Metode Mengajar Dalam Pendidikan

METODE MENGAJAR DALAM PENDIDIKAN JASMANI

Posted: 19 November 2010 in Olahraga

3

Pengertian Metode Pengajaran Penjas

Metode berasal dari bahasa Latin ” Meta ” dan ” Hodos “. Meta artinya jauh (melampaui), Hodos artinya jalan (cara). Metode adalah cara-cara mencapai tujuan. Sedangkan pengertian mengajar menurut Arifin (1978) mendefinisikan bahwa mengajar adalah suatu rangkaian kegiatan penyampaian bahan pelajaran kepada murid agar dapat menerima, menanggapi, menguasai dan mengembangkan bahan pelajaran itu. Sedangklan Nasution (1986) berpendapat bahwa mengajar adalah suatu aktivitas mengorganisasi atau mengatur lingkungan sebaik-baiknya dan menghubungkannya dengan anak, sehingga terjadi proses belajar. Namun menurut Biggs (1991), seorang pakar psikologi membagi konsep mengajar menjadi tiga macam pengertian yaitu :

a. Pengertian Kuantitatif dimana mengajar diartikan sebagai the transmission of knowledge, yakni penularan pengetahuan. Dalam hal ini guru hanya perlu menguasai pengetahuan bidang studinya dan menyampaikan kepada siswa dengan sebai-baiknya. Masalah berhasil atau tidaknya siswa bukan tanggung jawab pengajar.

yakni penataan segala kemampuan mengajar secara efisien. Mencoba mencapai keserasian anatara apa yang diniatkan dengan apa yang sebenarnya terjadi. 2. Masalah yang tentang metode mengajar. Sedangkan pengertian pendidikan jasmani menurut Depdiknas (2003) merupakan proses pendidikan yang memanfaatkan aktivitas jasmani yang direncanakan secara sistematik bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan individu secara organik. kebutuhan siswa c. yaitu upaya membantu memudahkan kegiatan belajar siswa mencari makna dan pemahamannya sendiri. Metode mengajar merupakan pedoman cara khusus untuk penyampaian maetri pembelajaran untuk struktur episode belajar atau pembelajaran. Pengertian kualitatif dimana mengajar diartikan sebagai the facilitation of learning. media yang ada . kognitif. Menurut Mosston (1986) mengajar adalah serangkaian hubungan yang berkesinambungan antar guru dan siswa yaitu : 1. dalam kerangka sistem pendidikan nasional. dan emosional. neuromuskuler. Maksud = perbuatan. the efficient orchestration of teaching skills. Dalam hal ini guru dituntut untuk selalu siap mengadaptasikan berbagai teknik mengajar terhadap siswa yang memiliki berbagai macam tipe belajar serta berbeda bakat . kemampuan guru b. c. Suatu pendekatan terhadap siswa untu mencapai sasaran yang ingin dicapai guru harsu berdasarkan pilihanya atas beberapa hal yaitu : a. Pengertian institusional yaitu mengajar berarti . perseptual. besarnya kelas d. alat dan fasilitas yang tersedia e. kemampuan dan kebutuhannya.b. Dari definisi-definisi mengajar dari para pakar di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa mengajar adalah suatu aktivitas yang tersistem dari sebuah lingkungan yang terdiri dari pendidik dan peserta didik untuk saling berinteraksi dalam melakukan suatu kegiatan sehingga terjadi proses belajar dan tujuan pengajaran tercaqpai.

Dari analisis metode mengajar menurut perilaku guru. Beberapa kelemahan metode ceramah adalah : . Mengajar-Belajar-Tujuan Interaksi antara guru dan siswa mencerminkan perilaku mengajar dan belajar tertentu. tujuan yang ingin dicapai g. Dari definisidefinisi metode dan mengajar yang telah diuraikan di atas. serta hubungannya untuk mencapai tujuan. Agar tujuan pengajaran tercapai sesuai dengan yang telah dirumuskan oleh pendidik. serta dipraktekkan pada saat mengajar. mempelajari beberapa metode mengajar. lingkungannya 3. materi yang dipelajari h. Kita juga dapat mengatasi kecenderungan pribadi seseorang guru. Metode Ceramah (Preaching Method) Metode ceramah yaitu sebuah metode mengajar dengan menyampaikan informasi dan pengetahuan saecara lisan kepada sejumlah siswa yang pada umumnya mengikuti secara pasif. maka penulis mengambil kesimpulan bahwa pengertian metode mengajar penjas adalah cara-cara untuk melakukan aktivitas yang tersistem dari sebuah lingkungan yang terdiri dari pendidik dan peserta didik untuk saling berinteraksi dalam proses pembelajaran jasmani melalui aktivivitas jasmani dan pembelajaran jasmani sehingga proses belajar berjalan dengan baik dalam arti tujuan pengajaran tercapai. 4. dan paling efektif dalam mengatasi kelangkaan literatur atau rujukan yang sesuai dengan jangkauan daya beli dan paham siswa. maka perlu mengetahui. perilaku siswa dan tujuan dapat digolongkan sebagai berikut : 1. Berbagai gaya didasarkan atas interaksi anatar perilaku siswa dan perilaku guru. (2000). 5. Muhibbin Syah.f. Metode ceramah dapat dikatakan sebagai satusatunya metode yang paling ekonomis untuk menyampaikan informasi. Perilaku guru sebagai titik masuk Dapat dinyatakan bahawa perilaku guru akan mengarahkan pewerlikanu siswa untuk mencapai tujuan pelajaran.

Mengandung daya kritis siswa ( Daradjat.Sukar mengontrol sejauhmana pemerolehan belajar anak didik. Guru mudah menguasai kelas. Mudah dilaksanakan (Syaiful Bahri Djamarah. Metode diskusi ( Discussion method ) Menurut Muhibbin Syah ( 2000 )mendefinisikan bahwa metode diskusi adalah metode mengajar yang sangat erat hubungannya dengan memecahkan masalah (problem solving).(Syaiful Bahri Djamarah. Guru mudah menerangkan bahan pelajaran berjumlah besar c. f. Mengandung unsur paksaan kepada siswa c. d. 2000) 2. Dapat diikuti anak didik dalam jumlah besar. Metode diskusi diaplikasikan dalam proses belajar mengajar untuk : . Bila terlalu lama membosankan.a. 2000) Beberapa kelebihan metode ceramah adalah : a. 1985) d. Metode ini lazim juga disebut sebagai diskusi kelompok (group discussion) dan resitasi bersama ( socialized recitation ). e. Kegiatan pengajaran menjadi verbalisme (pengertian kata-kata) g. Membuat siswa pasif b. b. Anak didik yang lebih tanggap dari visi visual akan menjadi rugi dan anak didik yang lebih tanggap auditifnya dapat lebihbesar menerimanya.

b. dan urutan melakukan suatu kegiatan. (Syaiful Bahri Djamarah. baik secara langsung maupun melalui penggunaan media pengajaran yang relevan dengan pokok bahasan atau materi . Kelebihan metode diskusi sebagai berikut : a. Mendorong siswa berpikir kritis. Menyadarkan ank didik bahwa dengan berdiskusi mereka saling mengemukakan pendapat secara konstruktif sehingga dapat diperoleh keputusan yang lebih baik. Metode demontrasi ( Demonstration method ) Metode demonstrasi adalah metode mengajar dengan cara memperagakan barang. Biasanya orang menghendaki pendekatan yang lebih formal (Syaiful Bahri Djamarah. c. Mendorong siswa menyumbangkan buah pikirnya untuk memcahkan masalah bersama. aturan. c. Kelemahan metode diskusi sebagai berikut : a.a. d. 2000). Dapat dikuasai oleh orang-orang yang suka berbicara. Menyadarkan anak didik bahwa masalah dapat dipecahkan dengan berbagai jalan b. tidak dapat dipakai dalam kelompok yang besar. c. Mendorong siswa mengekspresikan pendapatnya secara bebas. d. Peserta diskusi mendapat informasi yang terbatas. kejadian. Mengambil satu alternatif jawaban atau beberapa alternatif jawaban untuk memecahkan masalah berdsarkan pertimbangan yang seksama. 2000) 3. Membiasakan anak didik untuk mendengarkan pendapat orang lain sekalipun berbeda dengan pendapatnya dan membiasakan bersikap toleransi. b.

c. Sukar dimengerti bila didemonstrasikan oleh guru yang kurang menguasai apa yang didemonstrasikan (Syaiful Bahri Djamarah. Metode ceramah plus tanya jawab dan tugas (CPTT). b. b. Membantu anak didik memahami dengan jelas jalannya suatu proses atu kerja suatu benda. drngan menghadirkan obyek sebenarnya (Syaiful Bahri Djamarah. 1985) Kelebihan metode demonstrasi sebagai berikut : a. yakni metode ceramah gabung dengan metode lainnya. Manfaat psikologis pedagogis dari metode demonstrasi adalah : a. Muhibbin Syah ( 2000). Kelemahan metode demonstrasi sebagai berikut : a. Tidak semua benda dapat didemonstrasikan c. Kesalahan-kesalahan yeng terjadi dari hasil ceramah dapat diperbaiki melaui pengamatan dan contoh konkret. Perhatian siswa dapat lebih dipusatkan . Metode demonstrasi adalah metode yang digunakan untuk memperlihatkan sesuatu proses atau cara kerja suatu benda yang berkenaan dengan bahan pelajaran. Memudahkan berbagai jenis penjelasan . Metode ceramah plus Metode ceramah plus adalah metode mengajar yang menggunakan lebih dari satu metode. 2000). b. Pengalaman dan kesan sebagai hasil pembelajaran lebih melekat dalam diri siswa (Daradjat. 4. c.yang sedang disajikan. Anak didik terkadang sukar melihat dengan jelas benda yang akan dipertunjukkan. 2000). . Proses belajar siswa lebih terarah pada materi yang sedang dipelajari.Dalam hal ini penulis akan menguraikan tiga macam metode ceramah plus yaitu : a. Syaiful Bahri Djamarah ( 2000).

c. 3). Anak didik berkesempatan memupuk perkembangan dan keberanian mengambil inisiatif. yaitu pertama guru menguraikan materi pelajaran. bertanggung jawab dan berdiri sendiri (Syaiful Bahri Djamarah. 2000) Kelemahan metode resitasi sebagai berikut : . kemudian mengadakan diskusi. 2). yaitu : 1). b. Pengetahuan yang anak didik peroleh dari hasil belajar sendiri akan dapat diingat lebih lama. Pemberian peluang bertanya jawab antara guru dan siswa. dan akhirnya memberi tugas.Metode ini adalah metode mengajar gabungan antara ceramah dengan tanya jawab dan pemberian tugas. Metode ceramah plus diskusi dan tugas (CPDT) Metode ini dilakukan secara tertib sesuai dengan urutan pengkombinasiannya. Pemberian tugas kepada siswa. Penyampaian materi oleh guru. Kelebihan metode resitasi sebagai berikut : a. Metode campuran ini idealnya dilakukan secar tertib. Metode ceramah plus demonstrasi dan latihan (CPDL) Metode ini dalah merupakan kombinasi antara kegiatan menguraikan materi pelajaran dengan kegiatan memperagakan dan latihan (drill) 5. b. Metode resitasi ( Recitation method ) Metode resitasi adalah suatu metode mengajar dimana siswa diharuskan membuat resume dengan kalimat sendiri.

Terkadang tugas dikerjakan oleh orang lain tanpa pengawasan. Sukar memberikan tugas yang memenuhi perbedaan individual (Syaiful Bahri Djamarah. membuat dan menggunakan alat-alat. c. b. c. seperti dalam perkalian. dimana siswa diajak ke tempat latihan keterampilan untuk melihat bagaimana cara membuat sesuatu. c. b. 7. Metode latihan keterampilan ( Drill method ) Metode latihan keterampilan adalah suatu metode mengajar . tandatanda/simbol. untuk apa dibuat. pengurangan. Dapat menimbulkan verbalisme. Kelebihan metode latihan keterampilan sebagai berikut : a. penjumlahan. Dapat membentuk kebiasaan dan menambah ketepatan dan kecepatan pelaksanaan. dan sebagainya. d. Menghambat bakat dan inisiatif anak didik karena anak didik lebih banyak dibawa kepada penyesuaian dan diarahkan kepada jauh dari pengertian. Metode mengajar beregu ( Team teaching method ) . b. Menimbulkan penyesuaian secara statis kepada lingkungan. melafalkan huruf. bagaimana cara menggunakannya. 2000) 6. Kadang-kadang latihan tyang dilaksanakan secara berulang-ulang merupakan hal yang monoton dan mudah membosankan. pembagian. Dapat untuk memperoleh kecakapan mental. Dapat untuk memperoleh kecakapan motoris. Terkadang anak didik melakukan penipuan dimana anak didik hanya meniru hasil pekerjaan temennya tanpa mau bersusah payah mengerjakan sendiri. apa manfaatnya dan sebagainya. Contoh latihan keterampilan membuat tas dari mute/pernik-pernik. seperti menulis.a. Kekurangan metode latihan keterampilan sebagai berikut : a.

Metode pemecahan masalah ( Problem solving method ) Metode ini adalah suatu metode mengajar yang mana siswanya diberi soal-soal. 8. kemudian digabung. b. Biasanya salah seorang pendidik ditunjuk sebagai kordinator. Kurikulum yang berlaku di negara kita saat ini. Metode mengajar sesama teman ( Peer teaching method ) Metode mengajar sesama teman adalah suatu metode mengajar yang dibantu oleh temannya sendiri 9. b. Dapat merombak pola pikir anak didik dari yang sempit menjadi lebih luas dan menyuluruh dalam memandang dan memecahkan masalah yang dihadapi dalam kehidupan. baik secara vertikal maupun horizontal. Metode perancangan ( project method ) yaitu suatu metode mengajar dimana pendidik harus merancang suatu proyek yang akan diteliti sebagai obyek kajian.Metode mengajar beregu adalah suatu metode mengajar dimana pendidiknya lebih dari satu orang yang masing-masing mempunyai tugas. Kekurangan metode perancangan sebagai berikut : a. perencanaan. dan pelaksanaan metode ini sukar dan memerlukan keahlian khusus dari guru. Jika ujian lisan maka setiap siswa yang diuji harus langsung berhadapan dengan team pendidik tersebut. Cara pengujiannya. anak didik dibina dengan membiasakan menerapkan pengetahuan. lalu diminta pemecahannya. dan keterampilan dengan terpadu. Melalui metode ini. sedangkan para guru belum disiapkan untuk ini. Kelebihan metode perancangan sebagai berikut : a. belum menunjang pelaksanaan metode ini. . yang diharapkan praktis dan berguna dalam kehidupan sehari-hari. 10. setiap pendidik membuat soal. sikap. Organisasi bahan pelajaran.

Metode Bagian ( Teileren method ) yaitu suatu metode mengajar dengan menggunakan sebagian-sebagian. d. Metode Global (Ganze method ) yaitu suatu metode mengajar dimana siswa disuruh membaca keseluruhan materi. Harus dapat memilih topik unit yang tepat sesuai kebutuhan anak didik. 11. kemudian siswa meresume apa yang dapat mereka serap atau ambil intisari dari materi tersebut.c. 12. Bahan pelajaran sering menjadi luas sehingga dapat mengaburkan pokok unit yang dibahas. dan memiliki sumber-sumber belajar yang diperlukan. . cukup fasilitas. misalnya bagian per bagian kemudian disambung lagi dengan bagian/materi lainnya yang tentu saja berkaitan dengan masalahnya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful