JENIS SAMPEL , GRAFIK DAN TABEL STATISTIK

07 Mar Macam Sampel (statistika)

Macam Sampel (statistika) A. Acak (Random sampling)

Sampel random adalah suatu tipe sampling probabilitas, di mana peneliti dalam memilih sampel dengan memberikan kesempatan yang sama kepada semua anggota populasi untuk ditetapkan sebagai anggota sampel. Dengan teknik semacam itu maka terpilihnya individu menjadi anggota sampel benar-benar atas dasar faktor kesempatan (chance), dalam arti memiliki kesempatan yang sama, bukan karena adanya pertimbangan subjektif dari peneliti. B. Sampel Sistematis

Sampling sistematis adalah teknik pengambilan sampel berdasarkan urutan dari anggota populasi yang telah diberi nomor urut. Misalnya anggota populasi yang terdiri dari 100 orang. Dori semua anggota itu diberi nomor urut, yaitu nomor I sampai dengan nomor 100. Pengambilan sampel dapat dilakukan dengan nomor ganjil saja, genap saja, atau kelipatan dari bilangan tertentu, misalnya kelipatan dari bilangan lima. Untuk ini maka yang diambil sebagai sampel adalah nomor 1, 5, 10, 15, 20, dan seterusnya sampai 100 C. Sampel Kuota

Sampling kuota adalah teknik untuk menentukan sampel dari populasi yang mempunyai ciri-ciri tertentu sampai jumlah (kuota) yang diinginkan. Sebagai contoh, akan melakukan penelitian tentang pendapat masyarakat terhadap pelayanan masyarakat dalam urusan Izin Mendirikan Bangunan. Jumlah sampel yang ditentukan 500 orang. Kalau pengumpulan data belum didasarkan pada 500 orang tersebut, maka penelitian dipandang belum selesai, karena belum memenuhi kouta yang ditentukan. D. Sampel Bertingkat

Sampel Bertingkat adalah teknik penentuan sampel yang mula-mula jumlahnya kecil, kemudian membesar. Ibarat bola salju yang menggelinding yang lama-lama menjadi besar. Dalam penentuan sampel, pertama-tama dipilih satu atau dua orang, tetapi karena dengan dua orang ini belum merasa lengkap terhadap data yang diberikan, maka peneliti mencari orang lain yang dipandang lebih tahu dan dapat melengkapi data yang diberikan oleh dua orang sebelumnya.

terlebih dahulu ditentukan besarnya persentase tiap objek terhadap keseluruhan data dan besarnya sudut pusat sektor lingkaran. Untuk membuat diagram lingkaran. selanjutnya kolom dari tiap dua titik yang berdekatan tadi dihubungkan dengan garis lurus sehingga akan diperoleh diagram garis atau grafik garis. dimana sampling unitnya terdiri dari satu kelompok (cluster). sedangkan sumbu Y menunjukkan nilai data pengamatan untuk suatu waktu tertentu.E. Untuk lebih jelasnya. Diagram garis biasanya digunakan untuk menyajikan data statistik yang diperoleh berdasarkan pengamatan dari waktu ke waktu secara berurutan. Bagian-bagian dari daerah lingkaran menunjukkan bagian bagian atau persen dari keseluruhan. Sampel Luas Sampel luas / berkelompok adalah proses pengambilan sampel dilakukan terhadap sampling unit. Maka seluruh karakteristik individu dari kelompok 3 tersebut diambil sebagai sampel. Kumpulan waktu dan pengamatan membentuk titik-titik pada bidang XY. dimana data tersebut dapat dijadikan bentuk prosentase. dan kita menjadikannya 4 buah kelompok. Grafik lingkaran lebih cocok untuk menyajikan data cross section. Grafik garis atau diagram garis dipakai untuk menggambarkan data berkala. JENIS GRAFIK  Grafik Garis (line chart) Penyajian data statistik dengan menggunakan diagram berbentuk garis lurus disebut diagram garis lurus atau diagram garis. Dan kita memilih secara acak missal kelompok 3.  Grafik Lingkaran (pie chart) Grafik lingkaran adalah penyajian data statistik dengan menggunakan gambar yang berbentuk lingkaran.  Grafik Batang (bar chart) . Tiap item (individu) di dalam kelompok yang terpilih akan diambil sebagai sampel. Sumbu X menunjukkan waktu-waktu pengamatan. Contoh jumlah anggota pada suatu populasi sebesar 20. perhatikan contoh soal berikut. Cara ini dipakai bila populasi dapat dibagi dalam kelompok-kelompok dan setiap karakteristik yang dipelajari ada dalam setiap kelompok. Grafik garis dapat berupa grafik garis tunggal maupun grafik garis berganda.

Histogram dapat disajikan dari distribusi frekuensi tunggal maupun distribusi frekuensi bergolong. 70. Ada dua macam ogive.5.5) atau tepi bawah (64.5) diletakkan pada sumbu X sedangkan frekuensi kumulatif kurang dari atau frekuensi kumulatif lebih dari diletakkan pada sumbu Y.Grafik batang umumnya digunakan untuk menggambarkan perkembangan nilai suatu objek penelitian dalam kurun waktu tertentu.  Histogram Dari suatu data yang diperoleh dapat disusun dalam tabel distribusi frekuensi dan disajikan dalam bentuk diagram yang disebut histogram. maka terbentuk kurva yang disebut ogive. Ogive naik apabila grafik disusun berdasarkan distribusi frekuensi kumulatif kurang dari. 79. Perhatikan contoh berikut ini. 82. yaitu ogive naik dan ogive turun.  Poligon Frekuensi Apabila pada titik-titik tengah dari histogram dihubungkan dengan garis dan batangbatangnya dihapus. . Sedangkan ogive turun apabila berdasarkan distribusi frekuensi kumulatif lebih dari. Apabila titik-titik yang diperlukan dihubungkan. …. Tepi atas (67.5. Grafik ini berupa gambar atau lambang untuk menunjukkan jumlah benda yang dilambangkan. Grafik batang pada dasarnya sama fugsinya dengan grafik garis yaitu untuk menggambarkan data berkala. Diagram batang menunjukkan keterangan-keterangan dengan batang-batang tegak atau mendatar dan sama lebar dengan batang-batang terpisah. 67. ….5. gambar batangbatangnya terpisah maka pada histogram gambar batang-batangnya berimpit. maka akan diperoleh poligon frekuensi. Jika pada diagram batang.5.  Ogive naik dan ogive turun Daftar frekuensi kumulatif kurang dari dan lebih dari dapat disajikan dalam bidang Cartesius. Grafik batang juga terdiri dari grafik batang tunggal dan grafik batang ganda.

Tabel Distributif . Contoh   3. Dalam laporan-laporan. 2. Tabel ikhtisar seringkali diperoleh dari tabel referensi atau didasarkan pada tabel ikhtisar lainnya. Ada tiga jenis tabel yaitu :  Tabel satu arah atau satu komponen adalah tabel yang hanya terdiri atas satu kategori atau karakteristik data. sederhana dan mudah dimengerti. Tabel ikhtisar memiliki fungsi untuk memberikan gambaran yang sistematis tentang peristiwa-peristiwa yang merupakan hasil penelitian/observasi.TABEL STATISTIK 1. tabel referensi pada umumnya diletakkan dalam halaman tambahan (appendix/lampiran). Tabel Tabel tiga arah atau tiga komponen adalah tabel yang menunjukkan tiga kategori atau tiga karakteristik. Contoh: Tabel-tabel dalam laporan referensi b. Tabel Referensi (Referensi Table) Tabel referensi berfungsi sebagai gudang keterangan karena memberikan keterangan-keterangan yang terperinci (umum) dan disusun khusus untuk kepentingan referensi sehingga disebut juga tabel umum(general table). Tabel Menurut Karakteristik Data Tabel atau daftar merupakan kumpulan angka yang disusun menurut kategori atau karakteristik data sehingga memudahkan untuk analisis data. Tabel Tabel dua arah atau dua komponen adalah tabel yang menunjukkan dua kategori atau dua karakteristik. Tabel Ikhtisar (Summary Table) Tabel ikhtisar disebut juga tabel naskah (text table). Tabel Referensi dan Tabel Ikhtisar Tabel Statistik ada 2 macam a. umumnya berbentuk singkat.

com/2010/01/tabel-referensi-dan-tabel-ikhtisar.Tabel distribusi adalah daftar nilai data (bisa nilai individual atau nilai data yang sudah dikelompokkan ke dalam selang interval tertentu) yang disertai dengan nilai frekuensi yang sesuai. SUMBER : http://ilmustatistika.org/wiki/Sampel_%28statistika%29 http://www.html http://matematika-ipa.blogspot.scribd.com/rasyid14/d/40515278-Rasyid-Ridha-10-6428-I-D .com/statistika-diagram-batang-diagram-garis-mean-median-modusmatematika/ http://id.wikipedia.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful