1

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Hukum islam adalah hukum yang dibangun berdasarkan pemahaman manusia atas nash AlQuran maupun Al-Sunnah untuk mengatur kehidupan manusia yang berlaku secara universalrelevan pada setiap zaman dan ruang manusia. Keuniversalan hukum islam ini sebagai kelanjutan langsung dari hakikat islam sebagai agama universal, yakni agama yang substansi- substansi ajaranya tidak dibatasi oleh ruang dan waktu manusia, melainkan berlaku bagi semua orang islam dimana pun. Istilah hukum islam merupakan istilah khas indonesia, sebagai terjemahan dari al- fiqh alislamiy. Di dalam Al-Quran dan Al-sunnah, istilah al-hukm al islam menggunakan istilah alsyari‟ah yang di dalam penjabaranya kemudian lahir al-fiqh dan berpendapat “ hukum islam adalah seperangkat norma hukum dari islam sebagai agama, yang berasal dari wahyu Allah, Sunnah Rasul-Nya, dan ijtihad para uliy amri.
Hukum Islam di Indonesia telah lama hidup dalam kesadaran hukum masyarakat Islam di Indonesia, seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan agama Islam. Ini dapat ditelusuri pada masa-masa awal Islam masuk Indonesia. Dimana diberlakukannya hukum islam di indonesia serta hukum islam membahas tentang permasalahan ekonomi.

B. Rumusan Masalah
Sejarah pemberlakuan, pelaksanaan dan Lembaga hukum islam?

Bagaimana para fuqoha Indonesia mempelajari ilmu fiqih? Hubungan ilmu fiqih dengan konsep ekonomi islam?

C. Tujuan Pembahasan
-

Mahasiswa dapat mengetahui sejarah perkembangan dan pelaksanaan ilmu fiqih di Indonesia.

-

Mahasiswa dapat mengetahui lembaga peradilan, dan keterkaitan ilmu fiqih dengan konsep ekonomi di Indonesia.

1

Literatur yang dipakai dalam memutuskan hukuman di pengadilan adalah literatur fiqih dengan mazhab syafi‟i. Hal. 17 1 . perkembangan Hukum Islam di tengah dinamika sosial politik di Indonesia. hukum Islam telah diterapkan pada masa-masa kerajaan Islam. Ini terbukti dengan adanya teks bustan as-salatin. Penerapan syariat Islam di Indonesia antara peluang dan tantangan. karena letaknya strategis untuk perdagangan melalui transportasi laut. mencatat bahwa sultan Alaudin adalah raja yang alim.1 Samodra pasai merupakan tempat pertama Islam masuk ke nusantara. 54 2 . 2005). Hukum Islam pada Masa Pra Penjajahan Belanda Dalam konteks sejarah Nusantara. secara otomatis hukum negara menjadi hukum islam. sejarah itu menunjukkan bahwa proses Islamisasi sebuah masyarakat bukanlah proses yang dapat selesai seketika. (jakarta:Globalmedia. Pelaksanaan dan Lembaga Hukum Islam Secara global sebuah negara(kerajaan) menjadi negara islam. Bahkan. 2004).Warkum Sumitro. Mazhab (aliran) hukum Islam yang berkembang dikerajaan Samudra pasai yaitu mazhab syafi‟i. Oleh sebab itu hukum islam tidak dapat menggatikan hukum adat secara keseluruan. Pada masa itu. Setidaknya. Yang menjadi hukum di kerajaan-kerajaan itu adalah hukum-hukum syari‟at. di kesultanan Aceh penerapan hukum islam lebih jauh dilakukan melalui lembaga yang dirancamg bertanggung jawab dalam tugas yang demikian yaitu lembaga kadi. 1 . Masa kejayaan kesultanan Aceh terjadi pada masa sultan alaudin Riayat Syah tersebut. semuanya harus melalui proses sosiali sasi terhadap masyarakat(civilian). Harus diakui perubahan hukum harus tidak dapat dilakukan secara prematur. Sejarah Pemberlakuan. yang sangat menghendaki rakyatnya melaksanakan ajaran islam.2 Hasrat memberlakukan hukum islam juga dilakukan para penguasa kesultanan Aceh. karangan Nuruddin Ar-Raniri. (malang: Bayumedia.Daud Rasyid DKK. 1.2 BAB II PEMBAHASAN A. Hal.

(Malang:UIN Maliki Press. dalam lintasan sejarah. dan regulasi mengenai kegiatan perdagangan. (Yogyakarta: Lkis.3 Aceh mulai berhubungan dengan pusat-pusat perkembangan Islam di tingat Internasional sehingga aceh dapat menjalin hubungan dengan Kerajaan Turki usmani. Selain itu. Dalam undang-undang Malaka. Kitab tersebut digunakan sebagai pedomanbagi guru-guru agama dan Qhodi. Penetapan Hukum Islam. Fiqh Madzhab Negara. Hi. aturan tersebut tertuang dalam undang-undang Malaka yang berisi regulasi kerajaan mengenai hampir semua aspek kehidupan di kerajaan. ada ulama besar Nuruddin Arraniri dengan kitab karangannya yang berjudul Sirathal Mustaqim. hal. Hal tersebut tidak lepas dari semangat Sultan Iskandar Muda Makhkota Alam Syah dan sultan sesudahnya yang sangat menggalakkan kedatangan para ulama untuk kepentingan dakwah Islamiyah. Yang lebih spesifik pada pengaturan aspek keamanan perdagangan maritim di kerajaan dalam upaya penerapan hukum Islam di kalangan masyarakat kerajaan. ditulis misalnya aturan mengenai hak dan kewajiban raja seta para elite politik di kerajaan.6 Kenyataan serupa juga dapat ditemukan di kerajaan Banjar. Sebagian besar aturan tersebut diadopsi dari hukum islam. M. Kentalnya hukum Islam di kerajaan Banjar ini tercermin dari ba‟iat yang berbunyi “ patih baraja‟an Dika. Ibid.” Artinya. Ketentuan pernikahan termasuk hukum talak atau cerai.5 Pengaruh dakwah Islam yang cepat menyebar hingga ke berbagai wilayah nusantara kemudian menyebabkan beberapa kerajaan Islam berdiri menyusul berdirinya Kesultanan Malaka yang juga menerapkan hukum Islam. Hal. 132 . Hal. selain hukum adat yang berlaku di masyarakat. 19 5 . hal. Selain itu tumbuh daan berkembangnya hukum Islam di kerajaan banjar dibuktikan dengan terbentuknya 3 4 .4 Mazhab Syafi‟i berkembang pesat di Aceh. Di kesultanan Malaka. dan undang-undang laut Malaka. Marzuki wahid dan Rumadi. 18 . 2001). 114 6 . karena Tuanku berhukumkan syara‟. Andika badayan Sara. Banyak ulama-ulama mazhab Syafi‟i yang berdomisili di Aceh.3 Mazhab hukum Islam yang berkembang di kerajaan Aceh yaitu Mazhab Syafi‟i. hukum pidana untuk menciptakan keagamaan di lingkungan kerajaan. yang pada masa pemerintahan sultan Iskandar Muda mempunyai seorang mufti yang terkenal bernama syekh Abdul Rouf Singkel. Ibid. 2010). saya tunduk pada perintah Tuanku.

(jakarta:Globalmedia. Fakta-fakta ini dibuktikan dengan adanya literatur-literatur fiqh yang ditulis oleh para ulama nusantara pada sekitar abad 16 dan 17. Hukum Islam yang bermazhab Syafi‟i yang berlangsung cukup lama. 2004).55 . atau yang lebih dikenal dengan VOC. Hal. Oleh karena itu Syekh Arsyad mengajukan saran untuk dibentuk Mahkamah Syari‟ah dan Jabatan Mufti. Sejarah Peradaban Islam Indonesia. ruju‟. perkembangan Hukum Islam di tengah dinamika sosial politik di Indonesia. yang pada waktu itu bertugas untuk menangani masalah-masalah di bidang hukum perceraian. (Yogyakarta: Lkis. kewarisan serta segala urusan yang berhubungan dengan hukum keluarga. 2001). Warkum Sumitro.4 para mufti atau qadli. Hal. Marzuki wahid dan Rumadi. perkawinan. 141 10 . 121 9 . Penerapan Hukum Islam pada Masa Penjajahan Belanda Cikal bakal penjajahan Belanda terhadap kawasan nusantara dimulai dengan kehadiran Organisasi Perdagangan Dagang Belanda di Hindia Timur. (malang: Bayumedia. 2005).7 Selain itu Mufti yang terkenal pada saat itu ialah Syaikh Muhammad Arsyad alBanjari. Fiqh Madzhab Negara. Daud Rasyid DKK. maka diperlukan adanya lembaga yang khusus mengurusi dan menampung permasalahan pemberlakuan hukum Islam tersebut.8 Guna mengefektifkan pelaksanaan hukum Islam di Kesultanan Banjar dan di masyarakat. Musyrifah Sunanto. Kitab fikih karya Arsyad yang cukup terkenal adalah Sabil al-Muhtadin li Tafaqquh fi Amr ad-Din. 29 8 . Hal. yang pada dasarnya merupakan sarah dari kitab Sirathal Mustaqim karaya Nuruddin Arraniri. Kedatangan belanda di Indonesia memberikan suatu dampak yang kurang baik. (Jakarta: Rajawaligrafindo. Dan kondisi terus berlangsung hingga para pedagang Belanda datang ke kawasan nusantara. itu tentu saja kemudian menetapkan hukum Islam sebagai hukum positif yang berlaku. Hal. Penetapan hukum Islam sebagai hukum positif di setiap kesultanan tersebut tentu saja menguatkan pengamalannya yang memang telah berkembang di tengah masyarakat muslim masa itu. 2. tala‟.9 Kesultanan-kesultanan tersebut sebagaimana tercatat dalam sejarah. Penerapan syariat Islam di Indonesia antara peluang dan tantangan.10 7 . 2012). Hukum syari‟at hanya dibatasi untuk bidangbidang keluarga seperti nikah. dan yang sejenisnya. di hapus pada pemerintah kolonial Belanda dan menggantinya dengan hukum belanda.

dikeluarkan Keputusan Raja tanggal 4 Februari 1859 No. Warkum Sumitro. hibah. Bahkan. segera Pemerintah Jepang mengeluarkan berbagai peraturan. 40-41 . Hal. sedekah dan wakaf. Ketetapan baru ini tentu saja berimplikasi pada tetapnya posisi keberlakuan hukum Islam sebagaimana kondisi terakhirnya di masa pendudukan Belanda.php?option=com_content&view=article&id=2165:legislasi-harmonisasihukum-islam&catid=11:opini&Itemid=8 12 . Scholten van Dad Haarlem. harus mengawasi gerak-gerik para ulama bila dipandang perlu demi kepentingan ketertiban keamanan12.11 Untuk membatasi ruang gerak ulama dalam mengembangkan hukum Islam. perkembangan Hukum Islam di tengah dinamika sosial politik di Indonesia. dalam peraturan tersebut Belanda hanya mengakui berlakunya hukum Islam dalam bidang kekeluargaan (perka-winan dan kewarisan) dan menggantikan kewenangan lembaga-lembaga peradilan Islam yang dibentuk oleh para raja atau sultan dengan peradilan buatan Belanda dengan hakim-hakim Belanda dibantu oleh para penghulu qadhi Islam. Ibid. 78 yang menugaskan kepada Gubernur Jendral untuk mencampuri masalah agama. (malang: Bayumedia. Sebelum menjadi sebuah institusi. 37-38 13 . Dengan di bentuk peradilan Agama menjadi sebuah institusi. Untuk melaksanakan tugas itu pemerintah Belanda membentuk suatu komisi di bawah ketua Mr. Pada tahun 1882 terbentuklah peradilan Agama yang menjadi sebuah institusi yang mengurusi masalah di bidang perkawinan. Salah satu diantaranya adalah Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1942. Hal.harianhaluan. peradilan agama masih berbentuk perorangan yang hakimnya dipegang oleh para penghulu atau ahli agama. yang menegaskan bahwa Pemerintah Jepag meneruskan segala kekuasaan yang sebelumnya dipegang oleh Gubernur Jendral Hindia Belanda. http://www. 2005). kewarisan. Melalui peraturan ini. 11 . Hukum Islam pada Masa Pendudukan Jepang Setelah Belanda menyatakan menyerah tanpa syarat kepada panglima militer Jepang untuk kawasan Selatan pada tanggal 8 Maret 1942. jelaslah bahwa pemerintah Belanda mengakui bahwa hukum Islam (godsdiengtige Wetten) berlaku bagi orang Indonesia yang beragama Islam. Belanda menerbitkan peraturan Resolutie der Indische Regeering yang kemudian dikenal dengan Compendium Freijer.13 3.com/index.5 Pada tanggal 25 Mei 1760.

pada bulan Januari 1944 untuk menyampaikan laporan tentang hal itu. 108 . Masyumi harus dibubarkan oleh Soekarno. Diantaranya adalah: a) Janji Panglima Militer Jepang untuk melindungi dan memajukan Islam sebagai agama mayoritas penduduk pulau Jawa. Hal. Hal. Bahkan dikatakan pada masa itu hukum Islam berada pada masa yang amat Suram. e) Menyetujui berdirinya Hizbullah sebagai pasukan cadangan yang mendampingi berdirinya PETA. d) Menyetujui berdirinya Majelis Syura Muslimin Indonesia (Masyumi) pada bulan oktober 1943. nyaris tidak ada perubahan berarti bagi posisi hukum Islam selama masa pendudukan Jepang di ranah air. dengan alasan tokoh-tokohnya terlibat 14 15 .15 Salah satu partai yang mewakili aspirasi umat Islam kala itu. Namun upaya ini kemudian “dimentahkan” oleh Soepomo dengan alasan kompleksitas dan menundanya hingga Indonesia merdeka. Dengan demikian.14 Namun bagaimanapun juga. Soepomo. b) Mendirikan Shumubu (Kantor Urusan Agama Islam) yang dipimpin oleh bangsa Indonesia sendiri. 86 . masa pendudukan Jepang lebih baik daripada Belanda dari sisi adanya pengalaman baru bagi para pemimpin Islam dalam mengatur masalah-masalah keagamaan. seperti Muhammadiyah dan NU.6 Meskipun demikian. Kebijakan pemerintah Jepang terhadap peradilan Agama tetap meneruskan kebijakan sebelumnya (masa kolonial Belanda). Pemerintah Pendudukan Jepang tetap melakukan berbagai kebijakan untuk menarik simpati umat Islam di Indonesia. f) Berupaya memenuhi desakan para tokoh Islam untuk mengembalikan kewenangan Pengadilan Agama dengan meminta seorang ahli hukum adat. Ibid. 4. c) Mengizinkan berdirinya ormas Islam. Ibid. Hukum Islam di Era Orde Lama dan Orde Baru Pada masa Orde Lama hukum Islam tidak mengalami perkembangan yang berarti dibandingkan dengan masa-masa sebelumnya.

Perkembangan hukum Islam di Indonesia mengalami masa yang amat suram.14/1970. Sementara NU bersama dengan PKI dan PNI kemudian menyusun komposisi DPR Gotong Royong yang berjiwa Nasakom. Meskipun kedudukan hukum Islam sebagai salah satu sumber hukum nasional tidak begitu tegas di masa awal Orde ini. setidaknya bagi anggota-anggota yang memang penduduk mayoritas di Indonesia. ada perkembangan unik di daerah Aceh. Soeharto menegaskan bahwa militer tidak akan menyetujui upaya rehabilitasi kembali partai Masyumi. Bahkan di awal 1967. tanggal 15 Agustus 1962 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah menetapkan akan melaksanakan unsur-unsur syariat itu juga di usulkan untuk membentuk sebuah majelis.7 pemberontakan (PRRI di Sumatera Barat). Apalagi kemudian Orde Baru membebaskan bekas tokoh-tokoh Masyumi yang sebelumnya dipenjara oleh Soekarno. namun upaya-upaya untuk mempertegasnya tetap terus dilakukan. seorang menteri agama dari kalangan NU. Mohammad Dahlan. Meskipun gagal. Usulan tersebut akhirnya terwujud dengan dibentuknya Majelis Ulama pada tahun 1966. Selanjutnya. Orde ini menegaskan perannya sebagai pembela Pancasila dan UUD 1945. NU memiliki peran dalam pengembangan hukum Islam di Indonesia walaupun tidak begitu berarti.H. peran untuk pengembangan hukum Islam di tengah-tengah masyarakat sangatlah besar. upaya ini kemudian dilanjutkan dengan mengajukan rancangan hukum formil yang mengatur lembaga peradilan di Indonesia pada tahun 1970. Pada tanggal 7 April 1962 Panglima Militer Aceh menyatakan menyutujui hasrat para pemimpin umat Islam untuk dipatuhinya beberapa unsur hukum Islam di daerah Aceh. banyak pemimpin Islam Indonesia yang sempat menaruh harapan besar dalam upaya politik mereka mendudukkan Islam sebagaimana mestinya dalam tatanan politik maupun hukum di Indonesia. Akan tetapi. yang mengakui Pengadilan Agama sebagai salah satu badan peradilan yang berinduk pada Mahkamah . Upaya ini kemudian membuahkan hasil dengan lahirnya UU No. Namun. yang mencoba mengajukan Rancangan Undang-undang Perkawinan Umat Islam dengan dukungan kuat fraksi-fraksi Islam di DPR-GR.[19] Menyusul gagalnya kudeta PKI pada 1965 dan berkuasanya Orde Baru. Namun segera saja. Hal ini ditunjukkan oleh K.

8 Agung. III/MPR/2000 tentang Sumber Hukum dan Tata Urutan Peraturan Perundang-undangan semakin membuka peluang lahirnya aturan undang-undang yang berlandaskan hukum Islam. 5. terbuka peluang yang luas bagi sistem hukum Islam untuk memperkaya khazanah tradisi hukum di Indonesia. Soeharto sebagai presiden menerima hasil kompilasi itu. dan bahkan pembentukan hukum baru yang bersumber dan berlandaskan sistem hukum Islam. Hukum Islam di Era Reformasi Soeharto akhirnya jatuh. hukum Islam telah berlaku secara langsung sebagai hukum yang berdiri sendiri. disamping peluang yang semakin jelas. Lebih dari itu. Lahirnya Ketetapan MPR No. Dengan UU ini. di era ini setidaknya hukum Islam mulai menempati posisinya secara perlahan tapi pasti. 14 Tahun 1989 tentang peradilan agama ditetapkan. di era reformasi ini. dan bahwa peraturan itu dapat mengesampingkan berlakunya suatu peraturan yang bersifat umum. untuk kemudian dijadikan sebagai norma hukum positif yang berlaku dalam hukum Nasional kita. Dengan demikian. dengan sendirinya. Terutama pada Pasal 2 ayat 7 yang menegaskan ditampungnya peraturan daerah yang didasarkan pada kondisi khusus dari suatu daerah di Indonesia. upaya kongkrit merealisasikan hukum Islam dalam wujud undang-undang dan peraturan telah membuahkan hasil yang nyata di era ini. Dan upaya ini membuahkan hasil saat pada bulan Februari 1988. . Setelah melalui perjalanan yang panjang. Penegasan terhadap berlakunya hukum Islam semakin jelas ketika UU no. Gemuruh demokrasi dan kebebasan bergemuruh di seluruh pelosok Indonesia. Salah satu buktinya adalah Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 dan Qanun Propinsi Nangroe Aceh Darussalam tentang Pelaksanaan Syari‟at Islam Nomor 11 Tahun 2002. Kita dapat melakukan langkah-langkah pembaruan. dan menginstruksikan penyebarluasannya kepada Menteri Agama. Hal ini kemudian disusul dengan usaha-usaha intensif untuk mengompilasikan hukum Islam di bidang-bidang tertentu.

Ayahnya seorang Sayyid. Meskipun Abdul Shamad banyak menghabiskan hidupnya di Haramayn. Dapat kita simpulkan bahwa perkembangan ilmu fiqih di Indonesia tidak terlepas dari peranan seorang pemimpin negara(kerajaan). (Jakarta: Rajawaligrafindo. Syeikh Abdul Samad Al-Falembani. Musyrifah Sunanto. Berbagai cara mereka lakukan diantaranya : 1. Inilah yang menyebabkan para ulama dulu tertarik untuk mempelajari hukim islam secara detail. dia tetap selalu mempunyai 16 . Setelah 35 tahun mempelajara ilmu agam islam ia pulang ke tanah air untuk mengapdikan dirinya kepada kerajaan dan masyarakat.16 2. Nama lengkapnya adalah Abdul Shamad bin Abdullah Al-Jawi Al-Palimbani. 2012). Syekh Muhammad Arsyad bin Abdullah bin Abdur Rahman al-Banjari atau lebih dikenal dengan nama Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari lahir di Lok Gabang. sedang ibunya seorang wanita Palembang asli. yang menyebabkan hukum islam berkembang pesat. Ketertarikan pemimpin negra terhadap hukum islam merupakan faktor terbesar. Pada Bulan Ramadhan 1186 H bertepatan 1772 M. Muhammad Arsyad mengaji kepada masyaikh terkemuka pada masa itu. Syeikh Muhammad Arsyad al-Banjari. Sejarah Peradaban Islam Indonesia. Bahkan di sebagian negara(kerajaan) hukum islam menjadi hukum yang baku dalam pemerintahannya. Martapura. Kemudian sultan Tahilullah mengirimnya ke Haramyan untuk meperdalam ilmunya. Hal. 17 Maret 1710 meninggal di Dalam Pagar. sampailah Muhammad Arsyad di kampung halamannya. hal membuat sultan Tahilullah I tertarik kepanya dan memintanya untuk tinggal di istna untuk belajar bersama anak dan cucu sultan. pusat Kesultanan Banjar. Di antara guru beliau adalah Syekh „Athoillah bin Ahmad alMishry. Cara Fuqoha Indonesia Mempelajari Fiqih. Pada saat usia 7 tahun ia suadah fasih membaca al-Qur‟an. al-Faqih Syekh Muhammad bin Sulaiman al-Kurdi dan al-„Arif Billah Syekh Muhammad bin Abdul Karim al-Samman al-Hasani al-Madani. Serta hukum islam sudah menjadi kebutuhan sosial dalam masyarakat. Pendidikan awalnya dijalani di Madrasah di Kedah. Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari mendapat pendidikan penuh di Istana sehingga usia mencapai 30 tahun.9 B. 3 Oktober 1812 pada umur 102 tahun atau 15 Shofar 1122 – 6 Syawwal 1227 H. Dilahirkan pada 1704 M / 1116 H di Palembang. 141 .

Tidak lama ia mengajar. Dia tiba di Goa 5 April 1705 dan dimakamkan kembali di Lakiung. Ia masih punya hubungan nasab dengan Maulana Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati. dua kitab yang membahas tokoh dan guru yang berpengaruh di dunia Islam. . Pada usia 15 tahun dia belajar di Cikoang dan pada usia 18 tahun dia naik haji ke Mekkah sekalian memperdalam studi tentang Islam. yang membatasi kegiatan pendidikan di Nusantara. Cape Town. Syeikh Yusuf al-Makassari. namun menurut Al-A‟lam dan Mu‟jam Mu‟allim. Selama di Haramayn. Pada usia 68 tahun ia diasingkan oleh VOC ke pulau Sylon kemudian ke Kaapstad di Afrika Selatan. hanya tiga tahun. karena saat itu Indonesia masih dijajah Hindia Belanda. Abdurrahman AlBatawi. ia kembali ke Indonesia untuk menyalurkan ilmunya kepada masyarakat. Makamnya terkenal sebagai Karamah yang berarti „keajaiban. Ia pun kembali ke Makkah dan mengamalkan ilmunya di sana. Sultan Gowa meminta kepada VOC supaya jenazah Syeikh Yusuf dibawa ke Tanah Airnya. terutama kepada orang Indonesia yang belajar di sana. Nawawi muda pergi belajar ke Tanah Suci Makkah. Keterlibatannya dengan komunitas Jawi membuat tanggap terhadap perkembangan sosio-religius dan politik Nusantara. Ia dilahirkan di Tanara. Beberapa tahun kemudian. ia terlibat dalam komunitas Kawi (komunitas orang Indonesia di Arab). dan menjadi kawan seperguruan Arsyad Al-Banjari. Banten. serang. ia wafat pada 1316 H/ 1898 M. karena kondisi Nusantara masih di bawah penjajahan oleh Belanda. Syeikh Yusuf lahir tahun 1626 di Goa. 4. Ayahnya seorang tokoh agama yang sangat disegani. Pada usia 15 tahun. dan Daud Al-Fatani. Dia meninggal pada tahun 1789 dalam usia 85 tahun setelah menyelesaikan karya yang terakhir dan paling masyhur. Sulawesi Selatan. 3. Sayr al-Salikin. Syaikh Nawawi al-Bantani al-Jawi Nama lengkapnya ialah Abu Abdul Mu‟thi Muhammad Nawawi bin „Umar bin Arabi alJawi al-Bantani. Banyak sumber menyatakan Syekh Nawawi wafat di Makkah dan dimakamkan di Ma‟la pada 1314 H/ 1897 M. ia meninggal dunia tanggal 22 Mei 1699 dan dimakamkan di Faure. yang membuat ia tidak bebas bergiat. Abdul Wahab Bugis.10 hubungan yang baik dengan Nusantara. mukjizat‟. pada tahun 1230 H/ 1813 M.

al-Isfhani(w. 3) Kifayatu al-Akhyar karya Taqiyad-Din al-Dimasyqi(w. 829 H). Apabila ingin mendalami lagi dilanjutkan dengan kitab-kitab seperti berikut : 1) Iqna karya Syarbini(w. 2) Fath al-Qarib karya Ibn Qasim(w. 1693 M). ula Aceh yang pertama menulis kitab fiqh dengan huruf Arab-Melayu. Kitab Fiqih Kitab fiqih yang dikembangkan di daerah jawa dan sekitarnya menjadi sebuah rujukan(referensi) untuk memahami hukum islam. Ulama-ulama itu sebagai berikut : 1) Nurddin al-Riniri(w. 3) Muhammad Arsyad al-Banjari(w. 973/1566 M). 2012). Melainakan komentar atau komentar dari komentar ulama Timur Tengah pada masa abad ke-16 M. 161 . 4) Daud bin al-Fathoni(w. 977 H). 6) Minhaj al-qawim karya Ibn Hajar al-Haitami(w. 1659 M di India). Sedangakanuntuk daerah yang bernahasa melayu. Musyrifah Sunanto. 4) Nihayah al-Zaen karya Nawawi al-Bantani(w. (Jakarta: Rajawaligrafindo. Hal. 975 H). 5) I’anah al-Thalibin karya Bkr bin Muhammad Syatta(w. 918 H). 1845 M). 2) Hasyisyah karya Bajuri(w. 1812 M). Kitap Fiqih. akan tetapi kitab yang digunakan tidak memuat pikiran imam Syafi‟i secara langsung.11 C. 1277 H). 3) Fath al-Mauin karya Malibari(w. 1300 H). 1897 M). 2) Abd Rauf Al-Singkili(w. Kitab Perundang-undangan dan Ilmu Usul Fiqih. 17 . 1. 593 H).17 kitab paling awal yang dipelajari seorang yang mulai belajar adalah sebagai berikut : 1) Kitab al-Taqrib fil al-Fiqh karya Abu Suja. Sejarah Peradaban Islam Indonesia.

Kitab Undang-undang kerajaan ini adalah Kitab Adat Mahkota Alam. Perundang-undangan Kerajaan Mataram. d. Hal. sebagi berikut : a. Sulaiman Rasyid. kiyab ini menganalisis ke empat mazhab terbesar di dunia. Seperti yang sudah kita ketahui bahwasannya setiap negara(kerajaan) pasti memiliki system perundang-undangan yang disusun dalam hukum islam. diduga kitab Risalah Hukum Kanun Digunakan secara meluas di berbagai kerajaan melayu di Asia Tenggara. disusun pada masa Sultan Iskandar Muda. Kitab ini berisi hukum alamiyah dan kebangsaan. 2. seorang pengamat Belanda yang menulis pada tahun 1786 melaporkan bahwa orang Banten memiliki kitab hukumnya sendiri. Undang-undang Kerajaan Aceh Darussalam. disusun pada masa Sultan Muzaffar Syah(1446-1456 M). Risalah Hukum Kanun merupakan kitab perundang-undangan kerajaan malaka. Ibid. Perundang-undangan Kerajaan Cirebon. seperti Biayah al-Mujtahid karya Ibn Rusyd.18 Ini tidak berarti daerah-daerah lain tidak memiliki kitab perundang-undangan. e. b. Hukum Kisas yang diciptakan pada masa Sultan Agung . Kitab ini sudah tersusun secara sistematis dan sdh tidak menggukan hukum adat. Kitab Perundang-undangan Berdasarkan Hukum Islam. Pada tahun 1954 terbit Fiqih Islam karya H. Diperkirakan kitan undang-undang ini masih berbaur dengan hukum adat dan Islam. 18 . Hazeu pada tahun 1905. Di Banten. c.12 Akibat pengaruh Modernis karya fiqih dengan mazhab lain mualai masuk ke Indonesia. Undang-undang Kerajaan Malaka. Pepakem yang diterbitkan oleh Dr. 166 .

dan Al-Bayan. Dianrtara murid Nawawi adalah Ahmad Khartib al-Minangkabaawi dan Hasuyim Asuy‟ari. Mengkaji dan merumuskan kembali doktrin Islam disesuaikan dengan kebutuhan hidup modern. Ahmad Hamid Hakim menuliskan tiga jilid buku usul fiqih sederhana untuk digunakan di madrasah dengan judul Mabadi Awwaliyah. 2. Hubungan Ilmu Fiqih Dengan Konsep Ekonomi Islam. yaitu : 1.13 3. Pembaruan pendidikan Islam di tingkat universitas. sebuah karya usul fiqih karya Jalaluddin as-Suyuthi. jumlah kitab yang digunakan dalam pendidikan usul fiqih tidak sebanyak kitab fiqih. karena usul fiqih adalah suatu sarana untuk berijitihad. Namun. 3. pada awal abad ke-20 barulah ilmu usul fiqih diperhatikan secara serius. Perharrtian rterhadap usul fiqih sebenarnuya rtelah dimulai oleh Suyaikh Nawawi al-Banrtani. D. Pada tahun 1920-an Majalah Pembaru Minangkabau mulai menggukana Bidayatul al-Mujtahid karya Ibn Rusydyang berusaha membandingkan dan menganalisis berbagai mazhab dalam hal banyak. . Mempertahankan Islam. Mengangak umart islam untuk memurnikan ajaran Islam dari pengaruh dan prakrtik keagamaan bukan Islam. mereka mengembangkan ide-ied pembaharuan yang dikembangkan oleh Muhammad Abduh. Dewasa ini usul fiqih merupakan mata pelajaran wajib dihampir semua pesantren maupun perguruan tinggi. 4. Ahmad Khatib al-Minangkabawi mempelopori perjalanan usul fiqih. Al-Sullam. Ilmu Ushul Fiqih Perkembangan ilmu usul fiqih tidak secepat perkembangan ilmu fiqih. Sekembalinuya muridnuya ke Idonesia. Pada tahun 1920 Majalah Pembaru Minangkabau membahas kitab AlAsybah wa al-Nadzair fiqawid wa Furu’ Fiqih al-Syafi’iyah.

com/2012/01/fiqih-muamalah. tetapi ilmu ekonomi jauh lebih besar cakupannya dari sekedar dimensi hukum dan etika dalam fiqh muamalat. Al-Hadits. 42 . Fiqh Muamalat mempunyai sudut kedekatan dengan ilmu ekonomi (Islam).14 Ekonomi Islam bukan sekedar ekonomi Syari‟ah. Aspek ekonomi dalam kajian fiqih sering disebut dalam bahasa arab dengan istilah iqtishady.makruh dan mubah.blogspot.sunnah. hal. Penerapan sumber fiqih islam ke dalam tiga sumber. Fiqih Mumalah adalah pengetahuan tentang kegiatan atau transaksi yang berdasarkan hukum-hukum syariat.20 19 20 . yang artinya adalah suatu cara bagaimana manusia dapat memenuhi kebutuhan hidupnya dengan membuat pilihan di antara berbagai pemakaian atas alat pemuas kebutuhan yang ada. Walaupun begitu. http://satriaqu.html . sehingga kebutuhan manusia yang tidak terbatas dapat dipenuhi oleh alat pemuas kebutuhan yang terbatas.dan ijtihad. yaitu Al-Quran. yaitu dalil naqly yang berupa Al-Quran dan Al-Hadits.19 Sumber-sumber fiqih secara umum berasal dari dua sumber utama. Ugi Suharto. Ruang lingkup fiqih muamalah adalh seluruh kegiatan muamalah manusia berdasarkan hokum-hukum islam yang berupa peraturan-peraturan yang berisi perintah atau larangan seperti wajib. melainkan dengan ilmu-ilmu lain yang terkait dengan peradaban Islam itu sendiri. dan dalil Aqly yang berupa akal (ijtihad).haram. Ilmu ekonomi merangkum science yang tidak dirangkum dalam fiqh muamalat. (ISEFID Review Journal of The Islamic Economic Forum for Indonesian Development. mengenai perilaku manusia dalam kehidupannya yang diperoleh dari dalil-dalil islam secara rinci. Paradigma Ekonomi Konvensional Dalam Sosialisasi Ekonomi Islam. ilmu ekonomi Islam pastinya menggunakan fiqh muamalat sebagai salah satu kerangka ekonomi normatifnya.hokum-hukum fiqih terdiri dari hokum-hukum yang menyangkut urusan ibadah dalam kaitannya dengan hubungan vertical antara manusia dengan Allah dan hubungan manusia dengan manusia lainnya. kaitan ekonomi Islam dengan ilmu-ilmu Islam lainnya jelas bukan hanya dengan ilmu fiqh saja. 2004). Ia adalah ekonomi yang melambangkan peradaban dan tamaddun Islam yang mempunyai spektrum yang begitu luas. Dalam hal ini.

Ketertarikan pemimpin negra terhadap hukum islam merupakan faktor terbesar. ula Aceh yang pertama menulis kitab fiqh dengan huruf Arab-Melayu. Melainakan komentar atau komentar dari komentar ulama Timur Tengah pada masa abad ke-16 M. pada awal abad ke-20 barulah ilmu usul fiqih diperhatikan secara serius. 15 . Bahkan di sebagian negara(kerajaan) hukum islam menjadi hukum yang baku dalam pemerintahannya. Perkembangan ilmu usul fiqih tidak secepat perkembangan ilmu fiqih. Inilah yang menyebabkan para ulama dulu tertarik untuk mempelajari hukim islam secara detail. Dianrtara murid Nawawi adalah Ahmad Khartib al-Minangkabaawi dan Hasuyim Asuy‟ari. semuanya harus melalui proses sosiali sasi terhadap masyarakat(civilian). yang menyebabkan hukum islam berkembang pesat. Perharrtian rterhadap usul fiqih sebenarnuya rtelah dimulai oleh Suyaikh Nawawi al-Banrtani. Serta hukum islam sudah menjadi kebutuhan sosial dalam masyarakat. Kitab fiqih yang dikembangkan di daerah jawa dan sekitarnya menjadi sebuah rujukan(referensi) untuk memahami hukum islam.15 BAB III Penutup A. Setidaknya. secara otomatis hukum negara menjadi hukum islam. Oleh sebab itu hukum islam tidak dapat menggatikan hukum adat secara keseluruan. sejarah itu menunjukkan bahwa proses Islamisasi sebuah masyarakat bukanlah proses yang dapat selesai seketika. Sedangakanuntuk daerah yang bernahasa melayu. akan tetapi kitab yang digunakan tidak memuat pikiran imam Syafi‟i secara langsung. Perkembangan ilmu fiqih di Indonesia tidak terlepas dari peranan seorang pemimpin negara(kerajaan). Kesimpulan Secara global sebuah negara(kerajaan) menjadi negara islam. Harus diakui perubahan hukum harus tidak dapat dilakukan secara prematur.

2004). (malang: Bayumedia.blogspot. 2005).com/2012/01/fiqih-muamalah. Sumitro Warkum.harianhaluan. (jakarta:Globalmedia. 2012). Sunanto Musyrifah. (ISEFID Review Journal of The Islamic Economic Forum for Indonesian Development.com/index.16 Daftar Pustaka Rasyid Daud DKK. http://www. Penerapan syariat Islam di Indonesia antara peluang dan tantangan. (Jakarta: Rajawaligrafindo.html .php?option=com_content&view=article&id=2165:le gislasi-harmonisasi-hukum-islam&catid=11:opini&Itemid=8 http://satriaqu. Sejarah Peradaban Islam Indonesia. Paradigma Ekonomi Konvensional Dalam Sosialisasi Ekonomi Islam. Suharto Ugi. perkembangan Hukum Islam di tengah dinamika sosial politik di Indonesia. 2004).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful