(TBC) 15 September, 2008

Posted by jundul in TBC. add a comment Penyakit TBC adalah merupakan suatu penyakit yang tergolong dalam infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mikobakterium tuberkulosa. Penyakit TBC dapat menyerang pada siapa saja tak terkecuali pria, wanita, tua, muda, kaya dan miskin serta dimana saja. Di Indonesia khususnya, Penyakit ini terus berkembang setiap tahunnya dan saat ini mencapai angka 250 juta kasus baru diantaranya 140.000 menyebabkan kematian. Bahkan Indonesia menduduki negara terbesar ketiga didunia dalam masalah penyakit TBC ini. Penyebab Penyakit (TBC) Penyakit TBC disebabkan oleh bakteri Mikobakterium tuberkulosa, Bakteri ini berbentuk batang dan bersifat tahan asam sehingga dikenal juga sebagai Batang Tahan Asam (BTA). Jenis bakteri ini pertama kali ditemukan oleh seseorang yang bernama Robert Koch pada tanggal 24 Maret 1882, Untuk mengenang jasa beliau maka bakteri tersebut diberi nama baksil Koch. Bahkan penyakit TBC pada paru-paru pun dikenal juga sebagai Koch Pulmonum (KP).

Cara Penularan Penyakit TBC Penularan penyakit TBC adalah melalui udara yang tercemar oleh Mikobakterium tuberkulosa yang dilepaskan/dikeluarkan oleh si penderita TBC saat batuk, dimana pada anak-anak umumnya sumber infeksi adalah berasal dari orang dewasa yang menderita TBC. Bakteri ini masuk kedalam paru-paru dan berkumpul hingga berkembang menjadi banyak (terutama pada orang yang memiliki daya tahan tubuh rendah), Bahkan bakteri ini pula dapat mengalami penyebaran melalui pembuluh darah atau kelenjar getah bening sehingga menyebabkan terinfeksinya organ tubuh yang lain seperti otak, ginjal, saluran cerna, tulang, kelenjar getah bening dan lainnya meski yang paling banyak adalah organ paru.

Masuknya Mikobakterium tuberkulosa kedalam organ paru menyebabkan infeksi pada paruparu, dimana segeralah terjadi pertumbuhan koloni bakteri yang berbentuk bulat (globular). Dengan reaksi imunologis, sel-sel pada dinding paru berusaha menghambat bakteri TBC ini melalui mekanisme alamianya membentuk jaringan parut. Akibatnya bakteri TBC tersebut akan berdiam/istirahat (dormant) seperti yang tampak sebagai tuberkel pada pemeriksaan X-ray atau photo rontgen. Seseorang dengan kondisi daya tahan tubuh (Imun) yang baik, bentuk tuberkel ini akan tetap dormant sepanjang hidupnya. Lain hal pada orang yang memilki sistem kekebelan tubuh rendah atau kurang, bakteri ini akan mengalami perkembangbiakan sehingga tuberkel bertambah banyak. Sehingga tuberkel yang banyak ini berkumpul membentuk sebuah ruang didalam rongga paru, Ruang inilah yang nantinya menjadi sumber produksi sputum

. Pada penderita usia anak-anak apabila tidak menimbulkan gejala. Hal ini juga tentunya mendapat pengaruh besar dari daya tahan tubuh yang lemah/menurun. . suara nafas melemah yang disertai sesak. dilaporkan 30% terinfeksi berdasarkan pemeriksaan serologi/darah.Batuk-batuk selama lebih dari 3 minggu (dapat disertai dengan darah). adanya penurunan kesadaran dan kejang-kejang. lemah. Sekitar 30-50% anak-anak yang terjadi kontak dengan penderita TBC paru dewasa memberikan hasil uji tuberkulin positif. . dapat disertai dengan keluhan sakit dada. .Penurunan nafsu makan dan berat badan. biasanya dirasakan malam hari disertai keringat malam.Kalau ada cairan dirongga pleura (pembungkus paru-paru). Maka TBC dapat terdeteksi kalau diketahui adanya kontak dengan pasien TBC dewasa. bila terjadi sumbatan sebagian bronkus (saluran yang menuju ke paru-paru) akibat penekanan kelenjar getah bening yang membesar. Sulitnya mendeteksi dan menegakkan diagnosa TBC adalah disebabkan gambaran secara klinis dari si penderita yang tidak khas.Demam tidak terlalu tinggi yang berlangsung lama. Berkembangnya penyakit TBC di Indonesia ini tidak lain berkaitan dengan memburuknya kondisi sosial ekonomi.Tergantung dari organ tubuh mana yang terkena. akan menimbulkan suara “mengi”.(riak/dahak). . 1. Gejala khusus (Khas) . terutama pada kasus-kasus baru. Maka orang yang rongga parunya memproduksi sputum dan didapati mikroba tuberkulosa disebut sedang mengalami pertumbuhan tuberkel dan positif terinfeksi TBC.Pada anak-anak dapat mengenai otak (lapisan pembungkus otak) dan disebut sebagai meningitis (radang selaput otak).Bila mengenai tulang. virulensi dan jumlah kuman yang memegang peranan penting dalam terjadinya infeksi TBC. yaitu gejala umum dan gejala khusus. belum optimalnya fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat. maka akan terjadi gejala seperti infeksi tulang yang pada suatu saat dapat membentuk saluran dan bermuara pada kulit di atasnya. pada muara ini akan keluar cairan nanah. gejalanya adalah demam tinggi. . Pada anak usia 3 bulan – 5 tahun yang tinggal serumah dengan penderita TBC paru dewasa dengan BTA positif.Perasaan tidak enak (malaise). Gejala Penyakit TBC Gejala penyakit TBC digolongkan menjadi dua bagian. meningkatnya jumlah penduduk yang tidak mempunyai tempat tinggal dan adanya epidemi dari infeksi HIV. . Gejala umum (Sistemik) . Kadang-kadang serangan demam seperti influenza dan bersifat hilang timbul. 2.

 Pengobatan Penyakit TBC Pengobatan bagi penderita penyakit TBC akan menjalani proses yang cukup lama. tetapi juga secara in vivo. yaitu berkisar dari 6 bulan sampai 9 bulan atau bahkan bisa lebih. Bahkan Indonesia adalah negara terbesar ketiga dengan jumlah pasien TBC terbanyak di dunia. Selama proses pengobatan. urine dan X-ray atau rontgen setiap 3 bulannya. Saat ini. setelah Cina dan India. baru-baru ini ditemukan obat TBC yang bernama “fluoroquinolone” yang bisa membunuh bakteri M.Pemeriksaan laboratorium (darah. sputum. Maka ada beberapa hal pemeriksaan yang perlu dilakukan untuk memeberikan diagnosa yang tepat antara lain : . dimana angka ini melebihi penyakit infeksi lainnya. . Penyakit TBC dapat disembuhkan secara total apabila penderita secara rutin mengkonsumsi obat-obatan yang diberikan dokter dan memperbaiki daya tahan tubuhnya dengan gizi yang cukup baik.Anamnesa baik terhadap pasien maupun keluarganya. Karena itu. namun sampai saat ini masih belum bisa dimusnahkan. Hal ini tidak hanya dibuktikan secara in vitro. .Pemeriksaan patologi anatomi (PA). namun karena adanya kemungkinan resistensi dengan kedua obat tersebut maka dokter akan memutuskan memberikan tambahan obat seperti pyrazinamide dan streptomycin sulfate atau ethambutol HCL sebagai satu kesatuan yang dikenal ‘Triple Drug’. tuberculosis secara efektif. Diantaranya adalah munculnya bakteri yang resisten terhadap obat yang digunakan. cairan otak). .Pemeriksaan fisik secara langsung. TBC membunuh 2 juta penduduk dunia setiap tahunnya. . Jika dilihat secara global. upaya penemuan obat baru terus dilakukan. . 2008 Posted by jundul in TBC. Resistensi Bakteri TBC 15 September. . Sebagai buah dari upaya tersebut. Adapun obat-obtan yang umumnya diberikan adalah Isoniazid dan rifampin sebagai pengobatan dasar bagi penderita TBC.Penegakan Diagnosis pada TBC Apabila seseorang dicurigai menderita atau tertular penyakit TBC. dahak.Rontgen dada (thorax photo). untuk mengetahui perkembangannya yang lebih baik maka disarankan pada penderita untuk menjalani pemeriksaan baik darah. 4 comments Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit lama. Sulitnya memusnahkan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis ini disebabkan oleh beberapa hal. Karena itu fluoroquinolone ini diharapkan bisa menjadi senjata ampuh untuk menghadapi “perang” melawan TBC.dan Uji tuberkulin.

ikatan fluoroquinolone dengan kompleks gyrase-DNA merupakan ikatan reversible. dan Instituto Venezolano de Investigaciones. yaitu perubahan dari struktur double helix menjadi super coil (Gambar 1). gabungan grup peneliti dari Albert Einstein College of Medicine. tuberculosis. Baru-baru ini. John Innes Centre. tuberculosis terhadap fluoroquinolone ini. Dan setiap barisan 5 asam amino tersebut berakhir .fluoroquinolone telah digunakan untuk terapi TBC dan bahkan kebutuhannya makin lama semakin meningkat. Bakteri M. seperti yang dijelaskan di atas. 2005). USA. Penemuan mereka mendapat perhatian. Enzim ini tepatnya bekerja pada proses perubahan struktur DNA dari bakteri. Hasil analisa struktur 3dimensi inilah yang membuat penemuan mereka baru dan unik. Fluoroquinolone mamiliki kemampuan untuk berikatan dengan kompleks gyrase-DNA ini. Mereka kemudian mengisolasi gen mfpA tersebut mengekspresikannya di Escherichia coli. Protein MfpA ini terdiri dari barisan 5 jenis asam amino yang berulang-ulang (pentapeptide repeat). Fakta ini sekaligus menjadi bukti adanya hubungan yang erat antara fluoroquinolone dan enzim gyrase. Pada proses tersebut enzim gyrase berikatan dengan DNA. Venezuela menemukan gen yang berperan terhadap proses resistensi bakteri M. Struktur ini disebabkan karena susunan asam amino (elemen pembentuk protein) yang unik. UK. Akibatnya. tuberculosis. grup peneliti ini menemukan gen mfpA di bakteri penyebab TBC ini. Akibatnya. artinya bisa lepas kembali sehingga bisa di daur ulang. tetapi juga karena protein yang diproduksi dari gen yang mereka temukan memiliki struktur yang unik. Selain itu. Dengan struktur super coil ini DNA lebih mudah dan praktis disimpan di dalam sel. Dalam proses ini terbentuk produk sementara (intermediate product) berupa ikatan antara enzim gyrase dan DNA (kompleks gyrase-DNA). Mereka juga menemukan mekanisme resistensi bakteri M. Dan ternyata tidak hanya itu. Mereka menemukan struktur protein MfpA mirip dengan struktur DNA . dan membuat gyrase tetap bisa memotong DNA. dan memotong salah satu rantai DNA dan kemudian menyambung kembali (Gambar 1). tuberculosis terhadap fluoroquinolone (Hedge et al. tuberculosis akhirnya juga bisa resisten terhadap senyawa ini. Mereka kemudian mengkristalisasi dan selanjutnya menganalisa struktur 3-dimensinya dengan menggunakan sinar X. salah enzim yang mutlak diperlukan dalam proses replikasi bakteri M. Seperti yang dimuat di jurnal Science edisi 3 Juni 2005. yang memiliki struktur double-helix (Gambar 2). Mekanisme antibakteri dari Fluoroquinolone Fluoroquinolone adalah obat yang menghambat replikasi bakteri M. dengan jumlah yang sedikit fluoroquinolone bisa bekerja secara efektif. sehingga mendapat perhatian. Replikasi dihambat melalui interaksi dengan enzim gyrase. DNA bakteri tidak akan berfungsi sehingga akhirnya bakteri akan mati. Dari hasil analisa menunjukan bahwa pada bakteri yang resistensi ditemukan mutasi pada enzim gyrase. Protein MfpA “Senjata ampuh” fluoroquinolone ternyata juga tidak seperti yang diharapkan. tidak hanya karena penemuan mereka yang baru. tetapi tidak bisa menyambungnya kembali.

Dan biasanya bakteri yang resisten terhadap suatu obat bukan secara tiba-tiba. Protein ini hanya memproteksi interaksi obat dengan targetnya. Akan tetapi tidak demikian halnya dengan protein MfpA. melainkan mulai dari jumlah yang sedikit dan kemudian perlahan-lahan bertambah sesuai dengan perjalanan waktu. interaksi gyrase dengan MfpA mengakibatkan gyrase tidak bisa berinteraksi dengan fluoroquinolone. yakni menghambat aktivitas enzim gyrase itu senditi. muda. tuberculosis untuk resisten terhadap fluoroquinolone. tuberculosis. protein MfpA merupakan inhibitor dari enzim gyrase. Dengan kata lain. protein MfpA berguna bagi bakteri M. akan lebih baik jika kita mengalihkan perhatian kita terhadap enzim lain untuk mencari target dalam pengembangan obat TBC. miskin. secara otomatis juga menghambat interaksi gyrase dengan DNA. Mekanisme fungsi protein MfpA dalam proses resistensi M. Peneliti Puslit Bioteknologi-LIPI) Penularan TBC 14 September. kompleks MfpAgyrase tidak bisa berinterkasi dengan fluoroquinolone. Protein ini biasanya berikatan satu sama lain di bagian ujung carboxyl (C-terminus) membenrtuk dimer. Dengan penemuan ini paling tidak bisa diprediksi bahwa pengembangan obat yang memiliki stuktur kimia mirip dengan fluoroquinolone memiliki peluang yang besar untuk memicu munculnya bakteri M. Mekanisme Resistensi M. 2008 Posted by jundul in TBC. Pada umumnya resistensi disebabkan oleh penguraian obat anti-bakteri oleh enzim atau protein tertentu. MfpA adalah protein yang pertama kali dibuktikan mempunyai fungsi demikian. sehingga fluoroquinolone tidak bisa berfungsi sebagaimana mestinya. atau kaya) dan dimana saja. Seperti dijelaskan di Gambar 1. interaksi gyrase dan DNA penting dalam proses replikasi bakteri M. Penemuan yang unik ini sangat berharga bagi penelitian TBC. Hambatan fungsi enzim gyrase ini mengakibatkan proses replikasi M. Pada kenyataannya memang demikian. Setiap tahunnya. akan tetapi hal ini lebih baik bagi bakteri dari pada mati karena obat fluoroquinolone. perempuan. tuberculosis yang resisten. Akan tetapi berbeda dengan interaksi gyrase dengan DNA. Andi Utama. Berdasarkan analisa model dengan menggunakan komputer (computer modeling) ditemukan bahwa protein MfpA bisa masuk ke dalam bagian aktif (active site) dari enzim gyrase. 14 comments Penyakit TBC dapat menyerang siapa saja (tua.dengan leucine atau phenylalanine. seperti halnya DNA. tuberculosis sangat unik. (sumber : Dr. Ini disebabkan karena protein MfpA memiliki struktur yang sama dengan DNA. tidak hanya untuk penelitian dasar (basic science) tetapi juga untuk penelitian aplikatif seperti penelitian untuk pengambangan obat TBC. Dengan kata lain. Karena itu. Begitu juga halnya dengan pengembangan obat yang menjadikan enzim gyrase sebagai target akan mengakibatkan hal yang sama. Interaksi protein MfpA dengan gyrase. tuberculosis. tuberculosis terganggu. Indonesia bertambah dengan seperempat juta kasus baru . tuberculosis menurun. Artinya. perkembangbiakan bakteri M.Dengan struktur yang unik ini. laki-laki.

Disamping itu daya tahan tubuh yang lemah/menurun. penyakit TBC pada paru-paru kadang disebut sebagai Koch Pulmonum (KP). Pada sebagian orang dengan sistem imun yang baik. ginjal. Oleh sebab itulah infeksi TBC dapat menginfeksi hampir seluruh organ tubuh seperti: paru-paru. Saat Mikobakterium tuberkulosa berhasil menginfeksi paru-paru. Seseorang yang telah memproduksi sputum dapat diperkirakan sedang mengalami pertumbuhan tuberkel berlebih dan positif terinfeksi TBC. virulensi dan jumlah kuman merupakan faktor yang memegang peranan penting dalam terjadinya infeksi TBC. kelenjar getah bening. angka insidensi TBC pada tahun 2002 mencapai 555. tulang. otak. Biasanya melalui serangkaian reaksi imunologis bakteri TBC ini akan berusaha dihambat melalui pembentukan dinding di sekeliling bakteri itu oleh sel-sel paru. bakteri ini akan mengalami perkembangbiakan sehingga tuberkel bertambah banyak. Tuberkel yang banyak ini membentuk sebuah ruang di dalam paru-paru. dan pada anak-anak sumber infeksi umumnya berasal dari penderita TBC dewasa. Survei prevalensi TBC yang dilakukan di enam propinsi pada tahun 1983-1993 menunjukkan bahwa prevalensi TBC di Indonesia berkisar antara 0.000 kematian terjadi setiap tahunnya disebabkan oleh TBC. saluran pencernaan. Bakteri ini bila sering masuk dan terkumpul di dalam paru-paru akan berkembang biak menjadi banyak (terutama pada orang dengan daya tahan tubuh yang rendah). belum optimalnya fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat. Cara Penularan Penyakit TBC Penyakit TBC biasanya menular melalui udara yang tercemar dengan bakteri Mikobakterium tuberkulosa yang dilepaskan pada saat penderita TBC batuk. Bakteri ini pertama kali ditemukan oleh Robert Koch pada tanggal 24 Maret 1882. bentuk ini akan tetap dormant sepanjang hidupnya. maka dengan segera akan tumbuh koloni bakteri yang berbentuk globular (bulat). Ruang inilah yang nantinya menjadi sumber produksi sputum (dahak).2 – 0. Meningkatnya penularan infeksi yang telah dilaporkan saat ini.000 kasus (256 kasus/100. Penyebab Penyakit TBC Penyakit TBC adalah suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mikobakterium tuberkulosa. dan dapat menyebar melalui pembuluh darah atau kelenjar getah bening. Bakteri ini berbentuk batang dan bersifat tahan asam sehingga dikenal juga sebagai Batang Tahan Asam (BTA). Bentukbentuk dormant inilah yang sebenarnya terlihat sebagai tuberkel pada pemeriksaan foto rontgen. Bahkan. banyak dihubungkan dengan beberapa keadaan.TBC dan sekitar 140.65%. dan lain-lain. antara lain memburuknya kondisi sosial ekonomi. Indonesia adalah negara ketiga terbesar dengan masalah TBC di dunia. Mekanisme pembentukan dinding itu membuat jaringan di sekitarnya menjadi jaringan parut dan bakteri TBC akan menjadi dormant (istirahat). Sedangkan pada orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh yang kurang.000 penduduk). meningkatnya jumlah penduduk yang tidak mempunyai tempat tinggal dan adanya epidemi dari infeksi HIV. . sehingga untuk mengenang jasanya bakteri tersebut diberi nama baksil Koch. meskipun demikian organ tubuh yang paling sering terkena yaitu paru-paru. dan 46% diantaranya diperkirakan merupakan kasus baru. Sedangkan menurut laporan Penanggulangan TBC Global yang dikeluarkan oleh WHO pada tahun 2004. Bahkan.

dahak. Penurunan nafsu makan dan berat badan. Gambaran secara klinis tidak terlalu khas terutama pada kasus baru. . Bila mengenai tulang. lemah. Penegakan Diagnosis Apabila dicurigai seseorang tertular penyakit TBC. dilaporkan 30% terinfeksi berdasarkan pemeriksaan serologi/darah. Kadang-kadang serangan demam seperti influenza dan bersifat hilang timbul. maka akan terjadi gejala seperti infeksi tulang yang pada suatu saat dapat membentuk saluran dan bermuara pada kulit di atasnya. Kalau ada cairan dirongga pleura (pembungkus paru-paru). pada muara ini akan keluar cairan nanah. Pemeriksaan laboratorium (darah. maka beberapa hal yang perlu dilakukan untuk menegakkan diagnosis adalah: Anamnesa baik terhadap pasien maupun keluarganya. Pemeriksaan fisik. Batuk-batuk selama lebih dari 3 minggu (dapat disertai dengan darah). suara nafas melemah yang disertai sesak. cairan otak). TBC dapat terdeteksi kalau diketahui adanya kontak dengan pasien TBC dewasa. Pada pasien anak yang tidak menimbulkan gejala. Pada anak-anak dapat mengenai otak (lapisan pembungkus otak) dan disebut sebagai meningitis (radang selaput otak). Perasaan tidak enak (malaise). sehingga cukup sulit untuk menegakkan diagnosa secara klinik. Gejala sistemik/umum Demam tidak terlalu tinggi yang berlangsung lama. bila terjadi sumbatan sebagian bronkus (saluran yang menuju ke paru-paru) akibat penekanan kelenjar getah bening yang membesar. gejalanya adalah demam tinggi. Pada anak usia 3 bulan – 5 tahun yang tinggal serumah dengan penderita TBC paru dewasa dengan BTA positif. Kira-kira 30-50% anak yang kontak dengan penderita TBC paru dewasa memberikan hasil uji tuberkulin positif.Gejala Penyakit TBC Gejala penyakit TBC dapat dibagi menjadi gejala umum dan gejala khusus yang timbul sesuai dengan organ yang terlibat. biasanya dirasakan malam hari disertai keringat malam. Gejala khusus Tergantung dari organ tubuh mana yang terkena. dapat disertai dengan keluhan sakit dada. akan menimbulkan suara “mengi”. adanya penurunan kesadaran dan kejang-kejang.

sampai berkeringat pada malam hari. Pada orang-orang yang memiliki tubuh yang sehat karena daya tahan tubuh yang tinggi dan gizi yang baik. ginjal. Penyakit ini diakibatkan infeksi kuman mikobakterium tuberkulosis yang dapat menyerang paru. 2008 Posted by jundul in TBC. Untuk mendiagnosis TBC. akan lebih mudah terinfeksi TBC (menjadi ‘TBC aktif’) atau dapat juga mengakibatkan kuman TBC yang “tertidur” di dalam tubuh dapat aktif kembali (reaktivasi). Maka itu. atau kemiskinan. kandungan. yaitu lewat cairan di saluran napas yang keluar ke udara lewat batuk/bersin & dihirup oleh orang-orang di sekitarnya. sampai otak. sering kali muncul tanpa gejala apa pun yang khas. Kali ini yang dibahas adalah TBC paru. Infeksi TBC yang paling sering. usus. TBC dapat mengakibatkan kematian dan merupakan salah satu penyakit infeksi yang menyebabkan kematian tertinggi di negeri ini. Padahal TBC dapat menyerang siapa saja dari golongan ekonomi mana pun dalam usia berapa pun sehingga harus diwaspadai semua orang. Tidak semua orang yang menghirup udara yang mengandung kuman TBC akan sakit. banyak yang akhirnya salah menyebutkan penyakit ini sebagai “bronkitis” (peradangan saluran napas). penyakit ini tidak akan muncul dan kuman TBC akan “tertidur”. benjolan di leher. lalu dapat meminta pemeriksaan tambahan berupa foto rontgen dada. Rontgen dada (thorax photo). Padahal. Pengobatan TBC . selera makan turun. mudah lelah. tes laboratorium untuk dahak dan darah. 1 comment so far TBC adalah penyakit yang di masyarakat sering diidentikkan dengan kurang gizi. ataupun organ-organ tubuh lainnya seperti kelenjar getah bening. TuberKulosis [TBC] 22 Agustus. tulang. juga tes tuberkulin (mantoux/PPD). dokter akan melakukan pemeriksaan fisik. yang merupakan penyakit berbeda. Uji tuberkulin. demam ringan. daya tahan tubuh menurun/ buruk. yaitu pada paru.Pemeriksaan patologi anatomi (PA).pada mereka yang mengalami kekurangan gizi. penurunan berat badan. atau terusmenerus menghirup udara yang mengandung kuman TBC akibat lingkungan yang buruk. Gejala-gejala TBC paru yang sering terjadi adalah batuk. akan terjadi batuk yang disertai lendir dan darah. misalnya hanya batuk-batuk ringan sehingga sering diabaikan dan tidak diobati. Namun. terutama di daerah paru/dada. daerah kumuh. Jika penyakit TBC bertambah parah. Alhasil banyak yang merasa “gengsi” ketika mengalami penyakit ini. penderita TBC paru dapat dengan mudah menularkan kuman TBC ke orang lain dan kuman TBC terus merusak jaringan paru sampai menimbulkan gejala-gejala yang khas saat penyakitnya telah cukup parah. TBC sangat mudah menular.

Pengobatan untuk penyakit-penyakit lain selama pengobatan TBC pun sebaiknya harus diatur dokter untuk mencegah efek samping yang lebih serius/berbahaya. Menjaga standar hidup yang baik. Pengobatan jangka panjang untuk TBC dengan banyak obat tentunya akan menimbulkan dampak efek samping bagi pasien. Jika pengobatan TBC tidak tuntas. atribut utama adalah kesabaran . Hal ini harus dihindari dengan pengobatan TBC sampai tuntas. Pemberian vaksin BCG (untuk mencegah kasus TBC yang lebih berat). dan saling nasehat-menasehati dalam kesabaran" Potret kehidupan manusia yang sangat tercermin dari kutipan ayat suci ini menggugah diri dan jiwa. Efek samping yang biasanya terjadi pada pengobatan TBC adalah nyeri perut. dan berolahraga. lingkungan yang sehat. dapat kembali terkena penyakit yang sama jika tidak mencegahnya dan menjaga kesehatan tubuhnya "Demi masa. • Perlu diingat bahwa mereka yang sudah pernah terkena TBC dan diobati. penglihatan/pendengaran terganggu. Kondisi ini diperlukan ketekunan dan kedisiplinan dari pasien untuk meminum obat dan kontrol ke dokter agar dapat sembuh total. Itu sebabnya penting untuk selalu menyampaikan efek samping yang timbul pada dokter setiap kali kontrol sehingga dokter dapat menyesuaikan dosis. muntah. gatal-gatal dan kemerahan kulit. mengganti obat dengan yang lain. Apalagi biasanya setelah 2-3 pekan meminum obat. maka ini dapat menjadi berbahaya karena sering kali obatobatan yang biasa digunakan untuk TBC tidak mempan pada kuman TBC (resisten). gejala-gejala TBC akan hilang sehingga pasien menjadi malas meminum obat dan kontrol ke dokter. harus diobati dengan obat-obat lain yang lebih mahal dan “keras”. biasanya selama 6-9 bulan dengan paling sedikit 3 macam obat.adalah pengobatan jangka panjang. dengan makanan bergizi. lemas. atau melakukan pemeriksaan laboratorium jika diperlukan. rasa panas di kaki/tangan. Solusi jelas tertera dari aksara ini bahwa jati diri merupakan kebenaran. sesungguhnya manusia dalam kerugian Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal sholeh Saling nasehat-menasehati dalam kebenaran. sampai mata/kulit kuning. kencing seperti air kopi. Vaksin ini secara rutin diberikan pada semua balita. Akibatnya. Penyakit TBC dapat dicegah dengan cara: • • Mengurangi kontak dengan penderita penyakit TBC aktif. demam tinggi. bahwa sebenarnya kita semua diliputi kerugian.

dengan memberikan kontribusi terbaik untuk diri owner blog pada khususnya dan sahabat pada umumnya untuk minimal mengungkap dan menafsirkan makna kebenaran yang sebenarnya .Blog ini adalah ekspersi nyata dari owner blog untuk mencari kebenaran yang hakiki.

.

.

.

Sistem skoring (scoring system) gejala dan pemeriksaan .

penunjang TB pada anak .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful