P. 1
Askep Batu Saluran Kemih

Askep Batu Saluran Kemih

|Views: 526|Likes:
Published by Santi Cuute

More info:

Published by: Santi Cuute on May 29, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/16/2014

pdf

text

original

    

Home CONTOH ASKEP DOWNLOAD BISNIS Lowongan Kerja

Google Search

Jumat, 10 Oktober 2008
ASKEP BATU SALURAN KEMIH (UROLITHIASIS)
Diposkan oleh CONTOH ASKEP di 00:17

A. TEORI adalah batu di traktur urinarius mencakup ginjal, ureter , vesika urinaria PATOGENESIS DAN KLASIFIKASI Pembentukan batu saluran batu kemih memerlukan keadaan supersaturasi dalam pembentukan batu. Inhibor pembentukan batu dijumpai dalam air kemih normal. Batu kalsium oksalat dengan inhibor sitrat dan glikoprotein. Beberapa promotor (rekatan) dapat memacu pembentukan batu sepeti asam urat, memacu batu kalsium oksalat. therapi " non farmakologis 1. Batu kalsium : kurangi asupan garam dan protein hewani 2. Batu urat diet rendah asam urat 3. Minum yang banyak (2,5 lt perhari) bila fungsi ginjal baik farmakologis 1. Anti spasmodik bila ada kolik 2. ANti mikroba bila ada infeksi 3. Batu kalsium - kalium sitrat 4. Batu asam urat dengan alopurinol

xantin 2. protein. ditemukan pada .8 dihidroksadenin. latihan jasmani dan masukan protein tinggi •Ginjal spongiosa medular Volume air kemih sedikit Batu kalsium idiomatik (tidak dijumpai pedisposisi metabolik) • Batu asam urat PH air kemih rendah Hiperurikosuria (primer dan sekunder) • Batu struvit Infeksi saluran kemih dengan organisme yang memproduksi urease • Batu sistin Sistinuriah herediter Batu lain seperti matriks. kalsium dan protein) Hiperparatiroidisme primer Sarkodosis Kelebihan vitamin D atau kelebihan kalsium Asidosis tubulus ginjal tipe I • Hiperoksaluria Hiperoksaluria enterik Hiperoksida idiomatik (hiperoksaluria dengan masukan tinggi oksalat. kejadian hematuria diduga disebabkan kerusakan jaringan lokal yang dipengaruhi oleh ekskresi kalsium dalam air kemih dengan atau tanpa faktor risiko lainnya.P ENYEBAB PEMBENTUKAN BATU SALURAN KEMIH Batu kalsium (kalsium oksalat dan /atau kalsium fosfat) • Hiperkalisiuria hiperkalsiuria idiopatik (meliputi hiperkalsiuria disebabkan masukan tinggi natrium. triamteren. Hiperoksaluria herediter (tipe I & II) • Hiperurikosuria Akibat masukan diet purin berlebih • Hipositraturia Idopatik Asidosis Tubulus ginjal tipe I (lengkap atau tidak lengkap) Minum asetazolamid Diare. amonium urat. Hiperkalsiuria kelainan ini dapat menyebabkan hematuria tanpa ditemukan pembentukan batu. silikat FAKTOR RISIKO PENYEBAB BATU 1.

hiperoksaluria merupakan kenaikan ekskresi oksalat di atas normal. terutama 8. 2. selanjutnya dapat menimbulkan pembentukan batu dengan peningkatan reaktan dan penguranganaliran air kemih. jenis cairan yang diminum minuman soft drink lebih dari 1 liter per minggu menyebabkan pengasaman dengan asam fosfor dapat meningkatkan risiko penyakit batu. bir. (1) dilatasi sistem sumbatan dengan peregangan reseptor sakit dan (2) iritasi lokal dinding ureter atau dinding pelvis ginjal disertai edema dan penglepasan mediator sakit. dan anggur diduga dapat mengurangi risiko kejadian batu ginjal. keadaan ini pada beberapa kasus diakibatkan ketidakmampuan menurunkan nilai pH air kemih sampai normal. Ginjal spongiosa medula pembentukan batu kalsium meningkat pada kelainan ginjal spongiosa medula. tetapi sedikit beban asam dapat meningkatkan ekskresi kalsium dan ekskresi asam urat dalam air kemih serta mengurangi kadar sitrat air kemih. batu kalsium fosfat dan tubulus ginjal tipe 1. 6. pengobatan ditujukan : 1. 3. jus apel dan jus anggur juga dihubungkan dengan peningkatan risiko pembentukan batu. faktor risiko batu kalsium fosfat pada umumnya berhubungan dengan faktor risiko yang sama seperti batu kalsium oksalat.perkutaneus nefrolitomi/cara lain .pembedahan B.gelombang kejutan litotripsi ekstra korporeal . khususnya sitrat merupakan suatu mekanisme lain untuk timbulnya batu ginjal. Batu saluran kemih dapat menimbulkan keadaan darurat bila batu turun dalam kolektivus dan dapat menyebabkan kelainan sebagai kolik ginjal atau infeksi di dalam sumbatan saluran kemih. Hiposituria suatu penurunan ekskresi inhibitor perbentukan kristal dalam air kemih.setengah dari pembentukan batu kalsium idiopatik. penurunan jumlah air kemih keadaan ini biasanya disebabkan masukkan cairan sedikit. 9. 2. 4.5 mmol/hari) 7. teh. Pengambilan batu . sedangkan kopi. 5. kejadian ini tidak jelas. ekskresi oksalat air kemih normal di bawah 45 mg/hari (0. mengatasi simtom. Hiperurikosuria Hiperurikosuria merupakan suatu peningkatan asam urat air kemih yang dapat memacu pembentukan batu kalsium. faktor diet. PATHWAYS Pathways dapat dilihat disini . nyeri akibat batu saluran kemih dapat dijelaskan lewat dua mekanisme.

inflamasi (Doenges. o Resiko tinggi terhadap cedera sehubungan dengan adanya batu pada saluran ginjal (Engram. hasil yang tidak dapat diperkirakan dan ketidakcukupan pengetahuan tentang rutinitas pra operasi. 1999). 1999). o Resiko tinggi terhadap kekurangan volume cairan sehubungan dengan mual/muntah (iritasi saraf abdominal dan pelvik umum dari ginjal atau kolik uretral) (Doenges. gangguan pola keperawatan aktiviatas.C. DIAGNOSA KEPERAWATAN o o Nyeri sehubungan dengan cedera jaringan sekunder terhadap batu ginjal dan spasme otot polos (Engram. 1998).dll D. 1999) o Ansietas sehubungan dengan kurang pengetahuan tentang kondisi. latihan dan aktifitas pasca operasi (Carpenito. o Kurang pengetahuan tentang prosedur operasi sehubungan dengan prosedur/tindakan operasi (Ignatavius. kehilangan kontrol. pemeriksaan diagnostik dan rencana tindakan (Engram. 1998). 1998). 1995) . o Ansietas sehubungan dengan tindakan pembedahan. yang didapat dari 1 tanggal gangguan keseimbangan pengkajian pengkajian suhu tubuh. o Perubahan pola eliminasi urine sehubungan dengan obstruksi mekanik. ANALISA DATA NO TGL / JAM DATA PROBLEM ETIOLOGI Etiologi berisi tentang penyakit yang diderita pasien masalah yang sedang Berisi data subjektif Diisi pada dialami pasien seperti dan data objektif saat gangguan pola nafas.

tak ada mengerang dan perilaku melindungi bagian yang nyeri.E. intensitas (skala 0-10) dan penyebarannya. nadi. Berikan kompres hangat pada punggung 8. frekwensi nafas 1224 kali/menit . berikan obat sesuai indikasi : 7. lingkungan nyaman. Kaji dan catat lokasi. Dorong/bantu dengan ambulasi sesuai indikasi dan tingkatkan pemasukan cairan sedikitnya 3-4 l/hari dalam toleransi jantung 6. RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN NO DIAGNOSA KEPERAWATAN TUJUAN PERENCANAAN 1. bimbingan imajinasi dan aktifitas terapeutik 5. Jelaskan penyebab nyeri dan pentingnya melaporkan ke staf terhadap perubahan kejadian/karakteristik nyeri 3. Bantu atau dorong penggunaan nafas berfokus. gelisah. Kolaborasi. istirahat 4. ekspresi wajah rileks. Perhatikan tandatanda verbal : tekanan darah. merintih 2. Pertahankan patensi kateter bila digunakan mendemonstrasikan rasa nyeri hilang Dengan Hasil : Nyeri sehubungan dengan cedera jaringan sekunder 1 terhadap batu ginjal dan spasme otot polos Kriteria tak ada nyeri. frekwensi nadi 60100 kali/menit. Berikan tindakan untuk meningkatkan kenyamanan seperti pijatan punggung.

Observasi perubahan status mental. Monitor pemasukan dan pengeluaran serta karakteristik urine 10. inflamasi jumlah urine 1500 ml/24 jam dan pola biasa. contoh elektrolit. perilaku atau tingkat kesadaran 15. BUN kreatinin 16. catat adanya keluaran batu dan kirim ke laboratorium untuk analisa 13. Periksa semua urine. contoh : 18. Awasi pemeriksaan laboratorium. Selidiki keluhan kandung kemih penuh : palpasi untuk distensi suprapubik. adanya edema periorbital/tergantung 14. bila menggunakan 19. tidak ada distensi kandung kemih dan oedema klien berkemih dengan jumlah normal dan pola biasa atau tidak ada gangguan 9. Ambil urine untuk kultur dan sensitivitas 17. Dorong klien untuk meningkatkan pemasukan cairan 12. Tentukan pola berkemih normal klien dan perhatikan variasi 11. Perhatikan patensi kateter tak menetap. Irigasi dengan asam atau larutan alkali sesuai indikasi . Berikan obat sesuai indikasi.Perubahan pola eliminasi urine 2 sehubungan dengan Kriteria Hasil : obstruksi mekanik. Perhatikan penurunan keluaran urine.

pielum. jumlah pasien pria 3 kali lebih banyak dibanding pasien wanita. diduga dapat diturunkan dari generasi ke generasi. ureter. Batu saluran kemih dapat diketemukan sepanjang saluran kemih mulai dari sistem kaliks ginjal. penyakit ini sering dijumpai pada orang yang pekerjaannya banyak duduk atau kurang . paling sering didapatkan pada usia 30-50 tahun 3. 4. 2. 2000). Pekerjaan. gangguan metabolik. Faktor ekstrinsik. Herediter. pada beberapa daerah menunjukkan angka kejadian yang lebih tinggi daripada daerah lain sehingga dikenal sebagai daerah stone belt (sabuk batu) 2. diet tinggi purin. Asupan air. meliputi: 1. 5. Diet. Jenis kelamin. kurangnya asupan air dan tingginya kadar mineral kalsium dapat meningkatkan insiden batu saluran kemih.Asuhan Keperawatan Pada Klien Dengan Urolithiasis/Batu Ginjal oleh RUMAH SAKIT MITRA IDAMAN pada 14 April 2010 jam 1:27 Urolithiasis atau Batu ginjal merupakan batu pada saluran kemih (urolithiasis). Penyebab terbentuknya batu saluran kemih diduga berhubungan dengan gangguan aliran urine. Umur. meliputi: 1. Angka prevalensi rata-rata di seluruh dunia adalah 1-12 % penduduk menderita batu saluran kemih. oksalat dan kalsium mempermudah terjadinya batu saluran kemih. Insidens dan Etiologi Urolithiasis/Batu Ginjal Penyakit batu saluran kemih menyebar di seluruh dunia dengan perbedaan di negara berkembang banyak ditemukan batu buli-buli sedangkan di negara maju lebih banyak dijumpai batu saluran kemih bagian atas (gunjal dan ureter). Faktor intrinsik. infeksi saluran kemih. Batu ini mungkin terbentuk di di ginjal kemudian turun ke saluran kemih bagian bawah atau memang terbentuk di saluran kemih bagian bawah karena adanya stasis urine seperti pada batu buli-buli karena hiperplasia prostat atau batu uretra yang terbentu di dalam divertikel uretra. buli-buli dan uretra. Batu ginjal adalah batu yang terbentuk di tubuli ginjal kemudian berada di kaliks. Iklim dan temperatur 3. pelvis ginjal dan bahkan bisa mengisi pelvis serta seluruh kaliks ginjal dan merupakan batu slauran kemih yang paling sering terjadi (Purnomo. Urolithiasis sudah dikenal sejak zaman Babilonia dan Mesir kuno dengan diketemukannya batu pada kandung kemih mummi. Geografi. infundibulum. dehidrasi dan keadaan-keadaan lain yang masih belum terungkap (idiopatik) Secara epidemiologis terdapat beberapa faktor yang mempermudah terjadinya batu saluran kemih yang dibedakan sebagai faktor intrinsik dan faktor ekstrinsik. perbedaan ini dipengaruhi status gizi dan mobilitas aktivitas sehari-hari.

Hiperoksaluria: Ekskresi oksalat urien melebihi 45 gram/24 jam. 5. jeruk sitrun dan sayuran hijau terutama bayam. Asam urat dalam urine dapat bersumber dari konsumsi makanan kaya purin atau berasal dari metabolisme endogen. banyak dijumpai pada pasien pasca pembedahan usus dan kadar konsumsi makanan kaya oksalat seperti the. Asam urat dalam urine dapat bertindak sebagai inti batu yang mempermudah terbentuknya batu kalsium oksalat. Teori nukleasi: Batu terbentuk di dalam urine karena adanya inti batu atau sabuk batu (nukleus). dapat terjadi karena peningkatan absorbsi kalsium pada usus (hiperkalsiuria absorbtif). 3. 3. Hipomagnesiuria: Seperti halnya dengan sitrat. 2. sitrat. Penghambat kristalisasi: Urine orang normal mengandung zat penghambat pembentuk kristal yakni magnesium. sitrat bereaksi dengan kalsium membentuk kalsium sitrat sehingga menghalangi ikatan kalsium dengan oksalat atau fosfat. arbei. Jika kadar salah satu atau beberapa zat ini berkurang akan memudahkan terbentuknya batu dalam saluran kemih. Keadaan hipositraturia dapat terjadi pada penyakit asidosis tubuli ginjal. Partikel-partikel yang berada dalam larutan kelewat jenuh akan mengendap di dalam nukleus itu sehingga akhirnya membentuk batu. 2. Pengetahuan tentang komposisi batu yang ditemukan penting dalam usaha pencegahan kemungkinan timbulnya batu residif Batu Kalsium Batu kalsium (kalsium oksalat dan atau kalsium fosfat) paling banyak ditemukan yaitu sekitar 75-80% dari seluh batu saluran kemih. Teori matriks: Matriks organik terdiri atas serum/protein urine (albumin. Teori Terbentuknya Urolithiasis/Batu Ginjal 1. sindrom malabsorbsi atau pemakaian diuretik golongan thiazide dalam jangka waktu lama. kalsium fosfat. magnesium bertindak sebagai penghambat . gangguan kemampuan reabsorbsi kalsium pada tubulus ginjal (hiperkalsiuria renal) dan adanya peningkatan resorpsi tulang (hiperkalsiuria resoptif) seperti pada hiperparatiridisme primer atau tumor paratiroid. magnesium-amonium-fosfat (MAP). mukoprotein dan beberapa peptida. kakao. globulin dan mukoprotein) sebagai kerangka tempat mengendapnya kristal-kristal batu. 4.aktivitas fisik (sedentary life). kopi instan. soft drink. Komposisi Batu Batu saluran kemih pada umumnya mengandung unsur: kalsium oksalat. Faktor tejadinya batu kalsium adalah: 1. asam urat. Hiperkasiuria: Kadar kasium urine lebih dari 250-300 mg/24 jam. pirofosfat. xanthyn dan sistin. Inti bantu dapat berupa kristal atau benda asing saluran kemih. Hiperurikosuria: Kadar asam urat urine melebihi 850 mg/24 jam. Hipositraturia: Dalam urine.

faal ginjal menurun dan pada pregnansi. penyakit mieloproliferatif. besar batu dan penyulit yang telah terjadi. Batu yang dibiarkan di dalam saluran kemih dapat menimbulkan infeksi. oksalat. alkoholik dan diet tinggi protein mempunyai peluang besar untuk mengalami penyakit ini. thiazide dan salisilat). banyak dialami oleh penderita gout. amonium. Patofisiologi Urolithiasis/Batu Ginjal Batu saluran kemih dapat menimbulkan penyulit berupa obstruksi dan infeksi saluran kemih. Ultrasongrafi dikerjakan bila pasien tidak mungkin menjalani pemeriksaan PIV seperti pada keadaan alergi zat kontras. ditemukan tanda-tanda gagal ginjal. Pseudomonas dan Stafilokokus) yang dapat menghasilkan enzim urease dan mengubah urine menjadi basa melalui hidrolisis urea menjadi amoniak. Pemeriksaan ini dapat menilai adanya batu di ginjal atau buli-buli (tampak sebagai echoic shadow). hidronefrosis.. Kuman penyebab infeksi ini adalah golongan pemecah urea (uera splitter seperti: Proteus spp. Selain itu PIV dapat mendeteksi adanya batu semi opak atau batu non opak yang tidak tampak pada foto polos abdomen. urosepsis dan kerusakan ginjal permanen (gagal ginjal) Gambaran Klinik dan Diagnosis Urolithiasis/Batu Ginjal Keluhan yang disampaikan pasien tergantung pada letak batu.timbulnya batu kalsium karena dalam urine magnesium akan bereaksi dengan oksalat menjadi magnesium oksalat sehingga mencegah ikatan dengan kalsium dengan oksalat Batu Struvit Batu struvit disebut juga batu sebagai batu infeksi karena terbentuknya batu ini dipicu oleh adanya infeksi saluran kemih. Batu asam urat bersifat non opak (radio-lusen). Perlu juga diperiksa kadar elektrolit yang diduga sebagai penyebab timbulnya batu salran kemih (kadar kalsium. fosfat maupun urat dalam darah dan urine). Enterobakter. Faktor yang mempengaruhi terbentuknya batu asam urat adalah: urine terlalu asam (pH kurang dari 6. abses ginjal. Kegemukan. . Batu Urat Batu asam urat meliputi 5-10% dari seluruh batu saluran kemih. Serratia. pionefrosis. Pemeriksaan sedimen urine menunjukan adanya lekosit. pasein dengan obat sitostatika dan urikosurik (sulfinpirazone. teraba ginjal pada sisi yang sakit akibat hidronefrosis. Suasana basa ini memudahkan garam-garam magnesium. retensi urine dan jika disertai infeksi didaptkan demam/menggigil. fosfat dan karbonat membentuk batu magnesium amonium fosfat (MAP) dan karbonat apatit. hematuria dan dijumpai kristal-kristal pembentuk batu. Pemeriksaan faal ginjal bertujuan mencari kemungkinan terjadinya penurunan fungsi ginjal dan untuk mempersipkan pasien menjalani pemeriksaan foto PIV. Pemeriksaan pieolografi intra vena (PIV) bertujuan menilai keadaan anatomi dan fungsi ginjal. Pada pemeriksaan fisik mungkin didapatkan nyeri ketok di daerah kosto-vertebra. Manifestasi obstruksi pada saluran kemih bagian bawah adalah retensi urine atau keluhan miksi yang lain sedangkan pada batu saluran kemih bagian atas dapat menyebabkan hidroureter atau hidrinefrosis. Pemeriksaan kultur urine mungkin menunjukkan adanya adanya pertumbuhan kuman pemecah urea. Klebsiella. volume urine kurang dari 2 liter/hari atau dehidrasi dan hiperurikosuria. Pembuatan foto polos abdomen bertujuan melihat kemungkinan adanya batu radio-opak dan paling sering dijumpai di atara jenis batu lain.

keterbatasan kognitif. Rendah purin 5. Indikasi untuk melakukan tindakan pada batu saluran kemih adalah telah terjadinya obstruksi. 4. Penatalaksanaan Urolithiasis/Batu Ginjal Batu yang sudah menimbulkan masalah pada saluran kemih harus segera dikeluarkan agar tidak menimbulkan penyulit yang lebih berat. Rendah protein. Pencegahan Urolithiasis/Batu Ginjal Setelah batu dikelurkan. Perubahan eliminasi urine b/d stimulasi kandung kemih oleh batu. Acute Pain Nyeri akut b/d peningkatan frekuensi kontraksi ureteral. Secara umum. tindak lanjut yang tidak kalah pentingnya adalahupaya mencegah timbulnya kekambuhan. kurang akurat/lengkapnya informasi yang ada. obstruksi mekanik dan peradangan. 2. Menghindari dehidrasi dengan minum cukup. edema dan iskemia seluler. dipecahkan dengan ESWL. taruma jaringan. Prinsip pencegahan didasarkan pada kandungan unsur penyusun batu yang telah diangkat. melalui tindakan endo-urologi. tindakan pencegahan yang perlu dilakukan adalah: 1. prognosis dan kebutuhan terapi b/d kurang terpajan atau salah interpretasi terhadap informasi. Deficient Fluid volume Kekurangan volume cairan (resiko tinggi) b/d mual/muntah (iritasi saraf abdominal dan pelvis ginjal atau kolik ureter. 2.pionefrosis atau pengkerutan ginjal. Angka kekambuhan batu saluran kemih rata-rata 7%/tahun atau kambuh lebih dari 50% dalam 10 tahun. Rendah kalsium tidak dianjurkan kecuali pada hiperkalsiuria absorbtif type II Nursing Diagnosis/Diagnosa Keperawatan Yang Mungkin Muncul Pada Urolithiasis/Batu Ginjal 1. Medikamentosa Beberapa diet yang dianjurkan untuk untuk mengurangi kekambuhan adalah: 1. Diet rendah zat/komponen pembentuk batu 3. Batu dapat dikeluarkan melalui prosedur medikamentosa. Aktivitas harian yang cukup 4. bedah laparoskopi atau pembedahan terbuka. 3. Deficient Knowledge Kurang pengetahuan tentang kondisi. Rendah oksalat 3. infeksi atau indikasi sosial. Rendah garam karena natiuresis akan memacu timbulnya hiperkalsiuria 4. . diuresis pasca obstruksi. iritasi ginjal dan ureter. upayakan produksi urine 2-3 liter per hari 2. karena protein akan memacu ekskresi kalsium urine dan menyebabkan suasana urine menjadi lebih asam.

id/./asuhan-keperawatan-askep-pasien-dengan-batu-saluran-kemih-urolitiasis Tembolok .Tembolok ..peutuah.html .lintasberita.com/askep/askep-pada-klien-dengan-urolithiasis.info/askep/askep-pada-pasien-batu-saluran-kemih .ilmukeperawatan.Tembolok www...agusnaim.web.Tembolok www.www../asuhan-keperawatan-klien-dengan-batu-saluran-kemih .com/.Mirip www.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->