1

PENDAHULUAN A. Latar Belakang Sudah menjadi kebiasaan manusia dalam semua masa, jika berbicara, berjanji atau bersemboyan maka mereka selalu ingin memperkuatnya dengan berbagai cara, diantaranya dengan sumpah. Dengan sumpah, pendengar akan yakin dan mantap dalam menerima dan mempercayai ucapan yang didengarnya. Sebagaimana kita ketahui bahwa sumpah biasanya digunakan untuk menunjukkan atau mengemukakan kebenaran yang sesungguhnya. Dengan sumpah mestinya kita menjadi yakin dan tidak ragu sedikit pun terhadap kebenaran yang dimaksudkan didalam sumpah itu. Untuk meyakinkan dan menarik perhatian kita tentang suatu persoalan yang sangat penting Allah SWT di dalam Al-Qur’an juga bersumpah dengan menyebut sesuatu. Di dalam hadis ternyata terdapat juga sumpah Nabi Muhammad SAW sehingga apa yang menjadi sumpahnya itu sangat penting untuk kita perhatikan agar kita semakin yakin. Dalam menghadapi kebenaran dan agama, manusia itu berbeda dalam cara menerima, menghayati, dan mengamalkannya. Bagi orang yang bersih jiwanya dan tidak dikotori hawa nafsunya, mereka siap menerima kebenaran agama dengan mudah, lancar, serta insyaf. Mereka tidak membutuhkan argumentasi, teori muluk-muluk, bukti-bukti, maupun ucapan-ucapan yang diperkuat dengan taukid atau sumpah. Sebaliknya, bagi orang yang jiwanya dikotori hawa nafsu, kebatilan dan tipuan setan, mereka tidak akan mau menerima kebenaran agama. Mereka menerima kebenaran agama setelah jiwanya dimasuki bentuk-bentuk ungkapan yang menenangkan jiwa, baik diberi penguat (taukid) ataupun sumpah (qasam). Hal itu merupakan salah satu cara yang ampuh untuk menyadarkan mereka. Untuk meyakinkan dan menarik perhatian makhluknya tentang suatu persoalan yang sangat penting, maka Allah SWT di dalam Al-Qur’an mempertegas dengan sumpah atau qasam. Melihat kenyataan yang demikian maka perlu sekali bagi kita untuk mengetahui tentang permasalan sumpah atau qasam, sebagai mana akan dibahas dalam makalah ini.

B. Pembahasan

baik Arab. melainkan umum dan terdapat dalam kitab suci serta dalam segala bahasa di dunia.H. Dr. 346:2000). Pengertian Aqsamil Qur'an Menurut bahasa. Sedang kata qasam sama artinya dengan kata halaf dan yamin. yang diperkuat dengan sesuatu yang diagungkan bagi orang yang bersumpah. Rukun-Rukun Qasam Sighat qasam yang asli ialah seperti dalam QS. diantaranya dengan sumpah. Menurut istilah. Orang pertama yang menyusun Ilmu Aqsamil Qur'an ini ialah Imam Ibnul AlJauziyah (wafat 751 H. pendengar akan yakin dan mantap dalam menerima dan mempercayai ucapan yang didengarnya. juga tidak hanya dalam bahasa Arab. karena memang satu makna. Bentuk sumpah itu tidak hanya terdapat dalam Al-Qur’an saja. tetapi muatan makna kata qasam lebih tegas (291:1973). berjanji atau bersemboyan maka mereka selalu ingin memperkuatnya dengan berbagai cara. Sedangkan menurut Poerwadarminta dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia sumpah (qasam) didefinisikan dengan pernyataan yang diucapkan secara resmi dengan bersaksi kepada tuhan atau sesuatu yang dianggap suci bahwa apa yang dikatakan atau dijanjikan itu benar (1984:974). dan sebagainya termasuk pula dalam bahasa Indonesia. An-Nahl ayat 38 surah:          (38 : ‫ )النحل‬ . qasam atau sumpah ialah mengikatkan jiwa untuk tidak melakukan sesuatu perbuatan atau untuk mengerjakannya. qasam semakna dengan hilf dan yamin. Dengan sumpah. Sumpah itu dalam ucapan sehari-hari merupakan salah satu cara menguatkan pembicaraan yang diselipi dengan persaksian/ pembuktian yang mendorong lawan pembicara untuk bisa menerima/ mempercayainya." 2. Urdu. Sudah menjadi kebiasaan manusia dalam semua masa. Sumpah dinamakan dengan yamin karena orang Arab kalau bersumpah saling memegang tangan kanan masing-masing. baik secara nyata ataupun secara keyakinan saja (Prof. jika berbicara. Menurut manna Al-Qaththan. yaitu berarti sumpah. berarti sudah dipersaksikan di hadapan Tuhan.) yang menulis kitab At-Tibyan Fi Aqsamil Qur’an. Sebab. Inggris. Abdul Djalal. Perancis. aqsam merupakan lafal jamak dari kata qasam. pembicaraan yang diperkuat dengan sumpah itu.2 1.

Kadang huruf ba' itupun diganti dengan wawu. Sighat aqsam yang asli terdiri tiga rukun.‫اَقسم بعمرك وعمرى وحياتى او وحياة ابيك او رأسك او غير ذلك‬ َ ِ ِ ْ َ ْ َ َ ِ َْ ْ َ َ ْ َِ ِ ََ َ ْ َ ِ ََ َ ِ ْ ُ َ َ ِ ْ ُ ِ ُ َ ْ Artinya: Saya bersumpah demi umurmu. misalnya dengan umurnya. Maksud sumpah orang Arab Jahiliah tersebut adalah untuk memuliakan hal-hal . b. mereka bersumpah dengan berkata: . Seperti kalimat: ‫ل يبعث ال من يموت‬ ُ ُ َ ْ َ ّ ُ َ َْ ُ a. diganti dengan huruf ba' saja. dan sebagainya (348:2000). sumpah itu tidak selalu lengkap mencakup ketiga rukun tersebut. Dr. penggunaan huruf ba' ini hanya terjadi jika fi'il qasamnya disebutkan. Al-Anbiya' ayat 57: (57 : ‫وتال ل َكيد ن أصنا مكم )النبياء‬ ْ ُ َ َْ َ ّ َ ِ َ ّ ََ ِ Artinya: Demi Allah.H. kakeknya. Kadang-kadang fi'il qasamnya dibuang/tidak disebutkan. Contoh dengan lafal Allah: ّ ‫با‬ ِ ِ ‫ل‬ c) Harus ada muqsam 'alaihi (berita yang diperkuat dengan sumpah) yaitu ucapan yang ingin supaya diterima/dipercaya orang yang mendengar. seperti dalam QS. Contoh seperti lafal :  b) Harus ada muqsam bih (penguat sumpah). dan sebagainya. kepalanya. Allah tidak akan membangkitkan orang yang mati. Contohnya seperti dalam ayat 53 surah An-Nur: (‫النور : 35( وأقسموا بال جهد أيمان ِم‬ ْ ‫ََ ْ َ ُ ِ ّ َ ْ َ َ ْ َ ِه‬ ِ Artinya:Dan mereka bersumpah dengan nama Allah sekuat-kuat sumpah. atau demi kepalamu. atau demi umur saya. Fi'il Qasam Dalam percakapan sehari-hari atau dalam ayat-ayat Al-Qur’an. Tetapi dalam Al-Qur’an. atau demi hidup ayahmu. hidupnya.3 Artinya: Mereka bersumpah dengan nama Allah dengan sumpahnya yang sungguhsungguh. Abdul Djalal menceritakan kebiasaan sumpah orang-orang Arab Jahiliah yang selalu memakai muqsam bih selain Allah. pasti akan saya hancurkan berhala-berhala beliau (sumpah Nabi Ibrahim). Keadaan Muqsam Bih Prof. yaitu sumpah itu harus diperkuat sesuatu yang diagungkan oleh yang bersumpah. yaitu: a) Harus ada fi'il qasam yang dimuta'addikan dengan huruf ba'. (‫النور : 1( والليل إذا‬ َ ِ ِ ّْ َ ‫يغشى‬ َ َْ Atau diganti dengan huruf ta'. atau demi hidupku. Misalnya. lalu diperkuat dengan sumpah tersebut. Al-Lail ayat 1: Artinya: Demi malam apabila menutupi (cahaya siang). seperti dalam QS.

bagi Allah SWT boleh bersumpah dengan muqsam bih apa saja. sumpah itu seharusnya memakai nama Allah SWT. menurut peraturan muqsam bih.4 yang dijadikan muqsam bih. Al-Hijr Ayat 92. (HR. sebagai berikut: a. sehingga Dia boleh bersumpah dengan Dzat-Nya ataupun dengan makhluk-Nya. Sebab. sesungguhnya mereka bergelimang dalam kemabukan). dalam Al-Qur’an juga kadang-kadang terdapat qasam seperti qasam orang Arab Jahiliah. ada larangan bersumpah dengan muqsam bih selain Allah. terutama bagi sumpah manusia. Macam-macam Muqsam Bih dalam Al-Qur’an Jika diamati secara mendalam. mereka memang memuliakan hal tersebut. Dzat atau sifat-sifatNya. Menurut kebiasaan. Zaitun. Contohnya. muqsam bih itu harus berupa yang diagungkan oleh yang bersumpah. Hal itu berdasarkan hadis riwayat Umar: ‫قال ابن عمر: ل تحلف بغير ال، فإني سمعت رسول ال، صلى ال عليه وسلم يقول : من حلف بغير‬ (184 :‫ال، فقد كفر أو أشرك )رواه الترمذى( رياض الصالحين . serta negara Arab yang aman supaya manusia mengetahui kedudukan benda-benda tersebut. . yang dihukumi musyrik. melainkan supaya manusia mengerti bahwa makhluk/ benda-benda yang dijadikan muqsam bih Allah SWT itu adalah benda/ makhlukmakhluk yang penting. Misalnya. yaitu Allah SWT. Dengan Dzat Allah atau sifat-sifat-Nya terdapat dalam QS. Sejalan dengan kebiasaan orang Arab Jahiliah itulah. dan menyadari kebesaran pencipta-Nya. c. seperti dalam QS. yang besar artinya. tetapi seorang pun tidak boleh bersumpah selain dengan nama Allah. Ibnu Abi Hatim) Memang. Sedang bagi Allah yang Maha Agung itu tidak ada yang harus diagungkan oleh-Nya. dan gunung Thur Siniin. Al-Hijr ayat 72 : (‫الجحر : 27( لعمرك إنهم لفي سكرتهم‬ ْ ِ َِ ْ َ ِ َ ْ ُ ِّ َ ُ ْ َ َ َ ََُْ ‫يعمهون‬ Artinya: Demi umurmu (Muhammad). maka berarti dia telah kafir atau musyrik. Sebab. Tetapi tidak untuk mengagungkan makhluk itu. Tirmidzi) Hadis riwayat Al-Hasan menyebutkan: (‫ان ال أقسم بما شاء من خلقه وليس لحد ان يقسم ال با ال )اخرجه ابن حاتم‬ Artinya: Sesungguhnya Allah bersumpah bisa dengan makhluk-Nya apa saja. (HR. Padahal.)ج 1 / ص‬ Artinya: Barangsiapa bersumpah dengan selain Allah. macam-macam muqsam bih dalam Al-Qur’an itu ada tujuh macam. Allah bersumpah dengan buah Tin.

sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dengan bentuk yang sebaikbaiknya. f. sesungguhnya mereka bergelimang dalam kemabukan. dan malam apabila menutupinya. dan sebagainya.5 sebagai berikut: (‫الجحر: 29( فوربك لنسألنهم‬ ْ ُ ّ ََ ْ َ َ َ ّ َ َ َ َ َِْ َ ‫أجمعين‬ Artinya: Demi Tuhanmu. dan demi bulan apabila mengiringinya. Kami pasti akan menanyai mereka semuanya. At-Tiin ayat 1-4: (4-1 : ‫والتين والزيتون وطور سينين وهذا البلد المين لقد خلقنا النسان في أحسن تقويم )التين‬ ٍ ِ ْ َ ِ َ ْ َ ِ َ َ ْ َ ْ ََ ْ َ َ ِ ِ ِ ََ ْ َ َ َ َ ِ ِ ِ ُ َ ِ ُ ْ ّ َ ِ ّ َ Artinya: Demi buah Tin dan Zaitun dan bukit sina dan demi negeri (Mekkah) yang aman. Contohnya dalam QS. Contohnya dalam QS. sebagai berikut: Pertama. karena membuang mudhaf (lafal yang disambungkan). fajar. b. Jika ditanyakan mengapa Allah SWT bersumpah dengan memakai muqsam bih makhluk ? Ada 4 macam jawaban. dan sebagainya. Jadi. maka ada 20 macam benda-benda bumi yang dijadikan sumpah oleh Allah SWT. seperti pada QS. sumpah "Wattin" Dengan kehidupan Nabi Muhammad SAW. seperti dengan bintang. Dengan makhluk berupa benda-benda angkasa (Al-Uluwwiyya). terdapat dalam QS. Dengan hari kiamat. c. Yasin ayat 1-3: (3-1 : ‫يس والقرآن الحكيم إنك لمن المرسلين )يس‬ َ َِ ْ ُ ْ َ ِ َ َ ّ ِ ِ ِ َ ْ ِ َْ ُ ْ َ Artinya: Yaasiin. Jika isi Al-Qur’an diamati. 72: (‫الجحر : 27( لعمرك إنهم لفي سكرتهم يعمهون‬ َ ُ َ ْ َ ْ ِ َِ ْ َ ِ َ ْ ُ ِّ َ ُ ْ َ َ Artinya: Demi umurmu (Muhammad). Al-Qiyamah ayat 1: (1 : ‫لا أقسم بيوم القيا مة )القيامة‬ َ َِ ْ ِ ْ َِ ُ ِ ْ ُ Artinya: Aku bersumpah dengan hari kiamat. sesungguhnya kamu (Muhammad) adalah benar-benar salah seorang dari para Rasul. dan siang apabila menampakkannya. Al-Hijr ayat . terdapat dalam QS. yaitu membuang lafal "rabbun". d. matahari. negara yang aman. malaikat. Dengan makhluk yang berupa benda-benda bumi/ bawah (bissufliyyat). e. Zaitun. Dengan Al-Qur’an. Demi Al-Qur’an yang penuh hikmah. seperti dengan buah Tin. Asy-Syamsu ayat 1-4: (4-1 : ‫والشمس وضحاها والقمر إذا تلها والنهار إذا جلها والليل إذا يغْشاها )الشمس‬ َ َ َ َ ِ ِ ْ ّ َ َ َ َ ِ ِ َ ّ َ َ َ َ ِ ِ َ َْ َ َ َ ُ َ ِ ْ ّ َ Artinya: Demi matahari dan cahayanya di pagi hari. bulan.

2. sumpah itu seharusnya dengan sesuatu yang diagungkan oleh orang yang bersumpah. malam. seperti waktu dhuha. ada empat hal yang harus dipenuhi muqsam alaih. Karena itu. karena menyebut makhluk itu tentu mengingatkan Khaliknya. Contohnya seperti dalam QS. Contoh dalam QS. sehingga Al-Qur’an mengikuti kebiasaan mereka itu. Al-Qiyamah ayat 1-2 : 2-1 : ‫)لا أقسم بيوم القيا مة ول أقسم بالنفس اللوامة )القيامة‬ ِ َ ّ ّ ِ ْ ّ ِ ُ ِ ْ ُ َ َ َِ ْ ِ ْ َِ ُ ِ ْ ُ Artinya: Aku bersumpah dengan hari kiamat dan Aku bersumpah dengan jiwa yang amat menyesali (dirinya). d. Jika yang penting. yaitu: 1. Keempat. terpuji. Al-Qiyamah ayat 3-4: 4-3 : ‫)أيحسب النسان ألن نجمع عظامه بلى قادرين على أن نسوي بنانه )القيامة‬ ُ َ َ َ َ ّ َ ُ ْ َ ََ َ ِ ِ َ ََ ُ َ َ ِ َ َ ْ َ ْ َّ ُ َ ْ ُ َ ْ َ َ Artinya: Apakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) . Jawab qasam atau muqsam alaih dari qasam tersebut tidak dibuang. Ketiga. ashar. Keadaan Muqsam Alaihi Muqsam alaih ialah berita yang dikuatkan dengan sumpah atau disebut juga jawaban sumpah. karena terlalu panjang. sedangkan Allah SWT adalah Maha Agung. Dengan waktu. agar berita itu dapat diterima oleh pendengarnya (Rosihoan Anwar.6 asalnya "Rabbu At-Tiin. sehingga Dia dapat bersumpah dengan Dzat-Nya ataupun dengan makhluk-Nya. Adh-Dhuha ayat 1-3: : 1-3) ‫والضحى والليل إذا سجى ما ودعك ربك وما‬ َ َ َ َّ َ َ ّ َ َ َ َ َ ِ ِ ْ ّ َ َّ َ ‫قلى )الضحى‬ ََ Artinya: Demi waktu matahari naik sepenggalan dan demi malam apabila telah sunyi. muqsam alaih tersebut kalimatnya terlalu panjang. Sebagaimana dijelaskan di atas. bahwa maksud atau tujuan sumpah adalah untuk memperkuat berita muqsam alaih. dan sebagainya. orang Arab memang mengagungkan benda/ makhluk dan bersumpah dengan benda-benda tersebut. maka muqsam alaihnya boleh dibuang. Muqsam alaih/ berita harus terdiri dari hal-hal yang baik. Kedua. g. atau hal-hal Muqsam alaih itu sebaiknya disebutkan dalam setiap bentuk sumpah. yaitu QS. 143:2000). Yang menunjukkan adanya muqsam alaih itu ialah kalimat yang sesudahnya. tidak ada yang perlu diangungkan oleh-Nya. bersumpah dengan makhluk-Nya melazimkan untuk bersumpah dengan Penciptanya. Tuhanmu tiada meninggalkan kamu dan tidak pula benci kepadamu.

Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu. Dan Demi bapak dan anak. Pokok-pokok keimanan dan ketauhidan. Dan malam apabila menutupinya. hingga berarti sudah lengkap. dan bumi serta penghamparannya.7 tulang-belulang? (Bukan demikian). 3. Dalam ayat di atas ada huruf laqad. seperti dalam QS. Maka demi (rombongan) yang membacakan pelajaran. seperti dalam QS. Dan langit serta pembinaanya. Jika jawab qasamnya berupa fi'il madhi mutaharrif yang positif (tidak dinegatifkan). Al-Balad ayat 1-4 : 4 -1 : ‫)لا أقسم بهذا البلد وأنت حل بهذا البلد ووالد وما ولد لقد خلقنا النسان في َبد )البلد‬ ٍ َ ‫ُ ْ ِ ُ ِ َ َ ْ ََ ِ ََ ْ َ ِ ّ ِ َ َ ْ ََ ِ َ َ ِ ٍ َ َ ََ َ َ َ ْ ََ ْ َ ِْ ْ َ َ ِ ك‬ Artinya: Aku benar-benar bersumpah dengan kota ini. Tetapi kadang-kadang hanya ada huruf qadnya saja. Dan Siang apabila menampakkannya. Penegasan bahwa Al-Qur’an itu adalah benar-benar mulia. Ash-Shaffaat ayat 1-4 : (4 -1 : ‫والصافات صفا فالزاجرات زجرا فالتاليات ذكرا إن إلهكم لواح ٌ )الصافات‬ ‫َ ّ ّ ِ َ ّ َ ّ ِ َ ِ َ ْ ً َ ّ ِ َ ِ ِ ْ ً ِ ّ ِ َ َ ُ ْ َ َ ِد‬ Artinya: Demi (rombongan) yang bershaf-shaf dengan sebenar-benarnya. sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia berada dalam surah payah. Sedang takdir dari muqsam alaihnya bila didatangkan ialah lafal: Latub'atsunna / ‫( لتبعثن‬pasti kalian akan dibangkitkan dari kubur). Materi isi muqsam alaih itu bisa bermacam-macam. Dan jiwa serta penyempurnaannya. maka harus dimasuki huruf "lam" dan "gad. Dan demi (rombongan) yang melarang dengan sebenar-benarnya. 2. Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya. terdiri dari berbagai Muqsam alaih dalam Al-Qur’an terdiri dari hal-hal sebagai berikut: 1. sebenarnya Kami kuasa menyusun (kembali) jari-jarinya dengan sempurna. lamnya tidak ada. Asy-Syamsu ayat 1-9: ‫والش شمس وضحاها والقمر إذا تلها والنهار إذا جلها والليل إذا يغْشاها والسماء وما بناها‬ َ ََ َ َ ِ َ ّ َ َ َ َ َ ِ ِ ْ ّ َ ّ َ َ ِ ِ َ ّ َ َ َ َ ِ ِ َ َ ْ َ َ َ ُ َ ِ ْ ّ َ -1 : ‫وا َرض وما طحاها ونفس وما سواها فألهمها فجورها وتقواها قد أفلح َن زكاها )الشمس‬ َ ّ َ ْ ‫َ ل ْ ِ َ َ َ َ َ َ َ ْ ٍ َ َ َ ّ َ َ َ ْ َ َ َ ُ ُ َ َ َ َ ْ َ َ َ ْ َ َْ َ م‬ (9 Artinya: Demi matahari dan cahayanya di pagi hari. ." Contohnya seperti dalam QS. sesungguhnya Tuhanmu adalah benar-benar Esa. Dan demi bulan apabila mengiringinya. AlWaqi'ah ayat 75-76 : bidang pembicaraan yang baik dan penting. seperti dalam QS. Dan kamu (Muhammad) bertempat di kota (Mekkah) ini. 4.

An-Nahl ayat 38:   (38 : ‫ )النحل‬ Artinya: Mereka bersumpah dengan nama Allah dengan sumpahnya yang sungguhsungguh. yaitu qasam yang fi’il qasamnya disebutkan bersama dengan        muqsam bihnya. Qasam Dhahir. dan siang apabila terang benderang. seperti penjelasan QS. Keterangan bahwa Rasulullah SAW itu adalah benarbenar utusan Allah SWT. Keterangan tentang ikhwal manusia. 4. Sesungguhnya AlQur’an itu adalah bacaan yang sangat mulia. 3. Sesungguhnya kamu (Muhammad) adalah salah seorang Rasul. Dan demi dan (malaikat-malaikat) yang membagi-bagi urusan. 5. qasam Al-Qur’an itu ada dua macam. Allah tidak akan membangkitkan orang yang mati. seperti dalam QS. sesungguhnya usaha kamu memang berbeda-beda. seperti dalam QS. Adz-Dzari ayat 1-6 ayat: َ ّ ّ َِ ٌ ِ َ َ َ ُ َ ُ َ ّ ِ ً ْ َ ِ َ ّ َ ُ ْ َ ً ْ ُ ِ َ ِ َ ْ َ ً ْ ِ ِ َ ِ َ ْ َ ً ْ َ ِ َ ِ ّ َ ‫والذاريات ذروا فالحاملت وقرا فالجاريات يسرا فالمقسمات أمرا إنما توعدون لصادق وإن الدين‬ (6 -1 : ‫لواقع )الذاريات‬ ٌََِ Artinya: Demi (angin) yang menerbangkan (debu) dengan sekuat-kuatnya. dan penciptaan laki-laki dan perempuan. Sesungguhnya sumpah itu adalah sumpah yang besar kalau kalian mengetahui. Yasin ayat 1-3: (3-1 : ‫يس والقرآن الحكيم إنك لمن المرسلين )يس‬ َ َِ ْ ُ ْ َ ِ َ َ ّ ِ ِ ِ َ ْ ِ َْ ُ ْ َ Artinya: Yasin. diantaranya sebagai berikut: a. Al-Lail ayat 1-4 : (4-1 : ‫والليل إذا يغشى والنهار إذا تجلى وما خلق الذكر والنثى إن سعيكم لشتى )الليل‬ ّ َ َ ْ ُ َ ْ َ ّ ِ َ ْ َ َ َ ّ َ ََ َ َ َّ َ َ ِ ِ َ ّ َ َ ْ َ َ ِ ِ ْ ّ َ Artinya: Demi malam apabila menutupi (cahaya siang).8 (4 -1 : ‫فلا أقسم بمواقع النجوم وإنه لقسم لو تعلمون عظيم )الواقعة‬ ٌ ِ َ َ ُ َْ َ ْ َ ٌ َ َ َ ُ ّ َِ ِ ُ ّ ِ ِ َ َ ِ ُ ِ ْ ُ َ Artinya: Maka Aku bersumpah dengan masa turunnya Al-Qur’an. Dan kapal-kapal yang berlayar dengan mudah. Dan demi awan yang mengandung hujan. 3. Penjelasan tentang balasan. janji dan ancaman yang benar-benar akan terlaksana. Macam-Macam Aqsamil Qur’an Dilihat dari segi fi’ilnya. Contohnya seperti QS. Sesungguhnya apa yang dijanjikan kepadamu pasti benar dan sesungguhnya (hari) pembalasan pasti terjadi. demi Al-Qur’an yang penuh hikmah. .

Jika diperlihatkan. Ath-Thur ayat 1-2: Qasam dengan yang dikerjakan Allah SWT. Al-Imran ayat 186: (186 : ‫لتبلون في أموالكم وأنفسكم )العمران‬ ْ ُ ِ ُ ْ ََ ْ ُ ِ َ ْ َ ِ ّ ُ َْ ُ َ Artinya: Kalian sungguh-sungguh akan diuji terhadap harta dan jiwa kalian. d. seperti dalam QS. ayat 72: (‫الجحر : 27( لعمرك إنهم لفي سكرتهم يعمهون‬ َ ُ َ ْ َ ْ ِ َِ ْ َ ِ َ ْ ُ ِّ َ ُ ْ َ َ Artinya: Demi umurmu (Muhammad) sesungguhnya mereka bergelimang dalam kemabukan. 2-1:‫)والطور وكتاب مسطور )الطور‬ ٍ ُ ْ َ ٍ َِ َ ِ ّ َ Artinya: Demi bukit dan demi kitab yang ditulis. Nazia'at ayat 1-3: 3 -1 : ‫)والنازعات غرقا والناشطات نشطا والسابحات سبحا )النازعات‬ ً َْ ِ َ ِ ّ َ ً ْ َ ِ َ ِ ّ َ ًْ َ ِ َ ِ ّ َ Artinya: Demi (malaikat-malaikat) yang mencabut nyawa dengan keras. Kami pasti akan menanyai mereka semua b. karena kalimatnya terlalu panjang. yaitu : a. yaitu qasam yang fi’il qasam dan muqsam bihnya tidak disebutkan. An- . Asy-Syams ayat 5-6: terdapat pada 7 ayat. seperti dalam QS. Yang menunjukkan bahwa kalimat itu ialah kata-kata sesudahnya yang diberi “lam taukid” yang menunjukkan sebagai jawaban qasa. Al-Hijr ayat 92 : 6-5: ‫) والسماء وما بناها والرض وما طحاها )الشمس‬ َ َ َ َ َ ِ ْ َ َ َ ََ َ َ ِ َ ّ َ Artinya: Dan langit serta pembinaannya dan bumi serta penghamparannya c. Contohnya seperti QS. maka qasam itu ada tujuh macam. seperti dalam QS. diantaranya seperti dalam QS. Qasam Mudhmar. disini berbunyi ‫( ل أقسم با ال‬Aku bersumpah dengan nama ُِ ُْ Allah).9 b. Kalau ditinjau dari segi muqsam bihnya. e. Al-Hijr Qasam dengan malaikat-malaikat Allah. Dan demi (malaikat-malaikat) yang turun dari langit dengan cepat. antara lain seperti dalam QS. Dan demi (malaikat-malaikat) yang mencabut nyawa dengan lemah lembut. yang (‫الجحر : 29( فوربك لنسألنهم أجمعين‬ َ ِ َ ْ َ ْ ُ ّ ََ ْ َ َ َ ّ َ َ َ Artinya: Maka demi Tuhanmu. Qasam dengan Nabi Allah. Qasam dengan Dzat Allah SWT atau sifat-sifat-Nya. Qasam dengan perbuatan-perbuatanAllah SWT.

Misalnya sighat yang ditambah huruf "la" di depan fi'il qasamnya.. 5. . Kemudian fi’il yang dijadikan sumpah itu bisa lafal aqsamu. 3.. yaitu: 1. Sighat Kedua: Ditambah Huruf La Kebiasaan orang yang bersumpah itu memakai berbagai macam bentuk yang berarti merupakan sighat-sighat yang tidak asli lagi. 2. antara seperti dalam QS. Sighat Pertama: Bentuk Asli Sebagaimana sudah disebutkan.. 4. b. Begitu pula di dalam AlQur’an banyak terdapat juga sighat-sighat sumpah lain..10 f. 4. Al-Ma'arij Ayat 40: ‫فل أقسم برب المشارق والمغارب إنا لقادرون‬ َ ُ ِ َ َ ِّ ِ ِ َ َ ْ َ ِ ِ َ َ ْ ّ َ ِ ُ ِ ْ ُ َ QS. Al-Haqqah Ayat 38: ‫فل أقسم بما تبصرون‬ َ ُ ِ ُْ َ ِ ُ ِ ُْ َ dan ayat-ayat yang lain. dan demi bukit Sinai.. QS. At- ‫ل ّة لما تزعمون من إنكار البعث‬ ‫صح‬ Artinya: Tidak benar apa yang kamu sangka bahwa tidak ada kebangkitan. )العصر‬ ِ ٍ ْ ُ َِ َ َ ْ ّ ِ ِ ْ َ ْ َ Artinya: Demi masa. bahwa sighat (bentuk) yang asli dalam sumpah ialah bentuk yang terdiri dari tiga unsur. yaitu fi'il sumpah yang dimuta'addikan dengan "ba" muqsam bih dan muqsam alaih. takdirnya: Qasam dengan waktu.. Sighat-Sighat Aqsamil Qur'an a. Huruf "la" itu berupa huruf nafinya (yang mengaktifkan arti)... Al-'Ashr ayat 1Qasam dengan makhluk Allah.. Contohnya antara lain seperti dalam ayat-ayat sebagai berikut: 1. antara lain seperti dalam QS. di samping yang asli tadi. tetapi yang ditiadakan (dinegatifkan) adalah hal yang tersimpan.. At-Insyiqaaq Ayat 16: ‫فل أقسم بالشفق‬ ِ َّ ِ ُ ِ ْ ُ َ QS. Yang menjadi masalah di sini ialah apa arti huruf "la" dalam sumpah-sumpah itu ? Ada tiga macam jawaban dalam masalah tersebut. g.. ahlafu.. 2: (2-1 :‫والعصر إن النسان لفي خسر إل . Tin ayat 1-2: (2-1 : ‫والتين والزيتون وطور سينين )التين‬ َ ِ ِ ِ ُ َ ِ ُْ ّ َ ِ ّ َ Artinya: Demi bush Tin dan Zaitun.. selain yang seperti disebutkan di atas. kecuali . Al-Waqi'ah Ayat 75: ‫فل أقسم بمواقع النجوم‬ ِ ُ ّ ِ ِ َ َ ِ ُِ ُْ َ QS... seperti dalam contoh-contoh di atas.. atau asyhedu yang semuanya berarti "saya bersumpah".. sehingga berarti tidak. sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian. Dan jawabnya akan berbunyi: ‫أنكم لتبعثون‬ ّ Artinya: Kalian pasti akan dibangkitkan dari kubur.

sehingga tidak perlu diberi arti. Manna'ul Qaththan menjelaskan. 5. sehingga seolah-olah Allah SWT berfirman: ‫ل أقسم عليك بذالك اليوم‬ Artinya: Aku tidak bersumpah kepadamu dengan hari kiamat itu. Tambahan kata "Qul Bala" itu adalah untuk melengkapi ungkapan kalimat yang sebelumnya. berbunyi: ‫ لتبعثون‬Artinya: kamu pasti akan dibangkitkan. yehg berisi keterangan yang tidak betul. Sedang untuk membenarkan keterangan yang sudah betul adalah dengan sighat keempat. seperti dalam QS. yaitu kalimat: ‫ وقل الذين كفروا ل تأتين الساعة‬sehingga Allah memerintahkan supaya dijawab dengan ّ positif. Takdirnya. Sighat ini adalah untuk membantah atau menyanggah keterangan yang tidak benar. At-Taghabun ayat 7 sebagai berikut: 7 : ‫)قل بلى وربي لتبعثن )التغابن‬ ّ ُ َ ْ ُ َ ّ َ َ ََ ْ ُ Artinya: Katakanlah: Tidak demikian demi Tuhanku pasti kalian akan dibangkitkan. sesungguhnya azab adalah benar. kalimat sebelum sumpah itu berbunyi: 7 :‫)ويستنبئونك أحق هو )يونس‬ ُ ّ َ َ َ َ ُِْ َْ ََ َ Artinya: Dan mereka menanyakan kepadamu: Benarkah (azab yang dijanjikan) itu?. Yunus ayat 53: 7 :‫)قل إي وربي إنه لحق وما أنتم بمعجزين )يونس‬ َ ِ ِ ْ ُ ِ ْ ُ ْ َ َ َ ّ َ َ ُ ِّ َّ َ ِ ْ ُ Artinya: Katakanlah: Benar demi Tuhanku. bahwa sighat qasam dalam Al-Qur’an itu kadang-kadang berbentuk jumlah khabariyah (kalimat berita). Maka Allah memerintahkan untuk membantah dengan sumpah: ‫( قل بلى وربي لتبعثن‬ ّ ُ َ ْ ُ َ ّ َ َ ََ ْ ُ Artinya: Mereka pasti akan dibangkitkan. bahwa pasti datang hari kiamat itu. sehingga supaya ditambah dengan kata-kata liy. Huruf "la" itu berfungsi untuk meniadakan sumpahnya itu sendiri. Sighat Ketiga: Ditambah Kata Qul Bala Kadang-kadang sighat qasam dalam Al-Qur’an itu ditambah dengan kata-kata Qul Bala. Maka Allah menyuruh mengiyakan pertanyan itu. Sedang kalimat yang tidak betul dalam ayat 7 surah At-Taghabun ialah: 7 : ‫)زعم الذين كفروا أن لن يبعثوا )التغابن‬ َُ ْ ُ ْ َ ْ َ ُ َ َ َ ِ ّ َ َ َ Artinya: Orang-orang kafir mengatakan bahwa mereka tidak akan dibangkitkan. Sedang jawaban qasamnya dalam ayat-ayat tersebut juga terbuang. . tetapi yang berisi membenarkan pertanyaannya. 4. Huruf "la" itu berupa huruf tambahan yang tidak ada artinya. Sighat Keempat: Ditambah Kata-Kata Qul Iiy Kadang-kadang sumpah dalam Al-Qur’an itu ditambah dengan kata-kata “Qul Iiy” yang berarti benar. antara lain seperti dalam QS. Contohnya. Sebab. seperti dalam QS. Prof.11 2. Bentuk tambahan ini juga untuk melengkapi atau menjawab kalimat sebelumnya. yang sama dengan Na’am. 3. seperti dalam ayat 3 surah Saba.

Al-Hijr ayat 92-93 : 93-92 : ‫)فوربك لنسألنهم أجمعين عما كانوا يعملون )الحجر‬ َ َُ ْ َ ُ َ ّ َ َ ِ َ ْ َ ْ ُ ّ ََْ َ َ َ َّ َ َ Artinya: Demi Tuhanmu. tidak ragu-ragu dan tidak pula mengingkarinya. yang dimaksud dalam ayat ini adalah ancaman. a. c. Abdul Djalal. Pendengar orang netral atau wajar-wajar saja terhadap eksistensi berita. seperti dalam QS. Dengan bentuk saling mengikatkan tampar yang satu kepada yang lain. yang mereka sebut dengan aliyah. tetapi biarlah di sini akan dijelaskan sendiri-sendiri. Bakri Syekh Amin dalam buku At-Ta'birul Fanni Fil Qur'an menjelaskan beberapa bentuk sumpah yang biasa terjadi di kalangan orang Arab. bahwa sebetulnya antara tujuan dan faedah qasam itu hampir sama. karena pendengar itu bisa bersikap salah satu dari tiga kemungkinan. Pendengar yang bersikap seperti ini bisa diberikan kalam ibtida'i (berita tanpa diberi penguat taukid ataupun sumpah).12 Adz-Dzariyat ayat 23 : 23 : ‫)فورب السماء والرض إنه لحق )الذاريات‬ ّ َ َ ُ ِّ ِ ْ َ ِ َ ّ ّ َ َ َ Artinya: Demi Tuhan langit. Contohnya seperti dalam QS.H. Dr. Tujuan sumpah ialah cita yang dicanangkan sebelum bersumpah. Tujuan dan Faedah Qasam Menuruit Prof. sebagai berikut: a. sebagai berikut: 1. d. Dengan bentuk nazar/tekad yang tidak akan melakukan kesenangan atau mengerjakan kebajikan-kebajikan. Dengan bentuk memercikkan minyak wangi ke tangan atau pakaian mereka. Sebab. sehingga sumpah mereka dikenal dengan habl (tali). atau yang dikenal dengan sumpah ila' 5. Dengan bentuk mencegah sesuatu perbuatan tanpa syarat. Qasam (sumpah) ini perlu. Dr. Tujuan Qasam Sebelumnya disebutkan bahwa tujuan qasam ialah untuk memperkuat pembicaraan agar dapat diterima/ dipercaya oleh pendengarnya. sesungguhnya yang dijanjikan itu adalah benar-benar (akan terjadi). b. Kami pasti akan menanyai mereka semua tentang apa yang telah mereka kerjakan dahulu.dan bumi. kadang-kadang juga berbentuk jumlah thalabiyah (kalimat perintah). sedang faedah sumpah ialah hasil yang dicapai setelah bersumpah (365 : 2000). Dengan bentuk salam-salaman tangan kanan mereka dalam menenangkan hati untuk mempercayai berita yang disampaikan.Al-Baqarah ayat 2 : : ‫ذلك الكتاب ل ريب فيه )البقرة‬ ِ ِ َ َْ ُ َ ِ ْ َ َِ . Disamping itu.

ayat Al-Anbiya' 57: 57 : ‫)وتال لكيدن أصنامكم بعد أن تولوا مدبرين )النبياء‬ َ ِ ِ ْ ُ َّ ُ ْ َ َ ْ َ ْ ُ َ َ ْ َ ّ َ ِ َ ّ َ َ ِ Artinya: Demi Allah. pasti akan melakukan tipu muslihat terhadap berhala-berhala kalian sesudah kamu pergi meninggalkannya. Dia menyangkal kebenaran berita itu. b. Al-Maidah ayat 72 : 72 : ‫)لقد كفر الذين قالوا إن ال هو المسيح ابن مريم )المائدة‬ َ َْ َ ُ ْ ُ ِ َ ْ َ ُ ّ ّ ِ ُ َ َ ِ ّ َ َ َ ْ َ َ َ Artinya: Sungguh telah kafir. 2. seperti dalam ayat 40 surah An-Nisa: (40 :‫إن ال ل يظلم مثقال ذرة )النساء‬ ٍ ّ َ َ َ ْ ِ ُ ِْ َ ّ ّ ِ َ Artinya: Sesutngguhnya Allah tidak menganiaya seseorang walau sebesar dzarrah (atom). Pemberi berita sudah merasa lega. maka perlu diberi dua taukid. Dalam ayat ini diberi dua taukid. karena telah menaklukkan pendengar . seperti dalam QS. Al-Hadid ayat 8: (8 : ‫وقد أخذ ميثاقكم إن كنتم مؤمنين )الحديد‬ َ ِِ ْ ُ ْ ُْ ُ ْ ِ ْ ُ َ َ ِ َ َ َ ْ َ َ Artinya: Dan sesungguhnya Dia telah mengambil perjanjian kalian jika kalian memang beriman. 3. mereka yang mengatakan bahwa Allah itu ialah Isa Al-Masih Ibnu Maryam. Karena itu. apalagi memakai nama Allah SWT." Tetapi kalau keingkarannya itu sangat kuat.13 2) Artinya: Itulah kitab (Al-Qur’an) yang tidak ada keraguan di dalamnya). Pendengar bersikap ingkar terhadap berita yang didengar. Berita itu sudah sampai pada pendengar. yaitu sumpah. Dalam ayat ini diberi penguat satu. cukup diberi taukid satu saja. maka sedikitnya akan diperoleh faedah-faedah sebagai berikut: 1. dan kalau dia bukan orang yang apriori menolak. sehingga yang diajukan padanya perlu diberi sedikit penguat yang disebut kalam thalabi (kalimat yang ditaukidi). yaitu lafal "qad". Jika keingkarannya sedikit. 2. yaitu "lam taukid" dan "qad. Dalam ayat ini diberi tiga taukid. beritanya harus berupa kalam ingkari (diperkuat sesuai dengan kadar keingkarannya). maka haruslah diberi beberapa taukid. seperti dalam QS. tentunya berita tersebut sudah diterima dan dipercaya karena sudah diperkuat dengan sumpah. lam taukid dan nun taukid. Contohnya seperti QS. Sedang kalau keingkarannya itu agak kuat. Pendengar bersikap ragu-ragu terhadap kebenaran berita. Faedah Qasam Dengan memperkuat pemberitaan memakai sumpah.

malam.14 dengan cara memperkuat berita-beritanya dengan sumpah atau dengan beberapa taukid (penguat). Bakri Syekh Amin berarti memuliakan atau mengagungkan Allah SWT karena telah menjadikan nama-Nya selaku Dzat yang diagungkan sebagai penguat sumpahnya. sesuai dengan peraturan dan definisi sumpah itu sendiri. dan sebagainya. dengan makhluk berupa benda-benda angkasa. Tidak memakai nama atau benda-benda lain. qasam atau sumpah ialah mengikatkan jiwa untuk tidak melakukan sesuatu perbuatan atau untuk mengerjakannya. 3. ashar. Hal ini berbeda sebelum dia bersumpah. dengan hari kiamat. Dengan bersumpah memakai nama Allah atau sifat-sifatNya. dengan Al-Qur’an. yang diperkuat dengan sesuatu yang diagungkan bagi orang yang bersumpah. Macam-macam muqsam bih dalam Al-Qur’an itu ada tujuh macam yaitu dengan Dzat Allah atau sifat-sifat-Nya. jiwanya masih merasa kecewa. C. Muqsam alaih ialah berita yang dikuatkan dengan sumpah atau disebut juga jawaban sumpah. dengan makhluk yang berupa bendabenda bumi/ bawah dan dengan waktu. muqsam bih (penguat sumpah) dan muqsam 'alaihi (berita yang diperkuat dengan sumpah). Sebagaimana dijelaskan di atas. dengan kehidupan Nabi Muhammad SAW. baik secara nyata ataupun secara keyakinan saja. . karena beritanya belum diterima pendengar. menurut Dr. Adapun rukun-rukun di qasam ialah fi'il qasam. seperti waktu dhuha. agar berita itu dapat diterima oleh pendengarnya. Kesimpulan Menurut istilah. bahwa maksud atau tujuan sumpah adalah untuk memperkuat berita muqsam alaih.

Republik Indonesia. Ahmad Warson. Rosihoan. Surabaya: Pustaka Progressif. Ilmu Tafsir. Ulumul Qur’an. Al-Qur’an dan Terjemah. .A.15 DAFTAR PUSTAKA Anwar. Rineka Cipta. Poerwadinata. Jakarta: PT. Semarang: Karya Toha Putra. Djalal H. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Bandung: CV. Al-Munawwir Kamus Arab-Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka. Pustaka Setia. Munawwir. 2000. 1993. 2000. 2002. 1995. Mana’ul Quthan.J.. Surabaya: Dunia Ilmu. Departemen Agama. Pembahasan Ilmu Al-Qur’an 2. 1996. Abdul.S. W.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful