BAB I PERSAMAAN GERAK Standar Kompetensi : Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik

. Kompetensi Dasar: Menganalisis gerak lurus, gerak melingkar dan gerak parabola dengan menggunakan vektor. Indikator: • Menganalisis besaran perpindahan, kecepatan dan percepatan pada perpaduan gerak lurus dengan menggunakan vektor. • Menganalisis besaran kecepatan dan percepatan pada gerak melingkar dengan menggunakan vektor. • Menganalisis besaran perpindahan dan kecepatan pada gerak parabola dengan menggunakan vektor. • Menganalisis vektor percepatan tangensial dan percepatan sentripetal pada gerak melingkar. 1. GERAK PADA BIDANG 1.1 Posisi gerak partikel pada suatu bidang Posisi partikel pada sustu bidang dapat dinyatakan dalam vektor satuan i dan j. i adalah vektor satuan dalam arah sumbu X dan j adalah vektor satuan dalam arah sumbu Y. Jadi vektor posisi partikel yang berada pada koordinat (x, y) dapat dinyatakan dengan: r = x i + y j
Y

Y • (x, y)

J 0 i X

r X
Posisi sebuah partikel dalam

Vektor-vektor satuan i dan j dalam bidang XOY Arah sumbu X dan sumbu Y

Jika sebuah partikel bergerak pada bidang XOY, pada saat di titik P1 vektor Y posisinya r1 setelah beberapa saat partikel berada di titik P2 vektor posisinya r2, maka partikel mengalami perpindahan sebesar ∆r.
y1 P1(x1; y1) ∆r y2 r1 P2(x2 ; y2)

vektor posisi partikel pada saat di titik P1 : r1 = x1 i + y1 j vektor posisi partikel pada ssat di titik P2 : r2 = x2 i + y2 j

r2 Fisika SMA Kelas XI Semester Gasal x1 X x2

1

Perpindahan didefinisikan sebagai perubahan posisi suatu partikel dalam selang waktu tertentu. Jadi vektor perpindahan dapat dinyatakan dengan: ∆r = r2 – r1 = (x2 i + y2 j) - (x1 i + y1 j) = (x2 – x1)i – (y2 – y1)j ∆r = ∆x i + ∆y j Contoh 1. Vektor posisi sebuah partikel yang bergerak pada bidang XY pada saat t = 0 dinyatakan adalah r1 = 3i + 2j dan setelah beberapa saat vektor posisi menjadi r2 = 9i + 10j dengan r dalam meter, tentukan vektor perpindahan, besar perpindahan dan arah perpindahan partikel tersebut: Penyelesaian: vektor posisi r1 = 3i + 2j dan r2 = 9i + 10i Ditanya : vektor ∆ r, besar ∆ r dan arah ∆ r Jawab

∆ r = r2 – r1

: vektor perpindahan = (x2 – x1)i + (y2 – y1)j = (9 – 3)i + (10 – 2)j = 6i + 8j Arah perpindahan: tan θ =

Besar perpindahan ∆r = = = positif 1.2 Kecepatan (∆x)2 + (∆y)2 62 + 82 36 + 64 = 10 m

∆y 8 4 = = ∆x 6 3

θ = tan-1( 4 ) = 53o 3
Jadi arah perpindahan membentuk sudut 53o terhadap sumbu X

Kecepatan rata-rata Kecepatan rata-rata v didefinisikan sebagai hasil bagi antara perpindahan dan selang waktunya. r1 = posisi awal partikel r2 − r1 ∆r r2 = posisi akhir partikel v= =

∆t

t 2 − t1

Vektor kecepatan rata-rata dapat dinyatakan sebagai:

v=

∆x i + ∆y j ∆t v = vxi + v y j

=

∆x ∆y i + j ∆t ∆t
vx = komponen kecepatan rata-rata pada arah sumbu x vy = komponen kecepatan rata-rata pada arah sumbu y
2

Fisika SMA Kelas XI Semester Gasal

Kecepatan sesaat Kecepatan sesaat didefinisikan sebagai kecepatan rata-rata untuk selang waktu ∆t mendekati nol, kecepatan sesaat gerak pada bidang dapat dinyatakan sebagai

v = lim v = lim
∆t →0

sehingga kecepatan sesaat dapat dinyatakan sebagai turunan pertama dari fungsi posisi r terhadap waktu t. Secara matematik dapat dituliskan v=

∆r ∆t →0 ∆t

dr dt

Untuk gerak partikel pada sumbu X dan sumbu Y, ● kecepatan sesaat: vx = ● kecepatan rata-rata

dx dt

dan

vy =

dy dt

vx =

∆x ∆t

dan

vy =

∆y ∆t

Vektor kecepatan dan besar kecepatan untuk gerak pada bidang adalah; ● vektor kecepatan sesaat: v= ● vektor kecepatan rata-rata:

dx dy i+ j = vx + vy j dt dt

v=

∆x ∆y i+ j = vxi + v y j ∆t ∆t

● Besar kecepatan sesaat:

● Besar kecepatan rata-rata:

v=

2 2 vx + v y

v = v x2 − v y2

Arah kecepatan untuk gerak pada bidang membentuk sudut θ terhadap sumbu X positif. tan θ =

vy vx

Contoh 2. Posisi sebuah partikel yang bergerak sedang pada bidang XY dinyatakan oleh r = 3t2 - 2t + 4, dengan t dalam sekon dan r dalam meter. Tentukan a. kecepatan rata-rata partikel untuk t = 1 s sampai dengan t = 3 sekon. b. kecepatan partikel pada saat t = 2 s. Penyelesaian: Diketahui Vektor poisisi r = 3t2 - 2t + 4 Ditanya a. v untuk t1 = 1 s dan t2 = 3 s b. v pada t = 2 s. Jawab: a. untuk t1 = 1 s. r1 = 3t2 - 2t + 4
Fisika SMA Kelas XI Semester Gasal 3

2. Menentukan posisi dari fungsi kecepatan.1 + 4 r1 = 3 . Penyelesaian: Persamaan kecepatan pada sumbu-X.2 dr d = (3t2 . posisi partikel masing-masing dapat dinyatakan sebagai berikut: x = xo + ∫ v x dt o t y = yo + ∫ v dt y o t Contoh 3. v dr = dt ⇒ ro ∫ dr = ∫ v o r t (t ) dt ⇒ r – ro = ∫v o t (t ) dt r = ro + ∫v o t (t ) dt ro = posisi awal partikel r = posisi partikel pada saat t sekon v (t ) = kecepatan sebagai fungsi waktu Dengan cara yang sama. v = v = 6t . Posisi partikel dapat ditentukan dengan cara mengintegralkan kecepatan v sebagai fungsi waktu t.r1 = 3. vx = 4t + 2 dan posisi awal partikel m Ditanyakan: posisi x pada t = 2 sekon. tentukan kecepatan partikel pada t = 2 sekon. dengan t dalam sekon dan v dalam m/s. x = xo + ∫v o t (t ) dt 4 Fisika SMA Kelas XI Semester Gasal . 12 . Jika pada saat t = 0 posisi partikel 4 m.6 + 4 = 25 m Kecepatan rata-rata v = ∆r 25 − 5 20 = = = 10 m/s.2 = 10 m/s.2 . r1 = 3t2 + 2t – 4 r1 = 3.3 + 4 r1 = 27 . kecepatan partikel pada t = 2 s persamaan fungsi posisi.2.2t + 4) dt dt = 6.2 = 12 . ∆t 3 −1 2 dihitung dengan menurunkan b. Jawab : xo = 4 Posisi partikel (x) ditentukan dengan cara mengintegralkan fungsi kecepatan terhadap waktu. Kecepatan sebuah partikel yang sedang bergerak sepanjang sumbu X dinyatakan oleh vx = 4t + 2. 32 . maka untuk gerak pada sumbu x dan sumbu y.2 + 4 =5m untuk t2 = 2 s.

a= dv dt karena v= dr .x=4+ o = 4 + 2t2 + 2t Pada t = 2 s ∫ (4t + 2)dt ⇒ x = 4 + 2.22 + 2. Percepatan rata-rata merupakan turunan pertama dari fungsi kecepatan v terhadap waktu t. dt maka percepatan sesaat dapat dinyatakan sebagai turunan kedua dari fungsi posisi: a= d 2r dt 2 untuk gerak pada sumbu X dan sumbu Y percepatannya dapat dinyatakan sebagai berikut: Fisika SMA Kelas XI Semester Gasal 5 .2 =4+8+4 = 16 m t 1. a = ∆v ∆t = v 2 − v1 t 2 − t1 dengan v2 kecepatan partikel pada saat t = t2 dan v1 kecepatan partikel pada saat t = t1 Untuk gerak pada sumbu x dan sumbu y komponen kecepatan ( a x ) dan ( a y ) dapat ditulis ax = sehingga vektor kecepatan rata-rata grak partikel pada bidang dapat dinyatakan dengan ∆v x ∆t dan ay = ∆v y ∆t a = axi + a y j besar perepatan rata-rata adalah : a = a x2 + a y2 terhadap arah percepatan rata-rata dinyatakan dengan membentuk sudut θ sumbu X positif.3 Percepatan • Percepatan rata-rata ( a ) didefinisikan sebagai perubahan kecepatan tiap selang waktu waktu. tan θ = ay ax • Percepatan sesaat adalah percepatan rata-rata dalam selang waktu yang sangat singkat ( ∆ t mendekati nol).

Percepatan merupakan turunan kedua dari fungsi posisi. dapat dinyatakan dengan kecepatan partikel masing-masing v x a vox + ∫ a ( t ) dt = Grafik a(t) v y = v oy + ∫ a ( t ) dt Gambar disamping adalah grafik fungsi percepatan terhadap waktu.ax = d 2x dt 2 dan ay = d2y dt 2 Contoh 4. a pada t = 3 sekon. percepatan awal partikel adalah percepatan pada t = 0 a(t=0) = 6 . maka untuk mempermudah dicari fungsai kecepatan terhadap waktu terlebih dulu dx d (t 3 + 2t 2 + 5t ) = = 3t2 + 4t + 5 dt dt 2 dv d (3t + 4t + 5) a= = dt dt v= a(t) = 6t + 4 b. Posisi sebuah partikel yang bergerak pada arah sumbu-x diberikan oleh x = t3 + 2 t2 + 5t. Percepatan pada t = 3 sekon: a(t=2) = 6. 22 + 4 = 28 m/s2 Menentukan kecepatan dari fungsi percepatan a dv = dt ⇒ vo ∫ dv = ∫ a o v t (t ) dt ⇒ v − vo = ∫a o t (t ) dt v = v o ∫ a ( t ) dt v o = kecepatan awal sebagi fungsi waktu v = kecepatan saat t sekon a (t ) = percepatan sebagai fungsi waktu untuk gerak pada sumbu x dan sumbu y. c. d. Percepatan awal partikel. dengan t dalam sekon dan x dalam cm. Persamaan percepatan partikel. b. Percepatan partikel pada t = 3 sekon. Tentukan: a. a(t) b. Jawab : a. Fisika SMA Kelas XI Semester Gasal 6 0 t t . Penyelesaian: Diketahui : persamaan posisi x = t3 + 2 t2 + 5t Ditanyakan : a. ao c. 0 + 4 = 4 m/s2 c.

2 m/s Posisi benda pada saat t = sekon ditentukan dengan mengintegralkan fungsi kecepatan yang telah diperoleh: x = xo + ∫v o t t (t ) dt 2 x=5+ o x = 5 + 3.6t − 0.6 .2 m/s dan posisinya 10.2 . Jika pada t = 0 sekon kecepatan benda 3. berapa kecepatan dan posisi benda pada t = 2 sekon.6 – 2. Vektor posisi sebuah partikel pada saat t dinyatakn oleh r = 6t i + (10t – 4t2) j.6t )dt ⇒ x = 5 + 3.Luas daerah dibawah grafik a(t) atau daerah yang di arsir sama dengan nilai ∫ a dt 0 t Contoh 5. (−1.2 t. Tentukan besar dan arah perpindahan partikel untuk selang waktu antara: (a) t = 0 s dan t = 2 s (b) t = 1 s dan t = 3 s Fisika SMA Kelas XI Semester Gasal 7 .6 t2 v = 3.0.2t)dt v = 3. v o = 3. a = . 22 pada t = 2 s ⇒ v = v o + ∫ a ( t ) dt = 3. 2 – 0. Penyelesaian: Percepatan benda pada saat t sekon.0. Sebuah benda bergerak pada sumbu-X dengan percepatan yang bergantung pada waktu sebagai a = -1.6 m TUGAS 1 1.1.6 .6 + ∫ v = 3.2t 3 pada t = 2 s ∫ (3. t dalam sekon dan a dalam 2 m/s .4 = 1.6 = 10.6 m/s dan posisi benda 5 m.6 − 0. v pada saat t = 2 sekon dapat ditentukan dengan Jawab : kecepatan mengintegralkan fungsi percepatan.2 – 1.2 t m/s2 dan kecepatan awal benda.6 m/s dan posisi awal benda xo = 5 m ditanyakan: kecepatan benda pada t = 2 sekon. 23 = 5 + 7.6 m Jadi pada t = 2 sekon kecepatan benda 1.6 .6 .

........ dengan t dalam sekon dan v dalam m/s............ Sebuah partikel sedang bergerak dalam lintasan lurus dengan vektor posisi x = 4t2 – 2t + 8.... 5.......... Tentukan kecepatan rata-rata partikel untuk selang waktu antara: (a) t = 0 dan t = 2 s (b) t = 1 dan t = 3 s.. ................................................. ............... Kecepatan partikel dinyatakan sebagai fungsi waktu diberikan oleh v = 5 + 10 t....................................... besar dan arah kecepatan partikel pada t = 2 sekon............................................................................................................. Tentukan: a..................................................................................................... t dalam sekon dan r dalam meter. Jawab : ............................ (c) kapan komponen kecepatan pada arah horizontal dan vertikal besarnya sama.......... Jawab : .............. Sebuah parikel bergerak pada lintasan lurus dengan kecepatan sebagai fungsi waktu diberikan oleh v = 3t2 – 18t + 15.............................................................................................................................. t dalam sekon...... t dalam sekon dan x dalam meter.......................................... posisi sebagai fungsi waktu....................... Jawab : ...... (b) vektor posisi dan kecepatan partikel pada t = 2 s............... Fisika SMA Kelas XI Semester Gasal 8 ... .......................................... t dalam sekon dan v dalam m/s................................................................................................................ Sebuah partikel sedang bergerak spanjang sumbu-X................................................................................................................ kecepatan partikel pada t = 2 sekon............................................................ Jawab : ............ ........ 4...............................................Jawab : .................................................... b..... x dan y dalam meter...................... ............................................. Tentukan perpindahan dan jarak yang ditempuh partikel untuk selang waktu antara t = 1 s dan t = 3 s.... posisi partikel pada t = 2 sekon.................................................... Tentukan vektor kecepatan....................................... 3................................................................................................................................................... ............................................................................. Koordinat-koordinat x dan y dari sebuah partikel yang sedang bergerak dinyatakan oleh x = 4 + 3t + t2 dan y = 6 + 4t + 0...... ................... 2............................................................................................................. 6.................................................................... .......................................................................... Jawab : .................................................... Posisi partikel pada t = 0 adalah 15 m... Posisi sebuah partikel yang sedang bergerak pada bidang XOY diberikan oleh r = (3t2 – 2t) i – t3 j..................... c................................................. ...................... ............................ Tentukan: (a) vektor posisi dan vektor kecepatan pada saat t sekon...........5 t2............................................... ........

.............. ............................................................... t dalam sekon dan a dalam m/s2.................... .......................................................................................... ......................... .. Tentukan kecepatan partikel pada saat t = 2 sekon............................... 8...........2..... .......................... Jawab : ..............................................8 m/s............. ................................................................................................ Tentukan posisi benda pada saat t = 4 sekon................................................. maka resultan perpindahannya tetap merupakan gerak lurus beraturan........................................................................ 7....................................................... dengan t dalam sekon dan a dalam m/s2.......................................... Jadi perpaduan antara gerak lurus beraturan dengan gerak lurus beraturan menghasilkan gerak lurus beraturan.... . Sebuah partikel yang sedang bergerak dengan kecepatan v = 30 i mengalami suatu percepatan yang dinyatakan sebagai a = (5 + 2t3) i + (11 – t) j............................ Tentukan: (a) kecepatan dan posisi awal partikel (b) vektor kecepatan dan vektor posisi partikel pada t = 2 sekon............................................. Jawab : .................................................... 9........................................................................ (b) benda berhenti..................................6 m/s............................ Jika suatu benda serentak melakukan dua buah gerak lurus beraturan yang arahnya berbeda (membentuk sudut tertentu)... 10............ a dalam m/s2 dan v dalam m/s.............................. Berapa besar perpindahan benda ketika: (a) kecepatannya 3............................................................................. Sebuah benda bergerak dengan percepatan yang bergantung pada waktu sebagai a = ..4 t.................1 Memadu gerak lurus beraturan dengan gerak lurus beraturan................ Jawab : ......................................................................................................................... dengan t dalam sekon............................................................................................. Pada saat t = 3 sekon posisi benda berada pada jarak 40 meter dari titik asal.. ................................. MEMADU GERAK 2........ Sebuah benda bergerak sepanjang garis lurus dengan kecepatan pada saat t sekon dinyatakan oleh v = (15 – 2t) m/s... Untuk kasus dua buah gerak lurus beraturan yang segaris................... Jawab : ...................... Kecepatan pada t = 0 sekon 4.. Pada saat t = 1 sekon partikel berada di titik -3 i .........5 j dan sedang bergerak dengan kecepatan 3 i + 2 j.... Percepatan partikel yang bergerak pada bidang XOY pada saat t diberikan oleh a(t) = (4 – 12t) i – 36 t2 j...................... besar resultan vektor kecepatan dinyatakan dengan persamaan: v = v1 + v 2 Fisika SMA Kelas XI Semester Gasal 9 ............................... 2......................................................................

maka kecepatan v 2 juga bertanda positif. (b) arah gerak perhau terhadap arah arus sungai dilihat oleh pengamat yang diam di tepi sungsai (c) jarak yang ditempuh perahu untuk sampai ke seberang. Ditanyakan: (a) kecepatan perhau terhadap titik O (vpo) (b) arah perahu tarhadap arah arus ( α ) vao (c) karak yang ditempuh perahu (SAC) ////////////A//////////////////////////////////////////////// (d) selang waktu untuk mencapai seberang (tAC) Jawab: (a) 2 v po = v 2 + v ao + 2v pa v ao cos θ pa ⇒ θ = 90 o cos 90o = 0 = 4 2 + 3 2 = 5 m/s (b) arah gerak perahu terhadap arah arus membentuk sudut α . Untuk kasus dua buah gerak lurus beraturan dengan arah vektor kecepatan v1 dan vektor kecepatan v 2 membentuk sudut θ . dapat ditentukan dengan tan α = v pa v ao = 4 3 Jadi arah perahu membentuk sudut 53o terhadap arah arus air. Tentukan: (a) besar kecepatan perahu terhadap pengamat yang diam di tepi sungai. maka besar kecepatan resultan gerak v adalah v = 2 v12 + v 2 + 2v1v 2 cos θ Contoh 6. jika arah v1 benrtanda porisit. (d) selang waktu yang diperlukan untuk mencapai ke seberang. Penyelesaian: Acuan yang bergerak adalah arus sungai dan acuan yang diam adalah pengamat yang diam di tepi sungai (misal di titik O).Catatan: Untuk kasus dua gerak lurus beraturan yang searah. seorang mendayung perahu pada kecepatan 4 m/s dengan arah tegak lurus terhadap arah arus yang kelajuannya 3 m/s. jika v1 bertanda positif . Dari tepi sungai yang lebarnya 200 meter. Sedangkan untuk kedua kasus gerak lurus beraturan yang arahnya berlawanan. (c) Jarak yang ditempuh perahu SAC dapat digunakan perbandingan sinus dalam segitiga ACD Fisika SMA Kelas XI Semester Gasal 10 4 α = tan −1 ( ) = 53 o 3 . Vektor-vektor kecepatan adalah sebagai ////////////B//////////////////////////C/////////////////// berikut: vpa = kecepatan perahu terhadap arus air (4 m/s) vao = kecepatan arus air terhadap pengamat (3 m/s) vpa vpo vpo = kecepatan perahu terhadap pengamat. maka kecepatan v 2 haruslah bertanda negatif.

Misalkan benda melakukan gerak lurus beraturan pada arah sumbu-X dan melakukan gerak lurus beraubah beraturan pada arah sumbu-Y.t • Gerak pada arah sumbu-Y berlaku persamaan: y = vo t + 1 t 2 2 vt = vo + at 2.y) vtx vt H Vty = 0 vtx vtx vty vt X A voy t (s) 3 5 O (0.3 Gerak Parabola Gerak parabola merupakan perpaduan antara gerak lurus beraturan (pada arah sumbu X) dengan gerak lurus berubah beraturan (pada arah sumbu Y). t) tAC = S AC 250 = = 50 sekon v po 5 2.2 Memadu gerak lurus beraturan dengan gerak lurus berubah beraturan yang saling tegak lurus. maka resultan perpindahannya merupakan gerak lurus berubah beraturan.. Gambar di bawah ini menunjukkan lintasan sebuah benda yang bergerak parabola dengan kecepatan awal v o .8 = AC ⇒ AC = 200 = 250 meter 0. Kemiringan arah kecepatan awal terhadap horizontal y (m) dinamakan sudut elevasi ( α ).0) vox Persamaan kedudukan dan kecepatan pada sumbu-X dan sumbu-Y Fisika SMA Kelas XI Semester Gasal 11 . maka: • Gerak pada arah sumbu-X berlaku persamaan: x = v. 10 6 Y vty vo P(x.sin α = CD AC sin 53o = 200 AC 200 0. (d) selang waktu untuk mencapai seberang (t AC) dapat ditentukan dengan persamaangerak lurus ( S = v . Jika suatu benda serentah melakukan dua buah gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah berarturan yang arahnya saling tegak lurus. Jadi perpaduan antara GLB dengan GLBB akan menghasilkan Gerak Parabola.8 Jadi SAC = AC = 250 meter.

t s = vo t + 1 2 1 2 at2 vty = voy – gt ⇒ y = voy t - gt2 v sumbu-Y v ox : komponen kecepatan awal pada arah ox = v o cos α v oy : komponen kecepatan awal pada arah oy = vo sin α v sumbu-Y 2 2 vtx Kecepatan benda pada saat t sekon: + vty vt = Titik tertinggi dan jarak terjauh Pada titik tertinggi (titik H) kecepatan pada sumbu-Y sama dengan nol (vy = 0.Gerak pada sumbu-X (glb) berlaku : vt = vo = konstan dan Pada saat t sekon : Gerak pada sumbu-Y(glbb) berlaku: Pada saat t sekon : vtx = vox ⇒ x = vox .gtH tH = ⇒ g tH = vo sin α g v o sin α Selang waktu untuk mencapai jarak terjauh tA = 2 tH = 2 (waktu benda melayang di udara) g xH = o dengan sin 2 α Koordinat titik tertinggi adalah (xH . yH) v2 2g yH = 2 vo sin2 dan α 2g Jadi koordinat titik tertinggi H adalah: H (xH . o sin2 α 2g 2g Tinggi maksimum yang dicapai benda (hm) diperoleh dengan cara mensubstitusikan nilai t untuk mencapai titik tertinggi (tH) ke dalam persamaan 2 y = v oy t H − 1 gt H 2  v sin α  1  vo sin α  y = ( v o cos α )  o  g  − 2 g g         2 v hm = y m o sin 2 α 2g Jarak terjauh 2 Jika titik awal pelemparan adalah O dan benda jatuh di titik A (lihat gambar di atas) maka jarak terjauh sama dengan XOA atau jarak maksimum (Xm) diperoleh dengan mensubstitusikan nilai t maksimum ke dalam persamaan: Fisika SMA Kelas XI Semester Gasal 12 . yH) ⇔ 2 vo v2 sin 2 α . dan vx = vox). Selang waktu benda untuk mencapai titik tetinggi (titik H) vy = vo sin α . t vt = vo + at dan S = vo .gtH v o sin α 0 = vo sin α .

80 tm = sin 30 o = 16 x0. dan sudut elevasi α = 30 o Jawab : a. Kita ingat bahwa nilai maksimum fungsi sinus sama dengan satu. Supaya X mencapai maksimum maka nilai sin 2α harus mencapai maksimum.5 = 8sekon 10 2 vo sin 2 α b. h m = 2g hm = 80 2 sin 2 30 o = 320 x 0. tinggi maksimum yang dicapai peluru. Sin 2 α = 1 Sin 2 α = sin 90o 2 α = 90 ⇒ α = 450 Jadi agar benda mencapai jarak yang terjauh. jarak terjauh jatuhnya peluru. vo = 80 m/s. c. sudut elevasinya harus 45 o TUGAS 2 Fisika SMA Kelas XI Semester Gasal 13 . waktu peluru melayang di udara. Sebuah peluru ditembakkan dengan kecepatan 80 m/s dan sudut elevasi 30o. b.25 = 80meter 20 2 vo sin 2α g c. t m = vo sin α g 2. Jika percepatan gravitasi ditempat itu g = 10 m/s2. tentukan: a. Penyelesaian: Keepatan awal peluru. X m = Xm = 80 2 sin 60o = 640 x 1 3 = 320 3meter 2 10 Jarak terjauh / jarak mendatar maksimum Jarak terjauh X bergantung pada nilai sin 2 α .x = vox t A ⇒  2v sin α   X = ( v o cos α )  o   g   2 v0 Xm = XOA = sin 2 α g Contoh 7.

........................................................................................................................................................ 3............... Sebuah bola dilempar dengan sudut elevasi 45o dan mencapai jarak horizontal 20 meter........... dari tepi sebuah sungai yang lebarnya 300 meter.............................. Jika g = 9............................... Jawab : .........................................................................25 m dari lantai.............. 4. ......................................................... Jarak pemburu terhadap pohon itu 100 meter................ seorang lelaki mendayung perahunya dengan kecepatan 6 km/jam tegak lurus terhadap arah aliran arus..................... Sebuah mobil mainan meluncur dari sisi meja yang tingginya 1....................................8) dengan kelajuan 98 m/s..... 5....................8 m/s2) a..................................................... Jawab : ..... ................. (b) jarak yang ditempuh perahu hingga tiba di seberang sungai............ ....................................................... ......................................................................................................................... .............................. Seorang pemburu ingin menembak burung yang sedang bertengger pada pucuk pohon yang tingginya 80 meter.............................................................................. 6...... Hitunglah: a........................................................................... Bila pemburu mengarahkan senapannya membentuk sudut 45o terhadap arah Fisika SMA Kelas XI Semester Gasal 14 .............................................................................................................................................. (g = 9......................... Berapa lama peluru berada di udara? b.......................... ........................................................................................... Peluru meninggalkan moncong meriam yang diarahkan 45o terhadap tanah dengan kecepatan 300 m/s............................. ............. Berapa jarak terjauh peluru sebelum mencapai tanah? c......... Jawab : ....................................................... Berapa kecepatan mobil pada saat menumbuk lantai? Jawab : .......... a.................. ..........8 m/s2.... kapan peluru mencapai titik terjauh.... berapa lama diperlukan mobil mainan untuk mendarat? b......................................... ..................................... ............................................ Berapa ketinggian maksimum yang dicapai peluru........................................... tinggi maksimum yang dicapai peluru b....................................................... Jawab : ....... Jika kelajuan arus pada saat itu 9 km/jam.......................... (g = 10 m/s2....... (d) waktu yang diperlukan perahu menyeberangi sungai itu jika airnya tenang........................................ (b) sudut elevasinya agar mencapai jarak horizontal 12 m....... Berapa kecepatan mobil meluncur dari sisi meja? c................. 2.... tentukan: (a) tinggi maskimum yang dicapai bola............ Jika mobil mainan mendarat di lantai pada jarak 6 m dari kaki meja.................... tentukan: (a) arah gerak perahu terhadap arah arus..................................... ................................. (c) waktu yang diperlukan perahu untuk menyeberangi sungai itu.............1................... ............................................................................................................. Sebuah peluru mortar ditembakkan pada sudut elevasi 53o (sin 53o = 0......................................

.. Jawab : ................................................... hitunglah: (a) kelajuan awal batu tersebut.... 8.. ...........................................................................................................................................1 Posisi Sudut sebuah partikel yang bergerak rotasi Fisika SMA Kelas XI Semester Gasal 15 ........................................................................................................... Jika g = 10 m/s2.......5 km di depan penembakan? Jawab : ........................................... ternyata menumbuk tembok sebuah gedung yang berada 20 3 meter di depan pelemparan dan 15 meter di atas titik pelemparan............................................8).. ......................... .................................................... 9..................................................... 3..................... ........................................................................................................................ ................................................................ .................................................................................................................................................................................................................................. ............................................................................................................................................ (b) jarak mendatar jatuhnya karung dari titik tepat di bawah pesawat saat menjatuhkan............. hitunglah: (a) kelajuan pesawat.............. berapa kecepatan awal peluru supaya burung tersebut terkena tembakan..................... Sebuah pesawat terbang menukik ke bawah membentuk sudut 37o terhadap horizontal......... Jawab : .................................................................. Dengan sudut elevasi berapakah sebutir peluru yang diberi kecepatan awal 300 m/s harus ditembakkan agar mendapat sasaran 4......... (b) besar dan arah kecepatan batu saat menumbuk tembok................................... Seorang anak melempar batu dengan kecepatan 10 m/s pada arah yang membentuk sudut 37o terhadap arah mendatar (cos 37o = 0............................... ............................................................................................................................................. Tentukan kecepatan dan kedudukan batu setelah 0.......................................................................................................................... ................................................................... ................................. .............. ..... (g = 10 m/s2) Jawab : ................................ ............................................ Bila karung itu tiba di tanah setelah 5 sekon sejak dijatuhkan dan g = 10m/s2............. Sebuah batu yang dilemparkan dengan sudut elevasi 30o..................................................... Jawab : .....5 s...........................................................................mendatar....................................................................................................................................... 10.... dan saat ketinggian 800 meter di atas tanah sebuah karung pasir dijatuhkan............. 7........................ (c) komponen-komponen horizontal dan vertical kecepatan sesaat menumbuk tanah.......... GERAK ROTASI 3................................................. ........................................................

radian per sekon (rad/s). θ) lihat gambar di bawah ini Y (r . Satuan kecepatan sudut lain dapat digunakan derajat per sekon atau putaran per menit (rpm = rotation per minute). Kecepatan sdudut rata-rata = perpindahan sudut selang waktu θ 2 − θ1 ⇒ ∆θ ω = = t 2 − t1 ∆t dengan ω adalah kecepatan sudut yang umumnya dinyatakan dalam SI.Sudut putar sebuah partikel yang bergerak rotasi dapat dinyatakan dengan putaran.2 Kecepatan sudut Seperti halnya kecepatan linier. derajat atau radian 1 putaran = 360o = 2 π radian 1 radian = Posisi sudut sebuah partikel yang bergerak rotasi dapat dinyatkan dalam koordinat polar (r.3o π Vektor posisi partikel adalah r = x i + y j dengan x = r cos θ dan y = r sin θ r = x2 + y2 tan θ = y x Y P1 ∆θ Sebuah partikel mula-mula berada titik P1 posisi sudutnya θo bergerak rotasi pada bidang XY dengan poros sumbu Z. θ) r θ X 180 derajar = 57. kecepatan sudut ( ω ) juga ada kecepatan sudut rata-rata dan kecepatan sudut sesaat. sehingga dinyatakan dengan 2π rad/s 60 ω = dθ dt Fisika SMA Kelas XI Semester Gasal 16 . 1 rpm = Kecepatan sudut sesaat ( ω ) didefinisikan sebagai perpindahan sudut ∆θ dalam selang waktu yang sangat singkat. Kecepatan sudut rata-rata (ϖ ) merupakan hasil bagi perpindahan sudut ( ∆θ ) dengan selang waktu ( ∆ t). setelah t sekon partikel berada pada titik P2 posisi sudutnya θt (seperti gambar di samping ini) sudut PO θt Perpindahan sudut partikel ( ∆θ ) adalah perubahan posisi θo ∆θ = θ t − θ o 3.

Penyelesaian: (a) Posisi sudut θ = (3t2 + 4t + 6) Pada t = 1 s : θ = (3 . dengan t dalam sekon. sampai t = 3 s. ω = θ 2 − θ1 ∆θ 45 − 13 32 = = = = 16 rad/s t 2 − t1 ∆t 3 −1 2 (c) Kecepatan sudut saat t = 2 s ditentukan dengan cara menurunkan fungsi posisi sudut terhadap waktu ω = dθ d (3t 2 + 4t + 6) = dt dt = 6t + 4 Pada t = 2 s : ω = 6 . 12 + 4 . 3 + 4 = 22 rad/s Fisika SMA Kelas XI Semester Gasal 17 . maka keempat jari menunjukkan arah putaran poros benda sedangkan ibu jari arah putaran menunjukkan arah kecepatan sudutnya (lihat gambar). 3 + 6) = 27 + 12 + 6 = 45 rad (b) Kecepatan sudut rata-rata untuk selang waktu t = 1 s.Jadi kecepatan sudut sesaat merupakan turunan pertama dari posisi sudut θ sebagai fungsi waktu. Tentukan kecepatan sudut rata-rata dalam rad/s. (b) kecepatan sudut rata-rata untuk selang waktu t = 0 s sampai t = 3 s (c) kecepatan sudut pada t = 3 s. Kecepatan sudut merupakan besaran vektor yang z besarnya sama dengan kelajuan sudut ω dan arahnya ω dapat ditentukan dengan aturan tangan kanan. ∆t = 2 menit = 120 s Kecepatan sudut rata-rata ( ω ) ω = 2400π ∆θ = = 20 π rad/s 120 s ∆t Contoh 9. Jawab : Perpindahan sudut ∆θ = 1200 putaran = 1200 putaran x 2 π rad / putaran = 2400 π rad. 32 + 4 . yakni jika tangan kanan kita menggenggam. Tentukan: (a) posisi sudut titik pada t = 1 s dan t = 3 s. Posisi sudut suatu titik pada sebuah roda dinyatakan sebagai θ = (3t2 + 4t + 6) rad. Sebuah titik pada tepi roda berputar menemuh 1200 dalam waktu 2 menit. poros y x Contoh 8. 1 + 6) = 3 + 4 + 6 = 13 rad Pada t = 3 s : θ = (3 .

5 t3 ⇒ θ t = 2.0 + 1. Penyelesaian: (a) Persamaan posisi sudut dapat diperoleh dengan mengintegralkan fungsi kecepatan sudut θ t = θ o + ∫ ω (t ) dt ⇒ θ t = 2. posisi sudut juga dapat ditentukan dari fungsi kecepatan sudut. (a) Tuliskan persamaan posisi sudut sebagai fungsi waktu (b) Hitunglah posisi sudut pada t = 2. 23 θ t = 2. yaitu dengan cara mengintegralkan fungsi kecepatan sudut terhadap waktu.5 . ω (t ) = kecepatan sudut sebagai fungsi waktu ∫ω o t (t ) dt Contoh 10.0 + 12 = 14 radian.0 + 1.Kecepatan sudut sesaat dapat ditentukan berdasarkan kemiringan garfik θ .5 rad/s3) t2.5 t3 θ t = 2.t (lihat gambar) β2 ω1 = tan β1 ω 2 = tan β 2 β1 t (s) Seperti halnya pada gerak linier. dθ ω= dt ⇒ dθ = ω ( t ) dt ⇒ θt θo ∫ dt = ∫ ω (t ) dt 0 t ⇒ θ t − θ o = ∫ ω ( t ) dt o t θt = θo + dengan: θo = posisi sudut awal θt = posisi sudut pada saat t sekon.0 + 1. Jika pada t = 0 posisi sudut roda pada 2 radian. Kecepatan sudut roda pada saat t diberikan oleh ω = (4.0 sekon. 18 θ t = θ o + ∫ 4.0 sekon Fisika SMA Kelas XI Semester Gasal .5t 2 dt (b) Pada t = 2.

Jadi percepatan sudut sesaar merupakan turunan pertama dari fungsi kecepatan sudut terhadap waktu t dan turunan kedua dari fungsi posisi sudut. α= dω d 2θ = dt dt 2 percepatan sudut dinyatakan dengan satuan rad/s2. (c) Percepatan sudut pada t = 4 s. yaitu dengan cara mengintegralkan fungsi percepatan sudut terhadap waktu. kecepatan sudut ω juga dapat ditentukan dari fungsi percepatan sudut. Contoh 11. Seperti halnya kecepatan linier v.8 t3 dengan t dalam sekon sudut yang diberikan oleh dan θ dalam radian. α = −2 + 2. α = ω 2 − ω1 ∆ω = t 2 − t1 ∆t untuk ∆t mendekati nol dinamakan percepatan sudut sesaat. Tentukan: (a) kecepatan sudut sebagai fungai waktu. Penyelesaian: (a) Kecepatan sudut adalah turunan pertama dari fungsi posisi sudut ω = dθ d (4 − 2t 2 + 0.6 rad/s2 Menentukan kecepatan sudut dari fungsi percepatan sudut. ω o = kecepatan sudut awal 19 (t ) .2 t2 dt dt ω (t ) = .2t 2 ) = = . (b) Percepatan sudut sebagai fungsi waktu.3. dω α= dt t ⇒ dω = α ( t ) dt dt ωt ⇒ ωo ∫ ωdt = ∫ α (t ) dt o t ⇒ ω − ω = ∫ α (t ) dt o t Fisika ωt = ωKelas XI Semester Gasal SMA o + o ∫α dengan.2 t2 Jadi (b) Percepatan sudut adalah turunan pertama dari fungsi kecepatan sudut.4t α= (c) Percepatan sudut pada t = 4 s. dω d (−2t + 1.4 .2t + 1.4t 3 ) = = .4 t dt dt Jadi α (t ) = −2 + 2.2 + 2. 4 = 7.3 Percepatan sudut (α) Percepatan sudut rata-rata adalah perubahan kecepatan sudut tiap satuan waktu. Sebuah benda berputar tahadap porosnya dengan persamaan posisi θ (t ) = 4 – 2t + 0.2t + 1.4t = -2 + 2.

8 – 0.2)dt = 3 + 0.3t 2 − 1.6t 2 θ t = θ o + ∫ (3 + 0.2t )dt Pada t = 2 sekon ⇒ θ t = 4 + 3 .4 = 8. Gerak melingkar berubah beraturan memiliki percepatan sudut tetap.6t − 1. 3.4 radian.6t − 1. tentukan: (a) persamaan kecepatan sudut sebagai fungsi waktu (b) posisi sudut pada t = 2 sekon. Gerak melingkar beraturan yaitu gerak rotasi suatu benda dengan kecepatan sudut tetap. Jika pada saat t = 0 piringan sedang berputar dengan kecepatan sudut 3 rad/s dan piringan pada posisi 4 rad. kecepatan sudut awal ω o = 3 rad/s dan posisi sudut awal θ o = 4 rad.1t 3 − 0.8 – 2.2t (b) Posisi sudut ditentukan dengan mengintegralkan fungsi kecepatan sudut ω (t ) θ t = θ o + ∫ ω (t ) dt ⇒ θ t = 4 + 3t + 0. 2 + 0.2) rad / s 2 . ω bernilai tetap sehingga 0 t θ θo ∫ dθ = ω ∫ dt ⇒ θ − θ = ω t 0 t θ (t ) = θ o + ω. (a) persamaan ω (t ) ditentukan dengan mengintegralkan fungsi percepatan sudut: ω (t ) = ω o + ∫ α (t ) dt ⇒ ω (t ) = 3 + ∫ (0.1 . yaitu gerak melingkar beraturan dan gerak melingkar berubah beraturan.6 .t Gerak melingkar berubah beraturan yaitu gerak rotasi suatu benda terhadap poros tetap dengan kecepatan sudut yang berubah-ubah secara teratur.3 t2 – 1. ω= dθ dt ⇒ dθ = ω dt Persamaan posisi sudut diperoleh dengan mengintegralkan persamaan tersebut dengan batas awal t = 0 sampai dengan batas akhir t θ θo ∫ dθ = ∫ ω dt . Sebuah piringan perputar pada porosnya dengan percepatan sudut yang dinyatakan sebagai α = (0. Fisika SMA Kelas XI Semester Gasal 20 . Penyelesaian: Pada t = 0 s.ω t = kecepatan sudut akhir (pada saat t sekon) α (t ) = percepatan sudut sebagai fungai waktu Contoh 12.4 Kinematika Rotasi Kinamatika rotasi terhadap poros tetap. 4 θ t = 4 + 6 + 0.

diperoleh peramaan posisi sudut sebagai fungsi waktu. Penyelesaian: Ketika sambungan listrik diputus.40 t = -2 rad/s2 Fisika SMA Kelas XI Semester Gasal 21 .t + 1 α .α= dω dt ⇒ dω = α dt Kecepatan sudut pada saat t sekon diperoleh dengan mengintegralkan persmaan tersebut dari batas awal t = 0 sampai dengan batas akhir t. ω (t ) dθ = dt ⇒ dθ = ω ( t ) dt ⇒ θ θo ∫ dθ = ∫ (ω 0 t o + αt )dt ⇒ θ − θ o = ω o t + 1 αt 2 2 θ (t ) = θ o + ω o . ωt = ω o + α . dω = α ( t ) dt ωt ⇒ ωo ∫ ωdt = ∫ α o t dt = α ∫ dt 0 t ω −ω =α t ⇒ ω (t ) = ω o + α .t 20 t = .t 2 2 Dari dua persamaan tersebut dengan menghilangkan peubah waktu dapat diperoleh persamaan dengan: α = percepatan sudut (rad/s2) ω o = kecepatan sudut awal (rad/s) ω (2t ) = ω o2 + 2α (θ − θ o ) ⇔ ω (2t ) = ω o2 + 2α (∆θ ) ω t = kecepatan sudut padasaat t sekon (rad/s) θ o = posisi sudut awal (rad) θ t = posisi sudut pada saat t sekon (rad) Contoh13. Ditanyakan: (a) perlambatan ( α ) (b) banyaknya putaran Jawab: (a) perlambatan sudut adalah percepatan sudut yang bertanda negatif. kecepatan sudut konstan piringan dianggap sebagai kecepatan sudut mula-mula ( ω o = 40 rad/s) dan ketika piringan berhenti kecepatan sudut piringan sebagai kecepatan akhir adalah ( ω t = 0 rad/s). Tentukan: (a) perlambatan yang dalami piringan (b) banyaknya putaran yang dilakukan piringan selama perlambatan. Ketika sambungan listrik diputus piringan gerinda mengalami perlambatan sehingga dalam selang waktu 20 s dari mulai litrik diputus piringan berhenti.t 0 = 40 + 20.t Dengan mengintegralkan persamaan ω (t ) dari batas awal t = 0 sampai dengan batas akhit t. Sebuah piringan gerinda listrik sedang berputar degan kecepatan sudut tetap 40 rad/s.

besaran-besaran perpindahan............. Fisika SMA Kelas XI Semester Gasal 22 ......ω at = α ...r Hubungan antara percepatan linier (tangensial) dan percepatan sudut Selain kedua percepatan tersebut.... kecepatan linier (v) dan percepatan linier atau percepatan tangensial (a). ∆θ = 1600 ⇒ ∆θ = 400 rad..5 Hubungan Antara Besaran Rotasi dan Besaran Translasi Pada gerak traslasi... percepatan sentripetal ( a s ) dan percepatan tangensial ( at )............ Hubungan antara besaran linier dan besaran sudut dinyatakan sebagai berikut: Hubungan antara perpindahan linier dan perpindahan sudut θ= s r s = θ .... Sebuah piringan berotasi pada 1800 rpm........... partikel yang bergerak juga mengalami percepatan sentripetal (as) yang arahnya selalu menuju titik pusat lingkaran (lihat gambar di bawah ini) aT Benda yang bergerak melingkar beraturan memiliki tiga percepatan yatiu percepatan sudut ( α )..........14 3...... Resultan a percepatan sentripetal dan percepatan tangensial disebut percepatan total benda....... kecepatan dan percepatan masing-masing disebut dengan perpindahan linier (s)...... Banyaknya putaran (n) = ωt2 = ω o2 + 2α (∆θ ) ∆θ 400 200 200 = = = = 63. kita harus menghitung perubahan sudut ( ∆θ ) 02 = 402 + 2(-2)......(b) untuk menentukan banyaknya putaran.. Nyatakan besaran tersebut dalam rad/s.... Jawab : ............. kecepatan sudut (ω ) dan percepatan sudut (α ) ... ∆θ 4...............7 putaran 2π 2π π 3.r atau v = sudut Hubungan antara kecepatan linier dan kecepatan r. Sedangkan pada gerak rotasi ketiga besaran tersebut dinamakan perpindahan sudut ( θ ). P as a = a s + at TUGAS 3 1.

.............. ........................................................................................................................................................................................... Jawab : ........................ Jawab : .......................................0 t2 + t3........................................................ Posisi sudut sebuah titik yang sedang berputar pada tepi roda dinyatakan oleh (a) posisi sudut pada t = 0 dan t = 2 s......... Jawab : .......................................................0 t – 3.... .................................. 6. 2........... 5........... ................................... ............................ Kecepatan sudut sebuah piringan yang berputar pada porosnya dinyatakan sebagai ω (t) = (6t2 -2t) rad/s................................................................... Jawab : ............................................................................. (b) percepatan sudut awal (c) percepatan sudut pada t = 3 sekon......... ..... Pada saat t = 3 sekon posisi sudut benda pada 25 radian.................. Kecepatan sudut roda pada saat t diberikan oleh θ = 4.................... Percepatan sudut sebuah roda yang berotasi pada porosnya dinyatakan sebagai α = 3t2 + 4t.............................................. Sebuah roda yang mula-mula dalam keadaan diam mencapai kecepatan sudut 18 rad/s dalam waktu 6 sekon.......................... Tentukan posisi sudut benda pada saat t = 4 sekon...... Jika kecepatan sudut awal roda 5 rad/s.................................. Tentukan: (a) percepatan sudut roda Fisika SMA Kelas XI Semester Gasal 23 ........................................... ..... ............................................................................................................... dengan t dalam sekon dan α dalam rad/s2.................................... tentukan: (a) persamaan kecepatan sudut sebagai fungsi waktu.............................................................................. ................................................................................................................................................................................................................................................... 3......... (b) kecepatan sudut roda pada saat t = 2 sekon............................................................................ ................................................... Jawab : ................. Sebuah benda bergerak rotasi dengan kecepatan sudut pada saat t sekon dinyatakan oleh ω = (15 – 6t) rad/s.. Tentukan: ω = 4t + 3............ (a) tuliskan persmaan posisi sudut θ (t)........ ... .................................. 4............................ Tentukan: (a) percepatan sudut sebagai fungsi waktu...................................................................................................................................... 7.................... (c) kecepatan sudut pada t = 2 sekon..................dengan θ dalam radian dan t dalam sekon............................................................................... dengan t dalam sekon dan ω dalam rad/s............... posisi roda pada 2 radian.................. (b) hitunglah posisi sudut pada t = 2 sekon....................... Jika pada saat t = 0.............................................................. (b) kecepatan sudut rata-rata untuk selang waktu dari t = 0 sampai t = 2 s...........................

...................................................................................................................... Jawab : ...................................... Segumpal plastisin menempel pada tepi roda sepeda yang berjari-jari 50 cm........................................ 9..................................... Fisika SMA Kelas XI Semester Gasal 24 .......... Roda diputar dari keadaan diam sehingga dalam waktu 0............ yang dapat dinyatakan oleh persamaan θ ( t ) = 2.......................... .................................. ............... ............................................................... b............... 8................400t ...................................................... 10.................. ........ Pelempar cakram sering melakukan pemanasan dengan berdiri dengan kedua kakinya rata pada tanah dan melempar cakram dengan gerakan memutar badannya ..............................................................................................27 s sebelum melepaskannya............................................(b) besar sudut total yang telah ditempuh selama waktu itu? Jawab : .................... Selama percepatan.................... Sebuah penggulung dalam suatu mesin cetak berputar melalui sudut θ (t ) ........................................ Mulai dari keadan diam. pelempar mempercepat cakram sampai kecepatan sudut akhir 15 rad/s dalam waktu 0........................81 m.................................................... tentukan: (a) kelajuan linier plastisin.............................................................................................................. ..................... dan t dalam sekon dan θ dalam radian..5 sekon kecepatan sudut roda 1.....................................................................................................5 rad/s.......... 2 ............. ............. cakram bergerak pada suatu busur lingkaran dengan jarijari 0............................................................................5t − 0.............................................................................. (b) Percepatan total plastisin Jawab : ..................................................... ................................................................. Sudut yang dibentuk percepatan total terhadap arah radial Jawab : ... Tentukan : besar percepatan total sebelum cakram lepas dari tangan pelempar.......................

Maka vektor perpindahan partikel adalah……. (-t2 + 8t .. r dalam meter dan t dalam sekon. 8 m/s e. Percepatan benda pada t = 2 sekon adalah…… a. 25 m c.. Soal Pilihan Ganda 1.5 m/s Sebuah benda bergerak sepanjang sumbu X dengan kecepatan dinyatakan oleh v = (-2t + 8)i m/s. a. x = 10 meter. 5 m/s b. 10 m/s2 4. 16 m/s2 d. 22 m b. 40 m/s2 Kecepatan sebuah benda yang bergerak pada bidang dinyatakan oleh v = 3t2 + 2t. Sebuah mobil bergerak ke timur sejauh 10 kilometer dan berbalik ke arah barat sejauh 10 kilometer. 20 km/jam d.(3t2 + 4t)j. Fisika SMA Kelas XI Semester Gasal . Bila total waktu yang dbutuhkannya 1 jam. (-t2 + 3t )I e.0 m/s b. Jika r dalam meter dan t dalam sekon maka kecepatan awal partikel adalah…. 1. 15 m/s2 c. y (m) 10 6 3. 80 2 m/s 5. Percepatan partikel setelah bergerak 4 sekon adalah…. 10 km/jam 8. a. 1. 20 m/s e. 20 m Sebuah partikel bergerak dengan vektor posisi: r = (2t2 – t)i + (t3 + t)j satuan SI. 12 m/s2 2 b. 2. Posisi suatu benda sebagai fungsi waktu digambarkan pada grafik di bawah ini. 0 c. 40 m/s b. 7 m/s c. 6i + 6j c. 25 Perpindahan sebuah partikel dalam waktu t diberikan oleh x = t2(t + 1). Jika posisi benda pada t = 0. Sebuah partikel pada t = 0 sekon berada pada koordinat (2. Jika posisi awal benda xo = -5i meter. Posisi sebuah partikel yang bergerak dinyatakan dengan persamaan r = 20t + 5t2. 8i + 6j Perpindahan suatu benda yang bergerak dinyatakan oleh r = 4t2i . 4 m/s 7.SOAL LATIHAN BAB I A. 0. a. (-t2 + 3t )i b.5 m/s c. 5 km/jam b. 10 m/s d... 2. 5) dan pada t = 2 sekon partikel berada pada koordinat (8. 3i + 6j e.8t + 5)i 9. 1 m/s d. 11).0 m/s e. 3 m/s e..5)i d. 15 km/jam e. 30 m/s 2. a.5 m/s d. maka pisisi benda pada t = 2 sekon adalah……… a. a. 50 m/s c. 56 m/s2 b. Besar kecepatan partikel pada t = 1 sekon adalah…. a. 2i + 4j d. 10 m d. 6. 5 m/s2 d. 6i + 8j b. c. 26 m/s2 e. x dalam m dan t dalam s. t (s) 3 5 Kecepatan rata-rata dari t = 3 sekon sampai t = 5 sekon adalah……. (t2 . 18 m e. maka kecepatan rata-rata dari mobil itu…. maka posisi benda saat bergerak t sekon adalah……m a.

5 m/s d.5 m/s d. dengan t dalam sekon. Kecepatan sebuah partikel pada saat t dinyatakan oleh v = -3 cos 2t. 4.. 0. -6 sin 2t e. maka posisi partikel pada 4 t = 2 sekon adalah……. maka posisi benda pada t = 3 sekon sejak gaya bekerja adalah ……. 2 d. (2 + 3t2) i – 4t j e. 20√5 m Fisika SMA Kelas XI Semester Gasal 26 partikel bergerak lurus dengan percepatan a = (2 − 3t 2 ) m/s2 . besar percepatan partikel tepat setelah 2 sekon dari awal pengamatan adalah…….Seorang anak laki-laki menyeberangi sungai yang kecepatan arusnya 0. 2. Persamaan 15. 31 m e. 2.4 m/s b. (2t2 + 4t .2) m pada waktu t = 0 dan koordinat (-4. 4 m e. 8 m b.m/s2(Ebtanas ’98) a. 100 m b. Bila gaya 1 N bekerja tegak lurus terhadap arah gerak benda.5 . 7 m/s e. 5. 10 m d. maka posisi benda pada saat t = 5 sekon adalah…. maka perpindahan benda pada saat t = 2 sekon adalah……. 9 m c. 1.5 m/s 11. Bila pada saat t =0 benda berada pada x = 25 m. Besar kecepatan rata-rata untuk selang waktu t = 0 sampai t = 4 sekon adalah…… a. 0..48 m/s e. a. 15 m/s c.5t m/s2. 6 sin 2t d. a.0 m/s 19. dengan t dalam sekon.c. 3. (2 + 3t) i – 4t j b. (2 – 3t) i + 4t j c. a. 1.5 . 3. 30 m e. 3 sin 2t 12. a. x = 9 m dan y = 24 m . Sebuah benda bergerak dengan kecepatan yang dinyatakan oleh v = (4t + 10) m/s. 6 13. -3 sin 2t b. x = 24 m dan y = 9 m b. a. 4 e.5 kg bergerak dengan kecepatan 6 m/s.2) pada waktu t = 4 s.Seekor tupai yang sedang bergerak mempunyai koordinat (3. 125 m c.2 m/s d. 2 m d. 18 m d. 10 c.8 m/s. Sebuah partikel bergerak pada sumbu x dengan percepatan a = 3.. dengan r dalam meter dan t dalam sekon. Mula-mula partikel bergerak dengan kecepatan 2 i.0 m/s b.0 m/s c.6 m/s dengan sebuah perahu yang diarahkan tegak lurus terhadap arah arus air dengan kecepatan 0. 2. 40 m b. Jika pada saat t =0 kecepatan partikel 2 m/s. Persamaan percepatan partikel sebagai fungsi waktu dapat dinyatakan dengan…. 11 m/s b. Vektor kecepatan partikel pada saat t adalah…. 6 m 18. -3 cos 2t c. a.. Sebuah 17. (2 – 3t2) i + 4t j d. 55 m 14. Sebuah benda yang massanya 0. Sebuah benda bergerak pada bidang xy dengan kecepatan yang dinyatakan oleh v = (12i − 16 j ) m/s. maka kecepatan partikel pada saat t = 2 sekon adalah……. Kecepatan perahu relatif terhadap tanah adalah…… a. Jika pada saat t = 1 sekon kecepatan partikel 3 m/s dan posisi partikel pada 3 m. 9 m/s vaktor posisi sebuah partikel dinyatakan oleh r = (t3 – 2t2)i + (3t2)j.5)i c. 36 m 10. Jika benda mengalami percepatan konstan a = ( − 2i − 4 j ) m/s2.0 m/s e. 8 b. (3 + 2t2) i – 4t j 16. a.2 m/s c. Percepatan sebuah partikel pada saat t adalah 6t i – 4 j.. 8.

4 3 : 1 b. 15o d.6 m/s c. 1 : 4 3 26. Jarak AB adalah…… a. 300 dan 450 d. 75o o c. 1750 m b. 0.Tepat di titik A pesawat melepaskan bom sehingga bom jatuh dititik B. x = 12 m dan y = 18 m d. 320 m b. 0.Sebuah perahu menyeberangi sungai yang lebarnya 180 meter dan kecepatan arus airnya 4 m/s. 450 dan 600 e. 40 50 25.c. e.Gerak sebuah peluru yang ditembakkan ditunjukkan oleh grafik di bawah ini. 240 m e.25 m/s e.Sebuah pesawat terbang bergerak mendatar dengan kecepatan 200 m/s pada ketinggian 500 m. 500 m d. 2000 m c. 150 dan 0 60 b. 0.Sebuah peluru ditembakkan dengan kecepatan awal tertentu. Sebuah rakit menyeberangi sungai dengan kecepatan v tegak lurus terhadap arah arus. Agar peluru mencapai tembakan terjauh senapan harus diarahkan dengan sudut elevasi…… a. 15 m/s m/s b. 1500 m 27 peluru ditembakkan dari pucuk senapan dengan kecepatan tertentu pada bidang datar. 360 m c. 45 Fisika SMA Kelas XI Semester Gasal . Agar rakit mencapai seberang dalam waktu 120 sekon nilai v adalah……. 36 s 22.5 m/s b. 30 m/s awal peluru d. 3 : 1 e. x = 18 m dan y = 12 m e. 300 dan 0 75 c. 2 : 3 c. x = 24 m dan y = 18 m 20. Y (m) vo 45o 160X (m) 40 m Besar kecepatan adalah……. 0. 1 : 3 d.1 m/s d. 45 s b. a. maka waktu yang diperlukan Ahmad untuk menyeberangi sungai adalah…… a. Kecepatan arus sungai 0. 370 dan 530 27. 1000 m e.4 m/s 21. 60o b. a. 0. a. 10 s d. 180 m d. maka setelah sampai ke seberang perahu telah menempuh lintasan sejauh……. 90 s c. bila perahu diarahkan tegak lurus sungai dengan kecepatan 3 m/s. 30o e. 30 s e. 20 m/s m/s c.. Perbandingan tinggi maksimum dan jarak mendatar maksimum yang dicapai sebuah peluru yang ditembakkan dengan sudut elevasi 30o adalah……… a.3 m/s dan lebar sungai 60 m. Sebuah 24. Ahmad menyeberangi sungai yang lebarnya 450 m dengan sebuah perahu yang kecepatannya 36 km/jam dan diarahkan 30o terhadap arus sungai. Jarak tembak yang sama akan dihasilkan oleh pasangan sudut…… a. 300 m 23. Apabila kondisi air tenang.

Fisika SMA Kelas XI Semester Gasal 28 c. 7 c. 1 b. Sebuah benda ditembakkan miring a. 25 rad/s c.. pengendara harus menjalankan sepeda motornya dengan kecepatan minimum sebesar.rad/s a. 34.. Posisi sudut untuk sebuah benda yang bergerak rotasi dinyatakan oleh θ = 3t + 6 (θ dalam radian dan t dalam sekon).…. Sisi parit diseberang 15 cm lebih rendah. 37o). Nilai tangen α adalah….28. 0. 10 2 5 3 c. rad/s2 a. 8i + 6j c. 6i + 8j 35. Maka vektor posisi benda itu adalah…….12 : 1 33. Peluru A dan B ditembakkan dari senapan yang sama dengan sudut elevasi yang berbeda. Percepatan sudut pada t = 3 sekon adalah……. 4 4 3 b. 4 sumbunya dengan persamaan posisi sudut θ = 2t + 3 ( θ dalam radian dan t dalam sekon). 1 : 2 d. maka perbandingan antara jarak tembak dalam arah mendatar dan tinggi maksimum peluru adalah….. 5 b. 6i + 5j b. maka sudut elevasi bola adalah…. m/s a. b. a.Sebuah bola bergerak parabola memiliki kelajuan awal v. 10 3 30. 20 m/s b. Sebuah benda bergerak rotasi dengan posisi sudut θ = 1 t2 + 4t + 2 10 (θ dalam radian dan t dalam sekon). 1 e. Dari persamaan tersebut dapat dinyatakan bahwa: 38. 15 rad/s e. 5 2 d.. 2 ke atas dengan sudut elevasi 60o dan mencapai jarak terjauh 10 3 m. 3 : 1 c. 2 : 1 31. maka agar dapat menyeberang dengan selamat. Koordinat polar sebuah benda yang bergerak rotasi pada saat t sekon dinyatakan (10. 45 e. 5i + 6j d. Peluru A dengan sudut elevasi 30o dan peluru B dengan sudut 60o. 30o d. 1 : 1 d.. a. a. 4 : 1 c. Kecepatan sudut rata-rata benda pada 2 sekon pertama adalah……. Jika g = 10 m/s2. 23 m/s c. 6 e. 75o o b. 15 m/s e.. a. Jika g = 10 m/s2 maka kecepatan benda pada saat mencapai titik tertinggi adalah……. 20 rad/s 37. 4i + 3j e. 1 : 3 1:3 e. 1 d. a. Agar benda yang bergerak memiliki laju v. e. 0. Jika jarak terjauh jatuhnya bola sama dengan jarak tempuh sebuah benda yang bergerak jatuh bebas. 60o 32. 17 m/s 29. Bila sudut antara horizontal dan arah tembak sebuah peluru adalah 45o. 10 b. 1 2 3 4 e. 8 : 1 b.25 : 1 e. 10 m/s d. (t + 4) d. 24 rad/s b. Sebuah benda berotasi mengelilingi . Sebuah peluru ditembakkan dengan sudut elevasi α sedemikian rupa sehingga jarak tembaknya sama dengan 3 kali tinggi maksimumnya. 3 36. 90o c.. 10 rad/s d. Kecepatan sudut pada t = 2 sekon adalah……. Seorang pengendara sepeda motor hendak menyeberangi sebuah parit yang lebarnya 4 meter. perbandinhan antara tinggi maksimum yang dicapai peluru A dan peluru B adalah…… a. 1 2 c. 0 d. Posisi sudut benda yang sedang berputar dinyatakan oleh θ = 2t3 + t2 – 4t.

1 rad/s2 d. Mata bor sebuah bor listrik bergerak sudut sebuah benda yang bergerak rotasi berikan oleh α = (12t2 – 18t + 20) rad/s2 Jika benda bergerak dari keadaan diam. titik A berada pada benda tersebut berjarak 10 cm dari sumbu putar. 5 rad dan 15 rad/s b.5 b. (UMPTN .5 rad/s2. 3 d. 2.Piringan sebuah gerinda listrik sedang berputar dengan kecepatan sudut 20 rad/s. 4 c.9 m/s2 b. 32 rad c. 1 kali e. 27 rad 40. maka besarnya tegangan tali menjadi : a.50 kali b. 20 rad d. a. Perubahan gaya sentripetal yang terjadi pada benda adalah…. ¼ T c. piringan berhenti setelah 10 sekon. 25 rad e. 4 rad/s2 b. Dari keadaan diam. 3. 0.5 e. posisi sudut = 3 rad (2) kecepatan sudut benda tetap (3) percepatan sudut benda nol (4) kelajuan linear benda 2 m/s Pernyataan yang benar adalah…….0 c.. Ketika jaringan listrik diputus.Sebuah benda bergerak melingkar dengan jari-jari R.(UMPTN ’99) a. Sebuah benda berotasi mengitari rotasi dengan percepatan sudut tetap 2. T sebuah poros dengan kecepatan sudut ω. 3 rad/s2 41. 3. 3. ½T b.1 2 m/s c. Pada saat t = 0 posisi sudut bor θ = 0 dan kecepatan sudutnya 5 rad/s. Percepatan 42. ω dalam rad/s dan t dalam sekon. 2.0 Fisika SMA Kelas XI Semester Gasal 29 . Bila frekuensi putar diduakalikan.(1) pada saat t = 0. 1.1 m/s2 e. 2. 2 kali c. 4T d. 30 rad b.4 sekon. Percepatan sudut benda pada t = 1 sekon adalah…………rad/s2 a.98) a. 3. 1.5 m/s2 d. 10 rad dan 5 rad/s c. Kemudian jari-jari lintasannya di ubah menjadi 2 R tetapi energi kinetiknya tetap. a. Tepat setelah benda berotasi selama 0. 1 dan 3 e. benda tegar melakukan gerak rotasi dengan percepatan sudut 15 rad/s2. 3. Sebuah benda diikat dengan tali kemudian diputar secara horisontal dengan frekuensi f sehingga tegangan pada tali besarnya T. 4 kali 45. 1. maka posisi sudut benda pada 2 sekon adalah…. A mengalami percepatan total sebesar………. 2T e. 2 dan 4 39. Maka besar perlambatannya adalah…….0 d. 5.. Pada saat t = 4 sekon sudut yang ditempuh oleh putaran mata bor dan besar kecepatan sudutnya adalah…… a. 4 saja b.. 15 rad dan 10 rad/s d. 2. a. 2. 2 rad/s2 e.25 kali d. 0. 40 rad dan 15 rad/s 44. 20 rad dan 15 rad/s e. 4.6 m/s2 43. 5 2 rad/s c. dapat dinyatakan sebagai ω = t2 – 5.

...... Jika g = 10 m/s2.............................................. ................................................................................................. (Semua satuan menggunakan SI)........ b) besar kecepatan partikel pada t = 2 skon................................. ............ Sebuah meriam ditembakkan dari atas gedung bertingkat yang tingginya 80 meter dengan kecepatan awal 50 m/s dan sudut elevasi 370.................... .........................B..................................................................................................................... Jawab : ................................................ 48............................. Jawab : ...................................................................................................... tentukan: a) tinggi maksimum yang dicapai peluru b) waktu yang diperlukan peluru untuk mencapai tanah....................... a) tentukan vektor posisi sebagai fungsi waktu b) tentukan vektor kecepatan sebagai fungsi waktu c) posisi dan kecepatan partikel pada t = 2 sekon d) kapan komponen kecepatan pada arah sumbu x dan sumbu y besarnya sama? e) berapa kelajuan partikel pada saat komponen kecepatan seperti pertanyaan (d)................... ...................... Jika percepatan gravitasi g = 10 m/s2 tentukan kedudukan peluru saat t = 3 2 sekon................................................................................. Sebuah peluru ditembakkan dengan kecepatan awal 100 m/s dan sudut elevasi 450...... 47............................................. c) jarak jatuhnya peluru dihitung dari dasar gedung Jawab : ..... x dan y dalam meter............................Koordinat-koordinat x dan y dari sebuah partikel yang bergerak pada bidang xy dinyatakan oleh: 2 x = 4 + 3t + t 2 dan y = 6 + 4t + 0............................. ............ 49........................... Jawab : ............................................................................. tentukan: a) vektor kecepatan dan vektor posisi partikel................................................5t dengan t dalam sekon........................ Percepatan sebuah partikel yang bergerak pada bidang xy dinyatakan oleh persamaan a = ( 3 + 6t ) i + (12t − 4 ) j .................. Fisika SMA Kelas XI Semester Gasal 30 ................................................. c) posisi partikel pada saat t = 2 sekon................................................................... ................................................................. ................. Jika pada t = 0 posisi dan kecepatan partikel sama dengan nol............................................................................... Soal Uraian 46........................................................................... ..............................

........ .... Jawab : .......................................... Sebuah baling-baling kipas angina sedang berputar dengan 360 rpm....... c) jumlah putaran yang dilakukan baling-baling dari mulai dimatikan hingga berhenti.............................................. b) perlambatannya................................................................... Setelah sambungan listrik dipurtus baling-baling kipas angin berhenti dalam waktu 5 sekon........................ Tentukan: a) Kecepatan sudut awal dalam rad/s......................................... Fisika SMA Kelas XI Semester Gasal 31 ................................50............................................................. .................

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful