PAJAK PENGHASILAN BAGI WAJIB PAJAK BADAN

Kelompok : Reda Dirgantara 092214007 Click to edit Master subtitle style Devi Novitasari 092214013 Andry Wardanto 092214020 Natalia Atika 092214064 Rusliana Ajeng 092214084 Ria Utami 092214090
5/29/12

BUMN/D. Lembaga dan bentuk badan lainnya. ØBUMN dan BUMD merupakan subjek pajak tanpa memperhatikan nama dan bentuknya sehingga setiap unit tertentu dari badan Pemerintah. badan dan sebagainya yang dimiliki oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah yang menjalankan usaha atau melakukan kegiatan usaha untuk memperoleh penghasilan merupakan subjek pajak. 5/29/12 .PENGERTIAN BADAN Menurut UU Perpajakan 2008 ØBadan adalah sekumpulan orang dan/atau modal yang merupakan kesatuan baik yang melakukan usaha maupun yang tidak melakukan usaha yang meliputu PT. Firma. Koperasi. misalnya lembaga.

SUBYEK PAJAK BADAN 5/29/12 .

PENGHASILAN BADAN 5/29/12 .

4.1. Biaya yang diijinkan undang-undang sebagai pengurang penghasilan badan Biaya yang tidak diijinkan undang-undang untuk dikurangkan pada panghasilan badan Ketentuan depresiasi/penyusutan Ketentuan amortisasi Pembukuan dan Rekonsiliasi/ Penyesuaian Fiskal 2. PENGURANG/ BIAYA YANG DIIJINKAN UNDANG-UNDANG 5/29/12 . 3. 5.

000.000 = Rp150.000. biaya yang 5/29/12 boleh dikurangkan untuk mendapatkan. penghasilan bruto lainnya sebesar Rp300. Contoh soal : Dana Pensiun A yang pendiriannya telah mendapat pengesahan dari Menteri Keuangan memperoleh penghasilan bruto yang terdiri dari: a.000 b.000.000(+) Jumlah penghasilan bruto Rp400.000. penghasilan yang bukan merupakan objek pajak Rp100.000.000. menagih dan memelihara penghasilan yang merupakan objek pajak yang pembebannya dapat dilakukan dalam tahun pengeluaran atau selasma masa manfaat dari pengeluaran tersebut. menagih dan memelihara penghasilan adalah sebesar 3/4 x Rp200.000.000. Biaya yang diijinkan undang-undang sebagai pengurang penghasilan badan Pada prinsipnya biaya yang boleh dikurangkan dari penghasilan bruto adalah biaya yang mempunyai hubungan langsung dan tidak langsung dengan usah atau kegiatan untuk mendapatkan. .000 Apabila seluruh biaya adalah sebesar Rp 200.

 Biaya yang tidak diijinkan undang-undang untuk dikurangkan pada panghasilan badan Pengeluaran yang tidak boleh dikurangkan dari penghasilan bruto meliputi pengeluaran yang sifatnya pemakaian penghasilan atau yang jumlahnya melebihi kewajaran. 5/29/12 . Apabila untuk jasa yang sama yang diberikan oleh tenaga ahli lain yang setara hanya dibayar sebesar Rp20.000.000. dimaksud dianggap sebagai dividen.000. jumlah sebesar Rp30. Bagi tenaga ahli yang juga sebagai pemegang saham tersebut jumlah sebesar Rp30. tidak boleh dibebankan sebagai biaya.000. seorang tenaga ahli yang merupakan pemegang saham dari suatu badan memberikan jasa kepada badan tersebut dengan memperoleh imbalan sebesar Rp 50.000.000.000.000. Misalnya.

5/29/12 . Ketentuan depresiasi/penyusutan penyusutan adalah alokasi jumlah suatu aktiva yangdapat disusutkan sepanjang masa manfaat yang diestimasi. Besarnya penyusutan untuk periode akuntansi dibebankan ke pendapatan baik secara langsung maupun tidak langsung.

penghitungan penyusutannya adalah sebagai berikut 5/29/12 .000. Dalam bagian-bagian yang sama besar selama masa manfaat yang ditetapkan bagi harta tersebut (metode garis lurus atau straight-line method).00 (satu miliar rupiah) dan masa manfaatnya 20 (dua puluh) tahun.Metode penyusutan ada 2 1.000.00 (Rp1. 2.000. Dalam bagian-bagian yang menurun dengan cara menerapkan tarif penyusutan atas nilai sisa buku (metode saldo menurun atau declining balance method). penyusutannya setiap tahun adalah sebesar Rp50.000. Masa manfaat dari mesin tersebut adalah 4 (empat) tahun.000. Kalau tarif penyusutan misalnya ditetapkan 50% (lima puluh persen).00 (seratus lima puluh juta rupiah).00 : 20).000.000. Sebuah mesin yang dibeli dan ditempatkan pada bulan Januari 2009 dengan harga perolehan sebesar Rp150.000.000.000. Sebuah gedung yang harga perolehannya Rp1.

5/29/12 .

 Ketentuan Amortisasi 5/29/12 .

00 dibukukan sebagai penghasilan.00.000. PT X mengeluarkan biaya untuk memperoleh hak penambangan minyak dan gas bumi di suatu lokasi sebesar Rp500.000.000 barel (50%) Rp 250.000.000.000.00.000.000. Setelah produksi minyak dan gas bumi mencapai 100.00 (-) Nilai buku harta Rp 250.000.00 Harga jual harta Rp 300. 5/29/12 . Penghitungan penghasilan dan kerugian dari penjualan hak tersebut adalah sebagai berikut: Harga perolehan Rp 500.00 Amortisasi yang telah dilakukan: 100.000.000.000.000.000.000.000 (seratus juta) barel.000. PT X menjual hak penambangan tersebut kepada pihak lain dengan harga sebesar Rp300.000.000.000.00 dibebankan sebagai kerugian dan jumlah sebesar Rp300.000 (dua ratus juta) barel.000. Taksiran jumlah kandungan minyak di daerah tersebut adalah sebanyak 200.000.000/200.00 Dengan demikian jumlah nilai sisa buku sebesar Rp 250.

Pembukuan dan Rekonsiliasi/ Penyesuaian Fiskal Orang atau Badan yang melakukan kegiatan usaha atau pekerjaan bebas di Indonesia harus mengadakan pembukuan yang dapat menyajikan keterangan-keterangan yang cukup untuk menghitung Penghasilan Kena Pajak atau harga perolehan dan penyerahan barang atau jasa. guna penghitungan jumlah pajak terhutang berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan. 5/29/12 .

T IM ER A K A . … IH S 5/29/12 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful