A. Macam-macam mineral sesuai komposisi kimianya Berdasarkam komposisi kimianya, macam-macam mineral adalah berikut : 1.

Elemen –elemen natif 2. Sulfida 3. Halida 4. Oksida dan hidroksida 5. Karbonat 6. Nitrat 7. Tungsten dan molibden 8. Phaspat, arsenat dan vanadian 9. Sulfat 10. Borak 11. Silikat Diskripsi mineral-mineral ini meliputi beberapa sifat fisik dan sifat optik, seperti : Nama , rumus kimia : penamaan mineral yang telah dikenal berikut rumus kimianya Sistem kristal : seperti triklin Belahan : sempurna (010) Kekerasan : berdasarkan skala Mosh yaitu 1-10 Berat jenis (BJ) : dalam gram /cm3 Kilap : seperti kilap logam Warna : warna asli mineral itu sendiri Gores : warna dalam bentuk serbuk halus Optik : sifat mineral dibawah mikroskop Terdapatnya : peristiwa yang menyebabkan terbentuknya mineral terebut. a. elemen-elemen natif Emas -au Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya

: isometrik : tidak ada : 2,5-3 : 19,3 : logam : kuning : kuning : opak, isotrop : terutama di dalam urat-urat hidrothermal, umumnya berasosiasi dengan mineral sulfida dan di dalam

Page | 1

endapan-endapan letakan (placer). perak - Ag Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya

: isometri : tidak ada : 1,5-3 : 10,5 : logam : putih : putih : opak, isotrop : di dalam zona-zona oksidasi dari endapan-endapan bijih. Terbentuk karena proses hidrotermal

Tembaga - Cu Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya

: isometri : tidak ada : 1,5-3 : 8,9 : logam : merah muda, kusam yang cepat menjadi merah tembaga, dan kemudian berubah menjadi coklat : hitam logam : opak, isotrop : terutama di dalam zona oksidasi dari endapan bijih sulfida. Batuan sedimen yang berdekatan dengan ekstrusif basa, dan di dalam rongga-rongga batuan basal. : isometri : tidak ada : 4-4,5 : 21,4 : logam : putih abu-abu sampai abu-abu terang : abu-abu : opak, isotrop : Magma ultra basa dan di dalam endapan – endapan letakan.

platina - pt Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya

Page | 2

besi - fe Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya

: isometrik : tidak ada (010) :4 : 7,3-7,8 : logam : putih abu-abu sampai hitam : abu-abu : opak, isotrop : besi banyak terkandung di dalam batuan meteorik. Sedikit di dalam batuan basal.

arsen - as Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya

: heksagonal : sempurna (0001) : 3,5 : 5.75 : logam : putih timah sampai abu-abu gelap : abu-abu : opak, pleokroisme lemah : pada urat-urat hidrothermal, juga didapatkan pada urat-urat batuan berkristal yang berasosiasi dengan nikel, atau perak.

antimon - sb Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya

: heksagonal : sempurna (0001) : 3-3,5 : 6,68 : logam : putih timah : abu-abu : opak, pleokroisme sangat lemah : proses hidrotermal dengan lingkungan temperatur yang tinggi. Sering terdapat bersamaan dengan uraturat perak , nikel atau timah.

bismut - bi Sistem kristal

: trigonal

Page | 3

coklat.9579 . merah. merah muda.8 : logam : putih timah dengan warna merah muda pucat : putih ::dalam urat-urat hidrotermal yang berasosiasi dengan mineral perak. sering di serpentin dan endapan bawah laut yang kaya inklusi inklusi. 0377. γ = 2.1 : mendamar sampai melemak : kuning belerang sampai coklat kekuningan : putih : α = 1.5 : 2. Di dalam batuan sedimen di dalam kubah gram dan sebagai mineral sekunder dalam endapan bijih. isotrop : terutama terdapat pipa-pipa kimberlit. biru. kuning. dan timah. hijau.5-2. merah. intan . hitam.c Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya : isometrik : sempurna (111) : 10 : 3. :: cerah. orange.5 : 9. abu-abu. putih sampai putih kebiruan. nikel. berbentuk selinder yang membundar.(pipa) dan juga dike.Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya : sempurna (0001) baik (0001) : 2-2. belerang-s Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya : ortorombik : tidak sempurna : 1. berksiasi. Pada pegamtit uraturat kuarsa dan endapan letakan.2452 so+ : terutama di dalam endapan yang berhubungan dengan proses volkanik atau mata air panas.5 : intan sampai lemak : bening. β = 2. lokasi dalam Page | 4 .

grafit-c Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya : heksagonal :: 1-2 : 2.lempeng benua .2 : tanah sampai logam : hitam besi sampai abu-abu baja : hitam : opak : terutama batuan metamorfosa regional atau kontak. Terjadi dalam epitermal sepanjang endapan urat-urat sulfida dengan perak merah delima (pirargirit dan polibasit). Kadang.kadang berasosiasi dengan batuan beku basa dan dengan dike pegamtite dan urat-urat kuarsa. dan gneis. kalkosit – cu2S Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores : ortorombik : tidak jelas {011} : 2. abu-abu sampai putih : banyak banyak terdapat di bijih perak primer. anisotrop .77 : logam : abu-abu kehitaman sampai hitam : abu-abu kehitaman Page | 5 . juga dalam batubara yang termetamorfosakan. seperti marmer. Banyak intan merupakan hasil endapan letakan.04 : logam : hitam sampai abu-abu gelap : hitam : opak. skis. b.5-3 : 5. SULFIDA ARGENIT – Ag2s Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya : isometrik : tidak jelas {001} dan{011} : 2-2.5 : 7.

azurit. pirit. isotrop : dalam urat – urat hidrothermal dengan spalerit. coklat kemerahan : berasal dari mineral-mineral bijih primer dan percampuran urat-urat sulfida . atau kalkopirit dan pirit memperluas pada daerah yang lebih besar. penggantian dari bornit.pbs Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya : isometrik : sempurna{001} : 2. Mungkin juga berasosiasi dengan bijih tembaga. Kadang-kadang dapat terjadi dalam lingkungan temperatur tinggi dari pegmatit. anisotrop : salah satu dari mineral tembaga sekunder dari zona supergen pengayaan dari urat-urat sulfida. kuprit dan tembaga nativ. Kadang – kadang bersama dari perak. spalerit . malachit.0 : logam : merah tembagaatau perunggu : hitam keabu-abuan yang terang : opak. kalkopirit. dolomit. Jarang dari hasil alterasi supergen. barit. galena . kalsit. bornit – cu2fes4 Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya : tetragonal : dalam jejak {111} :3 : 5. isotrop.5 : 7. putih kebiruan. lain-lain sulfida.58 : logam : abu-abu timah : abu-abu timah : opak.Optik Terdapatnya : opak. Kalkosit mungkin juga sebuah mineral primer dari urat-urat sulfida. dan flourit. kuarsa.zns Sistem kristal Belahan : : Kubik Sempurna {110} Page | 6 .

Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya : : : : : : : 3.5-4 4.5-4 3.5 Logam Kuning terang muda Hitam kehijauan Opak. isotrop.5 5.47 Mineral utama dari seng. anisotrop lemah. millerit . Sebagai mineral bijih primer berkarakteristik hipotermal dan urat-urat mesotermal bertemperatur lebih tinggi. Ditemukan sepanjang urat-urat mesotermal dengan galena dan lainnya sulfida kalkopirit .28 Logam Kuning terang sering dengan coklat Hitam kehijauan Opak.36-2.nis Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya : : : : : : : : : Trigonal Sempurna {1011} dan{0112} 3-3. kuning muda Terbanyak bersama tembaga dan lebih sedikit bersama sulfida . n = 2. kuning muda Pembentukan mineral pada temperatur rendah oleh alterasi dari mineral nikel Page | 7 .3 Damar sanmpai sub logam Merah jingga sampai mendekati hitam Coklat sampai kuning Cerah. Juga terbentuk di bawah kondisi epitermal ke duanya dalam urat dan berbentuk kristal.cufes Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya : : : : : : : : : Tetragonal Tidak jelas {011} 3.9-4.

09 Intan Merah sampai merah kecoklatan Merah menyala Cerah. so+ Dari daerah air panas berasosiasi dengan batuan batuan volkanik muda dan dalam lingkungan temperatur rendah. so+ Sebagai hasil pengayaan sekunder dan urat-urat bijih tembaga.kovelit . berasosiasi dengan kalkopirit.hgs Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya : : : : : : : : : trigonal Sempurna {1010} 2-2.cus Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya : : : : : : : : : Heksagonal Segala arah 1. krem muda-kuning.01 Logam Kuning terang muda Hitam kehijauan Opak.5-2 4. bornit. merah. Ia ditemukan dalam urat-urat endapan temperatur rendah sampai temperatur rendah sampai temperatur tinggi. pirit – fes2 Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya : : : : : : : : : Kubik Tidak ada 6-6. isotrop Sebagai mineral sulfida yang terbanyak dan terluas di dalam batuan hampir semua umur.6 Sub logam sampai damar Biru Abu-abu sampai hitam Cerah dan pleokroik dalam hijau. Di dalam batuan beku dan Page | 8 .5 8. sinabar .5 5.

molibdenit – mos2 Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya : : : : : : : : : Heksagonal Tidak sempurna {0001} 1-1. Page | 9 . putih sampai abu-abu. juga di dalam batuan metamorfosa dan sidemen. kalaverit – aute2 Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya : : : : : : : : : Monoklin Tidak ada 2.5 4. berasosiasi dengan batuan granit tau pegmatit atau dengan dengan urat-urat kasiterit . anisotrop.63 Logam berkilauan Abu-abu timbal Abu-abu timbal Transparan. dan garnet. topas. turmalin.5-3 9. tetapi juga banyak dalam endapan temperatur lebih tinggi.7 Logam Abu-abu Abu-abu kehijauan Opak Karakteristik dari pegmatit fasa kegiatan batuan beku. wolframit.pegmatit. Ia betrasosiasi dengan silvanit stibnit – sb2s3 Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik : : : : : : : : Ortorombik Sempurna {010} 2 4.24 Logam Kuning sampai perak Abu-abu kekuningan Opak Kalaverit selalu ditemukan dalam ura-urat hidrotermal temperatur rendah.

α ^ Z =110 Dalam urat-urat temperatur rendah berasosiasi dengan orpimen. barit. stibnit. dan emas.85 Intan Merah tua Merah – ungu Cerah. pirargirit – agsbs2 Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya : : : : : : : : : Trigonal Jelas {1011} 2.5 5. realgar -ass Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya : : : : : : : : : Monoklin Jelas {010} 1. orpimen. Sebagai endapan air panas dan sublimasi volkanik. Ia berasosiasi dengan mineral antimon yang mana memiliki bentuk sebagai hasil dari dekompoisi dan dengan galena.5-2 3. merah tua. sinabar. atau sinabar dan berbagai batu gamping dan dolomit juga batu lempung. 2 V = 400. realgar. c.Terdapatnya : Ditemukan dalam urat-urat hidrotermal temperatur rendah atau endapan – endapan pengganti dan dalam endapan-endapan air panas.so+ Banyak terdapat sebagai mineral-mineral terbentuk terakhir dalam urat-urat dengan kalsit. dolomit dan kuarsa berasosiasi dengan argentit dan perak.48 Damar Orange – kuning sampai merah . spalerit. HALIDA HALIt -NaCl Sistem kristal : Isometrik Page | 10 .orange Jingga sampai merah Transparan bilamana segar .

16 Kaca Bening.Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya : : : : : : : : Sempurna {001} 2. n = 2. serargirit . silvit . Cerah. Berasosiasi Page | 11 .5 2. polihalit. Karakteristik mineral-mineral asosiasinya adalah dolomit basal. anhidrit.55 Damar Bening bilamana asli. seringnya abu-abu sampai kekuningan.agcl Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya : : : : : : : : : Kubik Tidak ada 2. kebiruan sampai merah Transparan.57% dari volume. keabu-abuan.071 Dalam zona oksidasi dari urat-urat perak perak khususnya dalam daerah yang kering. isotrop Sebagai dari halit tapi banyak yang tidak sama hanya pada terdapatnya dalam lapisan paling atas dari bagian garam memiliki konsentrasi < 1.kcl Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya : : : : : : : : : Kubik Sempurna {100} 2 1. isotrop.9 Kaca Bening. biru sampai keunguan Kuning sampai putih Dalam sedimentasi yang tebal berubah bentuk oleh evaporit dari air laut yang tertutup lagonlagon. kemerahan. gipsum.5 5. putih. kekuningan.

abu-abu.18 Kaca Ungu sampai biru.5-4 6. Banyak sebagai sebuah urat mineral khusus dalam mesotermal urat-urat timbal perak. kuning. merah. anisotrop Di dala oksidasi dari urat-urat tembaga. oksida mangan dan juga malahit.dengan perak nativ. flourit – caf2 Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya : : : : : : : : : Kubik Sempurna {111} 4 3.0 Intan sampai kaca Bervariasi. hijau. d. oksida-hidroksida kuprit – cu2o Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya : : : : : : : : : Kubik Tidak jelas {111} 3. korundum – al2o3 Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya : : : : : : : : : Trigonal Tidak ada 9 4.434 Sebagai mineral pengiring dalam fumarol hidrotermal akhir dari granit. hijau biru. muda. malakit.14 Sublogam atau intan sampai tanah Merah Merah kecoklatan Opak. bilamana ia mungkin sebagai mineral gang. azurit dan tanda-tanda sulfida primer. so 2-1f Sebagai mineral pengiring di dalam syenit Page | 12 . dan hijau. isotrop. n = 1. Putih Bening sampai ungu muda. limonit.

ilmenit – fetio3 Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya : : : : : : : : : Trigonal Tidak ada 5-6 4. spinel – mgal2o4 Sistem kristal Belahan : : Kubik Tidak ada Page | 13 . Ia ditemukan dalam batupasir merah sebagai material penyemen. anisotrop Sebagai butiran dalam batuan beku basa seperti gabro dan anorthit. dan juga di dalam endapan letakan.nefelin. Terjadi dalam endapan–endapan metamorfosa kontak dan sebagai mineral pengiring dalam granit. Ia mungkin terjadi sebagai hasil sublimasi dalam hubungannya dengan kegiatan gunungapi. penting untuk bijih besi.9-5. Di dalam pegmatit feldspar dan di dalam kontak metamorfosa batuan serpih dan bouksit.26 Logam Abu-abu baja sampai hitam besi Merah gelap sampai coklat –merah Opak Hematit penyebaran meluas dalam berbagai batuan dan semua umur dan bentuk. sebagai seri ilmenit .magnetit atau ilmenit hematit. Proses metamorfosa di dalam daerah batugamping. hematit – fe2o3 Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya : : : : : : : : : Trigonal Tidak ada 5-6 4.72 Logam sampai sublogam Hitam besi Hitam Opak. Endapan letakan di pantai sebagai ilmenit dan titanomagetit.

γ = 1. juga sebagai mineral pengiring dalam gneies adn skis.612.748. hijau. Dalam endapan batuan sedimen Page | 14 . juga banyak dalam dalam skiss mika rutil – tio2 Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya : : : : : : : : : Tetragonal Jelas {110} 6-6.5-4.Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya : : : : : : : 8 3.75 Kaca Berbagai wrna hijau seperti kehijauan.5 3. krisoberil – beal2o4 Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya : : : : : : : : : Ortorombik Jelas {110} 8. kadang-kadang kuning atau hitam Coklat muda So.23 Intan Coklat kemerahan. coklat ada bening. Putih Isotrop. dalam proses metamorfosa batuan sedimen alumunium dan xenolit alumunium dalam batuan beku dan dalam kontak metamorfose di dalam batuan gamping.76.1 Kaca Merah sampai biru.718 Terjadi sebagai mineral pengiring di dalam batuan beku basa. ω = 2. Putih so +. kuning dan coklat kehijauan.5 4. β = 1. n = 1. Є = 2.756 Dalam pegmatiti granit dan aplit. granit dalam pegmatit di urat-urat kuarsa. α = 1.899 Sebagi mineral pengiring dalam batuan beku plutonik. banyak dalam pegmatit.

Kadang-kadang sebagai mineral pengiring dalam batuan beku dan batuan metamorfosa. brokit – tio2 Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya : : : : : : : : : Ortorombik Tidak jelas 5. kasiterit – sn02 Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna : : : : : : Tetragonal Tidak sempurna {100} 6-7 6.14 Intan Coklat dan coklat merah sampai hitam Putih sampai abu-abu so+ Dalam urat-urat temperatur rendah dalam gneis dan sekis.5 – 6 4.5 4. pirolusit – mno2 Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya : : : : : : : : : Tetragonal Sempurna {110} 6-6.seprti batu pasir.99 Intan sampai sublogam Coklat kemerahan sampai hitam kecoklatan. kadang-kadang merah Page | 15 . tetapi pirolusit sebagai utma.75 logam Hitam besi Hitam besi Opak. Endapan nodul dari pirolusit ditemukan di dasar danau dari laut dangkal. anisotrop Mangan terbentuk kristal halus dalam berbagai batuan. Bilamana batuan mengalami penghancuran ia mungkin diendapkan kembali sebagai variasi mineral.

uranit – uo2 Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya : : : : : : : : : Kubik Tidak ada 5-6 8-10 kristal . Dan urat-urat temperatur tinggi dengan kasiterit. Berasosiasi dengan mineral zircon.39 Mutiara Putih sampai hijau muda atu biru abu-abu. Є = 1.560 . monazit.580 Suatu alterasi temperatur rendah.5 2. brukit-mg (oh)2 Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya : : : : : : : : : Trigonal Sempurna {0001} 2. Dalam mesotermal sebagai urat-urat sulfida dengan pirit. tourmalin. Sebagai butiran halus di dalam endapan letakan. feldsfar.097 Di dalam urat-urat bersama kuarsa di granit. abu-abu terang dengan kecoklatan. sphalerit. Banyak hasil alterasi dari periklas dalam batugamping dolomit termetamorfosakan. Putih So+ ω = 1. kalkopirit. isotrop. manganit – mn o (oh) Sistem kristal : Belahan : Monoklin Sempurna {010} Page | 16 . Dalam granit dan pegmatit syenit biasanya sebagai kristal.6. dan endapan galena. ω = 2006. Є = 2.5 material kolloform Sublogam Hitam dan hitam kecoklatan Hitam kecoklatan atau hitam kehijauan Opak.5-8.Gores Optik Terdapatnya : : : Putih So+ . Tetapi ia umumnya banyak ditemukan dalam hidrotermal temperatur tinggi. mika.

dan siderit pada temperatur rendah. kalsit. e.85 Kaca Bening putih sampai krem Putih So . Є = 1.486 Sebagian besar terbentuk di laut. ω = 1. Sebagai mineral gang dalam urat-urat hidrotermal aragonit – caco3 Sistem kristal : Pseudo heksagonal Page | 17 .35 Sublogam Abu-abu gelap sampai hitam Coklat kemerahan samapi hitam Anisotrop. Urat-urat hidrotermal sebagai mineral gang.Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya : : : : : : : 4 4.500 Terjadi sebagai lapisan batugamping magnesium. dolomit – camg (co3)2 Sistem kristal : Belahan : Kekerasan : Berat jenis (BJ) : Kilap : Warna : Gores : Optik : Terdapatnya : Heksagonal Sempurna {1011} 3. ω = 1. sebagai nodul dalam batuan sedimen. opak Sebagai urat mineral dengan barit. karbonat kalsit –caco3 Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya : : : : : : : : : Heksagonal Sempurna {1011} 3 2.568.. Є = 1. dalam berbgai batuan beku.680. Ditemukan berasosiasi dengan oksida mangan lainnya dalam endapan – endapan yang dibentuk oleh air meteorik.5-4 2..71 Kaca Bening Putih So .

5-2 2. : : : : : : : : : Trigonal Sempurna {1011} 1.77 Kaca sampai intan Biru Biru α = y 1.5-4 2.758. γ A z 120 Pada temperatur rendah dari uap air panas atau rongga . tungsten dan molibdat shelit – cawo4 Sistem kristal : Belahan : Kekerasan : Berat jenis (BJ) : Tetragonal Baik {101} 4.5-5 6.nano3 Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya Monoklin Baik {100} 3. nitrat soda nitrat .5-4 3.336 Sebagai buah impregnasi di dalam tanah dari daerah kering. g. terjadi dengan kalsit dan sulfur azurit – cu3(oh)2 (co3)2 Sistem kristal : Belahan : Kekerasan : Berat jenis (BJ) : Kilap : Warna : Gores : Optik : Terdapatnya : f. anhidrit.27 Kaca Bening atau coklat keputihan ω= 1.587. halit dari garam. putih Putih α = z 1.1 Page | 18 .530 . β = 1.530 .94 Kaca Bening. β = 1. Є = 1. γ A z 120 Dalam oksidasi dan sepanjang urat-urat bijih tembaga dengan malahit.758.Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya : : : : : : : : Baik {010} 3. sepanjang bersama gipsum.

dan epidot. vivianit – fe3(po4)2. diopsit. ω = 1. apatit.934 Sebagai mineral temperatur tinggi dala urat-urat kuarsa dalam granit. hornblende. y.8h2o Page | 19 .. wolframit – (fe2 mn)wo4 Sistem kristal : Monoklin Belahan : Sempurna {010} Kekerasan : 4-4. γ ^ Z170 -210 Terdapatnya : Sering dlam pegmatit dan urat-urat kuarsa temperatur tinggi berasosiasi dengan granit.5 Berat jenis (BJ) : 4. juga sebagai butiran dalam batupasir. Banyak dalam urat-urat sulfida. topas. vesuvianit. turmalin. arsenat dan vanadian monasit – (ca. th) po4 Sistem kristal : Monoklin Belahan : Tidak jelas {100} Kekerasan : 5-5.22. posfat.5 Kilap : Sub logam sampai damar Warna : Hitam sampai coklat Gores : Mendekati hitam sampai coklat Optik : α = y 2. Z ۸ c =20 . kalkopirit. sphen. Є= 1.4 Kilap : Damar Warna : Kekuningan sampai coklat kemerhan Gores : Putih Optik : So+. mika dan dan flourit. aplit dan pegmatit.la. molidenit. gneis.17.Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya : : : : : Kaca sampai damar Putih kekuningan sampai kecoklatan Putih So + .920.5 Berat jenis (BJ) : 7.8-5. β=2. h.0-7.60 Terdapatnya : Monasit adalah mineral jarang. Juga dalam kontak metamorfosa dengan batugamping bersama garnet. arsenopirit. terjadi sebagai mineral pengiring dalam granit. berasosiasi dengan wolframit.

Gores : Optik : So -. ambligonit – lialfpo4 Sistem kristal : Belahan : Kekerasan : Berat jenis (BJ) : Kilap : Warna : Gores : Optik : Terdapatnya : Triklin Sempurna {100}. pegmatit.cl.59.1 Kaca Putih sampai hijau muda atau biru So . berasosiasi dengan pirhotit dan pirit dalam ura-urat tembaga dan timah. ω = 1. 6 3.15-3. β = 1.58-2.63 Ambligonit adalah mineral jarang diketemukan dalam granit. sering dalam rongga-rongga fosil. Kekerasan : 5 Berat jenis (BJ) : 3. dan bening. Є = 1. mungkin berasosiasi dengan limonit.Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya : : : : : : : : : Monoklin Sempurna {010} 1. biru sdampai hijau berubah Bening atau putih biru So+.. violet. dan sebagai bentuk pelapukan dari besi pospat. Juga ditemukan Page | 20 . lepidolit dan apatit. γ = 1.20 Kilap : Kaca-sub damar Warna : Hijau sampai coklat. Z ۸ c = 290 Vivianit adalah mineral jarang dari pembentukan sekunder. baik{110}. turmalin. apatit – ca5(f.5-2 2. mangan primer dalam pegmatit.60-1. Juga ditemukan dalam lapisan lempung.oh)(po4)3 Sistem kristal : Heksagonal Belahan : Tidak baik {0001}. 630 Terdapatnya : Apatit terdapat sebagai mineral pengiring dalam semua kelompok batuan beku.0 – 3.68 Kaca Bening tidak berubah. dengan spodumen.633. juga biru.

α = 1. Anhidrit banyak terjadi bersama gipsum dan sering berasosiasi dengan mineral tetapi tidak muncul. Ia selalu terjadi sebagai mineral gang dalam urat-urat hidrotermal.5 2.575. anhidrit – caso4 Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya : : : : : : : : : Ortorombik Sempurna {010}.89 – 2. alunit – kal 3 (oh)6 (so)4 Sistem kristal : Heksagonal Belahan : Sempurna {0001} Kekerasan : 4 Berat jenis (BJ) : 2. sulfat barit – baso4 Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya : : : : : : : : : Ortorombik Sempurna {001} 3-3. γ = 1.8 Page | 21 .570.50 Kaca Putih atau bening Putih So +. Ia juga ditemukan dalam urat-urat batu gamping dengan kalsit.5 4. Sebagai ciri dari hasil basal dolomit dan menerus dlam lapisan garam (salt).pada batuan sedimen dan metamorfosa. i. berasosiasi dengan bijih perak. mangan.639. dan antimon.636. tembaga. 98 Kaca smpai mutiara Bening sampai kebiruan atau violet Putih So +. γ = 1. β = 1.648 Barit adalah mineral yang umum dan penyebaran yang luas. β = 1.6-2.614 Dalam tubuh stratigrafi batuan pada pada bagian terbawah dari urutan evaporit. Juga dalam batupasir dengan bijih tembaga. baik {001} 3-3. α = 1.

abu-abu atau kemerahan Putih So + .32 Kaca. γ = 1. oleh larutan. k. abu-abu.530.520.5 Berat jenis (BJ) : 1. kalsit. anhidrit. borak borak – na2b4o5(oh)4 . Putih So-.Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya : : : : : Kaca Putih. trona. putih. α = 1.71 Kilap : Kaca atau tanah Warna : Bening atau putih Gores : Optik : So . ω = 1. Gipsum adalah mineral yang umum dan penyebaran luas pada batuan sedimen. Sistem kristal : Monoklin Belahan : Sempurna {100} baik {110} Kekerasan : 2-2. Z ۸ c = -560 Terdapatnya : Dalam endapan-endapan evaporit dari danau yang tiadk kekal dalam daerah yang kering. sepanjang dengan halit.572. fe)2 (sio4) Sistem kristal : ortorombik Belahan : Tidak ada Kekerasan : 6. Ia sering berasosiasi dengan endapan halit. sering sebagai lapisan tebal.2h2o Sistem kristal : Belahan : Kekerasan : Berat jenis (BJ) : Kilap : Warna : Gores : Optik : Terdapatnya : Monoklin Sempurna{010} 2 2. gypsum – caso4. juga mutiara Bening.523.. silikat olivin – (mg. dan batugamping magnesium.592 Alunit dibentuk oleh alterasi hidrotermal dari batuan volkanik asm dan menengah.5-7 Page | 22 . Є = 1. j. gipsum. β = 1. dan soda nitrat.8h2o.

So-.68 Mika Coklat. Pada batuan beku seperti dike pegmatite dan granite. syenit dan monzonit. juga dalam batupasir. β = 1. So +.015 Penyebaran mineral zirkon sangat luas sebagai mineral pengiring dalam kelompok semua batuan beku. garnet group – a2b2 (sio4)2 Sistem kristal : Isometrik Belahan : Buruk {110} Kekerasan : 6. zirkon – zr (sio4) Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya : : : : : : : : : tetragonal Tidak jelas 7.968-2.27-4. hijau. dalam batuan basa seperti gabro. Є = 1. coklat.5-7. abu-abu. terjadi sebagai mineral pengiring dari batuan metamorfosa seperti skis mika dan skis hornblende dan juga gneis.37 Kaca Hijau kekuningan sampai hijau keabu-abuan. hijau. ω = 1. granodiorit. Ia khususnya dalam batuan beku asam seperti granit.5-4. Page | 23 .960. Juga ditemukan dalam batu gamping kristalin. peredotit. γ = 1. α = 1. putih. dalam gneis. skis .3 Kilap : Kaca sampai damar Warna : Merah. bening.5 4.5 Berat jenis (BJ) : 3.923-1.Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya : : : : : : 3.674. dan sangat banyak dalam syenit nefelin.692.712 Olivin umumnya sebagai mineral pembentuk batuan dan sebagai mineral pengiring. Gores : Putih Optik : Bervariasi Terdapatnya : Penyebaran mineral garnet sangat luas sekali. hitam.

66 Kaca samSpai mutiara Umumnya biru.56-3. γ = 1. Page | 24 .657.16-3. α = 1.632. hiaju kekuningan So-. γ = 1.712.643 Andalusit umumnya terbentuk oleh proses metamorfosa dari serpih alumunium sebagai akibat metamorfosa kontak dan regional. dalam metamorfosa temperatur tinggi.alalo(sio4) Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya : : : : : : : : : Triklin Sempurna {100} 5-7 3.5 3.alalo(sio4) Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya : : : : : : : : : Ortorombik Sempurna {010} 6-7 3. β = 1.20 Kaca Merah segar. kianit . coklat kemerahan. sering berasosiasi dengan garnet. silimanit. γ = 1.720. so-.23 Kaca Coklat. β = 1. staurolit dan korondum. α = 1.638. α = 1. sering berwarna gelap. hijau muda dan putih So+.728 Kianit adalah mineral pengiring dalam gneis dan skis mika.677 Silimanit adalah mineral jarang dan diketemukan dalam gneis dan skis. β = 1.658.andalusit – alalo(sio4) Sistem kristal : Belahan : Kekerasan : Berat jenis (BJ) : Kilap : Warna : Gores : Optik : Terdapatnya : Ortorombik Tidak ada 7.

sphen – catio(sio4) Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya : : : : : : : : : Monoklin Jelas {110} 5-5. dan syenit nefelin.034 Sphen terbentuk kristal-kristal kecil umumnya sebagai mineral pengiring dalam granit. granodiorit. juga dalam batupasir.46 Kilap : Kaca Warna : Hijau gelap sampai hijau kekuningan sampai hitam Gores : Optik : So -.639 Ditemukan dalam rongga-rongga dari lava riolit dan granit. α = 1. diorit. coklat.609-1. kuning.5 3. skis klorit. β = 1.fe)al2o(sio4)(si2o7)(oh) Sistem kristal : Monoklin Belahan : Sempurna {001} Kekerasan : 6-7 Berat jenis (BJ) : 3. merah muda.55 Damar sampai intan Abu-abu .797 Page | 25 . syenit. so-. α = 1. kebiruan. kehijauan. γ = 1.907. β = 1.631.6 Kaca Bening.4-3. Juga dalam batuan metamorfosa seperti gneis. γ = 2.topas – al2(sio4)(f.900. hitam.715-1.35-3.6161.784. β = 1.629. kuning.600-1.784 -1. epidot – ca2(al. α = 1. hijau.725-1.oh) Sistem kristal : Belahan : Kekerasan : Berat jenis (BJ) : Kilap : Warna : Gores Optik Terdapatnya : : : Ortorombik Sempurna {001} 8 3. γ = 1. so-.4-3.751. dan batugamping kristalin.

hasil alterasi dari mineral feldpar. Sifat fisik mineral pada marmer Marmer atau yang sering disebut batu pualam berasal dari batu kapur yang telah mengalami proses metamorfosa. Epidot juga terbentuk selama proses metamorfosa pada batugamping yang murni dan khususnya karakteristik untuk endapan-endapan metamorfosa kontak.8 Kaca Hijau kekuningan sampai kuning terang So -. Sering berasosiasi dengan klorit. biru. Metamorfosa merupakan akibat dari adanya tekanan dan suhu yang tinggi sehingga tekstur batuan asal Page | 26 . beril – be3al(si6o16) Sistem kristal Belahan Kekerasan Berat jenis (BJ) Kilap Warna Gores Optik Terdapatnya : : : : : : : : : Heksagonal Tidak sempurna {0001} 7. Gores : Optik : So -.ca)(li.Terdapatnya : Epidot terjadi dalam batuan metamorfosa.675.600 Umumnya terjadi dalam batuan granit atau pegmatit. Є = 1.al)3(al. juga coklat.mn)6(oh)4(bo2)3(si6018) Sistem kristal : Heksagonal Belahan : Tidak ada Kekerasan : 7-7.650 Terdapatnya : Paling umum dan karakteristik untuk turmalin dalam pegmatit granit dan batuan menengah. ω = 1.562-1. Juga ditemukan dalam batuan metamorfosa yaitu gneis dan skis.0-3. ω = 1.566-1. ia juga ditemukan dalam skis mika dan berasosiasi dengan bijih. merah.610-1.5 Berat jenis (BJ) : 3.5-8 2.608.fe.75-2.25 Kilap : Kaca sampai damar Warna : Umumnya hitam. amphibol.mg. turmalin – (na. piroksen. B. dan biotit.635-1. Є = 1. hijau.

kilap kaca. kelimpahan 20%. kelimpahan 60%. hematit. Berikut merupakan contoh pendiskripsian pada peraga marmer : Silimanite Klorit (20%) Kalsit (60%) Gambar 1. cerat putih.menghilang dan berubah menjadi tekstur baru sebagai hasil dari proses rekristalisasi. struktur non-foliasi. kekerasan 7. pirit. kelimpahan 20% Petrogenesa Batuan ini mengalami proses metamorfosa dan rekristalisasi dari batu gamping. sedangkan mineral-mineral tambahannya adalah kuarsa.1 Marble  Deskripsi Megaskopis Warna putih. khlorit. silimanit. Mineralogi marmer terutama terdiri dari mineral-mineral karbonat yaitu kalsit. cerat putih. Kalsit : Warna putih. kekerasan 2. Semua mineral-mineral tambahan ini akan memberikan pola warna yang sangat bervariasi. Terjadi pada saat tumbuhnya mineral dalam suasana padat dan bukan   Page | 27 . piroksen. bentuk butir idioblastik (dominan euhedral). kekerasan 3 skala mohs. bentuk mineral granoblastik.5 skala mohs. amfibol. kilap kaca. talk. cerat putih.5 skala mohs. Deskripsi Komposisi Klorit : Warna hijau. dan kalsit. Warna marmer biasanya seperti warna putih dan putih keabu-abuan sesuai dengan kandungan kalsitnya sebagai mineral utama dan mineral pirit sebagai mineral tambahan. kilap kaca. Silimanit : Warna merah. dan telah mengalami proses/perubahan mineralogi. derajat kristalisasi honfels. Komposisi terdiri dari klorit. dolomit dan/atau serpentin. dan grafit. tekstur maupun struktur sebagai akibat pengaruh temperatur dan tekanan yang tinggi.

Pengontrolnya adalah suhu pnas magma itu sendiri. Klorit sifat fisiknya berwarna hijau. kilap kaca. kilap kaca. klorit. Jenis maemer sangat tergantung pada jenis batuan asal.5. Slaty. yaitu : Cataclastik. Terjadi pada saat tumbuhnya mineral dalam suasana padat dan bukan mengkristal dalam suasana cair. ada mineral besar dan kecil dengan bahan sama (proses penghancuran). butir-butir feldspar bentuk lensa dalam massa dasar halus. Angen. Derajat kristalisasi honfels. Pembentukkan marble akibat metamorfose regional ataupun metamorfose kontak. silimanit. cerat putih. Komposisi mineral yang ada dalam batuan ini adalah Kalsit. terdiri dari mineral equidimensional. yang sifat fisiknya berwarna putih. tekstur maupun struktur sebagai akibat pengaruh temperatur dan tekanan yang tinggi. terbentuk oleh mozaik mineral-mineral equidimensional dan equigranular daan umumnya berbentuk polygonal. karena butir mineral seragam. Batuan ini mengalami proses metamorfosa dan rekristalisasi dari batu gamping.5.mengkristal dalam suasana cair. kekerasan 7. batas-batas sutured. batuan ini berwarna putih. kelimpahan 20%. Tingkat metamorfose dari tinkat rendah hingga tinggi berawal dari zeolite facies hingga granulate facies dan ini tampak pada sayatan petrografi. Jenis maemer sangat tergantung pada jenis batuan asal. granular. foliasi mineral-mineral halus. Pembentukkan marble akibat metamorfose ataupun metamorfose kontak. Tingkat metamorfose dari tinkat rendah hingga tinggi berawal dari zeolite facies hingga granulate facies dan ini tampak pada sayatan petrografi. Tipe metamofisme kontak dipakai untuk meyebut perubahan yang tejadi pada batuan karena intrusi magma yang menerobos batuan protolith. kelimpahan 20%. dan bentuk mineralnya granoblastik. Secara megaskopis. struktur nonfoliasi. seperti catalastic. Page | 28 . Dan silimanit. Flaser. kilap kaca. Struktur nonfoliasi umumnya dijumpai. cerat putih. kekerasan 2. kekerasan 3. Adapun sifat fisik dari masing-masing mieral tersebut ialah kalsit. dan telah mengalami proses/perubahan mineralogi. seperti catalastic tetapi berutir halus. cerat putih. kelimpahan 50%. tetapi sisa-sisa itu asal membentuk lensa dan butiran halus. Mylomtic. menunjukan kenampakkan goresan searah dan belum terjadi rekristalisasi. ysifat fisiknya warna merah. Bentuk butirnya idioblastik (dominan euhedral). Sehingga yang awalnya batuan berupa limestone berubah menjadi marble. anhedral.

Page | 29 . hasil proses metamirfose kontak atau regional dari jenis batugamping. Tingkat metamorfose dari tinkat rendah hingga tinggi berawal dari zeolite facies hingga granulate facies dan ini tampak pada sayatan petrografi.Dari keterangan hasil deskripsi secara megaskopis. batu pualam. maka dapat disimpulkan bahwa nama batuan ini adalah Marble (W. komposisi. Oleh sebab itu jenis marmer yangat tergantung oleh jenis batuan asalnya. maupun petrogenesa. 1962) Marble disebut juga marmer.T Huang.

Semarang : UNDIP Yulianto dkk. Yogyakarta Tim Assisten Petrologi. Modul Deskripsi Mineralogi : SMK Negri 2 Depok Sleman. 2007. Yogyakarta. 2006. Buku Panduan Praktikum Petrologi. 2008. Diktat Praktikum Petrologi.DAFTAR PISTAKA Sarjudi. Universitas Gajah Mada. Page | 30 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful