ANALISIS PENGARUH RASIO KEUANGAN PADA HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN LQ45 YANG TERDAFTAR DI BEI

MARSEL PASARIBU (0813064) Fakultas Ekonomi Universitas Atmajaya Makassar

TAHUN AJARAN 2010/2011

ANALISIS PENGARUH RASIO KEUANGAN PADA HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN LQ45 YANG TERDAFTAR DI BEI

MARSEL PASARIBU Fakultas Ekonomi Universitas Atmajaya Makassar PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pembangunan suatu negara memerlukan dana investasi dalam jumlah yang tidak sedikit sehingga perlu adanya usaha yang mengarah pada dana investasi yang bersumber dari dalam negeri misalnya tabungan masyarakat, tabungan pemerintah dan penerimaan devisa. Dalam rangka peningkatan dana masyarakat itu, lembaga keuangan perbankan maupun non perbankan harus bekerja lebih keras untuk meningkatkan penarikan dana masyarakat. Pasar modal memiliki peran penting dalam kegiatan ekonomi suatu negara. Di banyak negara, terutama di negara-negara yang menganut sistem ekonomi pasar, pasar modal telah menjadi salah satu sumber kemajuan ekonomi, sebab pasar modal dapat menjadi sumber dana alternatif bagi perusahaan. Salah satu kelebihan pasar modal adalah kemampuannya menyediakan modal dalam jangka panjang dan tanpa batas. Dengan demikian, untuk membiayai investasi pada proyek-proyek jangka panjang dan memerlukan modal yang besar, sudah selayaknya para pengusaha menggunakan dana-dana dari pasar modal. Investasi pada hakikatnya merupakan penempatan sejumlah dana pada saat ini dengan harapan untuk memperoleh keuntungan di masa mendatang. Pasar modal merupakan sarana yang paling efektif untuk mempercepat pembangunan suatu negara karena pasar modal merupakan wahana yang dapat

meningkatkan taraf hidup. Pasar modal merupakan alternatif yang dapat digunakan perusahaan untuk mendapatkan dana yang dibutuhkan walaupun saat ini banyak bank yang menyediakan pinjaman tetapi semua itu bisa terhambat karena leverage yang dimiliki oleh perusahaan tersebut. Faktor yang berpengaruh terhadap aktivitas yang terdapat di pasar saham yang selanjutnya menyebabkan kenaikan dan penurunan jumlah permintaan dan penawaran saham pada bursa saham dan efeknya berdampak pada perubahan harga saham antara lain faktor dari informasi keuangan yaitu informasi keuangan yang terdapat dalam laporan keuangan meliputi Neraca.Laporan Perubahan Modal dan Laporan arus kas yang dapat dijadikan dasar dalam pengambilan keputusan ekonomi. Melihat peranan informasi menjadi penting bagi investor dalam pengambilan keputusan.antara lain untuk mendapat kehidupan yang layak dimasa yang akan datang. Informasi mengenai perusahaan dapat diperoleh dari pihak internal maupun eksternal perusahaan. karena informasi ini menunjukkan prestasi perusahaan pada periode tersebut. Investasi pada umumnya dilakukan karena beberapa hal.menghemat pajak dan untuk mendapatkan keuntungan atau return dari kegiatan perusahaan.Laporan Laba Rugi. Eksternal berhubungan dengan . Para investor saham umumnya tertarik dengan pendapatan saat ini dan pendapatan yang diharapkan di masa depan serta stabilitas pendapatan tersebut dalam garis tren.merosotnya nilai kekayaan karena tingkat inflasi.menggalang pengerahan dana jangka panjang dari masyarakat untuk disalurkan ke sektor-sektor produktif.

Prestasi yang dapat dicapai perusahaan. Agar pihak-pihak yang mempunyai kepentingan tersebut dapat mengerti mengenai keadaan perusahaan maka kita perlu menganalisa laporan keuangan sehingga dapat menghasilkan informasi yang diinginkan. . kebijakan pemerintah dan lain-lain. Investor dalam menilai manajemen suatu perusahaan dapat dilihat dari laporan keuangan yang diterbitkan setiap tahunnya. Dikarenakan laporan keuangan perusahaan merupakan informasi pokok yang diperlukan oleh pihak eksternal dan internal dalam melihat perkembangan suatu perusahaan serta keuntungan yang diperoleh dalam suatu periode tertentu. Sehingga kondisi dan posisi keuangan akan mengalami perubahan. Price Earning ratio (PER). Kinerja perusahaan terlihat dari tampilan laporan keuangan yang meningkat. Return On Equity (ROE). Laporan keuangan dirancang untuk membantu para pemakai laporan untuk mengidentifikasi hubungan variabel-variabel dari laporan keuangan. dapat dilihat dari laporan keuangan yang dipublikasikan. Dari laporan keuangan kita dapat memprediksi kemampuan perusahaan pada masa yang akan datang. Sedangkan internal dapat berasal dari laporan keuangannya.dengan kondisi perekonomian. Debt To Equity Ratio (DER). tingkat suku bunga. Dengan laporan keuangan perusahaan tersebut investor dapat memperoleh data mengenai Earning Per Share (EPS). Current Ratio (CR).hal ini akan akan mempengaruhi harga saham perusahaan. Return On Assets (ROA). Harga saham perusahaan mencerminkan nilai dari suatu perusahaan. Financial Leverage (FL). Dividend per Share (DPS). Dengan perubahan posisi keuangan. jika perusahaan tersebut mencapai prestasi yang baik maka akan lebih diminati oleh para investor.

harga saham juga akan meningkat. maka harga saham juga akan naik. Namun. Return on Equity (ROE) Debt to Equity Ratio (DER).Dividen adalah laba yang diberikan emiten kepada para pemegang saham. sebagian lagi disisihkan menjadi laba ditahan (retained earning). Para pemegang saham tentu berharap mendapatkan dividen dalam jumlah besar.Dividend Per Share (DPS). dividend per share merupakan salah satu indikator yang dapat menunjukkan kinerja perusahaan. Financial Leverage (FL).karena besar kecilnya dividend per share akan ditentukan oleh laba perusahaan. Jika laba bersih perusahaan meningkat. Laba di tahan merupakan salah satu sumber dana yang terpenting untuk membiayai pertumbuhan perusahaan. dividen membentuk arus uang yang semakin banyak mengalir ke tangan para pemegang saham. Return on Assets (ROA). Price Earning Ratio (EPS) diperoleh dari laba yang . perusahaan-perusahaan diharuskan menyertakan rasio keuangan yang relevan sesuai dengan Keputusan Ketua Bapepam Nomor KEP-51/PM/1996 tanggal 17 Januari 1996 (BEJ). Sebaliknya. Current Ratio (CR). Jadi. Oleh karena itu perusahaan harus dapat mengalokasikan laba bersihnya dengan bijaksana. perusahaan yang terus menerus tidak membagikan dividennya maka harga saham juga akan menurun. Dari laba bersih perusahaan. sebagian dibagikan kepada para pemegang saham dalam bentuk dividen. Rasio keuangan yang dapat digunakan untuk memprediksi kinerja perusahaan antara lain Earning Per Share (EPS). Rasio keuangan yang berasal dari laporan keuangan ini sering disebut faktor fundamental Bagi perusahaan yang dilakukan yang dengan teknik go public analisis fundamental. Perusahaan yang mampu memberikan dividen yang besar.

DPS. 1997). DER. ROA . untuk mengetahui pengaruh ROA pada harga saham. PER. untuk mengetahui pengaruh ROE pada harga saham. Untuk menilai seberapa besar tingkat pengembalian dari saham yang ditanamkan dalam sebuah pasar modal dibutuhkan Return on Equity (ROE). DER. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh EPS pada harga saham. Return on Equity (ROE) merupakan rasio antara laba bersih setelah pajak terhadap penyertaan modal saham sendiri. untuk mengetahui pengaruh DPS pada harga saham. ROA. CR dan EPS yang berpengaruh secara dominan terhadap perubahan harga saham kategori LQ 45? . Return on Equity (ROE) ini sering disamakan dengan Return on Assets (ROA). Earning Per Share (EPS) digunakan sebagai alat analisis untuk mengetahui tingkat profitabilitas sebuah perusahaan. ROE. Variabel apa diantara ROE. untuk mengetahui pengaruh CR pada harga saham. FL. Jadi. PER.untuk mengetahui pengaruh FL pada harga saham. Return on Equity (ROE) juga merupakan salah satu rasio profitabilitas yang digunakan investor untuk mengetahui kemampuan perusahaan atas keseluruhan dana yang ditanamkan dalam aktivitas yang digunakan untuk aktivitas operasi perusahaan dengan tujuan menghasilkan laba dengan memanfaatkan aktiva yang dimilikinya (Ang. FL.tersedia bagi pemegang saham dibagi dengan jumlah rata-rata saham yang beredar. untuk mengetahui pengaruh PER pada harga saham.2 Rumusan Masalah Perumusan masalah yang penulis kemukakan disini adalah : a. CR dan EPS berpengaruh terhadap perubahan harga saham kategori LQ 45 ? b. 1. Apakah DPS. untuk mengetahui pengaruh DER pada harga saham dan dampaknya terhadap kinerja perusahaan.

Bagi Praktisi dan Investor Pasar Modal Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai bahan pengambil keputusan investor dalam menginvestasikan dananya pada perusahaan yang masuk dalam kelompok LQ 45 3. b. FL. ROA. DPS. Untuk mengetahui pengaruh. Bagi Penulis . FL. dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam rangka pengambilan kebijakan yang berkaitan dengan kinerja keuangan perusahaan.4 Manfaat Penelitian Berdasarkan pada latar belakang dan rumusan masalah.DER. PER. CR dan EPS berpengaruh terhadap perubahan harga saham kategori LQ 45 pada Bursa Efek Indonesia. PER. Bagi Emiten Khususnya perusahaan-perusahaan yang masuk dalam kelompok LQ 45. CR dan EPS yang berpengaruh paling dominan terhadap perubahan harga saham kategori LQ 45 pada Bursa Efek Indonesia 1. Untuk mengetahui manakah diantara DPS. maka tujuan dari penelitian ini adalah : a. ROE. maka hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat sebagai berikut : 1.DER. ROA. ROE. 2.1.3 Tujuan Penelitian Sesuai dengan rumusan masalah yang diajukan dalam penelitian ini.

TINJAUAN PUSTAKA . serta sistematika penyusunan. populasi dan sampel. Bagi akademik Penelitian ini diharapkan dapat menambah khasanah Ilmu Pengetahuan di bidang ekonomi khususnya tentang investasi saham pada perusahaanperusahaan dalam Bursa Efek Indonesia dan dapat memberikan informasi bagi kemungkinan adanya penelitian lebih lanjut. khususnya mengenai analisis laporan keuangan 4. serta hipotesis.5 Sistematika Penulisan Sistematika penulisan yang digunakan adalah: BAB I PENDAHULUAN Pada bab ini menguraikan tentang latar belakang masalah. BAB III METODOLOGI PENELITIAN Berisi tentang keragka penelitian. BAB II TINJAUAN PUSTAKA Dalam bab ini menjelaskan teori – teori tentang analisis pengaruh rasio keuangan pada harga saham dan dampaknya terhadap kinerja perusahaan. dan teknik analisa data.Menambah pengetahuan dan ketrampilan dalam melakukan penganalisaan tentang pasar modal. 1. perumusan masalah. manfaat penelitian. data dan sumber data. tujuan penelitian. definisi operasional variabel.

Laporan keuangan menjadi penting pula bagi pihak eksternal sebab kelompok ini berada dalam kondisi yang paling besar ketidakpastiannya. Sebelum dan sesudah dalam melakukan sebuah investasi.Signaling Theory Menurut Sari dan Zuhrotun (2006). Perusahaan dapat meningkatkan nilai perusahaan. sehingga sangat membutuhkan informasi yang berkaitan dengan laporan keuangan sebuah perusahaan tersebut. Signaling Theory menjelaskan mengapa perusahaan mempunyai dorongan untuk memberikan informasi laporan keuangan pada pihak eksternal. Salah satu informasi dari pihak perusahaan yang ingin diketahui oleh pihak eksternal atau luar yaitu laporan keuangan perusahaan. Teori ini berfungsi untuk memberikan kemudahan bagi investor untuk mengembangkan sahamnya yang dibutuhkan oleh . Dorongan perusahaan untuk memberikan informasi adalah karena terdapat asimetri informasi antara perusahaan dan pihak luar karena perusahaan mengetahui lebih banyak mengenai perusahaan dan prospek yang akan datang daripada pihak luar (investor dan kreditor). banyak hal yang harus dipertimbangkan oleh investor. Laporan keuangan merupakan sebuah informasi yang penting bagi investor dalam mengambil keputusan investasi (Ulupui. dengan mengurangi informasi asimetri. 2005). Kurangnya informasi pihak luar mengenai perusahaan menyebabkan mereka melindungi diri mereka dengan memberikan harga yang rendah untuk perusahaan. Signaling Theory adalah sinyal informasi yang dibutuhkan oleh para investor untuk menentukan apakah investor tersebut akan menanamkan sahamnya pada perusahaan yang bersangkutan atau tidak.

Market Price ( Harga Saham) Saham dapat dibedakan menjadi 2 jenis yaitu saham biasa (common stock) dan saham preferen (prefered stock). Nilai suatu saham berdasarkan fungsinya dapat dibagi menjadi tiga. Par value (Nilai Nominal) 2. saham adalah surat berharga sebagai bukti penyertaan atau pemilikan individu maupun institusi dalam suatu perusahaan.2 Pengertian Saham Saham dapat didefinisikan sebagai tanda penyertaan atau pemilikan seseorang atau badan dalam suatu perusahaan. Saham berwujud selembar kertas yang menerangkan bahwa pemilik kertas adalah pemilik perusahaan yang menerbitkan surat berharga tersebut. saham biasa juga merupakan yang paling banyak digunakan untuk menarik dana dari masyarakat. 2. yaitu: 1. Menurut Robert Ang (1997). Diantara emiten (perusahaan yang menerbitkan surat berharga).manajemen perusahaan dalam menentukan arah atau prospek perusahaan ke depan. 2006:7). Karakteristik lain dari saham biasa adalah dividen dibayarkan selama perusahaan . Base Price (Harga Pasar) 3. Saham biasa merupakan saham yang menempatkan pemiliknya paling yunior atau akhir terhadap pembagian dividen dan hak atas kekayaan perusahaan apabila perusahaan tersebut dilikuidasi atau tidak memiliki hak-hak istimewa (Darmadji dan Fakhrudin. a. Saham biasa (common stock) adalah jenis saham yang paling dikenal masyarakat.1.

Harga Pasar . antara lain: ada klaim atas laba dan aktiva sebelumnya. b. Harga Perdana Harga ini merupakan pada waktu harga saham tersebut dicatat di bursa efek.memperoleh laba. Saham preferen. c. Harga Nominal Harga yang tercantum dalam sertifikat saham yang ditetapkan oleh emiten untuk menilai setiap lembar saham yang dikeluarkan. karena bisa menghasilkan pendapatan tetap (seperti bunga obligasi). dividen tetap selama masa berlaku dari saham.3 Harga Saham Menurut Sawidji Widoatmojo (1996. Setiap pemilik saham memiliki tanggung jawab terbatas terhadap klaim pihak lain sebesar proporsi sahamnya dan memiliki hak untuk mengalihkan kepemilikan sahamnya kepada orang lain.1. merupakan saham yang memiliki karakteristik gabungan antara obligasi dan saham biasa. Persamaan saham preferen dengan obligasi terletak pada 3 (tiga) hal.dan memiliki hak tebus dan dapat dipertukarkan (convertible) dengan saham biasa 2. meskipun tidak sepopuler saham biasa namun cukup berkembang.46) harga saham dapat dibedakan menjadi 3 (tiga) yaitu: a. b.

investor harus mampu memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi fluktuasi harga saham dapat berasal dari internal maupun eksternal. Pergerakan suku bunga c. Penilaian (valuasi) dimasukkan untuk dapat menentukan nilai suatu saham sehingga perlu diperoleh standar prestasi (standar and performance) yang dapat digunakan untuk menilai manfaat investasi saham yang bersangkutan. Harga saham selalu mengalami perubahan setiap harinya. Nilai kekayaan total e.faktor eksternalnya yaitu: a.Harga pasar adalah harga jual dari investor yang satu dengan investor yang lain. Harga ini terjadi setelah saham tersebut dicatatkan di bursa. Fluktuasi nilai tukar mata uang d. Kebijakan pemerintah dan dampaknya b. Penjualan Sementara itu. Penilaian Harga Saham Nilai saham yang akan dibayar oleh investor tergantung dari hasil yang diharapkan untuk diterima dan resiko yang terkandung dalam transaksi pembelian itu. Penggabungan usaha (business combination) . Laba perusahaan b. Pertumbuhan aktiva tahunan c. Adapun faktor internal antara lain: a. Oleh karena itu. Likuiditas d.

Faktor lainnya yang dapat mempengaruhi pergerakan harga saham adalah kendala eksternal seperti perekonomian pada umumnya. Analisis teknikal salah satu metode yang digunakan untuk menilai saham dimana dalam metode ini para analisis menggunakan data-data statistik yang di hasilkan dari aktivitas perdagangan saham seperti harga saham dan volume transaksi . Penilaian harga saham bertujuan untuk menentukan saham mana yang memberikan tingkat keuntungan yang seimbang dengan modal yang diinvestasikan dalam saham tersebut. tingkat resiko dari proyeksi laba. penilaian terhadap surat dikelompokkan menjadi dua yaitu: a. return on equity. Menurut Darmadji (2006:159). profit margin untuk menilai kinerja perusahaan dan potensi pertumbuhan perusahaan dimasa mendatang b.Menurut Weston & Birgham (1996:26-27) pergerakan harga saham adalah proyeksi laba per lembar saham saat diperoleh laba. pertumbuhan penjualan. analisis fundamental merupakan salah satu cara melakukan penilaian saham dengan mempelajari atau mengamati berbagai indikator terkait kondisi makro ekonomi atau kondisi industri perbankan seperti pendapatan. pajak dan keadaan bursa saham. proporsi hutang perusahaan terhadap ekuitas. serta kebijakan pembagian dividen. laba.

2000:54). Rasio likuiditas ini terdiri dari: current ratio (rasio lancar). fixed asset turnover. Rasio aktivitas ini terdiri dari: total asset turnover. Rasio menggambarkan suatu hubungan atau perimbangan (mathematical relationship) antara suatu jumlah tertentu dengan jumlah yang lain (Munawir. Rasio keuangan merupakan suatu informasi yang menggambarkan hubungan antara berbagai macam akun (accounts) dari laporan keuangan yang mencerminkan keadaan keuangan serta hasil operasional perusahaan. accounts receivable turnover. . dan net working capital 2) Rasio Aktivitas (Activity Ratios) Rasio ini menunjukkan kemampuan serta efisiensi perusahaan didalam memanfaatkan harta-harta yang dimilikinya. quick ratio.Pengertian Rasio Rasio adalah alat yang dapat digunakan untuk menjelaskan hubungan antara dua macam data financial. inventory turnover. yaitu: 1) Rasio Likuiditas (Liquidity Ratios) Rasio ini menyatakan kemampuan perusahaan jangka pendek untuk memenuhi obligasi (kewajiban) yang jatuh tempo. average collection period (day’s sales inaccounts receivable) dan day’s sales in inventory. 2001:329). Rasio sebenarnya hanyalah alat yang dinyatakan antara dua macam data financial (Bambang Riyanto. Penggolongan Rasio Menurut Robert Ang (1997) rasio keuangan dapat dikelompokkan menjadi lima jenis berdasarkan ruang lingkup atau tujuan yang ingin dicapai.

cash flow interest coverage. debt to equity ratio. operating return on assets. return on assets.3) Rasio Rentabilitas/Profitabilitas (Profitability Ratios) Rasio ini menunjukkan keberhasilan perusahaan di dalam menghasilkan keuntungan. Rasio leverage ini terdiri dari: debt ratio. return on equity. book value per share. price earning ratio. dan cash return on sales 5) Rasio Pasar (Market Ratios) Rasio ini menunjukkan informasi penting perusahaan yang diungkapkan dalam basis per saham. time interest earned. dan operating ratio. long term debt to equity ratio. dividend per share. long term debt to capitalization ratio. 4) Rasio Solvabilitas (Solvency Ratios) Rasio ini menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka panjangnya. Rasio ini juga disebut leverage ratios. karena merupakan rasio pengungkit yaitu menggunakan uang pinjaman (debt) untuk memperoleh keuntungan. dan price to book value. Rasio pasar ini terdiri dari: dividend yield. net profit margin. Rasio rentabilitas ini terdiri dari: gross profit margin. Dalam penelitian ini penulis membatasi hanya menggunakan beberapa rasio antara lain: Earning Per Share (EPS) Earning per share (Laba perlembar saham) merupakan indikator yang secara ringkas menyajikan kinerja perusahaan yang dinyatakan . earning per share. dividend payout ratio. cash flow to net income.

Perhitungan EPS dapat dirumuskan sebagai berikut: EPS: . Rasio tinggi berarti perusahaan sudah mapan (mature). Dalam lingkaran keuangan alat ukur yang biasa digunakan adalah EPS. investor akan memperlihatkan berbagai aspek. serta EPS juga relevan untuk menilai efektifitas manajemen dan kebijakan pembayaran dividen. Menurut Tjiptono Darmadji dan Hendy M (2001) pengertian laba per lembar saham atau EPS merupakan rasio yang menunjukkan berapa besar keuntungan (laba) yang diperoleh investor atau pemegang saham per lembar sahamnya. Rasio rendah berarti manajemen tidak menghasilkan kinerja yang baik dengan memperhatikan pendapatan-pendapatan yang diperoleh. EPS digunakan untuk mengukur keberhasilan manajemen dalam mencapai keuntungan bagi pemilik perusahaan. Angka yang ditunjukan dalam EPS inilah yang sering dipublikasikan mengenai performance perusahaan yang menjual sahamnya ke masyarakat luas (go publik) karena investor maupun calon investor berpandangan bahwa EPS mengandung informasi yang penting untuk melakukan prediksi mengenai besarnya dividen per saham di kemudian hari dan tingkat harga saham di kemudian hari. karena besar kecilnya EPS akan ditentukan oleh laba perusahaan. Menurut Nachrowi (2006:71).dengan laba. salah satunya adalah penghasilan per lembar saham (earning per share atau EPS)” EPS merupakan salah satu indikator yang dapat menunjukkan kinerja perusahaan. “dalam investasi di bursa.

hutang/leverage adalah semua kewajiban keuangan perusahaan pada pihak lain yang belum terpenuhi. pengertian PER yang dimaksud di dalam penelitian ini adalah rasio yang membandingkan antara harga pasar per lembar saham biasa yang beredar dengan laba per lembar saham PER: Return On Equity (ROE) Return On Equity (ROE) merupakan salah satu cara untuk menghitung efisiensi perusahaan dengan cara membandingkan antara laba yang tersedia bagi pemilik modal sendiri yang menghasilkan laba tersebut. Berdasarkan pendapat di atas.2001:139). FL: Financial leverage menunjukkan proporsi atas penggunaan hutang untuk membiayai investasinya. ROE: Financial Leverage (FL) Menurut S. dimana hutang ini merupakan sumber dana/modal yang berasal dari kreditor.Price Earning Ratio (PER) PER menggambarkan apresiasi pasar terhadap kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba (Tjiptono Darmadji. dimana perusahaan yang tidak . Munawir (1995:18).

pemberi hutang tiga dimensi. itu sendiri bagi p e r u s a h a a n Pertama. (2004:902) menyatakan bahwa dividen adalah pembagian kepada pemegang saham dari suatu perusahaan secara proporsional sesuai dengan jumlah lembar saham yang dipegang oleh masing-masing pemilik. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa financial leverage berpengaruh secara signifikan terhadap harga saham pada waktu ex-dividen date Dividend per share (DPS) Stice et al. a. Ketiga. dividen saham. dividen properti. yaitu dividen yang dibagikan kepada pemegang saham dalam bentuk kas (tunai) . K e d u a .mempunyai leverage Penggunaan mengandung kredit kredit akan yang berarti menggunakan modal sendiri 100 %. Dividen tunai (cash dividend). menitikberatkan pada besarnya jaminan atas d i b e r i k a n . Penelitian yang meneliti tentang financial leverage terhadap harga saham pada waktu ex-dividen daytelah dilakukan oleh Pujiono. dan dividen likuidasi. dengan menggunakan hutang maka apabila perusahaan mendapatkan keuntungan y a n g l e b i h b e s a r d a r i beban tetapnya maka pemilik perusahaan mendapatkan keuntungan yang meningkat. Dividen yang didistribusikan kepada pemegang saham dapat dibedakan menjadi dividen tunai. dengan menggunakan hutang maka pemilik memperoleh dana dan tidak kehilangan pengendalian perusahaan.

yaitu dividend yang dibagikan perusahaan bukan dalam bentuk tunai melainkan dalam bentuk saham perusahaan tersebut. dan merupakan harga penutupan yang tersedia sebelum RUPS yang akan memutuskan dividen saham (umumnya pada sesi terakhir hari bursa sebelumnya atau sesi terakhir sebelum RUPS dimulai). Dividen properti (property dividend). Harga wajar dividen saham merupakan harga yang diputuskan di dalam rapat umum pemegang saham (RUPS). dan Rd adalah rasio dividen saham (stock dividend ratio). misalnya aktiva tetap dan surat-surat berharga. Dividen saham (stock dividend). yaitu dividend yang dibagikan adalah selisih antara nilai realisasi aset perusahaan dikurangi dengan semua kewajibannya. yaitu dividen yang dibagikan dalam bentuk aktiva lain selain kas atau saham. c. dimana Vd adalah nilai suatu dividen saham per lembar saham (value of stock dividend per share).b. d. Debt To Equity Ratio (DER) Debt To Equity Ratio merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur tingkat leverage (penggunaan hutang) terhadap total shareholder equity yang dimiliki perusahaan DER: . Ps merupakan harga wajar dividen saham (declaration price). Dividen saham dapat dihitung dengan rumusan sebagai berikut: Vd = (Ps / Rd). Dividen likuidasi (liquidating dividend).

perusahaan yang memiliki debt rasio yang tinggi dapat mengalami masalah keuangan. Current Ratio (CR) Current rasio ini menunjukkan tingkat keamanan kreditor jangka pendek. Rasio ini mengukur seberapa banyak aset yang dibiayai oleh hutang. atau kemampuan perusahaan untuk membayar hutanghutang tersebut. Current rasio dapat dihitung dengan menggunakan rumus: Current Ratio: Return On Asset (ROA) Return On Asset (ROA) digunakan untuk mengukur efektivitas perusahaan di dalam menghasilkan keuntungan dengan memanfaatkan aktiva yang dimilikinya. debt ratio 40% menunjukkan bahwa 40% dari aset dibiayai oleh hutang. sebaliknya juga selama ekonomi baik dan suku bunga rendah hutang dapat meningkatkan keuntungan. Hutang bisa berarti buruk bisa juga berarti bagus. Selama ekonomi sulit dan suku bunga tinggi.Rasio ini digunakan untuk membandingkan total utang dengan modal pemilik (ekuitas). Untuk menghitung ROA dapat digunakan rumus berikut: . Rasio ini juga digunakan untuk mengetahui seberapa bagian dari setiap rupiah dari modal pemilik yang digunakan untuk menjamin utang. Sebagai contoh.

maka harga saham justru akan mengalami penurunan. Apabila Earning per Share (EPS) mengalami kenaikan. Sampel yang digunakan adalah seluruh perusahaan property sebanyak 33 perusahaan yang terdapat di Bursa Efek Jakarta yang memiliki laporan keuangan lengkap selama enam tahun terakhir dari tahun 1996 sampai tahun 2001. . Dan sebaliknya apabila Earning per Share mengalami penurunan. maka harga saham aka mengalami kenaikan. Dalam penelitian ini teknik analisis yang digunakan adalah pengujian statistik menggunakan uji statistik parametik.ROA: Penelitian Terdahulu Beberapa penelitian terdahulu yang berkaitan dengan analisis EVA dan rasio-rasio profitabilitas yang berpengaruh terhadap harga saham diantaranya dikutip dari beberapa sumber. Anastasia dkk (2007) yang meneliti tentang analisis faktor fundamental dan risiko sistematik terhadap harga saham property di Bursa Efek Jakarta. Jumlah perusahaan yang digunakan sebanyak 10 perusahaan dengan jangka waktu 5 tahun (2000-2004). Penelitian mengenai harga saham antara lain: Hernawati dan Setyaningsih (2007) melakukan penelitian tentang pengaruh Earning per Share (EPS) terhadap harga saham perusahaan property di Bursa Efek Jakarta. ROE dan DER) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap harga saham perusahaan property secra bersamaan. Hasil dari penelitian ini secara empiris menyatakan bahwa faktor fundamental (ROA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Earning per Share (EPS) terhadap harga saham terdapat hubungan berbanding terbalik dan nilainya tidak signifikan.

ROA. sedangkan EVA. yaitu berupa laporan keuangan perusahaan. Return On Equity (ROE). dianggap tidak ada hubungan atau tidak signifikan terhadap harga pasar saham. ROA. Robert Ang (2003) yang melakukan penelitian tentang analisis faktorfaktor yang mempengaruhi harga saham. EPS) terhadap harga saham. Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan manufaktur yang terdapat di BEJ untuk periode 2001-2002. sedangkan . Rizal dan Ratna Sari yang meneliti mengenai analisis economic value added dalam hubungannya dengan harga saham pada perusahaan jasa transportasi yang listing di Bursa Efek Jakarta periode 2003-2005.Sasongko dan Wulandari (2006) melakukan penelitian terhadap EVA dan rasio-rasio profitabilitas (ROE. Earning per Share. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan jasa perhotelan yang terdaftar di pasar modal Indonesia sampai dengan akhir tahun 2001 tercatat sebanyak 8 perusahaan. Hasil dari penelitian tersebut tersebut adalah hubungan antara nilai EVA dengan harga pasar saham pada perusahaan jasa transportasi yang listing di Bursa Efek Jakarta periode 2003-2005 adalah sangat lemah. Berdasarkan sumbernya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Earning per Share (EPS) berpengaruh terhadap harga saham. Yang menjadi faktor-faktor yang mempengaruhi harga saham dalam penelitian ini adalah Return On Assets (ROA). Debt to Equity Ratio (DER). data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh melalui buku ICMD (Indonesian Capital Market Directory) 2006. dan ROE tidak berpengaruh terhadap harga saham. Hasil penelitian ini mengemukakan bahwa Return on Equity (ROE) mempunyai hubungan yang sangat signifikan terhadap harga saham.

4 Perumusan Hipotesis . EVA dapat dihitung dengan: EVA= NOPAT-CAPITAL CHARGE Kerangka Pemikiran Berdasarkan uraian yang telah dikemukakan sebelumnya dan telaah pustaka. Debt to Equity Ratio (DER) tidak mempunyai hubungan signifikan terhadap harga saham. FL pada Harga saham EPS DPS Harga Saham FL 2. DPS.Return on Assets (ROA). EVA adalah suatu metode yang digunakan untuk mengukur tingkat efisiensi operasi sebuah perusahaan dalam menggunakan modal untuk menciptakan nilai tambah ekonomi suatu perusahaan. Earnings per Share (EPS). maka variabel yang terkait dalam penelitian ini dapat dirumuskan melalui suatu kerangka pemikiran sebagai berikut: Gambar 1 Pengaruh EPS. Menurut Sari (2006).

ROA berpengaruh pada harga saham dan membawa dampak terhadap kinerja perusahaan. FL.Hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini berkait dengan ada tidaknya pengaruh variabel eksogen terhadap variabel endogen. DER. H3= variabel ROE tidak berpengaruh pada harga saham 4. H10= variabel EPS. METODE PENELITIAN . H7= variabel ROA tidak berpengaruh pada harga saham 8. H6= variabel CR tidak berpengaruh pada harga saham 7. H5= variabel DER tidak berpengaruh pada harga saham 6. H9= variabel harga saham berpengaruh terhadap kinerja 10. Berdasarkan dasar teori dan kajian penelitian sejenis. CR. H2= variabel PER tidak berpengaruh pada harga saham 3. PER. H4= variabel FL berpengaruh pada harga saham 5. H1= variabel EPS berpengaruh pada harga saham 2. H8= variabel DPS berpengaruh pada harga saham 9. maka penulis merumuskan hipotesis alternatif sebagai berikut: 1.

DPS b. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini dibagi 2 golongan. Sedangkan sampel dari penelitian ini adalah 32 perusahaan yang terdaftar dalam LQ 45 dari tahun 2005-2009 Teknik Analisis Data Dalam penelitian ini digunakan teknik analisis Structural Equation Modeling (SEM). Variabel eksogen yaitu EPS.Data.biasanya dalam bentuk publikasi. dengan bantuan AMOS 18 (Analysis of Moment Structure) Uji Normalitas .juli 2010. ROA. Data sekunder adalah data yang diperoleh dalam bentuk jadi. dan diolah oleh pihak lain. ROE. Sumber Data dan Variabel data Penelitian ini menggunakan data sekunder dari perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). dikumpulkan. Data yang diambil adalah bersumber dari laporan keuangan tahun 2005-2009 yang masuk dalam kategori LQ 45 periode februari 2010. PER. DER .CR. FL. yaitu: a. Data saham yang dipakai adalah data saham kategori LQ 45 beserta laporan keuangannya. Variabel endogen yaitu Harga saham dan EVA Populasi dan sampel Populasi penelitian adalah seluruh perusahaan yang laporan keuangannya terdapat di Bursa Efek Indonesia dan masuk dalam daftar LQ 45.

05 ≤ 2.08 ≥ 0.r multivariate ( critical ratio) memiliki syarat -2.90 ≥ 0.58.90 ≥ 0.05. Data dikatakan normal apabila c. Uji Kesesuaian Model Tujuan utama dari analisis SEM adalah menguji fit suatu model yaitu kesesuaian model teoritik dengan data empiris.90 ≥ 0.58 < c. Jika hasil menunjukkan data tidak normal maka perlu dilakukan pembersihan data outlier yaitu signifikan p1 atau p2 < 0.Uji normalitas ini perlu dilakukan baik untuk normalitas terhadap data tunggal maupun multivariate dimana beberapa variabel digunakan sekaligus dalam analisis akhir.00 ≤ 0.90 Cut off Value . Kriteria Goodness of Fit menurut Tony Wijaya dalam bukunya yang berjudul “Analisis Structural Equation Modeling menggunakan AMOS” (2009 : 6-9) sebagai berikut: Tabel 1 INDEKS KRITERIA GOODNESS OF FIT Kriteria Indeks Ukuran Chi square (X2) Probability CMIN/DF RMSEA GFI AGFI TLI CFI Uji Statistik Mendekati 0 ≥ 0.r < 2.

Variabel dikatakan berpengaruh jika nilai probabilitas ≤ koesfisien beta Square Multiple Correlations Nilai estimasi dari Squared Multiple Correlation menunjukkan bahwa pengaruh variabel eksogen secara simultan. sebagai berikut: Regression Weight Regression Weight menunjukkan nilai estimasi pengaruh satu variabel terhadap variabel lainnya serta probabilitas yang menunjukkan signifikasi pengaruh dari suatu variabel lainnya. Dalam penelitian ini penulis menggunakan bantuan statistik yang ada pada program AMOS. DAFTAR PUSTAKA .Pengolahan dan analisis data tidak lepas dari penerapan teknik dan metode statistik tertentu yang memberikan dasar dalam penjelasan hubungan yang terjadi.

1.com/docs/31603395/PENGARUH-EARNING-PER-SHARE%28EPS%29-DIVIDEN-PER-SHARE-%28DPS%29 http://repository. Tjiptono dan Fakhruddin. Manajemen Keuangan .Sasongko. Vol. Weston. Analisa Laporan Keuangan .pdf www.scribd. Hendy M. 1993.http://www. Munawir. Edisi keempat. 2004. 2006.id Damanik.usu.id/bitstream/123456789/8715/1/09E01139. Noer. Darmadji.co.ac. Yogyakarta: L. Jakarta :Salemba Empat. 2001.id/library/articles/graduate/economy/2009/Artikel_2020588 2. Pengaruh Economic Value Added (EVA) dan Analisis fundamental terhadap harga saham (studi kasus pada sektor industri perdagangan retail).docstoc. J Fred dan Eugene F Brigham. Pengaruh EVA dan rasio-rasio profitabilitas terhadap harga saham. Empirika. Pasar Modal di Indonesia . Fakultas Ekonomi. Universitas Gunadarma. Jakarta: Penerbit Erlangga .idx.pdf http://www.ac. 2008. 64 -80iberty. No.19. Michael.com/doc/18423877/SKRIPSI-ANALISIS-PENGARUH-FAKTORFUNDAMENTAL-DAN-RESIKO-PASAR-TERHADAP-HARGA-SAHAM-PERUSAHAAN-DIBURSA-EFEK-JAKARTA-PADA-WAKTU-EXDIVIDEN-Date http://www.gunadarma.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful