P. 1
makalah kimia anorganik 90

makalah kimia anorganik 90

1.0

|Views: 1,109|Likes:
Published by Filo Supianti

More info:

Published by: Filo Supianti on May 28, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/23/2015

pdf

text

original

Sections

  • 1.1. LATAR BELAKANG
  • 1.2. RUMUSAN MASALAH
  • 1.3. TUJUAN PENULISAN
  • 1.4.TINJAUAN PUSTAKA
  • 2.1.1. Teori Dan Model Atom Dalton
  • 2.1.2. Teori Dan Model Atom J.J Thomson
  • 2.1.3. Teori Dan Model Atom Rutherford
  • 2.1.4. Teori Dan Model Atom Bohr
  • 2.2.1 Perkembangan Penggolongan Unsur-Unsur
  • 2.2.2. Sifat Sifat Periodik Unsur
  • 2.2.3. Cara Penamaan Unsur Dan Perkembangan Jumlah Unsur Serta
  • 3.1. Kesimpulan
  • 4. Sifat-Sifat Periodik
  • 5. Penamaan unsur dan perkembangan jumlah unsur serta penemunya

BAB I PENDAHULUAN

1.1. LATAR BELAKANG Model atom sebagaimana yang telah dipahami saat ini, memerlukan waktu tidak kurang dari 2000 tahun dalam sejarah perkembangannya. perkembangan model atom yang dahulu kala pernah diajukan oleh para ilmuwan. Diantaranya yaitu model atom Dalton, model atom Thompson, model atom Rutherford, model atom Bohr, dan model atom modern. Beberapa model atom telah di kemukaan oleh para ilmuan kita. Setelah unsur-unsur kimia di temukan dalam jumlah yang cukup banyak , orang berusaha untuk mempelajari unsur-unsur kimia tersebut secara sistematik. Salah satu kegiaatan ilmiah yang paling penting adlah mencari keteraturan dalam banyak pengamatan, benda dapat di golongkan kedalam kategori yang mempunyai kesamaan sifat supaya mudah untuk memeriksanya. Berbagai usaha yang dilakukan untuk mengadakan penggolongan unsur-unsur atas dasar kesamaan sifat-sifat tertentu.

1.2. RUMUSAN MASALAH Berdasarkan latar belakang di atas dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut: 1. Bagaimanakah perkembangan teori atom yang telah di kemukakan oleh beberapa ilmuan kimia ? 2. Bagaimanakah model atom yang telah di kemukakan oleh beberapa ilmuan kimia ? 3. Bagaimana perkembangan penggolongan unsur-unsur ? 4. Bagaimana sifat-sifat periodik ? 5. Bagaimana cara penamaan unsur dan perkembangan jumlah unsur serta penemunya?

1.3. TUJUAN PENULISAN

1

Adapun tujuan makalah ini : 1. Mengetahui perkembangan teori atom yang telah di kemukakan oleh beberapa ilmuan kimia. 2. Mengetahui model atom yang telah di kemukakan oleh beberapa ilmuan kimia. 3. Mengetahui perkembangan penggolongan unsur-unsur.

4. Mengetahui sifat-sifat periodik. 5. Mengetahui cara penamaan unsur dan perkembangan jumlah unsur serta penemunya.

1.4.TINJAUAN PUSTAKA

Jika kita memotong-motong sebatang kapur menjadi bagian-bagian sampai yang terkecil, maka bagian terkecil itu adalah atom. Teoriatom sudah berkenbang sebelum jaman Masehi. Bahkan dalam Alquran sudah disebutkan materi yang terkecil yaitu dengan istilah dzarrah. Perkembangan model atom yang dahulu kala pernah diajukan oleh para ilmuwan. Diantaranya yaitu model atom Dalton, model atom Thompson, model atom Rutherford, model atom Bohr, dan model atom modern. John Dalton mengemukakan mengemukakan pendapatnaya tentang atom. Dengan teorinya dalton dapat menjelaskan hukum-hukum dasar ilmu kimia. Kelemahan dari Dalton diperbaiki oleh JJ. Thomson,eksperimen yang dilakukannya tabung sinar katoda. Hasil eksperimennya menyatakan ada partikel bermuatan negatif dalam atom yang disebut elektron. Eksperimen yang dilakukan Rutherford adalah penembakan lempeng tipis dengan partikel alpha. Kelemahan dari Rutherford diperbaiki oleh Niels Bohr denganpercobaannya menganalisa spektrum warna dari atom hidrogen yang berbentuk garis.

2

Hal yang membedakan unsur satu dengan lainnya adalah "jumlah proton" dan jumah elektron suatu unsur atau ikatan dalam inti atom tersebut. Misalnya, seluruh atom karbon memiliki proton sebanyak 6 buah, sedangkan atom oksigen memiliki proton sebanyak 8 buah. Jumlah proton pada sebuah atom dikenal dengan istilah nomor atom (dilambangkan dengan Z). Nama resmi dari unsur kimia ditentukan oleh organisasi IUPAC. Menurut IUPAC, nama unsur tidak diawali dengan huruf kapital, kecuali berada di awal kalimat. Dalam paruh akhir abad ke-20, banyak laboratorium mampu menciptakan unsur baru yang memiliki tingkat peluruhan cukup tinggi untuk dijual atau disimpan. Nama-nama unsur baru ini ditetapkan pula oleh IUPAC, dan umumnya mengadopsi nama yang dipilih oleh penemu unsur tersebut. Hal ini dapat menimbulkan kontroversi grup riset mana yang asli menemukan unsur tersebut, dan penundaan penamaan unsur dalam waktu yang lama. Sebelum kimia menjadi bidang ilmu, ahli alkemi telah menentukan simbol-simbol baik untuk logam maupun senyawa umum lainnya. Mereka menggunakan singkatan dalam diagram atau prosedur; dan tanpa konsep mengenai suatu atom bergabung untuk membentuk molekul. Dengan perkembangan teori zat, John Dalton memperkenalkan simbolsimbol yang lebih sederhana, didasarkan oleh lingkaran, yang digunakan untuk menggambarkan molekul.

3

BAB II ISI

2.1

PERKEMBANGAN TEORI ATOM DAN MODEL ATOM Sudah sejak jaman yunani kuno para ahli beranggapan, bahwa zat terdiri

dari partikel-partikel keciil yang tidak dapat dibagi lagi. Ahli- ahli filsafat yunani menamakan partikel ini “atomos”, yang di artinya tidak dapat di bagibagi. filosof yunani Democritus (kira-kira 460-370 SM) menyatakan bahwa partikel ini berada pada gerakan yang konstan, tetapi dapat bergabung membentuk suatu kombinasi yang mantap. 2.1.1. Teori Dan Model Atom Dalton

Pada tahun 1804 timbul teori atom yang berdasarkan eksperimen dan hukumhukum kimia yang di kenal pada saat itu.teori ini adalah teori atom dari dalton, yang memiliki nama lengkap John Dalton merupakan guru dan ahli kimia di inggris. Teori atom dalton yang isinya : a. Unsur terdiri dari partikel-partikel kecil yang tidak bisa di bagi lagi di sebut atom, yaitu satuan dasar dari unsur itu.selama perubahan kimia, atom tidak dapat di ciptakan dan juga tidak dapat di musnahkan. b. Tiap unsur terdiri atas jenis-jenis atom tertentu dan jumlah jenis atom sama dengan jumlah jenis unsur. c. Semua atom dari suatu unsur mempunyai massa(berat) dan sifat yang sama, tetapi atom-atom dari suatu unsur yang berbeda dengan atom-atom dari unsur yang lain, baik massa maupun sifat-sifat nya yang berlainan.

4

Untuk menguji fakta ini.atom berbagai unsur dapat saling berinteraksi membentuk satuan dasar senyawa. Percobaan Lavosier Mula-mula tinggi cairan merkuri dalam wadah yang berisi udara adalah A. 5 . Tiap senyawa tertentu mempunyai molekul yang serupa. maka akan terurai menghasilkan sejumlah cairan merkuri dan gas oksigen yang jumlahnya sama dengan yang di butuhkan waktu pembentukan merkuri oksida. Gambar di bawah menggambarkan salah satu percobaan lavoiser. tetapi setelah beberapa hari merkuri naik ke B dan ketinggian ini tetap. Dengan teorinya dalton dapat menjelaskan hukum-hukum dasar ilmu kimia yaitu : a) Hukum kekekalan massa (hukum Lavosier). dimana cairan ( merkuri ) bereaksi dengan oksigen membentuk merkuri oksida berwarna merah (mercury calx). kemudian dipanaskan lagi. Beda tinggi A dan B menyatakan volume udara yang digunakan oleh merkuri dalam pembentukan bubuk merah (merkuri oksida). Lavoisier mengumpulkan merkuri oksida. Lavosier mennyatakan bahwa “Massa total zat-zat sebelum reaksi akan selalu sama dengan massa total zat-zat hasil reaksi”. Satuan ini di sebut molekul. Atom.d. Bila merkuri oksida ini di panaskan lagi. Bubuk merah ini akan terurai menjadi cairan merkuri dan sejumlah volume gas (oksigen) yang jumlahnya sama dengan udara yang dibutuhkan dalam percobaan pertama. dalam hal jumlah dan jenis atom-atom yang membentuknya.

atom dari suatu unsur tidak dapat di hancurkan . Seperti gambar berikut ini: 6 . dan bila satuan suatu atom mempunyai perbandingan tetap. Dalton meneliti bahwa hidrogen pada gas metana adalah dua kali hidrogen yang terdapat pada gas etilena. b) Hukum ketetapan perbandingan (proust) dalam tahun (1754-1826) joseph proust menemukan bahwa tembaga karbonat. baik dari sumber alam maupun dari sintesis laboratorium. Dalton mengemukakan pendapatnya tentang atom sebagai berikut:Hipotesa Dalton digambarkan dengan model atom sebagai bola pejal seperti pada tolak peluru.” Bila dua unsur membentuk lebih dari satu senyawa . perbandingan massa dari unsur pertama dan unsur kedua merupakan bilangan yang sederhana”. maka atom-atom yang sama harus ada setelah reaksi selesai seperti halnya sebelum reaksi berlangsung . bila semua atom dari sebuah unsur sama massanya. persentase susunan senyawa harus mempunyai nilai tertentu. mempunyai susunan tetap. c) Hukum perbandingan berganda (1805). maka massa keseluruhan dari pereaksi dan hasil reaksi harus sama. Prouts menyatakan bahwa “Perbandingan massa unsur-unsur dalam suatu senyawa selalu tetap”.Bila atom. dengan mengabaikan ukuran contoh yang dianalisis atau keadaan semula.

Percobaan Sinar Katode 7 . Thomson menyatakan bahwa sinar katode merupakan partikel penyusun atom (partikel subatom) yang bermuatan negatif dan selanjutnya disebut elektron.Kelebihan Model Atom Dalton Mulai membangkitkan minat terhadap penelitian mengenai model atom. sebab dapat memutar baling-baling yang diletakkan diantara katode dan anode. Berdasarkan penemuan tabung katode yang lebih baik oleh William Crookers.2. thomson melakukan serangkain penelitian untuk menentukan sifat-sifat sinar katoda.J Thomson (1897) membuktikan bahwa sinar katode dapat di belokkan oleh medan listrik. Kelemahan Model Atom Dalton Teori atom Dalton tidak dapat menerangkan suatu larutan dapat menghantarkan arus listrik. Teori Dan Model Atom J. Dari hasil percobaan ini.J.J Thomson Pengamatan J. 2.penyelidikan yang di lakukan oleh William Crookers (1879) dan J. Dan penyelidikan ini dapat diambil kesimpuulan bahwa sinar katode terdiri dari partikel bermuatan listrik negatif. Dalam studi pemulanya ia menentukan kecepatan sinar katoda. maka J. partikel ini di sebut elektron. Thomson meneliti lebih lanjut tentang sinar katode dan dapat dipastikan bahwa sinar katode merupakan partikel.J Thomson selama periode 1894-1897.1.

Atom merupakan partikel yang bersifat netral. maka harus ada partikel lain yang bermuatan positifuntuk menetrallkan muatan negatif elektron tersebut. Thomson memperbaiki kelemahan dari teori atom dalton dan mengemukakan teori atomnya yang dikenal sebagai Teori Atom Thomson. oleh karena elektron bermuatan negatif. Yang menyatakan bahwa: “Atom merupakan bola pejal yang bermuatan positif dan didalamya tersebar muatan negatif elektron” Model model atom Thomson dianalogikan sebagai bola positif yang pejal sebagai berikut: 8 . Dari penemuannya tersebut.

3. yakni apakah atom itu betul-betul merupakan bola pejal yang positif yang bila dikenai partikel alfa akan dipantulkan atau dibelokkan.000 partikel alfa akan membelok sudut 90° bahkan lebih. yaitu partikel yang bermuatan positif dan bergerak lurus. diperoleh beberapa kesimpulan beberapa berikut: Atom bukan merupakan bola pejal. maka sebagian besar partikel alfa diteruskan (ada penyimpangan sudut kurang dari 1°).1. karena hampir semua partikel alfa diteruskan. Berdasarkan gejala-gejala yang terjadi. Dari pengamatan mereka. Sebelumya telah ditemukan adanya partikel alfa. Berarti atom bukan merupakan bagian terkecil dari suatu unsur. Kelemahan Model Atom Thomson Model Thomson ini tidak dapat menjelaskan susunan muatan positif dan negatif dalam bola atom tersebut. tetapi dari pengamatan diperoleh fakta bahwa satu diantara 20. Jika lempeng emas tersebut dianggap sebagai satu lapisanatom-atom 9 . Teori Dan Model Atom Rutherford Rutherford bersama dua orang muridnya (Hans Geigerdan dan Ernerst Masreden) melakukan percobaan yang dikenal dengan hamburan sinar alfa (λ) terhadap lempeng tipis emas.Kelebihan Model Atom Thomson Membuktikan adanya partikel lain yang bermuatan negatif dalam atom. didapatkan fakta bahwa apabila partikel alfa ditembakkan pada lempeng emas yang sangat tipis. berdaya tembus besar sehingga dapat menembus lembaran tipis kertas. 2. Percobaan tersebut sebenarnya bertujuan untuk menguji pendapat Thomson.

000 lebih kecil daripada ukuran atom keseluruhan. Partikel tersebut merupakan partikelyang menyusun suatu inti atom. Rutherford mengusulkan model atom yang dikenal dengan Model Atom Rutherford yang menyatakan bahwa ”Atom terdiri dari inti atom yang sangat kecil dan bermuatan positif.000 partikel alfa akan dibelokkan. Berdasarkan fakta-fakta yang didapatkan dari percobaan tersebut. maka didalam atom emas terdapat partikel yang sangat kecil yang bermuatan positif. Bila perbandingan 1:20.emas. Model atom Rutherford dapat digambarkan sebagai berikut: Kelebihan Model Atom Rutherford Membuat hipotesa bahwa atom tersusun dari inti atom dan elektron yang mengelilingi inti Kelemahan Model Atom Rutherford Tidak dapat menjelaskan mengapa elektron tidak jatuh ke dalam inti atom. 10 . berdasarkan fakta bahwa 1 dari 20.000 merupakan perbandingan diameter. dikelilingi oleh elektron yang bermuatan negative”. maka didapatkan ukuran inti atom kira-kira 10. Rutherford menduga bahwa didalam inti atom terdapat partikel netral yang berfungsi mengikat partikelpartikel positif agar tidak saling tolak menolak.

Niels Bohr menerangkan model atomnya berdasarkan teori kuantum untuk menjelaskan spektrum gas hidrogen.1. Karena Rutherford telah dikenalkan lintasan/kedudukan elektron yang nanti disebut dengan kulit.  Energi akan diabsorpsi bila elektron bergerak dari tingkat energi rendah ke tingkat energi yang lebih tinggi. spektrum garis menunjukkan bahwa elektron hanya menempati tingkat-tingkat energi tertentu dalam atom. Energi akan diemisikan bila elektron bergerak dari tingkat energi tinggi ke tingkat energi yang lebih rendah.4. Teori Dan Model Atom Bohr Gambar model atom Bohr dapat di gambarkan seperti tatasurya. gerakan elektron mengitari inti ini disertai pemancaran energi sehingga lama – kelamaan energi elektron akan berkurang dan lintasannya makin lama akan mendekati inti dan jatuh ke dalam inti. pendapat Bohr tentang atom:  Elektron dalam suatu atom bergerak mengitari sekeliling inti pada orbit/tingkat energi tertentu.   Lebih jauh tingkat energi dari inti. Apa yang terjadi? Benar. Putarkan tali tersebut di atas kepala Anda. Lama kelamaan putarannya akan pelan dan akan mengenai kepala Anda karena putarannya lemah dan Anda pegal memegang tali tersebut.Berdasarkan teori fisika. 2. Menurut Niels Bohr. Ambilah seutas tali dan salah satu ujungnya Anda ikatkan sepotong kayu sedangkan ujung yang lain Anda pegang. 11 . maka lebih besar pula energinya.

J. 12 . atau tak dapat diubah menjadi zat kimia lain dengan menggunakan metode kimia biasa. Penggolongan unsur berikutnya adalah berdasarkan valensi dari unsurunsur. seperti natrium dan klor.antimon.s.s.d. orang berusaha menghubungkan sifatsifat dari berbagai unsur dengan berat atomnya. SISTEM PERIODIK UNSUR-UNSUR Unsur kimia.seperti arsen. Hingga saat ini diketahui terdapat kurang lebih 118 unsur di dunia. Setelah adanya teori atom Dalton.2. Dobereiner pada tahun 1817 menyusun unsur-unsur yang sifatnya sama dan masing-masing kelompok terdiri dari tiga unsur.b.penggolongan ini kemudia ternyata kurang memuaskan karena adanya unsur-unsur yang mempunyai sifat-sifat antara logam dan non logam. Inti atom terdiri atas sejumlah proton dan neutron. maka berat ataom unsur yang di tengah sama dengan rata-rata dari berat atom sebelum dan sesudahnya. Energi tidak diemisikan atau diabsorpsi secara pelan-pelan.nitrogen d. termasuk golongan non logam. Partikel terkecil dari unsur adalah atom. Unsur-unsur tersebut seperti emas. Kelompok unsur ini disebutnya triade.b.s. tetapi dalam satuan/paket (disebut kuantum). Ia mendapatkan bahwa dalam suatu triade. a. atau hanya disebut unsur. Penggolongan ini juga kurang memuaskan karena unsur-unsur mempunnyai valensi yang sama.b.perak d. 2. adalah zat kimia yang tak dapat dibagi lagi menjadi zat yang lebih kecil. Usaha yang mula-mula ialah menggolongkan unsur-unsur menjadi logam dan non logam.1 Perkembangan Penggolongan Unsur-Unsur Setelah unsur-unsur kimia di temukan dalam jumlah yang cukup banyak. Termasuk golongan logam sedangkan unsur oksigen . Sebuah atom terdiri atas inti atom (nukleus) dan dikelilingi oleh elektron.tetapi sifatnya sangat berlainan.W. orang berusaha mempelajari unsur-unsur kimia tersebut secara sistematik.2. 2.

Newlands menamakan hukum oktaf dari unsur-unsur. Ia mendapatkan bahwa unsur yang kedelapan dari sesuatu unsur. H Li Gl Bo C N O F Na Mg Al Si P S Cl K Ca Cr Ti Mn Fe Co/Ni Br Cu Zn Y In As Se Rb Sr Ce/La Zr Pd Ag Cd U Sn I Cs Ba/V Ta W Nb Au Pt/Ir Tl Pb Th Hg Bi Os Di/Mo Sb Ro/Ru Te 13 . Kelemahan Sistem Oktaf Newland yaitu sistem ini hanya berlaku untuk unsur-unsur ringan (Ar rendah).jadi setelah setiap tujuh unsur terdapat pengulangan sifat kimianya. J.b. Oleh karena hal ini menyerupai tangga musik.A. mempunyai sifat-sifat yang sama dengan unsur yang ditinjau. tidak ada tempat kosong untuk unsur-unsur yang belum ditemukan dan terdapat beberapa unsur yang terpaksa ditempatkan pada satu tempat. Dengan demikian di dapatkan deretan unsur-unsur yang terdiri dari tujuh unsur. Newlands pada tahun 1864-1866 unsur-unsur yang pada waktu itu telah dikenal disusun menurut berat atom yang semakin besar.

d. Sifat-sifat yang dimaksud meyer adalah sifat fisika unsur yaitu dengan membuat grafik dengan mengalurkan volume molar atom unsur terhadap massa atom relatif (volume molar atom vs Mr atom). Volume molar atom unsur diperoleh dengan cara membagi massa atom relatif dengan massa jenis unsur. Dasar tersebut ialah : sifat-sifat unsur merupakan fungsi periodik dari nomor atomnya. 14 . Sejak di ketemukannnya tabel periodik medeleyev telah mengalami perubahan dan penyempurnaan. Setelah di ketemukan nomor atom.c. Dasar penyusunan yang sekarang bukan berat atom lagi tetapi nomor atom. Lothar Meyer Meyer (1869) mengatakan jika unsur-unsur disusun berdasarkan kenaikan massa atom relatif maka sifat-sifat unsur akan berulang secara periodik. Mendeleyev . dasar dari penyusunan tabel periodik menjadi berubah.

Q. Tabel periodik bentuk panjang terdiri dari 7 periode.M. yaitu kolom horizontal. Dengan demikian unsur-unsur yang mempunyai sifat sama akan terdapat dalam satu kolom vertikal atau golongan.N. yang diberi nomor I sampai dengan VII yang sesuai dengan banyaknya kulit elektron K.e.O. golongan utama yang di beri huruf A dan golongan serta di beri huruf B. 16 golongan yaitu i dan kolom vertikal. Unsur-unsur 15 .P. Sistem Periodik Panjang Bentuk dari tabel periodik yang sekarang banyak dipakai adalah tabel periodik bentuk panjang. unsur-unsur disusun menurut kenaikan nomor atom.L. Dalam sisitem periodik bentuk panjang.

1. Sifat elektronegatifnya semakin besar. unsur ini mudah membentuk senyawa ion. Perbedaan sifat unsur transisi dalam suatu 16 . Unsur-unsur yang segolongan mempunyai susunan elektron yang sama sehingga sifat kimianya juga sama.oksigen. Hidrogen adalah gas yang membentuk H2. Periode II mengandung 8 unsur dari litium hingga neon. Unsur berikutnya dari scandium hingga seng disebut sebagai unsur transisi. Unsur golongan B atomnya belum penuh elektron pada subkulit d dan f. Berikutnya bor tidak mempunyai sifat logam lagi.unsur dalam periode III menunjukan kecenderungan berubah sifat dari logam yang elektropositif di kiri dan semakin ke kanan menjadi bukan logam yang elektronegatif. Periode IV mengandung 18 unsur dimulai dari kalium dan berakhir dengan kripton. unsur berikutnya adalah karbon unsur ini bukan logam. seperti helium. Sifat-sifat kimia dan fisika tiap unsur denganunsur periode II yang terdapat tepat diatasnya. Berikutnya adalah berilium. Berbeda dengan helium tidak membentuk molekul-molekul. unsur kedua kalsium kurang elektropositif. Unsur terakhir dari periode ini adalah yang termasuk gas mulia. dan flour. Unsur selajutnya adalah nitrogen. Periode Unsur periode I ada 2 yaitu hidrogen dan helium. kurang elektropositif .periode ini di sebut dengan periode panjang. d.. Periode III mengandung 8 unsur mulai dari natrium sampai dengan argon.unsur pertama adalah litium yaitu logam yang sangat elektropositif. tetapi masih mempunyai sifat logam. Semua unsur-unsur gas mulia pada suhu biasa sukar membentuk senyawa dengan unsur-unsur lain. Unsur ini membentuk oksida asam B2O3 . Unsur pertama kalium sangat belektropositif.golongan utama ialah unsur-unsur yang atomnya belum penuh elektron pada subkulit s dan subkulit p.

Disini ada 14 unsur lebih banyak dari pada periode IV dan V. Ketiga unsur utama dalam periode ini. Periode V mengandung 18 unsur dimulai dari rubidium dan berakhir dengan unsur xenon. keempat belas unsur ini di tempatkan sendiri pada bagian bawah. Kedelapan belas unsur-unsur ini memiliki sifat-sifat yang sama dengan unsur-unsur pada periode IV diatasnya. Unsur yang berikutnya sebanyak 15 unsur di tempatkan sesuai denngan urutan seperti unsur di atasnya dinamakan unsur aktinida. karena itu di sebut seri lantan atau sering di sebut sebagai unsur-unsur tanah jarang.periode tidak sebesar perbedaan sifat unsur dalam suatu periode dalam suatu unsur utama.berium dan lantan. yaitu sensium. Golongan Golongan yaitu lajur tegak pada Sistem Peiodik Unsur. karena itu harus ada tempat untuk keempat belas unsur ini. Periode VI mengandung 32 unsur mulai dari sensium dan berakhir dengan radon. Golongan ditentukan berdasarkan elektron valensi dimana unsur yang memiliki elektron valensi sama akan menempati satu golongan yang sama.2. sifatnya sama dengan unsur di atasnya. Golongan A disebut golongan utama terbagi menjadi:       Golongan IA disebut golongan alkali Golongan IIA disebut golongan alkali tanah Golongan IIIA disebut golongan aluminum Golongan IVA disebut golongan karbon Golongan VA disebut golongan nitrogen Golongan VIA disebut golongan oksigen 17 . keempat belas unsur berikutnya memikiki sifat yang mirip dengan lantan(lantanida). Karena sifat-sifat yang sangat mirip. Periode VII d.

dalam satu periode hanya memodifikasi jari-jari atom sedikit. 2.  Jari-jari ion positif (kation) lebih kecil dari atomnya : .   Sebaliknya apabila kita bergerak dari atas kebawah. Jari-jari ion Jari-jari ion menyatakan jarak dari pusat inti ke elektron terluar dari ion tersebut. karena kehilangan elektron akan mengurangi jari-jari. tetapi efek penghalang ini kecil di banding bertambahnya muatan ini sehingga ev lebih kuat di tarik kearah inti dan jari-jari atom mengecil.2. Unsur-unsur tersebut ditempatkan tersendiri pada bagian bawah sistem periodik agar tabel sistem periodik tidak terlalu panjang. Lantanida dan aktinida berturut-turut termasuk periode 6 dan periode 7 dan terletak pada golongan IIIB. Sifat Sifat Periodik Unsur Jari-jari Atom Jari-jari atom menyatakan jarak dari pusat massa atom hingga lintasan elektron terluar. sebagai akibatnya jari-jari atom juga bertambah. Untuk logam-logam transisi pengisian orbital d. lantanida dan aktinida yang disebut unsur transisi dalam.  Dalam satu periode penambahan elektron pada orbital s dan p (keduanya mempunyai dimensi yang sama) menimbulkan efek penghalang daya tarik inti.2.  Golongan VIIA disebut golongan halida atau halogen Golongan VIIIA disebut golongan gas mulia Golongan B disebut golongan transisi yang dimulai dari IIIB sampai 12B. 18 . Semua unsur transisi merupakan logam sedangkan unsur golongan utama terbagi menjadi logam dan non logam. jumlah kulit bertambah.

seperti . karena penambahan elektron menambahkan awan elektron. jari-jari ion berkurang. energi ionisasi semakin kecil karena nomor atom dan jarijari atom bertambah besar sehingga gaya tarik inti terhadap elektron yang terletak pada kulit terluar semakin kecil. Berdasarkan konfigurasi elektron. . Elektron yang terlepas dari suatu atom atau ion terjadi secara bertahap.  Jari-jari ion negatif (anion ) lebih besar dari atomnya : . dengan bertambahnya nomor atom atau Z. karena nomor atom makin besar namun jumlah kulit tetap sehingga jari-jari atom semakin kecil. Dalam satu periode. yang dinyatakan dalam satuan permol atau peratom. begitu juga pada pelepasan elektron yang ke- 19 . Jika atom tersebut melepaskan elektronnya yang ke-2 maka akan diperlukan energi yang lebih besar. Akibatnya elektron terluar semakin mudah untuk dilepaskan. sehingga dikenal eneri ionisasi pertama sampai dengan ke n tergantung jumlah elektron yang dimiliki. Dalam satu golongan.  Untuk muatan yang sama. energi ionisasi semakin besar. jari-jari ionik bervariasi seperti dalam bentuk atomnya (satu golongan ) Energi Ionisasi (E) Energi ionisasi (EI) atau potensial ionisasi adalah energi yang diperlukan atom atau ion dalam keadaan gas untuk melepaskan elektron yang terletak pada kulit terluar. Akibatnya elektron terluar semakin sulit untuk dilepaskan. elektron yang terletak pada pada kulit terluar diikat paling lemah karena jauh dari atom sehingga gaya tarik inti atom terhadap elektron terluar menjadi lemah. Energi ionisasi yang diperlukan untuk melepaskan elektron yang pertama berbeda dengan energi yang diperlukan untuk melepaskan elektron kedua. Pada atom / ion-ion yang isoelektronik (sama jumlah elektronya). maka gaya tarik inti terhadap elektron yang terletak pada kulit terluar semakin besar.

Kelektronegatifan (E-) Keelektronegatifan adalah kemampuan suatu unsur untuk menarik elektron dalam suatu senyawa kearah unsur dirinya. Energi ionisasi akan semakin besar seiring dengan banyaknya elektron yang dilepaskan atom atau ion. semakin mudah atom tersebut menerima elektron dan unsurnya akan semakin reaktif.7 digunakan untuk unsur cesium dan fransium sedangkan 4 untuk fluor. Unsur golongan utama memiliki afinitas elektron bertanda negatif. harga keelektronegatifan semakin besar. sedangkan dalam satu periode.3. Harga keelektronegatifan biasanya diukur menggunakan skala Pauling yang besarnya antara 0. kecuali golongan IIA dan VIIIA. yaitu kecenderungan atom untuk melepaskan elektron pada kulit terluar untuk membentuk kation. Fluor merupakan unsur yang paling elektronegatif. Sedangkan dalam satu periode (dari kiri ke kanan). 0. Unsur yang mempunyai harga keelektronegatifan besar. harga keelektronegatifan semakin kecil. makin sulit bagi atom untuk melepaskan elektron dan 20 . dari atas ke bawah. dari kiri ke kanan. Afinitas Elektron (Ae) Afinitas elektron adalah energi yang dilepaskan oleh atom dalam keadaan gas untuk membentuk ion negatif. harga afinitas elektronnya semakin kecil berarti berambah positif. Semakin negatif harga afinitas elektron. Dalam satu golongan (dari atas ke bawah). Makin besar harga energi ionisasi. cenderung melepaskan elektron sehingga membentuk ion positif. sehingga sifat logam dikatakan bergantung pada besarnya energi ionisasi. harga afinitas elektronnya semakin besar. cenderung menerima elektron sehingga membentuk ion negatif.7-4. Sifat Logam dan Nonlogam Sifat logam berhubungan dengan keelektropositifan. Sedangkan unsur yang mempunyai harga keelektronegatifan kecil. Afinitas elektron terbesar dimiliki oleh golongan VIIA. Dalam satu golongan.

Unsur logam terletak pada bagian kiri-bawah (hidrogen termasuk nonlogam) dalam sistem periodik unsur. Dalam satu periode dari kiri ke kanan. Kesimpulan : nilainya >> Energi Ionisasi (E) : penyimpangan pada unsur golongan IIA dan VA periode 2-4 (s2 subkulit s berpasangan dan p3 subkulit p setengah penuh Afinitas Elektron (Ae) : penyimpangan terhadap unsur golongan IIA.VA.makin berkurang sifat logamnya. Sifat non logam berhubungan dengan keelektronegatifan. Metalloid atau semilogam karena unsur-unsur tersebut mempunyai sifat logam dan non logam. sedangkan unsur non logam terletak pada bagian kanan-atas.dan VIII A periode 2-4 Kelektronegatifan (E-) Sifat oksidator unsur : penyimpangan VIIIA saja : sesuai dengan pola E. Unsur-unsur yang terletak pada daerah peralihan antara unsur logam dengan non logam disebut unsur metaloid. sifat logam berkurang sedangkan sifat non logam bertambah. sifat logam bertambah sedangkan sifat non logam berkurang. yaitu kecenderungan atom untuk menarik elektron. Sedangkan dalam satu golongan dari atas ke bawah.Ae. dan E 21 .

Dalam paruh akhir abad ke-20. Penamaan unsur telah jauh sebelum adanya teori atom suatu zat. Nama resmi dari unsur kimia ditentukan oleh organisasi IUPAC.2. dalam Bahasa Jerman "Wasserstoff" berarti "hidrogen". nama unsur tidak diawali dengan huruf kapital. dan penundaan penamaan unsur dalam waktu yang lama Berikut adalah daftar unsur kimia yang namanya berasal dari nama tempat. meski pada waktu itu belum diketahui mana yang merupakan unsur.3. Menurut IUPAC. Ketika teori atom berkembang. dan dalam Bahasa Indonesia dikenal dengan istilah tembaga. dan umumnya mengadopsi nama yang dipilih oleh penemu unsur tersebut. yang menyusun semua materi di atas level atom (unit terkecil dari setiap unsur). dan "Sauerstoff" berarti "oksigen". Contoh lain. Cara Penamaan Unsur Dan Perkembangan Jumlah Unsur Serta Penemunya. Unsur kimia adalah satu dari 118 jenis zat yang diketahui sekarang . Misalnya. Nama-nama unsur baru ini ditetapkan pula oleh IUPAC. unsur "cuprum" dalam Bahasa Inggris dikenal dengan copper.2. dan mana yang merupakan senyawa. kecuali berada di awal kalimat. Nama Carbon Perak Tembaga Sulfur Timah Tanggal zaman dulu zaman dulu zaman dulu zaman dulu zaman dulu Penemu Tidak diketahui Tidak diketahui Tidak diketahui Tidak diketahui Tidak diketahui 22 . nama-nama unsur yang telah digunakan pada masa lampau tetap dipakai. Hal ini dapat menimbulkan kontroversi grup riset mana yang asli menemukan unsur tersebut. banyak laboratorium mampu menciptakan unsur baru yang memiliki tingkat peluruhan cukup tinggi untuk dijual atau disimpan.

Abad ke-15 Nama Antimon Tanggal 1450 Penemu Pertama kali diuraikan secara ilmiah oleh Tholden May have been described in writings Bismut Abada ke 15? attributed to Basil Valentinus.Emas Timbal Besi Raksa zaman dulu zaman dulu zaman dulu zaman dulu Tidak diketahui Tidak diketahui Tidak diketahui Tidak diketahui Abad ke-13 Nama Tanggal Penemu Albertus Magnus di percaya Arsen 1250 sebagai orang pertama yang memisahkan unsur ini. definitively identified by Claude François Geoffroy in 1753 Abad ke-16 Nama Zinc Tanggal 1526 Penemu Diidentifikasi sebagai logam unik oleh Paracelsus Abad ke-17 23 .

Nama Fosfor Tanggal 1669 Penemu Ditemukan oleh Hening Brand. 1741 de Ulloa (dipublikasikan tahun 1748) dan Charles Wood. Nikel Magnesium 1751 1755 Axel Fredrik Cronstedt Joseph Black Dipisahkan dan diuraikan oleh Henry Hidrogen 1766 Cavendish. namun baru diuraikan oleh Robert Boyle Abad ke-18 Nama Kobalt Tanggal 1732 Penemu Georg Brandt Ditemukan secara tepisah oleh Antonio Platinum ca. namun baru diberi nama oleh Antoine Lavoisier Oksigen Nitrogen Klor Mangan Molibdenum Telurium Wolfram Uranium Zirconium Wolfram Itrium Titanium 1771 1772 1774 1774 1778 1782 1783 1789 1789 1793 1794 1797 Joseph Priestley Daniel Rutherford Carl Wilhelm Scheele Johan Gottlieb Gahn Carl Wilhelm Scheele Franz-Joseph Müller von Reichenstein Juan José Elhuyar dan Fausto Elhuyar Martin Heinrich Klaproth Martin Heinrich Klaproth Martin Heinrich Klaproth Johan Gadolin Martin Heinrich Klaproth 24 .

Jöns Jakob Berzelius and Hisinger William Hyde Wollaston Ryan Lumadue Smithson Tennant Smithson Tennant Humphry Davy Humphry Davy Humphry Davy Humphry Davy Joseph Louis Gay-Lussac & LouisJacques Thenard Bernard Courtois Johan August Arfwedson Friedrich Strohmeyer Independently discovered by K.Kromium Beryllium Abad ke-19 Nama Vanadium Niobium Tantalum Serium Rhodium Palladium Osmium Iridium Potassium Sodium Calcium Barium Boron Yodium Lithium Cadmium Selenium Silicon Aluminium 1797 1798 Louis Nicolas Vauquelin Louis Nicolas Vauquelin Tanggal 1801 1801 1802 1803 1803 1803 1803 1803 1807 1807 1808 1808 1808 1811 1817 1817 1817 1823 1825 Penemu Andrés Manuel del Río Charles Hatchett Anders Gustaf Ekeberg Martin Heinrich Klaproth.S.L Hermann Jöns Jakob Berzelius Jöns Jakob Berzelius Hans Christian Ørsted 25 .

A. Bussy Carl Gustaf Mosander Carl Gustaf Mosander Carl Gustaf Mosander Karl Klaus Robert Bunsen and Gustav Kirchoff Robert Bunsen and Gustav Kirchoff Sir William Crookes Ferdinand Reich and Theodor Richter Independently by Pierre Jansen and Norman Lockyer Paul Emile Lecoq de Boisbaudran Jean Charles Galissard de Marignac Per Teodor Cleve Lars Fredrik Nilson Marc Delafontaine.B. Independently discovered by A. Jacques-Louis Soret and Per Teodor Cleve Paul Emile Lecoq de Boisbaudran Jean Charles Galissard de Marignac Carl Auer von Welsbach Carl Auer von Welsbach Paul Emile Lecoq de Boisbaudran Clemens Winkler Joseph Henri Moissan 26 .Brom Thorium Beryllium Lantanum Terbium Erbium Rutenium Caesium Rubidium Talium Indium Helium Galium Ytterbium Thulium Skandium Holmium Samarium Gadolinium Praseodymium Neodimium Dysprosium Germanium Fluor 1826 1828 1828 1839-41 1843 1843 1844 1860 1860 1861 1863 1868 1875 1878 1879 1879 1879 1879 1880 1885 1885 1886 1886 1886 Antoine Jérôme Balard Jöns Jakob Berzelius Friedrich Wöhler.

Seaborg. Joseph W. Göhring. Emilio Segrè Glenn T.Argon Neon Kripton Xenon Radium Polonium Radon Actinium Abad ke-20 Nama Europium Lutesium 1894 1898 1898 1898 1898 1898 1898 1899 Lord Rayleigh & Sir William Ramsay Sir William Ramsay Sir William Ramsay Sir William Ramsay Pierre Curie and Marie Curie Pierre Curie and Marie Curie Friedrich Ernst Dorn. Corson. K. Berkeley Glenn T.M. Kennedy. Abelson. Seaborg Neptunium 1940 Plutonium Curium 1941 1944 27 . John Cranston.R. McMillan & Philip H. Emilio Segrè E. University of California. who called it nitron Ryan Lumadue Tanggal 1901 1907 Penemu Eugene Demarcay Georges Urbain Kasimir Fajans. O. Arthur C.Mackenzie. Wahl. Lise Meitner and Otto Hahn Hafnium Renium Teknesium Fransium Astatin 1923 1925 1937 1939 1940 Dirk Coster and György Hevesy Walter Noddack and Ida Tacke Carlo Perrier and Emilio Segrè Marguerite Derey Dale R. Fredrich Protactinium 1917 Soddy.

Argonne Laboratory.Americium Promethium 1944 1945 Glenn T. Los Alamos Fermium 1953 Laboratory. Glenn T. Berkelium 1949 Stanley G. Valens Albert Ghiorso. Glenn T. GSI Peter Armbruster and Gottfried Lawrencium 1961 Rutherfordium Dubnium Seaborgium 1964 1970 1974 Bohrium 1976 Meitnerium Hassium 1982 1984 28 . Thompson. Latimer Joint Institute for Nuclear Research in Dubna. Seaborg. USSR Albert Ghiorso Joint Institute for Nuclear Research and University of California. Kenneth Street Jr. Seaborg. Los Alamos Einsteinium 1952 Laboratory. Kenneth Street Jr. Evans G. Torbjørn Sikkeland. John R. Seaborg. Almon Larsh and Robert M. Glenn T. and University of California Argonne Laboratory. and University of California Mendelevium Nobelium 1955 1958 Glenn T. Seaborg Jacob A. Californium 1950 Stanley G. Walton and Torbørn Sikkeland Albert Ghiorso. Thompson. Berkeley Y. Seaborg. Dubna and confirmed at GSI (1982) Peter Armbruster and Gottfried Münzenberg. Oganessian et al. Albert Ghiorso. Marinsky Albert Ghiorso.

Hofmann. Hofmann. Hofmann. V. GSI S. Ninov et al. V. GSI S. Hal ini sangat saja bermanfaat dan terurai diketahui isotop elemen 114. Ninov et al. tetapi mungkin penampilan logam dan keperakan putih atau abu-abu di • Klasifikasi: logam 29 . GSI Joint Institute for Nuclear Research in Dubna[1] Abad ke-21 Nama tanggal Catatan sebuah isotop unsur 116 (292Uuh) diidentifikasi dalam reaksi 248Cm dengan 48Ca. 288114Uuq. V.Münzenberg Darmstadtium Roentgenium Ununbium Ununquadium 1994 1994 1996 1999 S. Tabel: informasi dasar tentang dan klasifikasi ununhexium. • Nama: Ununhexium • Simbol: Uuh • Atom nomor: 116 Ununhexium 2001 • Berat atom: [293] • Standar negara: diduga padat di 298 K • CAS Registry ID: 54100-71-9 • Group dalam tabel periodik: 16 • Nama grup: Chalcogen • Periode dalam tabel periodik: 7 • Blok tabel periodik: p-blok • Warna: tidak diketahui. Ninov et al.

produk utama empat inti isotop elemen 115.eksperimen menghasilkan pembentukan elemen 115 yang dilaporkan pada bulan Februari 2004 percobaan berikut dilakukan antara 14 Juli . Semua empat inti membusuk melalui emisson dari α-partikel isotop unsur 113. tetapi hasilnya Ununtrium 2004 sekarang telah diterbitkan dalam jurnal peer-review reputasi. • Nama: Ununtrium • Simbol: Uut • Atom nomor: 113 • Berat atom: [284] • Standar negara: diduga padat di 298 K • CAS Registry ID: 54084-70-7 • Group dalam tabel periodik: 13 • Nama grup: (none) • Periode dalam tabel periodik: 7 • Blok tabel periodik: p-blok • Warna: tidak diketahui. Klaim tersebut belum diratifikasi. Tabel: informasi dasar tentang dan klasifikasi ununtrium. DGFRS) di Rusia bekerja sama juga melibatkan ilmuwan di Lawrence Livermore National Laboratory.10 Agustus 2003 melibatkan para ilmuwan di Dubna (Bersama Lembaga Riset Nuklir di siklotron U400 dengan pemisah mundur Dubna gas diisi. USA. tetapi mungkin penampilan logam dan keperakan putih atau abu-abu di 30 . Dalam percobaan ini.

• Nama: Ununpentium • Simbol: UUP • Atom nomor: 115 • Berat atom: [288] • Standar negara: diduga padat di 298 K • CAS Registry ID: 54085-64-2 • Group dalam tabel periodik: 15 • Nama grup: Pnictogen • Periode dalam tabel periodik: 7 • Blok tabel periodik: p-blok • Warna: tidak diketahui. DGFRS) di Rusia bekerja sama juga melibatkan ilmuwan di Lawrence Livermore National Laboratory. tetapi hasilnya sekarang telah diterbitkan dalam jurnal peer-review reputasi. USA. Hanya empat inti diidentifikasi dan klaim belum diratifikasi.10 Agustus 2003 melibatkan para ilmuwan di Dubna (Bersama Lembaga Riset Nuklir di siklotron U400 dengan pemisah mundur Dubna gas diisi. tetapi mungkin penampilan logam dan keperakan putih atau abu-abu di 31 .• Klasifikasi: logam eksperimen menghasilkan pembentukan elemen 115 yang dilaporkan pada bulan Februari 2004 percobaan berikut dilakukan antara 14 Juli . Tabel: informasi Ununpentium 2004 dasar tentang dan klasifikasi Ununpentium.

• Klasifikasi: logam eksperimen dilakukan di Dubna di Rusia di Laboratorium Flerov Nuklir Reaksi (oleh pekerja dari Institut Riset Nuklir Bersama di Rusia dan Lawrence Livermore National Laboratory di Amerika Serikat) menunjukkan bahwa unsur 118 (ununoctium. tetapi mungkin gas yang tidak berwarna • Klasifikasi: Non-logam artikel yang diterbitkan di Physical Ununseptium 2010 Review Letters pada tanggal 5 April 2010 (diserahkan 15 Maret 2010. satu atom pada musim semi tahun 2002 dan dua lagi di tahun 2005. Tidak terlalu banyak meskipun. "Sintesis 32 . Uuo) diproduksi. • Nama: Ununoctium Ununoctium 2006 • Simbol: Uuo • Atom nomor: 118 • Berat atom: [294] • Standar negara: mungkin suatu gas pada 298 K • CAS Registry ID: 54144-19-3 • Group dalam tabel periodik: 18 • Nama grup: Noble gas • Periode dalam tabel periodik: 7 • Blok tabel periodik: p-blok • Warna: tidak diketahui. Tabel: informasi dasar tentang dan klasifikasi ununoctium.

RU-433510 Dimitrovgrad. dan Lembaga Penelitian Atom Reaktor. Federasi Rusia) mengklaim identifikasi enam atom dari 293Uus isotop (lima atom) dan 294Uus (satu atom) dalam reaksi fusi antara 48Ca dan 249Bk. 33 . Tennessee 37235 USA. Oak Ridge.suatu unsur kimia baru dengan nomor atom Z = 117". California 94551.370-0. University of Las Vegas Nevada. Tennessee 37831.004) detik dan untuk 294Uus adalah 0. Amerika Serikat. Oak Ridge National Laboratory. Kehidupan setengah untuk 293Uus adalah 0. Bersama Institut Riset Nuklir. USA. Livemore Laboratorium Nasional Lawrence. Livermore. Nashville. memvalidasi konsep "pulau dicari panjang peningkatan stabilitas untuk inti super-berat". Federasi Rusia. Departemen Fisika dan Astronomi. RU-141980 Dubna. USA. 4820Ca + 24997Bk → 297117Uus * → 293117Uus + 4 n 4820Ca + 24997Bk → 297117Uus * → 294117Uus + 3 n rantai Decay melibatkan sebelas inti diidentifikasi dengan cara dari Dubna Gas Filled Recoil Separator. Nevada 89154.011-0.036) detik. Universitas Vanderbilt. Dikatakan bahwa sifat yang diukur peluruhan menunjukkan peningkatan stabilitas bagi isotop yang lebih berat dengan Z> = 111.014 (0.078 (0. Las Vegas.

Setiap mengalami rantai peluruhan berurutan ke 270Db 281Rg dan masingmasing. Tabel: informasi dasar tentang dan klasifikasi ununseptium. • Nama: Ununseptium • Simbol: Uus • Atom nomor: 117 • Berat atom: [294?] • Standar negara: diduga padat di 298 K • CAS Registry ID: 87658-56-8 • Group dalam tabel periodik: 17 • Nama grup: Halogen • Periode dalam tabel periodik: 7 • Blok tabel periodik: p-blok • Warna: tidak diketahui. tetapi mungkin logam dan gelap dalam penampilan • Klasifikasi:belum di ketahui 34 .

selama perubahan kimia. atom tidak dapat di ciptakan dan juga tidak dapat di musnahkan. Tiap senyawa tertentu mempunyai molekul yang serupa. o Semua atom dari suatu unsur mempunyai massa(berat) dan sifat yang sama. baik massa maupun sifat-sifat nya yang berlainan.BAB III PENUTUP 3. Yang menyatakan bahwa: “Atom merupakan bola pejal yang bermuatan positif dan didalamya tersebar muatan negatif elektron”.  Teori Atom Thomson. o Tiap unsur terdiri atas jenis-jenis atom tertentu dan jumlah jenis atom sama dengan jumlah jenis unsur.1.atom berbagai unsur dapat saling berinteraksi membentuk satuan dasar senyawa. 35 . dalam hal jumlah dan jenis atom-atom yang membentuknya. Satuan ini di sebut molekul. Kesimpulan 1. tetapi atom-atom dari suatu unsur yang berbeda dengan atom-atom dari unsur yang lain. o Atom. Perkembangan teori atom  John Dalton merupakan guru dan ahli kimia di inggris. Teori atom dalton yang isinya : o Unsur terdiri dari partikel-partikel kecil yang tidak bisa di bagi lagi di sebut atom. yaitu satuan dasar dari unsur itu.

maka berat ataom unsur yang di tengah sama dengan rata-rata dari berat atom sebelum dan sesudahnya.  Niels Bohr. Teori Atom Rutherford yang menyatakan bahwa ”Atom terdiri dari inti atom yang sangat kecil dan bermuatan positif. 3. Dengan demikian di dapatkan deretan unsur-unsur yang terdiri dari tujuh unsur. perkembangan penggolongan unsur-unsur. Model atom    Dalton digambarkan dengan model atom sebagai bola pejal seperti pada tolak peluru. spektrum garis menunjukkan bahwa elektron hanya menempati tingkat-tingkat energi tertentu dalam atom. Newlands pada tahun 1864-1866 unsur-unsur yang pada waktu itu telah dikenal disusun menurut berat atom yang semakin besar. dikelilingi oleh elektron yang bermuatan negative”. Kelompok unsur ini disebutnya triade. 2. mempunyai sifat-sifat yang sama dengan unsur yang ditinjau. Dobereiner pada tahun 1817 menyusun unsur-unsur yang sifatnya sama dan masing-masing kelompok terdiri dari tiga unsur.jadi setelah setiap tujuh unsur terdapat pengulangan sifat kimianya. Model atom Thomson dianalogikan sebagai bola positif yang pejal Model Atom Rutherford yang menyatakan bahwa Atom terdiri dari inti atom yang sangat kecil dan bermuatan positif.  Gambar model atom Bohr dapat di gambarkan seperti tatasurya.  J.A. Ia mendapatkan bahwa unsur yang kedelapan dari sesuatu unsur. Ia mendapatkan bahwa dalam suatu triade.W. dikelilingi oleh elektron yang bermuatan negatif.  Lothar Meyer 36 .  J.

Sedangkan dalam satu golongan dari atas ke bawah.Ae. sifat logam berkurang sedangkan sifat non logam bertambah.  Sistem Periodik Panjang Bentuk dari tabel periodik yang sekarang banyak dipakai adalah tabel periodik bentuk panjang.dan VIII A periode 2-4 Kelektronegatifan (E-) Sifat oksidator unsur : penyimpangan VIIIA saja : sesuai dengan pola E.  Mendeleyev Dasar penyusunan yang sekarang bukan berat atom lagi tetapi nomor atom.Meyer (1869) mengatakan jika unsur-unsur disusun berdasarkan kenaikan massa atom relatif maka sifat-sifat unsur akan berulang secara periodik. sifat logam bertambah sedangkan sifat non logam berkurang. unsur-unsur disusun menurut kenaikan nomor atom. 37 . Dalam sisitem periodik bentuk panjang.VA. dan E Sifat Logam dan Nonlogam Dalam satu periode dari kiri ke kanan. Sifat-Sifat Periodik nilainya >> Energi Ionisasi (E) : penyimpangan pada unsur golongan IIA dan VA periode 2-4 (s2 subkulit s berpasangan dan p3 subkulit p setengah penuh Afinitas Elektron (Ae) : penyimpangan terhadap unsur golongan IIA. 4.

38 . Agar tidak hanya sekedar tahu perkembangan. 2. banyak laboratorium mampu menciptakan unsur baru yang memiliki tingkat peluruhan cukup tinggi untuk dijual atau disimpan. kecuali berada di awal kalimat. Nama-nama unsur baru ini ditetapkan pula oleh IUPAC. Saran 1. Penamaan unsur dan perkembangan jumlah unsur serta penemunya. Dalam paruh akhir abad ke-20. nama unsur tidak diawali dengan huruf kapital. sedangkan unsur non logam terletak pada bagian kanan-atas. 3.Unsur logam terletak pada bagian kiri-bawah (hidrogen termasuk nonlogam) dalam sistem periodik unsur. Metalloid atau semilogam karena unsur-unsur tersebut mempunyai sifat logam dan non logam. dan umumnya mengadopsi nama yang dipilih oleh penemu unsur tersebut. Unsur-unsur yang terletak pada daerah peralihan antara unsur logam dengan non logam disebut unsur metaloid. Menurut IUPAC. tetapi bisa lebih mengetahui dengan baik mengenai sejarah perkembangan.1.penemu dari unsur-unsur yang ada dalam SPU sekarang ini serta cara mereka memberikan nama. 5. Nama resmi dari unsur kimia ditentukan oleh organisasi IUPAC. dan penundaan penamaan unsur dalam waktu yang lama Berikut adalah daftar unsur kimia yang namanya berasal dari nama tempat. Hal ini dapat menimbulkan kontroversi grup riset mana yang asli menemukan unsur tersebut. Agar mengetahui tahun.

Kimia Untuk Pemula Edisi 3. 1984.org/tabel-periodik/ 39 .html http://www.Jakarta:Erlangga Golberg .Kimia dasar. 2007.Yogyakarta:Bina aksara http://id.html# http://www.google.2004.id/search?hl=id&biw=1024&bih=609&gbv=2&q= gambar%20struktur%20atom&ie=UTF-8&sa=N&tab=iw http://gudangmakalah.blogspot. Jakarta:Erlangga Sukardjo.1985.Daftar pustaka Chang.wikipedia. ralph.Kimia dasar. Kimia anorganik.co.com/2009/04/makalah-fisika-teori-atomdalton.jurnalilmu.org/wiki/Penemuan_unsur_kimia www.org http://www.Jakarta: Erlangga Petrucci.raymond.chem-is-try.chem-is-try.David E.com/pdf/model-atom.

40 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->