TUGAS

MAKALAH ANTROPOLOGI DAN SOSIOLOGI KESEHATAN

KELOMPOK 3 1. HENDRI 2. SUMARNI 3. MARLEN TUJA 4. ROSLINA

karena pembuatan makalah ini berhasil disusun oleh kelompok tiga. karena sangat minimnya makalah yang mengupas tentang sosiologi dan antropologi kesehatan di bidang ilmu keperawatan. . Penulis berharap makalah ini dapat memenuhi persyaratan kelulusan mata kuliah kajian IKD I. dengan segenap kesadaran diri penulis sangat mengharapkan saran dan kritik para pembaca yang dapat membantu penulis untuk lebih memahami pengkajian antropologi dan sosiologi kesehatan di Indonesia yang sangat beraneka ragam .Meskipun makalah ini masih jauhdari kesan sempurna karena keterbatasan pengetahuan penulis mengenai pengkajian antropologi dan sosiologi kesehatan di Indonesia.8 November 2011 Penulis . Makalah ini disusun berdasarkan materi yang telah dipelajari dalam pengkajian secara ilmiah kelompok kami.KATA PENGANTAR Bersyukur kehadirat Allah SWT. Makalah sosiologi dan antropologi kesehatan disusun guna memperluas wawasan kita akan tentang sosiologi dan antropologi kesehatan khususnya dalam perspektif ilmu keperawatan. Makassar.

Saran DAFTAR ISI . Latar belakang B. presepsi masyarakat BAB III Penutup A. Konsep sehat sakit menurut budaya masyarakat c.DATAR ISI JUDUL KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN A. Tujuan makalah BAB II PEMBAHASAN A. Simpulan B. Tinjau Teoritis B.

1992 tentang Kesehatan menyatakan bahwa: Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan. Konsep sehat dan sakit sesungguhnya tidak terlalu mutlak dan universal karena ada faktor -faktor lain di luar kenyataan klinis yang mempengaruhinya terutama faktor social budaya. kemauan. mental dan sosial dan di . Latar belakang Pembangunan kesehatan sebagai salah satu upaya pembangunan nasional diarahkan guna tercapainya kesadaran. dan lain-lain bidang ilmu pengetahuan telah mencoba memberikan pengertian tentang konsep sehat dan sakit ditinjau dari masing-masing disiplin ilmu. Kedua pengertian saling mempengaruhi dan pengertian yang satu hanya dapat dipahami dalam konteks pengertian yang lain. Dalam pengertian ini maka kesehatan harus dilihat sebagai satu kesatuan yang utuh terdiri dari unsur –unsur fisik. Dan kesehatan yang demikian yang menjadi dambaan setiap orang sepanjang hidupnya. jiwa dan sosial yang memungkinkan hidup produktif secara sosial dan ekonomi. sosiologi. Tetapi datangnya penyakit merupakan hal yang tidak bisa ditolak meskipun kadang -kadang bisa dicegah atau dihindari.23. Banyak ahli filsafat. Masalah sehat dan sakit merupakan proses yang berkaitan dengan kemampuan atau ketidakmampuan manusia beradap -tasi dengan lingkungan baik secara biologis.BAB I PENDAHULUAN A. kedokteran. antropologi. psikologis maupun sosio budaya (1). biologi. dankemampuan untuk hidup sehat bagi setiap penduduk agar dapat mewujudkan derajat kesehatan yang optimal. UU No.

lingkungan dan perilaku merupakan faktor yang paling besar pengaruhnya (dominan) terhadap tinggi rendahnya derajat kesehatan masyarakat. 4. dan sebagainya. kuratif. Cina. yaitu bahwa sakit merupakan satu keadaan atau satu hal yang disebabkan oleh gangguan terhadap sistem tubuh manusia. Maka ancaman kesehatan yang sama (yang ditentukan secara klinis). dan sebagainya. 3. Walaupun seseorang sakit (istilah sehari -hari) seperti masuk angin. atau gangguan kesehatan lain yang menyebabkan aktivitas kerja/kegiatannya terganggu. bergantung dari variabel-variabel tersebut dapat menimbulkan reaksi yang berbeda di kalangan pasien. Dari empat faktor tersebut di atas. Derajat kesehatan masyarakat yang disebut sebagai psycho socio somatic health well being . perbedaan suku bangsa dan budaya. Definisi sakit: seseorang dikatakan sakit apabila ia menderita penyakit menahun (kronis). promotif. peranan sakit dan peranan pasien sangat dipengaruhi oleh faktor -faktor seperti kelas sosial. Environment atau lingkungan. Pernyataan tentang pengetahuan ini dalam tradisi klasik Yunani. tetapi bila ia tidak terganggu untuk melaksanakan kegiatannya. distribusi penduduk. g enetika. Masalah kesehatan merupakan masalah kompleks yang merupakan resultante dari berbagai masalah lingkungan yang bersifat alamiah maupun masalah buatan manusia.dalamnya kesehatan jiwa merupakan bagian integral kesehatan. Pengertian sakit menurut etiologi naturalistik dapat dijelaskan dari segi impersonal dan sistematik. populasi penduduk. perilaku. Heredity atau keturunan yang dipengaruhi oleh populasi. Behaviour atau perilaku. 2. maka ia di anggap tidak saki. Tingkah laku sakit. pilek. dan rehabilitatif. social budaya. Antara yang pertama dan kedua d ihubungkan denganecological balance. merupakan resultante dari 4 Factor yaitu: 1. Health care service berupa program kesehatan yang bersifat preventif. India. menunjukkan model keseimbangan (equilibrium .

kedua pengertian itu dinamakan penyakit. proaktif antisipatif. sedangkan pasien mengalami illness yang dapat disebabkan oleh disease illness tidak selalu disertai kelainan organic maupun fungsional tubuh. yin dan yang.model) seseorang dianggap sehat apabila unsur . Unsur-unsur utama ini tercakup dalam konsep tentang humors. ayurveda dosha. dalam suatu wilayah yang berorientasi kepada peningkatan pemeliharaan dan per lindungan terhadap penduduk agar tetap sehat dan bukan hanya penyembuhan penduduk yang sakit. Dengan disease dimaksudkan gangguan fungsi atau adaptasi dari proses-proses biologik dan psikofisiologik pada seorang individu. Tulisan ini merupakan tinjauan pustaka yang membahas pengetahuan sehat-sakit pada aspek sosial budaya dan perilaku manusia. dan kultural terhadap penyakit atau perasaan kurang nyaman Para dokter mendiagnosis dan mengobati disease. memberikan dukungan dan alokasi sumber daya untuk menjaga agar yang sehat tetap sehat namun teta p mengupayakan yang sakit segera sehat. Pada prinsipnya kebijakan tersebut menekankan pada masyarakat untuk mengutamakan kegiatan kesehatan daripada mengobati penyakit. Departemen Kesehatan RI telah mencanangkan kebijakan baru berdasarkan paradigma sehat adalah cara pandang atau pola pikir pembangunan kesehatan yang bersifat holistik. dengan illness dimaksud reaksi personal. dengan melihat masalah kesehatan sebagai masalah yang dipengaruhi oleh banyak faktor secara dinamis dan lintas sektoral. Pada intinya paradigma sehat memberikan perhatian utama terhadap kebijakan yang bersifat pencegahan dan promosi kesehatan. Dilihat dari segi sosio cultural terdapat perbedaan besar antara kedua pengertian tersebut. interpersonal.unsur utama yaitu panas dingin dalam tubuhnya berada dalam keadaan yang seimbang. Telah dikembangkan pengertian tentang penyakit yang mempunyai konotasi biomedik dan sosio cultural Dalam bahasa Inggris dikenal kata disease dan illness sedangkan dalam bahasa Indonesia. serta khusus pada interaksi antara beberapa aspek ini yang mempunyai pengaruh pada .

kesehatan dan penyakit. Untuk mengetahui tentang presepsi masyarakat tentang kesehatan. Dalam konteks kultural.Manfaat Penulisan 1. . Tujuan penulis 1. 3. apa yang disebut sehat dalam suatu kebudayaan belum tentu disebut sehat pula d alam kebudayaan lain. dapat menambah wawasan dalam ilmu pengetahuan dan belajar mengoreksi isi maupun susunan makalah. Untuk mengetahui apa yang dimaksud antropologi dan sosiologi kesehatan. B.dapat melatih kreatifitas dalam menyusun sebuah makalah dan dapat mempresentasikan materi dari hasil makalah. 2.serta menambah wawasan dalam ilmu pengetahuan. 2.Bagi pembaca. Di sini tidak dapat diabaikan adanya faktor penilaian atau faktor yang erat hubungannya dengan sistem nilai.Bagi penulis. C . Untuk mengetahui apa yang dimaksud konsep sehat sakit menurut pandangan masyarakat.

serta kebiasaan atau perilaku dan pantangan-pantangan suatu kelompok masyarakat terhadap makanan tertentu. keluarga. Atau sebagian dari mereka bahwa sakit yang dideritanya adalah dikarenakan adanya orang yang tidak senang dengannya. Antropologi kesehat adalah ilmu yang membicarakan masalah konsep sakit.BAB II PEMBAHASA A. Karena kaitannya dengan perilaku manusia sehingga sangat berpengaruh terhadap status kesehatan individu. Bagi penduduk pedalaman papua melahirkan adalah hal yang kotor.kedua ilmu tersebut tidak dapat dipisahkan sendirisendiri. Dalam kehidupan sehari-hari kita dapat melihat suatu perilaku budaya masyarakat. tetapi dalam pembicaraan mengenai hubungannya dengan kesehatan dan keperawatan secara khusus.sehingga seorang ibu yang akan melahirkan harus di bawa ketepi hutan ditemani oleh ibu atau suaminya. Sebagian besar penduduk di Asia masih menggunakan jamu atau obat-obat tradisional untuk menyelesaikan sebagian keluhan sakit mereka dan ini merupakan hasil temuan nenek moyang mereka sejak ratusan tahun yang lalu. dan masyarakat yang berkaitan.sampai proses melahirkan selesai. sehingga orang tersebut menggunakan ilmu hitam agar dirinya sakit.pasien yang . pengobatan tradisional. sehat. Penduduk Indonesia sebagian besar masih memanfaatkan pengobatan alternatif bila pengobatan medis belum terjangkau baik secara ekonomi maupun secara pengetahuan. merupakan cerminan dari setiap kelompok masyarakat dan cirri dari kelompok tersebut. Tinjauan Teoritis Sosiologi dan Antropologi merupakan dua disiplin ilmu yang berbeda.

sosiologi dan antropologi keperawatan hampir tidak jauh berbeda dengan sosiologi kesehatan dan antropologi kesehatan. Lalu bagaimana dengan kebiasaan mencuci tangan setiap akan makan. yang menurut beberapa penelitian bahwa kebiasaan mencuci tangan dari seseorang ternyata dapat menurunkan sekitar 30-40% dari kejadian diare. asuhan . karena dalam memberikan asuhan kepada klien.jadi tidak perlu terlalu lama mendengarkan keluhannya dan sudah dapat di ketahui penyakitnya. atau habis mengerjakan sesuatu perkerjaan.sedangkan petugas kesehatan memandang bahwa penyakit yang diderita pasiennya adalah hal yang biasa.dan segera dapaat diberikan resep obatnya. Dari contoh tersebut diatas mana yang dikatakan antropologi kesehatan dan mana yang dikatakan sosiologi kesehatan?Jadi.pasien mengharapkanpetugas kesehatan yang di temuinya adalah tenaga kesehatan yang ramah.mendengarkan keluhannya.yaitu seorang yang merasa sakitnya ringan tidak perlu berobat kepetugas kesehatan.tidak perlu diberi tahu mengenai cara minum obatnya. serta bagaimana hubungan petugas kesehatan dan kliennya.tidak terlalu gawat.mengobatinya dengan teliti.dan segera dapat diketahui penyakitnya. Dalam dunia keperawatan.berkunjung kepelayanan kesehatan mengharapkan kesembuhan dengan keyakinan dan pengetahuan yang dimilikinya berbeda dengan keyakinan dan pengetahuan yang dimiliki petugas kesehatan. dibanding menggunakan sendok garpu. sementara perilaku makan menggunakan jari-jari tangan masih sangat melekat di masyarakat kita.Sosiologi kesehatan merupakan ilmu yang membicarakan tentang proses perilaku individu atau interaksi masyarakat yang mempengaruhi status kesehatan dari individu atau masyarakat tersebut.atau sebaliknya.karena masih banyak pasien lain yang lebih gawat.dietnya atau lainnya.tetapi cepat dan tepat. Tetapi di Negara kita kebiasaan itu belum menjadi budaya setiap individu.karena dia merasa sakitnya dapat sembuh dengan sendirinya atau hanya minum jamu saja.

baik di pelayanan kesehatan maupun di masyarakat. Ketika seorang perawat memberikan asuhan keperawatan. selain itu hasil berbagai kebudayaan juga dapat menimbulkan penyakit. makanan (salah makan). yaitu: Naturalistik dan Personalistik. mental and social well -being. sehat sangat erat kaitannya dengan kesakitan dan penyakit. WHO mendefinisikan pengertian sehat sebagai suatu keadaan sempurna baik jasmani. Sebatas mana seseorang dapat dianggap sempurna jasmaninya ? Oleh para ahli kesehatan.hana itu. promotif. Masyarakat dan pengobat tradisional menganut dua konsep penyebab sakit. termasuk juga kepercayaan . antropologi kesehatan di pandang sebagai disiplin biobudaya yang memberi perhatian pada aspek-aspek biologis dan sosial budaya dari tingkah laku manusia. Penyakit sendiri ditentukan oleh budaya: hal ini karena penyakit merupakan pengakuan sosial bahwa seseorang tidak dapat menjalankan peran normalnya secara wajar. rohani. and not merely the absence of disease or infirmity. B. kebiasaan hidup. maupun rehabilitative).keperawatan adalah bagian dari program kesehatan (preventif. Dalam kenyataannya tidaklah seseder . Penyebab bersifat Naturalistik yaitu seseorang menderita sakit akibat pengaruh lingkungan. WHO melihat sehat dari berbagai aspek Definisi WHO (1981): Health is a state of complete physical. Cara hidup dan gaya hidup manusia merupakan fenomena yang dapat dikaitkan dengan munculnya berbagai macam penyakit. proses keperawatan dimulai dari pengkajian memulai komunikasi dan interaksi social. KONSEP SEHAT SAKIT MENURUT BUDAYA MASYARAKAT Istilah sehat mengandung banyak muatan kultural. Dulu dari sudut pandangan kedokteran. ketidak seimbangan dalam tubu h. sehat harus dilihat dari berbagai aspek. kuratif. maupun kesejahteraan social seseorang. terutama tentang cara-cara interaksi antara keduanya sepanjang sejarah kehidupan manusia yang mempengaruhi kesehatan dan penyakit. sosialdan pengertian profesional yang beragam.

Ide yang bertujuan guna terciptanya moral yang agung di keluarga baru.Bgs. berkembang menuruti proses komunikasi dalam masyarakat dan menjadi konsep penderita kusta sebagai penanggung dosa.) di masyarakat Bugis menunjukkan bahwa timbul dan diamalkannya leprophobia secara ketat karena menurut salah seorang tokoh budaya. yakni suatu keadaan yang berhubungan dengan keadaan badan atau kondisi tubuh kelainan-kelainan serta gejala yang dirasakan. Sehat bagi seseorang berarti suatu keadaan yang normal. Disebutkan bahwa bila terjadi pelanggaran melakukan hubungan intim saat istri sedang haid. Pengertian penderita sebagai akibat dosa dari ibu-bapak Sedangkan konsep Personalistik menganggap . tukang tenung). Konsep sehat sakit yang dianut pengobat tradisional (Battra) sama dengan yang dianut masyarakat setempat. dan dapat melakukan aktivitas sehari –hari dengan gairah. merupakan ungkapan yang mendukung bahwa kusta secara endemik telah berada dalam waktu yang lama di tengah-tengah masyarakat tersebut(8). nyaman. wajar. dalam nasehat perkawinan orang-orang tua di sana. Hasil penelitian kualitatif dan kuantitatif atas nilai .panas dingin seperti masuk angin dan penyakit bawaan. misalnya mengenai pengenalan kusta dan cara perawatannya. mereka (kedua mempelai) akan terkutuk dan menderita kusta/kaddala. Menelusuri nilai budaya. bahkan dirasakan sebagai siksaan sehingga menyebabkan seseorang tidak dapat menjalankan aktivitas sehari-hari seperti halnya orang yang sehat munculnya penyakit (illness) disebabkan oleh intervensi suatu agen aktif yang dapat berupa makhluk bukan manusia (hantu. roh. dalam kaitannya dengan penyakit kusta (Kaddala. atau makhluk manusia (tukang sihir. Adanya istilah kaddala sikuyu (kusta kepiting) dan kaddala massolong (kusta yang lumer). leluhur atau roh jahat). Kusta telah dik enal oleh etnik Makasar sejak lama.nilai budaya di Kabupaten Soppeng. kata kaddala ikut tercakup di dalamnya. Sedangkan sakit dianggap sebagai suatu keadaan badan yang kurang menyenangkan.

lemah. pusing. hasil diskusi kelompok di Kalimantan Timur menunjukkan bahwa anak dinyatakan sakit jika menangis terus. kurus kering. kurang darah. Sudarti (1987) menggambarkan secara deskriptif persepsin masyarakat beberapa daerah di Indonesia mengenai sakit dan penyakit. Dituduh berbuat dosa melakukan hubungan intim saat istri sedang haid bagi seorang fanatic Islam dirasakan sebagai beban trauma psikosomatik yang sangat berat. badan berkeringat. arti sakit adalah sebagai berikut: sakit badaniah berarti ada tanda . Pada penelitian Penggunaan Pelayanan Kesehatan Di Propinsi Kalimantan Timur dan Nusa Tenggara Barat (1990). Sedangkan hasil diskusi kelompok di Nusa Tenggara Barat menunjukkan bahwa anak sakit dilihat dari keadaan fisik tubuh dan tingkah lakunya yaitu jika menunjukkan gejala misalnya panas. tidak mengeluh lesu. tidak mau tidur. atau sakit -sakit badan. sulit makan. makan dan tidur normal. gatal. maunya tiduran atau istirahat saja. batuk pilek. kaki dan perut bengkak. mempunyai pengetahuan yang menarik mengenai masalah sakit-sehat. Seorang pengobat tradisional yang juga menerima pandangan kedokteran modern. suhu\ badan normal. luka. batuk batuk. mencret. penglihatan lemah. tidak mau makan. Bagi orang dewasa. gerakannya lincah. muntah -muntah. rewel. seseorang dinyatakan sakit kalau sudah tidak bisa bekerja. Baginya. gigi bengkak. dan badan lemah atau sakit. Rasa rendah diri penderita dimulai dari rasa rendah diri keluarga yang merasa tercemar bila salah seorang anggota keluarganya menderita kusta. sorot mata cerah. panas dingin. tidak enak badan. diare.tanda penyakit di badannya seperti panas tinggi.merupakan awal derita akibat leprophobia. tidak kuat bekerja. tidur terganggu. kuat bekerja. tidak bisa berjalan. masyarakat menganggap bahwa sakit . Pada penyakit batin tidak ada tanda -tanda di badannya. lemas. penglihatan terang. tetapi bisa diketahui dengan menanyakan pada yang gaib. mual.Orang tua. badan kuning. keluarga sangat menolak anaknya didiagnosis kusta. Pada orang yang sehat.

pil Ciba dan lain - . Penanggulangannya dengan obat tradisional misalkan dengan pucuk daun jambu dikunyah ibunya lalu diberikan kepada anaknya (Bima Nusa Tenggara Barat) obat lainnya adalah Larutan Gula Garam (LGG). kena hujan.Sakit demam dan panas. sering menangis dan tidak nafsu makan. labu putih yang dingin atau beli obat influensa. kehilangan nafsu makan. anak meningkat kepandaiannya. salah makan. tidak dapat bekerja. Penyebabnya adalah salah makan. dan bantuan tenaga kesehatan. supaya panasnya turun. Supranatural (roh. ramuanramuan. ikan. Makanan yang diklasifikasikan ke dalam makanan panas dan dingin. setan dan lain-lain. 3. dan lain . Di Indramayu dikatakan penyakit adem meskipun gejalanya panas tinggi. Untuk penyebab sakit yang ke tiga harus dimintakan bantuan dukun. Penyakit tampek (campak) disebut juga sakit adem karena gejalanya badan panas. atau "kantong kering" (tidak punya uang). Selanjutnya masyarakat menggolongkan penyebab sakit ke dalam 3 bagian yaitu : 1. guna-guna. Pengobatannya adalah dengan cara mengompres dengan es.adalah keadaan individu mengalami serangkaian gangguan fisik yang menim bulkan rasa tidak nyaman. makan udang. Untuk mengobati sakit yang termasuk dalam golongan pertama dan ke dua. pantangan makan. b. kyai dan lainlain. dapat digunakan obat -obatan. kerok. Anak yang sakit ditandai dengan tingkah laku rewel. pijat. makan makanan pedas. dingin) terhadap tubuh manusia 2.). oyong.lain. Orang dewasa dianggap sakit jika lesu. makan kacang terlalu banyak. encer. atau masuk angin. Beberapa contoh penyakit pada bayi dan anak sebagai berikut : a. Sakit mencret (diare). Oralit. Penyebabnya adalah perubahan cuaca. Karena pengaruh gejala alam (panas. susu ibu basi. Dengan demikian upaya penanggulangannya tergantung kepada kepercayaan mereka terhadap penyebab sakit.

Di Indramayu pengobatannya adalah dengan dengan pergi ke dukun atau memasukkan bayi ke bawah tempat tidur yang ditutupi jaring. karena tergantung dari kebudayaan yang ada dan berkembang dalam masyarakat tersebut. Makanan pokok penduduk Papua adalah sagu yang tumbuh di daerah rawa -rawa. membabat hutan untuk tanah pertanian. PERSEPSI MASYARAKAT Persepsi masyarakat mengenai terjadinya penyakit berbeda antara daerah yang satu dengan daerah yang lain. Larutan Gula Garam sudah dikenal hanya proporsi campuran . Berikut ini contoh persepsi masyarakat tentang penyakit malaria.lain. Persepsi kejadian penyakit yang berlainan dengan ilmu kesehatan sampai saat ini masih ada di masyarakat. meminumkan madu dan jeruk nipis atau memberikan daun suwuk. Pelanggaran dapat berupa menebang.nya tidak tepat. dan lain-lain akan diganjar hukuman . C. Di Sukabumi disebut hantu gegep. yang menurut kepercayaan dapat mengisap penyakit. atau kesambet. Sakit kejang-kejang Masyarakat pada umumnya menyatakan bahwa sakit panas dan kejang-kejang disebabkan oleh hantu. Penduduk desa tersebut beranggapan bahwa hutan itu milik penguasa gaib yang dapat menghukum setiap orang yang melanggar ketentuannya. d. anak dimandikan saat panas terik. Sakit tampek (campak) Penyebabnya adalah karena anak terkena panas dalam. tidak jauh dari mereka tinggal terdapat hutan lebat. dapat turun dari satu generasi ke generasi berikutnya dan bahkan dapat berkembang luas. . Di Indramayu ibu-ibu mengobatinya dengan membalur anak dengan asam kawak. Selain rawarawa. sedangkan di Sumatra Barat disebabkan hantu jahat. c. yang saat ini masih ada di beberapa daerah pedesaan di Papua (Irian Jaya).

tanaman berbisa. Dalam beberapa hari penderita akan sembuh. dan muntah. Air yang telah diberi ramuan dan jampi –jampi oleh dukun dan pemuka masyarakat yang disegani digunakan sebagai obat malaria. binatang. dibuat ramuan untuk di minum dan dioleskan ke seluruh tubuh penderita. Penyakit tersebut dapat sembuh dengan cara minta ampun kepada penguasa hutan. kemudian memetik daun dari pohon tertentu. dan sebagainya.berupa penyakit dengan gejala demam tinggi. Dalam antropologi diterangkan bagaimana hubungan manusia dengan budayanya dan apa . roh-roh jahat. BAB III PENUTUP A. menggigil. Misalnya penyakit akibat kutukan Allah. dulu penderita demam sangat tinggi diobati dengan cara menyiram air di malam hari. atau juga berarti ilmu tentang manusia.Simpulan Antropologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang seluk beluk manusia dengan budayanya. udara busuk. makhluk gaib. Pada sebagian penduduk Pulau Jawa. Persepsi masyarakat mengenai penyakit diperoleh dan ditentukan dari penuturan sederhana dan mudah secara turun temurun.

sehingga pembaca dapat mengetahui tentang pentingnya dan pengaruh antropologi terhadap suatu masyarakat. yang sering membawa serta penyakit baru yang belum dikenal atau perkembangan/perubahan penyakit yang sudah ada. salah satunya antropologi kesehatan yang menerangkan tentang manusia. kebudayaan. adat istiadat. Manusia mempunyai daya adaptasi terhadap lingkungan yang selalu berubah.kungannya berpengaruh terhadap penyakit.kepercayaan bahkan seluruh peradaban manusia dan ling . budaya. B. dan kesehatan sehingga kita dapat mengetahui kaitan antara budaya suatu kesehatan masyarakat itu sendiri. semoga penyusunan makalah ini dapat bermanfaat khususnya bagi penulis dan umumnya bagi pembaca.hatikan konteks budaya dan sosial masyarakat. Kajian mengenai konsekuensi kesehatan perlu memper . sehingga pembaca mendapatka pengetahuan tentang cara-cara meningkatkan derajat kesehatan. Cara dan gaya hidup manusia. Cakupan ilmu antropologi itu luas sekali.pengaruhnya.Saran Setelah membaca makalah ini. Secara fisiologis dan biologis tubuh manusia selalu berinteraksi dengan lingkungannya. . Akhirnya. penulis berharap pembaca lebih mendapatkan pengetahuan tentang hubungan antara antropologi dan sosiologi kesehatan dalam konsep pengetahuan masyarakat.

1998. p. Raja Grafindo Persada. Gramedia Pustaka Utama.EGC. . Jakarta : UI Press. Jakarta.3. Memperkenalkan Sosiologi Kesehatan. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Biro Pusat Statistik. . Sunita.Jakarta. (2004). FKM UI. yacob. 1972.Antropologi Kesehatan Indonesia. Anderson. Profil Statistik Wanita. (2006).UI Press. Planning for Health. Azwar A dan T. Gizi dan Kesehatan Masyarakat.1995. Blum HL. Fauzi Muhazam. Jakarta. Foster. 1994. Jakarta : PT. Ibu dan Anak di Indonesia. Antropologi Kesehatan. Cetakan ke2. Jakarta : PT. Developme nt Application of Social Change Theory. New York: Human Science Press.DAFTAR PUSTAKA Almatsier. (2007).

Capra. dan Kaidah Sehat. Departemen Kesehatan RI. Pusat Penyuluhan Kesehatan Masyarakat.Paradigma Sehat. Pola Hidup Sehat. 1998. 1982 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful