STANDAR OPERATING PROCEDURE INVENTARISASI BARANG UIN SUNAN KALIJAGA

TUJUAN Dalam rangka meningkatkan dan menyempurnakan aspek ketatalaksanaan dalam bidang perlengkapan diperlukan suatu pedoman pelaksanaan yang dapat dijadikan dasar , tuntunan dan pegangan, dalam melakukan pengelolaan barang milik/kekeyaan negara di lingkungan UIN Sunan Kalijaga. Salah satu cara untuk memperoleh data yang benar, lengkap, mutakhir dan dapat dipertanggungjawabkan adalah melaksanakan pembukuan dan inventarisasi barang secara tertib, teratur, dan terarah menurut ketentuan yang berlaku. SOP ini bertujuan untuk memberikan penjelasan mengenai : 1. Tercapainya tertib administrasi pengelolaan barang milik/kekayaan negara 2. Mempermudah pengawasan dan penyelamatan barang milik/kekayaan negara 3. Mempermudah dalam menghitung kekayaan negara 4. Tercapainya penghematan keuangan negara

RUANG LINGKUP 1. Menyediakan data untuk merencanakan dan menentukan kebutuhan barangbarang milik/kekayaan negara 2. Memberikan informasi untuk dijadikan bahan masukan untuk pengadaan barang milik/kekayaan negara 3. Menjadi pedoman dalam pendistribusian barang milik/kekayaan negara

4. Memberikan informasi dalam pemeliharaan barang milik/kekayaan negara 5. Menyediakan data/informasi dalam menentukan kondisi barang milik/kekayaan negara ( tua, rusak, berlebih ) dan penghapusan serta pertanggungjawabannya 6. Membina katalogisasi dan standarisasi barang milik/kekayaan negara.

DEFINISI ( PENGERTIAN-PENGERTIAN ) 1. Pedoman Pembukuan dan inventarisasi barang milik/kekayaan negara di lingkungan UIN Sunan Kalijaga adalah rangkaian ketentuan yang harus dilaksanakan dan dijadikan pegangan, tuntutan dan dasar dalam melakukan pembukuan dan inventarisasi barang milik/kekayaan negara di lingkungan UIN Sunan Kalijaga. 2. Pembukuan Barang milik/kekayaan negara adalah kegiatan untuk melakukan pencatatan barang milik/kekayaan negara baik data asal barang, penempatan barang di unit kerja, mutasi barang maupun inventarisasi barang 3. Inventarisasi adalah kegiatan untuk melakukan pencatatan dan pendaftaran barang milik/kekayaan negara pada suatu saat tertentu 4. Barang Milik/Kekayaan Negara adalah semua barang milik negara yang berasal/dibeli dengan dana yang bersumber untuk seluruhnya atau sebagian dari APBN ataupun dengan dana dari luar APBN yang dikuasai/dibawah pengurusan Departemen, Lembaga-lembaga Negara, Lembaga Non Pemerintah Non Departemen serta unit-unit di dalam lingkungannya yang terdapat baik di dalam maupun di luar negeri. 5. Barang adalah bagian dari kekayaan negara yang terdiri dari satuan-satuan tertentu yang dapat dihitung, diukur, ditimbang dan tidak termasuk uang dan surat berharga. 6. Barang bergerak adalah barang milik/kekayaan negara yang menurut sifat penggunaannya dapt dipindah-pindahkan. Misalnya alat pengankut, peralatan kantor, alat kesehatan dan lainnya.

7. Barang tidak bergerak adalah barang milik/kekayaan negara yang menurut aturan perundang-undangan yang berlaku ditetapkan sebagai barang tidak bergerak misalnya tanah, bangunan, dermaga, landasan dan lainnya. 8. Barang persediaan adalah barang yang merupakan bagian dari kekayaan negara yang masih disimpan dalam ruang penyimpan ( gudang ) dan belum digunakan dalam kegiatan dinas. 9. Barang pakai habis adalah barang yang merupakan bagian dari kekayaan negara yang menurut sifatnya dipakai habis untuk keperluan dinas atau jangka waktu pemakaian kurang dari 1 tahun 10. Barang Inventaris adalah barang yang merupakan bagian dari kekayaan negara baik berupa barang bergerak maupun tidak bergerak yang berada dalam penguasaan dan pengurusan departemen/non departemen yang jangka waktu pemakaiannya lebih dari 1 tahun dan telah digunakan dalam kegiatan dinas. 11. Daftar Inventaris barang adalah daftar yang memuat catatan barang inventaris yang berada dalam lingkungan satuan kerja.

PENGGUNA ( USER ) 1. Pengguna barang milik/kekayaan negara adalah satuan Unit Kerja di lingkungan UIN Sunan Kalijaga yang melakukan kegiatan dinasnya sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya serta tujuan pengadaan barang oleh pihak UIN Sunan Kalijaga. 2. Pengguna SOP Pembukuan dan Inventarisasi Barang Milik/Kekayaan Negara adalah Bagian Inventaris Kekayaan Negara ( Ka.Bagian Rumah Tangga UIN Sunan Kalijaga Buku Inventaris adalah buku yang mencatat barang inventaris yang berada dalam Kantor/ Satuan Kerja/Proyek http://adhiewibowo.wordpress.com/2008/10/10/pengelolaan-inventaris-muhammadiyah/

PENGELOLAAN INVENTARIS MUHAMMADIYAH
Posted on October 10, 2008 by adhiewibowo Oleh : ISMET WIBOWO, BA PENGELOLAAN INVENTARIS I. PENDAHULUAN Dalam Rangka meningkatkan pelaksanaan salah satu fungsi administrasi, yaitu mencatat secara rapi dan teratur pengadaan sarana berupa perlengkapan atau barang-barang yang menjadi hak milik persyarikatan memegang peranan yang sangat penting. Hal ini berkaitan dengan erat dari akibat dikeluarkan biaya untuk pembelian barang-barang yang menjadi inventaris/hak milik persyarikatan yang harus dipertanggungjawabkan pada tiap akhir tahun, sebagaimana tersebut pada ART Muhammadiyah pasal 29 ayat 3. Pelbagai macam nama/jenis perlengkapan/barang baik yang dikelola oleh pimpinan persyarikatan termasuk majelis atau bagian maupun yang dikelola langsung oleh unit-unit amal usaha (sekolah-sekolah, panti asuhan, rumah sakit dll.) masih banyak yang belum diketahui secara langsung, karena belum terdapat tata pencatatan barang yang dianggap baik dan sama atau seragam. Menyadari akan hal tersebut dan sambil menunggu pedoman dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY merasa perlu menyusun buku petunjuk pengelolaan inventaris/hak milik persyarikatan, bagi pimpinan Muhammadiyah, termasuk majelis, bagian dan unit amal usaha di DIY, sehingga dapat melaksanakan pencatatan atau pengadministrasian inventaris/hak milik persyarikatan secara mudah dan seragam. Maksud dan tujuan Petunjuk Pengelolaan Inventaris/Hak Milik Persyarikatan adalah untuk menyeragamkan tata cara pengadministrasian pengelolaan inventaris di seluruh eselon pimpinan (ranting, cabang, daerah, wilayah) majelis, bagian maupun unit-unit amal usaha, yaitu sekolah-sekolah dari SD, SLTP, SLTA Muhammadiyah dan unit amal usaha lainnya. II. INVENTARISASI A. PENGERTIAN Yang dimaksud dengan inventarisasi adalah kegiatan melaksanakan pengurusan, penyelenggaraan, pengaturan, pencatatan dan pendaftaran barang inventaris/hak milik. Daftar barang inventaris /hak milik adalah suatu dokumen berharga yang menunjukkan sejumlah barang milik persyarikatan Muhammadiyah dan dikuasai pimpinan persyarikatan; yang berada di majelis-majelis daan bagian maupun yang berada di seluruh unit amal usaha, bauk yang bergerak maupun yang tidak bergerak. Adanya daftar inventaris yang lengkap, teratur dan berkelanjutan di semua tingkat eselon pimpinan persyarikatan mempunyai fungsi dan peranan yang sangat dihajatkan dalam rangka : 1. Tertib administrasi dan tertib barang/hak milik, 2. Pendaftaran, pengendalian dan pengawasan setiap hak milik, 3. usaha untuk memanfaatkan penggunaan setiap barang/hak milik secara maksimal

Pengadaan baru karena pembelian b. PELAPORAN Pimpinan persyarikatan masing-masing tingkat berkewajiban membuat laporan tahunan tentang kekayaan/kehartabendaan yang dimiliki termasuk yang dikelola majelismajelis/bagian-bagian serta unit amal usaha dan disampaikan kepada pimpinan di atasnya dengan format inventaris 5 . mencatat. maka pengelolaan inventaris/hak milik menganut sistem pengurusan umum/pengurusan unsur penguasaan/penanggung jawab dan pengurusan khusus (pengurusan bendaharawan) yaitu pengurusan yang mengandung kewajiban untuk menerima. Rusak/hilang b. mengatur penggunaan. b.dalam melancarkan pencapaian maksud dan tujuan persyarikatan. Dijual atau ditukartambahkan atas dasar keputusan rapat pimpinan D. E. 2. Kartu inventaris ruangan dibuat ditempatkan dalam setiap ruangan kantor persyarikatan atau amal usaha yang memuat segala jenis barang yang ada dalam ruangan itu. menyimpan. Perubahan peningkatan kuantitas 2. Pimpinan persyarikatan berwenang mengatur dan bertanggung jawab atas penyelenggaraan administrasi penggunaan dan perawatan barang-barang inventaris di tingkatnya masing-masing. 4. Dihibahkan/atau disumbangkan atas keputusan rapat c. Buku inventaris barang (format inventaris 4) Pengertian masing-masing jenis kartu dan buku adalah sebagai berikut : a. PELAKSANAAN INVENTARISASI Dalam usaha tertib administrasi pengelolaan barang/hak milik persyarikatan. Kartu inventarisasi ruangan (format inventaris 1) 2. 1. dapat disebabkan : a.4) 3. memelihara dan mempertanggungjawabkan inventaris yang dimiliki persyarikatan. dapat disebabkan : a. Buku inventaris merupakan buku yang berisi semua catatan barang yang berasal dari format inventaris 1 dan format inventaris 2 secara lengkap dan terperinci C.d. Berkurang. Adanya sumbangan. APARAT PELAKSANA Sebagaimana halnya dengan pengelolaan keuangan. Kartu inventarisasi barang (format inventaris 2-1 s. Penyewaan d. MUTASI BARANG Mutasi barang terjadi karena bertambah dan berkurang. B. Menunjang pelaksanaan Penyelenggaraan Pimpinan Persyarikatan. Kartu inventaris barang adalah kartu yang berisi catatan barang inventaris yang terpisah atau kumpulan lengkap c. wakaf atau hibah c. semua eselon pimpinan termasuk majelis dan bagian maupun pimpinan unit-unit amal usaha. Bertambah. melaksanakan pencatatan dengan mengggunakan buku sebagai berikut : 1.

Tanah 01 2. CARA MEMBERI LABEL DAN KODE BARANG Setiap barang yang dikuasai oleh pimpinan persyarikatan. dengan memberikan tambahan angka dibelakang kode organisasinya. Alat-alat kantor dan rumah tangga 04 5.Mekanisme penyampaian inventarisasi barang dilaksanakan sebagai berikut : F. Alat-alat kedokteran 06 7. KODE LOKASI DAN KODE BARANG Semua barang inventaris yang dikuasai dan menjadi tanggung jawab pimpinan persyarikatan. Alat kesenian dan kebudayaan 09 10. majelis-majelis/bagian-bagian dan unit-unit amal usaha harus diberi tanda hak milik persyarikatan dengan kode lokasi dan kode barang seperti contoh : Keterangan : A : kode lokasi di kantor pimpinan persyarikatan 01 : tanah 00 : masih kosong (belum dimanfaatkan) 81 : tahun perolehan 01 : nomor register Pada dasarnya barang yang dimiliki atau dikuasai pimpinan persyarikatan. majelis atau bagian serta unit amal usaha diberi LABEL PEMILIK dan nomor kode. panti asuhan dan sebagainya). contoh : Keterangan : E : Kode lokasi (milik PWM DIY) yang berada/dikelola oleh PWM Majelis P&K 03 : Kode barang berwujud Gedung 01 : Kode barang Gedung untuk Kantor 82 : Tahun perolehan/membangun 01 : Register/Nomor urut jumlah barang G. rumah sakit. Tanda-tanda penghargaan 10 Kode Barang dan Kode Lokasi serta pengelompokannya disesuaikan dengan indeks surat-surat MUHAMMADIYAH YANG BERLAKU SEJAK 1 JANUARI 1969. Kode barang yang berada di unit-unit amal usaha (yang berada di sekolah. majelismajelis. Nomor kode barang dan lokasi serta pengelompokannya disesuaikan dengan indek surat-surat Muhammadiyah yang berlaku sejak 1 Januari 1969. bagian dan unit amal usaha dibagai 10 bidang : No. Alat-alat angkutan 03 4. Bangunan Gedung 02 3. Kode barang dan kode lokasi ditulis sebagai berikut : A : Barang-barang yang dikelola dan ditempatkan di pimpinan persyarikatan (wilayah. Alat-alat laboratorium 07 8. Alat-alat studio 05 6. . Buku perpustakaan 08 9. Urut Bidang Kode 1.

rusak berat.elcom. cabang dan ranting) B : Barang-barang yang dikelola dan ditempatkan di Majelis Tabligh C : Barang-barang yang dikelola dan ditempatkan di MajelisTarjih D : Barang-barang yang dikelola dan ditempatkan di Biro Hikmah E : Barang-barang yang dikelola dan ditempatkan di Majelis Pendidikan dan Kebudayaan E-1 : Barang-barang yang ada di Sekolah Dasar E-2 : Barang-barang yang ada di SLTP/Tsanawiyah E-3 : Barang-barang yang ada di SLTA/Aliyah E-4 : Barang-barang yang ada di SLTA Kejuruan E-5 : Barang-barang yang ada di Perguruan Tinggi F : Barang-barang yang dikelola dan ditempatkan di Majelis Bagian PKU G : Barang-barang yang dikelola dan ditempatkan di Majelis Pustaka H : Barang-barang yang dikelola dan ditempatkan di Majelis Ekonomi III. PENGHAPUSAN A.ac.html PELAKSANAAN INVENTARISASI BARANG MILIK / KEKAYAAN NEGARA TUJUAN INVENTARISASI . tidak diperlukan lagi. B. Sumber : http://fe. dan sudah waktunya dihapuskan.umy.id/pedoman/inventaris/inventaris.daerah.doc Filed under: Uncategorized « Otomasi Perpustakaan Manual Athenaeum Light 6. Rusak berat atau setidak-tidaknya sudah tidak bermanfaat lagi untuk kepentingan persyarikatan.0 Nonton TV di Internet » http://perlengkapan.uns. Ketentuan penghapusan : Berdasarkan keputusan Rapat Pimpinan Persyarikatan dan pelaksanaannya dilakukan dengan berita acara penghapusan. misalnya : karena hilang.php/64/Draft_Pengelolaan_Inventaris_Muhammadiyah. PENGHAPUSAN Pada prinsipnya barang dihapuskan disebabkan karena : 1.auk.ac. 2. sehubungan dengan tidak berfungsinya barang-barang tersebut. PENGERTIAN Yang dimaksud dengan penghapusan ialah kegiatan meniadakan barang-barang milik persyarikatan .id/file.

DIHASILKAN baik secara SEBAGIAN maupun KESELURUHAN Melalui APBN atau diperoleh di luar APBN sesuai peraturan perundangan yang berlaku (Pada dasarnya adl. BAHAN UTK PERENCANAAN KEBUTUHAN. PERALATAN KANTOR DLL. meliputi: • • • BRG TIDAK BERGERAK seperti TANAH. .• • KESEMPURNAAN PENGURUSAN & PENGAWASAN TATA USAHA KEUANGAN NEGARA TERCAPAINYA PENGAWASAN YANG EFEKTIF TERHADAP KEUANGAN/ KEKAYAAN NEGARA FUNGSI INVENTARISASI • • • • • MENCATAT & MENGHIMPUN DATA ASET YANG DIKUASAI DEPARTEMEN. diukur. BARANG Bagian kekayaan negara yg terdiri dari satuan –satuan tertentu yang dapat dihitung. MENYEDIAKAN INFORMASI TENTANG ASET YANG DIKUASAI DEPARTEMEN UNTUK MENUNJANG PERENCANAAN & PELAKSANAAN TUGAS DEPARTEMEN. ISTILAH DALAM INVENTARISASI • • • • INVENTARISASI BARANG Kegiatan untuk melakukan pencatatan & pendaftaran BMN pada suatu saat tertentu. Barang-barang yang umur pakai/ teknisnya lebih dari satu tahun). ditimbang & dinilai. kecuali Uang. BANGUNAN DLL. LAPORAN INVENTARIS Daftar yang menunjukan catatan sejumlah BMN. PENGADAAN & PENGELOLAAN PERLENGKP. DEPARTEMEN. MENYIAPKAN & MENYEDIAKAN BAHAN LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN ATAS PENGUASAAN DAN PENGELOLAAN ASET NEGARA MENYIAPKAN & MENYEDIAKAN BAHAN ACUAN UNTUK PENGAWASAN ASET NEGARA. MENYEDIAKAN INFORMASI MENGENAI ASET NEGARA YANG DIKUASAI DEPARTEMEN SBG. BARANG BERGERAK seperti KENDARAAN. PERALATAN BESAR. DIDAPAT. BARANG PERSEDIAAN dalam Gudang & Tempat penyimpanan lainnya. SASARAN INVENTARISASI adalah SEMUA BARANG MILIK NEGARA yang DIBELI. BARANG MILIK NEGARA Semua barang yang berasal / dibeli dengan dana yg bersumber utk seluruhnya atau sebagian dari APBN atau yang diperoleh di luar APBN. PERALATAN LABORATORIUM.

PENGUASA BRG INVENTARIS ( PBI ) SETIAP PIMPINAN (ESELON I) UNTI UTAMA & PERGURUAN TINGGI. PBI dan PEBIN. ALAT ANGKUTAN & SENJATA API. BARANG INVENTARIS Barang yang berada dalam penguasaan & pengurusan Dept. PPBI. UNIT PEMAKAI BARANG (UPB) SATUAN KERJA yang dalam melaksanakan tugas sehari-hari diberi wewenang oleh PBI untuk mengurus dan menggunakan barang invt. PEMBANTU PENGUASA BRG INVENTARIS ( PPBI ) Pejabat yang mendapat pelimpahan wewenang dari PBI untuk bertanggungjawab mengenai Pengelolaan BMN dlm satuan kerja tertentu yg berkaitan dgn kewenangan pengelolaan anggaran. BAGI BARANG-BARANG TERTENTU Seperti : TANAH. ( PPI ) SATUAN KERJA yang diberi wewenang oleh PPBI untuk mengawasi & mengkoordinasikan pelaks. PENANGGUNGJAWAB PELAKSANA INV. .• • • • • • • • • • • • • • • BARANG TIDAK BERGERAK Menurut sifat & penggunaannya tidak dapat dipindah-pindahkan BARANG BERGERAK Menurut sifat & penggunaannya dapat dipindahkan. mengatur. BUKU ( INDUK ) INVENTARIS DOKUMEN UTK MENCATAT JUMLAH & NILAI SELURUH BARANG INVENTARIS YANG BERADA DI BAWAH PENGUASAAN TANGGUNGJAWAB UPB. PEMBINA BARANG INVENTARIS ( PEBIN ) Menteri Pendidikan Nasional. BANGUNAN. & membina Adm. BENDAHARAWAN BARANG Pejabat yang oleh negara diserahi untuk: menerima.. KUASA PEBIN Sekretaris Jenderal. pelaporan inventarisasi Pemakai Brg. yg mencakup dlm kawasan di bawah tanggungjawab UPB. maupun Fisik BMN. GEDUNG. memelihara. MUTASI DLL. BARANG PERSEDIAAN Barang yang masih disimpan dalam Gudang dan belum digunakan dalam proses kegiatan dinas. dan mengeluarkan serta mempertanggungjawabkan Barang dalam Gudang. yang jangka waktu pemakaiannya lebih dari satu tahun. menyimpan. BARANG HABIS PAKAI Menurut sifatnya dipakai habis utk keperluan dinas atau jangka waktu pemakaiannya kurang dari satu tahun. KARTU INVENTARIS BARANG ( KIB ) KARTU YANG DIGUNAKAN UNTUK MENCATAT DATA ASAL INVENTARIS RIWAYAT SELAMA PENGGUNAAN. PENGURUS BARANG Pejabat yang oleh negara diserahi tanggungjawab mengurus.

tanggungjawab penuh BAGIAN PERLENGKAPAN • Melakukan Pembinaan dlm pengelolaan Inventaris. dsb. o Secara fungsional dilimpahkan kepada /dilakukan oleh:KUASA PEBIN / PBI (Sekretaris Jenderal) o Secara operasional dilaksanakan oleh: KEPALA BIRO UMUM . SEKOLAH. yang meliputi : PENGADAAN. YANG BERADA DALAM SETIAP RUANG KERJA. ORGANISASI & TATA CARA PELAKSANAAN INVENTARISASI PEBIN (MENDIKNAS) WEWENANG & TANGGUNGJAWAB • PBI • • Melakukan pengelolaan BMN di lingkungan masing-masing Secara fungsional dilimpahkan kpd. BUKU CATATAN NON INVENTARIS BUKU UNTUK MENCATAT SELURUH BARANG NON INVENTARIS atau BARANG YANG BELUM JELAS STATUS HUKUMNYA. YANG TIDAK TERTAMPUNG DALAM DIR & KIB.• • • DAFTAR INVENTARIS RUANGAN ( DIR ) DAFTAR YG MEMUAT CATATAN BARANG INV. AULA. WISMA. PEMANFAATAN. PENATAUSAHAAN. RUMAH SAKIT. DAFTAR INVENTARIS LAINNYA ( DIL ) DAFTAR YANG MEMUAT BARANG-BARANG INVT. SEKRETARIS UNIT UTAMA Secara Operasional Inventarisasi dilaks. PEMELIHARAAN DAN PENGHAPUSAN. dgn. LAB.

UPB meliputi : • • Unit Utama Pusat-pusat di lingkungan Sekretariat Jendral Satuan Kerja di daerah & di LN • INSTRUMEN PENCATATAN PELAPORAN & DOKUMEN INVENTARISASI BMN. 6. 7. BUKU INDUK BRG. INVENTARIS DAFTAR INVENTARIS RUANGAN ( DIR ) KARTU INVENTARIS BARANG ( KIB ) DAFTAR INVENTARIS LAIN ( DIL ) LEMBAR MUTASI BARANG TRIWULAN ( LMBT ) LAPORAN TAHUNAN ( LT ) BUKU CATATAN NON INVENTARIS DAFTAR BARANG DALAM PROSES INVENTARIS PENYELENGGARAAN PEMBUKUAN . sesuai petunjuk & syarat. 2. 1. • UPB Diberi wewenang dari PBI utk mengurus dan menggunakan Brg Inventaris.PPBI • Bertanggungjawab scr operasional dlm pengelolaan BMN Secara Fungsional dijabat oleh Pejabat khusus untuk itu. 4. di bawah koordinasi Pejabat yg ditugasi. 8. 3. 5.

0/U/2001 Tgl. 2 & 3 dikirim kpd PBI paling lambat 14 hari stl berakhirnya TA dan Lembar 4 segabai Arsip UPB. o dikerjakan setiap akhir triwulan. kedua untuk PBI.pertama untuk Arsip UPB. KLASIFIKASI & KODEFIKASI BARANG INVENTARIS DI LINGKUNGAN DEPDIKNAS ( Instruksi Mendiknas No. o dibuat rangkap 2 ( Arsip UPB & dikirim ke PBI ) o ditandatangani Penanggungjawab Pelaksana I LAPORAN TAHUNAN ( LT ) o DIBUAT UPB SETELAH THN ANGGARAN BERAKHIR o DISUSUN DGN CARA : Mengolah Data dari BUKU INVENTARIS (berdasarkan Sub Kelp Brg) & Empat LMBT yg tlh disampaikan seblmnya. 23 Nopember 2001 ) KODE WILAYAH 023 04 DEPDIKNAS DITJEN DIKTI 03 WILAYAH 189882 SATKER 000 0000 UNIT TAHUN KERJA / FAKULTAS UNIVERSITAS SEBELAS MARET KODE BARANG INVENTARIS ( NOMOR BARANG INVENTARIS ) 1 01 01 01 000. o DIBUAT DlM RANGKAP 4 (empat) dengan perincian: Lembar 1. ALAT ANGKUT dan BARANG LAIN Tertentu o Dibuat rangkap 3 (tiga). o ditandatangani Penanggungjawab Pelaksana Inv. BANGUNAN GEDUNG. nomor urut barang JAWA TENGAH . dan ketiga untuk PEBIN Daftar Inventaris Lainnya (DIL) Pencatatan barang tertentu yang karena kategorinya tidak tertampung dalam DIR maupun KIB LEMBAR MUTASI BARANG TRIWULAN ( LMBT ) PERUBAHAN ATAS KUANTITAS BRG INV PADA SETIAP TRIWULAN o Berdasarkan keadaan penambahan / pengurangan selama 3 bln berjalan.• • • • • Daftar Inventaris Ruang (DIR) o Pencatatan atas Brg Inv yg ada di Ruangan o Hasil pencatatan diketik ke dlm DIR o Ditandatangani oleh Pemakai Barang o ASLI ditempel pada masing-masing Ruang o Lembar kedua mrpk bahan pembukuan Kartu Inventaris Barang (KIB) o Pencatatan Brg Inventaris berupa TANAH.

01.00.01.00.00.00.2005 “ TOYOTA INNOVA” 2.01. MIPA 012 2 FSSR 002 13 PASCASARJANA 013 3 FKIP 003 14 UPT PERPUSTAKAAN 014 4 FKIP PGSD 004 15 UPT P2B 015 5 F.00.00.01.01.01.03.02. SUB-SUB KELOMPOK KELOMPOK Barang tidak Tanah Tanah Persil Tanah Bangunan Tanah Bangunan bergerak Perumahan Rumah Negara Golongan I 1.02.189882.001 2.00.012.000 CONTOH PENULISAN NOMOR INVENTARIS MOBIL STATION WAGON Nomor Inventaris Barang KANTOR PUSAT 23.01. HUKUM 005 16 UPT LAB PUSAT MIPA 016 6 F.01.01.01.01.000 2. 5 September 2005 .01. TEKNIK 011 22 UPT PNRBITN & PCTKN 022 Surakarta.02. KEDOKTERAN 008 19 UPT KOMPUTER 019 9 HIPERKES 009 20 LPPM 020 10 F.01.01.GOLONGAN KELOMPOK SUB.02.01.02.001 Barang bergerak Alat angkut Alat Angkutan Kendaraan Sedan Darat Dinas Bermotor Bermotor Perorangan 2. ISIP 007 18 UPT MKU 018 8 F.3668/DIPA/PNBP Catatan: 3668 adalah nomor urut dalam buku inventaris DIPA/PNBP adalahmenerangkan sumber dana BIDANG NOMOR KODE SATUAN KERJA UNIVERSITAS SEBELAS MARET 1 KANTOR PUSAT 001 12 F.000 1.00.00. EKONOMI 006 17 UPT PORSIMA 017 7 F.00.01.01.000 1.00.000 2.000 1. PERTANIAN 010 21 LPP 021 11 F.01.000 1.000 2.00.

S. 10 KOTA PROBOLINGGO E-MAIL : widayati63@yahoo.google. Probolinggo. RUSDIAN RASIH HENDRATO http://www. SOEKARNO HATTA 263Q KOTA PROBOLINGGO TELP.co.Kepala Bagian Perlengkapan.id/search? q=buku+induk+inventaris+sekolah+&btnG=Telus uri&hl=id&client=firefoxa&channel=s&rls=org.co. (0335) 427260 KATA PENGANTAR Puji syukur kehadiran Allah SWT yang telah memberikan rahmad dan hidayahnya kepada kita sehingga atas petunjukkNya dapat menyelesaikan kegiatan berupa pembuatan makalah dengan judul Analisis Informasi Tata Usaha dan Administrasi Tata Usaha Sekolah. jadi saran dan kritik tetap kami perlukan dan kepada semua pihak yang mendukukung terwujudnya penulisan makalah ini kami sampaikan terimakasih. 20 Desember 2007 Penulis . Sos UNIT KERJA : SMP N.id SMP NEGERI 10 KOTA PROBOLINGGO ALAMAT : JL. Kami tahu Pengelolaan Program Administrasi Ketatausahaan SMP Negeri 10 Kota Probolinggo ini kurang sempurna.mozilla%3Aen-US %3Aofficial&sa=2 ANALISIS INFORMASI TATA USAHA DAN ADMINISTRASI TATA USAHA SEKOLAH (Studi Kasus :SMP NEGERI 10 KOTA PROBOLINGGO) DISUSUN OLEH NAMA : WIWIK WIDAYATI.

bekerja keras. bertanggung jawab. yang memuat penjelasan mengenai cara pelayanan administrasi terhadap komponen-komponen pendidikan di sekolah untuk semua tingkat. perlu disusun suatu pedoman umum administrasi khusus untuk sekolah. yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa. berkepribadian. Dalam rangka mewujudkan pencapaian tujuan Pendidikan Nasional dimaksud. maka kegiatan-kegiatan tersebut di atas harus ditunjang oleh pelayanan administrasi sekolah yang teratur. bertujuan untuk meningkatkan kualitas manusia Indonesia. Penyelenggaraan proses belajar yang baik akan dapat meningkatkan hasil belajar siswa seperti yang diharapkan oleh tujuan Pendidikan Nasional yang hendak dicapai.BAB I PENDAHULUAN 1. Pelayanan administrasi sekolah yang baik harus mengikuti ketentuan dan peraturan yang telah dikeluarkan oleh instansi atau unit yang relevan di lingkungan Departemen Dinas Pendidikan Nasional. berdisiplin. jenis dan jenjang pendidikan. sesuai dengan ketentuan dan peraturan administrasi sekolah yang berlaku. cerdas dan terampil serta sehat jasmani dan rohani. Pedoman tersebut diperlukan selain memantapkan pelaksana didalam . dan terencana. Salah satu tujuan Pendidikan Nasional di atas. berbagai kegiatan telah dilakukan diantaranya dalam pengelolaan administrasi sekolah yang mencakup diantaranya dalam peningkatan jenis mutu prasarana dan sarana pendidikan. Pelayanan administrasi sekolah yang baik akan menunjang penyelenggaran proses belajar dan mengajar yang baik pula. Latar Belakang Pendidikan Nasional berdasarkan Pancasila. berbudi pekerti luhur. tangguh. Agar semua sekolah dapat menyelenggarakan pendidikan di sekolah. mandiri. terarah.

Peningkatan kemampuan tersebut akan berakibat positif. mutu dan perluasan pendidikan sekolah menengah. dana dan sarana) secara tepat guna dan berhasil guna. berorientasi kepada tujuan. 2. Pendekatan Administrasi Sekolah Adiministrasi sekolah yang efektif dan efisien menggunakan beberapa pendekatan yaitu : a. Mekanisme pengeloaan sekolah meliputi perencanaan. Peranan Pedoman Administrasi bagi sekolah Menengah Administrasi sekolah Menengah yang tertib dan teratur.menjalankan tugasnya disekolah. pengorganisasian. c. Tujuan Kepala Sekolah adalah administrator pendidikan di lingkungan sekolah yang dipimpinnya. yaitu makin meningkatnya efisien. dan penilaian hasil kergiatan administrasi sekolah harus dilakukan secara sistematis dan terpadu. Keseluruhan kegiatan di atas adalah merupakan kegiatan pengelolaan sekolah. BAB II ANALISIS ADMINISTRASI DAN TATA USAHA 1. berorientasi kepada pendayagunaan semua sumber (tenaga. Pelaksanaan teknis edukatif yang ditunjang oleh pelayanan administrasi yang efektif dan efisien akan meningkatkan mutu hasil belajar siswa. juga akan memudahkan pelaksanaan supervisi dan evaluasi penyelenggaraan pendidikan di sekolah. Sistem informasi ini di tingkat sekolah . sangat diperlukan untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan pendidikan bagi Kepala Sekolah dan Guru. Sebagai administrator Kepala Sekolah harus memahami adanya komponen-komponen tersebut didalam penyelenggaraan keseluruhan kegiatan pendidikan di sekolah. yang berarti bahwa administrasi sekolah menunjang tercapainya tujuan pendidikan b. Kepala Sekolah harus memahami bagaimana cara mendayagunakan segala sarana dan daya usaha pencapaian tujuan pendidikan di sekolah. Untuk memperlancar kegiatan di atas agar lebih efektif dan efisien perlu informasi yang memadai. menuju tercapainya tujuan pendidikan yang diharapkan. pelaksanaan.

tugas dan tanggung jawab pengelolaan satuan pendidikan dan peningkatan tata usaha kepegawaian di sekolah. Buku kendali ( buku jadwal kenaikan gaji berkala dan kenaikan tingkat ) a. Buku induk guru dan pegawai a. Buku DUK a. Sebagai perlengkapan tata laksana kepegawaian disediakan format-format untuk menata pelaksanaan kegiatan tertentu yang diperlukan. Dalam hal tersebut yang perlu disiapkan / disediakan : a.7. Untuk itu telah diusahakan bentuk-bentuk pelayanan hakhak pegawai/guru yang bertugas di sekolah tertentu.1. format. File Guru dan pegawai ( Dikumen guru dan pegawai ) a.2. Kepala Sekolah memiliki patokan –patokan untuk menjabarkan lebih lanjut kebijakan – kebijakan pemerintah dalam penyelenggaraan Sekolah Menengah ADMINISTRASI TATA USAHA SEKOLAH Kegiatan Tata Usaha Sekolah terdiri dari : a.9.8. ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN Buku pedoman Administrasi Kepegawaian menguraikan kegiatan yang berkaitan dengan kepegawaian.6.3. Buku mutasi pegawai a. Untuk itu pedoman administrasi secara tertulis bagi sekolah menengah memegang peranan yang penting dalam kegiatan administrasi. Buku Catatan kemajuan guru dan pegawai a. berdasrkan ketentuan perundang –undangan yang berlaku. Buku cuti pegawai dan guru a. Sesuai dengan prinsip tata laksana kepegawaian sekolah menengah yang menyeluruh dan brkelangsungan.menengah menyangkut dua hal pokok yaitu kegiatan pencatatan data (recording system) dan pelaporan ( reporting system ). Pencatatan dan perekaman data dan pengaturan sumber data di sekolah yang rapi / teratur dan benar sangat diperlukan dalam system informasi.4.format yang diperlukan 2. Penggunaan format sesuai dengan kebutuhan pelaksanaan suatu kegiatan pelayanan administrasi dalam rangka pembinaan pegawai /guru berkelangsungan. Buku data sertifikat pelatihan/seminar guru dan pegawai .5. Buku DP3 a. Ketrampilan personil yang memadai Kegiatan –kegiatan yang dilakukan di sekolah menengah itu sering disebut kegiatan administrsasi. Petunjuk dan aturan yang berlaku 3. Untuk memperlancar dua kegiatan tersebut diperlukan faktor-faktor penunjang antara lain : 1.

ini tertuang di dalam RAPBS.3. ( Buku Catatan kemajuan guru dan pegawai ) merupakan buku yang berisi tentang kejadian yang dilakukukan oleh masing – masing guru dan pegawai. a.9. ( Buku cuti guru dan pegawai ) merupakan buku yang berisi tentang guru dan pegawai yang mengajukan cuti. a.7. Contoh Cuti Melahirkan. Analisis kebutuham guru Keterangan : a. a. pengangkatan pertama sampai dengan terakhir.11. ( Buku Mutasi Pegawai ) merupakan buku yang berisi tentang catatan guru dan pegawai yang mutasi masuk atau mutasi keluar. a.6. a. a.5. ( Rencana Pengembangan SDM ) merupakan program sekolah yang dibuat oleh masing. a. Mafaat dari buku ini untuk mengetahui berapa banyak dan macam pelatihan yang telah diikuti oleh guru dan pegawai. dll.2. a. Ijasah. ( Buku data sertifikasi / seminar guru dan pegawai ) merupakan buku yang berisi data masing-masing guru dan pegawai yang telah mengikuti pelatihan / seminar. Manfaaatnya untuk syarat kenaikan pangkat dll.10. ( Buku Induk Guru dan pegawai ) merupakan buku yang berisi data – data guru dan pegawai manfaatnya untuk mengetahui jumlah guru yg ada. ( Buku Kendali ) merupakan buku yang berisi tentang jadwal kenaikan pangkat dan kenaikan gaji berkala bagi guru dan pegawai.10.4. a. ( Buku DP3 ) merupakan buku yang berisi sekumpulan nilai atas prestasi kerja yang dilakukan. dan urutan yang ke berapa mulai berada di instansi tersebut dll. Rencana pengembangan SDM a. Taspen. SK berkala.a. Cuti besar dll.8. ( Analisis kebutuhan guru ) untuk mengetahui berapa jumlah guru . Karpeg. a. Manfaat dari file guru dan pegawai untuk memudahkan mencari data dan mencari arsip-arsip data guru dan pegawai. Manfaat dari buu ini untuk mengetahui berapa guru dan pegawai yang berasal dari pindahan/mutasian dll. Manfaatnya untuk mengetahui kapan guru atau pegawai akan naik pangkat dan kenaikan berkala. Mafaat DUK untuk mengetahui urutan pangkat tertinggi sampai yang terendah.11.masing urusan yang ada di sekolah.1 ( File Guru dan pegawai ) merupakan kumpulan data / berkas berkas masing – masing guru dan pegawai seperti SK. ( Buku DUK ) merupakan daftar urutan pangkat guru dan pegawai.

2.3. Sistem penyimpanan arsip b.1.1 Buku Kas Umum c.6. Laporan keuangan Keterangan : c.1.2. b.2. b.5. b. Buku ekspedisi buku yang digunakn untuk tanda terima bila mengantarkan surat b5. Pemanfaatan SIM/SIN/TIN Keterangan : b. b4.yang ada sesuai dengan bidang studi dan berapa jumlah guru yang kurang sehingga ketemu berapa jumlah guru yang dibutuhkan. (Tentunya dengan menggunakan rumus kebutuhan guru ).4. Pemanfaatan SIM/SIN/TIN untuk mengetahui perkembangan suatu sekolah.1. b. Absensi dan rekap absen guru dan pegawai b.3 Buku agenda masuk keluar b. ADMINISTRASI KEUANGAN Dalam hal tersebut yang perlu disiapkan / disediakan : c. Buku ekspedisi b. Buku Kas Umum merupakan buku yang mencatat penerimaan dan pengeluaran yang dilakukan oleh bendahara tujuannya untuk mengetahu berapa jumlah uang yang masuk dan berapa jumlah uang yang keluar sehingga bisa ketemu berapa saldonya setiap bulan . ( Program kerja Tata Usaha ) merupakan rencana kerja ketatausahaan yang akan dilakukan selama tahun pelajaran berlangsung dengan bertujuan supaya dalam melaksanakan tugas terarah sesuai program yang dibuat. c. Buku agenda masuk keluar buku yang mencatat surat – surat masuk dan keluar. ADMINISTRASI KETATA USAHAAN Dalam hal tersebut yang perlu disiapkan / disediakan : b. Program kerja tata usaha b.3. Sistem penyimpanan arsip yaitu surat masuk dan surat keluar disimpan sesui dengan kode-kode yang ada dan diurutkan sesuai tanggal masuk atau keluar tujuan dari system menyimpanan ini untuk memudahkan mencari kembali surat yang masuk dan surat yang kelauar dll. Absensi dan rekap absen guru dan pegawai digunakan untuk mrngetahui kehadiran dan tidak kehadiran guru/pegawai dan jam berapa hadir dan jam berapa pulang sedangkan rekap untuk mengetahui berapa jumlah masing-masing guru yang tidak hadir dalam satu bulan.6. Buku Kas Pembantu c.

9.4.1. Buku Pemeliharaan d. Rekap absen siswa e. Laporan keuangan yaitu laporan keuangan sekolah yang dipertanggungjawabkan oleh Kepala Sekolah dan Bendahara d.4.3. Rapor siswa Keterangan : e. Buku Non Inventaris d.3.Buku mutasi masuk. serta mencatat siswa yang mutasi masuk di .3. Buku Induk siswa buku yang mencatat tentang diri siswa yang diurutkan sesuai dengan nomor induk siswa.2.2. Buku Prestasi e. d.5. e.2. e. mutasi keluar buku yang mencatat siswa yang pindah sekolah atau DO.3.1.4. selain data juga ditampilkan foto siswa serta juga ditampilkan data pelaporan penilaian hasil belajar siswa.3.1. Buku Pemeliharaan adalah buku yang yang mencatat tentang barangbarang inventaris yang di perbaiki.1. Buku kendali / stok barang adalah buku yang mencatat masing-masing barang untuk diketahui berapa jumlah barang yang masuk dan berapa jumalah barang yang keluar sehingga diketemukan sisa barang.2. Buku kumpulan nilai e. c. Buku kendali / stok barang Keterangan : d. Foto copy ijasah/ DHUN/ Transkip/sertifikat siswa dan tamatan e. Buku mutasi masuk. Buku Kas Pembantu merupakan buku catatan pengeluaran secara rinci per mata anggaran.8.7. Buku Induk Pegawai e. keluar e. Daftar nominatif siswa e. Buku Induk / Inventaris barang buku yang mencatat tentang barang yang telah diperoleh baik dari pembelian dari droping maupun dari bantuan d. Buku Non Inventaris adalah buku yang mencatat barang-barang yang habis pakai baik dari pembelian maupun bantuan. d. Klaper e. ADMINISTRASI BARANG Dalam hal tersebut yang perlu disiapkan / disediakan : d.c. Buku Induk / Inventaris barang d.2.6. Klaper buku yang mencatat nama siswa menurut abjad e. ADMINISTRASI KESISWAAM Dalam hal tersebut yang perlu disiapkan / disediakan : e.

7. dikelompokkan sesuai tahun pelajaran e.5.6.Buku Prestasi buku yang mencatat prestasi yang diraih siswa baik akademis maupun akademias e. dimana sekolah itu berada. oleh karena itu kegiatan sekolah dalam semua bidang harus relevan dengan kegiatan masyarakat. Daftar Nominasi siswa daftar susunan nama siswa yang akan mengikuti Ujian Akhir Nasional e. Buku kumpulan nilai buku yang berisi tentang kumpulan nilai dari beberapa bidang studi mulai dari semester satu sampai semester dua manfaat dari buku ini untuk dipindahkan di buku induk siwa dalam lembaran pelaporan hasil belajar siswa. Rekap absen siswa buku rekap yang berisi tentang rekap masing – masing siswa yang tidak hadir dalam satu bulan. Foto copy ijasah/ DHUN/ Transkip/sertifikat siswa dan tamatan : kumpulan ijasah siswa yang telah lulus. memproses maupun menyimpan sebagai usaha untuk pengelola (Data Base) baik untuk kepentingan sekolah pribadi maupun sebagai . Rapor siswa : Buku hasil belajar siswa yang diberikan kepada siswa setiap semester.4.dalam buku mutasi juga terdapat rekapitulasi keadaan siswa buku ini setiap bulan dipertanggung jawabkan kepada Kepala Sekolah. e.9.8. terutama yang menyangkut hak dan kewajiban guru dan pegawai merupakan sebagian masyarakat kecil yang bertanggung jawab dan dipertanggujawabkan baik kepada (To Level Manajemen) yang dalam hal ini yaitu kepada Kepala Sekolah maupun kepada guru dan pegawai yang bersangkutan sebagai pihak (Person to Person). BAB III PENUTUP Sekolah merupakan lembaga pendidikan yang menunjang pembangunan masyarakat. Kegiatan kegiatan yang ada di tata usaha SMP Negeri 10 kota Probolinggo ini. e. mengelola. khususnya masyarakat. e. Tugas administrasi sekolah sebagai pengelola dan bertanggung jawab dalam mengumpulkan.

......... Pihak dari Kepala Sekolah nantinya dapat dijadikan usaha urun rembuk untuk tugas penyempurnaan dan pengesahan dari setiap berkas maupun pemberkasan yang telah dilakukan............ 4 C............................................... 5 G...................... Pemanfaatan .......... Penyaluran ........ 1 B................. Inventarisasi ... Pemeliharaan .................. ALI IMRON Pengelola Barang Inventaris PEMERINTAH KABUPATEN TUBAN DINAS PENDIDIKAN SMP NEGERI 1 SEMANDING Jalan Penambangan....... Tujuan Penulisan ........... 8 .................................................................. sehingga pihak administras nantinya dapat mengetahui maupun dapat melakukan koreksi dari tindakan yang telah dilakukan oleh dinas.... Penentuan Kebutuhan ... Penghapusan .................................................................. 7 J. 2 C..................................... Pengamanan ......................................... Nomor 55 (0356) 326031 Tuban E-Mail : smpn1semanding_tuban@yahoo.......... 4 F.......... 7 K........... 4 D..................................................................................................... Perencanaan.......... i DAFTAR ISI ................................. Jika terjadi kekurangan maupun kesalahan dalam hal ini bentuk pengelolaan maupun bentuk pengarsipan.................................................................... Barang Inventaris dan Pengurusannya ...................................................... Pengadaan.................................. Penyimpanan ........... Penganggaran ............................................................. ii KATA PENGANTAR ...... Latar Belakang ..................kegiatan dinas yang dalam hal ini bertindak sebagai supervisi............... iii BAB I PENDAHULUAN A......................................................................................... ........................................................ 2 BAB II SIKLUS PENGELOLAAN BARANG INVENTARIS A........................... hendaknya dapat diketahui dari tindak lanjut adanya supervise yang dilakukan oleh dinas.....................id Oleh Pengelolaan Barang Inventaris SMP Negeri 1 Semanding ii KATA PENGANTAR HALAMAN JUDUL ..................... 4 E....................................................................................................................................... Pengelolaan Barang Inventaris SMP Negeri 1 Semanding i A.................................................................................... 6 I.......co............................................ 6 H...... Semanding........................................ 3 B...

termasuk pengelolaan barang inventaris.............................. Memenuhi persyaratan pelatihan jardiknas yang diselenggarakan di ICT ... guru ataupun orang tua siswa maka perlu adanya perawatan yang baik.............. Kepada semua pihak yang membantu tersusunnya makalah ini.. Untuk itu kami mengharapkan segala kritik dan saran yang bersifat membangun demi penyempurnaan makalah ini.... penentuan kebutuhan........ 9 B. 9 LAMPIRAN-LAMPIRAN Pengelolaan Barang Inventaris SMP Negeri 1 Semanding iii KATA PENGANTAR Tiada kata yang patut kami sampaikan kecuali ucapan syukur Alhamdulillah Kehadirat Allah S. Sekian..... Sasaran ... Kesimpulan ....... Pengelolaan barang inventaris tidak melulu pada administrasi pada buku saja tapi pengelolaan barang inventaris meliputi kegiatan perencanaan... Adapun judul makalah ini adalah PENGELOLAAN BARANG INVENTARIS DI SMP NEGERI 1 SEMANDING Maksud dari penyusunan makalah ini adalah untuk memenuhi persyaratan pelatihan jardiknas yang diselenggarakan di ICT Center Tuban pada tanggal 19 sampai dengan 23 Nopember 2007...... Dengan adanya fasilitas ataupun sarana yang terus menerus diberdayakan / dipergunakan oleh banyaknya personil sekolah. Desember 2007 Penulis Pengelolaan Barang Inventaris SMP Negeri 1 Semanding 1 PENDAHULUAN A.T................... siswa. Akhirnya kami mengharap... Barang inventaris sebagai salah satu unsur penting dalam sarana penunjang keberhasilan penyelenggaraan pendidikan harus dikelola dengan baik dan benar sehingga dapat terwujud akuntabilitas dalam pengelolaannya. mudah-mudahan makalah ini bermanfaat bagi kita semua.... BAB I Pengelolaan Barang Inventaris SMP Negeri 1 Semanding 2 B... pengamanan....... pemanfaatan serta penghapusan. pemeliharaan. Keberhasilan output suatu lembaga pendidikan tidak luput adanya fasilitasfasilitas yang memadai dan terkelola. taufiq dan hidayah-Nyalah penulis dapat menyelesaikan makalah ini.... pengadaan....... penganggaran....... inventarisasi. bahwa makalah ini jauh dari sempurna....... kami mengucapkan banyak terima kasih.......... penyimpanan. terus-menurus dan berkelanjutan. penyaluran... LATAR BELAKANG Paradigma pengelolaan di suatu instansi pendidikan yang berorientasi pada Otonomi Daerah memberikan kewenangan yang demikian luas sehingga perlu dilakukan upaya-upaya pengelolaan penyempurnaan terhadap ketentuan yang terintergrasi......... TUJUAN PENULISAN 1............ Tuban.... Kami menyadari sepenuhnya.....W. karena hanya dengan rahmat....BAB III PENUTUP A............

BARANG INVENTARIS DAN PENGURUSANNYA 1. Pertimbangan teknologi. C. Untuk melakukan perencanaan dan penentuan kebutuhan barang harus didasarkan alas an tertentu. baik yang bergerak maupun tidak bergerak beserta bagianbagiannya ataupun merupakan satuan tertentu yang dapat dinilai. hilang. 2. 3. 2. Pengertian Barang Inventaris Barang inventaris adalah semua kekayaan baik yang dimiliki maupun dikuasai yang berwujud. Barang-barang yang dimiliki/dikuasai oleh instansi/lembaga Pengelolaan Barang Inventaris SMP Negeri 1 Semanding 3 SIKLUS PENGELOLAAN BARANG INVENTARIS Siklus pengelolaan barang merupakan rangkaian kegiatan dan atau tindakan yang meliputi : A. Untuk mengisi kebutuhan barang karena terjadinya perkembangan organisasi atau personil 2. BAB II Pengelolaan Barang Inventaris SMP Negeri 1 Semanding 4 B. Barang Inventaris dan Pengurusannya Barang inventaris merupakan bagian dari aset daerah berupa barang bergerak dan tidak bergerak yang dimiliki/dikuasai pemerintah daerah yang sebagian atau seluruhnya dibeli atas beban APBD serta perolehan lain yang sah yang terdiri : a. PERENCANAAN Adalah kegiatan dan tindakan untuk menghubungkan kegiatan yang telah lalu dengan keadaan yang sedang berjalan sebagai dasar dalam melakukan tindakan yang akan datang. Menyeragamkan langkah dan tindakan yang diperlukan dalam pengelolaan barang inventaris sesuai dengan ketentuan yang berlaku. mati atau sebab lain yang dapat dipertanggungjawabkan sehingga memerlukan penggantian 3. yaitu : 1. dijual. jika terjadi mutasi personil sehingga turut mempengaruhi kebutuhan barang 4. Adanya peruntukan barang yang didasarkan pada jatah perorangan. Adanya barang-barang yang rusak. dihitung. diukur atau ditimbang. b. Pedoman pelaksanaan pengelolaan barang inventaris bagi pengelola barang inventaris sehingga dapat dipakai sebagai acuan oleh semua pihak. dihapus. Barang-barang yang dimiliki/dikuasai oleh pemerintah daerah dan barang-barang yang diserahkan penggunaannya pada instansi/lembaga pemerintah daerah maupuan instansi/lembaga lainnya berdasarkan ketentuan yang berlaku. Untuk menjaga tingkat persediaan barang bagi setiap tahun anggaran bersangkutan agar efisien dan efektif 5.Center Tuban pada tanggal 19 sampai dengan 23 Nopember 2007. PENENTUAN KEBUTUHAN Adalah kegiatan atau tindakan untuk merumuskan rincian kebutuhan pada perencanaan sebagai pedoman dalam melaksanakan pemenuhan kebutuhan .

Melakukan stock opname secara berkala ataupun insidentil terhadap barang persediaan yang ada di dalam gudang agar persediaan selalu dapat memenuhi kebutuhan 4. termasuk komite sekolah. rapi dan aman 2. terdiri dari : Pengelolaan Barang Inventaris SMP Negeri 1 Semanding 5 KIB A. Menyelenggarakan administrasi penyimpanan atas semua barang yang ada dalam ruang 3. Contoh pengisiannya seperti terlampir. INVENTARISASI Adalah kegiatan untuk melakukan penghitungan. menyimpan. Gedung Model INV. pencatatan data dan pelaporan barang dalam pemakaian. E. Penganggaran disesuaikan dengan RAPBS yang sebelumnya telah digodok bersama komite sekolah. Buku Inventaris model INV. PENYALURAN Adalah kegiatan untuk menyalurkan barang dari gudang ke pihak yang membutuhkan. Barang Lainnya Model INV. Tanah Model INV. Agar pengadaan dapat berjalan efektif dan efisien perlu membentuk panitia pengadaan yang melibatkan seluruh personil sekolah. Kegiatan penyaluran yaitu : 1.1 2.2 KIB B.barang daerah yang dituangkan dalam perkiraan anggaran. mengatur. Kartu Inventaris Ruangan (KIR) Pengisian kartu-kartu/buku-buku tersebut telah diatur dalam Lampiran Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 152 Tahun 2004 Tentang Pedoman Pengelolaan Barang Daerah pada Bab VI. Pengadaan barang menggunakan skala prioritas dan menyesuaikan anggaran yang ada. PENGADAAN Adalah kegiatan untuk melakukan pemenuhan kebutuhan barang dan jasa.4 KIB D. C. Kendaraan Bermotor Model INV. Kegiatan penyimpanan yaitu : 1. Menerima. Dalam pencatatan tersebut dipergunakan kartu-kartu/buku-buku sebagai berikut : 1. Kartu Inventaris Barang (KIB). Menyelenggarakan penyaluran barang kepada pihak yang membutuhkan . Membuat laporan tentang keadaan penyimpanan sesuai ketentuan yang berlaku Pengelolaan Barang Inventaris SMP Negeri 1 Semanding 6 G. PENYIMPANAN Adalah kegiatan untuk melakukan pengurusan penyelenggaraan dan pengaturan barang persediaan di dalam gudang/ruang penyimpanan. PENGANGGARAN Adalah kegiatan penyusunan harga pada masing-masing barang dengan memperhatikan standarisasi sarana dan prasarana perkantoran dan standarisasi harga. Dalam usaha tertib adminstrasi. merawat dan menjaga keutuhan barang dalam gudang penyimpanan agar dapat dipergunakan sesuai dengan rencana secara tertib. F. D.5 3. pengelolaan barang inventaris agar dicatat secara rapi dan teratur.3 KIB C.

sehingga barang inventaris tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal. Pengelolaan Barang Inventaris SMP Negeri 1 Semanding 7 I. Penyelenggaraan pemeliharaan dapat berupa : 1. PEMELIHARAAN Adalah kegiatan atau tindakan yang dilakukan agar semua barang selalu dalam keadaan baik dan siap untuk digunakan secara berdaya guna dan berhasil guna. PEMANFAATAN Adalah pendayagunaan barang oleh pihak yang membutuhkan tanpa merubah status kepemilikan Pengelolaan Barang Inventaris SMP Negeri 1 Semanding 8 K. Pemeliharaan berat adalah pemeliharaan dan perawatan yang dilakukan secara sewaktu-waktu oleh tenaga ahli yang pelaksanaannya tidak dapat diduga sebelumnya. Pengamanan Fisik Barang Tidak Bergerak dilakukan dengan cara : Pemagaran Pemasangan plang tanda kepemilikan Penjagaan Pengamanan c. Pengamanan Fisik Barang Bergerak dilakukan dengan cara : Pemanfaatan sesuai tujuan Penyimpanan / penggudangan. PENGAMANAN Adalah kegiatan tindakan pengendalian dalam pengurusan barang dalam bentuk fisik dan administratif. baik tertutup maupun terbuka Pemasangan tanda kepemilikan b. Pengamanan secara administratif dapat dilakukan dengan cara : Pencatatan secara tertib dan teratur Penyelesaian bukti kepemilikan Pemasangan label kode barang J. tetapi dapat diperkirakan kebutuhannya yang mengakibatkan pembebanan anggaran. a.2. PENGHAPUSAN Pada prinsipnya barang inventaris dapat dihapuskan dengan mempertimbangkan alasan-alasan yang benar dan melalui prosedur yang sesuai dengan ketentuan yang ada. Pemeliharaan ringan adalah pemeliharaan yang dilakukan sehari-hari oleh pemakai/pengurus barang tanpa membebani anggaran 2. Menyelenggarakan administrasi penyaluran dengan tertib dan rapi 3. Pemeliharaan sedang adalah pemeliharaan dan perawatan yang dilakukan secara berkala oleh tenaga terdidik yang mengakibatkan pembebanan anggaran 3. Alasan-alasan yang digunakan dalam penghapusan diantaranya adalah : Secara fisik rusak berat dan tidak ekonomis bila diperbaiki Tidak dapat dipergunakan secara optimal Telah melampaui batas waktu penggunaan/kadaluarsa . Tindakan pengamanan dititikberatkan pada pengamanan secara fisik dan administratif. Membuat laporan tentang keadaan penyaluran sesuai dengan ketentuan yang berlaku H.

Sertifikat/ Asal / Cara Tahun Beli/ Ukuran Barang/ Keadaan No. Chasis Bahan Barang (P. Mesin 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 . BAB III Pengelolaan Barang Inventaris SMP Negeri 1 Semanding 10 Model INV. Staf. Amin. Dinas Pendidikan Kabupaten. Pabrik Perolehan Perolehan Konstruksi Satuan Barang Barang Harga Ket.01. Dinas Pendidikan Propinsi maupun pusat wajib memberi saran dan dukungan untuk mewujudkan tertib administrasi 5.52.01. Cabang Dinas Pendidikan.81 N O M O R Spesifikasi Barang Jumlah No. Sekolah sebagai pihak yang punya kerja atau yang berkepentingan harus proaktif 2. Komite sekolah sebagai wakil dari masyarakat harus berperan akhtif sesuai tugas dan fungsinya 4. KESIMPULAN 1.06. Urut Barang Register Barang Type No. seia sekata dalam pengelolaannya 3. Semua komponen sekolah (Kepala Sekolah.S.15. khususnya penulis B. Kita bekerja dan berdoa. SASARAN 1. Kode Nama / Jenis Merek/ No. dan Siswa) harus bahumembahu.1 BUKU INVENTARIS PROPINSI : JAWA TIMUR KABUPATEN/KOTA : TUBAN UNIT : DINAS PENDIDIKAN NAMA KANTOR/UNIT KERJA : SMP NEGERI 1 SEMANDING No.17. Guru. Makalah ini dibuat sederhana yang berisi pokok-pokok kegiatan pengelolaan barang inventaris 2.Mengalami perubahan dasar spesifikasi Hilang karena bencana Berkurang ukurannya karena penggunaan Pengelolaan Barang Inventaris SMP Negeri 1 Semanding 9 PENUTUP A.13. Kode Lokasi : 00. Agar pengelolaan dapat menghasilkan kinerja yang optimal diperlukan keterliban semua komponen sekolah 3. Makalah ini dapat menjadi media pengingat petugas pengelola barang inventaris agar diperoleh hasil yang optimal.D) (B/RR/RB) No. semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan petunjuk dan bimbingan-Nya sehingga kita meraih kesuksesan dalam pekerjaan kita.

01 0002-13 Kantor 87 th.10. 87 th.02.02 .593.2 2 6. 01.10.04.327.01 0001 Tanah untuk sarana 35181210400001 .000 Exdiknas 10.1 1 12.01.750 Exdiknas 7. 09.02.1 10.2 6 8 26.2341042 Baja Hibah 1983 Buah -1 1 150.01.01 0028 Sepeda Pancal PHOENIX Besi Hibah 1983 Buah -1 1 50.260.02 0014-15 Guru & Ketrampilan 87 th.01 0017-24 Theori I 87 th.396.01. 06.01 0029 Mesin ketik Brother G. 1983 Beton Hibah 28-11-1983 150 m2 Unit 1 . 1983 Beton Hibah 28-11-1983 90 m2 Unit 1 . 06.01. 1983 Beton Hibah 28-11-1983 60 m2 Unit .01.Hibah 29-12-1981 16830 m2 Bidang 1.13. 06.01 0026 Laboratorium 87 th.200 Exdiknas 8.01. 12. 06.01.1 1 400.1.01.01.000 Exdiknas 11. 12.1 4.914.02 0027 Rumah Penjaga Sek.1 7.05.600 Exdiknas 5.900 Exdiknas Pendidikan 20-02-1990 ( P & K ) Bang.10.500 Exdiknas 6.01 0024-25 WC Murid 87 th.01. 1983 Kayu Hibah 28-11-1983 7 m2 Unit .000 Exdiknas 9.600 Exdiknas 4.355.350 Exdiknas 3.12. 1983 Beton Hibah 28-11-1983 567 m2 Unit .01. 1983 Beton Hibah 28-11-1983 126 m2 Unit 1 . 1983 Beton Hibah 28-11-1983 154 m2 Unit .10. Gedung Pendidikan 2.1 12. 06. 06. 06.01.656.01 0016 Perpustakaan 87 th.

04.01.04.01 0065 Almari tinggi Kayu Hibah 1983 200x30x50 Buah -1 1 160.01.000 Exdiknas 17.000 Exdiknas 13.01 0066-70 Almari kotak Kayu Hibah 1983 100x40x180 Buah .02.07 0037 Matras Busa Hibah 1983 2x3 m Buah -1 1 30. 17.01.12 0036 Almari kaca Kayu+Kaca Hibah 1983 175x45x45 Buah -1 1 75.000 Exdiknas 16.000 Exdiknas 20.04. 12.05. 12.01.07 0049-52 Papan tulis biasa Kayu Hibah 1983 240x120 Buah -4 4 8. 12.01.07 0053-64 Papan tulis daftar hadir Kayu Hibah 1983 60x60 Buah 57 12 20.0030-32 Almari plat 180x90x45 Plat Hibah 1983 Buah 11 1 3 225.2 100.02. 12.000 Exdiknas 12.01.07 0038-48 Papan tulis lipat Kayu Hibah 1983 320x120 Buah 65 11 55. 12. 12.000 Exdiknas 14.05.01.01.01.04.02 0033-34 filling cabinet Elite Plat Hibah 1983 Buah 11 . 12.000 Exdiknas 18.000 Exdiknas 15.06 0035 Brankas Royal Metal Hibah 1983 Buah 1.000 Exdiknas 19. 12.1 365.05.

GEDUNG NO.02 NO.07.01. KARDJI ALI IMRON NIP.15.86 NO.Konstruksi Bangunan Luas Letak / Lokasi Dokumen Gedung Harga . REGISTER : 1377-1384 NO.Hibah 4.40.13.01 Jenis Barang/ Kondi.01. 12.01.01 0071-74 Almari simpan Kayu Hibah 1983 175x50x50 Buah -1 3 4 200. KODE BARANG : 06. KODE LOKASI : 00.52. 130354936 NIP. Drs. TANAH NO. Pengurus Barang. KODE BARANG : 01.914 Exdiknas Sarana Pendidikan Semanding.06.81 NO.000 Exdiknas Mengetahui Semanding.02. 12.10.10. Pengurus Barang.10. REGESTER : 0001 Status Tanah Jenis Barang/ S e r t i f i k a t Bangunan Asal usul Harga Nama Barang Letak / Alamat Hak (Ribuan Keterangan Luas (m2) Tanggal Nomor Rupiah) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Tanah untuk 16830 Jl. 31 Desember 2006 Kepala SMP Negeri 1 Semanding. 132228047 Pengelolaan Barang Inventaris SMP Negeri 1 Semanding 12 KARTU INVENTARIS BARANG (KIB) B.01.02. 130354936 NIP. 31 Desember 2006 Kepala SMP Negeri 1 Semanding.000 Exdiknas 21.-2 3 5 300.000 Exdiknas 22.01. Penambangan no 55 Pakai 20-02-1990 35181210400001 .01.15.13. KARDJI ALI IMRON NIP. Pengelolaan Barang Inventaris SMP Negeri 1 Semanding 11 Drs.52. KODE LOKASI : 00.06.07.06. Tuban Mengetahui Semanding.01 0075-76 Almari rak Kayu Hibah 1983 150x60x80 Buah -2 2 50. 132228047 KARTU INVENTARIS BARANG (KIB) A.

86 189 pakai .13. 132228047 Pengelolaan Barang Inventaris SMP Negeri 1 Semanding 13 KARTU INVENTARIS BARANG (KIB) C. 31 Desember 2006 Kepala SMP Negeri 1 Semanding. Drs.000 Eksdiknas no.01. KARDJI ALI IMRON NIP.20.SMP Terbuka 3.005 NO. 55 Semanding Tuban Mengetahui Semanding.500 (APBD I) Mengetahui Semanding.P. Pengurus Barang.Hibah 30. KARDJI ALI IMRON .Bertingkat/ Beton/ Lantai Alamat Luas Status Nomor Kode Asal usul (Ribuan Keterangan ngunan tidak tidak (m)2 Tanggal Nomor (m)2 Tanah Tanah Rupiah) 1 2 3 4 6 7 8 9 10 11 12 13 14 Theori II RR tidak Beton Jl.08.B Jenis Barang/ PembuaPembeNomor Asal usul Harga Keterangan Nama Barang Merek Type CC Warna Rangka Mesin tan lian Polis Tanggal Nomor (Ribuan rupiah) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 Sepeda Motor Suzuki RC100 100 Hitam MHDRC100PVJ-341848 E104-ID 565066 1998 1998 S9708 09-091998 . KENDARAAN BERMOTOR NO. 31 Desember 2006 Kepala SMP Negeri 1 Semanding. Drs. 130354936 NIP. KODE BARANG : 1437 Nomor Tahun B. KODE LOKASI : 00.Nama Barang si Ba.K.15.03. Penambangan 06-06-86 80 th. Pengurus Barang. REGISTER : 1377-1384 NO.

17.05.01 Almari bahan 0077-80 Brother Kayu 1983 270x60x75 Hibah Exdiknas 200 16.04.02. 12. BARANG INVENTARIS LAINNYA MODEL. 09.15.01. 130354936 NIP.01.01. 31 Desember 2006 Kepala SMP Negeri 1 Semanding. 130354936 NIP. 12. Barang Inventaris Penataan Barang SATKER adalah bagian dari kegiatan Administrasi materiil yang meliputi semua jenis barang yang menjadi kekayaan negara dengan sifat terukur dalam satuan-satuan dan dapat dinyatakan dengan nilai uang.04 Meja murid 0325-340 Kayu 1983 120x48x62 Hibah Exdiknas 160 Mengetahui Semanding.01.01. http://www.06.04. 12.04. KARDJI ALI IMRON NIP.02.02. 12.02 filling cabinet 0033-34 Elite Plat 1983 Hibah Exdiknas 100 5.01 Almari rak 0075-76 Olivetti Kayu 1983 150x60x80 Hibah Exdiknas 50 15. 132228047 This document was created with Win2PDF available at http://www.Ukuran Asal Usul Cara Perolehan (Ribuan Rupiah) Keterangan lian 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 1.04 Meja Pimpinan 0086-87 Olivetti Linea Kayu 1983 115x75x75 Hibah Exdiknas 50 18.07 Papan tulis lipat 0038-48 Kayu 1983 320x120 Hibah Exdiknas 55 9.160 20. 12.09.04.01 Almari buku 0081-85 Olivetti Linea Kayu 1983 160x100x50 Hibah Exdiknas 200 17.01.12 Almari kaca 0036 Kayu+Kaca 1983 175x45x45 Hibah Exdiknas 75 7. 12.02.05. 12. INV.07 Matras 0037 Busa 1983 2x3 m Hibah Exdiknas 30 8.06 Brankas 0035 Royal Metal 1983 Hibah Exdiknas 365 6.13. 12.com.01 Almari simpan 0071-74 Kayu 1983 175x50x50 Hibah Exdiknas 200 14.02. Barang Jenis Barang Register Merek Type Bahan Pembe. 12.02.07 Papan tulis biasa 0049-52 TP-4 Kayu 1983 240x120 Hibah Exdiknas 8 10.01.83 Kode Nama Barang / Nomor Tahun Asal usul Harga No.01.07. Pembukuan barang inventaris . 12.02.07 Papan tulis daftar hadir 0053-64 Kayu 1983 60x60 Hibah Exdiknas 20 11. 12.NIP. 12. Administrasi Aset 1.01 Almari kotak 0066-70 Kayu 1983 100x40x180 Hibah Exdiknas 300 13.02.01.01. The unregistered version of Win2PDF is for evaluation or non-commercial use only.01.01.02.id/ V.org/content/view/99/70/lang.pidra-indonesia. 12.52.01.01. 12.daneprairie.B. 12.01.01.04.01.01.04 Meja kerja 0088-108 Kayu 1983 120x60x75 Hibah Exdiknas 630 19.01. Drs.02 Almari plat 0030-32 180x90x45 Plat 1983 Hibah Exdiknas 225 4.02.2341042 Baja 1983 Hibah Exdiknas 150 3.01.05.01 Almari tinggi 0065 Kayu 1983 200x30x50 Hibah Exdiknas 160 12. KODE LOKASI : 00. 12. 12. 5 NO.04 Meja murid 0109-324 Kayu 1983 120x48x62 Hibah Exdiknas 2. 12.01. Pengurus Barang.01 Mesin ketik 0029 Brother G. 132228047 Pengelolaan Barang Inventaris SMP Negeri 1 Semanding 14 KARTU INVENTARIS BARANG (KIB) D.02.01 Sepeda Pancal 0028 PHOENIX Besi 1983 Hibah Exdiknas 50 2.02.

Pengkodean barang agar mengikuti Petunjuk Administrasi Material . Instansi pemakai. Dengan demikian pembukuan barang bertujuan: i) menyajikan data secara tepat mengenai waktu penerimaan barang. dan catatan mutasi perubahan barang. bagianbagian lain/perlengkapan. barang kesenian/kebudayaan/olah raga. koleksi perpustakaan/buku. lokasi instansi/lokasi barang. cara perolehan/pengadaan. alat studio komunikasi dan pemancar. Fungsi pembukuan adalah mencatat. alat pertanian. alat kantor dan rumah tangga. jaringan. Penggolongan Barang. alat persenjataan dan komputer. yang digunakan untuk mencatat semua barang inventaris yang secara tetap berada di dalam suatu ruangan tertentu. merupakan buku pembantu yang kegunaanya untuk mencatat semua barang inventaris milik PIDRA kecuali inventaris tanah dan bangunan serta inventaris alat pengankutan Buku Memorial. Barang-barang milik negara/kekayaan negara dikelompokan menjadi beberapa golonngan barang yaitu: • • • • Barang tidak bergerak: tanah. kondisi saat barang diperiksa. jalan dan jembatan. Macam dan kegunaan Kartu Barang. Hewan. menyimpan dan menyajikan data barang. jumlah barang dan tempat/lokasi barang. adalah buku pembantu yang digunakan untuk mencatat semua barang yang belum jelasstatus kepemilikannya dan atau barang-barang bukan milik PIDRA Buku Inventaris Tanah dan Bangunan. adalah buku yang dipergunakan untuk mencatat semua pengeluaran barang dari satuan pelaksana kegiatan PIDRA Buku Barang Inventaris. Kartu ini dipergunakan untuk mencatat data suatu barang secara menyeluruh yang meliputi: spesifikasi barang. yang digunakan untuk mencatat jumlah serta mutasi barang yang ada di dalam gudang persediaan Kartu Inventaris ruangan. ternak dan tanaman Barang persediaan: barang habis pakai. alat bengkel dan alat ukur. alat kedokteran dan kesehatan. alat laboratorium.dan fisik lainya. instalasi. barang tak habis pakai dan barang bekas pakai Kodifikasi Barang. konstruksi barang. Macam dan kegunaan Buku Barang adalah sebagai berikut: • • • • • Buku Induk Penerimaan Barang. bangunan air. adalah buku yang dipergunakan untuk mencatat semua penerimaan barang yang dilakukanoleh satuan pelaksana kegiatan PIDRA Buku Induk Pengeluaran Barang. Kartu barang terdiri dari: • • Kartu persediaan. dan ii) mengamankan dokumen masing-masing barang secara keseluruhan. adalah buku pembantu yang dipergunakan untuk mencatat barang inventaris tanah dan bangunan milik PIDRA. alat angkut. gedung dan monumen/ bangunan bersejarah Barang bergerak: alat besar.

rusak berat. Pelaporan. PPBI (Pembantu PBI) terkait dan Irjen serta arsip UPB yang bersangkutan. PPBI (terkait) dan Inspektorat Jendral Departemen Pertanian. wajib membuat laporan inventaris barang yang meliputi Laporan Mutasi Barang Triwulan (LMBT-UPB) dan Laporan Tahunan (LT-UPB).html BAB I PENDAHULUAN Barang yang sudah lama disimpan dan tidak layak pakai. waktu penyampaian LMBT-UP adalah satu minggu setelah triwulan terakhir. Laporan Tahunan (LT-UPB). dengan pengertian: • • • • • • Kotak pertama menunjukkan kode golongan barang Kotak kedua dan ketiga menunjukkan bidang barang Kotak ke empat dan ke lima menunjukkan kode kelompok barang Kotak ke enam dan ke tujuh menunjukkan kode sub kelompok barang Kotak ke delapan sampai dengan sepuluh menunjukkan kode sub-sub kelompok barang Kotak ke sebelas s/d empat belas menunjukkan nomor pendaftaran barang dikantor/satuan kerja/proyek yang bersangkutan. PPBI dan Itjen. Dalam rangka tertib administrasi penatausahaan barang maka kepada setiap UPB (Unit Pemakai Barang). hilang. maka dapat dihapuskan.blogspot. • [Kembali] http://isnahanifah. Waktu penyampaian LT-UPB adalah 1 (satu) bulan setelah tahun anggaran yang bersangkutan berakhir atau selambatlambatnya pada bulan Januari diterima oleh PBI.com/2009/05/penghapusan-barang. ii.(PAM) Departemen Pertanian. Umumnya penghapusan secara . yang dibuat dalam rangkap 4 (empat) dan disampaikan kepada PBI (Penguasa Barang Inventaris). Kode barang terdiri dari 10 (sepuluh) ditambah 4 (empat) angka untuk nomor pendaftaran barang di UPB (Unit Pemakai Barang). yang dibuat dalam rangkap 4 (Empat) dan disampaikan kepada PBI. namun permasalahannya tidak semua orang terkait dengan tugas dan pekerjaan tersebut mengerti bagaimana pelaksaan penghapusan barang yang benar sesuai prosedur. dengan ketentuan sebagai berikut: • Laporan Mutasi Barang Triwulan (LMBT-UPB).

Meringankan beban kerja dan tanggung jawab pelaksanaan inventaris . susuk. mati. misalnya rusak. atau biayanya terlalu mahal kalau dipelihara/ diperbaiki. b. Penghapusan sebagai salah satu fungsi sarana dan prasarana pendidikan mempunyai arti : a.fisik dilakukan namun secara administrasi tidak mengetahui caranya. Seringkali tidak ditentukan berapa lama barang tersebut dapat digunakan dan kapan barang tersebut harus dihapuskan. akhirnya disimpan di sembarang tempat sehingga memakan ruangan yang seharusnya dapat berfungsi untuk kegiatan lainnya. Mencegah kerugian pemborosan biaya untuk keperluan pemeliharaan/ perbaikan. bahkan kadang barang yang sudah lama rusak masih disimpan walaupun di gudang sudah tidak memadai lagi. BAB II PEMBAHASAN 2.1 Pengertian Penghapusan Barang Inventaris Penghapusan barang inventaris adalah proses kegiatan yang bertujuan untuk mengeluarkan/ menghilangkan barang-barang dari daftar inventaris karena barang itu sudah dianggap tidak mempunyai nilai guna atau sudah tidak berfungsi sebagaimana yang diharapkan terutama untuk kepentingan dinas. Selain itu penghapusan barang sering menjadi masalah dalam hal penggunaan ekonomis. Permasalahan yang lain adalah kurangnya inventarisasi adanya barang yang hilang sebelum dihapus merupakan perasalahan yang sering dihadapi di dalam suatu lembaga khususnya lembaga pendidikan sehingga hal ini merupakan pemborosan dan merugikan negara atau pemiliknya.

Barang-barang tersebut sudah tidak mutahir lagi j. Membebaskan ruang dari penumpukan barang 4.2 Tujuan Penghapusan Sarana dan Prasarana Pendidikan Penghapusan sarana dan prasarana pendidikan memiliki tujuan : 1. Meringankan beban kerja pelaksanaan inventaris 3. Hilang akibat susut diluar kekuasaan pengurus barang . Membebaskan barang dan tanggung jawab pekerja 2. Terjadi penyusutan diluar kekuasaan i. Tidak sesuai lagi dengan kebutuhan saat ini d.c. Penyusutan barang diluar kekuasaan pengurus f. Kegunaan tidak seimbang dengan pemeliharaan c. Apabila dilakukan pebaikan. Mencegah dan membatasi kerugian ataupun pemborosan biaya pemeliharaan 2. Keadaan barang dalam rusak berat sehingga tidak dapat diperbaiki atau digunakan lagi b. akan menelan biaya yang besar g.3 Syarat-syarat Penghapusan Sarana dan Prasarana Pendidikan a. Terlalu lama disimpan sehingga mengakibatkan kerusakan e. Membebaskan ruangan dari penumpukan barang yang tidak berguna 2. Barang yang secara teknis dan ekonomis kegunaannya tidak seimbang dengan biaya pemeliharaa h.

5 Jenis-jenis Penghapusan Sarana dan Prasarana Pendidikan Dalam pelaksanaan penghapusan dikenal dua jenis. a. Melaksanakan sesuai prosedur lelang 3. 2.k. Prosesnya sebagai berikut : 1. Pembuatan ”Risalah Lelang” oleh Kantor Lelang . dengan keputusan Unit Utama masingmasing mewakili unsur keuangan. perlengkapan dan bidang teknis. yaitu penghapusan melalui lelang dan penghapusan melalui pemusnahan. Hilang akibat pencurian 2. Pembentukan Panitia Penjualan 2. Merupakan kelebihan persediaan m. Musnah akibat bencana alam l. membuat berita acara. menilai barang-barang yang ada dan perlu dihapuskan. Penghapusan barang inventaris dengan lelang Menghapus dengan menjual barang-barang melalui kantor Lelang negara. Panitia penghapusan barang inventaris tersebut bertugas untuk meneliti.4 Pelaksanaan Penghapusan Sarana dan Prasarana Pendidikan Pelaksanaan penghapusan barang inventaris di tiap instansi dari pusat sampai daerah pada tiap permulaan tahun anggaran dilakukan oleh panitia Peneliti/Penghapusan barang inventaris. melaksanakan penghapusan sampai melelang atau memusnahkan barang-barang inventaris tersebut. Mengikuti acara pelelangan 4.

Pembayaran uang lelang 6. Pembentukan panitia penghapusan oleh pimpinan Unit Utama 2. Dengan perantara panitia lelang melaksanakan penjualan melalui kantor lelang negara dan menyetorkan hasilnya ke Kas negara setempat. pemusnahannya dilakukan oleh unit kerja yang bersangkutan. Oleh karena itu pemusnahan dibuat dengan perencanaan yang matang dan dibuat surat pemberitahuan kepada atasan dengan menyebutkan barang-barang apa saja yang hendak disingkirkan. kemudian menyampaikan. Biaya lelang dan lainya dibebankan kepada pembeli 7. Sebelum barang dihapuskan perlu dilakukan pemilihan barangyang dilakukan setiap tahun bersamaan dengan waktu memperkirakan kebutuhan. Setelah mengadakan penelitian secukupnya barang-barang yang diusulkan untuk dihapus sesuai Surat Keputusan dengan disaksikan oleh pejabat pemerintah daerah setempat dan atau kepolisian. tata cara pemusnahannya yaitu dengan cara dibakar. dsb . Prosesnya adalah sebagai berikut: 1. Panitia membuat berita acara 5. 3. Penghapusan barang inventaris dengan pemusnahan Penghapusan barang inventaris dilakukan dengan memperhitungkan faktorfaktor pemusnahan ditinjau dari segi uang. dikubur. Panitia melakukan penelitian barang yang akan dihapus 4. b.5.

Menyampaikan berita acara ke atasan/ Menteri sehingga dikeluarkan keputusan penghapusan 7. Jika barang itu dimusnahkan. Pimpinan unit utama meneliti barang yang diusulkan untuk dihapuskan 7.6 Tata Cara Penghapusan Sarana dan Prasarana Pendidikan a. . Unit utama membentuk panitia penghapusan barang 5. di dalam SK tersebut terdapat cara penghapusannya seperti melalui lelang atau pemusnahan. 6. Setiap pengurus membuat daftar barang inventaris yang akan diusulkan untuk dihapuskan kepada pejabat yang berwenang 2. Jika barang yang akan dihapuskan seperti barang tidak bergerak. Penghapusan barang yang rusak/tua/berlebih 1. 2. Panitia memeriksa barang yang diusulkan untuk dihapuskan oleh unit kerja dan panitia melaporkannya kepada pimpinan unit utama disertai dengan usul/ rekomendasi penyelesaiannya. 3. biro perlengkapan akan meminta persetujuan/ izin tertulis dari menteri keuangan diteruskan kepada biro hukum dan dinas Depdiknas untuk dibuatkan surat keputusan (SK).6. pimpinan unit utama membentuk dan menugaskan panitia untuk melaksanakan pemusanahan yang harus disaksikan oleh Pemda setempat. Pengurus menghimpun atau meletakkan barang yang akan diusulkan untuk dihapuskan tersebut pada tempat tertentu yang telah ditetapkan oleh pimpinan satuan kerja. 4. Pengurus mengusulkan penghapusannya kepada unit utamanya masingmasing di daerah tingkat I.

Peraturan Pemerintah.7 Landasan Hukum Dalam pelaksanaan penghapusan barang-barang inventaris harus berlandaskan hukum berwujud sebagai keputusan presiden. c. Surat Edaran Menteri/dewan pengawas Keuangan.Hasil penyelidikan berisikan tentang kehilangan.Pihak kepolisian diharapkan mengeluarkan berita acara pemeriksaan dalam waktu 3 bulan. .Pimpinan unit satuan kerja bertanggung jawab atas barang yang hilang melaporkan ke pimpinan unit dan kepolisian. barang tersebut bukan karena kelalaian petugas atau kehilangan yang disebabkan karena kelalaian petugas. . . Penghapusan barang yang hilang/dicuri/dirampok/diselewengkan . Perubahan Status Hukum . Penghapusan barang karena bencana alam Tata caranya disamakan dengan penghapusan barang yang rusak/tua dengan tambahan SK dari Pemda yang menyatakan bahwa daerah tersebut telah terjadi bencana alam.Penghapusan dari daftar inventaris dilakukan setelah SK penghapusan dikeluarkan. . Undang-Undan Pembendaharaan Indonesia. 2.b. mentri mengeluarkan surat keputusan (SK) penghapusannya.Pimpinan unit utama mengusulkan penghapusannya kepada menteri dilampiri berita acara dan bukti setoran hasil penjualan. a. Instruksi presiden. Keputusan Menteri.

Perubahan status hukum barang disebabkan oleh tiga hal. Perubahan status hukum terhadap barang milik negara/ daerah Pelaksanaannya dilakukan berdasarkan peraturan yang berlaku. Jakarta: Multi Karya Mulia. Manajemen Sarana dan Prasarana Pendidikan. Penjualan barang 3.Perubahan status hukum adalah setiap tindakan hukum dari pemerintah daerah yang mengakibatkan terjadinya perubahan status hukum pemilikan atas barang. Tugas Diskusi Kelompok Mata Kuliah Manajemen Sarana & Prasarana diposkan oleh isna hanifah di 5/11/2009 02:40:00 PM kategori Manajemen sarana dan prasarana pendidikan . Tukar menukar b. Pada prinsipnya penjualan barang berdasarkan atas Peraturan Pemerintah tukar barang pada prinsipnya dapat dilaksanakan dengan dasar peraturan Menteri. DAFTAR PUSTAKA Arum. Penghapusan barang 2. 2007. yaitu: 1. Wahyu Sri Ambar.