P. 1
BUDAYA TORAJA

BUDAYA TORAJA

|Views: 140|Likes:
Published by Guzman Noman

More info:

Published by: Guzman Noman on May 28, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/17/2012

pdf

text

original

I. 1.1.

Pengertian

PENDAHULUAN

Asal-usul tentang pengertian Toraja, ada dua versi. Versi pertama mengatakan bahwa kata Toraja berasal dari kata “to” yang artinya orang dan kata “raja” yang artinya raja. Jadi Toraja artinya orang-orang keturunan raja. Versi lain mengatakan bahwa Toraja berasal dari dua kata yaitu “to” yang artinya orang dan “ri aja” (bahasa Bugis) yang artinya orang-orang gunung. Jadi Toraja artinya orang-orang gunung.

1.2. Latar Belakang Masalah Saya memilih kebudayaan Toraja karena beberapa hal, yaitu : a. Kebudayaannya yang unik mendorong kami untuk mengenal lebih jauh tentang adat-istiadat suku Toraja, b. Merupakan salah satu bagian wilayah di Indonesia yang kurang dikenal, maka dari itu dengan makalah ini, saya berharap dapat memberitahu sekilas tentang Toraja kepada kalian semua, c. Suku, objek wisata, dan makanan khas yang unik, yang belum diketahui oleh masyarakat banyak. 1.3. Metode a. Pencarian data melalui internet, b. Dari buku “Ragam Budaya Daerah”, c. Dan melakukan observasi.

Versi pertama mengatakan bahwa kata Toraja berasal dari kata “to” yang artinya orang dan kata “raja” yang artinya raja. dan kata Tana berarti negeri. Lama-kelamaan penyebutan tersebut menjadi Toraja. Asal-Usul PEMBAHASAN Menurut legenda. Kedua versi tersebut memiliki alasan yang berbedabeda dan masuk akal. 2. Orang Sidendereng menamakan penduduk daerah ini dengan sebutan To Riaja yang mengandung arti “orang yang berdiam di negeri atas atau pegunungan”.3. ada dua versi. 3. Tahun 1926 Tana Toraja sebagai Onder Afdeeling Makale-Rantepao dibawah Self bestur Luwu. Jadi Toraja artinya orang-orang keturunan raja. 2. Asal-usul tentang pengertian Toraja. yaitu tempat upacara pemakaman secara adat yang dilengkapi dengan 100 buah menhir/megalit. 102 bilah batu menhir yang berdiri dengan megah terdiri dari 24 buah ukuran besar. yang dalam bahasa Toraja disebut Simbuang batu. dan 54 buah ukuran kecil. . bangsawan. Versi lain mengatakan bahwa Toraja berasal dari dua kata yaitu “to” yang artinya orang dan “ri aja” (bahasa Bugis) yang artinya orang-orang gunung. 24 buah ukuran sedang. nenek moyang orang Toraja berasal dari Hindia Belakang (Siam). Sejarah 1. sedang orang Luwu menyebutnya To Riajang yang artinya adalah “orang yang berdiam di sebelah barat”. sehingga tempat pemukiman suku Toraja dikenal dengan nama Tana Toraja. Jadi Toraja artinya orang-orang gunung. Rante. Mereka ber-imigrasi ke daerah selatan untuk mencari daerah baru. perbedaan tersebut hanyalah faktor perbedaan situasi dan kondisi pada saat pembuatan/pengambilan batu. Ada juga versi lain bahwa kata Toraya asalnya To= Tau (orang). Tahun 1957 berubah menjadi Kabupaten Dati II Tana Toraja berdasarkan UU Darurat Nomor 3 tahun 1957. Ciri Khas Suku Toraja Salah satu ciri khas suku Toraja adalah tempat pemakamannya. 2. artinya orang-orang besar. Ukuran menhir ini mempunyai nilai adat yang sama.II. Tahun 1946 Tana Toraja terpisah menjadi Swaraja yang berdiri berdasarkan Besluit Lanschap Nomor 105 tanggal 8 Oktober 1946. Raya= dari kata Maraya (besar).1.2. Mereka menggunakan kapal yang menyerupai rumah adat orang Toraja sekarang ini. Nama Toraja mulanya diberikan oleh suku Bugis Sidendereng dan dari Luwu. 2. UU Nomor 22 tahun 1999 Kabupaten Dati II Tana Toraja berubah menjadi Kabupaten Tana Toraja. 4.

Bilamana sang gadis masih belum ada ikatan.4. Itu berarti bahwa mempelai wanita telah syah menjadi mempelai pria. Kesenian dan Kebudayaan 2. Passukaranku . keluarga mengadakan mappaci. kemudian kedua mempelai melakukan upacara adat.1. 2. keluarga mempersandingkan kedua pengantin di pelaminan. Lembang Sura’ c. kain sarung songket atau rope. Pengantin wanita memakai baju bodo. Siulu’ Umba Muola e.Pada hari yang telah ditetapkan. kedua mempelai melakukan akad nikah menurut agama Islam yang dilakukan oleh penghulu.4. Siulu’ b. juga biaya perkawinan dan hari yang baik untuk melangsungkan pernikahan. yaitu malam berbedak. yaitu mempelai pria menyentuh salah satu anggota badan mempelai wanita. seperti menanyakan apa sang gadis masih belum ada ikatan dengan pria lain dan sebagainya.2. Melamar Dalam melamar ada beberapa tahapan yang harus dijalankan. Sanggul pengantin wanita berhiaskan kembang goyang dan perhiasan lainnya berupa kalung bersusun. Di pinggang bagian depan terselip sebuah keris pasang timpo (keris yang terbungkus emas separuhnya) atau keris tataroppeng (keris yang terbungkus emas seluruhnya). Bila lamaran diterima oleh pihak wanita. seperti ibu jari atau tengkuk. Pakaian Pengantin Pakaian pengantin pria dari Bugis-Makasar berupa baju jas model tertutup yang disebut baju bella dada. disaksikan oleh para tamu. Persiapan dan Upacara Pernikahan Beberapa hari menjelang pernikahan. Setelah itu. pihak keluarga pria mengirim beberapa utusan yang terdiri dari keluarga terdekat sang pria.2. Lagu-Lagu khas Toraja a.4. sepasang bassa atau gelang panjang bersusun. dan anting-anting. kain sarung songket yang disebut rope. b. dan selendang di bahu. Seluruh upacara perkawinan yang diramaikan dengan pesta ini berlangsung di rumah mempelai wanita dan upacara ini dinamakan marola. Tugas mereka adalah untuk melamar sang gadis secara resmi yang disebut massuro. bersolek. c. maka kedua pihak lalu berembuk untuk menetapkan besarnya mas kawin atau sompa. dan memerahi kuku atau berinai. antara lain dengan cara pendekatan oleh pihak pria kepada pihak wanita. Adat Perkawinan Daerah Sulawesi Selatan a. sedangkan di kepala terdapat hiasan kepala yang disebut sigara. Marendeng Marampa’ d.

Kelalambunmi Allo i. Di dalam gua itulah diletakkan jenazah-jenazah dalam sebuah peti yang disebut erong atau duni. mengelola. baik aluk maupun pemali yang digunakan sebagai aturan hidup dan bermasyarakat di daerah Kesu’. karena memilki suatu kompleks perumahan adat Toraja yang masih asli. Pemandangan yang sangat mempesona di atas rantepao dan lembah disekitarnya. Londa merupakan sebuah kuburan alam berupa gua-gua batu di kaki gunung. sedikit di atas gua terdapat jajaran patung yang disebut tau-tau yang dibuat dari kayu nangka agar dapat bertahan lama. dan melaksanakan aturan-aturan adat. Erong yang berwarna hitam adalah erong yang diletakkan ketika mereka masih menganut animisme dan erong yang berwarna kecoklatan adalah erong yang dimasukkan setelah masuknya agama Kristen.3. menetapkan.2.1. Obyek wisata ini sangat menarik.5. . Tontong Kukilalai 2. Bagian luar erong ditatah dengan ukiran yang indah. Obyek Wisata di Tana Toraja 2. Kebanyakan dari batu menhir itu berukuran dua sampai tiga m tingginya.f. yang letaknya di desa Tikunna Malenong. telah ditetapkan sebagai salah satu Cagar Budaya dengan nomor registrasi 290 yang perlu dilestarikan/dilindungi. Sebelum memasuki gua-gua alam. 2. Katuoan Mala’bi’ g.5.erong adalah semacam peti mati yang terbuat kayu yang keras dan kuat. Di daerah ini terdapat 56 menhir batu dalam sebuah lingkaran dengan lima pohon kayu ditengahnya.5. KE’TE’ KESU’ Ke’te’ kesu’ adalah obyek wisata yang sudah populer diantara turis domestik dan asing sejak tahun 1979 terletak dikampung Bonoran yang berjarak 4 km dari kota Rantepao. Tapi ada erong yang telah hancur sehingga kerangka-kerangka manusia berserakan di dalam gua itu. dapat diketahui berapa jenazah yang dimakamkan dalam liang. LONDA Londa adalah salah satu dari sekian banyaknya obyek wisata yang menarik di Tana Toraja. Untuk membedakan erong mana yang telah tua. Susi Angin Mamiri h.5. Tongkonan tersebut dari leluhur Puang ri Kesu’ difungsikan sebagai tempat bermustawarah. 2. yang terdiri dari beberapa Tongkonan. dapat dilihat dari warnanya. dapat dilihat dari tempat ini sangat menarik untuk dikunjungi. BATU TOMANGA Berlokasi di daerah Sesean yang beriklim dingin. Jadi umurnya setua erong yang berwarna hitam. sekitar 1300 m di atas permukaan laut. Dengan menghitung berapa jumlah tau-tau yang ada. Tau-tau ini merupakan duplikat dari jenazah yang dimakamkan. lengkap dengan Alang Sura’ (lumpung padinya).

potensi yang dimiliki oleh daerah tersebut. sehingga timbulah keinginan masyarakat daerah tersebut untuk dapat mengelola langsung kawasan suaka ini dengan tetap memperhatikan alam. Suaka margasatwa ini tepatnya berada di bagian barat Provinsi Sulawesi Selatan yang berlokasi pada kabupaten Polewali Mamasa. Kesimpulan . disamping mereka juga mendapatkan insentif secara ekonomis untuk kelangsungan anak. kawasan ini juga merupakan daerah untuk berkembang biak beberapa hewan lainnya. Hewan utamanya adalah burung Mandar Sulawesi atau Ballidae atau Celebes Rails (Aramidopsis plateni) yang merupakan burung endemis yang hidup pada kawasan tersebut. Kondisi lapangan dari taman suka margasatwa tersebut terdiri atas daerah wet land yang terdiri dari daerah berawarawa dengan secondary forest seluas 300 ha swamp forest dan beberapa daerah isolasi mangrove. Daerah suka margasatwa ini merupakan daerah yang sangat penting bagi tumbuhan dan hewan. pengelolaan kawasan suaka yang mulai ditangani daerah dan keinginan masyarakat lokal untuk dapat membangun sebuah kawasan yang berasaskan lingkungan hidup.6. bahkan menjadi tempat persinggahan burung-burung yang bermigrasi. Potensi Alam Toraja Lampako Mampie adalah sebuah taman suaka margasatwa yang berada di Pulau Sulawesi dengan luas hampir 2000 ha.1. Dengan melihat dari berbagai pengertian ekowisata.2. PENUTUP 3. Disamping itu. III.

kebudayaan yang kita miliki semakin lama akan semakin punah.Sebenarnya Indonesia memiliki ragam kebudayaan dan suku-suku didalamnya. biarpun kebudayaan tersebut bukan berasal dari daerah kita. sebagai bangsa yang mencintai tanah air. kita harus mampu melestarikan kebudayaankebudayaan bangsa. Jika kita tidak mampu melestarikannya. membuat saya semakin tertarik untuk mengenalnya lebih jauh lagi. dan objek wisata yang beragam dan unik. kita harus dapat mempelajari sedikit banyaknya tentang kebudayaan-kebudayaan daerah. Saran/info Kebudayaan Indonesia yang beragam seharusnya tidak kita sia-siakan begitu saja. suku yang berdiam di provinsi Sulawesi Selatan ini memiliki banyak kebudayaan-kebudayaan yang unik. Salah satu contohnya adalah Toraja. 3. tetapi banyak masyarakat yang tidak mengenal kebudayaan apa saja yang ada dinegerinya. Kesan Setelah membaca makalah ini. upacara adat kematian.3. . Oleh sebab itu. bahasa. kesan yang saya dapatkan adalah beragamnya keunikankeunikan dari kebudayaan Toraja yang banyak saya tidak ketahui. 3. Dari mulai suku-suku. makanan khas. adat perkawinan.2.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->