Studi Atas Novel Hafalan Sholat Delisa Karya Tere-Liye Dalam Perspektif Pendidikan Akhlak A.

Latar Belakang Secara harfiyah, kata Islam berasal dari bahasa Arab salima yang artinya selamat. Kemudian terbentuk aslama yang artinya berserah diri atau patuh. Hal ini juga disinggung dalam Al Qur’an yang artinya: “ Bahkan, barang siapa aslama (menyerahkan diri) kepada Allah, Sedang Ia berbuat kebaikan, maka baginya pahala di sisi Tuhannya dan tidak ada Kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula bersedih hati.”(QS Al-Baqarah (2): 1221

Dari kata aslama itulah kemudian terbentuk kata Islam. Pemeluknya dinamakan Muslim; orang yang memeluk Islam berarti berserah diri, ikhlas, terhadap Allah dan patuh pada ajaranNya, yakni perintah dan laranganNya. Dari uraian di atas dapat ditarik kesimpulan bahwasanya Islam itu harus dapat menimbulkan kedamaian batinya sendiri, sebagai agama keselamatan lahir batin.Untuk memenuhi itu semua, terdapat tiga aspek yang harus dipenuhi dalam diri seorang Muslim: pertama, dalam hubungan vertikal terhadap Tuhan (Allah), manusia haruslah patuh dan berserah diri. Kedua, dalam hubungan Horisontal terhadap sesamanya dan makhluk, karena Islam mengajarkan kedamaian dan saling tolong menolong. Ketiga, hubungan kedalam dirinya sendiri. Karena Islam dapat menimbulkan kedamaian, ketenangan batin, kemantapan ruhani dan mental.2 Keberhasilan seorang Muslim diukur dari ketiga aspek di atas. Jika ketiganya telah dilakukan dengan sepenuhnya, maka kebahagian dunia dan akhirat telah ia temuakan. Ketiga aspek itu juga menempati posisi terpenting dalam pembentukan akhlak mulia.

1 2

Mukhni’ah, Materi Pendidikan Agama Islam, (Jogjakarta: Ar-Ruzz Media, 2011) hlm 15 Ibid, hlm 17

1

Dengan kata lain. Akhlak mulia sangat ditekankan karena akan membawa kebahagian dalam individu.Islam menginginkan masyarakatnya berakhlak mulia. tawuran. kini makin disadari betapa pentingnya nilainilai agama serta semangat akhlakul karimah dalam berbagai aspek kehidupan manusia. 2 . seperti adanya indikasi makin berkembangnya budaya serba bebas. Sekaligus membawa kedamaian pada masyarakat dan makhluk sekitarnya. bebas bergaul antara pria dan wanita. yang telah dicapai oleh manusia zaman modern ini bila akhirnya manusia tidak dapat menikmatinya. baik secara individu maupun kolektif (sosial).Contoh riil yang menunjukkan degradasi akhlak yang paling sederhana di kalangan pelajar. kini makin banyak kita temukan. bebas berbuat tanpa batas dan sebagainya. Tidak putus di situ saja. Sebab apalah artinya pembangunan kesejahteraan fisik manusia spektakuler. nampaknya telah banyak tindakan masyarakat yang mengacu pada kemrosotan akhlak. Terbukti banyaknya kasus penganiayaan. pelanggaran serta tindakan anarki yang berkedok agama. Dan bahkan justru akan menjadi bumerang bagi manusia itu sendiri. Pada era modern seperti sekarang ini. yang telah menimbulkan bencana bagi umat manusia. Kalau mengingat itu semua. pergeseran nilai-nilai sosial dan susila kini makin menyeruak di setiap sudut kehidupan. hedonis. Fenomena semaraknya prilaku yang mengarah pada budaya barat: amoral. Berbagai idiologi berbungkus modernitas dan teknologi. Banyaknya siswa yang tak lagi tawadu’ pada guru. yaitu dengan munculnya penyakit AIDS yang sangat menakutkan banyak orang. konsumtif dan yang bertolak belakang dengan religius. akhlak ditampilkan pada diri seseorang semata untuk mendapatkan kebahagian di dunia dan akhirat. ataupun munculnya bencana yang lain akibat ulah manusia yang tidak bertanggungjawab. terlebih hingga melanggar syariat. sering bolos sekolah. Pembangunan kembali terhadap akhlak manusia dari puing-puing kehancuran kini dirasakan lebih penting dari pada hanya membangun kesejahteraan fisik semata.

film stip. maupun lingkungannya. 5) Audio rekording (alat untuk didengar) seperti kaset. radio. tumbuh-tumbuhan. nonformal. 2) Benda-benda alam seperti manusia.4 3 4 http://hukum. sesama ciptaan-Nya. Al Hadits. alat peraga. lukisan. baik kepada Tuhannya. peta. Contoh Al Quran. buku bacaan. zat padat. Ilmu pendidikan Islam. Jadi pendidikan tidak hanya berlangsung di sekolah (formal) tetapi juga dapat berlangsung di luar sekolah (non formal). di mana pendidikan merupakan suatu proses atau upaya dalam membantu peserta didik menemukan kedewasaan. sarana prasarna pendidikan dan sebagainya. televisi.id (online) diakses 25 april 2012 Dr. koran.ac. Sebagaimana dipaparkan dalam undang-undang sistem pendidikan nasional no 20 tahun 2003 bab VI pasal 13 yaitu tentang jalur pendidikan terdiri atas pendidikan formal.Pembangunan akhlak manusia dapat ditempuh dengan pendidikan. slide. antara lain: 1) Media tulis atau cetak. hewan.unsrat. informal yang dapat saling melengkapi dan memperkaya. Zakiah Daradjat. dkk. Alat ini dapat dibuat daam ukuran besar. 3) Gambar-gambar. zat cair. novel dan lain sebagainya. diharapkan peserta didik dapat menjadi manusia yang memiliki pribadi yang bertanggungjawab. bahkan dapat dibuat seperti layaknya permukaan bumi. vidio. (Jakarta: Bumi Aksara. Antara lain adalah media pendidikan. 2000) hlm 80 3 . 4) Gambar yang dapat diproyeksikan. dan lain sebagainya.3 Keberhasilan pendidikan dipengaruhi oleh banyak faktor atau komponen. zat gas. majalah. Melalui pendidikan. Audio Visual Aid (AVA). Contoh foto. baik menggunakan alat maupun tidak. Ada banyak alat yang dapat digunakan untuk kelangsungan proses pendidikan. dan pendidikan sebagaimana disebutkan dalam ayat (1) diselenggarakan dengan sistem terbuka melalui tatap muka atau melalui jarak jauh.

yakni: hubungan dengan Allah. Ada banyak kisah yang tergambar pada novel Hafalan Sholat Delisa. Dengan novel pengarang bisa menanamkan nilai-nilai akhlak dan pesan-pesan tertentu kepada pembacanya. ada banyak cara dalam menyampaikan nilai-nilai pendidikan akhlak. Gaya penuturan. Bahwa keberhasilan akhlak seseorang itu ditentukan atas tiga aspek. Subjektivitas yang disampaikan pengarang melalui karya novel mampu memberi gambaran dan motivasi bagi suatu perubahan baik secara individu maupun kolektif (masyarakat). salah satunya yang digunakan oleh Tere-Liye lewat karya sastranya berupa novel berjudul Hafalan Shalat Delisa.5 Seperti yang telah dijelaskan sebelumya.multiply. Aisyah kakak kedua yang juga kembar itu. hubungan dengan sesama (manusia dan lingkungan) dan hubungan dengan diri sendiri. Novel Hafalan Sholat Delisa karya Tere-Liye merupakan bentuk karya sastra yang memuat nilai pendidikan dari ketiga sisi di atas. Delisa untuk melakukan shalat shubuh berjamaah. dalam fragmen tersebut diceritakan aksi kakak-kakak Delisa yang berjuang membangunkan adik tercintanya. Dari pengertian dipahami bahwa peranan novel bukan sekedar menghibur tetapi juga mengajarkan sesuatu. setting. Kedudukan novel sama dengan ilmu pengetahuan lainnya. Sebuah kisah pembelajaran yang akan membawa dampak positif bagi pembaca. yaitu sesuatu yang penting bagi kemajuan masyarakat. latar. Misal: Pada fragmen Shalat Lebih Baik Dari Tidur.com/journal/item/2/Novel (Online) diakses 25 april 2012 4 . berusaha sekuat tenaga dengan beribu cara untuk 5 http://uniqlly.Dari uraian diatas. Tere-Liye berusaha menunjukkan bentuk pendidikan akhlak yang tergambar jelas melalui tokoh yang dibangun dalam novel tersebut. dan alur tersusun rapi sehingga mudah dipahami. Novel berfungsi sebagai penghibur sekaligus berguna.

bersikeras memberikan kalung separuh harga pada Umi Salamah.8 Dari kedua fragmen tersebut. Di ayunan depan rumah. saya kasih separuh harga saja. Selain itu.” Begitu alasan Koh Acan supaya Umi Salamah mau menerima permintaannya untuk membayar separuh harga. Karena saya senang sekali jika melihat anak-anak kecil belajar menghafal bacaan shalat. karena selepas tsunami saya pernah bolak balik ke Lhok Nga itu. Ia berusaha sekuat tenaga.”9 6 7 8 Tere-Liye. Cetakan XVIII 2012) hlm 1-16 Ibid. Terlebih novel Hafalan Salat Delisa mampu menarik beberapa orang terkenal untuk ikut andil berkomentar di back cover. Oleh karena itu Delisa tak pernah kenal menyerah. Saya membacanya dengan rasa sentimental.7 Dalam fragmen itu juga. penyair: “ Novel tentang bacaan shalat anak 6 tahun dengan latar bencana tsunami ini sangat mengharukan.membangunkan si bandel Delisa. Taufiq Ismail. Hafalan Shalat Delisa. shalat yang diridhoi Allah. Meski bacaan shalatnya masih banyak yang belum ia hafal. hlm 22-26 9 Ibid. “ Kalau untuk hadiah hafalan shalat Delisa. mengerahkan segala kemampuan yang ia miliki. Delisa sibuk membolak-balik buku tuntunan shalatnya. hlm 19-22 Ibid. Back Cover 5 . masih terbolak-balik antara bacaan rukuk dan bacaan sujud. dapat kita lihat perjuangan Delisa menghafal bacaan shalatnya. Kata Abi Utsman dulu. novel Hafalan Shalat Delisa adalah novel yang banyak mengandung hikmah dan pesan-pesan pendidikan akhlak yang dapat dipetik. sholatkan untuk Amm mar Ma’ruf Nahi Mhungkar. Delisa ingin sempurna bacaan sholatnya ketika ujian praktek shalat di Sekolahannya digelar. jiwa pluralisme sangat nampak pada fragmen tersebut. (Jakarta: Republika.6 Diteruskan pada fragmen Kalung Separuh Harga. Di mana Koh Acan yang beragama Konghuchu tulen. Delisa ingin mengerjakan shalat dengan indah. Dengan harapan hanya supaya memenuhi panggilan Allah tepat pada waktunya. Nilai keikhlasan dengan halus dijalin pengarangnya kedalam plot cerita dunia kanak-kanak ini.

juga kematian. Maka penulis tertarik untuk meneliti lebih lanjut tentang pendidikan ahklak yang terkandung di dalamnya. maka permasalahannya dapat dirumuskan sebagai berikut: 1. Back Cover Ibid. Apa yang melatarbelakangi penulisan novel Hafalan Shalat Delisa? Bagaimana isi dan pesan novel Hafalan Shalat Delisa karya Tere-Liye? Materi pendidikan akhlak apa saja yang ada dalam novel Hafalan Shalat Delisa karya Tere-Liye dan bagaimana bentuk penyampaian nilai-nilai pendidikan akhlak yang terdapat dalam isi novel Hafalan Shalat Delisa ? C. Seolah menonton film documenter ketika membacanya lembar demi lembar. Sastrawan dan Redaktur Sastra Republika: “ Dramatis. Rumusan masalah Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan tersebut di atas. Terkadang malu sendiri ketika menyimak si mungil Delisa. mencintai anugrah dan musibah. dan mencintai indahnya hidayah. Buku ini mengajak kita mencintai kehidupan. Tujuan Penelitian Tujuan dari penelitian ini adalah: 10 11 Ibid. 3. Mengangkatnya menjadi sekripsi yang berjudul: “ Studi Atas Novel Hafalan Shalat Delisa Karya Tere-Liye Dalam Perspektif Pendidikan Ahklak ” B. Kecerdasan dalam kepolosan. 2. Novelis/ penulis Best Seller Ayat-Ayat Cinta: “ Buku yang indah ditulis dalam kesadaran ibadah. tanpa perlu mengharu biru. Two thumbs up!”11 Berdasarkan latar belakang.Habiburrahman El Shirazy. Menyentuh. tanpa perlu hiperbolik. Back Cover 6 .”10 Ahmadun Yosi Herfanda.

Telaah Pustaka Penelitian ini mengambil novel Hafalan Shalat Delisa karya Tere-Liye sebagai obyek penelitian.1. Dari beberapa penelitian yang peneliti ketahui. Untuk mendeskripsikan isi dan amanat novel Hafalan Shalat Delisa karya Tere-Liye dalam perspektif pendidikan akhlak. 2. diharapkan guru dapat memanfaatkan penelitian ini sebagai alternatif sumber bahan pelajaran dalam rangka penanaman nilai-nilai Islami pada siswa melalui karya sastra. b. E. D. ada beberapa tulisan yang meneliti tentang karya sastra. 3. Manfaat Praktis Bagi Pendidikan Agama Islam. Manfaat Penelitian Penulis berharap penelitian ini dapat bermanfaat bagi diri sendiri dan masyarakat luas pada umumnya. baik karya sastra yang berupa naskah-naskah 7 . Untuk mendeskripsikan latar belakang penulisan novel Hafalan Shalat Delisa karya Tere-Liye. diharapkan akan lebih mudah dalam memahami nilai-nilai yang terdapat dalam karya sastra. sebagai pijakan dalam mengarungi kehidupan. Manfaat Teoritik Bagi pecinta sastra pada umumnya. Sejauh pengamatan penulis belum ada yang mengadakan penelitian terhadap novel ini. Untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk penyampaian nilai-nilai pendidikan akhlak dalam novel Hafalan Shalat Delisa karya Tere-Liye. yakni: a. mengingat novel Hafalan Shalat Delisa karya Tere-Liye ini salaras dengan nilai-nilai pendidikan agama Islam termasuk nilai pendidikan akhlak. khususnya nilai-nilai pendidikan aqidah akhlak baik yang tersurat maupun yang tersirat.

yakni: ahklak hubungan dengan sesama. yaitu: 1. Pembahasan pada skripsi ini diawali dengan sinopsis cerita Lakon Jaka Tarub dan kemudian ditarik kesimpulan tentang unsur-unsur pendidikan akhlak yang ada dalam Lakon Jaka Tarub tersebut. Jawa Timur. terutama masyarakat Jawa. Pendidikan Akhlak 8 . maupun lakon-lakon cerita yang cukup digemari oleh masyarakat. 2003). Fakultas Tarbiyah Prodi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhamadiyah Surakarta pada tahun 2010. Terdapat penanaman nilai ahklak terhadap sesama dalam konteks hubungan kekeluargaan dan masyarakat serta akhlak terhadap lingkungan. F. perkembangan tokoh c) Agama b) Penyesuaian keluarga diri dalam dalam kehidupan tokoh dan motivasi kerja 2. novel. yang ditulis oleh Rahmah Wahyuningrum. UIN Malang Tahun 2001. Fakultas Tarbiyah. Skripsi ini berisi pesan-pesan ahklak dalam novel Hafalan Shalat Delisa. yakni: a) Peran terhadap masyarakat tokoh. Skripsi hanya menghasilkan tinjauan dari satu sisi saja. khususnya novel karya Tere-Liye. Sedangkan penelitian terhadap novel. Demikian tadi beberapa literatur yang dapat peneliti ketahui yang berhubungan dengan sastra dan juga berhubungan dengan penelitian pada skripsi ini. Di antaranya adalah: 1.kuno. yang ditulis oleh Paryanto (UMS. Ajaran Akhlak dalam Lakon Jaka Tarub pada Kesenian Kentrung. Blitar. Aspek Moral Dalam Novel Para Priayi. sejauh pengamatan penulis ada satu pembahas. Pembahasan pada skripsi ini dia menyimpulkan 3 hal dari hasil penilitiannya. Nilai-Nilai Pendidikan Ahklak Dalam Novel Hafalan Shalat Delisa Karya Tere-Liye. Kerangka Teori 1. Lebih mengupas tentang kisah dalam keluarga. yang ditulis oleh Ummu Mumfaridoh Ulfa.

12 Dari segi istilah. Penagntar Kependidikan. pemuda yang mengarungi kehidupan. Sudarwan Damim. Karya Sastra dan Novel 12 Prof. (Bandung: Afabeta.13 Sementara Imam Ghozali berpendapat. hlm. perangai. adat kebiasaan atau segala sesuatu yang sudah menjadi tabiat. sifat yang tertanam dalam jiwa yang menimbulkan macam-macam perbuatan dengan mudah. Dr. Dr.Akhlak berasal dari bahasa arab yaitu akhlak jamak dari kata khilqun atau khuluqun yang berarti budi pekerti. yang merupakan fenomena kemanusiaan universal yang jika benar aktivitasnya akan menumbuhkembangkan multidimensi kemampuan hingga ke titik kesejatian. 2. A. 1 1 13 14 15 9 . 2011). Ahklak Tasawuf. Ibid. (Jakarta: RajaGrafindo Pertsada. berpendapat: sifat yang tertanam dalam jiwa yang mendorongnya untuk melakukan perbuatan tanpa melakukan pemikiran dan pertimbangan. tabiat. yang harus dimiliki dan dijadikan kebiasaan anak sejak kecil hingga ia menjadi seorang mukallaf. Akhlah adalah suatu perbuatan yang telah tertanam dari dalam diri seseorang sehingga menimbulkan berbagai perilaku baik berupa ucapan maupun tindakan dengan mudah dan gampang tanpa berpikir panjang lebar. hlm. tanpa ada pemaksaaan ataupun tekanan dari luar. tanpa memerlukan pemikiran. hlm. pengertian akhlak dapat merujuk dari berbagai pendapat para pakar. hlm. 2010). 3 Ibid.15 Adapun pendidikan akhlah adalah pendidikan mengenai dasar akhlak dan keutamaan perangai. Pendidikan adalah agen peradaban dan pemberadapan manusia. Ibnu Mikskawaih. H.14 Dari kedua pendapat di atas dapat kita simpulkan bahwa akhlak adalah suatu perbuatan yang dilakukan oleh seseorang yang tibul dari dalam dirinya. Terbentuknya kondisi jiwa tersebut atau yang disebut sifat ataupun watak manusia tersebut bukan terjadi atau ada dengan begitu saja. tetapi didahului dengan suatu proses. M. 4 Prof. Abuddin Nata.

fiksi nonrealistis dan semi fiksi. Yang akan menjadi obyek dalam penelitian ini meliputi latar belakang penulisan novel Hafalan Shalat Delisa karya Tere-Liye. kemudian fiksi dibagi menjadi tiga komponen. 1988). (Jakarta: Rayakultura Press.17 Dalam kaitannya dengan penelitian pendidikan. Afifudin. yakni: fiksi realistis. (Bandung: CV Pustaka Setia. 77 10 . Kritik Sastra Modern Indonesia. 2009). Yang menjadi subyek penelitian ini adalah karya novel Hafalan Shalat Delisa dan pengarangnya yaitu Tere-Liye. surat kabar. MM. Metode Penelitian Kualitatif. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. khususnya pendidikan akhlak. 14 18 Prof. untuk memberi penilaian dan memberi keputusan bermutu atau tidaknya suatu karya sastra yang sedang diteliti. Subjek dan Obyek Penelitian a.18 2. G.Dr. penulis mencoba menganalogikan kritik sastra kepada kritik pendidikan. (Yogyakarta: Lukman. H. Metode Penelitian 1. majalah jurnal dan beberapa tulisan lain yang memiliki keterkaitan dengan pembahasan penelitian ini. Obyek Penelitian. isi dan pesan novel. yaitu teknik penelitian yang mengumpulkan data dan informasi dengan bantuan berbagai macam materi. Dalam kesusastraan Indonesia novel termasuk katagori sastra fiksi. b. Novel berasal dari bahasa Itali yaitu novella yang berarti sebuah barang baru yang kecil. Telaga Inspirasi Menulis Fiksi. Subyek Penelitian. hal.Novel merupakan salah satu karya sastra yang bersifat fiktif. hlm. dalam arti penulis berusaha meneliti teks-teks novel yang mengandung nilai-nilai pendidikan. baik berupa buku.16 Penelitian yang penulis lakukan adalah bentuk kritik sastra yakni untuk menghakimi karya sastra. hlm. 2011). dan bentuk-bentuk penyampaian nilai-nilai pendidikan 16 17 Nining Pranoto. 7 Rachmat djoko Pradopo.

biasanya bersifat simbolis. penulis menggunakan Metode dokumentasi adalah metode pengumpulan data dengan mencari data mengenai hal-hal atau variable yang berupa catatan. Untuk memudahkan pemahaman. 98 21 Suwardi Endraswara.21 H. Analisis ini merupakan analisis tentang isi pesan suatu komunitas.agenda dan sebagainya. Metodologi Penelitian Sastra. novel. Metode Analisis Data Setelah data terkumpul. Metode Pengumpulan Data Untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini. 2003). 3.19 Dokumen yang diperlukan dalam penelitian ini meliputi buku. maka dibuat sistimatika pembahasan sebagai berikut: 19 20 Ibid. prasasti. (Yogyakarta: Pustaaka Widyatama. Makna dalam analisis konten. Aspek-aspek yang melingkupi di luar estetika struktur tersebut dibedah. 97 Ibid. maka berikutnya adalah mengadakan analisa terhadap data-data tersebut. Sistematika Penulisan Dalam penyusunan skripsi ini penulis menyusunnya dalam beberapa bab dan sub bab. hlm.20 Pada dasarnya analisis konten dalam bidang sastra tergolong upaya pemahaman karya sastra dari aspek ekstrinsik. surat kabar. dihayati dan dibahas mendalam. hlm. surat kabar dan lain-lain yang bekaitan dengan Tere-Liye dan hasil karyanya. 160 11 . notulen rapat.akhlak yang terdapat dalam novel Hafalan Shalat Delisa karya TereLiye. transkrip. hlm. majalah. buku. Jadi tugas analisis konten adalah mengungkap makna simbolik yang tersamar dalam karya sastra. Analisis konten digunakan apabila hendak mengungkap kandungan nilai tertentu dalam karya sastra. majalah. 4. Sedangkan metode analisa data yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode konten analisis.

tujuan penelitian. manfaat penelitian. saran-saran dan kata penutup. Bab ketiga berisi tentang pendidikan akhlak. latar belakang lahirnya novel dan sinopsisnya. rumusan masalah. sumber pendidikan akhlak. Bab kedua berisi biografi Tere-Liye. Bab keempat merupakan penutup yang berisi kesimpulan. karya-karya Tere-Liye dan karakteristik karya-karyanya. materi pendidikan akhlak dan nilai-nilai pendidikan akhlak yang terkandung dalam novel Hafalan Shalat Delisa Karya Tere-Liye beserta metode yang digunakan dalam penyampaian nilai-nilai pendidikan akhlak dalam novel Hafalan Shalat Delisa Karya Tere-Liye. kerangka teori.Dalam bab pertama terlebih dahulu diuraikan pendahuluan yang memuat latar belakang masalah. 12 . metode penelitian dan sistimatika pembahasan. meliputi pengertian akhlak dan pendidikan akhlak. telaah pustaka. tujuan pendidikan akhlak.

id (online) diakses 25 april 2012 http://uniqlly. 2012.unsrat. Metode Penelitian Kualitatif.. Jakarta: Rayakultura Press Sudarwan Damim. Materi Pendidikan Agama Islam. 2009. Bandung: Afabeta Tere-Liye. Bandung: CV Pustaka Setia Daradjat. 2011. Daftar Pustaka Afifudin. Jakarta: RajaGrafindo Pertsada Pradopo. dkk. Kritik Sastra Modern Indonesia. Hafalan Shalat Delisa. Zakiah.ac. Ilmu pendidikan Islam. Telaga Inspirasi Menulis Fiksi. Penagntar Kependidikan. Jakarta: Bumi Aksara Endraswara. 2011. Metodologi Penelitian Sastra. Yogyakarta: Lukman Pranoto. Abuddin. Sudarwan. Ahklak Tasawuf . Yogyakarta: Pustaka Widyatama Mukhni’ah.com/journal/item/2/Novel (Online) diakses 25 april 2012 13 . 2000.multiply. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media Nata. Rachmat djoko. 2003. Nining. 2010. Jakarta: Republika http://hukum. 2011. Suwardi . 1988.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful