mengungkap kandungan nilai tertentu dalam karya sastra. surat kabar. Metode Analisis Data Setelah data terkumpul. Makna dalam analisis konten. prasasti. 97 Ibid.agenda dan sebagainya. Sedangkan metode analisa data yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode konten analisis. majalah. (Yogyakarta: Pustaaka Widyatama. 3. biasanya bersifat simbolis.

sumber pendidikan akhlak. Bab keempat merupakan penutup yang berisi kesimpulan. saran-saran dan kata penutup.Dalam bab pertama terlebih dahulu diuraikan pendahuluan yang memuat latar belakang masalah. tujuan pendidikan akhlak. materi pendidikan akhlak dan nilai-nilai pendidikan akhlak yang terkandung dalam novel Hafalan Shalat Delisa Karya Tere-Liye beserta metode yang digunakan dalam penyampaian nilai-nilai pendidikan akhlak dalam novel Hafalan Shalat Delisa Karya Tere-Liye. meliputi pengertian akhlak dan pendidikan akhlak. rumusan masalah. Bab kedua berisi biografi Tere-Liye. metode penelitian dan sistimatika pembahasan. latar belakang lahirnya novel dan sinopsisnya. telaah pustaka. 12 . tujuan penelitian. karya-karya Tere-Liye dan karakteristik karya-karyanya. Bab ketiga berisi tentang pendidikan akhlak. manfaat penelitian. kerangka teori.

2000. Sudarwan. Materi Pendidikan Agama Islam. Suwardi . Jakarta: RajaGrafindo Pertsada Pradopo. 2003. Abuddin. Kritik Sastra Modern Indonesia. Hafalan Shalat Delisa.ac. 2010. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media Nata. 2012. Ilmu pendidikan Islam. Zakiah.multiply. Penagntar Kependidikan. Rachmat djoko.com/journal/item/2/Novel (Online) diakses 25 april 2012 13 .id (online) diakses 25 april 2012 http://uniqlly. Yogyakarta: Lukman Pranoto. Metodologi Penelitian Sastra. 2011. Jakarta: Republika http://hukum. Telaga Inspirasi Menulis Fiksi. Ahklak Tasawuf . Daftar Pustaka Afifudin. 1988. Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: Rayakultura Press Sudarwan Damim.. 2009. 2011. dkk.unsrat. Nining. 2011. Jakarta: Bumi Aksara Endraswara. Bandung: CV Pustaka Setia Daradjat. Yogyakarta: Pustaka Widyatama Mukhni’ah. Bandung: Afabeta Tere-Liye.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->